Zhao Hai meskipun sudah berbalik, dia tetap memperhatikan senyuman di wajah Li Xun Hua. Namun Zhao Hai tidak khawatir, sekarang Bai Hua Gu (Lembah Seratus Bunga) sudah tidak bisa dibandingkan dengan Hei Hu Bang (Geng Macan Hitam). Li Xun Hua ingin melawannya, sulit.
Wajah Zhao Hai malah lebih ceria daripada Li Xun Hua, karena usulan Zhang Lao Hui (Dewan Tetua) kali ini memang sengaja dia ajukan dengan maksud tidak baik. Perlu diketahui, begitu Zhang Lao Hui (Dewan Tetua) terbentuk, selama tidak ada satu pihak pun yang mendominasi, maka banyak hal akan sulit diputuskan.
Dan medan perang itu tempat apa? Tempat yang setiap detik bisa berubah. Begitu suatu urusan tidak bisa diputuskan dengan kecepatan tercepat, kemungkinan besar akan menentukan arah jalannya perang.
Zhang Lao Hui (Dewan Tetua) ini, dalam situasi hati yang tidak kompak, menghadapi Tian Mo zu (suku Iblis) yang begitu garang, hanya akan kalah. Saat itu, semua zong men (sekter) di Bei Yi Zhou (Benua Utara yang Asing) akan menderita kerugian besar. Hanya Hei Hu Bang yang bisa mempertahankan kekuatan. Sampai saat itu, Hei Hu Bang bisa mengerahkan seluruh kekuatan. Begitu mereka berhasil memukul mundur Tian Mo Jie (Alam Iblis), maka tidak akan ada lagi di Bei Yi Zhou yang bisa melawan Hei Hu Bang. Saat itu, Hei Hu Bang secara resmi bisa menggantikan Wan Yao Zong (Sekte Sepuluh Ribu Monster), menjadi zong men nomor satu di seluruh Bei Yi Zhou.
Tentu saja, biarpun Li Xun Hua dan yang lainnya memeras otak sampai pecah, mereka tidak akan mungkin mengerti rencana Zhao Hai ini. Rencana Zhao Hai ini terlalu kejam. Seluruh penduduk Bei Yi Zhou diperhitungkan. Perhitungan kali ini akan membuat xiu shi (kultivator) Bei Yi Zhou yang tak terhitung jumlahnya kehilangan nyawa.
Namun Zhao Hai tidak peduli sebanyak itu. Dia memang bukan orang baik. Yang dia inginkan adalah Hei Hu Bang berkembang. Hidup mati zong men lain, sama sekali tidak ada hubungannya dengannya.
Zhao Hai tidak kembali ke dong fu (gua kediaman)-nya. Dia langsung mengirim surat pada Zhang Feng dan yang lainnya, memberitahu mereka tentang pembentukan Zhang Lao Hui (Dewan Tetua). Zhang Feng dan yang lainnya tentu setuju. Bersamaan dengan itu, Zhang Feng juga merapikan dan mendaftar semua zong men yang memiliki hubungan dengan Hei Hu Bang untuk Zhao Hai. Ini juga yang diinginkan Zhao Hai.
Zhao Hai meminta daftar kontak zong men ini, dengan begitu dia bisa menghubungi mereka, dan dia bisa mendapatkan satu kursi di Zhang Lao Hui (Dewan Tetua).
Melihat daftar zong men itu ternyata tidak sedikit, totalnya mencapai seribu lebih. Perlu diketahui, di seluruh Bei Yi Zhou, jumlah zong men (sekter) hanya sekitar puluhan ribu. Sekarang zong men yang menjalin hubungan dengan Hei Hu Bang sudah mencapai seribu lebih, ini sudah sangat luar biasa.
Begitu tahu ada seribu lebih zong men, Zhao Hai juga sadar bahwa mengunjungi mereka satu per satu sudah tidak mungkin. Jadi Zhao Hai segera mengeluarkan chuan xin yu jian (Pedang Giok Pengirim Pesan), mengirim surat ke zong men itu, meminta mereka datang ke tempatnya untuk bertemu.
Zhao Hai juga tidak berniat menyembunyikan ini dari Tian Jian Zong (Sekte Pedang Langit). Dia tahu ini adalah wilayah Tian Jian Zong. Menyembunyikan tidak mungkin. Justru karena tidak mungkin, Zhao Hai memilih terang-terangan. Dia langsung menemui orang Tian Jian Zong, minta mereka menyediakan ruang pertemuan yang lebih besar.
Orang Tian Jian Zong itu tidak mempersulit Zhao Hai. Mereka segera menyediakan sebuah dong fu (gua kediaman) besar. Dong fu ini kelihatannya seperti lapangan latihan bela diri, tapi jelas sudah dibersihkan. Di sini, bukan hanya seribu orang, bahkan sepuluh ribu orang pun muat.
Zhao Hai tidak perlu menunggu lama. Berbagai zong men yang punya hubungan baik dengan Hei Hu Bang berdatangan. Zhao Hai terus menyambut di pintu, mengantar semua orang masuk ke lapangan latihan itu. Total ada seribu lima ratus tujuh puluh tiga orang.
Setelah semua orang masuk ke lapangan latihan, Zhao Hai juga masuk ke dalam. Zhao Hai menatap para xiu shi (kultivator) itu, pertama-tama dia membungkuk pada mereka, lalu tersenyum tipis, “Saudara Zhao Hai memberi salam pada semua. Permisi, permisi.”
Orang-orang itu segera membalas hormat. Nama besar Mo Dao Zhao Hai (Zhao Hai Pedang Iblis) di Bei Yi Zhou sangat terkenal. Dia orang yang bisa bertarung dengan Chang Sheng qi qiang zhe (Kultivator Tahap Keabadian yang kuat). Mereka tidak berani lengah. Meskipun mereka agak ragu dengan pernyataan ini, mereka tidak sebodoh itu untuk mempertanyakannya sekarang.
Zhao Hai tersenyum tipis, “Saudara-saudara, hari ini aku mengundang kalian ke sini, khusus untuk meminta maaf. Hari ini, dengan satu pidatoku, urusan pembentukan aliansi menjadi kacau. Maafkan aku.”
Mendengar Zhao Hai berkata demikian, para xiu shi itu sedikit tertegun, lalu semuanya tertawa terbahak-bahak. Mulut mereka mengatakan tidak apa-apa, tidak apa-apa. Zhao Hai juga ikut tertawa.
Dia melambaikan tangan, mempersilakan semua orang duduk. Baru kemudian dia berkata, “Hari ini mengundang semua orang ke sini, adalah untuk berdiskusi bersama tentang masalah kursi Zhang Lao Hui (Dewan Tetua). Entah apa pendapat kalian?”
Begitu mendengar Zhao Hai berkata demikian, orang-orang itu langsung bersemangat. Mereka berdiskusi dengan orang yang mereka kenal. Zhao Hai menatap mereka, tahu bahwa mereka tidak akan bisa berdiskusi dalam waktu singkat. Zhao Hai tidak bisa tidak tersenyum tipis, “Saudara-saudara, bagaimana kalau aku bicara dulu. Kali ini target Hei Hu Bang kita adalah salah satu dari sembilan kursi Zhang Lao (Tetua). Mohon bantuan kalian semua.”
Para xiu shi itu tidak menyangka Zhao Hai begitu langsung. Mereka tertegun. Zhao Hai melihat ekspresi para xiu shi itu, tersenyum tipis, “Saudara-saudara, jangan salahkan aku bicara langsung. Usulan Zhang Lao Hui (Dewan Tetua) kali ini adalah aku yang mengajukan. Hei Hu Bang kita tentu harus merebut satu kursi. Dan aku berencana menambah lebih banyak kursi di Zhang Lao Hui (Dewan Tetua) ini. Meskipun kursi tambahan ini tidak seberwenang sembilan Zhang Lao (Tetua) besar, setidaknya bisa berfungsi sebagai pengawas. Dan aku bisa mewakili Hei Hu Bang, berjanji untuk bersekutu dengan kalian. Begitu Hei Hu Bang kita memiliki kursi di sembilan Zhang Lao (Tetua) besar ini, aku jamin, kepentingan zong men kita semua bisa terjamin maksimal.”
Begitu mendengar Zhao Hai berkata demikian, para xiu shi itu mulai berdiskusi ramai. Jelas sekali, usulan Zhao Hai ini sangat menarik minat mereka.
Zhao Hai menatap orang-orang ini, tersenyum tipis, “Saudara-saudara, meskipun Tu Mo Da Hui (Konferensi Pemberantasan Iblis) kali ini baru dimulai, tapi apa tujuan sembilan da zong men (sembilan sekte besar), aku pikir kalian semua sudah paham. Juga Wan Yao Zong (Sekte Sepuluh Ribu Monster), apa yang dilakukan Wan Zhi Zong (Sekte Pengetahuan Segala), sudah aku ceritakan. Sembilan da zong men (sembilan sekte besar) ini ingin memanfaatkan kesempatan ini untuk memusatkan kekuasaan di tangan mereka. Nanti saat melawan Tian Mo Jie (Alam Iblis), mereka akan menjadikan kita sebagai umpan meriam. Setelah kita mati cukup banyak, barulah mereka keluar membereskan situasi. Saat itu, mereka tidak hanya bisa menjadi pahlawan yang mengalahkan Tian Mo zu (suku Iblis), tapi juga bisa dengan mulus merebut kekuasaan terbesar di setiap da zhou (benua). Bahkan bisa menciptakan situasi di mana sembilan da zong men (sembilan sekte besar) membagi sembilan da zhou (sembilan benua). Apa kalian ingin melihat situasi ini? Justru di saat seperti inilah, kita harus bersatu padu. Hanya dengan begitu kita bisa melawan mereka.”
Para perwakilan zong men itu diam mendengarkan perkataan Zhao Hai. Zhao Hai menatap mereka, lalu berkata dengan suara berat, “Saudara-saudara, terus terang saja, kabar tentang invasi Tian Mo Jie (Alam Iblis), Hei Hu Bang kami sudah tahu sejak lama. Hanya saja dulu kami takut kalian tidak percaya kalau kami beri tahu. Jadi Hei Hu Bang kami hanya bisa menyebarkan kabar, bilang bahwa Tian Mo Jie (Alam Iblis) akan segera menyerang. Entah kalian percaya atau tidak. Tapi kalian harus tahu, Hei Hu Bang kami sudah bersiap menghadapi invasi Tian Mo (Iblis) kali ini selama lebih dari setahun. Persiapan kami sangat matang. Asalkan kita semua membentuk aliansi, baik Wan Yao Zong (Sekte Sepuluh Ribu Monster) maupun Tian Mo zu (suku Iblis), kita tidak perlu takut.”
Mendengar Zhao Hai berkata demikian, orang-orang itu mulai berbisik-bisik. Mereka sungguh tidak menyangka bahwa kabar invasi Tian Mo Jie (Alam Iblis) ternyata disebarkan oleh Hei Hu Bang. Ini benar-benar membuat mereka sangat terkejut.
Beberapa saat kemudian, seorang perwakilan zong men berdiri dan berkata pada Zhao Hai, “Tuan Zhao Hai, saya ingin bertanya, jika Tuan benar-benar bisa mendapatkan lebih banyak kuota masuk ke Zhang Lao Hui (Dewan Tetua), bagaimana kuota ini akan dialokasikan?”
Zhao Hai menggelengkan kepala, “Sekarang saya belum bisa menjawabnya. Apa pun yang saya katakan sekarang hanyalah omong kosong. Terus terang, saya sudah menghubungi Bai Hua Gu (Lembah Seratus Bunga). Kami berdua sama-sama siap merebut posisi sembilan Zhang Lao (Tetua) besar. Jika berhasil mendapatkannya, kami bisa mengajak lebih banyak orang masuk ke Zhang Lao Hui (Dewan Tetua). Tapi berapa banyak orang yang bisa masuk, sekarang belum pasti. Karena meskipun mau menambah anggota Zhang Lao Hui (Dewan Tetua), jumlahnya harus dibagi rata dengan pihak Bai Hua Gu (Lembah Seratus Bunga). Jadi sekarang saya tidak bisa menjawab kalian. Karena sebaik apa pun kata-kata saya, itu tetap omong kosong. Sebelum kejadian benar-benar terjadi, siapa pun tidak bisa bicara pasti.”
Mendengar Zhao Hai berkata demikian, perwakilan itu tidak berkata apa-apa lagi. Dia hanya mengangguk, memberi hormat pada Zhao Hai, lalu duduk kembali. Zhao Hai menatap semua orang, lalu berkata, “Saudara-saudara, apa yang ingin saya sampaikan sudah selesai. Kalian bisa pulang dulu dan berdiskusi. Asalkan memberikan jawaban padaku sebelum rapat besok, itu sudah cukup.”
Mendengar Zhao Hai berkata demikian, orang-orang itu mengangguk. Mereka berdiri, memberi hormat pada Zhao Hai, lalu berbalik pergi. Zhao Hai melihat sikap mereka, tersenyum tipis dan tidak berkata apa-apa.
Setelah Zhao Hai kembali ke dong fu (gua kediaman)-nya, sesekali dia terus menerima chuan xin yu jian (Pedang Giok Pengirim Pesan) dari perwakilan berbagai zong men. Yu jian (pedang giok) ini semuanya berisi persetujuan untuk mendukungnya merebut kursi sembilan Zhang Lao (Tetua) besar. Hanya dalam satu hari, Zhao Hai menerima yu jian (pedang giok) seperti ini sebanyak seribu empat ratus lebih. Ini juga membuat Zhao Hai benar-benar lega. Ternyata sebagian besar orang-orang ini masih bersedia sejalan dengan Zhao Hai.
Zhao Hai lalu mengirim surat pada Li Xun Hua. Li Xun Hua membalas surat bahwa persiapannya di sana juga hampir selesai. Zhao Hai baru menghela napas lega, dan dengan tenang menunggu kedatangan hari esok.
Sebenarnya, Zhao Hai telah memasang liu yin zhen (jarum perak mengalir) pada para xiu shi (kultivator) yang bersekutu dengan Hei Hu Bang. Reaksi apa pun dari mereka, dia tahu persis. Sebagian besar dari orang-orang itu masih mendukung Hei Hu Bang. Hanya sebagian kecil yang tidak. Tapi Zhao Hai juga tidak memasukkannya ke dalam hati.
Satu hari berlalu dengan cepat. Keesokan harinya, pagi-pagi sekali orang Tian Jian Zong (Sekte Pedang Langit) datang menjemput Zhao Hai. Zhao Hai mengikuti orang Tian Jian Zong ke aula besar. Masih dibagi berdasarkan wilayah. Sembilan da zong men (sembilan sekte besar) masih duduk di panggung. Tapi ekspresi wajah mereka tidak terlalu bagus.
Benar saja, baru saja Jian Wu Ya berkata, “Saudara-saudara, mengenai urusan yang kita diskusikan kemarin, saya ingin mendengar pendapat kalian lagi.”
Tidak ada yang bersuara di bawah panggung. Ekspresi Jian Wu Ya semakin buruk. Sedang pada saat itu, seorang xiu shi (kultivator) tiba-tiba berdiri dan berseru keras, “Ling Feng Men (Gerbang Angin Roh) kami mendukung sistem Mengzhu (Pemimpin Aliansi). Kali ini melawan Tian Mo Jie (Alam Iblis) adalah urusan besar. Setiap keputusan berhubungan dengan hasil pertempuran. Jika membentuk Zhang Lao Hui (Dewan Tetua), menunggu para zhang lao (tetua) selesai rapat, mungkin pertempuran sudah selesai. Jadi saya mewakili Ling Feng Men mendukung sistem Mengzhu (Pemimpin Aliansi).”
Begitu kata-katanya selesai, segera ada yang melompat dan berkata, “Saya juga mendukung sistem Mengzhu (Pemimpin Aliansi). Saya rasa Wan Yao Zong (Sekte Sepuluh Ribu Monster) sepenuhnya bisa mewakili Bei Yi Zhou kita.” Perwakilan ini memang dari Bei Yi Zhou. Tapi Zhao Hai sekilas tahu, dia adalah orang Wan Yao Zong.
Zhao Hai menatap orang itu, lalu melirik ke arah perwakilan Wan Yao Zong di atas panggung yang tampak bangga. Dia tidak bicara. Dia hanya ingin melihat trik apa lagi yang akan dimainkan orang-orang ini.
Selanjutnya, beberapa xiu shi (kultivator) lain berdiri. Mereka semua mengatakan setuju dengan sistem Mengzhu (Pemimpin Aliansi). Dan mereka berasal dari berbagai da zhou (benua). Melihat situasi ini, Zhao Hai tidak bisa tidak tersenyum tipis. Dia sekarang benar-benar tidak mengerti bagaimana sembilan da zong men (sembilan sekte besar) ini bisa menjadi sebodoh ini. Tindakan mereka seperti ini, bukankah akan menimbulkan lebih banyak perlawanan dari zong men lain?
Zhao Hai duduk tenang di sana. Dia hanya ingin melihat bagaimana orang-orang ini akan melanjutkan sandiwara. Benar saja, tidak lama kemudian, perwakilan zong men lain berdiri menentang. Kedua belah pihak bertengkar hebat. Untuk sementara, seluruh aula menjadi ramai seperti pasar. Hampir saja terjadi perkelahian.
Jian Wu Ya duduk di sana tanpa ekspresi. Dia sungguh tidak menyangka, ternyata benar-benar ada yang berani berdiri menentang perkataannya. Dan orang-orang ini bahkan ada yang dari Zhong Sheng Zhou (Benua Suci Tengah). Ini mau ditaruh di mana mukanya. Begitu terpikir, dia tidak bisa tidak mengalihkan pandangan ke Zhao Hai. Semua masalah ini disebabkan oleh Zhao Hai.
Zhao Hai juga memperhatikan tatapan Jian Wu Ya. Dia diam-diam menggelengkan kepala. Sejujurnya, dia benar-benar kecewa pada orang-orang dari sembilan da zong men (sembilan sekte besar) ini. Di saat seperti ini, mereka masih main-main. Zhao Hai tiba-tiba merasa jengkel. Dia tidak ingin menemani orang-orang ini bermain-main lagi. Terlalu tidak menarik.
Begitu terpikir, Zhao Hai tidak bisa tidak berdiri. Begitu dia berdiri, tak lama kemudian semua orang di aula terdiam. Semua orang menatapnya, ingin melihat apa lagi yang akan dia katakan. Orang-orang di aula ini tahu, kemarin kalau bukan karena Zhao Hai, aliansi ini sudah terbentuk. Justru karena Zhao Hai, maka orang-orang di aula ini begitu memperhatikannya. Begitu melihat Zhao Hai berdiri, semua orang menatapnya, ingin melihat tindakan mengejutkan apa lagi yang akan dia lakukan.
Zhao Hai menatap orang-orang itu, tapi wajahnya tidak menunjukkan ekspresi apa pun. Dia hanya menggelengkan kepala, “Saudara-saudara, omong kosong lebih banyak dari setengah kalimat. Sekarang saat genting melawan Tian Mo zu (suku Iblis). Saya tidak punya banyak waktu menemani kalian bergosip di sini. Jika kalian setuju dengan sistem Mengzhu (Pemimpin Aliansi), silakan. Kalian bisa tetap di sini. Saya pamit pulang ke zong men (sekter) dulu. Selamat tinggal.” Selesai berkata, dia berbalik dan pergi, sama sekali tidak melihat ekspresi Jian Wu Ya dan yang lainnya.
Jian Wu Ya dan yang lainnya sekarang wajahnya membiru. Mereka tidak menyangka Zhao Hai akan sekeras ini, langsung berbalik pergi. Ini membuat rencana yang mereka siapkan sebelumnya, seperti pukulan yang mengenai udara, sama sekali tidak ada sasaran untuk dilawan.
Belum selesai, begitu Zhao Hai berdiri, segera sejumlah besar perwakilan zong men (sekter) berdiri, mengikuti Zhao Hai pergi. Li Xun Hua melihat tindakan Zhao Hai, sedikit mengernyit. Tapi kemudian dia juga berdiri, berbalik pergi. Begitu dia pergi, sejumlah besar perwakilan zong men (sekter) juga pergi. Seluruh area Bei Yi Zhou (Benua Utara yang Asing) tiba-tiba kosong sebagian besar.
Seketika itu juga, seluruh aula semakin kacau. Di area beberapa zhou (benua) lainnya, sesekali ada juga yang pergi. Seluruh konferensi menjadi sangat kacau, sepertinya akan bubar.
Wajah Jian Wu Ya pucat pasi. Dia tidak pernah menyangka akan seperti ini. Sekarang dia sangat membenci Zhao Hai. Seperti yang diduga Zhao Hai, orang-orang yang pertama kali berdiri mengatakan setuju dengan sistem Mengzhu (Pemimpin Aliansi) itu adalah suruhannya. Karena kemarin dia menemukan, di Zhong Sheng Zhou (Benua Suci Tengah) sana, banyak xiao zong men (sekter kecil) yang juga berjejaring, tujuannya juga ingin membuat sistem Zhang Lao Hui (Dewan Tetua). Ini mana bisa dia setujui. Dia menyuruh beberapa orang dari zong men itu berdiri mengatakan setuju dengan sistem Mengzhu (Pemimpin Aliansi), tujuannya untuk membuat zong men lain tahu sikap Wan Jian Zong (Sekte Sepuluh Ribu Pedang) mereka, guna menekan arogansi orang-orang itu. Dia tidak menyangka, ternyata benar-benar ada yang berani berdiri menentang. Dan Zhao Hai malah melakukan tindakan seperti ini. Ini membuatnya sedikit panik.
==
Melihat sepertiga orang di ruang besar telah pergi, bagaimana mungkin konferensi seperti ini bisa dilanjutkan? Jian Wu Ya tidak pernah menyangka bahwa Konferensi Pembasmi Iblis kali ini akan berakhir dengan hasil seperti ini.
Zhao Hai sekarang tidak punya waktu untuk memikirkan itu semua. Dia benar-benar merasa jengkel. Melihat orang-orang itu satu per satu berakting di sana, Zhao Hai pun merasa lelah.
Saat Zhao Hai hendak sampai di alun-alun teleportasi, Li Xun Hua mengejar Zhao Hai. Dia menatap Zhao Hai dan berkata, “Saudara, tindakanmu hari ini agak gegabah. Sekarang kau telah membuat Tian Jian Zong (Sekte Pedang Surgawi) sakit hati.”
Zhao Hai menggelengkan kepalanya dan berkata, “Sudah muak. Tadinya aku masih ingin bermain dengan mereka, tapi aku tidak menyangka mereka sebodoh itu. Sekarang Tian Mo Jie (Dunia Iblis Surgawi) menginvasi, mereka masih membuang-buang waktu di sana. Aku tidak ingin ikut main-main dengan mereka lagi.”
Li Xun Hua memandang Zhao Hai, menggelengkan kepalanya, menghela napas ringan, “Siapa yang tidak muak? Tapi apa daya, situasi lebih kuat dari manusia.”
Zhao Hai menggelengkan kepalanya, menoleh ke arah Li Xun Hua dan berkata, “Keluar juga tidak apa-apa. Aku bersiap setelah kembali, akan membentuk aliansi dengan sekte-sekte yang berteman baik dengan kita, bersama-sama menghadapi Tian Mo Zu (Suku Iblis Surgawi). Tapi aliansiku ini hanya aliansi longgar, hanya ada untuk menghadapi Tian Mo Zu (Suku Iblis Surgawi). Setelah berhasil memukul mundur Tian Mo Zu (Suku Iblis Surgawi), aliansi akan dibubarkan.”
Li Xun Hua mengangguk, “Ini juga bagus. Dalam situasi sekarang, membentuk aliansi juga baik. Tapi sekarang orang agak sensitif soal aliansi, lebih baik hati-hati.”
Zhao Hai juga mengangguk, memandang Li Xun Hua, tersenyum tipis, “Saudara Li juga ingin membentuk aliansi?”
Li Xun Hua mengangguk, berkata dengan suara berat, “Kali ini Tian Mo Jie (Dunia Iblis Surgawi) datang dengan gencar. Hanya mengandalkan satu atau dua sekte untuk menghadapi mereka, tidak semudah itu.”
Zhao Hai mengangguk, “Benar. Baiklah, Kakak Li, jika Bai Hua Gu (Lembah Seratus Bunga) berminat, juga bisa membentuk aliansi dengan Hei Hu Bang (Geng Harimau Hitam) kami. Bagaimanapun, banyak teman banyak jalan. Lagipula hari ini kita bisa dibilang telah membuat Wan Yao Zong (Sekte Segudang Iblis) dan sembilan sekte besar sakit hati. Ke depannya kita harus bersatu.”
Li Xun Hua tertawa keras, “Baiklah. Urusan ini setelah aku kembali ke sekte, akan segera kulaporkan ke sekte. Aku yakin sekte akan setuju.”
Zhao Hai mengangguk, berkata dengan suara berat, “Aku juga harus melaporkan urusan ini ke sekteku. Tapi apa yang aku janjikan, seharusnya bisa berlaku. Jika Bai Hua Gu (Lembah Seratus Bunga) benar-benar setuju bersekutu dengan Hei Hu Bang (Geng Harimau Hitam) kami, bisa langsung mengirim orang ke Hei Hu Bang (Geng Harimau Hitam) untuk berunding. Saudara Li, adik pamit dulu.” Setelah berkata, dia menangkupkan tangan ke arah Li Xun Hua, berbalik dan berjalan menuju formasi teleportasi.
Tapi sebelum dia sampai di formasi teleportasi itu, para perwakilan dari berbagai sekte yang bersekutu dengan Hei Hu Bang (Geng Harimau Hitam) sudah mengepung Zhao Hai. Mereka tadinya sudah berencana, akan memperjuangkan satu kursi Sembilan Zhang Lao (Tetua) untuk Zhao Hai. Tapi begitu melihat situasi di ruang besar hari ini, orang-orang ini mengerti, sepertinya sistem Dewan Tetua itu sulit untuk dibentuk lagi.
Orang-orang ini bukan bodoh. Mereka bisa lihat sekilas, yang mendukung sistem pemimpin aliansi di ruang besar hari ini, semuanya sudah diatur sebelumnya oleh sembilan sekte besar. Sedangkan yang menentang, jelas bukan yang diatur. Tapi kedua belah pihak bertengkar hebat di ruang besar, pasti tidak akan membuahkan hasil. Nanti sembilan sekte besar bersatu, bersama-sama menekan sekte-sekte lain, maka pada akhirnya sistem pemimpin aliansi tetap akan jadi, dan sembilan sekte besar yang akan berkuasa.
Justru karena menyadari hal ini, maka orang-orang ini ikut Zhao Hai keluar dari ruang besar. Karena mereka semua tahu, jika mereka tidak mundur, pasti tidak akan mendapat hasil baik.
Ini adalah wilayah Tian Jian Zong (Sekte Pedang Surgawi). Urusan Zhao Hai bertemu mereka kemarin, pasti diketahui orang Tian Jian Zong (Sekte Pedang Surgawi). Jika Zhao Hai mundur, sementara mereka tetap tinggal di ruang besar, nanti jika aliansi semacam itu benar-benar terbentuk, orang-orang ini sudah pasti akan menjadi umpan meriam.
Seperti apa toleransi sembilan sekte besar, orang-orang ini tahu persis. Mereka dekat dengan Zhao Hai, Zhao Hai mencoreng muka sembilan sekte besar, menggagalkan rencana baik mereka. Orang-orang ini pasti akan menangani Zhao Hai. Mereka yang dekat dengan Zhao Hai ini, juga akan dibereskan bersama-sama oleh sembilan sekte besar. Sembilan sekte besar tidak akan peduli apakah orang-orang ini benar-benar bersekutu dengan Zhao Hai atau tidak. Asalkan kau bersama Zhao Hai, itu sudah jadi alasan mereka untuk menanganimu. Sembilan sekte besar menangani orang, hanya butuh satu alasan saja sudah cukup. Ini adalah keangkuhan yang terbentuk selama bertahun-tahun sembilan sekte besar mendominasi dunia kultivasi.
Justru karena tahu bagaimana kelakuan sembilan sekte besar, maka para perwakilan sekte itu ikut Zhao Hai keluar. Maksud Zhao Hai sudah sangat jelas hari ini. Mereka ini harus bersatu melawan sembilan sekte besar. Sekarang ikut Zhao Hai keluar, juga tidak ada salahnya. Mereka bisa membentuk aliansi sendiri. Nanti meskipun berhasil memukul mundur Tian Mo Jie (Dunia Iblis Surgawi), selama aliansi mereka masih ada, sembilan sekte besar tidak bisa berbuat apa-apa terhadap mereka.
Melihat dirinya dikepung, Zhao Hai pun berhenti, tersenyum tipis kepada mereka, “Saudara-saudara sekalian, di sini bukan tempat yang cocok untuk bicara. Jika saudara-saudara berminat, setelah kembali ke sekte masing-masing, bisa mengirim orang ke Hei Hu Bang (Geng Harimau Hitam) untuk membicarakan secara spesifik. Bagaimana menurut saudara-saudara?”
Mendengar Zhao Hai berkata demikian, orang-orang itu melihat sekeliling, ini memang wilayah Tian Jian Zong (Sekte Pedang Surgawi). Mereka segera mengangguk, semuanya menangkupkan tangan ke arah Zhao Hai, lalu naik formasi teleportasi, kembali ke sekte mereka masing-masing.
Zhao Hai juga naik formasi teleportasi, menyesuaikan koordinat formasi teleportasi itu, lalu cahaya putih berkelebat, dia menghilang dari formasi teleportasi itu. Tapi Zhao Hai tidak tahu, begitu dia menghilang dari formasi teleportasi itu, seorang anggota Tian Jian Zong (Sekte Pedang Surgawi) muncul di samping formasi teleportasi itu. Kemudian penjaga formasi teleportasi dari Tian Jian Zong (Sekte Pedang Surgawi) itu berjalan cepat mendekati orang itu, membungkuk padanya, “Zhang Lao (Tetua).”
Orang itu mengangguk, “Sudah beres? Pastikan orangnya sudah dikirim ke sana?” Penjaga itu mengangguk, “Sudah, mohon Zhang Lao (Tetua) tenang.” Orang itu mengangguk, berbalik dan pergi.
Adegan ini dilihat banyak orang, tapi tidak ada yang memperhatikannya. Mereka hanya melihat Zhao Hai pergi dengan formasi teleportasi, tidak tahu apa yang dikatakan kedua orang itu.
Cahaya putih berkelebat, Zhao Hai mendapati tempat dia muncul bukanlah Hei Hu Bang (Geng Harimau Hitam). Tempat dia muncul sepertinya semacam Ya Kong Jian (Ruang Semi). Tapi yang membuat Zhao Hai heran, Ya Kong Jian (Ruang Semi) ini ternyata dipenuhi dengan An Neng Liang (Energi Gelap) yang sangat kuat.
Yang disebut An Neng Liang (Energi Gelap) sebenarnya adalah sejenis Ling Qi (Energi Spiritual) berYin. Ling Qi (Energi Spiritual) jenis ini sangat membantu bagi Gui Xiu (Kultivator Hantu). Tentu saja, An Neng Liang (Energi Gelap) yang terlalu kuat juga tidak bisa ditanggung oleh Gui Xiu (Kultivator Hantu).
Tepat pada saat ini, terdengar suara ‘harr’ dari bawah kaki Zhao Hai. Zhao Hai tertegun, melihat ke bawah, mendapati formasi teleportasi di bawah kakinya telah meledak. Meskipun tidak melukainya, formasi teleportasi itu hancur.
Zhao Hai tertegun, tapi sekaligus mengerti, dia pasti dijebak oleh Tian Jian Zong (Sekte Pedang Surgawi). Orang Tian Jian Zong (Sekte Pedang Surgawi) telah mengutak-atik formasi teleportasi itu.
Tapi Zhao Hai tidak cemas. Meskipun di sini penuh Yin Qi (Energi Yin), tapi sama sekali tidak berpengaruh padanya. Sejujurnya, Yin Qi (Energi Yin) di sini, dibandingkan dengan Yin Qi (Energi Yin) di Di Yu Kong Jian (Ruang Neraka) miliknya, jauh sekali.
Zhao Hai melihat sekeliling di ruang ini. Ini adalah ruang abu-abu, hanya ada tanah abu-abu dan batu, tidak terlihat satu pun tanaman hijau.
Zhao Hai sedikit mengernyit, memandang sekeliling. Ini adalah ruang yang sangat besar, tidak terlihat ujungnya. Jika ini benar-benar Ya Kong Jian (Ruang Semi), maka ini adalah Ya Kong Jian (Ruang Semi) yang tidak kalah dengan Kong Jian (Ruang) luar mana pun.
Zhao Hai tergerak hatinya, terbang, memandang sekeliling. Tapi karena semuanya di sini abu-abu kelabu, tidak ada yang terlihat jelas. Zhao Hai berpikir sejenak, akhirnya mengurungkan niat untuk segera menjelajahi ruang ini. Dia sekarang harus segera kembali ke Hei Hu Bang (Geng Harimau Hitam), karena orang dari sekte lain pasti akan pergi ke Hei Hu Bang (Geng Harimau Hitam) untuk membicarakan soal aliansi. Jika dia kembali terlambat, Zhang Feng dan yang lainnya pasti akan khawatir.
Zhao Hai melalui Kong Jian (Ruang) segera kembali ke Hei Hu Bang (Geng Harimau Hitam). Begitu dia muncul di Hei Hu Bang (Geng Harimau Hitam), segera ada yang melihatnya. Orang Hei Hu Bang (Geng Harimau Hitam) itu segera memberi hormat padanya, “Saudara Sepuh, Saudara Sepuh Zhang bilang, setelah kau kembali, segera temui dia. Oh ya, ada beberapa orang dari sekte lain sudah sampai di geng kita.”
Zhao Hai mengangguk, terbang menuju Shu Fang (Ruang Baca) Zhang Feng. Tidak lama kemudian Zhao Hai tiba di Shu Fang (Ruang Baca) Zhang Feng. Zhang Feng dan Hu Liang Chen sedang duduk di Shu Fang (Ruang Baca), tampaknya sedang merundingkan sesuatu, suaranya tidak terlalu keras.
Melihat Zhao Hai datang, Zhang Feng segera berdiri dan berkata, “Xiao Hai kembali? Ada apa? Kenapa kau lebih lambat dari yang lain?”
Zhao Hai menggelengkan kepalanya, “Sudahlah, lebih baik kau jangan tanya. Tidak bisa dijelaskan sebentar. Ada berapa sekte yang datang? Bagaimana situasinya?” Zhao Hai tidak menjelaskan apa yang dia lakukan di Tian Jian Zong (Sekte Pedang Surgawi) karena dia yakin Zhang Feng dan yang lainnya sudah tahu situasi di Tian Jian Zong (Sekte Pedang Surgawi).
Zhang Feng berkata dengan suara berat, “Sekarang yang datang masih sekte-sekte kecil. Tapi yang datang adalah pimpinan sekte. Pimpinan sekte ini juga merupakan perwakilan yang pergi ke Tian Jian Zong (Sekte Pedang Surgawi) itu. Aku sudah tahu kira-kira situasinya dari mereka. Bagus, Xiao Hai, yang kau lakukan sangat baik. Dengan dukungan sekte-sekte kecil ini di belakang kita, kita bisa membentuk aliansi sendiri, tidak perlu lagi melihat ekspresi sekte-sekte besar itu. Hanya saja tidak kusangka, kau begitu hebat, bisa menggagalkan Konferensi Pembasmi Iblis itu.”
Zhao Hai tersenyum tipis. Dia baru saja tahu dari Cai Er, karena terlalu banyak sekte yang keluar, konferensi pembasmi iblis itu tidak bisa dilanjutkan, terpaksa ditutup dengan tergesa-gesa. Saat itu, ekspresi para perwakilan sembilan sekte besar sungguh menarik untuk dilihat.
Zhao Hai juga mengerti, mengapa Tian Jian Zong (Sekte Pedang Surgawi) ingin menanganinya. Kali ini dia menggagalkan rencana besar sembilan sekte besar, dan lagi pula di wilayah Tian Jian Zong (Sekte Pedang Surgawi) dia bertindak. Tian Jian Zong (Sekte Pedang Surgawi) mana bisa tahan dengan penghinaan ini.
Hu Liang Chen berkata dengan suara berat, “Lebih baik bicarakan situasi lain. Sekarang Tian Mo Jie (Dunia Iblis Surgawi) sudah sepenuhnya membuka tonggak ruang. Pasukan besar mereka sudah resmi masuk ke Bei Yi Zhou (Benua Utara yang Berbeda), dan bahkan masuk dari berbagai arah.”
Zhao Hai mengangguk, “Kita tunggu semua sekte lain datang, baru pikirkan apa yang harus dilakukan. Sekarang kita hanya bisa menghadapi satu pasukan Tian Mo (Iblis Surgawi). Pasukan lainnya, biar Wan Yao Zong (Sekte Segudang Iblis) dan mereka yang menghadapi. Orang Tian Mo Jie (Dunia Iblis Surgawi) itu juga tidak peduli kau sekte apa, yang mereka inginkan adalah seluruh dunia kultivasi.”
Zhang Feng mengangguk, “Benar. Dari pasukan besar Tian Mo Jie (Dunia Iblis Surgawi), ada dua pasukan yang jaraknya tidak terlalu jauh dari Hei Hu Bang (Geng Harimau Hitam) kita. Ada tiga pasukan yang jaraknya sangat dekat dengan Wan Yao Zong (Sekte Segudang Iblis). Dua pasukan Tian Mo (Iblis Surgawi) itu sepertinya harus kita hadapi sendiri. Wan Yao Zong (Sekte Segudang Iblis) tidak akan membantu.”
Zhao Hai tersenyum tipis, “Aku tidak pernah berharap mereka membantu.”
==
Tidak sampai sehari setelah Zhao Hai kembali ke Hei Hu Bang (Geng Macan Hitam), Zong Men (Sekte) yang bersekutu dengan Hei Hu Bang (Geng Macan Hitam) semuanya mengirim perwakilan bergegas ke Hei Hu Bang (Geng Macan Hitam) untuk membicarakan masalah pembentukan aliansi.
Zhao Hai tidak terlalu banyak terlibat dalam masalah ini. Statusnya sekarang masih sebagai he xin di zi (murid inti) Hei Hu Bang (Geng Macan Hitam). Yang benar-benar memimpin Hei Hu Bang (Geng Macan Hitam) adalah Zhang Feng. Jika ia terlalu banyak terlibat, itu tidak baik.
Sekarang Zhao Hai memusatkan perhatiannya pada ruang tempat ia diteleportasi. Saat keluar dari ruang itu, Zhao Hai sudah menyuruh Cai’er untuk menyelidiki ruang tersebut. Tanpa diselidiki tidak tahu, setelah diselidiki terkejut. Ruang itu ternyata luar biasa besar, sampai sekarang Cai’er pun belum menemukan ujung ruang itu di mana.
Yang lebih membuat Zhao Hai heran, ruang itu seolah memiliki yin qi (energi negatif) yang tidak terbatas, dan di sana banyak bu sheng sheng wu (makhluk hidup abadi). Kekuatan bu sheng sheng wu (makhluk hidup abadi) itu sangat kuat.
Bu sheng sheng wu (makhluk hidup abadi) yang terlemah setara dengan kekuatan Fa Xiang qi (tahap Fa Xiang). Yang terkuat, jelas lebih hebat dari Chang Sheng qi qiangzhe (kultivator kuat tahap Chang Sheng) yang pernah ditemui Zhao Hai.
Ternyata di sana adalah wang ling kong jian (ruang arwah) lagi! Seperti Ming Jie (Alam Kematian) dulu. Hanya saja di Ming Jie (Alam Kematian) dulu masih ada beberapa tanaman, berbagai macam wang ling (arwah), bahkan ada xue he (sungai darah). Tapi di ruang yang sekarang ini, sama sekali tidak ada apa-apa, semuanya abu-abu, hanya ada wang ling (arwah), dan wang ling (arwah) itu seperti manusia. Mereka bisa dikatakan sejenis jiang shi (mayat hidup), tapi karena levelnya tinggi, tampak seperti manusia sungguhan. Di ruang ini tidak ada tanaman, tidak ada xue he (sungai darah), hanya ada batu, tanah abu-abu, wang ling (arwah), yin qi (energi negatif), tidak ada yang lain.
Setelah melihat situasi ruang itu, Zhao Hai menjadi tertarik. Ia semakin penasaran dengan ruang itu. Ia ingin tahu bagaimana ruang itu terbentuk, mengapa bisa ada.
Zhao Hai juga mencoba menangkap dua bu sheng sheng wu (makhluk hidup abadi) dari ruang itu ke dalam ruangannya. Untungnya, begitu bu sheng sheng wu (makhluk hidup abadi) itu masuk ruangan, mereka ditaklukkan oleh ruangan dan menjadi bawahannya. Ia pun lega.
Zhao Hai sekarang belum punya niat untuk menelan ruang itu. Kemampuannya belum mampu. Di ruang itu wang ling (arwah) tidak terhitung jumlahnya, dan kekuatan wang ling (arwah) itu sangat kuat. Jika Zhao Hai ingin menaklukkan wang ling (arwah) itu, biaya yang harus dikeluarkan terlalu besar.
Memeriksa ruang itu menghabiskan waktu tiga hari bagi Zhao Hai. Dalam tiga hari ini, Zhang Feng juga sudah berdiskusi dengan perwakilan Zong Men (Sekte) tentang masalah aliansi. Aliansi ini dinamai Zhang Feng sebagai Zi You Zhi Meng (Aliansi Kebebasan). Tujuan utamanya adalah untuk menghadapi Tian Mo zu (suku Iblis). Jika Tian Mo zu (suku Iblis) berhasil dipukul mundur, aliansi boleh tetap ada. Namun orang dalam aliansi boleh keluar dari aliansi kapan saja.
Dalam tiga hari ini, pasukan besar Tian Mo Jie (Alam Iblis) sudah mulai bergerak di Bei Yi Zhou. Total telah memusnahkan sepuluh Xiao Zong Men (Sekte Kecil). Semua Xiao Zong Men (Sekte Kecil) yang berani menghalangi mereka, semuanya dimusnahkan. Semua orang yang melawan di Zong Men (Sekte) itu, semuanya dibunuh.
Tindakan kejam Tian Mo Jie (Alam Iblis) seperti ini, tidak terduga oleh semua xiushi (kultivator). Rupanya orang Tian Mo Jie (Alam Iblis) kali ini benar-benar tidak berniat meninggalkan tawanan.
Tidak hanya Bei Yi Zhou, pasukan Tian Mo (Iblis) di semua Da Zhou (Provinsi Besar) di seluruh dunia xiuzhen (kultivasi) semuanya bergerak. Hanya dalam tiga hari, mereka di dunia xiuzhen (kultivasi) telah memusnahkan total hampir seratus Zong Men (Sekte). Meskipun Zong Men (Sekte) ini bukan Da Zong Men (Sekte Besar), bahkan tidak bisa dianggap Zhong Deng Zong Men (Sekte Menengah), hanya bisa dianggap Xiao Zong Men (Sekte Kecil), tapi kecepatan seperti ini benar-benar membuat seluruh dunia xiuzhen (kultivasi) terkejut dan panik.
Di antara Zong Men (Sekte) yang datang ke Hei Hu Bang (Geng Macan Hitam) untuk rapat, ada juga dua yang diserang. Tapi saat kedua Zong Men (Sekte) itu diserang, mereka langsung memindahkan orang dan barang Zong Men (Sekte) ke basis Hei Hu Bang (Geng Macan Hitam). Kerugian mereka tidak besar.
Tiga hari kemudian, Zi You Zhi Meng (Aliansi Kebebasan) akhirnya terbentuk. Bersamaan dengan itu, masing-masing Zong Men (Sekte) juga sepakat, mereka bersama-sama mengirim gao shou (ahli) dari sekte mereka, membentuk pasukan gabungan. Pertama-tama akan bertarung secara langsung dengan pasukan Tian Mo (Iblis), untuk memukul arogansi pasukan Tian Mo (Iblis).
Sekarang arogansi pasukan Tian Mo (Iblis) terlalu sombong. Mereka sama sekali tidak menganggap orang dunia xiuzhen (kultivasi) ada di mata mereka. Ini membuat orang dunia xiuzhen (kultivasi) menahan amarah. Jadi Zhang Feng mereka memutuskan, pertama-tama akan bertarung dengan pasukan Tian Mo (Iblis) dengan sungguh-sungguh.
Namun mengumpulkan tenaga juga butuh waktu. Saat mereka mengumpulkan tenaga, Bai Hua Gu (Lembah Seratus Bunga) ternyata mengirim utusan untuk mengunjungi Hei Hu Bang (Geng Macan Hitam). Ini tidak terduga oleh Zhang Feng mereka. Meskipun Zhao Hai sebelumnya sudah memberi tahu mereka bahwa ia telah setuju bersekutu dengan Bai Hua Gu (Lembah Seratus Bunga), tapi tidak menyangka Bai Hua Gu (Lembah Seratus Bunga) benar-benar mengirim orang.
Orang Bai Hua Gu (Lembah Seratus Bunga) di Bei Yi Zhou terkenal sombong. Bahkan Wan Yao Zong (Sekte Sepuluh Ribu Iblis) pun tidak mereka beri muka. Tidak disangka, sekarang mereka benar-benar mengirim orang ke Hei Hu Bang (Geng Macan Hitam) untuk berkunjung. Ini benar-benar untuk pertama kalinya.
Kali ini yang memimpin rombongan ke Hei Hu Bang (Geng Macan Hitam) masih Xun Hua Gong Zi (Tuan Pencari Bunga) Li Xunhua dari Bai Hua Gu (Lembah Seratus Bunga). Meskipun Li Xunhua dalam beberapa tahun terakhir tidak terkenal di Bei Yi Zhou, tapi generasi tua semua tahu. Li Xunhua ini dulu juga seorang tian cai (jenius) terkenal di Bai Hua Gu (Lembah Seratus Bunga), kekuatannya sangat kuat, pengaruhnya di Bai Hua Gu (Lembah Seratus Bunga) juga tidak kecil. Hanya saja kemudian karena usianya bertambah, ia lebih memusatkan energi pada urusan di gu (lembah), jarang keluar, sehingga perlahan tidak ada yang menyebutnya lagi.
Tapi justru karena itu, status Li Xunhua sekarang di Bai Hua Gu (Lembah Seratus Bunga) tidak lebih rendah dari sebelumnya. Dan karena mengurus urusan gu (lembah), ia sekarang adalah tokoh berpengaruh di Bai Hua Gu (Lembah Seratus Bunga), jauh lebih gemilang dari sebelumnya.
Zhao Hai juga tahu Li Xunhua datang, tapi ia tidak muncul. Sekarang sudah sampai di Hei Hu Bang (Geng Macan Hitam), urusan seperti ini tentu saja harus diserahkan kepada Zhang Feng.
Begitu Zhang Feng mendengar Li Xunhua datang, ia segera menyambut. Bai Hua Gu (Lembah Seratus Bunga) di Bei Yi Zhou terkenal kuat. Meskipun sekarang kekuatan Hei Hu Bang (Geng Macan Hitam) meningkat pesat, Zhang Feng tetap tidak berani lengah.
Setelah Zhang Feng dan Li Xunhua saling memberi salam, Li Xunhua melirik sekeliling, lalu menoleh ke Zhang Feng dan berkata, “Mengapa tidak melihat Shidi Zhao Hai? Apakah dia belum kembali?”
Zhang Feng tersenyum, “Xiao Hai sekarang sedang ada urusan yang perlu ditangani. Sekarang di sini kami membentuk aliansi, sebentar lagi akan segera berangkat bertempur melawan pasukan Tian Mo (Iblis). Xiao Hai sedang mempersiapkan hal ini. Ada apa? Tuan Xunhua mencari Xiao Hai ada perlu?”
Li Xunhua menggeleng, “Tidak ada perlu. Hanya saja di Tian Jian Zong (Sekte Pedang Surgawi) aku berbincang dengan Shidi Zhao Hai dengan sangat senang, jadi ingin menemuinya. Aku juga memberi Shidi Zhao Hai dua botol Bai Hua Niang (Anggur Seratus Bunga) dari Bai Hua Gu (Lembah Seratus Bunga) kami. Entah dia sudah meminumnya atau belum.”
Zhang Feng tersenyum, “Ternyata begitu. Tuan Xunhua, silakan. Nanti akan kusuruh orang memanggil Xiao Hai.” Selesai berkata, ia memberi isyarat silakan pada Li Xunhua.
Li Xunhua juga menangkupkan tangan ke Zhang Feng. Kemudian mereka berdua berjalan berdampingan masuk ke Hei Hu Bang (Geng Macan Hitam). Sambil berjalan, Li Xunhua juga mengamati basis Hei Hu Bang (Geng Macan Hitam) ini. Sebelumnya, meskipun Li Xunhua belum pernah ke Hei Hu Bang (Geng Macan Hitam), ia tahu sedikit tentang situasi Hei Hu Bang (Geng Macan Hitam). Tapi ia tidak pernah mendengar Hei Hu Bang (Geng Macan Hitam) punya basis bawah tanah seperti ini. Sekarang terlihat, perkataan Zhao Hai sebelumnya bahwa Hei Hu Bang (Geng Macan Hitam) sudah lama siap menghadapi invasi Tian Mo Jie (Alam Iblis), bukan main-main.
Sedangkan Zhao Hai saat ini sedang memegang dua botol arak yang diberikan Li Xunhua padanya. Zhao Hai tidak meminumnya, melainkan langsung memberikan arak itu pada Cai’er, menyuruh Cai’er menganalisis kedua botol arak ini.
Cai’er memasukkan arak itu ke Wan Neng Fen Xi Ji (Mesin Analisis Serba Guna). Tak lama kemudian, Wan Neng Fen Xi Ji (Mesin Analisis Serba Guna) mengeluarkan suara peringatan, “Arak halusinogen yang disintesis dari berbagai obat, dianggap sebagai sejenis narkotika. Memiliki kecanduan yang kuat. Begitu kecanduan, tidak akan bisa lepas, dan akan dikendalikan orang lain.”
Begitu mendengar peringatan ini, Zhao Hai terkejut dan wajahnya berubah. Sorot matanya berkilat dingin. Ia tidak menyangka Li Xunhua menggunakan arak macam ini untuk menjebaknya. Rupanya dari awal Li Xunhua mendekatinya tidak punya niat baik.
Yang terpenting, arak ini ternyata semacam narkotika. Menggunakan benda seperti ini untuk mengendalikan orang, lebih aman dibanding cara lain. Dan pihak lawan juga tidak perlu khawatir akan pengkhianatan. Tentu saja, ini juga cara yang paling keji.
Zhao Hai menggerakkan tubuh, keluar dari dong fu (rumah goa)-nya. Sekarang Zhang Feng dan Li Xunhua sedang mengobrol santai di sana, belum membahas topik serius.
Tak lama kemudian Zhao Hai tiba di luar ruang kerja Zhang Feng. Dua xiushi (kultivator) Hei Hu Bang (Geng Macan Hitam) yang berdiri di luar ruang kerja Zhang Feng, begitu melihat Zhao Hai datang, segera berseru keras, “Bangzhu (Pemimpin Geng), Tuan Zhao Hai telah tiba.”
Zhang Feng segera berkata, “Xiao Hai datang, cepat masuk.” Zhao Hai mendorong pintu masuk. Di wajahnya juga tersungging senyuman. Setelah masuk ruangan, ia memberi hormat pada Zhang Feng, lalu menoleh ke Li Xunhua sambil tersenyum, “Tidak menyangka Shixiong Xunhua secepat ini tiba. Karena ada urusan, adik tidak menjemput. Mohon maaf, Shixiong.”
Li Xunhua segera berdiri, tersenyum, “Terlalu sungkan, Shidi terlalu sungkan. Kedatangan Shixiong kali ini mendadak, malah mengganggu Shidi. Ini, ini hadiah dari Shixiong untuk Zhang Bangzhu dan Shidi.” Selesai berkata, ia membalikkan tangan, dan di tangannya muncul empat botol lagi, masih botol arak dari nuan yu (giok hangat) merah.
Begitu melihat empat botol itu, senyuman Zhao Hai semakin lebar, “Kalau begitu terima kasih banyak, Shixiong.” Selesai berkata, ia menerima keempat botol arak itu. Lalu menoleh ke Zhang Feng, “Da Shixiong, kau sebagai Bangzhu (Pemimpin Geng) tidak kekurangan arak. Dua botol arakmu itu, biar aku simpan dulu untukmu.”
Mendengar Zhao Hai berkata begitu, hati Zhang Feng berdebar. Zhang Feng sudah lama bersama Zhao Hai, sangat mengenalnya. Ia tahu Zhao Hai tidak tertarik pada barang-barang ini. Sekarang Zhao Hai malah mengambil semua arak itu, pasti ada masalah.
Tapi Zhang Feng juga orang yang sudah mengalami banyak badai. Ia sama sekali tidak menunjukkannya, hanya tertawa sambil memaki, “Kamu ini, ya sudah, ambil saja.” Zhao Hai lalu dengan tersenyum memasukkan keempat botol arak itu ke dalam ruangannya.
Sedangkan Li Xunhua melihat gerakan Zhao Hai, sorot matanya berkilat tajam, di dasar matanya terselip senyuman. Li Xunhua terlalu paham arak macam apa ini. Arak ini bukan Bai Hua Niang (Anggur Seratus Bunga) seperti yang ia katakan. Bai Hua Niang (Anggur Seratus Bunga) adalah arak rahasia Bai Hua Gu (Lembah Seratus Bunga), sangat bermanfaat untuk kultivasi, juga bisa menjaga kesehatan dan menguatkan tubuh. Tapi arak ini bukan. Arak ini punya nama yang sangat istimewa, She Xie Mei Ren (Wanita Cantik Berhati Kalajengking).
Dari namanya saja sudah bisa ditebak. Arak ini rasanya sangat enak, bagaikan seorang wanita cantik jelita. Ia akan membuatmu melayang seperti dewa. Tapi wanita cantik ini berhati kalajengking. Ia perlahan akan menggerogoti hatimu, mengendalikan tubuhmu, lalu melalui tubuhmu, mengendalikan pikiranmu, akhirnya mengendalikan segalanya darimu, membuatmu tunduk sepenuhnya padanya. Justru karena karakteristik inilah, ia memiliki nama itu.
==
Zhao Hai seharusnya merasa beruntung, karena anggur bernama She Xie Mei Ren (Kecantikan Ular Kalajengking) ini, baru saja dibuat oleh Bai Hua Gu (Lembah Seratus Bunga) tidak lama sebelumnya. Mereka hanya melakukan beberapa percobaan dengan beberapa Ding Lu (Kendi Pengembunan) di lembah mereka, dan belum benar-benar digunakan pada siapa pun. Alasan Li Xunhua membawa anggur ini waktu itu adalah untuk digunakan jika diperlukan untuk menjebak orang. Dan kebetulan dia bertemu Zhao Hai, jadi dia memberikan anggur ini kepada Zhao Hai, berencana menjadikan Zhao Hai sebagai target pertama She Xie Mei Ren.
Zhao Hai mengambil keempat botol anggur itu karena khawatir nanti Zhang Feng akan meminumnya jika sedang emosi. Namun di mata Li Xunhua, tindakan Zhao Hai ini justru berarti Zhao Hai sudah keracunan parah dan tidak bisa lepas dari She Xie Mei Ren.
Zhao Hai menyimpan anggur-anggur itu, lalu mereka duduk kembali. Li Xunhua memandang Zhao Hai sambil tersenyum dan berkata, “Shi Di (Adik Junior), aku dengar setelah kami pergi waktu itu, Tu Mo Da Hui (Konferensi Pembasmian Iblis) tidak bisa dilanjutkan. Sekarang Sembilan Sekte Besar juga mengajak beberapa sekte kecil yang dekat dengan mereka untuk membentuk aliansi masing-masing. Tentu saja, aliansi yang dibentuk Sembilan Sekte Besar jauh lebih kuat daripada aliansi yang kita bentuk. Tapi kurasa Sembilan Sekte Besar cukup kesal, karena jika tidak karena ulahmu, mereka hampir bisa menyatukan seluruh Xiu Zhen Jie (Alam Kultivasi).”
Zhao Hai tersenyum tipis, “Sembilan Sekte Besar terlalu sombong, aku tidak suka. Bukankah lebih baik sekarang kita membentuk aliansi sendiri? Oh iya, Shi Xiong (Kakak Senior), kedatanganmu kali ini juga untuk urusan aliansi, kan? Coba ceritakan, apa maksud Bai Hua Gu terhadap Hei Hu Bang (Geng Harimau Hitam) kita?”
Mendengar Zhao Hai berkata begitu, Li Xunhua tertawa terbahak-bahak, “Shi Di, aku suka karaktermu yang terus terang ini. Baiklah, aku tidak akan bertele-tele lagi. Maksud Bai Hua Gu adalah, ingin membentuk Pakta Pertahanan Serangan (攻守同盟) dengan Hei Hu Bang kalian. Tentu saja, ini juga mencakup dua aliansi yang sudah kita bentuk. Bagaimana menurutmu?”
Zhao Hai menggeleng, “Urusan seperti ini jangan tanya aku. Di geng, aku tidak terlalu mengurusi banyak hal. Sebaiknya kau bicara dengan Da Shixiong (Kakak Senior).” Selesai bicara, dia melirik Zhang Feng.
Zhang Feng tersenyum tipis pada Li Xunhua, “Karena Xianhua Xiansheng (Tuan Xianhua) datang untuk urusan aliansi, tentu aku menyambutnya. Tapi, apa sebenarnya maksud dari Pakta Pertahanan Serangan ini? Mohon Xiansheng jelaskan.”
Li Xunhua berkata dengan suara berat, “Sekarang pasukan besar Tian Mo (Iblis Surgawi) sudah masuk ke Xiu Zhen Jie. Hei Hu Bang kalian dan Bai Hua Gu kami, sama-sama tidak ingin dikendalikan oleh Sembilan Sekte Besar. Karena itu kita membentuk aliansi masing-masing. Tapi sejujurnya, kekuatan aliansi kita masing-masing tidak terlalu kuat. Paling tidak, dibandingkan dengan aliansi bentukan Sembilan Sekte Besar, kita jauh tertinggal. Sekarang kita punya dua musuh. Pertama, pasukan besar Tian Mo. Pasukan besar Tian Mo tidak peduli apa pun urusan antara kita dengan Sembilan Sekte Besar. Di mata mereka, kita semua adalah orang Xiu Zhen Jie, dan kita semua pantas mati. Jadi mereka tidak akan menunjukkan belas kasihan pada kita. Kedua, orang-orang dari Sembilan Sekte Besar. Kita telah menggagalkan rencana baik Sembilan Sekte Besar, mereka pasti tidak akan melepaskan kita. Jadi mereka pasti akan membalas dendam pada kita. Kita harus waspada terhadap mereka setiap saat.”
Sampai di sini, Li Xunhua berhenti sejenak. Dia melihat reaksi Zhao Hai dan Zhang Feng. Begitu melihat keduanya mengangguk setuju dengan perkataannya, dia melanjutkan, “Kekuatan kita, jika dibandingkan dengan kedua pihak ini, jauh tertinggal. Jadi kita perlu membentuk aliansi satu sama lain. Jika satu pihak dalam kesulitan, pihak lain harus memberikan dukungan. Hanya dengan cara ini kita bisa menghadapi pasukan besar Tian Mo dan Sembilan Sekte Besar. Bagaimana pendapat kalian berdua?”
Zhang Feng mengangguk. Apa yang dikatakan Li Xunhua memang benar. Situasi sekarang seperti yang dikatakan Li Xunhua. Mereka memang punya musuh besar, yaitu pasukan besar Tian Mo. Sekarang mereka juga sudah memusuhi Sembilan Sekte Besar, tentu harus waspada terhadap serangan Sembilan Sekte Besar. Jika bisa membentuk Pakta Pertahanan Serangan dengan Bai Hua Gu, itu pilihan yang bagus.
Zhang Feng hendak bicara, tiba-tiba Zhao Hai angkat bicara, “Da Shixiong, kurasa masalah ini sebaiknya kita tanyakan dulu pendapat Hu Shu (Paman Hu). Kau tahu, beliau punya wibawa tinggi di geng. Jika kita tidak mendapatkan persetujuannya, nanti akan merepotkan.”
Mendengar Zhao Hai berkata begitu, Zhang Feng berubah ekspresi. Dia terlalu mengenal Zhao Hai. Zhao Hai berkata begitu jelas-jelas menyuruhnya untuk tidak menyetujui dulu. Hu Liang Chen hanyalah alasan. Sekarang Hu Liang Chen sangat serius dengan urusan Hei Hu Bang. Jika Zhang Feng mengambil keputusan, Hu Liang Chen tidak akan membantah. Zhao Hai menggunakan Hu Liang Chen sebagai alasan, artinya sudah jelas. Zhang Feng berubah ekspresi karena sikap Zhao Hai ini. Zhao Hai sebelumnya mengambil anggur pemberian Li Xunhua, sekarang juga menghalangi urusan aliansi. Tampaknya Zhao Hai pasti tahu sesuatu yang tidak dia ketahui, makanya dia bersikap seperti ini. Jelas Zhao Hai punya rasa curiga yang kuat terhadap Bai Hua Gu.
Sedangkan Li Xunhua, begitu mendengar ucapan Zhao Hai, sorot matanya berkilat. Masalah perebutan kekuasaan internal Hei Hu Bang dulu, seluruh Bei Yi Zhou (Provinsi Utara yang Berbeda) tahu. Dia juga pernah mendengar nama besar Hu Liang Chen. Hu Liang Chen seangkatan dengannya, dan namanya juga tidak kalah dengannya, si Xun Hua Gong Zi (Pangeran Pencari Bunga) ini.
Hanya saja kemudian Hu Liang Chen lebih fokus pada urusan keluarganya, jadi namanya di Bei Yi Zhou lebih cepat menghilang daripada Li Xunhua. Tapi Li Xunhua tidak berani meremehkan orang ini.
Dan perubahan ekspresi Zhang Feng barusan, di mata Li Xunhua, adalah karena dia segan pada Hu Liang Chen. Ini membuatnya berpikir lebih jauh. Menurutnya, perebutan kekuasaan internal Hei Hu Bang mungkin belum sepenuhnya mereda. Sebaliknya, sekarang mungkin kekuasaan besar Hei Hu Bang sudah jatuh ke tangan orang lain.
Li Xunhua, yang merasa telah mendapat informasi, merasa senang dalam hati. Sambil itu dia mengamati reaksi Zhang Feng. Dia melihat ekspresi Zhang Feng berubah beberapa kali, lalu akhirnya menghela napas panjang, menoleh padanya dan berkata, “Xianhua Xiansheng, maaf. Masalah ini bukan perkara kecil. Kami perlu berdiskusi dulu dengan para sesepuh di geng sebelum mengambil keputusan.”
Li Xunhua mengerti, lalu mengangguk, “Ini bukan perkara kecil. Memang perlu didiskusikan dengan baik.”
Zhang Feng berdiri, memberi hormat pada Li Xunhua dengan kedua tangan, “Mohon Xianhua Xiansheng tinggal sebentar di Hei Hu Bang. Begitu ada hasil, akan segera kusampaikan pada Xiansheng.”
Li Xunhua juga membalas hormat, “Baiklah, semuanya terserah Bang Zhu (Pemimpin Geng).”
Zhao Hai juga memberi hormat pada Li Xunhua, “Shi Xiong, silakan beristirahat dulu. Nanti kalau ada waktu, aku akan temani Shi Xiong minum beberapa gelas.”
Li Xunhua tertawa terbahak-bahak, “Baik, janji ya.” Selesai bicara, dia mengikuti kultivator Hei Hu Bang yang ditunjuk Zhang Feng untuk pergi.
Begitu Li Xunhua pergi, Zhang Feng segera berkata pada Zhao Hai, “Xiao Hai, ini bagaimana? Sepertinya kau sangat curiga pada orang Bai Hua Gu?”
Zhao Hai mendengus dingin, “Orang-orang ini, bukan orang baik. Nanti kalau Hu Shu sudah datang, akan kujelaskan bersama.” Selesai bicara, dia duduk. Zhang Feng juga duduk. Tak lama kemudian Hu Liang Chen pun tiba.
Setelah mempersilakan Hu Liang Chen duduk, Zhao Hai baru berkata dengan suara berat, “Waktu itu di Tian Jian Zong (Sekte Pedang Surgawi), pada hari pertama Tu Mo Da Hui, aku mengusulkan sistem Dewan Tetua, dan akhirnya konferensi bubar. Setelah itu, Li Xunhua ini menemuiku. Maksudnya sangat jelas, dia mendukung tindakanku, dan setuju dengan sistem Dewan Tetua. Kami juga sempat membicarakan soal aliansi. Kemudian saat aku mau pergi, dia memberiku dua botol Bai Hua Niang (Anggur Seratus Bunga). Tapi karena ada urusan, aku tidak pernah membuka kedua botol anggur itu. Baru saja, ketika aku dengar dia datang, aku jadi ingat masih ada dua botol anggur itu. Aku keluarkan satu botol dan menelitinya. Kalian tahu, Yi Shu (Seni Ajaib)ku adalah fenjie hecheng (penguraian dan perakitan). Aku ingin tahu anggur itu terbuat dari apa dan bagaimana sifatnya. Tapi setelah aku uraikan, aku menemukan bahwa anggur itu bisa membuat orang ketagihan. Itu adalah racun tersembunyi. Begitu meminum anggur ini, selamanya tidak bisa lepas darinya. Saat itu, orang itu akan sepenuhnya dikendalikan oleh Bai Hua Gu. Jadi tadi aku langsung mengambil keempat botol anggur itu. Aliansi dari Bai Hua Gu kali ini, di permukaan kelihatannya tidak bermasalah, tapi aku tetap agak tidak yakin.”
Mendengar Zhao Hai berkata begitu, Zhang Feng memukul meja, “Bagus benar Bai Hua Gu ini, berani mempermainkan kita. Mau aliansi? Mimpi!”
Hu Liang Chen merenung sejenak, lalu menoleh pada Zhao Hai, “Xiao Hai, apa kau tidak membiarkan Li Xunhua itu tahu kalau kau sudah menemukan kegunaan anggur itu?”
Zhao Hai menggeleng, “Tidak. Aku yakin Li Xunhua tidak tahu kalau aku sudah menemukan kegunaan anggur itu. Dia bahkan mungkin mengira aku sudah keracunan anggur itu.”
Hu Liang Chen mengangguk, “Syukurlah. Kalau begitu, Pakta Pertahanan Serangan ini, menurutku kita bisa setujui saja. Selama dia tidak curiga pada Xiao Hai, mereka tidak akan curiga pada kita. Bukankah itu lebih baik? Sebenarnya apa yang dikatakan Li Xunhua itu ada benarnya. Sekarang kita dikepung dua musuh, butuh sekutu.”
Zhao Hai mengangguk, “Aku juga setuju untuk bersekutu. Meskipun Bai Hua Gu sudah menjebakku, sekarang aku tidak terkena jebakan itu. Kita bisa memanfaatkan ini. Lagipula, situasi Bai Hua Gu sekarang tidak lebih baik dari kita. Mereka benar-benar ingin bersekutu dengan kita.”
Zhang Feng sekarang sudah tenang. Dia menghela napas panjang, “Bersekutu boleh, tapi kita harus waspada terhadap orang-orang Bai Hua Gu. Mereka bukan orang baik.”
Zhao Hai mencibir dingin, “Mereka tidak akan bisa berbuat banyak. Begitu perang besar pecah, semuanya akan beres. Lawan Hei Hu Bang kita hanya Sembilan Sekte Besar dan Tian Mo Jie (Alam Iblis Surgawi). Bai Hua Gu? Mereka tidak pantas.”
Mendengar kata-kata Zhao Hai, Zhang Feng dan Hu Liang Chen tertegun. Lalu semangat juang membara dalam hati mereka. Benar! Lawan Hei Hu Bang sejak awal hanya Sembilan Sekte Besar dan Tian Mo Jie. Bai Hua Gu, tidak pantas menjadi lawan Hei Hu Bang.
Hu Liang Chen berdiri, “Aku tidak mau bertemu orang itu. Urusan kali ini serahkan pada kalian berdua. Setujui saja aliansi dengan mereka. Kita sekarang akan segera bertempur melawan Tian Mo Zu (Suku Iblis Surgawi). Tidak boleh pada saat ini kita juga memusuhi Bai Hua Gu. Orang-orang itu bukanlah apa-apa. Tapi menjaga hubungan baik dengan mereka akan menghemat banyak masalah.”
Zhang Feng dan Zhao Hai mengangguk. Hu Liang Chen lalu pergi. Zhao Hai melirik Zhang Feng, “Da Shixiong, aku juga tidak mau bertemu dengan orang tua itu. Biar Bang Zhu saja yang bersusah payah.” Selesai bicara, tubuh Zhao Hai berkelebat dan menghilang.
Zhang Feng tersenyum getir. Dia menyuruh orang memanggil Li Xunhua kembali, lalu berdiskusi dengannya soal aliansi. Aliansi ini seperti aliansi antar negara, tidak ada pemimpin tertinggi. Kedua sekte setara. Hanya jika satu pihak dalam kesulitan, pihak lain harus membantu. Itu hanyalah pakta pertahanan serangan sederhana.
Li Xunhua tentu tidak curiga. Dia bertanya tentang Zhao Hai. Zhang Feng bilang Zhao Hai sedang ada tugas keluar. Li Xunhua tidak berpikir macam-macam. Lagipula Zhang Feng sudah bilang, Hei Hu Bang sedang bersiap menyerang Tian Mo Jie. Tentu banyak urusan. Zhao Hai sebagai ahli terkenal di Hei Hu Bang, sibuk itu wajar.
Tapi Li Xunhua mengira Zhao Hai sudah keracunan anggur itu. Racun anggur ini tidak berbau dan tidak terasa, bahkan orang yang keracunan pun tidak akan merasakannya. Karena racun ini tidak membahayakan tubuh, bahkan bisa membantu kultivasi. Hanya saja racun ini membuatmu merasa lebih nyaman saat berkultivasi, membuatmu perlahan terbiasa dengan perasaan itu, dan akhirnya membuatmu benar-benar tidak bisa lepas dari perasaan itu. Li Xunhua tidak percaya Zhao Hai akan menemukan rahasia anggur itu. Jadi dia tidak curiga.
Bai Hua Gu juga punya banyak urusan yang harus diurus. Jadi Li Xunhua tidak tinggal lama. Setelah menyepakati urusan aliansi dengan Zhang Feng, dia meninggalkan Hei Hu Bang. Dan Hei Hu Bang pun resmi memasuki status siaga perang.
Karena sekte-sekte yang bersekutu dengan Hei Hu Bang semuanya adalah sekte yang tidak terlalu jauh dari Hei Hu Bang. Sekte yang dekat dengan Wan Yao Zong (Sekte Sepuluh Ribu Monster) tidak berani bersekutu dengan Hei Hu Bang, karena itu akan memusuhi Wan Yao Zong. Jadi sekte yang bersekutu dengan Hei Hu Bang adalah sekte-sekte di sekitar Hei Hu Bang, termasuk Tie Dao Men (Sekte Dao Besi), Chen Sha Zong (Sekte Pasir Tenggelam), dan Ju Li Bang (Geng Kekuatan Raksasa). Sedangkan Ku Teng Zong (Sekte Tanaman Merambat Kering) yang tadinya dekat dengan Wan Yao Zong, tidak lama setelah invasi Tian Mo, seluruh sekte mereka bergabung ke dalam Wan Yao Zong, menjadi salah satu cabang Wan Yao Zong. Dan wilayah mereka dibagi-bagi oleh sekte lain. Hei Hu Bang juga mendapat sebagian wilayah Ku Teng Zong.
Karena itulah, ketika Hei Hu Bang mengusulkan untuk mengirim pasukan melawan pasukan besar Tian Mo, sekte-sekte kecil itu tidak menolak. Karena pasukan besar Tian Mo yang akan dihadapi Hei Hu Bang adalah yang paling dekat dengan Hei Hu Bang, dan juga yang paling dekat dengan sekte mereka. Melawan pasukan besar Tian Mo itu menguntungkan semua sekte.
Hei Hu Bang juga sangat serius dengan tindakan kali ini. Ini adalah tindakan pertama sejak aliansi mereka berdiri. Kali ini hanya bisa menang, tidak boleh kalah. Jika menang, aliansi akan semakin kompak, daya tariknya akan bertambah, dan pengaruh Hei Hu Bang dalam aliansi akan lebih besar. Jika kalah, bisa membuat beberapa sekte kecil kehilangan kepercayaan pada aliansi. Bisa jadi aliansi akan bubar. Jadi Hei Hu Bang sangat serius dengan tindakan kali ini. Tidak hanya Zhao Hai yang memimpin langsung, mereka juga mengundang Xuan Gui Lao Ren (Orang Tua Kura-kura Hitam) untuk ikut mengawasi.
Xuan Gui Lao Ren sudah beberapa waktu di Hei Hu Bang. Dia sudah mulai mengenal Hei Hu Bang. Awalnya dia mengira Hei Hu Bang hanya punya satu ahli Chang Sheng Qi (Keabadian), yaitu Tai Shang Zhang Lao (Tetua Tertinggi) Hu Ding Shan. Dan dia dengar Hu Ding Shan sudah lama tidak keluar dari pengasingan. Mengingat usia Hu Ding Shan, Xuan Gui Lao Ren mengerti, mungkin Hu Ding Shan tidak punya umur panjang lagi. Jadi statusnya sebagai ahli Chang Sheng Qi cukup untuk berbuat sesuka hati di Hei Hu Bang.
Tapi, belum sempat dia bergerak, tiba-tiba dia merasa dirinya dikunci oleh lima Qi (energi). Lima Qi ini adalah milik lima orang kuat Chang Sheng Qi. Penemuan ini membuat Xuan Gui Lao Ren menggigil. Dia sadar bahwa dia masih meremehkan Hei Hu Bang. Sejak itu dia menjadi patuh, dan tidak lagi berani punya niat jahat.
==
Zhao Hai berdiri di Ming Wang Hao (Kapal Raja Neraka). Di sampingnya, berdiri seorang lelaki tua kurus keriput. Lelaki tua ini menatap Zhao Hai, di wajahnya terbersit rasa penasaran.
Lelaki tua ini tepat adalah Xuan Gui Lao Ren (Orang Tua Kura-kura Hitam). Xuan Gui Lao Ren (Orang Tua Kura-kura Hitam) tahu tentang Zhao Hai. Di seluruh Hei Hu Bang (Geng Harimau Hitam) beredar berbagai macam kabar tentang Zhao Hai, dia bahkan jika ingin tidak tahu pun sulit.
Dan rasa penasaran Xuan Gui Lao Ren (Orang Tua Kura-kura Hitam) terhadap Zhao Hai tidak hanya karena hal ini. Seorang chang sheng qi (Tingkat Panjang Umur) qiang zhe (ahli), di xiu zhen jie (Dunia Persilatan) sini, pasti dianggap sebagai eksistensi puncak. Bahkan di sekte besar seperti Wan Yao Zong (Sekte Sepuluh Ribu Iblis), seorang chang sheng qi (Tingkat Panjang Umur) qiang zhe (ahli) minimal harus diberi status zhang lao (tetua), dipelihara dengan baik, statusnya jauh lebih tinggi dari zhang lao (tetua) biasa dan he xin di zi (murid inti).
Ditambah karena alasan kekuatan, jadi xiu shi (Kultivator) biasa, saat bertemu chang sheng qi (Tingkat Panjang Umur) qiang zhe (ahli), pasti akan merasa sedikit gugup, bersikap sangat hormat.
Tapi Zhao Hai tidak. Xuan Gui Lao Ren (Orang Tua Kura-kura Hitam) dapat merasakan, Zhao Hai tidak takut padanya. Meskipun bersikap sedikit hormat padanya, itu karena usianya, bukan karena kekuatannya. Ini membuat Xuan Gui Lao Ren (Orang Tua Kura-kura Hitam) sangat penasaran pada Zhao Hai.
Meskipun Xuan Gui Lao Ren (Orang Tua Kura-kura Hitam) sekarang sudah menjadi tai shang zhang lao (Tetua Tertinggi) Hei Hu Bang (Geng Harimau Hitam), tapi dia tidak akan seenaknya memerintah Zhao Hai. Karena dia tidak punya kualifikasi itu. Xuan Gui Lao Ren (Orang Tua Kura-kura Hitam) sangat paham status Zhao Hai di Hei Hu Bang (Geng Harimau Hitam). Bisa dikatakan meskipun Zhao Hai sekarang masih berstatus he xin di zi (murid inti), tapi status Zhao Hai di Hei Hu Bang (Geng Harimau Hitam) pasti lebih tinggi sedikit dari tai shang zhang lao (Tetua Tertinggi) sepertinya.
Justru karena sikap Zhao Hai seperti ini, membuat Xuan Gui Lao Ren (Orang Tua Kura-kura Hitam) sangat penasaran padanya. Dia ingin tahu mengapa Zhao Hai bisa begitu tenang menghadapinya.
Zhao Hai juga merasakan tatapan Xuan Gui Lao Ren (Orang Tua Kura-kura Hitam), tapi dia tidak mempedulikannya. Chang sheng qi (Tingkat Panjang Umur) qiang zhe (ahli) yang sudah dia bunuh tidak hanya satu dua, apa yang perlu ditakutkan.
Zhao Hai hanya menoleh melihat ke belakangnya. Di belakangnya mengikuti seratus kapal da fa qi (Alat Sihir Besar). Da fa qi (Alat Sihir Besar) ini sebagian milik Hei Hu Bang (Geng Harimau Hitam), sebagian milik sekte lain. Tapi yang paling banyak adalah milik Hei Hu Bang (Geng Harimau Hitam), cukup lima puluh kapal. Da fa qi (Alat Sihir Besar) milik sekte lain jika dijumlah total ada lima puluh kapal.
Seratus kapal da fa qi (Alat Sihir Besar), terlihat sepertinya tidak banyak. Tapi pertempuran kali ini berbeda dari sebelumnya. Sebelumnya orang yang mengemudikan da fa qi (Alat Sihir Besar), kekuatannya belum tentu kuat, di dalam da fa qi (Alat Sihir Besar) juga ada beberapa pelayan dan sebagainya. Jadi sebelumnya setiap kapal da fa qi (Alat Sihir Besar), yang bisa bertempur, biasanya hanya sekitar seribu orang. Tapi ekspedisi kali ini, semua orang yang menaiki da fa qi (Alat Sihir Besar), minimal adalah jin dan qi (Tingkat Emas) yang handal. Jumlah orang di setiap kapal da fa qi (Alat Sihir Besar), tidak akan kurang dari sepuluh ribu orang. Artinya, seratus kapal da fa qi (Alat Sihir Besar), itu berarti sejuta pasukan besar.
Dan Zhao Hai adalah panglima dari sejuta pasukan besar ini, dan panglima tertinggi. Tapi dia bisa langsung memerintah, hanya sekitar dua ratus ribu orang Hei Hu Bang (Geng Harimau Hitam). Orang-orang dari sekte lain, masing-masing memiliki perwakilan yang dikirim sekte mereka untuk memerintah. Dan Zhao Hai hanya bisa memberi perintah kepada para perwakilan itu, tidak bisa langsung memerintah orang dari sekte lain.
Terhadap metode ini, Zhao Hai kurang menyukainya. Tapi dia tidak suka juga tidak ada cara. Sekte lain meskipun sudah membentuk aliansi dengan Hei Hu Bang (Geng Harimau Hitam), tapi ingin mereka sepenuhnya percaya pada Hei Hu Bang (Geng Harimau Hitam) adalah mustahil. Mereka juga takut Hei Hu Bang (Geng Harimau Hitam) memakai mereka sebagai umpan meriam.
Melihat sekilas da fa qi (Alat Sihir Besar) yang mengikuti di belakangnya, Zhao Hai tanpa sadar menghela nafas. Dia melihat Zhuang Cheng Che (Kereta Penabrak Kota) milik Ju Li Bang (Geng Kekuatan Raksasa) di antara da fa qi (Alat Sihir Besar) itu, juga melihat Chen Sha Bang (Geng Pasir Tenggelam) milik Chen Sha Zong (Sekte Pasir Tenggelam). Jika da fa qi (Alat Sihir Besar) ini semua diberikan kepadanya untuk dioperasikan, maka kemampuan tempur mereka minimal bisa meningkat sekitar tiga puluh persen. Tapi Zhao Hai tahu, itu tidak mungkin. Bagi sekte-sekte itu, da fa qi (Alat Sihir Besar) adalah senjata pamungkas yang tidak kalah dengan qiang zhe (ahli) setingkat zhang lao (tetua), tidak mungkin membiarkan orang seenaknya mengoperasikan. Bahkan untuk dioperasikan, atau untuk dikunjungi pun mungkin tidak bisa. Karena setiap jenis da fa qi (Alat Sihir Besar) memiliki metode pembuatan yang unik, metode pengoperasiannya juga berbeda-beda. Seperti Zhuang Cheng Che (Kereta Penabrak Kota) milik Ju Li Bang (Geng Kekuatan Raksasa), pasti memiliki metode pengoperasian yang sangat khas. Dan Ju Li Bang (Geng Kekuatan Raksasa) tidak akan membiarkan sekte lain mengetahui metode ini. Karena begitu kau mengetahui metode ini, akan ada cara untuk menghadapi Zhuang Cheng Che (Kereta Penabrak Kota), itu sama saja mengekspos kelemahan sendiri kepada musuh. Tidak ada orang yang akan melakukan itu.
Sejujurnya, memimpin pasukan seperti ini untuk bertempur melawan pasukan besar Tian Mo (Iblis), Zhao Hai benar-benar agak kurang percaya diri. Meskipun dia sebelumnya juga pernah memimpin sejuta pasukan besar bertempur, tapi saat itu pasukannya setidaknya bisa diperintahnya. Sekarang orang-orang ini, yang benar-benar bisa diperintahnya mungkin tidak banyak.
Zhao Hai menoleh, menghela nafas. Xuan Gui Lao Ren (Orang Tua Kura-kura Hitam) melihat raut Zhao Hai, berkata dengan suara berat: “Ada apa Xiao Hai? Ada masalah?”
Zhao Hai menoleh menatap Xuan Gui Lao Ren (Orang Tua Kura-kura Hitam), tersenyum pahit: “Zhang Lao (Tetua), aku sedang pusing memikirkan aksi kali ini. Kau lihat sendiri, mereka meskipun bilang diperintahku, tapi bagaimana nanti saat benar-benar bertempur, sulit dikatakan.”
Xuan Gui Lao Ren (Orang Tua Kura-kura Hitam) sudah hidup selama ini, hal apa yang belum pernah dilihatnya. Dia tentu setuju dengan perkataan Zhao Hai. Dia menoleh melihat da fa qi (Alat Sihir Besar) itu, juga menghela nafas: “Ini juga tidak ada cara. Aliansi seperti ini, sejak awal memang tidak terlalu kokoh. Bisa mengumpulkan pasukan sebesar ini, sudah cukup bagus.”
Zhao Hai menghela nafas, tidak memikirkan itu lagi. Bagaimanapun juga, dia akan melakukan persiapan untuk skenario terburuk. Lao La dan yang lainnya sudah membuat beberapa rencana darurat di dalam kong jian (Ruang), untuk berjaga-jaga jika diperlukan.
Zhao Hai sudah berpikir, jika orang-orang itu mau mendengarnya, biarlah. Jika tidak mau mendengar, maka dia tidak akan mempedulikan hidup mati mereka. Yang penting menjaga kekuatan Hei Hu Bang (Geng Harimau Hitam) saja sudah cukup.
Seratus lebih kapal da fa qi (Alat Sihir Besar), berlayar dengan formasi besar ke depan. Armada raksasa seperti ini, di mana pun diletakkan, akan membuat orang merasakan tekanan yang kuat.
Setelah da fa qi (Alat Sihir Besar) terbang sekitar satu hari, Zhao Hai menyuruh semua da fa qi (Alat Sihir Besar) memperlambat kecepatan. Karena sebentar lagi akan memasuki area yang sering dimasuki Tian Mo zu (Ras Iblis).
Invasi Tian Mo zu (Ras Iblis) kali ini, ternyata memang sudah direncanakan sejak lama. Cara invasi mereka juga sangat khas. Kecepatan invasi mereka tidak terlalu cepat. Sebelumnya setelah mereka membuka tong dao (lorong) ruang, mereka mulai membersihkan sekte-sekte di sekitarnya. Setelah memusnahkan sekte-sekte itu, mereka mulai membangun markas di sana, lalu meluas ke segala arah. Kecepatan ekspansi mereka tidak cepat, tapi di semua wilayah yang mereka duduki, tidak akan ada lagi kekuatan perlawanan yang tersisa. Artinya, wilayah yang mereka duduki, sudah sepenuhnya mereka kuasai.
Yang paling utama, kali ini Tian Mo zu (Ras Iblis) bahkan tidak menyisakan satu pun xiu shi (Kultivator) yang hidup. Jadi di tempat yang mereka duduki, xiu shi (Kultivator) akan dibersihkan habis, dibunuh semua.
Meskipun cara ini sangat kejam, tapi sama efektifnya. Mereka membunuh semua xiu shi (Kultivator) itu, maka xiu zhen jie (Dunia Persilatan) di sini hampir kehilangan kendali atas tempat-tempat itu, bahkan tidak mendapat sedikit pun informasi. Membuat xiu zhen jie (Dunia Persilatan) saat berhadapan dengan Tian Mo jie (Alam Iblis), selalu dalam posisi pasif.
Setelah kecepatan armada kapal diperlambat, Zhao Hai segera mengirim lima kapal da fa qi (Alat Sihir Besar) yang membentuk tim pengintai, untuk melakukan pengintaian dan kewaspadaan di sekeliling formasi besar. Tentu saja, lima kapal da fa qi (Alat Sihir Besar) ini semuanya milik Hei Hu Bang (Geng Harimau Hitam). Dan semua da fa qi (Alat Sihir Besar) milik Hei Hu Bang (Geng Harimau Hitam), sepenuhnya dikendalikan oleh bu si sheng wu (makhluk tak mati) milik Zhao Hai.
Zhao Hai tidak berani mengirim sedikit orang ke sekeliling untuk pengintaian, karena itu sangat mungkin akan dimusnahkan oleh Tian Mo zu (Ras Iblis). Mengirim da fa qi (Alat Sihir Besar) untuk pengintaian, setiap da fa qi (Alat Sihir Besar) juga membawa sepuluh ribu xiu shi (Kultivator). Dengan begitu bahkan jika bertemu serangan Tian Mo zu (Ras Iblis), mereka punya kemampuan bertahan tertentu, bisa bertahan sampai Zhao Hai mereka datang menyelamatkan.
Setelah melepas kapal pengintai, Zhao Hai mengundang para perwakilan dari berbagai sekte ke Ming Wang Hao (Kapal Raja Neraka). Di Ming Wang Hao (Kapal Raja Neraka) sudah disiapkan sebuah ruang musyawarah besar. Para perwakilan dari berbagai sekte berdatangan. Semua orang setelah masuk memberi salam pada Zhao Hai, dan pada saat yang sama memberi hormat pada Xuan Gui Lao Ren (Orang Tua Kura-kura Hitam) yang duduk di samping.
Xuan Gui Lao Ren (Orang Tua Kura-kura Hitam) hanya duduk tenang di sana, memejamkan mata, seperti tertidur. Terhadap orang-orang yang memberi hormat padanya, dia juga tidak mempedulikan. Ini juga membuat Zhao Hai menyaksikan status seorang chang sheng qi (Tingkat Panjang Umur) qiang zhe (ahli).
Segera, semua perwakilan sudah hadir. Zhao Hai menatap orang-orang ini, berkata dengan suara berat: “Saudara-saudara, hari ini mengundang kalian semua ke sini, karena kita sebentar lagi akan memasuki wilayah yang dikuasai Tian Mo zu (Ras Iblis). Artinya pertempuran bisa terjadi kapan saja. Mohon setelah kembali, kalian semua harus bersiap dengan baik.”
Semuanya mengiyakan. Zhao Hai menatap mereka, lalu berkata: “Kita sekarang adalah sebuah aliansi, dan aksi kali ini, aku adalah panglima tertinggi. Jadi aku harap kalian semua bisa bekerja sama denganku. Aku tidak akan menyuruh kalian mati sia-sia. Tapi jika ada yang dalam melaksanakan perintahku mengurangi kualitas, maka maafkan aku, akan kuhukum dia dengan hukum militer. Pada saat yang sama, aku juga akan menyarankan, untuk mengeluarkan sektenya dari aliansi, dan akan melakukan pengejaran terhadap sektenya. Jika sekarang ada yang keberatan dengan perkataanku, bisa maju.”
Mendengar perkataan Zhao Hai, mereka semua terkejut. Mereka tidak menyangka Zhao Hai akan berkata seperti ini. Di antara sekte-sekte ini, meskipun ada beberapa sekte yang kekuatannya tidak lemah, tapi jika pada saat ini mereka dikeluarkan dari aliansi oleh Hei Hu Bang (Geng Harimau Hitam) dan dikejar, maka mungkin garis keturunan sekte mereka akan terputus.
Yang paling utama, sekarang di dalam ruangan masih duduk seorang chang sheng qi (Tingkat Panjang Umur) qiang zhe (ahli), dan chang sheng qi (Tingkat Panjang Umur) qiang zhe (ahli) ini adalah anggota Hei Hu Bang (Geng Harimau Hitam). Ini membuat hati orang-orang itu sangat segan pada Zhao Hai.
Tapi tetap ada seorang xiu shi (Kultivator) yang berdiri, berkata pada Zhao Hai: “Tuan Zhao Hai, karena sekarang kita bergerak bersama, dan kau adalah panglima kami, kami mendengarkanmu sudah sepantasnya. Tapi bagaimana kau bisa menjamin kau pasti bisa bersikap adil?”
Zhao Hai menatap orang ini. Orang ini dia kenal, perwakilan Chen Sha Zong (Sekte Pasir Tenggelam). Chen Sha Zong (Sekte Pasir Tenggelam) punya konflik dengan Hei Hu Bang (Geng Harimau Hitam), jadi mereka sangat takut diperdaya Zhao Hai.
Zhao Hai berkata dengan suara berat: “Musuh bersama kita sekarang adalah Tian Mo zu (Ras Iblis). Aku tidak akan memanfaatkan Tian Mo zu (Ras Iblis) untuk menghadapi kalian. Bagaimanapun kalian juga bagian dari xiu zhen jie (Dunia Persilatan). Jika kalian terus tidak percaya padaku, aku juga tidak punya cara. Kalian boleh pergi, tidak ikut aksi kali ini. Jika kalian ingin tetap tinggal, maka perintah yang kuberikan, harus dijalankan tanpa kurang sedikit pun.”
Sikap keras Zhao Hai seperti ini tidak diduga oleh mereka. Pada saat yang sama mereka juga mengerti, apa yang dikatakan Zhao Hai benar. Kali ini mereka akan menghadapi pasukan besar Tian Mo zu (Ras Iblis). Jika tidak bisa mencapai komando terpadu, maka sangat mungkin akan merugi. Jadi meskipun Zhao Hai berkata dengan sangat keras, hati mereka tidak terlalu merasa tidak suka.
Zhao Hai menatap orang-orang ini, berkata dengan suara berat: “Lebih dari setahun yang lalu, aku pernah ikut Tian Mo Yan Wu (Latihan Perang Iblis), pernah berhadapan dengan orang Tian Mo zu (Ras Iblis). Aku bisa pastikan pada kalian, Tian Mo zu (Ras Iblis) tidak mudah dihadapi. Jika kita tidak berhati-hati, akhirnya pasti akan merugi besar. Kalau begitu, tidak ada untungnya bagi siapa pun. Jadi aku harap kalian, mau tidak mau, harus patuh pada perintahku!”
==
Armada bergerak maju dengan sangat megah. Zhao Hai berdiri dengan tenang di haluan kapal, menatap langit di kejauhan. Xuan Gui Lao Ren (Orang Tua Kura-kura Hitam) sudah masuk ke dalam kabin, hanya Zhao Hai seorang diri yang berdiri di sana.
Konferensi telah berlangsung beberapa jam yang lalu. Konferensi kali ini bisa dibilang cukup berhasil. Zhao Hai sudah menjelaskan dengan jelas kepada orang-orang itu, jika mereka tidak dapat melaksanakan perintahnya, maka pasti akan dibalas olehnya. Meskipun orang-orang itu masih memiliki beberapa keraguan, tetapi bagaimanapun juga, pada akhirnya mereka menyetujuinya. Hal ini membuat Zhao Hai semakin yakin dengan pertempuran kali ini.
Sebenarnya Zhao Hai sebelumnya bisa saja tidak mengirimkan kapal pengintai. Dia memiliki liu yin zhen (jarum perak mengalir), mengenai situasi pasukan besar Tian Mo (Iblis Surgawi), dia sekarang lebih tahu dari siapa pun. Tetapi dia harus melakukan ini, dia tidak boleh membiarkan orang lain menemukan adanya hubungan dengan ruangan.
Saat ini, Cai Er tiba-tiba berkata, “Hai Ge (Kakak Hai), kapal pengintai nomor lima menemukan musuh, sudah mulai bertempur.” Selesai bicara, sebuah gambaran muncul di benak Zhao Hai.
Kapal pengintai nomor lima adalah sebuah hu chuan (kapau macan). Yang mengemudikannya juga adalah bu si sheng wu (makhluk abadi) milik Zhao Hai. Orang-orang di kapal itu juga orang Hei Hu Bang (Geng Macan Hitam). Pengintaian sangatlah penting, Zhao Hai agak tidak percaya pada orang-orang dari zong men (sekete) lain.
Namun sekarang hu chuan (kapal macan) itu sedang dikepung oleh beberapa da fa qi (alat besar). Da fa qi (alat besar) itu terlihat seperti gurita-gurita raksasa, tentakel-tentakel itulah senjata mereka. Total ada empat da fa qi (alat besar), setiap da fa qi (alat besar) memiliki delapan tentakel.
Saat ini komunikator Zhao Hai juga berbunyi, tepatnya orang-orang Hei Hu Bang (Geng Macan Hitam) melaporkan kepada situasi mereka diserang. Begitu melihat situasi ini, Zhao Hai segera memerintahkan armada utama untuk berbelok arah, langsung terbang menuju arah di mana hu chuan (kapal macan) itu diserang. Bersamaan dengan itu memerintahkan semua kapal perang untuk bersiap tempur. Empat kapal pengintai lainnya juga mendekat ke arah armada utama.
Kapal-kapal pengintai itu tidak terlalu jauh dari armada utama. Ditambah lagi yang mengendalikan hu chuan (kapal macan) itu adalah bu si sheng wu (makhluk abadi) Zhao Hai. Bu si sheng wu (Makhluk abadi) ini semuanya dikomando oleh Lao La dan yang lain. Jadi meskipun Tian Mo Jie (Alam Iblis Surgawi) mengerahkan empat da fa qi (alat besar), untuk sementara mereka tidak bisa berbuat banyak terhadap hu chuan (kapal macan) itu.
Tidak lama kemudian Zhao Hai dan yang lain melihat situasi medan perang. Da fa qi (Alat besar) Tian Mo zu (Ras Iblis Surgawi) juga melihat armada. Mereka segera ingin menarik diri dan pergi, tapi tidak punya kesempatan. Satu dari mereka berhasil ditahan oleh kapal pengintai itu. Bersamaan dengan itu Ming Wang Hao (Kapal Raja Neraka) milik Zhao Hai juga melaju dengan kecepatan tertinggi ke sana.
Begitu melihat satu dari empat zhang yu chuan (kapal gurita) itu terperangkap, awalnya tiga kapal lainnya ingin menyelamatkan. Tapi melihat tidak bisa diselamatkan dalam waktu dekat, dan jika tidak cepat pergi, mereka mungkin semua tidak bisa pergi. Jadi tiga zhang yu chuan (kapal gurita) lainnya berbalik dan kabur, hanya meninggalkan satu yang terperangkap di sana terus bertarung dengan hu chuan (kapal macan). Terlihat, zhang yu chuan (kapal gurita) yang ditinggalkan itu memang sengaja dikorbankan.
Saat ini Ming Wang Hao (Kapal Raja Neraka) Zhao Hai juga tiba di medan perang. Tanpa bicara banyak, langsung meluncur ke arah zhang yu chuan (kapal gurita) itu. Baru saja dia sudah memperhatikan cara bertarung zhang yu chuan (kapal gurita) itu. Zhang yu chuan (Kapal gurita) jenis ini daya tubruknya tidak terlalu kuat, tapi delapan tentakelnya sangat tangguh. Setiap tentakel dipasangi kait. Tentakel ini jika diayunkan, seperti cambuk-cambuk berkait, daya serangnya sangat perkasa.
Tentakel da fa qi (alat besar) ini sangat lincah, gerakannya juga sangat cepat. Tapi Zhao Hai bisa melihat, ayunan tentakel ini memiliki pola. Bagaimanapun juga, zhang yu chuan (kapal gurita) ini bukanlah gurita sungguhan. Gurita sungguhan bisa membuat delapan tentakelnya bergerak bersamaan tanpa mengenai dirinya sendiri. Tapi zhang yu chuan (kapal gurita) tidak bisa. Zhang yu chuan (Kapal gurita) dikendalikan oleh orang. Ingin membuat delapan tentakel bergerak bersamaan, tanpa saling bertabrakan, perlu memiliki pola tertentu.
Jadi meskipun tentakel ini terlihat sangat lincah, tapi sebenarnya setiap tentakel memiliki jalur geraknya sendiri, merupakan cara yang agak kaku.
Sedangkan Cai Er dan yang lain sejak awal sudah menghitung di dalam ruangan pola ayunan tentakel di zhang yu chuan (kapal gurita) ini, dan menemukan satu celah. Jadi Ming Wang Hao (Kapal Raja Neraka) langsung meluncur ke sana. Saat zhang yu chuan (kapal gurita) melakukan gerakan menghindar, zhuang jiao (tanduk tabrak) Ming Wang Hao (Kapal Raja Neraka) terlepas, langsung menembak dan menghantam badan zhang yu chuan (kapal gurita) itu. Zhuang jiao (Tanduk tabrak) ini sendiri memiliki kemampuan po zhen ling she zhen (jarum ular spiritual perusak formasi). Serangan ini langsung menembus zhang yu chuan (kapal gurita).
Meskipun zhang yu chuan (kapal gurita) adalah da fa qi (alat besar), setelah tertembus, masih bisa terus bertarung. Tapi terlihat, zhang yu chuan (kapal gurita) itu masih terpengaruh. Dua tentakelnya sudah tidak bisa bergerak.
Awalnya zhang yu chuan (kapal gurita) untuk menghadapi satu hu chuan (kapal macan) saja sudah sangat kewalahan. Sekarang terluka, ditambah satu Ming Wang Hao (Kapal Raja Neraka), semakin habislah riwayatnya. Tidak lama kemudian zhang yu chuan (kapal gurita) itu sudah penuh luka.
Tepat pada saat ini, ekspresi Zhao Hai tiba-tiba berubah. Dia melambaikan tangan, hu chuan (kapal macan) dan Ming Wang Hao (Kapal Raja Neraka) mundur dengan kecepatan tertinggi. Kedua kapal baru mundur sekitar seratus meter, terdengar suara HUAAA, zhang yu chuan (kapal gurita) itu sudah meledak.
Tadi Zhao Hai mundur karena Cai Er mengingatkannya, gelombang energi di zhang yu chuan (kapal gurita) itu tiba-tiba membesar, seperti akan meledak kapan saja, mungkin akan zi bao (meledakkan diri). Zhao Hai sangat percaya pada penilaian Cai Er, jadi dia segera mundur.
Meskipun sudah mundur beberapa ratus meter, tapi gelombang kejut ledakan yang dahsyat itu tetap membuat Ming Wang Hao (Kapal Raja Neraka) dan hu chuan (kapal macan) berguncang hebat.
Pada akhirnya hu zhao (perisai pelindung) di kedua kapal itu bahkan jebol. Gelombang kejut itu baru berlalu. Armada utama juga sedikit terkena imbasnya. Tapi untungnya armada utama agak jauh dari medan perang, tidak menderita kerugian apa pun.
Setelah hu chuan (kapal macan) bergabung kembali dengan armada, Zhao Hai segera memerintahkan armada untuk terus maju. Tapi armada menjadi lebih waspada. Zhao Hai meskipun sekali lagi mengirim kapal pengintai, tapi kapal pengintai tidak boleh terlalu jauh dari armada utama, hanya berpatroli di sekitar armada.
Saat armada bergerak maju, Zhao Hai juga memantau pergerakan pasukan besar Tian Mo (Iblis Surgawi). Jelas keempat zhang yu chuan (kapal gurita) tadi hanyalah kapal patroli pasukan besar Tian Mo (Iblis Surgawi). Sekarang pasukan besar Tian Mo (Iblis Surgawi) di sana sudah menerima kabar kedatangan armada Zhao Hai dan yang lain, pasukan besar Tian Mo (Iblis Surgawi) sudah mulai bergerak.
Pasukan besar Tian Mo (Iblis Surgawi) yang harus dihadapi Zhao Hai dan yang lain ini kekuatannya masih sangat perkasa. Da fa qi (Alat besar) saja tidak kurang dari lima ratus kapal. Di antaranya qiang zhe (yang kuat) Chang Sheng Qi (Periode Keabadian) ada lebih dari seratus orang. Jumlah pasukan lebih sekitar lima juta.
Zhao Hai tahu jumlah pasukan besar Tian Mo (Iblis Surgawi). Tapi dia yakin pasukan besar Tian Mo (Iblis Surgawi) tidak akan mengerahkan seluruh kekuatan untuk menghadapi mereka. Pasukan besar Tian Mo (Iblis Surgawi) ingin menguasai seluruh Xiu Zhen Jie (Alam Kultivasi). Dan sekarang tempat pasukan besar Tian Mo (Iblis Surgawi) berada, sudah mereka bangun menjadi sebuah jun shi ji di (pangkalan militer). Ji di (Pangkalan) ini tentu tidak bisa ditinggalkan tanpa pasukan pertahanan. Jadi pasukan besar Tian Mo (Iblis Surgawi) tidak akan mengerahkan seluruh pasukan untuk menghadapi mereka. Asalkan mereka tidak mengerahkan seluruh pasukan untuk menghadapi mereka, maka Zhao Hai yakin bisa mengalahkan lawan.
Benar seperti yang diperkirakan Zhao Hai, Tian Mo Jie (Alam Iblis Surgawi) tidak mengumpulkan seluruh pasukan besar mereka untuk menghadapi mereka. Tapi jelas orang Tian Mo Jie (Alam Iblis Surgawi) bersiap untuk melenyapkan mereka dalam satu gerakan. Jadi mereka mengerahkan dua ratus da fa qi (alat besar). Jumlah pasukan yang dikerahkan mungkin sekitar dua juta. Dan ada lima puluh qiang zhe (yang kuat) Chang Sheng Qi (Periode Keabadian) yang ikut serta. Kekuatan seperti ini, untuk menghadapi Zhao Hai dan yang lain sudah cukup.
Tapi Zhao Hai tetap ingin bertarung dengan mereka. Meskipun lawan memiliki qiang zhe (yang kuat) Chang Sheng Qi (Periode Keabadian), tapi mereka di sini juga memiliki qiang zhe (yang kuat) Chang Sheng Qi (Periode Keabadian). Ditambah Zhao Hai percaya diri dengan da fa qi (alat besar) miliknya. Bagaimana pun situasi da fa qi (alat besar) milik orang lain, untuk sementara tidak diurus. Lima puluh da fa qi (alat besar) Hei Hu Bang (Geng Macan Hitam) ini, semuanya dikendalikan olehnya. Dia yakin pasti bisa menggunakan da fa qi (alat besar) untuk mengalahkan lawan.
Hal yang menarik dari pasukan besar Tian Mo Jie (Alam Iblis Surgawi) adalah, prajurit biasa mereka tidak masuk ke dalam da fa qi (alat besar), melainkan terbang di belakang da fa qi (alat besar). Jumlah orang di dalam da fa qi (alat besar) tidak banyak.
Kedua pasukan besar perlahan mendekat. Sekitar satu jam kemudian, kedua pasukan besar sudah bisa melihat barisan lawan. Zhao Hai segera memerintahkan, semua da fa qi (alat besar) sesuai dengan kesepakatan sebelumnya, mengatur formasi serangan. Tapi kecepatan dikurangi, perlahan menyongsong ke arah lawan.
Saat kedua belah pihak berjarak sekitar dua ribu meter, tanpa sepakat mereka berhenti. Kemudian dari dalam da zhen (formasi besar) pasukan besar Tian Mo zu (Ras Iblis Surgawi), terdengar suara besar berkata, “Orang yang berwenang di Xiu Zhen Jie (Alam Kultivasi) silakan keluar bicara.”
Perkataan ini sangat tidak sopan, seperti memanggil bawahannya sendiri. Zhao Hai mencibir dingin, “Tian Mo zu (Ras Iblis Surgawi) ternyata benar-benar orang barbar, sedikit pun tidak tahu sopan santun.” Suaranya terdengar jauh, tapi terdengar netral dan tenang, tidak terdengar sedikit pun kemarahan.
Begitu perkataan Zhao Hai keluar, pasukan besar Tian Mo (Iblis Surgawi) menjadi kacau. Jelas perkataan Zhao Hai ini memancing kemarahan lawan. Jika bukan karena aturan Tian Mo zu (Ras Iblis Surgawi) terlalu ketat, mungkin orang Tian Mo Jie (Alam Iblis Surgawi) itu sudah menyerbu.
Suara yang tadi berbicara mencibir dingin, “Xiu Zhen Jie (Alam Kultivasi) masih saja sombong begini, selalu menganggap diri sendiri sebagai pusat dunia, dunia harus berputar di sekitar kalian, ya? Sekelompok makhluk malang. Di hadapan Tian Mo zu (Ras Iblis Surgawi) yang agung, kalian tidak lebih dari sekelompok lou yi (semut).”
Zhao Hai tertawa terbahak-bahak, “Lou yi (Semut)? Tian Mo Jie (Alam Iblis Surgawi) kalian menginvasi Xiu Zhen Jie (Alam Kultivasi) bukan sekali dua kali. Kapan kalian pernah diuntungkan? Kau bilang orang Xiu Zhen Jie (Alam Kultivasi) kami sombong? Menurutku yang benar-benar sombong adalah kalian orang Tian Mo Jie (Alam Iblis Surgawi) ini? Kalian tidak hanya sombong, tapi sudah menjadi angkuh. Masih ‘Tian Mo zu (Ras Iblis Surgawi) yang agung’? Hahaha, aku benar-benar ingin tahu, agungnya di mana? Jangan-jangan agungnya cuma di mulut saja? Hahaha!”
Begitu perkataan Zhao Hai ini keluar, Xiu Shi (Kultivator) Xiu Zhen Jie (Alam Kultivasi) di sini semuanya tertawa terbahak-bahak. Perwakilan dari berbagai zong (sekete) lainnya, juga ikut tertawa. Sejujurnya, melihat pasukan besar Tian Mo Jie (Alam Iblis Surgawi) yang begitu banyak dan memenuhi langit, hati mereka benar-benar tidak yakin. Banyak orang yang sangat gugup. Tapi dengan Zhao Hai berkata begini, orang-orang ini tertawa begini, rasa gugup di hati itu lenyap. Bersamaan dengan tawa ini, juga membuat sekat kecil antara mereka dan Zhao Hai lenyap.
Saat Zhao Hai mengadakan konferensi sebelumnya, dia mengatakan bahwa bagaimanapun mereka mau atau tidak, harus mematuhi perintahnya. Meskipun perwakilan zong men (sekete) lain itu demi kepentingan umum, tidak membantah Zhao Hai di tempat, tapi di hati mereka masih ada sedikit sekat. Dan sekarang dengan tawa ini, sekat kecil di hati mereka ternyata lenyap.
Orang Tian Mo Jie (Alam Iblis Surgawi) mendengus marah, “Huh, hanya pandai bermulut tajam. Xiu Shi (Kultivator) kalian itulah yang hanya pandai bicara. Hari ini akan kami buat kalian tahu, kehebatan Tian Mo Yi Zu (Ras Iblis Surgawi) kami.” Selesai bicara, da fa qi (alat besar) Tian Mo zu (Ras Iblis Surgawi) perlahan mulai bergerak, mulai mempercepat, bersiap untuk menyerbu. Bersamaan dengan itu, dari dalam barisan pasukan besar Tian Mo zu (Ras Iblis Surgawi), dalam sekejap terbang keluar lima puluh bayangan orang. Bayangan orang ini kecepatannya sangat cepat. Begitu mereka muncul, segera menampakkan fa xiang (manifestasi dharma) mereka, lalu meluncur ke arah pasukan besar Xiu Zhen Jie (Alam Kultivasi). Orang-orang ini semuanya qiang zhe (yang kuat) Chang Sheng Qi (Periode Keabadian).
==
Zhao Hai begitu melihat pasukan besar Tian Mo Jie (Dunia Iblis) bergerak, juga tertawa terbahak-bahak dan berkata, “Datanglah dengan baik, Xuan Gui Zhang Lao (Tetua Kura-kura Hitam), mohon jaga barisan belakang, kapal-kapal lain perhatikan, personel tempur, keluar dari kapal, armada, formasi serangan, maju!”
Setelah berkata, bentuk tubuh Zhao Hai bergerak, langsung melesat ke arah para qiang zhe (penguasa/ahli) Chang Sheng Qi (Tahap Keabadian) itu. Dan di angkasa, sosoknya hampir berubah dari satu menjadi seratus, langsung menyerbu ke arah kelima puluh qiang zhe (penguasa/ahli) Chang Sheng Qi (Tahap Keabadian) itu.
Dengan cepat kedua belah pihak bertempur menjadi satu. Zhao Hai seorang melawan lima puluh, namun yang terlihat oleh orang-orang di medan perang adalah seratus Zhao Hai sedang bertarung melawan lima puluh qiang zhe (penguasa/ahli) Chang Sheng Qi (Tahap Keabadian), dan tidak kalah.
Cara bertempur ini adalah karena shen fa (teknik gerak) Zhao Hai. Xing Chen Tai Xu Bian Shen Fa (Teknik Gerak Perubahan Kehampaan Bintang) miliknya sangat kuat, ditambah Zhao Hai telah memperbaiki xin fa (metode hati) ini, sekarang shen fa (teknik gerak)-nya telah menambahkan Fen Shen Miao Fa (Metode Ajaib Pembagian Tubuh), sehingga ia bisa berubah dari satu melawan banyak untuk bertempur dengan para qiang zhe (penguasa/ahli) Chang Sheng Qi (Tahap Keabadian) itu.
Dan cara bertempur Zhao Hai seperti ini, juga membuat orang lain merasa terkejut. Mereka tidak pernah menyangka, Zhao Hai ternyata bisa sekuat ini, dan gong fa (metode kultivasi) yang digunakan Zhao Hai sungguh terlalu ajaib.
Namun mereka juga tidak lupa tugas mereka sendiri. Para Xiu Shi (Kultivator) di dalam masing-masing da fa qi (alat ajaib besar), dengan kecepatan terbang tercepat keluar dari fa qi (alat ajaib), dan dalam proses ini, da fa qi (alat ajaib besar) terus maju menyerbu, mempercepat.
Jarak dua ribu meter, kalau dibilang mungkin terasa jauh, tetapi bagi da fa qi (alat ajaib besar), sungguh sama sekali tidak jauh. Hanya saja karena da fa qi (alat ajaib besar) baru saja dalam keadaan diam, ingin mempercepat tidaklah mudah, sehingga memberi waktu bagi Xiu Shi (Kultivator) Xiu Zhen Jie (Dunia Kultivasi) untuk terbang keluar dari da fa qi (alat ajaib besar).
Segera da fa qi (alat ajaib besar) dari dua dunia bertabrakan. Armada Zhao Hai dan yang lain selalu mempertahankan formasi menyerbu, dan lawan juga demikian. Kali ini kedua belah pihak benar-benar pertarungan keras melawan keras.
Namun di pihak Xiu Zhen Jie (Dunia Kultivasi), da fa qi (alat ajaib besar) yang memimpin adalah Ming Wang Hao (Kapal Raja Neraka) milik Zhao Hai. Da fa qi (alat ajaib besar) Tian Mo Jie (Dunia Iblis) ingin menabrak Ming Wang Hao (Kapal Raja Neraka) hingga hancur, itu tidak mungkin. Terdengar suara “hong”, da fa qi (alat ajaib besar) paling depan dari Tian Mo Zu (Ras Iblis) langsung ditabrak Ming Wang Hao (Kapal Raja Neraka) hingga hancur berkeping-keping.
Ming Wang Hao (Kapal Raja Neraka) tidak berhenti, terus maju menyerbu, dan kecepatannya malah semakin cepat. Namun da fa qi (alat ajaib besar) lain di pihak Xiu Zhen Jie (Dunia Kultivasi) tidak seberuntung itu. Da fa qi (alat ajaib besar) Hei Hu Bang (Geng Macan Hitam) masih lumayan, karena semuanya dibuat Zhao Hai, sangat kuat. Da fa qi (alat ajaib besar) Zong Men (Sekte) lain tidak begitu bagus. Dalam serbuan kali ini, ternyata rusak lebih dari tiga puluh da fa qi (alat ajaib besar). Tentu saja, Tian Mo Jie (Dunia Iblis) juga tidak lebih baik. Dalam serbuan kali ini, mereka kehilangan hampir lima puluh da fa qi (alat ajaib besar), tiga di antaranya langsung dihancurkan Ming Wang Hao (Kapal Raja Neraka), yang lainnya juga terluka parah, tidak bisa bertempur lagi. Da fa qi (alat ajaib besar) di pihak Xiu Zhen Jie (Dunia Kultivasi) juga kurang lebih sama, di antara da fa qi (alat ajaib besar) mereka, ada dua yang hancur total, karena jumlah da fa qi (alat ajaib besar) mereka lebih sedikit dari Tian Mo Jie (Dunia Iblis), satu da fa qi (alat ajaib besar) dikepung lawan, tentu saja hancur.
Secara keseluruhan, dalam pertempuran da fa qi (alat ajaib besar) kali ini, Xiu Zhen Jie (Dunia Kultivasi) memang sedikit diuntungkan, tapi tidak terlalu banyak. Pada saat yang sama, kedua belah pihak juga menghentikan da fa qi (alat ajaib besar) mereka, mereka tidak tega membiarkan da fa qi (alat ajaib besar) melakukan serbuan sekali lagi.
Pembuatan setiap da fa qi (alat ajaib besar), baik di Xiu Zhen Jie (Dunia Kultivasi) maupun di Tian Mo Jie (Dunia Iblis), bukanlah perkara mudah. Baru satu serbuan sudah hancur sebanyak itu da fa qi (alat ajaib besar), sungguh membuat kedua belah pihak merasa sakit hati. Jadi kedua belah pihak berhenti, Xiu Shi (Kultivator) Xiu Zhen Jie (Dunia Kultivasi) dan Tian Mo (Iblis) Tian Mo Jie (Dunia Iblis) akhirnya maju, dan bertempur campur aduk menjadi satu.
Orang-orang Tian Mo Jie (Dunia Iblis) segera menyadari bahwa mereka melakukan kesalahan, yaitu mereka tidak seharusnya mengerahkan kelima puluh qiang zhe (penguasa/ahli) Chang Sheng Qi (Tahap Keabadian) sekaligus bertempur, tanpa meninggalkan satu atau dua untuk menjaga barisan. Sekarang kelima puluh qiang zhe (penguasa/ahli) Chang Sheng Qi (Tahap Keabadian) itu semuanya diikat oleh Zhao Hai, sementara Xuan Gui Lao Ren (Orang Tua Kura-kura Hitam) tidak ikut campur. Di dalam pasukan besar Tian Mo Jie (Dunia Iblis), sekarang sudah tidak ada qiang zhe (penguasa/ahli) Chang Sheng Qi (Tahap Keabadian), tentu saja tidak ada yang menjadi tandingan Xuan Gui Lao Ren (Orang Tua Kura-kura Hitam). Xuan Gui Lao Ren (Orang Tua Kura-kura Hitam) di dalam formasi besar Tian Mo Zu (Ras Iblis) bergerak bebas masuk keluar, tidak ada yang bisa menahannya.
Sementara itu, kedua belah pihak mulai timbul korban jiwa. Dan da fa qi (alat ajaib besar) kedua belah pihak juga datang membantu, tapi sekarang da fa qi (alat ajaib besar) bukan lagi untuk menyerbu, melainkan ingin mengacaukan formasi lawan, seperti suatu pengoperasian.
Tapi segera orang-orang Tian Mo Jie (Dunia Iblis) menyadari bahwa mereka kembali melakukan kesalahan. Mereka tidak seharusnya bersaing dengan orang Xiu Zhen Jie (Dunia Kultivasi) dalam hal pengoperasian da fa qi (alat ajaib besar). Mereka seharusnya menggunakan keunggulan jumlah untuk menabrak hancur semua da fa qi (alat ajaib besar) lawan, meskipun pihak mereka sendiri menderita kerugian besar, tetap harus dilakukan, karena dalam hal pengoperasian da fa qi (alat ajaib besar), mereka sungguh bukan tandingan Xiu Zhen Jie (Dunia Kultivasi).
Orang-orang Tian Mo Jie (Dunia Iblis) itu tidak tahu, jika menghadapi Xiu Shi (Kultivator) Xiu Zhen Jie (Dunia Kultivasi) biasa, mereka bisa imbang, bahkan mungkin sedikit lebih unggul.
Tetapi hari ini mereka menghadapi Zhao Hai. Lebih dari setengah da fa qi (alat ajaib besar) yang mereka hadapi dikendalikan oleh bu si sheng wu (makhluk abadi) milik Zhao Hai. Menghadapi da fa qi (alat ajaib besar) seperti ini, bagaimana mungkin mereka tidak dirugikan?
Dan semua orang tidak memperhatikan, Tian Mo (Iblis) yang mati, mayat mereka saat jatuh ke tanah semuanya lenyap. Sementara mayat Xiu Shi (Kultivator) tidak mengalami perubahan, bahkan beberapa Xiu Shi (Kultivator) setelah mati, saat hampir jatuh ke tanah, sepertinya ditopang perlahan oleh tangan seseorang, sehingga tidak rusak.
Zhao Hai sekarang juga sangat terkejut. Xing Chen Tai Xu Bian Shen Fa (Teknik Gerak Perubahan Kehampaan Bintang), meskipun menggabungkan Fen Shen Miao Fa (Metode Ajaib Pembagian Tubuh), tetapi berbeda dengan Fen Shen Miao Fa (Metode Ajaib Pembagian Tubuh). Fen Shen Miao Fa (Metode Ajaib Pembagian Tubuh) bisa mengeluarkan shen wai hua shen (manifestasi di luar tubuh), tapi semakin banyak fen shen (manifestasi terbagi), kemampuan tempurnya semakin buruk. Jika Zhao Hai menggunakan Fen Shen Miao Fa (Metode Ajaib Pembagian Tubuh) untuk mengeluarkan sepuluh ribu fen shen (manifestasi terbagi), maka setiap fen shen (manifestasi terbagi) bisa memiliki seperseribu dari kekuatan aslinya saja sudah bagus.
Sedangkan Xing Chen Tai Xu Bian Shen Fa (Teknik Gerak Perubahan Kehampaan Bintang) tidak seperti itu. Shen fa (teknik gerak) Xing Chen Tai Xu Bian (Perubahan Kehampaan Bintang) adalah shen fa (teknik gerak) unik yang terbentuk dari postur tubuh ditambah zhen fa (formasi), memanfaatkan kecepatan diri sendiri, ditambah dengan fa shu (ilmu gaib). Zhao Hai meskipun sekarang berubah menjadi seratus orang, tapi yang benar-benar bertarung dengan para qiang zhe (penguasa/ahli) Chang Sheng Qi (Tahap Keabadian) itu hanya dia seorang.
Dia hanya memanfaatkan shen fa (teknik gerak) yang misterius untuk berkelit dengan para qiang zhe (penguasa/ahli) Chang Sheng Qi (Tahap Keabadian) Tian Mo Jie (Dunia Iblis). Tapi sekarang para qiang zhe (penguasa/ahli) Chang Sheng Qi (Tahap Keabadian) Tian Mo Zu (Ras Iblis) itu sudah perlahan-lahan beradaptasi dengan gaya bertarungnya ini. Zhao Hai meskipun masih bisa mengikat mereka, tapi juga merasa semakin berat.
Namun Zhao Hai sampai sekarang, masih belum menggunakan Huo Shen Cheng (Kota Dewa Api), juga tidak menyuruh Zhu Zhang Lao (Tetua Zhu) atau Bian Se Wu Lao (Lima Orang Tua Perubah Warna) ikut bertempur. Dia sedang menunggu kesempatan.
Akhirnya, Zhao Hai tidak bisa lagi mengikat kelima puluh qiang zhe (penguasa/ahli) Chang Sheng Qi (Tahap Keabadian) sekaligus. Dua qiang zhe (penguasa/ahli) Chang Sheng Qi (Tahap Keabadian) Tian Mo Jie (Dunia Iblis) berhasil lepas dari pengikatan dengan Zhao Hai, dan melesat ke arah pasukan besar Xiu Zhen Jie (Dunia Kultivasi).
Tetapi tepat pada saat ini, di depan kedua Chang Sheng Qi (Tahap Keabadian) Tian Mo itu, tiba-tiba muncul tujuh bayangan orang. Begitu tujuh bayangan orang ini muncul, mereka segera menyerang ke arah kedua Chang Sheng Qi (Tahap Keabadian) Tian Mo itu. Kedua Chang Sheng Qi (Tahap Keabadian) Tian Mo itu sedikit tertegun, segera menyambut pertempuran. Tapi begitu bertempur, mereka baru menyadari bahwa mereka bukan tandingan lawan, karena lawan juga qiang zhe (penguasa/ahli) Chang Sheng Qi (Tahap Keabadian).
Tujuh lawan dua, kedua qiang zhe (penguasa/ahli) Chang Sheng Qi (Tahap Keabadian) Tian Mo Zu (Ras Iblis) itu meskipun sangat kuat, namun tidak bisa menahan kepungan tujuh orang. Tak lama kemudian mereka terbunuh. Begitu kedua Chang Sheng Qi (Tahap Keabadian) Tian Mo itu mati, mereka segera diserap ke dalam ruangan, lalu mereka keluar lagi dari ruangan, tapi sekarang mereka telah menjadi bawahan Zhao Hai.
Sembilan bu si sheng wu (makhluk abadi) Chang Sheng Qi (Tahap Keabadian) itu, segera melesat ke arah para ahli Chang Sheng Qi (Tahap Keabadian) Tian Mo Jie (Dunia Iblis). Para ahli Chang Sheng Qi (Tahap Keabadian) Tian Mo Jie (Dunia Iblis) itu, sebelumnya juga memperhatikan situasi kedua Chang Sheng Qi (Tahap Keabadian) Tian Mo itu. Mereka ingin membagi diri untuk menyelamatkan, tapi serangan Zhao Hai tiba-tiba menguat, dan setiap gerakan adalah jurus-jurus nekat, seolah ingin bertukar rugi dengan mereka, membuat Chang Sheng Qi (Tahap Keabadian) Tian Mo Zu (Ras Iblis) tidak bisa menyelamatkan orang.
Tapi mereka tidak pernah menyangka, dalam sekejap mata, kedua Chang Sheng Qi (Tahap Keabadian) Tian Mo itu ternyata berubah menjadi bu si sheng wu (makhluk abadi), dan kembali menyerang mereka. Saat ini para Chang Sheng Qi (Tahap Keabadian) Tian Mo Jie (Dunia Iblis) itu baru menyadari, bahwa Xiu Shi (Kultivator) Chang Sheng Qi (Tahap Keabadian) yang sebelumnya bertarung dengan kedua Chang Sheng Qi (Tahap Keabadian) Tian Mo itu, ternyata juga bu si sheng wu (makhluk abadi). Pantas mereka sebelumnya merasa ketujuh Xiu Shi (Kultivator) Chang Sheng Qi (Tahap Keabadian) itu agak aneh.
Penemuan ini sangat mengejutkan mereka. Mereka tidak menyangka akan begini. Bu si sheng wu (makhluk abadi) Chang Sheng Qi (Tahap Keabadian)? Sejak kapan di Xiu Zhen Jie (Dunia Kultivasi) sini ada benda seperti ini?
Tapi para Chang Sheng Qi (Tahap Keabadian) Tian Mo itu dapat memastikan, semua bu si sheng wu (makhluk abadi) Chang Sheng Qi (Tahap Keabadian) ini ada hubungannya dengan Zhao Hai! Tapi sekarang tidak sempat mereka berpikir banyak. Sembilan bu si sheng wu (makhluk abadi) Chang Sheng Qi (Tahap Keabadian) itu sudah menyerbu ke arah mereka, ditambah dengan Zhao Hai yang sedang bertarung sengit dengan mereka, seketika itu mereka dibuat kerepotan.
Dan para Chang Sheng Qi (Tahap Keabadian) Tian Mo itu juga menemukan satu hal yang sangat mengerikan, yaitu rekan mereka yang sebelumnya terbunuh, lalu diubah menjadi bu si sheng wu (makhluk abadi), kekuatannya ternyata tidak kalah dari saat mereka masih hidup. Inilah yang paling mengejutkan mereka.
Sedang asyik-asyiknya, tiba-tiba seorang Tian Mo menjerit kesakitan, tubuhnya langsung jatuh ke bawah, kepalanya sudah hancur, kelihatannya tidak akan selamat.
Banyak Tian Mo masih terkejut dengan urusan bu si sheng wu (makhluk abadi) itu, sama sekali tidak tahu apa yang terjadi. Hanya sedikit Tian Mo yang memperhatikan, bahwa Tian Mo itu mati dihantam oleh da fa qi (alat ajaib besar) berbentuk seperti bata yang dikeluarkan Zhao Hai.
Ini membuat para Tian Mo itu merasa ketakutan. Mereka sungguh tidak tahu, apa lagi cara yang belum dikeluarkan Zhao Hai sekarang. Baru sekejap mata, sudah tiga Chang Sheng Qi (Tahap Keabadian) Tian Mo tewas. Itu adalah Chang Sheng Qi (Tahap Keabadian) Tian Mo, bukan sawi putih di pinggir jalan. Kerugian seperti ini, Tian Mo Jie (Dunia Iblis) juga tidak sanggup menanggungnya.
Tapi ini belum selesai. Chang Sheng Qi (Tahap Keabadian) Tian Mo yang baru saja dihantam mati Zhao Hai itu, tak lama kemudian muncul lagi, dan kembali menyerang Tian Mo lainnya. Seketika itu, para Tian Mo yang tersisa menjadi panik.
Meskipun para Tian Mo itu semuanya Chang Sheng Qi (Tahap Keabadian), dan secara jumlah masih unggul, namun pada saat ini, mereka merasakan hawa dingin dari dalam ke luar.
Musuh yang mereka hadapi meskipun hanya Zhao Hai dan sepuluh bu si sheng wu (makhluk abadi), namun mereka merasa takut. Karena mereka menemukan satu hal yang sangat mengerikan: musuh yang mereka hadapi mungkin akan semakin banyak seiring pertempuran, sementara mereka sendiri akan semakin sedikit. Dan mungkin saja saat berikutnya mereka akan mati di tangan teman baik mereka sendiri. Bagaimana mungkin mereka tidak takut?
Chang Sheng Qi (Tahap Keabadian) Tian Mo ini, meskipun juga dari Tian Mo Jie (Dunia Iblis), tapi mereka bukan berasal dari satu Zong Men (Sekte). Di Tian Mo Jie (Dunia Iblis) sana juga mirip dengan Xiu Zhen Jie (Dunia Kultivasi), banyak Zong Men (Sekte) besar kecil berdiri. Orang-orang ini berasal dari berbagai Zong Men (Sekte) yang berbeda, yang berasal dari Zong Men (Sekte) yang sama tidak banyak.
Justru karena itulah, ingin menyuruh para Tian Mo ini bertempur mati-matian dengan Zhao Hai, hampir tidak mungkin. Karena mereka ini bisa dibilang adalah pilar utama Zong Men (Sekte) masing-masing. Jika mereka gugur, maka Zong Men (Sekte) mereka, ke depannya tidak akan punya hari baik. Dikhawatirkan sekejap mata akan dimusnahkan oleh Zong Men (Sekte) lain. Di Tian Mo Jie (Dunia Iblis) sana, tidak akan ada yang peduli dengan kebenaran, mereka tidak akan peduli bagaimana Chang Sheng Qi (Tahap Keabadian) Tian Mo kalian mati, asalkan dia mati, maka Zong Men (Sekte) lain akan bergerak.
Karena alasan ini, para Chang Sheng Qi (Tahap Keabadian) Tian Mo ini tidak ingin bertempur mati-matian dengan Zhao Hai. Inilah juga alasan mengapa Zhao Hai dengan kekuatan seorang diri bisa mengikat kelima puluh Chang Sheng Qi (Tahap Keabadian) Tian Mo ini. Jika para Chang Sheng Qi (Tahap Keabadian) Tian Mo ini mengerahkan kekuatan penuh dan bertempur mati-matian dengan Zhao Hai, bahkan jika datang sepuluh Zhao Hai pun, tidak mungkin bisa mengikat mereka.
Sekarang mereka melihat cara Zhao Hai muncul silih berganti, satu per satu Chang Sheng Qi (Tahap Keabadian) Tian Mo tewas, dan akhirnya berubah menjadi bawahan Zhao Hai yang menyerang mereka. Para Chang Sheng Qi (Tahap Keabadian) Tian Mo ini mulai ketakutan, namun mereka masih belum mundur, mereka masih tidak tega melepaskan gengsi.
Tapi tepat pada saat ini, seorang Chang Sheng Qi (Tahap Keabadian) Tian Mo lagi mati dihantam Huo Shen Cheng (Kota Dewa Api) oleh Zhao Hai, lalu dua Chang Sheng Qi (Tahap Keabadian) Tian Mo lagi mati di tangan bu si sheng wu (makhluk abadi). Pihak Zhao Hai dalam sekejap bertambah tiga ahli, sementara pihak mereka dalam sekejap berkurang tiga ahli. Kali ini para Chang Sheng Qi (Tahap Keabadian) Tian Mo itu akhirnya tidak tahan. Entah siapa yang pertama lari, begitu dia lari, Chang Sheng Qi (Tahap Keabadian) Tian Mo lainnya juga ikut lari. Sekejap mata, mereka lari tunggang langgang, dan dalam sekejap para Chang Sheng Qi (Tahap Keabadian) Tian Mo Jie itu lenyap tak bersisa.
Pasukan besar Tian Mo Zu (Ras Iblis) dan Xiu Shi (Kultivator) yang sedang bertempur hebat, tidak ada yang memperhatikan perubahan di pihak Chang Sheng Qi (Tahap Keabadian) itu. Karena pertempuran sengit Zhao Hai dengan para Chang Sheng Qi (Tahap Keabadian) itu agak berjauhan dengan medan utama, ditambah para Xiu Shi (Kultivator) dan Chang Sheng Qi (Tahap Keabadian) itu sudah kalap, mana ada waktu memperhatikan yang lain.
Tapi ada satu orang yang memperhatikan, orang itu adalah Xuan Gui Lao Ren (Orang Tua Kura-kura Hitam). Meskipun Xuan Gui Lao Ren (Orang Tua Kura-kura Hitam) menurut perkataan Zhao Hai, terus menjaga pasukan besar Xiu Zhen Jie (Dunia Kultivasi) di sini, namun dia tetap sangat memperhatikan situasi di pihak Zhao Hai. Bagaimanapun juga, kedudukan Zhao Hai di Hei Hu Bang (Geng Macan Hitam) sungguh terlalu penting, dia tidak ingin Zhao Hai mengalami bahaya.
Sejatinya, kegagahan Zhao Hai sudah di luar dugaannya. Namun sebagai pengamat, dia lebih awal dari para Chang Sheng Qi (Tahap Keabadian) Tian Mo yang bertarung dengan Zhao Hai, menemukan cara bertempur dan kelemahan Zhao Hai. Bisa dibilang Zhao Hai sepenuhnya mengandalkan shen fa (teknik gerak) yang kuat untuk berkelit dengan musuh. Dia sekarang seorang bisa mengikat lima puluh orang, tetapi jika hanya satu lawan, Zhao Hai bertarung dengannya, juga tidak bisa mengalahkannya, hanya bisa mengikatnya lebih lama. Bisa dibilang, menghadapi satu orang, dan menghadapi lima puluh orang, akibatnya sama. Inilah kehebatan shen fa (teknik gerak) Zhao Hai.
Namun kemunculan bu si sheng wu (makhluk abadi) berikutnya, sangat mengejutkan Xuan Gui Lao Ren (Orang Tua Kura-kura Hitam). Di Xiu Zhen Jie (Dunia Kultivasi) sini, para qiang zhe (penguasa/ahli) Chang Sheng Qi (Tahap Keabadian) memiliki lingkaran sendiri. Para qiang zhe (penguasa/ahli) Chang Sheng Qi (Tahap Keabadian) itu saling mengenal satu sama lain. Tidak peduli sudah berapa lama memasuki Chang Sheng Qi (Tahap Keabadian), setiap kali ada yang baru naik ke Chang Sheng Qi (Tahap Keabadian), mereka akan tahu. Itu adalah lingkaran khusus para qiang zhe (penguasa/ahli) Chang Sheng Qi (Tahap Keabadian), Xiu Shi (Kultivator) di bawahnya sama sekali tidak tahu keberadaan lingkaran ini.
Justru karena itulah, Xuan Gui Lao Ren (Orang Tua Kura-kura Hitam) segera mengenali siapa beberapa bu si sheng wu (makhluk abadi) itu: Tai Shang Zhang Lao (Tetua Tertinggi) dari You Hun Bang (Geng Arwah Gentayangan), Zhu Zhang Lao (Tetua Zhu) dari Wan Yao Zong (Sekte Sepuluh Ribu Iblis), Bian Se Wu Lao (Lima Orang Tua Perubah Warna). Mereka ini di antara para qiang zhe (penguasa/ahli) Chang Sheng Qi (Tahap Keabadian) juga termasuk yang terkenal, tidak mungkin dia tidak mengenal mereka.
==
Ternyata kabar angin itu benar!
Saat Xuan Gui Lao Ren (Kakek Kura-kura Hitam) melihat Zhu chang lao (tetua) dan yang lainnya, dalam hatinya langsung teringat kabar angin di xiu zhen jie (dunia kultivasi) sebelumnya. Konon saat Zhao Hai bertempur dengan You Hun Bang (Geng Roh Gentayangan), dia membunuh Tai Shang Zhang Lao (Tetua Tertinggi) tingkat Chang Sheng qi (Fase Panjang Umur) milik You Hun Bang (Geng Roh Gentayangan). Tentu saja, ini cuma salah satu versi. Versi lainnya adalah, saat Zhao Hai menyerang You Hun Bang (Geng Roh Gentayangan), dia bertemu dua qiang zhe (penguat) tingkat Chang Sheng qi (Fase Panjang Umur), dan akhirnya dia membunuh kedua qiang zhe (penguat) tingkat Chang Sheng qi (Fase Panjang Umur) itu.
Saat versi pertama muncul, tidak ada yang percaya. Karena orang menganggap, qiang zhe (penguat) tingkat Chang Sheng qi (Fase Panjang Umur) You Hun Bang (Geng Roh Gentayangan) pasti dibunuh oleh qiang zhe (penguat) tingkat Chang Sheng qi (Fase Panjang Umur) Heihu Bang (Geng Harimau Hitam). Tidak ada yang percaya Zhao Hai yang membunuh. Semua orang mengira, Zhao Hai bisa bertahan beberapa saat di tangan qiang zhe (penguat) tingkat Chang Sheng qi (Fase Panjang Umur) saja sudah cukup bagus.
Sedangkan versi kedua, sama sekali tidak ada yang percaya. Menurut mereka, versi kedua itu benar-benar omong kosong. Qiang zhe (penguat) tingkat Chang Sheng qi (Fase Panjang Umur) itu eksistensi seperti apa? Di seluruh benua, mereka setara dengan kekuatan tempur tertinggi, simbol tak terkalahkan. Hanya pernah terdengar qiang zhe (penguat) tingkat Chang Sheng qi (Fase Panjang Umur) membunuh sesama qiang zhe (penguat) tingkat Chang Sheng qi (Fase Panjang Umur), belum pernah terdengar ada qiang zhe (penguat) tingkat Du Jie qi (Fase Lulus Ujian) yang bisa melompati tingkat dan membunuh qiang zhe (penguat) tingkat Chang Sheng qi (Fase Panjang Umur). Itu mustahil.
Tapi sekarang Xuan Gui Lao Ren (Kakek Kura-kura Hitam) percaya pada kabar angin itu. Bu si sheng wu (makhluk tak mati) di tangan Zhao Hai ini, sepertinya benar-benar dia yang membunuh. Dari fakta dia seorang diri bisa mengikat lima puluh Tian Mo (Iblis Surgawi) tingkat Chang Sheng qi (Fase Panjang Umur) sudah terlihat, kekuatannya sungguh sangat tangguh.
Sampai akhirnya melihat Zhao Hai membunuh Tian Mo (Iblis Surgawi) tingkat Chang Sheng qi (Fase Panjang Umur) itu, lalu langsung mengubahnya menjadi bu si sheng wu (makhluk tak mati), Xuan Gui Lao Ren (Kakek Kura-kura Hitam) tak tahan merasakan sekujur tubuhnya dingin. Dia benar-benar agak takut. Dia sekarang mengerti, kenapa Heihu Bang (Geng Harimau Hitam) sepertinya tidak terlalu mempedulikan statusnya sebagai Chang Sheng qi (Fase Panjang Umur). Menerimanya ya diterima saja. Dengan ada monster seperti Zhao Hai ini, menerimanya memang bukan perkara hebat.
Xuan Gui Lao Ren (Kakek Kura-kura Hitam) sekarang diam-diam bersyukur, untung dulu dia tidak berbuat keterlaluan, tidak sampai menyinggung Heihu Bang (Geng Harimau Hitam). Kalau tidak, sekarang mungkin sudah jadi bu si sheng wu (makhluk tak mati).
Dan saat ini, qiang zhe (penguat) tingkat Chang Sheng qi (Fase Panjang Umur) dari Tian Mo zu (ras Iblis Surgawi) sudah kalah mundur. Zhao Hai malah menyingkirkan bu si sheng wu (makhluk tak mati) tingkat Chang Sheng qi (Fase Panjang Umur) itu, berbalik terbang ke medan perang.
Xuan Gui Lao Ren (Kakek Kura-kura Hitam) agak segan memandang Zhao Hai. Zhao Hai juga melirik Xuan Gui Lao Ren (Kakek Kura-kura Hitam), tapi hanya mengangguk kecil padanya, tidak berkata apa-apa. Tapi Xuan Gui Lao Ren (Kakek Kura-kura Hitam) mengerti maksud Zhao Hai. Orang lain tidak ada yang memperhatikan pertempuran di sisi Zhao Hai, jadi tidak ada yang melihat Zhao Hai mengubah Tian Mo (Iblis Surgawi) tingkat Chang Sheng qi (Fase Panjang Umur) menjadi bu si sheng wu (makhluk tak mati). Sepertinya Zhao Hai tidak ingin terlalu banyak orang tahu soal ini.
Begitu berpikir, Xuan Gui Lao Ren (Kakek Kura-kura Hitam) segera tahu apa yang harus dia lakukan. Sebaiknya dia tutup mulut rapat-rapat.
Zhao Hai kembali ke Ming Wang Hao (Kapal Raja Neraka). Xuan Gui Lao Ren (Kakek Kura-kura Hitam) juga sampai di Ming Wang Hao (Kapal Raja Neraka). Melihat kedua pihak yang sedang bertempur sengit, Xuan Gui Lao Ren (Kakek Kura-kura Hitam) berkata dengan suara berat, “Tuan, kerugian kita tidak sedikit, kerugian lawan juga tidak sedikit. Secara keseluruhan sekarang seri. Da fa qi (alat sihir besar) kita lebih membantu para xiu shi (kultivator), sedangkan jumlah lawan lebih banyak.”
Zhao Hai mengangguk, berkata dengan suara berat, “Harus cepat selesaikan pertempuran. Begitu qiang zhe (penguat) tingkat Chang Sheng qi (Fase Panjang Umur) itu kembali, bisa jadi Tian Mo jie (dunia Iblis Surgawi) akan kirim bala bantuan. Itu akan lebih tidak mengenakkan.”
Xuan Gui Lao Ren (Kakek Kura-kura Hitam) mengangguk, “Apa aku perlu turun tangan sekuat tenaga? Aku rasa dengan begitu bisa segera menghancurkan mereka!”
Zhao Hai tersenyum tipis, “Tidak usah. Serahkan padaku. Mau adu banyak orang? Hehe, lucu.” Selesai bicara, Zhao Hai melambaikan tangan, sejumlah besar bu si sheng wu (makhluk tak mati) muncul di sekeliling Zhao Hai. Zhao Hai melambaikan tangan ke depan, bu si sheng wu (makhluk tak mati) itu langsung menerjang ke arah Tian Mo zu (ras Iblis Surgawi).
Kemunculan mendadak bu si sheng wu (makhluk tak mati) ini, seketika membuat kedua pihak yang sudah kalap bertempur tersadar. Orang-orang Tian Mo jie (dunia Iblis Surgawi) itu baru menyadari, qiang zhe (penguat) tingkat Chang Sheng qi (Fase Panjang Umur) mereka sudah lenyap. Sedangkan Zhao Hai masih berdiri di Ming Wang Hao (Kapal Raja Neraka), menyerang mereka.
Ini seketika membuat pasukan besar Tian Mo zu (ras Iblis Surgawi) kacau. Mereka sekarang, meskipun bodoh pun mengerti, Tian Mo (Iblis Surgawi) tingkat Chang Sheng qi (Fase Panjang Umur) mereka sudah kalah, dikalahkan Zhao Hai.
Meskipun mereka tidak tahu metode apa yang dipakai Zhao Hai untuk mengalahkan Tian Mo (Iblis Surgawi) tingkat Chang Sheng qi (Fase Panjang Umur) itu, tapi kekuatan Zhao Hai sudah terbukti. Inilah yang membuat mereka panik.
Meskipun jumlah Tian Mo (Iblis Surgawi) itu sangat banyak, tapi mereka sangat paham, mereka tidak akan bisa menahan serangan seorang qiang zhe (penguat) tingkat Chang Sheng qi (Fase Panjang Umur). Sekarang bukan cuma Zhao Hai yang berdiri di sana dengan selamat, di sisi Zhao Hai juga ada seorang qiang zhe (penguat) tingkat Chang Sheng qi (Fase Panjang Umur). Inilah yang paling dikhawatirkan Tian Mo (Iblis Surgawi) itu.
Tapi tak lama kemudian, hal yang lebih mencengangkan bagi Tian Mo zu (ras Iblis Surgawi) terjadi. Mereka mendapati, kemampuan tempur bu si sheng wu (makhluk tak mati) itu ternyata sangat tangguh. Mereka kewalahan menghadapi bu si sheng wu (makhluk tak mati) itu.
Yang paling utama, bu si sheng wu (makhluk tak mati) itu semua berbaris rapi. Saat bertempur, formasi mereka terus berubah. Meskipun Tian Mo zu (ras Iblis Surgawi) ini lebih kuat dari bu si sheng wu (makhluk tak mati) itu, tapi mereka tidak bisa berbuat banyak. Yang paling utama, serangan bu si sheng wu (makhluk tak mati) itu, bagi Tian Mo zu (ras Iblis Surgawi) itu, masih cukup mempan.
Dan saat ini, serangan para xiu shi (kultivator) dari xiu zhen jie (dunia kultivasi) justru semakin gencar. Karena para xiu shi (kultivator) itu juga melihat Zhao Hai, dan mendapati Tian Mo (Iblis Surgawi) tingkat Chang Sheng qi (Fase Panjang Umur) sudah kalah mundur. Ini membuat semangat tempur mereka berkobar, serangan tentu semakin gencar.
Yang satu surut yang satu pasang, pasukan besar Tian Mo zu (ras Iblis Surgawi) akhirnya menunjukkan sedikit kekacauan, dan kekacauan ini perlahan membesar. Dan inilah yang paling diinginkan Zhao Hai.
Zhao Hai mengerti, sebenarnya kalau diurai, pasukan besar Tian Mo zu (ras Iblis Surgawi) hampir sama dengan situasi mereka. Pasukan besar Tian Mo zu (ras Iblis Surgawi) juga terdiri dari gabungan pasukan berbagai zong men (sekret). Secara keseluruhan, hampir sama dengan pasukan gabungan yang sekarang dipimpin Zhao Hai. Hanya saja pasukan besar Tian Mo zu (ras Iblis Surgawi) sudah melalui pelatihan sistematis beberapa waktu, kerja sama mereka lebih baik.
Sekarang terjadi insiden, mereka juga akan merasa takut. Karena mereka ini juga adalah elit dari berbagai zong men (sekret) di Tian Mo jie (dunia Iblis Surgawi). Jika kerugian terlalu banyak, akan membuat zong men (sekret) mereka terpuruk. Ini tidak diinginkan oleh Tian Mo (Iblis Surgawi) mana pun.
Zhao Hai melihat orang-orang Tian Mo Zong (Sekte Iblis Surgawi) itu, tersenyum tipis, menoleh ke Xuan Gui Lao Ren (Kakek Kura-kura Hitam), “Xuan Gui chang lao (tetua), minta tolong turun tangan, hancurkan mereka sekaligus.”
Xuan Gui Lao Ren (Kakek Kura-kura Hitam) juga melihat perubahan di medan perang. Dia sekarang semakin kagum pada Zhao Hai. Begitu dengar Zhao Hai berkata begitu, dia mengiyakan, lalu sosoknya bergerak, berubah menjadi Xuan Gui (Kura-kura Hitam) raksasa, langsung menerjang ke arah orang-orang Tian Mo jie (dunia Iblis Surgawi) itu.
Xuan Gui Lao Ren (Kakek Kura-kura Hitam) adalah qiang zhe (penguat) tingkat Chang Sheng qi (Fase Panjang Umur) senior. Kekuatan serangannya meskipun tidak sekuat pertahanannya, tapi relatif terhadap qiang zhe (penguat) tingkat Du Jie qi (Fase Lulus Ujian) biasa, jelas sangat tangguh. Dia sekali menerjang, tidak ada yang bisa menahannya. Semua orang Tian Mo jie (dunia Iblis Surgawi) terbunuh.
Kekacauan orang-orang Tian Mo jie (dunia Iblis Surgawi) semakin besar. Tapi anehnya, mereka belum lari. Beberapa di antara mereka, masih mengatur orang untuk menahan serangan bu si sheng wu (makhluk tak mati) dan Xuan Gui Lao Ren (Kakek Kura-kura Hitam).
Begitu melihat situasi ini, Zhao Hai menyipitkan mata. Situasi ini agak di luar dugaannya. Zhao Hai mengamati dengan teliti orang-orang Tian Mo jie (dunia Iblis Surgawi) itu. Lama kemudian dia akhirnya menemukan, di antara orang-orang Tian Mo jie (dunia Iblis Surgawi) ini, ada beberapa yang zhan jia (baju perang) mereka agak khusus, berbeda dari zhan jia (baju perang) Tian Mo jie (dunia Iblis Surgawi) lainnya. Zhan jia (baju perang) mereka merah darah, dan mereka jarang bertindak, hanya berdiri di sana. Umumnya mereka berdiri di belakang sekelompok xiu shi (kultivator) Tian Mo jie (dunia Iblis Surgawi). Mereka juga tidak memimpin pertempuran, hanya berdiri di sana, seolah tidak melakukan apa-apa. Tapi semua Tian Mo zu (ras Iblis Surgawi) yang kacau, begitu melihat orang-orang itu, wajah mereka berubah, dan terpaksa memberanikan diri, terus bertempur melawan bu si sheng wu (makhluk tak mati).
Du zhan dui (Tim pengawas perang)! Di benak Zhao Hai langsung terlintas kata itu. Orang Tian Mo zu (ras Iblis Surgawi) berbaju merah itu, pasti du zhan dui (tim pengawas perang). Zhao Hai tidak menyangka, orang Tian Mo jie (dunia Iblis Surgawi) ternyata memasang du zhan dui (tim pengawas perang) di tengah pasukan besar. Pantas saja sudah sampai taraf begini, pasukan besar Tian Mo jie (dunia Iblis Surgawi) masih bertahan.
Zhao Hai mendengus dingin, sosoknya bergerak, fa xiang (manifestasi dharma)-nya muncul, langsung menerjang ke tengah pasukan besar Tian Mo jie (dunia Iblis Surgawi). Kali ini targetnya adalah du zhan jun (pasukan pengawas perang) berbaju merah itu.
Du zhan jun (pasukan pengawas perang) berbaju merah itu, kekuatannya tidak lebih kuat dari Tian Mo zu (ras Iblis Surgawi) lainnya, tentu tidak mungkin menjadi lawan Zhao Hai. Satu per satu du zhan jun (pasukan pengawas perang) dibunuh Zhao Hai. Dan Tian Mo zu (ras Iblis Surgawi) yang tidak melihat du zhan jun (pasukan pengawas perang) lagi, sepertinya kehilangan beban terakhir di hati mereka, menjadi semakin kacau.
Dengan pengejaran Zhao Hai dan Xuan Gui Lao Ren (Kakek Kura-kura Hitam), pasukan besar Tian Mo jie (dunia Iblis Surgawi) semakin kacau. Akhirnya muncul prajurit kabur. Munculnya prajurit kabur akan memicu reaksi berantai. Tak lama kemudian, sejumlah besar orang Tian Mo jie (dunia Iblis Surgawi) mulai kocar-kacir kabur.
Begitu melihat ada yang kabur, serangan Zhao Hai dan yang lain semakin gencar. Ini juga menyebabkan semakin banyak orang Tian Mo jie (dunia Iblis Surgawi) kabur. Bahkan da fa qi (alat sihir besar) Tian Mo jie (dunia Iblis Surgawi) sudah mulai mundur, apalagi prajurit biasa.
Akhirnya, setelah Zhao Hai membunuh lebih dari seratus Tian Mo (Iblis Surgawi) du zhan dui (tim pengawas perang), pasukan besar Tian Mo zu (ras Iblis Surgawi) mulai mengalami kekalahan besar-besaran. Semua orang mati-matian lari ke belakang, tidak ada yang mau tinggal.
Dan saat ini, yang harus dilakukan orang xiu zhen jie (dunia kultivasi) sangat sederhana: mengejar, membunuh. Tapi Zhao Hai tidak ingin memberi terlalu banyak kesempatan pada mereka. Setelah mereka mengejar sebentar, Zhao Hai memerintahkan semua orang mundur. Lalu membawa pergi semua xiu shi (kultivator) yang gugur, dan da fa qi (alat sihir besar) yang masih utuh menarik da fa qi (alat sihir besar) yang rusak dan kehilangan kemampuan tempur, perlahan mundur.
Zhao Hai melakukan ini, karena bala bantuan Tian Mo jie (dunia Iblis Surgawi) sudah keluar. Dan di antara bala bantuan itu, ada qiang zhe (penguat) tingkat Chang Sheng qi (Fase Panjang Umur), dan da fa qi (alat sihir besar) baru. Jika saat ini tidak mundur, maka mereka besar kemungkinan akan dihajar habis-habisan oleh bala bantuan Tian Mo jie (dunia Iblis Surgawi). Saat itu, yang kocar-kacir mundur mungkin mereka.
Pasukan besar kembali ke dalam da fa qi (alat sihir besar), perlahan mundur. Bersamaan itu, Zhao Hai juga mengirim surat pada Zhang Feng dan yang lain, memberitahu situasi terkini di medan perang. Dalam pertempuran ini, mereka total membunuh musuh sekitar seratus lima puluh ribu, pihak sendiri rugi sekitar lima puluh ribu. Rasio tiga banding satu, tidak rendah, tapi juga tidak tinggi. Perlu diketahui mereka menghadapi Tian Mo zu (ras Iblis Surgawi), rasio kerugian ini tidak tinggi.
Tentu saja, Tian Mo zu (ras Iblis Surgawi) yang mati juga semuanya diubah Zhao Hai menjadi bu si sheng wu (makhluk tak mati). Sedangkan xiu shi (kultivator) yang gugur tidak dia sentuh. Mereka akan dibawa pulang untuk dikebumikan. Bagaimanapun, mereka juga kawan seperjuangan yang bertempur bersamanya. Meskipun dia ingin lebih banyak bu si sheng wu (makhluk tak mati), tapi dia tidak akan tega pada mayat para xiu shi (kultivator) itu.
==
Ini sebenarnya adalah beberapa pengujian, bukan pengujian Zi You Lian Meng (Aliansi Bebas) terhadap Tian Mo Jie (Alam Iblis), melainkan pengujian zong men (sekter) lain terhadap Hei Hu Bang (Geng Macan Hitam). Orang-orang dari zong men lain, melakukan pengujian terhadap Hei Hu Bang. Zong men itu ingin melihat bagaimana sebenarnya kemampuan tempur Hei Hu Bang, ingin melihat, apakah Hei Hu Bang akan memanfaatkan kesempatan ini untuk menyerang musuh-musuh mereka sebelumnya.
Justru karena inilah, maka di antara orang-orang yang ikut serta dalam ekspedisi Zhao Hai kali ini, tidak banyak gao shou (ahli). Chang Sheng qi qiang zhe (Kultivator Tahap Keabadian yang kuat) bahkan hanya ada Xuan Gui Lao Ren (Kakek Kura-kura Hitam) seorang. Orang-orang yang dikirim zong men lain, juga bukan he xin di zi (murid inti) di zong men mereka, hanya beberapa nei men di zi (murid dalam) saja.
Dan kali ini Zhao Hai bertindak sangat cemerlang. Meskipun rasio kerugian tempur sekitar sepertiga, namun dia menang dengan jumlah lebih sedikit. Dengan kekuatan satu juta, dia mengalahkan dua juta pasukan besar Tian Mo Jie (Alam Iblis), yang di dalamnya termasuk dua ratus da fa qi (Alat Besar) dan lima puluh Chang Sheng qi qiang zhe (Kultivator Tahap Keabadian yang kuat). Kemenangan seperti ini, cukup bisa disebut sebagai kemenangan besar.
Kemenangan besar seperti ini tidak hanya bisa mendapatkan beberapa jarahan perang, yang paling utama adalah, mereka akan memberikan kepercayaan diri kepada zong men lain, membuat zong men lain semakin teguh berdiri bersama Hei Hu Bang melawan pasukan besar Tian Mo Jie (Alam Iblis).
Bagaimanapun juga, Zi You Lian Meng (Aliansi Bebas) yang dibentuk Hei Hu Bang dan mereka, adalah organisasi yang sangat longgar. Jika Hei Hu Bang tidak menunjukkan kemampuan tempur yang bisa mengalahkan pasukan besar Tian Mo zu (suku Iblis), maka zong men itu mungkin akan mempertimbangkan untuk bergabung ke dalam aliansi yang dibentuk sembilan da zong men (sembilan sekte besar). Meskipun mungkin akan diperdaya oleh sembilan da zong men (sembilan sekte besar), tapi itu lebih baik daripada zong men mereka dimusnahkan.
Orang-orang di xiu zhen jie (dunia kultivasi) semuanya egois. Yang pertama mereka pertimbangkan selamanya adalah diri mereka sendiri, kepentingan mereka sendiri, kepentingan zong men (sekter) tempat mereka berada. Yang lainnya, semuanya palsu.
Tepat saat Zhao Hai dan yang lainnya berangkat ekspedisi, sudah banyak perwakilan zong men (sekter) berlari ke Hei Hu Bang (Geng Macan Hitam) untuk menunggu kabar. Mereka semua takut zong men mereka menderita kerugian terlalu besar, terutama beberapa xiao zong men (sekter kecil).
Setelah pertempuran besar, Zhao Hai kembali mengundang para perwakilan zong men (sekter) ke Ming Wang Hao (Kapal Raja Neraka). Orang-orang itu kali ini sampai di Ming Wang Hao, jauh lebih patuh daripada sebelumnya. Kali sebelumnya, mereka terhadap Zhao Hai yang memimpin pasukan, masih agak tidak terima. Bagaimanapun juga, mereka belum pernah melihat kehebatan Zhao Hai, hanya mendengar kabar angin. Tapi mereka tidak percaya pada kabar angin, jadi semua ingin menantang status Zhao Hai.
Tapi setelah pertempuran barusan, orang-orang ini menjadi patuh. Zhao Hai memang benar-benar memiliki kekuatan. Seorang diri menghadapi lima puluh Chang Sheng qi Tian Mo (Iblis Tahap Keabadian). Meskipun tidak tahu mengapa Chang Sheng qi Tian Mo itu kalah mundur, tapi ini cukup menjelaskan kekuatan Zhao Hai. Menghadapi gao shou (ahli) seperti ini, bagaimana mungkin mereka masih berani bersikap sombong sedikit pun.
Setelah mengundang semua orang lagi ke dalam kabin Ming Wang Hao (Kapal Raja Neraka), melihat semua orang yang patuh itu, Zhao Hai dalam hatinya mengerti mengapa mereka patuh. Xiu zhen jie (dunia kultivasi) bagaimanapun adalah tempat yang berbicara dengan kekuatan. Dia telah menunjukkan kekuatannya, tentu akan mendapatkan rasa hormat orang-orang ini.
Zhao Hai menatap mereka, lalu berkata dengan suara berat, “Saudara-saudara, pertempuran ini kita menang. Meskipun banyak yang gugur, tapi kita menang dengan jumlah lebih sedikit, mengalahkan Tian Mo zu (suku Iblis). Orang Tian Mo zu tidaklah hebat. Mereka juga bisa mati, juga bisa kalah, juga bisa lari. Kita sepenuhnya bisa mengalahkan mereka, bahkan bisa menyerang sampai ke Tian Mo Jie (Alam Iblis), menduduki Tian Mo Jie!”
Para xiu shi (kultivator) itu diam mendengarkan perkataan Zhao Hai. Jika dulu Zhao Hai mengatakan hal seperti ini, pasti banyak orang yang akan mencibir. Tapi sekarang tidak ada yang mengajukan pendapat apa pun, bahkan mereka merasakan darah mereka mendidih, karena mereka menang.
Zhao Hai menatap wajah orang-orang yang agak memerah itu, lalu melanjutkan dengan suara berat, “Di sini saya ingin berterima kasih pada saudara-saudara. Jika bukan karena kerja sama kalian, kita tidak mungkin mengalahkan mereka. Kalian semua hebat, semuanya pahlawan. Saya Zhao Hai di sini berterima kasih pada kalian.” Selesai berkata, dia memberi hormat pada mereka.
Orang-orang itu segera berdiri, membalas hormat Zhao Hai. Di wajah mereka masih ada sedikit rasa malu. Beberapa orang bahkan berkata, “Tuan, ini terlalu berlebihan bagi kami!”
Zhao Hai berdiri, melambaikan tangan, lalu mempersilakan semua orang duduk kembali. Baru kemudian dia berkata, “Kita, orang-orang ini, dengan apa bisa mengalahkan Tian Mo (Iblis) dari Tian Mo zu (suku Iblis)? Dengan persatuan kita. Asalkan kita, orang-orang ini, bersatu padu, baik Tian Mo (Iblis) dari Tian Mo Jie (Alam Iblis) maupun da zong men (sekter besar) itu, tidak ada yang berani mengganggu kita. Jadi saya harap kalian semua ke depannya, juga bisa seperti hari ini, bersatu. Hanya dengan begini, kita tidak perlu takut pada siapa pun!”
Semua orang serempak mengangguk. Zhao Hai melanjutkan, “Kali ini membunuh Tian Mo zu (suku Iblis) itu, kita tidak mendapat terlalu banyak jarahan perang. Hanya mendapat beberapa da fa qi (Alat Besar) yang rusak. Tapi tidak apa-apa. Ke depan kita akan mendapat lebih banyak barang bagus. Da fa qi ini, setelah pulang, asalkan diperbaiki, itu adalah jarahan kita, jarahan terbesar dan terbaik!”
Semua orang tertawa terbahak-bahak, suasana semakin memuncak! Zhao Hai saat ini juga mengeluarkan beberapa ling jiu (arak spiritual), lalu berkata pada semua orang, “Hari ini saya juga berbesar hati, mengundang kalian semua untuk minum segelas arak kemenangan. Tapi kalian harus hemat sedikit. Kalau sekali minum saja membuat saya bangkrut, maka saya akan pergi menumpang makan dan minum di tempat kalian.”
Mendengar Zhao Hai berkata demikian, semua orang tidak bisa tidak tertawa terbahak-bahak. Rasa segan dan hormat mereka pada Zhao Hai sedikit berkurang, namun rasa kedekatan mereka justru bertambah besar. Semua orang berlari berebut arak, untuk sementara suasana mencapai puncaknya.
Dan semua ini dilihat oleh orang lain yang berdiri di samping. Orang ini adalah Xuan Gui Lao Ren (Kakek Kura-kura Hitam). Xuan Gui Lao Ren kali ini tidak seperti sebelumnya duduk di samping Zhao Hai. Kali ini dia hanya berdiri di pojok, diam-diam memperhatikan Zhao Hai, memperhatikan Zhao Hai dengan mudahnya mengendalikan emosi para xiu shi (kultivator) itu, dan pada akhirnya membuat para xiu shi itu rasa sukanya bertambah besar, kekhawatiran sebelumnya di hati lenyap tanpa jejak.
Melihat para xiu shi (kultivator) yang sedang berebut minum arak itu, Xuan Gui Lao Ren tidak bisa tidak menghela napas. Dia sekarang terhadap kemampuan Zhao Hai benar-benar merasa sangat terkejut. Bukan hanya kekuatannya yang sangat tangguh, kemampuan memimpin pertempuran yang lebih unggul, bahkan dalam penanganan pasca perang, dalam bergaul dan bertindak, itu juga pilihan terbaik. Orang seperti ini, di mana pun dia ditempatkan di zong men (sekter), adalah keberadaan yang luar biasa.
Dia sekarang juga mengerti, mengapa orang-orang di Hei Hu Bang (Geng Macan Hitam) begitu menghormati Zhao Hai. Bahkan Xuan Gui Lao Ren bisa memastikan, perubahan Hei Hu Bang sekarang, pasti ada hubungannya dengan Zhao Hai.
Setelah minum sebentar dengan orang-orang itu, Zhao Hai baru menyuruh mereka pulang. Bersamaan dengan itu, pasukan besar juga sudah memasuki wilayah yang dikuasai xiu zhen jie (dunia kultivasi). Zhao Hai khawatir orang Tian Mo Jie (Alam Iblis) akan membalas, jadi dia menyuruh xiao zong men (sekter kecil) yang berada di antara wilayah kekuasaan xiu zhen jie dan Tian Mo Jie itu, untuk bersiap mundur setiap saat. Bersamaan dengan itu, dia sendiri membawa lima ratus ribu orang dan lima puluh da fa qi (Alat Besar) tinggal di sana untuk berjaga, menyuruh yang lain kembali ke belakang untuk beristirahat, dan meminta belakang mengirim pasukan bantuan.
Zhao Hai sangat paham, perang antara mereka dengan Tian Mo Jie (Alam Iblis), tidak mungkin berakhir hanya dengan satu dua pertempuran. Itu tidak realistis. Ini akan menjadi perang jangka panjang. Yang dipertaruhkan adalah kekuatan, juga material, juga tenaga manusia.
Sekarang Zhao Hai menyuruh xiao zong men (sekter kecil) itu pergi, adalah agar mereka tidak menderita terlalu banyak kerugian. Bagaimanapun juga, xiao zong men itu juga bisa dianggap sebagai kekuatan. Dan mereka pergi, pasti akan membawa semua sumber daya untuk kultivasi. Barang-barang itu tidak akan didapatkan oleh orang Tian Mo Jie (Alam Iblis). Dengan begitu, Tian Mo Jie tidak akan mendapat pasokan dari xiu zhen jie (dunia kultivasi).
Jian bi qing ye (membersihkan ladang dan memperkuat benteng), yang ingin dilakukan Zhao Hai sekarang adalah jian bi qing ye, tidak membiarkan orang Tian Mo Jie (Alam Iblis) itu begitu mudah mendapatkan berbagai materi kultivasi. Hanya dengan begini bisa perlahan-lahan menghabiskan daya orang Tian Mo zu (suku Iblis). Sampai orang Tian Mo zu tidak mampu lagi bertahan dan mundur, barulah mereka bisa disebut menang.
Zhao Hai tidak hanya memperhatikan situasi pertempuran antara dirinya dengan pasukan besar Tian Mo Jie (Alam Iblis), tapi juga memperhatikan situasi pertempuran antara Bai Hua Gu Lian Meng (Aliansi Lembah Seratus Bunga) dengan pasukan besar, juga situasi pertempuran antara Wan Yao Zong Lian Meng (Aliansi Sekte Sepuluh Ribu Monster) dengan pasukan besar Tian Mo Jie.
Namun yang membuat Zhao Hai agak kecewa, kedua aliansi ini sekarang belum bertempur dengan pasukan besar Tian Mo Jie (Alam Iblis). Bai Hua Gu Lian Meng (Aliansi Lembah Seratus Bunga) di sana sepertinya sedang mengumpulkan pasukan, Wan Yao Zong (Sekte Sepuluh Ribu Monster) di sana juga kurang lebih sama.
Sekarang pasukan besar Tian Mo zu (suku Iblis) yang harus dihadapi Zhao Hai dan mereka ada dua pasukan, totalnya sekitar tujuh juta orang. Selain pasukan Tian Mo (Iblis) yang sudah bertempur dengan mereka ini, ada satu pasukan Tian Mo (Iblis) lain yang juga tidak jauh dari wilayah kekuasaan Zi You Lian Meng (Aliansi Bebas) Zhao Hai dan mereka. Tapi pasukan Tian Mo (Iblis) itu hanya dua juta orang, dan Chang Sheng qi gao shou (ahli Tahap Keabadian) juga tidak banyak. Zhao Hai untuk sementara tidak perlu khawatir tentang itu. Tapi dengan adanya pasukan seperti itu di sana, juga bukan hal baik. Selama mereka masih di sana, Zhao Hai dan mereka terpaksa harus membagi sebagian pasukan untuk berhadapan dengan mereka, tidak bisa sepenuhnya melawan musuh di hadapan mereka.
Sedangkan pasukan besar Tian Mo zu (suku Iblis) yang harus dihadapi aliansi Bai Hua Gu (Lembah Seratus Bunga) itu, sekitar enam juta orang. Tapi pasukan Tian Mo (Iblis) itu tidak membagi pasukan. Hanya satu pasukan besar yang berkedudukan di sana, berhadapan dengan Bai Hua Gu Lian Meng (Aliansi Lembah Seratus Bunga). Kedua belah pihak sepertinya tidak ada niat untuk bertempur. Ini agak mengejutkan Zhao Hai.
Terakhir adalah musuh yang harus dihadapi Wan Yao Zong Lian Meng (Aliansi Sekte Sepuluh Ribu Monster). Musuh yang harus dihadapi Wan Yao Zong Lian Meng (Aliansi Sekte Sepuluh Ribu Monster) jumlahnya mencapai lima pasukan, jumlah orangnya bahkan sekitar lima belas juta. Jelas orang Tian Mo zu (suku Iblis) sebelum invasi telah melakukan banyak pekerjaan. Mereka juga tahu di Bei Yi Zhou (Benua Utara yang Asing) ini, zong men (sekter) mana yang paling kuat.
Seluruh pasukan besar Tian Mo Jie (Alam Iblis) di Bei Yi Zhou (Benua Utara yang Asing) ini jumlahnya mencapai hampir tiga puluh juta. Jumlah ini sungguh sangat mengerikan. Tapi kalau dipikir, jumlah orang yang bisa dimobilisasi di xiu zhen jie (dunia kultivasi) sini, juga pasti tidak sedikit. Ini adalah tabrakan frontal antara dua wei mian (bidang dimensi) besar, tentu saja percikan api beterbangan, sangat sengit.
Musuh yang harus dihadapi Zhao Hai dan mereka sekarang ada lima juta orang, sedangkan dia hanya meninggalkan lima ratus ribu orang di sini. Rasio satu banding sepuluh, sepertinya terlalu sedikit. Tapi Zhao Hai tidak terlalu khawatir. Sekarang mereka berada di wilayah kekuasaan Zi You Lian Meng (Aliansi Bebas). Di sini mereka bisa mendapat pasokan kapan saja. Dan mereka kali ini menang, percaya bahwa Zhang Feng di sana akan mudah diajak bicara. Nanti pasti akan mengirim pasukan bantuan untuk mendukung mereka. Di tempat mereka berada, ada banyak xiao zong men (sekter kecil). Meskipun orang-orang xiao zong men itu dievakuasi, Zhao Hai akan menyuruh mereka meninggalkan chuan song zhen (formasi pemindahan). Dengan adanya chuan song zhen xiao zong men itu, pasukan bantuan dari belakang bisa tiba di tempatnya dalam waktu sesingkat mungkin. Jadi Zhao Hai tidak takut pada lima juta pasukan besar di seberang sana.
Dan jumlah bu si sheng wu (makhluk tak mati) di kong jian (ruang) Zhao Hai sekarang sekali lagi bertambah. Dia tidak takut pada pasukan besar Tian Mo zu (suku Iblis). Hanya saja sekarang belum waktunya untuk menunjukkan semua kekuatannya.
Hati Zhao Hai selalu samar-samar merasa ada yang tidak beres. Da zong men (sekter besar) di xiu zhen jie (dunia kultivasi) itu, mana ada yang bukan orang licik? Apakah mereka benar-benar tidak bisa melihat ancaman Tian Mo Jie (Alam Iblis)? Karena mereka bisa melihatnya, lalu mengadakan hal seperti perebutan kekuasaan itu, maka urusan ini ada kejanggalan. Di balik ini, apakah ada sesuatu yang tidak dia ketahui?
==
Zhang Feng telah menerima laporan dari Zhao Hai, sekarang dia bersama Hu Liang Chen duduk di Shu Fang (Ruang Baca) nya, dengan wajah bersemangat memegang Jian Yu (Pedang Giok) pengirim pesan yang dikirim kembali oleh Zhao Hai.
Hu Liang Chen juga tampak bersemangat, jelas dia juga tahu isi Jian Yu (Pedang Giok) itu. Melihat ekspresi Zhang Feng, Hu Liang Chen terkekeh ringan, berkata dengan suara berat, “Bang Leader (Pemimpin Geng), sekarang apakah sebaiknya kita memberitahukan kabar ini kepada para perwakilan sekte lain?”
Zhang Feng tersenyum tipis dan berkata, “Menurutku tidak usah. Mereka mungkin sudah tahu, bahkan bisa jadi sekarang ada yang sedang ingin berkunjung kepada kita. Aku tak percaya orang di sekte mereka tidak akan memberitahukan kabar ini kepada mereka. Bagus, Xiao Hai kali ini melakukannya dengan cemerlang.”
Hu Liang Chen juga tampak gembira, tapi bagaimanapun dia sudah melalui badai besar. Meskipun senang, dia tetap sangat tenang. Dia berkata dengan suara berat, “Kali ini Xiao Hai mengirim pulang setengah dari pasukan untuk beristirahat dan memulihkan diri, hanya menyisakan lima ratus ribu orang di garis depan. Itu terlalu berbahaya. Menurutku kita harus segera mengatur pasukan bantuan. Orang-orang Tian Mo Zu (Suku Iblis Surgawi) itu tidak akan membiarkan hal ini begitu saja.”
Kegembiraan di wajah Zhang Feng mereda. Dia mengangguk, “Benar, sekarang memang harus mendukung Xiao Hai. Lima ratus ribu orang bertahan di sana terlalu berbahaya. Mereka harus menghadapi pasukan sebesar lima juta.”
Hu Liang Chen mengangguk. Tepat pada saat itu, tiba-tiba terdengar suara dari luar, “Lapor Bang Leader (Pemimpin Geng), Tie Dao Men (Gerbang Pedang Besi), Chen Sha Zong (Sekte Pasir Tenggelam), Ju Li Bang (Geng Kekuatan Raksasa), Gui Ling Zong (Sekte Hantu), Gu Jia Zong (Sekte Zirah Tulang) dan beberapa sekte lainnya bersama-sama meminta bertemu.”
Zhang Feng menoleh ke Hu Liang Chen dan berkata, “Lihat, mereka datang. Hidung orang-orang ini sangat tajam. Tapi kedatangan mereka tepat waktu. Sekarang juga saatnya mereka harus mengeluarkan sedikit darah.”
Hu Liang Chen mengangguk, “Memang harus mengeluarkan sedikit darah. Sekarang kita sudah resmi bertempur dengan orang Tian Mo Zong (Sekte Iblis Surgawi). Jika mereka masih tidak mengirim pasukan bantuan, itu agak keterlaluan. Ayo, temui mereka.”
Zhang Feng mengangguk, berdiri, dan bersama Hu Liang Chen berjalan keluar. Tentu saja Zhang Feng tidak bisa menemui orang-orang itu di Shu Fang (Ruang Baca) nya. Meskipun Shu Fang (Ruang Baca) nya cukup besar, biasanya hanya untuk membahas urusan internal Hei Hu Bang (Geng Harimau Hitam). Menemui mereka tentu harus di ruang pertemuan khusus.
Saat Zhang Feng dan Hu Liang Chen tiba di ruang pertemuan, sudah ada ratusan perwakilan sekte duduk di sana. Para perwakilan ini tampak gembira, duduk berdiskusi tentang sesuatu.
Begitu melihat Zhang Feng dan Hu Liang Chen masuk, mereka segera berdiri memberi hormat kepada Zhang Feng dan Hu Liang Chen. Keduanya tahu, orang-orang ini bersikap hormat kepada mereka sepenuhnya karena Zhao Hai memenangkan pertempuran besar di luar. Tapi mereka menerimanya dengan tenang, tanpa rasa tidak enak, bagaimanapun Zhao Hai mewakili seluruh Hei Hu Bang (Geng Harimau Hitam).
Zhang Feng dan Hu Liang Chen duduk di depan ruang pertemuan. Zhang Feng melambaikan tangan, orang-orang di bawah perlahan menjadi tenang. Zhang Feng lalu berkata dengan suara berat, “Saudara-saudara sekalian, saya kira kalian sudah menerima kabar. Kali ini Xiao Hai memimpin Zi You Di Yi Jun Tuan (Korps Pertama Kemerdekaan) untuk bertempur melawan pasukan besar Tian Mo (Iblis Surgawi). Kemenangan besar di pertempuran pertama ini, bagi kita semua, pasti merupakan kabar baik. Pertempuran ini menunjukkan kegagahan dunia kultivasi, membuat makhluk-makhluk di Tian Mo Jie (Dunia Iblis Surgawi) tahu, Xiu Shi (Kultivator) dunia kultivasi tidak bisa dianggap enteng.”
Semua orang bersorak setuju, bertepuk tangan dengan keras. Seperti yang dikatakan Zhang Feng, invasi Tian Mo Jie (Dunia Iblis Surgawi) bagaikan batu besar yang menekan hati semua orang. Tapi sekarang batu itu sedikit longgar, karena kemenangan besar ini membuat Xiu Shi (Kultivator) dunia kultivasi melihat, orang Tian Mo Jie (Dunia Iblis Surgawi) bukannya tidak terkalahkan.
Zhang Feng ikut bertepuk tangan bersama yang lain, lalu melambaikan tangan. Setelah semua tenang, Zhang Feng berkata, “Sekarang setengah dari pasukan Di Yi Jun Tuan (Korps Pertama) sedang dalam perjalanan pulang. Mereka mundur untuk beristirahat dan memulihkan diri. Maka kita perlu mengirim pasukan bantuan ke depan. Bagaimana pendapat para perwakilan sekalian?”
Para perwakilan sekte itu tahu Zhang Feng pasti akan menyinggung hal ini. Sebenarnya ini juga yang ingin mereka bicarakan. Pasukan yang berhadapan dengan pasukan besar Tian Mo Zu (Suku Iblis Surgawi) di depan hanya lima ratus ribu orang. Bagaimana mereka bisa tenang? Jika pasukan besar Tian Mo Jie (Dunia Iblis Surgawi) benar-benar menerobos masuk ke wilayah kekuasaan Zi You Lian Meng (Aliansi Kemerdekaan), mereka juga akan ikut celaka.
Jadi orang-orang itu tidak ada yang menolak, tapi juga tidak ada yang menyambut. Cara seperti ini tidak pernah diduga Zhang Feng. Dia memandang mereka, berkata dengan suara berat, “Saudara-saudara sekalian, Di Yi Jun Tuan (Korps Pertama) harus menghadapi musuh hampir lima juta pasukan. Kita harus waspada. Karena itu saya mengusulkan, setiap sekte membentuk pasukan sebesar tiga juta orang, dikirim ke garis depan, digabungkan ke Di Yi Jun Tuan (Korps Pertama), untuk mempertahankan serangan Tian Mo Jie (Dunia Iblis Surgawi). Sekaligus membentuk pasukan kedua tidak kurang dari satu setengah juta orang, untuk berhadapan dengan pasukan besar Tian Mo (Iblis Surgawi) lainnya yang ada di dekat kita. Bagaimana pendapat saudara-saudara sekalian?”
Para perwakilan sekte itu mulai berdiskusi dengan suara rendah. Sejujurnya, mereka tidak keberatan dengan usulan Zhang Feng ini. Jumlah penambahan pasukan yang diajukan Zhang Feng masih dalam batas yang bisa mereka terima. Tapi urusan ini mereka tidak bisa memutuskannya sendiri.
Saat itu perwakilan Tie Dao Men (Gerbang Pedang Besi) berdiri, membungkuk kepada Zhang Feng dan Hu Liang Chen, “Bang Leader Zhang, Zhang Lao (Tetua) Hu, kami setuju dengan urusan ini. Tapi yang membuat keputusan akhir tetaplah Zong Zhu (Pemimpin Sekte) kami. Jadi saya harus melaporkan ini ke atas, menunggu pendapat sekte. Tapi mohon tenang, saya juga akan menyampaikan pendapat saya kepada Zong Zhu (Pemimpin Sekte).”
Para perwakilan sekte lain juga berpendapat sama. Zhang Feng memandang mereka, menghela nafas pasrah. Dia sekarang sangat ingin segera mengirim pasukan bantuan kepada Zhao Hai, karena dia takut jika terlalu lama, Zhao Hai akan mendapat masalah. Tapi meskipun aliansi mereka ini secara nominal memiliki pemimpin aliansi, kendali atas sekte-sekte di bawahnya sama sekali tidak ada. Jadi para perwakilan harus melapor ke Zong Zhu (Pemimpin Sekte) mereka, dia tidak bisa mencegah.
Tapi dengan demikian, akan banyak waktu terbuang. Bagi medan perang, ini bisa menyebabkan banyak hal tak terduga.
Karena itu, setelah mendengar ucapan para perwakilan, Zhang Feng tetap berkata dengan suara berat, “Saya mengerti kalian. Tapi kalian juga harus tahu, di medan perang, waktu adalah nyawa. Banyak murid sekte kalian sekarang juga berada di garis depan. Lima ratus ribu menghadapi lima juta, apa artinya ini, kalian seharusnya lebih paham dariku. Karena itu saya berharap, saat kalian melapor ke sekte, buat agar setiap sekte merespons secepat mungkin. Jika tidak, jika terjadi sesuatu di garis depan, itu bukan hanya urusan Hei Hu Bang (Geng Harimau Hitam) kita.”
Semua mengiyakan. Zhang Feng hendak berpesan lagi, tiba-tiba sebuah Qi Shi (Momentum) yang mencengangkan muncul dari kedalaman pangkalan Hei Hu Bang (Geng Harimau Hitam). Zhang Feng sedikit tertegun, lalu wajahnya berubah. Qi Shi (Momentum) ini jelas adalah ciri khas seorang kuat tahap Chang Sheng Qi (tahap Kehidupan Abadi). Dan sekarang di pangkalan sini, seharusnya tidak ada kuat tahap Chang Sheng Qi (tahap Kehidupan Abadi). Apa mungkin ada ahli tahap Chang Sheng Qi (tahap Kehidupan Abadi) musuh yang menyusup ke pangkalan?
Begitu berpikir, Zhang Feng segera berdiri, menoleh ke Hu Liang Chen yang juga tampak bingung. Hu Liang Chen sekarang juga penuh keheranan, jelas dia juga dibuat bingung oleh Qi Xi (Aura) ini.
Mereka mengira ada orang yang menyusup ke pangkalan, tapi segera mengingkari pikiran itu. Karena Qi Shi (Momentum) itu datang dari dalam pangkalan. Dan di dalam pangkalan Hei Hu Bang (Geng Harimau Hitam) mereka, sekarang sudah diaktifkan tindakan pertahanan. Bahkan kuat tahap Chang Sheng Qi (tahap Kehidupan Abadi) pun tidak bisa masuk. Bagaimana mungkin di sana muncul Qi Xi (Aura) seorang kuat tahap Chang Sheng Qi (tahap Kehidupan Abadi)?
Tiba-tiba mereka berdua memikirkan sesuatu, keheranan di wajah mereka berubah menjadi kegembiraan. Zhang Feng menoleh ke para perwakilan sekte dan berkata, “Saudara-saudara sekalian, ada kejadian mendadak di dalam geng. Silakan kembali ke gua kediaman masing-masing, laporkan urusan penambahan pasukan. Kami harus segera menanganinya.”
Para perwakilan sekte itu juga bukan bodoh. Mereka juga merasakan Qi Xi (Aura) kuat tahap Chang Sheng Qi (tahap Kehidupan Abadi) itu. Mereka tentu tahu, pasti ada sesuatu yang terjadi di Hei Hu Bang (Geng Harimau Hitam). Tapi melihat ekspresi Zhang Feng mereka sepertinya kabar baik.
Qi Xi (Aura) kuat tahap Chang Sheng Qi (tahap Kehidupan Abadi), dan kabar baik, hanya ada satu kemungkinan: Hei Hu Bang (Geng Harimau Hitam) kembali memiliki orang yang naik ke tahap Chang Sheng Qi (tahap Kehidupan Abadi). Dan orang ini tidak sulit ditebak, pasti mantan Bang Leader (Pemimpin Geng) Hei Hu Bang (Geng Harimau Hitam), Tie Zhan Tian!
Urusan Tie Zhan Tian menutup diri untuk menerobos ke tahap Chang Sheng Qi (tahap Kehidupan Abadi) bukan rahasia di Bei Yi Zhou (Benua Utara yang Berbeda). Banyak orang tahu. Hanya saja Tie Zhan Tian belum berhasil, jadi orang perlahan melupakan hal ini. Sekarang tampaknya, Tie Zhan Tian mungkin berhasil menerobos ke tahap Chang Sheng Qi (tahap Kehidupan Abadi).
Situasi ini sangat penting. Perlu diketahui Zi You Lian Meng (Aliansi Kemerdekaan) yang dibentuk Hei Hu Bang (Geng Harimau Hitam) ini semuanya adalah sekte menengah dan kecil. Di sekte menengah dan kecil ini, ada yang sama sekali tidak punya ahli tahap Chang Sheng Qi (tahap Kehidupan Abadi). Ada yang punya, tapi jumlahnya sangat sedikit, hanya satu atau dua. Sekarang Hei Hu Bang (Geng Harimau Hitam) tiba-tiba bertambah satu kuat tahap Chang Sheng Qi (tahap Kehidupan Abadi), sama saja dengan peningkatan kekuatan yang signifikan. Apa pengaruhnya terhadap Zi You Lian Meng (Aliansi Kemerdekaan) ini, sulit dikatakan.
Justru karena harus melaporkan situasi ini ke sekte masing-masing, para perwakilan itu tidak tinggal lama. Mereka cepat-cepat kembali ke gua kediaman, lalu mengeluarkan Jian Yu (Pedang Giok) pengirim pesan, melaporkan urusan penambahan pasukan dan kemungkinan Tie Zhan Tian menjadi kuat tahap Chang Sheng Qi (tahap Kehidupan Abadi) ke sekte mereka.
Sementara itu, Zhang Feng dan Hu Liang Chen sudah bergegas menuju kedalaman pangkalan Hei Hu Bang (Geng Harimau Hitam). Hal yang sama dilakukan oleh tokoh-tokoh berpengaruh lain di Hei Hu Bang (Geng Harimau Hitam). Pikiran mereka sekarang sama dengan Zhang Feng dan Hu Liang Chen. Mereka ingin tahu, apakah Qi Shi (Momentum) itu dikeluarkan oleh Tie Zhan Tian. Jika iya, maka kekuatan Hei Hu Bang (Geng Harimau Hitam) akan bertambah.
Tidak lama kemudian mereka sampai di tempat munculnya Qi Xi (Aura) itu. Begitu melihat tempatnya, kegembiraan di wajah Zhang Feng dan yang lainnya semakin menjadi. Karena di sanalah Dong Fu (Gua Kediaman) tempat Tie Zhan Tian menutup diri.
Qi Xi (Aura) kuat tahap Chang Sheng Qi (tahap Kehidupan Abadi) itu semakin kuat, lalu tiba-tiba mengerut dan perlahan menghilang. Zhang Feng dan yang lainnya meskipun bukan kuat tahap Chang Sheng Qi (tahap Kehidupan Abadi), tapi mereka tahu tentang situasi ini. Mereka tahu Qi Xi (Aura) tadi adalah saat Tie Zhan Tian baru saja memasuki tahap Chang Sheng Qi (tahap Kehidupan Abadi) dan belum bisa mengendalikannya. Harus menunggu sampai perlahan bisa mengendalikan Qi Xi (Aura) itu dan menyembunyikannya, barulah dianggap benar-benar stabil di tahap Chang Sheng Qi (tahap Kehidupan Abadi). Jelas sekarang Tie Zhan Tian perlahan sudah menstabilkan Jie Jing (Tingkatan) nya.
Tidak lama kemudian, Qi Xi (Aura) yang kuat itu sepenuhnya tersembunyi. Lalu dari dalam Dong Fu (Gua Kediaman) terdengar suara, “Kalian semua datang, masuklah.” Zhang Feng dan yang lainnya segera memasuki Dong Fu (Gua Kediaman).
Di dalam Dong Fu (Gua Kediaman), sesosok tubuh tinggi besar sedang duduk di sana, tersenyum memandang mereka. Dia adalah Tie Zhan Tian. Tie Zhan Tian memandang mereka, tersenyum tipis, hendak mengatakan sesuatu, tiba-tiba mengernyit dan berkata, “Kenapa Xiao Hai tidak datang? Ada apa?”
Tie Zhan Tian karena menutup diri berkultivasi, tidak tahu urusan luar. Jadi begitu melihat Zhao Hai tidak datang, dia mengira terjadi sesuatu, makanya bertanya.
Zhang Feng segera menceritakan kejadian selama setahun lebih ini kepada Tie Zhan Tian. Tentu saja juga memberi tahu bahwa Zhao Hai sekarang sedang memimpin pasukan di luar, tidak punya waktu pulang.
Mendengar ucapan Zhang Feng, Tie Zhan Tian tidak bisa tidak menghela nafas, “Benar-benar datang. Kali ini invasi Tian Mo Jie (Dunia Iblis Surgawi), bagi dunia kultivasi, pasti merupakan malapetaka besar. Tidak tahu berapa banyak sekte kecil yang Dao Tong (Tradisi Ajaran) nya akan lenyap.”
Zhang Feng berkata dengan suara berat, “Shi Shu (Paman Guru), sekarang Xiao Hai sedang memimpin pasukan di luar. Kami sedang memikirkan agar sekte lain membentuk pasukan bantuan untuk mendukung Xiao Hai. Shi Shu (Paman Guru), karena Anda sudah keluar dari pertapaan, urusan geng selanjutnya, sebaiknya Anda yang memutuskan.”
Mendengar Zhang Feng berkata demikian, Tie Zhan Tian tidak bisa tidak tersenyum tipis, “Kenapa? Tidak mau jadi Bang Leader (Pemimpin Geng) ini? Kau lupa, aku sekarang sudah tahap Chang Sheng Qi (tahap Kehidupan Abadi). Menurut peraturan geng kita, aku sekarang sudah menjadi Tai Shang Zhang Lao (Tetua Tertinggi) Hei Hu Bang (Geng Harimau Hitam), tidak mungkin lagi jadi Bang Leader (Pemimpin Geng). Mulai hari ini, kau adalah resmi Bang Leader (Pemimpin Geng) Hei Hu Bang (Geng Harimau Hitam). Hahaha, kau masih mau mundur? Kalau tidak mau jadi Bang Leader (Pemimpin Geng), mau jadi apa lagi?”
Zhang Feng mendengar Tie Zhan Tian berkata demikian, tidak bisa tidak tersenyum pahit, “Shi Shu (Paman Guru), sejujurnya, jadi Bang Leader (Pemimpin Geng) itu sangat melelahkan. Aku benar-benar tidak mau. Aku lebih ingin pergi bersama Xiao Hai menghadapi orang Tian Mo Jie (Dunia Iblis Surgawi). Kau tidak tahu, bersama Xiao Hai bertempur, perasaannya sangat nyaman. Sejak Xiao Hai mulai berkarier sampai sekarang, aku belum pernah melihatnya dirugikan.”
Tie Zhan Tian mendengar Zhang Feng berkata demikian, tertawa terbahak-bahak, “Dasar kau, masih memikirkan ini. Kau tidak punya kesempatan. Mulai hari ini kau adalah Bang Leader (Pemimpin Geng) Hei Hu Bang (Geng Harimau Hitam). Tenang saja menjalankan tugasmu sebagai Bang Leader (Pemimpin Geng). Ngomong-ngomong, bukankah kau bilang Xiao Hai di sana butuh pasukan bantuan? Kapan pasukan bantuan dari sekte-sekte itu tiba? Kalau terlalu lambat, Xiao Hai bisa bahaya.”
Zhang Feng mendengar Tie Zhan Tian berkata demikian, wajahnya berubah. Dia menunduk berpikir lama, lalu menoleh melihat yang lain, baru berkata dengan suara berat, “Shi Shu (Paman Guru), saudara-saudara sekalian, saya tidak takut memberi tahu kalian, sebenarnya saya sama sekali tidak khawatir dengan keselamatan Xiao Hai. Bahkan jika kelima ratus ribu orang itu gugur semua, Zhao Hai juga tidak akan apa-apa. Ini bukan hanya karena dia bisa teknik spesial Kong Jian (Ruang), tapi juga karena kemampuan spesialnya yang lain.”
Di sini dia berhenti, memandang semua orang, lalu melanjutkan, “Xiao Hai saat melewati Du Jie Qi (tahap Menyeberangi Kesengsaraan) mendapatkan kemampuan yang sangat istimewa, yaitu bisa membuat Bu Si Sheng Wu (Makhluk Abadi) mempertahankan kekuatan semasa hidupnya. Zhao Hai adalah seorang Hei Mo Fa Shi (Penyihir Hitam), Bu Si Sheng Wu (Makhluk Abadi) yang dia miliki sangat banyak. Tapi Bu Si Sheng Wu (Makhluk Abadi) Xiao Hai sebelumnya, semuanya dibuat dengan Mi Fa (Metode Rahasia) baru bisa memiliki kekuatan sekuat itu. Tapi sekarang tidak. Sekarang dia bisa mengubah Xiu Shi (Kultivator) yang mati menjadi Bu Si Sheng Wu (Makhluk Abadi), dan bisa membuat Bu Si Sheng Wu (Makhluk Abadi) ini mempertahankan kekuatan semasa hidupnya. Bahkan Xiu Shi (Kultivator) tahap Chang Sheng Qi (tahap Kehidupan Abadi) pun sama.”
Sss! Semua orang tidak bisa menahan menarik nafas dingin. Mereka sudah mengerti maksud Zhang Feng. Tapi justru karena mengerti, mereka begitu terkejut!
Membuat Bu Si Sheng Wu (Makhluk Abadi) mempertahankan kekuatan semasa hidup? Bahkan Xiu Shi (Kultivator) tahap Chang Sheng Qi (tahap Kehidupan Abadi) juga bisa menjadi Bu Si Sheng Wu (Makhluk Abadi) tahap Chang Sheng Qi (tahap Kehidupan Abadi)? Kemampuan ini terlalu Ni Tian (Melawan Hukum Langit)? Semua orang menunjukkan ekspresi tidak percaya!
==
“Apakah yang kau katakan itu benar?” Tie Zhantian bertanya pada Zhang Feng dengan wajah serius.
Zhang Feng mengangguk, berkata dengan suara berat, “Sebenarnya, Xiao Hai sekarang sudah memiliki tujuh Chang Sheng qi bu sheng sheng wu (makhluk hidup abadi tahap Chang Sheng), yaitu Zhu Changlao (Tetua Zhu) dari Wan Yao Zong (Sekte Sepuluh Ribu Iblis), Tai Shang Changlao (Tetua Tertinggi) dari You Hun Bang (Geng Arwah Pengembara), dan Bian Se Wu Lao (Lima Tetua Bunglon) dari Wan Yao Zong (Sekte Sepuluh Ribu Iblis). Zhu Changlao (Tetua Zhu) dan Tai Shang Changlao (Tetua Tertinggi) You Hun Bang (Geng Arwah Pengembara) diterima saat aku dan Xiao Hai menghadapi You Hun Bang (Geng Arwah Pengembara), pada pertempuran memusnahkan You Hun Bang (Geng Arwah Pengembara). Bian Se Wu Lao (Lima Tetua Bunglon) diterima saat aku dan Xiao Hai pergi ke Yang Ming Cheng (Kota Yang Ming) untuk Kai Shan Men (Membuka Gerbang Gunung) menerima di zi (murid), dalam perjalanan pulang kami dikepung Bian Se Wu Lao (Lima Tetua Bunglon). Zhao Hai memanfaatkan Zhu Changlao (Tetua Zhu) dan Tai Shang Changlao (Tetua Tertinggi) You Hun Bang (Geng Arwah Pengembara), ditambah kekuatannya sendiri, memusnahkan Bian Se Wu Lao (Lima Tetua Bunglon) lalu menerimanya. Justru karena ada beberapa Chang Sheng qi qiangzhe (kultivator kuat tahap Chang Sheng) ini yang menjaga, aku baru berani menerima Xuan Gui Lao Ren (Orang Tua Kura-kura Hitam) masuk bang (geng).”
Mendengar Zhang Feng berkata begitu, Tie Zhantian mereka tertegun, lalu tanpa sadar menarik napas dingin. Sebelumnya mereka masih khawatir akan kekurangan Chang Sheng qi qiangzhe (kultivator kuat tahap Chang Sheng) di Hei Hu Bang (Geng Macan Hitam), siapa sangka Zhao Hai diam-diam telah menerima tujuh Chang Sheng qi bu sheng sheng wu (makhluk hidup abadi tahap Chang Sheng)? Ini terlalu gila, kan?
Tie Zhantian memandang Zhang Feng, “Lalu kenapa kau tidak bilang dari dulu?”
Zhang Feng tersenyum pahit, “Shishu (Paman Guru), bisakah hal seperti ini dibicarakan? Saat itu kau adalah Bangzhu (Pemimpin Geng) Hei Hu Bang (Geng Macan Hitam). Jika aku memberitahumu, entah seluruh dunia xiuzhen (kultivasi) akan tahu. Saat itu Tian Mo Jie (Alam Iblis) belum menyerbu. Jika Da Zong Men (Sekte Besar) itu tahu kemampuan Xiao Hai, tanpa perlu Tian Mo Jie (Alam Iblis) menyerbu, Da Zong Men (Sekte Besar) itu pasti sudah datang memusnahkan kita. Mereka takut Xiao Hai tumbuh besar, lalu memusnahkan mereka.”
Tie Zhantian diam sejenak, lalu mengangguk, “Benar. Saat itu Xiao Hai tidak mengatakannya, itu keputusan tepat. Baru saja kudengar, Xiao Hai di depan menang perang, bahkan berhasil memukul mundur tim lawan yang terdiri dari lima puluh Chang Sheng qi qiangzhe (kultivator kuat tahap Chang Sheng). Rupanya Xiao Hai sudah menggunakan bu sheng sheng wu (makhluk hidup abadi) itu. Sekarang orang-orang itu mungkin sudah tahu. Tapi untungnya sekarang sudah kacau balau, tidak ada yang bisa mengendalikan Xiao Hai lagi. Ini bagi Hei Hu Bang (Geng Macan Hitam) kita, adalah hal baik.”
Zhang Feng mengangguk, “Ya, aku juga berpikir begitu. Jika Xiao Hai tidak menggunakan kekuatan seperti itu, mustahil ia bisa mengalahkan Tian Mo (Iblis) Chang Sheng qi (tahap Chang Sheng) itu. Meskipun Xiao Hai tidak menjelaskan detail situasi di depan, aku bisa membayangkan seperti apa situasinya.”
Tie Zhantian mengangguk, lalu mengerutkan kening, “Xiao Hai mengacaukan Tu Mo Da Hui (Pertemuan Besar Pembantaian Iblis) dari Jiu Da Zong Men (Sembilan Sekte Besar) itu, itu sudah kuduga. Tidak ada yang istimewa. Yang membuatku heran, kenapa Xiao Hai mengusulkan sistem Chang Lao Hui (Dewan Tetua) itu? Xiao Hai entah sudah mengalami berapa banyak pertempuran besar dalam hidupnya. Ia naik langkah demi langkah dari xia jie (dunia bawah). Masa kau tidak tahu sistem dewan tetua seperti itu tidak cocok untuk medan perang? Kenapa ia mendorong sistem Chang Lao Hui (Dewan Tetua)?”
Mendengar Tie Zhantian berkata begitu, semua orang tertegun, lalu memandang Tie Zhantian dengan heran. Hanya Hu Liangchen yang kedua matanya berbinar. Ia menatap Tie Zhantian, “Kau benar. Aku juga selalu heran dengan masalah ini. Tapi jika benar seperti yang kau pikirkan, bukankah rencana Xiao Hai itu terlalu besar?”
Zhang Feng memandang Hu Liangchen dan Tie Zhantian dengan heran, “Shishu (Paman Guru), Hu Shu (Paman Hu), apa maksud kalian? Aku tidak mengerti?”
Hu Liangchen memandang Zhang Feng, menghela nafas, “Kau ini, dibandingkan Xiao Hai, masih terlalu muda. Xiao Hai memang layak disebut orang yang terbang naik dari xia jie (dunia bawah), sungguh berhati keras dan kejam. Maksudku, Xiao Hai sengaja mengusulkan sistem Chang Lao Hui (Dewan Tetua) itu. Karena sistem Chang Lao Hui (Dewan Tetua) tidak cocok untuk medan perang, setiap keputusan butuh waktu lama. Dengan begitu, bisa ditebak, dalam pertempuran dengan Tian Mo Jie (Alam Iblis), xiuzhe (kultivator) pasti akan dirugikan. Semakin besar kerugian yang diderita dunia xiuzhen (kultivasi), itu berarti setelah pasukan Tian Mo Jie (Alam Iblis) berhasil diusir, kekuatan dunia xiuzhen (kultivasi) akan semakin kecil. Sampai saat itu, asalkan Hei Hu Bang (Geng Macan Hitam) kita punya kekuatan yang cukup, bahkan bisa menguasai seluruh dunia xiuzhen (kultivasi)!”
Begitu mendengar Hu Liangchen berkata begitu, Zhang Feng mereka tanpa sadar menarik napas dingin. Mereka sungguh tidak menyangka, usulan Zhao Hai tentang sistem Chang Lao Hui (Dewan Tetua), ternyata memiliki makna sedalam ini. Ini terlalu kejam, kan?
Tie Zhantian menghela nafas, “Meskipun rencana Xiao Hai ini agak kejam, tapi harus diakui, ini adalah rencana yang paling cocok untuk Hei Hu Bang (Geng Macan Hitam) kita. Waktu berdiri Hei Hu Bang (Geng Macan Hitam) kita memang tidak singkat, tapi dibandingkan Da Zong Men (Sekte Besar) itu, warisan kita masih kalah jauh. Jika tidak menggunakan cara seperti ini untuk mendekatkan jarak, maka Hei Hu Bang (Geng Macan Hitam) kita tidak akan pernah bisa mengejar Da Zong Men (Sekte Besar) itu. Sudahlah, ini hanya dugaan kita. Entah apakah Xiao Hai memang bermaksud begitu. Pokoknya, masalah hari ini jangan sampai bocor ke luar. Pendam dalam perut, anggap saja tidak pernah terjadi.”
Semua orang serempak menyahut. Mereka sangat paham, jika masalah hari ini bocor, yang celaka bukan hanya Zhao Hai, seluruh Hei Hu Bang (Geng Macan Hitam) akan ikut celaka. Di luar sana banyak orang yang menanti-nanti alasan untuk menghadapi Hei Hu Bang (Geng Macan Hitam). Jika mereka membocorkan ini, sama saja memberikan alasan itu pada mereka. Mereka tidak sebodoh itu.
Melihat sikap semua orang, Tie Zhantian tahu mereka sudah mengerti maksudnya. Ia berkata dengan suara berat, “Sekarang yang terpenting adalah membuat Zong Men (Sekte) lain segera mengirim pasukan bantuan ke garis depan. Apapun tujuan Xiao Hai, kita tidak boleh membuat Zong Men (Sekte) itu terlalu nyaman. Meskipun mereka adalah sekutu kita, mereka bukan orang Hei Hu Bang (Geng Macan Hitam) kita. Kita tidak punya kewajiban menjaga mereka. Xiao Feng, aku akan duduk di bang (geng) menjaga. Kabar keberhasilanku naik tingkat bisa disebarkan. Bersamaan dengan itu, suruh Zong Men (Sekte) lain mempercepat pengiriman pasukan bantuan.”
Zhang Feng menyahut, “Baik, Shishu (Paman Guru). Aku akan segera melakukannya.”
Tie Zhantian mengangguk, berkata dengan suara berat, “Baiklah, kalian pergi. Aku masih perlu mengukuhkan jing jie (tingkatan)-ku. Oh ya, tanyakan dugaan kita tadi pada Xiao Hai, lihat apa maksudnya. Jika benar, maka kita harus bekerja sama dengan Xiao Hai. Ini adalah kesempatan bagi Hei Hu Bang (Geng Macan Hitam) kita.”
Tie Zhantian bukan orang yang lugu. Sejujurnya, meskipun rencana Zhao Hai ini sangat kejam, tapi sangat cocok dengan seleranya. Asalkan rencana ini berhasil, kebangkitan Hei Hu Bang (Geng Macan Hitam) mereka tidak akan terhentikan.
Semua orang menyahut, lalu berbalik pergi. Setelah meninggalkan dong fu (rumah goa) Tie Zhantian, Zhang Feng segera mengeluarkan chuan xin yu jian (pedang giok pengirim pesan), langsung mengirim pesan pada Zhao Hai. Bersamaan dengan itu, ia segera memerintahkan agar kabar keberhasilan Tie Zhantian naik tingkat menjadi Chang Sheng qi qiangzhe (kultivator kuat tahap Chang Sheng) disebar ke seluruh Hei Hu Bang (Geng Macan Hitam). Ini hampir sama dengan mengumumkannya ke seluruh dunia xiuzhen (kultivasi).
Setelah melakukan dua hal ini, Zhang Feng segera mulai mendesak Zong Men (Sekte) lain untuk segera mengirim pasukan bantuan. Tentang desakan Zhang Feng ini, orang-orang Zong Men (Sekte) lain bisa memaklumi. Bagaimanapun juga, situasi di garis depan tidak optimis. Jika mereka tidak segera mengirim pasukan bantuan, jika terjadi sesuatu di garis depan, mereka juga akan ikut celaka. Karena itu, untuk masalah ini, orang-orang dari Da Zong Men (Sekte Besar) masih sangat kooperatif.
Zhao Hai berdiri di atas Ming Wang Hao (Kapal Nether), di tangannya memegang chuan xin yu jian (pedang giok pengirim pesan). Yu jian (pedang giok) ini tepat yang dikirim Zhang Feng padanya. Isi yu jian (pedang giok) itu juga sangat sederhana. Pertama, memberitahunya bahwa Tie Zhantian telah naik tingkat menjadi Chang Sheng qi qiangzhe (kultivator kuat tahap Chang Sheng). Kedua, menanyakan apakah usulannya tentang sistem Chang Lao Hui (Dewan Tetua) sebelumnya memiliki makna tersembunyi.
Begitu melihat pertanyaan Zhang Feng ini, Zhao Hai langsung paham, rencananya pasti sudah diketahui orang. Tapi tidak apa-apa. Sekarang meskipun semua orang tahu rencananya, lalu bagaimana? Manusia itu egois. Zhao Hai mengusulkan sistem Chang Lao Hui (Dewan Tetua) adalah demi kebaikan Hei Hu Bang (Geng Macan Hitam). Tapi orang lain belum tentu berpikir begitu. Karena mereka tidak tahu kekuatan sesungguhnya Hei Hu Bang (Geng Macan Hitam). Orang-orang itu juga tidak mungkin melepaskan kekuasaan sebagai changlao (tetua) di Chang Lao Hui (Dewan Tetua). Jadi sistem Chang Lao Hui (Dewan Tetua), bukannya diusulkan Zhao Hai, lebih tepat dikatakan Zhao Hai mengucapkan apa yang diinginkan orang-orang Zong Men (Sekte) itu.
Justru karena itu, Zhao Hai sama sekali tidak khawatir rencananya terbongkar. Selain orang Hei Hu Bang (Geng Macan Hitam), tidak ada yang bisa membongkar rencananya.
Zhao Hai segera membalas pesan Zhang Feng. Pertama, mengucapkan selamat atas naik tingkatnya Tie Zhantian. Kedua, memberitahu Zhang Feng bahwa ia memang punya rencana itu. Ketiga, memberitahu Zhang Feng bahwa serangan Tian Mo zu (suku Iblis) akan segera dimulai lagi.
Zhao Hai tidak berbohong. Serangan Tian Mo zu (suku Iblis) memang akan segera dimulai. Orang Tian Mo zu (suku Iblis) tidak akan rela kalah, apalagi dikalahkan oleh xiuzhe (kultivator) yang jumlahnya setengah dari mereka. Ini lebih tidak bisa diterima Tian Mo zu (suku Iblis). Jadi setelah pasukan bantuan mereka menerima pasukan yang kalah, hanya setelah sedikit penataan, mereka segera menyerang lagi. Kali ini target mereka tentu saja Zhao Hai dan yang lainnya di sini. Dan kali ini jumlah pasukan mereka lebih banyak.
Zhao Hai sudah lama memantau pasukan Tian Mo Jie (Alam Iblis). Pergerakan pasukan Tian Mo Jie (Alam Iblis) tentu tidak bisa lepas dari pantauannya. Ia segera menemukan niat pasukan Tian Mo (Iblis). Jadi setelah mengirim pesan pada Zhang Feng, ia segera mengundang semua perwakilan Zong Men (Sekte) yang masih berada di garis depan ke Ming Wang Hao (Kapal Nether).
Sekarang para perwakilan Zong Men (Sekte) itu sangat percaya pada Zhao Hai. Begitu mendengar Zhao Hai mengundang, mereka segera datang. Setelah semua orang duduk di ruang utama, Zhao Hai berkata dengan suara berat, “Memberi tahu kabar yang tidak terlalu baik. Pasukan Tian Mo Jie (Alam Iblis) sekali lagi bergerak ke arah kita. Kali ini jumlah pasukan Tian Mo Jie (Alam Iblis) yang datang lebih banyak. Mereka punya satu juta pasukan bantuan, ditambah seratus ribu yang asli, sekarang total pasukan mereka mencapai lebih dari dua juta. Jumlahnya lebih banyak dari pasukan Tian Mo (Iblis) yang baru saja kita hadapi. Jadi selanjutnya kita akan menghadapi pertempuran berat. Kita tidak bisa mundur. Begitu kita mundur, sama saja menyerahkan sebagian besar wilayah pada pasukan Tian Mo (Iblis). Yang terpenting, jika kita mundur, Zong Men (Sekte) di dekat kita yang menjadi markas pusat akan diduduki, dan pasukan bantuan kita tidak bisa menggunakan fa song zhen (susunan teleportasi) di sana untuk segera membantu kita. Itu hanya akan semakin merugikan kita. Jadi kita hanya bisa bertahan di sini.”
Semua orang mengangguk, tidak ada yang bersuara. Mereka semua tahu Zhao Hai pasti masih ada kelanjutannya. Mereka menunggu kelanjutan Zhao Hai.
Zhao Hai melirik mereka, berkata dengan suara berat, “Hanya mengandalkan pasukan kita saat ini, untuk menahan lebih dari dua juta pasukan Tian Mo zu (suku Iblis), hampir mustahil. Tapi itu hampir mustahil. Sekarang di sini kita masih punya lima puluh Da Fa Qi (Alat Ajaib Besar). Untuk menahan pasukan Tian Mo (Iblis), kuncinya ada pada lima puluh Da Fa Qi (Alat Ajaib Besar) ini. Aku tidak ingin kalian mati sia-sia. Jadi jika kalian ingin mempertahankan hidup, hanya ada satu cara. Serahkan Da Fa Qi (Alat Ajaib Besar) dari Zong Men (Sekte) kalian padaku untuk dikomandoi. Hanya dengan begitu kita mungkin bisa menahan serangan Tian Mo Jie (Alam Iblis).”
==
Perwakilan dari sekte-sekte lainnya menjadi tenang. Sejujurnya, mereka tidak punya pilihan selain tenang, karena masalah ini bukanlah sesuatu yang bisa mereka putuskan.
Meskipun orang-orang ini adalah perwakilan dari sekte-sekte besar, posisi mereka di sekte masing-masing tidaklah terlalu tinggi. Seperti yang telah kami katakan sebelumnya, orang-orang ini hanyalah utusan dari sekte-sekte besar yang dikirim untuk menguji Hei Hu Bang (Geng Harimau Hitam). Status mereka tidak mungkin terlalu tinggi. Sedangkan Da Fa Qi (Alat Besar) itu, bagi sekte mana pun, adalah sesuatu yang sangat penting. Menyerahkan kendali Da Fa Qi kepada Zhao Hai sama saja dengan memberitahukan semua kelebihan dan kekurangan Da Fa Qi tersebut kepada Zhao Hai. Ini bukanlah perkara kecil bagi sekte mana pun.
Meskipun Da Fa Qi tidak sepenting ahli Chang Sheng Qi (Keabadian), namun jumlah dan kemampuan tempur Da Fa Qi seringkali mempengaruhi status suatu sekte. Betapa pentingnya Da Fa Qi bagi setiap sekte, bisa dibayangkan.
Zhao Hai melirik orang-orang itu dan langsung tahu apa yang mereka pikirkan. Saat dia sedang memikirkan cara untuk meyakinkan mereka, perwakilan dari Chen Sha Zong (Sekte Pasir Tenggelam) tiba-tiba berdiri, membungkuk kepada Zhao Hai dan berkata, “Jun Tuan Zhang (Komandan Korps), saya setuju untuk menyerahkan kendali Da Fa Qi dari Chen Sha Zong kami kepadamu.”
Ini sedikit mengejutkan Zhao Hai. Dia adalah anggota Hei Hu Bang, dan sebelumnya dia pernah memimpin satu regu kecil untuk bertempur melawan Chen Sha Zong. Bisa dibilang dia punya permusuhan dengan Chen Sha Zong. Tidak disangka, orang pertama yang berdiri mendukungnya adalah justru dari Chen Sha Zong.
Perwakilan sekte lain juga bingung menatap orang dari Chen Sha Zong itu. Orang dari Chen Sha Zong itu menatap mereka dan berkata dengan suara berat, “Kalian semua pasti tahu, sebelumnya Jun Tuan Zhang pernah terlibat konflik dengan Chen Sha Zong kami. Dan Chen Sha Da Zhen (Formasi Besar Pasir Tenggelam) milik Chen Sha Zong kami sangat terkenal di seluruh Bei Yi Zhou (Provinsi Utara yang Berbeda). Namun saat itu, Jun Tuan Zhang justru memimpin Da Fa Qi milik Hei Hu Bang, menggunakan formasi melawan formasi, dan berhasil memecahkan Chen Sha Da Zhen milik kami. Jika saya tidak salah tebak, Jun Tuan Zhang sekarang ingin memimpin Da Fa Qi ini, sekali lagi untuk menyusun formasi. Hanya dengan menggunakan formasi, kita bisa menahan serangan dari Tian Mo Jie (Alam Iblis Surgawi).” Setelah berkata begitu, dia melirik Zhao Hai, seolah ingin mendapatkan konfirmasi darinya.
Mengenai panggilan ‘Jun Tuan Zhang’ ini, Zhao Hai merasa agak asing. Ketika pasukan mereka ini diberangkatkan, mereka sudah ditunjuk sebagai Korps Pertama Aliansi Merdeka (自由联盟第一军团), dan Zhao Hai tentu saja adalah komandan korpsnya. Hanya saja saat itu perwakilan dari berbagai sekte belum sepenuhnya tunduk kepadanya, jadi mereka hanya memanggilnya Tuan Zhao Hai, bahkan kadang tanpa panggilan sama sekali. Setelah pertempuran barusan, Zhao Hai telah menetapkan posisinya di hati orang-orang ini. Jadi perwakilan Chen Sha Zong ini memanggilnya Jun Tuan Zhang.
Zhao Hai mengangguk, “Benar. Saya memang ingin menggunakan Da Fa Qi ini untuk menyusun formasi. Sekarang jumlah kita berada dalam posisi lemah. Hanya dengan formasi kita bisa menahan pasukan besar dari Tian Mo Jie.”
Mendengar Zhao Hai berkata begitu, mereka saling berpandangan. Akhirnya, dengan gigi terkatup, mereka semua berdiri dan membungkuk kepada Zhao Hai, “Siap mendengar perintah Jun Tuan Zhang!”
Zhao Hai baru mengangguk. Dia berkata dengan suara berat, “Baik. Setelah kalian kembali ke Da Fa Qi masing-masing, segera suruh operator kalian meninggalkannya. Saya akan mengirim Bu Si Sheng Wu (Makhluk Abadi) untuk mengambil alih pengoperasian Da Fa Qi. Setelah beberapa waktu persiapan, saya rasa formasi bisa berhasil disusun. Meskipun formasi besar ini tidak akan banyak melukai pasukan Tian Mo Jie, namun menahan mereka di sini sama sekali bukan masalah. Saya rasa saat itu, pasukan bantuan dari aliansi pasti sudah tiba.”
Semuanya mengiyakan. Zhao Hai baru melepaskan mereka pergi. Setelah orang-orang ini kembali ke Da Fa Qi masing-masing, mereka segera menyuruh tim pengendali Da Fa Qi mereka pergi. Dan Bu Si Sheng Wu yang dikirim Zhao Hai, dalam waktu sesingkat mungkin, sudah mengambil alih Da Fa Qi itu.
Begitu mengambil alih Da Fa Qi itu, setelah hanya beberapa saat mempelajarinya, Zhao Hai sudah tahu kelebihan dan kekurangan Da Fa Qi itu. Bahkan dia sudah bisa meniru Da Fa Qi itu di ruang angkasa (空间). Tapi sekarang Zhao Hai tidak punya pikiran untuk itu. Dia menyuruh Bu Si Sheng Wu itu membiasakan diri dengan Da Fa Qi, lalu segera mulai menyusun formasi. Kali ini formasi besar yang dia susun adalah Xing Chen Wan Bian Da Zhen (Formasi Besar Bintang yang Selalu Berubah), tapi versi dua dimensi, bukan versi tiga dimensi.
Zhao Hai terpaksa menyusun Xing Chen Wan Bian Da Zhen versi dua dimensi karena jumlah Da Fa Qi yang dia miliki terlalu sedikit, hanya lima puluh kapal. Jika lima puluh kapal ini disusun menjadi Xing Chen Wan Bian Da Zhen versi tiga dimensi, area formasinya akan sangat kecil. Justru akan lebih tidak menguntungkan untuk bertahan. Pasukan besar Tian Mo Zu (Suku Iblis Surgawi) bisa saja mengirim orang untuk menduduki markas pusat sekte-sekte kecil yang sudah ditinggalkan orang-orangnya. Dengan begitu, tujuan Zhao Hai tidak akan tercapai.
Sedangkan Xing Chen Wan Bian Da Zhen versi dua dimensi, jangkauannya akan jauh lebih besar. Zhao Hai bahkan bisa mengontrol ukuran Xing Chen Wan Bian Da Zhen ini. Dengan begitu, lebih yakin untuk menahan serangan pasukan besar Tian Mo.
Zhao Hai begitu terburu-buru karena pasukan besar Tian Mo Jie sudah hampir tiba di tempat mereka, sementara pasukan bantuan dari aliansi masih membutuhkan waktu untuk sampai.
Agar pasukan bantuan yang baru datang ini tidak mengacaukan rencananya, Zhao Hai secara khusus mengirim beberapa perwakilan sekte untuk menunggu pasukan bantuan yang akan datang di markas pusat sekte-sekte kecil itu. Mereka akan menjelaskan situasi medan perang sekarang, dan meminta mereka tidak merusak formasi Zhao Hai.
Akhirnya, setelah persiapan lebih dari satu jam, Xing Chen Wan Bian Da Zhen milik Zhao Hai berhasil disusun. Lima puluh Da Fa Qi membentuk Xing Chen Wan Bian Da Zhen, menjadi garis pertahanan melawan pasukan besar Tian Mo Zu.
Xing Chen Wan Bian Da Zhen milik Zhao Hai baru saja selesai disusun tidak lama, pasukan besar Tian Mo Jie pun tiba. Hitam pekat memenuhi langit, terbentang luas tak terlihat ujungnya.
Orang bilang, pasukan lebih dari sepuluh ribu, sudah tak terlihat batasnya. Sekarang pasukan besar Tian Mo Jie ini berjumlah lebih dari dua juta. Jumlah sebanyak itu, memang terlihat agak menakutkan.
Tapi pasukan besar Tian Mo Jie terpaksa berhenti. Karena di depan mereka, terbentang hamparan bintang yang luas. Bintang-bintang dan planet-planet berputar perlahan di sana, seperti proyeksi langit berbintang raksasa.
Pasukan besar Tian Mo Jie terpaksa berhenti karena hamparan bintang ini terlalu luas. Dan orang bodoh pun tahu, tidak mungkin hamparan bintang muncul begitu saja tanpa sebab. Satu-satunya penjelasan untuk kemunculan hamparan bintang ini adalah, ini buatan para kultivator Xiu Zhen Jie (Alam Kultivasi).
Jika ditanya, taktik apa yang paling membuat pusing orang Tian Mo Jie dari Xiu Zhen Jie? Zhen Fa (Formasi) pasti menempati peringkat pertama. Suku Tian Mo (Iblis Surgawi) penelitian mereka tentang formasi, jauh tertinggal dibanding Xiu Zhen Jie. Jadi ketika mereka menghadapi serangan formasi dari Xiu Zhen Jie, biasanya mereka sangat pusing.
Dan Zhao Hai memasang Xing Chen Wan Bian Da Zhen di sini, tepat memberikan teka-teki sulit kepada pasukan besar Tian Mo. Mereka ingin menyerang para kultivator Xiu Zhen Jie, pasti harus memecahkan formasi ini terlebih dahulu. Sedangkan orang Tian Mo Zu, penelitian mereka tentang pemecahan formasi, benar-benar minim.
Panglima pasukan besar Tian Mo Jie memandangi hamparan bintang di depan, mengerutkan kening. Nama aslinya Mo Li Ke, dia adalah panglima dari pasukan besar Tian Mo yang berjumlah lima juta ini. Kali ini dia datang sendiri membawa pasukan karena mendengar kekuatan Zhao Hai dan yang lainnya sangat tangguh. Tidak disangka dia malah menjumpai medan formasi perang yang disusun lawan.
Mo Li Ke menoleh ke arah Tian Mo di sampingnya, “Saat kalian bertempur dengan orang Xiu Zhen Jie sebelumnya, apakah mereka menggunakan medan formasi perang?” Tian Mo itu adalah panglima Tian Mo yang sebelumnya dikalahkan Zhao Hai. Mendengar pertanyaan Mo Li Ke, dia segera menggeleng, “Tidak. Sebelumnya hanya pertempuran biasa, mereka tidak menggunakan medan formasi perang.”
Mo Li Ke mengerutkan kening. Menghadapi situasi ini, dia juga tidak tahu harus berbuat apa. Setelah menatap Xing Chen Wan Bian Da Zhen cukup lama, Mo Li Ke baru berkata dengan suara berat, “Kirim lima kapal gurita (octopus ship) untuk menguji coba. Ingat, hanya uji coba. Jangan bertempur mati-matian dengan mereka. Begitu menemukan sesuatu yang tidak beres, segera mundur.” Orang di sampingnya segera mengiyakan, lalu melepaskan beberapa Chuan Xin Fu (Kelelawar Pengirim Pesan).
Tidak lama setelah Chuan Xin Fu dilepaskan, lima kapal gurita terbang menuju Xing Chen Wan Bian Da Zhen. Mereka terbang dengan sangat hati-hati, kecepatan tidak cepat, menyisakan banyak ruang untuk bermanuver.
Segera kapal gurita itu menyentuh Xing Chen Wan Bian Da Zhen. Begitu menyentuh formasi, mereka segera merasakan tekanan yang berbeda dari Xiu Zhen Jie. Tekanan ini seperti tekanan dari luar angkasa, terus-menerus menarik-narik kapal gurita itu, membuat pergerakan mereka sangat terhambat.
Dan beberapa planet benar-benar meluncur menabrak mereka. Begitu melihat situasi ini, lima kapal gurita itu, tanpa banyak bicara, segera mundur. Mereka terus mundur sampai agak jauh dari Xing Chen Wan Bian Da Zhen, baru berhenti. Lalu Tian Mo Zu di lima kapal gurita itu segera melepaskan Chuan Xin Fu, melaporkan perasaan mereka saat kontak dengan Xing Chen Wan Bian Da Zhen kepada Mo Li Ke.
Mendengar laporan-laporan ini, ekspresi Mo Li Ke semakin buruk. Dia sengaja mengirim lima kapal gurita untuk uji coba, ingin melihat seberapa besar kekuatan formasi besar itu. Sekarang terlihat kekuatan formasi besar ini sangat besar, ini semakin merepotkan.
Tapi pasukan mereka yang berjuta-juta ini, tertahan oleh medan formasi perang seperti ini di sini. Ini membuat Mo Li Ke merasa sangat tidak rela. Mo Li Ke menatap Xing Chen Wan Bian Da Zhen, tiba-tiba sorot matanya berkilat dingin. Dia berkata dengan suara berat, “Semua bersiap. Da Fa Qi di depan, pasukan besar di belakang. Maju! Aku tidak percaya, dua juta lebih pasukan kita, tidak bisa menerobos formasinya!”
Suku Tian Mo adalah ras yang suka berperang. Gen pertempuran sudah mendarah daging dalam darah mereka. Menghadapi situasi ini, mereka bukan hanya tidak mundur sedikit pun, sebaliknya, reaksi pertama mereka adalah menyerang. Dengan satu perintah dari Mo Li Ke, pasukan besar Tian Mo segera mengatur formasi. Semua Da Fa Qi dikumpulkan di depan pasukan besar, dan pasukan besar Tian Mo di belakang juga sudah menyusun formasi, siap untuk melakukan serangan mendadak.
Mo Li Ke melihat pasukan besar sudah siap. Tangannya melambai ke depan. Pasukan besar Tian Mo mulai bergerak maju. Kecepatan Da Fa Qi di depan semakin cepat, semakin cepat!
Boom! Semua Da Fa Qi Tian Mo Jie, bersama-sama menerjang masuk ke dalam Xing Chen Wan Bian Da Zhen. Untungnya jumlah Da Fa Qi Tian Mo Jie yang datang kali ini tidak terlalu banyak, total hanya seratus lebih kapal. Mereka bersama-sama menerjang masuk ke dalam Xing Chen Wan Bian Da Zhen, dan segera menghilang.
Da Fa Qi tempat Mo Li Ke berada juga ikut masuk ke dalam Xing Chen Wan Bian Da Zhen. Begitu masuk, dia merasakan firasat buruk. Dia merasa serangan mendadak kali ini, mungkin saja salah.
Penyebab Mo Li Ke punya perasaan ini adalah, begitu masuk ke dalam Xing Chen Wan Bian Da Zhen, dia tidak bisa lagi merasakan keberadaan Da Fa Qi lainnya. Dan di sekelilingnya dipenuhi dengan energi yang membuatnya merasa sangat tidak nyaman. Jing Shen Li (Kekuatan Spiritual) mereka juga tertekan hingga titik terendah. Mereka seperti masuk ke dalam hamparan bintang yang tak terbatas. Perasaan ini benar-benar tidak enak.
==
“Segera hubungi kapal lainnya!” Mo Li Ke berkata dengan suara berat sambil melihat lingkungan sekitarnya, kepada orang di sampingnya. Orang di sampingnya segera mengiyakan, dan melepaskan beberapa chuan xin fu (kelelawar pengirim pesan).
Tapi begitu chuan xin fu (kelelawar pengirim pesan) itu meninggalkan da fa qi (Alat Sihir Besar) milik Mo Li Ke, dalam sekejap mata mereka hancur berkeping-keping oleh tekanan tak terlihat di sekeliling, sama sekali tidak bisa digunakan untuk mengirimkan pesan.
Melihat situasi ini, Mo Li Ke terkejut, lalu dia segera berkata: “Gunakan mo pai (kartu iblis), pasti dalam waktu sesingkat mungkin hubungi da fa qi (Alat Sihir Besar) lainnya.” Orang di sampingnya segera mengiyakan, tangannya berputar, mengeluarkan sebuah plat logam kecil, plat itu hanya seukuran telapak tangan, di depannya adalah wajah hantu iblis, sedangkan di belakangnya tidak ada apa-apa.
Setelah Tian Mo (Iblis) itu mengeluarkan mo pai (kartu iblis) ini, dia segera menggunakan jarinya untuk menggoreskan huruf dengan kuat di belakang mo pai (kartu iblis). Tapi karena luas mo pai (kartu iblis) hanya di situ, dia hanya menggores beberapa puluh kata, lalu tidak bisa menggores apa-apa lagi, kemudian melepaskan mo pai (kartu iblis) itu.
Tapi setelah mo pai (kartu iblis) itu dilepaskan, mereka terus berputar di sekitar da fa qi (Alat Sihir Besar), tidak mau pergi ke kejauhan. Situasi ini sama sekali tidak terduga oleh Mo Li Ke.
Wajahnya sangat buruk bertanya: “Ada apa ini?”
Orang di sampingnya yang melepaskan mo pai (kartu iblis) itu, berkata dengan suara berat: “Di sini medan gaya telah sepenuhnya memutar balikkan segalanya, mo pai (kartu iblis) sama sekali tidak bisa merasakan aura orang lain, jadi dia tidak tahu harus terbang ke mana.”
Wajah Mo Li Ke menjadi semakin buruk. Dia melihat planet-planet di sekelilingnya, menemukan beberapa planet sudah perlahan bergerak ke arah mereka, sepertinya akan menyerang mereka. Penemuan ini membuat wajah Mo Li Ke semakin buruk. Mo Li Ke mendengus dingin, berbalik berjalan masuk ke dalam da fa qi (Alat Sihir Besar).
Da fa qi (Alat Sihir Besar) milik Mo Li Ke ini terlihat seperti kalajengking raksasa. Dan di punggung kalajengking ini, ada beberapa pintu masuk dan keluar. Mo Li Ke masuk ke dalam da fa qi (Alat Sihir Besar) dari salah satu pintu masuk dan keluar itu.
Tian Mo zu (Ras Iblis) lainnya sangat paham ke mana Mo Li Ke pergi. Kali ini bersama Mo Li Ke keluar, ada lebih dari tiga puluh chang sheng qi (Tingkat Panjang Umur) qiang zhe (ahli). Chang sheng qi (Tingkat Panjang Umur) qiang zhe (ahli) ini, semuanya berada di dalam da fa qi (Alat Sihir Besar) ini. Mereka digunakan untuk menghadapi Zhao Hai, karena chang sheng qi (Tingkat Panjang Umur) qiang zhe (ahli) yang kembali sebelumnya, sudah melaporkan urusan Zhao Hai kepada atasan Tian Mo zu (Ras Iblis). Atasan Tian Mo zu (Ras Iblis) sangat memperhatikan urusan ini. Alasan mereka mengumpulkan chang sheng qi (Tingkat Panjang Umur) qiang zhe (ahli) itu di dalam da fa qi (Alat Sihir Besar) ini, adalah ingin membunuh Zhao Hai secara tidak terduga.
Para petinggi Tian Mo zu (Ras Iblis) sangat paham, jika Zhao Hai benar-benar bisa mengubah chang sheng qi (Tingkat Panjang Umur) qiang zhe (ahli) menjadi chang sheng qi (Tingkat Panjang Umur) bu si sheng wu (makhluk tak mati), maka ancamannya terhadap mereka terlalu besar. Dia bisa mengubah chang sheng qi (Tingkat Panjang Umur) qiang zhe (ahli) menjadi chang sheng qi (Tingkat Panjang Umur) bu si sheng wu (makhluk tak mati), berarti dia juga bisa mengubah xiu shi (Kultivator) lainnya menjadi bu si sheng wu (makhluk tak mati) sambil mempertahankan kekuatan mereka. Kalau begitu, sama saja dengan pasukan di xiu zhen jie (Dunia Persilatan) di sini semakin bertempur semakin banyak, sedangkan pasukan mereka semakin bertempur semakin sedikit. Maka rencana invasi mereka sudah pasti akan gagal.
Justru karena pertimbangan seperti ini, maka para ahli Tian Mo zu (Ras Iblis) kali ini kembali mengirim一批 chang sheng qi (Tingkat Panjang Umur) qiang zhe (ahli), khusus untuk menghadapi Zhao Hai. Tapi jelas, mereka tidak menyangka, Zhao Hai akan menggunakan Xing Chen Wan Bian Da Zhen (Formasi Besar Perubahan Bintang-bintang) untuk menghadapi mereka, membuat rencana mereka sama sekali gagal.
Dan Mo Li Ke sekarang juga tidak punya cara. Dia sangat kurang memperhitungkan kekuatan Xing Chen Wan Bian Da Zhen (Formasi Besar Perubahan Bintang-bintang). Dia sangat paham, dengan kekuatan mereka sekarang, tidak mungkin bisa keluar dari da zhen (Formasi Besar) ini. Hanya ada satu cara, meminta para chang sheng qi (Tingkat Panjang Umur) qiang zhe (ahli) itu turun tangan, secepat mungkin menghancurkan da zhen (Formasi Besar) itu, mereka baru bisa keluar.
Mo Li Ke sangat paham, da zhen (Formasi Besar) ini tidak mungkin hanya untuk dilihat. Jika pasukan besar Tian Mo Jie (Alam Iblis) yang ikut dengannya semua terperangkap di sini, maka akibatnya tidak terbayangkan. Jadi sekarang membunuh Zhao Hai sudah menjadi sekunder, yang terpenting adalah membawa orang Tian Mo Jie (Alam Iblis) ini keluar dari da zhen (Formasi Besar) ini dengan selamat.
Benar saja, tidak lama setelah Mo Li Ke masuk ke dalam da fa qi (Alat Sihir Besar), dari dalam da fa qi (Alat Sihir Besar) terbang keluar lebih dari tiga puluh chang sheng qi (Tingkat Panjang Umur) qiang zhe (ahli). Begitu chang sheng qi (Tingkat Panjang Umur) qiang zhe (ahli) ini muncul, mereka segera menyerang bintang-bintang di sekeliling.
Serangan chang sheng qi (Tingkat Panjang Umur) qiang zhe (ahli) bukan main-main. Beberapa bintang di sekeliling ada yang langsung hancur seperti busa, ada juga yang terpukul jatuh ke bawah.
Tapi langit berbintang itu sama sekali tidak ada masalah. Langit berbintang tetap langit berbintang, mereka tetap tidak punya cara untuk keluar. Ini juga membuat Mo Li Ke semakin cemas.
Dan saat ini, perasaan xiu shi (Kultivator) dari Zi You Lian Meng Di Yi Jun Tuan (Pasukan Pertama Aliansi Bebas) sama sekali berbeda. Mereka sudah menyerahkan kendali da fa qi (Alat Sihir Besar). Tapi Zhao Hai memberitahu mereka, nanti setelah Tian Mo zu (Ras Iblis) itu masuk ke dalam da zhen (Formasi Besar), mereka bisa menyerang sesuka hati. Tapi mereka tidak bisa keluar dari da fa qi (Alat Sihir Besar) masing-masing, hanya bisa di dalam da fa qi (Alat Sihir Besar), menggunakan fa qi (Alat Sihir) mereka sendiri untuk menyerang Tian Mo (Iblis).
Saat xiu shi (Kultivator) dari Zi You Lian Meng Di Yi Jun Tuan (Pasukan Pertama Aliansi Bebas) melihat lebih dari dua juta Tian Mo (Iblis) memenuhi langit menyerbu ke arah mereka, mereka benar-benar merasakan hawa dingin menjalari hati, ingin segera meninggalkan da fa qi (Alat Sihir Besar) dan melarikan diri. Karena mereka adalah bagian dari Xing Chen Wan Bian Da Zhen (Formasi Besar Perubahan Bintang-bintang), jadi mereka sekarang sama sekali tidak bisa melihat perubahan apa pun pada Xing Chen Wan Bian Da Zhen (Formasi Besar Perubahan Bintang-bintang).
Mereka hanya melihat satu per satu da fa qi (Alat Sihir Besar), sedang terbang mengikuti aturan tertentu, sama sekali tidak terlihat ada perubahan. Dan saat ini, pasukan besar Tian Mo zu (Ras Iblis) sudah menyerbu.
Saat para xiu shi (Kultivator) itu bersiap siaga, bahkan boleh dikatakan siap bertempur mati-matian dengan pasukan besar Tian Mo zu (Ras Iblis) itu, tiba-tiba mereka mendapati, pasukan besar Tian Mo zu (Ras Iblis) itu, sepertinya tidak melihat mereka, langsung menyerbu masuk ke area kosong yang luas di belakang mereka, lalu mulai berputar-putar di sana, seperti sedang mencari sesuatu.
Xiu shi (Kultivator) dari Pasukan Pertama dibuat bingung oleh ulah Tian Mo zu (Ras Iblis). Mereka juga tidak tahu apa yang dilakukan Tian Mo zu (Ras Iblis) ini. Seiring semakin banyak Tian Mo zu (Ras Iblis) yang masuk ke dalam da zhen (Formasi Besar), seluruh da zhen (Formasi Besar) terlihat agak padat.
Saat ini, di salah satu da fa qi (Alat Sihir Besar) milik Tian Mo zu (Ras Iblis), tiba-tiba muncul beberapa Tian Mo (Iblis). Aura di tubuh Tian Mo (Iblis) ini sangat kuat. Setelah Tian Mo (Iblis) ini muncul, mereka segera menyerang ke sekeliling. Awalnya xiu shi (Kultivator) Pasukan Pertama agak tegang, tapi mereka segera tidak tegang lagi. Karena mereka menemukan, serangan Tian Mo (Iblis) itu sangat aneh. Mereka sepertinya membidik sesuatu sebagai target, tapi akhirnya serangan itu sama sekali tidak mengenai orang. Bahkan jika kena, yang kena adalah da fa qi (Alat Sihir Besar) Tian Mo zu (Ras Iblis) atau orang Tian Mo zu (Ras Iblis). Mereka tidak menderita kerugian. Ini membuat xiu shi (Kultivator) Pasukan Pertama merasa sangat aneh.
Tapi segera, beberapa da fa qi (Alat Sihir Besar) Pasukan Pertama juga terkena serangan. Bagaimanapun juga, dasar dari Xing Chen Wan Bian Da Zhen (Formasi Besar Perubahan Bintang-bintang) ini tetaplah da fa qi (Alat Sihir Besar) Pasukan Pertama. Orang Tian Mo (Iblis) itu, meskipun hanya asal-asalan, bisa juga kena beberapa.
Karena yang menyerang adalah chang sheng qi (Tingkat Panjang Umur) qiang zhe (ahli), kemampuan serang mereka sangat kuat. Beberapa da fa qi (Alat Sihir Besar) yang terkena serangan, meskipun di bawah kendali bu si sheng wu (makhluk tak mati), semuanya berhasil menghindari titik vital, tapi semuanya terluka, pada dasarnya kehilangan kemampuan tempur.
Ditambah lagi, jumlah Tian Mo zu (Ras Iblis) yang masuk ke dalam Xing Chen Wan Bian Da Zhen (Formasi Besar Perubahan Bintang-bintang) benar-benar terlalu banyak. Ini sangat mempengaruhi jalannya Xing Chen Wan Bian Da Zhen (Formasi Besar Perubahan Bintang-bintang), jadi Xing Chen Wan Bian Da Zhen (Formasi Besar Perubahan Bintang-bintang) juga menunjukkan tanda-tanda ketidakstabilan.
Zhao Hai berdiri di Ming Wang Hao (Kapal Raja Neraka), diam-diam menyaksikan semua ini. Dia tahu Xing Chen Wan Bian Da Zhen (Formasi Besar Perubahan Bintang-bintang) tidak bisa menahan Tian Mo zu (Ras Iblis) itu terlalu lama. Jika yang digunakan adalah da fa qi (Alat Sihir Besar) yang terbuat dari liu yin (Perak Cair) miliknya, bisa bertahan lebih lama. Sekarang yang mereka gunakan, hanyalah da fa qi (Alat Sihir Besar) biasa, mungkin satu dua jam lagi akan tidak tahan.
Tapi untungnya sekarang pasukan bantuan dari berbagai sekte besar sudah ada yang sampai di zong zong (markas utama) sekte-sekte kecil. Orang-orang yang ditempatkan Zhao Hai di sana, sedang menerima mereka. Orang-orang ini, di belakang Xing Chen Wan Bian Da Zhen (Formasi Besar Perubahan Bintang-bintang), sudah menyusun barisan. Meskipun sekarang jumlah yang datang belum banyak, Zhao Hai tidak cemas. Satu dua jam lagi, yang datang akan banyak. Saat itu mereka punya kekuatan untuk bertempur langsung melawan pasukan besar Tian Mo zu (Ras Iblis) ini.
Zhao Hai tahu, jika dia ingin menggunakan Xing Chen Wan Bian Da Zhen (Formasi Besar Perubahan Bintang-bintang) untuk menghadapi musuh, maka xiu shi (Kultivator) dari sekte lain tidak bisa ikut campur di dalamnya. Bahkan jika mereka ingin ikut, mereka hanya bisa bersembunyi di atas da fa qi (Alat Sihir Besar), menggunakan fa qi (Alat Sihir) mereka sendiri untuk menyerang Tian Mo zu (Ras Iblis). Serangan seperti ini, bagi Tian Mo zu (Ras Iblis) biasa, tidak akan banyak berpengaruh. Karena orang-orang itu tidak mengerti Xing Chen Wan Bian Da Zhen (Formasi Besar Perubahan Bintang-bintang). Jika membiarkan mereka muncul di dalam Xing Chen Wan Bian Da Zhen (Formasi Besar Perubahan Bintang-bintang), itu hanya akan mempengaruhi penggunaan Xing Chen Wan Bian Da Zhen (Formasi Besar Perubahan Bintang-bintang).
Tentu saja Zhao Hai juga bisa menggunakan bu si sheng wu (makhluk tak mati) untuk menggunakan Xing Chen Wan Bian Da Zhen (Formasi Besar Perubahan Bintang-bintang). Kalau begitu, cukup bisa membuat Tian Mo zu (Ras Iblis) ini mati terperangkap di sini. Tapi Zhao Hai tidak bisa melakukan itu. Itu tidak hanya akan mengekspos kekuatannya, juga tidak sesuai dengan rencananya. Jadi asalkan pasukan bantuannya cukup, dia harus bertempur langsung melawan Tian Mo zu (Ras Iblis). Hanya dengan begitu bisa mengalahkan Tian Mo zu (Ras Iblis), dan pada saat yang sama membuat rencananya berjalan lancar.
Sebenarnya Zhao Hai merasa apa yang dilakukannya sekarang sudah cukup baik. Setidaknya saat dia memegang lima ratus ribu orang, dia tidak sengaja menyia-nyiakan nyawa orang-orang ini, tidak menyuruh orang-orang ini mati sia-sia. Sebaliknya dia menggunakan Xing Chen Wan Bian Da Zhen (Formasi Besar Perubahan Bintang-bintang), menahan pasukan besar Tian Mo (Iblis). Ini sudah sangat baik hati.
Dan sebaliknya dengan Zhao Hai, sekarang Mo Li Ke sangat cemas. Chang sheng qi (Tingkat Panjang Umur) qiang zhe (ahli) itu terus menyerang tanpa henti sudah cukup lama, tapi da zhen (Formasi Besar) ini masih belum banyak berubah. Ini membuat Mo Li Ke cemas sekaligus diam-diam terkejut.
Waktu berlalu sangat cepat. Tanpa terasa, Tian Mo (Iblis) chang sheng qi (Tingkat Panjang Umur) itu sudah terus menerus menyerang hampir satu jam. Tapi Mo Li Ke tidak menyuruh mereka berhenti, karena Mo Li Ke melihat harapan. Dia melihat energi da zhen (Formasi Besar) tempat mereka berada sepertinya perlahan menurun. Dia yakin asalkan menambah sedikit tenaga, tidak lama lagi da zhen (Formasi Besar) ini akan hancur.
Tepat seperti yang dia duga, setelah hampir satu jam lagi, energi da zhen (Formasi Besar) ini sudah sepenuhnya habis. Mo Li Ke mereka akhirnya melihat Tian Mo zu (Ras Iblis) lainnya di sekeliling. Tapi begitu melihat Tian Mo zu (Ras Iblis) lainnya, Mo Li Ke tiba-tiba ingin muntah darah. Dua juta lebih Tian Mo zu (Ras Iblis) yang ikut dengannya ke sini, sekarang hanya tersisa satu juta lebih. Dalam dua jam ini, tiba-tiba kehilangan lebih dari tiga ratus ribu.
Juga da fa qi (Alat Sihir Besar) itu, yang mengikuti di sisinya jumlahnya juga tidak sedikit. Da fa qi (Alat Sihir Besar) utuh total ada sekitar enam puluh kapal. Dan sekarang jumlah da fa qi (Alat Sihir Besar) yang utuh mungkin kurang dari tiga puluh kapal. Hilang lebih dari setengah, ini sama sekali tidak pernah dia duga.
Dan Mo Li Ke juga melihat, tidak jauh di seberang mereka, sedang berkumpul pasukan besar dari dunia xiu shi (Kultivator). Jumlahnya mungkin tidak kurang dari satu juta. Dan dalam pasukan besar ini, masih ada lebih dari tiga puluh da fa qi (Alat Sihir Besar) utuh. Sedangkan xiu shi (Kultivator) lainnya, terlihat bersemangat, jauh lebih baik daripada pasukan besar Tian Mo (Iblis) di bawahnya. Jelas pasukan besar Tian Mo (Iblis) di bawahnya juga terperangkap dalam da zhen (Formasi Besar) hampir dua jam. Dan pasukan besar ini dalam dua jam ini, pasti juga berusaha menyerang da zhen (Formasi Besar). Jelas konsumsi mereka juga tidak sedikit. Sekarang boleh dikatakan orang dan kuda sama-sama lelah.
Mo Li Ke marah sampai menggertakkan gigi. Jika bisa, dia ingin sekali menelan hidup-hidup panglima pasukan besar xiu zhen jie (Dunia Persilatan) ini. Tapi jelas, dia sama sekali tidak punya kemampuan itu.
Kerugian pasukan membuat Mo Li Ke sakit hati, sedangkan kondisi chang sheng qi (Tingkat Panjang Umur) qiang zhe (ahli) itu membuat Mo Li Ke pusing. Serangan terus menerus lebih dari dua jam, meskipun chang sheng qi (Tingkat Panjang Umur) qiang zhe (ahli) itu menyerang secara bergantian, tapi tetap menunjukkan sedikit kelelahan. Mo Li Ke sangat paham, sedikit kelelahan ini bukan karena konsumsi ling qi (energi spiritual) di tubuh mereka terlalu besar, tapi karena tekanan mental mereka terlalu besar.
Dua jam serangan tanpa henti, target serangannya lagi-lagi planet-planet yang entah nyata atau palsu. Ini membuat chang sheng qi (Tingkat Panjang Umur) qiang zhe (ahli) itu juga merasakan sedikit kelelahan, kelelahan mental.
Mo Li Ke sangat paham, sekarang dengan kondisi pasukan, tidak cocok lagi untuk bertempur habis-habisan langsung melawan pasukan besar xiu zhen jie (Dunia Persilatan). Jika bertempur lagi, mereka dengan pasukan lelah menghadapi musuh, pasti tidak akan mendapat hasil baik. Yang paling benar sekarang adalah mundur.
Begitu terpikir, Mo Li Ke tanpa sadar merasa sedikit tidak rela. Dia menatap tajam pasukan besar xiu zhen jie (Dunia Persilatan). Dia bisa melihat, pasukan besar xiu zhen jie (Dunia Persilatan) ini, sepertinya baru saja diorganisir, formasi barisannya tidak terlalu rapi. Tapi semangat orang-orang ini lumayan. Jika sekarang menyerang, pasti tidak akan mendapat hasil baik.
Mo Li Ke menarik nafas dalam dua kali, menenangkan dirinya. Lalu berkata dengan suara berat: “Atur formasi. Semua da fa qi (Alat Sihir Besar) yang rusak, yang bisa ditarik, tarik semuanya ke sini.”
Dengan perintahnya, pasukan besar Tian Mo zu (Ras Iblis) segera mengatur formasi. Harus diakui, pasukan Tian Mo (Iblis) yang telah menerima pelatihan gabungan, dibandingkan pasukan besar xiu zhen jie (Dunia Persilatan), memang lebih terlatih.
Zhao Hai dengan tenang melihat pasukan besar Tian Mo zu (Ras Iblis) mengatur formasi. Dia tidak memerintahkan menyerang, juga tidak memerintahkan mengatur formasi. Ini membuat xiu shi (Kultivator) lainnya sangat tidak mengerti. Hanya Zhao Hai yang tahu, pasukan besar Tian Mo zu (Ras Iblis) mungkin akan mundur.
Mo Li Ke melihat pasukan besar xiu zhen jie (Dunia Persilatan) yang sama sekali tidak bergerak, dengan keras menggertakkan gigi. Lalu berkata dengan suara berat: “Formasi bertahan, atur formasi, mundur perlahan!” Orang di sampingnya terkejut, mengira salah dengar. Tapi begitu melihat raut Mo Li Ke, segera tahu tidak salah dengar, segera pergi memberi perintah.
Tidak lama kemudian pasukan besar Tian Mo Jie (Alam Iblis) membentuk formasi besar pertahanan, perlahan mundur ke belakang. Dan Zhao Hai tetap tidak menyerang. Dia sangat paham, panglima Tian Mo Jie (Alam Iblis) itu tidak sederhana, mundur tapi tidak kacau. Saat ini jika mereka menyerang, pasti tidak akan mendapat hasil baik. Pasukan bantuan yang baru datang belum terintegrasi, kemampuan tempurnya masih sangat terbatas. Dia butuh lebih banyak waktu untuk mengintegrasikan pasukan ini, baru punya kekuatan untuk bertempur melawan Tian Mo Jie (Alam Iblis).
==
Ji di (Markas) Hei Hu Bang (Geng Macan Hitam), di ruang kerja Zhang Feng. Zhang Feng menatap laporan di hadapannya, menoleh ke Hu Liang Chen dan berkata, “Hu Shu (Paman Hu), bagaimana situasi di tempat Xiao Hai (Hai Kecil)?”
Hu Liang Chen tersenyum dan berkata, “Pasukan besar Tian Mo Jie (Alam Iblis Surgawi) untuk sementara mundur. Pasukan bantuan dari berbagai zong (sekete) masih dalam perjalanan ke sana. Sebelumnya kamu mengusulkan penambahan pasukan sebanyak dua juta lima ratus ribu orang, berbagai zong men (sekete) juga sudah menyetujui. Kali ini Xiao Hai (Hai Kecil) seharusnya memiliki pasukan yang cukup, dan pasukan ini akan tiba dalam dua hari.”
Zhang Feng mengangguk, menghela napas lega, “Yang penting Xiao Hai (Hai Kecil) tidak apa-apa. Bagaimana dengan pembentukan Jun Tuan (Korps) Kedua? Apa pendapat zong men (sekete) itu?”
Hu Liang Chen berkata dengan suara dalam, “Tidak ada pendapat. Hanya satu-satunya pendapat mereka adalah, Jun Tuan (Korps) Kedua ini tidak boleh lagi dikomando oleh orang Hei Hu Bang (Geng Macan Hitam) kita.”
Zhang Feng mendengar Hu Liang Chen berkata begitu, tertegun. Lalu matanya menyipit, merenung sejenak, “Hu Shu (Paman Hu), bagaimana pendapatmu?”
Hu Liang Chen berkata dengan suara dalam, “Ini adalah ujian dari mereka. Mereka melihat Hei Hu Bang (Geng Macan Hitam) kita memiliki satu qiang zhe (yang kuat) Chang Sheng Qi (Periode Keabadian) lagi, merasa tidak tenang. Mereka takut Hei Hu Bang (Geng Macan Hitam) kita memanfaatkan kesempatan ini untuk membesar. Jadi mereka ingin mengendalikan satu pasukan besar, dengan begitu Hei Hu Bang (Geng Macan Hitam) kita tidak akan membesar. Aku rasa sebaiknya kita setujui mereka.”
Zhang Feng tertegun, lalu alisnya mengendur, “Benar. Sekarang kita belum bisa membuat mereka curiga. Kalau tidak, jika mereka tidak mau bekerja sama, bahkan menyerah kepada Wan Yao Zong (Sekte Sepuluh Ribu Iblis), akan lebih merepotkan. Tapi Hu Shu (Paman Hu), dengan begini, kerugian bang (geng) kita akan besar.”
Hu Liang Chen tersenyum tipis, “Mereka ingin menggunakan cara ini membuat Hei Hu Bang (Geng Macan Hitam) kita kehilangan personel, tidak semudah itu. Xiao Feng, kali ini aku bersiap menyuruh Hua Qian dan Yue Xia ikut. Kekuatan mereka berdua juga sudah mencapai Du Jie Qi (Periode Penyeberangan Kalpa). Dan teknik bertarung bersama keluarga Hu kami juga sangat terkenal. Selain itu, beberapa tahun ini Hua Qian perlahan-lahan mengurus urusan keluarga Hu, bisa dibilang sudah sedikit berpengalaman. Tapi dia tidak dikenal di Xiu Zhen Jie (Alam Kultivasi). Menyuruhnya pergi, selain bisa mempertahankan kekuatan Hei Hu Bang (Geng Macan Hitam) kita, juga tidak akan menarik perhatian mereka. Bagaimana menurutmu?”
Zhang Feng tanpa berpikir langsung mengangguk, “Baik, suruh Hua Qian dan Yue Xia pergi saja. Tapi Hu Shu (Paman Hu), kau harus menyuruh Hua Qian berhati-hati. Jun Tuan (Korps) Kedua ini bagaimanapun juga tidak di bawah komando kita. Waspadalah terhadap mereka.”
Hati Hu Liang Chen terharu, tapi wajahnya hanya tersenyum tipis, “Bangzhu (Ketua Geng) tenanglah. Mereka tidak akan apa-apa. Sekarang di Zi You Lian Meng (Aliansi Bebas), Hei Hu Bang (Geng Macan Hitam) kita bisa dibilang mendominasi. Sebesar apa pun nyali mereka, mereka tidak berani menjebak orang Hei Hu Bang (Geng Macan Hitam) kita. Lagipula, meskipun kita tidak bisa mengendalikan Jun Tuan (Korps) Kedua, kita bisa memilih beberapa zong men (sekete) yang hubungannya baik dengan Hei Hu Bang (Geng Macan Hitam) kita, menyuruh mereka memimpin Jun Tuan (Korps) Kedua. Dengan begitu tidak akan masalah.”
Zhang Feng mengangguk, “Baiklah. Tapi menyuruh Hua Qian dan Yue Xia, pasangan suami istri muda ini, pergi ke medan perang, aku agak tega. Tapi Hu Shu (Paman Hu) saja rela, mau bagaimana lagi, aku hanya bisa setuju, hehehe.”
Hu Liang Chen mendengar Zhang Feng berkata begitu juga tertawa. Ini juga aturan keluarga Hu. Keluarga Hu mengkultivasi gongfa (metode kultivasi) semacam shuang xiu (kultivasi berpasangan). Satu orang seumur hidup hanya memiliki satu dao lü (pasangan kultivasi). Dao lü (Pasangan kultivasi) ini akan menemani mereka seumur hidup. Dan karena alasan shuang xiu (kultivasi berpasangan), tingkat gong li (kekuatan kultivasi) mereka hampir persis sama. Bisa dibilang mereka hidup dan mati bersama. Justru karena poin inilah, nama mereka agak aneh. Seperti Hu Liang Chen, istrinya, yaitu dao lü (pasangan kultivasi)-nya, setelah menikah dengannya, namanya berganti menjadi Mei Jing. Sedangkan cucu Hu Liang Chen bernama Hu Hua Qian, dan istrinya (cucu menantu) bernama Yue Xia. Liang Chen Mei Jing (Waktu Indah, Pemandangan Indah), Hua Qian Yue Xia (Di Bawah Bunga dan Bulan), itulah nama mereka.
Hu Liang Chen menatap Zhang Feng yang tersenyum, berkata dengan suara dalam, “Bangzhu (Ketua Geng), menurutku urusan ini sebaiknya tetap dikabari Xiao Hai (Hai Kecil). Biar dia tahu juga situasi di bang (geng). Bersamaan dengan itu, ingatkan dia, zong men (sekete) itu sudah curiga pada kita, suruh dia lebih hati-hati.”
Zhang Feng mengangguk, lalu tersenyum kepada Hu Liang Chen, “Hu Shu (Paman Hu), panggil saja aku Xiao Feng, lebih akrab. Jangan panggil Bangzhu (Ketua Geng). Kau ini siapa, perlu repot-repot begitu? Urusan Xiao Hai (Hai Kecil) akan kuberi kabar, jangan khawatir. Tapi aku pikir Xiao Hai (Hai Kecil) mungkin sudah memikirkan hal ini.”
Hu Liang Chen mengangguk, “Urusan Xiao Hai (Hai Kecil) aku memang tidak terlalu khawatir. Dengan cara Xiao Hai (Hai Kecil), mereka itu tidak bisa berbuat apa-apa padanya.”
Zhang Feng terkekeh ringan, “Ya, cara Xiao Hai (Hai Kecil) memang sangat hebat. Sekte-sekte besar itu jangan bilang mengirim dua juta lima ratus ribu pasukan bantuan, meskipun mengirim satu juta lebih banyak, Xiao Hai (Hai Kecil) juga bisa mengatasinya.”
Hu Liang Chen mengangguk, “Baiklah, Xiao Feng, aku akan kembali menyuruh Hua Qian bersiap. Sekarang Jun Tuan (Korps) Kedua sudah hampir terbentuk. Hei Hu Bang (Geng Macan Hitam) kita juga harus memilih beberapa orang untuk ikut Jun Tuan (Korps) Kedua. Xiao Feng, menurutmu, pemilihan orang untuk Jun Tuan (Korps) Kedua ini?”
Zhang Feng berpikir, berkata dengan suara dalam, “Tarik beberapa orang dari Xiu Shi (Kultivator) di berbagai tingkatan untuk ikut. Ini tidak bisa dihindari. Jika nanti mereka ada apa-apa, rawat baik-baik keluarga mereka. Anggap saja mereka berkorban untuk Hei Hu Bang (Geng Macan Hitam) kita.”
Meskipun Zhang Feng bicara seolah kurang percaya diri, tapi Hu Liang Chen mengerti, apa yang dikatakan Zhang Feng itu benar. Kali ini orang yang pergi ke Jun Tuan (Korps) Kedua, sepertinya benar-benar tidak akan mendapat hasil bagus. Karena Jun Tuan (Korps) Kedua di sana bagaimanapun bukan wewenang Hei Hu Bang (Geng Macan Hitam). Meskipun zong men (sekete) lain, demi menjaga muka Hei Hu Bang (Geng Macan Hitam), tidak akan menyuruh mereka mati sia-sia. Tapi Jun Tuan (Korps) Kedua sudah tidak ada Zhao Hai yang berjaga, ini membuat Zhang Feng dan yang lain merasa kurang percaya diri.
Faktanya, tidak hanya Zhang Feng, Hu Liang Chen juga berpikir begitu. Meskipun dia sangat percaya pada cucunya, tapi dia harus mengakui, cucunya jauh kalah dibanding Zhao Hai, tidak ada apa-apanya dibanding Zhao Hai.
Dan saat ini, Zhao Hai sedang mengatur pasukan. Seiring terus datangnya pasukan bantuan, sekarang pasukan di tangan Zhao Hai sudah mendekati dua juta orang. Jumlah da fa qi (alat besar) di tangannya juga sekali lagi mendekati seratus. Bersamaan dengan itu, ikut datang juga hampir lima puluh qiang zhe (yang kuat) Chang Sheng Qi (Periode Keabadian). Terlihat seberapa besar perhatian berbagai zong men (sekete) terhadap tempat ini.
Tapi bukan berarti dengan datangnya pasukan ini, Zhao Hai bisa langsung melancarkan serangan ke pasukan besar Tian Mo Jie (Alam Iblis Surgawi). Itu tidak mungkin. Orang-orang yang baru datang ini masih perlu menjalani pelatihan beberapa waktu. Dan Zhao Hai juga perlu mengacak susunan organisasi orang-orang baru ini, melakukan pembagian ulang.
Tentu dia tidak akan bertindak keterlaluan. Dia tetap akan membiarkan orang dari zong men (sekete) lain mengelola Xiu Shi (Kultivator) dari zong men (sekete) mereka sendiri. Tapi pengelola ini ditunjuk oleh Zhao Hai. Dan orang yang ditunjuk Zhao Hai, adalah orang-orang yang sebelumnya bertempur bersamanya, orang yang tidak akan melanggar perintahnya.
Tapi dengan begini muncul masalah. Orang-orang yang sebelumnya bertempur bersama Zhao Hai, di zong men (sekete) mereka masing-masing bukanlah orang yang disayangi, kekuatan mereka juga tidak terlalu kuat. Sedangkan dalam pasukan bantuan yang dikirim zong men (sekete) sekarang, ada banyak gao shou (ahli), bahkan he xin di zi (murid inti). Menyuruh seorang nei men di zi (murid dalam) untuk memimpin seorang he xin di zi (murid inti), mana mungkin bisa berjalan.
Zhao Hai juga segera menyadari masalah ini. Tapi dia tidak menarik perintahnya. Sebaliknya, dia dengan sangat tegas turun tangan, menindak beberapa he xin di zi (murid inti). Tentu, dia tidak membuang (mencabut status) he xin di zi (murid inti) itu. Di zong men (sekete) mana pun, status he xin di zi (murid inti) sangat tinggi. Jika dia dengan seenaknya menindak he xin di zi (murid inti) itu, pasti akan menimbulkan perlawanan dari zong men (sekete) itu. Jadi Zhao Hai tidak menindak he xin di zi (murid inti) itu, melainkan langsung mengusir mereka kembali ke zong men (sekete) mereka, dan mengirim surat ke zong men (sekete) mereka menjelaskan situasi.
Setelah Zhao Hai mengusir lebih dari dua puluh he xin di zi (murid inti) dari berbagai zong men (sekete), para he xin di zi (murid inti) itu akhirnya patuh. Mereka akhirnya mengerti, di Di Yi Jun Tuan (Korps Pertama) ini, yang berkuasa hanya satu orang, orang itu adalah Zhao Hai. Status he xin di zi (murid inti) mereka, di Di Yi Jun Tuan (Korps Pertama) ini, sama sekali tidak berguna.
Tepat pada hari ketiga setelah Zhao Hai bertempur melawan pasukan besar Tian Mo Jie (Alam Iblis Surgawi), dua juta lima ratus ribu pasukan akhirnya tiba semua. Sekarang pasukan di tangan Zhao Hai mencapai tiga juta orang. Da fa qi (Alat besar) hanya seratus kapal. Meskipun sekarang Hei Hu Bang (Geng Macan Hitam) memiliki banyak da fa qi (alat besar), tapi mereka tidak akan mengeluarkan da fa qi (alat besar) mereka. Itu hanya akan membuat zong men (sekete) lain merasa panik.
Tentu kali ini berbagai zong men (sekete) juga mengirim qiang zhe (yang kuat) Chang Sheng Qi (Periode Keabadian). Total ada lima puluh orang. Lima puluh qiang zhe (yang kuat) Chang Sheng Qi (Periode Keabadian) ini berasal dari zong men (sekete) berbeda. Tapi setelah mereka tiba, Zhao Hai dengan sangat jelas memberi tahu mereka, meskipun mereka adalah qiang zhe (yang kuat) Chang Sheng Qi (Periode Keabadian), tapi di Di Yi Jun Tuan (Korps Pertama), mereka tidak memiliki jabatan apa pun. Semua tindakan harus mengikuti komando. Jika tidak, silakan mereka pergi.
Sepanjang sejarah Xiu Zhen Jie (Alam Kultivasi), yang berani bicara seperti itu kepada qiang zhe (yang kuat) Chang Sheng Qi (Periode Keabadian), sepertinya hanya Zhao Hai seorang. Tapi meskipun para qiang zhe (yang kuat) Chang Sheng Qi (Periode Keabadian) itu kesal dalam hati, mereka tidak berkata apa-apa. Bagaimanapun juga, banyak di zi (murid) zong men (sekete) mereka berada di Di Yi Jun Tuan (Korps Pertama). Dan sekarang Di Yi Jun Tuan (Korps Pertama) di bawah kendali Zhao Hai. Zong men (sekete) mereka menyuruh mereka datang ke Di Yi Jun Tuan (Korps Pertama), juga ada maksud agar mereka menjaga sedikit di zi (murid) itu. Jika karena konflik dengan Zhao Hai, lalu diusir oleh Zhao Hai, itu sama sekali tidak menguntungkan zong men (sekete) mereka. Siapa tahu Zhao Hai akan mencari alasan untuk mempersulit zong men (sekete) mereka.
Ditambah lagi Zhao Hai sendiri memiliki kemampuan tempur yang tidak kalah dengan qiang zhe (yang kuat) Chang Sheng Qi (Periode Keabadian). Dan ada Xuan Gui Lao Ren (Orang Tua Kura-kura Hitam) di sampingnya. Para qiang zhe (yang kuat) Chang Sheng Qi (Periode Keabadian) itu meskipun ingin berkonflik dengan Zhao Hai, juga tidak punya kepercayaan diri.
Para qiang zhe (yang kuat) Chang Sheng Qi (Periode Keabadian) itu tahu dari berbagai sumber, Zhao Hai sebelumnya seorang diri bertempur melawan lima puluh Chang Sheng Qi (Periode Keabadian) Tian Mo (Iblis Surgawi), dan akhirnya entah dengan cara apa berhasil memaksa mereka mundur. Tapi satu hal yang pasti, Zhao Hai tidak takut pada mereka. Jadi Zhao Hai menggunakan sikap keras ini untuk menghadapi para qiang zhe (yang kuat) Chang Sheng Qi (Periode Keabadian) itu. Para qiang zhe (yang kuat) Chang Sheng Qi (Periode Keabadian) itu mau tidak mau harus menerimanya.
Tapi para qiang zhe (yang kuat) Chang Sheng Qi (Periode Keabadian) ini dalam hati menahan kekesalan. Mereka juga ingin mencari masalah dengan Zhao Hai, semuanya mengawasi Zhao Hai. Asalkan Zhao Hai berani mempersulit zong men (sekete) mereka, bahkan mempersulit zong men (sekete) lain, para qiang zhe (yang kuat) Chang Sheng Qi (Periode Keabadian) ini pasti akan menyerang Zhao Hai. Tapi para qiang zhe (yang kuat) Chang Sheng Qi (Periode Keabadian) itu segera kecewa, karena mereka mendapati, Zhao Hai sama sekali tidak berniat mempersulit orang lain. Dia malah sepenuh hati mengatur pasukan, mempelajari situasi pertempuran berbagai zong men (sekete), juga mempelajari karakteristik pertempuran berbagai zong men (sekete). Kemudian berdasarkan karakteristik pertempuran ini, dia membagi mereka ke dalam kelompok. Contohnya, orang Ling Feng Men (Pintu Angin Roh), oleh Zhao Hai khusus ditempatkan ke pasukan pengintai, karena kecepatan mereka paling cepat.
Sedangkan Tie Zhan Men (Pintu Perang Besi) dan beberapa sekte berbasis jian xiu (kultivator pedang) lainnya, oleh Zhao Hai dikelompokkan bersama. Orang-orang ini daya serangnya sangat perkasa. Tindakan terpadu dapat mengeluarkan efek maksimal. Dan zong men (sekete) dengan pertahanan kuat seperti Ju Li Zong (Sekte Kekuatan Raksasa) juga dikelompokkan bersama. Mereka adalah perisai daging.
==
Di Xiu Shi Jie (Dunia Kultivator) sana, Zhao Hai juga berkali-kali memimpin Xiu Shi (Kultivator) dalam pertempuran. Hanya saja di Xiu Shi Jie (Dunia Kultivator) sana, baik itu Bai Bao Zong (Sekte Seratus Harta) maupun Ju Ling Zong (Sekte Raksasa), cara bertempur Zong Men (Sekte)-Zong Men (Sekte) ini, selain beberapa Ti Xiu (Kultivator Fisik), kebanyakan didominasi oleh pertempuran fa qi (alat ajaib). Jarak antara dua Xiu Shi (Kultivator) sebenarnya sangat jauh, mereka lebih banyak menggunakan fa qi (alat ajaib) untuk bertempur.
Namun di Xiu Zhen Jie (Dunia Kultivasi) sini berbeda. Di Xiu Zhen Jie (Dunia Kultivasi) sini, yang menjadi tulang punggung pertempuran juga adalah Xiu Shi (Kultivator), tetapi Xiu Shi (Kultivator) di sini, kebanyakan telah memadatkan fa xiang (manifestasi). Dan penggunaan fa xiang (manifestasi) ini membuat kemampuan tempur para Xiu Shi (Kultivator) ini meningkat pesat, namun pada saat yang sama juga membuat Xiu Shi (Kultivator) ini tidak lagi menggunakan fa qi (alat ajaib) untuk bertempur, melainkan menggunakan fa xiang (manifestasi) untuk bertempur, yang membuatnya tampak lebih seperti pertarungan jarak dekat.
Justru karena itulah, untuk memimpin Xiu Shi (Kultivator) di Xiu Zhen Jie (Dunia Kultivasi) sini dalam pertempuran, berbeda dengan memimpin Xiu Shi (Kultivator) di Xiu Shi Jie (Dunia Kultivator) sana.
Agar Xiu Shi (Kultivator) ini dapat mengeluarkan kemampuan tempur mereka dengan lebih baik, Zhao Hai terpaksa menyuruh analisis mesin, juga Li Ji dan beberapa yang lainnya, untuk mempelajari dengan baik bagaimana mengombinasikan unit-unit tersebut, memperinci unit-unit lebih lanjut, membuat mereka saling bekerja sama, dan mengeluarkan kemampuan tempur maksimal.
Pada awalnya, para qiang zhe (penguasa/ahli) Chang Sheng Qi (Tahap Keabadian) yang ingin mencari masalah dengan Zhao Hai, begitu melihat tindakan Zhao Hai ini, semuanya menjadi diam. Mereka mendapati bahwa Zhao Hai tidak sedang mempersulit mereka. Jika mereka ikut campur dalam urusan militer ini, pasti tidak akan bisa melakukannya sebaik Zhao Hai.
Sekarang para qiang zhe (penguasa/ahli) Chang Sheng Qi (Tahap Keabadian) itu menjadi kagum. Ditambah lagi, ini juga merupakan bentuk pengakuan terhadap kekuatan Zhao Hai. Jadi mereka semua menjadi patuh, dan tidak lagi mencari masalah dengan Zhao Hai.
Dan penataan pasukan Zhao Hai kali ini, hanya memakan waktu sekitar tujuh hari. Dalam tujuh hari ini, pasukan besar Tian Mo Jie (Dunia Iblis) di sana juga menata pasukan, bahkan melakukan beberapa serangan uji coba skala kecil terhadap Zhao Hai dan yang lain di sini. Namun kedua belah pihak tidak melakukan pertempuran besar, hanya kecil-kecilan.
Dan yang paling membuat Zhao Hai senang adalah, dalam tujuh hari ini, di tempat Bai Hua Gu Lian Meng (Aliansi Lembah Seratus Bunga) dan Wan Yao Zong Lian Meng (Aliansi Sekte Sepuluh Ribu Iblis) juga telah mulai bertempur dengan pasukan besar Tian Mo Jie (Dunia Iblis).
Pasukan besar Tian Mo (Iblis) yang harus dihadapi Bai Hua Gu Lian Meng (Aliansi Lembah Seratus Bunga) hanya satu pasukan, namun jumlahnya sangat banyak, sekitar enam juta. Sementara jumlah pasukan yang dikumpulkan Bai Hua Gu Lian Meng (Aliansi Lembah Seratus Bunga) juga tidak sedikit, sekitar lima juta lebih. Kedua belah pihak melakukan pertempuran besar, namun hasil akhirnya adalah Bai Hua Gu Lian Meng (Aliansi Lembah Seratus Bunga) kalah telak, kehilangan hampir satu juta orang. Namun mereka masih bisa bergantung pada medan, memasang banyak fa zhen (formasi ajaib), dan sepenuhnya beralih ke tahap pertahanan.
Sejujurnya, Zhao Hai tidak terkejut dengan hasil seperti ini. Orang-orang Xiu Zhen Jie (Dunia Kultivasi) itu, selain persiapan menghadapi invasi Tian Mo Jie (Dunia Iblis) yang sangat kurang, juga tidak cukup memperhatikan Tian Mo Jie (Dunia Iblis). Jika tidak, tidak akan terjadi saat Tian Mo Zu (Ras Iblis) menyerbu, sembilan Zong Men (Sekte) besar malah masih berpikir untuk merebut kekuasaan seperti itu.
Kekalahan telak Bai Hua Gu (Lembah Seratus Bunga) membuat Bei Yi Zhou (Benua Utara yang Berbeda) gempar. Namun kemudian, pertempuran besar antara Wan Yao Zong (Sekte Sepuluh Ribu Iblis) dan Tian Mo Zu (Ras Iblis), bahkan membuat hampir seluruh Bei Yi Zhou (Benua Utara yang Berbeda) kehilangan suara.
Wan Yao Zong Lian Meng (Aliansi Sekte Sepuluh Ribu Iblis) adalah aliansi terbesar di seluruh Bei Yi Zhou (Benua Utara yang Berbeda). Pasukan yang mereka kumpulkan sekitar tiga belas juta orang. Sementara pasukan besar Tian Mo (Iblis) yang harus mereka hadapi hampir lima belas juta orang.
Namun dalam situasi seperti ini, jika dipimpin dengan baik, maka Tian Mo Zu (Ras Iblis) sama sekali tidak akan mendapat keuntungan. Akan tetapi, hasil akhir dari pertempuran besar Wan Yao Zong Lian Meng (Aliansi Sekte Sepuluh Ribu Iblis) kali ini, anehnya mirip dengan Bai Hua Gu (Lembah Seratus Bunga). Wan Yao Zong Lian Meng (Aliansi Sekte Sepuluh Ribu Iblis) total kehilangan hampir satu juta orang, kalah telak dan pulang, terpaksa beralih ke pertahanan, tidak berani lagi secara aktif mencari gara-gara dengan pasukan besar Tian Mo Jie (Dunia Iblis).
Dan hasil seperti ini, sepenuhnya di luar dugaan semua Zong Men (Sekte) di Bei Yi Zhou (Benua Utara yang Berbeda), terutama orang-orang Zi You Lian Meng (Aliansi Bebas). Orang-orang Zi You Lian Meng (Aliansi Bebas), karena Zhao Hai dengan satu juta orang berhasil mengalahkan dua juta Tian Mo (Iblis) dengan gemilang, dan lagi dengan lima ratus ribu orang berhasil menahan serangan lebih dari dua juta pasukan besar Tian Mo (Iblis), dan akhirnya memaksa lawan mundur, mereka selalu menganggap pasukan besar Tian Mo Zu (Ras Iblis) tidak lebih dari itu, bahkan timbul sedikit rasa sombong.
Namun begitu pertempuran di Bai Hua Gu (Lembah Seratus Bunga) dan Wan Yao Zong (Sekte Sepuluh Ribu Iblis) selesai, seluruh Zi You Lian Meng (Aliansi Bebas) seketika kehilangan suara. Di antara ketiga aliansi di Bei Yi Zhou (Benua Utara yang Berbeda) ini, Zi You Lian Meng (Aliansi Bebas) adalah yang paling lemah. Hei Hu Bang (Geng Macan Hitam) sebagai Meng Zhu (Pemimpin Aliansi) meskipun akhir-akhir ini sangat kuat, namun jika dibandingkan dengan Zong Men (Sekte) besar seperti Bai Hua Gu (Lembah Seratus Bunga) dan Wan Yao Zong (Sekte Sepuluh Ribu Iblis), masih jauh tertinggal. Dan Zong Men (Sekte)-Zong Men (Sekte) kecil di dalam Zi You Lian Meng (Aliansi Bebas) itu, alasan mereka bergabung dengan Zi You Lian Meng (Aliansi Bebas) adalah karena kekuatan Hei Hu Bang (Geng Macan Hitam) sendiri juga tidak terlalu kuat, ditambah lingkungan Zi You Lian Meng (Aliansi Bebas) sangat longgar, Hei Hu Bang (Geng Macan Hitam) tidak akan menekan mereka, maka mereka bergabung. Tetapi untuk kemampuan tempur Hei Hu Bang (Geng Macan Hitam), mereka selama ini tidak terlalu percaya diri. Jika tidak, tidak akan mungkin saat Zhao Hai pertama kali bertempur dengan pasukan besar Tian Mo Jie (Dunia Iblis), mereka hanya mengirim beberapa Nei Men Di Zi (Murid Dalam) untuk mencoba-coba.
Namun begitu hasil pertempuran dari Bai Hua Gu (Lembah Seratus Bunga) dan Wan Yao Zong (Sekte Sepuluh Ribu Iblis) keluar, Zong Men (Sekte)-Zong Men (Sekte) kecil di Zi You Lian Meng (Aliansi Bebas) tiba-tiba menyadari, ternyata Zi You Lian Meng (Aliansi Bebas) kita ini hebat juga. Coba lihat, Wan Yao Zong (Sekte Sepuluh Ribu Iblis) dan Bai Hua Gu (Lembah Seratus Bunga), Zong Men (Sekte) besar mapan ini, semuanya dihajar habis-habisan oleh pasukan besar Tian Mo Jie (Dunia Iblis) hingga seperti cucu. Hanya Zi You Lian Meng (Aliansi Bebas) kita yang menang besar, malah sebaliknya menghajar Tian Mo Jie (Dunia Iblis) hingga seperti cucu. Dengan perbandingan ini, Zi You Lian Meng (Aliansi Bebas) lebih baik.
Bahkan Hei Hu Bang (Geng Macan Hitam) sendiri tidak menyangka, kekalahan Wan Yao Zong (Sekte Sepuluh Ribu Iblis) dan Bai Hua Gu (Lembah Seratus Bunga) secara tidak langsung membantu Hei Hu Bang (Geng Macan Hitam), membuat Zong Men (Sekte)-Zong Men (Sekte) kecil itu semakin dekat dengan Hei Hu Bang (Geng Macan Hitam).
Sementara Mo Li Ke agak tidak senang. Mo Li Ke sudah dua kali menderita kekalahan kecil di tangan Zhao Hai, sementara beberapa pasukan besar Tian Mo Zu (Ras Iblis) lainnya semuanya menang, hanya dia yang kalah. Bagaimana Mo Li Ke bisa menelan kekesalan ini? Jadi tepat tujuh hari setelah Zhao Hai menata pasukan, Mo Li Ke sekali lagi mengerahkan lima juta pasukan besar untuk menyerang Di Yi Jun Tuan (Pasukan Pertama) Zhao Hai.
Namun untungnya sekarang Di Yi Jun Tuan (Pasukan Pertama) Zhao Hai sudah selesai ditata ulang. Dia sekarang juga tidak berencana bertahan lagi, dengan tegas membawa tiga juta pasukan menyambut mereka.
Kali ini Zhao Hai kembali memusatkan seratus da fa qi (alat ajaib besar), membentuk Xing Chen Wan Bian Da Zhen (Formasi Perubahan Tak Terbatas Bintang), dan menempatkannya di paling depan formasi. Sementara Xiu Shi (Kultivator) tempur lainnya, semuanya meninggalkan da fa qi (alat ajaib besar), dan mengatur formasi di belakang Xing Chen Wan Bian Da Zhen (Formasi Perubahan Tak Terbatas Bintang), siap untuk bertempur.
Dengan cara ini, da fa qi (alat ajaib besar) lawan tidak bisa secara langsung menghantam formasi besar mereka. Begitu Zhao Hai berhasil menahan da fa qi (alat ajaib besar) lawan, orang-orang Tian Mo Zu (Ras Iblis) terpaksa mengirim Tian Mo (Iblis) biasa untuk menyerang formasi besar Zhao Hai, dan harus memutar melewati Xing Chen Wan Bian Da Zhen (Formasi Perubahan Tak Terbatas Bintang).
Namun formasi besar Xiu Shi (Kultivator) di belakang Xing Chen Wan Bian Da Zhen (Formasi Perubahan Tak Terbatas Bintang) juga berbeda dari sebelumnya. Pasukan sebelumnya belum melalui penataan ulang, berbagai unit tercampur aduk, saat bertempur seperti sekelompok lebah menyerbu, dengan begitu kemampuan tempur tentu tidak akan tinggi.
Dan sekarang setelah melalui penataan ulang, berbagai unit sudah dikelompokkan oleh Zhao Hai menjadi satu, membentuk zhen xing (formasi pertempuran) baru. Dan dalam zhen xing (formasi pertempuran) ini, setiap unit kapan harus menyerang, ke arah mana menyerang, menggunakan cara bagaimana menyerang, semuanya harus mendengarkan komando Zhao Hai. Dalam situasi seperti ini, jika orang-orang Tian Mo Zu (Ras Iblis) itu menyerbu, pasti tidak akan mendapat keuntungan.
Zhao Hai tidak tinggal di tempat menunggu serangan Tian Mo Zu (Ras Iblis), melainkan membawa pasukan besar menyambut mereka. Jarak kedua belah pihak terus mendekat, pertempuran besar siap pecah.
Dan tepat pada saat ini, pasukan besar Tian Mo (Iblis) lain yang berkekuatan dua juta orang di sebelah Zi You Lian Meng (Aliansi Bebas) juga bergerak, langsung menyerbu ke dalam Zi You Lian Meng (Aliansi Bebas).
Untungnya Di Er Jun Tuan (Pasukan Kedua) Zi You Lian Meng (Aliansi Bebas) juga sudah selesai dibentuk. Pasukan besar satu setengah juta orang juga bergerak menuju garis depan. Dan panglima pasukan besar ini adalah He Xin Di Zi (Murid Inti) dari sebuah bang (geng) kelas menengah mapan di Zi You Lian Meng (Aliansi Bebas). Bang (geng) kelas menengah ini bernama Ju Fu Bang (Geng Kapak Raksasa). Ju Fu Bang (Geng Kapak Raksasa) di Bei Yi Zhou (Benua Utara yang Berbeda) adalah bang (geng) kelas menengah mapan yang terkenal, kekuatan mereka sangat kuat. Mereka didominasi oleh Ti Xiu (Kultivator Fisik), pandai menggunakan kapak raksasa, kemampuan tempur sangat kuat. Namun karena gong fa (metode kultivasi) yang mereka latih memiliki persyaratan tinggi, jumlah anggota bang (geng) selalu sedikit. Ini juga merupakan alasan terbesar yang membatasi perkembangan mereka.
Ju Fu Bang (Geng Kapak Raksasa) ini sebelumnya memiliki hubungan yang cukup baik dengan Hei Hu Bang (Geng Macan Hitam). Karena Lao Zu (Nenek Moyang) dari kedua Zong Men (Sekte) ini sebelumnya memiliki hubungan yang baik, dan antara kedua Zong Men (Sekte) ini terpisah beberapa Zong Men (Sekte) lain, tidak ada konflik kepentingan. Jadi hubungan baik ini berlanjut hingga sekarang.
Kali ini dalam pembentukan Di Er Jun Tuan (Pasukan Kedua), karena Hei Hu Bang (Geng Macan Hitam) tidak bisa lagi menjabat sebagai Jun Tuan Zhang (Panglima Pasukan) pasukan kedua, maka atas usulan Hei Hu Bang (Geng Macan Hitam), orang Ju Fu Bang (Geng Kapak Raksasa) mendapatkan posisi Jun Tuan Zhang (Panglima Pasukan) ini. Ini membuat hubungan kedua bang (geng) semakin harmonis.
Zong Men (Sekte) lain meskipun tahu bahwa Ju Fu Bang (Geng Kapak Raksasa) menguasai Di Er Jun Tuan (Pasukan Kedua), dan tidak akan berbuat sesuatu terhadap Hei Hu Bang (Geng Macan Hitam), namun mereka juga merasa puas. Bagaimanapun juga, Di Er Jun Tuan (Pasukan Kedua) tidak berada di tangan Hei Hu Bang (Geng Macan Hitam). Meskipun hubungan Hei Hu Bang (Geng Macan Hitam) dan Ju Fu Bang (Geng Kapak Raksasa) baik, tetapi bagaimanapun mereka adalah dua Zong Men (Sekte) yang berbeda. Hubungan antar Zong Men (Sekte) memang baik, itu karena tidak ada konflik kepentingan. Jika Hei Hu Bang (Geng Macan Hitam) ingin memerintah Di Er Jun Tuan (Pasukan Kedua) melalui Ju Fu Bang (Geng Kapak Raksasa), itu tidak mungkin. Ju Fu Bang (Geng Kapak Raksasa) tidak akan setuju. Saat itu, bisa jadi kedua Zong Men (Sekte) yang hubungannya baik ini akan bertengkar. Ini juga sesuai dengan keinginan Zong Men (Sekte)-Zong Men (Sekte) kecil itu.
Zong Men (Sekte)-Zong Men (Sekte) kecil itu paling tidak ingin muncul kekuatan yang mendominasi sendirian di Zi You Lian Meng (Aliansi Bebas). Jika muncul kekuatan yang mendominasi sendirian di Zi You Lian Meng (Aliansi Bebas), pasti akan mempengaruhi kepentingan mereka. Meskipun mereka bisa kapan saja keluar dari Zi You Lian Meng (Aliansi Bebas), tetapi Zong Men (Sekte) mereka bagaimanapun masih berada di dekat Hei Hu Bang (Geng Macan Hitam). Jika Hei Hu Bang (Geng Macan Hitam) benar-benar mendominasi sendirian, pasti akan menghadapi mereka. Dan jika mereka bergabung dengan Wan Yao Zong (Sekte Sepuluh Ribu Iblis) atau Bai Hua Gu (Lembah Seratus Bunga) akan lebih merepotkan lagi, karena Zong Men (Sekte) mereka paling dekat dengan Hei Hu Bang (Geng Macan Hitam), Hei Hu Bang (Geng Macan Hitam) bisa kapan saja mengirim pasukan untuk membereskan mereka. Sementara Bai Hua Gu (Lembah Seratus Bunga) dan Wan Yao Zong (Sekte Sepuluh Ribu Iblis), sekarang sedang kewalahan mengurus diri sendiri, mana ada waktu mengurus mereka. Lagipula, Bai Hua Gu (Lembah Seratus Bunga) dan Wan Yao Zong (Sekte Sepuluh Ribu Iblis) juga tidak terlalu bisa diandalkan, jika tidak, tidak akan dihajar habis-habisan oleh Tian Mo Jie (Dunia Iblis) hingga seperti cucu.
Namun melihat Hei Hu Bang (Geng Macan Hitam) semakin kuat, sementara mereka tidak bisa lepas dari Hei Hu Bang (Geng Macan Hitam), lalu bagaimana? Zong Men (Sekte)-Zong Men (Sekte) kecil itu menemukan suatu cara, yaitu memunculkan suatu kekuatan untuk bersaing dengan Hei Hu Bang (Geng Macan Hitam), tidak membiarkan Hei Hu Bang (Geng Macan Hitam) mendominasi sendirian. Setidaknya harus ada suatu kekuatan yang dapat mengimbangi Hei Hu Bang (Geng Macan Hitam). Maka Ju Fu Bang (Geng Kapak Raksasa) dalam situasi ini, bersama-sama diusung ke depan oleh Hei Hu Bang (Geng Macan Hitam) dan Zong Men (Sekte)-Zong Men (Sekte) kecil lainnya, menjadi suatu kekuatan yang digunakan Zong Men (Sekte)-Zong Men (Sekte) kecil itu untuk mengimbangi Hei Hu Bang (Geng Macan Hitam).
Dengan begitu Hei Hu Bang (Geng Macan Hitam) merasa puas. Bagaimanapun juga, Ju Fu Bang (Geng Kapak Raksasa) sekarang hubungan dengan mereka masih baik. Ju Fu Bang (Geng Kapak Raksasa) tidak akan bodoh, di saat tidak ada konflik kepentingan, sengaja menjebak Xiu Shi (Kultivator) Hei Hu Bang (Geng Macan Hitam) yang sedang bertugas. Ju Fu Bang (Geng Kapak Raksasa) merasa puas, mereka mendapatkan kekuasaan lebih besar, menjadi Zong Men (Sekte) dengan kekuasaan terbesar di Zi You Lian Meng (Aliansi Bebas) selain Hei Hu Bang (Geng Macan Hitam). Zong Men (Sekte)-Zong Men (Sekte) kecil itu juga merasa puas, di Zi You Lian Meng (Aliansi Bebas) tidak ada yang mendominasi sendirian, kepentingan mereka juga bisa terjamin. Semua senang!
==
Li Kuangge berdiri di atas jian chuan (kapal panah), da fa qi (alat sihir besar) khas milik Ju Fu Bang (Geng Kapak Raksasa), dengan perasaan puas dan bangga. Li Kuangge adalah tian cai (jenius) dari Ju Fu Bang (Geng Kapak Raksasa). Dia seangkatan dengan Zhang Feng. Di Bei Yi Zhou (Wilayah Aneh Utara) juga terkenal sebagai tian cai (jenius)人物. Kekuatannya sangat tangguh, sekarang sudah menjadi seorang qiang zhe (penguat) tingkat Du Jie qi (Fase Lulus Ujian). Bisa dibilang, di Bei Yi Zhou (Wilayah Aneh Utara), dia adalah figur bintang yang pantas, bahkan beberapa tian cai di zi (murid jenius) dari Wan Yao Zong (Sekte Sepuluh Ribu Iblis) pun tidak bisa menutupi sinarnya.
Bersikap tinggi, bahkan bisa dibilang agak sombong, Li Kuangge di Bei Yi Zhou (Wilayah Aneh Utara) sini namanya jauh lebih terkenal daripada Zhang Feng. Ke mana pun dia pergi, selalu dipuja. Bahkan beberapa xiu shi (kultivator) biasa, begitu mendengar namanya, akan mingkur. Ini juga membuat Li Kuangge selalu menganggap dirinya sebagai tian cai (jenius) yang mendapat segala kasih sayang.
Tapi sejak Zhao Hai muncul secara tiba-tiba, semuanya berubah. Prestasi tempur Zhao Hai sangat gemilang, sinarnya tak tertandingi saat itu, sepenuhnya menutupi ketajamannya. Li Kuangge sejak saat itu, seperti anak kecil yang mainannya direbut. Dia iri dan benci pada Zhao Hai sampai hampir gila.
Seiring dengan invasi Tian Mo jie (dunia Iblis Surgawi), nama Zhao Hai bukannya turun malah naik. Setelah Zhao Hai dua kali mengalahkan pasukan besar Tian Mo (Iblis Surgawi), nama Zhao Hai di Bei Yi Zhou (Wilayah Aneh Utara) tak tertandingi saat itu.
Li Kuangge juga ingin maju bertempur, dia juga ingin mendapat nama yang lebih besar. Tapi dia tidak mau berada di bawah Zhao Hai. Jadi dia tidak ikut serta di di yi jun tuan (korps pertama) milik Zhao Hai. Sampai di er jun tuan (korps kedua) dibentuk, atas usulan Heihu Bang (Geng Harimau Hitam), dia menjadi komandan di er jun tuan (korps kedua). Ini membuat Li Kuangge akhirnya merasa seperti burung yang terbang bebas di langit luas.
Li Kuangge tidak benci Heihu Bang (Geng Harimau Hitam). Ju Fu Bang (Geng Kapak Raksasa) dan Heihu Bang (Geng Harimau Hitam) selalu menjaga hubungan baik. Lagipula, posisi jun tuan zhang (komandan korps) ini, direkomendasikan oleh Heihu Bang (Geng Harimau Hitam). Jadi dia tidak benci Heihu Bang (Geng Harimau Hitam). Dia hanya iri pada Zhao Hai. Dia ingin mengadu kemampuan dengan Zhao Hai, biar Bei Yi Zhou (Wilayah Aneh Utara), bahkan seluruh xiu zhen jie (dunia kultivasi) tahu, dialah Li Kuangge, tian cai (jenius) nomor satu yang pantas di Bei Yi Zhou (Wilayah Aneh Utara)!
Li Kuangge memang punya alasan untuk senang. Meskipun pasukan di tangannya sekarang hanya satu juta lima ratus ribu, tapi musuh yang dihadapinya cuma dua juta. Sedangkan Zhao Hai punya pasukan tiga juta, tapi Zhao Hai harus menghadapi musuh lima juta. Menurut Li Kuangge, dewa membantunya. Asalkan dia bisa menggunakan satu juta lima ratus ribu pasukannya untuk mengalahkan dua juta pasukan besar Tian Mo (Iblis Surgawi) di seberang, maka namanya pasti bisa melampaui Zhao Hai.
Li Kuangge, seperti beberapa zong zhu (pemimpin sekte) dari Zi You Lian Meng (Aliansi Bebas), sama sekali tidak punya banyak gambaran tentang keganasan Tian Mo jie (dunia Iblis Surgawi). Pasukan besar Tian Mo jie (dunia Iblis Surgawi) sudah dua kali kalah di tangan Zhao Hai, dan keduanya dikalahkan dengan jumlah lebih sedikit melawan lebih banyak. Ini membuat Li Kuangge dan mereka memandang rendah Tian Mo jie (dunia Iblis Surgawi).
Meskipun kemudian pasukan besar Tian Mo jie (dunia Iblis Surgawi) dua kali berturut-turut mengalahkan Bai Hua Gu Lian Meng (Aliansi Lembah Seratus Bunga) dan Wan Yao Zong Lian Meng (Aliansi Sekte Sepuluh Ribu Iblis), membuat mereka sedikit lebih memperhatikan, tapi rasa memandang rendah dari lubuk hati itu tidak hilang. Terutama seperti Li Kuangge, yang masih muda, bersemangat, dan tidak mau kalah pada siapa pun.
Li Kuangge sekarang sedang membawa satu juta lima ratus ribu pasukan, pergi menyongsong pasukan besar Tian Mo jie (dunia Iblis Surgawi). Pasukan besar Tian Mo jie (dunia Iblis Surgawi) yang berhadapan dengan di er jun tuan (korps kedua), saat di yi jun tuan (korps pertama) bergerak, mereka juga bergerak, langsung menerjang ke arah di er jun tuan (korps kedua). Jarak kedua pasukan sekitar satu hari perjalanan. Li Kuangge tentu tidak akan duduk diam menunggu mereka menyerang. Sebenarnya, jika pasukan besar Tian Mo (Iblis Surgawi) menyerang terlambat satu atau dua hari, Li Kuangge sendiri sudah akan membawa pasukan menyerbu.
Da fa qi (alat sihir besar) yang ditumpangi Li Kuangge, adalah da fa qi (alat sihir besar) khas Ju Fu Bang (Geng Kapak Raksasa), jian chuan (kapal panah). Jian chuan (kapal panah) bukan berarti kapal ini bisa memanah. Sebenarnya jian chuan (kapal panah) tidak bisa memanah. Jian chuan (kapal panah) dinamakan begitu, karena bentuk luarnya sangat mirip dengan anak panah, makanya disebut jian chuan (kapal panah).
Justru karena bentuk begini, kecepatan jian chuan (kapal panah) sangat cepat, kekuatan serangannya sangat tangguh. Di Bei Yi Zhou (Wilayah Aneh Utara) sini juga termasuk da fa qi (alat sihir besar) yang cukup terkenal.
Jumlah personel di er jun tuan (korps kedua) meskipun tidak sebanyak di yi jun tuan (korps pertama), tapi jumlah da fa qi (alat sihir besar) mereka sama sekali tidak kalah dari di yi jun tuan (korps pertama). Jumlah da fa qi (alat sihir besar) di er jun tuan (korps kedua) juga ada seratus kapal. Dan dari seratus da fa qi (alat sihir besar) ini, hanya sepuluh kapal yang dikeluarkan Heihu Bang (Geng Harimau Hitam). Da fa qi (alat sihir besar) lainnya, berasal dari berbagai zong men (sekret).
Dan da fa qi (alat sihir besar) milik Heihu Bang (Geng Harimau Hitam) itu juga bukan dikemudikan bu si sheng wu (makhluk tak mati) milik Zhao Hai, melainkan dikemudikan tim kecil pengendali da fa qi (alat sihir besar) Heihu Bang (Geng Harimau Hitam). Dan kali ini Hu Huaqian memimpin anggota Heihu Bang (Geng Harimau Hitam) dengan sangat rendah hati, tidak ada satu pun hal menonjol terjadi, langsung menganggap diri mereka sebagai bagian biasa dari di er jun tuan (korps kedua).
Ini juga pesan Hu Liangchen kepada mereka, suruh mereka serendah mungkin. Sekarang Heihu Bang (Geng Harimau Hitam) sudah cukup terkenal. Jika terlalu menonjol, akan menimbulkan rasa tidak suka dari xiao zong men (sekret kecil). Ini bagi Heihu Bang (Geng Harimau Hitam) bukan hal baik.
Hu Huaqian berdiri di atas hu chuan (kapal harimau), melihat jian chuan (kapal panah) yang terbang paling depan, menghela napas. Istrinya, Yue Xia, tidak mengerti menatapnya, “Suamiku, kenapa?”
Hu Huaqian menunjuk jian chuan (kapal panah) yang paling depan, “Li Kuangge ada di kapal itu. Sejujurnya, aku sangat khawatir dengan operasi kali ini. Li Kuangge, orang ini pernah kukenal sebelumnya. Kekuatannya memang kuat, tapi terlalu sombong dan angkuh, sama sekali tidak mau mendengar kata orang. Orang seperti ini, mungkin dia bisa menjadi xiu shi (kultivator) yang bagus, mungkin juga bisa menjadi gao shou (ahli tinggi). Tapi orang seperti ini, sama sekali bukan komandan yang baik. Dibanding Xiao Hai, dia kalah jauh.”
Yue Xia tersenyum tipis, “Di seluruh Bei Yi Zhou (Wilayah Aneh Utara), ada berapa orang yang bisa dibandingkan dengan Xiao Hai? Suamiku, kita pikirkan saja bagaimana menjaga kekuatan kita sendiri. Kali ini ikut kita keluar, ada seratus ribu di zi (murid) Heihu Bang (Geng Harimau Hitam). Kita harus berusaha sebaik mungkin membawa mereka pulang.”
Hu Huaqian mengangguk, matanya berbinar, “Rencana Xiao Hai ini meskipun akan membuat Heihu Bang (Geng Harimau Hitam) kita berkorban, tapi asalkan rencana ini berhasil, maka Zi You Lian Meng (Aliansi Bebas) adalah milik Heihu Bang (Geng Harimau Hitam) kita.”
Sedang bicara, pasukan di depan sudah perlahan melambat. Hu Huaqian memusatkan pandangan ke depan. Di hadapan mereka, gelombang hitam pekat sedang mengalir ke arah mereka.
Hu Huaqian tahu, pasukan besar Tian Mo jie (dunia Iblis Surgawi) datang. Dia segera memberi perintah, menyuruh da fa qi (alat sihir besar) Heihu Bang (Geng Harimau Hitam) berhenti, dan mengatur formasi, siap tempur setiap saat.
Karena Heihu Bang (Geng Harimau Hitam) mengerahkan seratus ribu personel, tapi juga punya sepuluh kapal da fa qi (alat sihir besar), jadi hampir tidak ada xiu shi (kultivator) yang terbang di belakang da fa qi (alat sihir besar). Sekarang da fa qi (alat sihir besar) berhenti, membentuk formasi, xiu shi (kultivator) di dalam da fa qi (alat sihir besar) juga terbang keluar, membentuk formasi di belakang da fa qi (alat sihir besar). Situasi di berbagai zong men (sekret) lain juga kurang lebih sama.
Baru saja Hu Huaqian dan yang lain selesai mengatur formasi, pasukan besar Tian Mo jie (dunia Iblis Surgawi) sudah menyerbu. Tapi pasukan besar Tian Mo jie (dunia Iblis Surgawi) juga tidak langsung menyerang, mereka berhenti sekitar seribu meter di depan mereka. Lalu sebuah suara terdengar, “Pemimpin rombongan xiu zhen jie (dunia kultivasi) maju bicara.”
Li Kuangge tertawa keras, “Anak kecil Tian Mo (Iblis Surgawi), kalau mau kentut cepat keluarkan!”
“Hmpf!” Dari tengah formasi pasukan besar Tian Mo jie (dunia Iblis Surgawi) di seberang, terdengar dengusan dingin. Dengusan ini bagaikan genta besar, suaranya sangat besar, dan menggema. Seluruh pasukan xiu zhen jie (dunia kultivasi) mendengarnya dengan jelas. Kedengarannya, meskipun lawan bukan seorang qiang zhe (penguat) tingkat Chang Sheng qi (Fase Panjang Umur), tapi kekuatannya hampir mendekati Chang Sheng qi (Fase Panjang Umur).
“Xiu shi (kultivator) xiu zhen jie (dunia kultivasi), mulutnya selalu lebih hebat dari tangan dan kaki. Di xiu zhen jie (dunia kultivasi) kalian, cuma Zhao Hai itu yang layak dilihat. Dulu waktu dia di Tian Mo jie (dunia Iblis Surgawi) kami, juga dikejar-kejar kami Tian Mo jie (dunia Iblis Surgawi) ke mana-mana, akhirnya kabur kembali ke xiu zhen jie (dunia kultivasi). Tapi dia memang punya sedikit kemampuan. Hanya saja tidak tahu, anak kecil sepertimu apakah punya kemampuan seperti dia? Kalau tidak punya, cuma bisa bicara keras, akhirnya cuma jadi bahan tertawaan.” Suara dari seberang terdengar sangat datar, selain dengusan dingin tadi, tidak terdengar sedikit pun amarah.
Li Kuangge begitu dengar orang seberang memuji Zhao Hai begitu, wajahnya berubah, mendengus dingin, “Apa aku bisa menyamai Zhao Hai atau tidak, harus lihat hasil di medan laga. Kalian Tian Mo zu (ras Iblis Surgawi) tanpa sebab menyerbu masuk xiu zhen jie (dunia kultivasi) kami, aku Li Kuangge bersumpah, pasti akan membasmi kalian semua sampai habis!”
“Hahahaha, ini lelucon paling lucu yang pernah kudengar!” Suara dari seberang terdengar lagi, “Membasmi Tian Mo zu (ras Iblis Surgawi) kami sampai habis? Sembilan Da Zong Men (Sembilan Sekret Besar) di xiu zhen jie (dunia kultivasi) saja tidak berani berkata begitu. Sungguh anak sapi yang baru lahir tidak takut macan. Anak muda, kamu harus paham, ling mai (pembuluh roh) terbaik, dan yao (pil) terbaik, harus dinikmati oleh mereka yang berbakat lebih baik dan berkekuatan lebih kuat. Xiu shi (kultivator) xiu zhen jie (dunia kultivasi) kalian tidak berpikir maju, apa pantas kalian menduduki xiu zhen jie (dunia kultivasi) ini? Lebih baik serahkan sini pada Tian Mo zu (ras Iblis Surgawi) kami.”
“Omong kosong!” Li Kuangge berteriak keras, “Tian Mo zu (ras Iblis Surgawi) kalian cuma sekelompok anak iblis yang tidak beradab, apa pantas kalian disejajarkan dengan xiu zhen jie (dunia kultivasi) kami? Terima mati!” Selesai bicara, Li Kuangge melambaikan tangan, berseru keras, “Serang! Da fa qi (alat sihir besar), maju!”
Dengan suaranya, lebih dari seratus da fa qi (alat sihir besar) sekuat tenaga melesat ke arah pasukan besar Tian Mo jie (dunia Iblis Surgawi). Sedangkan reaksi pasukan besar Tian Mo jie (dunia Iblis Surgawi) di sana sepertinya agak lambat. Da fa qi (alat sihir besar) mereka ternyata sampai sekarang belum bergerak maju.
Hu chuan (kapal harimau) Hu Huaqian juga ikut maju. Tapi begitu melihat reaksi pasukan besar Tian Mo jie (dunia Iblis Surgawi) seperti ini, dia tertegun, lalu wajahnya berubah, berkata dengan suara berat, “Beritahu semua da fa qi (alat sihir besar) Heihu Bang (Geng Harimau Hitam), perlambat kecepatan maju.”
Yue Xia melihat pasukan besar Tian Mo jie (dunia Iblis Surgawi), berkata dengan suara berat, “Tidak masuk akal. Kata bang zhu (pemimpin geng), kekuatan pasukan besar Tian Mo jie (dunia Iblis Surgawi) bahkan sedikit lebih kuat dari xiu shi (kultivator) xiu zhen jie (dunia kultivasi). Tidak mungkin reaksi mereka selambat ini. Lagipula, perkataan Tian Mo (Iblis Surgawi) tadi juga agak aneh. Dia memuji Xiao Hai begitu, sepertinya tidak berniat baik?”
Hu Huaqian mendengus dingin, “Bukan sepertinya, memang tidak berniat baik. Dia pasti melihat Li Kuangge masih muda, lalu mati-matian memuji Xiao Hai, lihat reaksi Li Kuangge. Jika Li Kuangge marah, maka tujuannya tercapai. Jika Li Kuangge tidak marah, dia juga tidak rugi. Sekarang reaksi orang itu selambat ini, pasti ada tipu muslihat. Mereka sedang bersiap menghadapi da fa qi (alat sihir besar) kita.”
Orang Heihu Bang (Geng Harimau Hitam) masih sangat patuh pada perintah. Kecepatan maju da fa qi (alat sihir besar) melambat. Tapi perlambatannya tidak terlalu kentara, dari garis terdepan perlahan mundur ke belakang.
Jarak kedua pihak cuma sekitar seribu meter. Jarak seperti ini tidak terlalu cocok untuk da fa qi (alat sihir besar) maju menyerang. Da fa qi (alat sihir besar)mu belum mencapai kecepatan tertinggi, sudah sampai di depan musuh. Ini akan mempengaruhi kekuatan serangan da fa qi (alat sihir besar).
Tapi jelas Li Kuangge tidak memikirkan hal ini. Dia sangat impulsif memerintahkan da fa qi (alat sihir besar) mulai maju menyerang. Hanya dalam sekejap, da fa qi (alat sihir besar) sudah hampir sampai di depan pasukan besar Tian Mo jie (dunia Iblis Surgawi). Sedangkan da fa qi (alat sihir besar) di pasukan besar Tian Mo jie (dunia Iblis Surgawi) di sana, baru mulai bergerak. Bukan maju, tapi mundur.
Pergerakan pasukan besar Tian Mo jie (dunia Iblis Surgawi) ini membuat Li Kuangge semakin bersemangat. Dia mati-matian menyuruh da fa qi (alat sihir besar) mempercepat, terus mempercepat! Saat ini, tiba-tiba dari tengah pasukan besar Tian Mo jie (dunia Iblis Surgawi), terbang puluhan jian qi (energi pedang) raksasa yang sangat besar. Setelah itu, puluhan jian qi (energi pedang) lagi!
Jian qi (energi pedang) ini masing-masing puluhan meter panjangnya, kuning keemasan, sangat padat nyata, seperti pedang raksasa emas raksasa, langsung menebas ke arah da fa qi (alat sihir besar) di er jun tuan (korps kedua).
Begitu melihat jian qi (energi pedang) emas itu, wajah Li Kuangge berubah. Karena dia bisa lihat, jian qi (energi pedang) kuning emas ini, semuanya dikeluarkan oleh qiang zhe (penguat) tingkat Chang Sheng qi (Fase Panjang Umur). Sepertinya lawan sudah punya rencana matang, memang mau menghancurkan da fa qi (alat sihir besar) mereka.
Sampai saat ini Li Kuangge akhirnya sadar dia terjebak. Dia sangat paham, dalam pertempuran besar begini, jika satu pihak kehilangan da fa qi (alat sihir besar), apa akibatnya. Mereka mungkin cuma bisa jadi sasaran pukul.
Tapi sekarang Li Kuangge menyesal pun sudah terlambat. Da fa qi (alat sihir besar) bukan bisa berbelok seenaknya. Menyuruh da fa qi (alat sihir besar) menghindari jian qi (energi pedang) yang melesat dari depan, itu sama sekali mustahil.
Saat wajah Li Kuangge pucat pasi, jian qi (energi pedang) itu sudah menebas da fa qi (alat sihir besar) di er jun tuan (korps kedua). Karena di er jun tuan (korps kedua) semua orang berebut maju, jadi tidak seperti saat Zhao Hai memimpin da fa qi (alat sihir besar) menyerang, yang formasi teratur, maju bertahap. Kali ini da fa qi (alat sihir besar) menyerang, karena kecepatan tiap fa qi (alat sihir) berbeda, jadi agak tidak rapi. Tapi jumlah da fa qi (alat sihir besar) di baris pertama mencapai lebih dari lima puluh kapal. Jumlah di baris kedua juga lebih dari tiga puluh kapal. Hanya baris ketiga yang sepuluh kapal da fa qi (alat sihir besar), dan semuanya milik Heihu Bang (Geng Harimau Hitam).
Karena saat da fa qi (alat sihir besar) menyerang, takut terhalang jalur oleh da fa qi (alat sihir besar) di depan, jadi antara baris pertama dan baris kedua tidak ada penghalang. Jian qi (energi pedang) yang dikeluarkan Tian Mo jie (dunia Iblis Surgawi) satu per satu, lurus menebas da fa qi (alat sihir besar) di er jun tuan (korps kedua). Setiap da fa qi (alat sihir besar) di baris pertama, paling tidak ada dua jian qi (energi pedang) yang menyasar.
Jian qi (energi pedang) itu semuanya dikeluarkan qiang zhe (penguat) tingkat Chang Sheng qi (Fase Panjang Umur), masing-masing sangat tangguh. Jian qi (energi pedang) satu per satu, seperti memotong tahu, menembus hu zhao (perisai pelindung) energi da fa qi (alat sihir besar), menebas da fa qi (alat sihir besar). Dengan suara gemuruh bertubi-tubi, lebih dari lima puluh kapal da fa qi (alat sihir besar) di er jun tuan (korps kedua) yang maju paling depan, semuanya ditembus jian qi (energi pedang), kehilangan kemampuan tempur. Bahkan beberapa da fa qi (alat sihir besar) kehilangan tenaga penggerak, langsung jatuh ke tanah.
Dan saat ini, da fa qi (alat sihir besar) di baris kedua er jun tuan (korps kedua), juga diserang jian qi (energi pedang) lawan. Tapi saat ini, qiang zhe (penguat) tingkat Chang Sheng qi (Fase Panjang Umur) di er jun tuan (korps kedua) akhirnya bereaksi. Jian qi (energi pedang) satu per satu menyambut jian qi (energi pedang) yang dikeluarkan pasukan besar Tian Mo jie (dunia Iblis Surgawi). Tapi satu pihak bergerak tergesa-gesa, satu pihak sudah siap, hasilnya jelas. Jian qi (energi pedang) yang dikeluarkan qiang zhe (penguat) tingkat Chang Sheng qi (Fase Panjang Umur) er jun tuan (korps kedua) langsung dihancurkan oleh jian qi (energi pedang) lawan. Lalu jian qi (energi pedang) lawan, tanpa ampun, menghantam da fa qi (alat sihir besar) er jun tuan (korps kedua). Tapi untungnya, jian qi (energi pedang) ini sudah kehilangan sebagian kekuatannya karena dihalau jian qi (energi pedang) qiang zhe (penguat) tingkat Chang Sheng qi (Fase Panjang Umur) er jun tuan (korps kedua), kekuatannya sudah tidak kuat. Jian qi (energi pedang) hanya menembus hu zhao (perisai pelindung) da fa qi (alat sihir besar), kerusakan pada da fa qi (alat sihir besar) sangat kecil.
==
Li Kuang Ge tidak terluka. Meskipun jian qi (energi pedang) itu sangat kuat, Li Kuang Ge juga memiliki kemampuan sesungguhnya. Bahkan seorang Chang Sheng qi qiang zhe (Kultivator Tahap Keabadian yang kuat) ingin membunuhnya, harus mengeluarkan tenaga. Lagipula dia masih berdiri di atas da fa qi (Alat Besar), yang menyerangnya hanyalah jian qi (energi pedang) yang dikeluarkan Chang Sheng qi qiang zhe. Jadi Li Kuang Ge sama sekali tidak terluka, tapi jian chuan (kapal panah)-nya hancur.
Mata Li Kuang Ge benar-benar memerah. Dia tidak pernah menyangka akan berakhir seperti ini. Hasil seperti ini benar-benar terlalu berat pukulannya baginya. Pertama kali dia memimpin pertempuran, pertama kali dia menyerang, berakhir seperti ini. Bagaimana dia bisa menerimanya?
Li Kuang Ge sudah kehilangan akal sehat. Dia menggerakkan tubuhnya, langsung melesat maju, hendak menerjang masuk ke tengah pasukan besar Tian Mo Jie (Alam Iblis), bertarung mati-matian dengan orang Tian Mo Jie.
Saat Li Kuang Ge hendak bergerak, sebuah tangan besar mencengkeramnya. Li Kuang Ge menoleh dengan mata merah, mendapati yang mencengkeramnya adalah Tai Shang Zhang Lao (Tetua Tertinggi) Ju Fu Bang (Geng Kapak Raksasa), seorang Chang Sheng qi qiang zhe (Kultivator Tahap Keabadian yang kuat).
Sekarang Tai Shang Zhang Lao ini sedang menatap Li Kuang Ge dengan wajah marah, “Kamu mau apa? Cepat suruh da fa qi (Alat Besar) yang tersisa mundur, bersiap menghalau musuh. Meskipun kehilangan da fa qi itu, kamu belum kalah. Di belakangmu masih ada pasukan satu juta lebih.”
Li Kuang Ge langsung tenang. Kemerahan di kedua matanya juga surut. Dia memberi hormat pada Chang Sheng qi zhang lao itu, lalu menoleh ke depan. Bersamaan dengan itu dia menoleh dan berseru keras, “Da fa qi (Alat Besar), bentuk formasi, mundur perlahan. Chang Sheng qi qiang zhe (Kultivator Tahap Keabadian yang kuat) berjaga di belakang. Semua xiu shi (kultivator), bentuk formasi, siap hadapi musuh!”
Harus diakui, Li Kuang Ge juga orang cerdas. Perintah yang dia keluarkan saat ini, tidak ada salahnya. Da fa qi (Alat Besar) membentuk formasi mundur perlahan, bisa mencegah serangan kedua musuh. Dan menyuruh Chang Sheng qi qiang zhe berjaga di belakang, bisa mencegah Chang Sheng qi qiang zhe lawan tiba-tiba menyerang, mengacaukan formasi mereka. Lalu menyuruh xiu shi (kultivator) membentuk formasi siap menghadapi musuh, juga bisa dianggap sebagai persiapan.
Tapi Li Kuang Ge lupa, lawan juga一心 ingin mengalahkannya. Dan jumlah pasukan lawan lebih unggul darinya. Dia menggunakan cara ini untuk melawan lawan, tidak terlalu ideal.
Begitu perintah Li Kuang Ge dikeluarkan, puluhan sosok terbang dari tengah pasukan besar Tian Mo zu (suku Iblis) di seberang. Sosok-sosok ini semua adalah Chang Sheng qi qiang zhe (Kultivator Tahap Keabadian yang kuat). Chang Sheng qi qiang zhe dari pihak xiu zhen jie (dunia kultivasi) juga memperhatikan gerakan ini, dan semuanya menyambut. Jumlah Chang Sheng qi qiang zhe kedua belah pihak kurang lebih sama. Mereka bertarung sengit di udara, tidak lama kemudian meninggalkan medan perang utama.
Tapi ini belum selesai. Selanjutnya da fa qi (Alat Besar) Tian Mo Jie (Alam Iblis) mulai menyerbu. Jumlah da fa qi pasukan Tian Mo Jie ini tidak lebih banyak dari xiu zhen jie, bahkan lebih sedikit. Justru karena ini, Li Kuang Ge berani maju dan menyuruh da fa qi menyerbu. Tidak disangka, mereka mendapat serangan balasan telak dari Tian Mo Jie.
Sekarang da fa qi (Alat Besar) xiu zhen jie (dunia kultivasi), sedang membentuk formasi mundur perlahan. Sedangkan da fa qi Tian Mo Jie (Alam Iblis) menyerang tepat saat ini.
Da fa qi (Alat Besar) Tian Mo Jie (Alam Iblis) menerjang maju, pasukan besar Tian Mo Jie juga mengikutinya. Satu pihak mundur, satu pihak maju. Di antara keduanya ada perbedaan besar. Sekarang da fa qi xiu zhen jie (dunia kultivasi) seperti sama sekali tidak bisa melawan, tinggal menunggu dipukul orang.
Li Kuang Ge menyadari dia membuat kesalahan lagi. Mereka seharusnya saat ini menyuruh da fa qi (Alat Besar) pasukan utama mereka mundur. Tapi itu hanya akan membuat serangan Tian Mo Jie (Alam Iblis) semakin cepat.
Li Kuang Ge menarik napas dalam dua kali. Melihat mundur sudah tidak berguna, dia segera berseru keras, “Da fa qi (Alat Besar) berhenti, bentuk formasi, siap hadapi musuh!”
Begitu kata-katanya selesai, da fa qi (Alat Besar) Tian Mo Jie (Alam Iblis) sudah menyerbu. Dan saat ini, da fa qi xiu zhen jie (dunia kultivasi) juga berhenti. Tapi yang aneh, da fa qi Tian Mo Jie yang berada di garis depan adalah zhang yu chuan (kapal gurita), bukan da fa qi lain dengan daya serbu lebih kuat.
Zhang yu chuan (kapal gurita) sangat lincah, sangat berguna saat da fa qi (Alat Besar) bertarung sengit. Tapi soal daya serbu, dibanding zhan chuan (kapal perang) seperti Fei Tian Tie Wu (Lipan Besi Terbang), kalah jauh. Orang Tian Mo Jie (Alam Iblis) malah menggunakan zhang yu chuan sebagai ujung tombak.
Hu Hua Qian berdiri di hu chuan (kapal macan), menatap zhang yu chuan (kapal gurita) yang semakin dekat. Kedua matanya berkilat tajam. Dia tiba-tiba memerintahkan, “Semua hu chuan (kapal macan) siap, kumpulkan energi, siap serang kapan saja.”
Da fa qi (Alat Besar) mengumpulkan energi untuk menyerang, juga salah satu kemampuan da fa qi. Tapi kemampuan ini umumnya jarang digunakan orang. Karena melakukan ini, kerusakan pada da fa qi sangat besar. Tapi sekarang sudah sampai tingkat ini, Hu Hua Qian tidak bisa mempedulikannya lagi.
Yue Xia melihat zhang yu chuan (kapal gurita) yang terbang mendekat, berkata dengan suara berat, “Zhang yu chuan Tian Mo Jie (Alam Iblis), kabarnya terkenal karena kelincahannya. Mereka mengirim zhang yu chuan sebagai ujung tombak, sangat mungkin langsung melewati garis pertahanan da fa qi (Alat Besar) kita, menyerang ben zhen (formasi utama) xiu shi (kultivator). Kalau itu terjadi, repot besar. Kalau ben zhen xiu shi (kultivator) tercerai-berai, maka kita kalah.”
Hu Hua Qian mengangguk, “Benar, aku kira juga begitu. Makanya aku menyuruh hu chuan (kapal macan) bersiap. Asalkan mereka benar-benar hendak menyerang ben zhen xiu shi (kultivator), kita akan bertindak.” Yue Xia mengangguk.
Saat ini zhang yu chuan (kapal gurita) sudah sangat dekat dengan formasi da fa qi (Alat Besar). Hu Hua Qian juga memerintahkan semua hu chuan (kapal macan) bersiap. Tepat saat itu, salah satu tentakel zhang yu chuan tiba-tiba bergerak. Dengan begitu arah depan zhang yu chuan langsung berubah, dari terbang lurus ke depan, menjadi terbang ke arah agak miring ke atas. Dilihat dari gerakannya, sangat mungkin akan melompati formasi da fa qi, lalu langsung menyerang ben zhen xiu shi (kultivator).
Li Kuang Ge juga melihat ini. Dia merasa kepalanya seperti meledak. Dia sangat paham, kalau benar-benar membiarkan zhang yu chuan (kapal gurita) ini menerobos masuk ke ben zhen xiu shi (kultivator), maka hari ini mereka benar-benar kalah total.
Tapi Li Kuang Ge tidak bisa mencegah. Meskipun secara teori, seorang Du Jie qi xiu shi (Kultivator Tahap Menembus Batas) berhadapan dengan da fa qi (Alat Besar), juga bisa menjatuhkan da fa qi lawan. Tapi pernyataan ini mungkin efektif di waktu biasa, sama sekali tidak berlaku di medan perang. Orang bodoh pun tahu, di atas da fa qi lawan, pasti ada Du Jie qi qiang zhe (Kultivator Tahap Menembus Batas yang kuat) berjaga. Di saat seperti ini, meskipun kau mengirim Du Jie qi qiang zhe, juga tidak mungkin melukai da fa qi lawan.
Du Jie qi qiang zhe (Kultivator Tahap Menembus Batas yang kuat) bertindak tidak berguna. Chang Sheng qi qiang zhe (Kultivator Tahap Keabadian yang kuat) terlibat. Da fa qi (Alat Besar) dalam keadaan diam, sama sekali tidak bisa menahan da fa qi lawan. Dalam situasi ini, dia hanya bisa pasrah melihat zhang yu chuan (kapal gurita) lawan menerobos masuk ke ben zhen xiu shi (kultivator) mereka, mengacaukan formasi besar mereka.
Saat Li Kuang Ge hampir putus asa, tiba-tiba dari formasi da fa qi (Alat Besar) melesat sepuluh bayangan hitam besar. Sepuluh bayangan hitam ini langsung menerkam zhang yu chuan (kapal gurita) itu. Lalu terdengar ledakan dahsyat bertubi-tubi.
Li Kuang Ge sangat gembira. Dia menajamkan pandangan, mendapati itu adalah hu chuan (kapal macan) Hei Hu Bang (Geng Macan Hitam). Sepuluh hu chuan Hei Hu Bang, sekarang sedang menginjak-injak zhang yu chuan (kapal gurita) Tian Mo Jie (Alam Iblis) itu di bawah kaki. Dua cakar depan yang bisa bergerak, sesekali mencakar kuat di atas zhang yu chuan. Dan beberapa zhang yu chuan itu, seperti gurita besar yang diinjak macan, naik ke darat, keluar dari air, hanya bisa meronta sia-sia.
Perubahan seperti ini tidak terduga oleh kedua belah pihak, baik musuh maupun kita. Tapi serangan Tian Mo zu (suku Iblis) tidak berhenti. Da fa qi (Alat Besar) mereka tetap maju. Dan saat ini garis pertahanan formasi da fa qi xiu zhen jie (dunia kultivasi) akhirnya stabil. Meskipun belum bisa menyerang balik, tapi tidak mundur lagi. Mereka kokoh bertahan di depan ben zhen xiu shi (kultivator).
Belum selesai. Pemimpin pasukan di ben zhen xiu shi (kultivator) juga bukan orang bodoh. Melihat situasi ini, mereka tahu mengandalkan da fa qi (Alat Besar) untuk menahan da fa qi lawan sepertinya tidak mudah. Jadi ben zhen xiu shi mundur beberapa jarak, dan formasi mereka juga dibuat sedikit renggang, untuk memudahkan menghindari serbuan da fa qi.
Boom! Boom! Boom! Boom! Suara benturan keras bertubi-tubi. Da fa qi (Alat Besar) Tian Mo Jie (Alam Iblis) langsung menabrak da fa qi pasukan kedua. Meskipun da fa qi pasukan kedua berhenti di sana, dan da fa qi Tian Mo Jie sedang menyerbu, tapi untung jarak kedua belah pihak tidak terlalu jauh. Da fa qi Tian Mo Jie belum mencapai kecepatan tertinggi, daya serbunya tidak terlalu kuat. Jadi meskipun mereka berhasil mendorong da fa qi pasukan kedua, kecepatan mereka sendiri juga melambat. Ingin melukai ben zhen pasukan kedua, sudah tidak mungkin.
Awalnya orang Tian Mo Jie (Alam Iblis) juga tidak berniat menggunakan da fa qi (Alat Besar) yang menyerbu ini untuk melawan ben zhen pasukan kedua. Mereka mengandalkan beberapa zhang yu chuan (kapal gurita) itu. Tidak disangka, Hu Hua Qian ikut campur, mencegat semua zhang yu chuan mereka, membuat rencana mereka gagal.
Da fa qi (Alat Besar) itu kehilangan daya serbu. Kalau mereka terus menerobos ke ben zhen pasukan kedua, habislah. Pasti akan dihancurkan orang pasukan kedua. Komandan Tian Mo Jie (Alam Iblis) juga sangat paham prinsip ini. Jadi dia dengan tegas menyuruh da fa qi mundur, bersamaan dengan itu menyuruh pasukan besar Tian Mo Jie maju. Dan orang pasukan kedua setelah melalui masa penyesuaian ini, juga sudah pulih. Mereka bertempur dengan orang Tian Mo Jie yang maju itu.
Dan Li Kuang Ge sekarang juga ikut serta dalam pertempuran. Dia sekarang baru mengerti, memimpin pertempuran besar berjuta-juta orang ini, betapa sulitnya. Sebelumnya dia masih ingin membandingkan kemampuan dengan Zhao Hai. Sekarang terlihat, dia masih kalah jauh dari Zhao Hai.
Saat ini pertempuran besar kedua belah pihak masih berlangsung. Tapi pasukan kedua jelas terdesak. Bagaimanapun juga, jumlah mereka kurang lima ratus ribu dari lawan. Ditambah lagi xiu shi (kultivator) xiu zhen jie (dunia kultivasi), kalau soal kekuatan mungkin setara dengan orang Tian Mo Jie (Alam Iblis). Tapi kalau soal keganasan bertarung, kalah jauh dari orang Tian Mo Jie. Dengan begini, secara alami mereka terdesak.
Sedang saat ini, tiba-tiba aura kuat terbang langsung dari kejauhan. Aura ini sangat kuat. Semua orang merasakan, ini adalah aura seorang Chang Sheng qi qiang zhe (Kultivator Tahap Keabadian yang kuat). Yang paling utama, semua orang merasakan, meskipun aura orang ini kuat, dia pasti xiu shi (kultivator) xiu zhen jie (dunia kultivasi).
Pasukan bantuan xiu zhen jie (dunia kultivasi) datang! Meskipun hanya satu orang, tapi orang ini adalah Chang Sheng qi qiang zhe (Kultivator Tahap Keabadian yang kuat). Di saat seperti ini, seorang Chang Sheng qi qiang zhe, cukup bisa mengubah situasi seluruh medan perang. Baik orang Tian Mo Jie (Alam Iblis) maupun orang xiu zhen jie, semua paham prinsip ini. Ekspresi kedua belah pihak berubah.
Xiu shi (kultivator) xiu zhen jie (dunia kultivasi) tentu sangat gembira. Sedangkan orang Tian Mo Jie (Alam Iblis) wajahnya sangat buruk. Saat itulah, suara komandan pasukan besar Tian Mo Jie sekali lagi terdengar, “Bentuk formasi, mundur perlahan. Da fa qi (Alat Besar) siaga.” Dengan perintahnya, pasukan besar Tian Mo Jie mulai mundur perlahan. Meskipun mundur, tapi sama sekali tidak kacau, membuat orang xiu zhen jie tidak punya kesempatan mengejar.
Dan da fa qi (Alat Besar) mereka sudah mengelilingi. Di atas da fa qi juga berkumpul sejumlah besar Du Jie qi gao shou (ahli Tahap Menembus Batas). Bahkan seorang Chang Sheng qi qiang zhe (Kultivator Tahap Keabadian yang kuat) ingin melawan da fa qi ini juga tidak mungkin.
Bersamaan dengan itu, Chang Sheng qi qiang zhe (Kultivator Tahap Keabadian yang kuat) yang bertempur di kejauhan juga berhenti. Mereka kembali ke formasi besar masing-masing. Meskipun beberapa Chang Sheng qi qiang zhe kedua belah pihak ada yang terluka, tapi tidak ada yang gugur. Secara keseluruhan, pertempuran besar kali ini meskipun xiu zhen jie (dunia kultivasi) bertempur agak buruk, kerugian tidak terlalu berat.
==
Li Kuang Ge berdiri di sana dengan wajah menghijau. Sekarang mereka sudah kembali ke markas Di Er Jun Tuan (Korps Kedua). Lokasi Li Kuang Ge berada, tepat di Dong Fu (Gua Kediaman) tempat pertemuan Di Er Jun Tuan (Korps Kedua).
Di dalam Dong Fu (Gua Kediaman) ini, selain Li Kuang Ge, para perwakilan dari berbagai sekte lainnya sudah tiba. Bersamaan dengan itu, ada juga para Chang Sheng Qi Qiang Zhe (Kuat tahap Kehidupan Abadi) lainnya. Di antara para Chang Sheng Qi Qiang Zhe (Kuat tahap Kehidupan Abadi) ini, ternyata ada juga Tie Zhan Tian.
Tie Zhan Tian adalah Chang Sheng Qi Qiang Zhe (Kuat tahap Kehidupan Abadi) terakhir yang tiba di Di Er Jun Tuan (Korps Kedua). Justru karena kedatangannya, pasukan besar Tian Mo Jie (Dunia Iblis Surgawi) terpaksa mundur. Bisa dikatakan, jika bukan karena kedatangan Tie Zhan Tian, maka Di Er Jun Tuan (Korps Kedua) sekarang benar-benar tidak tahu akan menjadi seperti apa.
Suasana di ruang besar itu sangat menekan. Untuk beberapa saat, tidak ada yang berbicara. Cukup lama kemudian, Li Kuang Ge baru berkata dengan suara berat, “Saudara-saudara sekalian, saya harus meminta maaf kepada kalian. Hari ini adalah kesalahan dalam komando saya, yang menyebabkan kerugian sebesar ini. Mohon maafkan saya.”
Mendengar Li Kuang Ge berkata demikian, semua orang tertegun, lalu menggelengkan kepala. Sejujurnya, meskipun urusan ini adalah kesalahan Li Kuang Ge, mereka ini juga tidak lebih baik. Saat menghadapi Tian Mo Jie (Dunia Iblis Surgawi), mereka juga membuat banyak keputusan kacau. Kalau dipikir-pikir, juga cukup memalukan.
Mereka sebelumnya menganggap Tian Mo Zu (Suku Iblis Surgawi) tidak ada apa-apanya. Sekarang baru tahu mereka salah. Orang Tian Mo Jie (Dunia Iblis Surgawi) saat bergerak, sama sekali tidak bertele-tele. Begitu maju langsung serangan mematikan. Dan kekuatan mereka sama sekali tidak kalah, bahkan sedikit lebih kuat dari mereka. Lawan seperti ini, benar-benar tidak mudah dihadapi.
Li Kuang Ge memandang semua orang, lalu berkata dengan suara berat, “Saudara-saudara sekalian, hari ini kita sudah bertempur sekali dengan pasukan besar Tian Mo Jie (Dunia Iblis Surgawi). Meskipun tidak mau mengakui, tapi saya harus mengakui, jika kita berhadapan langsung, pasti kita akan rugi. Hari ini jika bukan karena Zhang Lao (Tetua) Tie Zhan Tian datang membantu, kita semua ini dalam bahaya.”
Semua orang mengangguk. Li Kuang Ge melanjutkan, “Sekarang kelihatannya, berhadapan langsung dengan Tian Mo Jie (Dunia Iblis Surgawi) memang bukan pilihan yang baik. Saya kira kita harus mengambil sikap bertahan. Dengan markas kita sekarang sebagai pangkalan, bangunlah sebuah garis pertahanan, melalui berbagai Fa Zhen (Formasi), untuk menghalau serangan Tian Mo Zu (Suku Iblis Surgawi). Bagaimana pendapat saudara-saudara sekalian?”
Dari bawah terdengar suara riuh rendah. Karena usulan Li Kuang Ge ini benar-benar agak di luar dugaan mereka. Yang paling utama, usulan ini kenapa terdengar begitu akrab? Sepertinya cara Bai Hua Gu (Lembah Seratus Bunga) dan Wan Yao Zong (Sekte Segudang Iblis) menghadapi Tian Mo Jie (Dunia Iblis Surgawi). Sebelumnya mereka bahkan menertawakan Bai Hua Gu (Lembah Seratus Bunga) dan Wan Yao Zong (Sekte Segudang Iblis).
Li Kuang Ge tidak bersuara. Meskipun dia adalah Jun Tuan Zhang (Panglima Korps) Di Er Jun Tuan (Korps Kedua), tapi dia sebagai Jun Tuan Zhang (Panglima Korps) tidak memiliki kemampuan seperti Zhao Hai, apalagi memiliki wibawa seperti Zhao Hai di Di Yi Jun Tuan (Korps Pertama). Dia ingin memaksa orang-orang di bawahnya, hampir tidak mungkin. Jadi meskipun dia sudah memutuskan, terpaksa harus mendengarkan pendapat orang lain. Jika semua orang tidak setuju, maka keputusannya pun tidak akan berguna.
Saat itu Hu Hua Qian berdiri, berkata dengan suara berat, “Saudara-saudara sekalian, saya setuju dengan pendapat Jun Tuan Zhang (Panglima Korps). Kita sudah pernah bertempur dengan Tian Mo Jie (Dunia Iblis Surgawi). Bagaimana level Tian Mo Zu (Suku Iblis Surgawi), saya kira kita semua sudah tahu. Jangan demi gengsi, lalu tidak peduli nyawa. Sekarang bukan saatnya mementingkan gengsi. Kita harus melindungi sekte kita, maka mengambil sikap bertahan, adalah keputusan yang paling tepat.”
Semua orang juga mengangguk. Perkataan Hu Hua Qian ini meskipun tidak begitu enak didengar, tapi memang seperti itu maksudnya. Alasan mereka masih berdiskusi apakah akan mengambil sikap bertahan, bukankah karena gengsi? Sekarang setelah Hu Hua Qian berkata demikian, mereka pun menjadi lebih lega.
Hu Hua Qian memandang mereka, lalu melanjutkan, “Kali ini pasukan besar Tian Mo Jie (Dunia Iblis Surgawi) menyerang dengan sangat mendadak, kita juga mengalami sedikit kerugian. Tapi asalkan kita bisa menahan serangan Tian Mo Jie (Dunia Iblis Surgawi), nanti kita bisa bersiap-siap, pasti bisa mengusir semua orang Tian Mo Jie (Dunia Iblis Surgawi) keluar dari dunia kultivasi.”
Begitu Hu Hua Qian selesai bicara, semua orang bertepuk tangan. Hu Hua Qian memberi hormat kepada semua orang, lalu duduk kembali. Kali ini tidak ada lagi yang menentang urusan mengambil sikap bertahan.
Urusan segera diputuskan. Semua sekte juga sepenuhnya mendukung usulan Li Kuang Ge. Mereka tidak bisa tidak mendukung. Meskipun penampilan Li Kuang Ge dalam pertempuran besar kali ini tidak begitu baik, tapi mereka juga tidak bisa serta-merta menurunkan Li Kuang Ge. Jika begitu, bisa-bisa Ju Fu Bang (Geng Kapak Raksasa) membenci mereka. Jika Ju Fu Bang (Geng Kapak Raksasa) tidak mau bekerja sama, maka siapa pun yang menjadi Jun Tuan Zhang (Panglima Korps) Di Er Jun Tuan (Korps Kedua), harinya tidak akan mudah.
Jadi Li Kuang Ge harus tetap duduk di posisi itu. Karena Li Kuang Ge yang duduk di posisi itu, maka keputusan yang sudah diambil harus didukung. Jika tidak didukung, yang rugi bukan hanya Li Kuang Ge, tapi juga orang-orang sekte mereka. Jadi meskipun tidak rela, semua sekte akan tetap mendukung Li Kuang Ge.
Melihat situasi ini, Tie Zhan Tian pun menghela nafas lega. Alasan dia datang membantu di sini, adalah karena kata Zhao Hai. Zhao Hai menyuruhnya ke sini untuk membantu Di Er Jun Tuan (Korps Kedua). Kalau tidak, Tie Zhan Tian juga tidak akan muncul di sini.
Tie Zhan Tian selalu merasa sangat heran, kenapa Zhao Hai saat bertempur dengan pasukan besar Tian Mo Jie (Dunia Iblis Surgawi), masih bisa memperhatikan situasi Di Er Jun Tuan (Korps Kedua) di sini?
Tapi atas dasar kepercayaan kepada Zhao Hai, Tie Zhan Tian tetap datang, dan kebetulan pas, juga menyelamatkan seluruh Di Er Jun Tuan (Korps Kedua). Begitu memikirkan ini, Tie Zhan Tian tidak bisa tidak semakin khawatir. Dia benar-benar ingin tahu, bagaimana keadaan Zhao Hai di sana sekarang.
Keadaan Zhao Hai sekarang baik-baik saja, benar-benar baik-baik saja. Xing Chen Wan Bian Da Zhen (Formasi Besar Perubahan Bintang-Bintang) miliknya berhasil menahan serangan Da Fa Qi (Alat Ajaib Besar) Tian Mo Jie (Dunia Iblis Surgawi), membuat Da Fa Qi (Alat Ajaib Besar) Tian Mo Jie (Dunia Iblis Surgawi) tidak bisa secara langsung menghantam formasi utama Di Yi Jun Tuan (Korps Pertama). Meskipun dengan begitu, Da Fa Qi (Alat Ajaib Besar) Di Yi Jun Tuan (Korps Pertama) juga tidak bisa digunakan, tapi ini juga baik. Semua tidak bisa menggunakan Da Fa Qi (Alat Ajaib Besar), maka hanya bisa mengadu kekuatan. Siapa yang lebih kuat, dialah yang menang.
Kelihatannya seperti ini Zhao Hai dirugikan. Di Yi Jun Tuan (Korps Pertama) kan hampir dua juta orang lebih sedikit dari lawan. Dibandingkan seperti ini, tentu Zhao Hai yang dirugikan.
Tapi kali ini berbeda. Kali ini Zhao Hai pertama-tama sudah merapikan pasukan. Dan perintahnya, mereka tidak berani melanggar. Di bawah komando Zhao Hai, Di Yi Jun Tuan (Korps Pertama) bagaikan sebuah mesin yang sangat presisi. Pembagian tugas berbeda, tapi kekuatannya sangat besar.
Sedangkan pasukan besar Tian Mo Jie (Dunia Iblis Surgawi) tidak memiliki kemampuan ini. Meskipun jumlah mereka banyak, dan sudah menjalani latihan bersama beberapa waktu, tapi pasukan besar Tian Mo Jie (Dunia Iblis Surgawi) hanya sedikit lebih baik dalam koordinasi dibandingkan pasukan dunia kultivasi biasa. Dibandingkan dengan Di Yi Jun Tuan (Korps Pertama) yang sudah dirapikan Zhao Hai, mereka jauh lebih rendah.
Semua orang di Di Yi Jun Tuan (Korps Pertama) yang berpangkat ketua regu ke atas, masing-masing membawa Tong Xin Qi (Alat Komunikasi). Zhao Hai bisa langsung memberi mereka perintah. Mereka tinggal melakukan sesuai perintah. Bisa dikatakan, para Xiu Shi (Kultivator) ini pada saat ini, semuanya menjadi buah catur di tangan Zhao Hai. Zhao Hai bisa menempatkan mereka sesuka hati.
Dan sejujurnya, yang menempatkan buah catur ini sebenarnya bukan Zhao Hai, melainkan Li Ji dan beberapa yang lain. Bicara soal kemampuan komando, Zhao Hai jauh kalah dibandingkan Li Ji mereka. Zhao Hai tentu saja menyerahkan kesempatan ini kepada Li Ji mereka.
Karena komando Li Ji mereka, pertempuran Di Yi Jun Tuan (Korps Pertama) melawan pasukan besar Tian Mo Jie (Dunia Iblis Surgawi) berlangsung sengit dan meriah. Dengan tiga juta pasukan, menghadapi lima juta, sama sekali tidak kalah. Bahkan bisa membunuh banyak pasukan Tian Mo (Iblis Surgawi) dalam jumlah besar, sementara kerugian di pihak sendiri sangat kecil.
Lalu apa yang dilakukan Zhao Hai sekarang? Zhao Hai sekarang sedang memimpin Bu Si Sheng Wu (Makhluk Abadi) tahap Chang Sheng Qi (tahap Kehidupan Abadi) miliknya dan Chang Sheng Qi Qiang Zhe (Kuat tahap Kehidupan Abadi) lainnya dari Di Yi Jun Tuan (Korps Pertama), untuk bertempur habis-habisan dengan Tian Mo (Iblis Surgawi) tahap Chang Sheng Qi (tahap Kehidupan Abadi) dari Tian Mo Jie (Dunia Iblis Surgawi). Bisa dikatakan, bagaimana hasil akhir kedua dunia ini, tetap harus dilihat dari para Chang Sheng Qi Qiang Zhe (Kuat tahap Kehidupan Abadi) ini.
Hari ini Zhao Hai tidak turun tangan. Tapi dia mengerahkan semua Chang Sheng Qi Qiang Zhe (Kuat tahap Kehidupan Abadi) yang dia miliki. Perlu diketahui, sekarang jumlah Chang Sheng Qi Qiang Zhe (Kuat tahap Kehidupan Abadi) di Di Yi Jun Tuan (Korps Pertama), dibandingkan dengan Tian Mo Jie (Dunia Iblis Surgawi), masih jauh lebih sedikit. Jika dia tidak mengerahkan Chang Sheng Qi Qiang Zhe (Kuat tahap Kehidupan Abadi) miliknya, maka Chang Sheng Qi Qiang Zhe (Kuat tahap Kehidupan Abadi) Di Yi Jun Tuan (Korps Pertama) pasti akan menderita kerugian besar.
Pertempuran besar kedua belah pihak berlangsung selama beberapa jam. Saling mengalami kerugian. Tapi secara keseluruhan, Tian Mo Zu (Suku Iblis Surgawi) masih menderita kekalahan. Dalam pertempuran beberapa jam ini, Tian Mo Jie (Dunia Iblis Surgawi) kehilangan hampir seratus ribu orang. Sementara kerugian Di Yi Jun Tuan (Korps Pertama) kurang dari sepuluh ribu orang. Rasio sepuluh banding satu.
Mo Li Ke tentu saja tahu rasio kerugian seperti ini. Rasio kerugian ini membuat wajahnya sangat jelek. Dia sudah tahu, pasukan lain saat berhadapan dengan pasukan besar dunia kultivasi, kembali meraih kemenangan besar. Sedangkan dia di sini malah kembali menderita kekalahan. Ini membuatnya bagaimana bisa merasa nyaman.
Tapi Mo Li Ke sekarang tidak punya cara. Karena Zhao Hai benar-benar sangat menyusahkan. Dan meskipun dia memiliki lima juta pasukan, Chang Sheng Qi Qiang Zhe (Kuat tahap Kehidupan Abadi) juga lebih banyak dari Zhao Hai, tapi dia tidak berani mengerahkan semua kekuatan ini ke dalam serangan. Karena Xing Chen Wan Bian Da Zhen (Formasi Besar Perubahan Bintang-Bintang) yang dipasang Zhao Hai masih ada di sana. Dia melihat, Xing Chen Wan Bian Da Zhen (Formasi Besar Perubahan Bintang-Bintang) ini bisa bergerak. Jika dia benar-benar mengerahkan semua kekuatan untuk menyerang, Xing Chen Wan Bian Da Zhen (Formasi Besar Perubahan Bintang-Bintang) Zhao Hai akan menekan ke atas, bisa-bisa pasukan Da Fa Qi (Alat Ajaib Besar) miliknya dimakan habis. Jadi dia menyisakan beberapa Chang Sheng Qi Qiang Zhe (Kuat tahap Kehidupan Abadi) untuk mengawal barisan, juga menyisakan beberapa Tian Mo Zu (Suku Iblis Surgawi) biasa. Ini karena takut Zhao Hai menggunakan Xing Chen Wan Bian Da Zhen (Formasi Besar Perubahan Bintang-Bintang) untuk menyerangnya. Dengan demikian, keunggulan jumlah pasukannya tidak begitu terlihat. Saat berhadapan dengan Di Yi Jun Tuan (Korps Pertama) yang sudah dirapikan, mau tidak mau akan menderita kerugian.
Zhao Hai juga memperhatikan ekspresi Mo Li Ke. Dia juga takut Mo Li Ke mengerahkan sisa pasukan yang ada ke dalam pertempuran besar. Jika begitu, dia akan lebih kewalahan menghadapinya. Justru karena alasan ini, Zhao Hai tidak pernah turun tangan. Dia terus menjaga lawan. Jika lawan mengerahkan semua pasukan yang ada, dia bisa menghadang lawan, lalu menyuruh Cai Er mengendalikan Xing Chen Wan Bian Da Zhen (Formasi Besar Perubahan Bintang-Bintang), untuk sekali jalan memakan habis Da Fa Qi (Alat Ajaib Besar) lawan. Asalkan bisa memusnahkan Da Fa Qi (Alat Ajaib Besar) lawan, sama saja dengan memotong satu lengan lawan. Peluang menang mereka akan lebih besar.
Tapi jelas, komandan Tian Mo Jie (Dunia Iblis Surgawi) juga bukan orang bodoh. Jadi tidak menyuruh orang-orang itu bergerak. Bisa dikatakan kedua belah pihak sekarang masih dalam situasi buntu. Siapa pun tidak bisa berbuat apa-apa terhadap lawan.
Tentu saja, pencapaian Zhao Hai seperti ini sudah sangat luar biasa. Perlu diketahui, sekarang di seluruh dunia kultivasi, yang berhadapan dengan Tian Mo Jie (Dunia Iblis Surgawi) tanpa menderita kerugian, dalam pertempuran frontal, bisa mencapai level seperti ini, mungkin hanya Zhao Hai. Sekte-sekte besar lain pun tidak bisa mencapai ini.
Zhao Hai tahu, alasan bisa terjadi situasi seperti ini, pertama karena kekuatannya. Dia punya kekuatan untuk bertempur dengan Tian Mo Jie (Dunia Iblis Surgawi), jadi Tian Mo Jie (Dunia Iblis Surgawi) tidak bisa berbuat apa-apa terhadapnya. Kedua karena masalah komando. Baik Tian Mo Jie (Dunia Iblis Surgawi) maupun dunia kultivasi, lebih mementingkan kekuatan individu. Bisa dikatakan, Tian Mo Jie (Dunia Iblis Surgawi) dan dunia kultivasi, seperti para pendekar dunia persiluman di bumi kuno. Mereka memperhatikan kultivasi pribadi masing-masing. Tapi untuk komando pertempuran, mereka tidak bisa. Sedangkan pengalaman Zhao Hai sebelumnya, membuatnya mengerti, untuk pertempuran skala besar seperti ini, pasukan militer adalah pilihan yang lebih baik. Dalam pertempuran satu lawan satu, pasukan militer mungkin bukan tandingan pendekar. Tapi dalam pertempuran sepuluh ribu lawan sepuluh ribu, yang pasti menang adalah pasukan militer!
==
Brak! Mo Li Ke menggebrak meja dengan keras, dan berkata dengan tegas, “Bentuk formasi, mundur!” Mo Li Ke benar-benar tidak ingin mengeluarkan perintah ini, tapi terpaksa harus mengeluarkannya. Sejak mereka bertarung dengan Jun Tuan Pertama sampai sekarang, sudah tujuh jam berlalu. Dalam tujuh jam ini, mereka bukan saja tidak mendapat untung sedikit pun, malah kehilangan lebih dari seratus ribu orang. Chang Sheng qi qiangzhe (kultivator kuat tahap Chang Sheng) tertahan, Da Fa Qi (Alat Ajaib Besar) tidak bisa digunakan. Perang ini benar-benar menyebalkan.
Yang terpenting, setelah serangan sekian lama, kemampuan tempur Tian Mo (Iblis) sudah hampir habis. Jika tidak mundur sekarang, kerugian hanya akan bertambah besar.
Alasan Mo Li Ke berpikir demikian, karena ia mendapati bahwa di antara tiga juta xiuzhe (kultivator) itu, masih banyak yang kemampuan tempurnya kuat. Ia juga mengamati Da Zhen (Susunan Besar) xiuzhe (kultivator) cukup lama. Ia mendapati bahwa Da Zhen (Susunan Besar) xiuzhe (kultivator) itu bekerja sama dengan sangat baik. Banyak xiushi (kultivator) bahkan bisa dilindungi di tengah-tengah oleh yang lain untuk beristirahat sejenak saat bertempur. Jangan remehkan waktu istirahat yang tidak lama ini, tapi bagi seorang xiushi (kultivator), bisa punya waktu untuk menarik napas sangatlah penting.
Ditambah lagi, xiushi (kultivator) ini semuanya membawa dan obat. Saat mereka istirahat, mereka menelan dan obat, tidak butuh waktu lama, mereka sudah segar bugar kembali. Inilah juga alasan mengapa Mo Li Ke terpaksa memerintahkan mundur.
Mo Li Ke bisa memimpin pasukan Tian Mo (Iblis) sebesar lima juta orang ini, identitasnya tentu tidak sederhana. Dan yang ia pelajari adalah cara memimpin pasukan besar dalam pertempuran. Mo Li Ke selalu menganggap kemampuan komandonya cukup bagus, tapi dibandingkan dengan Zhao Hai, ia merasa kalah jauh.
Mo Li Ke sejak awal sudah mendapati bahwa ada xiushi (kultivator) yang bisa beristirahat di tengah pertempuran. Ia juga ingin menyuruh Tian Mo zu (suku Iblis) beristirahat saat bertempur. Tapi ia mendapati sama sekali tidak bisa bergerak. Setiap kali ia ingin menyuruh Tian Mo (Iblis) beristirahat, pasti ada xiushi (kultivator) yang menyerang mereka, membuat mereka tidak punya waktu istirahat sama sekali.
Mo Li Ke tahu, penyebabnya adalah kemampuan komando Zhao Hai yang lebih unggul darinya, membuat keunggulan jumlah pasukannya sama sekali tidak bisa dikerahkan. Mo Li Ke yakin, hari ini ia kehilangan kurang dari dua ratus ribu orang, itu semata-mata karena kemampuan tempur Tian Mo zu (suku Iblis) lebih kuat dari xiuzhe (kultivator). Jika xiushi (kultivator) yang dikomandoi Zhao Hai juga memiliki kemampuan tempur seperti Tian Mo zu (suku Iblis), maka kerugian Tian Mo zu (suku Iblis) akan lebih besar.
Sekarang serangan Tian Mo zu (suku Iblis) sudah mencapai batas. Jika tidak mundur, bisa habis. Jadi ia dengan tegas mengeluarkan perintah mundur, meskipun ia sangat tidak rela.
Dengan perintahnya, pasukan besar Tian Mo Jie (Alam Iblis) perlahan mundur. Chang Sheng qi Tian Mo (Iblis tahap Chang Sheng) juga mulai mundur perlahan. Bahkan Chang Sheng qi Tian Mo (Iblis tahap Chang Sheng) di sekitar Mo Li Ke ikut terbang keluar, melindungi mundurnya pasukan besar.
Melihat situasi ini, Zhao Hai juga tidak memerintahkan pengejaran. Ia juga memerintahkan pasukannya mundur perlahan. Ia tahu, setelah pertempuran tujuh atau delapan jam ini, xiushi (kultivator) ini juga merasakan tekanan yang besar. Jika sekarang menyuruh mereka maju lagi, juga tidak akan mendapat untung. Sejujurnya, ia sudah sangat puas.
Pasukan kedua belah pihak sama-sama mundur perlahan, kembali ke pos masing-masing. Secara keseluruhan, xiuzhe (kultivator) unggul, Tian Mo Jie (Alam Iblis) menderita sedikit kerugian, tapi tidak besar.
Tapi pertempuran ini juga membuat semua xiushi (kultivator) di Jun Tuan Pertama kagum dan patuh pada Zhao Hai. Dengan korban kurang dari dua puluh ribu orang, mereka membunuh hampir dua ratus ribu Tian Mo (Iblis). Prestasi seperti ini, di mana pun diletakkan, akan sangat cemerlang.
Xiushi (kultivator) ini semuanya punya waktu istirahat di tengah pertempuran. Saat istirahat, selain menelan dan obat, mereka mengamati situasi di medan perang. Mereka harus mengakui, proses komando Zhao Hai, bagaikan sebuah seni. Dengan kekuatan tiga juta, menghadapi pasukan Tian Mo (Iblis) lima juta, tapi berhasil membuat pasukan Tian Mo (Iblis) diputar-putar, tidak punya waktu istirahat sama sekali. Yang terpenting, bisa meminimalkan kerugian pihak sendiri. Kemampuan komando seperti ini, mereka tidak bisa tidak kagum.
Sedangkan Zhao Hai saat ini mengundang semua Chang Sheng qi qiangzhe (kultivator kuat tahap Chang Sheng) ke ruang kapal Ming Wang Hao (Kapal Nether). Memandang Chang Sheng qi qiangzhe (kultivator kuat tahap Chang Sheng) ini, Zhao Hai tidak bicara, terlebih dahulu memberi hormat, lalu berkata dengan suara berat, “Terima kasih para pendahulu bersedia mendengarkan perintah anak muda. Hari ini bisa meraih hasil seperti ini, sungguh berkat bantuan para pendahulu. Anak muda sebelumnya kurang ajar pada para pendahulu, mohon para pendahulu memaafkan.”
Mendengar Zhao Hai berkata begitu, Chang Sheng qi qiangzhe (kultivator kuat tahap Chang Sheng) itu semuanya berdiri. Salah satu dari mereka bahkan terkekeh, “Zhao Hai, kau terlalu sungkan. Kemampuan komando tempurmu sungguh luar biasa, kami semua kagum. Mulai sekarang, saat bertempur, kau tinggal perintah, kami pasti patuh!”
Chang Sheng qi qiangzhe (kultivator kuat tahap Chang Sheng) lainnya juga segera menyetujui. Pertempuran hari ini sudah menunjukkan kemampuan Zhao Hai pada mereka. Mereka tentu saja kagum dan patuh pada Zhao Hai.
Hati Chang Sheng qi qiangzhe (kultivator kuat tahap Chang Sheng) ini masih lapang. Tapi martabat Chang Sheng qi qiangzhe (kultivator kuat tahap Chang Sheng) bukanlah sesuatu yang bisa ditantang sembarang orang. Sebelumnya Zhao Hai sangat tidak sopan pada Chang Sheng qi qiangzhe (kultivator kuat tahap Chang Sheng) ini, tapi demi kepentingan umum, mereka tetap tidak bergerak melawan Zhao Hai. Mereka ingin terus melihat, Zhao Hai ini sebenarnya orang seperti apa.
Tapi melalui pertempuran hari ini, mereka mengerti, betapa benarnya Zhao Hai meminta semua orang harus patuh pada perintahnya. Dengan korban kurang dari dua puluh ribu orang, memusnahkan lawan hampir dua ratus ribu. Prestasi seperti ini membuat Chang Sheng qi qiangzhe (kultivator kuat tahap Chang Sheng) ini memandang Zhao Hai dengan sudut pandang berbeda. Karena itu mereka dengan mudahnya melepaskan perselisihan dengan Zhao Hai.
Mendengar Chang Sheng qi qiangzhe (kultivator kuat tahap Chang Sheng) ini berkata begitu, Zhao Hai menghela nafas lega. Namun ia berkata, “Kalau begitu, Zhao Hai mengucapkan terima kasih banyak pada para pendahulu. Anak muda menyiapkan beberapa guci ling jiu (arak spiritual), para pendahulu silakan beristirahat sebentar di sini.” Selesai berkata, ia membalikkan tangan, mengeluarkan beberapa guci ling jiu (arak spiritual), meletakkannya di lantai. Juga mengeluarkan beberapa cangkir giok. Bersamaan dengan itu, di ruangan ini secara otomatis muncul beberapa meja dan kursi, untuk Chang Sheng qi qiangzhe (kultivator kuat tahap Chang Sheng) ini duduk beristirahat.
Chang Sheng qi qiangzhe (kultivator kuat tahap Chang Sheng) ini tidak sungkan, semuanya duduk, bercakap-cakap dan tertawa. Sedangkan Zhao Hai memberi hormat pada semua orang, lalu berbalik pergi.
Begitu Zhao Hai meninggalkan ruangan, seorang Chang Sheng qi qiangzhe (kultivator kuat tahap Chang Sheng) tidak bisa tidak berkata kagum, “Sungguh talenta. Hei Hu Bang (Geng Macan Hitam) beruntung. Tidak menyangka orang yang dibawa dari xia jie (dunia bawah) memiliki kemampuan seperti ini. Sungguh langka.”
Chang Sheng qi qiangzhe (kultivator kuat tahap Chang Sheng) lain berkata, “Orang ini bertindak teratur, maju mundur sesuai aturan. Adalah talenta langka. Yang terpenting, orang ini kekuatannya juga sangat kuat, dan menguasai fa zhen (susunan mantra), ahli dalam komando. Talent seperti ini terlalu langka. Kudengar sekarang di Hei Hu Bang (Geng Macan Hitam), statusnya sama sekali tidak kalah dengan Bangzhu (Pemimpin Geng) Hei Hu Bang (Geng Macan Hitam) saat ini, Zhang Feng. Awalnya mendengar kabar ini, aku agak tidak percaya. Tapi sekarang aku percaya. Jika Zong Men (Sekte) kami punya talenta seperti ini, aku juga akan memberinya status yang lebih tinggi.”
Semua orang mengangguk. Tapi saat ini orang-orang tiba-tiba teringat, Xuan Gui Lao Ren (Orang Tua Kura-kura Hitam) masih duduk di ruangan. Semua mata beralih ke Xuan Gui Lao Ren (Orang Tua Kura-kura Hitam).
Xuan Gui Lao Ren (Orang Tua Kura-kura Hitam) melirik semua orang, tersenyum tipis, “Saudara-saudara, waktuku di Hei Hu Bang (Geng Macan Hitam) tidak lama. Tapi tentang situasi Hei Hu Bang (Geng Macan Hitam), aku tahu sedikit. Kekuatan Hei Hu Bang (Geng Macan Hitam) kuat, dan persiapan mereka menghadapi invasi Tian Mo (Iblis) kali ini sangat matang. Yang terpenting, Hei Hu Bang (Geng Macan Hitam) melakukan persiapan ini semata-mata karena Zhao Hai. Lebih dari setahun yang lalu Zhao Hai mengikuti Tian Mo Yan Wu (Latihan Bela Diri Iblis), setelah kembali Hei Hu Bang (Geng Macan Hitam) mulai bergerak bersiap. Bisa dikatakan, saat Tian Mo Yan Wu (Latihan Bela Diri Iblis), Zhao Hai sudah menemukan konspirasi Tian Mo Jie (Alam Iblis). Sedangkan xiushi (kultivator) yang pergi ke Tian Mo Jie (Alam Iblis) tidak sedikit, hanya dia sendiri yang menemukan. Ini sendiri sudah menjelaskan masalah. Saudara-saudara jangan juga menyalahkan Zhao Hai tidak memberi tahu Zong Men (Sekte) lain. Coba pikir, meskipun Zhao Hai memberi tahu, ada berapa orang yang akan percaya? Kalau bukan karena Tian Mo Jie (Alam Iblis) benar-benar menyerbu, mungkin di Hei Hu Bang (Geng Macan Hitam) sendiri pun ada yang tidak percaya. Apalagi orang lain.”
Xuan Gui Lao Ren (Orang Tua Kura-kura Hitam) sampai di sini, menghela nafas panjang, berkata dengan suara berat, “Invasi Tian Mo (Iblis) kali ini, Hei Hu Bang (Geng Macan Hitam) bahkan tanpa bantuan kekuatan luar pun, bisa sendirian menahan serangan Tian Mo Jie (Alam Iblis). Aku hanya bicara sampai di sini. Jika saudara-saudara sungguh tidak percaya, ya sudah.”
Chang Sheng qi qiangzhe (kultivator kuat tahap Chang Sheng) itu semuanya diam. Tiba-tiba seorang Chang Sheng qi qiangzhe (kultivator kuat tahap Chang Sheng) memandang Xuan Gui Lao Ren (Orang Tua Kura-kura Hitam), “Saudara tua Xuan Gui, kau ini aslinya Tai Shang Changlao (Tetua Tertinggi) satu sekte. Apa kau benar-benar ingin bergabung dengan Hei Hu Bang (Geng Macan Hitam)?”
Xuan Gui Lao Ren (Orang Tua Kura-kura Hitam) melirik orang itu, mendapati dia adalah Tai Shang Changlao (Tetua Tertinggi) Chen Sha Zong (Sekte Pasir Tenggelam). Ia juga mengerti maksud orang ini. Perkataan ini tampaknya menanyakan ke mana ia akan pergi, tapi tidak lepas dari maksud memecah belah.
Xuan Gui Lao Ren (Orang Tua Kura-kura Hitam) tersenyum tipis, “Kenapa harus meninggalkan Hei Hu Bang (Geng Macan Hitam)? Dulu aku adalah Tai Shang Changlao (Tetua Tertinggi) Xuan Gui Men (Sekte Kura-kura Hitam), sekarang tetap menjadi Tai Shang Changlao (Tetua Tertinggi) Hei Hu Bang (Geng Macan Hitam). Dulu di Xuan Gui Men (Sekte Kura-kura Hitam), aku harus cemas untuk seluruh sekte, mengumpulkan物资 (sumber daya) untuk sekte, bekerja keras. Sekarang enak, menjadi Tai Shang Changlao (Tetua Tertinggi), status di Hei Hu Bang (Geng Macan Hitam) juga tinggi. Yang terpenting, aku masih bisa menerima murid di Hei Hu Bang (Geng Macan Hitam), mewariskan ajaran garis keturunan Xuan Gui (Kura-kura Hitam) kami. Kenapa tidak? Sekarang suruh aku meninggalkan Hei Hu Bang (Geng Macan Hitam), aku juga tidak akan pergi.”
Mendengar Xuan Gui Lao Ren (Orang Tua Kura-kura Hitam) berkata begitu, semua orang terdiam cukup lama. Mereka sudah mencapai Chang Sheng qi (tahap Chang Sheng), melewati usia bersaing. Sampai pada tingkatan mereka, yang lebih dipikirkan adalah bagaimana meningkatkan kekuatan, bagaimana menambah masa hidup, bukan bersaing dengan orang. Jadi Chang Sheng qi qiangzhe (kultivator kuat tahap Chang Sheng) ini, terhadap perkataan Xuan Gui Lao Ren (Orang Tua Kura-kura Hitam), masih setuju.
Bagi xiushi (kultivator), hal terpenting ada tiga: pertama kekuatan, kedua masa hidup, ketiga pewarisan ajaran. Kekuatan tak usah dikatakan. Di dunia xiuzhen (kultivasi), tanpa kekuatan, kau tak bisa melangkah. Masa hidup juga tak usah dikatakan. Untuk apa xiuzhen (kultivasi)? Bukankah melawan langit, hidup selangit? Ketiga, pewarisan ajaran. Meskipun banyak xiushi (kultivator) yang tidak punya perasaan, tapi terhadap pewarisan ajaran mereka sangat memperhatikan. Bahkan Chang Sheng qi qiangzhe (kultivator kuat tahap Chang Sheng) pun, berharap ajarannya bisa diwariskan dengan lancar.
Sedangkan Xuan Gui Lao Ren (Orang Tua Kura-kura Hitam) sekarang sudah punya kekuatan, punya masa hidup. Tapi pewarisan ajaran masih masalah. Ia sekarang tidak seperti waktu muda, mau membuka Shan Men (Gerbang Gunung) sendiri. Susahnya hanya dia sendiri yang tahu. Ia tidak akan melakukan itu. Membuka Shan Men (Gerbang Gunung) sendiri menghabiskan waktu terlalu lama. Ada waktu itu, ia lebih ingin berkultivasi, menambah sedikit masa hidup. Jadi sekarang ia tidak akan membuka Shan Men (Gerbang Gunung) lagi. Menjadi Tai Shang Changlao (Tetua Tertinggi) di Hei Hu Bang (Geng Macan Hitam) juga lumayan, bisa menerima beberapa murid, mewariskan ajaran garis keturunan Xuan Gui (Kura-kura Hitam). Seperti katanya, kenapa tidak.
Chang Sheng qi qiangzhe (kultivator kuat tahap Chang Sheng) di ruangan itu, semuanya sudah tua dan berpengalaman. Bagaimana mereka tidak bisa melihat, karena satu kalimat Tai Shang Changlao (Tetua Tertinggi) Chen Sha Zong (Sekte Pasir Tenggelam), suasana di ruangan agak aneh. Jadi selanjutnya mereka tidak lagi membahas masalah Hei Hu Bang (Geng Macan Hitam), semuanya mengobrol santai. Suasana untuk sementara malah menjadi hangat.
Mereka minum dengan senang, tentu saja tidak memperhatikan hal di luar. Pasukan besar di luar segera kembali ke pos. Sekarang untuk pasukan tiga juta orang ini, Zhao Hai memilih membangun pos di antara beberapa Xiao Zong Men (Sekte Kecil). Pos ini tidak dibangun sembarangan. Setelah pos ini dibangun, markas pusat Xiao Zong Men (Sekte Kecil) itu bisa dijadikan pos terdepan. Bukan saja bisa mencegah serangan pasukan Tian Mo (Iblis), tapi juga bisa dengan cepat melalui titik teleportasi Xiao Zong Men (Sekte Kecil) itu untuk menambah物资 (sumber daya) dan pasukan bantuan.
Ditambah lagi, lokasi yang dipilih Zhao Hai ini berada di gunung, bisa melihat dengan jelas perubahan di sekeliling. Membuat pasukan Tian Mo Jie (Alam Iblis) meskipun ingin menyerang wilayah Zi You Zhi Meng (Aliansi Kebebasan) dari tempat lain, tidak mungkin. Bisa dikatakan, pasukan Tian Mo Jie (Alam Iblis) ingin menyerang wilayah Zi You Zhi Meng (Aliansi Kebebasan), harus menghancurkan pos yang dibangun Zhao Hai ini dulu. Jika paku ini tidak dicabut, pasukan Tian Mo (Iblis) jangan harap bisa menyerbu ke wilayah Zi You Zhi Meng (Aliansi Kebebasan).
Sampai di pos, Zhao Hai segera mengatur xiushi (kultivator) yang tidak terluka untuk beristirahat, mengatur orang untuk mengobati xiushi (kultivator) yang terluka. Sedangkan jenazah xiushi (kultivator) yang gugur, juga harus dikirim kembali ke Zong Men (Sekte) mereka melalui fa song zhen (susunan teleportasi), lalu dimakamkan dengan baik. Bisa dikatakan, urusan masih banyak.
Sedangkan Tian Mo Jie (Alam Iblis) sangat sederhana. Mereka sama sekali tidak perlu pusing mengurus jenazah prajurit yang gugur. Karena Tian Mo zu (suku Iblis) yang gugur itu, sudah menjadi bu sheng sheng wu (makhluk hidup abadi) Zhao Hai. Tentu saja tidak perlu mereka urus.
Tapi Zhao Hai tidak berniat segera menggunakan bu sheng sheng wu (makhluk hidup abadi) itu untuk menghadapi musuh. Karena Zhao Hai sangat paham, jika ia benar-benar melakukannya, Tian Mo zu (suku Iblis) pasti akan mengerahkan semua pasukan, menghabisinya dulu.
Zhao Hai tahu, ia menggunakan Chang Sheng qi bu sheng sheng wu (makhluk hidup abadi tahap Chang Sheng) untuk menghadapi musuh, sudah sangat mencolok. Jika ia bertindak lebih berlebihan lagi, orang Tian Mo Jie (Alam Iblis) pasti tidak akan melepaskannya. Karena orang Tian Mo Jie (Alam Iblis) sangat paham, jika membiarkannya, akan membawa kerugian yang lebih besar pada mereka.
Tapi Zhao Hai juga tahu, semua orang mengira, jumlah bu sheng sheng wu (makhluk hidup abadi) yang bisa diubah seseorang ada batasnya. Setelah jumlah tertentu, tidak bisa lagi mengubah mayat menjadi bu sheng sheng wu (makhluk hidup abadi). Tidak ada yang menyangka, ia punya ruangan, bisa mengubah mayat menjadi bu sheng sheng wu (makhluk hidup abadi) tanpa batas. Jadi ia harus merahasiakan ini, agar kelak bisa berperan lebih besar. Justru karena punya pemikiran ini, Zhao Hai tidak menggunakan bu sheng sheng wu (makhluk hidup abadi) itu untuk menghadapi musuh.
Setelah mengurus semua ini, Zhao Hai segera mengeluarkan chuan xin yu jian (pedang giok pengirim pesan), mengirim pesan ke bang (geng), menanyakan situasi di Jun Tuan Kedua. Sebenarnya situasi Jun Tuan Kedua, Zhao Hai tahu dengan jelas. Karena sekarang hampir semua Da Fa Qi (Alat Ajaib Besar) Hei Hu Bang (Geng Macan Hitam) pernah ia buat atau perbaiki. Saat memperbaiki Da Fa Qi (Alat Ajaib Besar) itu, ia menyisipkan liu yin (perak mengalir) di beberapa tempat. Melalui liu yin (perak mengalir) itu, ia bisa tahu dengan jelas apa yang terjadi di Jun Tuan Kedua. Tapi ia tetap harus bertanya, kalau tidak akan dicurigai.
==
Zhao Hai duduk di dalam sumber air panas di ruang angkasa (空间), menikmati rendaman air panas dengan nyaman. Lao La (Laura) dan beberapa yang lain juga duduk di sumber air panas itu, sesekali tertawa seperti perak bergemerincing.
Mei Ge (Meg) melihat Zhao Hai duduk memejamkan mata tanpa bersuara, perlahan-lahan berenang mendekati Zhao Hai, dengan lembut memijat Zhao Hai. Zhao Hai menghela napas ringan dengan nyaman, lalu berkata dengan suara berat, “Mei Ge, keahlianmu semakin hari semakin baik.”
Mei Ge tersenyum tipis, “Aku tidak seperti beberapa kakak perempuan, mereka bisa melakukan segalanya. Aku tidak memiliki kemampuan seperti mereka. Tapi aku hanya perlu melayani Shao Ye (Tuan Muda) dengan baik, itu sudah cukup.”
Zhao Hai tersenyum tipis, tidak mengatakan apa-apa lagi, hanya menatap Mei Ge, lalu berkata dengan suara lembut, “Kau bersusah payah.” Mei Ge tersenyum tipis, wajahnya penuh kebahagiaan.
Saat itu Lao La juga berjalan mendekati Zhao Hai, berkata kepada Zhao Hai, “Hai Ge (Kak Hai), selanjutnya bagaimana? Dari situasi saat ini, sepertinya mustahil untuk mengusir pasukan besar Tian Mo Jie (Alam Iblis Surgawi) kembali ke Tian Mo Jie dalam waktu singkat. Hari ini melalui Liu Yin (Perak Mengalir) aku melihat, di belakang Tian Mo Jie, datang banyak Tian Mo (Iblis Surgawi) tingkat rendah, mereka sedang mengumpulkan tanaman obat, mengumpulkan berbagai macam bijih (ore). Sepertinya mereka juga sudah bersiap untuk perang jangka panjang.”
Zhao Hai mengangguk, “Sepertinya begitu. Tapi sekarang belum waktunya bagi kita untuk mengerahkan seluruh kekuatan. Tunggu dan lihat saja. Aku selalu merasa, Sembilan Sekte Besar (九大宗门) sepertinya menyimpan semacam rahasia. Dan Tian Mo Jie di sana juga tampaknya menyembunyikan sesuatu. Mereka seperti sedang menunggu sesuatu.”
Lao La mengerutkan kening, “Hai Ge, bagaimana kau bisa punya perasaan seperti ini?”
Zhao Hai berkata dengan suara berat, “Kau lupa? Saat aku di Tian Mo Jie, Yun Mo Zong (Sekte Iblis Awan) yang kecil saja memiliki beberapa orang kuat Chang Sheng Qi (Keabadian). Jika Tian Mo Jie benar-benar ingin menyerang Xiu Zhen Jie (Alam Kultivasi) dengan sekuat tenaga, akankah mereka hanya mengirim sedikit orang kuat Chang Sheng Qi seperti ini? Jumlah orang kuat Chang Sheng Qi mereka sekarang, meskipun lebih banyak dari kita, tapi tidak terlihat jauh lebih banyak. Bukankah ini sangat tidak masuk akal?”
Mendengar Zhao Hai berkata begitu, Lao La tertegun, lalu berpikir sejenak, mengangguk, “Memang benar. Sekarang di Xiu Zhen Jie sini, hampir semua sekte besar mengirim semua orang kuat Chang Sheng Qi di sekte mereka, itu pun baru bisa menahan serangan Tian Mo Jie. Sedangkan orang kuat Chang Sheng Qi di Tian Mo Jie pasti tidak hanya sebanyak ini. Memang ada yang tidak beres dengan masalah ini.”
Zhao Hai berkata dengan suara berat, “Juga reaksi Sembilan Sekte Besar. Apakah Sembilan Sekte Besar tidak tahu keganasan Tian Mo Jie? Tapi saat Tian Mo Jie menyerang, mereka masih memikirkan pertikaian internal, merebut kekuasaan. Ini juga sangat tidak normal. Sembilan Sekte Besar bisa menjadi pemimpin di sembilan zhou (provinsi) kultivasi, tidak mungkin sebodoh itu. Jadi aku yakin Sembilan Sekte Besar pasti masih memiliki senjata pamungkas yang belum dikeluarkan. Dan Tian Mo Jie sepertinya juga tahu hal ini, jadi mereka juga tidak menyerang dengan sekuat tenaga, seperti sedang menunggu Sembilan Sekte Besar mengeluarkan senjata pamungkas mereka. Ini sangat tidak normal.”
Lao La berpikir sejenak, tiba-tiba kedua matanya berbinar, “Hai Ge, bagaimana kau lupa satu orang? Kau bisa bertanya pada Hu Ding Shan. Masalah seperti ini, Hu Ding Shan pasti tahu, kan?”
Zhao Hai tertegun, lalu dengan keras menepuk kepalanya sendiri, “Aku benar-benar bodoh. Ada orang yang mengerti masalah ini, malah tidak kutanya, malah pusing memikirkannya sendiri. Pantas saja. Baik, nanti akan kutanya.”
Lao La tersenyum, “Hu Ding Shan sekarang di ruang angkasa (空间) hidupnya sangat nyaman. Setiap hari bersama Kakek Ge Lin (格林) dan yang lain meneliti sesuatu. Kadang-kadang minum sedikit anggur bersama Kakek Ge Lin dan yang lain. Hidupnya sangat menyenangkan.”
Zhao Hai tersenyum tipis, “Mungkin ini yang dia inginkan. Sudahlah, tidak usah banyak berpikir. Aku harus menanyainya, apa sebenarnya kartu truf Sembilan Sekte Besar.” Selesai bicara Zhao Hai berdiri, memakai pakaian, lalu pergi mencari Hu Ding Shan.
Hari-hari Hu Ding Shan memang dijalani dengan sangat nyaman. Sekarang dia sedang bersama Ge Lin dan yang lain meneliti penerapan Fa Zhen (Formasi). Tapi penerapan Fa Zhen yang mereka teliti sekarang, semuanya tentang bagaimana membuat orang hidup lebih nyaman. Sudah jarang meneliti Fa Zhen pertempuran.
Zhao Hai juga tidak mengurusi mereka. Mereka suka meneliti apa, biarkan saja. Hu Ding Shan begitu mendengar Zhao Hai mencarinya, segera keluar.
Zhao Hai membungkuk pada Hu Ding Shan, “Shifu (Guru), hari ini aku datang ada satu masalah ingin kutanyakan. Sekarang Tian Mo dari Tian Mo Jie, sudah menyerbu Xiu Zhen Jie. Tapi aku mendapati mereka sepertinya tidak mengerahkan seluruh kekuatan. Dan Sembilan Sekte Besar juga sepertinya tidak terlalu takut pada mereka. Apa Sembilan Sekte Besar masih punya rahasia?”
Hu Ding Shan mendengar Zhao Hai berkata begitu, tersenyum tipis, “Tidak kusangka kau sudah sampai pada pemikiran ini. Benar, Sembilan Sekte Besar memang masih punya kartu truf. Hanya saja, tidak sampai pada saat hidup atau mati, mereka mungkin tidak akan menggunakannya.”
Zhao Hai bingung menatap Hu Ding Shan. Hu Ding Shan melihat ekspresi Zhao Hai, tersenyum tipis, “Alam semesta ini terdiri dari tak terhitung jumlahnya Wei Mian (Bidang Dimensi). Berapa banyak Wei Mian, tidak ada yang bisa menjelaskan dengan jelas. Selain beberapa Wei Mian kecil di lapisan terbawah, Jie Shi Jie (Alam Kultivator) di sana hanya bisa dianggap Wei Mian lapisan kedua. Sedangkan Xiu Zhen Jie (Alam Kultivasi) di sini, hanya Wei Mian lapisan ketiga. Semakin ke atas, kekuatan Wei Mian semakin kuat. Tentu saja, Fa Ze (Hukum Alam) di sana juga semakin kuat, tekanannya juga semakin besar. Seperti jika kau masuk ke Wei Mian lapisan keempat, mungkin kekuatanmu tidak akan bisa mengeluarkan seperseribu dari kekuatanmu sekarang. Hanya tiga lapisan pertama, tekanannya tidak sebesar itu.”
Zhao Hai baru pertama kali mendengar Hu Ding Shan mengatakan ini. Dia menjadi semakin serius. Dia tahu Hu Ding Shan mengatakan ini padanya, pasti sangat berguna.
Hu Ding Shan menatap Zhao Hai, lalu melanjutkan, “Tiga lapisan pertama Wei Mian, selama kekuatanmu cukup, kau bisa terbang ke atas. Tidak akan terlalu banyak masalah. Tapi dari lapisan ketiga Wei Mian, naik ke lapisan keempat, ada banyak masalah. Kau tahu kenapa di Xiu Zhen Jie sini ada benda seperti Wan Jie Zhan Chang (Medan Perang Segala Alam)?”
Zhao Hai menggeleng, tidak mengerti, lalu berkata, “Bukankah dikatakan untuk memilih bakat dari Xia Jie (Alam Bawah)? Itu adalah benda seperti Wan Jie Zhan Chang yang dibuat oleh Qian Bei Da Neng (Senior yang Sangat Berkemampuan).”
Hu Ding Shan mengangguk, “Perkataan itu benar, tapi juga tidak benar. Wan Jie Zhan Chang memang benda untuk memilih bakat dari Xia Jie. Tapi Wan Jie Zhan Chang bukan dibuat oleh kultivator Xiu Zhen Jie, melainkan dianugerahkan oleh sekte besar di Wei Mian lapisan keempat.”
Zhao Hai tertegun, wajahnya penuh kebingungan menatap Hu Ding Shan. Hu Ding Shan berkata dengan suara berat, “Di Xiu Zhen Jie sini, juga ada tempat yang mirip dengan Wan Jie Zhan Chang. Hanya saja tempat seperti itu tidak bisa dimasuki oleh sembarang orang. Hanya orang kuat Chang Sheng Qi (Keabadian) dari berbagai sekte, yang memenuhi syarat untuk masuk ke sana.”
Zhao Hai terpaku, benar-benar terpaku. Dia tidak pernah menyangka, di Xiu Zhen Jie sini ternyata juga ada tempat seperti Wan Jie Zhan Chang. Ini benar-benar di luar dugaannya.
Hu Ding Shan melanjutkan, “Wan Jie Zhan Chang di Xiu Zhen Jie sini, lebih kuat dari Wan Jie Zhan Chang di Xia Jie (Alam Bawah). Di sana kekuatanmu akan ditekan sampai batas tertentu. Orang kuat Chang Sheng Qi, bisa mengeluarkan kekuatan setingkat Du Jie Qi (Tahap Melampaui Kesengsaraan), itu sudah dianggap hebat. Penekanan terhadap kekuatan sangat kuat. Yang paling utama, Wan Jie Zhan Chang di Xiu Zhen Jie ini, juga dibagi menjadi beberapa wilayah. Total dibagi menjadi delapan puluh satu wilayah. Dan Xiu Zhen Jie kita ini termasuk wilayah ketujuh puluh dua. Dan bukan berarti selama kau berada dalam lingkup pengelolaan wilayah tujuh puluh dua, kau otomatis memenuhi syarat masuk ke Wan Jie Zhan Chang. Tentu saja, Wan Jie Zhan Chang di Xiu Zhen Jie sini tidak bernama Wan Jie Zhan Chang, melainkan bernama Yue Long Jie (Alam Naga Melompat).”
“Yue Long Jie? Yu Yue Long Men (Ikan Melompati Gapura Naga)?” gumam Zhao Hai.
Hu Ding Shan mengangguk, “Benar, itu artinya. Yue Long Jie bukan tempat yang bisa dimasuki oleh sembarang orang. Jika tidak punya kekuatan Chang Sheng Qi, kau tidak bisa masuk. Tanpa izin dari Jie Mian (Bidang Dimensi) lapisan keempat, kau juga tidak bisa masuk. Dan Jie Mian lapisan ketiga yang bisa masuk, bukan berarti setelah masuk bisa selamanya masuk. Jika Jie Mian lapisan ketiga tempatmu berada, kekuatannya terlalu lemah, maka kau akan diusir dari Yue Long Jie. Bukan hanya perorangan, tapi seluruh orang dari Jie Mian itu diusir dari Yue Long Jie.”
Zhao Hai mengerti maksud Hu Ding Shan. Artinya, masuk ke Yue Long Jie ini ada aturannya. Jika kekuatan individu tidak cukup, kekuatan Jie Mian tidak cukup, kau tidak akan bisa masuk ke Yue Long Jie.
Hu Ding Shan melanjutkan, “Orang dari Jie Mian lapisan keempat, setiap sekitar sepuluh ribu tahun, akan melakukan pemeriksaan terhadap posisi yang ada di Yue Long Jie. Jika mendapati Jie Mian-mu terlalu lemah, maka semua orang dari Jie Mian-mu di Yue Long Jie, akan diusir dari Yue Long Jie. Lalu mereka akan membiarkan Jie Main lain yang kekuatannya lebih kuat dari Jie Mian-mu, masuk ke Yue Long Jie. Sedangkan orang yang masuk ke Yue Long Jie, akan berkultivasi dan menjalani ujian di sana. Hingga orang dari Jie Mian lapisan keempat menganggapmu lulus, barulah kau akan diterima masuk ke Jie Mian lapisan keempat, menjadi murid sekte di Jie Mian lapisan keempat. Dan sekte-mu juga akan dianugerahi tempat yang mirip dengan Wan Jie Zhan Chang. Jika kau terus tidak lulus, dalam waktu sekitar seratus tahun di Yue Long Jie, kau akan diusir dari Yue Long Jie.”
Hu Ding Shan berkata sampai di sini, lalu berkata pada Zhao Hai dengan suara berat, “Jangan remehkan hanya seratus tahun di Yue Long Jie lalu diusir. Perlu diketahui, waktu di Yue Long Jie berjalan sekitar lima kali lipat dari Xiu Zhen Jie sini. Kau di dalam seratus tahun, sama saja dengan di Xiu Zhen Jie sini lima ratus tahun. Dan di sana sangat berbahaya. Berbagai jenis Yao Shou (Binatang Ajaib) kekuatannya luar biasa tangguh. Ditambah lagi pertikaian antar Jie, pertikaian antar wilayah. Orang kuat Chang Sheng Qi, gugur di sana adalah hal yang biasa.”
Zhao Hai tidak bisa menahan nafas dingin. Dia benar-benar tidak menyangka ada tempat seperti ini. Waktu berjalan lima kali lipat dari Xiu Zhen Jie sini. Artinya, orang kultivasi, masuk ke Yue Long Jie, umurnya langsung tinggal seperlima. Orang yang bisa hidup seribu tahun, di sana hidup dua ratus tahun sudah habis. Laju waktu seperti ini, sungguh membuat hati terasa dingin.
Hu Ding Shan melanjutkan, “Justru karena masalah laju waktu inilah, orang dari Jie Mian lapisan keempat menetapkan, hanya orang kuat Chang Sheng Qi yang boleh masuk ke Yue Long Jie. Perlu diketahui, laju waktu di Jie Mian lapisan keempat adalah sepuluh kali lipat dari Xiu Zhen Jie. Artinya, jika kau punya umur sepuluh yuan (satu yuan bisa berarti seribu tahun atau periode tertentu, di sini mungkin berarti satuan waktu), setelah sampai di Jie Mian lapisan keempat, umurmu tinggal satu yuan.”
Zhao Hai kembali terpaku. Dia benar-benar tidak menyangka, laju waktu di Jie Mian lapisan keempat sana bahkan lebih tinggi dari Yue Long Jie. Lalu kenapa orang Xiu Zhen Jie masih mati-matian ingin masuk ke Jie Mian lapisan keempat?
Melihat ekspresi Zhao Hai yang penuh kebingungan, Hu Ding Shan langsung mengerti apa yang dia pikirkan. Hu Ding Shan berkata dengan suara berat, “Kau sedang berpikir, kenapa orang di Xiu Zhen Jie sini, mati-matian ingin masuk ke Jie Mian lapisan keempat? Demi itu rela mengurangi umur sepuluh kali lipat?”
Zhao Hai mengangguk, berkata dengan suara berat, “Memang begitu. Sampai di Jie Mian lapisan keempat, umur akan berkurang sebanyak itu. Kenapa masih pergi ke sana?”
Hu Ding Shan tersenyum getir, “Untuk hidup lebih lama!”
==
Zhao Hai dengan ekspresi bingung menatap Hu Ding Shan. Hu Ding Shan melihat raut Zhao Hai, tersenyum pahit dan berkata: “Benar, demi hidup lebih lama. Kita orang yang memperbaiki diri, pada akhirnya mengejar adalah chang sheng (panjang umur). Tapi di xiu zhen jie (Dunia Persilatan) sini, terikat oleh tiandi fa ze (hukum alam semesta), umur xiu shi (Kultivator) umumnya sekitar sepuluh yuan (era), ada juga yang memiliki qi yu (keberuntungan istimewa), atau yao ming (takdir monster), umur mereka bisa mencapai sekitar lima belas yuan (era), tapi pasti tidak mungkin ada orang yang hidup melebihi lima belas yuan (era).”
Zhao Hai memang belum pernah menghitungnya. Hu Ding Shan melihat rautnya, berkata dengan suara berat: “Tapi di di si ceng jie mian (Bidang Permukaan Lapisan Keempat) berbeda. Di di si ceng jie mian (Bidang Permukaan Lapisan Keempat) sana, meskipun aliran waktunya cepat, tapi setelah sampai di sana, kau paling banyak bisa memiliki umur dua puluh yuan (era). Ingat, itu dua puluh yuan (era) di di si ceng jie mian (Bidang Permukaan Lapisan Keempat) sana.”
Zhao Hai kali ini mengerti. Di xiu zhen jie (Dunia Persilatan) sini paling banyak bisa hidup lima belas yuan (era), sampai di di si ceng jie mian (Bidang Permukaan Lapisan Keempat) sana, bisa hidup dua puluh yuan (era). Pantas saja semua orang ingin pergi ke di si ceng jie mian (Bidang Permukaan Lapisan Keempat) sana.
Hu Ding Shan melanjutkan: “Dan jika kau masuk ke di si ceng jie mian (Bidang Permukaan Lapisan Keempat), jie mian (bidang permukaan) tempat kau berada, zong men (sekter) tempat kau berada, semuanya akan mendapat banyak keuntungan. Seperti wan jie zhan chang (medan perang lintas alam) di bawah kendali Hei Hu Bang (Geng Harimau Hitam) kita, tentu itu juga disebut tong tian ta (menara penghubung langit). Ini semua adalah pemberian orang Hei Hu Bang (Geng Harimau Hitam) kita, setelah naik ke di si ceng jie mian (Bidang Permukaan Lapisan Keempat), untuk zong men (sekter). Justru karena memiliki benda-benda ini, Hei Hu Bang (Geng Harimau Hitam) kita bisa seperti sekarang.”
Zhao Hai mengangguk. Hu Ding Shan melanjutkan: “Tian Mo Jie (Alam Iblis) awalnya juga bisa masuk ke Yue Long Jie (Alam Naga Melompat). Saat mereka bisa masuk ke Yue Long Jie (Alam Naga Melompat), xiu zhen jie (Dunia Persilatan) kita belum bisa masuk. Kemudian dalam suatu pertikaian, xiu zhen jie (Dunia Persilatan) kita menang melawan Tian Mo Jie (Alam Iblis). Tian Mo Jie (Alam Iblis) diusir dari Yue Long Jie (Alam Naga Melompat). Sedangkan xiu zhen jie (Dunia Persilatan) kita masuk ke Yue Long Jie (Alam Naga Melompat). Justru karena alasan ini, maka xiu zhen jie (Dunia Persilatan) kita dengan Yao Long Jie (Alam Naga Iblis) terikat permusuhan abadi. Tian Mo Jie (Alam Iblis) setiap saat ingin menekan xiu zhen jie (Dunia Persilatan) kita, menggantikan status kita, masuk ke Yue Long Jie (Alam Naga Melompat).”
Zhao Hai mengangguk. Dia sekarang mengerti mengapa Tian Mo Jie (Alam Iblis) dan xiu zhen jie (Dunia Persilatan) selalu dari waktu ke waktu mengadakan perang besar. Ternyata ada alasan ini di dalamnya.
Hu Ding Shan melanjutkan: “Beberapa tahun ini di xiu zhen jie (Dunia Persilatan) banyak chang sheng qi (Tingkat Panjang Umur) qiang zhe (ahli) yang masuk ke Yue Long Jie (Alam Naga Melompat). Dan Yue Long Jie (Alam Naga Melompat) ini juga memiliki satu ciri yang sangat istimewa, yaitu kau hanya bisa masuk sekali. Jika kau masuk ke Yue Long Jie (Alam Naga Melompat), lalu keluar sendiri, maka kau tidak akan bisa masuk lagi. Katamu tidak salah, chang sheng qi (Tingkat Panjang Umur) qiang zhe (ahli) di Tian Mo Jie (Alam Iblis) sana mungkin lebih banyak dari xiu zhen jie (Dunia Persilatan) kita. Karena banyak chang sheng qi (Tingkat Panjang Umur) qiang zhe (ahli) xiu zhen jie (Dunia Persilatan) sudah masuk ke Yue Long Jie (Alam Naga Melompat). Jiu Da Zong Men (Sembilan Sekte Besar) tidak mungkin membiarkan chang sheng qi (Tingkat Panjang Umur) qiang zhe (ahli) itu keluar dari Yue Long Jie (Alam Naga Melompat). Karena begitu mereka keluar, tidak akan bisa masuk lagi, kerugiannya sangat besar. Tapi jika sampai saat genting antara hidup dan mati, mungkin Jiu Da Zong Men (Sembilan Sekte Besar) juga tidak akan peduli sebanyak itu, membiarkan chang sheng qi (Tingkat Panjang Umur) qiang zhe (ahli) itu keluar dari Yue Long Jie (Alam Naga Melompat), menghadapi Tian Mo Jie (Alam Iblis).”
Sampai di sini Hu Ding Shan menghela nafas panjang dan berkata: “Di Yue Long Jie (Alam Naga Melompat) sana, tian di ling qi (energi spiritual alam semesta) lebih kental. Di sana berkultivasi, kecepatannya lebih cepat daripada di xiu zhen jie (Dunia Persilatan) sini. Jadi jika Jiu Da Zong Men (Sembilan Sekte Besar) benar-benar memanggil kembali chang sheng qi (Tingkat Panjang Umur) qiang zhe (ahli) dari Yue Long Jie (Alam Naga Melompat) sana, mengalahkan Tian Mo Jie (Alam Iblis) seharusnya bukan masalah. Tentu saja, jika Tian Mo Jie (Alam Iblis) masih punya cadangan, lain soal. Aku kira sandaran terbesar Jiu Da Zong Men (Sembilan Sekte Besar) adalah ini, dan yang diwaspadai Tian Mo Jie (Alam Iblis) juga langkah Jiu Da Zong Men (Sembilan Sekte Besar) ini.”
Sampai di sini Hu Ding Shan tanpa sadar menghela nafas: “Beberapa tahun ini meskipun di xiu zhen jie (Dunia Persilatan) sini, cukup banyak chang sheng qi (Tingkat Panjang Umur) qiang zhe (ahli) yang masuk ke Yue Long Jie (Alam Naga Melompat), tapi chang sheng qi (Tingkat Panjang Umur) qiang zhe (ahli) itu kebanyakan orang Jiu Da Zong Men (Sembilan Sekte Besar). Sekte lain sudah jarang yang punya chang sheng qi (Tingkat Panjang Umur) qiang zhe (ahli) bisa pergi ke Yue Long Jie (Alam Naga Melompat) sana. Jiu Da Zong Men (Sembilan Sekte Besar) hampir menjadikan Yue Long Jie (Alam Naga Melompat) sana, sebagai milik pribadi mereka. Ini sangat tidak menguntungkan bagi perkembangan xiu zhen jie (Dunia Persilatan). Jadi beberapa tahun ini kekuatan Jiu Da Zong Men (Sembilan Sekte Besar) lebih kuat dari sebelumnya, tapi kekuatan seluruh xiu zhen jie (Dunia Persilatan), dibandingkan sebelumnya, malah berkurang cukup banyak.”
Zhao Hai sekarang akhirnya mengerti mengapa Jiu Da Zong Men (Sembilan Sekte Besar) sepertinya begitu yakin menghadapi Tian Mo Jie (Alam Iblis). Ternyata mereka punya cadangan seperti ini. Pantas saja Tian Mo Jie (Alam Iblis) sudah menekan dengan pasukan besar, mereka masih memikirkan merebut kekuasaan.
Sedangkan Tian Mo (Iblis) di Tian Mo Jie (Alam Iblis) jelas juga tahu bahwa xiu zhen jie (Dunia Persilatan) punya orang di Yue Long Jie (Alam Naga Melompat). Jadi mereka hanya mengirim sebagian kecil chang sheng qi (Tingkat Panjang Umur) qiang zhe (ahli) untuk menyerang berbagai sekte besar xiu zhen jie (Dunia Persilatan), meninggalkan sebagian besar chang sheng qi (Tingkat Panjang Umur) Tian Mo (Iblis) bersiap menghadapi para ahli xiu zhen jie (Dunia Persilatan) yang masuk ke Yue Long Jie (Alam Naga Melompat). Sekarang bahkan jika Jiu Da Zong Men (Sembilan Sekte Besar) kapan saja memanggil kembali chang sheng qi (Tingkat Panjang Umur) qiang zhe (ahli) dari Yue Long Jie (Alam Naga Melompat) ke xiu zhen jie (Dunia Persilatan), begitu mereka memanggil kembali chang sheng qi (Tingkat Panjang Umur) qiang zhe (ahli) itu, mungkin pertempuran dahsyat akan segera dimulai. Tapi dengan begitu, berbagai sekte kecil xiu zhen jie (Dunia Persilatan) akan celaka.
Seperti yang dikatakan Hu Ding Shan, sekte kecil xiu zhen jie (Dunia Persilatan), sekarang di dalam sekte mereka, ahli chang sheng qi (Tingkat Panjang Umur) sangat sedikit. Jika terlibat dalam pertikaian dua alam besar, pasti tidak akan punya hari baik.
Zhao Hai berdiri, berkata kepada Hu Ding Shan: “Terima kasih shi fu (guru) telah menjelaskan keraguan. Kali ini bagi Hei Hu Bang (Geng Harimau Hitam) kita pasti adalah kesempatan baik. Setelah urusan kali ini selesai, Hei Hu Bang (Geng Harimau Hitam) kita pasti bisa menjadi Bei Yi Zhou (Prefektur Utara yang Berbeda), bahkan sekte besar terkenal di seluruh xiu zhen jie (Dunia Persilatan).”
Hu Ding Shan tersenyum tipis: “Aku percaya padamu. Dengan kekuatanmu sekarang, bahkan jika Hei Hu Bang (Geng Harimau Hitam) satu orang pun tidak bergerak, kau bisa membereskan orang Tian Mo Jie (Alam Iblis) itu. Pergi dan lakukan, Hei Hu Bang (Geng Harimau Hitam) terserah padamu.”
Zhao Hai memberi hormat lagi pada Hu Ding Shan, lalu berbalik pergi. Kembali ke kong jian bie shu (Vila Ruang), Zhao Hai baru menghela nafas panjang. Percakapan hari ini dengan Hu Ding Shan, hal yang paling dirasakan Zhao Hai adalah, dia menemukan dunia ini jauh lebih menarik daripada yang dibayangkannya. Ke depan jalan yang harus ditempuhnya masih panjang.
Kembali ke kong jian bie shu (Vila Ruang), Zhao Hai duduk di sana, kepalanya terus memikirkan urusan xiu zhen jie (Dunia Persilatan) dan Tian Mo Jie (Alam Iblis). Urusan antara Tian Mo Jie (Alam Iblis) dan xiu zhen jie (Dunia Persilatan) ternyata tidak sesederhana itu. Sepertinya mereka harus melakukan beberapa penyesuaian. Pastikan saat para ahli chang sheng qi (Tingkat Panjang Umur) Tian Mo Jie (Alam Iblis) dan xiu zhen jie (Dunia Persilatan) semuanya terlibat, Zi You Lian Meng (Aliansi Bebas) memiliki kekuatan untuk melindungi diri.
Tidak salah, Zhao Hai ingin membuat seluruh Zi You Lian Meng (Aliansi Bebas) memiliki kekuatan untuk melindungi diri. Sekarang Zhao Hai sudah menganggap Zi You Lian Meng (Aliansi Bebas) sebagai barang dalam genggaman Hei Hu Bang (Geng Harimau Hitam), tentu harus melindungi Zi You Lian Meng (Aliansi Bebas). Jika kelak Zi You Lian Meng (Aliansi Bebas) berani tidak patuh pada Hei Hu Bang (Geng Harimau Hitam), Zhao Hai tentu juga tidak akan sungkan.
Tentu saja, sebelum itu Zhao Hai juga tidak akan melakukan gerakan besar. Rencana yang dibuat sebelumnya tidak perlu banyak diubah. Yang perlu diubah adalah menambahkan beberapa poin. Sebelumnya saat perang besar, selain pertempuran di Zi You Lian Meng (Aliansi Bebas) sini, di tempat pertempuran lain, Zhao Hai hampir tidak pernah menerima xiu shi (Kultivator) atau Tian Mo zu (Ras Iblis) yang mati di sana ke dalam kong jian (Ruang) untuk dijadikan bu si sheng wu (makhluk tak mati). Karena terlalu jauh, dan Zhao Hai juga takut ditemukan orang.
Tapi sekarang terlihat tidak bisa. Dia harus dalam waktu sesingkat mungkin, menerima semua orang yang mati dalam pertempuran di tempat lain ke dalam kong jian (Ruang) untuk dijadikan bu si sheng wu (makhluk tak mati). Baik itu orang Tian Mo Jie (Alam Iblis) maupun orang xiu zhen jie (Dunia Persilatan).
Inilah yang pernah dipikirkan Zhao Hai, cara meningkatkan kekuatannya sendiri. Tidak peduli seberapa kuat chang sheng qi (Tingkat Panjang Umur) qiang zhe (ahli), Zhao Hai bisa menggunakan taktik jumlah besar untuk menghabisinya. Tentu saja, bisa tidak mengorbankan bu si sheng wu (makhluk tak mati) itu, jangan mengorbankan bu si sheng wu (makhluk tak mati) itu. Bu si sheng wu (makhluk tak mati) itu bisa memberinya xin yang zhi li (kekuatan iman), itu yang paling dia butuhkan.
Apa yang dibicarakan Zhao Hai dan Hu Ding Shan, Cai’er dan yang lainnya juga tahu. Hanya saja mereka tidak tahu apa yang sekarang dipikirkan Zhao Hai. Jadi melihat Zhao Hai duduk di sana tidak bersuara, mereka juga tidak bersuara, hanya diam-diam menatap Zhao Hai.
Setelah beberapa saat, Zhao Hai yang sudah membuat keputusan, baru menghela nafas panjang dan berkata: “Cai’er, sekarang peta sembilan zhou (prefektur) xiu zhen jie (Dunia Persilatan) apakah sudah semua tersimpan di kong jian (Ruang)?”
Cai’er mengangguk: “Sudah, semua sudah masuk. Selain daerah inti Jiu Da Zong Men (Sembilan Sekte Besar), tempat lain hampir semuanya sudah masuk. Bahkan zong tang (ruang utama) sekte lain, juga hampir semuanya masuk. Hanya sedikit zong men (sekter) yang zong tang (ruang utama)nya belum masuk.”
Zhao Hai mengangguk: “Lalu medan pertempuran di zhou (prefektur) lain yang berhadapan dengan Tian Mo Jie (Alam Iblis) di sana, apakah juga tersimpan di peta?”
Cai’er mengangguk: “Semuanya tersimpan di peta.”
Zhao Hai berkata dengan suara berat: “Baik. Mulai hari ini, asalkan ada orang mati di medan pertempuran lain, tidak peduli matinya orang apa, semuanya tarik ke dalam kong jian (Ruang) untuk dijadikan bu si sheng wu (makhluk tak mati).”
Cai’er terkejut, lalu mengangguk: “Hai Ge tenang, pasti kulakukan dengan baik.”
Zhao Hai mengangguk, menghela nafas: “Sekarang jumlah orang di tanganku tidak sedikit, tapi ahli terlalu sedikit. Sayang sekali, di sini, setiap chang sheng qi (Tingkat Panjang Umur) qiang zhe (ahli) tidak mudah gugur. Ingin melatih ahli sendiri, juga tidak semudah itu.”
Cai’er begitu mendengar Zhao Hai berkata demikian, tiba-tiba tersenyum, berkata pada Zhao Hai: “Hai Ge, bagaimana kau lupa satu tempat? Di sana bisa memberimu cukup banyak ahli, tapi kita harus mengeluarkan sedikit tenaga.”
Zhao Hai terkejut: “Tempat apa? Aku tidak tahu apa masih ada tempat yang bisa memberi kita ahli?”
Cai’er tersenyum: “Hai Ge, bagaimana kau lupa, waktu itu kau kembali dari Tian Jian Zong (Sekte Pedang Surgawi), diincar orang, pergi ke tempat yang seperti di yu kong jian (Ruang Neraka) itu. Di sana penuh dengan bu si sheng wu (makhluk tak mati), dan chang sheng qi (Tingkat Panjang Umur) bu si sheng wu (makhluk tak mati) banyak sekali. Hanya saja waktu itu karena terburu-buru, jadi tidak berhenti lama di sana. Kau juga menyuruhku memasukkan tempat itu ke peta kong jian (Ruang). Sekarang tempat itu sudah masuk peta kong jian (Ruang). Di sana ada begitu banyak ahli, mengapa kau tidak pergi menangkap orang?”
Pak! Zhao Hai menepuk jidat. Sejujurnya, dia memang sudah lupa urusan ini. Akhir-akhir ini sibuk perang, sudah lupa masih ada urusan ini. Tapi hatinya menjadi sangat gembira. Dia menoleh menatap Cai’er: “Untung kau mengingatkanku, kalau tidak aku sudah lupa urusan ini. Ngomong-ngomong Cai’er, apakah ahli di tempat itu banyak?”
Cai’er terkekeh pelan: “Banyak. Luas kong jian (Ruang) itu kira-kira sebesar Bei Yi Zhou (Prefektur Utara yang Berbeda). Penuh dengan si qi (energi kematian), sangat cocok untuk kultivasi bu si sheng wu (makhluk tak mati). Dibandingkan dengan di yu kong jian (Ruang Neraka) di dalam kong jian (Ruang), juga tidak kalah jauh. Yang paling utama, bu si sheng wu (makhluk tak mati) di sana tidak tahu sudah hidup berapa lama. Jumlah bu si sheng wu (makhluk tak mati) di sana tidak terlalu banyak, hanya sekitar seratus ribu. Tapi kekuatan bu si sheng wu (makhluk tak mati) itu sangat kuat, umumnya berkekuatan du jie qi (Tingkat Mengatasi Ujian). Di antaranya ada hampir seribu bu si sheng wu (makhluk tak mati) berkekuatan chang sheng qi (Tingkat Panjang Umur). Asalkan membawa mereka ke dalam kong jian (Ruang), maka kita tidak kekurangan ahli. Bahkan jika kita sendiri menghadapi Tian Mo Jie (Alam Iblis), tidak perlu khawatir lagi.”
Zhao Hai mengangguk: “Baik, seratus ribu bu si sheng wu (makhluk tak mati) ini, aku ambil!”
==
Tian Mo Jie (Alam Iblis Surgawi) yang berada di seberang Di Yi Jun Tuan (Korps Pertama) akhir-akhir ini sangat patuh. Meskipun dari waktu ke waktu mereka mengirim beberapa regu kecil untuk melakukan gangguan terhadap Di Yi Jun Tuan (Korps Pertama), namun secara keseluruhan, mereka tidak berniat melancarkan pertempuran skala besar.
Semua orang di Di Yi Jun Tuan (Korps Pertama) tahu mengapa demikian. Zhao Hai, dengan tiga juta pasukan menghadapi lima juta, berhasil memukul mundur pasukan besar Tian Mo Jie (Alam Iblis Surgawi) dengan telak. Hal ini sudah membuat orang-orang Tian Mo Jie (Alam Iblis Surgawi) itu mengerti, bahwa Di Yi Jun Tuan (Korps Pertama) mereka tidak mudah diganggu. Karena itulah mereka menjadi sangat patuh.
Setiap kali membicarakan hal ini, orang-orang Di Yi Jun Tuan (Korps Pertama) merasa sangat beruntung. Di seluruh Bei Yi Zhou (Benua Utara yang Berbeda), bahkan di seluruh Xiu Zhen Jie (Alam Kultivasi), pasukan besar dengan catatan pertempuran seperti Di Yi Jun Tuan (Korps Pertama) dapat dibilang sangat langka. Di saat orang lain kalah melawan Tian Mo Jie (Alam Iblis Surgawi), mereka justru meraih kemenangan besar. Betapa gemilangnya kehormatan itu.
Justru karena inilah, sekarang orang-orang di Di Yi Jun Tuan (Korps Pertama) benar-benar kagum dan patuh pada Zhao Hai. Mereka harus patuh. Orang-orang ini sangat memahami, alasan mereka bisa mengalahkan pasukan besar Tian Mo Jie (Alam Iblis Surgawi) sepenuhnya karena komando Zhao Hai. Meskipun kemampuan memimpin pasukan orang Di Yi Jun Tuan (Korps Pertama) mungkin tidak begitu baik, namun pernah bertempur melawan orang Tian Mo Jie (Alam Iblis Surgawi) juga membuat mereka memahami kehebatan Tian Mo (Iblis Surgawi) itu. Terus terang, setelah kejadian itu mereka merenung kembali, masih kurang memahami beberapa detail dalam komando Zhao Hai. Mereka hanya merasa, semakin dipikirkan, semakin terasa betapa ajaibnya komando itu. Hal ini juga membuat mereka semakin kagum pada Zhao Hai.
Hari-hari ini Zhao Hai juga dari waktu ke waktu mengirim beberapa regu kecil untuk bertempur melawan regu kecil pasukan besar Tian Mo Jie (Alam Iblis Surgawi). Ada yang kalah, ada yang menang, tapi secara keseluruhan lebih banyak menang daripada kalah. Ini juga membuat orang Di Yi Jun Tuan (Korps Pertama) semakin percaya pada Zhao Hai.
Sedangkan Zhao Hai sendiri sekarang sedang sibuk menangkap bu si sheng wu (makhluk abadi) di tempat yang mirip dengan di yu kong jian (ruang neraka) itu. Kekuatan bu si sheng wu (makhluk abadi) di tempat yang mirip dengan di yu kong jian (ruang neraka) itu sangat perkasa. Du Jie Qi (Periode Penyeberangan Kalpa) tidak usah dikatakan, sekarang bu si sheng wu (makhluk abadi) Du Jie Qi (Periode Penyeberangan Kalpa) di kong jian (ruangan) Zhao Hai tidak sedikit. Yang benar-benar menarik perhatian Zhao Hai adalah bu si sheng wu (makhluk abadi) Chang Sheng Qi (Periode Keabadian).
Chang Sheng Qi (Periode Keabadian) bukan berarti kau bisa panjang umur tidak pernah mati. Faktanya, ini hanyalah sebuah sebutan, mewakili kekuatanmu. Kalau tidak, bu si sheng wu (makhluk abadi) itu jika tidak ada gangguan, bisa hidup selamanya. Waktu hidup mereka bahkan lebih panjang dari qiang zhe (yang kuat) Chang Sheng Qi (Periode Keabadian).
Dan di kong jian (ruangan) tak dikenal itu, memang ada beberapa bu si sheng wu (makhluk abadi) dengan kekuatan sangat perkasa. Chang Sheng Qi (Periode Keabadian) saja ada sekitar seribu. Dan bu si sheng wu (makhluk abadi) itu karena sudah hidup entah berapa tahun di kong jian (ruangan) ini, beberapa mungkin hidup lebih lama dari Hu Ding Shan. Jadi kekuatan mereka juga sangat perkasa, lebih perkasa dari qiang zhe (yang kuat) Chang Sheng Qi (Periode Keabadian) biasa. Jadi Zhao Hai ingin menghadapi mereka tidak semudah itu.
Untungnya bu si sheng wu (makhluk abadi) di kong jian (ruangan) Zhao Hai banyak, dan dia juga punya belasan bu si sheng wu (makhluk abadi) Chang Sheng Qi (Periode Keabadian). Ditambah beberapa makhluk dengan kekuatan perkasa lainnya di kong jian (ruangan), ingin menghadapi bu si sheng wu (makhluk abadi) itu jadi lebih mudah.
Zhao Hai sebelumnya tidak berani membiarkan makhluk lain di kong jian (ruangan) ikut bertempur, karena takut menimbulkan kecurigaan orang. Sebenarnya makhluk dengan kekuatan perkasa di kong jian (ruangan) cukup banyak.
Seperti Hai Long Yi Zu (Ras Naga Laut), Hai Zu (Ras Laut), Chong Zu (Ras Serangga), bahkan beberapa yao shou (binatang iblis), kekuatan mereka semua sangat perkasa. Hanya saja sebelumnya Zhao Hai tidak akan membiarkan mereka ikut bertempur, karena bisa saja mengekspos keberadaan kong jian (ruangan).
Tapi di xiao kong jian (ruang kecil) ini tidak ada banyak masalah. Di xiao kong jian (ruang kecil) ini, bu si sheng wu (makhluk abadi) itu tidak bisa keluar, orang lain tidak bisa masuk. Asalkan Zhao Hai menaklukkan semua bu si sheng wu (makhluk abadi) itu, maka tidak akan ada yang menemukan.
Ditambah Zhao Hai sekarang tidak punya banyak waktu untuk berurusan perlahan dengan bu si sheng wu (makhluk abadi) itu. Jadi kali ini Zhao Hai mengirim ke xiao kong jian (ruang kecil) itu untuk menghadapi bu si sheng wu (makhluk abadi) itu berbagai macam makhluk kong jian (ruangan), jumlahnya tidak sedikit, sepertinya sekitar sepuluh miliar.
Target pertama Zhao Hai adalah bu si sheng wu (makhluk abadi) Du Jie Qi (Periode Penyeberangan Kalpa). Bu si sheng wu (Makhluk abadi) Du Jie Qi (Periode Penyeberangan Kalpa) ada sekitar seratus ribu. Jumlah ini juga tidak sedikit. Bahkan di Di Yi Jun Tuan (Korps Pertama) sekarang, sebagian besar Xiu Shi (Kultivator)-nya hanya Jin Dan Qi (Periode Inti Emas) dan Yuan Ying Qi (Periode Inti Bayi). Yang benar-benar mencapai Xiu Shi (Kultivator) Du Jie Qi (Periode Penyeberangan Kalpa), jumlahnya juga sekitar seratus ribuan. Sekarang Zhao Hai sekali dapat seratus ribu bu si sheng wu (makhluk abadi) Du Jie Qi (Periode Penyeberangan Kalpa), ini sudah sangat hebat.
Sepuluh miliar berbagai makhlak kong jian (ruangan) perkasa, berhadapan dengan seratus ribu bu si sheng wu (makhluk abadi) Du Jie Qi (Periode Penyeberangan Kalpa), hasilnya bisa ditebak. Dengan cepat seratus ribu bu si sheng wu (makhluk abadi) Du Jie Qi (Periode Penyeberangan Kalpa) itu berhasil dikuasai Zhao Hai, semuanya dimasukkan ke kong jian (ruangan), menjadi bu si sheng wu (makhluk abadi) miliknya sendiri.
Setelah memasukkan bu si sheng wu (makhluk abadi) Du Jie Qi (Periode Penyeberangan Kalpa) ini ke kong jian (ruangan), target Zhao Hai selanjutnya adalah bu si sheng wu (makhluk abadi) Chang Sheng Qi (Periode Keabadian) itu. Tapi Zhao Hai tahu, ingin memasukkan seribu bu si sheng wu (makhluk abadi) Chang Sheng Qi (Periode Keabadian) ke kong jian (ruangan), sepertinya lebih sulit daripada menghadapi seratus ribu bu si sheng wu (makhluk abadi) Du Jie Qi (Periode Penyeberangan Kalpa).
Bu si sheng wu (Makhluk abadi) ini, semuanya sudah memiliki kecerdasan tidak kalah dengan manusia. Ditambah kekuatan mereka perkasa. Di kong jian (ruangan) ini, tingkatan bu si sheng wu (makhluk abadi) ini memiliki pembagian yang ketat. Setiap bu si sheng wu (makhluk abadi) Chang Sheng Qi (Periode Keabadian) di bawahnya memiliki banyak xiao di (adik kecil) bu si sheng wu (makhluk abadi) Du Jie Qi (Periode Penyeberangan Kalpa). Inilah alasan Zhao Hai harus menghadapi bu si sheng wu (makhluk abadi) Du Jie Qi (Periode Penyeberangan Kalpa) terlebih dahulu. Dengan menyingkirkan bu si sheng wu (makhluk abadi) Du Jie Qi (Periode Penyeberangan Kalpa) itu, sama saja memotong satu lengan bu si sheng wu (makhluk abadi) Chang Sheng Qi (Periode Keabadian) ini. Dengan begitu dia akan lebih mudah menghadapi bu si sheng wu (makhluk abadi) Chang Sheng Qi (Periode Keabadian) ini.
Dan untuk bisa melakukan ini, pertama-tama harus cepat. Harus dengan kecepatan tercepat menyingkirkan seratus ribu bu si sheng wu (makhluk abadi) Du Jie Qi (Periode Penyeberangan Kalpa) itu. Sebelum bu si sheng wu (makhluk abadi) Chang Sheng Qi (Periode Keabadian) itu sempat bereaksi, bu si sheng wu (makhluk abadi) Du Jie Qi (Periode Penyeberangan Kalpa) itu sudah harus disingkirkan. Hanya dengan begitu bisa berhasil.
Tapi untuk bisa melakukan ini, hampir mustahil. Jika Zhao Hai tidak memiliki kong jian (ruangan), meskipun di tangannya ada seribu bu si sheng wu (makhluk abadi) Chang Sheng Qi (Periode Keabadian), juga tidak mungkin bisa sekaligus menyingkirkan seratus ribu bu si sheng wu (makhluk abadi) Du Jie Qi (Periode Penyeberangan Kalpa).
Tapi kebetulan Zhao Hai memiliki kong jian (ruangan). Dia bisa mengerahkan pasukan di kong jian (ruangan) ke titik mana pun di peta kong jian (ruangan) dengan bebas. Justru karena inilah, dia menggunakan sepuluh miliar makhluk kong jian (ruangan), tiba-tiba mengepung seratus ribu bu si sheng wu (makhluk abadi) Du Jie Qi (Periode Penyeberangan Kalpa), lalu langsung menangkap mereka ke kong jian (ruangan). Sedangkan bu si sheng wu (makhluk abadi) Chang Sheng Qi (Periode Keabadian) itu belum sempat bereaksi. Saat mereka bereaksi, Zhao Hai sudah menyelesaikan urusannya.
Begitu selesai menyingkirkan seratus ribu bu si sheng wu (makhluk abadi) Du Jie Qi (Periode Penyeberangan Kalpa), Zhao Hai segera mengerahkan pasukan mengepung semua bu si sheng wu (makhluk abadi) Chang Sheng Qi (Periode Keabadian) itu.
Reaksi bu si sheng wu (makhluk abadi) Chang Sheng Qi (Periode Keabadian) itu juga tidak lambat. Mereka mungkin sebelumnya memiliki beberapa permusuhan, tapi sekarang mereka sudah berkumpul bersama. Ini adalah sebuah gunung batu. Gunung batu ini sangat unik. Dari langit, gunung batu ini terlihat seperti kerangka yang terbaring di tanah. Kepala, tubuh, setiap tulangnya tersusun dari bebatuan gunung. Terlihat seperti tengkorak yang diperbesar berkali-kali lipat.
Yang paling utama, Zhao Hai dari gunung batu ini, merasakan ling hun zhi li (kekuatan jiwa) yang sangat kuat. Ini sungguh di luar dugaan Zhao Hai. Dia benar-benar tidak mengerti, mengapa gunung ini memiliki ling hun zhi li (kekuatan jiwa)?
Tapi sekarang bukan waktunya meneliti itu. Seribu bu si sheng wu (makhluk abadi) Chang Sheng Qi (Periode Keabadian) itu berkumpul di gunung ini. Meskipun Zhao Hai sudah mengepung mereka dengan pasukan lebih dari satu miliar, dia tidak berani menyerang sembarangan. Karena kekuatan bu si sheng wu (makhluk abadi) ini benar-benar sangat perkasa. Menyerang gegabah hanya akan membawa kerugian yang tidak perlu bagi mereka.
Zhao Hai keluar dari barisan, berjalan mendekat ke depan bu si sheng wu (makhluk abadi) Chang Sheng Qi (Periode Keabadian) itu, menatap mereka. Bu si sheng wu (Makhluk abadi) Chang Sheng Qi (Periode Keabadian) ini, satu per satu kekuatannya sangat perkasa. Dan mereka semua terlihat seperti jiang shi (mayat hidup/jumping vampire). Ditambah kekuatan mereka kuat, artinya, penampilan mereka hampir sama dengan manusia sungguhan.
Seribu jiang shi (mayat hidup/jumping vampire) itu pakaian yang mereka kenakan semuanya adalah kui jia (baju zirah), modelnya juga sangat kuno. Sekarang seribu jiang shi (mayat hidup/jumping vampire) itu sedang menatap dingin ke arah Zhao Hai.
Zhao Hai tersenyum tipis, membungkuk kepada seribu jiang shi (mayat hidup/jumping vampire) itu, “Salam untuk kalian semua. Saya Zhao Hai, memberi salam.”
Seribu jiang shi (mayat hidup/jumping vampire) itu tidak bersuara, masih menatap dingin ke Zhao Hai. Zhao Hai juga menatap mereka. Beberapa saat kemudian dia tersenyum dan berkata, “Apakah kalian tidak ingin mengatakan sesuatu?”
Dari seribu jiang shi (mayat hidup/jumping vampire) itu, keluar seekor jiang shi (mayat hidup/jumping vampire) yang mengenakan zhan jia (baju zirah tempur) bersisik ikan, di kepalanya memakai kui (helm) berbentuk sayap burung phoenix, di tangannya memegang sebuah qiang (tombak) panjang, seperti seorang jiang jun (jenderal) yang baru turun dari medan perang. Dia menatap dingin ke Zhao Hai, lalu berkata dengan suara dalam, “Manusia, dari mana kau masuk ke sini? Mengapa kau bisa masuk ke Shi Zu Jie (Alam Leluhur Mayat) tanpa terpengaruh si qi (energi kematian) di sini?”
Zhao Hai tersenyum tipis, “Ternyata di sini bernama Shi Zu Jie (Alam Leluhur Mayat). Maaf, saya tidak tahu nama tempat ini. Sebelumnya saya difitnah orang, pernah masuk ke sini sekali. Tapi karena saat itu ada urusan yang harus segera diselesaikan, saya pergi terburu-buru, jadi tidak sempat memeriksa tempat ini dengan saksama. Kali ini datang ke sini, tujuannya untuk mengambil semua bu si sheng wu (makhluk abadi) di sini untuk digunakan sendiri.”
Mendengar Zhao Hai berkata begitu, jiang shi (mayat hidup/jumping vampire) itu tertegun. Mereka mungkin tidak menyangka, Zhao Hai akan terus terang seperti ini. Jiang shi (Mayat hidup/jumping vampire) pemimpin itu mendengar Zhao Hai berkata begitu, merenung sejenak lalu berkata, “Ternyata aura manusia yang kurasakan sebelumnya itu adalah dirimu. Tapi kau ingin mengambil kami untuk digunakan, itu tidak mungkin. Kami semua ada di sini untuk menjaga jenazah tuan. Kami lebih rela ling hun po san (jiwa hancur berkeping-keping) daripada meninggalkan tempat ini.”
Zhao Hai tertegun, lalu mengerutkan kening. Dia mendapati kecerdasan jiang shi (mayat hidup/jumping vampire) ini benar-benar tidak kalah dengan manusia. Dan mereka memiliki kepercayaan sendiri. Jiang shi (Mayat hidup/jumping vampire) seperti ini tidak mudah dihadapi. Kalau sampai mereka menggunakan jurus bunuh diri, akan merepotkan.
Zhao Hai memperhatikan jiang shi (mayat hidup/jumping vampire) lainnya. Jiang shi (Mayat hidup/jumping vampire) itu semua memasang ekspresi bulat tekad. Ini membuat Zhao Hai merasa kagum terhadap mereka. Semasa hidup tuan mereka, mereka pasti selalu setia menjaga di sisi tuan mereka. Setelah tuan mereka mati, mereka berubah menjadi jiang shi (mayat hidup/jumping vampire), tetap setia menjaga tuan mereka. Pengawal yang begitu setia, sudah sepantasnya Zhao Hai kagum.
Zhao Hai merenung sejenak, lalu berkata dengan suara dalam, “Tidak tahu apakah kalian bersedia mengizinkan saya menghadap tuan kalian?”
Jiang shi (Mayat hidup/jumping vampire) itu menatap Zhao Hai sekilas, lalu menoleh menatap pasukan besar di belakang Zhao Hai. Pada akhirnya mereka semua mengangguk. Jiang shi (Mayat hidup/jumping vampire) pemimpin itu memandu Zhao Hai, terbang menuju bagian kepala tengkorak gunung ini. Lalu Zhao Hai dan jiang shi (mayat hidup/jumping vampire) pemimpin itu masuk ke dalam tubuh gunung dari mata kiri tengkorak itu.
Mata, hidung, dan mulut tengkorak ini semuanya adalah lorong-lorong menuju bawah tanah. Dan sekarang Zhao Hai mengikuti shou ling (pemimpin) jiang shi (mayat hidup/jumping vampire) itu masuk ke dalam lorong tersebut.
Dengan cepat mereka berdua turun ke dasar lorong. Di bawah lorong ada sebuah terowongan bawah tanah. Mereka melewati terowongan, lalu sampai di sebuah da ting (aula besar) yang sangat luas. Begitu tiba di da ting (aula besar) ini, Zhao Hai tertegun. Karena tata letak da ting (aula besar) ini terlalu istimewa. Di sini ditata seperti tenda komando di tengah jun ying (kamp militer).
Di paling dalam da ting (aula besar) ada sebuah kursi batu. Di atas kursi batu itu sepertinya dialasi kulit macan. Seseorang duduk tegak di kursi batu itu, kakinya menginjak kepala macan di kulit macan itu. Kepala macan itu kedua matanya terbuka lebar, mulutnya terbuka, terlihat seperti macan yang siap menerkam dan menerkam orang kapan saja.
Sedangkan orang yang duduk di kursi batu itu, juga mengenakan kui jia (baju zirah). Kui jia (Baju zirah) di tubuhnya semuanya berwarna emas. Di kepalanya memakai kui (helm) berbentuk kepala macan. Di kedua bahunya ada pelindung bahu berbentuk kepala macan. Di pelindung dada di depan juga diukir seekor macan yang hidup. Di kakinya memakai zhan xue (sepatu tempur) bermotif kepala macan. Lihat wajah orang ini, kulitnya hitam legam. Alisnya seperti pedang. Kumis dan janggutnya lebat. Berwibawa meski tanpa marah.
Begitu melihat orang ini, Zhao Hai dalam hati berkata, “Sungguh seorang jiang (jenderal) perkasa seperti macan!” Melihat rupa orang ini, yang pertama terlintas di benak Zhao Hai adalah seorang terkenal, yaitu Zhang Fei!
Melihat rupa orang ini, yang pertama terlintas di benak Zhao Hai adalah Zhang Fei. Dia merasa jiang (jenderal) perkasa ini benar-benar sangat mirip dengan gambaran Zhang Fei dalam novel. Seolah-olah Zhang Fei sedang duduk di hadapannya.
Di depan jiang (jenderal) perkasa ini, terbentang sebuah meja. Di atas meja terbentang peta besar dari kulit binatang. Di peta ini tergambar sungai dan gunung. Tapi terlihat peta ini sangat sederhana. Dan dari bentuk tanahnya, tanah yang digambar di peta ini pasti bukan Xiu Zhen Jie (Alam Kultivasi).
Saat ini jiang shi (mayat hidup/jumping vampire) itu sudah berlutut dengan satu lutut, lalu berkata kepada Zhao Hai, “Ini adalah tuan saya, Hu Wei Jiang Jun (Jenderal Keperkasaan Harimau), Hu Dawei!”
Zhao Hai mengangguk, lalu dengan hormat membungkuk tiga kali kepada jenazah ini. Tidak peduli siapa pun orang ini, melihat dia memiliki begitu banyak pengikut setia sampai mati, dia sudah pantas menerima penghormatan Zhao Hai.
Melihat Zhao Hai membungkuk kepada Hu Dawei, jiang shi (mayat hidup/jumping vampire) itu tersenyum, pandangannya terhadap Zhao Hai menjadi sangat baik. Setelah Zhao Hai tegak, dia merasakan dengan saksama Hu Dawei ini. Dia mendapati Hu Dawei ini memiliki luka di tubuhnya, luka di bagian dada. Sepertinya terluka oleh senjata api. Lukanya hitam gosong. Hanya saja luka ini tertutup oleh kui jia (baju zirah) yang dikenakannya, jadi orang lain tidak bisa melihatnya.
Dan yang lebih mengejutkan Zhao Hai adalah, di tubuh Hu Dawei ini, dia merasakan sedikit ling hun zhi li (kekuatan jiwa). Ling hun zhi li (Kekuatan jiwa) ini sangat lemah. Jika Zhao Hai bukan seorang hei mo fa shi (penyihir hitam), yang sangat ahli dalam mempelajari ling hun (jiwa), mungkin dia tidak akan merasakan ling hun zhi li (kekuatan jiwa) ini.
Zhao Hai tidak bisa tidak berseru heran, lalu menoleh ke jiang shi (mayat hidup/jumping vampire) itu, “Tubuh tuanmu ternyata masih memiliki sedikit ling hun zhi li (kekuatan jiwa). Ada apa ini? Dan juga, kenapa aku merasakan ling hun zhi li (kekuatan jiwa) di gunung ini begitu kental?”
Jiang shi (Mayat hidup/jumping vampire) itu jelas sangat senang melihat Zhao Hai membungkuk kepada Hu Dawei. Begitu mendengar Zhao Hai bertanya begini, dia baru berkata dengan suara dalam, “Tuan saya dulu difitnah orang kecil, gugur di medan perang. Kami sebagai Qin Jun Hu Wei (Pengawal Pribadi) tuan, membawa jenazah tuan kabur dari medan perang, melarikan diri ke sebuah gunung. Tiba-tiba di gunung itu petir menyambar, lalu kami kehilangan kesadaran. Setelah bangun, kami sudah sampai di sini. Kemudian kami menemukan gunung ini. Batu di gunung ini sangat istimewa, sepertinya mengandung semacam neng liang (energi) tak dikenal. Kami lalu menetap di gunung ini, dan meninggalkan jenazah tuan di sini. Sedangkan mengapa bisa begini, saya juga tidak tahu.”
==
Jiang shi (mayat hidup) ini tidak tahu, tetapi Zhao Hai kurang lebih mengerti apa yang terjadi. Jiang shi (mayat hidup) ini dulu mengikuti Hu Da Wei dalam pertempuran, karena difitnah oleh orang jahat, pasukan kalah dan Hu Da Wei terbunuh. Orang-orang ini membawa mayat Hu Da Wei menerobos kepungan, bersembunyi di pegunungan dalam. Namun tiba-tiba terjadi perubahan langit dan bumi, membawa mereka ke tempat ini. Dan batu jenis ini, memiliki fungsi tertentu untuk memelihara dan melindungi shen hun (jiwa/roh), sehingga shen hun (jiwa/roh) Hu Da Wei yang hampir lenyap ini terpelihara, dan masih tersisa sedikit shen hun (jiwa/roh) di dalam tubuh Hu Da Wei.
Zhao Hai mengangguk, lalu berkata kepada jiang shi (mayat hidup) itu, “Lalu bagaimana kalian bisa menjadi seperti ini?”
Jiang shi (mayat hidup) itu menggeleng, “Tidak tahu. Setelah kami sampai di sini, karena tidak ada makanan, semua orang perlahan-lahan mati kelaparan. Tapi suatu hari kami terbangun lagi, dan berubah menjadi seperti ini. Demi menjaga tuan kami, kami membangun gua ini di gunung, dan meletakkan jenazah tuan kami di dalam gua.”
Zhao Hai mengerti. Ia menoleh ke arah jiang shi (mayat hidup) itu dan berkata, “Tuan kalian sekarang bisa dibilang sudah mati, tapi bagiku, dia belum mati. Karena masih ada sedikit kekuatan shen hun (jiwa/roh) di dalam tubuhnya. Hanya saja kekuatan shen hun (jiwa/roh) ini terlalu lemah, lemah hingga meskipun di sini ada banyak kekuatan shen hun (jiwa/roh) alami, tidak bisa membuatnya berkembang. Aku bisa mencari cara, membuat kekuatan shen hun (jiwa/roh)-nya pulih, menjadi sama seperti kalian. Apakah kalian bersedia?”
Mendengar Zhao Hai berkata demikian, jiang shi (mayat hidup) itu sangat terharu hingga tubuhnya sedikit bergetar. Ia menatap Zhao Hai, dengan ekspresi haru yang hampir berubah bentuk, berkata, “Apa yang Tuan katakan itu benar?”
Zhao Hai mengangguk, “Memang benar.”
Jiang shi (mayat hidup) itu dengan suara “peng” berlutut di hadapan Zhao Hai. Ia berkata dengan suara dalam, “Asalkan Tuan bisa membuat tuan saya pulih, saya rela bekerja seperti kuda dan sapi untuk membalas budi Tuan.”
Zhao Hai melambaikan tangan, “Bangunlah dulu. Bicaralah dengan teman-temanmu, setelah itu putuskan tidak terlambat.”
Jiang shi (mayat hidup) itu tertegun, lalu segera mengangguk, “Perkataan Tuan masuk akal. Mohon Tuan tunggu sebentar, saya segera pergi bicara dengan mereka.” Setelah berkata, ia berdiri, berbalik dan berlari keluar.
Tak lama kemudian, terdengar seruan kaget dari luar. Lalu semua jiang shi (mayat hidup) mengikuti ke dalam ruang utama ini. Untungnya ruang utama ini cukup besar, kalau tidak tidak akan muat menampung mereka.
Setelah orang-orang ini masuk ke ruang utama, semua orang memandang Zhao Hai dengan tatapan tajam. Salah satu jiang shi (mayat hidup) berkata, “Tuan, apa yang dikatakan Hu Pu tadi benar? Tuan benar-benar punya cara untuk memulihkan tuan kami?”
Zhao Hai mengangguk, “Memang benar. Aku punya cara untuk membuatnya pulih.”
Begitu kata-kata Zhao Hai ini keluar, para jiang shi (mayat hidup) itu serempak berlutut. Lalu Hu Pu berkata, “Mohon Tuan bertindak, membuat tuan kami pulih. Kami rela menempuh bahaya apa pun demi Tuan!”
Zhao Hai melambaikan tangan, “Kalian bangunlah. Tunggu sampai aku menyelamatkan tuan kalian dulu, lalu dengar keputusannya. Ngomong-ngomong, untuk menyelamatkannya, aku harus pergi ke tempat yang agak khusus. Kalian juga boleh ikut. Bagaimana? Apa kalian setuju?”
Hu Pu dan yang lain saling berpandangan, lalu mereka serempak berkata, “Bersedia ikut Tuan.” Sebenarnya mereka juga tidak punya pilihan. Zhao Hai adalah satu-satunya orang yang bisa membangkitkan Hu Da Wei, mereka terpaksa mengambil risiko ini.
Sekilas niat baik terlihat di mata Zhao Hai. Ia memang bisa membangkitkan Hu Da Wei, menjadikannya jiang shi (mayat hidup). Tapi bagaimana jika saat itu Hu Da Wei tidak setuju mengikutinya? Karena itu Zhao Hai ingin membawa Hu Da Wei ke dalam ruangan dulu baru dibangkitkan menjadi jiang shi (mayat hidup). Dan begitu Hu Pu dan yang lain ini juga ikut masuk ruangan, semuanya akan beres. Begitu mereka masuk ruangan, mereka akan menjadi bawahannya. Dengan demikian, qiang zhe (penguasa/ahli) Chang Sheng Qi (Tahap Keabadian) ini akan menjadi miliknya.
Hu Pu dan yang lain meskipun tidak tahu rencana jahat Zhao Hai, namun mereka tidak ingin melewatkan kesempatan ini. Bagi mereka, ini mungkin kesempatan terakhir.
Sejak sampai di ruang ini, mereka sudah tidak tahu berapa tahun telah berlalu. Selama itu beberapa orang pernah masuk, orang-orang itu awalnya menyerang mereka, akhirnya dikalahkan, dan akhirnya orang-orang itu juga menjadi seperti mereka, dan menjadi bawahan mereka. Tapi orang-orang itu tidak ada yang mampu membangkitkan Hu Da Wei. Jadi ketika Zhao Hai berkata bisa membangkitkan Hu Da Wei, mereka tentu saja seribu kali setuju.
Melihat semua setuju, Zhao Hai mengangguk, lalu melambaikan tangan. Sebuah celah ruang besar muncul. Hu Pu dan yang lain melihat ke dalam celah ruang itu, dan mendapati di sana adalah tempat yang mirip dengan ruang mereka saat ini. Yang paling utama, di sana penuh dengan bu si sheng wu (makhluk abadi). Ini membuat mereka tertegun, namun kemudian mereka merasa lega.
Kekhawatiran mereka sebelumnya adalah, jika membawa Hu Da Wei keluar dari sini, kekuatan jiwa terakhir di tubuh Hu Da Wei akan lenyap. Sekarang melihat situasi di Di Yu Kong Jian (Ruang Neraka) itu, mereka merasa lega.
Setelah mengeluarkan Di Yu Kong Jian (Ruang Neraka), Zhao Hai berkata kepada Hu Pu dan yang lain, “Kalian angkat Jenderal kalian, ikut aku masuk.” Setelah berkata, Zhao Hai melangkah masuk ke Di Yu Kong Jian (Ruang Neraka). Hu Pu dan yang lain segera mengangkat singgasana batu Hu Da Wei, mengikuti di belakang Zhao Hai, masuk ke Di Yu Kong Jian (Ruang Neraka).
Begitu mereka masuk ke Di Yu Kong Jian (Ruang Neraka), Zhao Hai menutup celah ruang. Pada saat yang sama, suara pemberitahuan dari ruangan terdengar, “Ditemukan program asing yang bukan milik ruangan. Program ini dapat ditaklukkan. Di dalam program terdapat sedikit zhi nian (obsesi/keinginan kuat), berharap tuan rumah melakukan apa yang telah dijanjikan kepada mereka. Jika tidak, program mungkin akan menghancurkan diri sendiri!”
Zhao Hai tertegun. Sejujurnya, ini pertama kalinya ia mendengar pemberitahuan seperti ini dari ruangan. Sebelumnya, ruangan langsung menaklukkan program asing. Kali ini ruangan memintanya melakukan apa yang telah dijanjikan kepada Hu Pu dan yang lain. Ini agak di luar dugaan.
Namun segera Zhao Hai mengerti apa yang terjadi. Sebelumnya, bu si sheng wu (makhluk abadi) yang diterima ke dalam ruangan, ada yang masuk secara sukarela. Dalam kasus itu, ruangan tentu bisa dengan mudah menaklukkan. Ada yang ditangkap paksa. Dalam kasus itu, ruangan akan menganggap program itu sebagai program musuh, dan segera menaklukkannya.
Sementara kasus Hu Pu dan yang lain kali ini agak khusus. Mereka sekarang tidak bermusuhan dengan Zhao Hai, jadi ruangan menyebut mereka program asing. Yang paling utama, kesetiaan Hu Pu dan yang lain kepada Hu Da Wei terlalu kuat. Jika Zhao Hai tidak bisa membangkitkan Hu Da Wei, maka Hu Pu dan yang lain akan menghancurkan diri sendiri. Menghancurkan diri sendiri berarti bunuh diri. Sepertinya jika ia tidak membangkitkan Hu Da Wei, Hu Pu dan yang lain mungkin tidak akan menyerangnya, tapi akan bunuh diri.
Namun untungnya Zhao Hai tidak pernah berniat menipu Hu Pu dan yang lain. Membawa mereka ke ruangan adalah untuk berjaga-jaga kalau-kalau Hu Da Wei setelah bangun tidak setuju mengikutinya. Saat itu Hu Pu dan yang lain akan melawannya, itu akan merepotkan. Karena itu ia membawa Hu Da Wei masuk ke ruangan.
Setelah sampai di Di Yu Kong Jian (Ruang Neraka), Zhao Hai mencari suatu tempat, menyuruh Hu Pu dan yang lain meletakkan Hu Da Wei. Lalu tangannya melambai, gumpalan-gumpalan ling hun zhi huo (api jiwa) terbang ke dekatnya. Kekuatan jiwa di dalam ini tidak memiliki kesadaran, hanya kekuatan jiwa yang paling murni, entah berapa kali lebih kuat dari kekuatan jiwa di luar.
Zhao Hai mengambil segumpal ling hun zhi huo (api jiwa), dengan hati-hati meremukkannya, lalu sedikit demi sedikit memasukkannya ke tubuh Hu Da Wei. Pada saat yang sama, ia juga merasakan perubahan kekuatan jiwa di dalam tubuh Hu Da Wei.
Ling hun zhi huo (api jiwa) ini adalah suplemen terbaik bagi kekuatan jiwa. Tapi kekuatan jiwa di tubuh Hu Da Wei benar-benar terlalu kecil. Zhao Hai khawatir kekuatan jiwa Hu Da Wei lemah tidak tahan menerima suplemen. Jika sekaligus malah mematikannya, lalu Hu Pu dan yang lain meledakkan diri, ia tidak akan mendapat apa-apa.
Ling hun zhi huo (api jiwa) itu jatuh ke tubuh Hu Da Wei. Kekuatan jiwa terakhir di tubuh Hu Da Wei segera menyerap ling hun zhi huo (api jiwa) itu, dan kekuatan jiwanya bertambah sedikit.
Melihat ini ada harapan, Zhao Hai segera menaruh ling hun zhi huo (api jiwa) lainnya, sedikit demi sedikit ke tubuh Hu Da Wei. Sambil memperhatikan perubahan kekuatan jiwa di tubuh Hu Da Wei.
Kekuatan jiwa Hu Da Wei terus menyerap ling hun zhi huo (api jiwa), kekuatan jiwanya juga terus bertambah, sedikit demi sedikit. Zhao Hai meremukkan sepuluh gumpal ling hun zhi huo (api jiwa), kekuatan jiwa Hu Da Wei baru stabil. Sekarang ia bisa sendiri menyerap gumpalan utuh ling hun zhi huo (api jiwa) untuk berkembang, tidak perlu Zhao Hai mengurusnya lagi.
Zhao Hai kembali memanggil beberapa gumpal ling hun zhi huo (api jiwa), membiarkan kekuatan jiwa Hu Da Wei menyerapnya. Perlahan, kecepatan kekuatan jiwa Hu Da Wei menyerap ling hun zhi huo (api jiwa) semakin cepat, semakin cepat. Dan yang agak mengejutkan Zhao Hai, Hu Da Wei ternyata belum juga sadar. Zhao Hai sedikit bingung, mengernyit menatap Hu Da Wei.
Kekuatan jiwa Hu Da Wei sekarang sudah sangat kuat. Dalam waktu singkat ini, kekuatan jiwa yang diserapnya hampir setara dengan ahli tingkat Jin Dan Qi (Tahap Inti Emas). Kenapa belum sadar juga?
Hu Pu dan yang lain tegang menatap Zhao Hai. Begitu melihat Zhao Hai mengernyit, hati Hu Pu dan yang lain mencelos. Hu Pu segera bertanya, “Tuan, apakah tuan kami ada masalah?”
Zhao Hai menggeleng, “Aneh, seharusnya tidak. Kekuatan jiwa yang diserapnya sekarang sudah sangat banyak, seharusnya sudah sadar. Agak aneh, biar kulihat lagi.”
Setelah berkata, Zhao Hai menyentuh tubuh Hu Da Wei. Begitu menyentuh tubuh Hu Da Wei, Zhao Hai tertegun. Ia mendapati tubuh Hu Da Wei ternyata masih sangat lunak, seperti orang hidup. Ini lebih aneh lagi. Zhao Hai menyentuh lagi, lalu ia mendapati tubuh Hu Da Wei bukan lunak, melainkan sangat kenyal. Tingkat kekuatan tubuhnya masih sangat tinggi, bahkan lebih kuat dari tubuh qiang zhe (penguasa/ahli) Chang Sheng Qi (Tahap Keabadian) biasa yang melatih tubuh.
Penemuan ini membuat Zhao Hai sadar. Di tempat khusus Shi Zhu Jie (Dunia Mayat Hidup) itu, karena kekurangan kekuatan jiwa, Hu Da Wei tidak bisa berubah menjadi jiang shi (mayat hidup). Namun tubuhnya terus diubah oleh yin qi (energi negatif) di ruang itu. Bisa dibilang jenazahnya sekarang sudah lebih kuat dari Chang Sheng Qi (Tahap Keabadian). Justru karena itulah, ia belum sadar sampai sekarang.
Kekuatan jiwa Hu Da Wei sekarang hanya setara Jin Dan Qi (Tahap Inti Emas), hampir mencapai Yuan Ying Qi (Tahap Bayi Embrio). Kekuatan jiwa sebesar ini tidak kecil. Tapi jika dibandingkan dengan tubuh Hu Da Wei, kekuatan jiwa ini terhitung kecil. Tubuh Hu Da Wei terlalu kuat, jiwanya belum cukup kuat untuk mengendalikan tubuhnya. Karena itu ia belum sadar.
Hu Pu agak tegang menatap Zhao Hai. Ia melihat Zhao Hai menyentuh tubuh Hu Da Wei dua kali, lalu tampak merenung, kemudian ekspresi mengerti, dan wajahnya pun tersenyum. Ini membuatnya semakin bingung. Hu Pu tidak tahan bertanya, “Tuan, bagaimana keadaan tuan kami?”
==
Zhao Hai tersenyum tipis, “Tidak usah khawatir. Tuanmu belum bangun karena ling hun zhi li (kekuatan jiwa)-nya belum cukup. Nanti kalau ling hun zhi li (kekuatan jiwa)-nya sudah cukup, pasti akan sadar. Sekarang ling hun zhi li (kekuatan jiwa)-nya sudah mencapai Yuan Ying qi (Fase Bayi Primordial). Sebentar lagi akan mencapai Du Jie qi (Fase Lulus Ujian) dan Chang Sheng qi (Fase Panjang Umur). Nanti kalau ling hun zhi li (kekuatan jiwa)-nya sudah mencapai Du Jie qi (Fase Lulus Ujian), dia akan bisa bangun.”
Mendengar Zhao Hai berkata begitu, Hu Pu baru lega. Untungnya di kong jian (ruang) ini ling hun zhi li (kekuatan jiwa) berlimpah, Hu Dawei bisa terus menyerap. Tak lama kemudian ling hun zhi li (kekuatan jiwa)-nya sudah mencapai Du Jie qi (Fase Lulus Ujian), dan terus maju menuju Chang Sheng qi (Fase Panjang Umur).
Kurang dari dua jam, ling hun zhi li (kekuatan jiwa) Hu Dawei akhirnya mencapai Chang Sheng qi (Fase Panjang Umur). Hu Dawei yang duduk di kursi kulit harimau itu, perlahan membuka matanya. Dia melihat sekeliling, lalu perlahan berdiri, kemudian berlutut dengan satu lutut di hadapan Zhao Hai, berkata dengan suara berat, “Meskipun Hu Dawei tidak bisa bergerak, tapi tahu apa yang terjadi di luar. Hari ini berkat tuan, kalau tidak entah kapan aku bisa sadar. Mulai hari ini, tuan adalah tuanku Hu Dawei. Mohon tuan terima penghormatan Hu Dawei!”
Zhao Hai memang menyelamatkan Hu Dawei, tapi ling hun zhi li (kekuatan jiwa) yang diserap Hu Dawei semuanya milik kong jian (ruang). Masa kong jian (ruang) akan membiarkan program asing menyerap ling hun zhi li (kekuatan jiwa) miliknya? Jadi sejak Hu Dawei masuk kong jian (ruang), kong jian (ruang) sudah menaklukkan jiwanya. Saat itu jiwa Hu Dawei sangat lemah, tentu bisa dengan mudah ditaklukkan. Hu Dawei berkata begitu, juga atas suruhan Zhao Hai.
Zhao Hai melambaikan tangan, “Baik, bangunlah. Mulai sekarang panggil aku shao ye (tuan muda) saja.”
Wu! Hu Pu dan yang lainnya juga semuanya berlutut, bersujud pada Zhao Hai, “Terima kasih shao ye (tuan muda) telah menyelamatkan nyawa tuan kami. Mulai hari ini, shao ye (tuan muda) adalah tuan kami!”
Baru saja suara mereka selesai, terdengar suara peringatan dari kong jian (ruang): “Program perusak diri dalam program asing lenyap, penaklukan selesai. Tuan rumah dapat menggunakan dengan aman.”
Zhao Hai terkejut. Dia sungguh tidak menyangka, saat ini masih ada suara peringatan dari kong jian (ruang). Sepertinya Hu Pu dan yang lain benar-benar sudah ditaklukkan kong jian (ruang).
Zhao Hai menyuruh semuanya bangun. Hu Dawei juga berdiri. Tubuh Hu Dawei terus dimodifikasi di Shi Zu jie (dunia Leluhur Mayat). Kekuatannya sama sekali tidak kalah dengan Hu Pu dan yang lain. Sekarang semuanya berkekuatan Chang Sheng qi (Fase Panjang Umur), bahkan lebih kuat dari Chang Sheng qi (Fase Panjang Umur) biasa.
Melihat mereka, Zhao Hai mengangguk, berkata dengan suara berat, “Kekuatan kalian sekarang lumayan. Tapi sekarang mereka belum bisa mengeluarkan semua kekuatan kalian. Aku akan atur orang ajari kalian beberapa hal. Beberapa hari ini harus secepatnya kuasai apa yang diajarkan.”
Hu Dawei dan yang lain mengiyakan. Zhao Hai melambaikan tangan, “Kalian pergi. Oh ya, Hu Pu, gunung hun shi shan (gunung batu jiwa) di luar itu, memang dari sononya sudah berbentuk begitu?”
Hu Pu mengangguk, “Ya, shao ye (tuan muda). Gunung hun shi shan (gunung batu jiwa) itu memang dari sononya sudah berbentuk begitu. Kami tidak mengubahnya. Dan batu jiwa di gunung itu keras luar biasa, bahkan kami tidak bisa mengubahnya sedikit pun. Gua di sana memang sudah ada dari dulu, kami cuma mendekorasinya sedikit.”
Zhao Hai mengangguk, melambaikan tangan. Hu Pu dan yang lain berbalik pergi. Zhao Hai berkelebat, muncul lagi di ruang itu. Dan ruang itu sekarang sudah kosong, tidak ada apa-apa. Sheng wu (makhluk) ruang itu sudah lama ditarik Zhao Hai kembali ke kong jian (ruang).
Zhao Hai terbang di tengah udara, melihat gunung hun gu shan (gunung tulang jiwa). Gunung ini, bagaimanapun dilihat, seperti tengkorak meringkuk di sana. Hanya saja tengkorak ini sangat besar. Dan ling hun zhi li (kekuatan jiwa) di gunung ini sangat kuat. Tapi ling hun zhi li (kekuatan jiwa) ini sepertinya tidak punya kesadaran, seperti ling hun zhi huo (api jiwa) paling murni di kong jian (ruang). Mereka hanya energi, tidak menghasilkan kesadaran.
Zhao Hai mengerutkan kening. Tiba-tiba matanya berbinar, terpikir sesuatu. Dulu Ge Lin dan yang lain di kong jian (ruang) meneliti sejenis hun bing (senjata jiwa). Hun bing (senjata jiwa) ini menggunakan jiwa sebagai perantara, ditambah tulang dan beberapa bahan lain, bisa membuat senjata memiliki jiwa. Tapi Zhao Hai menganggap benda itu agak mubazir bagi kong jian (ruang), jadi tidak dipakai. Sekarang, apa bisa dicoba?
Begitu berpikir, Zhao Hai segera bergerak. Tangannya membalik, mengeluarkan sebuah jing shi (batu kristal) yang digunakan untuk membuat hun bing (senjata jiwa). Jing shi (batu kristal) ini bukan terbentuk alami, tapi dibuat kong jian (ruang). Digunakan untuk ditanamkan di senjata. Karena jing shi (batu kristal) ini bisa dibilang punya jiwa, maka disebut jing hun shi (batu kristal jiwa).
Zhao Hai pertama kali menggunakan jing hun shi (batu kristal jiwa). Jing hun shi (batu kristal jiwa) ini berbeda. Dia bisa dibilang jiwa buatan. Di dalam jing hun shi (batu kristal jiwa) ini, kamu bisa seenaknya menambahkan beberapa program. Tapi ada satu hal, jing hun shi (batu kristal jiwa) ini harus benar-benar setia pada Zhao Hai.
Justru karena banyak batasan ini, Ge Lin dan yang lain butuh waktu lama untuk menyelesaikannya, dan sekarang masih terus disempurnakan.
Awalnya, jing hun shi (batu kristal jiwa) generasi pertama tidak seperti sekarang. Awalnya, jing hun shi (batu kristal jiwa) generasi pertama mirip logam. Saat itu, untuk menggunakan jing hun shi (batu kristal jiwa), harus menempanya bersama bahan lain menjadi senjata. Begitu jadilah hun bing (senjata jiwa). Tapi kekuatan hun bing (senjata jiwa) ini sangat kecil.
Kemudian dibuatlah jing hun shi (batu kristal jiwa) generasi kedua, mirip seperti yang dipegang Zhao Hai sekarang. Jing hun shi (batu kristal jiwa) generasi kedua ini, harus ditanamkan di senjata. Dengan begitu senjata punya atribut tertentu, dan punya jiwa tertentu, bisa membantu orang bertempur. Tapi kekuatannya terlalu kecil.
Kekuatan jing hun shi (batu kristal jiwa) generasi ketiga besar, tapi syarat untuk senjatanya juga besar. Dia mensyaratkan senjata harus punya jalur energi. Jalur energi ini, memungkinkan jing hun shi (batu kristal jiwa) lebih baik memimpin senjata bertempur. Kekuatan hun bing (senjata jiwa) juga akan meningkat drastis.
Jing hun shi (batu kristal jiwa) generasi keempat, bisa membantu hun bing (senjata jiwa) menyerap sebagian ling qi tian di (energi spiritual alam), lalu melepaskan ling qi tian di (energi spiritual alam) itu untuk melukai musuh. Jing hun shi (batu kristal jiwa) generasi keempat, sudah bisa digunakan pada ji qi ren (robot) dan jia (mesin). Tapi jiwa di dalam jing hun shi (batu kristal jiwa) generasi keempat lebih seperti program, sangat kaku.
Dan sekarang yang dipegang Zhao Hai adalah jing hun shi (batu kristal jiwa) generasi kelima. Sekarang di dalam jing hun shi (batu kristal jiwa) ini, sudah berupa jiwa. Dia bisa berpikir, bisa menyesuaikan diri, bahkan bisa ilmu bela diri dan jurus. Bisa juga menyerap jiwa dari luar. Sudah sangat sempurna.
Zhao Hai melihat jing hun shi (batu kristal jiwa) itu. Jing hun shi (batu kristal jiwa) ini dibuat khusus. Di dalamnya diinput satu set lengkap ilmu bela diri tingkat Chang Sheng qi (Fase Panjang Umur), bahkan termasuk cara memadatkan fa xiang (manifestasi dharma). Bisa dibilang, ini jing hun shi (batu kristal jiwa) paling sempurna sejauh ini.
Zhao Hai memegang jing hun shi (batu kristal jiwa) ini, perlahan terbang ke gunung hun shi shan (gunung batu jiwa) itu. Begitu dia sampai di atas gunung hun shi shan (gunung batu jiwa), dia merasakan kekuatan besar datang dari gunung itu. Jing hun shi (batu kristal jiwa) di tangannya tiba-tiba terlepas, terbang langsung masuk ke mata gunung hun shi shan (gunung batu jiwa) itu, lenyap.
Zhao Hai terkejut, tidak mengerti apa yang terjadi. Saat dia mau menggunakan jing shen li (kekuatan spiritual)-nya untuk merasakan posisi jing hun shi (batu kristal jiwa) itu, tiba-tiba seluruh ling hun zhi li (kekuatan jiwa) di gunung hun shi shan (gunung batu jiwa) itu mengalir deras ke bagian kepala gunung. Kekuatan ini, bahkan menggerakkan ujung jubah Zhao Hai.
Perlahan, seluruh ling hun zhi li (kekuatan jiwa) di gunung hun shi shan (gunung batu jiwa) terkonsentrasi di kepala gunung. Kepala gunung itu juga terbungkus kabut hitam. Dan kabut hitam itu bisa menghalangi jing shen li (kekuatan spiritual) orang. Zhao Hai benar-benar tidak tahu apa yang terjadi di sana.
Tidak lama, Zhao Hai merasakan di dalam kabut hitam itu tiba-tiba menyala dua tumpuk api. Nyala api itu semakin terang, semakin terang, akhirnya kedua tumpuk api itu seperti dua matahari kecil. Lalu warna nyala api itu semakin pekat, akhirnya warnanya berubah menjadi ungu tua. Begitu melihat warna api ini, Zhao Hai terkejut. Karena warna api ini, sangat mirip dengan warna ling hun zhi huo (api jiwa). Lalu terlihatlah kabut hitam yang membungkus kepala gunung itu, mulai perlahan menyebar ke seluruh gunung hun shi shan (gunung batu jiwa), membungkus seluruh gunung.
Zhao Hai sekarang sudah terbang. Dia ingin lihat, gunung hun shi shan (gunung batu jiwa) ini masih bisa berbuat apa lagi. Saat ini, Zhao Hai tiba-tiba merasakan dari gunung hun shi shan (gunung batu jiwa) ini muncul qi shi (aura kekuatan) yang mengagetkan. Qi shi (aura kekuatan) ini sangat luar biasa. Awalnya cuma sekitar Jin Dan qi (Fase Inti Emas), tapi kemudian semakin kuat, Yuan Ying qi (Fase Bayi Primordial), Du Jie qi (Fase Lulus Ujian), Chang Sheng qi (Fase Panjang Umur), melebihi Chang Sheng qi (Fase Panjang Umur), qi shi (aura kekuatan) itu terus meningkat.
Akhirnya, qi shi (aura kekuatan) itu tiba-tiba lenyap. Lalu kabut hitam di gunung hun shi shan (gunung batu jiwa) juga tiba-tiba mengerut ke dalam. Gunung hun shi shan (gunung batu jiwa) yang muncul di hadapan Zhao Hai sudah berubah total. Batu di gunung ini, tadinya seperti batu biasa, sekarang sudah berubah. Batu ini berubah jadi hitam, dan seperti kristal hitam yang berkilauan, memberi keindahan seperti karya seni.
Saat Zhao Hai termangu, gunung jiwa raksasa ini tiba-tiba bergerak. Dia seperti orang baru bangun tidur, menggunakan kedua tangannya menopang, perlahan duduk. Kedua matanya yang memancarkan api jiwa ungu melihat sekeliling, lalu tiba-tiba melompat berdiri. Gunung sebesar ini tiba-tiba melompat, bagaimana rasanya? Zhao Hai sekarang tahu. Dia merasa seluruh bumi bergetar.
Setelah gunung jiwa itu bangun, dia tiba-tiba berlutut dengan satu lutut pada Zhao Hai, “Nomor Nol Satu, menghadap shao ye (tuan muda)!”
Zhao Hai langsung tertegun, lalu segera mengerti. Jing shi (batu kristal) yang dia gunakan memang bernomor Nol Satu. Sepertinya jing shi (batu kristal) itu yang mengendalikan gunung jiwa ini. Zhao Hai segera berkata, “Bangunlah? Apa kamu bisa mengecil?”
Nol Satu mengiyakan, lalu berdiri. Selanjutnya, bentuknya dengan kecepatan terlihat mata, cepat mengecil. Tak lama kemudian, sudah berubah menjadi tengkorak dengan tinggi hanya sekitar tiga meter.
Zhao Hai mengangguk, “Bagus. Mulai sekarang namamu Nol Satu. Nol Satu, ikut aku kembali.”
Nol Satu segera berkata, “Shao ye (tuan muda), di ruang ini banyak energi yang kubutuhkan. Apa aku bisa menyerap energi ini dulu baru pergi?”
Zhao Hai terkejut, lalu mengangguk, “Boleh, serap saja.” Nol Satu mengiyakan, lalu bentuknya langsung membesar lagi. Mulutnya terbuka lebar. Zhao Hai merasakan yin qi (energi negatif) di sekeliling, tiba-tiba mengalir deras ke mulut Nol Satu. Tak lama kemudian, yin qi (energi negatif) di seluruh ruang itu lenyap tanpa sisa. Selanjutnya, Nol Satu terbungkus kabut hitam. Saat kabut hitam lenyap, Nol Satu sudah berubah total. Yang berdiri di depan Zhao Hai, bukan lagi tengkorak, melainkan seorang pria perkasa berbaju zirah hitam. Tingginya sekitar dua setengah meter, sedikit lebih pendek dari sebelumnya. Tapi zirah di tubuhnya tidak biasa. Terlihat seperti terbuat dari kristal hitam. Kepalanya memakai kui mian kui (ketopong berwajah iblis). Bahunya memakai hu jian jia (pelindung bahu) berbentuk cakar tulang kering. Di dada, hu xin jing (cermin pelindung hati) juga diukir tengkorak besar. Kakinya memakai gui tou zhan xue (sepatu tempur kepala iblis). Satu tangan memegang perisai, di permukaan perisai juga diukir tengkorak. Satu tangan memegang pedang, gui tou da dao (pedang besar kepala iblis). Perisai dan pedang sama-sama terbuat dari batu kristal hitam, indah luar biasa.
Yang paling utama, sekarang di tubuh Nol Satu, tidak ada lagi sedikit pun si qi (aura kematian). Dia berdiri di sana, seperti patung kristal, tidak bernyawa, tidak berenergi.
==
Tidak ada gelombang energi sama sekali, seperti sebuah patung! Inilah yang dirasakan Zhao Hai dari Ling Yi sekarang, seperti patung kristal hitam, sangat unik.
Zhao Hai menatap Ling Yi dan berkata, “Ling Yi, kau bisa menyembunyikan semua energi?”
Ling Yi membuka mulut, “Ya, shao ye (tuan muda). Aku bisa merasakan, semua energi di ruang ini sepertinya dipancarkan dari tubuh ini. Sekarang aku hanya mengembalikan energi itu, maka aku memiliki kemampuan ini. Dan shao ye, aku bisa berubah bentuk, bisa berubah menjadi ukuran terbesar, juga bisa menjadi seperti sekarang. Bahkan jika aku berubah menjadi ukuran terbesar, bentuknya bukan lagi kerangka, melainkan versi perbesaran dari wujudku sekarang.”
Zhao Hai mengangguk, “Bagus. Lalu, bisa kah kau menggunakan fa xiang (Wujud Dharma)? Bagaimana kemampuan tempurmu?”
Ling Yi berkata, “Shao ye, aku tidak bisa menggunakan fa xiang, tapi tubuhku sendiri bisa membesar, tidak perlu fa xiang. Kemampuan tempur? Aku belum tahu sekarang, tapi seharusnya jauh lebih kuat dari Chang Sheng qi qiang zhe (Kultivator Tahap Keabadian yang kuat) pada umumnya.”
Zhao Hai mengangguk, “Bagus, sangat bagus. Semakin kuat kemampuan tempurmu, semakin baik. Baiklah, ikut aku.” Selesai berkata, Zhao Hai membawa Ling Yi berkelebat kembali ke kong jian (ruang), lalu meninggalkan Ling Yi di kong jian, dan dia sendiri kembali ke markas Di Yi Jun Tuan (Korps Pertama).
Kali ini sampai di markas Di Yi Jun Tuan (Korps Pertama), Zhao Hai akhirnya bisa benar-benar tenang. Meskipun Hu Da Wei dan yang lainnya masih butuh waktu untuk mengeluarkan kemampuan tempur maksimal mereka, Zhao Hai sudah sangat senang. Dengan Hu Da Wei dan yang lainnya di tangan, Zhao Hai, baik menghadapi Tian Mo Jie (Alam Iblis) maupun menghadapi sembilan da zong men (sembilan sekte besar), semuanya punya kepercayaan diri.
Ditambah dengan keberadaan Ling Yi, dengan adanya Ling Yi, Zhao Hai yakin, di seluruh xiu zhen jie (dunia kultivasi) ini, tidak akan ada lagi yang bisa menandinginya.
Biasanya, meskipun Zhao Hai berada di markas Di Yi Jun Tuan (Korps Pertama), dia juga berada di Ming Wang Hao (Kapal Raja Neraka). Banyak juga orang Di Yi Jun Tuan yang lain berada di da fa qi (Alat Besar). Tapi pasukan utama masih di dong fu (gua kediaman) markas. Ada juga beberapa orang yang ditugaskan di xiao zong men (sekter kecil) di sekitar markas. Satu untuk berjaga, dua untuk menerima orang-orang dari Zi You Lian Meng (Aliansi Bebas) yang datang.
Sekarang hal yang harus dilakukan Zhao Hai setiap hari tidak banyak. Jun Tuan (Korps) Mo Li Ke (Mungkin nama tempat atau faksi) yang berseberangan dengan setiap jun tuan, semuanya dalam pengawasan Cai Er dan yang lainnya. Setiap hari Di Yi Jun Tuan (Korps Pertama) melakukan tindakan apa, semuanya perintah dari Li Ji dan yang lainnya. Tentu saja perintah ini dikeluarkan dengan gaya bicara Zhao Hai. Akhir-akhir ini Di Yi Jun Tuan (Korps Pertama) dan jun tuan Mo Li Ke (Mungkin nama tempat atau faksi) kembali terlibat beberapa konflik kecil, tidak ada pertempuran besar.
Dan seluruh xiu zhen jie (dunia kultivasi) sekarang cukup ramai. Wan Yao Zong Lian Meng (Aliansi Sekte Sepuluh Ribu Monster), Bai Hua Gu Lian Meng (Aliansi Lembah Seratus Bunga) di sana, kembali berkali-kali diserang pasukan besar Tian Mo (Iblis). Meskipun kedua aliansi ini berhasil menahan serangan musuh, tapi korban jiwa juga berat. Mereka terpaksa berkali-kali menambah pasukan ke garis pertahanan.
Situasi di beberapa da zhou (benua) besar lainnya juga tidak terlalu baik. Selain Tian Jian Zong (Sekte Pedang Langit) di Zhong Sheng Zhou (Benua Suci Tengah) yang berhasil memenangkan satu pertempuran melawan pasukan besar Tian Mo (Iblis), orang-orang di beberapa da zhou (benua) besar lainnya, saat melawan pasukan besar Tian Mo (Iblis) lebih banyak kalah daripada menang. Dalam situasi ini, prestasi tempur Di Yi Jun Tuan (Korps Pertama) menjadi sangat mencolok. Nama Zhao Hai, sekali lagi tersebar ke seluruh xiu zhen jie (dunia kultivasi). Bahkan Tian Mo (Iblis) di Tian Mo Jie (Alam Iblis) pun sudah tahu nama Zhao Hai.
Tiga hari lagi berlalu. Selama tiga hari ini, Hu Da Wei dan yang lainnya terus belajar di kong jian (ruang) bagaimana menggunakan energi mereka. Sebelumnya, Hu Pu dan yang lainnya bisa membunuh semua xiu shi (kultivator) yang masuk ke Shi Zu Jie (Alam Leluhur Mayat), satu karena kekuatan mereka jauh lebih unggul dari orang-orang itu, dua karena Shi Zu Jie di sana penuh dengan yin qi (energi negatif). Bagi beberapa xiu shi, yin qi itu hampir sama dengan racun. Xiu shi itu sampai di sana, sama saja bertanding di kandang lawan. Sedangkan Hu Pu dan yang lainnya diuntungkan oleh kondisi geografis, tentu bisa mengalahkan xiu shi itu.
Tapi karena mereka sebelumnya tidak pernah belajar xiu lian (kultivasi), semua pertempuran mengandalkan naluri. Jadi meskipun mereka sekarang memiliki kekuatan setara Chang Sheng qi (Tahap Keabadian), saat bertempur, kemampuan tempur yang bisa mereka keluarkan hanya sekitar sepertiga dari kekuatan mereka. Sama sekali tidak bisa mengeluarkan kemampuan tempur secara maksimal.
Dan kali ini Zhao Hai menyuruh beberapa bu si sheng wu (makhluk tak mati) tingkat Chang Sheng qi (Tahap Keabadian) di kong jian (ruang) untuk mengajari mereka, bagaimana dalam waktu sesingkat mungkin, mengeluarkan kemampuan tempur mereka seratus persen.
Situasi Hu Da Wei dan yang lainnya agak khusus. Mereka bisa dibilang sudah memiliki kekuatan itu, hanya saja tidak tahu bagaimana menggunakannya. Begitu ada orang yang sedikit memberi petunjuk, mereka langsung belajar cara menggunakannya. Tidak seperti xiu shi (kultivator) biasa, yang harus sedikit demi sedikit berlatih. Jadi mereka belajar sangat cepat. Tiga hari kemudian, kemampuan tempur yang bisa dikeluarkan Hu Da Wei dan yang lainnya sekarang sudah kira-kira setara dengan kekuatan Du Jie qi xiu shi (Kultivator Tahap Menembus Batas). Dalam beberapa hari lagi, mereka bisa mengeluarkan kemampuan tempur seratus persen.
Saat Zhao Hai menunggu Hu Da Wei dan yang lainnya menyelesaikan pelatihan, tiba-tiba dia menerima chuan xin yu jian (Pedang Giok Pengirim Pesan) dari Zhang Feng. Dalam suratnya, Zhang Feng memberi tahu Zhao Hai, Bai Hua Gu (Lembah Seratus Bunga) mengirim utusan. Utusan itu datang ke Hei Hu Bang (Geng Macan Hitam) untuk meminta bantuan.
Zhao Hai melihat isi yu jian (pedang giok), sedikit tertegun. Bai Hua Gu (Lembah Seratus Bunga) di sana sudah sampai tingkat ini? Sampai perlu meminta bantuan ke luar?
Zhao Hai merenung sejenak, lalu berkata pada Cai Er, “Cai Er, bagaimana situasi di Bai Hua Gu (Lembah Seratus Bunga) akhir-akhir ini? Apakah mereka sudah sampai pada tahap perlu meminta bantuan ke luar?”
Cai Er berkata dengan suara berat, “Belum, Hai Ge. Meskipun situasi pertempuran di Bai Hua Gu (Lembah Seratus Bunga) tidak terlalu bagus, tapi belum sampai perlu minta bantuan. Beberapa hari ini, pertempuran mereka dengan pasukan besar Tian Mo (Iblis) juga saling menimbulkan korban. Kita di sana baru mengumpulkan lebih dari seratus ribu bu si sheng wu (makhluk tak mati). Kerugian sebesar ini seharusnya belum membuat mereka perlu minta bantuan.”
Zhao Hai mengangguk, lalu berkata dengan suara berat, “Sepertinya Bai Hua Gu (Lembah Seratus Bunga) pasti punya suatu konspirasi. Kalau tidak, tidak akan begini. Minta bantuan, apa sebenarnya yang ingin dilakukan makhluk-makhluk ini?”
Cai Er berkata dengan suara berat, “Hai Ge, meskipun tempat paling inti di Bai Hua Gu (Lembah Seratus Bunga) belum kita masukkan ke kong jian (ruang), tapi situasi umum di Bai Hua Gu (Lembah Seratus Bunga) sudah kita ketahui. Di Bai Hua Gu (Lembah Seratus Bunga) sana masih banyak xiu shi (kultivator) yang belum dikerahkan. Tapi xiu shi (kultivator) ini, semuanya berkultivasi di tempat yang sangat rahasia di Bai Hua Gu (Lembah Seratus Bunga), jarang muncul. Jadi tidak banyak orang yang tahu.”
Zhao Hai tertegun, lalu berkata dengan suara berat, “Begitu, jadi Bai Hua Gu (Lembah Seratus Bunga) menyimpan orang-orangnya sendiri tidak dipakai, malah lari ke sini minta bantuan kita? Bagaimana kelakuan makhluk-makhluk ini? Apa mereka ingin menggunakan cara ini untuk mengurangi kerugian mereka sendiri?”
Lao La berkata dengan suara berat, “Hai Ge, menurutmu, apakah Bai Hua Gu (Lembah Seratus Bunga) juga bermaksud sama seperti kita? Mereka minta bantuan ke luar, seolah-olah mereka sudah tidak punya kemampuan lagi. Lalu menyembunyikan kartu truf mereka. Setelah berhasil memukul mundur Tian Mo Jie (Alam Iblis), barulah mereka mengeluarkan kartu truf, sekali menduduki Bei Yi Zhou (Benua Utara yang Asing).”
Zhao Hai tertegun, lalu matanya berbinar, “Sangat mungkin. Makhluk-makhluk Bai Hua Gu (Lembah Seratus Bunga) itu bukanlah barang baik. Mereka sangat mungkin melakukan ini. Hehe, ambisi makhluk-makhluk ini juga tidak kecil.”
Lao La berkata dengan suara berat, “Hai Ge, karena kita sudah tahu konspirasi mereka, apa kita tidak perlu mengirim pasukan?”
Zhao Hai tersenyum tipis, “Kenapa tidak kirim? Tentu kita harus kirim pasukan. Dan akan kehilangan banyak orang. Saat itu, tidak akan ada yang bisa mencurigai Hei Hu Bang (Geng Macan Hitam) kita.”
Lao La tertegun, lalu mengernyit, “Tapi dengan begitu, orang yang memimpin pasukan harus dipilih dengan baik. Selain Hai Ge, aku tidak bisa membayangkan siapa lagi yang bisa memimpin pasukan seperti ini. Kalau salah memilih orang, kerugian palsu bisa berubah menjadi kerugian nyata.”
Zhao Hai tersenyum tipis, “Kalau begitu aku saja yang pergi. Aku ingin lihat, permainan apa yang bisa dimainkan Bai Hua Gu (Lembah Seratus Bunga) di sana.”
Lao La tertegun, lalu berkata dengan suara berat, “Tapi Hai Ge, kalau kau pergi ke Bai Hua Gu (Lembah Seratus Bunga) sana, lalu di sini bagaimana? Di Yi Jun Tuan (Korps Pertama) ini mau kau serahkan pada siapa untuk dipimpin?”
Zhao Hai berpikir sejenak, “Aku akan sampaikan rencanaku pada da shixiong (saudara senior), lihat pendapat da shixiong. Kalau da shixiong tidak mengizinkanku pergi, maka aku tidak akan pergi.”
Lao La mengangguk. Zhao Hai mengeluarkan chuan xin yu jian (Pedang Giok Pengirim Pesan), mengirim surat pada Zhang Feng, memberitahukan pendapatnya. Bersamaan dengan itu dia berharap Zhang Feng dan yang lainnya bisa mengirim seseorang untuk mengambil alih Di Yi Jun Tuan (Korps Pertama).
Zhang Feng setelah menerima chuan xin yu jian (Pedang Giok Pengirim Pesan) Zhao Hai juga tertegun. Lalu dia segera memanggil Hu Liang Chen. Kemudian memberikan chuan xin yu jian (Pedang Giok Pengirim Pesan) itu pada Hu Liang Chen, “Hu shu (Paman Hu), lihatlah, ini maksud Xiao Hai.”
Hu Liang Chen menerima chuan xin yu jian (Pedang Giok Pengirim Pesan), jing shen li (kekuatan spiritual)-nya masuk ke dalam. Setelah melihat isinya, dia juga mengernyit, “Ide Xiao Hai ini cukup bagus. Tapi Di Yi Jun Tuan (Korps Pertama) sekarang tidak ada orang yang cocok untuk mengambil alih. Di Yi Jun Tuan (Korps Pertama) itu bagaimanapun juga tidak bisa dilepaskan.”
Zhang Feng juga mengangguk, “Aku juga berpendapat begitu. Tapi kali ini Bai Hua Gu (Lembah Seratus Bunga) minta bantuan, kalau kita tidak mengirim, akan ada sedikit masalah. Makhluk-makhluk Bai Hua Gu (Lembah Seratus Bunga) itu bukan barang baik. Kalau kita tidak mengirim pasukan bantuan, mereka mungkin akan melakukan sesuatu. Bersamaan dengan itu, mengirim pasukan bantuan kali ini, juga bisa lebih menyembunyikan kekuatan Hei Hu Bang (Geng Macan Hitam) kita, membuat orang-orang itu benar-benar tenang terhadap kita.”
Hu Liang Chen mengangguk, “Kalau begitu suruh Xiao Hai pergi sebentar. Di Yi Jun Tuan (Korps Pertama), aku lihat untuk sementara serahkan pada Tie Ying saja. Tie Ying cukup kuat, dan dia orangnya stabil. Meskipun dalam hal memimpin dia kalah dari Xiao Hai, tapi menjaga status quo Di Yi Jun Tuan (Korps Pertama) seharusnya tidak masalah. Nanti setelah Xiao Hai menyelesaikan situasi di Bai Hua Gu (Lembah Seratus Bunga), suruh dia kembali mengambil alih Di Yi Jun Tuan (Korps Pertama). Lagipula, sekarang selain Xiao Hai, tidak ada orang lain yang bisa mengendalikan Di Yi Jun Tuan (Korps Pertama). Makhluk-makhluk Di Yi Jun Tuan (Korps Pertama) itu selain Xiao Hai, tidak ada yang mereka segani.”
Zhang Feng tertawa terbahak-bahak, “Benar, ini justru kehebatan Xiao Hai. Baik, lakukan seperti kata Hu shu (Paman Hu). Kebetulan Tie Ying da ge (kakak) juga sedang berada di Di Yi Jun Tuan (Korps Pertama). Suruh dia untuk sementara mengelola Di Yi Jun Tuan (Korps Pertama). Aku yakin Xiao Hai tidak butuh waktu lama akan kembali.”
Hu Liang Chen mengangguk. Zhang Feng segera mengeluarkan chuan xin yu jian (Pedang Giok Pengirim Pesan) mengirim surat pada Zhao Hai. Bersamaan dengan itu memberitahu zong men (sekter) lain di Zi You Lian Meng (Aliansi Bebas), bersiap mengirim pasukan untuk mendukung Bai Hua Gu (Lembah Seratus Bunga).
Mendukung Bai Hua Gu (Lembah Seratus Bunga) sama sekali bukan hanya urusan Hei Hu Bang (Geng Macan Hitam) satu keluarga, tapi urusan seluruh Zi You Lian Meng (Aliansi Bebas). Bai Hua Gu (Lembah Seratus Bunga) di sana juga mengirim permintaan tolong atas nama Bai Hua Gu Lian Meng (Aliansi Lembah Seratus Bunga). Jadi Zhang Feng langsung mengirim surat ke setiap zong men (sekter), mengajak semua orang bersama-sama berdiskusi, apakah perlu mendukung Bai Hua Gu (Lembah Seratus Bunga).
Tidak lama kemudian, perwakilan setiap zong men (sekter) sampai di Hei Hu Bang (Geng Macan Hitam) sini. Para perwakilan zong men (sekter) tidak menentang mendukung Bai Hua Gu (Lembah Seratus Bunga). Tapi soal jumlah pasukan yang mendukung Bai Hua Gu (Lembah Seratus Bunga), mereka berpendapat tidak boleh terlalu banyak. Bagaimanapun juga, situasi Zi You Lian Meng (Aliansi Bebas) sekarang juga tidak terlalu baik.
Zhang Feng mengerti maksud orang-orang ini. Zi You Lian Meng (Aliansi Bebas) Di Er Jun Tuan (Korps Kedua) di sana, hanya pas-pasan menahan serangan pasukan besar Tian Mo (Iblis). Dan Di Yi Jun Tuan (Korps Pertama) di sana sekarang juga dalam tahap bertahan. Di saat seperti ini, jumlah pasukan yang bisa dikeluarkan setiap zong men (sekter) untuk mendukung Bai Hua Gu (Lembah Seratus Bunga), benar-benar tidak terlalu banyak.
Akhirnya Zhang Feng memutuskan, total mengirim seratus lima puluh ribu pasukan untuk mendukung Bai Hua Gu (Lembah Seratus Bunga). Di antaranya Hei Hu Bang (Geng Macan Hitam) sendiri mengirim tiga puluh ribu pasukan. Sisanya, zong men (sekter) lain mengirim seratus dua puluh ribu pasukan. Xiu shi (kultivator) yang dikirim kali ini, adalah pilihan teliti Zhang Feng. Yang terkuat dari orang-orang ini hanya Yuan Ying qi (Tahap Bayi Abadi). Yang terlemah bahkan ada yang baru fa xiang qi (Tahap Wujud Dharma) ikut dikirim. Zhang Feng sengaja memberi Bai Hua Gu (Lembah Seratus Bunga) kesan bahwa Hei Hu Bang (Geng Macan Hitam) sudah mengerahkan seluruh kemampuan, membuat Bai Hua Gu (Lembah Seratus Bunga) benar-benar melepas kecurigaan terhadap Hei Hu Bang (Geng Macan Hitam).
Hei Hu Bang (Geng Macan Hitam) tentu saja punya pasukan tersembunyi. Jangan lupa, ji di (pangkalan) Hei Hu Bang (Geng Macan Hitam) ini terbagi menjadi beberapa lapisan. Sekarang ji di (pangkalan) Hei Hu Bang (Geng Macan Hitam) ini, yang dikatakan ke luar hanya satu lapisan. Sebenarnya ada berapa lapisan, orang luar tidak tahu. Mereka bahkan tidak mungkin tahu, seberapa kuat ji di (pangkalan) ini jika benar-benar bertempur.
Dan pasukan tersembunyi Hei Hu Bang (Geng Macan Hitam) itu, semuanya beraktivitas di beberapa lapisan lain. Hanya ada beberapa chuan song zhen (formasi pemindahan) yang bisa ke sana. Jadi orang luar sama sekali tidak tahu apa pasukan tersembunyi Hei Hu Bang (Geng Macan Hitam). Sekarang melihat Hei Hu Bang (Geng Macan Hitam) sampai mengirim xiu shi (kultivator) tingkat fa xiang qi (Tahap Wujud Dharma), mereka semua mengira Hei Hu Bang (Geng Macan Hitam) sudah mengeluarkan seluruh harta bendanya.
Dan saat Zhang Feng sedang memilih personel, Zhao Hai juga sedang membuat pengaturan. Dia mengundang semua orang setingkat xiao dui zhang (kepala regu) dan Chang Sheng qi qiang zhe (Kultivator Tahap Keabadian yang kuat) di Di Yi Jun Tuan (Korps Pertama) mereka ke Ming Wang Hao (Kapal Raja Neraka). Setelah semua orang sampai di Ming Wang Hao, Zhao Hai menatap mereka, lalu berkata dengan suara berat, “Saudara-saudara, aku akan meninggalkan Di Yi Jun Tuan (Korps Pertama) untuk sementara. Di Yi Jun Tuan (Korps Pertama) untuk sementara waktu, akan dipimpin Tie Ying. Harap kalian semua bekerja sama dengannya.”
Begitu kata-kata Zhao Hai ini keluar, seluruh aula langsung ricuh. Seorang xiu shi (kultivator) berdiri, berkata pada Zhao Hai, “Jun Tuan Zhang (Pemimpin Korps), kau tidak boleh pergi. Kalau kau pergi, kami bagaimana? Kau mau ke mana? Di seberang sana masih ada beberapa juta pasukan besar Tian Mo Jie (Alam Iblis). Menyerahkan kami pada orang lain untuk dipimpin, aku tidak tenang. Jun Tuan Zhang, kau tidak boleh pergi.”
Orang lain juga ikut berteriak. Bahkan Chang Sheng qi qiang zhe (Kultivator Tahap Keabadian yang kuat) pun ikut bicara. Zhao Hai melambaikan tangan, berkata dengan suara berat, “Semua tenang, dengarkan aku. Aku baru saja menerima kabar, Bai Hua Gu Lian Meng (Aliansi Lembah Seratus Bunga) di sana tidak tahan terhadap serangan pasukan besar Tian Mo Jie (Alam Iblis). Mereka terpaksa datang ke Zi You Lian Meng (Aliansi Bebas) kita minta bantuan. Tapi pasukan Zi You Lian Meng (Aliansi Bebas) kita juga tidak banyak. Mau tidak mau, Lian Meng (Aliansi) akhirnya memutuskan, menyuruh aku memimpin pasukan untuk mendukung Bai Hua Gu Lian Meng (Aliansi Lembah Seratus Bunga) di sana. Aku tahu kalian semua menganggap hidup mati Bai Hua Gu Lian Meng (Aliansi Lembah Seratus Bunga) di sana, tidak ada hubungannya dengan kita. Tapi kalian pernah berpikir tidak? Di mata Tian Mo Jie (Alam Iblis), tidak ada yang namanya Bai Hua Gu Lian Meng (Aliansi Lembah Seratus Bunga), Zi You Lian Meng (Aliansi Bebas). Di mata mereka, hanya ada xiu shi (kultivator). Kita semua adalah xiu shi (kultivator). Kalau Bai Hua Gu Lian Meng (Aliansi Lembah Seratus Bunga) di sana benar-benar kalah, pasukan besar mereka akan berbalik menyerang Zi You Lian Meng (Aliansi Bebas) kita. Saat itu, kita mungkin juga tidak bisa menahan serangan mereka. Bibir hilang, gigi akan kedinginan. Bai Hua Gu Lian Meng (Aliansi Lembah Seratus Bunga) di sana, kita terpaksa harus selamatkan.”
Mendengar Zhao Hai berkata demikian, semua orang menjadi tenang. Mereka tahu Zhao Hai benar. Tapi mereka benar-benar tidak ingin Zhao Hai pergi. Karena di mata mereka, Zhao Hai adalah jaminan kemenangan. Kalau Zhao Hai pergi, hati mereka benar-benar tidak punya pegangan.
==
Cahaya putih berkelebat, sosok Zhao Hai muncul di Aula Teleportasi Hei Hu Bang (Geng Harimau Hitam). Murid Hei Hu Bang (Geng Harimau Hitam) yang menjaga aula teleportasi, begitu melihat Zhao Hai, segera berlari mendekat, membungkuk kepada Zhao Hai dan berkata, “Bertemu dengan Shi Shu (Paman Guru).”
Zhao Hai mengangguk, melihat sekeliling dan berkata, “Kau telah bekerja keras.” Setelah berkata, dia berbalik dan berjalan menuju ke dalam Hei Hu Bang (Geng Harimau Hitam). Sedangkan Xiu Shi (Kultivator) yang baru saja berbicara itu, merasa seluruh tulangnya seperti melayang.
Ketenaran Zhao Hai sekarang, jauh melampaui imajinasinya sendiri. Seluruh dunia kultivasi tahu nama Zhao Hai. Dulu karena kekuatan dan pengalamannya, tetapi sekarang lebih karena kemampuan komandonya. Dunia kultivasi menghadapi Tian Mo Jie (Dunia Iblis Surgawi), kekalahan demi kekalahan, membuat para Xiu Shi (Kultivator) merasa tertekan. Sementara kemenangan demi kemenangan di pihak Zhao Hai, membuat para Xiu Shi (Kultivator) melepaskan kekesalan di hati. Jadi sekarang di dunia kultivasi ini, nama Zhao Hai sangat terkenal.
Dan reputasi Zhao Hai di Hei Hu Bang (Geng Harimau Hitam) lebih tak tertandingi. Zhao Hai pergi ke luar mewakili Hei Hu Bang (Geng Harimau Hitam). Melihat Zhao Hai di luar menghajar Tian Mo Jie (Dunia Iblis Surgawi), berita kemenangan satu per satu, membuat semua orang Hei Hu Bang (Geng Harimau Hitam) merasa bangga. Sekarang beberapa Xiu Shi (Kultivator) di Hei Hu Bang (Geng Harimau Hitam) sudah menganggap Zhao Hai sebagai idola. Bisa berbicara beberapa kata dengan idola mereka, tentu mereka sangat senang.
Tidak lama setelah Zhao Hai keluar dari Aula Teleportasi, seorang Xiu Shi (Kultivator) Hei Hu Bang (Geng Harimau Hitam) menyambutnya, membungkuk kepada Zhao Hai dan berkata, “Shi Shu (Paman Guru), Bang Leader (Pemimpin Geng) meminta setelah Anda kembali, segera pergi ke Shu Fang (Ruang Baca) menemuinya.”
Zhao Hai mengangguk dan berkata, “Baik, saya mengerti.” Setelah berkata, dia melangkah menuju Shu Fang (Ruang Baca) Zhang Feng. Tidak lama kemudian sampailah di luar Shu Fang (Ruang Baca) Zhang Feng.
Dia belum sempat mengetuk pintu, sudah mendengar suara Zhang Feng, “Xiao Hai kembali? Masuklah.” Zhao Hai mengiyakan, mendorong pintu dan masuk.
Begitu sampai di Shu Fang (Ruang Baca) Zhang Feng, Zhao Hai melihat seseorang, seseorang yang cukup ia kenal, Xun Hua Gong Zi (Tuan Muda Pencari Bunga) dari Bai Hua Gu (Lembah Seratus Bunga), Li Xun Hua.
Zhao Hai menangkupkan tangan kepada Li Xun Hua dan berkata, “Tidak menyangka justru Saudara Li sendiri yang datang, Zhao Hai memberi salam.”
Li Xun Hua berdiri, tersenyum pahit kepada Zhao Hai, “Saudara Muda terlalu sopan. Kakak ini juga tidak ada cara, terpaksa bermuka tebal datang ke sini untuk meminta bantuan.”
Zhao Hai tersenyum tipis, memberi salam kepada Zhang Feng, lalu duduk, baru berkata, “Saudara Li terlalu sopan. Bai Hua Gu (Lembah Seratus Bunga) dan Hei Hu Bang (Geng Harimau Hitam) kami memang sudah sepakat saling membantu. Satu pihak kesusahan, pihak lain tentu harus datang mendukung. Jika Saudara Li tidak datang meminta bantuan, malah terlalu formal.”
Li Xun Hua menghela nafas, tersenyum pahit, menangkupkan tangan kepada Zhao Hai sebagai ucapan terima kasih. Zhao Hai dalam hati mengumpat rubah tua, jika dia tidak tahu situasi Bai Hua Gu (Lembah Seratus Bunga), benar-benar bisa tertipu olehnya. Akting orang ini sungguh terlalu bagus.
Zhang Feng tentu juga tahu Li Xun Hua sedang berakting. Dia juga tidak menunjukkan apa-apa, malah menoleh ke Zhao Hai dan berkata, “Xiao Hai, kau juga tahu pentingnya tindakan kali ini. Jika Bai Hua Gu (Lembah Seratus Bunga) di sana benar-benar bermasalah, pasukan besar Tian Mo (Iblis Surgawi) akan menyerang kita, maka kita pun akan hancur. Jadi kali ini aku sudah mengerahkan semua pasukan Hei Hu Bang (Geng Harimau Hitam) yang bisa dikirim untukmu. Kau harus menggunakannya dengan hati-hati.”
Zhao Hai mengangguk, “Mohon Saudara Sepuh tenang, aku pasti akan berusaha sebaik mungkin.”
Zhang Feng mengangguk, menoleh ke Li Xun Hua dan berkata, “Tuan Xun Hua, sekarang situasi genting, aku tidak akan menahan Tuan lebih lama. Pasukan sudah siap, kalian berangkatlah.”
Li Xun Hua berdiri, membungkuk dalam kepada Zhang Feng, “Budti baik Bang Leader Zhang, Bai Hua Gu (Lembah Seratus Bunga) kami tidak akan melupakan seumur hidup. Hei Hu Bang (Geng Harimau Hitam) dan Bai Hua Gu (Lembah Seratus Bunga) akan selalu menjadi sekutu.”
Zhang Feng juga berdiri, memberi salam kepada Li Xun Hua, berkata dengan suara berat, “Sekarang Tian Mo Jie (Dunia Iblis Surgawi) menginvasi, dunia kultivasi kita seharusnya saling mendukung. Meskipun Hei Hu Bang (Geng Harimau Hitam) kami sebelumnya telah melakukan beberapa persiapan, namun sayang dasar Hei Hu Bang (Geng Harimau Hitam) terlalu tipis, sungguh tidak bisa mengerahkan terlalu banyak pasukan untuk mendukung kalian. Mohon dimaklumi.”
Li Xun Hua berkata dengan suara berat, “Bang Leader Zhang terlalu sopan. Di saat Bai Hua Gu (Lembah Seratus Bunga) kami paling terancam, Bang Leader Zhang dengan murah hati membantu, kami sudah sangat berterima kasih. Jika Bang Leader Zhang berkata begitu, sungguh membuat kami malu.”
Zhang Feng melambaikan tangan, “Tuan Xun Hua, kata-kata basa-basi tidak usah diucapkan. Kalian berangkatlah.” Li Xun Hua kembali memberi salam kepada Zhang Feng, lalu bersama Zhao Hai berjalan keluar. Sampai di alun-alun formasi teleportasi di luar, semua Xiu Shi (Kultivator) yang akan mendukung Bai Hua Gu (Lembah Seratus Bunga) sudah siap. Dan dari seratus lima puluh ribu Xiu Shi (Kultivator) ini, yang berada di tahap Fa Xiang Qi (tahap Wujud Hukum) ternyata lebih dari enam puluh persen. Terlihat bahwa hari-hari setiap sekte sekarang mungkin tidak mudah.
Melihat para Xiu Shi (Kultivator) itu, Zhao Hai tidak berkata apa-apa, hanya berjalan lebih dulu ke formasi teleportasi. Li Xun Hua juga naik ke formasi teleportasi. Cahaya putih berkelebat, bayangan mereka berdua menghilang. Xiu Shi (Kultivator) lainnya kemudian naik ke formasi teleportasi, gelombang demi gelombang pergi.
Setelah cahaya putih benar-benar hilang, Zhao Hai mendapati dirinya telah sampai di sebuah lembah besar. Lembah ini sangat luas, sama sekali tidak kalah dengan pangkalan Hei Hu Bang (Geng Harimau Hitam). Tentu saja, itu merujuk pada pangkalan lapisan pertama Hei Hu Bang (Geng Harimau Hitam). Di dinding tebing, terdapat banyak Dong Fu (Gua Kediaman). Dan di dalam lembah, ada sebuah bangunan yang sangat besar.
Bangunan ini tampak sangat istimewa, megah berkilauan, seperti sebuah istana. Di depan istana ini, ada sebuah gapura yang sangat tinggi. Di gapura itu tertulis tiga kata: Bai Hua Gu (Lembah Seratus Bunga). Di gapura itu, terdapat relief wanita yang tak terhitung jumlahnya. Dan relief wanita ini juga sangat istimewa, masing-masing sangat cantik. Tapi mereka juga memiliki satu kesamaan, yaitu mereka tidak berpakaian.
Relief wanita yang hidup, namun tidak berpakaian. Yang paling utama, ekspresi wajah wanita-wanita ini begitu menggoda, membuat orang tidak bisa menahan imajinasi.
Li Xun Hua melihat Zhao Hai mengamati sekeliling, segera berkata, “Saudara Muda, mari ikut saya. Orang lain akan diurus oleh Xiu Shi (Kultivator) dalam geng. Gu Zhu (Pimpinan Lembah) sedang menunggu Anda di Bai Hua Dian (Aula Seratus Bunga).”
Zhao Hai melihat sekeliling, mengangguk dan berkata, “Baik, Saudara Li, tolong antar.” Li Xun Hua tersenyum tipis, “Silakan.” Zhao Hai mengangguk, mengikuti Li Xun Hua menuju ke dalam aula itu.
Luas aula itu sangat besar, dengan ruangan yang tak terhitung jumlahnya. Begitu Zhao Hai memasuki aula dari gapura, dia merasa matanya tidak bisa fokus. Bukan karena aula ini megah, tetapi karena orang-orang di dalam aula ini.
Di dalam aula ini, ada banyak sekali wanita cantik. Mereka hanya mengenakan pakaian dari kain tipis, tubuh indah mereka tampak samar-samar di balik kain tipis itu. Godaan bagaikan setengah tersembunyi, lebih mampu membangkitkan hasrat.
Dan wanita-wanita ini penampilannya tidak buruk. Meskipun tidak bisa dibilang setiap orang cantik jelita, tapi cukup memikat. Yang paling utama, wanita-wanita ini semuanya berlenggak-lenggok genit, seolah-olah setiap saat bisa membangkitkan hasrat.
Zhao Hai menenangkan hati dan pikirannya. Kedua matanya segera kembali jernih. Dia sangat sadar, wanita-wanita ini adalah Ding Lu (Tungku/Peralatan) latihan Bai Hua Gu (Lembah Seratus Bunga). Mereka juga telah melatih Mei Gong (Ilmu Merayu).
Zhao Hai melihat sekeliling, tiba-tiba merasa ada yang tidak beres. Dia mendapati di sekitarnya, sepertinya ada yang memasang sebuah Fa Zhen (Formasi). Fa Zhen (Formasi) ini dapat mempengaruhi emosi seseorang, membuat orang tanpa sadar dapat menghasilkan suatu hasrat.
Zhao Hai sedikit mengernyit. Saat itu Li Xun Hua berkata kepada Zhao Hai, “Saudara Zhao, silakan.” Bersamaan itu, dia juga mengamati Zhao Hai dengan saksama. Dia mendapati ekspresi Zhao Hai sama sekali tidak berubah, tidak bisa tidak merasa sedikit kecewa.
Zhao Hai mendengar Li Xun Hua berkata demikian, hanya tersenyum tipis dan berkata, “Saudara Li, silakan.” Setelah berkata, mereka berdua berjalan menuju ke dalam aula. Tidak lama kemudian sampailah di depan sebuah ruangan besar. Di ruangan itu tergantung sebuah papan besar, di papan itu tertulis tiga kata: Bai Hua Dian (Aula Seratus Bunga).
Di depan pintu ruangan ini, berdiri beberapa wanita cantik berpakaian putih. Kecantikan wanita-wanita ini tidak biasa, setidaknya jauh lebih cantik dari yang dilihat Zhao Hai sebelumnya.
Li Xun Hua berkata kepada Zhao Hai, “Mohon Saudara Zhao tunggu sebentar, saya masuk melapor.” Zhao Hai mengangguk, tersenyum dan berkata, “Saudara silakan.” Li Xun Hua menangkupkan tangan kepada Zhao Hai, lalu masuk ke dalam ruangan. Tidak lama kemudian keluar, dan berkata kepada Zhao Hai, “Saudara Muda, silakan ikut saya.”
Zhao Hai tersenyum tipis, melangkah masuk ke dalam ruangan. Tidak lama kemudian Zhao Hai masuk ke dalam Bai Hua Dian (Aula Seratus Bunga). Begitu masuk, Zhao Hai tertegun. Di ruangan ini setidaknya ada puluhan wanita. Wanita-wanita ini ada yang menari, ada yang memegang nampan, ada yang sedang memijat kaki seorang pria. Bisa dikatakan, puluhan wanita di ruangan ini, semuanya melayani seorang pria.
Pria itu duduk di sebuah singgasana naga di dalam ruangan. Bentuk singgasana ini, bagaimanapun dilihat, seperti barang yang digunakan di istana. Dan pria itu mengenakan jubah kuning cerah, di jubahnya disulam berbagai macam bunga dengan benang warna-warni, sangat indah. Pria itu setengah berbaring di sana, seorang wanita memijat kakinya, seorang wanita lain memberi makan buah Ling Guo (Buah Spiritual) ke mulutnya, di samping ada wanita yang mengipasi, dan wanita lain memegang nampan berisi cangkir giok.
Zhao Hai tersenyum tipis, menangkupkan tangan kepada pria itu dan berkata, “Zhao Hai bertemu dengan Gu Zhu (Pimpinan Lembah).”
Pria itu setengah berbaring di sana, menoleh melihat Zhao Hai, mengangguk dan berkata, “Nama besar Tuan sudah lama saya dengar. Kali ini Tuan bisa datang, sungguh sangat berterima kasih.” Meskipun mulutnya mengucapkan terima kasih, tapi sama sekali tidak ada niat untuk bangun. Ini sangat tidak menghormati Zhao Hai.
Melihat tingkahnya, Zhao Hai hanya tersenyum tipis dan berkata, “Sekarang sedang masa sulit dunia kultivasi, saya bisa menyumbangkan tenaga, sudah merupakan hal yang sangat membahagiakan. Gu Zhu (Pimpinan Lembah) tidak perlu sungkan.”
Gu Zhu (Pimpinan Lembah) mengangguk, menoleh ke Zhao Hai dan tersenyum tipis, “Baik, kalau begitu silakan Tuan, pergi beristirahat dulu bersama Xun Hua.”
Zhao Hai tersenyum dan berkata, “Baik, kalau begitu saya pamit dulu.” Setelah berkata, dia mengikuti Li Xun Hua keluar.
Begitu Zhao Hai meninggalkan ruangan, Gu Zhu (Pimpinan Lembah) berkata dengan suara berat, “Bagaimana menurutmu? Apakah orang ini mengancam?”
Suara seorang pria terdengar, “Sangat mengancam. Kemauan kuat, hati seperti batu, tidak menunjukkan emosi di wajah, kekuatan tangguh, bisa merendah dan bisa tegak, talenta langka.”
Gu Zhu (Pimpinan Lembah) tertegun, lalu tersenyum tipis, “Kau belum pernah memuji seseorang seperti ini. Apa dia sebaik itu?”
Suara itu berkata dengan tenang, “Ya.”
Gu Zhu (Pimpinan Lembah) berkata dengan suara berat, “Bisa digunakan untukku?”
Suara itu berkata dengan tenang, “Tidak bisa.”
Gu Zhu (Pimpinan Lembah) berkata dengan suara berat, “Tidak bisa? Maka hanya bisa, bunuh!”
Suara itu berkata, “Juga tidak bisa. Kau tidak akan berhasil. Kekuatannya sangat tangguh, dan dia juga seorang Space Anomaly User (Pengguna Keanehan Ruang). Kudengar Tian Jian Zong (Sekte Pedang Surgawi) pernah ingin membunuhnya, tapi tidak berhasil. Wan Yao Zong (Sekte Segudang Iblis) juga berkali-kali ingin membunuhnya, juga tidak berhasil. Jika kau ingin membunuhnya, harus memikirkan cara yang sempurna. Bahkan jika tidak bisa membunuhnya, jangan sampai diketahui olehnya. Kalau tidak, Bai Hua Gu (Lembah Seratus Bunga) akan celaka.”
==
Zhao Hai tidak tahu bagaimana Gu Zhu (Pemimpin Lembah) Bai Hua Gu (Lembah Seratus Bunga) menilainya. Tentang sikap Gu Zhu (Pemimpin Lembah) Bai Hua Gu (Lembah Seratus Bunga) padanya, ia juga tidak terlalu mempedulikannya. Meskipun tindakan Gu Zhu (Pemimpin Lembah) Bai Hua Gu (Lembah Seratus Bunga) itu membuat Zhao Hai agak bingung, Zhao Hai juga tidak perlu marah. Ia datang ke Bai Hua Gu (Lembah Seratus Bunga) ini untuk menjalankan rencananya sendiri. Sikap Gu Zhu (Pemimpin Lembah) Bai Hua Gu (Lembah Seratus Bunga) padanya, itu tidak penting.
Namun Li Xunhua agak malu. Setelah ia dan Zhao Hai keluar dari Bai Hua Dian (Aula Seratus Bunga), ia berkata pada Zhao Hai dengan nada menyesal, “Shidi Zhao, sungguh minta maaf. Gu Zhu (Pemimpin Lembah) kami selalu bersikap tidak terikat aturan seperti ini. Mohon jangan tersinggung.”
Zhao Hai tersenyum tipis, “Ah, tidak apa-apa. Gu Zhu (Pemimpin Lembah) juga orang yang spontan. Aku sangat menyukai karakter Gu Zhu (Pemimpin Lembah) seperti ini.”
Li Xunhua tersenyum, “Syukurlah. Shidi, silakan ikut aku istirahat dulu. Yang lain akan diurus oleh orang lain. Oh ya Shidi, apa perlu aku aturkan dua orang untuk menemani tidurmu? Shi nü (pelayan wanita) di Bai Hua Gu (Lembah Seratus Bunga) kami sangat pandai melayani orang.”
Zhao Hai tertegun. Ia sungguh tidak menyangka Li Xunhua akan berkata seperti itu. Ia menggelengkan kepala, “Tidak perlu, terima kasih atas kebaikan Li Shixiong. Sebentar lagi aku masih harus melihat xiushi (kultivator) lainnya. Kau beri tahu saja di mana mereka berada.”
Mendengar Zhao Hai berkata begitu, Li Xunhua mengangguk, “Baik, nanti akan kuatur orang menemanimu. Shixiong masih ada urusan lain, tidak bisa terus menemanimu. Mohon maaf.”
Zhao Hai tersenyum, “Shixiong tidak perlu sungkan seperti ini. Kau dan aku ini sekutu, sudah seperti keluarga. Tidak perlu bersikap begitu sungkan.” Li Xunhua mengangguk, memimpin Zhao Hai berjalan keluar. Namun di matanya, berkilat sinar yang tidak jelas artinya.
Tak lama kemudian, keduanya keluar dari Bai Hua Dian (Aula Seratus Bunga) dan tiba di Bai Hua Gu (Lembah Seratus Bunga). Li Xunhua membawa Zhao Hai ke dong fu (rumah goa) yang telah disiapkan untuknya. Ini adalah dong fu (rumah goa) yang cukup bagus, dekorasinya sangat indah, khusus digunakan untuk menjamu tamu.
Dan yang paling mencolok dari dong fu (rumah goa) ini adalah, di dalamnya ada dua shi nü (pelayan wanita). Kedua shi nü (pelayan wanita) ini mengenakan jubah xiushi (kultivator), tapi jubah mereka dipotong dengan rapi, dengan baik membentuk lekuk tubuh mereka. Meskipun tidak seperti wanita-wanita di Bai Hua Dian (Aula Seratus Bunga) yang berpakaian terbuka, mereka tetap sangat memikat.
Li Xunhua melirik kedua shi nü (pelayan wanita) itu, lalu tersenyum tipis pada Zhao Hai, “Keduanya adalah shi nü (pelayan wanita) yang disiapkan untukmu. Mereka sudah melalui pelatihan khusus. Ke mana pun kau ingin pergi, bisa minta mereka antar. Tentu saja, kau juga bisa melakukan apa pun pada mereka. Ingat, apa pun.”
Zhao Hai tertegun, lalu tersenyum pahit. Ia menangkupkan tangan ke Li Xunhua. Li Xunhua baru kemudian berbalik pergi. Sedangkan kedua shi nü (pelayan wanita) itu berdiri manis di samping, selain memberi hormat pada Zhao Hai di awal, mereka tidak bergerak lagi.
Zhao Hai melirik keduanya, berkata dengan suara berat, “Kalian tahu di mana xiushi (kultivator) Zi You Zhi Meng (Aliansi Kebebasan) yang ikut denganku berada? Aku ingin melihat mereka?”
Salah satu dari kedua shi nü (pelayan wanita) itu segera berkata, “Menjawab pertanyaan Tuan, kami tahu. Tuan silakan ikut saya.”
Zhao Hai mengangguk, “Siapa namamu?”
Shi nü (pelayan wanita) itu berkata, “Menjawab pertanyaan Tuan, saya Bai He (Lili).”
Zhao Hai mengangguk, “Baik, Bai He (Lili), ayo pergi.” Bai He (Lili) menyahut, memimpin Zhao Hai keluar dari dong fu (rumah goa), lalu terbang keluar. Zhao Hai memperhatikan, shi nü (pelayan wanita) bernama Bai He (Lili) ini ternyata berkekuatan Jindan qi (tahap Jindan), lebih kuat dari pasukan bantuan yang ia bawa.
Tak lama kemudian Bai He (Lili) memimpin Zhao Hai ke suatu tempat di luar Bai Hua Gu (Lembah Seratus Bunga). Di sana ada banyak dong fu (rumah goa), dan xiushi (kultivator) Zi You Zhi Meng (Aliansi Kebebasan) ditempatkan di sana.
Tampak jelas, orang Bai Hua Gu (Lembah Seratus Bunga) cukup baik pada xiushi (kultivator) ini. Mereka menyediakan area khusus, dan ada orang Bai Hua Gu (Lembah Seratus Bunga) yang sibuk di sana.
Begitu Zhao Hai tiba di area itu, xiushi (kultivator) Zi You Zhi Meng (Aliansi Kebebasan) segera mengenalinya. Mereka segera memberi hormat pada Zhao Hai. Zhao Hai juga, tidak peduli xiushi (kultivator) dari Zong Men (Sekte) mana pun, ia akan berbincang beberapa kata, menanyakan bagaimana tempat tinggal mereka, dan bahkan masuk ke beberapa dong fu (rumah goa) untuk melihat-lihat.
Pengaturan Bai Hua Gu (Lembah Seratus Bunga) kali ini cukup bagus. Setiap dong fu (rumah goa) dibersihkan dengan sangat rapi. Dekorasi di dalam dong fu (rumah goa) memang tidak mewah, tapi lumayan.
Setelah berbincang dengan xiushi (kultivator) itu beberapa saat, Zhao Hai baru tiba di area tempat xiushi (kultivator) Hei Hu Bang (Geng Macan Hitam) tinggal. Hei Hu Bang (Geng Macan Hitam) kali ini mengirim tiga puluh ribu pasukan, terbanyak di antara semua Zong Men (Sekte). Tapi di antaranya banyak xiushi (kultivator) Fa Xiang qi (tahap Fa Xiang), kekuatannya tidak terlalu kuat.
Dan begitu xiushi (kultivator) ini melihat Zhao Hai datang, satu per satu tampak sangat bersemangat. Mau bagaimana lagi, banyak dari mereka yang menganggap Zhao Hai sebagai idola.
Zhao Hai dengan santai mengobrol dengan orang-orang ini, dengan santai berjalan melewati mereka. Lalu ia kembali ke dong fu (rumah goa)-nya sendiri, masuk dan beristirahat. Semua tampak begitu normal.
Tapi tidak ada yang menyadari, setelah Zhao Hai pergi, semua anggota Hei Hu Bang (Geng Macan Hitam) kembali ke dong fu (rumah goa) mereka masing-masing, dan lama tidak keluar. Meskipun ada yang melihat, mereka tidak akan memikirkan apa-apa.
Tidak ada yang tahu, setelah Zhao Hai pergi, semua xiushi (kultivator) Hei Hu Bang (Geng Macan Hitam) mendapati di tangan mereka ada satu yu jian (slip giok). Bersamaan dengan itu, di telinga mereka terdengar suara Zhao Hai, menyuruh mereka membaca yu jian (slip giok) itu setelah kembali ke dong fu (rumah goa).
Setelah orang-orang itu kembali ke dong fu (rumah goa), begitu melihat isi yu jian (slip giok) itu mereka baru mengerti apa yang terjadi. Yu jian (slip giok) ini bisa dikatakan sebagai fu shen yu fu (jimat pelindung giok), sekaligus juga sebuah huan xiang fa zhen (susunan mantra ilusi). Fungsi utamanya adalah membantu xiushi (kultivator) ini menahan serangan paling mematikan dari gao shou (ahli) di bawah Chang Sheng qi (tahap Chang Sheng). Tapi setelah menahan satu serangan, fa zhen (susunan mantra) di yu jian (slip giok) itu akan aktif. Setelah fa zhen (susunan mantra) aktif, akan menghasilkan huan xiang (ilusi), seolah ia terkena serangan dan mati. Lalu mereka akan diteleportasi kembali ke Hei Hu Bang (Geng Macan Hitam), dan satu bu sheng sheng wu (makhluk hidup abadi) akan jatuh ke bawah, seolah ia benar-benar mati.
Inilah cara yang dipikirkan Zhao Hai untuk menipu langit dan menyeberangi lautan. Asalkan menggunakan cara ini, xiushi (kultivator) tingkat rendah Hei Hu Bang (Geng Macan Hitam) ini tidak akan mati, dan orang lain akan mengira orang Hei Hu Bang (Geng Macan Hitam) sudah mati.
Alasan sebelumnya di Jun Tuan Pertama tidak menggunakan cara ini, karena di Jun Tuan Pertama terlalu banyak orang yang mengawasi. Jika ia menggunakan cara ini, dan saat orang-orang itu memeriksa mayat, mereka akan mendapati sama sekali tidak ada mayat xiushi (kultivator) Hei Hu Bang (Geng Macan Hitam). Mereka pasti akan curiga. Jadi pengorbanan harus ada. Tapi sekarang tidak boleh ada pengorbanan lagi.
Setelah beristirahat sehari di dong fu (rumah goa), keesokan harinya pagi-pagi, Zhao Hai keluar dari dong fu (rumah goa) dan mengumpulkan semua orang Zi You Zhi Meng (Aliansi Kebebasan). Baru saja ia mengumpulkan orang-orang, Li Xunhua tiba.
Li Xunhua memandang xiushi (kultivator) Zi You Zhi Meng (Aliansi Kebebasan) yang sudah berkumpul, tanpa sadar tersentuh. Ia terlalu paham situasi Bai Hua Gu (Lembah Seratus Bunga) saat ini. Bai Hua Gu (Lembah Seratus Bunga) sama sekali tidak kekurangan pasukan bantuan. Tapi sekarang Zi You Zhi Meng (Aliansi Kebebasan) malah mengerahkan seluruh kekuatan terakhir mereka. Bagaimana mungkin ia tidak tersentuh?
Li Xunhua berjalan ke sisi Zhao Hai, berkata pada Zhao Hai, “Shidi Zhao, tidak perlu tergesa-gesa begini, kan? Biar saudara-saudara beristirahat lebih dulu?”
Zhao Hai menggelengkan kepala, “Tidak perlu. Sekarang bukan waktunya istirahat. Lebih baik cepat bawa kami ke garis depan.”
Li Xunhua melirik Zhao Hai, mengangguk, “Baik, kalau begitu Shidi Zhao ikut aku.” Selesai berkata, ia memimpin Zhao Hai mereka ke guang chang fa song zhen (alun-alun teleportasi) Bai Hua Gu (Lembah Seratus Bunga).
Sampai di guang chang fa song zhen (alun-alun teleportasi) Bai Hua Gu (Lembah Seratus Bunga), Zhao Hai mendapati guang chang fa song zhen (alun-alun teleportasi) itu sudah siap. Zhao Hai dan Li Xunhua naik fa song zhen (susunan teleportasi) lebih dulu. Sinar putih menyala, keduanya lenyap dari Bai Hua Gu (Lembah Seratus Bunga). Beberapa xiushi (kultivator) Zi You Zhi Meng (Aliansi Kebebasan) lainnya juga mengikuti mereka naik fa song zhen (susunan teleportasi), dan bersama-sama lenyap di fa song zhen (susunan teleportasi) itu. Setelah mereka pergi, gelombang kedua xiushi (kultivator) Zi You Zhi Meng (Aliansi Kebebasan) juga naik fa song zhen (susunan teleportasi). Kelompok demi kelompok xiushi (kultivator) Zi You Zhi Meng (Aliansi Kebebasan) lenyap di fa song zhen (susunan teleportasi).
Saat Zhao Hai sekali lagi melihat jelas situasi di sekeliling, ia mendapati dirinya sudah sampai di pos garis depan Bai Hua Gu (Lembah Seratus Bunga). Tempat ini tidak asing baginya, Zhao Hai di dalam ruangan sudah tidak hanya sekali melihatnya.
Ini adalah gunung yang tidak terlalu tinggi. Dulu adalah lokasi Shan Men (Gerbang Gunung) sebuah Xiao Zong Men (Sekte Kecil). Tapi sekarang Xiao Zong Men (Sekte Kecil) itu sudah lama pindah. Pos ini sudah menjadi pos pasukan gabungan Bai Hua Gu (Lembah Seratus Bunga), sekaligus merupakan garis terdepan melawan pasukan Tian Mo zu (suku Iblis).
Begitu Zhao Hai dan Li Xunhua muncul di sini, segera seseorang menyambut. Orang ini mengenakan jubah xiushi (kultivator) dengan sulaman seratus bunga di jubahnya. Seluruh tubuhnya berbau bedak dan wewangian, tangan menggoyang lipatan kipas. Bagaimana pun dilihat, ia tampak seperti seorang gong zi ge (anak muda pesolek).
Zhao Hai melihat orang ini, tidak menyangka ternyata kenal. Orang ini adalah Ru Yi Gong Zi (Tuan Sesuai Keinginan) Hua Wu Shang, yang sebelumnya bersama Zhao Hai pergi ke Tian Mo Jie (Alam Iblis) untuk mengikuti Tian Mo Yan Wu (Latihan Bela Diri Iblis). Zhao Hai pura-pura terkejut, sebenarnya ia tahu, Hua Wu Shang ini adalah panglima tertinggi garis depan Bai Hua Gu (Lembah Seratus Bunga).
Hua Wu Shang konon sangat dihargai oleh Gu Zhu (Pemimpin Lembah) Bai Hua Gu (Lembah Seratus Bunga), dan sudah dianggap sebagai calon Gu Zhu (Pemimpin Lembah) generasi berikutnya. Kalau tidak, mana mungkin ia dipercaya menangani urusan sepenting ini.
Begitu Hua Wu Shang tiba di sisi Zhao Hai dan Li Xunhua, ia segera membungkuk pada Li Xunhua, “Bertemu Li Shixiong, bertemu Tuan Zhao Hai.”
Li Xunhua mengangguk, tersenyum, “Shidi Hua, kau telah bekerja keras. Kali ini Tuan Zhao Hai datang khusus untuk mendukung kita. Semoga kalian berdua bisa bekerja sama dengan baik, dan memberi Tian Mo Jie (Alam Iblis) pelajaran yang setimpal.”
Zhao Hai segera tersenyum, “Li Shixiong terlalu sungkan. Shixiong Hua, waktu pergi Tian Mo Yan Wu (Latihan Bela Diri Iblis) dulu, aku sempat bertemu Shixiong Hua. Kali ini adik datang bertarung bersama Shixiong Hua, sungguh suatu kehormatan.”
Hua Wu Shang mendengar Zhao Hai sama sekali tidak bersikap sombong, ia baru agak senang, “Shidi Zhao terlalu sungkan. Kali ini aku harus banyak belajar dari Shidi Zhao. Aku dengar, Shidi Zhao bertempur melawan Tian Mo Jie (Alam Iblis) sampai sekarang, tidak pernah kalah.”
Zhao Hai tersenyum pahit, “Shixiong bercanda. Adik mana punya kemampuan seperti itu. Meskipun kami di sana juga menahan serangan Tian Mo Jie (Alam Iblis), tapi kerugian juga sangat parah. Tidak kau lihat? Sekarang Zi You Zhi Meng (Aliansi Kebebasan) kami bahkan tidak bisa mengeluarkan gao shou (ahli) yang layak, bahkan xiushi (kultivator) Fa Xiang qi (tahap Fa Xiang) pun dikerahkan. Jika kami di sana mengalami kerugian lagi, mungkin hanya bisa mengandalkan Hu Shan Da Zhen (Susunan Pelindung Gunung Besar) untuk bertahan.”
Hua Wu Shang saat ini juga memperhatikan xiushi (kultivator) yang ikut Zhao Hai. Begitu melihat kekuatan xiushi (kultivator) itu, Hua Wu Shang tanpa sadar mengernyit. Meskipun kemampuan komandonya biasa saja, tapi beberapa hari ini ia sudah beberapa kali bertarung dengan pasukan Tian Mo Jie (Alam Iblis). Ia sangat paham, mengandalkan xiushi (kultivator) Fa Xiang qi (tahap Fa Xiang) itu, sama sekali bukan tandingan pasukan Tian Mo (Iblis). Zhao Hai sekarang membawa xiushi (kultivator) Fa Xiang qi (tahap Fa Xiang) ini ke sini, ini di mana mendukung, ini jelas seperti mengantar mereka mati.
==
Hua Wu Shang, sebagai tokoh inti di Bai Hua Gu (Lembah Seratus Bunga), sangat memahami mengapa sekte tersebut meminta bantuan dari Zi You Lian Meng (Aliansi Merdeka). Dia tahu bahwa sektenya ingin membuat aliansi merdeka mengeluarkan banyak biaya, sehingga setelah menangani Tian Mo Jie (Alam Iblis Surgawi), mereka dengan mudah juga akan menangani Aliansi Merdeka.
Namun sekarang, melihat bahwa yang datang dari Aliansi Merdeka kebanyakan adalah kultivator tahap Fa Xiang Qi (Tahap Manifestasi Hukum), Hua Wu Shang merasa agak bingung. Dia tidak mengerti mengapa Aliansi Merdeka mengirim orang-orang ini. Kultivator Fa Xiang Qi ini datang hanya bisa mati sia-sia. Yang paling utama, ini juga tidak akan mengurangi kekuatan Aliansi Merdeka secara efektif.
Li Xun Hua melihat ekspresi Hua Wu Shang, hendak mengatakan sesuatu. Tiba-tiba, seluruh pangkalan diresapi suara lengkingan keras yang mengguncang langit. Begitu mendengar suara ini, semua tahu itu adalah suara alarm.
Zhao Hai tertegun, Hua Wu Shang juga tertegun. Lalu ekspresi Hua Wu Shang berubah, katanya, “Bajingan ini, tidak ada habisnya. Li Shi Xiong (Kakak Senior Li), Zhao Shi Di (Adik Junior Zhao), maaf, orang-orang Tian Mo Jie datang lagi. Aku harus pergi melihat.”
Zhao Hai tersenyum tipis, “Tidak perlu sungkan. Silakan urus urusanmu. Li Shi Xiong, bagaimana kalau kita ikut melihat juga? Wan Zong, kau atur barisan di sini, jangan sampai kacau.”
Wan Zong yang dipanggil Zhao Hai ini adalah salah satu dari sedikit ahli tahap Du Jie Qi (Tahap Melampaui Kesengsaraan) yang dikirim Hei Hu Bang (Geng Harimau Hitam) kali ini. Dia tentu tahu mengapa Hei Hu Bang mengirim orang. Dia datang untuk membantu Zhao Hai. Zhao Hai juga sudah memberi tahu yang lain, bahwa saat dia tidak ada, mereka harus mendengarkan Wan Zong. Karena itu Zhao Hai memberi perintah seperti ini.
Wan Zong mengiyakan, lalu mulai mengatur barisan. Para kultivator Aliansi Merdeka yang baru keluar dari Chuan Song Zhen (Formasi Teleportasi), dengan patuh berdiri di sana sesuai perintah Wan Zong. Orang-orang ini tidak berani membuat masalah dengan Zhao Hai. Shi Xiong Shi Jie (Kakak Senior) mereka yang kuat saja tidak berani di depan Zhao Hai, apalagi mereka.
Zhao Hai tidak mengurusi orang-orang di sini. Dia mengikuti Hua Wu Shang dan Li Xun Hua, segera sampai di luar markas. Sekarang di luar markas sudah dipasang banyak Fa Zhen (Formasi). Fa Zhen itu semuanya sudah diaktifkan. Semua kultivator juga sudah berkumpul di markas. Tapi melihat keadaan mereka, masih agak kacau. Dibandingkan dengan kultivator Fa Xiang Qi yang dibawa Zhao Hai, mereka bahkan kalah jauh.
Zhao Hai tidak memperhatikan kultivator Aliansi Bai Hua Gu (Lembah Seratus Bunga). Yang dia perhatikan adalah para kultivator Tian Mo Jie di seberang. Pasukan yang dikirim Tian Mo Jie kali ini jumlahnya tidak terlalu banyak, hanya sekitar satu juta. Da Fa Qi (Alat Besar) juga hanya sekitar lima puluh unit. Mereka masih menggunakan formasi yang sama: Da Fa Qi di depan, pasukan besar di belakang. Mereka dengan santainya langsung menyerbu markas.
Melihat gaya para kultivator Tian Mo Jie itu, Zhao Hai benar-benar tidak tahu harus berkata apa. Pasukan Tian Mo Jie yang berhadapan dengan Korps Pertama (第一军团) tidak akan berani menyerbu markas mereka dengan santai seperti ini. Bahkan Mo Li Ke (Panglima pasukan Tian Mo) hanya akan mengirim sebagian kecil pasukannya untuk bertempur dengan sebagian kecil pasukan Zhao Hai. Menyerang dengan satu juta pasukan seperti ini, Mo Li Ke pasti tidak akan pernah melakukannya.
Mo Li Ke sangat paham keganasan Zhao Hai. Jika dia benar-benar mengirim satu juta pasukan untuk menyerang Zhao Hai, meskipun Zhao Hai tidak akan langsung menelan satu juta orang itu, setidaknya dia akan membuat puluhan ribu hingga ratusan ribu tewas. Jadi saat Mo Li Ke bertempur dengan Zhao Hai, dia hanya mengirim regu kecil tidak lebih dari sepuluh ribu orang, atau mengerahkan seluruh pasukan. Ingin menyerang markas Korps Pertama dengan satu juta orang? Itu hanya mimpi.
Tapi pasukan besar Tian Mo Jie di sini berani melakukannya, dan dengan begitu terang-terangan, begitu sombong. Seolah-olah mereka sama sekali tidak menganggap para kultivator Xiu Zhen Jie (Alam Kultivasi) ada di mata mereka.
Zhao Hai memperhatikan ekspresi Hua Wu Shang. Meskipun ada sedikit kemarahan di wajah Hua Wu Shang, kemarahan itu lebih karena kedatangan pasukan Tian Mo Jie di saat seperti ini, bukan karena kesombongan mereka. Bahkan Zhao Hai melihat sedikit ketakutan di mata Hua Wu Shang.
Zhao Hai menggeleng dalam hati. Tampaknya Bai Hua Gu menunjuk Hua Wu Shang sebagai komandan pertempuran kali ini, itu sendiri adalah kesalahan. Zhao Hai sangat paham, ketakutan di mata Hua Wu Shang itu kemungkinan besar sudah ada sejak Tian Mo Yan Wu (Pertempuran Iblis Surgawi) dulu. Tian Mo Yan Wu waktu itu bisa dibilang sepenuhnya salah. Semua kultivator yang pergi ke Tian Mo Jie, kecuali Zhao Hai, dikejar-kejar oleh orang Tian Mo Jie sampai kocar-kacir. Zhao Hai yakin, banyak kultivator yang hatinya sudah tertanam bayang-bayang ketakutan terhadap Tian Mo Zu (Suku Iblis Surgawi). Dan para kultivator ini, posisi mereka di masing-masing sekte tidak terlalu rendah. Emosi ini mungkin bisa mempengaruhi orang lain.
Saat itu, pasukan besar Tian Mo Jie juga hampir tiba di markas. Da Fa Qi mereka mulai menyeruduk ke sana kemari. Banyak Fa Zhen yang dipasang Aliansi Bai Hua Gu langsung hancur. Pada saat ini, Aliansi Bai Hua Gu baru mengirim lebih dari dua puluh Da Fa Qi untuk menghadang. Daripada disebut menghadang, lebih tepat disebut mengalihkan. Orang-orang itu tidak berani bentrok langsung dengan Da Fa Qi Tian Mo Jie. Mereka hanya pura-pura akan menyerang formasi besar Tian Mo Jie, membawa Da Fa Qi Tian Mo Jie menjauh dari formasi besar, agar tidak terus merusak Fa Zhen.
Da Fa Qi Tian Mo Jie itu sepertinya sudah sangat terbiasa dengan hal ini. Begitu Da Fa Qi Aliansi Bai Hua Gu keluar, mereka secara otomatis menjauh dari formasi besar. Da Fa Qi saling berhadapan, tidak ada yang bergerak.
Lalu pasukan besar Tian Mo Jie mulai menyerang dengan sekuat tenaga. Mereka dibagi menjadi regu-regu kecil, menyerbu markas Aliansi Bai Hua Gu. Sedangkan Aliansi Bai Hua Gu di sini, sepenuhnya mengambil strategi bertahan. Semua membentuk formasi besar bertahan, tidak berani aktif bertempur dengan pasukan besar Tian Mo Jie.
Melihat situasi ini, Zhao Hai rasanya ingin memutar bola mata. Dia mendapati banyak kultivator di Aliansi Bai Hua Gu ini punya rasa takut terhadap Tian Mo Jie. Mereka sepertinya sama sekali tidak berpikir untuk melawan balik. Mereka sekarang bertahan di sini, hanya menemani pasukan besar Tian Mo Jie memainkan permainan latihan perang. Dan pasukan besar Tian Mo Jie adalah pemainnya, pasukan Aliansi Bai Hua Gu hanya lawan tanding yang malang.
Melihat situasi ini, Zhao Hai benar-benar kehabisan tenaga untuk mengeluh. Sebelumnya dia sudah tahu Aliansi Bai Hua Gu di sini mengambil strategi bertahan. Tapi dia tidak menyangka strategi bertahan mereka begitu total. Ini benar-benar membuatnya sangat terdiam.
Jika bicara secara ketat, sekarang Korps Pertama milik Zhao Hai juga mengambil strategi bertahan. Tapi strategi bertahan mereka jauh lebih aktif. Bahkan kadang-kadang mereka mengirim orang untuk mengganggu pasukan besar Tian Mo Jie. Zhao Hai berani bertaruh, di seluruh Xiu Zhen Jie (Alam Kultivasi), hanya Korps Pertama miliknya yang berani melakukan ini. Karena dia telah menanamkan jiwa ke dalam Korps Pertama. Korps Pertama tidak takut pada Tian Mo Jie, karena sejak awal Tian Mo Jie tidak pernah mendapat untung dari mereka.
Latihan perang yang menurut Zhao Hai sangat membosankan ini, berlangsung selama lebih dari satu jam dan baru berakhir dengan mundurnya pasukan besar Tian Mo Jie.
Meskipun Zhao Hai sangat tidak sabar, dia tidak menunjukkan sedikit pun. Sebaliknya, dia membelalakkan matanya lebar-lebar memperhatikan medan, seolah takut melewatkan satu detail pun.
Zhao Hai memang memperhatikan perubahan di medan. Tapi yang dia perhatikan bukanlah kemampuan tempur para kultivator Aliansi Bai Hua Gu. Menurut Zhao Hai, kultivator yang hatinya sudah dingin, pada dasarnya bukan lagi kultivator. Meskipun kekuatan mereka masih besar, mereka sudah kehilangan hati yang tak takut pada langit dan bumi. Maka mereka tak pantas disebut kultivator.
Zhao Hai mengamati penampilan pasukan besar Tian Mo Jie. Tapi setelah mengamati, dia agak kecewa. Penampilan pasukan besar Tian Mo Jie ini tidak lebih baik dari pasukan Mo Li Ke. Bahkan bisa dibilang kalah dari pasukan Mo Li Ke. Pasukan Mo Li Ke sudah berkali-kali bertempur dengan Korps Pertama Zhao Hai. Meskipun mereka tidak pernah mendapat untung, Zhao Hai mendapati Mo Li Ke adalah orang yang cerdas. Dia terus belajar dalam perang. Sekarang tingkat komandonya sudah lumayan.
Tapi tingkat komando pasukan besar Tian Mo Jie di seberang ini, kalah jauh dari Mo Li Ke. Meskipun kekuatan para Tian Mo itu tidak kalah dari pasukan Mo Li Ke, tapi jika pasukan ini berhadapan dengan Korps Pertama, Zhao Hai dengan tiga ratus ribu pasukan, mereka dengan enam ratus ribu pasukan, Zhao Hai bisa menghabisi seratus ribu pasukan mereka dalam satu hari. Tapi jika berhadapan dengan Mo Li Ke, Zhao Hai tidak bisa melakukan itu.
Setelah pasukan besar Tian Mo Jie mundur, Hua Wu Shang baru menghela napas lega. Dia segera mengatur orang untuk memperbaiki Fa Zhen, memasang ulang Fa Zhen, merawat yang terluka. Sedangkan para kultivator yang tewas, sudah tidak ada yang mengurus.
Melihat ini, Zhao Hai kembali menggeleng. Perlu diketahui, mengurus mayat para kultivator yang tewas dengan baik, juga akan sangat mempengaruhi semangat para kultivator yang masih hidup. Hua Wu Shang sekarang bahkan tidak mengurus mayat para kultivator yang tewas, bagaimana perasaan para kultivator yang masih hidup? Bagaimana mungkin mereka masih mau bertempur mati-matian dengan orang Tian Mo Jie?
Li Xun Hua jelas juga bukan orang yang ahli dalam hal ini. Dia tidak merasa ada yang salah dengan tindakan Hua Wu Shang. Xiu Zhen Jie memang tempat yang sangat egois. Seorang kultivator, meskipun kekuatannya sangat kuat semasa hidup, setelah mati tidak ada lagi nilai gunanya. Tentu saja tidak ada lagi yang akan memperhatikannya.
Cukup lama kemudian Hua Wu Shang baru selesai mengurus urusan di tangannya. Dia kembali ke sisi Zhao Hai dan Li Xun Hua, membungkuk pada mereka, “Maaf Li Shi Xiong, Zhao Shi Di. Tidak menyangka orang Tian Mo Jie datang menyerang saat ini, mengganggu kalian berdua.”
Zhao Hai tersenyum tipis, “Hua Shi Xiong terlalu sungkan. Kali ini kami datang memang untuk ikut bertempur. Tidak ada istilah mengganggu. Sejujurnya, melihat taktik pertahanan Hua Shi Xiong, saya juga mendapat banyak ilham. Sebelumnya Aliansi Merdeka kami terlalu keras bertempur dengan pasukan besar Tian Mo Jie. Meskipun kelihatannya tidak kalah, kerugiannya terlalu besar. Sekarang kami juga mengambil strategi bertahan. Tapi sejujurnya, dalam hal pertahanan, kami masih kalah jauh dari Hua Shi Xiong. Namun saya rasa yang dilakukan Hua Shi Xiong itu benar. Serangan Tian Mo Jie kali ini terlalu mendadak, seluruh Xiu Zhen Jie tidak siap. Jika sekte lain juga seperti kami, bertempur mati-matian dengan Tian Mo Jie, maka kerugian Xiu Zhen Jie kita akan semakin parah. Hei Hu Bang kami sebelumnya sudah melakukan beberapa persiapan, baru bisa bertempur mati-matian dengan Tian Mo Jie. Tapi pada akhirnya, semua persiapan kami habis, dan pasukan besar Tian Mo juga tidak bisa kami pukul mundur. Jadi sekarang kami hanya bisa bertahan. Eh, sebelumnya Hei Hu Bang kami salah memperkirakan kemampuan ofensif Tian Mo Jie, rugi besar.”
Zhao Hai sekarang bicara ngawur. Lagipula tidak ada yang tahu kebenarannya. Zhao Hai paham, meskipun Aliansi Merdeka menang beberapa kali melawan pasukan besar Tian Mo Jie, sekte-sekte besar tidak menaruh Aliansi Merdeka di mata. Pertama, karena mereka masih punya kartu truf Yue Long Jie (Alam Naga Melompat). Kedua, menurut mereka, Aliansi Merdeka bisa menang semata-mata karena mereka bertempur mati-matian. Mereka tidak percaya Aliansi Merdeka bisa mengalahkan pasukan besar Tian Mo Jie dengan kekuatan sendiri.
Dengan ucapan Zhao Hai sekarang, justru mengkonfirmasi pemikiran mereka. Orang-orang itu malah tidak akan curiga. Manusia kadang begitu aneh. Padahal itu kebenaran, tapi banyak orang menganggapnya palsu. Padahal itu kebohongan, tapi justru ada yang menganggapnya benar. Karena hanya dengan begitu terasa masuk akal.
Setelah Zhao Hai selesai bicara, senyum muncul di wajah Hua Wu Shang. Bahkan Li Xun Hua, si tua rubah ini, sorot matanya menunjukkan pengertian. Jelas sekali, mereka percaya ucapan Zhao Hai.
Li Xun Hua berkata dengan suara berat, “Zhao Shi Di, ini bukan tempat bicara. Lebih baik kita pergi ke Dong Fu (Gua Kediaman) Hua Wu Shang Shi Di dulu. Aku dengar Zhao Shi Di suka minum Ling Jiu (Anggur Spiritual). Aku sudah minta Wu Shang Shi Di menyiapkan Bai Hua Niang (Anggur Seratus Bunga) kualitas terbaik, menunggu kau cicipi.”
Mendengar Li Xun Hua berkata begitu, Zhao Hai tertegun. Lalu matanya berbinar, “Bai Hua Niang? Yang dulu kau berikan padaku? Wah, enak sekali. Aku sudah lama tidak minum anggur itu. Rasanya terlalu enak. Sekarang aku ingat saja sudah ngiler. Kalau bukan karena urusan perang di sini terlalu mendesak, aku mungkin sudah pergi sendiri ke Bai Hua Zong (Sekte Seratus Bunga) minta dua botol.” Yang Zhao Hai maksud tentu saja anggur She Xie Mei Ren (Kecantikan Ular Kalajengking). Dia sebelumnya sudah berpura-pura ketagihan anggur. Sekarang tentu tidak boleh ketahuan, harus terus akting dengan baik.
Li Xun Hua mendengar Zhao Hai berkata begitu, sedikit tertegun. Lalu dia segera mengerti apa yang dimaksud Zhao Hai. Dia segera tersenyum, “Zhao Shi Di, perlu kau tahu, anggur yang kuberikan padamu dulu itu adalah Bai Hua Niang kualitas tertinggi. Anggur itu stoknya di Bai Hua Gu kami tidak banyak. Jadi kali ini mungkin tidak bisa menyediakannya. Tapi Shi Di tenang saja, saat kau pulang nanti, pasti kuberi kau dua botol.”
Zhao Hai tersenyum, “Bagus, bagus. Kalau begitu, aku tidak sungkan-sungkan.”
Hua Wu Shang tentu tahu anggur apa yang dimaksud Zhao Hai. Sorot matanya menunjukkan geli. Lalu dia menoleh ke Zhao Hai, “Zhao Shi Di ternyata ingin minum Bai Hua Niang spesial itu. Sayang, aku tidak bisa menyediakan. Itu untuk menjamu tamu penting di sekte. Aku di sini hanya punya Bai Hua Niang biasa, semoga masih bisa diterima. Shi Di, silakan.” Selesai bicara, dia mempersilakan dengan tangan.
Zhao Hai segera membalas hormat, “Shi Xiong terlalu sungkan. Silakan.” Bertiga mereka berjalan menuju Dong Fu Hua Wu Shang. Tak lama kemudian sampai di Dong Fu Hua Wu Shang. Dong Fu Hua Wu Shang sangat luas, penataannya juga bagus. Di dalam juga ada beberapa wanita. Begitu mereka bertiga duduk, Hua Wu Shang segera menyuruh wanita-wanita itu mengambil anggur. Para wanita itu mengiyakan. Tak lama kemudian Bai Hua Niang asli dihidangkan.
Setelah mereka minum segelas, Hua Wu Shang baru berkata dengan suara berat, “Sekarang di garis depan ini benar-benar gilingan daging. Berapa banyak pasukan pun tidak akan cukup. Dan kita dalam hal kekuatan tingkat tinggi, masih kalah dari Tian Mo Jie. Sekarang hanya bisa begini, saling bertahan. Eh, kalau terus begini, kerugian kita akan terlalu besar.”
==
Zhao Hai begitu mendengar Hua Wushang menghela nafas seperti itu tanpa sadar tertegun. Bukankah Bai Hua Gu (Lembah Seratus Bunga) mereka ingin melemahkan kekuatan pihak lain? Mengapa sekarang malah melahirkan keluhan seperti ini?
Namun berpikir sejenak Zhao Hai mengerti. Mereka ingin menghabiskan kekuatan pihak lain, tapi juga tidak akan melakukannya secara terang-terangan. Jadi helaan nafas Hua Wushang ini, sepenuhnya dibuat untuk dilihatnya.
Zhao Hai juga berpura-pura menghela nafas dan berkata: “Lengah, kali ini benar-benar terlalu lengah. Sebelumnya aku mengira Hei Hu Bang (Geng Harimau Hitam) kita sudah memiliki beberapa persiapan, tidak perlu khawatir lagi tentang Tian Mo zu (Ras Iblis) itu. Tidak menyangka, pada akhirnya tetap lengah. Kekuatan Tian Mo zu (Ras Iblis) di luar dugaan kita kuat. Ditambah lagi Hei Hu Bang (Geng Harimau Hitam) kita sendiri dasarnya tipis, meskipun menerima beberapa san xiu (Kultivator Bebas), tapi kekuatan san xiu (Kultivator Bebas) itu, ah, tidak usah dibicarakanlah. Sekarang hanya berharap bisa bertahan melewati masa sulit ini, biarkan kita perlahan memulihkan kekuatan. Asalkan memberi kita lebih banyak waktu, kita yakin bisa membuat orang Tian Mo Jie (Alam Iblis) mati kelelahan.”
Begitu Zhao Hai berkata demikian, ekspresi Hua Wushang dan Li Xunhua berdua berubah. Karena mereka menemukan, apa yang dikatakan Zhao Hai ini tidak hanya berlaku untuk Tian Mo zu (Ras Iblis), tapi juga berlaku bagi mereka.
Sebelumnya mereka memang lupa, Hei Hu Bang (Geng Harimau Hitam) sebelumnya telah menerima banyak san xiu (Kultivator Bebas) masuk ke dalam zong men (sekter). Jika benar-benar memberi Hei Hu Bang (Geng Harimau Hitam) terlalu banyak waktu untuk memulihkan diri, maka kekuatan mereka akan semakin kuat.
Begitu terpikir, Hua Wushang dan Li Xunhua sama-sama merasa harus segera mengambil waktu untuk menghadapi Hei Hu Bang (Geng Harimau Hitam). Jika benar-benar membiarkan Hei Hu Bang (Geng Harimau Hitam) pulih, maka akibatnya tidak terbayangkan.
Meskipun dalam hati kedua orang itu berpikir demikian, tapi di wajah mereka sama sekali tidak menampakkannya. Mereka tetap bersama Zhao Hai minum anggur, membicarakan urusan pasukan besar Tian Mo Jie (Alam Iblis).
Begitu Zhao Hai melihat raut mereka berdua, dia tahu apa yang mereka pikirkan. Tapi Zhao Hai tidak memasukkannya ke dalam hati. Sebenarnya kejadian barusan sengaja dia katakan. Dia ingin membuat Bai Hua Gu (Lembah Seratus Bunga) tidak bisa duduk diam, membuat Jiu Da Zong Men (Sembilan Sekte Besar) tidak bisa duduk diam, membuat Jiu Da Zong Men (Sembilan Sekte Besar) terpaksa menggunakan kartu truf mereka, memukul mundur pasukan besar Tian Mo Jie (Alam Iblis).
Meskipun pasukan besar Tian Mo Jie (Alam Iblis) menyerbu xiu zhen jie (Dunia Persilatan) belum lama, tapi Zhao Hai sangat paham, sekarang korban jiwa xiu shi (Kultivator) sudah tidak sedikit. Dan yang mati kebanyakan adalah xiu shi (Kultivator) biasa, xiu shi (Kultivator) lapisan terbawah. He xin di zi (murid inti) dari berbagai sekte besar hampir tidak ada yang gugur dalam pertempuran. Berbagai sekte besar sekarang diperkirakan punya maksud yang sama dengan Hei Hu Bang (Geng Harimau Hitam). Mereka semua ingin menghabiskan vitalitas sekte lain, demi mendapatkan keuntungan lebih besar.
Meskipun Zhao Hai juga ingin menghabiskan kekuatan sekte lain, tapi sejujurnya, sekarang dia tidak mau. Setelah memiliki Hu Dawei dan yang lainnya, Zhao Hai sekarang sudah tidak perlu lagi menghabiskan kekuatan sekte-sekte itu. Dia sekarang hanya ingin menunggu Jiu Da Zong Men (Sembilan Sekte Besar) mengeluarkan semua kartu truf mereka, lalu membereskan Jiu Da Zong Men (Sembilan Sekte Besar).
Jadi dia sekarang perlu memprovokasi Bai Hua Gu (Lembah Seratus Bunga) dulu, lalu membiarkan Bai Hua Gu (Lembah Seratus Bunga) menyebarkan kabar ini ke Wan Yao Zong (Sekte Sepuluh Ribu Iblis). Nanti meskipun sekte besar lain tidak bereaksi, Wan Yao Zong (Sekte Sepuluh Ribu Iblis) pasti akan bereaksi. Karena sekte besar lain, secara tegas, tidak punya dendam dengan Hei Hu Bang (Geng Harimau Hitam). Tapi Wan Yao Zong (Sekte Sepuluh Ribu Iblis) berbeda, Wan Yao Zong (Sekte Sepuluh Ribu Iblis) dengan Hei Hu Bang (Geng Harimau Hitam) punya dendam besar. Jika kekuatan Hei Hu Bang (Geng Harimau Hitam) benar-benar semakin kuat, itu pasti bukan hal baik bagi Wan Yao Zong (Sekte Sepuluh Ribu Iblis).
Meskipun Wan Yao Zong (Sekte Sepuluh Ribu Iblis) dan Bai Hua Gu (Lembah Seratus Bunga) selama ini kurang cocok, tapi Zhao Hai sangat paham, di dunia ini tidak ada musuh abadi, terutama sekte-sekte besar itu. Bai Hua Gu (Lembah Seratus Bunga) ke depan ingin berkembang di Bei Yi Zhou (Prefektur Utara yang Berbeda) sini, Wan Yao Zong (Sekte Sepuluh Ribu Iblis) adalah eksistensi yang tidak bisa mereka hindari.
Kekuatan Wan Yao Zong (Sekte Sepuluh Ribu Iblis) sangat kuat. Sebelumnya Bai Hua Gu (Lembah Seratus Bunga) mungkin masih akan melawan Wan Yao Zong (Sekte Sepuluh Ribu Iblis). Dan tujuan mereka melakukan itu, adalah membuat beberapa sekte berkumpul di sekitar mereka, dengan begitu mereka bisa mendapat keuntungan lebih besar.
Tapi sekarang situasinya berbeda. Invasi Tian Mo (Iblis) adalah variabel besar, mengacaukan situasi seluruh xiu zhen jie (Dunia Persilatan) menjadi kacau balau. Bai Hua Gu (Lembah Seratus Bunga) masih ingin berkembang, maka harus mencari cara bekerja sama dengan Wan Yao Zong (Sekte Sepuluh Ribu Iblis). Meskipun tidak bekerja sama dengan Wan Yao Zong (Sekte Sepuluh Ribu Iblis), juga harus saling bertukar kebutuhan dengan Wan Yao Zong (Sekte Sepuluh Ribu Iblis).
Menurut Zhao Hai ini juga wajar. Sekarang bahkan Zi You Lian Meng (Aliansi Bebas) pun akan saling bertukar kebutuhan dengan Wan Yao Zong (Sekte Sepuluh Ribu Iblis). Mau bagaimana lagi, sekarang adalah masa invasi Tian Mo (Iblis). Jika saat ini diisolasi sepenuhnya juga bukan hal baik. Dan bagi Wan Yao Zong (Sekte Sepuluh Ribu Iblis) dan mereka, Hei Hu Bang (Geng Harimau Hitam) bisa dibereskan setelah pasukan besar Tian Mo Jie (Alam Iblis) mundur. Sebelum itu, membiarkan Hei Hu Bang (Geng Harimau Hitam) menyerap sebagian perhatian pasukan besar Tian Mo (Iblis), bagi mereka manfaatnya lebih besar.
Justru karena situasi ini, meskipun sekarang di xiu zhen jie (Dunia Persilatan) banyak kontradiksi, tapi saat menghadapi Tian Mo Jie (Alam Iblis), semua orang tetap akan bekerja sama.
Sebenarnya orang Jiu Da Zong Men (Sembilan Sekte Besar) juga tidak ingin menggunakan kartu truf mereka, yaitu para ahli Yue Long Jie (Alam Naga Melompat). Bagaimanapun juga, begitu orang-orang itu meninggalkan Yue Long Jie (Alam Naga Melompat) mereka tidak akan bisa masuk lagi. Sedangkan di xiu zhen jie (Dunia Persilatan) sini, di antara ahli yang ada sekarang, banyak yang pernah keluar dari Yue Long Jie (Alam Naga Melompat), sudah kehilangan kualifikasi untuk masuk Yue Long Jie (Alam Naga Melompat) lagi. Dengan begitu, xiu zhen jie (Dunia Persilatan) sama saja tidak punya orang yang bisa masuk Yue Long Jie (Alam Naga Melompat). Itu sangat tidak menguntungkan bagi perkembangan xiu zhen jie (Dunia Persilatan).
Zhao Hai meskipun tidak tahu apa yang dipikirkan sekte-sekte besar itu, tapi dia tahu kepentingan di dalamnya. Jadi dia harus memaksa sekte-sekte besar itu bergerak, menyuruh orang sekte-sekte besar itu secepat mungkin menyelesaikan makhluk Tian Mo Jie (Alam Iblis) itu. Dengan begitu xiu shi (Kultivator) biasa di xiu zhen jie (Dunia Persilatan) akan lebih sedikit yang mati, juga dianggap menyisakan sedikit vitalitas bagi xiu zhen jie (Dunia Persilatan).
Setelah minum anggur sebentar lagi dengan Hua Wushang dan Li Xunhua, Zhao Hai meninggalkan dong fu (Gua) Hua Wushang, kembali ke dong fu (Gua)nya sendiri. Wan Zheng sedang menunggunya di dong fu (Gua)nya.
Setelah keduanya memberi salam, Zhao Hai menoleh kepada Wan Zheng dan berkata: “Wan Zheng, bagaimana suasana hati semuanya?”
Wan Zheng tersenyum: “Baik semua. Shi xiong (kakak seperguruan) memberi mereka yu pai (Papan Giok), mereka semua mengerti apa yang terjadi. Meskipun mereka tidak mengatakannya, suasana hati mereka tetap stabil.”
Zhao Hai mengangguk, berkata dengan suara berat: “Setelah perang besar ini, aku kira tidak lama lagi Jiu Da Zong Men (Sembilan Sekte Besar) akan bergerak. Kita harus melakukan persiapan matang. Kau turun dulu, tenangkan mereka, jangan sampai urusan yu pai (Papan Giok) bocor.”
Wan Zheng tersenyum: “Shi xiong (kakak seperguruan) tenang saja. Semua mengerti jerih payah shi xiong (kakak seperguruan). Ditambah lagi Hei Hu Bang (Geng Harimau Hitam) kita lebih dari setahun ini, sudah berulang kali membersihkan geng (kelompok). Paku-paku dari sekte lain sudah lama dicabut. Pasti tidak akan ada yang membocorkan kabar ini.”
Zhao Hai mengangguk, melambaikan tangan. Wan Zheng baru membungkuk mundur. Sedangkan Zhao Hai mengeluarkan一把 chuan xin yu jian (Pedang Giok Pengirim Pesan), mengirim surat kepada Zhang Feng, memberitahu Zhang Feng tentang apa yang dipikirkannya, menyuruh Zhang Feng dan mereka di sana bersiap lebih awal.
Dan saat ini, Hua Wushang dan Li Xunhua juga sedang mendiskusikan perkataan Zhao Hai di dong fu (Gua) Hua Wushang. Hua Wushang memutar-mutar gelas anggur di tangannya dan berkata: “Perkataan Zhao Hai barusan tidak tanpa alasan. Jika benar-benar membiarkan Hei Hu Bang (Geng Harimau Hitam) pulih, mungkin saat itu bahkan Wan Yao Zong (Sekte Sepuluh Ribu Iblis) ingin menghadapi mereka, bukanlah hal mudah. Lagipula di Hei Hu Bang (Geng Harimau Hitam) masih ada Zhao Hai, variabel ini. Zhao Hai sebelumnya meskipun bicara sangat rendah hati, tapi Tian Mo Jie (Alam Iblis) beberapa kali menderita kerugian di tangannya adalah benar. Terlihat kemampuan komandonya memang tidak biasa. Li Shi xiong (kakak seperguruan Li), menurutmu bisakah kita mencari cara menyingkirkan Zhao Hai?”
Li Xunhua menggeleng: “Jika tidak ingin segera berkonfrontasi terbuka dengan Hei Hu Bang (Geng Harimau Hitam), sebaiknya jangan lakukan ini. Kau tidak mengerti status Zhao Hai di Hei Hu Bang (Geng Harimau Hitam). Status Zhao Hai di Hei Hu Bang (Geng Harimau Hitam) sangat tinggi. Bahkan Zhang Feng, bang zhu (pemimpin geng) Hei Hu Bang (Geng Harimau Hitam) yang sekarang, memanggil Zhao Hai dengan sebutan saudara. Dan bang zhong (anggota geng) biasa di Hei Hu Bang (Geng Harimau Hitam), bahkan sangat memuja Zhao Hai. Yang paling utama, sekarang Zi You Lian Meng (Aliansi Bebas) yang berhadapan dengan Tian Mo Jie (Alam Iblis) yaitu Di Yi Jun Tuan (Pasukan Pertama), juga dikendalikan sepenuhnya oleh Zhao Hai. Jika Zhao Hai terjadi apa-apa, reaksi Hei Hu Bang (Geng Harimau Hitam) pasti sangat besar. Di Yi Jun Tuan (Pasukan Pertama) pasti akan terjadi kerusuhan. Jika saat itu Tian Mo Jie (Alam Iblis) memanfaatkan kesempatan untuk menekan, maka Zi You Lian Meng (Aliansi Bebas) akan hancur. Zi You Lian Meng (Aliansi Bebas) hancur, maka tujuh ratus ribu pasukan besar Tian Mo Jie (Alam Iblis) akan menyerang Bai Hua Gu (Lembah Seratus Bunga) kita. Saat itu situasi kita tidak akan lebih baik dari Zi You Lian Meng (Aliansi Bebas). Mungkin semua kekuatan di gu (lembah) harus dikeluarkan. Demi satu orang melakukan ini, tidak sepadan. Lagipula, Zhao Hai tidak mudah dibunuh.”
Hua Wushang mengangguk: “Kalau begitu sementara jangan bunuh Zhao Hai. Tapi aku pikir kita harus memberitahu gu zhu (pemimpin lembah) tentang hal ini, bahkan memberitahu Wan Yao Zong (Sekte Sepuluh Ribu Iblis). Karena Wan Yao Zong (Sekte Sepuluh Ribu Iblis) pasti tidak ingin kekuatan Hei Hu Bang (Geng Harimau Hitam) terlalu kuat.”
Li Xunhua mengangguk: “Memang benar. Wan Yao Zong (Sekte Sepuluh Ribu Iblis) tidak akan membiarkan Hei Hu Bang (Geng Harimau Hitam) menguat. Dan sekarang Hei Hu Bang (Geng Harimau Hitam) sedang berada dalam masa terlemah, adalah waktu terbaik untuk membereskan Hei Hu Bang (Geng Harimau Hitam). Jika benar-benar membiarkan Hei Hu Bang (Geng Harimau Hitam) pulih, mereka bisa menggunakan banyak materi, melatih para san xiu (Kultivator Bebas) itu. Saat itu kekuatan Hei Hu Bang (Geng Harimau Hitam) akan menjadi seperti apa, sulit dikatakan. Tapi saat itu Wan Yao Zong (Sekte Sepuluh Ribu Iblis) ingin menghadapi Hei Hu Bang (Geng Harimau Hitam) akan lebih sulit lagi.”
Hua Wushang mengangguk, mengeluarkan chuan xin yu jian (Pedang Giok Pengirim Pesan), memasukkan isi ke dalamnya, lalu segera melepaskannya. Dia akan memberitahu urusan hari ini kepada Bai Hua Gu Zhu (Pemimpin Lembah Seratus Bunga), menyuruh Bai Hua Gu Zhu (Pemimpin Lembah Seratus Bunga) membuat keputusan.
Setelah melepas yu jian (Piringan Giok), Hua Wushang baru berkata dengan suara berat: “Selanjutnya yang harus kita lakukan, adalah melihat sebenarnya bagaimana kemampuan komando Zhao Hai. Aku ingin lihat, saat Zhao Hai membawa xiu shi (Kultivator) tingkat fa xiang qi (Tingkat Manifestasi Dharma) ini, menghadapi pasukan besar Tian Mo (Iblis), akan menunjukkan performa seperti apa.”
Li Xunhua tersenyum tipis: “Aku juga ingin lihat. Bagaimanapun catatan pertempuran Zhao Hai ada di sana. Aku ingin lihat, bagaimana dia menghadapi Tian Mo Jie (Alam Iblis).”
Sedangkan percakapan mereka berdua, Zhao Hai melihatnya tanpa kehilangan sedikit pun. Sekarang di dong fu (Gua) Hua Wushang ada cukup banyak liu yin chen (debu perak cair). Apa yang mereka bicarakan, tentu tidak bisa disembunyikan dari Zhao Hai.
Zhao Hai mendengar percakapan mereka berdua, tanpa sadar tersenyum tipis. Urusan sedang berkembang ke arah yang dia harapkan. Dia ingin melihat bagaimana reaksi Wan Yao Zong (Sekte Sepuluh Ribu Iblis).
Setelah tinggal sebentar di dong fu (Gua)nya sendiri, Zhao Hai keluar dari dong fu (Gua), sekaligus mengumpulkan seratus lima puluh ribu pasukan Zi You Lian Meng (Aliansi Bebas), mulai melakukan pelatihan dan penertiban terhadap mereka.
Kali ini orang yang ikut dengannya kekuatannya tidak terlalu kuat. Jika tidak dilakukan pelatihan dan penertiban terhadap mereka, mungkin sekali bertemu akan dimusnahkan oleh pasukan besar Tian Mo Jie (Alam Iblis). Meskipun orang-orang ini digunakan untuk berkorban, tapi jika tanpa nilai sama sekali lalu dikorbankan, itu tidak baik. Zhao Hai tetap ingin mengeluarkan sepenuhnya peran mereka. Jadi pelatihan dan penertiban adalah keharusan. Setelah dilatih dan ditertibkan, orang-orang ini meskipun mati, akan menyeret beberapa orang Tian Mo Jie (Alam Iblis) sebagai ganjalan.
==
“Lap!” Hua Wu Shang dan Li Xun Hua yang sedang duduk di dalam dongfu (gua kediaman) membicarakan Zhao Hai tiba-tiba mendengar suara ini dari luar dongfu (gua kediaman). Mereka berdua tertegun, tapi Hua Wu Shang segera berkata, “Masuk.”
Seorang Xiu Shi (Kultivator) Bai Hua Gu (Lembah Seratus Bunga) masuk. Begitu melihat orang ini, Hua Wu Shang segera berkata, “Ada urusan apa? Apakah orang-orang Zi You Lian Meng (Aliansi Bebas) itu ada gerakan?”
Hua Wu Shang mengenal orang ini. Orang ini adalah orang yang dia tugaskan untuk mengurus Xiu Shi (Kultivator) Zi You Lian Meng (Aliansi Bebas). Bersamaan dengan itu, orang ini juga bertanggung jawab memata-matai Xiu Shi (Kultivator) Zi You Lian Meng (Aliansi Bebas). Sekarang dia tiba-tiba muncul di sini, pasti Xiu Shi (Kultivator) Zi You Lian Meng (Aliansi Bebas) itu ada gerakan. Karena itulah Hua Wu Shang bertanya begitu.
Orang itu berkata dengan suara dalam, “Lapor Shishu (Paman Guru), baru saja Zhao Hai tiba-tiba datang ke tempat tinggal sementara Xiu Shi (Kultivator) Zi You Lian Meng (Aliansi Bebas). Dia bilang ingin melakukan zheng xun (pelatihan dan penataan) terhadap para Xiu Shi (Kultivator) itu. Apakah Shishu (Paman Guru) ingin pergi melihat?”
Begitu mendengar orang itu berkata begitu, Hua Wu Shang dan Li Xun Hua tidak bisa duduk diam. Mereka berdua serempak berdiri dan berjalan keluar. Mereka berdua ingin melihat, bagaimana cara Zhao Hai melakukan zheng xun (pelatihan dan penataan) terhadap Xiu Shi (Kultivator) Zi You Lian Meng (Aliansi Bebas). Dan zheng xun (pelatihan dan penataan) Zhao Hai ini sangat mendadak, mereka juga ingin melihat apa sebenarnya yang ingin dilakukan Zhao Hai.
Tidak lama kemudian mereka berdua sampai di tempat tinggal sementara Xiu Shi (Kultivator) Zi You Lian Meng (Aliansi Bebas) itu. Begitu melihat Xiu Shi (Kultivator) itu, mereka sudah keluar semua dari dongfu (gua kediaman), sekarang sedang berdiri dengan rapi di sana. Zhao Hai sedang mengatur posisi orang-orang itu.
Begitu melihat mereka berdua datang, Zhao Hai segera mengangguk kepada mereka berdua dan berkata, “Mengganggu kalian berdua? Maaf.”
Li Xun Hua tersenyum dan berkata, “Zhao Shidi (Adik Junior) berkata begitu, kami juga penasaran, jadi datang melihat. Kabarnya Shidi (Adik Junior) akan melakukan zheng xun (pelatihan dan penataan) terhadap mereka. Sejujurnya, zheng xun (pelatihan dan penataan) ini sebelumnya juga pernah kami lakukan, tapi hasilnya tidak terlalu bagus.”
Zhao Hai tersenyum tipis, “Ini juga tidak bisa dibilang zheng xun (pelatihan dan penataan). Saya hanya ingin memahami cara serang orang-orang ini, lalu mengelompokkan orang-orang dengan cara serang yang sama bersama-sama. Bukan hal yang hebat.”
Memang seperti yang dikatakan Zhao Hai, mengelompokkan orang-orang dengan kekuatan setara, kemampuan serang atau bertahan setara bersama-sama, di Xiu Zhen Jie (Alam Kultivasi) sini bukanlah hal yang hebat. Faktanya, Bai Hua Gu (Lembah Seratus Bunga) di sini juga melakukan hal yang sama. Jika semua orang dicampur aduk, pada akhirnya akan kacau balau, menyerang tidak bisa menyerang, bertahan tidak bisa bertahan. Hal ini bukan ditemukan Zhao Hai. Faktanya, saat berbagai zong men (sekete) di Xiu Zhen Jie (Alam Kultivasi) sini saling bertempur, sering melakukan hal ini. Bukan hal baru.
Begitu mendengar Zhao Hai berkata begitu, meskipun Hua Wu Shang dan Li Xun Hua tidak sepenuhnya percaya, mereka juga tidak banyak bertanya. Mereka hanya diam di sana melihat Zhao Hai. Mereka ingin melihat apakah yang dikatakan Zhao Hai itu benar.
Dengan cepat mereka kecewa. Yang dikatakan Zhao Hai benar. Zhao Hai memang mengelompokkan beberapa orang dengan kemampuan serang atau bertahan setara bersama-sama. Tidak ada yang istimewa.
Setelah melihat sebentar, mereka berdua mencari alasan untuk pergi. Zhao Hai memang tidak melakukan terlalu banyak penyesuaian. Dia hanya membagi Xiu Shi (Kultivator) itu menjadi regu-regu kecil. Setiap ketua regu, Zhao Hai memberikan tong xin qi (alat komunikasi). Dan terus-menerus menekankan, menyuruh orang-orang ini harus mematuhi perintahnya. Jika tidak, dia tidak akan segan-segan.
Mana berani Xiu Shi (Kultivator) itu tidak mematuhi perintah Zhao Hai. Kekuatan mereka sendiri sudah tidak sebanding dengan Zhao Hai. Jika mereka tidak mematuhi perintah Zhao Hai, lalu dibunuh oleh Zhao Hai, maka zong men (sekete) mereka pasti tidak akan membela mereka. Bagaimanapun juga, demi seorang Xiu Shi (Kultivator) fa xiang qi (Periode Penampakan Hukum) atau jin dan qi (Periode Inti Emas), untuk mencari masalah dengan musuh kuat seperti Zhao Hai, itu bukan tindakan bijaksana.
Setelah membagikan tong xin qi (alat komunikasi), Zhao Hai juga melakukan ji xun (pelatihan intensif) singkat terhadap mereka, baru menyuruh mereka istirahat. Melakukan ji xun (pelatihan intensif) singkat, tujuannya agar mereka tahu bagaimana saling bekerja sama. Hanya dengan begitu kemampuan tempur mereka bisa dikeluarkan sepenuhnya.
Ji xun (Pelatihan intensif) berlangsung selama tiga hari. Selama tiga hari ini, meskipun orang Tian Mo Jie (Alam Iblis Surgawi) sesekali datang menantang, tapi pasukan Zi You Lian Meng (Aliansi Bebas) tidak pernah maju bertempur, terus-menerus melakukan ji xun (pelatihan intensif).
Tapi Hua Wu Shang dan yang lain juga tidak berkata apa-apa. Bahkan Xiu Shi (Kultivator) biasa di Bai Hua Gu Lian Meng (Aliansi Lembah Seratus Bunga) juga tidak berkata apa-apa. Bagaimanapun juga, kekuatan orang-orang yang dibawa Zhao Hai ini memang begitu adanya. Sebagian besar berkekuatan fa xiang qi (Periode Penampakan Hukum). Kekuatan seperti ini dalam pandangan Xiu Shi (Kultivator) itu, sungguh tidak layak dilihat. Jika berhadapan dengan pasukan besar Tian Mo Jie (Alam Iblis Surgawi), hanya akan mati sia-sia.
Setelah tiga hari ji xun (pelatihan intensif), Zhao Hai menemui Hua Wu Shang dan Li Xun Hua. Hua Wu Shang dan Li Xun Hua sedang berada di dongfu (gua kediaman) Hua Wu Shang. Mereka berdua juga sedang mempelajari bagaimana menghadapi orang Tian Mo Jie (Alam Iblis Surgawi). Bagaimanapun juga, sebelum zong men (sekete) mengerahkan kekuatan pamungkasnya, di sini masih harus mengandalkan mereka ini untuk bertahan.
Sedang saat itu Zhao Hai menemui mereka. Begitu mendengar Zhao Hai datang, mereka berdua segera mempersilakan Zhao Hai masuk ke dongfu (gua kediaman). Beberapa hari ini Zhao Hai sibuk dengan ji xun (pelatihan intensif), bahkan tidak memperhatikan situasi pertempuran di luar. Mereka bertiga sudah tiga hari tidak bertemu. Sekarang Zhao Hai tiba-tiba muncul, justru membuat Hua Wu Shang dan Li Xun Hua agak heran.
Mereka berdua mempersilakan Zhao Hai duduk di dongfu (gua kediaman). Hua Wu Shang menatap Zhao Hai dan berkata, “Zhao Shidi (Adik Junior), kali ini datang ada urusan apa? Jika perlu materi apa pun, silakan katakan saja. Jangan sungkan.”
Di mata Hua Wu Shang, Zhao Hai hanya melakukan ji xun (pelatihan intensif) tiga hari, itu sama sekali tidak cukup. Mengenai urusan ji xun (pelatihan intensif), Hua Wu Shang sudah sering melakukannya. Bisa dibilang dari awal mula bertempur melawan pasukan besar Tian Mo zu (Ras Iblis Surgawi) sampai sekarang, Hua Wu Shang terus-menerus melakukan ji xun (pelatihan intensif) terhadap anak buahnya. Tapi hasilnya tidak jelas. Jadi Hua Wu Shang mengira Zhao Hai kali ini datang meminta materi. Dalam hal ini Hua Wu Shang tidak akan pelit. Bagaimanapun juga, Zhao Hai sekarang datang mendukung mereka. Jika dia pelit dalam hal ini, akan menimbulkan gosip.
Zhao Hai tersenyum tipis, “Hua Shixiong (Kakak Senior) terlalu sungkan. Kali ini saya bukan datang minta materi. Orang yang saya bawa kali ini, kebanyakan orang fa xiang qi (Periode Penampakan Hukum). Orang seperti ini, sekarang diberi materi apa pun juga tidak berguna. Tidak akan meningkatkan kemampuan tempur terlalu banyak. Hanya akan membuang-buang barang. Kali ini saya datang, ingin memberi tahu Hua Shixiong (Kakak Senior), ji xun (pelatihan intensif) kali ini sudah selesai. Lain kali saat pasukan besar Tian Mo (Iblis Surgawi) datang, saya berharap boleh membawa mereka ikut bertempur.”
Begitu mendengar Zhao Hai berkata begitu, Hua Wu Shang tertegun. Lalu dia tidak mengerti menatap Zhao Hai, “Selesai? Cepat sekali?”
Zhao Hai mengangguk, lalu tersenyum pahit, “Dengan kekuatan mereka seperti itu, diberi waktu sebanyak apa pun, mereka tidak mungkin tumbuh dalam waktu singkat. Lagipula, tempat pelatihan terbaik adalah medan perang. Membiarkan mereka ikut bertempur, itulah pelatihan terbaik.”
Hua Wu Shang mendengar Zhao Hai berkata begitu, tertegun. Tapi dia segera mengangguk, “Baiklah. Lain kali pasukan besar Tian Mo (Iblis Surgawi) datang, kau ikut serta bersama pasukan bertempur. Tapi orang-orang itu tetap kau yang komando. Bagaimana?”
Zhao Hai mengerti maksud Hua Wu Shang. Orang yang dibawa Zhao Hai kali ini, kekuatannya terlalu rendah. Jika orang-orang itu diacak dan dimasukkan ke dalam pasukan besar Hua Wu Shang dan yang lain, malah mungkin akan menimbulkan masalah. Karena kekuatan orang-orang ini terlalu rendah, akan menghambat orang-orang itu. Lebih baik biarkan mereka menjadi pasukan sendiri, diserahkan kepada Zhao Hai untuk dikomando. Mau jadi apa hasilnya, biarlah.
Zhao Hai juga tidak keberatan. Dia mengangguk, “Baik, semuanya menurut Hua Shixiong (Kakak Senior). Saya akan pergi bersiap dulu.” Hua Wu Shang mengangguk. Zhao Hai berdiri, menangkupkan tangan kepada mereka berdua, lalu berbalik pergi.
Begitu Zhao Hai pergi, Hua Wu Shang baru menoleh ke Li Xun Hua, “Li Shixiong (Kakak Senior), menurutmu apa maksud Zhao Hai? Kenapa dia begitu terburu-buru ikut bertempur?”
Li Xun Hua tersenyum tipis, “Tidak sulit ditebak. Menurutku, dia ingin orang-orang yang ikut dengannya kali ini cepat-cepat mati semua, biar dia bisa pulang. Membantu kita sudah menguras tenaga. Lagipula saya dengar, Di Yi Jun Tuan (Korps Pertama) Zi You Lian Meng (Aliansi Bebas) di sana, akhir-akhir ini situasinya juga kurang baik. Sebelumnya mereka bertempur melawan pasukan besar Tian Mo Jie (Alam Iblis Surgawi), tidak pernah menderita kerugian besar. Tapi begitu Zhao Hai pergi, pasukan besar Tian Mo Jie (Alam Iblis Surgawi) sepertinya langsung tahu, dan sedang menyerang Di Yi Jun Tuan (Korps Pertama). Kabarnya situasi pertempuran Di Yi Jun Tuan (Korps Pertama) di sana sangat genting. Saya pikir Zhao Hai ingin kembali menstabilkan Di Yi Jun Tuan (Korps Pertama). Bagaimanapun juga, membantu kami adalah membantu orang luar. Sedangkan Di Yi Jun Tuan (Korps Pertama) di sana, menyangkut kepentingan langsung Hei Hu Bang (Geng Macan Hitam).”
Hua Wu Shang mendengar Li Xun Hua berkata begitu, tertegun. Tapi dia segera mengerti maksud Li Xun Hua. Dia tidak bisa tidak berkata dengan kagum, “Sepertinya aku selama ini meremehkan Zhao Hai. Hati orang ini benar-benar kejam.”
Li Xun Hua mencibir dingin, “Jika Zhao Hai tidak kejam, dia tidak akan bisa mencapai titik ini. Aku dengar, bocah ini punya bu si sheng wu (makhluk abadi) hingga ratusan ribu. Dan kabarnya bu si sheng wu (makhluk abadi) itu, semuanya dia bunuh sendiri. Coba kau hitung, jika dia tidak kejam, bisa membunuh ratusan ribu orang sekaligus?”
Hua Wu Shang pertama kali mendengar hal ini. Dia segera bertanya, “Ratusan ribu? Semuanya dia bunuh sendiri? Dia tega? Itu ratusan ribu orang. Bahkan jika mereka berdiri di sana diam dibunuh, dia akan kelelahan, kan?”
Li Xun Hua berkata dengan suara dalam, “Kelelahan? Dia tidak akan. Kau lupa, dia adalah seorang hei mo fa shi (penyihir hitam). Saat dia membunuh orang, dia bisa menyuruh bu si sheng wu (makhluk abadi) itu yang membunuh. Dia sendiri tidak perlu bergerak. Tapi itu kurang lebih sama dengan dia sendiri yang membunuh. Tapi menurutku, di mata Zhao Hai, manusia sudah tidak bisa dianggap manusia lagi. Hanyalah alat-alat belaka.”
Hua Wu Shang mengangguk. Di matanya muncul lagi sedikit rasa waspada. Bagaimanapun juga, seorang Xiu Shi (Kultivator) sekokoh apa pun, berhadapan dengan seorang gila yang pernah membunuh ratusan ribu orang dan sama sekali tidak menganggap nyawa manusia sebagai apa pun, juga akan merasa takut.
Li Xun Hua berkata dengan suara dalam, “Hei Hu Bang (Geng Macan Hitam) mendapatkan Zhao Hai, memang keberuntungan mereka. Tapi kita juga harus sedikit perhatikan. Sebelumnya zong men (sekete) kita, bahkan seluruh Xiu Zhen Jie (Alam Kultivasi) terlalu tidak memperhatikan Xiu Shi (Kultivator) dari xia jie (alam bawah). Xiu Shi (Kultivator) xia jie (alam bawah) bukannya tidak ada talenta. Hanya saja talenta-talenta itu tidak digunakan oleh kita. Banyak dari mereka yang langsung mati di Jue Si Tai (Panggung Mati Demi Mati). Sia-sia, terlalu sia-sia. Sepertinya ke depannya kita juga harus memperhatikan orang-orang dari xia jie (alam bawah).”
Hua Wu Shang mengangguk, “Memang. Tidak ada yang menyangka, Zhao Hai yang berasal dari zhan nu (budak perang) bisa mencapai titik sekarang. Hei Hu Bang (Geng Macan Hitam) bahkan karena dia, bisa memiliki situasi sekarang. Apakah Guzhu (Pemimpin Lembah) sekarang mulai memperhatikan talenta dari xia jie (alam bawah)? Tapi sepertinya agak terlambat. Aku dengar, sejak Hei Hu Bang (Geng Macan Hitam) muncul seorang Zhao Hai, mereka hampir tidak pernah lagi ikut Jue Si Tai (Panggung Mati Demi Mati). Semua Xiu Shi (Kultivator) dari xia jie (alam bawah) dibina secara khusus oleh mereka. Sepertinya mereka sudah merasakan manisnya.”
Li Xun Hua tersenyum dan berkata, “Merasa manis itu benar. Tapi talenta seperti Zhao Hai di dunia ini, bagaimanapun juga terlalu sedikit. Hei Hu Bang (Geng Macan Hitam) kali ini sepertinya sia-sia.”
==
Wu~~~!
Suara alarm yang memekik terdengar, semua orang segera bergerak, terbang ke udara, menatap ke kejauhan. Pasukan besar Tian Mo (Iblis) sekali lagi datang menyerang.
Zhao Hai, Hua Wu Shang, dan Li Xun Hua berdiri di sana, memandang pasukan besar Tian Mo Jie (Dunia Iblis) yang perlahan mendekat. Serangan pasukan besar Tian Mo Jie (Dunia Iblis) ini masih sama arogannya seperti sebelumnya, datang dengan gaya yang sombong.
Di belakang ketiganya, pasukan besar Bai Hua Gu (Lembah Seratus Bunga) juga sudah menyiapkan formasi, siap setiap saat menyambut musuh. Namun di samping pasukan besar Bai Hua Gu (Lembah Seratus Bunga), ada juga pasukan yang lebih kecil, hanya sekitar seratus ribu orang. Seratus ribu orang ini semuanya berdiri di sana dengan tenang, meskipun kekuatan mereka tidak kuat, namun formasi mereka rapi, tidak ada yang bergerak sembarangan.
Orang-orang ini adalah Xiu Shi (Kultivator) dari Xiu Zhen Jie (Dunia Kultivasi) yang ikut dengan Zhao Hai ke sini. Setelah menjalani pelatihan selama tiga hari, Xiu Shi (Kultivator) ini sudah mulai menunjukkan kemajuan. Meskipun masih jauh dari standar pasukan dalam benak Zhao Hai, setidaknya dibandingkan dengan pasukan besar Bai Hua Gu (Lembah Seratus Bunga), mereka lebih mirip bentuk pasukan.
Hua Wu Shang dan Li Xun Hua tadi sedang memperhatikan Xiu Shi (Kultivator) Zi You Lian Meng (Aliansi Bebas) itu. Mereka sungguh tidak menyangka, Zhao Hai hanya butuh waktu tiga hari untuk membuat Xiu Shi (Kultivator) itu berubah seperti ini. Ini sungguh di luar dugaan mereka.
Saat ini pasukan besar Tian Mo Jie (Dunia Iblis) seperti biasa mulai membersihkan fa zhen (formasi ajaib) yang dipasang Bai Hua Gu Lian Meng (Aliansi Lembah Seratus Bunga). Kedua belah pihak sekali lagi melakukan latihan serangan dan pertahanan.
Hingga da fa qi (alat ajaib besar) dari Bai Hua Gu Lian Meng (Aliansi Lembah Seratus Bunga) di sini bergerak, kedua belah pihak menarik da fa qi (alat ajaib besar) mereka dari pertempuran. Pasukan besar Tian Mo (Iblis) Tian Mo Jie (Dunia Iblis) menyerbu masuk, barulah pasukan besar kedua belah pihak mulai bertempur.
Dan saat pasukan besar Tian Mo Jie (Dunia Iblis) menyerbu masuk, Zhao Hai melambaikan tangan, menyuruh pasukan Zi You Lian Meng (Aliansi Bebas) juga maju menyerbu. Mereka hanya memiliki seratus ribu orang, namun seratus ribu orang ini dibagi Zhao Hai menjadi regu-regu kecil. Setiap pemimpin regu memiliki alat komunikasi. Melalui alat komunikasi ini, Zhao Hai dapat dengan mudah memimpin regu-regu kecil itu.
Meskipun Hua Wu Shang terus memperhatikan jalannya pertempuran pasukan besar Bai Hua Gu Lian Meng (Aliansi Lembah Seratus Bunga), ia juga sangat memperhatikan pergerakan pasukan Zi You Lian Meng (Aliansi Bebas). Ia ingin melihat seperti apa pasukan terlemah ini saat bertemu pasukan besar Tian Mo (Iblis).
Hua Wu Shang tidak terlalu memperhatikan pertempuran antara Bai Hua Gu Lian Meng (Aliansi Lembah Seratus Bunga) dan pasukan besar Tian Mo (Iblis). Karena ia sangat sadar, lawan tidak akan bisa menerobos masuk. Jadi ia memiliki waktu luang untuk memperhatikan Zi You Lian Meng (Aliansi Bebas) di sana.
Li Xun Hua juga memperhatikan situasi pasukan Zi You Lian Meng (Aliansi Bebas). Sementara Zhao Hai sudah mengikuti pasukan Zi You Lian Meng (Aliansi Bebas) maju ke depan, tidak berada di samping mereka berdua.
Segera pasukan Zi You Lian Meng (Aliansi Bebas) bersentuhan dengan pasukan besar Tian Mo Jie (Dunia Iblis). Zhao Hai tentu tidak akan menyuruh pasukan Zi You Lian Meng (Aliansi Bebas) bertempur mati-matian dengan pasukan besar Tian Mo (Iblis). Itu sama saja mencari maut. Pasukan Zi You Lian Meng (Aliansi Bebas) sekarang tidak mungkin menjadi tandingan pasukan besar Tian Mo (Iblis). Jadi Zhao Hai menyuruh pasukan Zi You Lian Meng (Aliansi Bebas) membentuk gumpalan, seperti gergaji bundar yang terus berputar, menyelinap melewati tepi pasukan besar Tian Mo (Iblis).
Saat pasukan Zi You Lian Meng (Aliansi Bebas) melewati tepi pasukan besar Tian Mo (Iblis), pasukan paling luar juga sempat bertempur dengan pasukan besar Tian Mo (Iblis). Xiu Shi (Kultivator) di bagian terluar ini sejak awal sudah mengeluarkan fa xiang (manifestasi) mereka. Fa xiang (manifestasi) ini bermacam-macam bentuknya, namun semuanya adalah tipe kekuatan.
Sekali lewat, mereka langsung membunuh beberapa ratus orang Tian Mo Jie (Dunia Iblis). Sementara di pasukan Zi You Lian Meng (Aliansi Bebas) juga timbul belasan korban. Kelihatannya ini adalah konflik skala kecil yang paling kecil sekalipun. Tentu saja ini belum selesai. Pasukan Zi You Lian Meng (Aliansi Bebas) menjauh dari pasukan besar Tian Mo (Iblis), melakukan penyesuaian, lalu sekali lagi menyelinap melewati tepi pasukan besar Tian Mo (Iblis). Sekali lagi mereka merenggut beberapa ratus nyawa Tian Mo (Iblis), tentu saja mereka sendiri juga membayar puluhan korban jiwa.
Pertempuran skala kecil seperti ini, seharusnya tidak mungkin menarik perhatian pasukan besar Tian Mo (Iblis) dan Hua Wu Shang. Namun sekarang Hua Wu Shang memperhatikannya. Ia menatap pasukan Zi You Lian Meng (Aliansi Bebas) dengan ekspresi seperti melihat hantu.
Seperti apa kemampuan tempur orang-orang di pasukan Zi You Lian Meng (Aliansi Bebas) itu, ia sangat sadar. Bahkan sekarang mereka mengeluarkan fa xiang (manifestasi), tidak membuat Hua Wu Shang memandang tinggi mereka. Karena fa xiang (manifestasi) yang dikeluarkan orang-orang itu, kebanyakan adalah shou xiang (manifestasi binatang), dan bahkan xiang (manifestasi) kayu tingkat terendah. Tentu tidak mungkin menarik perhatian Hua Wu Shang.
Tapi pasukan yang sama sekali tidak ia pandang ini, setelah dua kali kontak dengan Tian Mo Jie (Dunia Iblis), menciptakan rasio korban satu banding sepuluh. Mereka berhasil membuat pasukan besar Tian Mo (Iblis) kehilangan hampir seribu orang, sementara mereka sendiri hanya membayar lebih dari seratus korban jiwa.
Sementara situasi pertempuran Zhao Hai dan yang lain di sini, juga menarik perhatian pasukan besar Tian Mo (Iblis). Komandan pasukan besar Tian Mo (Iblis) beberapa hari ini sudah terbiasa dengan taktik pertahanan bandel Hua Wu Shang dan yang lain. Dan kemunculan pasukan Zi You Lian Meng (Aliansi Bebas) benar-benar suatu kejutan, suatu variabel. Tentu saja menarik perhatian komandan pasukan besar Tian Mo (Iblis).
Awalnya begitu melihat fa xiang (manifestasi) yang dikeluarkan pasukan Zi You Lian Meng (Aliansi Bebas) semuanya adalah fa xiang (manifestasi) tingkat rendah, dan kekuatan mereka tidak kuat, ia belum menaruh perhatian pada mereka. Menurutnya, kemampuan tempur seperti itu, sama sekali tidak mungkin menjadi ancaman bagi pasukan besar Tian Mo (Iblis) miliknya.
Alasan ia memperhatikan pasukan Zi You Lian Meng (Aliansi Bebas), sepenuhnya ingin melihat bagaimana pasukan yang hanya seratus ribu orang ini akan dikoyak oleh pasukan besarnya. Pertempuran beberapa hari ini membuatnya juga merasa sangat membosankan. Pertahanan Hua Wu Shang dan yang lain yang hampir tidak berubah, membuatnya hanya bisa menyerang seperti sekarang. Adegan seperti ini bahkan tanpa ia pimpin, pasukan besar Tian Mo Jie (Dunia Iblis) juga tahu cara menyerang. Jadi ia ingin melihat bagaimana pasukan Zi You Lian Meng (Aliansi Bebas) akan dimusnahkan.
Namun dua kontak singkat saja sudah mengejutkan komandan pasukan besar Tian Mo (Iblis). Ia sungguh tidak mengerti apa yang sebenarnya terjadi. Mengapa di pasukan besarnya ada hampir seribu Tian Mo (Iblis) mati begitu saja tanpa sebab yang jelas, sementara lawan hanya membayar harga sekecil itu.
Komandan pasukan besar Tian Mo (Iblis) semakin memperhatikan situasi pasukan Zi You Lian Meng (Aliansi Bebas). Ia ingin tahu bagaimana pasukan kecil yang tidak seberapa ini bisa melakukannya. Pada saat yang sama, ia juga memberi perintah kepada pasukan besar Tian Mo (Iblis). Satu pasukan Tian Mo (Iblis) berkekuatan seratus ribu orang terpisah dari pasukan utama, langsung menyerbu ke arah pasukan Zi You Lian Meng (Aliansi Bebas) itu.
Zhao Hai melihat pasukan besar Tian Mo (Iblis) yang menyerbu itu, tersenyum tipis. Sejujurnya ia sungguh tidak menyangka, reaksi komandan lawan ternyata secepat ini.
Namun ia juga sudah siap dari awal. Sejak menyerang pasukan besar Tian Mo (Iblis), ia sudah bersiap. Ia tahu pasukan besar Tian Mo (Iblis) berbeda dengan Xiu Shi (Kultivator). Pasukan besar Tian Mo (Iblis) sudah menjalani pelatihan untuk beberapa waktu. Baik dalam kemampuan tempur maupun kerja sama satu sama lain, dibandingkan dengan pasukan yang terdiri dari Xiu Shi (Kultivator), mereka jauh lebih unggul. Namun ia mengira setelah menyerang tiga atau lima kali, barulah lawan akan bereaksi. Tidak disangka reaksi lawan ternyata secepat ini.
Zhao Hai begitu melihat pasukan besar Tian Mo (Iblis) itu semakin dekat, segera melambaikan tangan. Pasukan besar Zi You Lian Meng (Aliansi Bebas) juga dengan cepat mundur. Meskipun mundur sangat cepat, namun formasi mereka tidak kacau.
Pasukan besar Tian Mo (Iblis) tentu tidak rela Zhao Hai dan yang lain mundur begitu saja. Mereka terus mengejar di belakang. Kedua belah pihak semakin menjauh dari medan perang utama. Hingga sekitar sepuluh li dari medan perang utama, pasukan Zi You Lian Meng (Aliansi Bebas) baru berhenti, mulai membentuk formasi untuk menghadapi musuh.
Pasukan besar Tian Mo (Iblis) setelah mengejar sepuluh li ini, formasi mereka sedikit kacau. Dan mereka sejak lama terbiasa sombong, sama sekali tidak memandang Xiu Shi (Kultivator) di mata. Sekarang melihat Zhao Hai dan yang lain berhenti, pasukan besar Tian Mo (Iblis) tidak berhenti untuk merapikan barisan lalu menyerang. Sebaliknya, mereka langsung menyerbu, seolah ingin sekali mengoyak pasukan Zi You Lian Meng (Aliansi Bebas).
Satu pihak sudah siap dari awal, satu pihak sangat sombong. Begitu kedua belah pihak bersentuhan, pasukan besar Tian Mo (Iblis) segera menderita kerugian. Beberapa ratus orang langsung tewas.
Namun perbedaan kekuatan kedua belah pihak sungguh terlalu besar. Di pihak pasukan besar Tian Mo (Iblis), yang terlemah pun adalah Tian Mo (Iblis) berkekuatan Jin Dan Qi (Tahap Inti Emas). Dan Tian Mo (Iblis) Jin Dan Qi (Tahap Inti Emas), dalam kemampuan tempur, jauh lebih unggul dari Xiu Shi (Kultivator) Jin Dan Qi (Tahap Inti Emas). Sementara Xiu Shi (Kultivator) di pasukan Zi You Lian Meng (Aliansi Bebas), sebagian besar adalah Fa Xiang Qi (Tahap Manifestasi). Saat berhadapan dengan lawan, tentu saja sangat dirugikan. Meskipun Zhao Hai memanfaatkan zhen xing (formasi pertempuran) untuk mengurangi sebagian perbedaan kekuatan, namun perbedaan ini terlalu besar. Perlahan-lahan korban di pasukan Zi You Lian Meng (Aliansi Bebas) meningkat.
Tentu saja, korban di pasukan besar Tian Mo (Iblis) juga sama sekali tidak sedikit. Sekarang rasio korban antara pasukan Zi You Lian Meng (Aliansi Bebas) dan pasukan besar Tian Mo (Iblis) masih sekitar satu banding dua. Namun sekarang rasio ini sedang berubah, berkembang ke arah satu banding satu.
Meskipun begitu, ini tetap sangat mencengangkan. Pasukan seperti apa yang dipimpin Zhao Hai ini, Hua Wu Shang dan komandan pasukan besar Tian Mo (Iblis) sama-sama tahu. Dengan pasukan seperti ini, bisa bertempur melawan pasukan besar Tian Mo (Iblis) hingga seperti ini, ini sungguh di luar dugaan kedua belah pihak.
Pertempuran masih berlanjut. Korban di pasukan besar Tian Mo (Iblis) masih terus bertambah. Sekarang rasio korban kedua belah pihak masih sekitar satu banding satu koma lima. Artinya, setiap dua Xiu Shi (Kultivator) Zi You Lian Meng (Aliansi Bebas) tewas, akan tewas tiga Tian Mo (Iblis). Ini sungguh sangat mencengangkan.
Satu jam berlalu. Di pasukan Zi You Lian Meng (Aliansi Bebas), dua puluh ribu orang tewas. Di antaranya ada hampir lima ribu orang dari Hei Hu Bang (Geng Macan Hitam). Namun orang-orang ini tidak benar-benar tewas, mereka dilindungi oleh yu pai (papan giok) yang diberikan Zhao Hai, dan langsung ditransmisikan kembali ke Hei Hu Bang (Geng Macan Hitam).
Dan dalam satu jam ini, dari seratus ribu pasukan besar Tian Mo (Iblis), hampir setengahnya tewas. Artinya tewas hampir lima puluh ribu orang. Tentu saja Tian Mo (Iblis) yang tewas itu, langsung dimasukkan Zhao Hai ke dalam ruangan, dan berubah menjadi bu si sheng wu (makhluk abadi).
Kematian lima puluh ribu pasukan besar Tian Mo (Iblis) ini, akhirnya membangkitkan kemarahan komandan pasukan besar Tian Mo (Iblis). Sejak bertempur dengan Xiu Shi (Kultivator) hingga sekarang, ia belum pernah menderita kerugian sebesar ini. Selalu korban Xiu Shi (Kultivator) yang lebih besar dari mereka. Kapan korban mereka lebih besar dari Xiu Shi (Kultivator)? Ini adalah aib, aib yang sangat besar!
Karena memiliki pemikiran seperti ini, komandan pasukan besar Tian Mo (Iblis) segera mengirim lagi dua ratus ribu pasukan untuk menghadapi Zhao Hai dan yang lain. Pada saat yang sama, da fa qi (alat ajaib besar) mereka juga mulai melakukan serangan uji coba terhadap formasi da fa qi (alat ajaib besar) Bai Hua Gu (Lembah Seratus Bunga).
Dan qiang zhe (penguasa/ahli) Chang Sheng Qi (Tahap Keabadian) di pasukan besar Tian Mo (Iblis) juga muncul di tengah-tengah pasukan besar Tian Mo (Iblis). Meskipun mereka tidak bertindak, namun ancaman itu sudah sangat jelas. Qiang zhe (penguasa/ahli) Chang Sheng Qi (Tahap Keabadian) dari Bai Hua Gu Lian Meng (Aliansi Lembah Seratus Bunga) di sini juga muncul. Seketika suasana di medan perang menjadi tegang.
Pada saat ini, Hua Wu Shang tidak lagi berani memperhatikan situasi di pihak Zhao Hai. Ia memusatkan seluruh perhatiannya pada pasukan besar Tian Mo (Iblis) di hadapannya. Hua Wu Shang tidak pernah menyangka, pasukan Zi You Lian Meng (Aliansi Bebas) yang tidak ia harapkan ini, akan menimbulkan kekacauan sebesar ini. Sekali bertempur, mereka langsung menewaskan lima puluh ribu orang Tian Mo Jie (Dunia Iblis), bahkan memicu Tian Mo Jie (Dunia Iblis) untuk menyerang besar-besaran. Ini membuatnya sedikit kewalahan.
Zhao Hai juga mendapati pergerakan pasukan besar Tian Mo (Iblis). Ia segera memerintahkan mundur. Pada saat yang sama, ia juga turun tangan. Kali ini Zhao Hai tidak menggunakan Tian Mo Qi Sha Dao (Pedang Pembantaian Tujuh Iblis). Tian Mo Qi Sha Dao (Pedang Pembantaian Tujuh Iblis) meskipun kekuatan pembunuhnya luar biasa, namun lebih cocok digunakan dalam pertempuran individu. Artinya, dua orang bertarung, menggunakan Tian Mo Qi Sha Dao (Pedang Pembantaian Tujuh Iblis) pasti tidak masalah. Bahkan jika orangnya agak banyak, Zhao Hai menggunakan Xing Chen Tai Xu Bian Shen Xing (Bentuk Perubahan Kehampaan Bintang), juga bisa mengeluarkan kekuatan Tian Mo Qi Sha Dao (Pedang Pembantaian Tujuh Iblis). Tapi dalam pertempuran puluhan ribu orang seperti ini, jika ia masih menggunakan Tian Mo Qi Sha Dao (Pedang Pembantaian Tujuh Iblis), itu akan terasa agak tidak sesuai.
Zhao Hai kali ini menggunakan Qian Shou Guan Yin Zhang (Telapak Tangan Guan Yin Seribu Tangan). Qian Shou Guan Yin Zhang (Telapak Tangan Guan Yin Seribu Tangan) meskipun kedengarannya seperti teknik Fo Men (Sekte Buddha), kekuatan pembunuhnya seharusnya tidak terlalu kuat. Namun kekuatan sesungguhnya dari gong fa (metode kultivasi) ini cukup besar. Yang paling utama, gong fa (metode kultivasi) ini adalah metode serangan area luas.
Qian Shou Guan Yin Zhang (Telapak Tangan Guan Yin Seribu Tangan), adalah penggabungan ratusan jenis fa xiang (manifestasi) yang ada pada Zhao Hai, berdasarkan pemahaman Zhao Hai, mempelajari suatu teknik khusus. Saat menggunakan teknik ini, Zhao Hai harus mengeluarkan fa xiang (manifestasi) Guan Yin (Dewi Welas Asih) seribu tangan. Lengan-lengan pada fa xiang (manifestasi) itu akan secara bersamaan melepaskan berbagai qi jin (energi). Bentuk qi jin (energi) itu, sama seperti fa xiang (manifestasi) yang ada pada Zhao Hai. Bisa dibilang Zhao Hai dapat secara bersamaan melepaskan ratusan jenis qi jin (energi). Setiap jenis qi jin (energi) sangat besar, qi jin (energi) itu seukuran fa xiang (manifestasi). Dengan cara ini, qi jin (energi) akan membentuk metode serangan area luas. Cara ini jika digunakan dalam pertempuran individu, tentu akan mudah dipatahkan orang. Karena serangan qi jin (energi) ini adalah serangan area, mudah dipatahkan orang dengan serangan titik untuk membongkar area.
Namun digunakan di medan perang, serangan qi jin (energi) ini sangat cocok. Terutama untuk digunakan mengadang musuh dari belakang, itu paling cocok. Satu serangan mengenai area luas, sudah cukup untuk menghadang pasukan besar lawan.
Pasukan Zi You Lian Meng (Aliansi Bebas) sesuai perintah Zhao Hai, mundur secara tertib. Sementara pasukan besar Tian Mo (Iblis) yang sudah bertempur sengit dengan pasukan Zi You Lian Meng (Aliansi Bebas) cukup lama, tidak menyerang karena kehilangan setengah orang. Sebaliknya, begitu melihat pasukan Zi You Lian Meng (Aliansi Bebas) mundur, dan bala bantuan mereka akan segera tiba, mereka satu per satu seperti keracunan, menyerbu ke arah pasukan Zi You Lian Meng (Aliansi Bebas).
Dan Zhao Hai pada saat ini berdiri di kehampaan, pada saat yang sama menghubungkan fa xiang (manifestasi)-nya. Fa xiang (manifestasi) Guan Yin (Dewi Welas Asih) seribu tangan segera muncul di samping Zhao Hai. Fa xiang (manifestasi) Guan Yin (Dewi Welas Asih) seribu tangan ini membuka kedua matanya, lengan yang tak terhitung jumlahnya serentak melambai ke depan. Berbagai macam qi jin (energi) segera dilepaskan dari lengan-lengan itu.
Qi jin (energi) ini begitu keluar dari lengan fa xiang (manifestasi), segera membesar, tidak lama kemudian berubah menjadi berbagai binatang buas, berbagai setan dan hantu, langsung menyerbu ke arah pasukan besar Tian Mo (Iblis) itu.
Orang-orang pasukan besar Tian Mo (Iblis) tertegun. Ratusan orang tanpa sadar berhenti. Yang lain juga berhenti, segera melepaskan berbagai qi jin (energi), menyambut qi jin (energi) Zhao Hai.
Qi jin (energi) yang dikeluarkan Zhao Hai ini tidak lemah. Sementara di pasukan besar Tian Mo (Iblis) itu, qiang zhe (penguasa/ahli) tingkat Du Jie Qi (Tahap Melampaui Kesengsaraan) yang sebenarnya juga tidak banyak. Tian Mo (Iblis) yang mengejar ini, kebanyakan hanya berkekuatan Yuan Ying Qi (Tahap Bayi Embrio) atau Jin Dan Qi (Tahap Inti Emas). Mereka ingin menghadang qi jin (energi) Zhao Hai, harus mengerahkan seluruh kekuatan. Dengan begitu mereka tentu saja berhenti.
Mereka berhenti, Zhao Hai tidak berhenti. Zhao Hai dalam sekali napas mengeluarkan sepuluh jurus Qian Shou Guan Yin Zhang (Telapak Tangan Guan Yin Seribu Tangan), berhasil menghadang kelima puluh ribu pasukan besar Tian Mo Jie (Dunia Iblis) itu. Setelah itu, ia perlahan mundur. Dan pada saat ini, pasukan Zi You Lian Meng (Aliansi Bebas) sudah kembali ke belakang pasukan besar Bai Hua Gu Lian Meng (Aliansi Lembah Seratus Bunga), benar-benar aman.
==
Satu pedang mampu menahan sejuta prajurit! Zhao Hai membuktikan kebenaran kata-kata ini dengan tindakannya. Dia seorang diri menjadi penghalang, dengan gigih menahan lima puluh ribu pasukan besar Tian Mo jie (dunia Iblis Surgawi).
Saat Zhao Hai kembali ke belakang pasukan besar Bai Hua Gu Lian Meng (Aliansi Lembah Seratus Bunga), pasukan besar Tian Mo (Iblis Surgawi) benar-benar hampir gila. Tapi mereka juga tidak berani melanjutkan serangan, karena jumlah mereka tidak unggul di hadapan pasukan besar Bai Hua Gu (Lembah Seratus Bunga). Jika memaksa menyerang, pada akhirnya pasti akan mati dengan mengenaskan.
Dan orang-orang pasukan besar Tian Mo (Iblis Surgawi) juga mengenali identitas Zhao Hai. Justru karena tahu identitas Zhao Hai, mereka tidak berani sembarangan menyerang. Zhao Hai memimpin di yi jun tuan (korps pertama), hanya dengan seratus ribu pasukan, dengan gigih menahan serangan Mo Li Ke jun tuan (korps) Mo Li Ke, hal itu sudah diketahui orang Tian Mo jie (dunia Iblis Surgawi). Belakangan terdengar Zhao Hai meninggalkan di yi jun tuan (korps pertama), tidak menyangka malah muncul di sini. Bisa dibilang, nama Zhao Hai ini, sekarang di Tian Mo jie (dunia Iblis Surgawi) juga sangat terkenal dan disegani.
Tian Mo zu (ras Iblis Surgawi) suka bertarung, tapi mereka lebih menghormati qiang zhe (penguat). Qiang zhe (penguat) dari suku mana pun, di Tian Mo zu (ras Iblis Surgawi) bisa mendapat penghormatan. Dan Zhao Hai, tidak diragukan lagi adalah qiang zhe (penguat) seperti itu, qiang zhe (penguat) yang layak dihormati oleh Tian Mo zu (ras Iblis Surgawi).
Tapi sama halnya, saat Tian Mo zu (ras Iblis Surgawi) berhadapan dengan Zhao Hai, mereka tidak akan segan-segan. Mereka akan berusaha segala cara untuk membunuh Zhao Hai. Karena menurut Tian Mo zu (ras Iblis Surgawi), mengalahkan seorang qiang zhe (penguat), menjadikan diri sendiri qiang zhe (penguat) yang lebih kuat, adalah tujuan hidup mereka, sekaligus bentuk penghormatan pada seorang qiang zhe (penguat).
Pasukan besar Tian Mo (Iblis Surgawi) mundur, tapi hati Hua Wushang dan yang lain tidak bisa tenang. Hua Wushang dan mereka benar-benar terlalu terkejut. Kemampuan tempur yang ditunjukkan Zhao Hai dan pasukan Zi You Lian Meng (Aliansi Bebas) membuat mereka malu.
Pasukan Zi You Lian Meng (Aliansi Bebas), kekuatannya secara umum lebih rendah dari pasukan Bai Hua Gu Lian Meng (Aliansi Lembah Seratus Bunga), tapi hasil pertempurannya tidak bisa disamakan. Zi You Lian Meng (Aliansi Bebas) hanya dengan korban dua puluh ribu orang, berhasil melenyapkan lima puluh ribu Tian Mo jie (dunia Iblis Surgawi). Rasio korban seperti ini, sungguh mengejutkan.
Sekarang Hua Wushang dan Li Xunhua baru mengerti kenapa Zhao Hai bisa mengalahkan Tian Mo zu (ras Iblis Surgawi). Tangguh, terlalu tangguh. Sekelompok xiu shi (kultivator) yang didominasi fa xiang qi (Fase Manifestasi Dharma), di tangan Zhao Hai bisa mengeluarkan kemampuan tempur begini. Kalau sekelompok xiu shi (kultivator) jin dan qi (Fase Inti Emas) ke atas, di tangan Zhao Hai akan sekuat apa? Sungguh patut dinantikan.
Setelah Hua Wushang mengatur urusan pasukan besar Bai Hua Gu Lian Meng (Aliansi Lembah Seratus Bunga), dia segera menemui Zhao Hai. Dan saat ini Zhao Hai sedang memeriksa pasukan Zi You Lian Meng (Aliansi Bebas) di sana, mengobati beberapa xiu shi (kultivator) yang terluka. Jenazah xiu shi (kultivator) yang gugur juga sudah dimasukkan Zhao Hai ke dalam kong jian dai (tas ruang), diberikan pada xiu shi (kultivator) lain dari zong men (sekret) mereka.
Saat Hua Wushang datang menemui Zhao Hai, Zhao Hai juga baru selesai menangani urusan di tangannya. Begitu Hua Wushang melihat Zhao Hai, dari jauh dia sudah berseru pada Zhao Hai, “Zhao shidi (saudara seperguruan junior), hahaha, bagus! Pertempuran hari ini sungguh memuaskan, terlalu memuaskan!”
Zhao Hai menoleh ke belakang melihat Hua Wushang, tersenyum tipis, menangkupkan tangan pada Hua Wushang, “Hua shixiong (saudara seperguruan senior), kenapa repot-repot datang sendiri menjemput adik? Urusan di sini sudah kubereskan, kita kembali bicara.”
Hua Wushang mengangguk, lalu mengajak Zhao Hai terbang menuju dong fu (gua abode)-nya. Sambil terbang, dia berkata, “Zhao shidi (saudara seperguruan junior), kamu tidak tahu, hari ini kalian bertempur luar biasa. Di sini, sudah sekian lama, belum pernah ada kemenangan besar sememuaskan ini. Saya ingin lihat, sekarang para Tian Mo zu (ras Iblis Surgawi) itu, apakah masih berani meremehkan kita.”
Zhao Hai tersenyum tipis, “Hua shixiong (saudara seperguruan senior) terlalu memuji.”
Hua Wushang melambaikan tangan, “Bukan memuji, saya bicara jujur. Ayo, Li shixiong (saudara seperguruan senior) sudah menunggu kita. Hari ini saya keluarkan semua Bai Hua Niang (Arak Seratus Bunga) saya. Kita minum dengan senang.”
Zhao Hai tersenyum mengiyakan. Mereka berdua saat ini sudah sampai di depan pintu dong fu (gua abode) Hua Wushang. Li Xunhua sedang berdiri di sana menunggu mereka. Begitu melihat mereka datang, Li Xunhua segera menyambut, menarik Zhao Hai, tertawa keras, “Zhao shidi (saudara seperguruan junior), hebat! Cara bertempurmu hebat! Cepat, silakan masuk.”
Ketiganya masuk ke dong fu (gua abode) Hua Wushang. Setelah duduk, Hua Wushang dengan wajah bersemangat berkata, “Zhao shidi (saudara seperguruan junior), kamu hebat! Sejak perang dimulai, pasukan besar Tian Mo (Iblis Surgawi) belum pernah menderita kekalahan sebesar ini. Lihat wajah mereka, seperti ingin memakanmu, hahaha, memuaskan, terlalu memuaskan!”
Zhao Hai tersenyum, “Bukan apa-apa, cuma sedikit memanfaatkan kecerobohan musuh. Para Tian Mo jie (dunia Iblis Surgawi) itu, melihat yang kupimpin kebanyakan xiu shi (kultivator) fa xiang qi (Fase Manifestasi Dharma), jadi mereka tidak menganggap serius, makanya menderita kekalahan besar.”
Hua Wushang menggeleng, “Belum tentu. Para Tian Mo jie (dunia Iblis Surgawi) itu seperti apa, saya sangat paham. Kekuatan mereka tidak lemah. Meskipun awalnya meremehkan, kemudian mereka mengirim seratus ribu orang untuk menghadapi kalian, itu sudah sangat memperhatikan. Kalian masih bisa melenyapkan lima puluh ribu orang mereka, itu sudah sangat hebat.”
Li Xunhua juga mengangguk, “Betul. Kemudian mereka sama sekali tidak menyisakan kekuatan. Kalian dalam situasi begitu, masih bisa melenyapkan lima puluh ribu orang mereka, sungguh sangat hebat.”
Zhao Hai tersenyum tipis, “Para petinggi Tian Mo jie (dunia Iblis Surgawi) memperhatikan kita, tapi belum tentu para Tian Mo (Iblis Surgawi) biasa juga memperhatikan kita. Para Tian Mo (Iblis Surgawi) biasa, yang terlemah pun berkekuatan Jin Dan qi (Fase Inti Emas). Dan kemampuan tempur Tian Mo (Iblis Surgawi), dibanding xiu shi (kultivator), masih lebih unggul. Jadi para Tian Mo (Iblis Surgawi) biasa itu tetap tidak terlalu menganggap kita serius. Kalian pasti juga memperhatikan, saat kita berhenti merapikan barisan, bersiap melawan mereka, mereka bahkan tanpa merapikan barisan, langsung menyerbu. Kalau begini tidak menderita kekalahan, aneh.”
Hua Wushang dan Li Xunhua sama-sama mengangguk. Mereka dengar Zhao Hai bicara begini, meskipun masih agak terkejut dengan pencapaian Zhao Hai, tapi hati mereka sedikit lebih lega. Ini juga wajar sebagai manusia. Kadang-kadang manusia memang begitu, melihat orang yang lebih unggul darinya, selalu mencari berbagai alasan untuk membuktikan bahwa keunggulannya disebabkan faktor lain, bukan karena dirinya sendiri. Seolah-olah dengan begitu mereka merasa lebih baik. Hua Wushang dan Li Xunhua juga begitu.
Li Xunhua mengangkat gelas, berseru keras, “Bagaimanapun, menang melawan Tian Mo jie (dunia Iblis Surgawi) itu selalu hal baik. Mari, kita minum!” Zhao Hai dan Hua Wushang juga mengangkat gelas, lalu meneguknya.
Setelah minum segelas, Hua Wushang menghela napas, “Kali ini meskipun bertempur sangat memuaskan, tapi dengan watak Tian Mo zu (ras Iblis Surgawi), pasti akan membalas dendam. Kita harus bersiap lebih awal.”
Zhao Hai dan Li Xunhua juga mengangguk. Li Xunhua berkata dengan suara berat, “Tian Mo zu (ras Iblis Surgawi) kali ini menderita kekalahan besar, pasti tidak akan tinggal diam. Aku rasa serangan kedua mereka akan segera datang.”
Zhao Hai berkata dengan suara berat, “Kali ini mereka datang, pasti akan lebih memperhatikan kita. Kalau begitu, pertempuran akan sulit. Pasukan yang kubawa terbatas. Kalau mereka datang dengan jumlah terlalu banyak, mungkin kita tidak akan mampu mengancam mereka.”
Hua Wushang dan Li Xunhua sama-sama mengangguk. Mereka juga tahu situasi Zhao Hai sekarang. Zhao Hai memang karena jumlah pasukan di tangannya terlalu sedikit. Meskipun bisa menimbulkan kerusakan pada Tian Mo zu (ras Iblis Surgawi), tapi karena jumlah pasukan sedikit, korban yang ditimbulkan terbatas.
Hua Wushang dan Li Xunhua saling pandang, tapi tidak berkata apa-apa. Kalau bukan untuk melemahkan kekuatan Zi You Lian Meng (Aliansi Bebas), mereka sebenarnya ingin menyerahkan pasukan untuk dipimpin Zhao Hai. Kalau begitu, saat mereka berhadapan dengan Tian Mo jie (dunia Iblis Surgawi), situasi pasti akan berubah. Tapi sekarang tidak bisa.
Kemampuan memimpin Zhao Hai, Hua Wushang dan Li Xunhua sudah tidak ragu lagi. Jika mereka menyerahkan pasukan untuk dipimpin Zhao Hai, Zhao Hai mungkin dalam waktu singkat bisa mengalahkan pasukan besar Tian Mo (Iblis Surgawi) di hadapan mereka. Kalau begitu, bagi Bai Hua Gu Lian Meng (Aliansi Lembah Seratus Bunga), belum tentu hal baik.
Bai Hua Gu Lian Meng (Aliansi Lembah Seratus Bunga) sekarang meskipun Bai Hua Gu (Lembah Seratus Bunga) yang berkuasa, itu dalam situasi adanya tekanan besar dari Tian Mo jie (dunia Iblis Surgawi). Begitu tekanan besar dari Tian Mo jie (dunia Iblis Surgawi) hilang, apakah Bai Hua Gu Lian Meng (Aliansi Lembah Seratus Bunga) masih akan ada? Meskipun ada, apakah masih punya kekuasaan sebesar sekarang, itu tidak bisa dipastikan.
Ditambah lagi, Bai Hua Gu (Lembah Seratus Bunga) ingin mendapat hak bicara lebih besar di Bei Yi Zhou (Wilayah Aneh Utara), pasti harus melemahkan kekuatan zong men (sekret) lain. Baik Heihu Bang (Geng Harimau Hitam) maupun xiao zong men (sekret kecil) lainnya, sama saja. Jadi sekarang tidak bisa menyerahkan komando pada Zhao Hai.
Tapi Hua Wushang tetap menoleh pada Zhao Hai, “Zhao shidi (saudara seperguruan junior), bagaimana kalau kubilang pada zong men (sekret), minta zong men (sekret) memilih beberapa xiu shi (kultivator) berkemampuan lumayan untuk ditambahkan, biar mereka juga bergabung dengan pasukanmu. Bagaimana menurutmu?”
Zhao Hai menggeleng, tersenyum pahit, “Tidak berguna. Pasukan sekarang punya kemampuan tempur begini, hasil dari pelatihan. Kalau ada orang baru, aku harus melatih ulang. Tapi saat itu, aku belum tentu bisa memimpin mereka seperti sekarang. Kalau tidak bisa memimpin mereka seperti sekarang, mereka akan kacau. Saat berhadapan dengan pasukan besar Tian Mo (Iblis Surgawi), akan rugi. Jadi sekarang mengirim orang tambahan juga percuma.”
Hua Wushang mengangguk, tidak bicara lagi. Ucapannya tadi cuma ujian, bukan benar-benar mau mengirim pasukan untuk Zhao Hai. Meskipun Zhao Hai setuju, dia juga akan mencari berbagai alasan menolak, tidak akan mengirim orang lagi.
Niat kecil Hua Wushang itu, mana mungkin bisa menyembunyikan dari Zhao Hai. Jadi Zhao Hai langsung menolak. Sejujurnya, sekarang Zhao Hai malah ingin cepat kembali ke Heihu Bang (Geng Harimau Hitam). Di sini benar-benar terlalu membosankan.
Lagipula, situasi di di yi jun tuan (korps pertama) juga sudah diketahui Zhao Hai. Meskipun sekarang di yi jun tuan (korps pertama) tidak menderita kerugian, tapi sudah tidak seperti dulu bisa berimbang dengan pasukan besar Tian Mo (Iblis Surgawi) milik Mo Li Ke. Sedang perlahan beralih ke arah pertahanan total.
Tapi Tie Ying mengurusnya dengan sangat stabil. Dia bertahan sangat kokoh, tidak memberi Mo Li Ke sedikit pun kesempatan. Ini juga membuat Zhao Hai lega. Asalkan di yi jun tuan (korps pertama) tidak ada masalah, semuanya baik-baik saja.
Lagipula, kali ini Zhao Hai datang mendukung Bai Hua Gu (Lembah Seratus Bunga), pertama agar Bai Hua Gu (Lembah Seratus Bunga) tenang terhadap Heihu Bang (Geng Harimau Hitam), kedua agar kerugian di yi jun tuan (korps pertama) lebih besar, sekali lagi melemahkan kekuatan zong men (sekret) lain. Meskipun melakukan ini agak berdarah dingin, tapi demi masa depan Heihu Bang (Geng Harimau Hitam), ini harus dilakukan.
Mereka bertiga minum lagi sebentar, Zhao Hai baru pamit pergi. Tapi Li Xunhua tidak pergi. Setelah Zhao Hai pergi, Li Xunhua baru menoleh pada Hua Wushang, “Wu Shang, Zhao Hai ini terlalu tangguh. Bagaimana pendapatmu?”
Hua Wushang berpikir sejenak, lalu berkata dengan suara berat, “Suruh dia secepatnya kembali ke Heihu Bang (Geng Harimau Hitam). Dia tinggal di sini, akan membuat zong men (sekret) lain tidak puas pada kita. Aku juga khawatir di yi jun tuan (korps pertama) Zi You Lian Meng (Aliansi Bebas) tanpanya, tidak akan bisa menahan serangan pasukan besar Tian Mo (Iblis Surgawi). Kalau Heihu Bang (Geng Harimau Hitam) benar-benar dihancurkan, bagi kita bukan hal baik.”
Li Xunhua mengangguk, setuju dengan perkataan Hua Wushang.
==
Zhao Hai menatap layar, di layar itu sedang ditampilkan percakapan Hua Wu Shang dan Li Xun Hua. Begitu mendengar keduanya berkata demikian, Zhao Hai tidak bisa tidak tersenyum. Sekarang dia tentu saja ingin kembali ke Di Yi Jun Tuan (Korps Pertama), tidak disangka, Hua Wu Shang dan mereka juga begitu menginginkannya kembali, ini lebih baik.
Zhao Hai menghela napas, bergumam, “Kedua makhluk ini, cukup menarik. Apa yang aku pikirkan, mereka justru mendukungnya. Hehe.”
Lao La tertawa, “Hai Ge, ini juga tidak buruk, setidaknya tidak perlu kamu mencari alasan. Oh ya, pasukan besar Tian Mo (Iblis) di seberang sana sedang hendak bergerak, bagaimana rencanamu?”
Zhao Hai tersenyum tipis, “Kalau orang-orang itu tidak kehilangan sedikit, bagaimana bisa ada alasan untuk pergi. Saat pertempuran besar berikutnya, pasukan Tian Mo (Iblis) akan memperhatikan kita, korban di pihak sana pasti besar. Tepat bisa memanfaatkan kesempatan ini untuk meninggalkan tempat ini. Aku juga harus kembali ke Di Yi Jun Tuan (Korps Pertama). Kalau tidak segera kembali, semangat pasukan Di Yi Jun Tuan (Korps Pertama) mungkin akan buyar.”
Lao La tersenyum tipis, “Di Yi Jun Tuan (Korps Pertama) tidak mudah dikalahkan. Tapi kembali melihat-lihat juga baik. Beberapa hari ini kerugian Di Yi Jun Tuan (Korps Pertama) tidak sedikit. Kalau kamu tidak segera kembali, kerugian Di Yi Jun Tuan (Korps Pertama) akan terlalu besar. Apakah bisa bertahan dari serangan Tian Mo Jie (Alam Iblis) sungguh sulit dipastikan.”
Zhao Hai mengangguk, berkata dengan suara berat, “Kembali juga untuk memberi pelajaran pada pasukan besar Tian Mo (Iblis) di seberang, membuat mereka sedikit patuh.”
Lao La berkata dengan suara berat, “Akhir-akhir ini aku memperhatikan, di markas Bai Hua Gu Lian Meng (Aliansi Lembah Seratus Bunga) ini, ada banyak xiu shi (kultivator) yang sangat tidak puas dengan strategi bertahan total Bai Hua Gu Lian Meng (Aliansi Lembah Seratus Bunga) ini. Hai Ge, menurutku saat kita pergi, kita bisa membawa beberapa orang.”
Zhao Hai mendengar Lao La berkata demikian, tertegun sejenak, lalu segera berkata dengan suara berat, “Ada hal seperti ini? Tampilkan biar aku lihat.” Lao La mengiyakan, menoleh ke Cai Er, Cai Er menunjuk ke layar, layar segera menampilkan beberapa gambar. Gambar-gambar ini adalah dong fu (gua kediaman) di markas Bai Hua Gu Lian Meng (Aliansi Lembah Seratus Bunga), di dalam dong fu itu ada beberapa xiu shi (kultivator).
Lalu gambar demi gambar diputar, Zhao Hai baru mengerti, xiu shi (kultivator) ini semuanya adalah xiu shi dari xiao zong men (sekter kecil), kekuatan mereka juga tidak terlalu kuat. Beberapa hanya Jin Dan qi (Tahap Inti Emas), beberapa hanya Yuan Ying qi (Tahap Bayi Abadi), Du Jie qi (Tahap Menembus Batas) sangat sedikit. Tapi yang sama, xiu shi ini memiliki musuh bebuyutan dengan Tian Mo zu (suku Iblis).
Beberapa xiu shi ini ada yang keluarganya dibunuh oleh Tian Mo zu (suku Iblis), ada juga yang zong men (sekter)nya dimusnahkan Tian Mo zu, mereka sendiri lolos dengan selamat. Mereka semua sangat membenci Tian Mo zu, sangat ingin segera bertarung mati-matian dengan Tian Mo zu.
Tapi sekarang Bai Hua Gu Lian Meng (Aliansi Lembah Seratus Bunga) di sini menerapkan strategi bertahan total. Jangan bicara mencari balas dendam pada Tian Mo zu, mereka setiap hari hanya bisa menunggu Bai Hua Gu (Lembah Seratus Bunga) menyerang mereka. Bagi mereka yang penuh dendam, ini sungguh sangat menyesakkan.
Justru karena ini, banyak xiu shi (kultivator) setelah melihat cara bertarung Zhao Hai melawan Tian Mo zu (suku Iblis), merasa tertarik. Mereka semakin banyak mengeluh tentang pertahanan pasif Bai Hua Gu (Lembah Seratus Bunga).
Tentu saja mereka tidak berani mengeluh secara terbuka, hanya bicara di belakang, mengeluh pada teman-teman mereka. Tapi ini diketahui oleh Lao La dan yang lainnya yang memantau markas.
Zhao Hai menatap xiu shi (kultivator) di layar, lalu berkata pada Cai Er dan yang lainnya dengan suara berat, “Kalian amati dengan saksama, pilih beberapa yang bisa didekati. Aku akan menemui mereka. Kekuatan orang-orang ini tidak lemah, jauh lebih kuat dari san xiu (kultivator liar). Kalau bisa membawa mereka ke Hei Hu Bang (Geng Macan Hitam), bantuannya bagi Hei Hu Bang akan sangat besar.”
Lao La mengangguk, lalu menoleh ke Zhao Hai, “Hai Ge, bagaimana menurutmu, apakah perlu juga memberi chuan song pai (tanda pemindahan) kepada xiu shi Hei Hu Bang di Di Yi Jun Tuan (Korps Pertama)?”
Zhao Hai mendengar Lao La berkata demikian, berpikir sejenak, lalu berkata dengan suara berat, “Saatnya juga sudah cukup. Seharusnya sekarang tidak ada yang akan mencurigai kita lagi. Baik, Cai Er, kau siapkan chuan song pai (tanda pemindahan). Nanti setelah aku kembali, segera berikan pada mereka.”
Cai Er mengiyakan. Zhao Hai menatap layar, lalu berkata dengan suara berat, “Sekarang pasukan besar Tian Mo (Iblis) di seberang sana mungkin tidak lama lagi akan menyerang. Kita juga harus bersiap.”
Lao La tersenyum tipis, “Kita tidak perlu bersiap apa-apa. Tapi Hai Ge, kau harus bersiap. Xiu shi (kultivator) yang ikut denganmu kali ini, mungkin akan banyak yang gugur. Jangan sampai hatimu luluh.”
Zhao Hai tertawa, “Luluh apanya? Bagaimanapun juga xiu shi Hei Hu Bang (Geng Macan Hitam) sudah diberi chuan song pai (tanda pemindahan). Hidup mati orang lain, apa hubungannya denganku.”
Cai Er dan beberapa yang lain tertawa kecil, tidak bicara lagi. Sejujurnya, hidup mati xiu shi lain, memang tidak pernah dipedulikan Lao La dan mereka. Mengikuti Zhao Hai selama ini, sudah sering melihat hidup mati. Hidup mati orang lain, bagi Lao La dan mereka, seperti kematian karakter dalam permainan, sama sekali tidak terasa.
Zhao Hai terus beristirahat di kong jian (ruang). Sedangkan xiu shi Zi You Lian Meng (Aliansi Bebas) lainnya merasa sangat senang. Meskipun kali ini kerugian mereka juga tidak sedikit, tapi mereka bertempur dengan sangat baik. Setidaknya di mata mereka, mereka bertempur jauh lebih baik dari xiu shi Bai Hua Gu (Lembah Seratus Bunga).
Xiu shi juga punya rasa hormat, ini juga masalah muka. Xiu shi lebih mementingkan muka daripada orang biasa. Justru karena ini, xiu shi lebih menghargai kehormatan. Tindakan Bai Hua Gu Lian Meng (Aliansi Lembah Seratus Bunga) seperti ini, di mata xiu shi itu, sungguh sangat memalukan. Terutama bagi xiu shi Zi You Lian Meng (Aliansi Bebas).
Xiu shi Zi You Lian Meng (Aliansi Bebas) ini, setelah bertempur melawan Tian Mo zu (suku Iblis) sekali, dalam hati mereka sudah timbul sedikit perubahan halus. Bagi orang Zi You Lian Meng (Aliansi Bebas), orang Tian Mo zu (suku Iblis) sama sekali tidak mereka pandang. Artinya, orang-orang ini sudah sedikit sombong.
Kesombongan bagi seorang prajurit bukanlah hal baik. Tapi bagi satu pasukan, kadang kesombongan juga hal baik. Tergantung apakah kau bisa mengarahkannya dengan tepat. Kalau diarahkan dengan baik, kesombongan bisa berubah menjadi suatu karakter, menjadi jiwa pasukan ini. Semua prajurit dalam pasukan ini, demi mempertahankan kesombongan ini, akan bertempur mati-matian membunuh musuh. Penampilan mereka akan membuat pasukan ini semakin sombong.
Sekarang xiu shi Zi You Lian Meng (Aliansi Bebas) ini sudah mulai merasakan sedikit perasaan itu. Jika pada saat ini, Zhao Hai bisa muncul ke permukaan untuk mengarahkan mereka, maka orang-orang ini akan menjadi prajurit terbaik. Hanya saja Zhao Hai tidak melakukan itu.
Xiu shi ini sekarang berasal dari berbagai zong men (sekter), tidak semuanya setia pada Hei Hu Bang (Geng Macan Hitam). Jika Zhao Hai benar-benar melakukan sesuatu pada orang-orang ini, maka nanti saat orang-orang ini hidup kembali ke zong men (sekter) masing-masing, mungkin saja diketahui oleh zong men (sekter) itu. Itu sama sekali tidak menguntungkan Hei Hu Bang.
Zhao Hai benar-benar seorang pragmatis. Hal yang tidak menguntungkan tidak akan dia lakukan. Jadi Zhao Hai tidak mengatakan apa-apa pada orang-orang itu. Karena Zhao Hai sangat paham, mungkin besok orang-orang ini akan mati semua di medan perang.
Benar saja seperti yang diduga Zhao Hai, sekarang pasukan besar Tian Mo (Iblis) di seberang Bai Hua Gu (Lembah Seratus Bunga) sudah mulai bergerak. Kali ini menderita kekalahan di tangan Zhao Hai, membuat orang Tian Mo zu (suku Iblis) itu merasa terhina. Justru karena ini, makhluk-makhluk Tian Mo zu itu ingin membalas dendam.
Keesokan harinya pasukan besar Tian Mo (Iblis) sekali lagi dikerahkan. Kali ini jumlah pasukan besar Tian Mo (Iblis) yang dikerahkan cukup banyak, sekitar empat juta orang. Ini benar-benar operasi militer skala besar.
Bai Hua Gu Lian Meng (Aliansi Lembah Seratus Bunga) di sini juga sudah mendapat kabar lebih awal. Mereka segera bergerak, bersiap untuk bertahan. Mereka belum punya keberanian untuk menyerang secara aktif.
Sampai sekitar pukul sembilan pagi, pasukan besar Tian Mo Jie (Alam Iblis) benar-benar datang. Kali ini pasukan besar Tian Mo (Iblis) yang datang adalah empat juta orang, memenuhi langit dan bumi, pemandangannya saja sudah membuat kulit kepala merinding.
Begitu pasukan besar Tian Mo Jie (Alam Iblis) muncul, mereka segera melancarkan serangan. Masih seperti sebelumnya, da fa qi (Alat Besar) digunakan untuk membersihkan fa li (kekuatan sihir), sementara Chang Sheng qi qiang zhe (Kultivator Tahap Keabadian yang kuat) berjaga di belakang.
Alasan Chang Sheng qi Tian Mo (Iblis Tahap Keabadian) ini tidak bertindak, adalah karena Tian Mo zu (suku Iblis) dan xiu zhen jie (dunia kultivasi) sudah mencapai kesepakatan diam-diam. Meskipun kedua belah pihak tidak mengatakan apa-apa, tapi kedua belah pihak hampir bersamaan tidak lagi mengerahkan Chang Sheng qi qiang zhe (Kultivator Tahap Keabadian yang kuat) untuk bertempur mati-matian. Karena kehilangan satu Chang Sheng qi qiang zhe, bagi wei mian (bidang dimensi) mana pun, bukanlah hal sepele. Jadi Chang Sheng qi qiang zhe kedua belah pihak tidak ikut serta dalam aksi. Mereka lebih banyak menjadi peran yang duduk di belakang, seperti senjata nuklir di Bumi, tidak bisa digerakkan sembarangan.
Sekarang pasukan Zi You Lian Meng (Aliansi Bebas) juga membentuk pasukan sendiri, berdiri tenang di sana. Kalau diamati lebih saksama, akan terlihat bahwa di tubuh mereka sudah terpancar sedikit sha qi (amukan pembunuh).
Tapi Zhao Hai tidak mengira mereka sudah bisa melawan pasukan besar Tian Mo Jie (Alam Iblis). Xiu shi ini baru sekali turun medan perang. Mereka masih banyak yang harus dipelajari. Setidaknya mereka, dibanding Di Yi Jun Tuan (Korps Pertama), masih kalah jauh.
Kali ini da fa qi (Alat Besar) yang dikerahkan Tian Mo Jie (Alam Iblis) juga tidak sedikit. Bai Hua Gu (Lembah Seratus Bunga) di sini juga terpaksa mengerahkan lebih banyak da fa qi untuk melawan, memojokkan da fa qi Tian Mo Jie (Alam Iblis) ke samping, memaksa mereka keluar dari pertempuran.
Semua tampak tidak ada bedanya dengan sebelumnya. Pasukan besar Tian Mo Jie (Alam Iblis) mulai menyerang, pihak Bai Hua Gu (Lembah Seratus Bunga) mulai melawan. Hanya saja kali ini serangan pasukan besar Tian Mo Jie (Alam Iblis) lebih gencar, jumlah orang juga lebih banyak.
Begitu pertempuran dimulai, Zhao Hai segera melambaikan tangan. Pasukan Zi You Lian Meng (Aliansi Bebas) segera maju. Dibandingkan dengan jumlah pasukan besar Tian Mo Jie (Alam Iblis) dan Bai Hua Gu Lian Meng (Aliansi Lembah Seratus Bunga) yang sangat besar, pasukan Zi You Lian Meng (Aliansi Bebas) seperti kacang di samping semangka, tidak mencolok. Tapi kali ini taktik yang mereka gunakan sama dengan yang pertama. Begitu maju, mereka langsung menyerang dari sisi pinggir.
Tapi Tian Mo zu (suku Iblis) juga bersiap sangat matang. Lima ratus ribu pasukan segera menyerbu ke arah pasukan Zi You Lian Meng (Aliansi Bebas). Melihat situasi ini Zhao Hai tahu, pasukan besar Tian Mo (Iblis) pasti ingin melenyapkan mereka. Dia segera memerintahkan pasukan Zi You Lian Meng (Aliansi Bebas) untuk merapat ke arah pasukan besar Bai Hua Gu Lian Meng (Aliansi Lembah Seratus Bunga).
Tapi jelas, pasukan besar Tian Mo (Iblis) tidak ingin mereka mundur begitu cepat. Lima ratus ribu pasukan itu bergerak cepat, membuntuti pasukan Zi You Lian Meng (Aliansi Bebas) dengan erat.
Melihat situasi ini, Zhao Hai terpaksa memerintahkan pasukan Zi You Lian Meng (Aliansi Bebas) untuk bertempur sambil mundur. Sementara pasukan besar Tian Mo (Iblis) terus mengejar di belakang. Nyawa para pejuang di kedua belah pihak seolah menjadi tidak berharga. Satu per satu nyawa direbut tanpa ampun. Jumlah pasukan Zi You Lian Meng (Aliansi Bebas) terus berkurang, dari awalnya seratus dua puluh ribu, perlahan menjadi seratus sepuluh ribu, seratus ribu, sembilan puluh ribu, delapan puluh ribu… .
Pasukan besar Tian Mo zu (suku Iblis) juga tidak mendapat untung. Meskipun mereka bersiap matang, rasio korban mereka mungkin tidak lebih sedikit dari pasukan Zi You Lian Meng (Aliansi Bebas). Perlu diketahui, kali ini pasukan lima ratus ribu orang Tian Mo zu ini, semuanya terdiri dari Tian Mo (Iblis) di atas Yuan Ying qi (Tahap Bayi Abadi), kemampuan tempurnya luar biasa.
==
Zhao Hai dapat melihat, pasukan kecil Tian Mo (Iblis Surgawi) yang menangani pasukan Zi You Lian Meng (Aliansi Kemerdekaan) ini, dibentuk secara khusus oleh Tian Mo Zu (Suku Iblis Surgawi), khusus untuk menangani mereka.
Mengenai cara Tian Mo Zu (Suku Iblis Surgawi) ini, Zhao Hai bisa memahaminya. Kemarin mereka membuat Tian Mo Zu (Suku Iblis Surgawi) kewalahan, tentu saja makhluk-makhluk Tian Mo Zu (Suku Iblis Surgawi) itu tidak terima. Yang paling penting tentu saja masalah semangat juang. Pasukan besar Tian Mo (Iblis Surgawi) berjumlah beberapa juta. Jika sampai beberapa juta orang ini tahu, mereka ternyata menderita kekalahan di tangan satu tim kecil Xiu Shi (Kultivator) yang sebagian besar terdiri dari Xiu Shi (Kultivator) tahap Fa Xiang Qi (tahap Wujud Hukum), itu akan sangat mempengaruhi semangat juang pasukan besar Tian Mo (Iblis Surgawi).
Dan jika tim kecil ini terus ada, akan membuat semangat juang dunia kultivasi meningkat. Ini bukan hal baik bagi Tian Mo Jie (Dunia Iblis Surgawi). Jadi untuk menangani Zhao Hai dan yang lainnya, pasukan besar Tian Mo (Iblis Surgawi) membentuk tim tempur kecil ini, harus dalam waktu sesingkat mungkin, menghabisi pasukan Zi You Lian Meng (Aliansi Kemerdekaan).
Zhao Hai juga mengerti pemikiran pasukan besar Tian Mo (Iblis Surgawi). Namun melihat para Xiu Shi (Kultivator) itu gugur, dia tidak menunjukkan banyak ekspresi. Dia hanya dengan dingin mengamati semua itu.
Jumlah pasukan Zi You Lian Meng (Aliansi Kemerdekaan) masih berkurang dengan cepat. Sementara pasukan aliansi Bai Hua Gu (Lembah Seratus Bunga) milik Hua Wu Shang dan yang lainnya sama sekali tidak menunjukkan niat untuk menyelamatkan. Sepertinya mereka ingin melihat pasukan Zi You Lian Meng (Aliansi Kemerdekaan) dimusnahkan.
Pertempuran berlangsung selama lebih dari empat jam. Jumlah pasukan Zi You Lian Meng (Aliansi Kemerdekaan) telah berkurang dari semula lebih dari seratus dua puluh ribu orang menjadi lebih dari tiga puluh ribu orang. Bisa dibilang sudah hancur total.
Pada saat ini Zhao Hai pun turun tangan. Kali ini yang dia gunakan bukanlah Qian Shou Guan Yin Zhang (Telapak Tangan Guan Yin Seribu Tangan), melainkan Tian Mo Qi Sha Dao (Pedang Tujuh Pembunuhan Iblis Surgawi) yang asli. Kekuatan membunuh dari ilmu pedang ini sangat besar. Pasukan besar Tian Mo (Iblis Surgawi) terpaksa membagi sebagian besar orangnya untuk menghadapinya.
Saat ini Hua Wu Shang mungkin juga merasa waktunya sudah tepat. Dia sangat sadar, jika Zhao Hai benar-benar mati di sini, maka Hei Hu Bang (Geng Harimau Hitam) mungkin akan bertarung mati-matian dengan mereka. Jadi dia segera mengirim satu tim kecil untuk menyelamatkan pasukan Zi You Lian Meng (Aliansi Kemerdekaan).
Waktu berlalu sedikit demi sedikit, satu jam lagi berlalu. Sekarang pasukan Zi You Lian Meng (Aliansi Kemerdekaan) hanya tersisa lebih dari dua puluh ribu orang. Namun pasukan besar Tian Mo (Iblis Surgawi) akhirnya berhasil dipukul mundur. Pasukan Zi You Lian Meng (Aliansi Kemerdekaan) akhirnya bisa kembali ke belakang untuk beristirahat sejenak.
Zhao Hai sekarang juga sudah kembali ke belakang. Wajahnya sangat tenang, tidak terlihat ekspresi apa pun. Wan Zong berada di sisinya, wajahnya justru penuh kemarahan.
Zhao Hai sangat memahami perasaan Wan Zong. Pasukan Zi You Lian Meng (Aliansi Kemerdekaan) ini meskipun baru dibentuk tidak lama, dan datang dengan tujuan yang tidak bisa diandalkan, tapi bagaimanapun juga itu adalah pasukan Zi You Lian Meng (Aliansi Kemerdekaan). Wan Zong tetap menganggap pasukan ini sebagai orang sendiri.
Dan Wan Zong tahu betul, orang-orang dari aliansi Bai Hua Gu (Lembah Seratus Bunga) selalu punya kemampuan untuk datang menyelamatkan mereka. Tapi pihak lain justru tidak bergerak, melihat mereka gugur satu per satu. Ini membuat Wan Zong bagaimana mungkin tidak marah.
Zhao Hai menoleh melihat Wan Zong, berkata dengan suara berat, “Jangan marah. Tujuan kita sudah tercapai. Besok kita bisa kembali ke geng.” Setelah berkata, dia terbang ke depan. Di depannya, Hua Wu Shang dan Li Xun Hua menyambut.
Dari kejauhan mereka sudah menangkupkan tangan kepada Zhao Hai. Hua Wu Shang bahkan berkata, “Saudara Zhao, sungguh minta maaf. Kami di sana tadi sungguh tidak bisa membagi orang, tidak bisa menyelamatkan tepat waktu. Maaf, maaf.”
Zhao Hai dengan tenang berkata, “Tidak apa-apa. Dua Saudara terlalu sopan. Tapi sekarang pasukan Zi You Lian Meng (Aliansi Kemerdekaan) sudah hancur, tidak punya daya tempur lagi. Dan semangat semua orang cukup rendah. Jika tetap di sini, mungkin akan mempengaruhi yang lain. Jadi saya ingin besok membawa mereka kembali. Saudara Hua, Saudara Li, bagaimana pendapat kalian?”
Hua Wu Shang dan Li Xun Hua melihat ekspresi Zhao Hai, mengira Zhao Hai marah. Mereka berdua tidak enak berkata apa-apa. Hua Wu Shang segera berkata, “Boleh, tentu saja boleh. Tapi Saudara Muda, sebaiknya kalian tetap hati-hati. Mau istirahat dua hari dulu sebelum pergi?”
Zhao Hai menggeleng, “Tidak usah. Sekarang di Zi You Lian Meng (Aliansi Kemerdekaan) sana juga banyak urusan. Saya ingin pulang lebih awal melihat apakah ada yang bisa dibantu.”
Hua Wu Shang dan Li Xun Hua tentu mengerti maksud Zhao Hai. Sekarang situasi di Di Yi Jun Tuan (Korps Pertama) sana memang tidak terlalu baik. Zhao Hai ingin pulang lebih awal, tidak masalah. Keduanya mengangguk. Zhao Hai lalu menangkupkan tangan kepada mereka berdua, berbalik dan pergi.
Hua Wu Shang melihat punggung Zhao Hai, menghela nafas ringan, “Kali ini kita benar-benar membuat Zhao Hai sakit hati. Tampaknya ke depannya jika ada kesempatan, lebih baik kita cari cara untuk menyingkirkannya. Kalau tidak, nanti jika ada kesempatan, Zhao Hai pasti akan membereskan kita.”
Li Xun Hua mengangguk, berkata dengan suara berat, “Aku sudah melaporkan hal ini ke sekte. Sekte juga setuju dengan rencana kita. Dan sekte akan mengirim orang untuk menyelesaikan Zhao Hai. Kau jangan khawatir.”
Hua Wu Shang mengangguk, berkata dengan suara berat, “Aku masih ingin sekte menggunakan She Xie Mei Ren (Wanita Cantik Berbisa). Kemampuan komando Zhao Hai terlalu kuat. Ini sangat penting untuk rencana kita ke depan.”
Li Xun Hua mengangguk, “Tenang saja. Aku akan bicara dengan sekte.”
Keesokan paginya, Zhao Hai langsung membawa pasukan Zi You Lian Meng (Aliansi Kemerdekaan) kembali. Datang seratus lima puluh ribu orang, pulang hanya dua puluh ribu orang. Banyak Xiu Shi (Kultivator) Zi You Lian Meng (Aliansi Kemerdekaan) tampak sedikit murung. Tapi lebih banyak lagi yang menunjukkan permusuhan, permusuhan terhadap aliansi Bai Hua Gu (Lembah Seratus Bunga).
Faktanya, tidak hanya pasukan Zi You Lian Meng (Aliansi Kemerdekaan). Banyak Xiu Shi (Kultivator) di aliansi Bai Hua Gu (Lembah Seratus Bunga) juga sangat keberatan dengan tindakan Hua Wu Shang dan yang lainnya kemarin. Hanya saja mereka tidak berani mengatakannya.
Dan Zhao Hai sekarang belum menghubungi Xiu Shi (Kultivator) yang tidak puas dengan aliansi Bai Hua Gu (Lembah Seratus Bunga) itu. Dia tidak punya waktu. Lagipula di aliansi Bai Hua Gu (Lembah Seratus Bunga) dia mengunjungi orang-orang itu, akan terlalu mencolok. Jadi Zhao Hai bersiap setelah kembali ke Hei Hu Bang (Geng Harimau Hitam) baru menjalankan rencananya.
Saat Zhao Hai dan yang lainnya kembali ke Hei Hu Bang (Geng Harimau Hitam), Zhang Feng dan beberapa perwakilan sekte lainnya secara pribadi menjemput Zhao Hai dan yang lainnya. Kali ini meskipun waktu Zhao Hai mereka pergi sangat singkat, tapi mereka dengan korban jiwa seratus tiga puluh ribu orang, berhasil menghabisi pasukan besar Tian Mo Jie (Dunia Iblis Surgawi) hampir dua ratus ribu orang. Dalam pertempuran kali ini, dari segi makna rasio, mereka tetap menang.
Dan orang-orang dari sekte lain juga mengerti, alasan Zhao Hai dan yang lainnya pulang hanya dengan sisa sedikit orang, sepenuhnya karena aliansi Bai Hua Gu (Lembah Seratus Bunga) tidak menyelamatkan. Ini membuat mereka semakin marah.
Zhang Feng setelah merapikan semua orang yang terlibat dalam operasi kali ini, lalu mengundang Zhao Hai dan para perwakilan sekte lainnya ke ruang pertemuan Hei Hu Bang (Geng Harimau Hitam). Meskipun sebagian besar dari mereka sudah tahu proses pertempuran, tapi mereka tetap ingin mendengar Zhao Hai menceritakannya dengan baik.
Setelah semua orang tiba di ruang pertemuan dan duduk, Zhao Hai menceritakan proses pertempuran kepada mereka. Setelah selesai bercerita, Zhao Hai mendengus dingin, “Makhluk-makhluk Bai Hua Gu (Lembah Seratus Bunga) itu, kali ini jika bukan karena mereka, kita tidak akan mengalami korban sebesar ini. Aku sudah lihat, makhluk-makhluk itu sudah takut pada Tian Mo Zu (Suku Iblis Surgawi). Setiap hari hanya bertahan dengan kura-kura. Pertahanan seperti ini meskipun lumayan, tapi sama sekali tidak punya daya serang. Pertahanan seperti ini cepat atau lambat pasti akan ditembus. Aku rasa kita tidak boleh berharap pada mereka lagi.”
Zhang Feng duduk di sana mendengarkan kata-kata Zhao Hai dengan tenang. Sampai Zhao Hai selesai bicara, wajah Zhang Feng sudah menghijau. Dia memandang para perwakilan sekte lainnya, berkata dengan suara berat, “Saudara-saudara sekalian, apa yang dikatakan Xiao Hai sudah kalian dengar. Aku tahu beberapa dari kalian masih berhubungan dengan aliansi lain. Tapi aku menyarankan kalian, sadarlah. Pada saat seperti ini, sekte-sekte besar itu sama sekali tidak akan peduli hidup mati kita. Bai Hua Gu (Lembah Seratus Bunga)也好, Wan Yao Zong (Sekte Segudang Iblis)也好, yang mereka lakukan hanya untuk mempertahankan kekuatan mereka sendiri. Mereka tidak akan peduli pada kita. Kalian juga harus tahu, sekte-sekte besar itu sampai sekarang masih punya satu kartu truf yang belum digunakan. Mereka sanggup bertahan, tapi kita tidak sanggup. Aku berharap ke depannya kalian tenang mengurus urusan Zi You Lian Meng (Aliansi Kemerdekaan) saja.”
Zhang Feng juga mendapati, belakangan ini beberapa sekte kecil di Zi You Lian Meng (Aliansi Kemerdekaan) agak tidak tenang. Sesekali berhubungan dengan aliansi Bai Hua Gu (Lembah Seratus Bunga) dan aliansi Wan Yao Zong (Sekte Segudang Iblis). Ini adalah sinyal yang sangat berbahaya. Ini mewakili bahwa sekte-sekte kecil itu, sewaktu-waktu bisa membocorkan situasi Zi You Lian Meng (Aliansi Kemerdekaan) ke Wan Yao Zong (Sekte Segudang Iblis) atau aliansi Bai Hua Gu (Lembah Seratus Bunga). Ini pasti bukan hal baik bagi Zi You Lian Meng (Aliansi Kemerdekaan). Jadi Zhang Feng juga memanfaatkan kesempatan ini untuk memukul mereka.
Para perwakilan sekte itu tidak banyak bereaksi. Satu per satu duduk dengan tenang. Zhang Feng memandang mereka, mendengus dingin, “Mungkin kalian merasa, Bai Hua Gu (Lembah Seratus Bunga) dan Wan Yao Zong (Sekte Segudang Iblis) hanya menargetkan Zi You Lian Meng (Aliansi Kemerdekaan). Begitu keluar dari Zi You Lian Meng (Aliansi Kemerdekaan), tidak akan lagi diserang mereka. Aku beritahu kalian, pemikiran ini salah, besar sekali salahnya. Kalian bisa pulang dan bertanya kepada prajurit yang pergi membantu Bai Hua Gu (Lembah Seratus Bunga). Dalam pertempuran besar pertama di aliansi Bai Hua Gu (Lembah Seratus Bunga), yang paling banyak mati adalah Xiu Shi (Kultivator) dari kalangan mana. Aku bisa beritahu kalian, setiap kali aliansi Bai Hua Gu (Lembah Seratus Bunga) bertempur besar dengan Tian Mo Jie (Dunia Iblis Surgawi), yang paling banyak mati adalah orang-orang dari sekte kecil. Alasan aliansi Bai Hua Gu (Lembah Seratus Bunga) ingin mengembalikan Xiao Hai, adalah karena Xiao Hai terlalu bisa bertarung, akan mengganggu rencana mereka. Mereka ingin meminjam tangan Tian Mo Jie (Dunia Iblis Surgawi) untuk melemahkan kekuatan sekte-sekte kecil, demi mencapai tujuan mereka menguasai Bei Yi Zhou (Benua Utara yang Berbeda). Dalam situasi ini, kalian pikir kalian mengikuti aliansi Bai Hua Gu (Lembah Seratus Bunga), benar-benar akan mendapat hasil baik?”
Wajah beberapa perwakilan sekte itu berubah. Mereka tidak tahu apakah yang dikatakan Zhang Feng benar atau salah. Tapi Zhang Feng berani mengatakannya di sini, tentu itu berarti benar. Jika benar seperti yang dikatakan Zhang Feng, maka mengikuti aliansi Bai Hua Gu (Lembah Seratus Bunga) pasti bukan hal baik.
Melihat ekspresi wajah mereka, Zhang Feng berkata dengan suara berat, “Saudara-saudara sekalian, aku tidak takut memberitahu kalian. Sekarang siapa yang berhubungan dengan aliansi lain, aku sudah tahu. Meskipun Zi You Lian Meng (Aliansi Kemerdekaan) sangat bebas, tapi jika ada orang yang ingin merusak Zi You Lian Meng (Aliansi Kemerdekaan), maka dia adalah musuh kita. Terhadap musuh, aku tidak akan sungkan. Xiao Hai selanjutnya akan mengambil alih Di Yi Jun Tuan (Korps Pertama). Bersamaan itu dia juga memiliki identitas lain, yaitu ketua Tim Aksi Khusus. Tim Aksi Khusus ini, akan diambil dari beberapa elit dari berbagai sekte, semuanya dari Di Yi Jun Tuan (Korps Pertama). Biasanya mengikuti Di Yi Jun Tuan (Korps Pertama) bertempur, tapi saat diperlukan, juga akan bertempur ke dalam. Siapa pun yang berani mengkhianati Zi You Lian Meng (Aliansi Kemerdekaan), akan menjadi target serangan Zi You Lian Meng (Aliansi Kemerdekaan). Tolong dipikirkan baik-baik.” Setelah berkata, Zhang Feng berdiri dan pergi.
Sikap keras Zhang Feng seperti ini tidak pernah diduga semua orang. Kali ini Zhang Feng sama saja memberitahu semua orang, jika kalian berani bertindak sembarangan, maka kami akan bertindak terhadap kalian.
Pada awal berdirinya Zi You Lian Meng (Aliansi Kemerdekaan), semua orang sudah sepakat, boleh datang kapan pun, boleh pergi kapan pun. Sekarang Zhang Feng berkata begitu, sama saja dengan terang-terangan merusak kesepakatan itu. Ini membuat wajah beberapa perwakilan sekte sangat jelek.
Tapi lebih banyak perwakilan sekte yang tidak menunjukkan ekspresi. Mereka sangat sadar, pada saat seperti ini, justru lebih membutuhkan cara seperti ini. Kalau tidak, Zi You Lian Meng (Aliansi Kemerdekaan) akan dipecah belah oleh kekuatan lain. Para perwakilan sekte yang tidak terlibat dalam urusan ini, melihat yang lain, lalu berdiri dan berbalik pergi. Mereka harus memberitahu kabar ini ke sekte mereka, agar sekte mereka siap lebih awal.
Zhao Hai dan Zhang Feng kembali ke Shu Fang (Ruang Baca) mereka. Begitu sampai di Shu Fang (Ruang Baca), Zhang Feng langsung berubah dari ekspresi marah tadi, menoleh ke Zhao Hai dan berkata, “Bagaimana? Kali ini bisa tidak membuat makhluk-makhluk itu gentar?”
Zhao Hai tersenyum tipis, “Seharusnya tidak masalah. Jika memang ada yang tidak tahu diri, maka bereskan saja mereka. Pembentukan Tim Aksi Khusus ini, akan sangat memperbesar kekuasaan Hei Hu Bang (Geng Harimau Hitam) kita. Dan mengusulkannya saat ini tepat, tidak akan terlalu banyak yang menentang.”
Zhang Feng mengangguk, berkata kepada Zhao Hai dengan suara berat, “Kau harus secepatnya kembali ke Di Yi Jun Tuan (Korps Pertama) sana. Sekarang semangat juang di Di Yi Jun Tuan (Korps Pertama) sana bermasalah. Meskipun sekarang Di Yi Jun Tuan (Korps Pertama) tidak menderita kerugian, tapi sudah banyak yang tidak puas. Kau harus secepatnya ke sana menstabilkan semangat pasukan.”
Zhao Hai mengangguk, berkata dengan suara berat, “Saudara Sepuh tenang saja. Serahkan padaku. Kali ini di aliansi Bai Hua Gu (Lembah Seratus Bunga) sana, aku juga memperhatikan banyak Xiu Shi (Kultivator) dari sekte kecil menengah di aliansi Bai Hua Gu (Lembah Seratus Bunga) sangat tidak puas dengan Bai Hua Gu (Lembah Seratus Bunga). Terutama beberapa Xiu Shi (Kultivator) yang sektenya dihancurkan, mereka lebih tidak puas lagi dengan aliansi Bai Hua Gu (Lembah Seratus Bunga). Aku ingin coba berhubungan dengan mereka. Jika memungkinkan, tarik mereka ke pihak kita. Bagaimana pendapatmu?”
Zhang Feng berpikir sejenak, mengangguk, “Boleh. Terserah kau saja. Pokoknya selama tidak punya niat lain, datang ke Hei Hu Bang (Geng Harimau Hitam) kita, aku sambut.”
Zhao Hai mengangguk, berkata dengan suara berat, “Kalau begitu, Saudara Sepuh, aku pergi ke Di Yi Jun Tuan (Korps Pertama) dulu. Hari-hari ini di aliansi Bai Hua Gu (Lembah Seratus Bunga) sana cukup membosankan. Bertempur saja tidak puas. Aku harus ke Di Yi Jun Tuan (Korps Pertama) sana, membereskan makhluk-makhluk Tian Mo Zu (Suku Iblis Surgawi) itu.”
Zhang Feng tersenyum tipis, mengangguk, “Pergilah. Bertempurlah dengan baik dengan makhluk-makhluk Tian Mo Zu (Suku Iblis Surgawi) itu, biar mereka tahu, Zi You Lian Meng (Aliansi Kemerdekaan), bukan sesuatu yang bisa mereka gerakkan dengan mudah.” Zhao Hai tersenyum tipis, berbalik dan pergi.
Zhao Hai tidak banyak berhenti di pangkalan Hei Hu Bang (Geng Harimau Hitam). Dia langsung pergi ke alun-alun formasi teleportasi, melalui alun-alun formasi teleportasi, langsung menuju markas Di Yi Jun Tuan (Korps Pertama).
Suasana di markas Di Yi Jun Tuan (Korps Pertama) tidak terlalu baik. Setelah Zhao Hai pergi, orang-orang Di Yi Jun Tuan (Korps Pertama) merasa seperti kehilangan jiwa. Kekuatan tempur tiba-tiba melemah. Sekarang hanya bisa ditekan pasukan besar Tian Mo Jie (Dunia Iblis Surgawi), sungguh menjengkelkan. Jadi sekarang suasana seluruh Di Yi Jun Tuan (Korps Pertama) sangat menekan.
Saat Zhao Hai tiba di Di Yi Jun Tuan (Korps Pertama), dia segera memperhatikan situasi ini. Dia sedikit mengernyit. Tapi dia tidak berkata apa-apa, hanya keluar dari formasi teleportasi, berjalan menuju Dong Fu (Gua Kediaman) nya.
Xiu Shi (Kultivator) yang menjaga formasi teleportasi itu, tadinya lesu tak bersemangat. Begitu melihat Zhao Hai muncul, kedua matanya berbinar, segera berlari mendekat, dengan wajah penuh semangat berkata, “Jun Tuan Zhang (Panglima Korps), kau kembali.”
==
Zhao Hai memandang xiushi (kultivator) itu, berkata dengan suara berat, “Pergi beri tahu semua orang, berkumpul.”
Orang itu melihat ekspresi Zhao Hai, tahu bahwa kali ini ada masalah. Ia tentu saja tahu bahwa sekarang suasana di pos ini sangat tidak baik. Suasana seperti ini bahkan ia sendiri bisa merasakannya dengan jelas, apalagi Zhao Hai. Zhao Hai kembali, melihat suasana seperti ini, bisa senang itu pasti aneh.
Orang itu segera menyahut, lalu segera berlari keluar. Tak lama kemudian, seluruh pos bergema dengan suara alarm yang memekakkan telinga. Alarm ini bukan menandakan ada musuh datang, melainkan perintah berkumpul untuk semua orang.
Suara alarm saat musuh datang berbeda dengan suara alarm berkumpul. Ini juga diciptakan Zhao Hai. Dulu alarm pos terlalu monoton, sama sekali tidak bisa berfungsi dengan baik. Jadi Zhao Hai menciptakan alarm seperti ini.
Seluruh orang di pos mendengar alarm ini, tapi mereka juga tidak terlalu menganggapnya serius. Satu per satu dengan malas terbang keluar dari dong fu (rumah goa) mereka, perlahan berkumpul menuju tempat kumpul.
Namun saat mereka hampir tiba di tempat kumpul, tanpa sadar mereka mempercepat langkah. Karena mereka melihat Zhao Hai berdiri di sana, dan ekspresi Zhao Hai sekarang tidak terlalu bagus.
Begitu para xiushi (kultivator) itu melihat Zhao Hai, pertama mereka senang, lalu melihat ekspresi Zhao Hai, mereka semua kaget. Kemudian mereka segera teringat sesuatu, satu per satu gerakan mereka semua dipercepat.
Tak lama kemudian semua orang berkumpul. Zhao Hai memandang orang-orang ini, mendengus dingin. Semua xiushi (kultivator) itu patuh berdiri di sana, seperti murid SD yang bersalah, siap menunggu teguran guru.
Saat ini Tie Ying juga tiba di sisi Zhao Hai. Ia melihat xiushi (kultivator) yang biasanya di depannya, sombong seperti ayam jantan kecil, sekarang di depan Zhao Hai bahkan tidak berani bernapas lega, hatinya tanpa sadar tersenyum pahit. Sekarang ia baru mengerti jarak antara dirinya dan Zhao Hai, terlalu besar.
Melihat xiushi (kultivator) yang menunduk itu, Zhao Hai berkata dengan suara berat, “Angkat kepala kalian semua. Kalian adalah orang Jun Tuan Pertama. Orang Jun Tuan Pertama meskipun mati, harus mati dengan kepala tegak. Jangan pernah menunduk.”
Mendengar Zhao Hai berkata begitu, para xiushi (kultivator) itu merasakan kehangatan mengalir dari dasar hati mereka. Satu per satu mereka mengangkat kepala, kedua mata berbinar menatap Zhao Hai.
Zhao Hai mendengus dingin, “Lihat keadaan kalian sekarang. Berkumpul saja butuh waktu lama. Begitukah cara aku mengajar kalian dulu? Aku baru pergi beberapa hari, kalian sudah jadi begini. Ada yang tidak mau lagi di Jun Tuan Pertama, cepat enyah dari sini.”
Meskipun para xiushi (kultivator) itu dimarahi, mereka tidak bersuara. Satu per satu seperti dipaku di tempat itu, tidak bergerak.
Zhao Hai melihat sikap mereka, mendengus dingin, “Kali ini maafkan. Lain kali jika terjadi lagi, kalian ini dari mana datang, enyah kembali ke sana. Baiklah, bubar.” Zhao Hai juga tahu, xiushi (kultivator) ini bagaimanapun bukan prajurit sejati. Tuntutan pada mereka tidak bisa terlalu ketat. Memarahi mereka, mengingatkan mereka itu perlu, tapi tidak boleh berlebihan.
Mendengar Zhao Hai berkata begitu, para xiushi (kultivator) itu lega. Tapi segera mereka mengerumuni Zhao Hai. Mereka sangat paham, asalkan bukan saat bertempur, di waktu biasa Zhao Hai masih sangat baik diajak bicara.
Orang-orang ini bertanya macam-macam tentang pengalaman Zhao Hai beberapa hari ini. Zhao Hai juga bercerita singkat pada mereka. Begitu mendengar Zhao Hai beberapa hari ini di sana, di Aliansi Bai Hua Gu (Lembah Seratus Bunga), kembali memusnahkan hampir dua ratus ribu pasukan Tian Mo (Iblis), satu per satu mereka sangat bersemangat.
Zhao Hai melirik mereka, tersenyum tipis, “Baiklah, semuanya kembali istirahat. Dua hari lagi kita akan bergerak. Kudengar belakangan ini pasukan Mo Li Ke sangat sombong. Saatnya memberi mereka pelajaran. Biar mereka mengerti, Jun Tuan Pertama bukan tempat untuk mereka berlaku sombong.”
Mendengar Zhao Hai berkata begitu, para xiushi (kultivator) itu bersorak gembira. Beberapa hari ini mereka terus ditekan oleh pasukan Mo Li Ke, hati masing-masing menahan kekesalan. Sekarang Zhao Hai kembali dan akan menyerang, bagaimana mungkin mereka tidak senang.
Melihat tingkah mereka, Zhao Hai tersenyum tipis, tidak berkata apa-apa lagi. Ia hanya mengusir mereka untuk istirahat, lalu mengajak Tie Ying kembali ke dong fu (rumah goa)-nya.
Zhao Hai mempersilakan Tie Ying duduk, lalu tersenyum padanya, “Kakak Tie Ying, beberapa hari ini kau telah bersusah payah.”
Tie Ying tersenyum pahit, menggeleng, “Xiao Hai, kau ini merendahkanku. Apa susahku? Hanya bertahan, tapi hasilnya begini. Sekarang aku baru paham, tidak ada satu pun dari mereka yang benar-benar patuh. Jika kau dari awal tidak menggunakan cara tegas untuk menaklukkan orang-orang ini, entah bagaimana jadinya Jun Tuan Pertama sekarang.”
Zhao Hai tersenyum tipis, “Tidak apa-apa. Sebenarnya mereka juga cukup baik diajak bicara. Asalkan kau cukup kuat, kau taklukkan mereka, mereka akan patuh. Sudahlah, tidak usah bahas ini. Kakak Tie Ying, kau harus segera kembali ke bang (geng). Aku rasa Da Zong Men (Sekte Besar) lain mungkin akan segera bergerak.”
Mendengar Zhao Hai berkata begitu, Tie Ying tertegun, lalu segera mengangguk, “Baik, aku akan segera kembali. Kalau kau di sini? Kau benar-benar akan menyerang pasukan Mo Li Ke?”
Zhao Hai mengangguk, “Pasti akan menyerang. Sekarang moral Jun Tuan Pertama sudah pulih. Tapi untuk membuat mereka kembali percaya diri, perlu beberapa kemenangan besar. Baru dengan begitu mereka bisa menjadi pasukan yang tidak kalah dengan pasukan Tian Mo (Iblis).”
Tie Ying mengangguk. Ia tidak berkata apa-apa lagi. Ia juga tahu, dalam hal ini ia kalah jauh dari Zhao Hai. Ia mengalihkan topik, “Aliansi Bai Hua Gu (Lembah Seratus Bunga) di sana …” Belum sempat ia selesai, terdengar suara alarm memekakkan telinga. Kali ini alarm sungguhan, bukan alarm berkumpul.
Zhao Hai sebenarnya sudah tahu sejak awal, pasukan Mo Li Ke sekali lagi datang. Tapi ia tidak bergerak, hanya duduk di sana. Ia tidak ingin orang lain tahu bahwa ia sudah tahu lebih dulu kedatangan pasukan Mo Li Ke.
Tapi begitu mendengar alarm, Zhao Hai segera berdiri. Lalu ia menggerakkan tubuh, keluar dari dong fu (rumah goa). Bersamaan dengan itu, ia melambaikan tangan, Ming Wang Hao (Kapal Nether) muncul di bawah kakinya.
Saat ini xiushi (kultivator) lain juga sudah keluar. Zhao Hai berkata dengan suara berat, “Bariskan formasi.” Sebelumnya Zhao Hai sudah melatih mereka. Orang-orang itu sekarang begitu mendengar Zhao Hai berkata begitu, segera berdiri rapi dalam formasi, mengikuti Ming Wang Hao (Kapal Nether) Zhao Hai terbang ke depan.
Pertahanan Jun Tuan Pertama memang kalah jauh dari Aliansi Bai Hua Gu (Lembah Seratus Bunga). Setidaknya mereka tidak membuat tempat mereka seperti sangkar besi, menghalangi musuh tapi juga mengurung diri sendiri. Jun Tuan Pertama punya harga diri mereka sendiri, mereka harus melakukan serangan balik.
Pasukan Tian Mo (Iblis) segera menyerbu. Kali ini pasukan Tian Mo (Iblis) yang keluar sekitar dua juta. Zhao Hai sekali lagi mengendalikan Da Fa Qi (Alat Ajaib Besar) itu membentuk Xing Chen Wan Bian Da Zhen (Susunan Besar Perubahan Bintang-bintang). Begitu orang pasukan Tian Mo (Iblis) melihat Xing Chen Wan Bian Da Zhen (Susunan Besar Perubahan Bintang-bintang) ini, ekspresi mereka berubah. Mereka ini sudah lama bertarung dengan Zhao Hai. Mereka sangat paham, di seluruh dunia xiuzhen (kultivasi), yang bisa menggunakan Da Fa Qi (Alat Ajaib Besar) untuk membentuk fa zhen (susunan mantra) ini, hanya Zhao Hai seorang. Sekarang fa zhen (susunan mantra) ini muncul lagi, hanya ada satu penjelasan: Zhao Hai sudah kembali.
Zhao Hai kembali, ini pasti bukan kabar baik bagi pasukan Tian Mo (Iblis) Mo Li Ke. Mereka sangat paham betapa hebatnya Zhao Hai. Sebelumnya mereka bisa menekan Jun Tuan Pertama, karena Zhao Hai tidak ada. Sekarang Zhao Hai kembali, Da Fa Qi (Alat Ajaib Besar) mereka tidak bisa digunakan. Mereka ingin terus menekan Jun Tuan Pertama, sepertinya tidak semudah itu.
Da Fa Qi (Alat Ajaib Besar) tidak bisa digunakan, tapi pasukan Tian Mo (Iblis) tetap menyerang Jun Tuan Pertama. Pasukan Tian Mo (Iblis) bukan pengecut. Meskipun tahu tidak akan mendapat untung, mereka tetap akan menyerang. Itulah harga diri mereka.
Pasukan kedua belah pihak segera bertarung. Tapi Da Fa Qi (Alat Ajaib Besar) kedua belah pihak tidak bergerak. Chang Sheng qi gao shou (ahli tahap Chang Sheng) kedua belah pihak juga tidak bergerak. Jadi sekarang hanya bisa melihat pertarungan xiushi (kultivator) lainnya.
Dengan komando Li Ji dan yang lainnya, Jun Tuan Pertama bertarung melawan pasukan Tian Mo (Iblis) dengan sangat seru. Ditambah lagi unggul jumlah, tak lama kemudian pasukan Tian Mo (Iblis) terdesak.
Pasukan Tian Mo (Iblis) merasa, Jun Tuan Pertama yang dulu telah kembali. Sebelumnya saat melawan Jun Tuan Pertama, mereka merasa seperti berhadapan dengan landak, sama sekali tidak bisa menggigit. Kemudian Zhao Hai pergi, mereka merasa lawan mereka bukan lagi landak, tapi kura-kura. Pertahanan kura-kura memang bagus, tapi tidak bisa menusuk.
Tapi sekarang Jun Tuan Pertama sekali lagi berubah menjadi landak, landak yang bisa menusuk dengan inisiatif. Dalam situasi ini, pasukan Tian Mo (Iblis) merasa tidak tahan. Bertempur dua jam lebih, meninggalkan lima puluh ribu mayat, lalu perlahan mundur. Tapi Zhao Hai tidak mengejar, ia memerintahkan pasukannya untuk beristirahat.
Meskipun Zhao Hai tidak mengejar, orang Jun Tuan Pertama tetap sangat bersemangat. Karena saat bertempur hari ini, mereka kembali merasakan perasaan yang dulu. Kali ini mereka membunuh hampir lima puluh ribu Tian Mo (Iblis), sementara kerugian mereka sendiri hanya beberapa ribu. Rasio kalah satu banding sepuluh, sungguh kuat. Bagaimana mungkin mereka tidak senang.
Orang Jun Tuan Pertama ini sangat suka bertempur bersama Zhao Hai. Bertempur bersama Zhao Hai, mereka tidak perlu khawatir tentang Da Fa Qi (Alat Ajaib Besar) lawan, tidak perlu khawatir tentang Chang Sheng qi qiangzhe (kultivator kuat tahap Chang Sheng) lawan, tidak perlu memikirkan cara bertempur. Mereka hanya perlu bertempur sesuai perintah, sisanya semua diserahkan pada Zhao Hai.
Dan saat mereka bertempur, mereka merasakan aliran yang sangat lancar. Mereka merasa posisi serangan mereka tepat berada di titik terlemah Tian Mo Jie (Alam Iblis). Bertempur benar-benar mulus dan sangat memuaskan.
Setelah pasukan Tian Mo (Iblis) mundur, Zhao Hai masih seperti biasa, mengunjungi yang terluka, menyerahkan jenazah xiushi (kultivator) yang gugur ke Zong Men (Sekte) asal mereka. Setelah semua urusan selesai, Zhao Hai baru kembali ke dong fu (rumah goa)-nya, tepatnya kembali ke ruangan.
Baru saja kembali ke ruangan, Cai’er segera berkata pada Zhao Hai, “Hai Ge, ada situasi. Sepertinya Jiu Da Zong Men (Sembilan Sekte Besar) akan segera bergerak.”
Zhao Hai terkejut, “Apa maksudmu? Bagaimana kau tahu?”
Cai’er berkata dengan suara berat, “Baru saja diketahui. Di pos pasukan Jiu Da Zong Men (Sembilan Sekte Besar), pergerakan pasukan tiba-tiba menjadi sering, dan sepertinya berubah menjadi formasi serang. Ini pasti tidak normal. Biasanya Jiu Da Zong Men (Sembilan Sekte Besar) tidak berani menyerang pasukan Tian Mo (Iblis). Mereka pasti menerima kabar, tahu bahwa pasukan Tian Mo (Iblis) akan terjadi sesuatu, jadi mereka bersiap lebih awal. Saat ini, apa yang bisa terjadi pada pasukan Tian Mo (Iblis) di sana? Pasti orang Yue Long Jie (Alam Naga Melompat) sudah kembali, dan akan menyerang pasukan Tian Mo (Iblis).”
==
Zhao Hai sedikit tertegun, namun ia segera mengerti maksud Cai Er. Di saat sekte-sekte besar mengumpulkan pasukan seperti ini, pasti karena para ahli dari Yue Long Jie (Alam Naga Melompat) telah kembali. Zhao Hai ingat betul, Hu Ding Shan pernah memberitahunya bahwa di Yue Long Jie, karena Ling Qi (Energi Spiritual) sangat melimpah, ditambah dengan laju waktu yang cepat, maka berkultivasi di sana jauh lebih cepat dibandingkan di Xiu Zhen Jie (Alam Kultivasi) sini.
Selain itu, Yue Long Jie bukanlah tempat yang tenang. Sering terjadi pertempuran di sana. Para ahli Chang Sheng Qi (Keabadian) akan sering bertempur, sehingga semua kultivator yang keluar dari Yue Long Jie memiliki kemampuan tempur yang sangat tangguh.
Jika para ahli itu kembali ke Xiu Zhen Jie dan melancarkan serangan terhadap pasukan besar Tian Mo Jie (Alam Iblis Surgawi), maka pasukan Tian Mo pasti akan kacau balau. Sementara pasukan dari berbagai sekte besar memanfaatkan kekacauan itu untuk menyerang, mereka dapat dengan mudah mengalahkan pasukan Tian Mo. Tampaknya itulah rencana sekte-sekte besar.
Begitu berpikir demikian, Zhao Hai mengangguk, “Sepertinya begitu. Sembilan Sekte Besar akhirnya tidak sabar untuk bergerak. Aku harus memberi tahu Da Shixiong (Kakak Senior) agar ia juga bersiap-siap.”
Selesai bicara, Zhao Hai mengeluarkan Yu Jian (Pedang Giok) dan langsung memberitahu Zhang Feng tentang informasi yang didapatnya. Adapun bagaimana persiapan Zhang Feng, itu bukan urusannya.
Setelah mengirim pesan ke Zhang Feng, Zhao Hai beristirahat sejenak di ruang angkasa (空间). Ia juga pergi menemui Hu Da Wei dan yang lainnya. Kali ini, seberapa besar keuntungan yang bisa diperoleh Hei Hu Bang (Geng Harimau Hitam) dalam pergolakan besar ini, sebagian besar tergantung pada Hu Da Wei dan yang lainnya. Seribu lebih Bu Si Sheng Wu (Makhluk Abadi) tingkat Chang Sheng Qi (Keabadian) ini pasti akan membuat Sembilan Sekte Besar dan Tian Mo Jie kewalahan.
Zhang Feng, setelah menerima surat dari Zhao Hai, sangat terkejut. Ia segera memanggil Hu Liang Chen, dan juga mengundang Tie Zhan Tian yang baru kembali dari Korps Kedua (第二军团).
Tie Zhan Tian sebenarnya bukan bagian dari Korps Kedua. Ia pergi ke Korps Kedua atas permintaan Zhao Hai untuk membantu. Sekarang kesulitan di Korps Kedua sudah teratasi, tentu ia bisa kembali ke Hei Hu Bang.
Setelah keduanya dipersilakan masuk ke ruang kerja, Zhang Feng mengeluarkan surat Zhao Hai dan memperlihatkannya kepada mereka. Begitu melihat isi surat Zhao Hai, ekspresi mereka berdua berubah. Tie Zhan Tian menatap Zhang Feng dan berkata, “Xiao Feng, apa rencanamu?”
Zhang Feng mendengus dingin, “Bersiap siaga sepenuhnya. Sekarang Tim Aksi Khusus (特别行动队) sedang dalam proses pembentukan. Kita harus membentuk Tim Aksi Khusus secepat mungkin. Nanti jika ada sekte yang tidak patuh, kita bisa menyuruh Tim Aksi Khusus untuk turun tangan. Sedangkan mengenai para ahli dari Sembilan Sekte Besar, sebaiknya kita panggil Xiao Hai kembali untuk berdiskusi lebih lanjut.”
Tie Zhan Tian dan yang lainnya juga tahu tentang Yue Long Jie. Hanya saja dalam beberapa tahun terakhir, tidak ada lagi orang Hei Hu Bang yang pergi ke Yue Long Jie. Jadi mereka tidak berharap para ahli yang kembali dari Yue Long Jie akan membantu mereka. Yang harus mereka lakukan sekarang adalah mempersiapkan pertahanan sekuat tenaga, siap untuk bertempur habis-habisan dengan mereka.
Tie Zhan Tian mengangguk, “Xiao Hai memberi kita informasi ini, berarti kebenaran situasi ini setidaknya mencapai sembilan puluh persen. Kita harus bersiap. Sekarang Hei Hu Bang kita bisa dibilang kuat dalam hal pasukan. Satu-satunya kelemahan adalah jumlah ahli Chang Sheng Qi. Sekarang ahli Chang Sheng Qi di Hei Hu Bang yang bisa digerakkan hanya aku dan Xuan Gui Lao Ren (Orang Tua Kura-kura Hitam). Xuan Gui Lao Ren ahli dalam pertahanan, sedangkan aku baru saja mencapai Chang Sheng Qi. Kekuatan seperti ini jika berhadapan dengan mereka yang kembali dari Yue Long Jie, pasti akan merugi. Tapi sepertinya Xiao Hai penuh percaya diri. Entah apa rencananya. Xiao Feng, segera kirim surat ke Xiao Hai, minta ia pulang kalau sempat, kita diskusikan.”
Zhang Feng mengangguk, “Baik, Shi Shu (Paman Guru), saya segera kirim surat ke Xiao Hai.” Selesai bicara, Zhang Feng mengeluarkan sebuah Chuan Xin Yu Jian (Pedang Giok Pengirim Pesan), memasukkan isi pesan, lalu segera melepaskannya.
Hu Liang Chen melihat Zhang Feng melepaskan Yu Jian, lalu berkata dengan suara berat, “Ada satu hal lagi, yaitu situasi sekte-sekte lain. Bagaimana menurut kalian, apakah kita perlu memberi tahu sekte-sekte lain tentang Yue Long Jie? Terutama beberapa sekte kecil, ada yang sama sekali tidak tahu keberadaan Yue Long Jie. Jangan sampai mereka kaget dan tidak siap.”
Tie Zhan Tian merenung sejenak, lalu berkata, “Memberi tahu boleh saja. Tapi khawatirnya mereka tidak percaya pada kita, malah mengira Hei Hu Bang kita memanfaatkan kesempatan untuk merebut kekuasaan. Itu akan merepotkan.”
Zhang Feng mengerutkan kening, “Sebelumnya Bai Hua Gu (Lembah Seratus Bunga) menyerang kita, aku sudah merasa ada yang tidak beres. Ternyata mereka bersiap untuk saat ini. Urusan sekte-sekte lain harus ditangani dengan baik. Jika tidak, Zi You Lian Meng (Aliansi Merdeka) mungkin akan bubar.”
Tie Zhan Tian juga mengerutkan kening. Selama ini, Zi You Lian Meng bisa terus eksis terutama karena Hei Hu Bang tidak bersikap dominan. Semua masalah diselesaikan dengan musyawarah. Cara ini dalam keadaan biasa terlihat baik, tetapi pada saat seperti ini, justru menjadi kelemahan yang sangat fatal. Hei Hu Bang tidak cukup dominan, sekte lain tidak akan takut pada mereka. Dengan begitu sulit mencapai kesepakatan. Pada akhirnya yang rugi adalah Zi You Lian Meng sendiri, bahkan bisa jadi Aliansi Merdeka ini akan bubar.
Sedang asik, tiba-tiba terdengar suara dari luar, “Zhao Hai memohon bertemu.”
Begitu mendengar suara Zhao Hai, Zhang Hai seolah mendapat semangat. Ia segera berkata, “Xiao Hai datang, cepat masuk!” Begitu kata-katanya selesai, Zhao Hai sudah masuk ke dalam ruangan.
Setelah masuk, Zhao Hai segera memberi hormat kepada Tie Zhan Tian dan Hu Liang Chen, “Bertemu Tie Shu (Paman Tie), bertemu Hu Shu (Paman Hu).”
Tie Zhan Tian tersenyum, “Baik, kau datang tepat waktu. Kami sedang berdiskusi bagaimana menghadapi aksi Sembilan Sekte Besar kali ini. Menghadapi aksi mereka, kita bisa bertahan, itu bukan masalah. Tapi untuk mempertahankan seluruh Zi You Lian Meng, agak sulit. Bagaimanapun juga, kekuatan tingkat tinggi kita terlalu sedikit.”
Zhao Hai tersenyum tipis, “Belum tentu. Kekuatan tingkat tinggi kita sebenarnya tidak sedikit.”
Tie Zhan Tian tertegun, lalu menggeleng, tersenyum getir, “Aku tahu kau masih punya tujuh Bu Si Sheng Wu (Makhluk Abadi) tingkat Chang Sheng Qi. Tapi dibandingkan dengan Sembilan Sekte Besar, masih terlalu sedikit.”
Zhao Hai tersenyum, “Tie Shu, informasi Anda sudah ketinggalan. Saya tidak hanya punya tujuh Bu Si Sheng Wu tingkat Chang Sheng Qi. Faktanya, saat bertempur dengan suku Tian Mo (Iblis Surgawi), saya juga menangkap beberapa Bu Si Sheng Wu tingkat Chang Sheng Qi. Dan waktu pergi ke Tian Jian Zong (Sekte Pedang Surgawi) untuk mengikuti Tu Mo Da Hui (Konferensi Pembasmian Iblis) itu, saat kembali, saya dijebak oleh Tian Jian Zong. Mereka mengutak-atik Chuan Song Zhen (Formasi Teleportasi) dan mengirim saya ke sebuah Ya Kong Jian (Ruang Sub-). Di Ya Kong Jian itu ternyata penuh dengan Bu Si Sheng Wu, ada sepuluh ribu Bu Si Sheng Wu tingkat Du Jie Qi (Tahap Melampaui Kesengsaraan), dan lebih dari seribu Bu Si Sheng Wu tingkat Chang Sheng Qi. Tapi saat itu karena akan segera bertempur besar dengan Tian Mo Jie, saya tidak punya waktu mengurus tempat itu. Belakangan saya sempat pergi ke sana, dan menaklukkan semua Bu Si Sheng Wu tingkat Du Jie Qi dan Chang Sheng Qi itu. Sekarang saya punya lebih dari seribu Bu Si Sheng Wu tingkat Chang Sheng Qi. Ha ha ha, Tie Shu, menurut Anda, apakah kekuatan kita sekarang masih kalah dari Sembilan Sekte Besar?”
Mendengar Zhao Hai berkata begitu, Tie Zhan Tian tertegun. Hu Liang Chen dan Zhang Feng juga terpaku menatap Zhao Hai. Seribu lebih Bu Si Sheng Wu tingkat Chang Sheng Qi? Sejauh yang mereka tahu, sepertinya seluruh Xiu Zhen Jie tidak sampai seribu ahli Chang Sheng Qi. Sekarang Zhao Hai punya seribu lebih Bu Si Sheng Wu tingkat Chang Sheng Qi, kekuatan macam apa itu? Mungkin bisa menyapu bersih seluruh Xiu Zhen Jie, kan?
Melihat ekspresi mereka, Zhao Hai tersenyum tipis, “Meskipun kita punya seribu lebih Bu Si Sheng Wu tingkat Chang Sheng Qi, saya tidak berencana untuk segera memperlihatkan mereka. Xiu Zhen Jie di sini memiliki banyak ahli. Zi You Lian Meng kita sendiri saja punya beberapa ratus ahli Chang Sheng Qi. Zi You Lian Meng kita bukanlah aliansi yang kuat. Baik Bai Hua Gu Lian Meng (Aliansi Lembah Seratus Bunga) maupun Wan Zong Men Lian Meng (Aliansi Sekte Sepuluh Ribu Sekte), semuanya lebih kuat dari kita. Artinya, jumlah ahli Chang Sheng Qi di tangan mereka akan lebih banyak. Ditambah dengan para ahli Chang Sheng Qi yang kembali dari Yue Long Jie, jumlah ahli Chang Sheng Qi di tangan mereka mungkin tidak kalah dari kita. Jika kita terlalu cepat menunjukkan kartu truf, itu tidak akan menguntungkan kita sama sekali. Menurut saya, lebih baik kita manfaatkan kesempatan ini untuk memanggil semua orang dari sekte lain, lalu memberitahu mereka tentang situasi Sembilan Sekte Besar. Pada saat yang sama, beri tahu mereka bahwa Hei Hu Bang kita telah menyembunyikan kekuatan, menunggu hari ini tiba. Jika mereka bersedia mengikuti Hei Hu Bang kita, maka mereka tetap menjadi anggota Zi You Lian Meng. Tapi mereka harus tunduk pada manajemen Hei Hu Bang, mengakui Hei Hu Bang sebagai pemimpin aliansi. Jika mereka tidak setuju, ya sudah. Mereka bebas meninggalkan Hei Hu Bang. Setelah itu, mereka adalah musuh, bukan lagi teman.”
Tie Zhan Tian dan yang lainnya akhirnya tersadar dari keterkejutan. Mereka juga sudah sering menghadapi situasi besar, sehingga dengan cepat dapat menenangkan emosi mereka. Begitu mendengar perkataan Zhao Hai, mereka segera mengerti maksudnya. Zhao Hai ingin memanfaatkan kesempatan ini untuk mengintegrasikan Zi You Lian Meng, menjadikan Hei Hu Bang sebagai yang terbesar. Sedangkan mereka yang ingin meninggalkan Zi You Lian Meng, tentu saja akan menjadi musuh Hei Hu Bang. Hei Hu Bang tidak kenal kompromi terhadap musuh. Jika saat itu mereka dimusnahkan, tidak akan ada yang berkomentar.
Tie Zhan Tian merasa rencana Zhao Hai ini bisa dijalankan. Alasannya, karena kekuatan Zhao Hai. Zhao Hai memiliki seribu lebih Bu Si Sheng Wu tingkat Chang Sheng Qi. Jumlah ini sebanding dengan aliansi lain. Tapi jangan lupa, yang akan mereka hadapi sekarang hanyalah sekte-sekte kecil. Sekte-sekte kecil ini tidak mungkin memiliki kekuatan untuk melawan Hei Hu Bang. Jadi Hei Hu Bang tepat dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk mengintegrasikan Zi You Lian Meng, menjadikannya alat Hei Hu Bang, dan mengendalikan semua sekte kecil yang bergabung dalam Zi You Lian Meng.
Hu Liang Chen dan Zhang Feng juga memikirkan perkataan Zhao Hai. Mereka berdua setuju dengan Zhao Hai. Sejak Hei Hu Bang berperang dengan Tian Mo Jie, meskipun mereka telah menunjukkan sedikit kekuatan, sebagian besar waktu mereka menahan diri. Sekarang mereka tidak perlu lagi menahan diri. Mereka akan mengumumkan kepada seluruh Xiu Zhen Jie dengan cara mereka sendiri: kekuatan Hei Hu Bang setara dengan kalian.
Begitu berpikir demikian, Tie Zhan Tian dan yang lainnya merasakan darah mereka mendidih. Tie Zhan Tian menoleh ke Zhao Hai, “Baik, Xiao Hai, lakukan sesuai rencanamu. Tapi sebelum itu, bukankah sebaiknya kau urus dulu pasukan Tian Mo di seberang sana? Jika mereka mengganggu di samping, itu akan cukup mempengaruhi kita. Jika kau benar-benar punya kekuatan seperti itu, mengurus pasukan Tian Mo di seberang pasti mudah, kan?”
Zhao Hai tersenyum tipis, “Tie Shu, jangan terburu-buru. Apa kau kira suku Tian Mo tidak punya persiapan? Biarkan dulu Tian Mo Zu bertarung dengan Sembilan Sekte Besar.”
==
Di xiu zhen jie (Dunia Persilatan) tidak ada yang tahu apa yang terjadi di Hei Hu Bang (Geng Harimau Hitam). Mereka bahkan lebih tidak tahu bahwa Hei Hu Bang (Geng Harimau Hitam) sekarang sudah bersiap perang dengan sekuat tenaga. Zhao Hai setelah berdiskusi dengan Tie Zhan Tian dan yang lainnya selesai, kembali ke Di Yi Jun Tuan (Pasukan Pertama), masih terus bertempur sengit dengan pasukan Tian Mo (Iblis) milik Mo Li Ke. Secara keseluruhan, dia masih diuntungkan, tapi Di Yi Jun Tuan (Pasukan Pertama) juga bukannya tanpa kerugian sama sekali.
Namun kedua belah pihak sepertinya sudah memiliki kesepakatan diam-diam, sama-sama tidak lagi menggunakan chang sheng qi (Tingkat Panjang Umur) qiang zhe (ahli) untuk bertempur. Pertempuran da fa qi (Alat Sihir Besar) juga hampir tidak ada. Kedua belah pihak memasuki keadaan yang sangat tenang, pertempuran sepertinya berubah menjadi urusan rutin, sudah kehilangan makna aslinya. Kedua belah pihak sedang menunggu, menanti saat itu tiba.
Untuk lebih memahami gerakan Jiu Da Zong Men (Sembilan Sekte Besar), Zhao Hai sekali lagi meningkatkan pengawasan terhadap Jiu Da Zong Men (Sembilan Sekte Besar). Liu yin chen (debu perak cair) mengikuti orang Jiu Da Zong Men (Sembilan Sekte Besar) masuk ke posisi inti mereka. Selain beberapa tempat terlarang, Jiu Da Zong Men (Sembilan Sekte Besar) sama dengan sepenuhnya di bawah pengawasannya.
Akhir-akhir ini, gerakan Jiu Da Zong Men (Sembilan Sekte Besar) agak besar. Bukan hanya Zhao Hai yang menemukan, bahkan Tian Mo zu (Ras Iblis) pun menemukannya. Pasukan besar Tian Mo (Iblis) di sana juga mulai bergerak. Tapi gerakan mereka bukan menyerang, melainkan perlahan beralih ke pertahanan. Serangan terhadap berbagai aliansi xiu zhen jie (Dunia Persilatan), perlahan berkurang.
Zhao Hai tidak mempedulikan ini. Tian Mo zu (Ras Iblis) kali ini sudah siap, ingin merebut kuota Yue Long Jie (Alam Naga Melompat) dari xiu zhen jie (Dunia Persilatan), tentu sudah melakukan persiapan matang. Bahkan Zhao Hai curiga, sudah ada xiu shi (Kultivator) yang dikendalikan oleh Tian Mo zu (Ras Iblis).
Kecurigaan ini bukan tidak mungkin. Beberapa tahun ini xiu zhen jie (Dunia Persilatan) mengirim cukup banyak xiu shi (Kultivator) masuk ke Tian Mo Jie (Alam Iblis) untuk mengikuti Tian Mo Yan Wu (Latihan Perang Iblis). Tian Mo Yan Wu (Latihan Perang Iblis) ini kedengarannya meskipun sangat gemilang, tapi situasi sebenarnya, hanya yang ikut serta yang mengerti. Itu sama sekali bukan latihan perang, jelas-jelas pergi berjuang mati-matian.
Untuk menghadapi xiu zhen jie (Dunia Persilatan), Tian Mo Jie (Alam Iblis) pasti menggunakan banyak cara. Membiarkan chang sheng qi (Tingkat Panjang Umur) qiang zhe (ahli) Tian Mo Jie (Alam Iblis) turun tangan, menahan beberapa xiu shi (Kultivator), lalu menggunakan fa shu (sihir) untuk cuci otak mereka, mengendalikan xiu shi (Kultivator) itu, juga bukan tidak mungkin.
Tian Mo Jie (Alam Iblis) ingin menghadapi xiu zhen jie (Dunia Persilatan), harus memahami xiu zhen jie (Dunia Persilatan). Apa cara yang lebih baik daripada memasang paku di xiu zhen jie (Dunia Persilatan)? Xiu shi (Kultivator) yang dikendalikan Tian Mo zu (Ras Iblis) itu akan terus-menerus menyuplai informasi tentang xiu zhen jie (Dunia Persilatan) di sini kepada Tian Mo Jie (Alam Iblis). Tian Mo Jie (Alam Iblis) akan sangat memahami segala gerak-gerik di xiu zhen jie (Dunia Persilatan) sini.
Dan xiu shi (Kultivator) yang ikut Tian Mo Yan Wu (Latihan Perang Iblis) dan hidup kembali ke xiu zhen jie (Dunia Persilatan), umumnya akan mendapat kepercayaan atau pelatihan khusus dari sekte mereka. Mereka bisa menyentuh lebih banyak hal, pemahaman mereka tentang sekte masing-masing juga lebih banyak. Bisa memberikan lebih banyak informasi kepada Tian Mo Jie (Alam Iblis). Akankah Tian Mo zu (Ras Iblis) melepaskan orang-orang ini? Pasti tidak.
Yang harus dilakukan Zhao Hai sekarang adalah duduk di samping menonton keramaian. Dia ingin melihat seperti apa pertempuran antara Jiu Da Zong Men (Sembilan Sekte Besar) dengan Tian Mo Jie (Alam Iblis).
Zhao Hai memiliki pemahaman tertentu tentang kekuatan Tian Mo Jie (Alam Iblis). Dia sangat paham, di Tian Mo Jie (Alam Iblis) masih banyak chang sheng qi (Tingkat Panjang Umur) qiang zhe (ahli) yang tersembunyi. Chang sheng qi (Tingkat Panjang Umur) qiang zhe (ahli) itu, selama ini tidak ikut menyerang, mungkin sedang menunggu chang sheng qi (Tingkat Panjang Umur) qiang zhe (ahli) xiu zhen jie (Dunia Persilatan) yang masuk ke Yue Long Jie (Alam Naga Melompat) itu kembali. Zhao Hai yakin, perang besar kedua belah pihak sudah hampir dimulai.
Tian Mo Jie (Alam Iblis) menyerbu xiu zhen jie (Dunia Persilatan) saat ini, tidak lain ingin menyingkirkan xiu zhen jie (Dunia Persilatan), memberi mereka kesempatan masuk ke Yue Long Jie (Alam Naga Melompat). Dan tidak mungkin tidak ada orang di Jiu Da Zong Men (Sembilan Sekte Besar) yang tahu hal ini. Mereka tahu rencana Tian Mo Jie (Alam Iblis), pasti tidak akan membiarkan Tian Mo Jie (Alam Iblis) berhasil. Kalau tidak, bagi xiu zhen jie (Dunia Persilatan), terutama Jiu Da Zong Men (Sembilan Sekte Besar), kerugiannya terlalu besar.
Sekarang di xiu zhen jie (Dunia Persilatan) sini, masuk Yue Long Jie (Alam Naga Melompat), sudah tidak ada urusan sekte kecil. Hampir semuanya dikuasai Jiu Da Zong Men (Sembilan Sekte Besar), dan beberapa sekte berkekuatan kuat. Bisa dikatakan bisa tidaknya masuk Yue Long Jie (Alam Naga Melompat), bagi sekte kecil di xiu zhen jie (Dunia Persilatan), tidak akan berpengaruh besar. Tapi pengaruhnya bagi Jiu Da Zong Men (Sembilan Sekte Besar) besar. Mereka harus berjuang mati-matian untuk ini.
Suasana xiu zhen jie (Dunia Persilatan) tiba-tiba menegang. Bahkan sekte-sekte kecil di Zi You Lian Meng (Aliansi Bebas) sini pun merasakannya. Mereka menemukan pasukan besar Tian Mo (Iblis) mulai mengerut dan bertahan. Sedangkan Jiu Da Zong Men (Sembilan Sekte Besar) mulai mengerahkan pasukan dalam jumlah besar. Semua ini menunjukkan, sebuah perang besar akan segera tiba.
Dan yang mengejutkan sekte-sekte kecil di Zi You Lian Meng (Aliansi Bebas), kali ini Hei Hu Bang (Geng Harimau Hitam) sama sekali tidak bereaksi, sepertinya mereka tidak tahu apa-apa.
Orang-orang sekte kecil itu tentu tidak akan percaya Hei Hu Bang (Geng Harimau Hitam) tidak tahu apa-apa. Itu berarti Hei Hu Bang (Geng Harimau Hitam) pasti tahu sesuatu, tapi tidak mengatakannya. Ini membuat sekte-sekte kecil semakin gelisah.
Saat sekte-sekte kecil itu dalam keadaan tidak tenang, seluruh xiu zhen jie (Dunia Persilatan) juga sepertinya berubah menjadi sandiwara bisu. Tidak ada yang memberi tahu mereka, sebenarnya apa yang terjadi di xiu zhen jie (Dunia Persilatan) sini. Sekarang perwakilan sekte-sekte kecil itu setiap hari lari ke Hei Hu Bang (Geng Harimau Hitam) memohon bertemu Zhang Feng, ingin tahu sesuatu dari Zhang Feng. Tapi sikap Zhang Feng terhadap mereka selalu dingin, membuat mereka tidak tahu apa yang terjadi.
Hari-hari seperti ini berlangsung sekitar sepuluh hari. Tiba-tiba suatu hari, Jiu Da Zong Men (Sembilan Sekte Besar) bergerak serempak. Sejumlah besar chang sheng qi (Tingkat Panjang Umur) qiang zhe (ahli), tiba-tiba membunuh keluar dari Jiu Da Zong Men (Sembilan Sekte Besar), menyerbu pasukan besar Tian Mo (Iblis).
Dan pasukan besar Tian Mo (Iblis) di sana juga tidak terkecuali. Sejumlah besar Tian Mo (Iblis) chang sheng qi (Tingkat Panjang Umur) juga membunuh keluar dari pasukan besar Tian Mo (Iblis). Kedua belah pihak memulai perang antara chang sheng qi (Tingkat Panjang Umur) qiang zhe (ahli).
Kegemparan sebesar ini tentu tidak mungkin disembunyikan. Kabar ini dalam waktu sesingkat mungkin menyebar ke seluruh xiu zhen jie (Dunia Persilatan). Sekte-sekte kecil itu akhirnya mengerti apa yang terjadi.
Sejujurnya sekte-sekte kecil itu benar-benar ketakutan. Mereka tidak menyangka, Jiu Da Zong Men (Sembilan Sekte Besar) bisa mengeluarkan begitu banyak chang sheng qi (Tingkat Panjang Umur) qiang zhe (ahli). Lebih tidak menyangka lagi, Tian Mo Jie (Alam Iblis) juga memiliki begitu banyak Tian Mo (Iblis) chang sheng qi (Tingkat Panjang Umur). Ini bagi mereka, bahkan tidak berani membayangkannya.
Karena Jiu Da Zong Men (Sembilan Sekte Besar) tiba-tiba mengirim sejumlah besar chang sheng qi (Tingkat Panjang Umur) qiang zhe (ahli), xiu zhen jie (Dunia Persilatan) menjadi kacau balau. Satu-satunya yang tidak kacau, hanya Zi You Lian Meng (Aliansi Bebas) di sini. Di Zi You Lian Meng (Aliansi Bebas) sini, Di Yi Jun Tuan (Pasukan Pertama) dikomandoi Zhao Hai. Jun Tuan (Pasukan) Mo Li Ke di sana, juga tidak mengirim banyak chang sheng qi (Tingkat Panjang Umur) qiang zhe (ahli) untuk menghadapi Di Yi Jun Tuan (Pasukan Pertama). Di Er Jun Tuan (Pasukan Kedua) di sana juga sama. Saat seluruh xiu zhen jie (Dunia Persilatan) bertempur kacau balau, wilayah kendali Zi You Lian Meng (Aliansi Bebas) justru sangat tenang.
Di Yi Jun Tuan (Pasukan Pertama) dan Di Er Jun Tuan (Pasukan Kedua) di sana sangat tenang, tapi markas Hei Hu Bang (Geng Harimau Hitam) di sana sama sekali tidak tenang. Saat Jiu Da Zong Men (Sembilan Sekte Besar) mengirim sejumlah besar chang sheng qi (Tingkat Panjang Umur) qiang zhe (ahli) untuk menghadapi Tian Mo zu (Ras Iblis), Zhang Feng tiba-tiba mengundang zong zhu (ketua sekte) dari berbagai sekte di Zi You Lian Meng (Aliansi Bebas). Ya zong zhu (ketua sekte), bukan perwakilan. Karena hal yang dibicarakan Zhang Feng, para perwakilan itu tidak bisa memutuskan, hanya zong zhu (ketua sekte) yang bisa memutuskan.
Zhang Feng tidak hanya mengundang zong zhu (ketua sekte) dari berbagai sekte, juga mengundang semua chang sheng qi (Tingkat Panjang Umur) qiang zhe (ahli) dari berbagai sekte bersama-sama. Bahkan chang sheng qi (Tingkat Panjang Umur) qiang zhe (ahli) yang di garis depan, semuanya diundang Zhang Feng ke markas Hei Hu Bang (Geng Harimau Hitam).
Chang sheng qi (Tingkat Panjang Umur) qiang zhe (ahli) dan zong zhu (ketua sekte) dari berbagai sekte itu tentu tidak akan percaya Hei Hu Bang (Geng Harimau Hitam) punya tipu muslihat. Menurut mereka, meskipun Hei Hu Bang (Geng Harimau Hitam) punya tipu muslihat, orang-orang ini juga bisa menghadapinya. Jadi semuanya datang memenuhi undangan. Dan persiapan Hei Hu Bang (Geng Harimau Hitam) juga sangat matang. Orang-orang ini diundang ke sebuah ruang besar. Di ruang besar ini, Hei Hu Bang (Geng Harimau Hitam) hanya mengirim lima orang sebagai perwakilan. Pertama Zhang Feng, bang zhu (pemimpin geng) Hei Hu Bang (Geng Harimau Hitam) sekarang. Kedua Hu Liang Chen, konsultan yang diakui Hei Hu Bang (Geng Harimau Hitam). Ketiga Zhao Hai, statusnya di Hei Hu Bang (Geng Harimau Hitam) tentu tidak perlu dikatakan. Dua yang terakhir adalah Tie Zhan Tian dan Xuan Gui Lao Ren (Orang Tua Kura-kura Hitam), dua orang chang sheng qi (Tingkat Panjang Umur) tai shang zhang lao (Tetua Tertinggi) Hei Hu Bang (Geng Harimau Hitam).
Begitu zong zhu (ketua sekte) dan chang sheng qi (Tingkat Panjang Umur) qiang zhe (ahli) dari berbagai sekte itu masuk ruang dan melihat Hei Hu Bang (Geng Harimau Hitam) mengatur formasi seperti ini, mereka terkejut. Kemudian semua orang merasa berat. Mereka sangat paham, Hei Hu Bang (Geng Harimau Hitam) mengatur formasi seperti ini, pasti bukan urusan kecil.
Semua orang diam-diam mencari tempat duduk. Sedangkan lima orang Hei Hu Bang (Geng Harimau Hitam) duduk di sana tidak bergerak. Ini membuat mereka semakin tidak bisa menebak apa yang ingin dilakukan Hei Hu Bang (Geng Harimau Hitam).
Setelah semua orang hadir, Zhang Feng baru membuka mulut: “Semuanya, mohon tenang. Hari ini mengundang kalian semua ke sini, adalah untuk urusan Jiu Da Zong Men (Sembilan Sekte Besar) tiba-tiba mengirim sejumlah besar chang sheng qi (Tingkat Panjang Umur) qiang zhe (ahli) menyerang pasukan besar Tian Mo (Iblis).”
Meskipun semua orang sudah menduga mengapa mereka diundang, tapi begitu mendengar Zhang Feng berkata demikian, mereka tetap mengecilkan suara. Semua orang memusatkan perhatian menatap Zhang Feng, mendengarkan kelanjutannya.
Zhang Feng menatap orang-orang ini, berkata dengan suara berat: “Jiu Da Zong Men (Sembilan Sekte Besar) akan mengirim sejumlah besar chang sheng qi (Tingkat Panjang Umur) qiang zhe (ahli), untuk menghadapi pasukan besar Tian Mo (Iblis). Kami sudah tahu sejak lama, bahkan orang Tian Mo Jie (Alam Iblis) juga sudah tahu. Ini adalah pertempuran yang ditunggu kedua belah pihak.”
Begitu Zhang Feng mengatakan ini, ruangan gempar. Banyak orang tidak mengerti apa yang terjadi, mengapa Zhang Feng mengatakan ini adalah pertempuran yang diketahui kedua belah pihak.
Zhang Feng menatap orang-orang itu, lalu berkata: “Saudara-saudara, mungkin ada yang pernah mendengar nama Yue Long Jie (Alam Naga Melompat), mungkin ada yang belum pernah mendengar. Tapi baik pernah mendengar atau belum, hari ini saya akan menjelaskan di sini, apa itu Yue Long Jie (Alam Naga Melompat), apa hubungan Yue Long Jie (Alam Naga Melompat) dengan perang kali ini. Mohon semuanya tenang.”
Sebenarnya saat Zhang Feng membuka mulut menyebut Yue Long Jie (Alam Naga Melompat), beberapa zong zhu (ketua sekte) dan tai shang zhang lao (Tetua Tertinggi) sudah tenang, tegang menatap Zhang Feng, mendengarkan kelanjutannya.
Zhang Feng menceritakan secara singkat urusan Yue Long Jie (Alam Naga Melompat) di sana kepada semua orang. Banyak zong zhu (ketua sekte) yang baru pertama kali mendengar hal ini. Sekarang mendengar tujuan perang kali ini ternyata demi merebut hak masuk Yue Long Jie (Alam Naga Melompat), ekspresi semua zong zhu (ketua sekte) tidak terlalu baik.
Ini juga tidak bisa disalahkan pada mereka. Mereka ini, sebagian besar sebelumnya belum pernah mendengar Yue Long Jie (Alam Naga Melompat). Sekarang tiba-tiba harus demi Yue Long Jie (Alam Naga Melompat), berperang besar melawan Tian Mo zu (Ras Iblis). Setelah perang besar mereka tidak mendapat keuntungan sedikit pun, malah menderita kerugian besar. Ini tidak membuat mereka merasa kecewa.
Setelah Zhang Feng selesai menceritakan urusan Yue Long Jie (Alam Naga Melompat), lalu berkata dengan suara berat: “Kali ini Jiu Da Zong Men (Sembilan Sekte Besar) bisa mengerahkan begitu banyak chang sheng qi (Tingkat Panjang Umur) qiang zhe (ahli), karena mereka sudah memanggil kembali semua chang sheng qi (Tingkat Panjang Umur) qiang zhe (ahli) dari Yue Long Jie (Alam Naga Melompat) sana. Tapi Yue Long Jie (Alam Naga Melompat) punya aturan, jika kau meninggalkan Yue Long Jie (Alam Naga Melompat), tidak akan bisa kembali lagi. Artinya, sekarang xiu zhen jie (Dunia Persilatan) kita, hampir tidak ada orang di Yue Long Jie (Alam Naga Melompat) sana. Ini bagi xiu zhen jie (Dunia Persilatan) kita pasti bukan hal baik. Tadinya urusan ini sepertinya tidak ada hubungannya dengan kita. Tapi saya bisa memberitahu kalian, urusan ini ada hubungannya dengan kita, dan hubungannya besar.”
Semua zong zhu (ketua sekte) dan chang sheng qi (Tingkat Panjang Umur) qiang zhe (ahli) diam-diam mendengarkan perkataan Zhang Feng. Mereka juga ingin tahu, apa hubungannya urusan ini dengan mereka.
Zhang Feng menatap orang-orang ini, berkata dengan suara berat: “Berdirinya Zi You Lian Meng (Aliansi Bebas) kita, terjadi di atas prasyarat menggagalkan rencana integrasi Jiu Da Zong Men (Sembilan Sekte Besar). Jiu Da Zong Men (Sembilan Sekte Besar) kali ini memanggil pulang semua chang sheng qi (Tingkat Panjang Umur) qiang zhe (ahli) dari Yue Long Jie (Alam Naga Melompat), menderita kerugian besar. Bahkan jika mereka berhasil memukul mundur Tian Mo Jie (Alam Iblis), dalam waktu singkat mengirim chang sheng qi (Tingkat Panjang Umur) qiang zhe (ahli) masuk Yue Long Jie (Alam Naga Melompat) juga tidak mungkin. Bukan mereka tidak mau mengirim, tapi mereka tidak punya orang untuk dikirim. Saat itu, bisa jadi Jiu Da Zong Men (Sembilan Sekte Besar) akan menagih hutang ini kepada kita, berbalik, memusnahkan kita.”
Begitu Zhang Feng mengatakan ini, para zong zhu (ketua sekte) dan chang sheng qi (Tingkat Panjang Umur) qiang zhe (ahli) di bawah semuanya berubah ekspresi. Lalu mulai berdiskusi ramai. Mereka sangat paham, apa yang dikatakan Zhang Feng benar. Dengan sifat sewenang-wenang Jiu Da Zong Men (Sembilan Sekte Besar), hutang ini akhirnya pasti akan ditagihkan kepada mereka. Hanya saja mereka tidak senang, bahwa urusan ini paling awal dipicu oleh Zhao Hai. Sekarang malah menyuruh mereka semua yang menanggungnya.
Zhang Feng menatap mereka, segera mengerti apa yang mereka pikirkan. Zhang Feng tanpa sadar mendengus dingin, lalu berkata dengan suara berat: “Saya tahu kalian mengira urusan ini dipicu oleh Xiao Hai. Tapi apakah yang dilakukan Xiao Hai, bukankah demi kalian juga? Saya terus terang saja pada kalian, Hei Hu Bang (Geng Harimau Hitam) kami masih punya kekuatan tersembunyi, untuk menanti hari ini. Saya harap kalian masih tetap tinggal di Zi You Lian Meng (Aliansi Bebas), bersama kami menghadapi Tian Mo Jie (Alam Iblis), menghadapi Jiu Da Zong Men (Sembilan Sekte Besar). Asalkan setelah urusan ini, Zi You Lian Meng (Aliansi Bebas) kita bisa menjadi satu kekuatan besar di xiu zhen jie (Dunia Persilatan), maka bahkan Jiu Da Zong Men (Sembilan Sekte Besar) pun tidak berani meremehkan kita. Kita mungkin bisa mendapatkan kuota untuk pergi ke Yue Long Jie (Alam Naga Melompat). Jika kalian masih seperti dulu, maka kalian tetap menjadi penjahit baju untuk Jiu Da Zong Men (Sembilan Sekte Besar). Kalian tetap tidak akan mendapat kuota pergi ke Yue Long Jie (Alam Naga Melompat).”
Orang-orang dari berbagai sekte itu begitu mendengar Zhang Feng berkata demikian, semuanya terkejut. Lalu para chang sheng qi (Tingkat Panjang Umur) qiang zhe (ahli) berubah ekspresi. Karena hal yang dikatakan Zhang Feng ini, daya tariknya bagi para chang sheng qi (Tingkat Panjang Umur) qiang zhe (ahli) ini benar-benar terlalu besar.
Chang sheng qi (Tingkat Panjang Umur) qiang zhe (ahli) ini belum pernah pergi ke Yue Long Jie (Alam Naga Melompat). Jika Zi You Lian Meng (Aliansi Bebas) benar-benar memiliki hak setara dengan Jiu Da Zong Men (Sembilan Sekte Besar), maka tentu bisa memperjuangkan kuota masuk Yue Long Jie (Alam Naga Melompat). Dan orang-orang ini punya kesempatan untuk masuk ke Yue Long Jie (Alam Naga Melompat) sana.
Hanya dengan masuk ke Yue Long Jie (Alam Naga Melompat), mereka mungkin bisa terbang naik ke wei mian (bidang dimensi) yang lebih tinggi. Dengan begitu umur mereka bisa lebih panjang. Jika tetap tinggal di xiu zhen jie (Dunia Persilatan) sini, maka mereka tidak akan pernah bisa hidup melebihi angka lima belas yuan (era) ini.
Zhang Feng menatap orang-orang ini, terutama para chang sheng qi (Tingkat Panjang Umur) qiang zhe (ahli) itu, tahu mereka tergoda. Zhang Feng berkata dengan suara berat: “Kita ingin menghadapi Jiu Da Zong Men (Sembilan Sekte Besar), pasti harus bersatu, harus memiliki satu inti kepemimpinan. Jadi Hei Hu Bang (Geng Harimau Hitam) kami bermaksud melakukan integrasi terhadap Zi You Lian Meng (Aliansi Bebas). Anggota Zi You Lian Meng (Aliansi Bebas) yang sekarang, semuanya akan menjadi fen tang (cabang) dari Zi You Lian Meng (Aliansi Bebas). Dan semua fen tang (cabang) harus patuh pada perintah zong tang (pusat). Saya menjabat sebagai meng zhu (ketua aliansi) Zi You Lian Meng (Aliansi Bebas). Dari zong zhu (ketua sekte) berbagai sekte, dipilih perwakilan, membentuk zhang lao tuan (dewan tetua), bersama Hei Hu Bang (Geng Harimau Hitam) mengelola seluruh Zi You Lian Meng (Aliansi Bebas). Artinya, Zi You Lian Meng (Aliansi Bebas) kita tidak akan menjadi organisasi longgar lagi, melainkan satu kesatuan yang sesungguhnya.”
Di sini tidak ada orang bodoh. Mereka semua mengerti maksud Zhang Feng. Justru karena mengerti, seluruh ruangan seperti ada yang menuang air dingin ke wajan minyak panas, sekonyong-konyong meledak.
==
Jadi, semua zongzhu (pemimpin sekte) dari xiao zongmen (sekete kecil) mengerti apa maksud Zhang Feng. Mereka juga mengerti apa maksud Hei Hu Bang (Geng Macan Hitam). Ini bukanlah integrasi, melainkan jelas-jelas ingin menelan mereka.
Melihat situasi yang kacau di tempat, Zhang Feng berkata dengan suara dalam, “Mohon tenang, saya belum selesai bicara. Integrasi kali ini bukan bersifat wajib, melainkan bersifat sukarela. Kalian bisa secara sukarela bergabung, bisa juga tidak bergabung. Yang secara sukarela bergabung dengan Zi You Lian Meng (Aliansi Bebas), bisa menjadi salah satu fen tang (cabang) dari Zi You Lian Meng (Aliansi Bebas). Memiliki hak otonomi dan kemandirian, tapi harus tunduk pada pimpinan zong tang (balai pusat). Jika tidak bersedia bergabung, juga boleh keluar dari Zi You Lian Meng (Aliansi Bebas). Tapi kalau begitu, lain kali bertemu, kita sudah bukan kawan, melainkan lawan.” Selesai bicara Zhang Feng menutup mulut dan tidak berbicara lagi.
Sementara suara di tempat langsung mengecil. Sebelumnya Hei Hu Bang (Geng Macan Hitam) mengatakan integrasi, sikapnya sangat keras, tapi orang-orang dari zongmen (sekete) lain masih berani bersuara keras. Tapi setelah perkataan Zhang Feng ini keluar, orang-orang itu mau tidak mau harus memikirkannya dengan baik. Karena perkataan Zhang Feng ini tidak hanya sekadar ancaman.
Mereka ini, sejak saat bergabung dengan Zi You Lian Meng (Aliansi Bebas), pada tubuh mereka sudah terlanjur tercap cap Zi You Lian Meng (Aliansi Bebas). Sekarang meskipun mereka ingin beralih ke bawah panji sekte-sekte besar, juga tidak mungkin mendapat perlakuan yang terlalu baik. Sekte-sekte besar itu bahkan bisa menelan mereka sampai tidak tersisa tulang belulangnya.
Sementara bergabung dengan Zi You Lian Meng (Aliansi Bebas), setidaknya mereka masih akan mendapat posisi sebagai fen tang (cabang). Dan seperti yang dikatakan Zhang Feng, jika mereka bersatu padu, masih bisa memperjuangkan kepentingan yang lebih besar.
Yang paling utama adalah ancaman Zhang Feng. Sekarang para zongzhu (pemimpin sekte) xiao zongmen (sekete kecil) ini juga sudah melihat. Setelah perang besar kali ini, Xiu Zhen Jie (Alam Kultivasi) di sini sepertinya dalam waktu yang sangat panjang, tidak bisa kembali ke keadaan seperti sebelumnya. Xiao zongmen (Sekete kecil) dalam waktu ke depan, sama sekali tidak mungkin bisa bertahan secara independen. Sekte-sekte besar itu tidak akan memberi mereka kesempatan untuk bertahan secara independen. Jika mereka benar-benar keluar dari Zi You Lian Meng (Aliansi Bebas), hanya akan ditelan. Dan yang menelan mereka tidak mungkin orang lain, pasti Hei Hu Bang (Geng Macan Hitam).
Zhang Feng sudah berkata, jika mereka keluar dari Zi You Lian Meng (Aliansi Bebas), lain kali bertemu sudah bukan kawan, melainkan lawan. Artinya, lain kali bertemu, Xiu Shi (Kultivator) Hei Hu Bang (Geng Macan Hitam) tidak akan melepaskan mereka.
Hei Hu Bang (Geng Macan Hitam) dalam menghadapi musuh, tidak akan segan-segan. Lihat saja nasib You Hun Bang (Geng Jiwa Pengembara) dan Lie Yan Zong (Sekte Api Berkobar). Bukankah kedua tempat itu ditelan mentah-mentah oleh Hei Hu Bang (Geng Macan Hitam)?
Begitu berpikir sampai sini, zongzhu (pemimpin sekte) xiao zongmen (sekete kecil) lainnya mau tidak mau harus memikirkan baik-baik perkataan Zhang Feng. Suara di tempat tentu menjadi lebih kecil.
Zhang Feng menatap semua orang, berkata dengan suara dalam, “Saudara-saudara sekalian, sekarang bisa kembali ke dongfu (gua kediaman) untuk berembuk. Besok kita datang lagi ke sini untuk rapat. Saat itu saya akan mendengar keputusan kalian.” Selesai bicara Zhang Feng berdiri. Zhao Hai dan beberapa yang lain juga berdiri, lalu berjalan keluar.
Begitu tokoh utama pergi, para figuran lainnya tentu tidak punya mood untuk tinggal. Mereka semua berbalik pergi. Tapi begitu mereka keluar dari da ting (aula besar), mereka mendapati Hei Hu Bang (Geng Macan Hitam) di sini sudah meningkatkan penjagaan. Dan yang lebih mengejutkan mereka, Xiu Shi (Kultivator) Hei Hu Bang (Geng Macan Hitam) yang berjaga ini, kekuatannya ternyata tidak lemah. Xiu Shi (Kultivator) Du Jie Qi (Periode Penyeberangan Kalpa), Xiu Shi (Kultivator) Yuan Ying Qi (Periode Inti Bayi) terlihat di mana-mana.
Yang lebih mengejutkan mereka, mereka merasakan ada banyak qi (aura) yang sangat mengagumkan di Hei Hu Bang (Geng Macan Hitam). Sekilas merasakan qi (aura) itu sudah tahu, pasti dikeluarkan oleh qiang zhe (yang kuat) Chang Sheng Qi (Periode Keabadian).
Wajah semua zongzhu (pemimpin sekte) dan tai shang zhang lao (tetua tertinggi) dari berbagai zongmen (sekete) yang keluar dari da ting (aula besar) tidak terlalu bagus. Mereka sebelumnya mengira Hei Hu Bang (Geng Macan Hitam) bilang sudah siap, itu cuma alasan belaka. Tapi sekarang terlihat, sama sekali bukan begitu. Hei Hu Bang (Geng Macan Hitam) benar-benar sudah siap, bahkan menyembunyikan sebagian besar kekuatan mereka, tinggal menunggu hari ini tiba.
Orang-orang dari zongmen (sekete) itu tahu mereka diperhitungkan oleh Hei Hu Bang (Geng Macan Hitam). Faktanya, bukan hanya mereka, orang Sembilan Zong Men Besar juga diperhitungkan oleh Hei Hu Bang (Geng Macan Hitam). Sampai sekarang, orang Sembilan Zong Men Besar masih mengira kekuatan Hei Hu Bang (Geng Macan Hitam) tidak lebih dari itu. Mana mereka menyangka kekuatan Hei Hu Bang (Geng Macan Hitam) sudah sekuat ini.
Orang-orang dari zongmen (sekete) itu mau tidak mau harus memikirkan dengan sungguh-sungguh keputusan apa yang akan mereka ambil. Banyak orang mengeluarkan chuan xin yu jian (pedang giok pengirim pesan), lalu melepaskan yu jian (pedang giok) itu. Mereka ingin tahu, apakah Hei Hu Bang (Geng Macan Hitam) menarik kembali orang-orang dari Di Yi Jun Tuan (Korps Pertama) dan Di Er Jun Tuan (Korps Kedua). Jika iya, itu berarti kekuatan Hei Hu Bang (Geng Macan Hitam) tidak sekuat yang mereka bayangkan. Jika tidak, mereka harus memperkirakan ulang kekuatan Hei Hu Bang (Geng Macan Hitam).
Tentu ada juga beberapa zongzhu (pemimpin sekte) yang yu jian (pedang giok) yang mereka lepaskan, bukan dikirim ke zongmen (sekete) masing-masing atau ke Di Yi Jun Tuan (Korps Pertama) dan Di Er Jun Tuan (Korps Kedua). Yu jian (Pedang giok) mereka dikirim ke Sembilan Zong Men Besar, untuk melapor kepada Sembilan Zong Men Besar.
Sayangnya, mereka ini tidak tahu, semua fei jian (pedang terbang) yang mereka lepaskan, diawasi oleh Zhao Hai. Begitu menemukan fei jian (pedang terbang) yang dikirim ke Sembilan Zong Men Besar, dia akan menahan fei jian (pedang terbang) itu pada saat pertama.
Sementara Zhao Hai dan beberapa yang lain sekarang sedang duduk di ruang kerja Zhang Feng. Zhang Feng berkata dengan suara dalam, “Hari ini kita sudah buka-bukaan dengan mereka. Tinggal lihat bagaimana pilihan mereka.”
Tie Zhan Tian tersenyum tipis, “Menurutku tidak akan ada kejutan. Mereka ini harusnya paham, tetap di Zi You Lian Meng (Aliansi Bebas) lebih baik daripada pergi ke tempat lain. Kalau masuk ke bawah panji sekte-sekte besar, mereka juga tidak akan dapat hasil bagus. Dan mereka juga harus tahu, kita tidak akan membiarkan mereka masuk ke bawah panji zongmen (sekete) lain.”
Hu Liang Chen mengangguk, “Cuma tidak tahu bagaimana perang besar antara Sembilan Zong Men Besar dan Tian Mo Jie (Alam Iblis Surgawi) sekarang. Jika Sembilan Zong Men Besar menang, maka hari-hari tenang kita mungkin akan berakhir.”
Zhao Hai berkata dengan suara dalam, “Sembilan Zong Men Besar sekarang meskipun unggul, tapi belum menang. Tian Mo Jie (Alam Iblis Surgawi) ternyata memang sudah bersiap sejak awal.”
Hu Liang Chen mengangguk, “Syukurlah. Sepertinya pertempuran mereka masih akan berlangsung beberapa waktu. Waktu ini juga cukup bagi kita untuk membuat beberapa pengaturan.”
Zhao Hai menggeleng, “Tidak akan. Kali ini serangan Sembilan Zong Men Besar, gagal menjatuhkan Tian Mo Jie (Alam Iblis Surgawi) dalam satu pukulan. Ke depannya ingin menjatuhkan Tian Mo Jie (Alam Iblis Surgawi) tidak akan semudah itu. Para bodoh di Sembilan Zong Men Besar, masih saja begitu sombong. Mereka mengira dengan memanggil kembali orang-orang dari Yue Long Jie (Alam Naga Melompat), bisa dengan mudah mengalahkan Tian Mo Jie (Alam Iblis Surgawi). Jadi mereka bahkan tidak melakukan pekerjaan kerahasiaan sama sekali, malah memberi Tian Mo Jie (Alam Iblis Surgawi) waktu untuk bersiap. Sekarang jadinya begini, gagal menjatuhkan Tian Mo Jie (Alam Iblis Surgawi) dalam satu pukulan, ke depannya mereka akan kerepotan. Tapi Tian Mo Jie (Alam Iblis Surgawi) juga tidak akan melepaskan tujuan mengalahkan Xiu Zhen Jie (Alam Kultivasi). Jadi target mereka selanjutnya kemungkinan besar adalah Zi You Lian Meng (Aliansi Bebas) kita.”
Begitu mendengar Zhao Hai berkata begitu, Zhang Feng dan yang lain tertegun. Zhang Feng tidak mengerti, “Kenapa bisa kita? Pasukan Mo Li Ke (Iblis) bukannya tidak ada gerakan?”
Zhao Hai berkata dengan suara dalam, “Justru karena tidak ada gerakan, maka mereka akan menyerang kita. Di antara berbagai lian meng (aliansi) di Xiu Zhen Jie (Alam Kultivasi), hanya Zi You Lian Meng (Aliansi Bebas) kita yang paling lemah, qiang zhe (yang kuat) Chang Sheng Qi (Periode Keabadian) paling sedikit. Tian Mo Jie (Alam Iblis Surgawi) juga tahu situasi ini. Jadi mereka pasti akan ingin menyerang dari titik terlemah, mencaplok lebih banyak wilayah Xiu Zhen Jie (Alam Kultivasi). Dan tidak perlu ditanya, sekarang dari seluruh Xiu Zhen Jie (Alam Kultivasi) dilihat, Zi You Lian Meng (Aliansi Bebas) kita adalah titik terlemah. Jadi mereka selanjutnya pasti akan menjadikan Zi You Lian Meng (Aliansi Bebas) kita sebagai target serangan utama, berharap sekali serang bisa menghabisi kita.”
Wajah Zhang Feng dan yang lain berubah. Sebelumnya mereka benar-benar tidak memikirkan poin ini. Tapi sekarang setelah Zhao Hai berkata begitu, mereka mau tidak mau harus mengakui, apa yang dikatakan Zhao Hai mungkin benar. Tujuan utama Tian Mo Jie (Alam Iblis Surgawi) adalah mengalahkan Xiu Zhen Jie (Alam Kultivasi). Dan mengalahkan Xiu Zhen Jie (Alam Kultivasi) ada banyak cara. Mereka berhasil menahan serangan qiang zhe (yang kuat) Chang Sheng Qi (Periode Keabadian) Sembilan Zong Men Besar. Lalu serangan mereka selanjutnya akan memilih tempat yang kekuatannya relatif lemah, ingin sekali serang bisa mencaplok tempat itu. Dan tidak diragukan, Zi You Lian Meng (Aliansi Bebas) adalah pilihan terbaik.
Meskipun Zhao Hai sebelumnya telah berkali-kali bertempur dengan pasukan Mo Li Ke (Iblis), dan tidak pernah menderita kerugian, tapi sama halnya, pasukan Mo Li Ke (Iblis) di sana juga sudah punya pemahaman tertentu tentang kekuatan Zi You Lian Meng (Aliansi Bebas). Mereka tahu Zi You Lian Meng (Aliansi Bebas) tidak sekuat Sembilan Zong Men Besar atau lian meng (aliansi) lain. Dibandingkan lian meng (aliansi) lain, Zi You Lian Meng (Aliansi Bebas) adalah yang paling mudah dihadapi.
Berperang tentu memilih buah kesemek yang lunak untuk diperas. Zi You Lian Meng (Aliansi Bebas) sebelumnya bisa menahan pasukan Mo Li Ke (Iblis), itu berkat kemampuan komando Zhao Hai. Tapi jika Tian Mo Jie (Alam Iblis Surgawi) tiba-tiba mengerahkan sejumlah besar qiang zhe (yang kuat) Chang Sheng Qi (Periode Keabadian) untuk menyerang Zi You Lian Meng (Aliansi Bebas), maka kemampuan komando Zhao Hai akan kehilangan fungsi. Di hadapan kekuatan absolut, kemampuan komando Zhao Hai sama sekali tidak cukup. Jadi kemungkinan pasukan besar Tian Mo Jie (Alam Iblis Surgawi) datang menyerang Zi You Lian Meng (Aliansi Bebas) adalah yang terbesar.
Setelah memikirkan ini semua, wajah Zhang Feng dan yang lain juga tidak bagus. Zhang Feng menatap Zhao Hai, “Xiao Hai (Hai Kecil), bagaimana pendapatmu?”
Zhao Hai tersenyum tipis, “Sekarang orang-orang ini masih kurang percaya diri terhadap Hei Hu Bang (Geng Macan Hitam) kita. Kalau begitu, kita buat mereka percaya saja. Aku akan meninggalkan Tai Shang Zhang Lao (Tetua Tertinggi) You Hun Bang (Geng Jiwa Pengembara), Zhang Lao (Tetua) Zhu, Bian Se Wu Lao (Lima Orang Tua Perubah Warna), dan beberapa bu si sheng wu (makhluk abadi) Chang Sheng Qi (Periode Keabadian) Tian Mo zu (Ras Iblis Surgawi) lainnya. Ditambah Tie Shu (Paman Tie) dan Xuan Gui Lao Ren (Orang Tua Kura-kura Hitam) berjaga-jaga di bang (geng). Seharusnya tidak akan masalah. Urusan pasukan besar Tian Mo (Iblis Surgawi) di sana, serahkan padaku saja.”
Tie Zhan Tian menatap Zhao Hai, “Ada berapa persen keyakinan? Kali ini Tian Mo zu (Ras Iblis Surgawi) kalau tidak menyerang ya sudah, kalau menyerang pasti akan kejam. Kau harus lebih hati-hati.”
Zhao Hai tersenyum tipis, “Tie Shu (Paman Tie) tenang saja. Pasti tidak akan masalah.” Alasan Zhao Hai berkata begitu, ada penyebabnya. Setelah dia mengeluarkan Hu Dawei dan yang lain dari Shi Zu Jie (Alam Leluhur Mayat), dia memindahkan hun shi (batu jiwa) itu dari Shi Zu Jie (Alam Leluhur Mayat) ke dalam kong jian (ruangan). Sekarang ling hun zhi li (kekuatan jiwa) di di yu kong jian (ruang neraka) sana semakin kuat. Banyak bu si sheng wu (makhluk abadi) yang naik tingkat. Jumlah bu si sheng wu (makhluk abadi) di tangan Zhao Hai memang sudah banyak, sekarang kekuatannya juga naik, kemampuan tempurnya tentu semakin perkasa. Justru karena inilah, sekarang Zhao Hai tidak takut pada Sembilan Zong Men Besar dan Tian Mo Jie (Alam Iblis Surgawi).
Begitu mendengar Zhao Hai berkata begitu yakin, Zhang Feng pun tenang. Dia berkata dengan suara dalam, “Kalau begitu, Di Yi Jun Tuan (Korps Pertama) di sana serahkan padamu. Hati-hati.”
Zhao Hai tersenyum tipis, “Kali ini serangan Tian Mo Jie (Alam Iblis Surgawi) belum tentu akan datang dari Di Yi Jun Tuan (Korps Pertama). Menurutku, kemungkinan besar dari Di Er Jun Tuan (Korps Kedua). Aku harus pergi ke Di Er Jun Tuan (Korps Kedua) dulu, berjaga-jaga di Di Er Jun Tuan (Korps Kedua) sana. Jika Tian Mo Jie (Alam Iblis Surgawi) benar-benar menyerang Di Er Jun Tuan (Korps Kedua), aku akan menghabisi mereka di sana. Di Di Yi Jun Tuan (Korps Pertama) aku sudah meninggalkan bu si sheng wu (makhluk abadi). Jika mereka menyerang Di Yi Jun Tuan (Korps Pertama), aku juga bisa segera ke sana.”
Zhang Feng dan yang lain semua tahu Zhao Hai adalah seorang kong jian yi shu shi (ahli teknik ruang). Jadi dia bilang bisa segera ke sana, tidak ada yang meragukan. Bagaimanapun juga, kekuatan Zhao Hai sudah terbukti. Mereka semua setuju dengan cara Zhao Hai ini.
Hu Liang Chen menatap Zhao Hai, “Menurutku, Xiao Hai (Hai Kecil) sebaiknya kau tampil dulu di Di Yi Jun Tuan (Korps Pertama). Lalu secara diam-diam pergi ke Di Er Jun Tuan (Korps Kedua). Dengan begitu, orang Tian Mo Jie (Alam Iblis Surgawi) pasti akan menyerang Di Er Jun Tuan (Korps Kedua).”
Zhao Hai mengangguk, setuju dengan saran Hu Liang Chen ini.
==
Hu Huaqian berdiri agak gugup di depan sebuah chuan song zhen (formasi teleportasi). Lokasi chuan song zhen (formasi teleportasi) ini sangat istimewa, tepat berada di dalam sebuah hu chuan (kapal macan). Hu chuan (kapal macan) ini juga merupakan salah satu hu chuan (kapal macan) yang telah dimodifikasi oleh Zhao Hai. Biasanya, chuan song zhen (formasi teleportasi) tidak dapat dipasang di dalam da fa qi (alat ajaib besar).
Cahaya putih menyala di atas chuan song zhen (formasi teleportasi), dan sesosok bayangan muncul di dalamnya. Orang ini mengenakan xiu shi fu (pakaian kultivator) hitam biasa, berpenampilan sangat biasa, dan tidak terlihat sesuatu yang istimewa.
Tetapi Hu Huaqian menjadi gugup begitu melihat orang ini. Ia segera menghampiri, menangkupkan tangan memberi hormat dan berkata, “Zhao Shi Xiong (Saudara Sejawat Zhao), kau datang.”
Zhao Hai menatap Hu Huaqian, tersenyum tipis dan berkata, “Huaqian, mengapa kau datang sendiri? Ayo pergi.”
Hu Huaqian mengiyakan, lalu mengantar Zhao Hai menuju ruang kemudi hu chuan (kapal macan). Hu Huaqian tidak berani bersikap tidak sopan kepada Zhao Hai. Status apa yang dimiliki Zhao Hai sekarang di Hei Hu Bang (Geng Macan Hitam)? Ia tidak kalah dengan Hu Liangchen. Dibandingkan Zhao Hai, ia jauh tertinggal.
Setelah keduanya duduk di ruang kemudi, Zhao Hai menoleh ke Hu Huaqian dan berkata, “Kedatanganku kali ini rahasia. Jangan beri tahu siapa pun dulu. Jika Tian Mo Jie (Dunia Iblis) kali ini tidak menyerang Di Er Jun Tuan (Pasukan Kedua), aku harus kembali ke Di Yi Jun Tuan (Pasukan Pertama). Selama waktu ini, kau tak perlu mengurusku. Aku akan bi guan (meditasi tertutup) di ruang kemudi. Urusan Di Er Jun Tuan (Pasukan Kedua) juga tidak akan kuurus. Semuanya tetap seperti semula. Jangan biarkan siapa pun menggangguku, dan jangan biarkan mereka tahu aku di sini.”
Hu Huaqian mengangguk dan berkata, “Zhao Shi Xiong (Saudara Sejawat Zhao) tenang, aku tahu apa yang harus dilakukan. Shi Xiong (Saudara Sejawat) istirahatlah dulu, aku pergi. Jika aku terlalu lama pergi, mungkin akan menimbulkan kecurigaan.” Zhao Hai mengangguk, dan Hu Huaqian pun berbalik pergi.
Begitu melihat Hu Huaqian pergi, Zhao Hai kembali ke ruangannya, menatap layar dengan tenang. Layar sekarang menampilkan situasi pertempuran besar antara Jiu Da Zong Men (Sembilan Sekte Besar) dan Tian Mo Jie (Dunia Iblis).
Sekarang, karena bantuan dari para ahli Chang Sheng Qi (Tahap Keabadian) Yue Long Jie (Alam Naga Melompat) yang kembali membantu Jiu Da Zong Men (Sembilan Sekte Besar), pertempuran dengan Tian Mo Jie (Dunia Iblis) berlangsung sengit dan berimbang. Namun Tian Mo Jie (Dunia Iblis) juga bukan lawan yang mudah. Kedua belah pihak bertempur hebat hingga sekarang belum berhenti. Meskipun Jiu Da Zong Men (Sembilan Sekte Besar) sedikit unggul, mereka untuk sementara tidak bisa berbuat banyak terhadap Tian Mo Jie (Dunia Iblis). Kedua belah pihak sekali lagi jatuh ke dalam kebuntuan.
Namun ini adalah hal baik bagi Zhao Hai. Pertempuran besar kedua belah pihak menyebabkan banyak korban jiwa, bahkan lebih dari seratus ahli Chang Sheng Qi (Tahap Keabadian) gugur. Zhao Hai tentu tidak sungkan, semuanya ia kumpulkan ke dalam ruangannya.
Kedua belah pihak menyadari bahwa tidak ada yang bisa diuntungkan, lalu mundur. Pertempuran besar hari itu pun berakhir. Harus diakui, langkah Tian Mo Jie (Dunia Iblis) beralih dari menyerang ke bertahan adalah langkah cerdik. Sekarang Jiu Da Zong Men (Sembilan Sekte Besar) tidak bisa berbuat apa-apa terhadap Tian Mo Jie (Dunia Iblis) yang bertahan sepenuhnya.
Zhao Hai menghela napas panjang, mengalihkan layar ke area Di Er Jun Tuan (Pasukan Kedua), lalu menoleh ke Cai Er dan yang lain, berkata, “Cai Er, tingkatkan pengawasan terhadap Jiu Da Zong Men (Sembilan Sekte Besar) di sana. Jangan kira mereka itu baik. Bisa saja sebelum Tian Mo Jie (Dunia Iblis) menyerang kita, mereka lebih dulu bergerak.”
Cai Er tersenyum dan berkata, “Hai Ge, tenanglah. Aku sudah mengatur semuanya. Mereka tidak akan punya kesempatan.” Zhao Hai mengangguk, matanya berkilat dingin menatap layar. Layar menunjukkan pasukan Tian Mo (Iblis) di seberang Di Er Jun Tuan (Pasukan Kedua). Pasukan Tian Mo (Iblis) ini jauh lebih sombong daripada pasukan Mo Li Ke, dan sesekali mereka mengirim regu kecil untuk mengganggu Di Er Jun Tuan (Pasukan Kedua).
Meskipun Li Kuang Ge sekarang tidak seangkuh dulu, kemampuan komandonya masih belum terlalu kuat. Di Er Jun Tuan (Pasukan Kedua) masih bertahan, tidak berani keluar menyerang. Situasinya sedikit lebih baik daripada di Bai Hua Gu (Lembah Seratus Bunga), tapi itu hanya perbedaan antara nomor satu dan dua.
Setelah menonton layar beberapa saat, Zhao Hai merasa bosan. Ia sekarang ingin diam-diam menjebak Tian Mo Jie (Dunia Iblis) dan Jiu Da Zong Men (Sembilan Sekte Besar). Hari ini adalah hari pertama pertempuran antara para ahli Chang Sheng Qi (Tahap Keabadian) Yue Long Jie (Alam Naga Melompat) dari Jiu Da Zong Men (Sembilan Sekte Besar) dengan Tian Mo (Iblis) Chang Sheng Qi (Tahap Keabadian) dari Tian Mo Jie (Dunia Iblis). Kedua belah pihak menderita kerugian, tetapi belum sampai pada titik lumpuh total. Ia yakin akan ada beberapa pertempuran besar lagi antara Jiu Da Zong Men (Sembilan Sekte Besar) dan Tian Mo Jie (Dunia Iblis). Bagaimanapun juga, para ahli Chang Sheng Qi (Tahap Keabadian) Jiu Da Zong Men (Sembilan Sekte Besar) menyimpan banyak amarah, dan mereka perlu menyalurkannya.
Karena itulah, Zhao Hai yakin dalam beberapa waktu ke depan, serangan Jiu Da Zong Men (Sembilan Sekte Besar) akan sangat gencar, sementara Tian Mo Jie (Dunia Iblis) akan tidak berdaya untuk menghadapinya. Jadi Zi You Lian Meng (Aliansi Bebas) masih akan menikmati masa damai untuk sementara. Namun berapa lama masa damai itu bertahan, sulit dikatakan.
Tian Mo Jie (Dunia Iblis) kali ini datang dengan persiapan matang, sudah memperhitungkan situasi di Yue Long Jie (Alam Naga Melompat). Mereka pasti tidak akan mudah menyerah. Menyerang Zi You Lian Meng (Aliansi Bebas) hanya masalah waktu. Begitu serangan Jiu Da Zong Men (Sembilan Sekte Besar) melemah, mereka pasti akan bergerak terhadap Zi You Lian Meng (Aliansi Bebas).
Benar saja, seperti yang Zhao Hai duga, dalam beberapa hari berikutnya, Jiu Da Zong Men (Sembilan Sekte Besar) dan pasukan Tian Mo (Iblis) bertempur hebat silih berganti. Meskipun Jiu Da Zong Men (Sembilan Sekte Besar) mendapat sedikit keuntungan, pasukan Tian Mo (Iblis) bukanlah lawan yang bisa dianggap enteng, mereka mampu bertahan mati-matian. Barulah Jiu Da Zong Men (Sembilan Sekte Besar) harus serius memandang pasukan Tian Mo (Iblis).
Jiu Da Zong Men (Sembilan Sekte Besar) mengira begitu para ahli dari Yue Long Jie (Alam Naga Melompat) kembali, menaklukkan pasukan Tian Mo (Iblis) akan semudah membalikkan telapak tangan. Namun mereka tidak menyangka bahwa Tian Mo Jie (Dunia Iblis) juga menyembunyikan kekuatan. Meskipun mereka sudah mengeluarkan kartu truf, tetap saja bisa diimbangi lawan. Seketika itu, Jiu Da Zong Men (Sembilan Sekte Besar) menjadi agak panik.
Dengan kekacauan Jiu Da Zong Men (Sembilan Sekte Besar), serangan mereka pun melambat. Zhao Hai yang terus mengamati pertempuran antara Jiu Da Zong Men (Sembilan Sekte Besar) dan pasukan Tian Mo (Iblis) melihat serangan mereka melemah, hatinya mencelos. Ia tahu, pertunjukan sesungguhnya akan segera dimulai.
Namun ia sekarang tidak takut. Dalam pertempuran besar antara Jiu Da Zong Men (Sembilan Sekte Besar) dan Tian Mo Jie (Dunia Iblis), jumlah ahli Chang Sheng Qi (Tahap Keabadian) yang gugur tidak kurang dari lima ratus. Di ruangan Zhao Hai sekarang sudah ada lebih dari seribu lima ratus bu si sheng wu (makhluk abadi) tingkat Chang Sheng Qi (Tahap Keabadian). Dengan kekuatan seperti ini, ia bisa memandang rendah semua orang.
Selama hari-hari ini Zhao Hai juga tidak diam. Sesekali ia akan muncul di Di Yi Jun Tuan (Pasukan Pertama), membuat pasukan Mo Li Ke di seberang mengira ia selalu ada di sana. Sementara sebagian besar waktunya ia habiskan di dalam ruangan, tentu saja secara nominal di Di Er Jun Tuan (Pasukan Kedua).
Sementara itu, integrasi Zi You Lian Meng (Aliansi Bebas) di basis Hei Hu Bang (Geng Macan Hitam) berjalan sangat lancar. Sebagian besar sekte kecil di Zi You Lian Meng (Aliansi Bebas) setuju bergabung. Hei Hu Bang (Geng Macan Hitam) secara otomatis menjadi Meng Zhu (Pemimpin Aliansi) dan pusat, sementara sekte kecil lainnya menjadi cabang.
Namun beberapa sekte kecil langsung dimusnahkan oleh Hei Hu Bang (Geng Macan Hitam). Tentu saja Hei Hu Bang (Geng Macan Hitam) punya alasan. Mereka mengeluarkan banyak bukti yang menunjukkan bahwa sekte-sekte kecil itu berhubungan dengan Jiu Da Zong Men (Sembilan Sekte Besar). Meskipun hubungan seperti itu biasanya tampak sepele (karena Zi You Lian Meng (Aliansi Bebas) sendiri masih berhubungan dengan Jiu Da Zong Men (Sembilan Sekte Besar)), pada saat ini berhubungan dengan Jiu Da Zong Men (Sembilan Sekte Besar) tidak bisa dimaafkan. Apalagi mereka memberi informasi kepada Jiu Da Zong Men (Sembilan Sekte Besar). Tentu saja Hei Hu Bang (Geng Macan Hitam) tidak akan melepaskan mereka.
Tentu saja, bukti-bukti itu disediakan oleh Zhao Hai. Sekte-sekte kecil lain yang sudah bergabung dengan Zi You Lian Meng (Aliansi Bebas) tidak keberatan dengan cara penanganan ini. Karena mereka sudah bergabung, mereka sekarang menjadi satu kesatuan, dan tentu lebih membenci pengkhianat.
Faktanya, sekte-sekte kecil itu mau tidak mau harus menerima. Kekuatan yang ditunjukkan Hei Hu Bang (Geng Macan Hitam) kali ini terlalu besar. Mereka sangat sadar, jika tidak setuju, Hei Hu Bang (Geng Macan Hitam) tidak akan melepaskan mereka.
Sekte-sekte kecil ini bukannya tidak berpikir untuk bersatu, tapi mereka mendapati itu tidak mudah. Hei Hu Bang (Geng Macan Hitam) sekarang mendominasi Zi You Lian Meng (Aliansi Bebas) tanpa pesaing. Namun, selain Hei Hu Bang (Geng Macan Hitam), ada beberapa sekte dengan kekuatan setara. Jika mereka benar-benar mengesampingkan Hei Hu Bang (Geng Macan Hitam) dan membentuk aliansi lain, siapa yang akan memimpin? Apakah mereka benar-benar harus membentuk Zhang Lao Hui (Dewan Tetua)? Jika begitu, jangan bicara melawan aliansi sekte besar lain, mungkin mereka bahkan tidak bisa mengimbangi Hei Hu Bang (Geng Macan Hitam).
Karena itulah, mau tidak mau, sekte-sekte kecil itu harus bergabung dengan Zi You Lian Meng (Aliansi Bebas). Hanya dengan begitu tradisi mereka dapat dilanjutkan dan kepentingan sekte mereka terjamin. Meskipun ada yang mengatur mereka di atas, itu bukan masalah besar bagi sekte-sekte kecil ini. Faktanya, dulu mereka juga pernah diperintah orang lain. Ketika Wan Yao Zong (Sekte Sepuluh Ribu Iblis) berbicara, mereka tidak berani tidak setuju.
Selain itu, untuk menstabilkan sekte-sekte kecil ini, Hei Hu Bang (Geng Macan Hitam) pada awalnya tidak membuat aturan aliansi terlalu ketat dan relatif memperhatikan mereka. Sekte-sekte kecil menyadari hal ini, yang membuat mereka mengira bahwa Hei Hu Bang (Geng Macan Hitam) benar-benar mengintegrasikan Zi You Lian Meng (Aliansi Bebas) untuk melawan Jiu Da Zong Men (Sembilan Sekte Besar). Rasa penolakan mereka pun berkurang.
Kelancaran integrasi Zi You Lian Meng (Aliansi Bebas) juga terkait dengan situasi pertempuran antara Jiu Da Zong Men (Sembilan Sekte Besar) dan Tian Mo Jie (Dunia Iblis). Dalam beberapa hari ini, Jiu Da Zong Men (Sembilan Sekte Besar) masih belum bisa memukul mundur Tian Mo Jie (Dunia Iblis). Ini mengecewakan sekte-sekte kecil itu, dan mempertimbangkan kepentingan mereka sendiri, integrasi akhirnya berjalan begitu mulus.
Sekarang serangan Jiu Da Zong Men (Sembilan Sekte Besar) melambat, Zi You Lian Meng (Aliansi Bebas) juga menjadi tegang. Orang-orang di Zi You Lian Meng (Aliansi Bebas) sudah mengetahui dari Zhang Feng tentang dugaan Zhao Hai sebelumnya. Mereka juga ingin tahu apakah Tian Mo Jie (Dunia Iblis) akan memanfaatkan kesempatan ini untuk menyerang Zi You Lian Meng (Aliansi Bebas). Jika prediksi Hei Hu Bang (Geng Macan Hitam) terbukti lagi, sekte-sekte kecil itu akan menganggap bergabung dengan Zi You Lian Meng (Aliansi Bebas) sebagai pilihan paling tepat, mengingat Hei Hu Bang (Geng Macan Hitam) selalu tampil sangat baik melawan Tian Mo Jie (Dunia Iblis).
Zhao Hai duduk di dalam ruangan, menatap layar, dan berkata kepada Cai Er, “Cai Er, bagaimana? Ada reaksi dari mereka di seberang?”
Cai Er menggeleng dan berkata, “Tidak ada reaksi sama sekali. Pasukan Tian Mo (Iblis) di seberang Di Er Jun Tuan (Pasukan Kedua) sangat tenang beberapa hari ini. Mereka bahkan menghentikan gangguan biasa. Tapi justru karena itu, aku pikir kemungkinan mereka menyerang Di Er Jun Tuan (Pasukan Kedua) semakin besar.”
Zhao Hai mengangguk, ia juga mengerti maksud Cai Er. Pasukan Tian Mo (Iblis) mungkin menggunakan keheningan ini untuk membuat Di Er Jun Tuan (Pasukan Kedua) lengah, lalu melancarkan serangan mendadak.
Lao La menatap layar dan berkata kepada Zhao Hai dengan serius, “Selama waktu ini, pasukan Mo Li Ke bergerak lagi. Aku pikir mereka mungkin akan bertindak. Hai Ge, bagaimana menurutmu, mungkinkah mereka menyerang Di Yi Jun Tuan (Pasukan Pertama) dan Di Er Jun Tuan (Pasukan Kedua) secara bersamaan, dengan satu sebagai serangan utama dan satu sebagai umpan? Menggunakan pasukan Mo Li Ke sebagai umpan untuk mengikatmu di sana, lalu mengirim sejumlah besar ahli Chang Sheng Qi (Tahap Keabadian) menyerang dari sisi Di Er Jun Tuan (Pasukan Kedua), memusnahkan Di Er Jun Tuan (Pasukan Kedua), lalu berbalik menghadapi Di Yi Jun Tuan (Pasukan Pertama).”
Zhao Hai mengangguk dan berkata, “Sangat mungkin. Mereka di Tian Mo Jie (Dunia Iblis) itu tidak mudah dihadapi. Jika itu benar-benar terjadi, tidak masalah. Bagaimanapun, saat pertempuran besar Di Yi Jun Tuan (Pasukan Pertama), aku harus tetap berada di dalam Xing Chen Wan Bian Da Zhen (Formasi Perubahan Tak Terbatas Bintang). Tidak ada yang tahu ke mana aku pergi.”
==
Mo Li Ke berdiri di atas da fa qi (alat sihir besar), dengan wajah tenang memandang ke depan. Di sisinya, diikuti beberapa orang Mo zu (ras Iblis). Orang-orang Mo zu (ras Iblis) ini bertubuh tinggi besar, berwajah garang, dan tubuhnya dipenuhi aura pembunuh.
Seorang Mo zu (ras Iblis) tiba-tiba berkata, “Mo Li Ke daren (tuan), kali ini apa tujuan kita hanya untuk mengikat di yi jun tuan (korps pertama) milik Zhao Hai di sini? Bagaimana kalau kita serang habis-habisan saja, musnahkan Zhao Hai dan yang lain?”
Mo Li Ke tidak bergerak, tetap fokus memandang ke depan, tapi mulutnya berkata, “Sha Li Mo, bukan aku tidak mau melakukannya, tapi aku tidak mampu. Kamu belum pernah bertarung dengan Zhao Hai, tidak tahu betapa menakutkannya dia. Yang penting kita bisa menahan Zhao Hai di sini, membuatnya tidak bisa mendukung di er jun tuan (korps kedua), itu sudah kemenangan terbesar. Begitu kita berhasil memusnahkan di er jun tuan (korps kedua), kita bisa berbalik menghadapi di yi jun tuan (korps pertama) Zhao Hai. Asal kita menggabungkan pasukan, di yi jun tuan (korps pertama)-nya tidak akan menjadi lawan kita.”
Begitu Sha Li Mo mendengar perkataan Mo Li Ke, dia tertegun. Dia sangat mengenal Mo Li Ke. Mo Li Ke sangat sombong, tidak pernah mengakui kehebatan orang lain. Meskipun kekuatannya sekarang baru Du Jie qi (Fase Lulus Ujian), itu karena dia masih muda. Beri dia sedikit waktu, dia pasti akan menjadi qiang zhe (penguat) tingkat Chang Sheng qi (Fase Panjang Umur). Tentu saja, yang terutama adalah kemampuan komandonya. Dengan kemampuan komandonya, Mo Li Ke membuat zong men (sekret)-nya, dari zong men (sekret) kecil menjadi zong men (sekret) menengah, bahkan di antara zong men (sekret) menengah, termasuk yang cukup kuat.
Bisa dibilang, hidup Mo Li Ke agak legendaris. Kali ini ekspedisi ke xiu zhen jie (dunia kultivasi), yang paling diunggulkan adalah Mo Li Ke jun tuan (korps) Mo Li Ke. Tapi siapa sangka, Mo Li Ke jun tuan (korps) yang paling diunggulkan itu, akhirnya tidak meraih prestasi apa pun. Ini di luar dugaan semua Tian Mo zu (ras Iblis Surgawi).
Sekarang dengar Mo Li Ke berkata begitu, itu lebih luar biasa lagi. Mo Li Ke ternyata begitu memperhatikan lawan, dan terang-terangan mengaku bukan lawan. Apa lawannya sekuat itu?
Sedang saat itu, Sha Li Mo melihat di depan mereka muncul hamparan bintang. Hamparan bintang yang sangat luas tiba-tiba muncul di hadapan mereka.
Saat Sha Li Mo belum tahu apa yang terjadi, dia dengar Mo Li Ke berseru keras, “Semua orang bersiap tempur! Qiang zhe (penguat) tingkat Chang Sheng qi (Fase Panjang Umur), kendalikan barisan! Da fa qi (alat sihir besar) mendekati da zhen (formasi besar) lawan, tapi jangan terlalu dekat, waspada jangan sampai ditelan! Pasukan besar, bersiap serang!”
Perintah demi perintah keluar dari mulut Mo Li Ke, teratur dan jelas. Seluruh Mo Li Ke da jun (pasukan besar) juga bergerak, dalam waktu sesingkat mungkin melaksanakan perintah Mo Li Ke.
Sha Li Mo termangu melihat Mo Li Ke da jun (pasukan besar) Mo Li Ke. Dia baru datang dari garis depan Tian Jian Zong (Sekte Pedang Surgawi) sana, tugasnya memberi kabar pada Mo Li Ke. Dia tahu seperti apa pasukan besar Tian Mo (Iblis Surgawi) di Tian Jian Zong (Sekte Pedang Surgawi) sana. Pasukan besar Tian Mo (Iblis Surgawi) di sana, dibandingkan Mo Li Ke jun tuan (korps) Mo Li Ke, bagaikan gerombolan tentara lepas. Sedangkan Mo Li Ke jun tuan (korps) Mo Li Ke adalah barisan prajurit tangguh, tidak ada bandingnya.
Tapi pasukan seperti ini, justru ditahan di sini oleh orang. Hebat sekali orang yang menahan mereka? Sha Li Mo hampir tidak bisa membayangkan.
Tak lama kemudian, pasukan besar Tian Mo (Iblis Surgawi) bergerak. Pasukan besar Tian Mo (Iblis Surgawi) langsung memutar menghindari hamparan bintang itu, menyerbu ke belakangnya. Da fa qi (alat sihir besar) Mo Li Ke juga mengikuti. Da fa qi (alat sihir besar) lainnya terus berpatroli di luar hamparan bintang itu.
Sha Li Mo terus mengikuti di sisi Mo Li Ke. Dari waktu ke waktu dia memperhatikan ekspresi Mo Li Ke. Dia mendapati ekspresi Mo Li Ke sangat tegang, bahkan bisa dibilang grogi. Ini membuat Sha Li Mo semakin penasaran.
Saat ini, di depan mata Sha Li Mo muncul sepasukan tentara. Sepasukan tentara xiu zhen jie (dunia kultivasi). Begitu melihat pasukan xiu zhen jie (dunia kultivasi) ini, kedua mata Sha Li Mo menyipit. Dia pernah melihat seperti apa pasukan xiu zhen jie (dunia kultivasi). Kalau pasukan Tian Mo zu (ras Iblis Surgawi) adalah gerombolan tentara lepas, maka pasukan xiu zhen jie (dunia kultivasi) adalah tumpukan pasir lepas, bahkan tanpa latihan militer sama sekali.
Tapi pasukan xiu zhen jie (dunia kultivasi) di hadapannya ini berbeda. Pasukan xiu zhen jie (dunia kultivasi) ini formasi rapi, semuanya sudah mengeluarkan fa xiang (manifestasi dharma) mereka. Satu regu, satu formasi dengan fa xiang (manifestasi dharma) seragam berkumpul bersama, memberi kesan tegas terpisah, tapi juga harmonis bersatu. Sekali lihat, tahu ini adalah pasukan tangguh.
Begitu melihat pasukan besar xiu zhen jie (dunia kultivasi) ini, Sha Li Mo akhirnya mengerti kenapa Mo Li Ke begitu memperhatikan. Tak lama kemudian, Tian Mo (Iblis Surgawi) di bawah Mo Li Ke sudah menyerbu. Dan lawan menyambut.
Sha Li Mo juga menemukan perbedaan pasukan besar xiu zhen jie (dunia kultivasi) ini dengan pasukan xiu zhen jie (dunia kultivasi) lain. Pasukan xiu zhen jie (dunia kultivasi) lain, kalau jumlah pasukan sedikit, pasti tidak akan aktif menyerang. Mereka seperti kura-kura, bertahan mati-matian. Tapi pasukan ini berbeda. Pasukan ini justru maju menyerang. Ini pasukan xiu zhen jie (dunia kultivasi) yang belum pernah dia lihat.
Kedua pasukan besar segera bertemu. Dan situasi medan perang juga di luar dugaan Sha Li Mo. Dia mendapati, pasukan besar xiu zhen jie (dunia kultivasi) ini, bertempur melawan pasukan besar Tian Mo (Iblis Surgawi) mereka, sama sekali tidak kalah. Bahkan, pasukan besar Tian Mo (Iblis Surgawi) ingin membunuh satu orang lawan, seringkali harus mengorbankan beberapa nyawa Tian Mo (Iblis Surgawi).
Mo Li Ke sekarang sudah sama sekali tidak punya waktu mengurusi Sha Li Mo. Dia bisa memastikan, yang bertempur dengannya sekarang adalah Zhao Hai. Karena hanya Zhao Hai yang punya taktik begini. Sekarang Mo Li Ke hanya berharap Zhao Hai bisa terikat di sini, nanti pasukan besar lainnya bisa dengan lancar memusnahkan di er jun tuan (korps kedua).
Bersamaan dengan itu, di er jun tuan (korps kedua) xiu zhen jie (dunia kultivasi) juga mendapat serangan. Pasukan besar Tian Mo (Iblis Surgawi) di seberang di er jun tuan (korps kedua) maju serentak. Di er jun tuan (korps kedua) juga bersiap untuk bertahan.
Saat ini, tiba-tiba dari tengah pasukan besar Tian Mo (Iblis Surgawi), terbang hampir seribu sosok bayangan. Begitu bayangan ini muncul, dari tubuh mereka memancar qi shi (aura kekuatan) yang mengagetkan. Ternyata semuanya gao shou (ahli tinggi) tingkat Chang Sheng qi (Fase Panjang Umur).
Li Kuangge sedang memimpin di er jun tuan (korps kedua) bersiap menyambut musuh. Tapi begitu qiang zhe (penguat) tingkat Chang Sheng qi (Fase Panjang Umur) itu muncul, Li Kuangge segera merasakannya. Wajahnya berubah, lalu dipenuhi keputusasaan.
Li Kuangge bukan orang bodoh. Set melalui pengalaman sekian lama, dia hampir menjadi komandan yang memenuhi syarat. Dia sangat paham, apa maksud kemunculan qiang zhe (penguat) tingkat Chang Sheng qi (Fase Panjang Umur) ini.
Dia sudah dengar, Sembilan Da Zong Men (Sembilan Sekret Besar) mengirim sejumlah besar qiang zhe (penguat) tingkat Chang Sheng qi (Fase Panjang Umur) bertempur melawan Tian Mo jie (dunia Iblis Surgawi). Dan Tian Mo jie (dunia Iblis Surgawi) juga mengirim sejumlah besar qiang zhe (penguat) tingkat Chang Sheng qi (Fase Panjang Umur) menyambut. Saat dengar kabar ini, dia merasa sangat terguncang, bahkan agak menyesal tidak bisa melihat pertempuran besar qiang zhe (penguat) tingkat Chang Sheng qi (Fase Panjang Umur).
Tapi sekarang Tian Mo (Iblis Surgawi) tingkat Chang Sheng qi (Fase Panjang Umur) ini muncul di sini. Begitu Tian Mo (Iblis Surgawi) tingkat Chang Sheng qi (Fase Panjang Umur) itu muncul, Li Kuangge langsung mengerti maksud Tian Mo zu (ras Iblis Surgawi). Tian Mo zu (ras Iblis Surgawi) pasti ingin memusnahkan Zi You Lian Meng (Aliansi Bebas) mereka. Dan yang lebih membuat Li Kuangge putus asa, Zi You Lian Meng (Aliansi Bebas) sepertinya tidak punya kekuatan yang bisa menahan Tian Mo (Iblis Surgawi) tingkat Chang Sheng qi (Fase Panjang Umur).
Li Kuangge juga tahu sekarang Zi You Lian Meng (Aliansi Bebas) sudah terintegrasi, menjadi aliansi sungguhan. Ju Fu Bang (Geng Kapak Raksasa) mereka juga berubah menjadi Ju Fu fen tang (cabang Kapak Raksasa). Tapi ini tidak berpengaruh pada Li Kuangge. Dia malah merasa ini lebih baik. Dengan begitu, xiu shi (kultivator) di jun tuan (korps) jadi lebih bersatu.
Tapi dia tidak menyangka, saat ini Tian Mo jie (dunia Iblis Surgawi) malah mengirim begitu banyak Tian Mo (Iblis Surgawi) tingkat Chang Sheng qi (Fase Panjang Umur) untuk menyerang mereka. Sepertinya Tian Mo jie (dunia Iblis Surgawi) memang ingin memusnahkan Zi You Lian Meng (Aliansi Bebas).
Li Kuangge berseru keras, “Mundur! Bertahan dengan hu zhu (perisai pelindung) markas! Semua qiang zhe (penguat) tingkat Chang Sheng qi (Fase Panjang Umur) mundur lebih dulu! Yang lain, ada kesempatan segera mengungsi! Cepat!”
Keputusan Li Kuangge ini sangat tepat. Saat begini, di er jun tuan (korps kedua) sama sekali tidak mungkin menahan serangan Tian Mo jie (dunia Iblis Surgawi). Cara terbaik adalah mundur. Dan qiang zhe (penguat) tingkat Chang Sheng qi (Fase Panjang Umur) harus mundur lebih dulu, karena mereka adalah modal untuk melawan Tian Mo jie (dunia Iblis Surgawi). Kalau semuanya mati di sini, Zi You Lian Meng (Aliansi Bebas) akan hancur.
Baru saja Li Kuangge mengeluarkan perintah ini, dia dengar suara, “Mohon tunggu, jun tuan zhang (komandan korps), ada yang mau kusampaikan.” Li Kuangge menoleh, ternyata Hu Huaqian.
Hu Huaqian berjalan ke sisi Li Kuangge, berkata pada Li Kuangge, “Jun tuan zhang (komandan korps), ada yang mau kusampaikan. Beberapa hari lalu, Zhao Hai shixiong (saudara seperguruan senior) sudah diam-diam datang ke di er jun tuan (korps kedua). Dia sudah menduga Tian Mo zu (ras Iblis Surgawi) mungkin akan menyerang kita, juga menduga Tian Mo jie (dunia Iblis Surgawi) mungkin akan mengirim qiang zhe (penguat) tingkat Chang Sheng qi (Fase Panjang Umur) untuk menyerang kita. Mohon jun tuan zhang (komandan korps) tidak usah panik, suruh semua orang berkumpul dulu, formasi. Urusan lain serahkan pada Zhao Hai shixiong (saudara seperguruan senior).”
Li Kuangge tertegun, lalu wajahnya berubah, “Tuan Zhao Hai datang? Tapi Hua Qian, itu seribu lebih Tian Mo (Iblis Surgawi) tingkat Chang Sheng qi (Fase Panjang Umur). Meskipun Tuan Zhao Hai datang, apa yang bisa dia lakukan?”
“Hehe, itu tergantung level Tian Mo (Iblis Surgawi) ini. Kalau level mereka tidak memadai, ya tinggal di sini saja.” Sebuah suara asing terdengar. Suara ini sangat tenang.
Li Kuangge menoleh, mendapati di sampingnya, entah kapan, sudah ada seorang xiu shi (kultivator). Xiu shi (kultivator) ini berpakaian xiu shi fu (jubah kultivator) hitam, berwajah biasa. Sekarang sedang tersenyum melihat Tian Mo (Iblis Surgawi) tingkat Chang Sheng qi (Fase Panjang Umur) yang semakin mendekat.
Li Kuangge sekilas langsung mengenali, orang ini Zhao Hai. Dia pernah melihat gambar Zhao Hai. Dia segera menangkupkan tangan pada Zhao Hai, “Bertemu dengan Tuan Zhao Hai.”
Zhao Hai tersenyum tipis, “Bertemu dengan Tuan Li. Sekarang bukan waktu bicara. Nanti setelah kuusir mereka, kita bicara.” Selesai bicara, sosoknya bergerak, sudah muncul di depan barisan. Lalu melambaikan tangan, seribu bu si sheng wu (makhluk tak mati) muncul di sisi Zhao Hai. Bu si sheng wu (makhluk tak mati) ini satu per satu memakai zhan jia (baju perang), tangan memegang tombak panjang atau pedang besar. Bagaimanapun dilihat, seperti pasukan biasa, bukan seperti xiu shi (kultivator) xiu zhen jie (dunia kultivasi).
Tapi begitu mereka muncul, qi shi (aura kekuatan) dahsyat dari mereka, semua orang rasakan. Mereka ternyata semuanya bu si sheng wu (makhluk tak mati) tingkat Chang Sheng qi (Fase Panjang Umur).
Li Kuangge termangu melihat Zhao Hai. Dia tidak menyangka, Zhao Hai punya bu si sheng wu (makhluk tak mati) tingkat Chang Sheng qi (Fase Panjang Umur) sebanyak ini. Ini terlalu menakutkan.
Tian Mo (Iblis Surgawi) tingkat Chang Sheng qi (Fase Panjang Umur) di seberang juga tertegun. Mereka satu per satu berhenti, waspada memandang Zhao Hai. Sejujurnya, mereka belum pernah bertemu bu si sheng wu (makhluk tak mati) tingkat Chang Sheng qi (Fase Panjang Umur). Meskipun dengar, ini pertama kalinya. Tapi qi shi (aura kekuatan) dari bu si sheng wu (makhluk tak mati) itu memang tingkat Chang Sheng qi (Fase Panjang Umur). Ini membuat mereka harus berhati-hati.
Zhao Hai melihat Tian Mo (Iblis Surgawi) tingkat Chang Sheng qi (Fase Panjang Umur) yang berhenti itu, berkata dengan suara berat, “Yang bertanggung jawab di Tian Mo jie (dunia Iblis Surgawi) maju bicara.”
Seorang Tian Mo (Iblis Surgawi) yang kelihatannya tidak muda lagi, terbang keluar pelan. Qi shi (aura kekuatan) di tubuhnya juga qiang zhe (penguat) tingkat Chang Sheng qi (Fase Panjang Umur). Dia melirik Zhao Hai, berkata dengan suara berat, “Kau Zhao Hai?”
Zhao Hai tersenyum tipis, “Benar, aku Zhao Hai. Sungguh tidak menyangka, kalian benar-benar datang. Hehe, sepertinya kalian memang menganggap Zi You Lian Meng (Aliansi Bebas) kami sebagai kesemek lunak yang bisa diremas. Tapi ini juga bagus, tepat dengan kekalahan kalian, biar nama Zi You Lian Meng (Aliansi Bebas) kami tersebar ke seluruh xiu zhen jie (dunia kultivasi).”
Tian Mo (Iblis Surgawi) yang tidak muda lagi itu menatap dingin Zhao Hai, mendengus, “Omong besar! Hanya mengandalkan bu si sheng wu (makhluk tak mati) di belakangmu itu? Meskipun aku tidak tahu caramu membuat bu si sheng wu (makhluk tak mati) itu punya sedikit qi xi (aura) qiang zhe (penguat) tingkat Chang Sheng qi (Fase Panjang Umur), tapi bu si sheng wu (makhluk tak mati) tidak mungkin berkekuatan Chang Sheng qi (Fase Panjang Umur). Itu semua orang tahu. Kalau mau pakai cara ini menipu kami, sungguh mengecewakan. Zhao Hai yang katanya hebat di xiu zhen jie (dunia kultivasi), ternyata cuma begini.”
Zhao Hai tertawa keras, “Kamu tidak usah memancingku. Tidak berguna. Kamu bukan mau tahu apa bu si sheng wu (makhluk tak mati) ini benar-benar berkekuatan Chang Sheng qi (Fase Panjang Umur)? Nanti kamu tahu. Aku cuma mau bilang, kalian datang ke Zi You Lian Meng (Aliansi Bebas) sini, pasti kesalahan terbesar yang kalian buat.” Selesai bicara, Zhao Hai melambaikan tangan. Hu Dawei memimpin anak buahnya langsung menyerbu ke arah Tian Mo (Iblis Surgawi) tingkat Chang Sheng qi (Fase Panjang Umur) itu.
Hu Dawei dan yang lain juga sekaligus mengeluarkan fa xiang (manifestasi dharma) mereka. Fa xiang (manifestasi dharma) mereka mirip dengan penampilan mereka. Hu Dawei memegang da guan dao (pedang sabit besar). Yang lain juga mengangkat senjata masing-masing, mengatur formasi perang, menyerbu.
Cara bertarung Hu Dawei dan mereka, benar-benar berbeda dari xiu shi (kultivator) biasa. Xiu shi (kultivator) biasa bertarung, seperti pendekar biasa. Sedangkan cara bertarung Hu Dawei dan mereka adalah taktik militer. Mengatur formasi perang, maju menyerbu. Dalam proses menyerbu, formasi perang mereka sama sekali tidak kacau. Jelas ini pasukan elit.
Tian Mo (Iblis Surgawi) tingkat Chang Sheng qi (Fase Panjang Umur) di Tian Mo jie (dunia Iblis Surgawi) begitu melihat Zhao Hai aktif menyerang, wajah mereka berubah. Tapi mereka juga segera mengeluarkan fa xiang (manifestasi dharma), menyambut. Kedua pihak bertempur.
Tapi begitu kontak, Tian Mo (Iblis Surgawi) tingkat Chang Sheng qi (Fase Panjang Umur) itu terkejut. Mereka mendapati, bu si sheng wu (makhluk tak mati) tingkat Chang Sheng qi (Fase Panjang Umur) yang dikeluarkan Zhao Hai ini, kekuatannya luar biasa tangguh. Setiap bu si sheng wu (makhluk tak mati) tingkat Chang Sheng qi (Fase Panjang Umur), kekuatannya melebihi qiang zhe (penguat) tingkat Chang Sheng qi (Fase Panjang Umur) biasa. Ditambah serangan mereka sangat kuat, seketika Tian Mo (Iblis Surgawi) tingkat Chang Sheng qi (Fase Panjang Umur) di Tian Mo jie (dunia Iblis Surgawi) terdesak.
Hasil ini tidak terduga oleh kedua pihak. Orang Tian Mo zu (ras Iblis Surgawi) tidak menyangka, begitu banyak qiang zhe (penguat) tingkat Chang Sheng qi (Fase Panjang Umur) yang mereka kerahkan, malah ditahan lawan, bahkan terdesak. Dan di er jun tuan (korps kedua) juga tidak menyangka, Zhao Hai seorang diri bisa menahan hampir seribu Tian Mo (Iblis Surgawi) tingkat Chang Sheng qi (Fase Panjang Umur). Ini terlalu mengejutkan mereka.
Pertempuran berlanjut. Tian Mo (Iblis Surgawi) tingkat Chang Sheng qi (Fase Panjang Umur) mulai ada yang tewas dan terluka. Semua Tian Mo (Iblis Surgawi) tingkat Chang Sheng qi (Fase Panjang Umur) yang tewas, diterima Zhao Hai ke kong jian (ruang) dan diubah menjadi bu si sheng wu (makhluk tak mati). Tapi sekarang dia belum mengerahkan bu si sheng wu (makhluk tak mati) Tian Mo (Iblis Surgawi) tingkat Chang Sheng qi (Fase Panjang Umur) ini. Dia takut akan menakuti lawan.
Sebenarnya sekarang Zhao Hai sudah menakuti lawan. Tian Mo (Iblis Surgawi) tingkat Chang Sheng qi (Fase Panjang Umur) itu tidak menyangka bu si sheng wu (makhluk tak mati) yang dikeluarkan Zhao Hai begitu tangguh. Mereka sudah tidak bisa menahan bu si sheng wu (makhluk tak mati) itu.
Pasukan besar Tian Mo jie (dunia Iblis Surgawi) begitu melihat qiang zhe (penguat) tingkat Chang Sheng qi (Fase Panjang Umur) di pihak mereka akan kalah, juga kacau besar. Mereka sangat paham, jika Tian Mo (Iblis Surgawi) tingkat Chang Sheng qi (Fase Panjang Umur) kalah, apa yang akan menanti mereka. Pasukan besar Tian Mo (Iblis Surgawi) mulai mundur perlahan.
=
Pasukan besar Tian Mo (Iblis) mundur. Begitu melihat situasi ini, Li Kuangge langsung menjadi bersemangat, namun dia tetap menoleh untuk melihat Zhao Hai dan berkata, “Tuan Zhao Hai, bagaimana menurutmu?”
Zhao Hai tersenyum tipis dan berkata, “Saya hanya akan menangani mereka yang berada di Chang Sheng Qi (Periode Panjang Umur). Cara menangani yang lainnya, itu urusanmu. Tapi saya bisa mengirim beberapa ahli Chang Sheng Qi (Periode Panjang Umur) untuk membantumu.”
Mendengar Zhao Hai berkata begitu, Li Kuangge tidak sungkan-sungkan. Dia mengangguk dan berkata, “Baik, semuanya, bersiap, formasi serang.” Dengan satu perintah dari Li Kuangge, Korps Kedua yang semangatnya membuncah, langsung menyerang ke arah pasukan Tian Mo (Iblis).
Dan saat ini, Zhao Hai juga menarik beberapa orang dari bawahannya Hu Dawei, untuk membantu Li Kuangge menyerang pasukan Tian Mo jie (Dunia Iblis).
Semangat pasukan besar Tian Mo (Iblis) sekarang sudah rendah, dan sekarang Li Kuangge menyerang, membuat mereka semakin kacau balau. Begitu Bu Si Sheng Wu (Makhluk Abadi) dari Zhao Hai yang berada di Chang Sheng Qi (Periode Panjang Umur) menyerbu masuk, orang-orang Tian Mo jie (Dunia Iblis) itu semakin tidak bisa melawan. Setelah beberapa kapal Fa Qi (Alat Sihir) besar mereka berturut-turut ditenggelamkan oleh Bu Si Sheng Wu (Makhluk Abadi) Chang Sheng Qi (Periode Panjang Umur), pasukan besar Tian Mo (Iblis) akhirnya kacau.
Zhao Hai berdiri di sana dengan tenang memperhatikan pasukan Tian Mo (Iblis), dia ingin melihat reaksi seperti apa yang akan diambil pasukan Tian Mo (Iblis) selanjutnya. Saat itulah, terdengar suara dari dalam pasukan Tian Mo (Iblis) berkata, “Para Qiang Zhe (Pembela) Chang Sheng Qi (Periode Panjang Umur) mundur, bergabung dengan formasi utama, hadapi musuh bersama-sama.”
Mendengar ucapan lawan ini, Zhao Hai tertegun sejenak, lalu tersenyum tipis dan berkata, “Masih punya sedikit akal, hehe, tapi ini juga bagus, langsung hancurkan saja mereka saja.”
Tian Mo (Iblis) Chang Sheng Qi (Periode Panjang Umur) dari Tian Mo jie (Dunia Iblis) mendengar perintah itu, mulai mundur perlahan, tidak lama kemudian bergabung dengan pasukan utama Tian Mo (Iblis), dan Hu Dawei serta yang lainnya juga mendesak maju.
Pertempuran besar antara kedua belah pihak dimulai. Korps Kedua di sini, karena bantuan dari Hu Dawei dan yang lainnya, ditambah semangat juang yang tinggi, untuk sementara waktu mampu menekan pasukan Tian Mo (Iblis) dalam pertempuran.
Sementara pasukan Tian Mo (Iblis) di sana sekarang sudah mulai stabil, bagaimanapun juga Tian Mo (Iblis) Chang Sheng Qi (Periode Panjang Umur) sudah kembali, bertempur bahu-membahu dengan mereka, moral mereka tentu saja menjadi stabil.
Meskipun moral sudah stabil, situasinya tidak membaik. Kekuatan serangan Hu Dawei dan yang lainnya terlalu dahsyat, Tian Mo (Iblis) Chang Sheng Qi (Periode Panjang Umur) dari Tian Mo jie (Dunia Iblis) sama sekali tidak bisa menahannya.
Yang paling utama adalah, dalam waktu singkat ini, beberapa Tian Mo (Iblis) Chang Sheng Qi (Periode Panjang Umur) dari Tian Mo jie (Dunia Iblis) gugur lagi. Tian Mo jie (Dunia Iblis) tidak mampu menanggung kerugian seperti ini.
Pasukan besar Tian Mo (Iblis) perlahan mundur, sementara Korps Kedua terus mengejar. Pasukan Tian Mo (Iblis) tiba-tiba mendapati bahwa mereka sepertinya tidak punya tempat untuk mundur. Meskipun mereka juga membangun kamp, tapi sejujurnya, pertahanan kamp mereka benar-benar tidak kuat, mereka khawatir tidak akan mampu menahan serangan pasukan besar Xiu Zhen jie (Dunia Kultivasi).
Zhao Hai sama sekali tidak merasa santai, dia terus mengejar dan menggempur pasukan Tian Mo (Iblis) dengan gencar. Dia sudah menemukan bahwa pasukan Tian Mo (Iblis) tidak akan mampu bertahan lama. Selama pasukan Tian Mo (Iblis) ini dapat dihamburkan, maka dia bisa beralih untuk menghadapi pasukan Mo Li Ke.
Namun sejujurnya, kegigihan pasukan Tian Mo (Iblis) sedikit di luar dugaan Zhao Hai. Zhao Hai juga tidak punya waktu untuk terus bermain-main dengan bangsa Tian Mo (Iblis). Dia melambaikan tangan dan mengerahkan sejumlah besar Bu Si Sheng Wu (Makhluk Abadi). Bu Si Sheng Wu (Makhluk Abadi) ini meskipun kekuatannya tidak terlalu dahsyat, tapi jumlahnya sangat banyak, jumlahnya tidak kalah dengan pasukan Tian Mo (Iblis). Ditambah lagi Bu Si Sheng Wu (Makhluk Abadi) ini memegang senapan tipe yang sudah diperbaiki, dan beberapa Bu Si Sheng Wu (Makhluk Abadi) berbentuk binatang, yang tubuhnya juga dipasangi meriam tipe yang sudah diperbaiki, kekuatan serangannya sangat mencengangkan.
Masuknya Bu Si Sheng Wu (Makhluk Abadi) ini membuat pasukan Tian Mo (Iblis) seketika terperosok dalam keadaan pasif. Perlu diketahui, tembakan berjajar Bu Si Sheng Wu (Makhluk Abadi) juga tidak kecil kekuatannya. Beberapa Tian Mo (Iblis) dengan kekuatan lemah, terkena satu rentetan tembakan, bisa mati atau terluka parah. Tanda kemenangan sudah mulai condong ke Xiu Zhen jie (Dunia Kultivasi).
Jumlah pasukan Tian Mo (Iblis) berkurang dengan cepat, Tian Mo (Iblis) Chang Sheng Qi (Periode Panjang Umur) juga terus berjatuhan. Dalam waktu singkat ini, sudah puluhan Tian Mo (Iblis) Chang Sheng Qi (Periode Panjang Umur) yang gugur. Kerugian seperti ini, pasukan Tian Mo (Iblis) benar-benar tidak mampu menanggungnya.
Akhirnya, melihat situasi ini tidak bisa terus begini, sebuah suara dari dalam pasukan Tian Mo (Iblis) sekali lagi terdengar, “Bagi menjadi sepuluh pasukan, bubarkan dan mundur secara terpisah.” Dengan suara ini, pasukan Tian Mo (Iblis) seketika buyar dan berpencar.
Sangat jelas pasukan Tian Mo (Iblis) sudah berlatih cara mundur seperti ini. Mereka berpencar, bukan berarti semua orang lari kocar-kacir ke segala arah, melainkan membentuk regu-regu kecil beranggotakan 200.000 orang, lalu melarikan diri ke segala penjuru, membuatmu tidak bisa mengejar sekalipun. Bahkan para Qiang Zhe (Pembela) Chang Sheng Qi (Periode Panjang Umur) pun demikian. Hu Dawei dan yang lainnya juga tidak menyangka akan begini, sehingga tidak sempat mengejar, dan pasukan Tian Mo (Iblis) berhasil melarikan diri dengan mulus.
Zhao Hai melihat sekilas pasukan Tian Mo (Iblis) yang melarikan diri itu, tersenyum tipis, dan tidak menyuruh orang untuk mengejar. Dia malah menoleh ke Li Kuangge dan berkata, “Tuan Li, di Korps Pertama masih ada beberapa urusan, saya harus kembali. Di sini saya serahkan padamu. Lakukan pertahanan dengan baik, antisipasi serangan balik dari Tian Mo jie (Dunia Iblis).”
Li Kuangge mengiyakan, “Baik, harap Tuan tenang, saya akan mengurusnya.” Zhao Hai mengangguk, melambaikan tangan untuk menyingkirkan Hu Dawei dan yang lainnya, lalu sosoknya berkelebat dan menghilang.
Li Kuangge sudah lama tahu bahwa Zhao Hai adalah seorang ahli Yi Shu Shi (Ahli Seni Ruang) ruang, jadi dia juga tidak terlalu terkejut. Dia hanya memerintahkan orang-orang untuk merawat yang terluka, lalu perlahan mundur kembali ke markas. Dibandingkan saat pertama kali menerima Korps Kedua, Li Kuangge sudah jauh lebih matang.
Sementara situasi di Korps Pertama di sana, kurang lebih sama seperti yang dibayangkan Zhao Hai. Kedua belah pihak sudah tidak jarang bertukar serangan. Meskipun Zhao Hai pergi ke Korps Kedua untuk bertempur mati-matian dengan Qiang Zhe (Pembela) Chang Sheng Qi (Periode Panjang Umur) dari Tian Mo jie (Dunia Iblis), tapi komando di Korps Pertama tidak pernah ditinggalkan. Komando asli di Korps Pertama memang dijalankan oleh Li Ji dan yang lainnya. Sekarang hanya karena Zhao Hai pergi, Li Ji dan yang lainnya tetap memimpin Korps Pertama dengan gaya bicara Zhao Hai, tidak terjadi kekacauan sedikit pun.
Saat Zhao Hai kembali ke Korps Pertama, kedua belah pihak masih dalam pertempuran besar, pasukan Mo Li Ke sama sekali tidak menyadari bahwa Zhao Hai sudah pergi keluar sebentar dan kembali lagi.
Pertempuran besar kedua belah pihak saling menimbulkan kerugian, dan pasukan besar Tian Mo (Iblis) sudah berniat untuk mundur. Menurut kebiasaan sebelumnya, saat seperti ini, serangan Korps Pertama juga akan melambat, membiarkan pasukan Tian Mo (Iblis) mundur.
Kali ini juga sama, meskipun Zhao Hai sudah kembali ke Korps Pertama, dia tidak berniat untuk segera membuat Korps Pertama melakukan serangan balik terhadap pasukan Mo Li Ke, karena sekarang bukan waktunya. Jika Korps Pertama ingin menyerang pasukan Mo Li Ke, pasti harus ada kerja sama dari orang-orang Korps Pertama. Tapi setelah pertempuran selama ini, para Xiu Shi (Kultivator) di Korps Pertama, kekuatan tempur mereka bagaimanapun juga akan terpengaruh sampai batas tertentu, tidak dalam kondisi terbaik. Jadi Zhao Hai tidak memerintahkan serangan balik. Dia ingin membiarkan Korps Pertama beristirahat dan menyesuaikan diri dengan baik, baru kemudian menyerang balik pasukan besar Mo Li Ke, langsung melumpuhkan pasukan besar Mo Li Ke.
Benar saja, tidak lama setelah Zhao Hai kembali, pasukan besar Mo Li Ke mundur, dan Korps Pertama juga tidak mengejar, melainkan kembali ke markas.
Setelah kembali ke markas, Zhao Hai mengundang semua Xiu Shi (Kultivator) setingkat komandan regu ke atas ke kapal Ming Wang Hao. Para Xiu Shi (Kultivator) itu tidak asing dengan Ming Wang Hao, mereka bukan pertama kali ke sini.
Setelah semua orang duduk di ruang konferensi, Zhao Hai memandang mereka semua dan berkata, “Baru saja saya pergi ke Korps Kedua. Hari ini Korps Kedua diserang oleh pasukan Tian Mo (Iblis). Pasukan yang menyerang mereka ada lebih dari seribu Tian Mo (Iblis) Chang Sheng Qi (Periode Panjang Umur), ditambah pasukan besar Korps Kedua yang berjumlah lebih dari dua juta.”
Begitu mendengar Zhao Hai berkata begitu, seluruh ruangan gempar. Semua orang tahu apa artinya ini. Lebih dari seribu Tian Mo (Iblis) Chang Sheng Qi (Periode Panjang Umur), jumlah ini benar-benar mencengangkan. Begitu banyak Tian Mo (Iblis) Chang Sheng Qi (Periode Panjang Umur) bahkan bisa memusnahkan seluruh Zi You Lian Meng (Aliansi Merdeka).
Namun orang-orang segera tenang. Mereka tahu sekarang Zhao Hai muncul di sini, dan dengan wajah yang tenang, itu berarti Korps Kedua tidak apa-apa. Mereka sangat ingin tahu, mengapa Korps Kedua bisa tetap selamat di bawah serangan lebih dari seribu Tian Mo (Iblis) Chang Sheng Qi (Periode Panjang Umur).
Zhao Hai memandang mereka, mengangguk dan berkata, “Ada kemajuan, setidaknya bisa tenang, mau menggunakan otak untuk berpikir, bagus. Saya bisa beri tahu kalian, Korps Kedua tidak apa-apa, dan pasukan Tian Mo (Iblis) yang bertempur dengan Korps Kedua, sudah kita pukul mundur!”
Hua, ruangan itu bergemuruh dengan tepuk tangan dan sorak-sorai. Mereka tidak peduli bagaimana Korps Kedua bisa memukul mundur pasukan Tian Mo (Iblis), yang penting berhasil dipukul mundur.
Zhao Hai melambaikan tangan, orang-orang baru berhenti. Zhao Hai melanjutkan, “Kalian pasti sangat penasaran, bagaimana Korps Kedua bisa mengalahkan lebih dari seribu Tian Mo (Iblis) Chang Sheng Qi (Periode Panjang Umur)? Sebenarnya hal ini tidak perlu dirahasiakan. Orang yang mengalahkan Tian Mo (Iblis) Chang Sheng Qi (Periode Panjang Umur) itu adalah saya. Waktu lalu pergi ke Tian Jian Zong (Sekte Pedang Langit) menghadiri pertemuan besar pembasmian Iblis, karena saya mengacaukan rencana sembilan Zong Men (Sekte Besar) untuk mendirikan aliansi, saat naik Zhen Song Fa Zhen (Formasi Teleportasi) kembali, saya dikhianati oleh Tian Jian Jia (Keluarga Pedang Langit). Mereka mengutak-atik Zhen Song Fa Zhen (Formasi Teleportasi), dan memindahkan saya ke sebuah Ya Kong Jian (Sub-Ruang). Di Ya Kong Jian (Sub-Ruang) itu, hanya ada Yin Qi (Energi Yin), tidak ada Ling Qi (Energi Spiritual). Di Ya Kong Jian (Sub-Ruang) itu, hidup banyak Bu Si Sheng Wu (Makhluk Abadi). Kekuatan Bu Si Sheng Wu (Makhluk Abadi) itu sangat dahsyat, bahkan ada sekitar seribu yang sudah mencapai Chang Sheng Qi (Periode Panjang Umur). Jika itu Xiu Shi (Kultivator) biasa, sampai di Ya Kong Jian (Sub-Ruang) itu, sudah pasti mati. Tapi sayang sekali, Tian Jian Zong (Sekte Pedang Langit) menggunakannya untuk menjebak saya, mereka malah membantu saya besar.”
Zhao Hai memutuskan untuk memberitahu asal-usul Bu Si Sheng Wu (Makhluk Abadi) Chang Sheng Qi (Periode Panjang Umur) itu kepada semua orang. Dengan begitu, orang lain tidak akan lagi bertanya-tanya dari mana datangnya Bu Si Sheng Wu (Makhluk Abadi) Chang Sheng Qi (Periode Panjang Umur) di tangannya. Dia bisa dengan mudah menggunakan Hu Dawei dan yang lainnya mulai sekarang.
Orang-orang di Korps Pertama semuanya mendengarkan dengan tenang. Mereka tentu tahu Zhao Hai tidak apa-apa, karena Zhao Hai sekarang hidup dan berdiri di depan mereka. Mereka hanya ingin tahu, pertemuan kebetulan seperti apa lagi yang dialami Zhao Hai di Ya Kong Jian (Sub-Ruang) itu.
Zhao Hai memandang semua orang dan berkata, “Semua orang tahu, saya adalah seorang ahli Yi Shu Shi (Ahli Seni Ruang) ruang, dan juga seorang Si Ling Fa Shi (Penyihir Pemanggil Mayat). Tian Jian Zong (Sekte Pedang Langit) menjebak saya ke Ya Kong Jian (Sub-Ruang) itu, tapi saya bisa keluar masuk dengan bebas di Ya Kong Jian (Sub-Ruang) itu. Dan karena di sana ada banyak Bu Si Sheng Wu (Makhluk Abadi), sedangkan Si Ling Fa Shi (Penyihir Pemanggil Mayat) adalah profesi yang menaklukkan Bu Si Sheng Wu (Makhluk Abadi) untuk digunakan sendiri. Jadi saya berhasil keluar dengan selamat dari ruang itu, dan menggunakan beberapa waktu untuk menaklukkan semua Bu Si Sheng Wu (Makhluk Abadi) di ruang itu. Justru dengan bantuan Bu Si Sheng Wu (Makhluk Abadi) inilah saya berhasil memukul mundur pasukan besar Tian Mo jie (Dunia Iblis).”
Begitu mendengar Zhao Hai berkata begitu, semua orang tampak gembira. Sekarang mereka semua adalah bagian dari Zi You Lian Meng (Aliansi Merdeka), Zhao Hai juga bagian dari Zi You Lian Meng (Aliansi Merdeka). Jadi semakin kuat kekuatan Zhao Hai, semakin menguntungkan bagi mereka. Tentu saja mereka lebih senang. Jangan lupa, sekarang masih dalam masa perang, lawan utama mereka masih bangsa Tian Mo (Iblis).
=
Zhao Hai memandangi orang-orang ini, lalu tersenyum tipis dan berkata, “Saudara-saudara, bukankah kalian merasa sayang sekali jika para bu si sheng wu (makhluk abadi) Chang Sheng Qi (Periode Panjang Umur) yang kita miliki ini hanya didiamkan saja tanpa melakukan apa pun? Karena itu, saya beri kalian waktu dua hari untuk bersiap. Dua hari lagi, Jun Tuan Pertama (Korps Pertama) akan menyerang Mo Li Ke Jun Tuan (Korps Mo Li Ke) dan langsung memukul mundur mereka.”
Mendengar perkataan Zhao Hai, seluruh aula bersorak gembira. Sudah lama sekali, meskipun Jun Tuan Pertama selalu unggul dalam pertempuran melawan Mo Li Ke Jun Tuan, namun Mo Li Ke Jun Tuan tetap memberikan tekanan besar pada mereka. Pasukan lawan berjumlah hampir lima juta orang, sementara mereka hanya memiliki tiga juta orang.
Mereka juga telah bermimpi berkali-kali bahwa suatu hari nanti mereka bisa memukul mundur, bahkan melumpuhkan Mo Li Ke Jun Tuan, tapi mereka tahu itu hanya mimpi. Orang-orang ini berasal dari Zi You Lian Meng (Aliansi Merdeka). Mereka tahu persis berapa banyak kekuatan militer yang dimiliki Zi You Lian Meng. Mereka tahu bahwa saat ini Zi You Lian Meng hanya bisa mengerahkan pasukan sebanyak ini, tidak lebih. Mereka pikir butuh waktu lama untuk bisa memukul mundur pasukan Tian Mo (Iblis Surgawi).
Namun mereka tidak menyangka, tiba-tiba situasi berbalik. Mereka memiliki kesempatan untuk melawan balik pasukan Tian Mo, bahkan memukul mundur mereka.
Zhao Hai melihat orang-orang yang bersorak gembira itu, lalu dengan suara berat berkata, “Sekarang semuanya bisa kembali dan beristirahat. Beri tahu anak buah kalian, istirahat yang cukup dua hari ini. Dua hari lagi, serangan total dimulai.” Semua orang dengan antusias menjawab dan segera pergi.
Zhao Hai melihat punggung mereka, tersenyum tipis, dan bergumam, “Dua hari, Tian Mo Zu (Ras Iblis Surgawi) ah, aku sudah memberi kalian waktu dua hari. Jika dalam dua hari ini kalian masih belum mundur, jangan salahkan aku karena tidak ramah.”
Benar, Zhao Hai mengatakan akan menyerang dua hari lagi, itu berarti memberi waktu dua hari bagi Tian Mo Jie (Dunia Iblis Surgawi). Jika dalam dua hari pasukan Mo Li Ke masih belum mundur, maka dia akan menyerang secara aktif.
Zhao Hai melakukan ini bukan karena muncul niat baik, tidak tega membunuh Tian Mo dari Tian Mo Jie, tapi dia ingin memaksa Tian Mo Jie mundur. Yang terbaik adalah membuat Tian Mo Jie pergi berperang melawan Jiu Da Zong Men (Sembilan Sekte Besar), itu baru sempurna.
Tentu saja ada alasan lain, yaitu Zhao Hai juga takut akan kerugian. Dia khawatir para Chang Sheng Qi bu si sheng wu miliknya akan mengalami kerusakan. Karena baginya, setiap Chang Sheng Qi bu si sheng wu tidak hanya mewakili kekuatan tempur yang luar biasa, tetapi juga mewakili penyedia kekuatan iman yang besar. Dia tidak ingin para Chang Sheng Qi bu si sheng wu miliknya mengalami kerugian.
Zhao Hai yakin bahwa sekarang Mo Li Ke dan yang lainnya sudah menerima laporan intelijen dari Jun Tuan Kedua (Korps Kedua). Jika orang-orang Tian Mo Jie masih punya otak, mereka harusnya tahu apa yang harus dilakukan. Di Jun Tuan Kedua, Zhao Hai tidak hanya mengerahkan seribu Chang Sheng Qi bu si sheng wu, tetapi juga sejumlah besar bu si sheng wu yang bukan Chang Sheng Qi.
Zhao Hai melakukan ini untuk membuat Tian Mo Jie mengerti bahwa Zi You Lian Meng, dalam hal kekuatan militer, tidak kalah dari mereka. Jika mereka masih berani main-main di wilayah Zi You Lian Meng, mereka tidak akan sungkan-sungkan.
Seperti yang diperkirakan Zhao Hai, Mo Li Ke sekarang sudah menerima laporan dari Jun Tuan Kedua. Saat melihat laporan kekalahan Jun Tuan Kedua, Mo Li Ke merasa pandangannya menjadi gelap. Dia akhirnya mengerti bahwa Zi You Lian Meng selama ini menyembunyikan kekuatan mereka.
Mo Li Ke segera mengirim surat ke petinggi Tian Mo Jie, menanyakan langkah selanjutnya. Dia tahu bahwa pasukannya tidak aman lagi jika tetap tinggal di sini.
Faktanya, orang-orang Tian Mo Jie sekarang juga sedikit bingung. Mereka tidak tahu apa yang terjadi. Mengapa tiba-tiba Zi You Lian Meng yang tadinya tampak lemah berubah menjadi harimau pemakan manusia? Ini membuat mereka merasa tidak siap.
Tapi meskipun orang-orang Tian Mo Jie suka berperang, mereka tidak bodoh sampai-sampai tetap bertahan di sini dan bertempur mati-matian dengan Zi You Lian Meng saat tahu tidak bisa menang. Mereka tidak punya nyali sebesar itu.
Orang-orang Tian Mo Jie sangat sadar bahwa Zi You Lian Meng tidak bisa mereka ganggu, karena para kultivator Chang Sheng Qi di Zi You Lian Meng semuanya adalah bu si sheng wu, yang berada di bawah kendali satu orang. Daripada bertempur mati-matian dengan Zi You Lian Meng di sini, lebih baik berbalik menghadapi Jiu Da Zong Men. Jiu Da Zong Men memang memiliki banyak kultivator Chang Sheng Qi, tapi kultivator Chang Sheng Qi itu adalah milik bersama Jiu Da Zong Men, bukan hanya milik satu sekte atau satu orang.
Ditambah lagi, jika menyuruh Tian Mo normal untuk bertarung dengan bu si sheng wu, bagaimanapun dihitung tetap rugi. Kalian membunuh satu bu si sheng wu lawan, itu hanya kematian satu bu si sheng wu. Sementara lawan membunuh satu Tian Mo kalian, itu adalah kerugian nyata satu nyawa. Kerugian seperti ini tidak bisa ditanggung Tian Mo Jie.
Yang paling ditakuti Tian Mo Jie adalah, jika Zi You Lian Meng nekat, menyuruh bu si sheng wu mereka untuk mati bersama dengan Tian Mo Chang Sheng Qi, maka kerugian mereka akan semakin besar.
Karena pemikiran inilah, Tian Mo Jie harus mempertimbangkan dengan matang sikap mereka terhadap Zi You Lian Meng. Tian Mo Jie bukannya tidak tahu apa-apa tentang situasi di Xiu Zhen Jie (Dunia Kultivasi).
Tian Mo Jie berani menyerbu Xiu Zhen Jie karena mereka sudah bersiap. Hanya saja karena kemunculan Zhao Hai sebagai variabel tak terduga, Hei Hu Bang (Geng Harimau Hitam) mengalami perubahan besar-besaran, dan perubahan ini secara langsung mempengaruhi sikap Tian Mo Jie terhadap Zi You Lian Meng.
Zhao Hai tidak salah duga, Tian Mo Jie memang memiliki beberapa mata-mata di Xiu Zhen Jie, dan mata-mata ini memiliki kedudukan yang tidak rendah di Xiu Zhen Jie. Justru karena itulah Tian Mo Jie sangat memahami Xiu Zhen Jie. Mereka mengira Zi You Lian Meng adalah kesemek paling lunak, tapi sekarang tampaknya Zi You Lian Meng bukanlah kesemek lunak, melainkan batu yang dicat merah. Begitu mereka menggigitnya, gigi mereka sendiri yang patah.
Untungnya, kesemek lunak di Xiu Zhen Jie tidak sedikit. Jika Zi You Lian Meng tidak bisa, ya pindah tempat saja. Setelah mempertimbangkan untung rugi, Tian Mo Jie akhirnya mengambil keputusan, memerintahkan pasukan besar untuk mundur dari wilayah kekuasaan Zi You Lian Meng, dan tidak terlibat pertempuran langsung dengan Zi You Lian Meng.
Keesokan harinya setelah pertempuran besar antara Zhao Hai dan pasukan Tian Mo, dua pasukan besar Tian Mo mundur dari wilayah Zi You Lian Meng dan bergerak menuju wilayah Bai Hua Gu (Lembah Seratus Bunga).
Dan juga pada hari itu, berita bahwa Zhao Hai memiliki lebih dari seribu Chang Sheng Qi bu si sheng wu menyebar ke seluruh Xiu Zhen Jie. Seketika seluruh Xiu Zhen Jie menjadi kacau balau.
Seperti yang diperkirakan Tian Mo Jie, meskipun sekarang Jiu Da Zong Men memiliki banyak kultivator Chang Sheng Qi, kultivator Chang Sheng Qi ini bukan milik satu sekte, melainkan milik seluruh Jiu Da Zong Men. Jiu Da Zong Men jika digabung pun hanya mengumpulkan kurang dari seribu kultivator Chang Sheng Qi. Sementara Zhao Hai sendirian memiliki seribu Chang Sheng Qi bu si sheng wu. Bagaimana mungkin orang-orang Jiu Da Zong Men bisa tenang?
Kemudian datang lagi kabar, bahwa Chang Sheng Qi bu si sheng wu di tangan Zhao Hai diperoleh dari sebuah ya kong jian (subruang). Dan dia bisa sampai di subruang itu karena dijebak oleh Tian Jian Zong (Sekte Pedang Langit), yang mengutak-atik chuan song zhen (formasi teleportasi) sehingga dia terkirim ke sana.
Berita ini membuat Tian Jian Zong frustasi sekaligus membuat sekte lain curiga pada Tian Jian Zong. Karena selama bertahun-tahun, banyak kultivator dari berbagai sekte yang hilang secara misterius di chuan song zhen milik Tian Jian Zong. Bagaimana mungkin sekte lain tidak curiga dengan hal ini?
Dan kultivator yang hilang di chuan song zhen Tian Jian Zong tidak hanya dari sekte-sekte kecil, tapi juga banyak dari Jiu Da Zong Men. Untuk sementara, suasana antar Jiu Da Zong Men menjadi tegang karena berita ini.
Tentu saja yang paling tegang adalah Bai Hua Gu Lian Meng (Aliansi Lembah Seratus Bunga). Ada dua alasan mengapa Bai Hua Gu Lian Meng begitu tegang. Pertama, dua pasukan besar Tian Mo dari Zi You Lian Meng sedang bergerak menuju wilayah mereka. Kedua, karena Bai Hua Gu merasa bersalah.
Bai Hua Gu selama ini punya ambisi, mereka ingin mendapatkan kedudukan yang sama dengan Wan Yao Zong (Sekte Sepuluh Ribu Iblis), bisa menguasai Bei Yi Zhou (Benua Utara) . Karena itulah mereka sebelumnya berseteru dengan Wan Yao Zong, lalu menyembunyikan kekuatan, dan bahkan ingin menjebak Zi You Lian Meng. Tapi ketika Zhao Hai tiba-tiba memamerkan lebih dari seribu Chang Sheng Qi bu si sheng wu, orang-orang Bai Hua Gu tahu bahwa mereka sudah kehilangan hak untuk duduk sejajar dengan Zi You Lian Meng dan Hei Hu Bang.
Tepat saat dua pasukan besar Tian Mo dari Zi You Lian Meng bergerak menuju Bai Hua Gu Lian Meng, Li Xun Hua sekali lagi datang ke Hei Hu Bang. Dia datang ke Hei Hu Bang hanya dengan satu tujuan: meminta bantuan!
Kali ini meminta bantuan bukan seperti sebelumnya, yang tujuannya untuk menguras kekuatan Zi You Lian Meng. Kali ini benar-benar meminta bantuan, karena mereka sangat sadar bahwa mengandalkan kekuatan Bai Hua Gu Lian Meng sendiri, tidak mungkin bisa melawan pasukan besar Tian Mo Jie.
Sebenarnya mereka juga bisa meminta bantuan ke Jiu Da Zong Men, tapi sekarang suasana antar Jiu Da Zong Men agak tegang, mereka tidak punya waktu untuk mengurusi Bai Hua Gu. Jadi satu-satunya tempat yang bisa dimintai bantuan oleh Bai Hua Gu adalah Zi You Lian Meng. Karena itulah Li Xun Hua terpaksa datang lagi ke Hei Hu Bang.
Tapi kali ini Hei Hu Bang tidak semudah itu diajak bicara. Setibanya di Hei Hu Bang, Li Xun Hua diantar ke sebuah ruang pertemuan kecil, dan di sana dia menunggu dengan cemas selama lebih dari dua jam. Biasanya, dua jam lebih bukanlah apa-apa bagi Li Xun Hua, berlalu dalam sekejap. Tapi dua jam lebih kali ini adalah siksaan baginya. Dia mondar-mandir gelisah di dalam dong fu (gua surgawi), keningnya berkerut dalam.
Li Xun Hua berpikir, apakah dia pernah menyinggung perasaan Zi You Lian Meng di suatu tempat? Tapi setelah berpikir keras, dia tidak menemukannya. Meskipun sebelumnya mereka pernah melakukan beberapa gerakan kecil terhadap Zi You Lian Meng dan Zhao Hai, tapi semua dilakukan dengan sangat sembunyi-sembunyi. Menurut Li Xun Hua, gerakan-gerakan kecil itu mustahil diketahui orang.
Saat kesabaran Li Xun Hua hampir habis, terdengar suara langkah kaki, lalu sesosok muncul di depan pintu ruang pertemuan kecil itu. Begitu melihat orang itu, Li Xun Hua tertegun, lalu gembira. Karena orang itu adalah kenalannya, Zhao Hai.
Li Xun Hua kali ini tidak berani lambat. Dia segera maju, membungkuk pada Zhao Hai dan berkata, “Bertemu dengan Tuan Zhao Hai, pertama-tama saya ucapkan selamat atas peningkatan kekuatan Tuan, sungguh menggembirakan.”
Zhao Hai memandang Li Xun Hua, tersenyum tipis dan berkata, “Tuan Li terlalu sopan. Mari, duduk dan bicara.” Selesai bicara, dia masuk ke ruang pertemuan dan mempersilakan Li Xun Hua duduk.
Li Xun Hua melihat sikap Zhao Hai, tidak bisa menahan napas lega. Setelah duduk, dia berkata pada Zhao Hai, “Senang sekali Tuan bisa datang. Kali ini saya datang untuk meminta bantuan. Mohon Tuan, mengingat kita adalah sekutu pertahanan, bersedia membantu Bai Hua Gu Lian Meng.”
Zhao Hai memandang Li Xun Hua, tersenyum tipis, lalu berkata, “Membantu kalian? Itu tidak mungkin. Bahkan jika Tian Mo Jie tidak menghabisi kalian, aku juga akan menghabisi kalian. Aku sudah membiarkan kalian hidup terlalu lama.”
=
Li Xunhua begitu mendengar Zhao Hai berkata demikian, wajahnya berubah, lalu tersenyum dengan getir, “Tuan bercanda, kami Lembah Bunga selalu bersahabat dengan Tuan, dan selalu bersekutu dengan Aliansi Merdeka, mengapa Tuan ingin menyerang kami?”
Zhao Hai menatap Li Xunhua, tersenyum tipis, “Sahabat? Ha ha ha, kau berani mengatakannya. Saat pertama kali kita bertemu, akulah yang menggagalkan rencana persekutuan sembilan sekte besar, kau, Li Xunhua, langsung bilang kita ini sahabat, ingin bergerak bersama kita. Aku tidak menolak, bahkan selalu menjadi ujung tombak, itu tidak masalah, karena kita punya musuh bersama. Tapi aku ingin bertanya, Tuan Li Xunhua, bagaimana dengan anggur yang kau berikan padaku?”
Begitu Li Xunhua mendengar perkataan Zhao Hai, wajahnya berubah. Dia tentu tahu soal anggur itu, tapi dia tidak bisa mengakuinya. Karena anggur itu diproduksi sangat sedikit oleh Lembah Bunga, dan hanya sedikit yang mengetahuinya. Selain itu, sejauh ini mereka hanya memberikannya kepada Zhao Hai dan beberapa orang lainnya, dan mengakuinya sebagai Anggur Seratus Bunga (Bai Hua Niang). Dia tidak percaya Zhao Hai akan mengetahuinya. Jadi dia hanya bisa mati-matian tidak mengaku, “Anggur apa yang Tuan maksud? Apakah itu Anggur Seratus Bunga (Bai Hua Niang) yang kuberikan pada Tuan? Itu adalah anggur yang baik, bahkan di Lembah Bunga sendiri jarang ada yang bisa menikmatinya.”
Zhao Hai mencibir dingin, “Sepertinya Tuan Li benar-benar menganggap aku tidak tahu apa-apa. Anggur itu sama sekali bukan bernama Anggur Seratus Bunga (Bai Hua Niang), melainkan ‘Ular dan Kalajengking Cantik’ (She Xie Mei Ren), benar kan? Itu adalah jenis anggur beracun baru, tidak mengandung racun yang bisa langsung membunuh orang, bahkan bukan racun kronis, sehingga orang tidak bisa mendeteksinya. Tapi ia bisa membuat orang ketagihan, tidak bisa lepas dari anggur itu. Apakah dugaanku benar? Kau baru dua kali bertemu denganku lalu memberiku anggur itu, dan masih berani bilang kita ini sahabat? Li Xunhua, kau pikir aku benar-benar naif, apa pun yang diberi orang, akan langsung kumakan? Niat busuk kalian sudah lama kuketahui. Kemudian, kalian Lembah Bunga menyembunyikan kekuatan, lalu datang meminta bantuan ke markas kita, Helai Hitam (Hei hu), apa kau pikir aku tidak tahu? Kalian cuma ingin melemahkan kekuatan Aliansi Merdeka kita, supaya nantinya kalian bisa mendapat suara lebih besar di Provinsi Utara (Bei Yi Zhou). Tapi ini lumayan, kami juga punya rencana serupa. Jadi aku sengaja membawa beberapa kultivator Fase Hukum (Fa Xiang qi) ke sana, membuat kalian percaya bahwa markas Helai Hitam sudah kehabisan ahli, hingga kalian lengah terhadap kami. Dengan begitu sembilan sekte besar akan mengeluarkan kartu truf terbesar mereka. Ngomong-ngomong soal itu, aku seharusnya berterima kasih pada kalian. Tapi sayangnya, sekte sepertimu tidak akan kubiarkan ada di dunia ini, karena kalian sudah menjadi musuh kami. Kalian pasti akan berusaha membalas dendam. Sedangkan markas Helai Hitam kami, tidak butuh musuh sepertimu. Terhadap musuh, aku selalu melenyapkan mereka secepat mungkin.”
Zhao Hai mengatakan semua ini dengan nada yang sangat tenang, sementara Li Xunhua hanya terpaku menatapnya. Dia tidak menyangka Zhao Hai mengetahui segalanya, dan semuanya sudah diperhitungkan. Ini terlalu mengerikan.
Beberapa saat kemudian Li Xunhua tersadar, wajahnya menghitam. Dia tahu hari ini benar-benar telah merusak hubungan. Li Xunhua menatap Zhao Hai dengan nada penuh kebencian, “Jangan sombong. Kau pikir dengan beberapa makhluk abadi tahap panjang umur (Chang Sheng qi), kau bisa sombong? Jika Iblis Surgawi (Tian Mo zu) menghabisi kalian, mereka akan segera menghabisimu, kau juga akan mati tanpa tempat kubur. Apa yang bisa kau sombongkan?”
Zhao Hai tertawa terbahak-bahak, “Menghabisiku? Hanya dengan Alam Iblis Surgawi (Tian Mo jie)? Sudah kubilang setahun lalu aku tahu Alam Iblis Surgawi akan menyerang Dunia Kultivasi (Xiu zhen jie). Kau pikir aku tidak tahu Alam Iblis Surgawi punya begitu banyak makhluk abadi? Kau pikir aku tidak tahu sembilan sekte besar punya pasukan kultivator tahap panjang umur di Dunia Naga Melompat (Yue Long jie)? Jika aku tidak tahu semua ini, pasti sudah kulepaskan makhluk abadi itu untuk bertempur mati-matian dengan Alam Iblis Surgawi. Aku terus menunggu kesempatan ini. Sekarang saatnya matang, Dunia Kultivasi dan Alam Iblis Surgawi sudah menunjukkan kartu trufnya. Biarkan mereka bertempur, kita lihat siapa yang bisa bertahan hingga akhir.”
Wajah Li Xunhua benar-benar hitam. Dia tidak menyangka Zhao Hai sudah lama mengetahui semua ini. Dia mencibir dingin, “Zhao Hai, tak kusangka kau adalah orang licik seperti ini. Seluruh Dunia Kultivasi terkena jebakanmu.”
Zhao Hai mencibir, “Lalu kenapa? Sembilan sekte besar sudah cukup lama berjaya. Dunia Naga Melompat, seharusnya itu tempat yang bisa dikunjungi sekte mana pun di Dunia Kultivasi. Tapi mereka menguasainya sendiri. Begitu markas Helai Hitam kami mulai berkembang, langsung ditekan oleh Alam Segala Iblis (Wan Yao jie). Atas dasar apa? Rezeki itu berputar. Mereka sudah cukup lama berjaya, sekarang giliran markas Helai Hitam kami. Li Xunhua, hari ini aku tidak akan membunuhmu. Kau pulanglah. Mau kau bergabung dengan Sekte Segala Iblis (Wan Yao zong), atau kau sampaikan kata-kataku pada mereka, aku tidak peduli. Sejujurnya, dari awal aku sudah punya kekuatan untuk melawan Alam Iblis Surgawi dan sembilan sekte besar. Sekarang bahkan jika mereka bersatu menghadapiku, aku tidak takut. Daripada buang waktu bicara di sini, lebih baik kau pikirkan bagaimana caranya menghadapi bangsa Iblis Surgawi setelah pulang.”
Li Xunhua tertegun lagi mendengar itu. Tadinya dia mengira Zhao Hai bicara sebanyak ini pasti untuk menahannya, tapi ternyata tidak. Dia menatap Zhao Hai, “Kau benar-benar akan melepaskanku?”
Zhao Hai mencibir, “Untuk apa menahanmu? Memberimu makan? Atau kau mau keluar dari Lembah Bunga dan bergabung dengan markas Helai Hitam kami? Kalau benar begitu, aku malah menyambutnya, dan akan mengupayakan keluargamu di Lembah Bunga ikut pindah.”
Li Xunhua mendengar itu, hatinya tergugah. Tapi akhirnya dia tetap berdiri, menatap Zhao Hai dalam-dalam, lalu tersenyum pahit, “Baik, Zhao Hai, kau hebat. Tak kusangka semua orang kau perdaya. Aku Li Xunhua kagum. Permisi.” Setelah itu berbalik dan pergi.
Zhao Hai menatap punggung Li Xunhua, tersenyum tipis. Sosoknya berkelebat, lenyap dari ruang rapat, dan sedetik kemudian sudah muncul di ruang kerja Zhang Feng.
Tampak Zhang Feng sedang duduk di ruang kerjanya, membaca sebuah pedang pesan giok (Chuan xin yu jian). Begitu melihat Zhao Hai datang, dia meletakkan pedang itu, “Sudah bicara terus terang dengan Li Xunhua? Itu bagus, biar mereka tidak mengganggu kita lagi. Sini, lihat ini.” Katanya sambil memberikan pedang itu pada Zhao Hai.
Zhao Hai menerima pedang itu, dan menjulurkan kekuatan spiritualnya ke dalam. Dia terkejut, karena pedang ini ternyata adalah pedang pesan dari kepala sekte sebuah sekte kecil di Aliansi Lembah Bunga. Sekte itu ternyata ingin keluar dari Aliansi Lembah Bunga dan bergabung dengan Aliansi Merdeka.
Zhao Hai menatap Zhang Feng, “Ini kabar baik. Bukankah kita berencana segera menghubungi sekte-sekte kecil di Aliansi Lembah Bunga untuk pindah ke Aliansi Merdeka? Sekarang mereka sendiri yang datang, ini menghemat banyak masalah.”
Zhang Feng mengangguk, “Aku juga berpikir begitu. Mereka yang aktif minta bergabung, sungguh menghemat banyak masalah. Aku ingin memanfaatkan kesempatan ini untuk menerima lebih banyak sekte kecil. Bagaimana menurutmu?”
Zhao Hai berpikir sejenak, “Ide bagus. Tapi kita harus waspada terhadap gerakan Lembah Bunga. Kita harus antisipasi kemungkinan mereka bergabung dengan bangsa Iblis Surgawi.”
Zhang Feng terkejut, lalu mengerutkan kening, “Bergabung dengan Iblis Surgawi? Mungkin? Apakah Iblis Surgawi akan menerima mereka?”
Zhao Hai menggeleng, “Sulit dibilang. Sebelumnya Iblis Surgawi membantai habis-habisan kultivator Dunia Kultivasi untuk memberi efek gentar. Dan saat itu yang mau bergabung dengan Alam Iblis Surgawi hampir semuanya perorangan. Tapi jika Lembah Bunga mau bergabung secara kolektif, Iblis Surgawi harus pertimbangkan matang-matang. Apalagi sekarang sembilan sekte besar sudah menunjukkan kartu trufnya, kekuatan mereka sebanding dengan Iblis Surgawi. Ditambah kita, mungkin Alam Iblis Surgawi akan mengubah sikap mereka terhadap kultivator. Jika mereka bisa menerima penyerahan Lembah Bunga, selain melemahkan Dunia Kultivasi dan menguatkan diri sendiri, juga akan menunjukkan pada sekte-sekte kecil bahwa Iblis Surgawi tidak akan memusnahkan semua kultivator. Dengan begitu perlawanan sekte-sekte kecil akan berkurang. Ini menguntungkan Iblis Surgawi, tidak merugikan. Jadi aku kira mungkin saja Iblis Surgawi akan menerima penyerahan Lembah Bunga. Sedangkan kita yang menolak bantuan Lembah Bunga, mereka bisa dikatakan tidak punya tempat meminta tolong. Jika mereka ingin mempertahankan garis keturunan sekte mereka, bukan tidak mungkin bergabung dengan Alam Iblis Surgawi.”
Zhang Feng mengangguk, lalu mengerutkan kening, “Memang mungkin. Jika mereka benar-benar bergabung dengan Iblis Surgawi, itu akan merepotkan.”
Zhao Hai tersenyum tipis, “Lebih baik kita duluan. Saudara Senior, bagaimana kalau sekarang kita sebarkan berita bahwa Lembah Bunga mungkin bergabung dengan Iblis Surgawi, biar sembilan sekte besar tahu. Aku yakin mereka pasti tidak akan membiarkan itu terjadi. Mungkin mereka akan bergerak, dan kita bisa lihat pertarungannya dari belakang.”
Zhang Feng mendengar ini tertegun, lalu tertawa terbahak-bahak, sambil menunjuk Zhao Hai, “Hai kecil, kau ini benar-benar licik. Ha ha ha, baik, lakukan saja. Kita tempuh dua jalur, satu merekrut orang, satu lagi sebarkan berita ini. Aku ingin lihat reaksi sembilan sekte besar setelah mendengar berita ini.”
Zhao Hai tersenyum, “Sekarang Aliansi Merdeka sudah sepenuhnya kita kendalikan, kita tak perlu khawatir reaksi orang lain. Yang terpenting sekarang, kita terima sebanyak mungkin sekte kecil dari Aliansi Lembah Bunga ke dalam Aliansi Merdeka. Semakin kuat kita, semakin besar posisi tawar kita saat berhadapan dengan sembilan sekte besar nanti. Kita harus buat sembilan sekte besar tidak berani menyentuh kita, baru itu bisa disebut kekuatan besar sejati di Dunia Kultivasi.”
Mata Zhang Feng berbinar. Menjadi kekuatan besar yang setara dengan sembilan sekte besar, ini dulu bahkan tidak pernah terbayangkan oleh pemimpin markas Helai Hitam sebelumnya. Sekarang akan terwujud di tangannya. Dia yakin jika benar-benar berhasil, namanya akan tercatat dalam sejarah.
Zhang Feng berkata dengan suara mantap, “Baik, ini akan kuurus. Sekarang Aliansi Merdeka kita untuk sementara tidak akan punya musuh. Menurutmu, bagaimana dengan Legiun Pertama dan Legiun Kedua?”
Zhao Hai berkata dengan suara mantap, “Legiun Kedua kalau bisa dibubarkan dulu saja, Legiun Pertama dipertahankan. Bagaimanapun Dunia Kultivasi sekarang tidak aman, kita harus tetap memiliki kekuatan militer. Biar Legiun Kedua bubar dulu, tapi tetap siaga. Ini untuk memberi mereka istirahat. Pertempuran panjang membuat para kultivator di kedua legiun tegang terus, itu tidak baik. Sudah waktunya mereka bergiliran istirahat.”
Zhang Feng mengangguk, “Benar. Dunia Kultivasi sekarang tidak hanya tidak aman, malah lebih berbahaya dari sebelumnya. Sembilan sekte besar menarik kembali kultivator tahap panjang umur mereka dari Dunia Naga Melompat, itu pasti untuk perang penentuan melawan Iblis Surgawi. Mereka pasti ingin mengusir Iblis Surgawi kembali ke Alam Iblis Surgawi sebelum pemeriksaan besar sekali dalam sepuluh ribu tahun di Dunia Naga Melompat. Jika sampai saat pemeriksaan Iblis Surgawi belum terusir, mungkin hak masuk Dunia Kultivasi ke Dunia Naga Melompat akan dicabut. Sembilan sekte besar pasti tidak ingin itu terjadi. Mungkin mereka akan menghubungi kita lagi. Jadi kita mempertahankan pasukan tempur yang kuat itu sangat penting.”
Zhao Hai mengangguk, “Situasi Legiun Kedua juga kuperhatikan, masih kalah dibanding Legiun Pertama. Biar Legiun Kedua pulang istirahat dulu, lalu kita tarik beberapa orang dari mereka untuk bergabung dengan Legiun Pertama, dan beri giliran istirahat bagi personel Legiun Pertama. Dengan begitu selain menjaga kekuatan tempur Legiun Pertama, juga bisa meningkatkan kemampuan Legiun Kedua.”
Zhang Feng mengangguk, “Ini kau lebih ahli, serahkan padamu. Legiun Pertama dipertahankan, Legiun Kedua dibubarkan dulu. Tapi skala Legiun Pertama harus diperbesar. Markas Helai Hitam kita sudah menunjukkan banyak kekuatan, harus tunjukkan lagi sedikit. Menurutku, Legiun Pertama dengan dua ratus kapal法器 (da fa qi) dan empat juta personel, bagaimana menurutmu?”
Zhao Hai mengangguk, “Aku tentu tidak masalah. Lakukan saja. Aku akan ke Legiun Pertama dulu, mereka juga harus ganti markas.”
Zhang Feng mengangguk, “Ada ide?”
Zhao Hai tersenyum tipis, “Empat juta orang, dua ratus kapal法器, semuanya bisa ditampung. Aku akan pindahkan pasukan ke dekat perbatasan Lembah Bunga. Satu untuk antisipasi serangan Iblis Surgawi lagi, kedua untuk menjemput sekte-sekte kecil yang bergabung dengan Aliansi Merdeka. Begitu ada sekte kecil yang mau bergabung, kita langsung kerahkan Legiun Pertama melindungi mereka. Baik Alam Iblis Surgawi maupun Aliansi Lembah Bunga tidak akan bisa berbuat apa-apa, ini akan membuat sekte kecil lain lebih percaya diri.”
Zhang Feng mengangguk, “Baik, urus saja. Dua ratus kapal法器 cukup? Kurang bisa tambah dari markas.”
Zhao Hai menggeleng, “Tidak perlu. Kapal法器 di markas biarkan untuk melindungi pangkalan. Jangan khawatirkan aku. Selain Kapal Nether (Ming Wang hao), aku masih punya beberapa kapal法器 dari dunia bawah. Dulu tidak kugunakan karena kekuatannya kalah dengan kapal法器 Dunia Kultivasi. Sekarang kapal法器 itu sudah kuperbaiki, jumlah yang bisa kugunakan lumayan banyak, cukup. Kau tak perlu khawatir.”
Mendengar itu Zhang Feng baru mengangguk lega. Lalu matanya berbinar-binar, berdiri dan mengulurkan tangan pada Zhao Hai, “Hai kecil, saudaraku, mari kita berdua bawa markas Helai Hitam ke puncak yang belum pernah tercapai. Buat Helai Hitam berjaya di Dunia Kultivasi!”
Zhao Hai menjabat tangan Zhang Feng, berseru lantang, “Berjaya di Dunia Kultivasi!” Setelah itu mereka berdua tertawa terbahak-bahak, penuh semangat membara.
=
Li Xunhua berdiri di Aula Seratus Bunga, melaporkan kepada Guzhu (Penguasa Lembah) Lembah Seratus Bunga tentang apa yang dialaminya di Geng Macan Hitam. Setelah selesai, Li Xunhua menyimpulkan, “Sekarang Geng Macan Hitam dan Aliansi Merdeka tidak mungkin membantu kita. Bahkan jika kita berhasil menahan pasukan besar Tianmo zu (Ras Iblis), sepertinya kita tidak akan bisa menghindari pengejaran dan pembunuhan oleh Geng Macan Hitam. Bagaimanapun, dengan status Zhao Hai di Geng Macan Hitam, jika dia mengatakan ingin memburu kita, itu sama saja dengan seluruh Geng Macan Hitam yang akan melawan kita, bahkan seluruh Aliansi Merdeka.”
Guzhu (Penguasa Lembah) Lembah Seratus Bunga duduk di sana dengan ekspresi wajah yang buruk. Para wanita di sekitarnya sudah lama diusirnya. Dia tidak menyangka bahwa Zhao Hai sudah mengetahui semua ini sebelumnya, dan bahkan memainkan sebuah sandiwara untuknya. Pantas saja saat dia memperlakukan Zhao Hai seperti itu saat itu, Zhao Hai sama sekali tidak marah. Ternyata Zhao Hai sudah tahu apa yang sebenarnya terjadi. Kalau begitu, bukankah penampilannya di mata Zhao Hai seperti monyet di sirkus?
Begitu memikirkan hal ini, mustahil bagi Guzhu (Penguasa Lembah) Lembah Seratus Bunga untuk memiliki ekspresi wajah yang baik. Namun, bagaimanapun dia adalah seorang guzhu (penguasa lembah), tua dan licik. Beberapa saat kemudian dia berkata, “Apa pendapatmu? Bagaimana cara menghadapi situasi ini?”
Li Xunhua menggelengkan kepalanya sambil tersenyum pahit. Dia sama sekali tidak menyangka bahwa Zhao Hai, yang dulunya di matanya hanyalah seseorang dengan kekuatan dan potensi yang lumayan, kini bisa disebut sebagai penguasa di salah satu wilayah Biro Kultivasi, bahkan penguasa yang bisa melawan Sembilan Sekte Besar.
Apa yang menjadi kekuatan ujung tombak di dunia persilatan? Tentu saja adalah para kultivator tahap Changsheng qi (Kehidupan Abadi). Dan Zhao Hai memiliki lebih dari seribu makhluk tak hidup tahap Changsheng qi (Kehidupan Abadi) di tangannya. Kekuatan tempur seperti ini, di mana pun ditempatkan, akan sangat menakutkan. Sembilan Sekte Besar jika digabungkan baru bisa mengumpulkan hampir seribu kultivator tahap Changsheng qi (Kehidupan Abadi), masih lebih sedikit dari makhluk tak hidup yang dimiliki Zhao Hai. Jadi bisa dikatakan sekarang Zhao Hai sendirian mampu melawan Sembilan Sekte Besar, itu sama sekali tidak salah.
Menghadapi ahli sekuat Zhao Hai, bagaimana mereka harus menghadapinya? Sama sekali tidak ada cara untuk menghadapinya. Lagipula, sebelum menghadapi Zhao Hai, mereka masih harus menghadapi Tianmo zu (Ras Iblis). Tianmo zu (Ras Iblis) tidak mudah dihadapi, kekuatan mereka sama sekali tidak kalah dengan Sembilan Sekte Besar. Hanya mengandalkan kekuatan Lembah Seratus Bunga, bagaimana mungkin mereka bisa menghadapi situasi seperti ini?
Li Xunhua sekarang mengerti, tipu muslihat apa pun akan tampak pucat dan tak berdaya di hadapan kekuatan absolut. Kini Li Xunhua merasakan hal itu. Lembah Seratus Bunga sudah memperhitungkan segalanya, tetapi saat berhadapan dengan kekuatan absolut ini, mereka mendapati semua perhitungan mereka sia-sia belaka.
Guzhu (Penguasa Lembah) melihat sikap Li Xunhua, dan tahu dia juga tidak punya cara. Guzhu (Penguasa Lembah) merenung sejenak lalu berkata, “Sekarang Sembilan Sekte Besar saling bermusuhan, mustahil mengembalikan mereka seperti semula. Bahkan jika kita bergabung dengan Sembilan Sekte Besar, sepertinya mereka tidak punya cara untuk mendukung kita. Geng Macan Hitam? Hmph, biarkan aku bergabung dengan Geng Macan Hitam, mimpimu.”
Li Xunhua membuka mulutnya seolah hendak berkata sesuatu, tapi tidak jadi. Sejujurnya, dia benar-benar berpikir untuk bergabung dengan Geng Macan Hitam. Dia sangat memahami kekuatan Geng Macan Hitam. Jika benar-benar bergabung dengan mereka, maka Lembah Seratus Bunga bisa terselamatkan. Tapi sekarang melihat maksud Guzhu (Penguasa Lembah), sepertinya dia benar-benar tidak berniat bergabung dengan Geng Macan Hitam.
Li Xunhua terlalu mengenal Guzhu (Penguasa Lembah) ini. Meskipun guzhu (penguasa lembah) ini bisa dibilang seorang yang cukup berbakat, di bawah kepemimpinannya, meskipun Lembah Seratus Bunga tidak berkembang, namun juga tidak terdesak oleh Aliansi Sepuluh Ribu Iblis. Tetapi guzhu (penguasa lembah) ini memiliki satu kekurangan, yaitu dia terlalu angkuh. Di matanya, semua orang harus tunduk padanya, perkataannya adalah titah suci, siapa pun yang berani tidak patuh, pantas mati.
Justru karena sifat inilah yang membuatnya menjadi sangat keras kepala dan merasa paling benar, tidak mau mendengarkan perkataan siapa pun. Ini bukanlah hal yang baik bagi Lembah Seratus Bunga, terutama di saat seperti ini.
Baru saja Guzhu (Penguasa Lembah) bertanya pendapatnya, dan jika dia mengatakannya saat itu, itu masih baik. Dia tidak mengatakannya saat itu, jadi jika diutarakan nanti, Guzhu (Penguasa Lembah) juga tidak akan mau mendengarnya. Memang seperti itulah orangnya.
Li Xunhua melihat Guzhu (Penguasa Lembah) duduk di sana lama tidak bersuara, bahkan perlahan-lahan memejamkan mata, dia tahu Guzhu (Penguasa Lembah) sedang memikirkan sesuatu. Pada saat seperti ini, dia tidak berani mengganggu Guzhu (Penguasa Lembah), juga tidak berani pergi, hanya bisa pasrah berdiri di sana.
Beberapa saat kemudian Guzhu (Penguasa Lembah) membuka matanya. Sorot matanya berkilat tajam, jelas telah menemukan cara yang baik. Li Xunhua pun tanpa sadar menjadi bersemangat. Kali ini Lembah Seratus Bunga telah sampai pada saat yang sangat kritis. Jika tidak bisa melewati kesulitan kali ini, maka Lembah Seratus Bunga akan lenyap dari dunia persilatan. Meskipun memiliki beberapa keberatan terhadap Guzhu (Penguasa Lembah), Li Xunhua tetap berharap guzhu (penguasa lembah) bisa menemukan cara yang baik untuk menangani urusan ini.
Guzhu (Penguasa Lembah) menatap Li Xunhua, lalu berkata dengan suara berat, “Aku sudah memutuskan, kita bergabung dengan Tianmo zu (Ras Iblis)!”
Brak! Li Xunhua merasa perkataan Guzhu (Penguasa Lembah) ini seperti petir yang menyambar tepat di kepalanya, membuat kepalanya pusing berputar. Dia sungguh tidak menyangka, setelah dipikirkan lama-lama, Guzhu (Penguasa Lembah) malah mengeluarkan cara semberono seperti ini.
Butuh beberapa saat bagi Li Xunhua untuk sadar kembali. Dia segera berkata, “Guzhu (Penguasa Lembah), jangan lakukan itu. Belum lagi bicara reaksi Sembilan Sekte Besar dan Aliansi Merdeka jika kita bergabung dengan Tianmo jie (Alam Iblis), apakah Tianmo zu (Ras Iblis) mau menerima kita atau tidak itu masih tanda tanya. Guzhu (Penguasa Lembah) sudah melihat sendiri bagaimana sikap Tianmo zu (Ras Iblis) terhadap manusia sebelumnya. Sungguh tidak boleh bergabung dengan Tianmo zu (Ras Iblis).”
Guzhu (Penguasa Lembah) menatap Li Xunhua, mendengus dingin, “Tidak bergabung dengan Tianmo zu (Ras Iblis)? Lalu apa yang bisa kita lakukan sekarang? Bergabung dengan Geng Macan Hitam?”
Li Xunhua kini tidak peduli lagi sebanyak itu. Dia segera berkata, “Guzhu (Penguasa Lembah), mohon pikirkan kembali. Bahkan jika harus bergabung dengan Geng Macan Hitam, itu masih lebih baik daripada bergabung dengan Tianmo zu (Ras Iblis). Jika benar-benar bergabung dengan Tianmo zu (Ras Iblis), maka Lembah Seratus Bunga kita akan menjadi musuh bersama seluruh dunia persilatan. Sungguh tidak boleh.”
Guzhu (Penguasa Lembah) mendengus dingin, “Cukup. Aku sudah bulat dengan keputusanku. Kau pergi bersiap-siap.”
Li Xunhua jatuh berlutut dengan suara gedebuk, dan berseru lantang, “Guzhu (Penguasa Lembah), sungguh tidak boleh! Jika bergabung dengan Tianmo zu (Ras Iblis), maka ajaran Lembah Seratus Bunga kita akan terputus. Sungguh tidak boleh!”
Guzhu (Penguasa Lembah) melambaikan tangannya, dan sebuah hembusan qi langsung menghantam tubuh Li Xunhua, membuatnya terpental sepuluh meter, dengan sudut mulut berdarah, jelas terluka. Pada saat yang sama, wajahnya membeku seperti es seraya berkata, “Jangan banyak bicara. Urusan yang sudah aku tetapkan, sejak kapan menjadi hakmu untuk ikut campur? Cepat enyah kau dari sini.”
Li Xunhua perlahan bangkit, “Wah” seteguk darah dimuntahkannya. Dia menatap Guzhu (Penguasa Lembah), lalu berbalik dan berjalan keluar. Melihat sikap Li Xunhua, Guzhu (Penguasa Lembah) hanya mendengus dingin, lalu berkata dengan suara berat, “Awasi dia. Aku ingin tahu apa yang hendak dia lakukan.”
Dari dalam kegelapan terdengar suara menjawab, “Baik.”
Li Xunhua meninggalkan Aula Seratus Bunga dan kembali ke dongfu (Gua Surgawi) miliknya, lalu segera menelan beberapa butir dan yao (pil obat) penyembuh luka. Luka dalam yang dideritanya tidak terlalu parah, jelas Guzhu (Penguasa Lembah) juga tidak bermaksud membunuhnya. Setelah menelan beberapa butir dan yao (pil obat), lukanya sudah puluh delapan puluh persen. Namun Li Xunhua segera meninggalkan dongfu (Gua Surgawi) menuju Zhen song fa zhen (Array Transportasi) di sana, lalu mengatur sebuah koordinat, cahaya putih berkelebat dan dia lenyap dari Zhen song fa zhen (Array Transportasi) itu.
Sementara itu di Aula Seratus Bunga, suara Guzhu (Penguasa Lembah) terdengar, “Dia pergi ke mana?”
Dari kegelapan terdengar suara menjawab, “Dia pergi ke tempat Hua Wushang, rupanya hendak membicarakan urusan ini dengan Hua Wushang.”
Suara Guzhu (Penguasa Lembah) terdengar, “Lebih baik dia pergi ke sana. Kirim surat kepada Wushang, tahan dia di sana, jangan sampai dia menggagalkan rencana kita.” Dari kegelapan seseorang menjawab setuju, lalu menghilang.
Li Xunhua memang datang menemui Hua Wushang. Dia ingin membujuk Hua Wushang, agar Hua Wushang bersamanya menentang keputusan Guzhu (Penguasa Lembah) ini. Sekarang Hua Wushang memegang komando pasukan besar-besaran. Asalkan Hua Wushang memberitahukan kabar ini ke sekte-sekte lain, yakinlah sekte-sekte lain pasti tidak akan setuju dengan tindakan Guzhu (Penguasa Lembah) ini. Saat itu Hua Wushang bisa bergabung dengan sekte-sekte lain, memaksa Guzhu (Penguasa Lembah) mengubah niatnya. Meskipun melakukan ini, pada akhirnya Guzhu (Penguasa Lembah) pasti akan menuntut balas kepadanya, tapi sekarang Li Xunhua tidak bisa memikirkan sebanyak itu. Dibandingkan dengan masa depan seluruh Lembah Seratus Bunga, untung ruginya pribadi dirinya tidak seberapa.
Begitu Li Xunhua muncul di lokasi markas pasukan Lembah Seratus Bunga, dia segera terbang menuju dongfu (Gua Surgawi) Hua Wushang. Namun dia tidak menyadari, di belakangnya Zhen song fa zhen (Array Transportasi) memancarkan cahaya putih sekilas, sebilah Chuan Xin Yu Jian (Pedang Pesan Giok) sudah lebih dulu terbang masuk ke dongfu (Gua Surgawi) Hua Wushang.
Begitu Li Xunhua sampai di dongfu (Gua Surgawi) Hua Wushang, dia melihat Hua Wushang menyambutnya dengan sangat hangat, menangkupkan tangan memberi hormat seraya berkata, “Saudara Senior Li, bagaimana kamu bisa datang ke sini? Bukankah kamu pergi ke Geng Macan Hitam untuk meminta bantuan? Bagaimana hasilnya?”
Li Xunhua tersenyum pahit, “Kita bicara di dalam.” Katanya sambil berjalan masuk ke dongfu (Gua Surgawi). Hua Wushang mengikuti di belakangnya, dengan sorot mata yang aneh.
Setelah mereka berdua masuk ke dongfu (Gua Surgawi) Hua Wushang dan duduk, Hua Wushang menuangkan segelas anggur untuk Li Xunhua. Li Xunhua menerima anggur itu, langsung meneguknya habis, lalu menghela nafas panjang, “Wushang, Guzhu (Penguasa Lembah) sudah gila. Dia ternyata ingin bergabung dengan Tianmo zu (Ras Iblis). Kali ini aku menemuimu, berharap kamu bisa menghubungi orang-orang dari sekte lain, bersama-sama mencegah keputusan Guzhu (Penguasa Lembah).”
“Mengapa aku harus mencegah keputusan Guzhu (Penguasa Lembah)? Keputusan Guzhu (Penguasa Lembah) itu sangat tepat. Tidak sia-sia juga tuanku mengirim seseorang ke sisinya. Set sekian lama, akhirnya membuahkan hasil.” Hua Wushang memutar-mutar gelas anggur di tangannya, namun tidak meminum anggur itu. Dia mengatakan hal-hal yang membuat jantung Li Xunhua berdebar kencang dengan wajah yang tenang.
Li Xunhua terpaku menatap Hua Wushang, lama kemudian wajahnya berubah, dengan waspada berkata, “Hua Wushang, apa maksud perkataanmu ini?”
Hua Wushang melihat sikap Li Xunhua, tiba-tiba tertawa terbahak-bahak, “Li Xunhua, Li Xunhua, kamu benar-benar bodoh. Masih belum mengerti maksud perkataanku? Baiklah, biar aku buat kamu mati dengan jelas. Waktu Tianmo yan wu (Pertunjukan Bela Diri Iblis) lalu, kami semua dibuang ke Tianmo jie (Alam Iblis), dibiarkan dikejar dan dibunuh oleh Tianmo (Iblis) di sana. Tepat saat kami akan dibunuh, Tuanku lah yang menyelamatkanku, dan menjadikanku seorang Tianmo (Iblis) yang kuat. Kemudian Tuanku mengirimku kembali ke Lembah Seratus Bunga, untuk bekerja sama dengan rencana Tianmo zu (Ras Iblis) kami. Hahaha, mungkin kamu belum tahu, di sisi Guzhu (Penguasa Lembah) Lembah Seratus Bunga, ada satu kekuatan tersembunyi. Kekuatan ini dinamakan An Hua (Bunga Tersembunyi). Guzhu (Penguasa Lembah) Lembah Seratus Bunga mengira An Hua (Bunga Tersembunyi) ini adalah prajurit paling setia yang ditinggalkan oleh guzhu (penguasa lembah) generasi sebelumnya, tapi dia tidak tahu, An Hua (Bunga Tersembunyi) itu sebenarnya adalah orang-orang dari Mo zu (Ras Iblis) kami. Sekarang An Hua (Bunga Tersembunyi) sudah sepenuhnya mendapatkan kepercayaan Guzhu (Penguasa Lembah), dan secara diam-diam mengubah pandangan Guzhu (Penguasa Lembah) terhadap Tianmo zu (Ras Iblis) kami. Justru karena inilah, Guzhu (Penguasa Lembah) akhirnya berkata akan menyerah kepada Tianmo zu (Ras Iblis). Hahaha, kebijaksanaan Tuanku, mana mungkin bisa dipahami oleh kalian para Xiuzhe (Kultivator) bodoh ini. Asalkan Lembah Seratus Bunga menyerah kepada Tianmo zu (Ras Iblis) kami, Tianmo zu (Ras Iblis) kami akan menerima mereka, bahkan memperlakukan mereka dengan baik. Biar mereka lihat, betapa besarnya kemurahan hati Tianmo zu (Ras Iblis) kami. Saat itu, tekad gigih dunia persilatan untuk melawan akan melemah. Tianmo zu (Ras Iblis) kami bisa secara resmi memasuki dunia persilatan. Hahaha, Li Xunhua, pertunjukan bagus ini baru saja dimulai. Sayangnya, kamu tidak akan bisa melihatnya.”
=
Li Xunhua dengan raut muka buruk menatap Hua Wushang, dia tidak pernah menyangka bahwa Hua Wushang ternyata telah dikendalikan oleh Tianmo zu (Suku Iblis), dan telah berubah sepenuhnya menjadi seorang Tianmo (Iblis) dari Tianmo zu (Suku Iblis). Meskipun penampilan luarnya tidak berubah, namun hatinya sudah sepenuhnya berubah menjadi Tianmo (Iblis). Ini jelas bukan kabar baik baginya.
Li Xunhua perlahan-lahan mengatur lingqi (energi spiritual)-nya, bersiap untuk memberikan serangan fatal kepada Hua Wushang. Namun pada saat ini, dia tiba-tiba mendapati bahwa lingqi (energi spiritual)-nya, bagaikan kepingan salju yang terkena sinar matahari, sedang lenyap dengan kecepatan yang luar biasa. Hal ini membuat raut wajahnya berubah drastis.
Hua Wushang melihat ekspresi Li Xunhua, lalu tersenyum tipis dan berkata, “Apa kau merasakan lingqi (energi spiritual)-mu lenyap? Hahaha, Li Xunhua, sudah kubilang kau bodoh tapi kau tak terima. Karena aku sudah memberitahukan hal ini padamu, masih mungkinkah aku membiarkanmu pergi hidup-hidup? Kau sungguh seharusnya tidak minum arak terlebih dahulu sebelum bicara. Tapi tidak masalah juga jika aku membunuhmu, aku sudah mendapatkan izin dari Guzhu (Pemilik Lembah). Meskipun Guzhu (Pemilik Lembah) hanya menyuruhku menahanmu, tapi jika kau melawan dan aku tidak sengaja membunuhmu, kukira Guzhu (Pemilik Lembah) juga tidak akan terlalu menyalahkanku. Bukankah begitu?”
Li Xunhua dengan mata hampir roboh menatap Hua Wushang, suaranya serak: “Hua Wushang, tidak kusangka kau seorang xiushi (kultivator), tega dengan hina menjadi pengikut Tianmo zu (Suku Iblis). Kau benar-benar aib bagi para xiushi (kultivator).”
Hua Wushang mendengus dingin, “Diam! Manusia xiushi (kultivator) hina sepertimu, mana mungkin mengerti keagungan Tianmo zu (Suku Iblis)-ku. Aku tidak mengizinkanmu menghina Tianmo zu (Suku Iblis).”
Pak, pak, pak! Suara tepuk tangan terdengar, lalu sesosok orang berkata dengan suara berat, “Tianmo zu (Suku Iblis) itu agung? Aku tidak melihatnya. Yang aku tahu, Tianmo zu (Suku Iblis) itu kupukuli sampai seperti anjing.”
“Siapa?!” Hua Wushang menoleh ke arah asal suara, dengan waspada. Dia sudah menyuruh para xiushi (kultivator) yang berjaga di luar pintu rumahnya untuk pergi, dan suara itu justru datang dari luar pintu dongfu (rumah gua)-nya.
Li Xunhua juga menoleh ke arah sana, mendapati seseorang sedang berjalan masuk perlahan dari luar. Begitu melihat orang ini, Li Xunhua tak bisa menahan rasa gembira, sementara Hua Wushang berubah raut wajahnya, karena orang yang masuk itu tidak lain adalah Zhao Hai.
Zhao Hai menatap Hua Wushang, mencibir dingin: “Seekor anjing milik Tianmo zu (Suku Iblis), berani menggonggong sembarangan di sini. Tianmo zu (Suku Iblis) itu agung? Hahaha, ini benar-benar lelucon terbaik yang pernah kudengar.”
Kedua mata Hua Wushang telah berubah sepenuhnya menjadi merah darah, tampak seperti Tianmo (Iblis) sejati. Namun dia tidak menyerang Zhao Hai, hanya berkata dengan suara dingin: “Zhao Hai, bagaimana caranya kau bisa masuk?”
Zhao Hai melihat penampilan Hua Wushang, tak bisa menahan geleng kepala: “Kukira kau orang cerdas, tak kusangka setelah berubah menjadi Tianmo (Iblis), kau menjadi sebodoh ini. Apa kau lupa aku ini seorang kongjian yi shu shi (Ahli Seni Ruang)? Selama aku pernah ke suatu tempat, aku bisa pergi ke sana kapan saja. Dongfu (rumah gua)-mu ini, bukankah sudah pernah kukunjungi lebih dari sekali? Jadi apa anehnya kalau aku datang lagi? Hehe, sejujurnya, kali ini aku awalnya bukan datang untukmu. Aku ingin menjemput Li Xunhua ke Heihu Bang (Geng Harimau Hitam), mengajaknya bergabung. Bagaimanapun juga, dia masih bisa dianggap xiushi (kultivator) sejati. Tak kusangka malah mendengar begitu banyak konten menarik. Ini benar-benar keuntungan tak terduga.”
Hua Wushang menatap Zhao Hai, mencibir dingin: “Bahkan jika kau tahu, apa bedanya? Tianmo zu (Suku Iblis)-ku sudah ditakdirkan untuk menguasai xiuzhen jie (dunia kultivasi). Kalian para xiushi (kultivator) ini, tidak akan bisa mengalahkan kami.”
Zhao Hai menggeleng, tersenyum pahit: “Kukira setelah sekian tahun, hanya sembilan sekte besar itu yang menjadi congkak bodoh, tak kusangka Tianmo zu (Suku Iblis) malah menjadi lebih bodoh. Kesampingkan dulu apakah para qiangzhe (penguat) changsheng qi (masa hidup abadi) dari Tianmo zu (Suku Iblis) bisa menandingi qiangzhe (penguat) changsheng qi (masa hidup abadi) dari sembilan sekte besar. Bahkan jika Tianmo zu (Suku Iblis) mengerahkan seluruh kekuatan sukunya, aku pun bisa memusnahkan mereka semua. Dalam situasi begini, kau masih bilang Tianmo zu (Suku Iblis) pasti akan menguasai xiuzhen jie (dunia kultivasi)? Apa kau belum bangun tidur?”
Hua Wushang marah sampai wajahnya berkerut, dia berteriak histeris: “Diam! Kau tak boleh menghina Tianmo zu (Suku Iblis)! Tianmo zu (Suku Iblis) adalah ras paling agung di antara langit dan bumi.” Sambil berteriak, Hua Wushang menerjang ke arah Zhao Hai, melayangkan tinju sekuat tenaga ke arah Zhao Hai.
Zhao Hai melihat tingkah Hua Wushang, menggeleng, lalu melambaikan tangan. Hua Wushang tiba-tiba merasakan keempat anggota tubuhnya seperti diikat lingkaran besi. Dia menoleh, mendapati empat Tianmo (Iblis) sedang mencengkeram keempat anggota tubuhnya, dan keempat Tianmo (Iblis) ini semuanya adalah qiangzhe (penguat) changsheng qi (masa hidup abadi).
Hua Wushang tertegun, tetapi kemudian mendapati bahwa keempat Tianmo (Iblis) ini ternyata bukan makhluk hidup, melainkan mati. Mereka semua adalah bu si sheng wu (makhluk abadi).
Penemuan ini membuat raut Hua Wushang berubah, lalu dia menoleh ke arah Zhao Hai dan berteriak: “Kau berani mengubah Tianmo (Iblis) yang agung menjadi bu si sheng wu (makhluk abadi)? Zhao Hai, kau akan mati tidak wajar. Tianmo zu (Suku Iblis) pasti akan mencabut jiwamu, membuatmu tersiksa oleh api iblis!”
Zhao Hai mencibir dingin: “Hanya mengandalkan Tianmo zu (Suku Iblis)? Mereka juga layak?” Setelah itu dia tidak mengindahkan Hua Wushang yang sedang berteriak-teriak di sana. Lagipula, dongfu (rumah gua) ini memiliki gefa zhen (susunan isolasi suara), meskipun di dalam berantakan sampai langit runtuh, di luar tidak akan ada yang tahu.
Zhao Hai menoleh menatap Li Xunhua, tersenyum tipis: “Li Xiansheng (Tuan Li), kita bertemu lagi. Sungguh tak kusangka akan bertemu dengan cara begini. Dulu saat saya mengajak xiansheng (tuan) bergabung dengan Heihu Bang (Geng Harimau Hitam) kami, xiansheng (tuan) tidak setuju. Entah sekarang xiansheng (tuan) ada pikiran apa?”
Li Xunhua melihat penampilan Zhao Hai, tersenyum pahit. Dia sekarang benar-benar tidak tahu harus berkata apa. Dulu saat Zhao Hai bilang ingin mengajaknya bergabung dengan Heihu Bang (Geng Harimau Hitam), dia memang sempat ragu. Tapi mau tak mau dia akui, hatinya masih condong ke Baihua Gu (Lembah Seratus Bunga). Akhirnya dia tetap kembali ke Baihua Gu (Lembah Seratus Bunga), tak kusangka hasilnya begini.
Li Xunhua menatap Zhao Hai, tersenyum pahit: “Sungguh tak kusangka, ternyata kaulah yang menolongku. Apa kau sudah tahu semua tentang situasi Baihua Gu (Lembah Seratus Bunga)?”
Zhao Hai tersenyum tipis: “Sebenarnya setelah kau pergi, aku sudah menduga Baihua Gu (Lembah Seratus Bunga) mungkin akan bergabung dengan Tianmo zu (Suku Iblis). Jadi aku sudah lama membuat persiapan. Sekarang orang-orang dari sembilan sekte besar sudah tahu, bahwa Baihua Gu (Lembah Seratus Bunga) kalian akan bergabung dengan Tianmo zu (Suku Iblis). Selain itu, aku juga sudah mengirim surat ke semua sekte kecil di aliansi Baihua Gu (Lembah Seratus Bunga), memberitahu mereka tentang rencana kalian bergabung dengan Tianmo zu (Suku Iblis). Jun tuan (korps) pertamaku juga sedang dalam perjalanan menuju ke sini. Hanya saja aku tidak menyangka, Hua Wushang ternyata sudah dikendalikan oleh Tianmo zu (Suku Iblis).”
Li Xunhua tidak mengerti, menatap Zhao Hai: “Bagaimana kau bisa menduga Baihua Gu (Lembah Seratus Bunga) akan bergabung dengan Tianmo zu (Suku Iblis)? Dan sudah membuat begitu banyak persiapan?”
Zhao Hai mengangkat bahu: “Entahlah, aku hanya menebak. Tapi meskipun Baihua Gu (Lembah Seratus Bunga) tidak pernah berniat bergabung dengan Tianmo zu (Suku Iblis), lalu kenapa? Baihua Gu (Lembah Seratus Bunga) tetaplah musuh kita. Bukankah lebih baik jika aku membuat mereka kacau terlebih dahulu dengan cara ini? Menghadapi musuh, aku tidak pernah main-main, juga tidak pernah memperhatikan cara.”
Keringat Li Xunhua mulai menetes, dia baru sekarang menyadari betapa mengerikannya Zhao Hai. Dalam menghadapi musuh, dia tidak pernah main-main, dan akan menggunakan segala cara. Bertemu dengan musuh seperti ini, bisa dibilang Baihua Gu (Lembah Seratus Bunga) sungguh sial.
Zhao Hai melirik Li Xunhua, lalu melambaikan tangan. Di tangannya tiba-tiba muncul sebuah botol kecil. Dia melemparkan botol itu pada Li Xunhua: “Minumlah ini, tubuhmu sepertinya terkena racun.”
Li Xunhua juga tidak sungkan, menerima botol kecil itu, membuka tutupnya, dan mendapati isinya semacam cairan bening, bukan danyao (pil obat) seperti yang dia bayangkan. Tapi dia tidak berpikir panjang, langsung meminum habis cairan dalam botol itu. Rasanya seperti air biasa, sama sekali tidak berasa. Namun Li Xunhua mendapati, lingqi (energi spiritual)-nya sedikit demi sedikit kembali ke tubuhnya.
Li Xunhua berdiri, menangkupkan tangan ke arah Zhao Hai: “Terima kasih, Xiansheng (Tuan).” Setelah itu dia melirik Hua Wushang: “Dia mau diapakan?”
Zhao Hai tersenyum tipis: “Dibunuh, mau diapakan lagi.” Setelah selesai berbicara, dia melambaikan tangan. Leher Hua Wushang tiba-tiba muncul luka berdarah, dan dalam sekejap dia tewas. Lalu Zhao Hai melambaikan tangan, segumpal qi hitam menyelimuti Hua Wushang. Setelah qi hitam lenyap, Hua Wushang kembali berdiri di sana, namun sudah berubah menjadi bu si sheng wu (makhluk abadi).
Zhao Hai melihat bu si sheng wu (makhluk abadi) Hua Wushang ini, mengangguk: “Katakan semua yang kau ketahui, semua gongfa (teknik kultivasi) yang kau kuasai, juga kebiasaan sehari-harimu.”
Hua Wushang menurut, segera mulai berbicara tanpa henti. Li Xunhua yang melihat dari samping terbelalak, dia sungguh tidak menyangka Zhao Hai akan menggunakan cara ini untuk mendapatkan informasi. Dia terpaksa mengakui, cara ini pasti ampuh, karena bu si sheng wu (makhluk abadi) tidak akan berbohong pada tuannya.
Hua Wushang terus berbicara selama beberapa jam, barulah Zhao Hai menyimpannya. Sebenarnya pengalaman Hua Wushang juga tidak ada yang istimewa. Dia aslinya memang orang Baihua Gu (Lembah Seratus Bunga), kemudian saat mengikuti Tianmo yanwu (Latihan Perang Iblis), dia ditangkap oleh Tianmo zu (Suku Iblis), diubah menjadi anggota Tianmo zu (Suku Iblis) menggunakan mi fa (rahasia), lalu dikirim kembali ke Baihua Gu (Lembah Seratus Bunga) untuk mempersiapkan invasi Tianmo zu (Suku Iblis) kali ini. Saat Tianmo zu (Suku Iblis) menyerang, dia memberikan banyak informasi. Pada saat yang sama, Tianmo zu (Suku Iblis) juga memberitahunya, bahwa di dekat Guzhu (Pemilik Lembah) Baihua Gu (Lembah Seratus Bunga), ada satu kekuatan Tianmo zu (Suku Iblis) lainnya. Kekuatan ini adalah Anhua (Bunga Gelap).
Selain itu tidak ada yang spesial. Setelah Zhao Hai menyimpan Hua Wushang, dia berdiri sejenak di tanah, lalu tubuhnya berputar. Dalam sekejap, sesosok Hua Wushang lain muncul di hadapan Li Xunhua. Hua Wushang ini tidak ada bedanya dengan Hua Wushang sebelumnya, bahkan hingga sorot mata dan aura tubuhnya pun benar-benar sama.
Li Xunhua terpaku menatap Hua Wushang ini. Hua Wushang ini dengan lembut mengelus yuyi (kipas giok) di tangannya, berkata pada Li Xunhua: “Bagaimana? Apakah ada cacat?”
Li Xunhua terpaku, menggeleng. Tapi dia segera sadar, dia mengerti bahwa Hua Wushang ini adalah jelmaan Zhao Hai, ternyata bisa sempurna seperti ini, sungguh menakjubkan.
Zhao Hai melirik Li Xunhua, tersenyum tipis: “Syukurlah. Sekarang aku akan menggunakan identitas Hua Wushang, juga identitasmu, untuk memberitahu sekte-sekte kecil di Baihua Gu (Lembah Seratus Bunga) tentang rencana Guzhu (Pemilik Lembah) Baihua Gu (Lembah Seratus Bunga) bergabung dengan Tianmo zu (Suku Iblis). Pada saat yang sama, kita berdua akan memimpin pemberontakan. Ingat, ajak mereka semua bergabung dengan Heihu Bang (Geng Harimau Hitam).”
Sekarang Li Xunhua bisa dianggap sudah menjadi anggota Heihu Bang (Geng Harimau Hitam). Meskipun dia tidak mengatakan ingin bergabung, Li Xunhua juga mengerti, sekarang bahkan jika dia tidak mau bergabung juga tidak akan diizinkan. Jika tidak bergabung, Zhao Hai tidak akan setuju. Lagipula dia pikir bergabung dengan Heihu Bang (Geng Harimau Hitam) tidak ada salahnya. Melihat situasi saat ini, Baihua Gu (Lembah Seratus Bunga) pasti akan hancur. Lebih baik bergabung dengan Heihu Bang (Geng Harimau Hitam), bagaimanapun juga dia cukup kenal dengan Heihu Bang (Geng Harimau Hitam).
Jadi begitu Li Xunhua mendengar Zhao Hai berkata begitu, dia tidak membantah, hanya mengangguk: “Baik. Tapi bukankah kau bilang sebelumnya sudah memberitahu sembilan sekte besar tentang rencana Baihua Gu (Lembah Seratus Bunga) bergabung dengan Tianmo zu (Suku Iblis)? Jika kita mencaplok Baihua Gu (Lembah Seratus Bunga), apakah sembilan sekte besar itu tidak akan keberatan?”
=
Zhao Hai tersenyum tipis dan berkata, “Memberitahu Sembilan Sekte Besar adalah untuk menelan Seratus Bunga Lembah. Untuk menelan Seratus Bunga Lembah, kita harus punya alasan, bukan? Bukankah alasan ini sudah cukup bagus?”
Begitu Li Xunhua mendengar Zhao Hai berkata demikian, dia sedikit terkejut, lalu segera memahami maksud Zhao Hai, dan tanpa sadar semakin mengagumi Zhao Hai. Zhao Hai ini jelas-jelas ingin menelan Seratus Bunga Lembah, tetapi jika langsung menelan Seratus Bunga Lembah tanpa alasan, maka dia menyebarkan lebih dulu kabar bahwa Seratus Bunga Lembah akan bergabung dengan Iblis Langit, entah itu benar atau salah, itu juga memberi alasan bagi Black Tiger Gang, nantinya ketika Black Tiger Gang menelan Seratus Bunga Lembah, mereka tidak perlu takut Sembilan Sekte Besar akan datang membuat keributan. Meskipun Zhao Hai sekarang juga tidak takut pada Sembilan Sekte Besar, tapi jika terus-menerus dibuat ribut oleh Sembilan Sekte Besar, itu juga bukan hal yang baik.
Melihat Li Xunhua tidak bicara, Zhao Hai kemudian berkata dengan berat, “Kirim surat kepada perwakilan sekte-sekte lain, suruh mereka semua datang ke ruang pertemuan untuk rapat.” Li Xunhua mengangguk, lalu segera berbalik dan terbang keluar untuk menyampaikan perintah, sementara Zhao Hai pergi ke ruang pertemuan.
Tidak lama kemudian, perwakilan dari berbagai sekte sudah tiba di ruang pertemuan. Zhao Hai memandangi orang-orang ini, dia kenal semuanya, lagipula dia pernah tinggal beberapa waktu di sini bersama pasukan Aliansi Seratus Bunga Lembah, ditambah dengan pengawasan rutin, jadi tidak ada satu pun dari mereka yang tidak dia kenal.
Li Xunhua juga sudah kembali, dan dengan sadar berdiri di samping Zhao Hai. Para perwakilan sekte itu setelah memasuki ruang pertemuan, masih berbicara dengan suara kecil, sambil juga melirik Li Xunhua dan Zhao Hai dengan pandangan aneh.
Zhao Hai tahu apa yang dipikirkan orang-orang ini. Setelah semua orang tiba, barulah dia berkata dengan berat, “Tenang. Hari ini memanggil kalian semua ke sini, ada satu hal yang ingin disampaikan.”
Baru saja Zhao Hai berkata sampai di sini, terdengar seseorang berkata dengan berat, “Tuan Wushang mohon tunggu, saya ada pertanyaan.”
Zhao Hai menatap orang itu, dan berkata dengan berat, “Tuan Liu, ada apa?”
Li Xunhua awalnya ingin memberi isyarat pada Zhao Hai, tapi tidak menyangka Zhao Hai langsung menyebut marga orang itu, sejenak dia pun tertegun.
Tuan Liu itu adalah perwakilan dari sekte menengah, tapi sekte mereka tidak sekuat Seratus Bunga Lembah, jadi setelah Aliansi Seratus Bunga Lembah dibentuk, mereka hanya bisa mengakui Seratus Bunga Lembah sebagai pemimpin.
Tuan Liu menatap Zhao Hai dan berkata, “Tuan Wushang, saya mendengar sebuah kabar, konon Tuan Lembah dari Lembah kalian akan menyerah pada Iblis Langit, apakah kabar ini benar?” Begitu Tuan Liu bertanya, seluruh ruangan langsung hening, tidak ada suara sama sekali. Semua orang menatap tajam ke arah Zhao Hai, menunggu jawabannya.
Zhao Hai memandang Tuan Liu, mengangguk dan berkata, “Apa yang dikatakan Tuan Liu benar, Tuan Lembah memang berniat menyerah pada Iblis Langit. Memanggil kalian semua hari ini juga untuk masalah ini.”
Begitu Zhao Hai mengucapkan kata-kata ini, seluruh ruangan langsung gempar, semua orang berteriak-teriak, wajah mereka penuh kemarahan. Tidak heran mereka marah, mereka di sini bertempur mati-matian melawan Iblis Langit, sekte mana pun tidak sedikit yang anggotanya tewas. Bisa dikatakan mereka punya dendam besar terhadap Iblis Langit. Sekarang Seratus Bunga Lembah mau menyerah pada Iblis Langit, bagaimana mungkin mereka tidak marah.
Zhao Hai memandangi orang-orang ini, lalu berkata, “Tenang!” Suara ini sangat keras, semua orang terkejut dan menjadi diam.
Zhao Hai melanjutkan, “Saya baru saja menerima kabar ini. Sejujurnya, semuanya, saat pertama mendengar kabar ini, saya juga sangat terkejut. Saya juga tidak menyangka Tuan Lembah akan mengambil keputusan begini. Dunia Persilatan kita punya dendam besar dengan Dunia Iblis Langit, bagaimana bisa menyerah pada Dunia Iblis Langit? Karena itu saya berdiskusi dengan Tuan Li Xunhua, memutuskan untuk meminta kalian semua memberi tahu sekte masing-masing, bersama-sama dengan kami, memberikan tekanan pada Tuan Lembah, memintanya mengubah keputusan ini.”
Perkataan Zhao Hai ini membuat semua orang tertegun. Mereka tidak menyangka bahwa ‘Hua Wushang’ dan Li Xunhua memanggil mereka justru untuk ini. Artinya, Hua Wushang dan Li Xunhua tidak sejalan dengan Tuan Lembah Seratus Bunga Lembah. Tuan Liu tidak bisa menahan napas lega, tapi kemudian dia menoleh menatap Li Xunhua dan berkata, “Tuan Xunhua, saya dengar Tuan pergi meminta bantuan ke Aliansi Merdeka, entah apakah Aliansi Merdeka setuju untuk datang membantu kita?”
Tuan Liu ini ternyata orang yang cerdas, pertanyaannya tepat pada sasaran. Masalah paling kritis bagi Aliansi Seratus Bunga Lembah sekarang bukan hanya soal Tuan Lembah yang mau bergabung dengan Iblis Langit, tapi juga soal pasukan bantuan. Jika Tuan Lembah Seratus Bunga Lembah mau bergabung dengan Iblis Langit, mereka bisa saja tidak ikut serta. Tapi kalau tidak ada pasukan bantuan, mereka ini hanya akan jadi santapan Iblis Langit.
Li Xunhua memandang Tuan Liu, lalu berkata dengan berat, “Entah karena alasan apa, orang Black Tiger Gang sudah lama tahu kalau Tuan Lembah akan bergabung dengan Iblis Langit, jadi mereka tidak mau mengirim bantuan, dan bahkan mengatakan akan mengirim pasukan untuk menyerang Seratus Bunga Lembah.”
Semua orang kembali gempar. Mereka tidak menyangka akan begini jadinya. Kalau dulu mereka agak meremehkan Aliansi Merdeka, sekarang sama sekali tidak ada lagi rasa meremehkan. Sejak Zhao Hai memperlihatkan lebih dari seribu makhluk abadi Chang Sheng Qi, tidak ada lagi yang berani meremehkan Aliansi Merdeka.
Zhao Hai memandang semua orang, tiba-tiba berkata dengan berat, “Saudara-saudara, jika Aliansi Merdeka benar-benar datang, saya rasa lebih baik kalian sekalian menyerah pada Aliansi Merdeka, menjadi bagian dari Aliansi Merdeka. Dengan begitu, Aliansi Merdeka tentu akan membantu kalian menghadapi pasukan Dunia Iblis Langit. Saya harap kalian bisa membicarakan hal ini baik-baik dengan sekte kalian masing-masing. Ini menyangkut kelangsungan sekte kalian. Saya sendiri akan kembali ke Seratus Bunga Lembah untuk mencoba membujuk Tuan Lembah. Senior Li akan tetap di sini. Dia sering berhubungan dengan Black Tiger Gang, masih ada sedikit hubungan baik. Jika kalian benar-benar ingin bergabung dengan Aliansi Merdeka, Senior Li bisa membantu. Saudara-saudara, saya pamit.” Setelah berkata begitu, tubuh Zhao Hai bergerak, melangkah keluar ruangan.
Orang-orang di ruangan melihat gerakan Zhao Hai semuanya terkejut, bahkan Li Xunhua pun sedikit bingung, tidak tahu apa sebenarnya maksud Zhao Hai.
Setelah Zhao Hai meninggalkan ruangan, barulah semua orang sadar. Selanjutnya semua mata beralih ke Li Xunhua. Li Xunhua memandang mereka semua, berkata dengan berat, “Saya tahu apa yang kalian pikirkan. Saya memang punya hubungan baik dengan Tuan Zhao Hai. Saya juga tidak akan pergi dari sini. Jika ada yang membutuhkan bantuan saya, pasti akan saya bantu. Tujuan saya tinggal di sini juga sederhana, karena di sini masih ada banyak kultivator Seratus Bunga Lembah. Saya ingin membujuk mereka ikut saya bergabung dengan Aliansi Merdeka, bergabung dengan Black Tiger Gang.”
Tuan Liu memandang Li Xunhua, berkata dengan berat, “Tuan Xunhua, apakah benar Anda punya hubungan baik dengan Tuan Zhao Hai?”
Li Xunhua mengangguk, “Memang benar ada hubungan baik. Saya tidak perlu berbohong soal ini.”
Tuan Liu mengangguk, “Baik, Tuan terus terang. Masalah ini sangat penting, saya harus segera berdiskusi dengan Ketua Sekte saya. Saudara-saudara, saya pamit.” Setelah berkata begitu, Tuan Liu berbalik pergi. Yang lain juga berbalik pergi.
Li Xunhua baru menghela napas, lalu pergi menenangkan para kultivator Seratus Bunga Lembah. Para kultivator Seratus Bunga Lembah ini masih mengenal Li Xunhua. Li Xunhua mengundang beberapa tokoh terpandang di antara kultivator Seratus Bunga Lembah ke ruang pertemuan. Setelah semua hadir, Li Xunhua memandang mereka, lalu berkata dengan berat, “Saudara-saudara, saya sampaikan kabar buruk. Tuan Lembah memutuskan untuk menyerah pada Dunia Iblis Langit, menjadi musuh bersama seluruh Dunia Persilatan.”
Begitu mendengar Li Xunhua berkata demikian, para kultivator Seratus Bunga Lembah itu terkejut, lalu gempar. Selanjutnya seorang kultivator berdiri, berkata pada Li Xunhua, “Senior Li, apa yang Anda katakan itu benar? Apakah Tuan Lembah benar-benar memutuskan begitu?”
Li Xunhua mengangguk, berkata dengan berat, “Benar, Tuan Lembah sudah memutuskan. Saya sudah memohon dengan susah payah tapi tidak didengar, malah dia melukai saya. Saya datang ke sini untuk menyampaikan kabar ini pada kalian. Sekarang Adik Wushang sudah kembali untuk membujuk Tuan Lembah, tapi saya rasa dia pun belum tentu berhasil. Yang paling penting, sekarang sekte-sekte lain dalam Aliansi Seratus Bunga Lembah sudah tahu kabar ini, dan mereka sudah bersiap bergabung dengan Aliansi Merdeka. Jika kita tidak segera mengambil keputusan, akibatnya tidak terbayangkan.”
Baru saja Li Xunhua selesai bicara, tiba-tiba terbang masuk sebilah pedang pesan batu giok. Li Xunhua menerimanya, membaca isinya, wajahnya terkejut, lalu menjadi pucat pasi. Dia menoleh pada semuanya, “Saudara-saudara, kabar buruk. Adik Wushang tidak hanya gagal membujuk Tuan Lembah, malah dibunuh oleh Tuan Lembah. Ini kabar dari muridku.”
Meskipun berkata begitu, keterkejutan di hati Li Xunhua sungguh tak terkira. Dia tidak menyangka Zhao Hai akan melakukan ini. Zhao Hai baru saja menyamar sebagai Hua Wushang, pergi dari ruangan, konon untuk membujuk Tuan Lembah, tapi begitu berbalik sudah tidak tahu pergi ke mana, lalu tiba-tiba kabar Hua Wushang dibunuh Tuan Lembah. Pedang pesan ini tentu saja juga dari Zhao Hai.
Para kultivator Seratus Bunga Lembah tidak tahu semua ini. Begitu mendengar Li Xunhua berkata begitu, mereka terkejut, lalu gempar. Semua orang ribut berdiskusi, tapi tak satu pun punya kepastian.
Li Xunhua memandang mereka, berkata dengan berat, “Saudara-saudara, jangan ribut. Berdebat juga tidak ada gunanya. Saya punya sedikit hubungan baik dengan Zhao Hai dari Black Tiger Gang, dan saya sudah memutuskan bergabung dengan Black Tiger Gang. Kalian mau pilih apa, saya tidak bisa mengatur. Tapi harus saya katakan, pasukan besar Black Tiger Gang sedang bergerak ke sini, dan sekte-sekte lain juga akan bergabung dengan Black Tiger Gang. Jika kalian ingin kembali ke Seratus Bunga Lembah, saya tidak keberatan. Tapi nanti, begitu pasukan Black Tiger Gang tiba, mungkin kalian akan menjadi musuh Black Tiger Gang. Saya katakan sampai di sini, silakan pilih sendiri.”
Setelah berkata begitu, Li Xunhua berbalik pergi. Ketika dia kembali ke gua kediamannya, dia mendapati Zhao Hai sedang duduk di sana menunggunya. Begitu melihatnya datang, Zhao Hai tersenyum tipis, “Kamu sudah kembali? Bagus, kerja bagus. Hari ini kamu bekerja dengan sangat baik. Jika orang-orang ini benar-benar bergabung dengan Black Tiger Gang, kamu telah berjasa besar. Aku bahkan bisa meminta Black Tiger Gang menyerahkan orang-orang ini padamu untuk dikelola, membantumu mendirikan Cabang Seratus Bunga, melanjutkan tradisi Seratus Bunga Lembah. Aku harus pergi sekarang. Jika orang-orang ini benar-benar mencarimu, setujui saja mereka, dan kirimkan aku pedang pesan, aku akan segera datang.”
Mendengar Zhao Hai berkata begitu, Li Xunhua girang, segera menjawab, “Baik, Tuan. Saya mengerti apa yang harus dilakukan.” Zhao Hai mengangguk, tubuhnya berkelebat lalu lenyap.
Li Xunhua menatap tempat Zhao Hai lenyap, lalu menghela napas panjang. Sejujurnya, tekanan yang diberikan Zhao Hai padanya sungguh terlalu besar. Dia tidak menyangka Zhao Hai sekuat ini, benar-benar di luar dugaannya. Yang lebih membuat Li Xunhua takut, Zhao Hai sepertinya sudah memperhitungkan segalanya, dia tinggal melakukannya langkah demi langkah.
Li Xunhua menyeka keringat di dahinya, perlahan duduk. Dia menunggu, ingin melihat reaksi apa yang akan muncul dari sekte-sekte lain.
Tidak lama kemudian, dari luar gua Li Xunhua tiba-tiba terdengar suara, “Senior Li ada di dalam?”
Begitu mendengar suara ini, Li Xunhua tahu ini juga orang Seratus Bunga Lembah. Dia segera menjawab, “Ada, silakan masuk.” Seseorang masuk mengikuti suara. Li Xunhua melihat orang itu, segera berdiri. Orang ini juga seorang tetua di Seratus Bunga Lembah, wibawanya tinggi, dijuluki Xi Hua Gongzi Miao Renlong.
Li Xunhua menangkupkan tangan pada Miao Renlong, “Ternyata Senior Miao. Senior Miao silakan duduk. Ada angin apa hari ini sampai ke tempat adik?” Li Xunhua ini pura-pura tidak tahu, tapi ini juga semacam ujian.
Miao Renlong memandang Li Xunhua, “Senior Li, katakan jujur padaku, sebenarnya seberapa baik hubunganmu dengan Tuan Zhao Hai dari Black Tiger Gang? Perlu diketahui, kekuatan Tuan Zhao Hai sangat tangguh, dan dengan kedudukannya, di Black Tiger Gang pasti perkataannya sangat berpengaruh. Jika kita benar-benar mau bergabung dengan Black Tiger Gang, maka jalur melalui Tuan Zhao Hai ini pasti tidak masalah. Yang dikhawatirkan adalah Tuan Zhao Hai tidak menerima kita.”
Li Xunhua berkata dengan berat, “Senior Miao, saya terus terang saja. Hubungan saya dengan Tuan Zhao Hai memang sangat baik. Kali ini pergi meminta bantuan ke Black Tiger Gang, meskipun tidak berhasil, tapi Tuan Zhao Hai mengundang saya untuk bergabung dengan Black Tiger Gang. Saat itu dia bilang, kemungkinan Tuan Lembah akan bergabung dengan Iblis Langit. Saya tidak percaya, tidak menyetujui undangannya, dan ingin kembali ke lembah membujuk Tuan Lembah. Tidak disangka, begitu sampai di lembah, malah saya dilukai Tuan Lembah, terpaksa lari ke sini, berharap bisa menghubungi kalian semua, meminta kalian bersama-sama tampil memohon Tuan Lembah mengubah keputusan. Tidak disangka, di sini semua sekte sudah tahu masalah ini. Dan Senior Wushang pulang ke sekte untuk membujuk Tuan Lembah, malah dibunuh Tuan Lembah. Saya baru saja mengirim pedang pesan pada Tuan Zhao Hai, berharap dia bisa datang ke sini.”
Sedang berbicara, sebilah pedang terbang masuk dari luar gua. Li Xunhua menerimanya, membaca isinya, wajahnya berubah, “Senior Miao, Tuan Zhao Hai sedang memimpin pasukan besar datang sekuat tenaga. Tapi dia juga bilang, pasukan Iblis Langit akan segera menyerang kita, minta kita bertahan dulu. Cepat kita keluar beri peringatan.” Setelah berkata begitu, Li Xunhua menyerahkan pedang itu pada Miao Renlong, lalu berbalik keluar.
Miao Renlong memasukkan Shen Yuan Li (Kekuatan Spiritual) ke dalam pedang itu, dan benar saja itu dari Zhao Hai. Isinya memang seperti yang dikatakan Li Xunhua, pasukan Iblis Langit sedang bergerak ke arah mereka, minta mereka segera mengatur orang untuk bertahan, dia akan segera menyusul.
Begitu melihat ini, Miao Renlong tanpa berkata lagi, berbalik dan terbang keluar. Saat itu di markas sudah terdengar suara alarm yang memekakkan telinga. Semua orang di markas terbang, dengan cemas melihat sekeliling.
Saat itu Li Xunhua juga mengirim beberapa kultivator Seratus Bunga Lembah untuk memanggil orang. Dia harus memanggil orang-orang dari sekte lain. Sekarang Seratus Bunga Lembah sudah kehilangan kendali atas markas ini, tidak mungkin lagi seperti dulu, dengan suara alarm mengumpulkan semua orang. Jadi dia hanya bisa mengirim orang untuk mencari.
=
Pasukan Aliansi Lembah Seratus Bunga (Bai Hua Gu Lian Meng) berdiri dengan hening di sana, mereka membentuk formasi pertempuran, namun mata mereka terpaku memandang ke depan. Di sana, segumpal awan hitam sedang melaju dengan cepat ke arah mereka, memberikan perasaan seperti awan hitam menekan kota hendak menghancurkannya.
Semua orang tahu, awan hitam itu bukanlah awan, melainkan pasukan besar Tianmo Jie (Dunia Iblis), hampir seluruhnya tiga belas juta pasukan Tianmo (Iblis). Meskipun Aliansi Lembah Seratus Bunga (Bai Hua Gu Lian Meng) masih memiliki lebih dari lima juta orang, namun menghadapi pasukan Tianmo (Iblis) sebesar ini, hati mereka tetap diliputi kegelisahan, perasaan putus asa muncul dari lubuk hati mereka. Tidak ada cara, musuh terlalu banyak.
Namun di mata semua orang terlihat secercah keteguhan, mereka kini tidak memiliki hak untuk mundur. Karena mereka sangat sadar, jika mereka mundur, maka sekte mereka akan hancur. Demi sekte, demi keluarga, mereka tidak memiliki kualifikasi untuk mundur.
Li Xunhua berdiri di depan semua orang, dialah yang mengumpulkan orang-orang ini, dia juga memberitahu orang-orang ini bahwa Zhao Hai akan datang mendukung mereka. Dan Li Xunhua juga mengetahui dari orang lain, bahwa sebagian besar orang dari pasukan ini, sekarang bisa dikatakan sudah menjadi orang dari Aliansi Merdeka (Zi You Lian Meng), karena sekte mereka sudah memutuskan bergabung dengan Aliansi Merdeka (Zi You Lian Meng).
Dan semua kultivator (Xiu Shi) yang tersisa dari Lembah Seratus Bunga (Bai Hua Gu) juga memiliki pemikiran yang sama dengan Li Xunhua, mereka bersiap bergabung dengan Black Tiger Gang (Hei Hu Bang), secara resmi menjadi murid Black Tiger Gang (Hei Hu Bang).
Ingin menjadi murid Black Tiger Gang (Hei Hu Bang), maka harus menunjukkan prestasi, mereka tidak boleh mundur. Jika mundur, mereka tidak mungkin bisa bergabung dengan Black Tiger Gang (Hei Hu Bang).
Para kultivator (Xiu Shi) ini tahu bahwa Gu Zhu (Pemimpin Lembah) akan menyerah kepada Tianmo Jie (Dunia Iblis), mereka tidak ingin menyerah kepada ras Tianmo (Iblis). Sama seperti ras Tianmo (Iblis) yang selalu menganggap diri mereka sangat mulia, para kultivator (Xiu Shi) di dunia persilatan (Xiu Zhen Jie) juga menganggap diri mereka lebih mulia dari ras Tianmo (Iblis). Ditambah lagi orang-orang ini tidak ingin berubah menjadi wujud Tianmo (Iblis) itu, jadi pada akhirnya mereka memutuskan bergabung dengan Black Tiger Gang (Hei Hu Bang), daripada kembali ke sekte, mengikuti Gu Zhu (Pemimpin Lembah) menyerah kepada Tianmo Jie (Dunia Iblis).
Tentu saja ada alasan lain mengapa mereka tidak ingin menyerah kepada Tianmo Jie (Dunia Iblis), yaitu pasukan besar Aliansi Merdeka (Zi You Lian Meng) sedang menuju ke sini, kemungkinan sebelum mereka sempat menyerah kepada Tianmo Jie (Dunia Iblis), mereka sudah dimusnahkan oleh pasukan besar Aliansi Merdeka (Zi You Lian Meng). Jadi sekarang mereka hanya bisa bergabung dengan Black Tiger Gang (Hei Hu Bang).
Pasukan Tianmo (Iblis) semakin dekat, melihat keganasan yang begitu dahsyat, semua orang merasakan hawa dingin menjalari hati, tapi tidak ada satu pun yang mundur.
Saat ini, tiba-tiba dari pasukan Tianmo (Iblis) terbang keluar lebih seribu sosok. Sosok-sosok ini masing-masing memiliki momentum yang menjulang tinggi, meskipun momentum mereka tidak dapat mengalahkan jutaan pasukan di belakang mereka, namun memiliki daya tekan lain yang tajam seperti pedang.
Semua kultivator (Xiu Shi) tahu, orang-orang ini adalah Tianmo (Iblis) tingkat Chang Sheng Qi (Masa Hidup Abadi). Wajah mereka memucat, jika menghadapi lawan dengan tingkat yang sama, mereka masih memiliki keberanian untuk bertarung mati-matian, sekarang menghadapi begitu banyak petingkat Chang Sheng Qi (Masa Hidup Abadi), mereka benar-benar agak panik.
Yang panik bukan hanya Li Xunhua dan yang lain, tapi juga beberapa kultivator (Xiu Shi) tingkat Chang Sheng Qi (Masa Hidup Abadi) yang duduk di sini. Para kultivator (Xiu Shi) inilah yang benar-benar panik. Jumlah kultivator (Xiu Shi) tingkat Chang Sheng Qi (Masa Hidup Abadi) di sini kurang dari seratus orang, tapi mereka harus menghadapi musuh yang sepuluh kali lipat dari jumlah mereka, bagaimana mungkin mereka tidak takut?
Tepat pada saat ini, terdengar suara tawa keras, sebuah suara berkata: “Hahaha, sepertinya aku belum datang terlambat, tidak kira pertunjukan baru saja dimulai.” Suara ini sangat lembut, orang-orang tidak bisa menahan diri untuk menoleh dan melihat, mendapati seorang kultivator (Xiu Shi) berpakaian serba hitam, dengan wajah penuh senyuman, sedang terbang perlahan mendekat.
Begitu melihat orang ini, semua orang tidak bisa menahan napas lega, karena orang-orang ini semua mengenali kultivator (Xiu Shi) yang terbang mendekat. Kultivator (Xiu Shi) ini pernah datang ke sini dan bertarung bahu-membahu dengan mereka. Orang yang datang tidak lain adalah Zhao Hai.
Begitu Li Xunhua melihat Zhao Hai datang, barulah dia menghela napas lega. Dia tahu Zhao Hai akan datang, tapi dia tidak tahu kapan Zhao Hai akan datang. Dia khawatir Zhao Hai, demi menghabiskan kekuatan sekte-sekte ini, akan datang terlambat, sehingga mereka semua mungkin akan ditelan bulat-bulat oleh pasukan Tianmo Jie (Dunia Iblis).
Zhao Hai, yang kelihatannya lambat namun sebenarnya cepat, muncul di sisi Li Xunhua, menyapa Li Xunhua dengan hormat, tersenyum dan berkata: “Saudara Li (Li Xiong), saya datang terlambat, membuat Saudara Li (Li Xiong) terkejut.”
Li Xunhua melihat sikap Zhao Hai, langsung tahu apa yang dipikirkan Zhao Hai. Zhao Hai ini sedang meninggikan statusnya. Betapa tingginya kedudukan Zhao Hai di dunia persilatan (Xiu Zhen Jie) saat ini, Li Xunhua sangat memahaminya, bahkan lebih kuat dari pemilik sembilan sekte besar. Sekarang Zhao Hai memanggilnya ‘Saudara Li’ (Li Xiong), ini sudah menunjukkan statusnya.
Li Xunhua segera membalas hormat: “Tidak terlambat, Tuan datang tepat pada waktunya, pasukan Tianmo (Iblis) baru saja tiba. Tuan, sekarang bukan waktunya berbasa-basi, kita harus fokus menghadapi musuh sekuat tenaga.”
Zhao Hai tersenyum tipis: “Serahkan padaku, Tianmo zu (Ras Iblis), hahaha.” Selesai berkata, Zhao Hai menggerakkan tubuhnya, muncul tidak jauh di depan pasukan Tianmo (Iblis), lalu dia tertawa keras: “Tianmo zu (Ras Iblis), kita bertemu lagi. Kalian sebenarnya bisa kembali ke Tianmo Jie (Dunia Iblis), dengan begitu, mungkin aku tidak akan mengejar kalian. Tapi kalian memilih tinggal, tinggal berarti menjadi musuhku. Terhadap musuh, aku tidak pernah bersikap lunak.”
Para petingkat Chang Sheng Qi (Masa Hidup Abadi) dari Tianmo zu (Ras Iblis) sudah mengenali Zhao Hai. Begitu melihat Zhao Hai muncul, para Tianmo (Iblis) tingkat Chang Sheng Qi (Masa Hidup Abadi) itu berhenti, menatap Zhao Hai dengan waspada.
Salah seorang Tianmo (Iblis) tua tingkat Chang Sheng Qi (Masa Hidup Abadi), menatap Zhao Hai dan berkata dengan suara berat: “Zhao Hai, ini bukan urusanmu, sebaiknya kamu jangan ikut campur.”
Zhao Hai tertawa keras: “Bukan urusanku? Ini benar-benar lelucon besar. Ini adalah Xiu Zhen Jie (Dunia Persilatan), di belakangku berdiri para kultivator (Xiu Shi) Xiu Zhen Jie (Dunia Persilatan), kau malah bilang ini bukan urusanku? Bukankah seharusnya itu juga bukan urusan kalian Tianmo Jie (Dunia Iblis)? Dan aku lupa memberitahu kalian satu hal, orang-orang di belakangku ini, sekarang sudah bergabung dengan Aliansi Merdeka (Zi You Lian Meng). Aku, sebagai Komandan Korps Pertama Aliansi Merdeka (Zi You Lian Meng), secara alami memiliki tanggung jawab melindungi mereka. Aku sarankan kalian kembali saja ke Tianmo Jie (Dunia Iblis), selama kalian kembali ke Tianmo Jie (Dunia Iblis), aku jamin tidak akan mengejar kalian.”
Tianmo (Iblis) tua itu mendengar Zhao Hai berkata begitu, tidak bisa menahan diri untuk berubah ekspresi, lalu dia mendengus dingin: “Zhao Hai, kau terlalu sombong. Apa kau pikir ras Tianmo (Iblis) kita takut padamu? Coba lihat, berapa banyak pasukanmu sekarang, berapa banyak pasukan kami. Bahkan jika kami harus mengorbankan pasukan, kami bisa menumpukmu sampai mati. Kebetulan, hari ini meskipun kami harus mati, kami akan memusnahkanmu di sini. Selama kau masih ada, kau tetap akan menjadi ancaman besar bagi ras Tianmo (Iblis) kami.” Selesai berkata, Tianmo (Iblis) tua itu melambaikan tangannya, para Tianmo (Iblis) tingkat Chang Sheng Qi (Masa Hidup Abadi) di belakangnya tidak bergerak, tapi pasukan besar Tianmo (Iblis) yang berjumlah lebih dari tiga belas juta di belakang langsung bergegas menyerbu Zhao Hai.
Zhao Hai tertawa terbahak-bahak: “Lebih dari tiga belas juta orang ingin menumpukku sampai mati? Hahaha, Tianmo zu (Ras Iblis), kalian benar-benar tidak tahu berapa banyak orang yang telah kubunuh!” Selesai berkata Zhao Hai melambaikan tangan, di tangannya muncul pasukan besar makhluk undead (Bu Si Sheng Wu) yang memenuhi langit. Ada berapa banyak pasukan makhluk undead (Bu Si Sheng Wu) ini? Bahkan tidak terhitung jumlahnya.
Yang paling utama, makhluk undead (Bu Si Sheng Wu) ini, tidak hanya tersusun dalam formasi bidang datar, tapi tersusun menjadi formasi Mo Fang Da Zhen (Kotak Ajaib Besar) satu per satu, lalu dari formasi Mo Fang Da Zhen (Kotak Ajaib Besar) ini membentuk formasi Mo Fang Da Zhen (Kotak Ajaib Besar) yang lebih besar. Jumlahnya begitu banyak hingga siapa pun yang melihatnya pasti akan merasakan kulit kepala mereka kesemutan.
Bukan hanya orang Tianmo (Iblis) yang merasakan kulit kepala kesemutan, bahkan Li Xunhua dan yang lain juga merasakan kulit kepala kesemutan. Mereka melihat sekeliling, di sekeliling mereka, atas bawah kiri kanan depan belakang, semua tempat dipenuhi makhluk undead (Bu Si Sheng Wu). Makhluk undead (Bu Si Sheng Wu) ini semuanya berdiri dengan hening di sana, ada berapa banyak jumlahnya, mereka bahkan tidak bisa menghitungnya. Seratus juta? Sepuluh miliar? Atau seratus miliar? Tak terhitung jumlahnya.
Pasukan Tianmo (Iblis) yang sedang bergerak maju tiba-tiba seperti menabrak dinding tak terlihat, langsung berhenti. Karena pemandangan ini terlalu menggetarkan, mereka tidak akan pernah menyangka Zhao Hai memiliki makhluk undead (Bu Si Sheng Wu) sebanyak ini.
Zhao Hai sekarang sudah mengeluarkan Yi Xing (Makhluk Aneh), dia berdiri di atas Yi Xing (Makhluk Aneh), menatap orang-orang Tianmo (Iblis) itu, tertawa terbahak-bahak: “Tianmo zu (Ras Iblis), kalian malah ingin membandingkan jumlah pasukan denganku? Hahaha, kalau begitu mari kita bandingkan. Serbu!” Selesai berkata Zhao Hai melambaikan tangannya ke depan, formasi Mo Fang Da Zhen (Kotak Ajaib Besar) di belakangnya perlahan-lahan menekan maju. Dan makhluk undead (Bu Si Sheng Wu) yang berjalan di paling depan, semuanya memegang Huo Qiang (Senjata Api).
Hujan peluru bertubi-tubi seperti hujan ditembakkan, sementara beberapa makhluk undead (Bu Si Sheng Wu) bertubuh relatif besar dipasangi Huo Pao (Meriam), Huo Pao (Meriam) itu juga melakukan tembakan serentak ke arah orang Tianmo (Iblis).
Pasukan besar Tianmo Jie (Dunia Iblis) benar-benar panik, kacau. Mereka tidak tahu monster macam apa yang mereka hadapi. Saat mereka dalam kekacauan, hujan peluru yang memenuhi langit sudah menghujani mereka.
Untungnya orang-orang Tianmo (Iblis) ini juga cepat bereaksi, mereka semua mengeluarkan Fa Xiang (Penampakan Hukum), sementara itu pasukan Tianmo (Iblis) tanpa perlu diperintah siapa pun, mulai perlahan-lahan membentuk formasi dan mundur. Mereka terpaksa mundur, saat ini jika mereka tidak mundur, maka mereka adalah orang bodoh.
Orang-orang Tianmo (Iblis) ini sangat sadar, kekuatan makhluk undead (Bu Si Sheng Wu) itu belum tentu masing-masing lebih kuat dari mereka, tapi itu tidak penting. Makhluk undead (Bu Si Sheng Wu) sebanyak ini, meskipun tidak sekuat mereka, dengan jumlah sebanyak itu bisa menumpuk mereka sampai mati.
Tianmo (Iblis) tua yang berbicara sebelumnya malah memasang wajah cemberut. Dia sebelumnya ingin menumpuk Zhao Hai sampai mati dengan pasukan, sekarang malah khawatir Zhao Hai akan menumpuk mereka sampai mati dengan makhluk undead (Bu Si Sheng Wu). Dia sekarang benar-benar agak menyesal. Tiba-tiba teringat satu kalimat Zhao Hai, begitu teringat kalimat itu, dia tidak bisa menahan diri untuk menyipitkan mata, dan bergumam: “Sepertinya… mungkin kembali ke Tianmo Jie (Dunia Iblis) benar-benar pilihan yang bagus.”
Pasukan Tianmo (Iblis) mundur selangkah demi selangkah, sementara pasukan makhluk undead (Bu Si Sheng Wu) milik Zhao Hai maju selangkah demi selangkah. Jarak keduanya tidak melebar, juga tidak memendek. Pasukan Tianmo (Iblis) mendapati Zhao Hai sepertinya tidak ingin membasmi mereka sampai habis, kegelisahan di hati akhirnya reda, kecepatan mundur perlahan bertambah cepat.
Zhao Hai melihat sikap mereka, hanya tersenyum tipis, tidak membiarkan makhluk undead (Bu Si Sheng Wu) mempercepat laju maju, karena sama sekali tidak perlu.
Orang-orang Tianmo (Iblis) itu melihat Zhao Hai tidak mengejar, barulah mereka lega. Kecepatan mundur semakin cepat, tidak lama kemudian sudah berjarak cukup jauh dari pasukan makhluk undead (Bu Si Sheng Wu) Zhao Hai. Orang-orang Tianmo (Iblis) itu baru menghela napas lega, namun selanjutnya mereka semua melakukan gerakan yang sama: berbalik, dan pergi dengan kecepatan tercepat mereka.
Zhao Hai tidak mengejar. Dia memandangi orang-orang Tianmo (Iblis) yang mundur itu, tersenyum tipis. Secara tegas, apa yang dilakukan Tianmo zu (Ras Iblis) tidaklah istimewa. Zhao Hai bukanlah orang suci, dia tidak perlu menganggap Tianmo zu (Ras Iblis) sebagai iblis. Sejujurnya, para kultivator (Xiu Shi) di Xiu Zhen Jie (Dunia Persilatan), juga tidak lebih baik dari orang Tianmo (Iblis). Dia tidak ingin memusnahkan Tianmo zu (Ras Iblis), karena tidak perlu.
Setelah semua orang Tianmo (Iblis) pergi, Zhao Hai baru melambaikan tangan, menyingkirkan semua makhluk undead (Bu Si Sheng Wu). Li Xunhua dan yang lain, yang berada di tengah-tengah makhluk undead (Bu Si Sheng Wu) dan tidak bisa melihat apa yang terjadi di luar, akhirnya kembali bisa melihat Zhao Hai.
=
Zhao Hai hanya berdiri dengan tenang di sana, tidak ada satu pun Bu Si Sheng Wu (Makhluk Abadi) di sisinya, tetapi saat Li Xun Hua dan yang lainnya melihat Zhao Hai, mereka tanpa sadar sedikit membungkukkan pinggang. Mereka semua terkejut oleh Bu Si Sheng Wu (Makhluk Abadi) yang membanjiri langit dan menutupi bumi itu. Mereka sangat sadar, selama Zhao Hai mau, dia dapat setiap saat memimpin pasukan besar Bu Si Sheng Wu (Makhluk Abadi) -nya untuk melenyapkan musuh mana pun yang menghalangi jalannya, tetapi entah karena alasan apa, dalam pertempuran sebelumnya, Zhao Hai selalu jarang menggunakan Bu Si Sheng Wu (Makhluk Abadi).
Dulu mereka mungkin hanya menganggap Zhao Hai sebagai seorang jenius, tetapi sekarang mereka baru mengetahui betapa menakutkannya Zhao Hai. Saat ini, jangan suruh Zhao Hai membuat mereka bergabung dengan Zi You Lian Meng (Aliansi Merdeka), bahkan jika Zhao Hai menyuruh mereka semua bergabung dengan Hei Hu Bang (Geng Macan Hitam), mereka pun tidak berani menolak.
Zhao Hai menatap orang-orang ini, dalam hatinya diam-diam mengangguk. Alasan dia hari ini mengerahkan begitu banyak Bu Si Sheng Wu (Makhluk Abadi) adalah untuk menunjukkan kekuasaannya. Dia ingin orang-orang ini mengerti, seberapa besar sebenarnya kekuatannya, membuat mereka tidak berani memiliki niat lain terhadap Zi You Lian Meng (Aliansi Merdeka) dan Hei Hu Bang (Geng Macan Hitam).
Zhao Hai menatap semua orang, lalu berkata dengan suara berat, “Saudara Senior Li, kumpulkan semua orang, kita akan mengirim pasukan ke Bai Hua Gu (Lembah Seratus Bunga). Saya ingin melihat sendiri, apakah Gu Zhu (Penguasa Lembah) Bai Hua Gu (Lembah Seratus Bunga) benar-benar akan menyerah kepada Tian Mo Zu (Ras Iblis Surgawi).”
Begitu Li Xun Hua mendengar Zhao Hai berkata demikian, tanpa berkata apa-apa, dia segera menjawab, “Baik.” Selanjutnya dia menoleh dan berteriak keras, “Semua orang berkumpul, pasukan bergerak menuju Bai Hua Gu (Lembah Seratus Bunga).”
Li Xun Hua sekarang tidak berani sedikit pun melanggar perintah Zhao Hai, karena dia takut, dia takut Zhao Hai akan marah dan menghancurkan seluruh Bai Hua Gu (Lembah Seratus Bunga). Jika Zhao Hai benar-benar memutuskan warisan budaya Bai Hua Gu (Lembah Seratus Bunga), maka dia, Li Xun Hua, akan menjadi pendosa abadi bagi Bai Hua Gu (Lembah Seratus Bunga).
Zhao Hai tersenyum tipis, lalu berkata dengan suara berat, “Kalian semua juga tahu, Gu Zhu (Penguasa Lembah) Bai Hua Gu (Lembah Seratus Bunga) mau menyerah kepada Tian Mo Zu (Ras Iblis Surgawi). Ini adalah aib bagi dunia Xiu Zhen Jie (Dunia Kultivasi) kita. Hari ini kita akan mengirim pasukan ke Bai Hua Gu (Lembah Seratus Bunga), berangkat!” Semua orang serempak menjawab dengan suara menggelegar, lalu serempak berbalik dan terbang menuju arah Bai Hua Gu (Lembah Seratus Bunga).
Zhao Hai pada saat yang sama mengeluarkan Ming Wang Hao (Kapal Raja Neraka), terbang di paling depan barisan. Orang lain melihat punggung Zhao Hai, beberapa di antaranya diam-diam mengeluarkan Chuan Xin Yu Jian (Pedang Giok Pengirim Pesan) dan melepaskannya.
Zhao Hai tahu tindakan orang-orang ini, tapi dia tidak mencegah. Mereka yang melepaskan Yu Jian (Pedang Giok) adalah perwakilan dari masing-masing sekte. Mereka ini sedang melapor ke sekte mereka masing-masing. Zhao Hai tidak akan mencegah mereka melapor ke sekte mereka, lagipula dia juga tidak berniat menyembunyikan masalah ini.
Justru karena Zhao Hai tidak mencegah, maka pertempuran di markas gabungan Bai Hua Gu (Lembah Seratus Bunga) ini, dengan kecepatan paling cepat tersebar ke seluruh Zi You Lian Meng (Aliansi Merdeka), bahkan hingga ke seluruh Bei Yi Zhou (Benua Utara yang Berbeda), dan akhirnya ke seluruh Xiu Zhen Jie (Dunia Kultivasi).
Begitu mendengar berita ini, seluruh Zi You Lian Meng (Aliansi Merdeka) langsung gempar, kemudian seluruh Bei Yi Zhou (Benua Utara yang Berbeda) juga gempar, dan akhirnya seluruh Xiu Zhen Jie (Dunia Kultivasi) ikut gempar. Sekarang tidak ada lagi yang berani meremehkan Hei Hu Bang (Geng Macan Hitam), sekte-sekte lain di Zi You Lian Meng (Aliansi Merdeka) bahkan langsung menjadi patuh, tunduk dan taat pada Hei Hu Bang (Geng Macan Hitam).
Namun Zhao Hai sekarang tidak punya waktu untuk mengurus banyak hal. Dia sedang memimpin pasukan besar aliansi Bai Hua Gu (Lembah Seratus Bunga) menuju Bai Hua Gu (Lembah Seratus Bunga). Tentu saja, Gu Zhu (Penguasa Lembah) Bai Hua Gu (Lembah Seratus Bunga) juga menerima berita ini.
Saat dia tahu Zhao Hai membawa pasukan besar mendekat, dia pun mengerti, bahwa sebelumnya Hei Hu Bang (Geng Macan Hitam) tidak mengirim pasukan bantuan, ternyata sedang menunggu saat seperti ini.
Tepat ketika Zhao Hai dan pasukannya hampir tiba di Bai Hua Gu (Lembah Seratus Bunga), dari Bai Hua Gu (Lembah Seratus Bunga) tersiar kabar, Gu Zhu (Penguasa Lembah) Bai Hua Gu (Lembah Seratus Bunga) bunuh diri. Saat mendengar berita ini, Zhao Hai juga merasa sangat terkejut. Dia tidak menyangka Gu Zhu (Penguasa Lembah) Bai Hua Gu (Lembah Seratus Bunga) akan bunuh diri. Tapi dia segera mengerti, masalah Gu Zhu (Penguasa Lembah) Bai Hua Gu (Lembah Seratus Bunga) mau menyerah kepada Tian Mo Jie (Dunia Iblis Surgawi) sudah diketahui seluruh Xiu Zhen Jie (Dunia Kultivasi). Kalau dia tidak bunuh diri, dia juga tidak akan bisa hidup, malah mungkin akan menyebabkan kemarahan tertumpah pada seluruh Bai Hua Gu (Lembah Seratus Bunga). Jadi dia lebih baik bunuh diri, menanggung sendiri semua kesalahan, dengan begitu tidak akan ada lagi yang datang mencari masalah dengan Bai Hua Gu (Lembah Seratus Bunga).
Begitu berpikir, Zhao Hai tidak bisa menahan menghela nafas. Tampaknya Gu Zhu (Penguasa Lembah) Bai Hua Gu (Lembah Seratus Bunga) ini masih sedikit cerdik. Sayang, dia tidak tahu bahwa dirinya tanpa sengaja telah dikendalikan.
Namun Zhao Hai tidak berhenti, dia tetap memimpin pasukan besar menuju Bai Hua Gu (Lembah Seratus Bunga). Sekarang yang mengurus Bai Hua Gu (Lembah Seratus Bunga) adalah beberapa Chang Lao (Tetua) Bai Hua Gu (Lembah Seratus Bunga), dan Bang Zhu (Ketua Geng) yang baru belum terpilih.
Para Chang Lao (Tetua) Bai Hua Gu (Lembah Seratus Bunga) bukanlah orang bodoh. Dari berbagai reaksi Hei Hu Bang (Geng Macan Hitam), mereka tahu di balik masalah ini, samar-samar ada bayangan Hei Hu Bang (Geng Macan Hitam). Jika sekarang mereka ingin memilih Bang Zhu (Ketua Geng) baru, maka harus ada orang dari Hei Hu Bang (Geng Macan Hitam) yang hadir. Jika mereka berani memilih Bang Zhu (Ketua Geng) baru tanpa persetujuan Hei Hu Bang (Geng Macan Hitam), apa akibatnya, tidak ada yang bisa mengatakan dengan jelas. Demi keselamatan nyawa mereka sendiri, mereka tidak berani sembarangan memilih Bang Zhu (Ketua Geng) baru, hanya bisa menunggu kedatangan Zhao Hai dan rombongan.
Beberapa hari kemudian, Zhao Hai dan pasukannya akhirnya tiba di luar Bai Hua Gu (Lembah Seratus Bunga). Begitu tiba di luar Bai Hua Gu (Lembah Seratus Bunga), Zhao Hai tertegun. Di luar Bai Hua Gu (Lembah Seratus Bunga) ternyata berdiri banyak Xiu Shi (Kultivator). Para Xiu Shi (Kultivator) ini semuanya mengenakan pakaian Bai Hua Gu (Lembah Seratus Bunga), berdiri dengan hormat di sana.
Zhao Hai membawa Li Xun Hua terbang mendekat. Begitu orang-orang Bai Hua Gu (Lembah Seratus Bunga) melihat Zhao Hai dan Li Xun Hua terbang mendekat, beberapa Xiu Shi (Kultivator) yang tidak terlalu muda usianya di antara mereka segera menyambut. Beberapa orang itu sampai di depan Zhao Hai, serempak membungkuk pada Zhao Hai, “Chang Lao Hui (Dewan Tetua) Bai Hua Gu (Lembah Seratus Bunga) memberi salam kepada Tuan Zhao Hai. Tuan bisa datang ke Bai Hua Gu (Lembah Seratus Bunga), membuat Bai Hua Gu (Lembah Seratus Bunga) berseri-seri.”
Zhao Hai memandang Chang Lao (Tetua) Bai Hua Gu (Lembah Seratus Bunga) itu, tersenyum tipis, “Kali ini saya datang adalah untuk urusan Qian Ren Gu Zhu (Mantan Penguasa Lembah) Bai Hua Gu (Lembah Seratus Bunga). Sekarang dia sudah bunuh diri, masalahnya tentu sudah berlalu. Tapi saya berharap Bai Hua Gu (Lembah Seratus Bunga) dapat memilih Gu Zhu (Penguasa Lembah) yang baru. Bagaimanapun juga, pasukan besar Tian Mo Jie (Dunia Iblis Surgawi) belum mundur, posisi Gu Zhu (Penguasa Lembah) Bai Hua Gu (Lembah Seratus Bunga) juga tidak boleh kosong.”
Seorang Chang Lao (Tetua) Bai Hua Gu (Lembah Seratus Bunga) mengangguk, “Apa yang Tuan katakan sangat benar. Bukan tempat yang tepat untuk bicara di sini, Tuan dipersilakan masuk ke dalam untuk beristirahat terlebih dahulu. Orang lain, saya akan atur dengan baik.”
Zhao Hai mengangguk, memimpin Li Xun Hua terbang masuk ke Bai Hua Gu (Lembah Seratus Bunga). Xiu Shi (Kultivator) lainnya diatur untuk beristirahat, hanya beberapa perwakilan dari sekte lain yang mengikuti di belakang Zhao Hai.
Segera rombongan Zhao Hai sampai di dalam Bai Hua Gu (Lembah Seratus Bunga), memasuki Bai Hua Da Dian (Aula Besar Seratus Bunga). Begitu memasuki Bai Hua Da Dian (Aula Besar Seratus Bunga), mata Zhao Hai langsung bersinar dingin. Selanjutnya dia melambaikan tangan, sebuah telapak tangan raksasa terbang keluar. Telapak tangan raksasa ini segera menjulur ke arah area gelap di dalam Aula. Area gelap itu tiba-tiba berubah bentuk seolah menolak telapak tangan itu, tapi tidak bisa menolaknya, dan akhirnya tertangkap di telapak tangan itu.
Zhao Hai menarik bayangan orang itu ke depan, dengan dingin menatap orang yang seluruh tubuhnya terbungkus pakaian hitam ini. Penampilan orang ini mirip seperti Ninja, seluruh tubuh terbungkus kain hitam, selain kedua matanya, bagian lain kulitnya sama sekali tidak terlihat.
Begitu melihat tindakan Zhao Hai, seorang Chang Lao (Tetua) Bai Hua Gu (Lembah Seratus Bunga) segera berkata, “Tuan jangan salah paham, orang-orang ini adalah bagian dari An Hua Bu (Divisi Bunga Rahasia) di Bai Hua Gu (Lembah Seratus Bunga) kami, bukan musuh.”
Zhao Hai memandang Chang Lao (Tetua) Bai Hua Gu (Lembah Seratus Bunga) itu, tersenyum tipis, “Oh, begitu?” Selesai bicara, tangannya melambai, seberkas Jian Qi (Energi Pedang) menembus tenggorokan orang berpakaian hitam itu. Orang berpakaian hitam itu memutar bola matanya, sudah mati tidak bisa mati lagi.
Begitu melihat Zhao Hai bertindak, Chang Lao (Tetua) Bai Hua Gu (Lembah Seratus Bunga) itu tidak bisa menahan perubahan raut wajah. Meskipun mereka takut pada Zhao Hai, tapi tindakan Zhao Hai ini terlalu tidak memberi mereka muka. Chang Lao (Tetua) itu baru mau marah, tapi melihat Zhao Hai melambaikan tangan, segumpal Qi hitam menyelimuti orang berpakaian hitam itu.
Chang Lao (Tetua) Bai Hua Gu (Lembah Seratus Bunga) itu berkata dengan suara marah, “Apa maksud Tuan? Mengapa membunuh Xiu Shi (Kultivator) Bai Hua Gu (Lembah Seratus Bunga) kami tanpa alasan? Juga mau mengubahnya menjadi Bu Si Sheng Wu (Makhluk Abadi)? Jika Tuan tidak memberi kami penjelasan, Bai Hua Gu (Lembah Seratus Bunga) kami, meskipun harus mati semua di tangan Tuan, tetap akan menuntut keadilan.”
Zhao Hai memandang Chang Lao (Tetua) Bai Hua Gu (Lembah Seratus Bunga) itu, berkata dengan suara berat, “Jangan terburu-buru, sebentar lagi kalian akan tahu.” Saat itu gumpalan Qi hitam menghilang, orang berpakaian hitam itu sudah berdiri. Zhao Hai menatap orang berpakaian hitam itu, berkata dengan suara berat, “Sebutkan identitasmu.”
Orang berpakaian hitam itu segera berkata, “Baik, Tuan. Identitas permukaan saya adalah anggota An Hua Bu (Divisi Bunga Rahasia) Bai Hua Gu (Lembah Seratus Bunga), sebenarnya saya adalah orang dari An Mo Zu (Ras Iblis Kegelapan) Tian Mo Jie (Dunia Iblis Surgawi). Gu Zhu (Penguasa Lembah) Bai Hua Gu (Lembah Seratus Bunga) periode sebelumnya dibunuh oleh pembunuh handal An Mo Zu (Ras Iblis Kegelapan) kami. Setelah Gu Zhu (Penguasa Lembah) periode sebelumnya mati, kami menyamar sebagai orang An Hua Bu (Divisi Bunga Rahasia). Sebenarnya Bai Hua Gu (Lembah Seratus Bunga) awalnya tidak punya An Hua Bu (Divisi Bunga Rahasia). Kami hanya mengatakan pada Gu Zhu (Penguasa Lembah) yang baru bahwa kami aslinya adalah An Hua Bu (Divisi Bunga Rahasia), selain Gu Zhu (Penguasa Lembah) tidak ada yang tahu keberadaan kami, dan dia pun percaya.”
Begitu kata-kata orang berpakaian hitam itu keluar, seluruh Aula gempar. Tidak ada yang menyangka, Bai Hua Gu (Lembah Seratus Bunga) ini ternyata tidak punya An Hua Bu (Divisi Bunga Rahasia) apa pun, An Hua Bu (Divisi Bunga Rahasia) ini ternyata diciptakan dari khayalan oleh Tian Mo Yi Zu (Ras Iblis Surgawi), dan Gu Zhu (Penguasa Lembah) Bai Hua Gu (Lembah Seratus Bunga) periode sebelumnya ternyata mati di tangan Tian Mo Yi Zu (Ras Iblis Surgawi).
Zhao Hai tidak menghiraukan keributan orang-orang itu, berkata dengan suara berat, “Sebutkan tujuan kalian.”
Orang berpakaian hitam itu segera berkata, “Kami hanya ingin tetap tinggal di sisi Gu Zhu (Penguasa Lembah) Bai Hua Gu (Lembah Seratus Bunga), sedikit demi sedikit mengubah kesannya terhadap Tian Mo Zu (Ras Iblis Surgawi), menggunakan cara ini untuk mengendalikannya, dan akhirnya membuatnya menjadi orang yang sangat menyukai Tian Mo Zu (Ras Iblis Surgawi), dengan begitu dia mungkin akan menyerah kepada Tian Mo Zu (Ras Iblis Surgawi). Di saat yang sama, tetap di sisinya juga bisa untuk Tian Mo Zu (Ras Iblis Surgawi) mengumpulkan banyak informasi. Kali ini Tian Mo Zu (Ras Iblis Surgawi) menyerbu Xiu Zhen Jie (Dunia Kultivasi), pengaturan pasukan seperti ini, adalah berkat informasi dari kami.”
Mengerti, semua orang di Aula mengerti. Mereka semua mengerti mengapa Gu Zhu (Penguasa Lembah) Bai Hua Gu (Lembah Seratus Bunga) tiba-tiba mau bergabung dengan Tian Mo Zu (Ras Iblis Surgawi), alasannya ternyata karena keberadaan An Mo Zu (Ras Iblis Kegelapan) ini. Mereka sudah membuat Gu Zhu (Penguasa Lembah) Bai Hua Gu (Lembah Seratus Bunga) mengubah pandangannya terhadap Tian Mo Zu (Ras Iblis Surgawi), jadi Gu Zhu (Penguasa Lembah) Bai Hua Gu (Lembah Seratus Bunga) mau bergabung dengan Tian Mo Zu (Ras Iblis Surgawi).
Begitu memikirkan hal ini, semua orang tidak bisa menahan menarik nafas dingin. Benar-benar Tian Mo Yi Zu (Ras Iblis Surgawi) ini penuh akal, cara seperti ini pun mereka pikirkan. Coba bayangkan, sekte mana yang tidak memiliki beberapa kekuatan di tempat gelap? Dan kekuatan di tempat gelap ini, pada dasarnya jarang diketahui orang, bahkan beberapa Chang Lao (Tetua) berpengaruh di sekte mungkin tidak tahu. Dengan begini, justru dimanfaatkan oleh An Mo Zu (Ras Iblis Kegelapan). Mereka membunuh Gu Zhu (Penguasa Lembah) lama Bai Hua Gu (Lembah Seratus Bunga), lalu menyamar menjadi An Hua Bu (Divisi Bunga Rahasia) yang sebenarnya tidak pernah ada. Dengan begini, tidak akan ada yang mencurigai mereka, hanya akan mengira ini adalah kekuatan di tempat gelap yang dimiliki Gu Zhu (Penguasa Lembah) lama.
Dan Gu Zhu (Penguasa Lembah) baru naik tahta, tentu perlu memiliki suatu kekuatan untuk menjaga kepentingannya sendiri. Kemunculan An Hua Bu (Divisi Bunga Rahasia) ini hanya akan membuat Gu Zhu (Penguasa Lembah) baru sangat gembira, mana mungkin dia menyangka mereka adalah palsu.
Saat ini Zhao Hai melambaikan tangan, sekelompok Bu Si Sheng Wu (Makhluk Abadi) muncul. Selanjutnya Zhao Hai berkata dengan suara berat, “Bunuh semua anggota An Hua Bu (Divisi Bunga Rahasia), jangan sampai ada yang lolos.” Bu Si Sheng Wu (Makhluk Abadi) itu berbalik dan pergi, tidak lama kemudian dari kedalaman Aula terdengar suara pertarungan sambung-menyambung.
Saat itulah Zhao Hai menoleh ke Chang Lao (Tetua) Bai Hua Gu (Lembah Seratus Bunga) itu, berkata dengan suara berat, “Sebelumnya saya pernah mendengar tentang An Hua Bu (Divisi Bunga Rahasia) ini dari Tuan Hua Wu Shang. Saat itu Tuan Hua Wu Shang sudah sangat curiga pada An Hua Bu (Divisi Bunga Rahasia), dan sudah memiliki bukti. Sayang Tuan Hua Wu Shang gugur, jadi hari ini saya yang bertindak. Mohon Chang Lao (Tetua) maklum.”
=
Perkataan Zhao Hai masih banyak celahnya, tapi sekarang tidak ada yang mempedulikan itu lagi. Bagaimanapun juga, fakta sudah ada di depan mata. An Hua Bu (Departemen Bunga Gelap) di Bai Hua Gu (Lembah Seratus Bunga) itu benar-benar orang Tian Mo jie (Dunia Iblis), apa lagi yang bisa mereka katakan?
Zhang Lao (Tetua Tua) dari Bai Hua Gu (Lembah Seratus Bunga) itu dengan wajah penuh rasa malu berkata, “Kalau bukan karena Tuan, kami masih belum tahu, An Hua Bu (Departemen Bunga Gelap) ini ternyata adalah buah catur yang ditanam oleh bangsa Tian Mo (Iblis). Mana berani kami menyalahkan Tuan, silakan Tuan duduk.”
Di Bai Hua Dian (Aula Seratus Bunga) ini, kursi utama masih kosong, tapi di tempat-tempat lain diletakkan cukup banyak kursi. Semua orang pun duduk.
Melihat orang-orang ini, Zhao Hai tersenyum tipis dan berkata, “Yang duduk di sini juga sudah orang dalam sendiri, saya tidak akan sungkan-sungkan lagi. Bai Hua Gu (Lembah Seratus Bunga) tidak boleh tanpa pemimpin. Kita hari ini tidak ada salahnya menjadi saksi, memohon Bai Hua Gu (Lembah Seratus Bunga) memilih seorang Gu Zhu (Pemimpin Lembah) yang baru. Bagaimana pendapat para hadirin?”
Perkataan Zhao Hai ini bisa dibilang sangat dominan. Seharusnya, memilih atau tidak memilih Gu Zhu (Pemimpin Lembah) itu adalah urusan Bai Hua Gu (Lembah Seratus Bunga), sama sekali tidak ada hubungannya dengannya. Tapi Zhao Hai sekarang ikut campur, dan tidak ada yang berani berkata tidak, bagaimanapun juga kekuatannya ada di situ.
Dan lagi sekarang Bai Hua Gu (Lembah Seratus Bunga) bisa dibilang sudah bergabung ke dalam Zi You Lian Meng (Aliansi Merdeka), sedangkan Hei Hu Bang (Geng Harimau Hitam) adalah Meng Zhu (Pemimpin Aliansi) dari Zi You Lian Meng (Aliansi Merdeka). Zhao Hai mau mengurus masalah ini, orang lain memang tidak bisa berkata apa-apa.
Li Xunhua memandang orang-orang Bai Hua Gu (Lembah Seratus Bunga) itu, lalu berkata dengan suara berat, “Tuan, bolehkah saya bicara empat mata dengan mereka?”
Zhao Hai melirik Li Xunhua, mengangguk dan berkata, “Baik, Li Shi Xiong (Kakak Senior Li), silakan.” Setelah itu dia tidak mengurus mereka lagi. Li Xunhua segera berdiri, dan berkata kepada Zhang Lao (Tetua) Bai Hua Gu (Lembah Seratus Bunga) di sana, “Para Zhang Lao (Tetua), silakan.” Sebenarnya, status Li Xunhua lebih tinggi dari para Zhang Lao (Tetua) ini. Begitu para Zhang Lao (Tetua) ini melihat Li Xunhua berkata begitu, tentu saja tidak berani lamban, segera mengiyakan, lalu berbalik pergi.
Li Xunhua memimpin para Zhang Lao (Tetua) itu ke ruang sunyi di samping. Dia memandang mereka dan berkata, “Saudara-saudara sekalian, saya mengerti mengapa kalian sampai sekarang belum memilih Gu Zhu (Pemimpin Lembah) yang baru. Terus terang saja, bahkan jika kalian memilih Gu Zhu (Pemimpin Lembah), Bai Hua Gu (Lembah Seratus Bunga) akan tetap terpuruk. Saya dan orang-orang yang ikut dalam Lian Jun (Pasukan Gabungan) sudah memutuskan untuk bergabung ke dalam Hei Hu Bang (Geng Harimau Hitam). Sebenarnya saya tidak mau mengurus masalah ini, tapi sekarang mau tidak mau harus bicara.”
Mendengar Li Xunhua berkata begitu, para Zhang Lao (Tetua) itu tertegun sejenak, lalu ekspresi mereka berubah. Mereka sangat sadar, Xiu Shi (Kultivator) yang ikut Lian Jun (Pasukan Gabungan) itu adalah elit di dalam Bang (Geng). Jika mereka semua bergabung ke Hei Hu Bang (Geng Harimau Hitam), itu sama saja membawa pergi sebagian besar pasukan elit Bai Hua Gu (Lembah Seratus Bunga), maka Bai Hua Gu (Lembah Seratus Bunga) pasti akan terpuruk.
Li Xunhua melihat ekspresi mereka, lalu berkata dengan suara berat, “Sekarang kalian juga sudah bergabung ke dalam Zi You Lian Meng (Aliansi Merdeka). Zong Men (Sekte) di Zi You Lian Meng (Aliansi Merdeka) memang tidak sedikit, tapi yang terkuat tetaplah Hei Hu Bang (Geng Harimau Hitam). Jika kalian benar-benar memilih beberapa Gu Zhu (Pemimpin Lembah) baru, maka Bai Hua Gu (Lembah Seratus Bunga) akan tetap ada, tapi statusnya di Zi You Lian Meng (Aliansi Merdeka) nanti pasti tidak akan tinggi. Jadi saya tetap berharap saudara-saudara bisa mempertimbangkan dengan baik. Sebaiknya kalian seperti saya, juga bergabung ke Hei Hu Bang (Geng Harimau Hitam). Tentu saja, maksud saya bukan menyuruh kalian sendiri yang bergabung ke Hei Hu Bang (Geng Harimau Hitam). Jika kalian bisa memilih seorang pemimpin, lalu dia langsung membawa seluruh Bai Hua Gu (Lembah Seratus Bunga) bergabung ke Hei Hu Bang (Geng Harimau Hitam), ini adalah jasa besar. Hei Hu Bang (Geng Harimau Hitam) pasti tidak akan memperlakukan kalian dengan buruk. Dan kalian nanti juga terhitung sebagai orang Hei Hu Bang (Geng Harimau Hitam). Hei Hu Bang (Geng Harimau Hitam) itu sangat membela orangnya sendiri, dijamin tidak ada yang berani menyentuh kalian, keuntungan juga tidak akan sedikit. Omongan saya sampai di sini, saudara-saudara silakan pikirkan sendiri baik-baik.”
Mendengar Li Xunhua berkata begitu, para Zhang Lao (Tetua) itu tertegun, lalu satu per satu ekspresi mereka berubah drastis. Jika mereka benar-benar seperti yang dikatakan Li Xunhua, bergabung ke Hei Hu Bang (Geng Harimau Hitam), maka selanjutnya tidak akan ada Bai Hua Gu (Lembah Seratus Bunga) lagi. Bukankah Dao Tong (Tradisi/Aliran) Bai Hua Gu (Lembah Seratus Bunga) akan terputus? Ini membuat mereka agak sulit menerima.
Mereka awalnya ingin berdiri dan membentak Li Xunhua, tapi tidak ada yang bersuara, karena mereka semua sadar, apa yang dikatakan Li Xunhua itu benar. Jika mereka tidak bergabung ke Hei Hu Bang (Geng Harimau Hitam), dengan situasi Bai Hua Gu (Lembah Seratus Bunga) sekarang, pasti akan mendapat tekanan dari semua pihak, saat itu mereka akan hidup lebih sulit lagi.
Seluruh Dong Fu (Gua Surgawi) hening cukup lama. Kemudian Zhang Lao (Tetua) tua yang tadi berbicara dengan Zhao Hai itu berkata kepada Li Xunhua, “Li Shi Di (Adik Sejati Li), jika kita benar-benar bergabung ke Hei Hu Bang (Geng Harimau Hitam), Dao Tong (Tradisi/Aliran) dari garis keturunan Bai Hua Gu (Lembah Seratus Bunga) kami, apakah masih bisa diwariskan?”
Dao Tong (Tradisi/Aliran) yang dia maksud di sini adalah Gong Fa (Metode Kultivasi) untuk berlatih. Xiu Shi (Kultivator) sangat mementingkan hal ini, karena Gong Fa (Metode Kultivasi) Xiu Shi (Kultivator), khususnya Gong Fa (Metode Kultivasi) latihan dari Zong Men (Sekte) besar, itu sendiri adalah sebuah warisan. Jadi Dao Tong (Tradisi/Aliran) banyak Zong Men (Sekte), merujuk pada Gong Fa (Metode Kultivasi) latihan para Xiu Shi (Kultivator).
Li Xunhua berkata dengan suara berat, “Pasti bisa. Sebenarnya, saat saya bergabung ke Hei Hu Bang (Geng Harimau Hitam), Tuan Zhao Hai sudah bilang kepada saya, akan mendirikan sebuah Bai Hua Tang (Aula Seratus Bunga) di Hei Hu Bang (Geng Harimau Hitam), saya ditunjuk sebagai Tang Zhu (Pemimpin Aula), untuk mewariskan Dao Tong (Tradisi/Aliran) Bai Hua Zong (Sekte Seratus Bunga). Jika kalian juga bergabung ke Hei Hu Bang (Geng Harimau Hitam), saya khawatir bukan hanya Dao Tong (Tradisi/Aliran) bisa diwariskan, wilayah Bai Hua Gu (Lembah Seratus Bunga) juga bisa sepenuhnya dipertahankan. Hanya saja, dari yang dulunya Bai Hua Gu (Lembah Seratus Bunga) berubah menjadi Bai Hua Tang (Aula Seratus Bunga).”
Mendengar Li Xunhua berkata begitu, para Zhang Lao (Tetua) mulai ramai berdiskusi. Sejujurnya mereka sekarang agak tergoda. Meskipun mereka bergabung ke Hei Hu Bang (Geng Harimau Hitam), nantinya mereka akan diurus oleh Hei Hu Bang (Geng Harimau Hitam), tapi mereka sebelumnya juga bukan Bang Zhu (Pemimpin Geng). Sekarang meskipun mereka bergabung ke Hei Hu Bang (Geng Harimau Hitam), mereka masih bisa mendapat posisi Zhang Lao (Tetua), dan juga bisa mewariskan Dao Tong (Tradisi/Aliran) Bai Hua Gu (Lembah Seratus Bunga). Dari kelihatannya memang cukup baik.
Zhang Lao (Tetua) tua itu memandang Li Xunhua yang berdiri di samping tanpa bicara, lalu matanya berbinar, dan berkata dengan suara berat, “Saudara-saudara sekalian, bagaimana pendapat kalian mengenai usulan Li Shi Di (Adik Sejati Li) ini? Saya rasa usulan ini sangat bagus. Kita bisa bergabung ke Hei Hu Bang (Geng Harimau Hitam), dengan begitu semua masalah yang kita hadapi sekarang akan terselesaikan.”
Para Zhang Lao (Tetua) itu berpikir sejenak, lalu mengangguk setuju. Memang benar, asalkan mereka bergabung ke Hei Hu Bang (Geng Harimau Hitam), maka masalah yang mereka hadapi sekarang akan teratasi. Ini jelas hal yang baik bagi mereka.
Zhang Lao (Tetua) tua itu melihat semua orang setuju, lalu melanjutkan, “Karena semua setuju, maka mudah urusannya. Begini saja menurut saya, sekarang kita usulkan Li Xunhua sebagai Gu Zhu (Pemimpin Lembah) Bai Hua Gu (Lembah Seratus Bunga) yang baru. Li Xunhua Shi Di (Adik Sejati) ini masih sangat berpengaruh di Bang (Geng), dan dia juga punya hubungan dekat dengan Zhao Hai dari Hei Hu Bang (Geng Harimau Hitam). Dengan dia sebagai Gu Zhu (Pemimpin Lembah), setelah kita bergabung ke Hei Hu Bang (Geng Harimau Hitam), pasti tidak akan tertindas.”
Li Xunhua sungguh tidak menyangka, mereka akan mengarahkan pikiran ke dirinya. Dia baru saja mau membantah, tapi tidak disangka orang lain serempak mengangguk setuju. Ini membuat ekspresi Li Xunhua berubah.
Dia segera berkata, “Saudara-saudara sekalian, jangan asal bicara. Gu Zhu (Pemimpin Lembah) ini siapa pun di antara kalian bisa menjabat, tapi saya tidak bisa. Saya sudah bergabung ke Hei Hu Bang (Geng Harimau Hitam), banyak orang di luar yang tahu. Jika saya menjadi Gu Zhu (Pemimpin Lembah) Bai Hua Gu (Lembah Seratus Bunga), bagaimana orang-orang di luar itu akan memandang Hei Hu Bang (Geng Harimau Hitam)? Tindakan ini bukan hanya tidak akan membuat Hei Hu Bang (Geng Harimau Hitam) senang, malah mungkin akan menimbulkan ketidakpuasan Hei Hu Bang (Geng Harimau Hitam). Ini sama sekali tidak ada untungnya bagi Bai Hua Gu (Lembah Seratus Bunga). Jadi posisi Gu Zhu (Pemimpin Lembah) ini, saya sama sekali tidak bisa menjabatnya.”
Mendengar Li Xunhua berkata begitu, semua orang tertegun, lalu setelah dipikir kembali, memang benar. Jika Li Xunhua menjadi Gu Zhu (Pemimpin Lembah) ini, maka orang-orang dari Zong Men (Sekte) lain pasti akan melihat ini sebagai ekspansi Hei Hu Bang (Geng Harimau Hitam), sebagai sesuatu yang sudah diatur. Dengan begitu Zong Men (Sekte) lain akan mewaspadai Hei Hu Bang (Geng Harimau Hitam). Ini sama sekali tidak menguntungkan Hei Hu Bang (Geng Harimau Hitam).
Tapi setelah memahami hal ini, semua orang malah menjadi bingung. Mereka sekarang benar-benar tidak bisa memilih seorang yang pantas menjadi Gu Zhu (Pemimpin Lembah). Bukankah ini menyusahkan mereka?
Li Xunhua juga sudah melihat maksud mereka. Li Xunhua dalam hati memaki mereka semua bodoh. Dia terpaksa melanjutkan, “Saudara-saudara sekalian, mengapa kalian harus memilih seorang Gu Zhu (Pemimpin Lembah)? Asalkan kalian menyerah kepada Hei Hu Bang (Geng Harimau Hitam) atas nama Chang Lao Hui (Dewan Tetua), lalu memohon Zhao Hai untuk menunjuk seorang Gu Zhu (Pemimpin Lembah), bukankah ini lebih baik?”
Mendengar Li Xunhua berkata begitu, para Zhang Lao (Tetua) itu tertegun. Kemudian Zhang Lao (Tetua) tua itu terkekeh pelan, lalu membungkuk pada Li Xunhua dan berkata, “Li Shi Xiong (Kakak Senior Li) memang lebih matang pikirannya. Baik, lakukan saja seperti itu.” Selesai bicara, dia membuat isyarat tangan ‘silakan’, dan memandu Li Xunhua keluar dari ruang sunyi.
Sebenarnya apa yang terjadi di ruang sunyi, Zhao Hai tahu dengan jelas. Hanya saja Zhao Hai tidak menyangka, Li Xunhua akan begitu tahu diri. Jika Bai Hua Gu (Lembah Seratus Bunga) benar-benar bergabung ke dalam Hei Hu Bang (Geng Harimau Hitam), itu sangat penting bagi Hei Hu Bang (Geng Harimau Hitam).
Namun Zhao Hai kemudian teringat akan calon Tang Zhu (Pemimpin Aula) dari Bai Hua Tang (Aula Seratus Bunga) ini. Setelah berpikir, akhirnya Zhao Hai memutuskan, calon Tang Zhu (Pemimpin Aula) ini sebaiknya diserahkan kepada Hu Huaqian. Hu Huaqian sekarang sangat setia kepada Hei Hu Bang (Geng Harimau Hitam), sudah banyak berkontribusi untuk Hei Hu Bang (Geng Harimau Hitam). Menyerahkan posisi Tang Zhu (Pemimpin Aula) ini kepada Hu Huaqian adalah pilihan terbaik. Tapi di bawah Tang Zhu (Pemimpin Aula) ini, harus juga diadakan seorang Fu Tang Zhu (Wakil Pemimpin Aula). Fu Tang Zhu (Wakil Pemimpin Aula) ini, sebaiknya diberikan kepada keluarga Han.
Keluarga Han selalu menjadi pendukung paling teguh bagi Bang Zhu (Pemimpin Geng) Hei Hu Bang (Geng Harimau Hitam). Meskipun orang-orang mereka selalu melakukan pekerjaan secara diam-diam, tapi tidak boleh terlalu menyia-nyiakan mereka. Jika terlalu baik kepada keluarga Hu, tapi tidak memberi imbalan apa pun kepada keluarga Han, keluarga Han mungkin akan keberatan. Jadi Zhao Hai ingin di bawah Tang Zhu (Pemimpin Aula) Bai Hua Tang (Aula Seratus Bunga), mengadakan seorang Fu Tang Zhu (Wakil Pemimpin Aula). Posisi Fu Tang Zhu (Wakil Pemimpin Aula) ini diserahkan kepada keluarga Han. Dengan begitu, dua keluarga besar terkuat di Hei Hu Bang (Geng Harimau Hitam) sama-sama mendapat keuntungan. Dia yakin mereka niscaya akan semakin setia kepada Hei Hu Bang (Geng Harimau Hitam).
Sementara Zhang Lao (Tetua) lainnya di Bai Hua Tang (Aula Seratus Bunga) ini, tetap dijabat oleh orang-orang Bai Hua Gu (Lembah Seratus Bunga). Tapi Li Xunhua dan mereka harus ikut dia kembali ke Hei Hu Bang (Geng Harimau Hitam). Dia punya pengaturan lain untuk Li Xunhua. Li Xunhua ini adalah seorang yang berbakat, Hei Hu Bang (Geng Harimau Hitam) sekarang sedang membutuhkan tenaga. Lebih baik menempatkannya di Zong Tang (Kantor Pusat) Hei Hu Bang (Geng Harimau Hitam).
Sambil memikirkan hal-hal ini, Zhao Hai mengeluarkan sebilah Chuan Xin Yu Jian (Pedang Giok Pengirim Pesan), merekam idenya, lalu melepaskannya. Baru saja dia melepaskan Yu Jian (Pedang Giok) itu, Li Xunhua dan para Zhang Lao (Tetua) Bai Hua Gu (Lembah Seratus Bunga) sudah keluar.
Sekarang semua orang di ruang besar memandang orang-orang ini, tidak tahu apa keputusan mereka. Zhao Hai sudah tahu dalam hati, tapi dia tidak menunjukkannya, hanya duduk di sana diam-diam memperhatikan orang-orang ini.
Setelah Li Xunhua keluar, dia berjalan ke sisi Zhao Hai, membungkuk pada Zhao Hai, lalu duduk di belakang Zhao Hai, dan tidak bicara lagi.
Saat itu Zhang Lao (Tetua) tua dari Bai Hua Gu (Lembah Seratus Bunga) berjalan ke sisi Zhao Hai, membungkuk pada Zhao Hai dan berkata, “Tuan, Bai Hua Gu (Lembah Seratus Bunga) kami ini telah melahirkan orang seperti Gu Zhu (Pemimpin Lembah) sebelumnya, sungguh tidak punya muka untuk berdiri di Xiu Zhen jie (Dunia Kultivasi) lagi. Setelah melalui musyawarah bersama semua Zhang Lao (Tetua) Bai Hua Gu (Lembah Seratus Bunga), kami Chang Lao Hui (Dewan Tetua) memutuskan, Bai Hua Gu (Lembah Seratus Bunga) bergabung ke dalam Hei Hu Bang (Geng Harimau Hitam), mohon Tuan menerima kami.” Selesai bicara, Zhang Lao (Tetua) tua ini membungkuk pada Zhao Hai, dan yang lainnya juga ikut membungkuk pada Zhao Hai sambil berkata, “Mohon Tuan menerima kami.”
Penampilan orang-orang Bai Hua Gu (Lembah Seratus Bunga) ini membuat orang-orang dari Zong Men (Sekte) lain terperangah. Mereka tidak bisa tidak mengalihkan pandangan ke Zhao Hai, lalu kemudian ke Li Xunhua. Mereka tahu, para Zhang Lao (Tetua) ini tiba-tiba mau menggabungkan Bai Hua Gu (Lembah Seratus Bunga) ke dalam Hei Hu Bang (Geng Harimau Hitam), pasti ada hubungannya dengan Li Xunhua.
Li Xunhua duduk di sana tanpa ekspresi. Zhao Hai saat itu berdiri, mengangkat Zhang Lao (Tetua) itu dan berkata, “Saudara-saudara sekalian tidak perlu begini. Jika kalian memang benar-benar ingin bergabung dengan Hei Hu Bang (Geng Harimau Hitam), itu bukan tidak boleh. Tapi urusan ini saya tidak bisa memutuskannya sendiri, harus meminta petunjuk kepada Bang Zhu (Pemimpin Geng) dulu. Jika kalian sungguh-sungguh bermaksud begitu, mohon tunggu sebentar.”
Zhang Lao (Tetua) tua itu segera berkata, “Sudah sepatutnya, Tuan silakan.” Zhao Hai mengangguk, lalu mengeluarkan sebilah Chuan Xin Yu Jian (Pedang Giok Pengirim Pesan) lagi, memasukkan isi pesan ke dalamnya, lalu melepaskannya.
Sementara itu Zhang Feng sekarang sedang duduk di Shu Fang (Ruang Belajar)-nya, tangannya memegang Chuan Xin Yu Jian (Pedang Giok Pengirim Pesan) yang dikirim Zhao Hai sebelumnya. Melihat isi dalam Yu Jian (Pedang Giok) itu, dia sungguh tidak menyangka, Bai Hua Gu (Lembah Seratus Bunga) ternyata bisa bergabung ke dalam Hei Hu Bang (Geng Harimau Hitam). Dia awalnya mengira membiarkan Bai Hua Gu (Lembah Seratus Bunga) menjadi anggota Zi You Lian Meng (Aliansi Merdeka), di bawah kendalinya sebagai Meng Zhu (Pemimpin Aliansi) saja sudah lumayan, tidak menyangka sekarang Bai Hua Gu (Lembah Seratus Bunga) malah langsung masuk sekaligus ke Hei Hu Bang (Geng Harimau Hitam).
Juga usulan Zhao Hai itu, menjadikan Hu Huaqian sebagai Tang Zhu (Pemimpin Aula) Bai Hua Tang (Aula Seratus Bunga), dan menyuruh keluarga Han mengeluarkan orang untuk menjadi Fu Tang Zhu (Wakil Pemimpin Aula). Usulan ini memang cukup bagus. Keluarga Hu meskipun punya ambisi, dengan adanya Fu Tang Zhu (Wakil Pemimpin Aula) dari keluarga Han yang mengawasi di samping, tidak mungkin bisa menjadikan Bai Hua Tang (Aula Seratus Bunga) sebagai wilayah keluarga Hu.
Dan dengan begini, sekaligus menunjukkan itikad baik kepada dua keluarga besar, bisa dibilang ini skema penanganan terbaik. Begitu terpikir, Zhang Feng segera berkata, “Orang, cepat panggil Zhang Lao (Tetua) Hu dan Zhang Lao (Tetua) Han ke sini.” Zhang Lao (Tetua) Hu ini tentu saja Hu Liangchen, Zhang Lao (Tetua) Han adalah kepala keluarga Han, Han Ren.
Di luar ada yang menyahut, lalu pergi memanggil orang. Tidak lama kemudian Hu Liangchen dan Han Ren sampai di Shu Fang (Ruang Belajar) Zhang Feng. Setelah saling memberi salam, mereka duduk. Zhang Feng menyerahkan Yu Jian (Pedang Giok) di tangannya kepada Hu Liangchen, “Paman Hu, Paman Han, ini baru saja dikirim kembali oleh Xiao Hai, kalian lihat.”
Hu Liangchen menerima Chuan Xin Yu Jian (Pedang Giok Pengirim Pesan) itu, dilihatnya isinya, lalu wajahnya tampak gembira, kemudian sedikit mengerutkan kening, lalu keningnya mengendur lagi, lalu menyerahkan Yu Jian (Pedang Giok) itu kepada Han Ren. Han Ren menerima Yu Jian (Pedang Giok) itu, memasukkan Jing Shen Li (Kekuatan Spiritual) untuk menyelidikinya, agak lama baru menarik kembali Jing Shen Li (Kekuatan Spiritual)-nya, lalu menoleh ke Zhang Feng dan berkata, “Bang Zhu (Pemimpin Geng), maksudmu?”
Zhang Feng tersenyum tipis dan berkata, “Saya setuju dengan pendapat Xiao Hai. Huaqian sudah cukup berpengalaman di Korps Kedua, biarkan dia jadi Tang Zhu (Pemimpin Aula) itu juga bagus. Han Buli, dengan bantuan Xiao Hai, kekuatannya juga berkembang sangat pesat, dan dia juga orang yang sangat cerdas, kabarnya sekarang di keluarga Han sudah mengurusi banyak hal. Tapi kali ini terpaksa Paman Han harus merelakan talenta ini keluar. Jika kalian berdua setuju, maka Tang Zhu (Pemimpin Aula) Bai Hua Tang (Aula Seratus Bunga) ini adalah Huaqian, dan Fu Tang Zhu (Wakil Pemimpin Aula) adalah Han Buli. Bagaimana pendapat kedua Paman?”
Hu Liangchen tertawa dan berkata, “Usulan Bang Zhu ini bagus. Buli berteman baik dengan Xiao Hai, dia adalah teman paling awal Xiao Hai setelah sampai di Hei Hu Bang (Geng Harimau Hitam). Dan kemampuan Buli tidak saya ragukan. Saya tidak keberatan dia menjadi Fu Tang Zhu (Wakil Pemimpin Aula) itu. Sejujurnya, membiarkan Huaqian jadi Tang Zhu (Pemimpin Aula) itu, saya agak tidak yakin. Biarkan Buli membantunya juga bagus.”
Zhang Feng mengangguk. Saat ini Yu Jian (Pedang Giok) kedua dari Zhao Hai juga sampai. Zhang Feng melihat isi Yu Jian (Pedang Giok) itu sekilas, lalu tersenyum tipis kepada mereka berdua, “Urusan sudah jadi. Paman Hu, Paman Han, kalian panggil orang-orangnya saja, suruh mereka dua hari lagi langsung menjabat.”
=
Zhao Hai duduk di Bai Hua Dian (Aula Seratus Bunga), di dalam aula masih banyak orang, tapi tidak ada yang bersuara, aula sunyi senyap. Para xiū zhě (kultivator) lainnya tidak bersuara karena mereka benar-benar tidak tahu harus berkata apa. Mereka sedang merenungkan, setelah Bai Hua Gu (Lembah Seratus Bunga) bergabung ke dalam Hei Hu Bang (Geng Harimau Hitam), perubahan apa yang akan terjadi pada Hei Hu Bang, dan apa arti perubahan ini bagi sekte mereka, serta dampak apa yang akan ditimbulkan pada sekte mereka.
Sementara orang-orang Bai Hua Gu duduk dengan agak gugup menunggu kabar dari Zhao Hai. Sebelumnya mereka masih bertekad memilih gu zhu (pemimpin lembah), tapi sejak memutuskan bergabung dengan Hei Hu Bang, pikiran mereka hanya tertuju untuk bergabung dengan Hei Hu Bang. Kini mereka hanya takut Hei Hu Bang tidak mau menerima mereka.
Zhao Hai sudah cukup lama mengirimkan yu jian (pedang giok), dan dia tahu yu jian itu hampir kembali. Benar saja, tak lama kemudian sebuah yu jian terbang masuk dan berhenti di hadapan Zhao Hai.
Zhao Hai meraih yu jian itu, menjajaki dengan jīng shén lì (kekuatan spiritual), lalu mengangguk. Dia menoleh ke arah zhǎng lǎo (tetua) yang lebih tua dari Bai Hua Gu dan berkata, “Saudara-saudara, bang zhu (pemimpin geng) sudah menyetujui permintaan kalian. Mulai hari ini, Bai Hua Gu resmi bergabung ke dalam Hei Hu Bang, menjadi Bai Hua Tang (Gedung Seratus Bunga) dari Hei Hu Bang. Kalian akan membentuk zhǎng lǎo huì (dewan tetua) untuk sementara mengurus semua urusan di Bai Hua Tang. Dua hari lagi bang zhu akan mengirimkan tang zhu (pemimpin gedung) dan fu tang zhu (wakil pemimpin gedung). Namun zhǎng lǎo huì tidak akan dibubarkan, dan akan bersama-sama dengan tang zhu serta fu tang zhu mengelola Bai Hua Tang.”
Xiū zhě tua dari Bai Hua Gu itu mendengar perkataan Zhao Hai, lalu menghela napas lega. Dia segera berdiri, membungkuk pada Zhao Hai dan berkata, “Baik, mematuhi perintah bang zhu.”
Zhao Hai berdiri, membantunya berdiri dan berkata, “Mulai sekarang kita satu keluarga. Jika ada masalah, jangan sungkan bicara. Selama saya bisa melakukannya, pasti akan membantu.”
Xiū zhě tua itu segera berkata, “Tidak berani merepotkan xian sheng (tuan). Kami akan segera mengatur, Bai Hua Tang di sini tidak akan ada masalah. Kami hanya menunggu kedatangan tang zhu dan fu tang zhu.”
Zhao Hai tersenyum tipis, lalu berkata dengan suara keras, “Baik, bersiaplah. Keluarkan beberapa Bai Hua Niang (Arak Seratus Bunga). Hari ini ada begitu banyak teman dari sekte lain, saya ingin minum bersama kalian semua.”
Zhǎng lǎo itu segera menjawab dan pergi mengatur. Saat itu, orang-orang dari sekte lain, baik tulus atau tidak, semuanya berlari memberi selamat kepada Zhao Hai dan Hei Hu Bang.
Orang-orang ini sekarang sangat kagum pada Zhao Hai. Zhao Hai tidak hanya pandai bertarung, tapi caranya juga sangat ulung. Hanya dengan beberapa langkah, Bai Hua Gu bergabung ke Hei Hu Bang. Orang seperti ini sungguh luar biasa.
Zhao Hai tentu saja dengan ramah melayani mereka, mengobrol dengan mereka. Saat mengobrol, para xiū zhě ini baru menyadari bahwa Zhao Hai ternyata mengingat nama setiap orang. Hal ini membuat mereka saat mengobrol dengan Zhao Hai tanpa sadar merasa akrab.
Tak lama kemudian para zhǎng lǎo Bai Hua Gu selesai mengatur. Di aula besar diletakkan meja-meja, Bai Hua Niang juga sudah disajikan. Selain itu, mereka juga mengatur para nǚ dǐng lú (kuali perempuan/pelayan perempuan) dari Bai Hua Gu untuk menari menghibur. Meskipun mereka bukan orang hidung belang, mereka tetap senang.
Kegembiraan berlangsung lebih dari dua jam, baru semuanya pergi. Zhao Hai juga pergi ke dòng fǔ (gua surgawi) yang disiapkan untuknya di Bai Hua Gu. Namun sebelum masuk, Zhao Hai memanggil Li Xun Hua ke dalam dòng fǔ.
Setelah keduanya sampai di dòng fǔ Zhao Hai, Zhao Hai mempersilakan Li Xun Hua duduk, lalu berkata, “Saudara Li, kali ini kamu melakukan tugas dengan baik. Terutama karena tidak menjadi gu zhu Bai Hua Gu, itu sangat baik. Saya, Zhao Hai, berterima kasih padamu.”
Li Xun Hua mendengar perkataan Zhao Hai, hatinya berdebar. Dia merasa seolah-olah tidak ada yang bisa disembunyikan dari Zhao Hai. Zhao Hai selalu bisa memperhitungkan setiap hal, bahkan apa yang dia lakukan pun diketahui Zhao Hai dengan jelas. Ini sungguh mengejutkan. Tapi dia tidak menunjukkannya, hanya menangkupkan tangan pada Zhao Hai dan berkata, “Sudah seharusnya. Saya sekarang juga anggota Hei Hu Bang, tentu harus memikirkan Hei Hu Bang.”
Zhao Hai mengangguk, lalu berkata dengan suara berat, “Besok saya akan membubarkan sebagian orang dari berbagai sekte, lalu memilih sekitar satu juta orang untuk bergabung ke Jun Tuan Pertama (Korps Pertama). Kamu jangan ikut. Besok kembali ke zong tang (kantor pusat) Hei Hu Bang. Bang zhu sudah punya pengaturan sendiri.”
Li Xun Hua mengiyakan. Zhao Hai menatap Li Xun Hua dan berkata, “Kamu tidak perlu kecewa. Meskipun kamu sangat akrab dengan semua hal di Bai Hua Tang, dan di sini kamu akan bekerja lebih baik, tapi bagaimanapun ini hanya sebuah fen tang (cabang). Jika kamu pergi ke zong tang, dengan kemampuanmu, pasti akan mendapatkan peningkatan yang lebih besar.”
Li Xun Hua dengan wajah penuh terima kasih menangkupkan tangan pada Zhao Hai dan berkata, “Terima kasih, xian sheng.”
Zhao Hai melambaikan tangan dan berkata, “Baiklah, kamu istirahat saja. Oh iya, tolong lihat bagaimana keadaan pasukan sekutu sudah diatur.” Li Xun Hua mengiyakan, lalu berbalik dan pergi.
Melihat Li Xun Hua pergi, Zhao Hai lalu berkelebat masuk ke dalam [ruang] (space). Lao La dan yang lainnya sekarang tidak sibuk, mereka sedang mengamati reaksi sekte-sekte lain.
Zhao Hai kali ini tiba-tiba mengerahkan begitu banyak bu si sheng wu (makhluk abadi), membuat pasukan Tian Mo lari ketakutan. Ini tidak hanya membuat Tian Mo Zu (Ras Iblis Surgawi) terpukul, tapi juga membuat Jiu Da Zong Men (Sembilan Sekte Besar) terpukul.
Jiu Da Zong Men awalnya mengira jumlah mereka lebih banyak dari Zi You Lian Meng (Aliansi Merdeka). Bahkan jika diberi waktu berkembang, Zi You Lian Meng tidak akan menjadi ancaman bagi mereka. Tapi mereka tidak menyangka Zhao Hai tiba-tiba mengerahkan begitu banyak bu si sheng wu. Artinya satu-satunya keunggulan Jiu Da Zong Men atas Zi You Lian Meng telah lenyap. Hal ini membuat Jiu Da Zong Men untuk sementara benar-benar tidak tahu harus berbuat apa.
Dan sekarang yang paling sial adalah Wan Yao Zong (Sekte Sepuluh Ribu Iblis). Di Bei Yi Zhou (Benua Utara) ini, kekuatan yang melawan Tian Mo Jie (Dunia Iblis Surgawi) hanya ada tiga: Zi You Lian Meng, Bai Hua Gu Lian Meng (Aliansi Lembah Seratus Bunga), dan Wan Yao Zong Lian Meng (Aliansi Sekte Sepuluh Ribu Iblis). Sekarang Bai Hua Gu Lian Meng bergabung ke Zi You Lian Meng. Pasukan Tian Mo di Bai Hua Gu Lian Meng dan Zi You Lian Meng sudah diusir Zhao Hai. Pasukan Tian Mo yang lari itu tentu tidak akan kembali ke Tian Mo Jie, melainkan pergi ke Wan Yao Zong Lian Meng. Seketika itu juga Wan Yao Zong harus menghadapi sendirian hampir tiga puluh juta pasukan Tian Mo. Tekanan meningkat drastis.
Orang-orang Tian Mo Zu sebenarnya juga sadar, bahwa mereka ingin menguasai seluruh Xiu Zhen Jie (Dunia Kultivasi) atau memusnahkan Jiu Da Zong Men, itu sangat tidak realistis. Kekuatan Xiu Zhen Jie sudah jelas, mereka tidak bisa menelan Xiu Zhen Jie.
Alasan mereka masih melawan Xiu Zhen Jie sekarang adalah karena menunggu pemeriksaan Yue Long Jie (Dunia Naga Melompat) yang terjadi sekali sepuluh ribu tahun. Mereka ingin membuat Yao Long Jie (Dunia Naga Iblis) melihat bahwa mereka lebih kuat dari orang Xiu Zhen Jie, karena mereka sudah menyerbu Xiu Zhen Jie. Tentu saja mereka lebih kuat dari Xiu Zhen Jie. Saat itulah mereka bisa menggantikan Xiu Zhen Jie untuk masuk ke Yue Long Jie. Inilah tujuan Tian Mo Zu.
Zhao Hai juga tahu pikiran Tian Mo Zu, tapi dia tidak segera mengirim pasukan untuk mengusir orang-orang Tian Mo Zu ini kembali ke Tian Mo Jie. Zhao Hai tahu, sekarang Jiu Da Zong Men pasti lebih cemas darinya. Dia hanya ingin melihat reaksi seperti apa yang akan ditunjukkan Jiu Da Zong Men.
Jiu Da Zong Men sekarang baru mulai memandang serius Zi You Lian Meng. Jika Zhao Hai sekarang terlalu aktif, maka orang-orang Jiu Da Zong Men akan meremehkannya. Jadi Zhao Hai tidak terburu-buru.
Mengandalkan Wan Yao Zong sendiri tentu tidak mungkin menahan hampir tiga puluh juta pasukan Tian Mo. Wan Yao Zong lalu meminta bantuan ke beberapa sekte lain dari Jiu Da Zong Men. Sekte-sekte lain dari Jiu Da Zong Men juga memberi muka, mereka tahu jika Wan Yao Zong jatuh begitu saja, mereka juga akan ikut celaka. Jadi mereka segera mengirimkan pasukan bantuan, dan dengan begitu Wan Yao Zong berhasil menahan serangan Tian Mo Zu.
Zhao Hai sekarang hanya menunggu. Jika Jiu Da Zong Men tidak datang memintanya, dia tidak akan bergerak. Lagipula baginya, tidak harus masuk ke Yue Long Jie dari sini. Bahkan jika Xiu Zhen Jie kehilangan kualifikasi masuk Yue Long Jie, dia juga bisa masuk ke Yue Long Jie dari Tian Mo Jie. Jadi dia sama sekali tidak terburu-buru.
Setelah sehari di dalam [ruang], keesokan paginya Zhao Hai mengundang perwakilan sekte lain ke ruang pertemuan Bai Hua Gu. Setelah semua orang tiba di ruang pertemuan, Zhao Hai berkata kepada mereka, “Saudara-saudara, kalian sudah keluar dari sekte masing-masing cukup lama. Selama ini terus-menerus bertempur, juga sangat melelahkan. Kali ini saya memanggil kalian untuk memberitahu bahwa kalian bisa kembali ke sekte masing-masing. Dari lima juta pasukan sekarang, hanya perlu menyisakan satu juta untuk bergabung ke Jun Tuan Pertama Zi You Lian Meng. Yang lainnya bisa pulang. Soal siapa yang tinggal dan siapa yang pergi, itu terserah kalian sendiri.”
Mendengar perkataan Zhao Hai, mereka tertegun. Mereka benar-benar tidak menyangka Zhao Hai akan membubarkan mereka. Tapi setelah berpikir sejenak, mereka mengerti. Zhao Hai memiliki begitu banyak bu si sheng wu, tentu saja tidak membutuhkan begitu banyak orang.
Apapun alasannya, ini adalah hal baik bagi mereka. Para xiū zhě dalam pasukan sekutu sekarang adalah pasukan elit dari masing-masing sekte. Jika mereka kalah, itu akan sangat menyakitkan. Sekarang mereka bisa pulang, itu tentu yang terbaik. Meskipun tidak semuanya bisa pulang, tapi sebagian besar bisa. Dengan begitu kekuatan masing-masing sekte bisa pulih sedikit.
Perwakilan sekte-sekte ini berterima kasih pada Zhao Hai dan segera pergi mengatur. Sementara itu, pasukan besar Jun Tuan Pertama juga tiba di Bai Hua Gu. Seluruh Bai Hua Gu menjadi ramai. Namun untungnya, sebagian besar orang dari sekte lain sudah pergi, dan total personel Jun Tuan Pertama mencapai lima juta.
Zhao Hai dan yang lainnya untuk sementara menetap di Bai Hua Gu. Alasan Zhao Hai melakukan ini adalah pertama, untuk melatih orang-orang ini. Saat ini Jun Tuan Pertama memiliki banyak personel lama, tapi juga banyak personel baru. Personel baru ini belum sepenuhnya bisa patuh pada perintah. Jadi Zhao Hai ingin tinggal untuk melatih mereka dengan baik untuk sementara waktu.
Meskipun Zhao Hai memiliki banyak bu si sheng wu, tapi dia tidak tega menggunakannya. Bu si sheng wu itu bisa memberinya xìn yǎng zhī lì (kekuatan iman). Tentu saja dia tidak akan menggunakannya dengan mudah.
Tujuan kedua Zhao Hai tinggal di Bai Hua Gu adalah menunggu Jiu Da Zong Men. Meskipun Jiu Da Zong Men sudah mengirim banyak pasukan bantuan ke Wan Yao Zong, tapi sekarang mereka hanya bisa pas-pasan menahan pasukan Tian Mo. Dan jumlah pasukan Tian Mo tidak hanya segitu. Jiu Da Zong Men benar-benar tidak bisa mengirim pasukan bantuan lain. Zhao Hai yakin, tidak lama lagi Jiu Da Zong Men pasti akan memohon padanya. Dia hanya menunggu orang Jiu Da Zong Men datang memohon padanya.
Selain itu, akhir-akhir ini Zi You Lian Meng banyak berubah. Sekarang masih dalam proses menyerap beberapa kekuatan dari bekas Bai Hua Gu Lian Meng, butuh waktu untuk istirahat dan memulihkan diri. Zhao Hai tinggal di Bai Hua Gu untuk menjaga. Jika benar-benar ada sekte yang berani membuat ulah kecil, dia tidak keberatan memusnahkan beberapa sekte. Di Xiu Zhen Jie ini, apa itu ‘menaklukkan dengan kebajikan’, itu semua omong kosong. Tinjumu harus cukup besar, hatimu harus cukup kejam, baru bisa bertahan hidup, baru bisa berkembang dan besar.
=
Jian Wuya duduk di dalam gua abadi (dong fu), di sampingnya duduk beberapa orang, yakni Kepala Biara Vihara Sepuluh Ribu Buddha (Wan Fo Si), Nu Mu Fang Zhang (Kepala Biara Mata Kemurkaan). Konon ia telah mengcultivasi Ilmu Dewa Pelindung Emas (Jin Gang Shen Gong) dari aliran Buddha hingga mencapai tingkat kesempurnaan (da cheng). Jika ia menggerakkan ilmu dan menatap seseorang, kultivator biasa bisa langsung mati hanya dengan tatapannya itu. Karena itu ia mendapat julukan Jin Gang (Dewa Pelindung) Bermata Kemurkaan.
Pemilik Paviliun Suara Indah (Miao Yin Ge), Gui Lingzi (Ksatria Hantu Suara Indah). Gui Lingzi telah mengcultivasi ilmu rahasia warisan Paviliun Suara Indah, yaitu You Gui Miao Yin (Suara Indah Hantu Sunyi) hingga tingkat kesempurnaan. Selama ia menggerakkan ilmu, suara apa pun bisa berubah menjadi You Gui Miao Yin, menyerang musuh tanpa wujud, sulit diantisipasi.
Pemimpin Sekte Segala Binatang (Wan Shou Zong), Raja Binatang Meng Wudi. Orang ini mengendalikan binatang berbanyak triliunan, sangat sulit dihadapi. Selain itu, Wan Shou Zong juga telah mengcultivasi jurus pamungkas sekte, Wan Shou Quan (Tinju Segala Binatang) hingga tingkat kesempurnaan. Saat bertarung dengan orang, rasanya seperti ribuan binatang melahap musuh, sangat sulit diatasi.
Pemimpin Sekte Segala Iblis (Wan Yao Zong), Yang Mulia Transformasi Naga Jiao Hualong. Konon Jiao Hualong awalnya hanya seekor ular hijau, kemudian karena kebetulan, ia berhasil mendapatkan ilmu rahasia tertinggi Hua Long Jue (Ajaran Menjadi Naga), dan akhirnya menjadi pemimpin Wan Yao Zong. Saat ia bisa berubah menjadi wujud manusia, ia menamai dirinya Jiao Hualong, untuk menunjukkan tekadnya menjadi naga.
Kepala Akademi Timur (Dong Sheng Shu Yuan), Tuan Qin Xin, Dong Li Bo. Orang ini telah mencapai tingkat transformasi (hua jing) dalam ilmu Jian Dan Qin Xin Gong (Ilmu Hati Kecapi dan Keberanian Pedang), kekuatannya sungguh luar biasa.
Kepala Akademi Barat (Xi Sheng Shu Yuan), Tuan Yi Zi, Xi Zi You. Ilmu Yi Zi Gong Fa (Ilmu Langkah Catur) orang ini telah mencapai tingkat kesempurnaan. Bertarung dengannya bagaikan bermain catur melawan ahli tinggi, tidak boleh salah langkah sedikit pun, jika tidak maka kehancuran abadi akan menanti.
Kepala Akademi Selatan (Nan Sheng Shu Yuan), Shu Sheng (Sarjana Suci) Wang Fengming. Orang ini telah mencapai tingkat kesempurnaan ‘menulis di udara, setiap kata bagaikan mutiara’ dalam teknik Sheng Si Bi Fa (Teknik Kuas Hidup-Mati). Saat bertarung dengan orang, setiap kata yang ditulisnya adalah satu metode serangan, membuat lawan sulit menyerang dan sulit bertahan.
Kepala Akademi Utara (Bei Sheng Shu Yuan), Wu Dai Dang Feng (Ikat Pinggang Wu Berkibar Tertiup Angin) Wu Youdao. Orang ini telah mencapai tingkat kesempurnaan dalam teknik Shan He Tu Fa (Teknik Lukisan Gunung Sungai). Bertempur bagaikan melukis, lawan tanpa sadar akan memasuki lukisannya, dan akhirnya terperangkap mati di dalamnya.
Para pemimpin sembilan sekte besar berkumpul di Sekte Pedang Surgawi (Tian Jian Zong), tentu bukan untuk mengadakan pertemuan minum teh. Mereka datang untuk membahas masalah besar. Jian Wuya menatap beberapa orang lainnya, lalu memulai pembicaraan, “Saudara-saudara, keadaan sudah sampai begini, nampaknya kita tidak punya pilihan selain bergabung dengan Aliansi Merdeka. Bagaimana pendapat kalian?”
Beberapa orang lainnya tidak berbicara. Jiao Hualong bahkan wajahnya menghitam. Sejujurnya, kebangkitan markas Helai Hitam (Hei hu bang) terlalu cepat. Awalnya ia tidak menganggap sekte yang berada di peringkat sekitar seratus di Provinsi Utara (Bei Yi Zhou) ini sebagai sesuatu yang berarti. Namun siapa sangka, sekte ini tanpa terasa bangkit, bahkan sudah mengancam kedudukan Wan Yao Zong.
Bergabung dengan Aliansi Merdeka, tentu tidak masalah bagi beberapa sekte besar lainnya, mereka juga senang melihatnya terjadi. Tapi bagi Wan Yao Zong, ini sama sekali bukan hal baik. Karena Aliansi Merdeka sekarang berada di Provinsi Utara, dan kekuatan Aliansi Merdeka saat ini, bahkan tanpa memperhitungkan Zhao Hai, sudah tidak kalah dengan Wan Yao Zong. Jika ditambah Zhao Hai, maka Wan Yao Zong sama sekali bukan tandingan Aliansi Merdeka.
Jiao Hualong seribu kali tidak rela bergabung dengan Aliansi Merdeka. Jika mereka benar-benar bergabung dengan Aliansi Merdeka, itu sama saja memberikan Aliansi Merdeka kualifikasi untuk duduk setara dengan mereka. Dengan begitu, kepentingan Provinsi Utara akan terbagi setengah oleh Aliansi Merdeka. Bagaimana Wan Yao Zong bisa tahan?
Para pemimpin sekte lain juga tahu apa yang dipikirkan Jiao Hualong. Tapi sekarang mereka punya alasan yang memaksa mereka harus bergabung dengan Aliansi Merdeka. Jika mereka tidak bisa menyelesaikan masalah bangsa Iblis Surgawi (Tian Mo zu) secepat mungkin, dan benar-benar tiba saat penilaian besar sepuluh ribu tahun di Dunia Naga Melompat (Yue Long Jie), maka Dunia Kultivasi (Xiu zhen jie) mungkin akan kehilangan hak masuk ke Dunia Naga Melompat. Bagi sembilan sekte besar, kerugian ini terlalu besar. Mereka lebih rela membagi keuntungan dengan Aliansi Merdeka, daripada kehilangan hak masuk ke Dunia Naga Melompat.
Melihat tidak ada yang berbicara, Jian Wuya mengerutkan kening, lalu berkata, “Ketua Jiao, silakan kau yang bicara. Bagaimanapun Aliansi Merdeka ini juga kekuatan dari Provinsi Utara kalian, kau yang paling berhak bicara.”
Jiao Hualong menatap Jian Wuya, ia tahu Jian Wuya sedang memaksanya menyatakan sikap. Faktanya, ia memang harus menyatakan sikap. Ia berkata dengan suara berat, “Bergabung dengan Aliansi Merdeka, tentu aku setuju. Bagaimanapun ini menyangkut apakah kita masih bisa masuk ke Dunia Naga Melompat, ini masalah besar. Tapi bagaimana cara bergabungnya harus ada aturannya. Kita tidak boleh membiarkan Aliansi Merdeka berada di atas kepala kita sembilan sekte besar. Jika itu terjadi, khawatirnya hari-hari kita semua nanti tidak akan mudah.”
Perkataan Jiao Hualong ini membuat beberapa orang dalam hati mengangguk setuju. Nu Mu Fang Zhang berkata dengan suara berat, “Yang dikatakan Biksuni Jiao benar. Aliansi Merdeka karena keberadaan Zhao Hai, kekuatannya sudah tidak kalah dengan gabungan kita sembilan sekte besar. Pada saat seperti ini, kita seharusnya bersatu lebih erat. Jika tidak bisa menekan Aliansi Merdeka, maka nanti Aliansi Merdeka pasti akan sebaliknya menekan kita.”
“Pernyataan Fang Zhang kurang tepat. Aliansi Merdeka dengan adanya Zhao Hai, kekuatan mereka sudah setara dengan gabungan kita sembilan sekte besar. Sekarang kita seharusnya memberi mereka kedudukan yang setara. Jika masih berpikir untuk menekan mereka, dan membuat mereka marah, itu tidak akan menguntungkan siapa pun.” Suara merdu terdengar, sumber suara itu adalah Gui Lingzi. Gui Lingzi sebagai pemimpin Miao Yin Zong, suaranya tentu sangat merdu.
“Hmp, itu hanya pujian orang lain saja. Aku tidak percaya Zhao Hai benar-benar sekuat itu. Jika dia benar-benar sekaya itu, pasti dia sudah lama memusnahkan kita sembilan sekte besar, Alam Iblis Surgawi (Tian Mo jie) juga sudah lama diusirnya. Mana mungkin menunggu sampai sekarang.” Meng Wudi mencibir dingin.
Wu Youdao menatap Jian Wuya, lalu berkata dengan suara berat, “Ketua Jian, sekarang sebaiknya kau beri kami penjelasan. Apakah benar apa yang dikatakan Zhao Hai, bahwa setelah Pertemuan Pembasmian Iblis (Tu Mo Da Hui) yang lalu di Tian Jian Zong, dia dikhianati oleh kalian, dikirim ke suatu ruang sub (ya kong jian), dan di sana mendapatkan banyak makhluk abadi tahap panjang umur (Chang Sheng qi) yang tidak mati (bu si sheng wu)?”
Begitu Wu Youdao bertanya, semua mata tertuju pada Jian Wuya. Mereka juga ingin tahu jawabannya, karena sekte mereka juga ada yang hilang di susunan pemindah (chuan song zhen) milik Tian Jian Zong. Dan jika apa yang dikatakan Zhao Hai benar, maka kekuatannya yang sekarang bisa dibilang sepenuhnya disebabkan oleh Tian Jian Zong.
Jian Wuya menatap orang-orang ini, lalu berkata dengan suara berat, “Memang benar dia dikhianati. Adapun dikirim ke mana, aku tidak tahu. Itu adalah koordinat yang sangat aneh. Semua orang yang pernah pergi ke koordinat itu tidak pernah kembali. Kami tidak tahu apakah makhluk abadi yang tidak mati miliknya benar-benar didapatkan di sana.”
Mendengar Jian Wuya berkata begitu, Wu Youdao dan yang lainnya mencibir dingin. Tapi tidak banyak komentar. Mereka juga tahu, sekarang bukan waktunya mempersoalkan hal itu. Lagipula, sekte mereka juga tidak bersih. Tidak sedikit kultivator yang tewas di sekte mereka.
Wang Fengming berkata dengan suara berat, “Baiklah semuanya, sekarang bukan waktunya membicarakan ini. Yang penting adalah sikap seperti apa yang akan kita gunakan terhadap Aliansi Merdeka. Aku setuju dengan perkataan Nu Mu Fang Zhang, kita harus menekan Aliansi Merdeka. Jika tidak, maka menghadapi Aliansi Merdeka nanti kita akan semakin pasif. Lagipula, keberanian Aliansi Merdeka ini sepenuhnya karena Zhao Hai. Zhao Hai meskipun hebat, tetaplah satu orang. Aku pikir Zhao Hai sebelumnya tidak menggunakan makhluk abadi yang tidak mati itu pasti ada alasannya, ada banyak batasan yang membuatnya tidak bisa menggunakan makhluk abadi itu dengan bebas. Bahkan jika dia bisa menggunakan makhluk abadi yang tidak mati, itu juga butuh kekuatan spiritual (jing shen li). Meskipun dia punya seribu makhluk abadi tahap panjang umur yang tidak mati, mustahil makhluk abadi itu bisa terus-menerus berada di luar membantunya bertarung, kan? Jadi untuk menghadapi Zhao Hai, kita masih punya banyak cara. Kita sama sekali tidak perlu takut padanya. Jika sekarang kita sudah tertekan oleh Aliansi Merdeka, maka nanti kita tidak akan punya hari untuk bangkit lagi.”
Perkataan Wang Fengming ini membuat beberapa orang mengangguk setuju. Betul, jika Zhao Hai benar-benar bisa menggunakan makhluk abadi yang tidak mati itu dengan bebas, pasti dia sudah lama menguasai Dunia Kultivasi. Mana mungkin masih berlaku ‘baik’ seperti sekarang.
Begitu memahami hal ini, kecemasan terakhir di hati mereka lenyap. Jian Wuya berkata dengan suara berat, “Baik, perkataan Dekan Wang ini bagus. Aku juga setuju usulan Nu Mu Fang Zhang, harus menekan Aliansi Merdeka. Jika tidak, hari-hari kita semua nanti tidak akan mudah. Sekarang pikirkan bagaimana caranya.”
Jiao Hualong berkata dengan nada dingin, “Apa lagi yang perlu dirundingkan? Kirim orang ke sembilan sekte besar untuk memberi perintah, suruh mereka ikut kita mengirim pasukan, kalahkan Alam Iblis Surgawi. Lihat reaksi mereka.”
Jian Wuya dan yang lainnya sedikit mengernyit, tidak bicara. Sejujurnya, meskipun mereka ingin menekan Aliansi Merdeka, mereka tidak bisa berlebihan. Bagaimanapun sekarang Aliansi Merdeka, meskipun tanpa Zhao Hai, kekuatannya tidak lemah. Jika benar-benar menyinggung perasaan mereka terlalu dalam, malah tidak baik.
Tapi setelah dipikir-pikir, mereka merasa apa yang dikatakan Jiao Hualong ada benarnya. Langsung mengirim orang untuk memberi perintah, dengan sendirinya itu sudah menekan Aliansi Merdeka. Jika Aliansi Merdeka menerima, berarti mereka mengakui sembilan sekte besar lebih kuat, mereka tunduk pada sembilan sekte besar. Jika mereka tidak menerima, pikirkan cara lain juga bisa.
Setelah berpikir begitu, Jian Wuya berkata dengan suara berat, “Baik, putuskan saja. Kali ini kita sembilan sekte besar bersama-sama mengirim orang ke Aliansi Merdeka untuk memberi perintah. Aku ingin lihat reaksi Aliansi Merdeka seperti apa. Jika mereka mematuhi perintah, itu baik. Jika mereka tidak mematuhi, mau tak mau kita harus memberi mereka sedikit pelajaran.”
Beberapa pemimpin sekte lain mengangguk setuju. Sembilan sekte besar di Dunia Kultivasi sudah terlalu lama bertindak sewenang-wenang. Sekarang tiba-tiba muncul kekuatan yang bisa menyaingi mereka, tentu mereka sangat tidak rela. Karena itu Wang Fengming mengucapkan kata-kata itu, dan yang lain menyetujuinya.
Jian Wuya menatap mereka, lalu berkata dengan suara berat, “Saudara-saudara, masing-masing sekte keluarkan satu orang ke markas Helai Hitam untuk menyampaikan perintah. Ingat, jangan kirim yang terlalu rendah. Jika markas Helai Hitam benar-benar marah, pastikan mereka bisa mundur dengan selamat.”
Para pemimpin sekte besar lain mengangguk setuju. Mereka setuju dengan perkataan Jian Wuya. Lagipula tujuan mereka memang menekan markas Helai Hitam, jika ada kerugian tentu tidak baik.
Namun para pemimpin sekte tidak meninggalkan Tian Jian Zong. Mereka semua mengeluarkan pedang pesan giok (chuan xin yu jian) dan mengirimkannya. Mereka akan memanggil orang-orang ke Tian Jian Zong, lalu memberi instruksi yang baik, menyuruh mereka memanfaatkan kesempatan untuk menekan Aliansi Merdeka.
Jian Wuya juga memanggil seorang ahli Tian Jian Zong. Orang ini adalah seorang tetua Tian Jian Zong, bernama Wu Ying Jian (Pedang Tanpa Bayangan) Liu Wushuang. Meskipun belum mencapai tahap panjang umur, dia adalah salah satu ahli tahap mengatasi cobaan (Du Jie qi) yang terhitung di Tian Jian Zong. Mengirimnya, menurut Jian Wuya, sudah aman.
Sembilan sekte besar tentu tidak akan mengirim kultivator tahap panjang umur ke Aliansi Merdeka untuk menyampaikan perintah. Jika mereka mengirim kultivator tahap panjang umur untuk menyampaikan perintah, itu bukan lagi perintah, melainkan deklarasi perang. Jika Aliansi Merdeka benar-benar berbalik dan menahan para kultivator tahap panjang umur itu di markas Helai Hitam, maka kerugian mereka akan besar.
=
Zhang Feng sedang duduk di ruang kerjanya sendiri, mengurus urusan Aliansi Merdeka. Sekarang dia jauh lebih sibuk daripada sebelumnya. Dulu dia hanya perlu mengurus masalah Geng Macan Hitam, tapi sekarang ada urusan seluruh Aliansi Merdeka yang harus dia tangani. Dia sangat sibuk setiap harinya.
Sekarang Zhang Feng juga mengerti mengapa dulu Tie Zhan Tian kemajuan xiulian (kultivasi)-nya begitu lambat, karena sekarang dia sendiri hampir tidak punya waktu untuk xiulian (kultivasi). Setiap hari ada urusan yang tak habis-habisnya untuk ditangani, masih di mana ada waktu luang untuk xiulian (kultivasi).
Namun untungnya, Zhao Hai memberinya beberapa yao ji (ramuan obat). Yao ji (ramuan obat) ini bisa dia minum seperti air biasa, penyerapannya sangat cepat, membuat xiulian (kultivasinya)-nya tidak terhenti.
Meskipun sekarang dia sangat sibuk, Zhang Feng tetaplah sangat senang. Sekarang dia sangat paham dengan kekuatan Aliansi Merdeka. Bahkan jika Zhao Hai tidak dihitung, Aliansi Merdeka sudah bisa disejajarkan dengan salah satu dari Sembilan Sekte Besar. Dan karena ada hubungan dengan Zhao Hai, sekte-sekte kecil di dalam Aliansi Merdeka tidak ada yang berani tidak hormat kepada Geng Macan Hitam. Ditambah lagi dia bertindak adil, sekte-sekte kecil itu semua tunduk kepadanya. Sekarang internal Aliansi Merdeka sudah stabil. Sekte-sekte kecil itu juga menemukan, bahwa membentuk aliansi ini, dibandingkan dengan sebelumnya, memang jauh lebih baik.
Bisa dikatakan karena keberadaan Zhao Hai, ditambah dengan gaya kepemimpinannya, posisi Geng Macan Hitam sebagai mengzhu (ketua aliansi) Aliansi Merdeka ini bisa dibilang sudah kokoh.
Zhang Feng sekarang sedang melihat sebuah yu jian (slip giok). Yu jian (slip giok) itu diberikan Zhao Hai kepadanya, melaporkan situasi Korps Utama. Sekarang jumlah total personel Korps Utama ada lima juta orang, masih ditempatkan di Lembah Seratus Bunga. Lembah Seratus Bunga sekarang sudah diserahkan kepada Hu Huaqian dan Han Buli untuk dikelola. Kerja mereka berdua juga lumayan, tidak terjadi konflik apa pun. Ditambah lagi di sana ada Zhao Hai yang memimpin, jadi tidak perlu dia khawatirkan.
Tujuan Zhao Hai menulis yu jian (slip giok) ini untuk Zhang Feng adalah memberitahu Zhang Feng, bahwa dalam waktu dekat Korps Utama tidak akan melakukan tindakan apa pun. Dia sedang menunggu reaksi dari Sembilan Sekte Besar.
Zhang Feng juga mengerti maksud Zhao Hai, dia juga setuju dengan tindakan Zhao Hai. Bertahun-tahun lamanya, Sembilan Sekte Besar terus menekan mereka. Sekarang Zhao Hai ingin membuat Sembilan Sekte Besar mengakui keberadaan mereka, menempatkan mereka pada posisi yang setara. Tentang hal ini Zhang Feng tidak menentang, dia juga ingin Zhao Hai melakukan hal ini.
Saat Zhang Feng sedang membaca isi yu jian (slip giok) itu, merenungkan bagaimana cara membalas Zhao Hai, tiba-tiba dari luar terdengar suara, “Lapor, bangzhu (kepala geng), Sembilan Sekte Besar mengirim utusan datang meminta pertemuan.”
Zhang Feng tertegun, lalu kedua matanya berbinar. Dia berkata dengan suara berat, “Akhirnya datang. Persilakan mereka ke ruang rajam, tunggu sebentar. Sekaligus perintahkan untuk memberitahu Chang Lao (Tetua) Hu, Chang Lao (Tetua) Han, pergi ke ruang rapat.” Suara dari luar itu menjawab setuju, lalu berbalik dan pergi.
Zhang Feng baru kemudian berdiri, tersenyum tipis seraya berkata, “Sembilan Sekte Besar, kalian akhirnya tetap mengirim orang ke sini.” Selesai berkata, Zhang Feng memutar tangannya, mengeluarkan sebuah yu jian (pedang giok), memasukkan isi pesan ke dalamnya, lalu melepaskannya terbang. Yu jian (pedang giok) ini untuk Zhao Hai, dia ingin Zhao Hai kembali dan melihat seperti apa rupa utusan Sembilan Sekte Besar itu.
Setelah Zhang Feng melepaskan yu jian (pedang giok), barulah dia berdiri dan berjalan menuju ruang rapat. Tak lama kemudian Zhang Feng sampai di luar ruang rapat, dan mendapati Hu Liangchen dan Han Ren sudah tiba. Dua orang itu sedang berdiri di depan pintu ruang rapat menunggunya.
Zhang Feng mengangguk pada mereka berdua, lalu bertiga masuk ke ruang rapat. Ini hanya ruang rapat kecil, di dalamnya paling bisa menampung sekitar dua puluhan orang rapat. Itu adalah ruang rapat yang dipakai internal Geng Macan Hitam. Sekarang di dalam ruang rapat sedang duduk sembilan orang. Sembilan orang ini duduk dengan gaya angkuh dan sombong, masing-masing dengan ekspresi penuh keangkuhan di wajah. Melihat Zhang Feng bertiga masuk, sembilan orang itu pun tidak bangkit memberi hormat, tetap duduk di sana, dengan ekspresi penuh cemoohan.
Begitu melihat sikap sembilan orang ini, hati Zhang Feng mencelos. Dia mendapati ekspresi sembilan orang ini agak aneh, sepertinya bukan datang ke Geng Macan Hitam untuk meminta bantuan.
Hu Liangchen dan Han Ren begitu melihat sikap mereka, juga berubah ekspresi. Mereka berdua adalah tokoh yang sudah sangat berpengalaman, tentu mendapati keganjilan pada sikap sembilan orang ini.
Zhang Feng menarik napas dalam, memutuskan lebih baik dengar dulu apa kata mereka, baru kemudian membuat keputusan. Dia menangkupkan tangan memberi hormat pada mereka, “Saya Zhang Feng dari Geng Macan Hitam, boleh tahu kalian ini?”
Di antara mereka, orang yang menyandang pedang di punggung itu berkata dengan suara berat, “Saya Liu Wushuang dari Tianjian zong (Sekte Pedang Langit), bertemu dengan Bangzhu (kepala geng) Zhang. Bangzhu (kepala geng) Zhang, hari ini kami diperintahkan oleh zongzhu (kepala sekte) dari Sembilan Sekte Besar, datang untuk menyampaikan perintah.”
“Menyampaikan perintah?” Zhang Feng memperhatikan dua kata dalam ucapan Liu Wushuang ini. Dia berkata dengan suara berat, “Perintah apa?”
Liu Wushuang menatap dingin Zhang Feng seraya berkata, “Zongzhu (kepala sekte) dari Sembilan Sekte Besar bersama-sama memerintahkan Aliansi Merdeka, memerintahkan Aliansi Merdeka mengerahkan pasukan besar tiga hari dari sekarang, menuju ke Aliansi Sepuluh Ribu Iblis, bergabung dengan Aliansi Sepuluh Ribu Iblis, berada di bawah pimpinan Aliansi Sepuluh Ribu Iblis, menyerang pasukan Tianmo (Iblis), tidak boleh ada kesalahan.”
Selesai berkata Liu Wushuang menatap tajam ke arah Zhang Feng, “Yang berani melanggar perintah, akan dihukum berat tanpa ampun!”
Zhang Feng menatap lekat-lekat Liu Wushuang, sementara Hu Liangchen dan Han Ren memasang ekspresi marah. Kekuatan Aliansi Merdeka mereka sekarang, dibandingkan dengan Sembilan Sekte Besar hanya lebih kuat tidak lebih lemah. Sembilan Sekte Besar masih berani memberi perintah pada mereka, bahkan berani mengucapkan kata-kata seperti ‘akan dihukum berat tanpa ampun’, ini benar-benar penghinaan terhadap mereka.
“Hahahaha!” Zhang Feng tiba-tiba tertawa terbahak-bahak. Dia memandangi Liu Wushuang dan kawan-kawan, tertawa sampai terengah-engah, seolah mendengar lelucon paling lucu di dunia ini.
Melihat sikap Zhang Feng, Liu Wushuang dan yang lain memasang wajah muram. Begitu melihat sikap Zhang Feng mereka tahu, urusan hari ini tidak bisa diselesaikan dengan baik. Mereka semua tanpa sadar bersiap siaga.
Butuh waktu lama bagi Zhang Feng untuk menghentikan tawanya. Wajahnya kini berubah menjadi sangat dingin. Lalu dia berkata dengan suara berat, “Aliansi Merdekaku tidak berada di bawah pengelolaan Sembilan Sekte Besar. Atas dasar apa mereka memberi perintah kepada kami, bahkan berani mengucapkan akan menghukum berat tanpa ampun? Sungguh sombong dan bodoh sekali. Kalian semua, cepat enyah kembali, katakan pada mereka, jika ingin Aliansi Merdekaku turun tangan, baiklah kirim orang dengan sopan untuk memohon. Jika berani memberi perintah lagi, Aliansi Merdekaku akan memusnahkan Sembilan Sekte Besar kalian lebih dulu. Enyah!”
Mendengar Zhang Feng berkata begitu, Liu Wushuang dan yang lain berubah ekspresi. Liu Wushuang memandang Zhang Feng seraya berkata, “Menghina Sembilan Sekte Besar, tidak mematuhi perintah, hari ini akan kuberi kau pelajaran.” Selesai berkata Liu Wushuang menggerakkan tangannya, liu ye jian (pedang daun willow) di punggungnya terhunus, langsung menusuk ke arah Zhang Feng. Sedangkan beberapa orang lain yang datang bersamanya serentak mengunci qi (energi) mereka pada Hu Liangchen dan Han Ren, membuat keduanya tidak bisa membantu.
Ekspresi Zhang Feng berubah. Dia tidak menyangka Liu Wushuang ini begitu lancang, berani bertindak terhadapnya di dalam Geng Macan Hitam. Sedangkan kekuatannya, dibanding Liu Wushuang ini, masih kalah sedikit. Saat Zhang Feng hendak menggerakkan kekuatan untuk melawan, tiba-tiba di depannya muncul sebuah celah ruang, lalu sebuah kepalan tangan menjulur dari celah ruang itu, satu pukulan mengenai pedang Liu Wushuang. Terdengar suara ‘bum’, pedang Liu Wushuang terpental jauh, dan wajah Liu Wushuang juga pucat pasi.
Lalu sesosok bayangan perlahan terbang keluar dari celah ruang itu. Dia melirik dingin ke arah Liu Wushuang dan kawan-kawan, lalu berkata dengan suara berat, “Berani tidak hormat pada bangzhu (kepala geng), hari ini akan kuhancurkan kalian. Aku ingin lihat, apa yang bisa dilakukan Sembilan Sekte Besar terhadap Aliansi Merdekaku.” Selesai berkata orang itu menggerakkan tubuhnya, langsung menerkam ke arah Liu Wushuang dan kawan-kawan.
Begitu Zhang Feng melihat orang ini, ekspresinya berubah gembira, “Xiao Hai.”
Mendengar Zhang Feng berkata begitu, Liu Wushuang dan yang lain tahu siapa yang datang. Zhao Hai, nama yang sebelumnya tidak pernah terdengar di dunia persilatan, kini sudah menjadi orang nomor satu di dunia persilatan.
Saat Zhao Hai menerkam ke depan, sosoknya berubah menjadi sembilan, serentak menyerang sembilan orang itu. Ekspresi Liu Wushuang dan yang lain berubah, serentak melancarkan serangan ke arah Zhao Hai. Namun sosok Zhao Hai tiba-tiba lenyap, sesaat kemudian muncul tiba-tiba di belakang mereka, satu pukulan mengenai punggung mereka.
Mereka tidak pernah menyangka Zhao Hai bisa melakukan taktik seperti ini, ini di luar dugaan mereka. Pukulan Zhao Hai mengenai punggung mereka, lalu mereka merasakan aliran qi (energi) yang sangat kuat tembus masuk ke punggung. Dalam sekejap, qi (energi) di tubuh mereka berhamburan oleh aliran qi (energi) ini, bersamaan dengan itu seluruh jing mai (meridian) di tubuh mereka juga hancur. Mereka berdua menyemburkan seteguk darah, mereka tahu diri mereka sudah habis. Seluruh jing mai (meridian) hancur, mulai sekarang mereka adalah orang yang tidak berguna. Kecuali menghabiskan banyak tian cai di bao (harta langka) untuk membentuk kembali jing mai (meridian) mereka, tapi meski begitu, kekuatan mereka tidak akan bisa kembali ke level sekarang. Dan mulai saat ini sulit bagi xiulian (kultivasi) mereka untuk maju lagi.
Mereka semua pucat pasi, lesu tak bersemangat. Saat ini Zhao Hai sudah kembali ke sisi Zhang Feng. Mereka semua memandang Zhao Hai dengan tatapan penuh kebencian, namun juga ketakutan.
Zhang Feng menatap sembilan orang itu, tahu bagaimana kondisi mereka sekarang. Dia juga tidak mempermasalahkan, hanya mendengus dingin, “Cepat enyah dari sini. Sampaikan perkataanku sepatah pun tak boleh kurang pada orang-orang Sembilan Sekte Besar. Enyah.”
Sembilan orang itu menatap tajam ke arah Zhang Feng dan kawan-kawan, lalu terhuyung-huyung keluar. Tak lama kemudian mereka pergi menggunakan zhen song fa zhen (array transportasi) Geng Macan Hitam.
Setelah mereka pergi, Zhang Feng baru menoleh ke Zhao Hai seraya berkata, “Untunglah Xiao Hai kamu muncul tepat waktu. Kalau tidak, hari ini mungkin aku akan dirugikan. Sungguh tidak kusangka, Sembilan Sekte Besar ternyata begitu berani.”
Zhao Hai mendengus dingin, “Sembilan Sekte Besar itu bodoh. Mereka ingin menggunakan cara ini untuk menekan kita, membuat Aliansi Merdeka kita tidak berani melawan mereka selamanya, selamanya berada di bawah mereka. Orang-orang bodoh ini sungguh berani bermimpi. Aku belum meratakan mereka, mereka sudah harus bersyukur. Sekarang masih berani menimbulkan banyak masalah, sungguh mencari mati.”
Zhang Feng mendengus dingin, “Sembilan Sekte Besar sudah terbiasa angkuh, menjadi gila karena kesombongan. Mereka sungguh mengira seluruh dunia harus tunduk pada mereka. Sudahlah, tidak usah dibahas. Ayo Xiao Hai, ke ruang kerja untuk berdiskusi lebih lanjut.” Selesai berkata mereka berempat keluar dari ruang rapat, menuju ruang kerja Zhang Feng.
Tak lama kemudian mereka berempat sampai di ruang kerja Zhang Feng. Setelah duduk, Zhang Feng berkata dengan suara berat, “Kali ini Xiao Hai sudah melukai Liu Wushuang dan kawan-kawan. Entah bagaimana reaksi Sembilan Sekte Besar nantinya. Jika Sembilan Sekte Besar sungguh nekat melawan kita, itu akan agak merepotkan.”
Hu Liangchen berkata dengan suara berat, “Menurutku, Sembilan Sekte Besar belum tentu akan mencari masalah dengan kita. Bagaimanapun, pengaruh kita terhadap mereka tidak besar. Kemungkinan besar mereka akan menangani Tianmo jie (Alam Iblis) lebih dulu, baru kemudian melawan kita. Bagaimanapun, jika mereka tidak menangani Tianmo jie (Alam Iblis), mereka akan kehilangan kualifikasi memasuki Yue Long jie (Alam Naga Melompat). Bagi mereka, kualifikasi memasuki Yue Long jie (Alam Naga Melompat) adalah yang terpenting.”
Han Ren mengangguk, “Aku setuju dengan perkataan Lao Hu. Tapi kita tetap harus bersiap. Bangzhu (kepala geng), menurutku begini saja. Kita beri tahu semua sekte kecil tentang masalah Sembilan Sekte Besar mengirim utusan memberi perintah ini, biar mereka juga tahu apa yang terjadi. Sekte-sekte kecil itu sudah susah payah melepaskan diri dari kendali Sembilan Sekte Besar, pasti tidak ingin kembali ke keadaan semula. Dalam masalah ini, mereka pasti akan mendukung kita. Jika ada yang bangkit menentang, kita juga bisa tahu, siapa saja yang tidak sejalan dengan kita. Saat itu kita bisa bertindak membersihkan mereka yang tidak sejalan dengan kita, lalu bersiap penuh menghadapi Sembilan Sekte Besar.”
Zhang Feng mengangguk. Lalu dia menoleh memandang Zhao Hai seraya berkata, “Xiao Hai, katakan padaku dengan jujur. Bu si sheng wu (makhluk tak hidup) milikmu itu bisa dikeluarkan sampai berapa lama? Kenapa dulu kamu jarang menggunakan Bu si sheng wu (makhluk tak hidup) itu untuk bertarung? Apakah ada batasan tertentu?”
Zhao Hai menggeleng, “Tidak ada batasan. Bu si sheng wu (makhluk tak hidup) itu, aku bisa mengeluarkannya kapan saja selama yang aku mau. Tapi kekuatan Bu si sheng wu (makhluk tak hidup) itu tidak terlalu kuat. Sebagian besar Bu si sheng wu (makhluk tak hidup) tidak mencapai kekuatan fase Fa Xiang qi (Fase Manifestasi Hukum), paling-paling hanya kekuatan fase Lian Shen qi (Fase Memurnikan Jiwa). Jadi aku jarang mengeluarkan mereka untuk bertarung, karena aku tidak ingin Bu si sheng wu (makhluk tak hidup) ini mengalami kerugian apa pun.”
Begitu Zhao Hai berkata begini, Zhang Feng dan yang lain memandangnya dengan agak tidak mengerti. Dalam bayangan mereka, bukankah Bu si sheng wu (makhluk tak hidup) itu memang untuk bertarung? Rugi pun apa salahnya. Zhao Hai melihat mereka, tersenyum pahit, “Aku tidak ingin menggunakan Bu si sheng wu (makhluk tak hidup) untuk bertarung, karena Bu si sheng wu (makhluk tak hidup) ini sangat penting bagiku. Meskipun Bu si sheng wu (makhluk tak hidup) ini tidak kuat dalam bertarung, tapi mereka bisa memberiku sheng li (kekuatan suci)!”
Sss! Begitu Zhao Hai berkata begini, Zhang Feng dan yang lain tanpa sadar menarik napas dingin. Zhang Feng memandang Zhao Hai seraya berkata, “Xiao Hai, maksudmu, semua Bu si sheng wu (makhluk tak hidup) milikmu bisa memberimu sheng li (kekuatan suci)? Itu bukankah berarti, kamu memiliki lebih dari satu miliar sheng tu (umat suci) yang bisa memberimu sheng li (kekuatan suci)?”
Zhao Hai mengangguk, “Benar. Faktanya jumlahnya bahkan lebih dari itu. Kecepatan xiulian (kultivasi)-ku begitu pesat, ini berkat Bu si sheng wu (makhluk tak hidup) ini. Tanpa mereka memberiku sheng li (kekuatan suci), mustahil aku bisa xiulian (kultivasi) secepat ini. Tapi sayangnya, karena Bu si sheng wu (makhluk tak hidup) ini aku taklukkan, sheng li (kekuatan suci) pada diri mereka tidak bisa diberikan kepada orang lain. Aku sudah mencoba banyak cara, tidak ada yang bisa mengumpulkan sheng li (kekuatan suci) yang mereka berikan. Jadi sampai sekarang, istri-istriku pun tidak bisa menggunakan sheng li (kekuatan suci) yang diberikan Bu si sheng wu (makhluk tak hidup).”
Begitu Zhang Feng mendengar Zhao Hai berkata begini, terkejut, “Istri-istrimu? Kamu punya istri?”
Zhao Hai tersenyum tipis, “Tentu saja punya, dan lebih dari satu. Dulu mereka tinggal di Baihua jie (Alam Seratus Bunga) sana. Kemudian diam-diam aku bawa ke sini, tempatkan di Bu Jian Gu (Lembah Tak Terlihat). Sekarang mereka masih di sana. Hanya saja kekuatan tempur mereka tidak terlalu kuat, jadi aku tidak pernah membiarkan mereka muncul. Aku khawatir orang lain tahu keberadaan mereka, lalu menggunakannya untuk mengancamku.”
Zhang Feng mengangguk, lalu tersenyum pahit, “Kamu ini, kamu ini terlalu berhati-hati. Di Geng Macan Hitamku, siapa yang bisa berani macam-macam dengan adik ipar? Lagipula, dengan kekuatanmu, masih perlu takut orang lain tahu keberadaan adik ipar?”
Zhao Hai tersenyum masam, “Da shixiong (saudara senior), kamu terlalu meninggikanku. Perlu diingat, Bu si sheng wu (makhluk tak hidup) tahap Changsheng qi (Kehidupan Abadi) itu, baru saja aku dapatkan baru-baru ini. Sebelumnya kekuatanku juga tidak terlalu kuat. Kalau bertemu musuh kuat, kabur sendiri masih bisa. Tapi kalau membawa keluarga, mungkin aku tidak akan bisa lari.”
Mendengar Zhao Hai berkata begitu, Zhang Feng dan yang lain terkekeh pelan. Tapi tidak melanjutkan topik ini. Setiap xiuzhe (kultivator) punya rahasianya sendiri. Zhao Hai hari ini bisa mengatakan sebanyak ini pada mereka, sudah sangat baik.
=
Jian Wuya dan yang lainnya duduk di ruang rapat menunggu kabar. Jian Wuya pernah berkata kepada Liu Wushuang, jika Heihu Bang (Geng Harimau Hitam) berani tidak menyetujui, maka beri mereka sedikit pelajaran. Dia yakin Heihu Bang (Geng Harimau Hitam) tidak akan berani berbuat apa-apa terhadap Liu Wushuang dan kawan-kawan, bagaimanapun juga Liu Wushuang mereka mewakili Sembilan Sekte Besar. Selama Heihu Bang (Geng Harimau Hitam) tidak benar-benar merusak hubungan dengan mereka, mereka tidak akan berani menyentuh Liu Wushuang dan yang lainnya.
Jadi mereka percaya Liu Wushuang dan yang lainnya akan segera mengirim kabar kembali. Bagi para xiu shi (kultivator), waktu benar-benar bukan masalah besar. Selain para xiu shi (kultivator) yang umurnya hampir habis, xiu shi (kultivator) lainnya tidak terlalu memperdulikan waktu. Maka beberapa orang itu duduk di ruang rapat dengan mata terpejam, seolah sudah masuk meditasi.
Sedang pada saat itu, dari luar pintu ruang rapat terdengar suara langkah kaki. Langkah kaki itu sangat tergesa-gesa. Orang itu sampai di luar ruang rapat dan berseru keras, “Lapor, Zongzhu (Pimpinan Sekte), Liu Zhanglao (Tetua Liu) dan yang lainnya telah kembali.”
Jian Wuya mendengar suara itu, lalu perlahan membuka matanya dan berkata, “Sudah kembali? Suruh mereka kemari. Di mana mereka?”
Orang di luar pintu itu melanjutkan, “Liu Zhanglao (Tetua Liu) dan yang lainnya, jing mai (meridian) seluruh tubuh mereka dihancurkan oleh seseorang. Mereka sedang mendapat perawatan, perlu menunggu sebentar sebelum bisa menghadap Zongzhu (Pimpinan Sekte) untuk melapor.”
Mendengar ini, Jian Wuya terkejut, lalu raut wajahnya berubah. Dia segera bertanya, “Kesembilan orang itu jing mai (meridian)-nya hancur?” Orang di luar pintu menjawab, “Ya.”
Jian Wuya dan beberapa yang lain serentak berdiri, berjalan cepat ke luar. Sesampai di depan pintu ruang rapat, mereka melihat seorang xiu shi (kultivator) berdiri di luar pintu. Orang ini hanyalah xiu shi (kultivator) biasa dari Tian Jian Zong (Sekte Pedang Surgawi). Begitu melihat Jian Wuya dan yang lain menatapnya, dia merasa sedikit tidak nyaman dan menundukkan kepala.
Jian Wuya tidak mempedulikannya, berkata dengan suara berat, “Antar kami melihat Wushuang dan yang lain.” Xiu shi (kultivator) itu mengiyakan, segera berjalan di depan memandu, menuju ke dalam Tian Jian Zong (Sekte Pedang Surgawi).
Tidak lama kemudian mereka sampai di depan sebuah dongfu (rumah gua). Xiu shi (kultivator) itu memandu mereka masuk ke dalam dongfu (rumah gua). Dongfu (rumah gua) ini sangat besar, di dalamnya terpajang banyak lemari obat. Beberapa xiu shi (kultivator) sedang sibuk dengan bahan obat. Begitu melihat Jian Wuya masuk, para xiu shi (kultivator) itu segera membungkuk dan berkata, “Salam jumpa Zongzhu (Pimpinan Sekte).” Jian Wuya melambaikan tangan, lalu berjalan ke dalam.
Di dalam dongfu (rumah gua) ini, ada tempat khusus untuk merawat orang. Di sekte besar seperti Tian Jian Zong (Sekte Pedang Surgawi), pasti ada beberapa xiu shi (kultivator) yang terluka saat menjalankan tugas atau bertarung dengan orang lain. Beberapa luka tidak bisa disembuhkan dengan danyao (pil obat) biasa, jadi harus dirawat di sini. Untuk dirawat di sini, diperlukan poin kontribusi sekte, sehingga biasanya hanya murid dalam atau murid inti yang datang ke sini.
Sekarang di dalam dongfu (rumah gua) ini, sedang terbaring beberapa orang. Wajah mereka pucat pasi, tanpa darah. Pakaian mereka telah dilepas, seluruh tubuh mereka dilapisi lapisan tebal salep obat. Salep itu mengeluarkan aroma harum, jelas barang bagus.
Mereka semua memejamkan mata, dengan raut muram. Mereka tahu bahwa mereka sudah habis, hidup mereka hancur. Bagi seorang xiu shi (kultivator), tidak ada yang lebih kejam dari ini.
Begitu melihat situasi ini, Jian Wuya berubah raut. Dia berjalan cepat ke sisi Liu Wushuang, mengulurkan tangan dan menyalurkan ling qi (energi spiritual)-nya ke dalam tubuh Liu Wushuang. Begitu ling qi (energi spiritual) masuk, Jian Wuya tahu bahwa Liu Wushuang benar-benar hancur. Jing mai (meridian) di dalam tubuh Liu Wushuang telah hancur total, dan di atas jing mai (meridian) yang hancur itu masih melekat suatu qi jin (kekuatan energi), yang membuat jing mai (meridian)-nya tidak bisa sembuh. Orang yang melakukan ini benar-benar kejam.
Saat itu Liu Wushuang juga merasakan ada yang menyalurkan zhen qi (energi sejati) ke dalam tubuhnya. Dia perlahan membuka mata, melihat ternyata Jian Wuya. Dia berusaha bangkit, tapi Jian Wuya segera menahannya, “Sudah, Wushuang, kau berbaring saja. Ceritakan padaku, apa sebenarnya yang terjadi padamu di Heihu Bang (Geng Harimau Hitam)?”
Mendengar Jian Wuya berkata begitu, raut Liu Wushuang berubah, lalu dengan suara getir dia berkata, “Zongzhu (Pimpinan Sekte), kau harus membalaskan dendamku.” Setelah itu Liu Wushuang menceritakan secara rinci apa yang terjadi setelah dia sampai di Heihu Bang (Geng Harimau Hitam). Liu Wushuang tahu, dia tidak perlu menambah-nambahi. Cukup dengan apa yang dilakukan dan dikatakan Heihu Bang (Geng Harimau Hitam), sudah bisa membuat Jian Wuya dan yang lain terpaksa bertindak. Dia terlalu mengenal Jian Wuya. Jian Wuya bukan tipe orang yang terima rugi tanpa membalas. Jika orang lain berani berbuat begitu padanya, dia pasti akan membalas sepuluh kali lipat, seratus kali lipat.
Jian Wuya mendengarkan dengan diam, namun raut wajahnya berubah dari putih menjadi merah, dari merah menjadi hijau, dari hijau menjadi hitam, bagaikan bola lampu warna-warni. Para Zongzhu (Pimpinan Sekte) dari sekte-sekte besar lainnya juga tidak terlihat lebih baik.
Setelah Liu Wushuang selesai bicara, Jian Wuya berkata dengan berat, “Kau istirahatlah dengan baik, dendam ini akan kubalaskan.” Setelah itu Jian Wuya berbalik dan berjalan keluar. Sampai di luar, dia berkata kepada para xiu shi (kultivator) yang sibuk dengan bahan obat, “Rawat mereka sekuat tenaga. Jika kekurangan sesuatu, utus orang menemuiku.” Para xiu shi (kultivator) itu mengiyakan, baru kemudian Jian Wuya berbalik dan pergi.
Segera mereka kembali ke ruang rapat. Begitu masuk ruang rapat, Jiao Hualong langsung memukul hancur sebuah kursi di ruang rapat dengan telapak tangannya, berteriak marah, “Terlalu keterlaluan! Heihu Bang (Geng Harimau Hitam), kau terlalu keterlaluan!”
Raut wajah para pemimpin sekte besar lainnya juga sama buruknya. Jian Wuya melirik Jiao Hualong dan berkata, “Sudahlah, Lao Jiao, duduklah. Kita masih perlu membahas bagaimana menghadapi Ziyou Lianmeng (Aliansi Bebas).”
Jiao Hualong mendengus, lalu duduk. Jian Wuya menatap yang lain dan berkata dengan berat, “Saudara-saudara, kalian juga sudah mendengar apa yang dikatakan orang Ziyou Lianmeng (Aliansi Bebas). Menurut kalian, bagaimana menangani masalah ini?”
Numu Fangzhang sekarang kedua matanya membelalak marah, jelas sudah sangat marah. Dia berkata dengan berat, “Amitabha, Ziyou Lianmeng (Aliansi Bebas) benar-benar keterlaluan. Jika mereka masih dibiarkan ada di dunia ini, maka xiuzhen jie (dunia kultivasi) kita tidak akan pernah damai. Pasti harus dihukum berat.”
Meng Wudi mendengus dingin, “Berani melukai orang Wan Shou Zong (Sekte Sepuluh Ribu Binatang)-ku, pasti akan kucabik-cabiknya menjadi berkeping-keping.”
Jian Wuya juga duduk dengan wajah menghitam, tidak bersuara. Saat itu suara merdu Gui Lingzi terdengar, “Saudara-saudara, sekarang bukan waktunya untuk berseteru habis-habisan dengan Ziyou Lianmeng (Aliansi Bebas). Jika benar-benar bertengkar hebat dengan Ziyou Lianmeng (Aliansi Bebas), itu akan menguntungkan Tianmo Jie (Dunia Iblis). Saat ini serangan Tianmo Jie (Dunia Iblis) sudah kita tahan, mereka sudah mengambil sikap bertahan, tapi masih bersikeras tidak pergi dari xiuzhen jie (dunia kultivasi). Tujuan mereka sangat jelas, yaitu menunggu sampai penilaian sepuluh ribu tahun, untuk menggantikan posisi kita. Kita pikirkan baik-baik masalah ini. Selesaikan dulu masalah ini, setelah itu membereskan Ziyou Lianmeng (Aliansi Bebas) juga tidak terlambat, bukan?”
Jian Wuya dan yang lain mendengus dingin. Jelas, meskipun perkataan Gui Lingzi masuk akal, namun tetap membuat hati mereka sangat tidak nyaman.
Beberapa saat kemudian Jian Wuya berkata, “Sekarang tugas utama kita tetaplah menghadapi Tianmo Jie (Dunia Iblis). Kita harus secepat mungkin mengusir Tianmo zu (Suku Iblis) kembali ke Tianmo Jie (Dunia Iblis). Kalau tidak, masalah kita akan besar. Gui Lingzi Zongzhu (Pimpinan Sekte) benar, Ziyou Lianmeng (Aliansi Bebas) bisa kita bereskan perlahan nanti. Jika kita benar-benar kehilangan kualifikasi masuk ke Yuelong Jie (Dunia Naga Melompat), maka semuanya akan sia-sia.”
Para Zongzhu (Pimpinan Sekte) lainnya meski masih kesal, tapi terpaksa mengakui kebenaran kata-kata Jian Wuya. Jian Wuya menatap mereka dan berkata dengan berat, “Untuk menghadapi Tianmo zu (Suku Iblis), mengandalkan kekuatan kita sendiri memang agak berat. Sepertinya lebih baik kita tenangkan dulu Ziyou Lianmeng (Aliansi Bebas), biarkan mereka membantu kita. Sekalian biarkan mereka kehilangan beberapa personel saat melawan Tianmo zu (Suku Iblis), nanti kita membereskan mereka juga akan lebih mudah.”
Para Zongzhu (Pimpinan Sekte) dari sekte-sekte besar lainnya mengangguk setuju. Mereka juga merasa cara ini lebih baik. Tenangkan dulu Ziyou Lianmeng (Aliansi Bebas), setelah Tianmo Jie (Dunia Iblis) dibereskan, perlahan-lahan bereskan Ziyou Lianmeng (Aliansi Bebas) juga tidak terlambat. Mungkin mereka sendiri tidak menyadari, bahwa sekarang mereka perlahan-lahan sudah menganggap Ziyou Lianmeng (Aliansi Bebas) sebagai entitas yang setara dengan mereka.
Numu Fangzhang menghela napas panjang, “Kalau begitu terpaksa harus mengirim orang lagi ke Ziyou Lianmeng (Aliansi Bebas). Tidak ada salahnya memberikan sedikit keuntungan, untuk menenangkan mereka dulu. Semua urusan nanti setelah Tianmo zu (Suku Iblis) dibereskan.”
Jian Wuya mengangguk, berkata dengan berat, “Orang yang dikirim kali ini haruslah yang matang dan berpengalaman. Jangan sampai orang-orang Ziyou Lianmeng (Aliansi Bebas) itu memanfaatkan kesempatan untuk menyerang. Asalkan mereka bersedia mengirim pasukan melawan Tianmo zu (Suku Iblis), semuanya bisa dibicarakan.”
Yang lain juga mengangguk. Mereka berunding sebentar, kali ini mereka memutuskan mengirim seorang Tuo Lao dari Wan Jian Zong (Sekte Sepuluh Ribu Pedang) untuk maju, pergi ke Ziyou Lianmeng (Aliansi Bebas) dan berunding baik-baik dengan Heihu Bang (Geng Harimau Hitam), meminta Heihu Bang (Geng Harimau Hitam) mengirim pasukan melawan Tianmo zu (Suku Iblis).
Namun mereka lupa, situasi di Ziyou Lianmeng (Aliansi Bebas) berbeda dengan tempat lain. Di tempat lain, jika kau menghancurkan sebagian kekuatan hidup mereka, kekuatan mereka akan menurun. Sedangkan di Ziyou Lianmeng (Aliansi Bebas), selama Zhao Hai tidak apa-apa, semua rencana mereka ini sia-sia.
Dan yang lebih tidak mereka duga, semua rencana mereka dalam pengawasan Zhao Hai. Sebenarnya, markas utama Tian Jian Zong (Sekte Pedang Surgawi) di sini, penjagaannya sangat ketat, Zhao Hai mustahil bisa mengawasi. Tapi kali ini Zhao Hai menaruh sedikit liu yin chen (debu perak cair) pada tubuh Liu Wushuang dan yang lain, sehingga tanpa sepengetahuan mereka, liu yin chen (debu perak cair) itu terbawa ke markas utama Tian Jian Zong (Sekte Pedang Surgawi). Jadi sekarang markas utama Tian Jian Zong (Sekte Pedang Surgawi) juga dalam pengawasan Zhao Hai. Apa yang dibicarakan Jian Wuya dan yang lain, tentu tidak bisa disembunyikan dari Zhao Hai.
Zhao Hai duduk di dalam kong jian (ruang) sambil melihat Jian Wuya dan yang lain di layar, sudut bibirnya tak bisa menahan senyum sinis. Cara-cara Sembilan Sekte Besar ini sudah dalam dugaannya. Sejujurnya, dia agak kecewa pada Sembilan Sekte Besar. Mereka terlalu lama berkuasa di xiuzhen jie (dunia kultivasi), membuat mereka terlalu sombong. Bahkan dalam menghadapi orang, mereka tidak bisa mengganti gaya.
Lao La duduk di sisi Zhao Hai dan berkata, “Hai Ge, kali ini kau memberi tahu Da Shixiong (Kakak Senior) dan yang lain tentang kami, apa kau ingin membawa kami bersamamu?”
Zhao Hai mengangguk, menoleh menatap Lao La dan yang lain, “Kalian selama ini tinggal di kong jian (ruang), memahami dunia luar hanya melalui layar, ini terlalu menyiksa kalian. Jadi aku ingin membawa kalian keluar, membuat kalian muncul di dunia luar secara terang-terangan, biar semua orang mengenal kalian, tahu kalian.”
Lao La menatap Zhao Hai, lalu bersandar lembut padanya, berkata lirih, “Asal bisa di sisimu, di mana pun tak masalah. Sebenarnya kami cukup suka tinggal di kong jian (ruang), karena ini dunia kami, kami bisa melakukan apa saja. Di luar malah tidak sebebas di sini.”
Zhao Hai tersenyum, “Setelah kalian keluar, kalian bisa tinggal di Ming Wang Hao (Kapal Penguasa Neraka). Kalau ingin masuk kong jian (ruang), kembali ke kabin Ming Wang Hao (Kapal Penguasa Neraka). Kalau ingin jalan-jalan, keluar lihat-lihat. Tidak apa-apa.”
Lao La mengangguk, lalu melirik layar, “Hai Ge, mereka? Kau mau bagaimana menghadapi mereka?”
Zhao Hai tersenyum tipis, “Bambu yang terantar, jika tidak dipukul sayang. (artinya: kesempatan yang datang sendiri, sayang kalau tidak dimanfaatkan).”
=
Lei Bu Jing perlahan-lahan bisa melihat sekelilingnya. Dia baru saja muncul di Chuan Song Zhen (Formasi Teleportasi) Black Tiger Gang. Kali ini dia datang atas perintah Jian Wuya. Sejujurnya, dia tidak suka dengan tugas kali ini, tapi dia terpaksa harus datang.
Lei Bu Jing mengamati sekelilingnya dan mendapati bahwa tempat ini adalah sebuah gua, gua yang sangat besar. Di dalam gua itu terukir banyak Chuan Song Zhen (Formasi Teleportasi). Sekarang, dari formasi-formasi itu, tiada hentinya orang keluar masuk, tidak ada yang meliriknya.
Saat dia sedang mengamati sekeliling, tiba-tiba sebuah suara berkata, “Tuan ini kelihatannya asing, tidak tahu ada urusan apa Tuan datang ke Black Tiger Gang kami?”
Lei Bu Jing menoleh ke arah suara, mendapati tidak jauh dari Chuan Song Zhen (Formasi Teleportasi) tempatnya berdiri, ada seorang kultivator yang menatapnya dengan wajah tersenyum. Wajah Lei Bu Jing juga memasang senyuman yang tak pernah berubah, katanya, “Saya Lei Bu Jing dari Tian Jian Zong, diperintahkan Ketua Sekte untuk menghadap Kepala Black Tiger Gang, Zhang Feng, mohon sudi dilaporkan.”
Jian Wuya mengirim Lei Bu Jing ke Black Tiger Gang karena karakteristik Lei Bu Jing ini. Kapan pun, Lei Bu Jing selalu tersenyum. Julukannya adalah Pendekar Angin Semi, karena senyumnya selalu memberi orang perasaan seperti diterpa angin semi. Tapi orang yang mengenalnya tahu, dia bukanlah orang baik sembarangan, orang ini benar-benar macan tersenyum.
Begitu kultivator Black Tiger Gang itu mendengar Lei Bu Jing mengatakan dirinya dari Tian Jian Zong, wajahnya berubah, matanya sedikit menyipit, “Kau bilang kau dari Tian Jian Zong?”
Lei Bu Jing melihat sikap kultivator Black Tiger Gang itu dan langsung tahu bahwa orang itu memiliki perasaan bermusuhan yang kuat padanya. Tapi dia tetap tersenyum, “Benar, saya diperintahkan Ketua Sekte untuk menghadap Kepala Zhang Feng.”
Saat ini Lei Bu Jing tiba-tiba merasakan sekelilingnya menjadi hening. Lei Bu Jing melihat sekeliling, keterkejutan melintas di matanya. Dia bisa melihat, Chuan Song Zhen (Formasi Teleportasi) Black Tiger Gang ini bersifat eksternal, yang keluar masuk di sini bukan hanya kultivator Black Tiger Gang, tapi juga kultivator sekte lain. Saat dia mengatakan dirinya dari Tian Jian Zong, para kultivator itu semua menunjukkan permusuhan padanya. Ini tidak disangka Lei Bu Jing.
Lei Bu Jing tentu tidak mungkin tahu, bahwa setelah Liu Wushuang dan yang lain pergi, Zhang Feng sudah memberitahukan masalah Sembilan Sekte Besar yang memberi perintah pada Aliansi Merdeka dan menyerangnya kepada semua ketua sekte kecil Aliansi Merdeka. Begitu mendengar kabar ini, para ketua sekte kecil itu gempar, mereka tidak menyangka akan begini.
Kekuatan terkuat di Aliansi Merdeka adalah Black Tiger Gang. Sembilan Sekte Besar tidak hanya memberi perintah langsung pada Black Tiger Gang, bahkan berani menyerang Kepala Black Tiger Gang. Betapa sombongnya mereka itu. Jika mereka yang jadi sasaran, bagaimana jadinya? Para ketua sekte kecil itu hampir seketika membayangkan hal itu terjadi pada diri mereka sendiri. Akhirnya mereka mengerti satu hal: jika itu terjadi pada mereka, Sembilan Sekte Besar pasti akan lebih tidak segan-segan lagi.
Begitu berpikir begitu, para ketua sekte kecil ini hampir bersamaan mengirim surat ke Black Tiger Gang. Meskipun sekarang di Aliansi Merdeka Black Tiger Gang mendominasi, dan mereka semua harus tunduk pada Black Tiger Gang, tapi Black Tiger Gang bertindak sangat adil. Meski kadang agak memaksa, tapi dibanding Sembilan Sekte Besar, seribu kali lebih baik. Mereka tidak ingin Aliansi Merdeka tunduk lagi pada Sembilan Sekte Besar. Surat mereka ke Black Tiger Gang semuanya menyatakan dukungan pada Black Tiger Gang.
Dan masalah ini juga dalam waktu singkat menyebar ke seluruh Aliansi Merdeka. Aliansi Merdeka terdiri dari sekte-sekte kecil, dulu mereka sering tertindas sekte besar, sudah punya perasaan bermusuhan pada sekte besar. Ditambah masalah ini, seluruh Aliansi Merdeka mencapai puncak permusuhan pada Sembilan Sekte Besar. Dalam situasi ini, Lei Bu Jing mengatakan dirinya dari Tian Jian Zong, tentu kultivator Aliansi Merdeka tidak akan memberi wajah baik padanya.
Lei Bu Jing tentu tidak tahu semua ini. Dia mendapati para kultivator itu bermusuhan padanya, mengira itu karena masalah Liu Wushuang dan yang lain sebelumnya. Dia juga tidak berpikir panjang, senyum di wajahnya tidak berubah.
Kultivator Black Tiger Gang penjaga Chuan Song Zhen (Formasi Teleportasi) itu melihat sikap Lei Bu Jing, mendengus dingin, “Black Tiger Gang kami tidak ada hubungan dengan Sembilan Sekte Besar. Silakan kembali.”
Lei Bu Jing terkejut, tapi senyum di wajahnya tidak berubah. Dia hanya tersenyum dan berkata, “Tuan, saya datang menghadap Kepala Zhang. Tuan mengusir saya begitu saja, rasanya tidak baik, kan? Lebih baik repot-repot Tuan laporkan saja.”
Kultivator Black Tiger Gang itu mendengar Lei Bu Jing berkata begitu, agak tertegun. Saat dia ragu-ragu, sebuah suara terdengar, “Bawa dia menemui Senior Besar, aku juga kebetulan mau menemui Senior Besar.”
Semua menoleh ke arah suara, mendapati Zhao Hai sedang berdiri di luar alun-alun Chuan Song Zhen (Formasi Teleportasi), tersenyum menatap Lei Bu Jing. Semua kultivator Aliansi Merdeka di sekitarnya begitu melihat Zhao Hai, langsung memberi hormat pada Zhao Hai, “Bertemu Zhao Hai Shi Shu (Paman Guru) / Tuan.”
Zhao Hai melambaikan tangan, “Sibuk dengan urusan kalian saja. Ini Tuan Lei dari Tian Jian Zong, silakan ikut saya.”
Lei Bu Jing sudah lama mengenali Zhao Hai, tapi dia tidak menyangka Zhao Hai memiliki wibawa setinggi ini di mata kultivator sini. Dia segera membungkuk pada Zhao Hai, “Lei Bu Jing bertemu Tuan Zhao Hai.”
Zhao Hai tersenyum tipis, “Tidak perlu sungkan, ayo.” Setelah berkata begitu, dia berbalik masuk ke dalam. Lei Bu Jing segera mengikuti, tapi di matanya melintas secercah kegelapan.
Dulu, ke sekte mana pun Lei Bu Jing pergi, orang-orang di sekte itu pasti hormat padanya. Bahkan ke sekte lain di antara Sembilan Sekte Besar, mereka juga sopan padanya. Apapun yang dilakukan, pasti pakai kata ‘silakan’. Mana pernah seperti Zhao Hai ini, langsung menyuruhnya ikut begitu saja. Menurut Lei Bu Jing, ini adalah penghinaan Zhao Hai padanya.
Lei Bu Jing tidak berpikir, siapa Zhao Hai? Di tangannya ada seribu lebih makhluk abadi Chang Sheng Qi (Periode Panjang Umur). Masak perlu sopan pada kultivator Du Jie Qi (Periode Melewati Kesengsaraan) seperti dia? Lagipula, Lei Bu Jing ini kultivator Tian Jian Zong, Zhao Hai lebih tidak perlu sungkan padanya.
Tak lama kemudian mereka berdua sampai di ruang kerja Zhang Feng. Zhao Hai juga tidak sungkan, menoleh ke Lei Bu Jing, “Tuan Lei, mohon tunggu sebentar, saya masuk melapor dulu.”
Lei Bu Jing dengan senyum abadi di wajahnya, menangkupkan tangan ke Zhao Hai, “Repot Tuan.” Zhao Hai tersenyum tipis, juga menangkupkan tangan balas, lalu berjalan ke pintu ruang kerja Zhang Feng, mendorong pintu terbuka, sambil berkata keras, “Senior Besar, kamu di dalam?”
Lei Bu Jing melihat gerakan Zhao Hai, agak terkejut, lalu matanya menyipit. Kini dia punya pemahaman baru tentang kedudukan Zhao Hai di Black Tiger Gang. Dia tidak menyangka, kedudukan Zhao Hai di Black Tiger Gang begitu tinggi. Ruang kerja Zhang Feng saja dia bisa masuk sesuka hati.
Begitu masuk ruang kerja Zhang Feng, setelah menutup pintu, Zhao Hai berkata pada Zhang Feng, “Senior Besar, orang itu sudah kubawa. Kali ini harus kita peras dia habis-habisan. Lagipula Sembilan Sekte Besar berencana setelah selesai dengan Dunia Iblis Langit baru akan berurusan dengan kita. Saat ini, kondisi apapun yang kita ajukan, sebagian besar akan mereka setujui.”
Zhang Feng mendengus, “Betul, memang harus diperas habis-habisan. Ambil bunga dulu. Jika mereka kelak benar-benar berani berurusan dengan kita, maka kita akan tagih semuanya sekaligus.”
Zhao Hai tersenyum tipis, “Akumulasi Sembilan Sekte Besar selama ini, pasti banyak barang bagus. Asal mereka berani bergerak melawan kita, maka barang bagus mereka jadi milik kita. Saat itu Black Tiger Gang kita bisa memanfaatkan barang-barang itu untuk berkembang pesat, menjadi sekte nomor satu di Dunia Persilatan.”
Mata Zhang Feng bersinar, bergumam, “Sekte nomor satu di Dunia Persilatan, bagus. Jika benar ada hari itu, aku Zhang Feng mati pun rela.”
Zhao Hai tertawa ringan, “Kau tidak akan mati. Sudahlah Senior Besar, temui orang itu.” Zhang Feng mengangguk. Zhao Hai lalu berdiri, berjalan ke pintu membukanya, berkata pada Lei Bu Jing, “Tuan Lei silakan masuk, Kepala ingin bertemu.”
Lei Bu Jing menangkupkan tangan pada Zhao Hai, lalu masuk ke ruang kerja Zhang Feng. Setelah masuk, Lei Bu Jing melihat Zhang Feng duduk di belakang meja. Lei Bu Jing langsung memberi hormat besar, “Lei Bu Jing bertemu Kepala Zhang, semoga Kepala Zhang selalu sehat.”
Zhang Feng tertawa ringan, segera berkata, “Tuan Lei terlalu sopan, silakan duduk.” Lei Bu Jing baru berdiri tegak, menangkupkan tangan ke Zhang Feng, “Terima kasih atas tempat duduknya.”
Setelah Lei Bu Jing duduk, Zhang Feng menatapnya, “Tidak tahu ada urusan apa Tuan Lei datang ke Black Tiger Gang kali ini?”
Lei Bu Jing menangkupkan tangan ke Zhang Feng, “Kali ini saya datang, pertama untuk minta maaf pada Kepala Zhang. Sebelumnya, Tetua Liu dan yang lain salah paham maksud Ketua Sekte, sehingga tidak hormat pada Kepala Zhang. Ketua Sekte sudah menghukum mereka. Semoga Kepala Zhang berbesar hati, tidak mempermasalahkannya.”
Belum sempat Zhang Feng bicara, terdengar Zhao Hai mendengus dingin, “Datang ke Black Tiger Gang kami, dan mau membunuh Kepala Black Tiger Gang kami. Sembilan Sekte Besar sungguh keterlaluan.”
Lei Bu Jing segera berkata, “Tuan mohon tenang, masalah ini memang salah kami. Mohon Tuan sudi memaafkan.” Lei Bu Jing terus merendah, ini yang disebut jangan pukul orang yang tersenyum. Orang biasa memang tak bisa berbuat apa-apa padanya.
Zhang Feng melambaikan tangan, “Sudahlah Xiao Hai, kau tak perlu mempersulit Tuan Lei. Masalah ini anggap selesai. Tuan Lei, Anda pasti tidak datang hanya untuk minta maaf? Katakan urusan sebenarnya.”
Lei Bu Jing segera berkata, “Baik, Kepala Zhang. Kali ini saya diperintahkan ketua-ketua Sembilan Sekte Besar, mewakili mereka, untuk mengajak Aliansi Merdeka mengirim pasukan bersama-sama melawan pasukan Iblis Langit.”
Zhang Feng mengangkat alis, “Oh, mengajak Aliansi Merdeka mengirim pasukan? Lalu apa untungnya buat kami? Sekarang pasukan Dunia Iblis Langit sudah tidak berani lagi menyerang wilayah Aliansi Merdeka. Untuk apa saya harus berperang mati-matian dengan pasukan Iblis Langit?”
Lei Bu Jing segera berkata, “Kata-kata Kepala Zhang kurang tepat. Invasi pasukan Iblis Langit kali ini ke Dunia Persilatan, bukan hanya untuk merebut wilayah Dunia Persilatan. Tujuan akhir mereka adalah evaluasi besar sepuluh ribu tahun sekali di Yue Long Jie. Saya rasa masalah Yue Long Jie tidak mungkin Kepala Zhang tidak tahu. Jika benar saat evaluasi besar sepuluh ribu tahun Yue Long Jie tiba, pasukan Iblis Langit masih berada di wilayah Dunia Persilatan kita, maka orang Yue Long Jie kemungkinan besar akan membatalkan kualifikasi Dunia Persilatan kita masuk ke Yue Long Jie, dan memberikan kualifikasi itu pada Iblis Langit. Itu akan menjadi kerugian seluruh Dunia Persilatan. Mohon Kepala Zhang mempertimbangkan kepentingan umum.”
Zhang Feng menatap Lei Bu Jing, mencibir dingin, “Tentu saya tahu masalah Yue Long Jie. Tapi apa hubungan Yue Long Jie dengan Black Tiger Gang kami, dengan Aliansi Merdeka kami? Black Tiger Gang kami, Aliansi Merdeka kami, selama ini tidak sedikit melahirkan kultivator Chang Sheng Qi (Periode Panjang Umur). Tapi sudah berapa tahun tidak ada orang yang masuk Yue Long Jie? Yue Long Jie, heh, itu hanya milik pribadi Sembilan Sekte Besar. Apa hubungannya dengan kami? Mengapa kami harus mati-matian untuk milik pribadi Sembilan Sekte Besar?”
=
Lei Bujing begitu mendengar Zhang Feng berkata demikian, segera berkata: “Panglima Zhang (Zhang Bang Zhu), saya tahu bahwa Sembilan Sekte Besar (Jiu Da Zong Men) sebelumnya dalam bertindak agak sewenang-wenang, namun Panglima Zhang (Zhang Bang Zhu) juga harus memahami, di dunia persilatan (Xiu Zhen Jie) ini, jika kau tidak sewenang-wenang maka tidak ada yang akan takut padamu, jika tidak sewenang-wenang, Sembilan Sekte Besar (Jiu Da Zong Men) juga tidak akan berkembang hingga saat ini. Jika kekuatanmu sudah cukup, kau secara alami bisa berlaku sewenang-wenang seperti Sembilan Sekte Besar (Jiu Da Zong Men). Sekarang kekuatan Aliansi Merdeka (Zi You Lian Meng) telah mendapat pengakuan dari Sembilan Sekte Besar (Jiu Da Zong Men). Ketua Sekte (Zong Zhu) berkata, mulai sekarang Aliansi Merdeka (Zi You Lian Meng) sama seperti Sembilan Sekte Besar (Jiu Da Zong Men), sama-sama memiliki wewenang untuk mengirim orang masuk ke Yue Long Jie (Dunia Lompat Naga) kapan saja. Saya ingin tahu bagaimana pendapat Panglima Zhang (Zhang Bang Zhu)?”
Zhang Feng menatap Lei Bujing, sejujurnya saat ini dia memang cukup mengagumi Lei Bujing. Kata-kata yang digunakan Lei Bujing untuk membujuknya, tampaknya tidak masuk akal, agak sewenang-wenang, namun di dunia persilatan (Xiu Zhen Jie) memang seperti itu. Jika kau tidak bersikap sewenang-wenang, justru tidak ada yang akan takut padamu. Jika Black Tiger Gang (Hei Hu Bang) tidak bersikap sewenang-wenang, mereka juga tidak akan bisa duduk di posisi seperti sekarang.
Zhang Feng mengangguk: “Apa yang kau katakan tidak salah, namun hanya dengan omong kosong seperti ini ingin menyuruhku mengirim pasukan, itu tidak mungkin. Aliansi Merdeka (Zi You Lian Meng) jika mengirim pasukan pasti yang terbaik (jing rui), setiap kerugian tidaklah kecil. Jika kalian ingin Aliansi Merdeka (Zi You Lian Meng) mengirim pasukan, bisa, tapi harus menukarnya dengan sesuatu.”
Lei Bujing terkejut, tidak mengerti menatap Zhang Feng: “Boleh tahu Panglima Zhang (Zhang Bang Zhu) menginginkan sesuatu?”
Zhang Feng tersenyum tipis, melambaikan tangan, sebuah yu jian (batu giok) jatuh ke tangan Lei Bujing. Lei Bujing menerima yu jian (batu giok), kekuatan spiritual (jing shen li) menjelajah ke dalam yu jian (batu giok), lalu ekspresinya berubah.
Lei Bujing mendapati di dalam yu jian (batu giok) ini semuanya adalah material-material, jumlah material ini sangat besar, bahkan ada beberapa tanaman langka (tian cai di bao). Meskipun Tian Jian Zong (Sekte Pedang Surga) mampu mengeluarkannya, namun jumlahnya agak besar, dia tidak bisa memutuskannya.
Lei Bujing juga termasuk orang yang dalam (xin ji shen chen), wajahnya tetap mempertahankan senyuman, menoleh ke Zhang Feng dan berkata: “Panglima Zhang (Zhang Bang Zhu), barang-barang yang kau minta ini, jumlahnya terlalu besar, saya tidak bisa memutuskannya. Mohon Panglima Zhang (Zhang Bang Zhu) memberi saya sedikit waktu, saya harus mengirim surat bertanya pada Ketua Sekte (Zong Zhu).”
Zhang Feng mengangguk: “Tentu saja bisa, namun Penatua Lei (Lei Zhang Lao), barang-barang ini, saya tidak memintanya dari Tian Jian Zong (Sekte Pedang Surga) kalian saja, tapi memintanya bersama-sama dari Sembilan Sekte Besar (Jiu Da Zong Men), bukan menyuruh Tian Jian Zong (Sekte Pedang Surga) kalian keluarkan sendiri. Saya katakan terus terang padamu, kapan barang-barang ini dikirimkan padaku, saat itulah saya akan mengirim pasukan.”
Lei Bujing berdiri, memberi hormat pada Zhang Feng dengan tangan terkepal: “Kalau begitu, saya pamit undur diri.”
Zhang Feng mengangguk, menoleh ke Zhao Hai: “Xiao Hai, antar Penatua Lei (Lei Zhang Lao) untukku.” Zhao Hai mengiyakan, berdiri, berkata pada Lei Bujing: “Penatua Lei (Lei Zhang Lao), silakan.” Lei Bujing memberi hormat pada Zhao Hai dengan tangan terkepal, lalu memberi hormat lagi pada Zhang Feng, baru berbalik dan berjalan keluar.
Zhao Hai mengantar Lei Bujing sampai ke luar ruang kerja, baru berkata pada Lei Bujing: “Penatua Lei (Lei Zhang Lao), saya sudah memerintahkan orang menyiapkan gua (dong fu) untukmu, silakan ikut saya.”
Namun Lei Bujing menggeleng: “Terima kasih atas niat baik Tuan, tapi masalah ini sangat penting, saya tetap harus melaporkannya langsung kepada Ketua Sekte (Zong Zhu).”
Zhao Hai mengangguk: “Baik, kalau begitu saya juga tidak akan menahan Penatua Lei (Lei Zhang Lao) lebih lama lagi, Penatua Lei (Lei Zhang Lao), sebenarnya kakak senior (da shi xiong) meminta barang-barang ini dari kalian, juga terpaksa. Aliansi Merdeka (Zi You Lian Meng) berbeda dengan Sembilan Sekte Besar (Jiu Da Zong Men). Saat awal Aliansi Merdeka (Zi You Lian Meng) mengundang sekte-sekte kecil bergabung, kesepakatannya adalah boleh datang kapan saja, pergi kapan saja. Sekarang meskipun situasi Aliansi Merdeka (Zi You Lian Meng) sudah stabil, namun Black Tiger Gang (Hei Hu Bang) kami belum sampai pada posisi bisa berkata mutlak. Sekarang di Aliansi Merdeka (Zi You Lian Meng) hanya Korps Satu yang memiliki kekuatan tempur, jumlahnya sekitar lima juta orang, tapi orang-orang di Korps Satu ini, tidak semuanya orang Black Tiger Gang (Hei Hu Bang) kami, ada juga orang dari sekte lain. Setiap kali pertempuran besar, begitu orang-orang dari sekte lain itu mengalami kerugian, satu per satu mereka akan melompat dan bicara ini-itu, padahal itu demi mempertahankan Aliansi Merdeka (Zi You Lian Meng). Kali ini mengirim pasukan, jika tidak memberi mereka sedikit keuntungan, orang-orang itu tidak akan mau melakukannya. Karena itulah kakak senior (da shi xiong) terpaksa membuka mulut, mohon Penatua Lei (Lei Zhang Lao) jangan keberatan.”
Lei Bujing tersenyum: “Tuan terlalu khawatir, mohon Tuan tenang, saya pasti akan menjelaskan situasinya pada sekte.” Saat keduanya berbicara, mereka sudah sampai di alun-alun Formasi Teleportasi (Chuan Song Zhen). Lei Bujing naik ke Formasi Teleportasi (Chuan Song Zhen), cahaya putih menyala, lalu lenyap dari Formasi Teleportasi (Chuan Song Zhen).
Melihat Lei Bujing yang lenyap, wajah Zhao Hai tidak bisa menahan senyum tipis. Kata-kata yang dia ucapkan kemudian, tidak lebih dari memberi Sembilan Sekte Besar (Jiu Da Zong Men) tangga untuk turun, biar mereka dengan patuh mengirimkan barang-barang itu. Sembilan Sekte Besar (Jiu Da Zong Men) itu mati-matian menjaga gengsi, Zhao Hai melakukan ini agar hati mereka mendapat sedikit penghiburan, sekaligus juga menyampaikan informasi palsu pada Sembilan Sekte Besar (Jiu Da Zong Men), membuat mereka mengira Aliansi Merdeka (Zi You Lian Meng) belum sepenuhnya dikuasai oleh Black Tiger Gang (Hei Hu Bang).
Lei Bujing muncul di Formasi Teleportasi (Chuan Song Zhen) Tian Jian Zong (Sekte Pedang Surga), senyum di wajahnya masih ada, namun matanya dingin membeku. Tentu saja dia tidak mungkin sepenuhnya percaya pada kata-kata Zhao Hai, tapi sekarang bukan masalah percaya atau tidak, melainkan mereka harus meminta Aliansi Merdeka (Zi You Lian Meng) turun tangan. Karena meminta bantuan orang lain, harus menyetujui permintaan mereka. Lei Bujing hampir bisa memastikan, ketika yu jian (batu giok) milik Zhang Feng itu diserahkan ke depan Ketua Sekte (Zong Zhu), Ketua Sekte (Zong Zhu) pasti akan sangat marah, tapi pada akhirnya tetap akan menyetujui permintaan pihak lain.
Sembilan Sekte Besar (Jiu Da Zong Men) selama ini terhadap sekte-sekte kecil di bawahnya, kapanpun mereka selalu bertindak sesuka hati. Jika ingin mereka mengirim pasukan, cukup kirimkan satu pedang pesan (chuan xin yu jian), sekte kecil mana yang berani tidak patuh? Sekarang seperti ini merendah memohon pada orang, malah diperas oleh pihak lain, hal seperti ini tidak pernah terjadi di Sembilan Sekte Besar (Jiu Da Zong Men), namun hari ini terjadi. Ini adalah aib, aib terbesar bagi Sembilan Sekte Besar (Jiu Da Zong Men).
Lei Bujing juga orang dari Sembilan Sekte Besar (Jiu Da Zong Men), meskipun dia tersenyum dan bertindak rendah hati, namun sebagai bagian dari Sembilan Sekte Besar (Jiu Da Zong Men) dia tetap memiliki keangkuhan. Dia sungguh tidak menyangka, Black Tiger Gang (Hei Hu Bang) benar-benar berani bertindak seperti ini, ini benar-benar mempermalukan Sembilan Sekte Besar (Jiu Da Zong Men).
Lei Bujing tiba di luar ruang rapat Tian Jian Zong (Sekte Pedang Surga), berkata dengan suara berat: “Ketua Sekte (Zong Zhu), Lei Bujing memohon audiensi.”
Suara Jian Wuya dari dalam ruang rapat terdengar: “Bujing sudah kembali, masuklah.” Lei Bujing mengiyakan, melangkah masuk ke ruang rapat, mendapati beberapa ketua sekte (zong zhu) dari Sembilan Sekte Besar (Jiu Da Zong Men) semuanya ada di sana, Lei Bujing segera memberi hormat pada mereka.
Jian Wuya menatap Lei Bujing: “Bujing, bagaimana urusannya?”
Lei Bujing menggeleng: “Lapor Ketua Sekte (Zong Zhu), Black Tiger Gang (Hei Hu Bang) setuju mengirim pasukan, tapi selain meminta orang-orang mereka bisa dengan bebas masuk ke Yue Long Jie (Dunia Lompat Naga), mereka juga punya satu syarat lagi.” Selesai berkata Lei Bujing mengeluarkan yu jian (batu giok) dan menyerahkannya pada Jian Wuya.
Jian Wuya melambaikan tangan, yu jian (batu giok) sudah sampai di tangannya. Kekuatan spiritual (jing shen li) menjelajah ke dalam pedang giok, lalu ekspresinya berubah, wajahnya menghitam: “Zhang Feng menginginkan barang-barang ini?”
Lei Bujing mengangguk: “Ya, Zhang Feng berkata, jika tidak diberi barang-barang ini, mereka tidak akan mengirim pasukan. Kapan barang dikirim, saat itu juga mereka akan mengirim pasukan.”
Brak! Jian Wuya satu telapak menghancurkan meja kecil di depannya, mengertakkan gigi: “Bocah keparat ini terlalu keterlaluan menghinaku, pasti kubunuh dia.”
Jiao Huolong dan yang lain agak tidak mengerti menatap Jian Wuya, Jian Wuya melambaikan tangan, yu jian (batu giok) sudah sampai di tangan Jiao Huolong. Jiao Huolong melihat isi yu jian (batu giok) setelah itu, wajahnya juga menghitam, lalu memberikannya pada yang lain. Setelah beberapa orang lain melihatnya, ekspresi wajah mereka juga tidak terlalu bagus. Ini jelas-jelas pemerasan, kapan Sembilan Sekte Besar (Jiu Da Zong Men) pernah mengalami hal seperti ini? Aneh jika ekspresi wajah mereka bisa bagus.
Nu Mu Fang Zhang (Kepala Biara Nu Mu) mendengus dingin: “Black Tiger Gang (Hei Hu Bang), benar-benar menganggap diri mereka sebagai tokoh penting, apa mereka pikir kita tidak berani macam-macam dengan mereka?”
Lei Bujing menatap beberapa ketua sekte (zong zhu), berkata dengan suara berat: “Zhao Hai juga berkata padaku, sekarang meskipun Aliansi Merdeka (Zi You Lian Meng) sudah bersatu, tapi karena lingkungan di Aliansi Merdeka (Zi You Lian Meng) relatif longgar, bukan hanya Black Tiger Gang (Hei Hu Bang) satu-satunya yang berkuasa. Mereka meminta barang-barang ini, adalah untuk diberikan pada sekte-sekte lain, agar sekte-sekte itu tidak menentang mereka mengirim pasukan.”
Begitu mendengar Lei Bujing berkata demikian, beberapa ketua sekte (zong zhu) tertegun, kemarahan di wajah mereka sedikit berkurang, meskipun belum sepenuhnya hilang. Mereka juga tahu ini hanyalah kata-kata Zhao Hai untuk menenangkan mereka, tapi menyedihkannya, mereka tahu ini bohong, namun terpaksa harus menganggapnya sebagai kebenaran, untuk menenangkan diri sendiri.
Jian Wuya menghela napas panjang, berkata dengan suara berat: “Berikan saja pada mereka. Hanya dengan barang-barang sekian ini bisa membuat Aliansi Merdeka (Zi You Lian Meng) mengirim pasukan bertempur mati-matian untuk kita, ini dianggap sepadan. Huh, bagaimanapun setelah ras Tianmo (Iblis) disingkirkan, barang-barang ini tetap milik kita, tak perlu takut.”
Jiao Huolong berkata dengan suara keras: “Barang-barang ini tidak bisa hanya Tian Jian Zong (Sekte Pedang Surga) kalian yang mengeluarkannya. Wan Yao Zong (Sekte Sepuluh Ribu Iblis) kami juga akan mengeluarkan sebagian. Saya akan segera menyuruh orang menyiapkannya.” Selesai berkata dia mengeluarkan pedang pesan (chuan xin yu jian), memasukkan isi ke dalamnya lalu melepaskannya. Beberapa ketua sekte (zong zhu) lain juga melakukan hal yang sama.
Jian Wuya menoleh menatap Lei Bujing, berkata dengan suara berat: “Bujing, kau bersabar. Sampai di Black Tiger Gang (Hei Hu Bang), mereka pasti tidak sedikit memberimu tekanan, kan? Tapi karena urusan ini sudah diserahkan padamu untuk dikerjakan, kerjakan saja sampai tuntas. Nanti setelah barang dikirim, kau pergi lagi ke Black Tiger Gang (Hei Hu Bang), pastikan mereka segera mengirim pasukan.”
Lei Bujing mengangguk, berkata dengan suara berat: “Siap, Ketua Sekte (Zong Zhu).” Jian Wuya melambaikan tangan, Lei Bujing berbalik dan pergi.
Sementara itu Zhao Hai sedang duduk di ruang kerja Zhang Feng, tersenyum pada Zhang Feng: “Kakak senior (da shi xiong), setelah barang-barang itu dikirim, kau berencana bagaimana mengelolanya?”
Zhang Feng tersenyum tipis: “Aku sudah mengirim surat pada ketua sekte (zong zhu) sekte-sekte lain, mereka akan segera tiba. Urusan harus dilakukan secara terang-terangan, tidak boleh memberi celah sedikit pun pada Sembilan Sekte Besar (Jiu Da Zong Men). Aku akan di depan mereka, biar mereka sendiri melihat berapa banyak barang yang dikirim Sembilan Sekte Besar (Jiu Da Zong Men), supaya tidak merepotkan di kemudian hari.”
Zhao Hai begitu mendengar Zhang Feng berkata demikian, tidak bisa menahan senyum: “Tetap kakak senior (da shi xiong) yang berpikir lengkap. Hehe, bagus, semuanya sudah datang. Begitu tahu ada untung, mereka semua lari cepat-cepat. Kakak senior (da shi xiong), kita pergi ke aula pertemuan besar.” Zhang Feng mengangguk, keduanya berdiri, berjalan keluar. Tak lama kemudian sampai di aula pertemuan besar. Di aula pertemuan besar sudah duduk banyak orang, orang-orang ini adalah ketua sekte (zong zhu) dari berbagai sekte. Begitu melihat keduanya datang, semuanya berdiri memberi hormat pada mereka.
Zhang Feng membalas hormat, lalu berkata dengan suara berat: “Silakan duduk semuanya, nanti setelah semua hadir, saya ada sesuatu yang ingin disampaikan.”
Semua duduk kembali, salah satu ketua sekte (zong zhu) tidak mengerti menatap Zhang Feng: “Panglima Tertinggi (Meng Zhu), ada urusan apa?”
Zhang Feng tersenyum: “Tidak ada apa-apa, cuma Tian Jian Zong (Sekte Pedang Surga) sekali lagi mengirim utusan, ingin meminta kita mengirim pasukan bersama mereka menghadapi pasukan Tianmo zu (Ras Iblis). Hari ini memang karena urusan ini memanggil kalian semua datang.”
Begitu mendengar Zhang Feng berkata demikian, semua orang diam. Sejujurnya, soal mengirim pasukan membantu Tian Jian Zong (Sekte Pedang Surga) atau tidak, hati para ketua sekte (zong zhu) ini masih sangat kontradiktif. Mengirim pasukan, hati mereka tidak rela. Tidak mengirim pasukan, tapi hanya bisa melihat Tianmo zu (Ras Iblis) merajalela. Kontradiksi memang.
Saat ini beberapa ketua sekte (zong zhu) lagi datang berurutan. Mereka juga tahu dari ketua sekte (zong zhu) lain kenapa Zhang Feng memanggil mereka datang, ekspresi wajah mereka juga tidak terlalu bagus.
Tak lama kemudian semua sudah tiba. Zhang Feng melihat semua sudah tiba, baru membuka mulut: “Baik, orang-orang sudah hampir semua hadir, kalau begitu kita bicarakan urusan utamanya. Kali ini Tian Jian Zong (Sekte Pedang Surga) mengirim utusan menemuiku, memang berharap kita bisa mengirim pasukan, bersama mereka menghadapi Tianmo zu (Ras Iblis). Setelah Tianmo zu (Ras Iblis) diusir kembali ke Tianmo Jie (Dunia Iblis), mulai sekarang kultivator (xiu shi) tingkat Chang Sheng Qi (Masa Hidup Abadi) dari Aliansi Merdeka (Zi You Lian Meng) kita, bisa seperti Sembilan Sekte Besar (Jiu Da Zong Men), bebas masuk ke Yue Long Jie (Dunia Lompat Naga).”
Begitu Zhang Feng mengucapkan kata-kata ini, para ketua sekte (zong zhu) dari sekte-sekte itu mulai tidak bisa duduk tenang. Perlu diketahui syarat ini sangat menarik. Mereka sebelumnya tidak ingin mengirim pasukan membantu Sembilan Sekte Besar (Jiu Da Zong Men), karena selama ini Sembilan Sekte Besar (Jiu Da Zong Men) terus menguasai cara masuk ke Yue Long Jie (Dunia Lompat Naga), inilah yang membuat hati mereka tidak rela. Jika orang-orang Sembilan Sekte Besar (Jiu Da Zong Men) benar-benar bisa membiarkan petingkat Chang Sheng Qi (Masa Hidup Abadi) di sekte mereka masuk ke Yue Long Jie (Dunia Lompat Naga), maka mengusir Tianmo zu (Ras Iblis) ini akan berkaitan dengan kepentingan pribadi mereka, tentu mereka tidak akan menentang pengiriman pasukan.
Zhang Feng memandang orang-orang ini, tidak bisa menahan geleng kepala dalam hati. Orang-orang dari sekte kecil ini memang picik, sedikit keuntungan saja sudah bisa membuat mereka puas. Zhang Feng berdeham ringan: “Harap tenang semuanya, kata-kata saya belum selesai.”
Para ketua sekte (zong zhu) dari sekte-sekte itu perlahan tenang, menatap Zhang Feng. Zhang Feng menatap orang-orang ini, berkata dengan suara berat: “Meskipun urusan masuk Yue Long Jie (Dunia Lompat Naga) ini, menguntungkan kita semua, tapi keuntungan itu urusan nanti. Sekarang adalah Sembilan Sekte Besar (Jiu Da Zong Men) yang memohon pada kita, kita tentu tidak bisa begitu saja menyetujuinya. Karena itu saya memberikan satu syarat pada Sembilan Sekte Besar (Jiu Da Zong Men), asalkan mereka menyetujui syarat ini, saya setuju mengirim pasukan. Ini syarat yang saya ajukan, silakan kalian lihat.” Selesai berkata Zhang Feng mengeluarkan setumpuk yu jian (batu giok), membagikan yu jian (batu giok) itu pada orang-orang tersebut.
Zhang Feng sudah siap dari awal, yu jian (batu giok) ini sama dengan yang dia berikan pada Lei Bujing, isinya juga sama. Dia menyiapkan sebanyak ini, memang untuk diperlihatkan pada semua ketua sekte (zong zhu).
Sekte-sekte itu menerima yu jian (batu giok), begitu melihat isinya, ekspresi wajah mereka sangat menarik. Beberapa saat kemudian seorang ketua sekte (zong zhu) meletakkan yu jian (batu giok), menoleh menatap Zhang Feng: “Panglima Tertinggi (Meng Zhu), ini, apa bisa? Bagaimana mungkin Sembilan Sekte Besar (Jiu Da Zong Men) menerima syarat seperti ini?”
Zhang Feng mendengus, tertawa: “Mereka akan menerimanya, jangan lupa sekarang ini mereka yang memohon pada kita. Hahaha, semuanya, membuat Sembilan Sekte Besar (Jiu Da Zong Men) terpaksa dengan patuh mengeluarkan barang-barang, bukankah ini lebih baik? Kita sudah sekian lama menahan perlakuan Sembilan Sekte Besar (Jiu Da Zong Men), kali ini harus puas melampiaskannya. Semuanya, inilah kekuatan Aliansi Merdeka (Zi You Lian Meng) kita sekarang, hahahaha!”
Para ketua sekte (zong zhu) itu menatap Zhang Feng yang sedang tertawa terbahak-bahak, hati mereka sejenak linglung. Beberapa saat kemudian semua tersadar, selanjutnya perasaan yang tak terlukiskan muncul di hati mereka, perlahan perasaan ini berubah menjadi kegembiraan, kegembiraan ini membuat mereka tanpa sadar tertawa terbahak-bahak. Seketika seluruh ruang pertemuan besar dipenuhi suara tawa terbahak-bahak.
=
Lei Bu Jing sekali lagi muncul di Chuan Song Zhen (Formasi Teleportasi) Hei Hu Bang (Geng Macan Hitam). Begitu muncul di Chuan Song Zhen (Formasi Teleportasi) Hei Hu Bang (Geng Macan Hitam), Lei Bu Jing merasakan suasana yang sangat tidak beres, karena di sekitar Chuan Song Zhen (Formasi Teleportasi) Hei Hu Bang (Geng Macan Hitam) ini, ternyata berkumpul cukup banyak orang.
Lei Bu Jing tidak mengerti, menatap orang-orang itu, dan mendapati mereka semua memandangnya dengan wajah penuh senyuman, seolah sedang menunggunya. Yang paling utama, di antara orang-orang ini, ada perwakilan dari berbagai Zong Men (Sekte), tidak hanya orang Hei Hu Bang (Geng Macan Hitam) saja.
Lei Bu Jing tidak mengerti, menatap orang-orang itu. Sebelumnya ketika dia datang ke Hei Hu Bang (Geng Macan Hitam), orang-orang itu masih memiliki permusuhan yang sangat kuat terhadapnya. Mengapa sekarang sikap mereka terhadapnya begitu baik?
Tentu saja Lei Bu Jing tidak akan tahu, sekarang di mata orang-orang itu, dia telah berubah menjadi orang bodoh yang besar. Bukan hanya orang bodoh yang besar, tetapi juga orang bodoh yang mewakili Jiu Da Zong Men (Sembilan Sekte Besar). Para Xiu Shi (Kultivator) itu ingin melihat di sini, melihat bagaimana Jiu Da Zong Men (Sembilan Sekte Besar) menundukkan kepala mereka.
Saat Zhang Feng berbicara dengan Zong Zhu (Penguasa Sekte) dari berbagai Zong Men (Sekte) tentang memeras Jiu Da Zong Men (Sembilan Sekte Besar), berita ini dengan cepat menyebar ke seluruh Zi You Lian Meng (Aliansi Merdeka). Banyak Xiu Shi (Kultivator) di Zi You Lian Meng (Aliansi Merdeka) berlarian ke markas Hei Hu Bang (Geng Macan Hitam) untuk menonton keramaian, mereka memang datang untuk melihat Lei Bu Jing. Selama bertahun-tahun, Zong Men (Sekte) kecil ini seringkali tertindas oleh Jiu Da Zong Men (Sembilan Sekte Besar). Sekarang ada kesempatan seperti ini untuk melihat Jiu Da Zong Men (Sembilan Sekte Besar) dipermalukan, bagaimana mungkin mereka melewatkannya? Jadi sekarang di seluruh markas Lie Yan Gu (Lembah Api Berkobar) Hei Hu Bang (Geng Macan Hitam) ini, keramaiannya seperti sedang merayakan Tahun Baru.
Lei Bu Jing tidak tahu apa maksud orang-orang ini, tapi dia tetap menjaga senyumnya, dan berkata pada seorang Xiu Shi (Kultivator) Hei Hu Bang (Geng Macan Hitam) di sampingnya, “Tuan, permisi. Saya ada urusan penting untuk dibicarakan dengan Bang Zhu (Ketua Geng) Zhang. Mohon repot Tuan melaporkannya.”
Xiu Shi (Kultivator) Hei Hu Bang (Geng Macan Hitam) itu, dengan wajah penuh senyum menatap Lei Bu Jing, senyumannya mengandung sedikit nada main-main, tapi dia tetap berkata, “Tuan tidak perlu sungkan. Bang Zhu (Ketua Geng) sudah menunggu di Da Hui Yi Shi (Ruang Rapat Besar). Silakan ikut saya.” Selesai bicara, dia memandu Lei Bu Jing masuk ke dalam markas.
Semakin masuk ke dalam markas Hei Hu Bang (Geng Macan Hitam), Lei Bu Jing semakin merasa penasaran. Dia mendapati bahwa di tempat Hei Hu Bang (Geng Macan Hitam) ini hari ini, Xiu Shi (Kultivator) dari Zong Men (Sekte) lain luar biasa banyaknya. Orang-orang ini sepertinya semua sedang melihatnya, ini membuatnya bingung.
Segera Lei Bu Jing sampai di depan pintu Da Hui Yi Shi (Ruang Rapat Besar). Xiu Shi (Kultivator) Hei Hu Bang (Geng Macan Hitam) yang memandunya berkata dengan suara keras, “Bang Zhu (Ketua Geng), Chang Lao (Tetua) Lei Bu Jing memohon untuk bertemu.”
Suara Zhang Feng terdengar, “Silakan masuk.” Xiu Shi (Kultivator) itu menoleh ke Lei Bu Jing dan berkata, “Chang Lao (Tetua) Lei, silakan.” Lei Bu Jing menangkupkan tangan kepada orang baik itu, baru kemudian memasuki Da Hui Yi Shi (Ruang Rapat Besar).
Begitu memasuki Da Hui Yi Shi (Ruang Rapat Besar), Lei Bu Jing tertegun, karena dia mendapati di dalam Da Hui Yi Shi (Ruang Rapat Besar) ini ternyata duduk begitu banyak orang. Dia tidak mengerti, menatap orang-orang itu, dan segera menyadari, mereka ternyata adalah Zong Zhu (Penguasa Sekte) dari Zong Men (Sekte) lain di Zi You Lian Meng (Aliansi Merdeka). Penemuan ini membuat Lei Bu Jing terkejut, dan seketika itu juga di matanya terlintas kilatan niat membunuh.
Lei Bu Jing awalnya mengira Zhang Feng meminta barang-barang itu, pasti tidak akan membagikannya seberapa banyak kepada Zong Men (Sekte) lain, sebagian besar akan disimpannya sendiri. Jadi dia tidak menyangka akan bertemu Chang Lao (Tetua) dari Zong Men (Sekte) lain di ruang rapat sini, ini membuatnya agak terkejut. Tapi dia juga orang cerdas, berpikir sejenak dia mengerti mengapa Xiu Shi (Kultivator) di luar tadi memandangnya dengan mata seperti itu. Tindakan Zhang Feng ini jelas-jelas sedang menampar muka Jiu Da Zong Men (Sembilan Sekte Besar) secara terang-terangan. Sungguh hati Zhang Feng ini sangat kejam.
Lei Bu Jing tahu, setelah hari ini, wibawa Jiu Da Zong Men (Sembilan Sekte Besar) di hati Zong Men (Sekte) kecil ini akan benar-benar lenyap, rasa takut Zong Men (Sekte) kecil ini terhadap Jiu Da Zong Men (Sembilan Sekte Besar) juga akan lenyap.
Lei Bu Jing merasa sangat getir di dalam hatinya. Dia sangat sadar, sebelumnya Jiu Da Zong Men (Sembilan Sekte Besar) bisa menekan Zong Men (Sekte) kecil itu, selain karena kekuatan yang kuat dan cara yang kejam, wibawa Zong Men (Sekte) besar itu juga sangat krusial. Tapi Zhang Feng menggunakan cara ini, sekaligus meruntuhkan wibawa Jiu Da Zong Men (Sembilan Sekte Besar), membuat Zong Men (Sekte) kecil itu mengerti, Jiu Da Zong Men (Sembilan Sekte Besar) juga bisa menundukkan kepala.
Yang paling utama, Lei Bu Jing tahu, rencana lanjutan mereka tidak mungkin lagi dijalankan. Sebelumnya Zhao Hai bilang padanya, Zi You Lian Meng (Aliansi Merdeka) bukan hanya Hei Hu Bang (Geng Macan Hitam) yang berkuasa sendiri. Kata-kata ini agak dipercaya Lei Bu Jing, jadi dia juga sudah bilang ke Jian Wu Ya, bersiap setelah Zi You Lian Meng (Aliansi Merdeka) mengirim pasukan, mereka akan memberitahukan soal pengiriman barang ke Hei Hu Bang (Geng Macan Hitam) ini kepada semua Zong Men (Sekte) kecil di Zi You Lian Meng (Aliansi Merdeka). Karena dia yakin Hei Hu Bang (Geng Macan Hitam) pasti tidak akan memberikan semua barang itu kepada Zong Men (Sekte) kecil itu. Jika dia tidak memberikannya kepada Zong Men (Sekte) kecil itu, justru akan dimanfaatkan oleh Jiu Da Zong Men (Sembilan Sekte Besar). Zong Men (Sekte) kecil itu tahu Hei Hu Bang (Geng Macan Hitam) menggelapkan barang mereka, maka akan timbul keretakan dengan Hei Hu Bang (Geng Macan Hitam). Saat itu Zi You Lian Meng (Aliansi Merdeka) akan pecah dan hilang kepercayaan, dan Jiu Da Zong Men (Sembilan Sekte Besar) tepat waktu akan mendekati dan memecah belah, Zi You Lian Meng (Aliansi Merdeka) akan hancur dengan sendirinya. Saat itu mereka membereskan Hei Hu Bang (Geng Macan Hitam), tidak akan ada masalah sama sekali.
Tapi sekarang Zhang Feng mengundang semua Zong Zhu (Penguasa Sekte) dari berbagai Zong Men (Sekte) datang, jelas-jelas ingin membiarkan Zong Zhu (Penguasa Sekte) dari Zong Men (Sekte) ini semua menyaksikan pembagian barang-barang itu. Dengan begitu Zong Zhu (Penguasa Sekte) dari Zong Men (Sekte) itu tidak bisa berkata apa-apa lagi, dan semua persiapan rencana cadangan Jiu Da Zong Men (Sembilan Sekte Besar) menjadi sia-sia.
Begitu memikirkan ini, Lei Bu Jing tidak bisa menahan rasa benci. Dia sungguh tidak menyangka, Zhang Feng usianya tidak besar, tapi memiliki tipu daya seperti ini, pantas bisa di usia muda menduduki posisi Bang Zhu (Ketua Geng) Hei Hu Bang (Geng Macan Hitam).
Zhang Feng melihat ekspresi Lei Bu Jing, tersenyum tipis, dan berkata dengan suara berat, “Chang Lao (Tetua) Lei, saya ingin tahu, apakah Jiu Da Zong Men (Sembilan Sekte Besar) sudah menyetujui syarat saya? Jika Jiu Da Zong Men (Sembilan Sekte Besar) tidak setuju, Anda tidak perlu bicara lagi, silakan pulang. Kapan bisa memenuhi apa yang saya katakan, saat itu Anda datang lagi.”
Lei Bu Jing menarik napas dalam, menenangkan emosinya, menatap Zhang Feng dan berkata, “Bang Zhu (Ketua Geng) Zhang tenang saja, Zong Zhu (Penguasa Sekte) kami sudah menyetujui syarat Zong Zhu (Penguasa Sekte) Zhang. Ini adalah barang-barang yang Zong Zhu (Penguasa Sekte) Zhang minta.” Selesai bicara Lei Bu Jing mengeluarkan beberapa Kong Jian Jie Zhi (Cincin Ruang) dan menyerahkannya kepada Zhang Feng.
Zhang Feng melambaikan tangan, beberapa Kong Jian Jie Zhi (Cincin Ruang) itu sudah sampai di tangannya. Jing Shen Li (Kekuatan Spiritual)-nya menjelajah ke dalam, lalu mengangguk, “Baiklah, kalau begitu saya ucapkan terima kasih pada Zong Zhu (Penguasa Sekte) Jian. Tolong sampaikan, Zi You Lian Meng (Aliansi Merdeka) kami pasti akan segera mengirim pasukan.” Sambil bicara, Zhang Feng menyerahkan beberapa Kong Jian Jie Zhi (Cincin Ruang) itu kepada seorang Zong Zhu (Penguasa Sekte) di sampingnya.
Zong Zhu (Penguasa Sekte) itu menerima Jie Zhi (Cincin) itu, Jing Shen Li (Kekuatan Spiritual)-nya menjelajah ke dalam, lalu dengan wajah gembira mengangguk, dan menyerahkan Jie Zhi (Cincin) itu kepada yang lain.
Zhang Feng saat ini berkata pada Lei Bu Jing, “Chang Lao (Tetua) Lei silakan istirahat dulu, kami akan segera menyiapkan urusan pengiriman pasukan, pasti tidak akan menghambat urusan Jiu Da Zong Men (Sembilan Sekte Besar).”
Lei Bu Jing juga tahu tidak ada gunanya tinggal lebih lama di sini, terpaksa menangkupkan tangan ke Zhang Feng, berbalik dan pergi. Sampai di luar, sudah ada Xiu Shi (Kultivator) Hei Hu Bang (Geng Macan Hitam) yang menuntunnya untuk istirahat.
Begitu Lei Bu Jing pergi, Zhang Feng baru menoleh ke Zong Zhu (Penguasa Sekte) berbagai Zong Men (Sekte) sambil tersenyum, “Saudara-saudara, bagaimana? Saya bilang juga Jiu Da Zong Men (Sembilan Sekte Besar) pasti akan setuju. Sekarang barang sudah datang, Hei Hu Bang (Geng Macan Hitam) saya juga sama sekali tidak menyembunyikan milik pribadi. Sek semuanya memiliki murid yang bertugas di Di Yi Jun Tuan (Legiun Pertama), kita akan membagi barang-barang ini berdasarkan jumlah murid dari masing-masing Zong Men (Sekte) di Di Yi Jun Tuan (Legiun Pertama). Semua tidak ada keberatan?”
Zong Zhu (Penguasa Sekte) berbagai Zong Men (Sekte) menggelengkan kepala. Keberatan apa yang bisa mereka miliki? Kalau bukan karena Zhang Feng, mereka tidak akan mendapat sehelai bulu pun. Sekarang mendapat begitu banyak barang, apa lagi yang mereka keberatan.
Zhang Feng melihat semua orang tidak keberatan, dia baru mengangguk, “Baik, kalau semua tidak keberatan, baguslah. Sekarang bagi barang-barangnya. Setelah membagi barang, jangan lupa sisihkan satu bagian untuk Xiao Hai, biarkan Xiao Hai membawanya untuk orang-orang Di Yi Jun Tuan (Legiun Pertama). Kali ini kita semua mendapat keuntungan sebesar ini, tentu tidak akan memperlakukan mereka dengan tidak adil.” Zong Zhu (Penguasa Sekte) berbagai Zong Men (Sekte) juga menjawab setuju. Xiu Zhen Jie (Dunia Kultivasi) adalah tempat yang sangat realistis, begitu juga dengan murid-murid dari berbagai Zong Men (Sekte). Kontribusi seperti apa yang mereka berikan untuk Zong Men (Sekte), Zong Men (Sekte) akan memberi mereka imbalan seperti itu. Kalau tidak, bagaimana nanti Anda bisa membuat murid-murid itu mengerahkan tenaga untuk Zong Men (Sekte).
Urusan pembagian berjalan sangat lancar. Berapa banyak orang di Di Yi Jun Tuan (Legiun Pertama), berapa banyak orang dari setiap Zong Men (Sekte), Zhao Hai tahu betul, setiap Zong Men (Sekte) juga tahu betul, tentu tidak akan ada yang mengambil lebih, juga tidak akan ada yang mengambil kurang. Tidak lama barang-barang sudah habis dibagi. Setelah membagi barang, Zong Zhu (Penguasa Sekte) berbagai Zong Men (Sekte), masing-masing kembali mengeluarkan sebagian, dan memberikan barang-barang itu kepada Zhao Hai.
Zhao Hai menerima barang-barang itu, lalu menangkupkan tangan ke berbagai Zong Zhu (Penguasa Sekte) dan berkata, “Saudara-saudara, kalau begitu saya kembali ke Di Yi Jun Tuan (Legiun Pertama) untuk mempersiapkan urusan pengiriman pasukan. Sampai jumpa.” Selesai bicara dia menangkupkan tangan ke Zhang Feng, sosoknya berkelebat dan menghilang.
Zhang Feng mengantar berbagai Zong Men (Sekte) pergi, lalu kembali ke Shu Fang (Ruang Belajar)-nya, memanggil Hu Liang Chen dan Han Ren ke Shu Fang (Ruang Belajar)-nya. Setelah keduanya tiba, Zhang Feng menoleh ke mereka dan berkata, “Paman Hu, Paman Han, sekarang kita sudah sama saja benar-benar bermusuhan dengan Jiu Da Zong Men (Sembilan Sekte Besar). Saat ini Jiu Da Zong Men (Sembilan Sekte Besar) untuk menghadapi Tian Mo Jie (Dunia Iblis Surgawi), tidak akan melawan kita. Tapi begitu pasukan besar Tian Mo (Iblis Surgawi) dipukul mundur, mereka pasti akan berbalik melawan kita. Kita harus bersiap-siap dari sekarang.”
Hu Liang Chen mengangguk, berkata dengan suara berat, “Aku sudah lama memikirkan hari ini. Xiao Hai akan bertempur melawan pasukan besar Tian Mo (Iblis Surgawi). Begitu pasukan besar Tian Mo (Iblis Surgawi) dipukul mundur, Jiu Da Zong Men (Sembilan Sekte Besar) pasti akan bergerak. Jika mereka di luar mengikat Xiao Hai, lalu mengirim orang untuk langsung menyerang markas di sini, itu memang merepotkan. Kita harus melakukan beberapa persiapan lebih awal.”
Han Ren mengangguk, “Benar, harus melakukan beberapa persiapan lebih awal. Meskipun kekuatan Xiao Hai kuat, tapi ada satu kelemahan. Dia harus membawa semua Bu Si Sheng Wu (Makhluk Abadi) di sisinya. Dengan begitu penjaga di Zong Men (Sekte) kita menjadi jauh lebih lemah. Jika Jiu Da Zong Men (Sembilan Sekte Besar) benar-benar mengerahkan pasukan untuk menyerang, memang agak merepotkan.”
Begitu mendengar Han Ren berkata demikian, ekspresi aneh di wajah Zhang Feng muncul dan lenyap seketika. Zhang Feng tahu betul, Bu Si Sheng Wu (Makhluk Abadi) milik Zhao Hai, tidak harus selalu berada di sisinya. Dulu ketika Xuan Gui Lao Ren baru bergabung dengan Hei Hu Bang (Geng Macan Hitam), Zhao Hai saat itu berada di markas You Hun Bang (Geng Arwah Gentayangan), bukankah dia tetap meninggalkan Bian Se Wu Lao (Lima Tetua Perubah Warna) di markas Lie Yan Gu (Lembah Api Berkobar) sini, untuk menjaga Xuan Gui Lao Ren, membuatnya tidak berani bertindak sembarangan. Hanya saja masalah ini sedikit orang yang tahu.
Dan sekarang mereka sudah bermusuhan dengan Jiu Da Zong Men (Sembilan Sekte Besar), apakah Zhao Hai tidak punya rencana cadangan? Zhang Feng tahu, jumlah Chang Sheng Qi (Tahap Panjang Umur) Bu Si Sheng Wu (Makhluk Abadi) di tangan Zhao Hai pasti tidak hanya seribu itu. Dalam pertempuran sebelumnya, yang gugur sebagai Qiang Zhe (Pembela) Chang Sheng Qi (Tahap Panjang Umur) bukan hanya satu atau dua orang. Begitu banyak Qiang Zhe (Pembela) Chang Sheng Qi (Tahap Panjang Umur) gugur, dengan karakter Zhao Hai, bagaimana mungkin dia menyia-nyiakannya. Sekarang jumlah Qiang Zhe (Pembela) Chang Sheng Qi (Tahap Panjang Umur) di tangan Zhao Hai pasti tidak sedikit.
Dan jika Jiu Da Zong Men (Sembilan Sekte Besar) ingin mengikat Zhao Hai, mereka harus membuat sebagian besar Chang Sheng Qi (Tahap Panjang Umur) Qiang Zhe (Pembela) tetap di sana untuk melawan Zhao Hai. Kalau tidak, mereka tidak akan bisa berbuat apa-apa terhadap Zhao Hai. Tapi dengan begitu, pasukan yang bisa dikerahkan Jiu Da Zong Men (Sembilan Sekte Besar) untuk melawan Hei Hu Bang (Geng Macan Hitam) tidak akan banyak. Jika Zhao Hai meninggalkan beberapa Chang Sheng Qi (Tahap Panjang Umur) Bu Si Sheng Wu (Makhluk Abadi) di Hei Hu Bang (Geng Macan Hitam), saat itu Jiu Da Zong Men (Sembilan Sekte Besar) mungkin akan benar-benar menderita kerugian.
Begitu memikirkan ini, Zhang Feng tidak bisa tidak ingin tertawa. Dia yakin Zhao Hai pasti akan melakukan ini, karena dia mengerti Zhao Hai.
=
==
Zhang Feng memang tidak salah sangka, Zhao Hai memang telah membuat pengaturan di dalam Hei Hu Bang (Geng Macan Hitam). Persis seperti yang Zhang Feng pikirkan, jumlah Bu Si Sheng Wu (Makhluk Abadi) yang dimiliki Zhao Hai tidak hanya seribu buah. Selain Hu Dawei dan yang lainnya, yang merupakan Bu Si Sheng Wu (Makhluk Abadi) tempur yang siap dipanggil kapan saja, semua Bu Si Sheng Wu (Makhluk Abadi) periode Chang Sheng Qi (Periode Panjang Umur) milik Zhao Hai lainnya diserahkan kepada Cai Er, untuk diperintahkan oleh Cai Er mengirim mereka mendukung Hei Hu Bang (Geng Macan Hitam) jika diperlukan.
Sekarang Zhao Hai telah kembali ke markas Korps Pertama Bai Hua Gu (Lembah Seratus Bunga). Begitu tiba di markas Korps Pertama, Zhao Hai segera memanggil semua perwakilan dari berbagai Zong Men (Sekte) ke ruang pertemuan Ming Wang Hao (Kapal Raja Neraka).
Selama waktu ini, personel Korps Pertama terus beristirahat dan memulihkan diri di Bai Hua Gu (Lembah Seratus Bunga). Ditambah lagi, personel Korps Pertama juga perlu berlatih dengan baik, untuk membuat para prajurit baru memahami siapa yang berkuasa di Korps Pertama. Oleh karena itu, Zhao Hai tidak membiarkan Korps Pertama melakukan tindakan apa pun, setiap hari para prajurit lama memimpin prajurit baru berlatih bersama.
Sejujurnya, beberapa prajurit lama di Korps Pertama itu, ada juga yang benar-benar tidak sekuat prajurit baru. Bagaimanapun juga, prajurit baru itu semuanya adalah jagoan yang dipilih dari berbagai Zong Men (Sekte), kekuatan masing-masing tidaklah lemah.
Namun, di Korps Pertama, perkataan Zhao Hai adalah firman, tidak ada yang berani melanggarnya, bahkan para prajurit baru pun tidak berani, karena mereka telah menyaksikan kewibawaan Zhao Hai. Mereka sangat paham, bahkan jika Zhao Hai membantai mereka, Zong Men (Sekte) mereka pun tidak mungkin akan memutuskan hubungan dengan Zhao Hai demi mereka, karena Zong Men (Sekte) mereka tidak memiliki keberanian untuk memutuskan hubungan dengan Zhao Hai. Memutuskan hubungan dengan Zhao Hai, berarti Zong Men (Sekte) mereka akan dimusnahkan oleh Zhao Hai.
Dapat dikatakan, sekarang ini selain Sembilan Jiu Da Zong Men (Sembilan Sekte Besar) bersatu, tidak ada Zong Men (Sekte) lain yang berani menantang Zhao Hai. Bahkan satu pun dari Sembilan Jiu Da Zong Men (Sembilan Sekte Besar) tidak ada yang berani menantang Zhao Hai sendirian, mereka hanya bisa bersatu.
Justru karena inilah, maka pelatihan dan penertiban Korps Pertama berjalan sangat lancar, tidak ada satu pun Xiu Shi (Kultivator) yang berani mengomel. Mereka semua sangat paham, Zhao Hai hari ini, bukanlah seseorang yang bisa mereka sakiti lagi.
Para perwakilan Zong Men (Sekte) itu tertegun begitu muncul di ruang pertemuan Ming Wang Hao (Kapal Raja Neraka), karena di dalam ruang pertemuan, selain Zhao Hai, ada juga beberapa wanita. Wanita-wanita ini, masing-masing adalah kecantikan luar biasa, mereka semua berdiri dengan tenang di belakang Zhao Hai, sesekali berbisik-bisik dengan suara rendah.
Meskipun para perwakilan Zong Men (Sekte) itu merasa sangat aneh, mereka tidak menunjukkan apa-apa. Mereka ini para Xiu Shi (Kultivator), pada dasarnya sudah berhati keras bagaikan batu. Beberapa wanita meskipun cantik rupawan, tidak mungkin bisa menggoyahkan hati mereka.
Zhao Hai menunggu sampai semua orang tiba, barulah dengan suara berat berkata: “Pertama-tama, izinkan saya memperkenalkan, ini adalah beberapa Nyonya saya, mereka bisa dikatakan juga personel Korps Pertama, hanya saja kalian semua belum pernah melihat mereka sebelumnya.”
Begitu Zhao Hai berkata demikian, semua orang tertegun. Orang-orang itu memandang Zhao Hai dengan bingung, tidak begitu mengerti apa maksud perkataan Zhao Hai ini.
Zhao Hai melihat ekspresi mereka, tersenyum tipis lalu berkata: “Terus terang saja, kekuatan para Nyonya saya memang tidak terlalu kuat, namun kemampuan komando mereka sangatlah tangguh. Beberapa pertempuran besar sebelumnya, saat Korps Pertama kita bertempur, merekalah yang memimpinnya, hanya saja untuk memudahkan komando, mereka menggunakan suara saya.”
Begitu Zhao Hai selesai berkata, orang-orang di bawah langsung bergemuruh seperti tersambar petir. Mereka tidak pernah menyangka, yang selama ini memimpin mereka bertempur ternyata adalah para Nyonya Zhao Hai.
Zhao Hai memandang orang-orang itu, dengan suara berat berkata: “Tenang, ribut apa. Memangnya kenapa kalau yang memimpin adalah Nyonya saya? Saya beritahu kalian, saat bertempur, bahkan saya sendiri harus mendengarkan perintah Nyonya saya, apa yang perlu kalian ributkan.”
Semua orang menarik leher mereka dan tidak bersuara lagi. Mereka juga akhirnya berpikir jernih, terserah siapapun yang memimpin, Zhao Hai bilang suruh siapa memimpin ya suruh siapa sajalah, mereka ini tidak punya hak bicara sama sekali.
Melihat semua orang sudah patuh, Zhao Hai menganggukkan kepala, memandang semua orang lalu berkata: “Hal pertama adalah memperkenalkan Nyonya-nyonya saya kepada kalian semua. Ke depannya saat bertempur, mereka akan berada di sisi saya, perkataan mereka adalah perkataan saya. Di medan perang harus dilaksanakan sepenuhnya, jika ada yang berani tidak mendengarkan, jangan salahkan saya yang tidak berlaku sopan.”
Para Xiu Shi (Kultivator) itu serempak menjawab, “Siap, Jun Tuan Zhang (Komandan Korps).”
Zhao Hai puas mengangguk, lalu melanjutkan: “Hal yang kedua ini, adalah kabar baik. Kalian juga pasti sudah tahu, Sembilan Jiu Da Zong Men (Sembilan Sekte Besar) mengirim orang ke Zi You Lian Meng (Aliansi Bebas) kita untuk meminta bantuan, dan baru saja kita peras mereka habis-habisan. Tapi jangan bayangkan barang hasil perasan itu tidak ada hubungannya dengan kalian. Korps Pertama dalam beberapa hari ini akan berangkat ke garis depan untuk bertempur melawan Tian Mo Zu (Suku Iblis Langit). Jangan harap saya bisa diandalkan sepenuhnya. Bu Si Sheng Wu (Makhluk Abadi) saya karena alasan tertentu tidak bisa selalu dikerahkan untuk digunakan. Jadi saat bertempur, kalianlah yang harus diandalkan. Barang yang kita peras kali ini, didapatkan dengan alasan untuk mengerahkan pasukan Korps Pertama, jadi keuntungannya setiap orang kebagian. Ini, ini bagian kalian, masing-masing maju ke depan ambil satu bagian. Ingat, barang-barang ini setelah kalian kembali, harus dibagi rata kepada semua anggota tim kecil kalian. Siapa yang berani menyimpannya sendiri, ketahuan oleh saya, saya tidak akan segan-segan bertindak tegas.”
Para Xiu Shi (Kultivator) itu tidak menyangka akan ada kabar baik seperti ini, begitu saja mendapat barang sebagus ini. Mereka satu per satu dengan wajah gembira menjawab setuju, kedua mata berbinar menatap Zhao Hai.
Zhao Hai melihat sorot mata mereka, tidak bisa menahan senyum tipis, lalu tertawa sambil memarahi: “Lihatlah kalian semua, sungguh… mari sini ambil barang. Setelah ambil barang, segera kembali, bagikan barangnya, dan suruh semua orang bersiap-siap, kita bisa berangkat kapan saja.” Semua orang menjawab setuju, lalu segera antre untuk mengambil barang.
Zhao Hai sudah lama menyiapkan semua barang itu dalam Kantong Ruang, jadi pengambilannya sangat cepat, tidak lama kemudian selesai. Setelah mengambil barang, Zhao Hai melambaikan tangan, menyuruh mereka semua turun.
Dia masih punya keyakinan pada orang-orang ini. Setelah melalui pelatihan selama ini, meskipun mereka belum bisa disebut pasukan elit, setidaknya di dunia Xiu Zhen Jie (Dunia Kultivasi) sini, mereka sudah bisa dianggap elit.
Lao La dan yang lainnya, melihat orang-orang itu sudah pergi, barulah mendekat. Lao La menatap Zhao Hai dan bertanya: “Hai Ge, apa tidak apa-apa memberitahu mereka kalau kami yang memimpin? Apakah mereka akan setuju?”
Zhao Hai tersenyum tipis dan berkata: “Tenang saja, ada aku, apa mereka berani tidak setuju.”
Lao La dan yang lainnya tidak berkata apa-apa lagi. Mereka juga tahu, sekarang di Xiu Zhen Jie (Dunia Kultivasi) ini, benar-benar sedikit yang berani menyinggung perasaan Zhao Hai. Apalagi personel Korps Pertama, lebih tidak berani menyinggung perasaan Zhao Hai.
Zhao Hai dengan suara berat berkata: “Kali ini mengerahkan pasukan melawan Tian Mo Zu (Suku Iblis Langit), kita harus lebih berhati-hati. Tidak hanya harus waspada terhadap serangan balik Tian Mo Zu (Suku Iblis Langit), pada saat yang sama juga harus waspada terhadap Sembilan Jiu Da Zong Men (Sembilan Sekte Besar). Sembilan Jiu Da Zong Men (Sembilan Sekte Besar) itu bukanlah sesuatu yang baik, kalau ada kesempatan mereka tidak akan melepaskan kita, pasti akan bergerak melawan kita.”
Lao La mengangguk dan berkata: “Benar, kali ini kita benar-benar sudah menyinggung perasaan Sembilan Jiu Da Zong Men (Sembilan Sekte Besar) itu dengan parah. Jika mereka benar-benar hendak melawan kita, maka kita harus waspada. Panah yang datang dari belakang, inilah yang paling sulit ditangkis.”
Zhao Hai mengangguk. Pada saat ini, Korps Pertama sudah bergemuruh. Para Xiu Shi (Kultivator) Korps Pertama tidak menyangka, mereka tidak melakukan apapun, tiba-tiba mendapat begitu banyak barang bagus. Meskipun harus segera ekspedisi, satu per satu sangat bersemangat.
Zhao Hai hanya memberi waktu persiapan satu hari kepada para Xiu Shi (Kultivator) itu. Setelah itu, ia menyuruh para Xiu Shi (Kultivator) itu naik ke Da Fa Qi (Alat Ajaib Besar), dan mulai bergerak menuju Wan Yao Zong (Sekte Sepuluh Ribu Iblis). Saat Zhao Hai hendak berangkat, Lei Bujing tiba-tiba malah lari ke markas Korps Pertama melalui Fa Zhen (Susunan Pemindah). Meskipun ini agak mengejutkan Zhao Hai, ia tidak mempersulitnya, dan membiarkannya tetap di Korps Pertama.
Semua personel Korps Pertama naik ke Da Fa Qi (Alat Ajaib Besar). Zhao Hai kali ini juga tidak menyembunyikan kepemilikan lagi, mengeluarkan semua Da Fa Qi (Alat Ajaib Besar) yang ada padanya, juga Jian Suo (Pesawat Ulang-alik Pedang). Barang-barang ini sudah ada padanya sejak di Bai Hua Gu (Lembah Seratus Bunga), sekarang mengeluarkannya untuk dipakai juga wajar. Lagipula dia sudah mengekspos lebih dari seribu ekor Bu Si Sheng Wu (Makhluk Abadi) periode Chang Sheng Qi (Periode Panjang Umur), memiliki lebih banyak Da Fa Qi (Alat Ajaib Besar) juga tidak ada masalah besar.
Kecepatan majunya pasukan tidak lambat. Namun, jarak Wan Yao Zong (Sekte Sepuluh Ribu Iblis) dari Bai Hua Gu (Lembah Seratus Bunga) cukup jauh. Bahkan jika menggunakan Da Fa Qi (Alat Ajaib Besar) terbang dengan kecepatan penuh, butuh waktu beberapa hari. Dan Zhao Hai dengan pasukan besar-besaran pergi mendukung Wan Yao Zong (Sekte Sepuluh Ribu Iblis) seperti ini, mustahil Tian Mo Zu (Suku Iblis Langit) tidak mengetahuinya.
Faktanya, orang-orang Tian Mo Zu (Suku Iblis Langit) selalu sangat memperhatikan situasi di Zi You Lian Meng (Aliansi Bebas) sini. Bagi orang Tian Mo Zu (Suku Iblis Langit), orang Zi You Lian Meng (Aliansi Bebas) itu bagaikan seekor harimau yang mengendap-endap di samping ranjang mereka, siap menerkam dan memakan mereka kapan saja. Justru karena inilah, orang-orang dari Tian Mo Jie (Alam Iblis Langit) menempatkan sejumlah besar Tian Mo (Iblis Langit) berkecepatan tinggi di Zi You Lian Meng (Aliansi Bebas) sini, untuk memata-matai Zi You Lian Meng (Aliansi Bebas).
Jadi begitu Zhao Hai mengirim pasukan, orang Tian Mo Zu (Suku Iblis Langit) segera mengetahuinya. Bagi mereka, ini jelas bukan kabar baik. Sebelumnya, orang Tian Mo Zu (Suku Iblis Langit) tahu bahwa Zi You Lian Meng (Aliansi Bebas) dan Sembilan Jiu Da Zong Men (Sembilan Sekte Besar) bermusuhan, mereka tidak perlu khawatir Zi You Lian Meng (Aliansi Bebas) dan Sembilan Jiu Da Zong Men (Sembilan Sekte Besar) akan bersatu melawan mereka, memberi mereka kesempatan untuk terus bertahan melawan Zi You Lian Meng (Aliansi Bebas) dan Sembilan Jiu Da Zong Men (Sembilan Sekte Besar).
Tapi sekarang Zi You Lian Meng (Aliansi Bebas) mengirim pasukan ini, menunjukkan bahwa Zi You Lian Meng (Aliansi Bebas) sudah bersatu dengan Sembilan Jiu Da Zong Men (Sembilan Sekte Besar). Bagi Tian Mo Zu (Suku Iblis Langit), ini jelas bukan kabar baik.
Sembilan Jiu Da Zong Men (Sembilan Sekte Besar) memiliki hampir seribu Xiu Shi (Kultivator) periode Chang Sheng Qi (Periode Panjang Umur), Zhao Hai memiliki lebih dari seribu Bu Si Sheng Wu (Makhluk Abadi) periode Chang Sheng Qi (Periode Panjang Umur). Sementara Tian Mo Zu (Suku Iblis Langit) sekarang hanya memiliki sekitar seribu Tian Mo (Iblis Langit) periode Chang Sheng Qi (Periode Panjang Umur). Di level periode Chang Sheng Qi (Periode Panjang Umur), Tian Mo Zu (Suku Iblis Langit) sudah kalah. Dan jumlah Xiu Shi (Kultivator) periode Chang Sheng Qi (Periode Panjang Umur), seringkali justru menjadi kunci yang menentukan jalannya perang.
Karena itu, begitu mendengar Zi You Lian Meng (Aliansi Bebas) mengirim pasukan mendukung Wan Yao Zong (Sekte Sepuluh Ribu Iblis), seluruh pasukan Tian Mo (Iblis Langit) besar di Xiu Zhen Jie (Dunia Kultivasi) segera berubah. Semua pasukan Tian Mo (Iblis Langit) besar mulai berkumpul di sekitar Wan Yao Zong (Sekte Sepuluh Ribu Iblis), sepenuhnya mengabaikan serangan terhadap beberapa Zong Men (Sekte) besar lainnya.
Orang-orang dari Sembilan Jiu Da Zong Men (Sembilan Sekte Besar) begitu mengetahui pergerakan Tian Mo Zu (Suku Iblis Langit), langsung mengerti apa maksud mereka. Pasukan besar Tian Mo Zu (Suku Iblis Langit) ingin mengerahkan seluruh kekuatan mereka, untuk bertempur habis-habisan dengan pasukan besar Xiu Zhen Jie (Dunia Kultivasi). Mereka sedang mengulur waktu, asalkan pada saat Evaluasi Besar Sepuluh Ribu Tahun di Yue Long Jie (Alam Lompat Naga), mereka masih bisa bertahan di Xiu Zhen Jie (Dunia Kultivasi) sini, maka mereka dianggap menang. Jadi pertempuran di Wan Yao Zong (Sekte Sepuluh Ribu Iblis) ini, tanpa disadari telah berubah menjadi pertempuran penentuan yang menyangkut arah kedua alam.
Total pasukan Tian Mo Zu (Suku Iblis Langit) yang menginvasi Xiu Zhen Jie (Dunia Kultivasi) melebihi seratus juta, sekitar seratus lima puluh juta. Di Bei Yi Zhou (Provinsi Utara yang Berbeda) sini, jumlah pasukan yang mereka kerahkan bukanlah yang terbanyak. Di Zhong Sheng Zhou (Provinsi Tengah yang Suci) dan Dong Fo Zhou (Provinsi Timur Buddha) sana, pasukan yang mereka kerahkan masing-masing mendekati dua puluh juta, di sanalah medan pertempuran utama yang telah ditentukan Tian Mo Zu (Suku Iblis Langit). Hanya saja semua perhitungan Tian Mo Jie (Alam Iblis Langit) gagal karena kemunculan Zhao Hai, dan akhirnya mereka terpaksa menjadikan Bei Yi Zhou (Provinsi Utara yang Berbeda) sebagai medan pertempuran utama. Ini adalah hasil yang sama sekali tidak pernah dibayangkan Tian Mo Zu (Suku Iblis Langit) saat pertama kali menginvasi Xiu Zhen Jie (Dunia Kultivasi).
Sembilan Jiu Da Zong Men (Sembilan Sekte Besar) juga mulai mengerahkan pasukan besar ke sekitar Wan Yao Zong (Sekte Sepuluh Ribu Iblis). Total pasukan yang dikirim Sembilan Jiu Da Zong Men (Sembilan Sekte Besar) juga tidak kurang dari seratus tiga puluh juta. Di hadapan pasukan besar yang mencapai puluhan juta ini, pasukan lima juta dari Zi You Lian Meng (Aliansi Bebas) sepertinya terlalu kecil. Namun tidak ada yang berani meremehkan mereka, karena di barisan mereka, ada seorang pria bernama Zhao Hai!
==
Jian Wuya duduk di ruang pertemuan Wan Yao Zong, di ruang pertemuan itu selain para pemimpin dari Sembilan Sekte Besar, ada juga Zhao Hai dan beberapa kultivator lainnya. Sebagian besar kultivator itu adalah pemimpin sekte-sekte kecil, namun tidak ada pemimpin dari Zi You Lian Meng (Aliansi Bebas).
Sekarang Dunia Persilatan (Xiuzhen jie) akan segera melakukan pertempuran final dengan Tian Mo Zu (Suku Iblis Surgawi). Untuk lebih baik menghadapi Tian Mo Zu (Suku Iblis Surgawi), Jian Wuya tidak percaya pada siapapun, dia harus memimpin langsung sendiri. Para pemimpin sekte lainnya juga berpikiran sama, itulah mengapa ruang pertemuan Wan Zhi Zong dipenuhi begitu banyak pemimpin sekte. Namun yang duduk di posisi utama bukanlah Jian Wuya, melainkan Jiao Hua Long.
Lagipula ini adalah Wan Yao Zong, dan Wan Yao Zong adalah salah satu dari Sembilan Sekte Besar yang seterkenal dengan Tian Jian Zong. Di Tian Jian Zong, tentu saja yang duduk di posisi utama adalah Jian Wuya, tetapi ketika sampai di Wan Yao Zong, yang duduk di posisi utama tentu saja adalah Jiao Hua Long.
Dan di antara orang-orang ini, posisi Zhao Hai sangatlah menarik. Posisinya berada tepat di belakang para pemimpin Sembilan Sekte Besar. Dari sini dapat dilihat bahwa para pemimpin Sembilan Sekte Besar telah menganggap Zhao Hai setara dengan mereka.
Zhao Hai sendiri tidak mempedulikan hal ini. Dia hanya dengan penasaran mengamati para pemimpin sekte-sekte itu. Dia dapat melihat, meskipun Sembilan Sekte Besar sangat dominan dan berhasil menekan sekte-sekte kecil di bawah naungan mereka, mengambil alih kendali atas pasukan aliansi masing-masing Sembilan Sekte Besar, namun sekte-sekte kecil itu juga tidak sepenuhnya percaya pada Sembilan Sekte Besar. Oleh karena itu, di saat-saat kritis ini, orang-orang dari sekte-sekte kecil itu juga ikut mengawasi, khawatir Sembilan Sekte Besar akan menggunakan orang-orang sekte mereka sebagai umpan meriam.
Dari sini bisa dikatakan, kendali Sembilan Sekte Besar atas pasukan di bawah naungan mereka, mungkin masih di bawah Zi You Lian Meng (Aliansi Bebas). Alasan paling krusial di balik ini, mungkin karena Sembilan Sekte Besar terlalu otoriter, terlalu menghalalkan segala cara. Penindasan mereka terhadap sekte-sekte kecil lainnya sebelumnya terlalu kejam, membuat sekte-sekte kecil itu secara tidak sadar menimbulkan rasa tidak percaya pada mereka.
Zhao Hai tidak bersuara. Dia hanya dengan penasaran mengamati ekspresi para pemimpin sekte kecil itu. Ekspresi mereka kurang lebih sama dengan para pemimpin Sembilan Sekte Besar, semuanya tampak sangat berat. Jelas mereka tidak cukup siap menghadapi pertempuran besar yang tiba-tiba ini.
Jiao Hua Long memandang semua orang, lalu berkata dengan suara berat: “Saudara-saudara, kali ini Tian Mo Zu (Suku Iblis Surgawi) mengerahkan 150 juta pasukan, bersiap untuk pertempuran besar dengan kita. Kita harus menyelesaikan mereka dalam waktu sesingkat mungkin, tidak boleh membiarkan Tian Mo Zu (Suku Iblis Surgawi) mengulur waktu lagi. Jika kita biarkan mereka mengulur waktu, maka semua yang telah kita lakukan sebelumnya tidak akan berarti. Jadi saya berencana dalam waktu dekat ini melakukan pertempuran final dengan Tian Mo Zu (Suku Iblis Surgawi). Apakah ada yang punya pendapat?”
Jian Wuya memandang Jiao Hua Long, lalu berkata dengan suara berat: “Perkataan Pemimpin Sekte Jiao benar. Kita tidak bisa mengulur waktu lagi, mengulur waktu tidak ada untungnya sama sekali bagi kita. Saya juga setuju untuk melakukan pertempuran final dengan Tian Mo Jie (Dunia Iblis Surgawi) dalam waktu dekat.”
Para pemimpin dari tujuh sekte besar lainnya di antara Sembilan Sekte Besar juga mengangguk setuju. Saat ini, perhatian semua orang di ruangan itu terpusat pada Zhao Hai, baik dari Sembilan Sekte Besar maupun sekte-sekte kecil, semuanya sama. Mereka semua menatap Zhao Hai, ingin tahu pendapatnya.
Pendapat Zhao Hai sangatlah penting, karena kekuatannya sudah terbukti. Semua orang mengerti mengapa Tian Mo Jie (Dunia Iblis Surgawi) tiba-tiba memusatkan semua pasukannya, itu karena Zhao Hai. Jika Zhao Hai tidak tiba-tiba mengirim pasukan ke daerah Wan Yao Zong ini, pasukan besar Tian Mo (Iblis Surgawi) tidak akan terkumpul, dan kedatangan Wan Yao Zong juga tidak akan terjadi.
Zhao Hai mengendalikan kekuatan yang tidak kalah dengan Sembilan Sekte Besar. Kekuatan menentukan hak bersuara, jadi semua orang memusatkan perhatian pada Zhao Hai, ingin tahu apa katanya.
Zhao Hai melihat orang-orang ini, tersenyum tipis, lalu berkata dengan suara berat: “Saudara-saudara sekalian tidak perlu melihat saya. Saya juga setuju untuk secepatnya melakukan pertempuran final dengan Tian Mo Zu (Suku Iblis Surgawi). Lagipula, setiap hari Tian Mo Zu (Suku Iblis Surgawi) berada di Dunia Persilatan (Xiuzhen jie) kita, mereka akan terus merampas sumber daya kita. Setelah Tian Mo Zu (Suku Iblis Surgawi) menarik pasukan dari Zi You Lian Meng (Aliansi Bebas) kami, kami baru menyadari bahwa di wilayah Zi You Lian Meng (Aliansi Bebas) kami, banyak materi kultivasi penting yang dijarah habis oleh Tian Mo Zu (Suku Iblis Surgawi), banyak tambang langsung dikosongkan. Saya kira tempat-tempat saudara sekalian juga kurang lebih sama. Sekarang jika kita biarkan pasukan besar Tian Mo (Iblis Surgawi) terus berada di Dunia Persilatan (Xiuzhen jie) kita, meskipun mereka nanti pergi, kerugian Dunia Persilatan (Xiuzhen jie) kita akan sangat besar. Ditambah lagi dengan masalah Yue Long Jie (Dunia Naga Melompat), jika kita tidak mengusir pasukan besar Tian Mo (Iblis Surgawi), maka kita akan kehilangan kualifikasi untuk masuk ke Yue Long Jie (Dunia Naga Melompat). Itu akan menjadi kerugian besar bagi seluruh Dunia Persilatan (Xiuzhen jie) kita. Karena itu, kita tidak hanya harus bertempur dengan pasukan besar Tian Mo (Iblis Surgawi), tapi juga harus cepat, menyelesaikan dengan cepat (速战速决 – su zhan su jue).”
Jian Wuya menatap Zhao Hai, berkata dengan suara berat: “Tuan Zhao Hai berbicara memang enak didengar, tetapi Tuan hanya membawa 5 juta pasukan kemari, itu sepertinya tidak sebanding dengan kekuatan Zi You Lian Meng (Aliansi Bebas), bukan?”
Zhao Hai menatap Jian Wuya, tersenyum tipis dan berkata: “Pemimpin Sekte Jian tidak tahu, Zi You Lian Meng (Aliansi Bebas) kami sebelumnya bertempur silih berganti dengan Tian Mo Jie (Dunia Iblis Surgawi), sudah menderita kerugian besar, jadi terpaksa menyuruh sebagian besar kultivator untuk beristirahat. Lima juta orang ini, sudah merupakan seluruh kekuatan yang bisa kami kerahkan.”
Mendengar Zhao Hai berkata begitu, Jian Wuya hanya mendengus dingin, tidak menyambung lagi. Bagaimana sebenarnya situasi di Zi You Lian Meng (Aliansi Bebas) dia tidak tahu, Zhao Hai bilang ini seluruh kekuatan yang bisa dikerahkan Zi You Lian Meng (Aliansi Bebas), dia tentu tidak akan percaya. Tapi tidak percaya pun dia tidak bisa berbuat apa-apa, dengan kekuatannya saat ini, dia belum memiliki kemampuan untuk memaksa Zhao Hai.
Zhao Hai juga tidak ambil pusing, setelah bicara dia tutup mulut dan tidak bersuara lagi. Namun para pemimpin sekte kecil lainnya membenarkan kata-kata Zhao Hai. Setelah pasukan besar Tian Mo (Iblis Surgawi) mundur, orang-orang dari sekte kecil itu tentu saja ingin merebut kembali wilayah yang pernah diduduki pasukan besar Tian Mo (Iblis Surgawi). Tapi saat merebut kembali wilayah itu mereka baru menyadari, selama pasukan besar Tian Mo (Iblis Surgawi) bercokol, mereka melakukan penjarahan yang sangat parah di tempat-tempat itu, benar-benar penjarahan yang destruktif. Bisa dibilang kerusakan yang ditimbulkan pada Dunia Persilatan (Xiuzhen jie) cukup besar.
Melihat semua orang sudah setuju, Jiao Hua Long baru melanjutkan: “Saya setuju dengan perkataan Tuan Zhao Hai, kita harus secepat mungkin bertempur dengan pasukan besar Tian Mo (Iblis Surgawi). Sekarang pasukan dari berbagai sekte baru saja tiba, masih perlu istirahat dan penyesuaian. Begini saja, tiga hari, saya beri waktu istirahat tiga hari untuk semua. Tiga hari kemudian, kita kerahkan seluruh pasukan, bertempur final dengan pasukan besar Tian Mo (Iblis Surgawi). Bagaimana pendapat saudara-saudara sekalian?”
Semua orang mengeluarkan suara setuju, jelas menyetujui ucapan Jiao Hua Long. Melihat tidak ada yang menentang, Jiao Hua Long lalu melanjutkan: “Pertempuran final dengan pasukan besar Tian Mo (Iblis Surgawi) kali ini, hubungannya sangat penting. Saya rasa lebih baik pasukan dibagi menjadi sembilan jalur, dipimpin masing-masing oleh kita Sembilan Sekte Besar. Sembilan jalur pasukan maju bersamaan, pasti akan mengusir Tian Mo Zu (Suku Iblis Surgawi) dari Dunia Persilatan (Xiuzhen jie).”
Baru saja dia selesai bicara, terdengar seseorang berkata: “Saya tidak menentang pembagian menjadi sembilan jalur pasukan, tapi 5 juta pasukan Zi You Lian Meng (Aliansi Bebas) saya, tidak termasuk dalam sembilan jalur pasukan itu. Pasukan Zi You Lian Meng (Aliansi Bebas) saya akan bergerak sendiri.”
Semua orang menoleh ke arah suara, ternyata Zhao Hai. Kilatan amarah melintas di mata Jiao Hua Long. Dia menatap Zhao Hai dan berkata dengan suara berat: “Tuan Zhao Hai, kita sekarang menghadapi pasukan besar Tian Mo (Iblis Surgawi) yang berjumlah lebih dari 100 juta orang. Apa gunanya 5 juta orangmu itu? Bergerak sendiri, 5 juta orang menghadapi pasukan lebih dari 100 juta orang, sepertinya tidak ada gunanya sama sekali, bukan?”
Zhao Hai memandang Jiao Hua Long, berkata dengan suara berat: “Zi You Lian Meng (Aliansi Bebas) saya sekarang memang hanya memiliki sekitar 5 juta pasukan, tapi jangan lupa saya Zhao Hai ini adalah seorang Hei Mo fa shi (Penyihir Hitam). Mayat hidup (不死生物 – bu si sheng wu) yang saya kendalikan masih banyak. Mayat hidupku itu selain saya, tidak ada orang lain bisa mengendalikannya. Jadi jumlah pasukan yang bisa dikerahkan Zi You Lian Meng (Aliansi Bebas) saya, sama sekali tidak kalah dengan kalian. Karena itu Zi You Lian Meng (Aliansi Bebas) saya harus bergerak sendiri. Tapi saya akan tetap bekerja sama dengan saudara-saudara sekalian, mohon jangan khawatir.”
Mendengar Zhao Hai berkata begitu, Jiao Hua Long tidak punya pilihan selain mengangguk dan berkata: “Semoga Tuan menepati kata-katanya. Tapi, mayat hidup periode Chang Sheng (Abadi) yang Tuan miliki, bagaimana rencana penggunaannya?”
Zhao Hai memandang Jiao Hua Long, berkata dengan suara berat: “Soal bagaimana menggunakannya, Pemimpin Sekte Jiao tidak perlu khawatir. Saatnya nanti akan saya gunakan sendiri.” Setelah itu dia tidak menghiraukan Jiao Hua Long lagi.
“Kau…” Jiao Hua Long marah besar hingga wajahnya pucat, untuk sesaat tidak bisa berkata-kata. Ekspresi Jian Wuya dan yang lain juga tidak terlalu baik. Zhao Hai ini secara terang-terangan tidak memberi muka pada Sembilan Sekte Besar, bagaimana mereka bisa menelan penghinaan ini.
Sedangkan para pemimpin sekte kecil itu merasa sangat lega. Mereka sekte-sekte kecil yang bergantung pada Sembilan Sekte Besar untuk hidup, satu per satu tidak sedikit mengalami perlakuan buruk dari Sembilan Sekte Besar. Mereka bermimpi ingin melihat Sembilan Sekte Besar celaka, agar bisa melepaskan kekesalan mereka. Sekarang Zhao Hai secara terang-terangan menampar muka Sembilan Sekte Besar, membuat orang-orang ini merasa sangat nyaman, hampir saja tertawa terbahak.
Jiao Hua Long dengan wajah pucat menatap Zhao Hai, lama kemudian baru mendengus dingin, tidak menghiraukan Zhao Hai lagi, lalu melanjutkan: “Sepuluh jalur pasukan bergerak bersama, kerja sama dan koordinasi satu sama lain sangatlah penting. Jika kali ini tidak bisa mengusir pasukan besar Tian Mo (Iblis Surgawi), maka yang celaka adalah kita. Tapi sekarang jumlah Chang Sheng qi (强者 periode Abadi) kita, jauh lebih banyak dari Tian Mo Zu (Suku Iblis Surgawi). Saya yakin akhirnya kemenangan pasti milik kita.”
Nu Mu Fang Zhang (Kepala Biara Nu Mu) memandang orang-orang di bawah, berkata dengan suara berat: “Pertempuran ini menyangkut hidup mati Dunia Persilatan (Xiuzhen jie) kita. Saya harap saudara-saudara sekalian bisa mengerahkan kemampuan sejati. Ingat, di bawah sarang yang roboh, tidak ada telur yang utuh (覆巢之下,安有完卵 – fu chao zhi xia, an you wan luan). Jika saudara-saudara tidak mengerahkan seluruh tenaga, pada akhirnya yang celaka adalah diri kita sendiri.”
Jiao Hua Long juga mengangguk, berkata dengan suara berat: “Baiklah saudara-saudara sekalian, bisa kembali dan beristirahat. Rapikan pasukan kalian, tiga hari lagi pertempuran final dengan pasukan besar Tian Mo (Iblis Surgawi).” Semua orang menyahut, berdiri dan berjalan keluar. Zhao Hai juga berdiri dan berjalan keluar. Dan di belakang punggungnya, para pemimpin Sembilan Sekte Besar, melontarkan tatapan penuh pembunuhan ke arah Zhao Hai.
Zhao Hai juga memperhatikan tatapan yang datang dari belakang punggungnya. Dia tidak ambil pusing, hanya tersenyum tipis, lalu melangkah meninggalkan ruangan. Seketika dia kembali ke Korps Pertama, masuk ke Ming Wang Hao (Kapal Raja Neraka), dan sekaligus memanggil semua komandan peleton (小队长 – xiao dui zhang) ke atas Ming Wang Hao (Kapal Raja Neraka).
Setelah Zhao Hai meninggalkan ruangan, niat membunuh di mata Jiao Hua Long tidak bisa disembunyikan lagi. Dia menoleh menatap Jian Wuya dan yang lain, berkata: “Zhao Hai ini jika tidak disingkirkan, Sembilan Sekte Besar kita tidak akan pernah punya hari tenang. Karena itu Zhao Hai harus mati.”
Jian Wuya mendengus dingin: “Sekarang biarkan dia mengerahkan tenaganya dulu. Nanti setelah membereskan Tian Mo Jie (Dunia Iblis Surgawi), kita urus dia. Aku tidak percaya, dalam menghadapi Tian Mo Zu (Suku Iblis Surgawi), dia tidak akan mengerahkan tenaga sedikit pun. Dan sebenarnya, permusuhan Zhao Hai dengan Tian Mo Zu (Suku Iblis Surgawi), lebih besar dari kita. Tian Mo Zu (Suku Iblis Surgawi) lebih membenci dia hingga ke tulang. Dalam pertempuran besar dengan Tian Mo Zu (Suku Iblis Surgawi) kali ini, bisa jadi Tian Mo Zu (Suku Iblis Surgawi) akan menjadikannya target utama. Hm, aku benar-benar ingin melihat Zhao Hai dan Tian Mo Zu (Suku Iblis Surgawi) sama-sama hancur.”
Nu Mu Fang Zhang (Kepala Biara Nu Mu) berkata dengan suara berat: “Dengan adanya Zhao Hai ini, ke depannya sekte-sekte kecil itu akan punya pilihan lain, tidak harus tunduk pada Sembilan Sekte Besar kita. Sampai saat itu mereka semakin kuat, kita semakin lemah, perlahan-lahan Dunia Persilatan (Xiuzhen jie) ini mungkin akan menjadi milik Zi You Lian Meng (Aliansi Bebas) dan Hei Hu Bang (Geng Macan Hitam) mereka. Kita tidak boleh membiarkan hal itu terjadi.”
Para pemimpin dari tujuh sekte besar lainnya juga mengangguk. Dan di antara mereka, yang paling merasakan hal ini adalah Jiao Hua Long, karena Zi You Lian Meng (Aliansi Bebas) dan Hei Hu Bang (Geng Macan Hitam) berada di Bei Yi Zhou, yang paling langsung terancam adalah Wan Yao Zong. Sekini pengaruh Wan Yao Zong sudah tidak sehebat dulu, dibandingkan dengan beberapa sekte besar lainnya juga sudah jauh tertinggal. Semua ini karena Hei Hu Bang (Geng Macan Hitam). Justru karena itulah Jiao Hua Long adalah orang yang paling membenci Zhao Hai.
Zhao Hai tentu tahu para pemimpin Sembilan Sekte Besar membencinya. Dia justru menunggu Sembilan Sekte Besar bergerak, saat itu dia bisa dengan terang-terangan membereskan Sembilan Sekte Besar, membuat Hei Hu Bang (Geng Macan Hitam) menjadi satu-satunya yang dominan di Dunia Persilatan (Xiuzhen jie).
Zhao Hai ingin pergi ke Yue Long Jie (Dunia Naga Melompat), tapi dia juga tahu, dengan kekuatannya saat ini dia belum bisa masuk ke Yue Long Jie (Dunia Naga Melompat). Meskipun dia memiliki banyak mayat hidup periode Chang Sheng (Abadi), dan kekuatan dirinya sendiri juga tidak kalah dengan Chang Sheng qi (强者 periode Abadi) biasa, tapi untuk masuk ke Yue Long Jie (Dunia Naga Melompat), dia harus mencapai periode Chang Sheng (Abadi). Jika tidak, dia akan ditolak oleh hukum Yue Long Jie (Dunia Naga Melompat), sama sekali tidak bisa masuk ke Yue Long Jie (Dunia Naga Melompat).
Tapi ini juga tidak apa-apa. Zhao Hai sekarang belum bisa masuk Yue Long Jie (Dunia Naga Melompat), dia bisa mengatur untuk membantu Zhang Feng mengembangkan Hei Hu Bang (Geng Macan Hitam). Dia harus menjadikan Hei Hu Bang (Geng Macan Hitam) geng nomor satu di Dunia Persilatan (Xiuzhen jie), tidak ada yang bisa menggoyahkan posisi Hei Hu Bang (Geng Macan Hitam). Dengan begitu meskipun dia nanti masuk Yue Long Jie (Dunia Naga Melompat), dia bisa merasa tenang.
Perasaan Zhao Hai terhadap Hei Hu Bang (Geng Macan Hitam) masih sangat dalam, ditambah lagi dia pernah berjanji pada Hu Ding Shan, akan membantu Hu Ding Shan menjaga Hei Hu Bang (Geng Macan Hitam) dengan baik. Karena itu dia harus membuat Hei Hu Bang (Geng Macan Hitam) menjadi kuat.
Kultivator sangat menjunjung tinggi janji. Karena setiap janji akan meninggalkan jejak dalam batin seseorang, jejak ini seperti xin mo (iblis hati) masing-masing. Jika seseorang tidak bisa memenuhi janjinya, dao xin (hati jalan) akan rusak, pengaruhnya sangat besar bagi kultivator.
Meskipun Zhao Hai karena mempraktekkan功法 Tian Mo Zu (Suku Iblis Surgawi), dia tidak takut pada xin mo (iblis hati), bahkan bisa menganggap xin mo (iblis hati) sebagai suplemen, tapi Zhao Hai tetaplah orang yang sangat menjunjung tinggi janji. Apa yang sudah dijanjikan harus dilakukan. Karena itulah Zhao Hai membantu Hei Hu Bang (Geng Macan Hitam) berkembang mati-matian, tujuannya agar Hei Hu Bang (Geng Macan Hitam) menjadi satu-satunya yang dominan di Dunia Persilatan (Xiuzhen jie), ini juga dianggap memenuhi janjinya pada Hu Ding Shan.
Tidak lama setelah Zhao Hai kembali ke Ming Wang Hao (Kapal Raja Neraka), semua orang setingkat komandan peleton dari Korps Pertama sudah tiba. Setelah semua orang tiba, Zhao Hai baru berkata dengan suara berat: “Baru saja saya pergi ke Wan Yao Zong untuk rapat, semua sepakat tiga hari lagi akan melakukan pertempuran terbuka dengan pasukan besar Tian Mo (Iblis Surgawi). Korps Pertama saya akan berdiri sendiri sebagai satu pasukan, dipimpin oleh saya, untuk melawan Tian Mo Zu (Suku Iblis Surgawi).”
Orang-orang di bawah tidak ada yang bersuara, tapi Zhao Hai bisa lihat, mereka agak khawatir. Bukan karena mereka tidak percaya padanya, tapi karena musuh kali ini terlalu banyak. Pasukan besar Tian Mo (Iblis Surgawi) lebih dari 100 juta orang, jumlah itu membuat mereka merasa takut saat mendengarnya, makanya mereka bersikap seperti itu.
Zhao Hai berkata dengan suara berat: “Kalian semua tidak usah khawatir, nanti saya akan mengeluarkan mayat hidup untuk membantu kalian. Kalian para komandan peleton, dengarkan baik-baik, perintah yang diberikan Lau La dan yang lainnya, harus kalian jalankan dengan saksama. Jika tidak, jangan salahkan saya tidak kenal teman.”
Semua orang menyahut dengan gemuruh, semangat juang mereka pulih banyak. Sebagian dari mereka pernah melihat Zhao Hai mengeluarkan mayat hidup, pemandangan itu masih segar dalam ingatan mereka. Mendengar Zhao Hai akan mengeluarkan mayat hidup untuk ikut bertempur, mereka pun merasa tenang.
==
Di dalam kehampaan, terhampar sebuah singgasana raksasa. Singgasana ini seluruhnya berwarna hitam pekat, pada sandaran punggungnya terdapat dua tanduk panjang yang melengkung, pada kedua sandaran tangannya terukir dua patung kepala iblis, seluruh singgasana memancarkan aura iblis yang menerobos langit.
Di atas singgasana ini, duduk sesosok manusia, seorang pria. Tingginya sekitar 180 cm, wajahnya sangat tampan, rambut panjang hitam legam terurai begitu saja ke belakang, kulitnya sangat putih, tetapi bola matanya berwarna merah darah. Dia mengenakan jubah hitam praktisi, yang dikenakan pada tubuhnya yang tegap, terlihat sangat pantas, seluruh tubuhnya dipenuhi pesona yang aneh dan jahat.
Di seberang pria ini, berdiri sejumlah besar Tian Mo Zu (Suku Iblis Langit). Tian Mo Zu (Suku Iblis Langit) itu semuanya berdiri dengan penuh hormat, jelas sekali, pria ini adalah pemimpin dari orang-orang Tian Mo Zu (Suku Iblis Langit) ini.
Pemimpin Tian Mo Zu (Suku Iblis Langit) ternyata adalah seorang pria? Jika ini diketahui oleh dunia Xiuzhen Jie (Dunia Kultivasi), entah betapa terkejutnya mereka. Sebenarnya, pemimpin Tian Mo (Iblis Langit) ini pada awalnya juga adalah Tian Mo Zu (Suku Iblis Langit) biasa, hanya saja setelah kultivasinya mencapai kesempurnaan, dia berubah wujud menjadi seperti manusia.
Pemimpin Tian Mo (Iblis Langit) memandang para Tian Mo Zu (Suku Iblis Langit) itu, dan berkata dengan suara berat, “Menerima surat dari Ban Mo (Setengah Iblis), para Xiuzhe (Kultivator) dari Xiuzhen Jie (Dunia Kultivasi) berencana untuk melakukan pertempuran penentuan dengan kita tiga hari lagi. Mereka dibagi menjadi sepuluh pasukan besar, Sembilan Da Zong Men (Sekte Besar) masing-masing memimpin satu pasukan, Zi You Lian Meng (Aliansi Bebas) membentuk satu pasukan sendiri. Apa pendapat kalian semua?”
Wajah para Tian Mo Zu (Suku Iblis Langit) itu tampak berat, tidak tahu harus berkata apa. Mereka tahu di mana letak kelemahan terbesar Tian Mo Zu (Suku Iblis Langit) saat ini, yaitu tidak adanya Tian Mo (Iblis Langit) yang berada pada Chang Sheng Qi (Periode Keabadian). Jika dibandingkan dengan Xiuzhen Jie (Dunia Kultivasi) sekarang, jumlah kuat Chang Sheng Qi (Periode Keabadian) Tian Mo Zu (Suku Iblis Langit) hanya setengah dari lawan, inilah yang paling merugikan mereka.
Jika tidak ada kuat Chang Sheng Qi (Periode Keabadian), murni pertarungan antar Xiuzhe (Kultivator) biasa, Tian Mo Zu (Suku Iblis Langit) sama sekali tidak takut pada Xiuzhen Jie (Dunia Kultivasi). Pasukan besar Xiuzhen Jie (Dunia Kultivasi), dalam hal kemampuan tempur, yang biasa tidak bisa menandingi Tian Mo Zu (Suku Iblis Langit), tetapi justru pada titik kuat Chang Sheng Qi (Periode Keabadian) inilah yang paling menyulitkan mereka.
Pemimpin Tian Mo (Iblis Langit) memandang para Tian Mo (Iblis Langit) itu dan mendengus dingin, “Bagaimana? Tidak ada yang ingin bicara?”
Para Tian Mo (Iblis Langit) itu semuanya menundukkan kepala. Pemimpin Tian Mo (Iblis Langit) ini bisa menduduki posisi ini, selain karena kemampuan memimpin yang kuat, ditambah dukungan kuat dari belakangnya, poin utamanya adalah karena kekuatannya. Pemimpin Tian Mo (Iblis Langit) ini sendiri adalah Tian Mo (Iblis Langit) di Chang Sheng Qi (Periode Keabadian), kekuatannya luar biasa kuat, itulah mengapa dia bisa duduk kokoh di posisi pemimpin.
Saat ini, tiba-tiba seorang Tian Mo (Iblis Langit) berkata, “Pemimpin, menurut saya kita tidak perlu peduli berapa banyak pasukan yang dibagi oleh Xiuzhen Jie (Dunia Kultivasi). Kita cukup hadapi dengan satu pasukan besar saja.”
Pemimpin Tian Mo (Iblis Langit) melihat orang itu, tanpa sadar sedikit tertegun, karena yang berbicara adalah Mo Li Ke. Sebenarnya, di seluruh pasukan Tian Mo (Iblis Langit), yang paling sedikit jasanya adalah Mo Li Ke. Awalnya Tian Mo (Iblis Langit) yang lain agak meremehkannya, tetapi begitu teringat bahwa lawannya adalah Zhao Hai yang membuat seluruh Tian Mo Zu (Suku Iblis Langit) pusing, Tian Mo (Iblis Langit) yang lain pun tak bisa berkata apa-apa.
Pemimpin Tian Mo (Iblis Langit) memandang Mo Li Ke dan berkata, “Mengapa kau berkata begitu? Kemukakan alasanmu.”
Mo Li Ke berkata dengan suara berat, “Xiuzhen Jie (Dunia Kultivasi) membagi pasukan menjadi sepuluh, ini adalah kesalahan terbesar mereka. Begitu pasukan terbagi, kekuatan mereka menjadi terpencar, ancaman terhadap kita malah mengecil. Sementara kita memusatkan seluruh kekuatan, seperti menelan mereka satu per satu. Selain itu, dengan memusatkan kekuatan belakang, kita bisa membuat para kuat Chang Sheng Qi (Periode Keabadian) berada di tengah formasi pasukan besar untuk bertarung melawan kuat Chang Sheng Qi (Periode Keabadian) Xiuzhen Jie (Dunia Kultivasi), sehingga mendapat dukungan dari pasukan besar. Dengan cara ini, kita bisa menutupi kelemahan kekurangan kuat Chang Sheng Qi (Periode Keabadian) kita.”
Tian Mo (Iblis Langit) yang lain diam-diam mendengarkan perkataan Mo Li Ke. Awalnya mereka agak tidak acuh, tetapi semakin didengar semakin masuk akal, semua tanpa sadar menganggukkan kepala.
Setelah Mo Li Ke selesai bicara, Pemimpin Tian Mo (Iblis Langit) memandangnya dan berkata dengan suara berat, “Mo Li Ke, rencanamu ini bagus, tetapi Xiuzhen Jie (Dunia Kultivasi) membagi pasukan untuk menghadapi kita, kita akan dikepung dari sepuluh arah, ini juga sangat tidak menguntungkan bagi kita. Apakah kau sudah memikirkan hal ini?”
Mo Li Ke mengangguk, “Sudah. Begitu kuat Chang Sheng Qi (Periode Keabadian) kita mendapat dukungan dan tidak lagi takut pada serangan kuat Chang Sheng Qi (Periode Keabadian) Xiuzhen Jie (Dunia Kultivasi), keuntungan Xiuzhen Jie (Dunia Kultivasi) di bidang ini akan terhapuskan. Kita bisa menghadapi sembilan pasukan dari Sembilan Da Zong Men (Sekte Besar) terlebih dahulu, dan terakhir menghadapi pasukan Zi You Lian Meng (Aliansi Bebas) milik Zhao Hai. Meskipun secara permukaan, dari sepuluh pasukan besar ini, pasukan Zi You Lian Meng (Aliansi Bebas) paling sedikit dan ancamannya terkecil bagi kita, tetapi di tempat Zhao Hai ada banyak sekali Bu Si Sheng Wu (Makhluk Abadi). Bisa dikatakan, dari sepuluh pasukan besar ini, pasukan terkuat justru adalah pasukan Zhao Hai ini, sementara sembilan pasukan lainnya belum tentu bisa berbuat apa-apa terhadap kita. Karena itu, kita bisa menggunakan taktik menghancurkan satu per satu, mengambil sikap bertahan total terhadap Zhao Hai dan delapan pasukan lainnya, dan menyerang dengan gencar pasukan Wan Yao Zong (Sekte Segudang Iblis) ini.”
Setelah berkata demikian, Mo Li Ke berhenti sejenak, memandang semua orang, dan berkata dengan suara berat, “Wan Yao Zong (Sekte Segudang Iblis) dan Zi You Lian Meng (Aliansi Bebas) sama-sama berada di Bei Yi Zhou (Benua Utara yang Berbeda). Kebangkitan Zi You Lian Meng (Aliansi Bebas) telah menarik banyak Zong Men (Sekte) dari Bei Yi Zhou (Benua Utara yang Berbeda) ke sana, kekuatan Wan Yao Zong (Sekte Segudang Iblis) sangat terpengaruh. Jadi secara keseluruhan, dari sepuluh pasukan besar ini, pasukan Wan Yao Zong (Sekte Segudang Iblis) ini seharusnya yang terlemah. Kita mengambil sikap bertahan terhadap Zong Men (Sekte) lain, dan mengerahkan kekuatan penuh untuk menghadapi pasukan Wan Yao Zong (Sekte Segudang Iblis) ini. Yakinlah tidak butuh waktu lama untuk melumpuhkan pasukan Wan Yao Zong (Sekte Segudang Iblis) ini, lalu berbalik menghadapi beberapa pasukan lainnya. Begitu pasukan Sembilan Da Zong Men (Sekte Besar) babak belur dan ketakutan, mereka akan mundur. Setelah mereka mundur, kita bisa mengerahkan seluruh kekuatan untuk menghadapi Zhao Hai.”
Tian Mo (Iblis Langit) lainnya mendengar analisis Mo Li Ke, tanpa sadar menganggukkan kepala. Memang seperti yang Mo Li Ke katakan, yang paling membuat mereka pusing adalah kurangnya kuat Chang Sheng Qi (Periode Keabadian). Tapi dengan menggunakan pasukan besar untuk menetralisir keunggulan Xiuzhen Jie (Dunia Kultivasi) dalam hal kuat Chang Sheng Qi (Periode Keabadian), maka sisanya akan lebih mudah ditangani.
Sementara mengenai situasi di Bei Yi Zhou (Benua Utara yang Berbeda), orang-orang Tian Mo Zu (Suku Iblis Langit) juga mengetahuinya. Beberapa Da Zhou (Benua Besar) lainnya memang memiliki beberapa aliansi kecil, tetapi aliansi kecil itu sama sekali bukan tandingan Sembilan Da Zong Men (Sekte Besar), jadi saat perang besar, pada akhirnya mereka akan tetap menurut pada Sembilan Da Zong Men (Sekte Besar). Bisa dikatakan, kecuali Wan Yao Zong (Sekte Segudang Iblis), kekuatan Sembilan Da Zong Men (Sekte Besar) lainnya tidak mengalami kerugian.
Sedangkan Wan Yao Zong (Sekte Segudang Iblis) berbeda. Yang berbagi Bei Yi Zhou (Benua Utara yang Berbeda) dengan mereka adalah Zi You Lian Meng (Aliansi Bebas), dan di Zi You Lian Meng (Aliansi Bebas) ada Zhao Hai, seorang yang begitu aneh. Wan Yao Zong (Sekte Segudang Iblis) tidak bisa memerintah Zhao Hai, tentu saja mereka juga tidak berani bertindak seenaknya terhadap Zi You Lian Meng (Aliansi Bebas). Dengan demikian, kekuatan merekalah yang justru paling lemah, dan merupakan target serangan terbaik bagi Tian Mo Zu (Suku Iblis Langit).
Pemimpin Tian Mo (Iblis Langit) tidak bersuara, malah memejamkan mata, merenungkan perkataan Mo Li Ke dengan tenang, melihat apakah rencana Mo Li Ke ini masih ada kekurangan, sambil juga memikirkan, adakah rencana yang lebih baik dari rencana Mo Li Ke ini. Namun setelah berpikir lama tidak juga menemukannya, akhirnya Pemimpin Tian Mo (Iblis Langit) perlahan membuka matanya, dan berkata dengan suara berat, “Baik, lakukan seperti yang dikatakan Mo Li Ke. Semua orang turun untuk bersiap. Kumpulkan pasukan, mundur sepuluh li, tiga hari waktu latihan.”
Semua Tian Mo (Iblis Langit) mengerti maksud Pemimpin Tian Mo (Iblis Langit). Mereka mundur sepuluh li, menciptakan zona penyangga, sekaligus mencegah pasukan besar Xiuzhen Jie (Dunia Kultivasi) mengetahui apa yang mereka lakukan. Selain itu, mereka bisa memanfaatkan tiga hari ini untuk melatih koordinasi pasukan, sehingga saat bertempur melawan Xiuzhen Jie (Dunia Kultivasi), mereka akan lebih diuntungkan.
Pergerakan tiba-tiba pasukan besar Tian Mo (Iblis Langit) ini memang membuat pasukan besar Xiuzhen Jie (Dunia Kultivasi) agak tegang. Mereka segera mengirim orang untuk menyelidiki, ingin tahu apa yang sebenarnya ingin dilakukan oleh pasukan besar Xiuzhen Jie (Dunia Kultivasi).
Namun setelah mereka mengirim orang untuk menyelidiki, mereka tidak bisa melihat apa-apa. Meskipun pasukan Tian Mo (Iblis Langit) mundur, mereka mengirim banyak Tian Mo (Iblis Langit) untuk berjaga-jaga di sekeliling pasukan besar mereka, mencegat mata-mata Xiuzhen Jie (Dunia Kultivasi), membuat mata-mata Xiuzhen Jie (Dunia Kultivasi) tidak bisa melihat apa pun.
Meskipun agak terkejut dan ragu-ragu, Xiuzhen Jie (Dunia Kultivasi) di sini tidak bereaksi berlebihan. Yang harus mereka lakukan sekarang hanya satu, yaitu melanjutkan rencana mereka sendiri, dan melakukan pertempuran penentuan dengan pasukan Tian Mo (Iblis Langit).
Satu-satunya yang mengetahui pergerakan pasukan Tian Mo (Iblis Langit) adalah Zhao Hai. Namun Zhao Hai tidak memperingatkan Sembilan Da Zong Men (Sekte Besar), karena pertempuran besar antara pasukan Tian Mo (Iblis Langit) dan Sembilan Da Zong Men (Sekte Besar) juga akan menguras kekuatan Sembilan Da Zong Men (Sekte Besar), itu hanya akan menguntungkannya. Lagipula, meskipun dia memperingatkan Sembilan Da Zong Men (Sekte Besar), mereka belum tentu percaya. Mungkin Sembilan Da Zong Men (Sekte Besar) malah menganggap Zhao Hai sedang memperhitungkan mereka, jadi Zhao Hai malas memperingatkan mereka.
Tiga hari, panjangnya tidak bisa dibilang panjang, pendeknya tidak bisa dibilang pendek. Bagi para Xiuzhe (Kultivator), itu mungkin hanya waktu sekali duduk bermeditasi, tidak seberapa. Tapi jika memanfaatkan tiga hari ini untuk melatih taktik dengan baik, itu masih memungkinkan. Tian Mo Zu (Suku Iblis Langit) melakukan hal itu, mereka menggunakan tiga hari untuk melatih taktik saat dikepung dari sepuluh arah. Hasilnya memang tidak terlalu ideal, tapi jauh lebih baik daripada tidak ada persiapan sama sekali.
Dan yang sangat kontras dengan Tian Mo Zu (Suku Iblis Langit), adalah Sembilan Da Zong Men (Sekte Besar) di sana. Jangan sebut latihan taktik, tiga hari ini, mereka bahkan belum selesai bertengkar hanya mengenai jumlah personel. Wan Yao Zong (Sekte Segudang Iblis) tahu bahwa kekuatan mereka sekarang tidak cukup, jadi mereka berharap Zong Men (Sekte) lain dari Sembilan Da Zong Men (Sekte Besar) dapat membantu mereka, mendukung mereka dengan sejumlah personel, sehingga saat berhadapan dengan Tian Mo Zu (Suku Iblis Langit), mereka akan lebih percaya diri.
Namun beberapa Zong Men (Sekte) besar lainnya sama sekali tidak setuju dengan permintaan Wan Yao Zong (Sekte Segudang Iblis) ini. Alasan mereka membagi menjadi sepuluh pasukan besar, tidak hanya untuk mengepung Tian Mo Zu (Suku Iblis Langit), tetapi lebih utama karena mereka tidak mau berada di bawah komando orang lain. Karena meskipun Sembilan Da Zong Men (Sekte Besar) sekarang telah bersatu, mereka masih tidak sepenuhnya percaya satu sama lain, semuanya takut diperhitungkan oleh yang lain, saling waspada. Dalam situasi seperti ini, bagaimana mungkin delapan Da Zong Men (Sekte Besar) lainnya meminjamkan personel kepada Wan Yao Zong (Sekte Segudang Iblis)? Tiga hari ini, Sembilan Da Zong Men (Sekte Besar) terus menghabiskan energi mereka untuk urusan seperti ini, sama sekali tidak ada persiapan apa pun.
Zhao Hai sangat kecewa dengan perilaku Sembilan Da Zong Men (Sekte Besar) ini. Tapi dia tidak pergi menghalangi, juga tidak bisa menghalangi. Sembilan Da Zong Men (Sekte Besar) sejak awal paling curiga padanya, jika dia ikut campur, hanya akan membuat Sembilan Da Zong Men (Sekte Besar) semakin curiga padanya. Zhao Hai hanya di dalam ruang angkasa, dengan senyum dingin melihat Sembilan Da Zong Men (Sekte Besar) bertengkar di sana, dan pada saat yang sama semakin memperkuat tekadnya untuk membereskan Sembilan Da Zong Men (Sekte Besar).
Xiuzhen Jie (Dunia Kultivasi) tahun-tahun ini, dibandingkan sepuluh ribu tahun lalu, kekuatannya bukan bertambah kuat, malah jauh lebih lemah. Penyebab utamanya adalah penindasan Sembilan Da Zong Men (Sekte Besar) terhadap Zong Men (Sekte) lain. Begitu muncul seorang jenius di Zong Men (Sekte) lain, Sembilan Da Zong Men (Sekte Besar) pasti akan berusaha membunuh jenius itu. Ini memang menguntungkan bagi perkembangan Sembilan Da Zong Men (Sekte Besar), tetapi sama sekali tidak menguntungkan bagi perkembangan Zong Men (Sekte) lain. Semakin sulit bagi Zong Men (Sekte) lain untuk melahirkan kuat Chang Sheng Qi (Periode Keabadian), kekuatan Sembilan Da Zong Men (Sekte Besar) semakin kuat, namun kekuatan Zong Men (Sekte) lain semakin lemah, seluruh kekuatan Xiuzhen Jie (Dunia Kultivasi) juga semakin lemah, semua ini disebabkan oleh Sembilan Da Zong Men (Sekte Besar).
Dan Zhao Hai ingin menghancurkan situasi ini, membiarkan Zong Men (Sekte) lain di Xiuzhen Jie (Dunia Kultivasi) juga berkembang, dengan begitu kekuatan Xiuzhen Jie (Dunia Kultivasi) akan semakin kuat.
==
Di atas sebuah pedang raksasa yang sangat besar berdiri sepuluh orang, terasa agak kosong. Di samping pedang raksasa itu, ada banyak sekali kultivator (xiu shi) yang berjaga di sampingnya.
Jian Wu Ya menatap beberapa orang lainnya, lalu berkata dengan suara berat, “Kali ini kita sepuluh pasukan besar menyerbu Tian Mo zu (Suku Iblis Langit), semua harus memperhatikan kerja sama. Ini tong xin qi (alat komunikasi), kita bisa berhubungan melalui ini, lebih cepat daripada yu jian (pedang pesan giok).” Di tangannya ada beberapa piringan kecil dari logam, piringan itu diukir dengan fa zhen (susunan sihir), tampak sangat halus.
Zhao Hai dan yang lainnya masing-masing menerima satu piringan. Begitu mengisi sesuatu ke dalamnya, di atas piringan itu segera muncul segumpal kabut, lalu bagian tengah kabut itu perlahan menjadi kosong.
Jian Wu Ya berkata dengan suara berat, “Langsung saja bicara ke piringan ini. Piringan ini tidak bisa mengirim suara, tapi akan mengubah suara menjadi tulisan yang ditampilkan. Kita akan berhubungan melalui ini.”
Semua orang mengangguk. Zhao Hai melihat ke kejauhan, pasukan besar mereka tidak berhenti, masih terus bergerak menuju arah pasukan Tian Mo. Zhao Hai menoleh ke Jian Wu Ya dan berkata, “Ketua Sekte Jian, saat ini pasukan sedang bergerak maju. Kalau tidak ada masalah, saya akan kembali dulu. Jika ada sesuatu, hubungi saja saya. Selama saya bisa membantu, pasti akan saya bantu, bagaimanapun ini adalah pertempuran penentuan antara dunia kultivasi (xiu zhen jie) dan dunia iblis (tian mo jie).” Setelah selesai berkata, dia menangkupkan tangan kepada Jian Wu Ya, lalu sosoknya berkelebat dan menghilang.
Jiao Hua Long dan yang lainnya meskipun masih memandang rendah Zhao Hai, mereka juga tahu apa yang dikatakan Zhao Hai benar. Sekarang adalah saat pertempuran penentuan antara dunia kultivasi dan pasukan besar Tian Mo zu, pada saat ini, apa pun pikiranmu, mengusir pasukan Tian Mo adalah prioritas utama. Kalau tidak, yang rugi ya kamu sendiri.
Jiao Hua Long dan yang lainnya tidak berkata apa-apa, hanya menangkupkan tangan kepada Jian Wu Ya, lalu berbalik dan pergi. Jian Wu Ya juga menangkupkan tangan kepada mereka, menggerakkan pedang besarnya, terbang ke depan.
Jangan remehkan beberapa tong xin qi yang dikeluarkan Jian Wu Ya ini. Kelihatannya mungkin tidak terlalu canggih, tapi perlu kamu tahu, tong xin qi biasa, di medan perang sama sekali tidak bisa dipakai. Selain chuan xin yu jian (pedang pesan giok), tong xin qi lainnya, begitu dibawa ke medan perang, hampir bisa dibilang sampah. Karena di medan perang qi (energi) berhamburan di mana-mana, setiap saat dipenuhi berbagai energi kacau-balau. Kalau tong xin qi biasa dibawa ke medan perang, tong xin qi itu akan terpengaruh energi-energi itu, sama sekali tidak bisa digunakan. Hanya chuan xin yu jian yang bisa.
Tapi chuan xin yu jian itu seperti menulis surat, kecepatannya memang cepat, tapi di medan perang yang berubah dalam sekejap, terasa sangat lambat. Sedangkan tong xin qi yang dikeluarkan Jian Wu Ya ini, meskipun kelihatannya tidak mencolok, tapi berdasarkan penjelasannya kemampuannya lumayan. Di medan perang, setidaknya lebih baik dari chuan xin yu jian.
Zhao Hai kembali ke Ming Wang Hao (Kapal Raja Neraka). Lao La dan yang lainnya sedang duduk di Ming Wang Hao. Di Ming Wang Hao juga ada beberapa kultivator lain, kultivator ini semuanya dari Zi You Lian Meng (Aliansi Bebas), ada dari Hei Hu Bang (Geng Harimau Hitam), juga dari sekte lain. Sebenarnya bisa dibilang, hanya kultivator Zi You Lian Meng yang paling hebat, semuanya bisa duduk di fa qi (alat sihir) besar dan bergerak maju. Kultivator dari sekte lain tidak mendapat perlakuan seperti ini.
Begitu Zhao Hai kembali ke Ming Wang Hao, dia segera melambaikan tangan, dan segera muncul sejumlah besar bu si sheng wu (makhluk tak mati) di belakang fa qi besar Di Yi Jun Tuan (Korps Pertama). Jumlah bu si sheng wu ini tidak kurang dari seratus juta, tapi bisa dilihat, kekuatan tempur masing-masing tidak terlalu kuat. Namun, bu si sheng wu ini semuanya memegang huo qiang (senapan api). Beberapa bu si sheng wu jenis yao shou (binatang iblis) di punggungnya membawa huo pao (meriam).
Setelah mengeluarkan bu si sheng wu itu, Zhao Hai menoleh ke Lao La dan yang lainnya, mengangguk. Lao La dan yang lainnya juga mengerti maksud Zhao Hai. Li Ji, Mei Gen, dan Ma Ge Lei segera maju ke depan, memegang tong xin qi, dan berturut-turut mengeluarkan beberapa perintah.
Setelah perintah ini dikeluarkan, orang-orang Di Yi Jun Tuan segera menyadari, ternyata bu si sheng wu itu dalam waktu sesingkat-singkatnya telah mengatur formasi. Tidak lama kemudian, sebuah mo fang da zhen (formasi besar kubus ajaib) yang sangat besar sudah terbentuk.
Melihat ini, para komandan kecil Di Yi Jun Tuan baru mengerti, ternyata sebelumnya Zhao Hai berkata bahwa Ma Ge Lei dan yang lainnya akan memimpin mereka bertempur, itu bukan lelucon, dan Ma Ge Lei mereka memang punya kemampuan ini.
Zhao Hai sekali mengeluarkan seratus juta bu si sheng wu, pasukan besar Zi You Lian Meng yang tadinya terlihat jumlah personelnya sedikit dan terlemah, tiba-tiba berubah menjadi yang paling banyak personelnya di antara sepuluh pasukan besar. Dari kejauhan bisa terlihat mereka seperti awan hitam besar yang bergerak maju menekan.
Namun tidak lama kemudian, awan hitam besar lainnya muncul. Awan hitam besar ini sama sekali tidak kalah banyaknya dengan bu si sheng wu yang dikeluarkan Zhao Hai, bahkan lebih banyak. Itu adalah pasukan besar Tian Mo zu.
Sepuluh pasukan besar dunia kultivasi bergerak terpisah, masing-masing menyerang tempat yang berbeda. Tempat yang dipilih Zhao Hai adalah sisi paling timur pasukan Tian Mo. Pasukan Tian Mo sekarang juga sudah membentuk yuan zhen (formasi lingkaran) besar, berjaga dengan siaga di sana.
Jumlah personel kedua belah pihak pasukan sangat banyak. Dari jauh sudah bisa saling melihat. Zhao Hai memimpin pasukan Zi You Lian Meng bergerak maju perlahan, berhenti saat masih sekitar lima puluh li dari pasukan Tian Mo zu. Kedua belah pihak berhadapan dari jauh, suasana tegang seketika.
Bukan karena Zhao Hai tidak mau bergerak sekarang, tapi tidak bisa bergerak sekarang. Zhao Hai sudah sepakat dengan para ketua sekte Sembilan Sekte Besar, akan bergerak bersama. Serangan pertama harus serentak. Menunggu perintah dari tong xin qi Jian Wu Ya, kalau belum ada perintah jangan menyerang.
Meskipun Zhao Hai tidak terlalu suka pada Jian Wu Ya dan yang lainnya, dia juga tahu, pertempuran besar ratusan juta orang ini, kalau bergerak sembarangan, tidak ada untungnya bagi siapa pun. Jadi dia tetap menerima perintah ini.
Zhao Hai memandang pasukan besar Tian Mo, matanya tanpa suka maupun duka. Hidupnya mungkin tidak sepanjang monster-monster tua yang sudah hidup ribuan atau puluhan ribu tahun di dunia kultivasi sini, tapi pengalaman hidupnya benar-benar sangat luar biasa. Dua puluh tahun lebih jadi pertapa di Bumi, di Benua Bahtera Nuh (Fang Zhou Da Lu), dari seorang bangsawan kecil yang diusir dari pusat kekuasaan, berkembang selangkah demi selangkah, lalu bertarung dengan Shen zu (Suku Dewa), bertarung dengan Mo zu (Suku Iblis), lalu masuk ke Ming jie (Dunia Neraka), bertarung dengan berbagai bu si sheng wu, kemudian terbang ke atas (fei sheng), lalu pertarungan yang tiada habisnya lagi. Zhao Hai menyadari, sejak dia melintas (chuan yue), pertempuran sepertinya menghabiskan sebagian besar waktunya. Meskipun dia menggunakan waktu lama untuk menyempurnakan ruangannya, tapi pertikaian selalu menyertainya.
Bahkan pertempuran besar berskala ratusan juta seperti ini, dia sudah terlibat bukan sekali dua kali. Jadi untuk pertempuran seperti ini, Zhao Hai sejak dulu sudah bisa menghadapinya dengan hati tenang.
Lao La dan yang lainnya selalu mengikuti di belakang Zhao Hai. Apa yang dialami Zhao Hai, mereka juga mengalaminya. Jadi satu per satu juga sama sekali tidak tampak tegang, wajah mereka tenang memandang kamp pasukan Tian Mo di seberang.
Sedangkan kultivator Zi You Lian Meng di belakang mereka, tidak punya ketenangan sebaik ini. Mereka semua memandang kamp pasukan Tian Mo, wajah memerah, napas memburu, jelas sangat tegang sebelum pertempuran besar.
Zhao Hai memandang orang-orang itu, dia tahu kalau tidak menghilangkan ketegangan mereka, saat pertempuran besar nanti, kemampuan tempur orang-orang ini paling hanya bisa keluar enam puluh persen. Kalau benar-benar berhadapan dengan pasukan Tian Mo, hanya akan mati sia-sia.
Begitu berpikir, Zhao Hai segera berkata dengan suara berat, “Semua orang keluar dari fa qi besar, bariskan barisan.” Dengan suara Zhao Hai, para kultivator itu segera terbang keluar dari fa qi besar, tak lama kemudian sudah berbaris rapi. Formasi yang mereka buat hanya formasi lingkaran, jauh kalah dibanding mo fang da zhen milik bu si sheng wu.
Setelah semua orang berbaris rapi, Zhao Hai memandang mereka, berkata dengan suara berat, “Para saudara, hari ini adalah hari pertempuran penentuan kita dengan pasukan besar Tian Mo. Pertempuran ini menentukan hidup mati dunia kultivasi kita. Menang, kita bisa mengusir pasukan Tian Mo pulang ke kampung halaman mereka, melindungi rumah kita. Kalah, dunia kultivasi kita mulai sekarang mungkin akan sulit mengadakan pertempuran besar seperti ini melawan pasukan Tian Mo. Selanjutnya kita hanya bisa mempertahankan wilayah kita sendiri, melihat orang-orang Tian Mo zu seenaknya leluasa di wilayah dunia kultivasi kita. Bisakah kalian menerima hasil seperti ini?”
Para kultivator itu semuanya tersipu oleh perkataan Zhao Hai, darah mendidih, mereka berteriak, “Tidak terima! Tidak terima!”
Zhao Hai mengangguk, berkata, “Benar, kultivator mana pun tidak bisa terima. Semua yang ada di dunia kultivasi adalah milik kita para kultivator, atas dasar apa Tian Mo zu mendapat bagian? Kita pasti tidak bisa terima, harus kita usir mereka kembali ke dunia iblis (tian mo jie). Sekarang pertempuran besar akan segera dimulai, semua kultivator Zi You Lian Meng sedang melihat kita, melihat kita membawa kemenangan besar bagi mereka. Para saudara, bisakah kita mengecewakan mereka?”
“Tidak bisa! Tidak bisa! Tidak bisa!”
Zhao Hai mengangguk, tiba-tiba menyadari di tong xin qi yang diberikan Jian Wu Ya padanya muncul sederet tulisan “Mulai lakukan!” Zhao Hai menghela napas, beruntung, perintah ini datang tepat waktu. Zhao Hai segera menunjuk ke arah pasukan Tian Mo jie dan berkata, “Serang!”
“Bunuh!” Semua kultivator berteriak keras, terbang ke depan. Meskipun mereka terbang ke depan, tapi formasi mereka tidak kacau. Para komandan kecil setiap tim sudah menerima perintah dari Li Ji mereka, mereka tidak berani sembarangan.
Dan pasukan bu si sheng wu Zhao Hai juga mengikuti di belakang Di Yi Jun Tuan, menyerbu ke arah pasukan Tian Mo jie. Saat itu, sembilan pasukan besar lainnya juga bergerak, menyerbu pasukan Tian Mo.
Pasukan Tian Mo saat itu juga bergerak. Yuan zhen mulai berputar perlahan, seluruh pasukan bahkan sedikit mengerutkan formasi ke dalam, kelihatannya akan sepenuhnya mengambil posisi bertahan.
Zhao Hai tidak bergerak, tapi Hu Da Wei dan seribu bu si sheng wu tingkat Chang Sheng qi (periode panjang umur) itu sudah dikirim keluar, mengikuti para kultivator kuat tingkat Chang Sheng qi dari Sembilan Sekte Besar, menyerbu ke dalam pasukan Tian Mo. Tapi Zhao Hai menyuruh Cai Er untuk setiap saat memperhatikan keadaan Hu Da Wei dan yang lainnya di sana. Begitu ada bahaya pada salah satu dari Hu Da Wei mereka, Cai Er akan segera memasukkannya ke dalam ruangan, dan setelah bahaya berlalu, mengeluarkannya lagi.
Zhao Hai melakukan ini juga tidak ada pilihan. Kekuatan tempur Hu Da Wei dan yang lainnya sangat gagah, sekarang ini adalah kartu truf terkuat di tangan Zhao Hai. Kalau kerugian terlalu berat, tidak baik. Yang terutama, Hu Da Wei dan yang lainnya juga bisa memberikan Zhao Hai kekuatan iman (xin yang zhi li) dalam jumlah besar, sangat berguna bagi Zhao Hai. Jadi Zhao Hai tidak akan membiarkan Hu Da Wei dan yang lainnya celaka.
Dan dunia iblis juga menjalankan rencana Mo Shi Ke. Chang Sheng qi Tian Mo mereka tidak meninggalkan pasukan Tian Mo, melainkan bekerja sama dengan pasukan Tian Mo, berkelit melawan para kultivator kuat Chang Sheng qi dari Sembilan Sekte Besar dan Hu Da Wei mereka. Untuk sementara, mereka berhasil mengikat Hu Da Wei dan yang lainnya.
Sedangkan pasukan besar Tian Mo zu lainnya sepenuhnya mengambil posisi bertahan, sama sekali sepertinya tidak mau menyerang. Tidak hanya terhadap Zhao Hai, terhadap beberapa pasukan besar lainnya juga mengambil posisi bertahan. Bahkan terhadap pasukan besar Wan Yao Zong (Sekte Sepuluh Ribu Iblis), mereka tidak menyerang.
==
Tian Mo Zu (Suku Iblis Surgawi) sepenuhnya mengambil sikap bertahan, ini membuat Zhao Hai agak terkejut. Dia tidak mendengar perkataan Mo Li Ke kemarin, tapi selama tiga hari ini, taktik latihan pasukan Tian Mo (Iblis Surgawi) masih dia ketahui. Taktik latihan pasukan Tian Mo tidak semuanya bersifat bertahan, jadi ketika Zhao Hai melihat pasukan Tian Mo sepenuhnya mengambil sikap bertahan, dia tahu bahwa pasukan Tian Mo pasti memiliki tipu muslihat.
Namun Zhao Hai tidak memperdulikan tipu muslihat apa yang mereka miliki, dia hanya diam memperhatikan mereka, melihat tipu muslihat apa yang mereka punya. Karena Zhao Hai yakin, apapun tipu muslihat pasukan Tian Mo, dia bisa menghadapinya.
Berbeda dengan Zhao Hai, orang-orang dari Sembilan Sekte Besar tidak memikirkan kemungkinan tipu muslihat dari pasukan Tian Mo. Begitu mereka melihat pasukan Tian Mo sepenuhnya bertahan, satu per satu mereka menjadi sangat gembira dan mulai menyerang pasukan Tian Mo dengan mati-matian. Dengan demikian serangan mereka justru menjadi sangat dahsyat. Di seluruh medan perang, hanya Legiun Pertama (Di Yi Jun Tuan) milik Zhao Hai di sini yang serangannya teratur, sama sekali tidak kacau.
Serangan Zhao Hai juga sangat unik. Para Xiuzhe (Kultivator) dari Legiun Pertama membentuk formasi lingkaran (yuan zhen), bertarung habis-habisan berhadapan langsung dengan pasukan Tian Mo. Namun formasi lingkaran kedua belah pihak terus berputar tanpa henti, hampir setiap orang dapat berpartisipasi dalam pertempuran, tapi korban jiwa tidak terlalu besar, serangan juga terlihat tidak terlalu gencar.
Sementara serangan Bu Si Sheng Wu (Makhluk Abadi) yang dikeluarkan Zhao Hai bahkan lebih menarik. Serangan mereka sepenuhnya dilakukan melalui Huo Qiang (Senapan Api) dan Huo Pao (Meriam). Serangan Huo Qiang dan Huo Pao, bagi Tian Mo dari Tian Mo Zu, kerusakannya sangat terbatas. Jadi meskipun di sini kedua belah pihak bertempur sibuk dengan meriam dan peluru berseliweran, korban jiwa tidak terlalu besar.
Tepat pada saat ini, pasukan Tian Mo tiba-tiba bergerak. Formasi lingkaran pasukan Tian Mo tiba-tiba menyusut sedikit ke dalam, dan bagian yang menyusut ini persis di tempat pasukan Wan Yao Zu (Suku Seribu Iblis) menyerang. Pasukan Wan Yao Zu mengira pasukan Tian Mo berhasil dipukul mundur, segera mereka mengejar dan membantai.
Dan pada saat inilah, pasukan Tian Mo tiba-tiba melancarkan serangan balik terhadap pasukan Wan Yao Zu, serangan yang begitu ganas. Pasukan Wan Yao Zu baru menyadari bahwa mereka telah masuk jauh ke dalam pasukan Tian Mo, di sekeliling mereka penuh dengan pasukan Tian Mo, mereka ternyata telah dikepung.
Jiao Hua Long terus memimpin pasukan Wan Yao Zu. Begitu melihat situasi ini, ekspresi Jiao Hua Long berubah, dia segera berteriak keras, “Terobos keluar, cepat terobos keluar!” Sambil mengeluarkan alat komunikasi yang diberikan Jian Wu Ya kepadanya, dia berteriak keras, “Pasukan Wan Yao Zu dikepung, cepat kirim bantuan!”
Mereka sudah dikepung, namun Jiao Hua Long masih tidak bisa mengucapkan kata ‘mohon’, betapa sombongnya sampai tingkat itu. Dan Zhao Hai mereka hampir bersamaan menerima informasi permintaan bantuan Jiao Hua Long.
Melihat isi di alat komunikasi, Zhao Hai tidak bisa menahan dengusan dingin, “Sampah, begitu cepat sudah dikepung orang. Kekuatan Wan Yao Zu meskipun tidak sekuat Sembilan Sekte Besar, tapi tidak terlalu lemah, bahkan tipu muslihat sederhana seperti ini tidak bisa dilihat, benar-benar bodoh sekali.”
Alasan Zhao Hai mengatakan ini adalah karena proses serangan Jiao Hua Long semuanya dilihat oleh Zhao Hai. Faktanya sekarang banyak Xiuzhe dari Sembilan Sekte Besar yang tubuhnya menempel Liu Yin Chen (Debu Perak Mengalir), bisa dikatakan Zhao Hai memahami situasi seluruh medan peraga dengan sekali pandang. Jadi bagaimana Wan Yao Zu bisa dikepung, dia tahu dengan jelas.
Di mata Zhao Hai, Wan Yao Zu bisa dikepung begitu saja, benar-benar bodoh sekali. Pasukan Tian Mo membentuk formasi lingkaran, ketika bertempur dengan mereka, selalu tidak kalah. Tiba-tiba muncul celah, apakah ini tidak patut dicurigai sama sekali? Tapi Jiao Hua Long justru tidak curiga, malah memimpin pasukan besar masuk ke celah itu, akibatnya dikepung pasukan Tian Mo di dalam formasi. Ini tidak salahkan mereka bodoh, mau salahkan siapa lagi.
Sekarang situasi medan perang, meskipun kedua belah pihak sedang bertempur hebat, tapi secara keseluruhan adalah pihak Xiu Zhen Jie (Dunia Kultivasi) yang menyerang, pihak Tian Mo Zu yang bertahan. Jadi pihak Xiu Zhen Jie jika ingin mundur, masih bisa mundur. Tepat setelah informasi permintaan bantuan Jiao Hua Long dikirim, beberapa sekte lain dari Sembilan Sekte Besar segera mengirim pasukan untuk mendukung Wan Yao Zu. Tindakan seperti ini bahkan lebih membuat Zhao Hai merasa tidak bisa berkata-kata.
Secara keseluruhan, jika tidak menghitung Bu Si Sheng Wu milik Zhao Hai, pasukan besar Xiu Zhen Jie tidak sebanyak jumlah pasukan Tian Mo Zu. Mereka hanya unggul dalam jumlah Qiangzhe (Kuat) periode Chang Sheng Qi (Periode Panjang Umur). Sekarang pasukan besar Xiu Zhen Jie karena saling tidak percaya, lagi-lagi terpecah menjadi sepuluh pasukan besar. Sepuluh pasukan besar menghadapi pasukan Tian Mo yang bertahan penuh, seperti kepalan tangan yang mengepal, sama sekali tidak mendapat keuntungan sedikit pun, bahkan bisa celaka jika tidak hati-hati. Pada saat ini, mereka malah harus membagi pasukan untuk menyelamatkan pasukan Wan Yao Zu, ini memberi kesempatan pada Tian Mo Jie (Dunia Iblis Surgawi).
Sebenarnya jika mengikuti pertempuran normal, Wan Yao Zu terperangkap dalam pengepungan, orang lain datang menolong tidak masalah. Tapi situasi sekarang berbeda, jumlah Xiu Zhen Jie sedikit, namun menyerang, sementara jumlah Tian Mo Zu banyak namun bertahan. Meskipun kelihatannya Xiu Zhen Jie unggul dan bisa mundur kapan saja, tapi sebenarnya, Tian Mo Zu juga memiliki banyak tenaga cadangan untuk menyerang. Sembilan Sekte Besar mengirim pasukan untuk membantu Wan Yao Zu, dengan demikian kekuatan mereka semakin terpecah. Tian Mo Zu sepenuhnya memiliki kelebihan pasukan untuk mengepung satu titik dan menghadang bantuan, pada akhirnya yang rugi tetap Xiuzhe Xiu Zhen Jie.
Menurut Zhao Hai, meskipun Wan Yao Zu terperangkap dalam pengepungan Tian Mo Zu, tapi tidak sampai ke situasi terdesak. Pada saat ini, Wan Yao Zu sepenuhnya mampu mengandalkan kekuatannya sendiri untuk menerobos pengepungan, karena pengepungan Tian Mo Zu ini berada di tepi formasi lingkaran, satu sisinya sangat lemah. Asalkan Wan Yao Zu mengerahkan seluruh kekuatan untuk menghantam titik lemah itu, mereka bisa segera keluar dari pengepungan. Meskipun akan kehilangan beberapa orang, tapi tidak akan kalah terlalu parah, sekte lain juga tidak akan dalam bahaya.
Tapi Jiao Hua Long si bodoh ini, dia hanya berteriak terobos keluar, tidak memberi tahu para Xiuzhe itu ke arah mana harus menerobos. Para Xiuzhe itu tanpa komando yang jelas, seperti lalat tanpa kepala berkeliling kacau di dalam pasukan Tian Mo, malah semakin masuk ke dalam pasukan Tian Mo, ini sama saja mencari mati.
Apalagi Jiao Hua Long juga pertama kali mengirim pesan kepada mereka meminta bantuan, dan orang-orang dari beberapa sekte besar lainnya terpaksa harus menolong. Dalam situasi ini, sama saja menarik beberapa sekte besar lainnya ke dalam pusaran ini, benar-benar bodoh tidak ada yang lebih bodoh.
Zhao Hai menggelengkan kepala, benar-benar tidak tahu harus berkata apa. Sementara Lao La mereka sekarang tidak berada di sisi Zhao Hai, sudah masuk ke dalam ruang, mereka secara alami tahu apa yang terjadi di luar. Lao La mereka di dalam ruang juga menggelengkan kepala sambil tersenyum pahit, benar-benar takut pada musuh seperti dewa, tapi takut pada teman satu tim seperti babi. Dengan orang bodoh seperti Jiao Hua Long, Xiu Zhen Jie bahkan jika ingin mengurangi korban jiwa saja sulit.
Dan perkembangan kejadian juga seperti yang Zhao Hai mereka pikirkan. Pasukan bantuan yang dikirim Sembilan Sekte Besar, bertemu dengan penyergapan Tian Mo Zu. Seketika ini orang-orang Sembilan Sekte Besar semakin panik, mereka mengira Wan Yao Zu sudah terdesak dalam situasi putus asa, segera mengirim pasukan lagi untuk mendukung, kemudian disergap lagi. Kekuatan Sembilan Sekte Besar menurun drastis, pasukan Tian Mo sudah mulai melakukan serangan balik lokal.
Begitu melihat situasi ini, Zhao Hai juga tahu dia harus turun tangan. Dia berkata dengan suara dalam, “Lao La, kalian jaga medan perang di sini, aku pergi membantu orang Wan Yao Zu.”
Lao La mereka mengiyakan, Zhao Hai menggerakkan tubuhnya, muncul di dalam formasi perang pasukan besar Wan Yao Zu. Sekarang pasukan besar Wan Yao Zu sudah kacau balau, formasi hampir dihancurkan oleh pasukan Tian Mo. Sementara Jiao Hua Long si bodoh ini juga panik, berteriak keras, “Tahan, tahan, beri aku tahan!”
Tepat pada saat ini, Zhao Hai muncul di samping Jiao Hua Long. Jiao Hua Long begitu merasakan ada orang di dekatnya, segera meninju. Zhao Hai menangkap tinjunya, dan berkata keras, “Ketua Jiao, jangan panik.”
Setelah itu Zhao Hai tidak mempedulikan Jiao Hua Long lagi, dia berkata keras, “Jangan panik, semua orang ciutkan pertahanan, kumpul ke arahku, cepat!”
Para Xiuzhe di bawah bendera Wan Yao Zu begitu mendengar ini semuanya tertegun, tapi dalam keadaan panik seperti ini, bisa mendengar perintah yang begitu jelas, mereka segera merasa menemukan pegangan, langsung melakukan apa yang Zhao Hai perintahkan. Pasukan besar Wan Yao Zu mulai perlahan menciut, berkumpul ke arah Zhao Hai dan Jiao Hua Long.
Tidak lama kemudian formasi besar Wan Yao Zu tampak sangat rapat, pasukan Tian Mo juga tidak bisa dalam waktu singkat menghancurkan pasukan besar Wan Yao Zu. Meskipun pasukan besar Wan Yao Zu dalam pengepungan, tapi sudah menstabilkan posisi mereka.
Zhao Hai begitu melihat situasi ini, kemudian melanjutkan, “Semua orang sekarang hantam ke arah tenggara, cepat, hantam sekuat tenaga!” Orang-orang Wan Yao Zu sekarang tekanannya sudah berkurang banyak, begitu mendengar Zhao Hai berkata demikian, tidak peduli siapa yang memberi perintah, mereka semua berbalik dan menghantam penuh kekuatan ke arah tenggara.
Arah tenggara itu adalah titik lemah lingkaran pengepungan pasukan Tian Mo. Dengan hantaman pasukan besar Wan Yao Zu, pasukan Tian Mo sedikit kewalahan, tidak lama kemudian pasukan besar Wan Yao Zu berhasil keluar dari lingkaran pengepungan.
Para Xiuzhe Wan Yao Zu, begitu melihat mereka berhasil keluar dari kepungan pasukan Tian Mo, semuanya tidak bisa menahan sorak sorai. Tapi Zhao Hai segera berkata, “Orang yang sudah keluar dari pengepungan, berbalik menyambut, jangan biarkan pasukan Tian Mo mengepung lagi.” Para Xiuzhe Wan Yao Zu sekarang sudah sangat percaya pada Zhao Hai, segera melakukan apa yang Zhao Hai katakan. Tidak lama kemudian pasukan besar Wan Yao Zu akhirnya semuanya keluar dari lingkaran pengepungan. Meskipun kali ini kerugian tidak sedikit, dari mereka masuk ke pengepungan sampai keluar, total memakan waktu lebih dari dua jam. Dan pertempuran dua jam lebih ini membuat pasukan besar Wan Yao Zu kehilangan hampir satu juta orang. Kerugian seperti ini tidak sedikit, tapi bagaimanapun juga, sebagian besar orang masih hidup keluar.
Jiao Hua Long terdiam berdiri di sana, dia melihat dengan mata kepala sendiri Zhao Hai sama sekali tidak turun tangan, hanya dengan beberapa perintah sederhana, sudah membuat pasukan besar Wan Yao Zu membunuh jalan keluar dari pasukan Tian Mo. Ini merupakan pukulan besar baginya.
Di Xiu Zhen Jie sini, pertempuran skala besar sangat jarang terjadi, meskipun ada, juga tidak akan terlalu banyak kemampuan komando. Umumnya kedua belah pihak maju berhadap-hadapan bertempur mati-matian, tidak akan seperti ketentaraan, menggunakan berbagai macam taktik. Jadi di Xiu Zhen Jie, hampir tidak ada beberapa orang yang bisa memimpin pertempuran.
Awalnya Jiao Hua Long menganggap dirinya kuat, dan merupakan kepala satu sekte, kemampuan komando seharusnya lebih kuat dari orang biasa. Bahkan Zhao Hai, dalam kemampuan komando juga belum tentu lebih unggul darinya. Tapi benar-benar sampai di medan perang, Jiao Hua Long mendapati sama sekali tidak seperti itu. Memimpin puluhan juta pasukan tidak mudah, dia mendapati perintahnya tidak bisa dijalankan dengan baik. Dia membayangkan bisa memimpin pasukan besar bertempur sesuai pikirannya, tapi saat benar-benar dijalankan, ternyata sama sekali tidak mungkin. Sekarang melihat Zhao Hai, beberapa perintah sederhana, pasukan besar Wan Yao Zu hidup kembali, membunuh jalan keluar dari kepungan, ini membuat Jiao Hua Long bagaimana menahan malu.
Zhao Hai tidak ambil pusing sebanyak ini, dia segera mengambil alat komunikasi, mengirim pesan ke semua orang: “Wan Yao Zu sudah diselamatkan, aman, tidak perlu kirim bantuan lagi, waspada penyergapan pasukan bantuan oleh Tian Mo Jie.”
Setelah mengirim pesan, Zhao Hai menoleh ke Jiao Hua Long dan berkata, “Ketua Jiao, Tian Mo Jie sepertinya ingin menjebakmu agar terperdaya, jangan mudah lagi menerobos masuk ke dalam formasi musuh. Di pasukanku masih ada urusan, aku kembali dulu.” Setelah itu Zhao Hai menangkupkan tangan ke Jiao Hua Long, lalu lenyap.
Jiao Hua Long baru saat itu tersadar, dia menangkupkan tangan ke arah Zhao Hai, baru hendak mengatakan sesuatu, Zhao Hai sudah lenyap. Jiao Hua Long beberapa kali membuka mulut, tapi tidak mengeluarkan suara, akhirnya hanya menghela nafas, lalu kembali mengalihkan perhatiannya ke medan perang.
Pasukan besar Wan Yao sudah keluar, tapi pasukan Tian Mo tidak berniat melepaskan mereka. Pasukan Tian Mo tetap bertahan terhadap pasukan lain, hanya menyerang pasukan Wan Yao Zu, tidak terpengaruh oleh keluarnya pasukan Wan Yao Zu dari pengepungan. Faktanya, pasukan yang mengepung Wan Yao Zu hanyalah hasil tak terduga yang diperoleh pasukan Tian Mo secara tidak sengaja. Pasukan Tian Mo bahkan tidak menyangka Wan Yao Zu akan tertipu, apalagi menyangka benar-benar bisa mengepung pasukan besar Wan Yao Zu di dalam formasi mereka. Mereka sebelumnya hanya ingin menarik sebagian orang Wan Yao Zu ke celah yang mereka perlihatkan itu, lalu memberi serangan keras kepada Wan Yao Zu. Mana disangka, orang Wan Yao Zu akan sebodoh itu, pasukan besar langsung menerobos masuk ke formasi besar mereka dan terkepung. Setelah terkepung malah berkeliling kacau tidak tahu menerobos keluar. Sementara pasukan besar sekte lain bahkan terus mengirim pasukan bantuan. Bagi pasukan Tian Mo, ini sungguh kejutan tak terduga. Pasukan Tian Mo tentu saja tidak akan melepaskan kesempatan ini, sekali ini benar-benar membuat Wan Yao Zu dan sekte lain babak belur.
Hasil pertempuran seperti ini bahkan pasukan Tian Mo sendiri tidak menyangka. Jika bukan karena jumlah Qiangzhe periode Chang Sheng Qi mereka terlalu sedikit, mereka sekarang sudah mulai melancarkan serangan balik penuh. Tapi meski begitu, Tian Mo Zu mulai menyerang Wan Yao Zu, membuat pasukan besar Wan Yao Zu mundur selangkah demi selangkah.
Zhao Hai kembali ke Ming Wang Hao (Kapal Raja Neraka), tapi dia tetap tahu apa yang terjadi di tempat Wan Yao Zu. Wan Yao Zu sekarang meskipun sudah keluar dari pengepungan, tapi di bawah serangan Tian Mo Jie, masih menderita kerugian besar. Dan begitu melihat situasi ini, Zhao Hai juga kurang lebih mengerti apa taktik Tian Mo Zu itu.
Sejujurnya, Zhao Hai tidak menentang taktik Tian Mo Zu ini. Tian Mo Zu melakukan ini, kebetulan membantu melemahkan kekuatan Sembilan Sekte Besar, nantinya dia akan lebih mudah membereskan Sembilan Sekte Besar. Jadi Zhao Hai tidak mengingatkan mereka, dia sekarang hanya perlu menjaga dirinya sendiri, karena meskipun Sembilan Sekte Besar kalah, dia masih bisa mengusir Tian Mo Zu kembali ke Tian Mo Jie.
Pertempuran masih berlanjut, tapi pasukan besar Sembilan Sekte Besar yang sudah dirugikan sekarang juga mulai berhati-hati, serangan sudah mulai melambat. Sementara pasukan Tian Mo tidak memanfaatkan momentum untuk membalas, menurut mereka, sekarang belum waktunya membalas. Pertempuran kedua belah pihak mulai perlahan mereda.
Sebaliknya, pertempuran antara Qiangzhe periode Chang Sheng Qi kedua belah pihak malah semakin sengit!
==
Praktisi Chang sheng qi (Periode Keabadian), baik di dunia Xiu zhen jie (Dunia Kultivasi) maupun Tian mo jie (Dunia Iblis), adalah eksistensi yang sangat penting. Sebuah sekte jika tidak memiliki praktisi Chang sheng qi (Periode Keabadian) yang menjaga markas, maka meskipun memiliki banyak pakar lainnya, mereka tidak akan dianggap sebagai sekte besar oleh orang lain. Inilah fungsi dari praktisi Chang sheng qi (Periode Keabadian).
Justru karena itulah, bahkan saat terjadi perang sekalipun, para praktisi Chang sheng qi (Periode Keabadian) membentuk tim sendiri secara terpisah, dan mereka bisa memilih untuk mendengarkan atau tidak mendengarkan perintah komandan. Lagipula, jika pertempuran benar-benar terlalu sengit, kedua belah pihak akan mundur untuk menyelamatkan diri.
Namun kali ini agak berbeda. Kali ini para praktisi Chang sheng qi (Periode Keabadian) dari Tian mo jie (Dunia Iblis) mati-matian mengganggu praktisi Chang sheng qi (Periode Keabadian) dari Xiu zhen jie (Dunia Kultivasi) dan mayat hidup abadi Chang sheng qi (Periode Keabadian) milik Zhao Hai. Dengan kerja sama pasukan besar Tian mo (Iblis), para praktisi Chang sheng qi (Periode Keabadian) dari Xiu zhen jie (Dunia Kultivasi) dan mayat hidup abadi Chang sheng qi (Periode Keabadian) milik Zhao Hai benar-benar tidak berdaya menghadapi mereka.
Pada akhirnya, kedua belah pihak sama-sama terpancing emosinya, serangan pun semakin gencar. Jika bukan karena bantuan Cai Er, pasti akan ada kerusakan di pihak Hu Dawei dan yang lainnya, dan kerusakannya tidak akan kecil.
Pada saat yang sama, Zhao Hai juga mendapati bahwa kekuatan para praktisi Chang sheng qi (Periode Keabadian) dari Xiu zhen jie (Dunia Kultivasi) memang lebih unggul dari Tian mo (Iblis) Chang sheng qi (Periode Keabadian) dari Tian mo jie (Dunia Iblis). Bahkan jika dibandingkan dengan Hu Dawei dan yang lainnya, para praktisi Chang sheng qi (Periode Keabadian) dari Xiu zhen jie (Dunia Kultivasi) pun memiliki jarak tertentu. Para praktisi Chang sheng qi (Periode Keabadian) yang keluar dari Yue Long jie (Dunia Yue Long) itu memang luar biasa.
Akan tetapi, reaksi Tian mo (Iblis) Chang sheng qi (Periode Keabadian) dari Tian mo jie (Dunia Iblis) ini agak tidak normal. Cara bertarung yang saling menghancurkan ini, tidak menguntungkan baik bagi Xiu zhen jie (Dunia Kultivasi) maupun Tian mo jie (Dunia Iblis). Mengapa mereka melakukan ini?
Sementara itu, pertempuran antara pasukan besar Tian mo (Iblis) dan pasukan besar Xiu zhen jie (Dunia Kultivasi) perlahan-lahan mulai berlangsung. Tingkat sengitnya pertempuran kedua belah pihak juga semakin meningkat. Meskipun sebelumnya karena insiden Wan Yao zong (Sekte Sepuluh Ribu Iblis) yang tertipu, serangan dari berbagai sekte di Xiu zhen jie (Dunia Kultivasi) menjadi sedikit lebih hati-hati, mereka tetap melancarkan serangan, dan terus meningkatkan intensitas serangan.
Zhao Hai melihat situasi di medan perang, lalu tahu bahwa pertempuran besar kali ini tidak tahu akan berlangsung selama apa. Jika dulu pertempuran dengan jumlah personel sedikit, kedua belah pihak mungkin masih bisa bertarung sampai kelelahan dan akhirnya terpaksa mundur. Namun pertempuran besar kali ini tidak bisa, jumlah personel yang terlibat terlalu banyak. Akibatnya, sebagian kultivator bertarung mati-matian di garis depan, sementara sebagian kultivator lainnya bisa beristirahat di belakang, lalu bergantian bertarung. Situasi pertempuran seperti ini akan membuat kemampuan menyerang pihak penyerang berkelanjutan, sementara kemampuan bertahan pihak bertahan juga tidak akan melemah. Dengan demikian, pertempuran tentu tidak akan mudah berhenti.
Pihak penyerang tidak berani berhenti dengan mudah, karena jika berhenti, keuntungan yang telah mereka peroleh mungkin akan hilang, dan pihak bertahan juga akan memanfaatkan kesempatan untuk melancarkan serangan balik. Sementara pihak bertahan bahkan lebih tidak berani berhenti, karena berhenti berarti membiarkan pihak penyerang menerobos masuk, dan itu berarti nyawa mereka melayang. Jadi sekarang, baik penyerang maupun bertahan, sama-sama tidak berani berhenti.
Meskipun begitu, Zhao Hai berpendapat bahwa secara keseluruhan, Xiu zhen jie (Dunia Kultivasi) yang dirugikan. Xiu zhen jie (Dunia Kultivasi) menyerang, dan dibagi menjadi sepuluh jalur. Dengan demikian, jumlah personel yang dikerahkan untuk menyerang memang bertambah, tetapi jumlah yang beristirahat justru berkurang.
Sementara Tian mo jie (Dunia Iblis) hanya personel di bagian terluar yang bertempur. Sebagian personel di tengah formasi besar, selain sedikit yang membantu para Tian mo (Iblis) Chang sheng qi (Periode Keabadian) melawan praktisi Chang sheng qi (Periode Keabadian) dari Xiu zhen jie (Dunia Kultivasi), sisanya beristirahat. Jumlah personel mereka yang beristirahat lebih banyak daripada Xiu zhen jie (Dunia Kultivasi). Jika ini berlarut-larut, yang pasti dirugikan adalah Xiu zhen jie (Dunia Kultivasi).
Zhao Hai mengerutkan kening. Dia sama sekali tidak bisa membiarkan ini berlanjut terus. Jika terus begini, Xiu zhen jie (Dunia Kultivasi) akan kehilangan kekuatan fundamentalnya, itu tidak baik.
Namun Zhao Hai tidak segera mencegahnya. Dia masih terus mengamati, ingin melihat seperti apa reaksi dari Tian mo zu (Ras Iblis). Meskipun begitu, Zhao Hai sudah mulai menarik kembali beberapa mayat hidup abadi Chang sheng qi (Periode Keabadian) ke dalam ruangannya.
Setelah pertempuran beberapa saat ini, praktisi Chang sheng qi (Periode Keabadian) dari Xiu zhen jie (Dunia Kultivasi) dan Tian mo zu (Ras Iblis) sama-sama menderita kerusakan. Jumlah praktisi Chang sheng qi (Periode Keabadian) kedua belah pihak, dari yang awalnya mendekati dua ribu orang, kini menjadi kurang dari seribu lima ratus orang. Lima ratus orang tewas atau terluka, dengan rincian praktisi Chang sheng qi (Periode Keabadian) dari Xiu zhen jie (Dunia Kultivasi) tewas atau terluka hampir tiga ratus orang, sementara Tian mo zu (Ras Iblis) juga tewas atau terluka lebih dari dua ratus orang. Bisa dikatakan tidak ada yang diuntungkan.
Tidak, ada satu orang yang justru diuntungkan, bahkan diuntungkan besar. Orang ini adalah Zhao Hai. Zhao Hai sekarang benar-benar mendapat keuntungan besar. Para praktisi Chang sheng qi (Periode Keabadian) yang gugur, para kultivator dan Tian mo (Iblis) yang tewas dalam pertempuran, semuanya telah masuk ke dalam ruangannya, berubah menjadi mayat hidup abadi miliknya. Jumlah mayat hidup abadinya kembali bertambah.
Pertempuran besar berlanjut selama satu hari penuh. Orang-orang bertarung dari pagi hingga malam, namun masih belum ada tanda-tanda akan berhenti. Karena malam hari tidak terlalu berpengaruh besar, baik bagi Tian mo zu (Ras Iblis) maupun bagi para kultivator.
Akan tetapi Zhao Hai tidak ingin terus begini. Sekarang korban di pihak Xiu zhen jie (Dunia Kultivasi) sudah sangat berat. Tian mo zu (Ras Iblis) total memiliki pasukan sekitar seratus lima puluh juta, sementara jumlah kultivator yang berpartisipasi dalam pertempuran kali ini dari Xiu zhen jie (Dunia Kultivasi) juga sekitar seratus tiga puluh juta. Namun sekarang korban di pihak Xiu zhen jie (Dunia Kultivasi) sudah mencapai hampir tiga puluh juta, pasukan yang masih bisa bertempur tinggal sekitar seratus juta. Sementara korban pasukan besar Tian mo (Iblis) juga sekitar dua puluh juta, mereka masih memiliki sekitar seratus tiga puluh juta pasukan yang bisa dikerahkan untuk bertempur.
Sementara jumlah praktisi Chang sheng qi (Periode Keabadian) kedua belah pihak, juga turun menjadi sekitar seribu orang. Praktisi Chang sheng qi (Periode Keabadian) dari Xiu zhen jie (Dunia Kultivasi) tersisa lebih dari empat ratus orang, dan Tian mo jie (Dunia Iblis) juga hanya sekitar empat ratus orang. Ini pun dengan bantuan Hu Dawei dan yang lainnya. Jika tanpa bantuan mereka, jumlah praktisi Chang sheng qi (Periode Keabadian) dari Xiu zhen jie (Dunia Kultivasi) pasti akan lebih sedikit.
Secara keseluruhan, pertempuran sehari ini, meskipun Xiu zhen jie (Dunia Kultivasi) terus menyerang, mereka sebenarnya kalah. Kerugian mereka lebih besar.
Kerugian sebesar ini sudah membuat Sembilan Sekte Besar agak tidak tahan. Namun mereka sekarang tidak bisa mundur, juga tidak berani mundur. Serangan mereka dari yang awalnya penuh kekuatan, perlahan-lahan berubah menjadi serangan pasif. Karena jika mereka tidak menyerang sekarang, pasukan besar Tian mo jie (Dunia Iblis) akan menekan maju, dan saat itu mereka hanya akan semakin pasif.
Pada alat komunikasi pemberian Jian Wuxia kepada Zhao Hai, sebelumnya masih ada perintah untuk saling bekerja sama, tapi sekarang sudah lama tidak ada kabar. Melihat situasi ini Zhao Hai tahu, Sembilan Sekte Besar sekarang sedang tidak bisa berbuat banyak.
Begitu berpikir, Zhao Hai segera mengeluarkan alat komunikasinya, dan berkata dengan suara berat: “Saudara-saudara, pertempuran sudah sampai pada titik ini, tidak ada lagi yang perlu dikatakan. Jika kalian ingin mundur kembali, silakan perlahan-lahan berkumpul ke arahku. Tapi perhatikan, orang yang dekat denganku jangan dulu mendekat, tunggu beberapa sekte yang jauh dariku bergerak dulu, perlahan-lahan mendekat ke arahku, sambil bertarung sambil mendekat. Zhao Hai.”
Zhao Hai sekarang terpaksa melakukan ini. Sembilan jalur pasukan dari Sembilan Sekte Besar semuanya sekarang dalam posisi pasif, dan hanya pasukannya yang sekarang masih bisa bertarung imbang dengan pasukan besar Tian mo (Iblis), bahkan sebenarnya masih unggul. Ingin membuat seratus juta kultivator dari Xiu zhen jie (Dunia Kultivasi) ini kembali ke belakang dengan selamat, berarti mereka harus perlahan-lahan mendekat ke arahnya. Dengan begitu Zhao Hai tentu bisa membantu mereka.
Alasan Zhao Hai mengatakan agar yang dekat dengannya jangan dulu bergerak, dan yang jauh darinya bergerak lebih dulu, adalah karena takut orang-orang yang dekat dengannya bergabung lebih dulu, sementara yang jauh belum sempat bergabung. Saat itu jika Tian mo (Iblis) mengetahui pergerakan mereka, mereka akan berusaha sekuat tenaga mencegat dan membantai, masalahnya akan besar.
Namun Zhao Hai tidak tahu apakah Sembilan Sekte Besar akan menuruti ucapannya. Bagaimanapun juga, hubungannya dengan Sembilan Sekte Besar tidak terlalu baik. Jika tidak dalam keadaan terpaksa, Sembilan Sekte Besar tidak akan tunduk padanya.
Benar saja, setelah Zhao Hai mengirim pesan ini, lama tidak ada balasan. Zhao Hai tidak bisa tidak menggelengkan kepalanya. Dia juga tahu pihak lain tidak akan segera mendengarkan ucapannya. Tapi dia tidak ambil pusing, tidak mau dengar ya sudah, yang rugi mereka sendiri.
Namun saat ini, sesuatu yang agak di luar dugaan Zhao Hai terjadi. Di alat komunikasi tiba-tiba muncul sekelompok teks: Wan Yao zong (Sekte Sepuluh Ribu Iblis) akan mengikuti arahan Tuan, sedang perlahan mendekat ke arah Tuan. Jiao Hualong!
Melihat teks ini Zhao Hai tertegun sejenak, dia tidak menyangka, yang pertama setuju untuk mendekat ke arahnya ternyata adalah Jiao Hualong. Sebenarnya, kalau dipikir-pikir, konflik antara Wan Yao zong (Sekte Sepuluh Ribu Iblis) dan Hei Hu bang (Geng Macan Hitam) adalah yang paling dalam. Tidak disangka, yang pertama bekerja sama dengannya malah Jiao Hualong.
Tapi setelah Jiao Hualong mengirim pesan itu, alat komunikasi kembali sunyi untuk waktu yang cukup lama. Beberapa sekte lain dari Sembilan Sekte Besar tidak ada yang mengatakan akan bergabung dengan Zhao Hai. Zhao Hai juga tidak terlalu mempedulikannya. Baginya, mau datang silakan, tidak datang pun dia lebih hemat tenaga.
Saat ini di alat komunikasi sekali lagi muncul sekelompok teks: Saudara-saudara, bertarung terus begini, yang rugi tetap kita. Sekarang jumlah pasukan kita tidak sebanyak lawan, di pihak Chang sheng qi (Periode Keabadian) juga tidak untung. Jika tidak memanfaatkan kesempatan sekarang ketika masih bisa mundur untuk mundur, sebentar lagi mau mundur pun tidak bisa mundur. Jiao Hualong!
Sekali lagi Jiao Hualong. Jiao Hualong ternyata membantunya secara aktif membujuk orang lain. Ini membuat Zhao Hai sangat terkejut. Tapi setelah itu di alat komunikasi berturut-turut melintas beberapa pesan: Wan Jian zong (Sekte Sepuluh Ribu Pedang) sedang mendekat ke arah Zi You Lian meng (Aliansi Bebas). Jian Wuxia!
Miao Yin ge (Kuil Suara Misterius) sedang mendekat ke arah Zi You Lian meng (Aliansi Bebas). Gui Lingzi!
Wan Fo zong (Sekte Sepuluh Ribu Buddha) sedang mendekat ke arah Zi You Lian meng (Aliansi Bebas). Nu Mu!
………………
Para pemimpin beberapa sekte besar semuanya mengirim pesan yang sama. Sepertinya mereka benar-benar ingin mendekat ke arah Zhao Hai. Zhao Hai tidak terlalu memedulikan ini, dia hanya melihatnya sambil tersenyum tipis, dan pada saat yang sama melambaikan tangan, lebih banyak mayat hidup abadi bermunculan. Namun lokasi kemunculan mayat hidup abadi ini agak khusus, mereka semuanya muncul di belakang formasi besar Mo Fang zhen (Formasi Kubus Ajaib) mayat hidup abadi yang sedang bertempur melawan Tian mo zu (Ras Iblis), dan di sana mereka kembali membentuk sebuah Mo Fang zhen (Formasi Kubus Ajaib).
Orang-orang Tian mo zu (Ras Iblis) jelas juga mendeteksi pergerakan Xiu zhen jie (Dunia Kultivasi). Mereka ingin mencegah, tapi sudah agak terlambat, karena mereka terlambat mengetahuinya. Saat itu Tian Jian zong (Sekte Pedang Surgawi) dan Wan Fo zong (Sekte Sepuluh Ribu Buddha) yang terjauh dari Zhao Hai, sudah mulai perlahan-lahan mendekat ke arah Miao Yin ge (Kuil Suara Misterius) dan Dong Sheng Shu yuan (Akademi Suci Timur). Sementara Sembilan Sekte Besar semuanya mendekat ke arah Zhao Hai. Tidak lama kemudian, Tian Jian zong (Sekte Pedang Surgawi) sudah bergabung dengan Miao Yin zong (Sekte Suara Misterius), dan Dong Sheng Shu yuan (Akademi Suci Timur) juga bergabung dengan Wan Fo zong (Sekte Sepuluh Ribu Buddha). Selanjutnya kedua belah pihak kembali bergabung dengan Wan Yao zong (Sekte Sepuluh Ribu Iblis) dan Nan Sheng Shu yuan (Akademi Suci Selatan). Pada saat ini, Tian mo zu (Ras Iblis) ingin mencegah sudah sama sekali tidak mungkin.
Tidak lama kemudian, pasukan besar Sembilan Sekte Besar akhirnya bergabung menjadi dua pasukan besar, perlahan-lahan mendekat ke arah Korps Pertama. Dan Tian mo jie (Dunia Iblis) juga akhirnya mengerti target sebenarnya dari penggabungan pasukan Xiu zhen jie (Dunia Kultivasi). Mereka mulai meningkatkan serangan terhadap Korps Pertama. Tepat pada saat inilah, Zhao Hai tiba-tiba memerintahkan, semua kultivator di Korps Pertama mundur untuk beristirahat, digantikan oleh mayat hidup abadi yang maju ke depan. Dan mayat hidup abadi yang maju kali ini, semuanya adalah makhluk dengan kekuatan tangguh, bisa bertempur melawan Tian mo zu (Ras Iblis) tanpa kalah, bukan mayat hidup abadi yang hanya bisa menyerang dari jarak jauh dengan tombak. Serangan pasukan besar Tian mo (Iblis), tidak membuahkan hasil sedikit pun. Sembilan Sekte Besar akhirnya bergabung menjadi satu kesatuan dengan Korps Pertama.
==
Setelah seharian penuh pertempuran sengit, akhirnya medan perang memperlihatkan situasi di mana dua pasukan besar berhadapan. Pasukan besar dunia kultivasi (Xiuzhen jie) pun mulai mundur secara perlahan, dengan Pasukan Pertama dan pasukan makhluk abadi (Bùsǐ shēngwù) milik Zhao Hai menjadi barisan belakang. Suku Iblis Surgawi (Tiānmó zú) tidak menemukan kesempatan baik untuk mengejar.
Pada saat yang sama, para kultivator tingkat Changsheng (Abadi) dari kedua belah pihak juga menarik diri dari pertempuran. Dengan demikian, Suku Iblis Surgawi (Tiānmó zú) bisa mengerahkan lebih banyak Iblis Surgawi (Tiānmó) untuk menyerang Zhao Hai. Namun, serangan dari Aliansi Kultivator (Yi ren lian) tidak membuahkan hasil apa pun, karena makhluk abadi (Bùsǐ shēngwù) yang dikeluarkan Zhao Hai kali ini memiliki kekuatan yang sangat tinggi.
Melihat tidak ada celah yang bisa dimanfaatkan, Suku Iblis Surgawi (Tiānmó zú) pun tidak melancarkan serangan habis-habisan. Pasalnya, yang menjadi barisan belakang adalah Zhao Hai, dan orang-orang Suku Iblis Surgawi (Tiānmó zú) masih sangat berhati-hati terhadapnya.
Dengan Zhao Hai yang menjadi barisan belakang, pasukan besar dunia kultivasi (Xiuzhen jie) berhasil mundur dengan aman ke markas mereka. Namun, suasana hati semua orang saat ini tidak terlalu baik. Para pemimpin dari Sembilan Sekte Besar (Jiu Da Zongmen) tampak muram, sementara para kultivator biasa terlihat sedikit frustrasi. Mereka awalnya mengira kali ini bisa mengusir pasukan besar Iblis Surgawi (Tiānmó), tetapi tidak menyangka hasilnya akan seperti ini.
Satu-satunya yang tidak terpengaruh adalah Pasukan Pertama. Pasukan Pertama sudah tidak asing lagi dengan pertempuran melawan pasukan besar Iblis Surgawi (Tiānmó). Kali ini mereka juga tidak menderita kerugian, malah mendapat banyak keuntungan, sehingga moral Pasukan Pertama sama sekali tidak terpengaruh.
Karena saat ini pasukan besar masih berada di wilayah Sekte Sepuluh Ribu Iblis (Wanyao Zong), Zhao Hai dan yang lainnya kembali lagi ke Sekte Sepuluh Ribu Iblis (Wanyao Zong). Para pemimpin Sembilan Sekte Besar (Jiu Da Zongmen), ditambah Zhao Hai dan pemimpin sekte-sekte kecil lainnya, sekali lagi berkumpul di ruang pertemuan Sekte Sepuluh Ribu Iblis (Wanyao Zong). Namun, suasana di ruangan itu agak menekan.
Semua orang duduk di sana lama tanpa berbicara. Setelah beberapa saat, Jiao Hualong yang duduk di kursi utama menoleh ke Zhao Hai dan berkata, “Lao Jiao (sapaan akrab Jiao Hualong) di sini ingin mengucapkan terima kasih atas penyelamatan Tuan Zhao Hai. Jika bukan karena Tuan, kerugian Sekte Sepuluh Ribu Iblis (Wanyao Zong) kali ini akan lebih besar. Lao Jiao berterima kasih kepada Tuan.”
Zhao Hai tersenyum tipis, menangkupkan tangan ke arah Jiao Hualong dan berkata, “Kita sekarang kan sekutu, punya musuh yang sama. Jika kalian benar-benar mengalami masalah, nantinya kami juga akan ikut celaka. Mohon Ketua Sekte Jiao tidak perlu sungkan seperti ini.”
Jiao Hualong mengangguk, lalu menoleh memandang Jian Wuyia dan yang lainnya, berkata, “Lao Jiao di sini juga ingin berterima kasih kepada kalian berdua. Jika bukan karena kalian berdua menyelamatkan Sekte Sepuluh Ribu Iblis (Wanyao Zong), kerugian kalian juga tidak akan sebesar ini. Lao Jiao mengucapkan terima kasih.”
Jian Wuyia melambaikan tangannya dan berkata, “Sudahlah Lao Jiao, kau tidak perlu terlalu sungkan. Lebih baik kita bicarakan bagaimana cara menghadapi Suku Iblis Surgawi (Tiānmó zú). Pertempuran besar hari ini, kerugian kita tidak sedikit, kerugian Suku Iblis Surgawi (Tiānmó zú) juga tidak kecil. Yang paling utama adalah kerugian para kultivator tingkat Changsheng (Abadi). Sejujurnya, sekarang kerugian kultivator tingkat Changsheng (Abadi) sudah melebihi setengahnya. Kerugian seperti ini sungguh sulit saya terima.”
Nu Mu Jin’gang (Vajra Murka) menghela napas dan berkata, “Sungguh tidak menyangka, baru sehari, kultivator tingkat Changsheng (Abadi) sudah banyak yang gugur. Untungnya, Iblis Surgawi (Tiānmó) tingkat Changsheng (Abadi) yang gugur juga tidak sedikit. Hanya saja, kita tidak bisa terus-terusan menghabisi mereka seperti ini. Kalau begini terus, kultivator tingkat Changsheng (Abadi) kita bisa habis.”
Semua orang mengangguk. Gugurnya para kultivator tingkat Changsheng (Abadi) membuat semua orang merasa seperti ada batu yang membebani hati mereka. Jika terus begini, para kultivator tingkat Changsheng (Abadi) akan mati semua, itu sama sekali tidak baik bagi dunia kultivasi (Xiuzhen jie).
Zhao Hai memandang semua orang lalu berkata, “Jika besok kita bertempur melawan Suku Iblis Surgawi (Tiānmó zú) lagi, sebaiknya jangan libatkan kultivator tingkat Changsheng (Abadi). Saya kira Suku Iblis Surgawi (Tiānmó zú) juga tidak sanggup menanggung kerugian seperti ini. Jika kita tidak mengirim kultivator tingkat Changsheng (Abadi) ikut bertempur, saya perkirakan mereka juga tidak berani lagi mengirim Iblis Surgawi (Tiānmó) tingkat Changsheng (Abadi) untuk bertempur. Jika mereka nekat mengirimnya, biarlah makhluk abadi (Bùsǐ shēngwù) saya yang akan menghadapinya.”
Semua orang mengangguk. Selain para pemimpin Sembilan Sekte Besar (Jiu Da Zongmen), para pemimpin sekte lain memandang Zhao Hai dengan pandangan yang sedikit berbeda. Zhao Hai ini berarti sendirian menerima serangan dari kultivator tingkat Changsheng (Abadi) pihak lawan, hal ini membuat sekte-sekte itu merasa berterima kasih. Ditambah lagi dengan tindakan Zhao Hai yang menjadi barisan belakang hari ini, itu sendiri sudah membuat para sekte itu merasa simpati kepada Zhao Hai. Dengan tambahan masalah ini, sekarang rasa simpati mereka kepada Zhao Hai semakin kuat.
Zhao Hai memandang para pemimpin sekte itu, tetapi tidak berkata apa-apa, juga tidak berusaha mengambil hati. Ia hanya perlu membuat para pemimpin sekte ini merasa simpati kepadanya, urusan lainnya bisa diurus nanti.
Sementara itu, Jian Wuyia dan yang lainnya saat ini sedang pusing memikirkan masalah pertempuran melawan Suku Iblis Surgawi (Tiānmó zú), jadi mereka tidak memperhatikan hal ini. Mereka sama sekali tidak tahu bahwa sebuah perubahan yang cukup mempengaruhi tatanan dunia kultivasi (Xiuzhen jie) sedang perlahan-lahan terjadi.
Melihat para pemimpin Sembilan Sekte Besar (Jiu Da Zongmen) tampak murung, Zhao Hai terpaksa angkat bicara dengan suara berat, “Tugas utama kita sekarang sebenarnya adalah mengusir pasukan besar Suku Iblis Surgawi (Tiānmó zú) kembali ke Alam Iblis Surgawi (Tiān Mó Jiè). Selama mereka di sini, kita tidak akan tenang. Jadi, sekarang bukan waktunya untuk menyembunyikan kemampuan. Jika kalian semua percaya kepada saya, tolong serahkan semua dafaqi (Alat Besar) kalian, biarkan makhluk abadi (Bùsǐ shēngwù) saya yang mengendalikannya. Besok saat bertempur melawan pasukan besar Iblis Surgawi (Tiānmó), kita akan gunakan dafaqi (Alat Besar) untuk menghantam mereka terlebih dahulu, lalu pasukan besar kita maju. Meskipun jumlah dafaqi (Alat Besar) di Alam Iblis Surgawi (Tiān Mó Jiè) tidak sedikit, saya bisa jamin, pengendalian dafaqi (Alat Besar) mereka pasti tidak akan sebagus saya. Asalkan dafaqi (Alat Besar) mereka hancur, maka pasukan besar Iblis Surgawi (Tiānmó) itu bagaikan kehilangan satu lengan. Saat itu, kekalahan mereka sudah pasti, meskipun mereka punya kultivator tingkat Changsheng (Abadi), mereka tidak mungkin bisa melawan kita.”
Mendengar ucapan Zhao Hai ini, para pemimpin Sembilan Sekte Besar (Jiu Da Zongmen) tertegun sejenak, lalu mengerutkan kening. Dafaqi (Alat Besar) sangat penting bagi setiap sekte mana pun. Jika Zhao Hai benar-benar ingin mengerahkan semua dafaqi (Alat Besar) dari semua sekte untuk digunakan bersama, itu berarti ia akan mengetahui kelebihan dan kekurangan semua dafaqi (Alat Besar) di dunia kultivasi (Xiuzhen jie). Ini bukanlah hal yang baik bagi mereka.
Tepat pada saat itu, tiba-tiba terdengar suara ‘gedebuk’. Semua menoleh, ternyata itu adalah Jiao Hualong. Jiao Hualong dengan wajah garang berkata, “Baik, saya, Sekte Sepuluh Ribu Iblis (Wanyao Zong), akan menyerahkan semua dafaqi (Alat Besar) kepada Tuan untuk dikomandoi. Jika tidak bisa mengusir Suku Iblis Surgawi (Tiānmó zú) dari dunia kultivasi (Xiuzhen jie), maka semuanya tak perlu dibicarakan lagi. Menyimpan dafaqi (Alat Besar) ini juga tidak berguna. Sebagus apa pun dafaqi (Alat Besar), tidak sebanding dengan kualifikasi memasuki Alam Yue Long (Yue Long Jie).”
Semua orang terkejut, mereka tidak menyangka kali ini lagi-lagi Jiao Hualong yang maju mendukung Zhao Hai. Jian Wuyia dan yang lainnya tidak menyangka hal ini. Sebelumnya saat mundur, Jiao Hualonglah yang mendukung Zhao Hai, sehingga sekte-sekte lain bergabung dengan Zhao Hai untuk mundur. Kalau tidak, mungkin sekarang masih bertempur. Sekarang Jiao Hualong lagi-lagi mendukung Zhao Hai. Sejak kapan Sekte Sepuluh Ribu Iblis (Wanyao Zong) mulai mendukung Zhao Hai? Bukankah permusuhan mereka berdua yang paling besar?
Namun setelah dipikir-pikir, apa yang dikatakan Jiao Hualong masuk akal. Dafaqi (Alat Besar) memang sangat berharga, tetapi bagaimanapun berharganya, tidak sebanding dengan kualifikasi pergi ke Alam Yue Long (Yue Long Jie). Jika mereka kehilangan kualifikasi pergi ke Alam Yue Long (Yue Long Jie), ditambah lagi dengan pertempuran besar melawan Alam Iblis Surgawi (Tiān Mó Jiè) yang menguras tenaga, mungkin dunia kultivasi (Xiuzhen jie) ke depannya akan benar-benar mengalami kemunduran. Ini tidak baik bagi siapa pun.
Setelah beberapa lama, Jian Wuyia menoleh memandang Zhao Hai dan berkata, “Sekte Pedang Surgawi (Tianjian Zong) kami memang memiliki beberapa dafaqi (Alat Besar), tapi dafaqi (Alat Besar) yang benar-benar digunakan untuk bertempur adalah pedang para kultivator tingkat长老 (tetua) di sekte kami. Pedang-pedang ini meskipun diberikan kepada Tuan, Tuan juga tidak bisa menggunakannya, terlebih lagi makhluk abadi (Bùsǐ shēngwù) itu tidak mungkin bisa mengendalikannya. Namun, saya bisa memerintahkan semua kultivator tingkat长老 (tetua) di Sekte Pedang Surgawi (Tianjian Zong) untuk mendengarkan komando Tuan, bersama-sama menyerang Suku Iblis Surgawi (Tiānmó zú)!”
Dengan pernyataan ini, Jian Wuyia juga menunjukkan dukungannya kepada Zhao Hai. Tampaknya ia sudah berpikir jernih. Ia sangat sadar, jika tidak bisa mengusir Suku Iblis Surgawi (Tiānmó zú) kembali ke Alam Iblis Surgawi (Tiān Mó Jiè), maka ia sebagai pemimpin Sekte Pedang Surgawi (Tianjian Zong), mungkin hanya bisa menjadi raja kecil di wilayahnya sendiri. Jadi pada akhirnya ia memutuskan untuk mendukung Zhao Hai.
Dengan dukungan dari mereka berdua, yang lain saling berpandangan. Mereka melihat tekad bulat di mata masing-masing, dan akhirnya menyetujui permintaan Zhao Hai ini.
Zhao Hai memandang semua orang lalu berkata, “Dalam pertempuran besar kali ini, baik kita maupun Suku Iblis Surgawi (Tiānmó zú) sama-sama menderita kerugian. Menurut saya, lebih baik kita istirahat selama dua hari. Dua hari kemudian, kita kerahkan seluruh kekuatan, lakukan pertempuran penentuan terakhir dengan Suku Iblis Surgawi (Tiānmó zú)!”
Jian Wuyia mengangguk dan berkata, “Memang perlu istirahat sejenak. Baiklah, sesuai usulan Tuan, dua hari lagi kita akan melancarkan serangan penentuan terhadap pasukan besar Iblis Surgawi (Tiānmó).” Yang lain juga tidak menolak. Jian Wuyia dan yang lain sendiri tidak menyadari, bahwa sekarang pengaruh Zhao Hai di antara mereka semakin besar, karena Zhao Hai telah menunjukkan kekuatan yang semestinya.
Zhao Hai memandang Jian Wuyia dan yang lainnya, lalu berkata dengan suara berat, “Namun, istirahat dua hari ini bukan berarti bersantai-santai. Mohon semua sekte mengumpulkan dafaqi (Alat Besar) ke tempat saya, dan juga mohon para长老 (tetua) dari Sekte Pedang Surgawi (Tianjian Zong) datang ke tempat saya. Dua hari ini saya akan berusaha semaksimal mungkin untuk memahami metode pertempuran berbagai dafaqi (Alat Besar), dan membahas masalah kerja sama. Mohon dukungannya dari semua pihak.”
Jiao Hualong berkata dengan suara berat, “Sudah sepatutnya. Karena kita sudah setuju menyerahkan dafaqi (Alat Besar) ke tanganmu, menyerahkan lebih awal atau lebih akhir sama saja. Yang penting bisa mengusir Suku Iblis Surgawi (Tiānmó zú), yang lain bisa diatur.” Jian Wuyia dan yang lainnya juga mengangguk, tidak menentang ucapan Jiao Hualong. Tampaknya kali ini mereka benar-benar sudah terdesak.
Seperti kata Jiao Hualong, asalkan bisa mengusir Suku Iblis Surgawi (Tiānmó zú), yang lain bisa diatur. Mengusir Suku Iblis Surgawi (Tiānmó zú), mereka baru mungkin bisa mempertahankan kualifikasi memasuki Alam Yue Long (Yue Long Jie). Ini sangat penting bagi Sembilan Sekte Besar (Jiu Da Zongmen), yang lainnya tidak ada artinya.
Meskipun keputusan ini dibuat antara Zhao Hai dan Sembilan Sekte Besar (Jiu Da Zongmen), dan para pemimpin sekte kecil tidak ikut serta, mereka tetap harus melaksanakan keputusan ini. Karena ini adalah keputusan yang dibuat oleh kelompok orang terkuat di dunia kultivasi (Xiuzhen jie), mereka tidak berani tidak patuh. Terlebih lagi di saat seperti ini, jika mereka berani tidak patuh, bisa memicu ketidaksukaan dari Sembilan Sekte Besar (Jiu Da Zongmen) dan Zhao Hai, dan yang celaka adalah mereka sendiri.
Setelah semuanya diputuskan, tentu saja segalanya menjadi lebih mudah. Zhao Hai kembali ke markas Pasukan Pertama, lalu memerintahkan Pasukan Pertama untuk beristirahat. Pada saat yang sama, ia juga mengumpulkan semua dafaqi (Alat Besar) miliknya sendiri, menunggu kedatangan dafaqi (Alat Besar) dari sekte lain.
Efisiensi kerja Sembilan Sekte Besar (Jiu Da Zongmen) lumayan cepat. Tidak lama setelah Zhao Hai kembali ke Pasukan Pertama, dafaqi (Alat Besar) dari berbagai sekte sudah dikirim semua. Pada saat yang sama, para长老 (tetua) tingkat Changsheng (Abadi) yang bisa ditarik dari Sekte Pedang Surgawi (Tianjian Zong) juga sudah sampai di tempat Zhao Hai.
Sekarang Zhao Hai memegang total hampir dua ribu dafaqi (Alat Besar), ditambah hampir lima ratus orang长老 (tetua) dari Sekte Pedang Surgawi (Tianjian Zong), jumlah dafaqi (Alat Besar) yang ia miliki mencapai lebih dari dua ribu lima ratus unit. Angka ini sungguh luar biasa.
Namun Zhao Hai juga tahu, ini akan menjadi pertempuran yang sangat berat. Karena jumlah dafaqi (Alat Besar) di pasukan besar Iblis Surgawi (Tiānmó) juga tidak sedikit, bahkan mungkin sedikit lebih banyak dari mereka. Masih agak sulit bagi mereka untuk mengandalkan dafaqi (Alat Besar) meraih kemenangan.
==
Terhadap Da Fa Qi (Senjata Besar) di dunia Xiu Zhen Jie (Dunia Kultivasi) itu, Zhao Hai menggunakannya dengan sangat sederhana, cukup dengan menyuruh Bu Si Sheng Wu (Makhluk Abadi) itu untuk naik dan memahami kinerja Da Fa Qi (Senjata Besar) tersebut, dia sudah bisa menggunakannya dengan leluasa.
Da Fa Qi (Senjata Besar) itu tidak perlu dikhawatirkan Zhao Hai, sekarang Zhao Hai memusatkan perhatiannya pada lima ratus orang yang ada di hadapannya, lima ratus orang ini adalah orang-orang setingkat Chang Lao (Tetua) di Tian Jian Zong (Sekte Pedang Surgawi), mereka semua bisa memperbesar Fei Jian (Pedang Terbang) mereka sendiri, mengubahnya menjadi bentuk Da Fa Qi (Senjata Besar), mereka adalah orang-orang yang dikirim Jian Wu Ya untuk berada di bawah komando Zhao Hai.
Zhao Hai memandang orang-orang Tian Jian Zong (Sekte Pedang Surgawi) ini, para Chang Lao (Tetua) Tian Jian Zong (Sekte Pedang Surgawi) ini semuanya memandangnya dengan wajah angkuh, dia tidak bisa menahan diri untuk tersenyum tipis, lalu menangkupkan tangan kepada para Chang Lao (Tetua) itu dan berkata, “Saudara-saudara sekalian, saya Zhao Hai, saya rasa saudara-saudara sekalian juga mengenal saya, hari ini memanggil semuanya ke sini, adalah untuk menghadapi Tian Mo Zu (Ras Iblis Surgawi), saudara-saudara sekalian adalah Chang Lao (Tetua) Tian Jian Zong (Sekte Pedang Surgawi), pedang di tangan kalian semua bisa berubah menjadi Da Fa Qi (Senjata Besar), kali ini saya mengusulkan kepada Jiu Da Zong Men Zhu (Sembilan Kepala Sekte Besar) untuk mengumpulkan semua Da Fa Qi (Senjata Besar) dan menggunakannya secara terpusat, maka dari itu saudara-saudara sekalian datang ke sini, dua hari ke depan adalah waktu istirahat dan penyesuaian kita, dua hari ini saya berharap semuanya bisa bersama saya melakukan beberapa kerja sama, agar nantinya bisa lebih baik dalam menghadapi Tian Mo Zu (Ras Iblis Surgawi).”
Para Chang Lao (Tetua) Tian Jian Zong (Sekte Pedang Surgawi) itu semuanya menatap Zhao Hai dengan tajam, jelas mereka juga telah menerima perintah seperti itu, beberapa saat kemudian Zhao Hai baru berkata dengan suara berat, “Saya berharap dalam dua hari ini, saudara-saudara sekalian bisa mendengarkan perintah saya untuk bertindak, menyerang dan bekerja sama dengan saya, jika ada yang tidak ingin bekerja sama, sekarang boleh pergi.”
Para Chang Lao (Tetua) Tian Jian Zong (Sekte Pedang Surgawi) itu masih belum berbicara, namun di wajah mereka muncul sedikit kemarahan, Zhao Hai melihat sikap mereka, juga tidak merasa keberatan, berkata dengan suara berat, “Jika tidak ada yang pergi, maka kalian sekarang harus berada di bawah pimpinan Kelompok Pasukan Pertama Zi You Lian Meng (Aliansi Merdeka), di Kelompok Pasukan Pertama, ada satu aturan, di Kelompok Pasukan Pertama ini, perintah yang saya keluarkan adalah kebenaran, siapapun tidak boleh melanggarnya, jika saya sudah mengeluarkan perintah, dan kalian tidak melaksanakannya, maka saya akan memproses kalian sesuai dengan aturan militer, apakah kalian sudah paham?”
Para Chang Lao (Tetua) Tian Jian Zong (Sekte Pedang Surgawi) itu semuanya tertegun, lalu di wajah mereka tidak bisa menahan diri untuk muncul sedikit kemarahan, salah seorang Chang Lao (Tetua) di antara mereka memandang Zhao Hai dan berkata dengan suara berat, “Bagaimana jika perintah yang Anda keluarkan adalah menyuruh kami mati?”
Zhao Hai memandangnya, berkata dengan suara berat, “Maka kamu harus mati, karena saya tidak akan membiarkan kamu mati sia-sia, kamu mati, bisa menyelamatkan lebih banyak orang.”
“Ha ha ha, Zhao Hai, berani sekali kamu bicara seperti itu, sebenarnya apa maksud hatimu? Apakah kamu memang ingin menyuruh kami mati?”
“Apakah menyuruhmu mati atau tidak, itu ditentukan oleh medan perang, jika keadaan perang membutuhkan, kamu harus mati, saya tentu berharap kalian semua hidup, tetapi jika saatnya harus berkorban, pasti akan ada orang yang berkorban.”
“Jangan banyak bicara Zhao Hai, kamu hanya ingin memanfaatkan kesempatan ini untuk melemahkan kekuatan Jiu Da Zong Men (Sembilan Sekte Besar) kami, khususnya Tian Jian Zong (Sekte Pedang Surgawi) kami, karena Tian Jian Zong (Sekte Pedang Surgawi) kami pernah memperdayaimu, jadi kamu terus mendendam, benar atau tidak?”
Zhao Hai memandang para Chang Lao (Tetua) yang berbicara itu, berkata dengan suara berat, “Tian Jian Zong (Sekte Pedang Surgawi) kalian memang pernah memperdayaiku, saya tentu mendendam, tapi balas dendamku harus menunggu sampai Tian Mo Zu (Ras Iblis Surgawi) pergi, sekarang semua orang di Xiu Zhen Jie (Dunia Kultivasi) kita, harus bersatu melawan musuh dari luar, karena kita memiliki musuh bersama, saya tidak akan, pada saat seperti ini, mempermainkan masa depan Xiu Zhen Jie (Dunia Kultivasi), apalagi menggunakan urusan ini untuk balas dendam, mengerti tidak?”
“Saya tidak percaya, bagaimana kamu bisa mengatakan dan melakukan? Bagaimana jika kamu menyabot kami saat bertempur?” Chang Lao (Tetua) Tian Jian Zong (Sekte Pedang Surgawi) itu masih berkata.
Zhao Hai memandang Chang Lao (Tetua) Tian Jian Zong (Sekte Pedang Surgawi) itu, berkata dengan suara berat, “Jika kamu tidak percaya padaku, kamu boleh pergi, saya tidak memaksamu untuk tetap di sini, sejujurnya, ada kamu juga boleh, tidak ada kamu juga bukan masalah besar, jangan terlalu menganggap dirimu penting, kamu hanyalah seorang Chang Lao (Tetua) Tian Jian Zong (Sekte Pedang Surgawi), tidak perlu aku menggunakan cara seperti ini untuk menghadapimu, aku Zhao Hai bukan Tian Jian Zong (Sekte Pedang Surgawi), aku tidak sudi menggunakan cara seperti ini.”
Begitu mendengar Zhao Hai berkata demikian, Chang Lao (Tetua) Tian Jian Zong (Sekte Pedang Surgawi) itu tidak bisa menahan diri untuk berubah ekspresi, lalu dia mencibir dingin, “Bagaimana? Karena dituduh, terus mau mengusirku pergi, aku malah tidak mau pergi, bisa apa kau?”
Zhao Hai memandang Chang Lao (Tetua) Tian Jian Zong (Sekte Pedang Surgawi) itu, mencibir dingin, “Kamu datang untuk mengacau, ya? He he, baiklah, ada orang yang ingin jadi monyet, tentu saya tidak boleh mengecewakan niat baiknya.” Selesai berkata, tubuhnya bergerak, dan sudah menghilang dari tempatnya.
Saat Zhao Hai berbicara sebelumnya, Chang Lao (Tetua) Tian Jian Zong (Sekte Pedang Surgawi) itu sudah bersiap siaga penuh, begitu melihat Zhao Hai menghilang, dia segera berteriak keras, menghubungkan Fa Xiang (Manifestasi Dharma)-nya, waspada memperhatikan sekeliling.
Namun tepat pada saat itu, Zhao Hai tiba-tiba muncul di atas Chang Lao (Tetua) itu, Zhao Hai tidak menggunakan Fa Xiang (Manifestasi Dharma), tapi di tangannya ada sebilah pedang panjang, pedang panjang ini sangat besar, jika ditegakkan mungkin tingginya puluhan meter, Zhao Hai satu tebasan pedang menghantam kepala Fa Xiang (Manifestasi Dharma) Chang Lao (Tetua) itu.
Byur! Fa Xiang (Manifestasi Dharma) Chang Lao (Tetua) itu seperti gelembung sabun yang tertusuk jarum, langsung pecah, Zhao Hai satu tebasan pedang ditebaskan, langsung menyambar ke arah kepala Chang Lao (Tetua) Tian Jian Zong (Sekte Pedang Surgawi) itu, tapi pedangnya berhenti tepat di atas kepala Chang Lao (Tetua) itu, tiupan angin pedang membuat rambut Chang Lao (Tetua) itu beterbangan tertiup angin.
Chang Lao (Tetua) itu terpaku memandang Zhao Hai, jelas dia tidak menyangka akan jadi begini keadaannya, Zhao Hai memandang Chang Lao (Tetua) itu, mendengus dingin, “Cuma kamu, saya mau membunuhmu, mudah sekali, masih perlu menyabotmu, tapi Kelompok Pasukan Pertamaku tidak mempertahankan orang sepertimu, kembalilah dan bilang pada Jian Wu Ya, orang sepertimu, Kelompok Pasukan Pertamaku tidak mau.”
Selesai berkata Zhao Hai menggerakkan tangannya, pedang panjang di tangannya sudah lenyap, Chang Lao (Tetua) itu dengan wajah pucat memandang Zhao Hai, matanya penuh kebencian.
Zhao Hai sama sekali tidak mempedulikannya, dia memandang Chang Lao (Tetua) itu dan berkata, “Enyahlah, selagi aku masih enak hati, kalau masih di sini, akan aku bunuh kau.”
Chang Lao (Tetua) itu mendengus, berbalik dan pergi, dia juga tahu kalau tetap tinggal tidak akan mendapat kebaikan, Zhao Hai tanpa menggunakan Fa Xiang (Manifestasi Dharma) saja sudah bisa menghabisinya, kalau benar-benar menggunakan Fa Xiang (Manifestasi Dharma), dia hanya akan mati lebih cepat.
Tepat pada saat itu, tiba-tiba Chang Lao (Tetua) Tian Jian Zong (Sekte Pedang Surgawi) yang lain berkata dengan suara berat, “Tunggu, Zhao Hai, jangan keterlaluan, kalau dia mundur, maka kami semua akan mundur, para leluhur tidak akan main-main denganmu.”
Zhao Hai menoleh ke arah suara, mendapati seorang kultivator yang usianya tidak terlalu tua, orang ini meskipun juga seorang Chang Lao (Tetua), tapi pedang di punggungnya jelas bukan barang biasa, begitu Zhao Hai melihat orang ini dia mengerti statusnya, anak pejabat, pasti orang ini dari keluarga besar tertentu di Tian Jian Zong (Sekte Pedang Surgawi).
Zhao Hai juga mengerti maksud orang itu, dia ingin mempertahankan orang yang diusir itu, selain untuk meningkatkan kedudukannya di hati orang-orang Tian Jian Zong (Sekte Pedang Surgawi), juga untuk menarik Chang Lao (Tetua) yang diusir Zhao Hai itu melalui urusan ini.
Tapi sudut mulut Zhao Hai malah tersenyum, katanya dengan suara berat, “Ini pendapat kalian semua? Kalau dia pergi, kalian semua akan pergi?”
Orang itu meskipun kurang mengerti kenapa di saat begini Zhao Hai masih bisa tersenyum, tapi dia tetap berkata, “Benar, kalau dia harus pergi, maka kami semua akan pergi.”
Zhao Hai mencibir dingin, “Baik, bagus, kalau begitu kalian semua enyah saja, nanti aku sendiri yang akan menemui Jian Wu Ya, aku ingin lihat penjelasan seperti apa yang akan diberikan Jian Wu Ya padaku.”
Orang dari Tian Jian Zong (Sekte Pedang Surgawi) itu jelas tidak menyangka Zhao Hai langsung mau mengusir mereka semua, sama sekali tidak ada niat melunak, tapi begitu mendengar kalimat terakhir Zhao Hai, dia malah tertawa, dia memandang Zhao Hai dan mencibir dingin, “Ha ha ha, minta penjelasan dari Zong Zhu (Kepala Sekte)? Kamu layak?”
Zhao Hai mencibir dingin, “Layak atau tidak, Jian Wu Ya tahu, sudah berada di Kelompok Pasukan Pertamaku, harus patuh pada aturan Kelompok Pasukan Pertamaku, tidak patuh aturan ya enyah, dua hari lagi kita akan melakukan pertempuran menentukan dengan pasukan besar Tian Mo Zu (Ras Iblis Surgawi), aku ingin lihat apakah Jian Wu Ya akan memberiku penjelasan atau tidak, kalau tidak memberi penjelasan, boleh, Kelompok Pasukan Pertama Zi You Lian Meng (Aliansi Merdeka) aku mundur dari pertempuran, kalian Jiu Da Zong Men (Sembilan Sekte Besar) hebat, lawan sendiri pasukan besar Tian Mo Zu (Ras Iblis Surgawi), aku tidak mau ikut-ikutan main lagi.”
Selesai berkata Zhao Hai melambaikan tangan, semua Da Fa Qi (Senjata Besar) yang sedang berlatih berhenti, lalu Zhao Hai menengadah dan bersiul panjang, tak lama kemudian Kelompok Pasukan Pertama berkumpul dengan rapi, Zhao Hai berkata dengan suara berat, “Semua orang, naik ke Da Fa Qi (Senjata Besar) kita, siap mundur kapan saja.”
Orang-orang Kelompok Pasukan Pertama itu meskipun tidak mengerti maksud Zhao Hai, tapi tidak ada satu pun yang bertanya apa-apa, mereka berbalik naik ke Da Fa Qi (Senjata Besar) Kelompok Pasukan Pertama, tidak ada yang berkata apa-apa.
Lalu Zhao Hai menoleh memandang orang-orang Tian Jian Zong (Sekte Pedang Surgawi) itu, mencibir dingin, “Berani menantangku? Boleh, kalian sekarang enyah saja kembali, bilang pada Jian Wu Ya, aku kasih dia waktu dua jam, kalau dua jam kemudian, dia tidak memberi jawaban yang memuaskan, Kelompok Pasukan Pertama Zi You Lian Meng (Aliansi Merdeka) aku segera mundur dari pertempuran, kembali ke Zi You Lian Meng (Aliansi Merdeka).” Selesai berkata Zhao Hai menggerakkan tubuhnya, kembali ke Ming Wang Hao (Kapal Raja Neraka), lalu seluruh tubuhnya masuk ke dalam kabin, tidak muncul lagi.
Dan saat ini orang-orang Tian Jian Zong (Sekte Pedang Surgawi) itu akhirnya menyadari, yang mereka hadapi bukanlah Zong Zhu (Kepala Sekte) dari sekte lain atau Zong Zhu (Kepala Sekte) sekte kecil, mereka berhadapan dengan Zhao Hai, Zhao Hai adalah seorang super kuat yang membawa beberapa ratus Bu Si Sheng Wu (Makhluk Abadi) tingkat Chang Sheng Qi (Tahap Keabadian), kalau Zhao Hai benar-benar mundur dari pertempuran, maka Jian Wu Ya tidak akan melepaskan mereka, dengan kemampuan mereka ini, sama sekali tidak mungkin mengancam Zhao Hai, karena mereka tidak punya kualifikasi itu.
Sekarang orang-orang Tian Jian Zong (Sekte Pedang Surgawi) itu saling berpandangan, benar-benar tidak tahu harus berbuat apa, Chang Lao (Tetua) Tian Jian Zong (Sekte Pedang Surgawi) yang berbicara sebelumnya, wajahnya pucat pasi, dia menoleh memandang yang lain, berkata dengan suara berat, “Pulang, aku tidak percaya Zong Zhu (Kepala Sekte) akan berbuat apa pada kita.” Selesai berkata dia memimpin para Chang Lao (Tetua) Tian Jian Zong (Sekte Pedang Surgawi) berjalan pulang.
Jian Wu Ya tidak tahu apa yang terjadi di sini, dia sekarang sedang mengurus urusan Tian Jian Zong (Sekte Pedang Surgawi) di sini, pasukan besar Tian Jian Zong (Sekte Pedang Surgawi) dalam pertempuran kali ini, kerugiannya juga sangat parah, kalau tidak ditangani dengan baik, pengaruhnya terhadap kemampuan tempur bisa sangat besar.
Saat Jian Wu Ya sedang mengurus hal-hal ini di Dong Fu (Gua Abadi)-nya, tiba-tiba dari luar terdengar suara, “Lapor, Zong Zhu (Kepala Sekte), Zheng Chang Lao (Tetua Zheng) meminta audiensi.”
Jian Wu Ya begitu mendengar kalimat ini, alisnya tidak bisa menahan diri untuk berkerut, orang itu meskipun tidak mengatakan siapa Zheng Chang Lao (Tetua Zheng), tapi Jian Wu Shuang sudah bisa menebak siapa Zheng Chang Lao (Tetua Zheng) ini, Zheng Chang Lao (Tetua Zheng) ini, adalah seorang jenius dari Keluarga Zheng di Tian Jian Zong (Sekte Pedang Surgawi), usianya tidak terlalu tua, tapi sudah mencapai tahap Du Jie Qi (Tahap Menyeberangi Kesengsaraan), meskipun sekarang masih menjadi Chang Lao (Tetua) yang tidak memiliki kekuasaan nyata, tapi kedudukannya di Tian Jian Zong (Sekte Pedang Surgawi) di masa depan, pasti tidak rendah.
Kali ini Keluarga Zheng menyuruhnya ikut keluar, adalah untuk percobaan, mengumpulkan beberapa jasa militer, setelah kembali, baru disiapkan untuk menaikkan pangkatnya.
Kalau mau dikatakan, keadaan Tian Jian Zong (Sekte Pedang Surgawi) sekarang mirip dengan masa lalu Hei Hu Bang (Geng Harimau Hitam), berbagai keluarga besar berdiri, dia sebagai Zong Zhu (Kepala Sekte) juga tidak bisa berkata mutlak, kalau Keluarga Zheng memaksa agar Zheng Ze Min ini menjadi Chang Lao (Tetua) yang memiliki kekuasaan nyata, dia juga harus setuju.
Semula semuanya baik-baik saja, dan menurut pandangan Jian Wu Ya, mengirim Zheng Ze Min ini ke tangan Zhao Hai, kesempatannya untuk meraih jasa akan lebih banyak, karena selanjutnya Zhao Hai akan memimpin Da Fa Qi (Senjata Besar), itu akan berada di garis terdepan semua orang, meskipun ada sedikit bahaya, tapi kesempatan meraih jasa juga meningkat pesat, dan Jian Wu Ya tidak percaya Zhao Hai benar-benar akan berbuat apa-apa terhadap orang Tian Jian Zong (Sekte Pedang Surgawi) mereka, kalau Zhao Hai benar-benar berani berbuat begitu, sama sekali tidak ada gunanya baginya.
Tapi sekarang Zheng Ze Min ini tiba-tiba lari ke tempatnya, dia punya firasat buruk, Jian Wu Ya tahu betul, Kelompok Pasukan Pertama milik Zhao Hai itu, peraturan militernya adalah yang paling ketat di antara semua pasukan besar, Zheng Ze Min ini lagi pula orang yang angkuh, jangan-jangan dia menyinggung Zhao Hai? Begitu terpikir dia tidak bisa menahan diri untuk sedikit pusing, dan dia segera berkata, “Persilakan Zheng Chang Lao (Tetua Zheng) masuk.”
Orang di luar menyahut, lalu seseorang mendorong pintu masuk, tepatlah Chang Lao (Tetua) Tian Jian Zong (Sekte Pedang Surgawi) yang terakhir mengancam Zhao Hai itu, dia dengan wajah penuh amarah menangkupkan tangan pada Jian Wu Ya, berkata dengan suara berat, “Bertemu Zong Zhu (Kepala Sekte), Zong Zhu (Kepala Sekte), Zhao Hai itu keterlaluan, mohon Zong Zhu (Kepala Sekte) menegakkan keadilan untuk kami.”
Jian Wu Ya begitu mendengar Zheng Ze Min berkata begini, diam-diam menghela nafas, lalu berkata dengan suara berat, “Ze Min, coba ceritakan, sebenarnya apa yang terjadi? Ada apa dengan Zhao Hai?”
Zheng Ze Min dengan wajah penuh amarah menceritakan apa yang terjadi di Kelompok Pasukan Pertama itu, tentu saja tidak lupa menambah-nambahi, menggambarkan Zhao Hai sebagai seorang diktator yang kejam dan tidak masuk akal, yang berniat jahat terhadap Tian Jian Zong (Sekte Pedang Surgawi), dan menggambarkan dirinya sendiri sebagai seorang pejuang yang tidak takut pada kekuasaan.
Jian Wu Ya bukan anak kecil, dia tentu tidak mungkin sepenuhnya percaya pada ucapan Zheng Ze Min, meskipun dia dan Zhao Hai tidak bisa dibilang teman, tapi dia cukup mengenal Zhao Hai, dia lebih mengenal Zheng Ze Min, jadi dia tahu ucapan Zheng Ze Min hanya bisa dia percaya enam puluh persen, empat puluh persen sisanya pada dasarnya adalah kebohongan.
Meskipun Jian Wu Ya juga diam-diam membenci sikap kejam Zhao Hai, tapi beberapa hari ini dia juga melihat, justru karena Zhao Hai kejam, maka peraturan Kelompok Pasukan Pertama menjadi begitu ketat, dan justru karena peraturan Kelompok Pasukan Pertama ketat, maka kemampuan tempur Kelompok Pasukan Pertama menjadi begitu kuat, Jian Wu Ya bisa pastikan, bahkan jika Zhao Hai tidak menggunakan Bu Si Sheng Wu (Makhluk Abadi), Kelompok Pasukan Pertama yang dipimpinnya, sudah cukup bisa mengalahkan pasukan sekte lain yang dua kali lipat lebih besar, inilah perbedaannya, jadi terhadap cara kejam Zhao Hai, meskipun dia diam-diam membenci, dia juga tahu pada saat ini, kekejaman seperti ini memang diperlukan.
Setelah Zheng Ze Min selesai menceritakan semuanya, Jian Wu Ya baru menghela nafas dan berkata, “Ze Min, kamu harus tahu, sekarang sedang masa-masa kritis pertempuran besar kita dengan Tian Mo Jie (Dunia Iblis Surgawi), kalau sampai saat ini Zhao Hai benar-benar pergi, pengaruhnya terhadap kita cukup besar, jadi kali ini bagaimanapun juga, tidak boleh tidak memberi muka pada Zhao Hai, menurutku begini saja, kamu dipindahkan dari Kelompok Pasukan Pertama, yang lain kembali ke Kelompok Pasukan Pertama untuk bertugas, kamu tenang saja, dendam ini, cepat atau lambat akan kita balas.”
Zheng Ze Min bukan orang bodoh, dia juga tahu kali ini dia datang ke tempat Jian Wu Ya untuk membuat keributan, tidak akan mendapatkan hasil apa-apa, tapi dia harus datang, karena banyak Chang Lao (Tetua) yang melihatnya, dan dia memang tidak ingin bekerja di bawah Zhao Hai, makanya dia datang membuat keributan, sekarang tujuannya sudah tercapai, dia tentu tidak akan terus membuat keributan, jadi dia tidak bersuara.
==
Zhao Hai berdiri dengan tenang di sana, dia tahu kali ini Jian Wuya pasti akan menelan amarah ini, karena saat ini Jian Wuya dan yang lainnya membutuhkannya. Jika dia benar-benar membawa bawahannya pergi, dengan kekuatan Sembilan Jiu Da Zong Men (Sembilan Sekte Besar), pasti tidak akan mampu menjadi lawan Tian Mo Zu (Suku Iblis Langit), karena dia telah menunjukkan kepada orang-orang Sembilan Jiu Da Zong Men (Sembilan Sekte Besar) kemampuan komandonya yang kuat.
Tetapi Zhao Hai juga tahu, semakin begini, Sembilan Jiu Da Zong Men (Sembilan Sekte Besar) semakin tidak akan melepaskannya. Semakin kuat kekuatannya, semakin besar ancamannya bagi Sembilan Jiu Da Zong Men (Sembilan Sekte Besar). Jadi setelah berhasil memukul mundur Tian Mo Zu (Suku Iblis Langit), Sembilan Jiu Da Zong Men (Sembilan Sekte Besar) pasti akan membereskannya pada kesempatan pertama. Tentang hal ini Zhao Hai bisa pastikan, namun Zhao Hai juga sedang menanti datangnya saat itu.
Benar saja, tidak lama kemudian para Chang Lao (Tetua) dari Tian Jian Zong (Sekte Pedang Langit) itu kembali lagi ke markas Korps Pertama, namun Zhao Hai tidak lagi melihat Chang Lao (Tetua) yang memimpin keributan itu, juga tidak melihat Zheng Zemin.
Para Chang Lao (Tetua) Tian Jian Zong (Sekte Pedang Langit) itu meskipun wajah mereka masih membawa kemarahan, terpaksa harus menahannya. Ketika orang-orang itu melihat Zhao Hai yang berdiri di atas Ming Wang Hao (Kapal Raja Neraka), kilatan kebencian di mata mereka lenyap seketika, kemudian seorang Chang Lao (Tetua) Tian Jian Zong (Sekte Pedang Langit) berjalan ke depan Zhao Hai, menangkupkan tangan kepada Zhao Hai dan berkata: “Bertemu dengan Tuan Zhao Hai, saya Luo Wei, Chang Lao (Tetua) luar dari Tian Jian Zong (Sekte Pedang Langit), kali ini datang atas perintah Bang Zhu (Ketua Geng) untuk mendengarkan perintah Tuan. Mohon Tuan tenang, selama kami di Korps Pertama, semua tindakan akan mematuhi perkataan Tuan, bahkan jika Tuan menyuruh kami mati, kami tidak akan mengernyitkan alis. Selain itu, Zong Zhu (Pemimpin Sekte) memerintahkan saya untuk memberi tahu Tuan, orang yang memimpin keributan sebelumnya, telah dipecat dari jabatan Chang Lao (Tetua), sementara Chang Lao (Tetua) Zheng Zemin juga ditarik kembali ke Zong Men (Sekte). Tidak tahu apakah Tuan puas dengan keputusan seperti ini?”
Zhao Hai memandang Luo Wei, dia dapat dengan jelas merasakan rasa permusuhan yang terpancar dari diri Luo Wei, namun Zhao Hai tidak memperdulikannya. Dia hanya tersenyum tipis dan berkata: “Baik, saya sangat puas, sekarang kita bisa mulai berlatih.”
Setelah berkata demikian, Zhao Hai sekali lagi mengeluarkan Bu Si Sheng Wu (Makhluk Abadi)-nya, menyuruh Bu Si Sheng Wu (Makhluk Abadi) itu untuk membiasakan diri dengan Da Fa Qi (Alat Ajaib Besar). Sementara dia sendiri membawa para Chang Lao (Tetua) Tian Jian Zong (Sekte Pedang Langit), masuk ke dalam ruang pertemuan Ming Wang Hao (Kapal Raja Neraka).
Setelah semua orang duduk, Zhao Hai memandang mereka, dengan suara berat berkata: “Semua Chang Lao (Tetua) kalian dari Tian Jian Zong (Sekte Pedang Langit), dapat membesarkan Fei Jian (Pedang Terbang) kalian, menggunakannya sebagai Da Fa Qi (Alat Ajaib Besar). Tetapi terus terang saja, jika benar-benar bertempur mati-matian, Fei Jian (Pedang Terbang) kalian belum tentu bisa mengalahkan Da Fa Qi (Alat Ajaib Besar), karena Fei Jian (Pedang Terbang) kalian bagaimanapun juga dioperasikan oleh satu orang, menggunakan Ling Qi (Energi Spiritual) kalian sendiri. Meskipun Fei Jian (Pedang Terbang) kalian memiliki efek penguatan Ling Qi (Energi Spiritual) yang sangat jelas, tetapi jika waktunya lama, Fei Jian (Pedang Terbang) kalian tidak akan mampu bertahan melawan Da Fa Qi (Alat Ajaib Besar) yang membakar Jing Shi (Batu Kristal).”
Para Chang Lao (Tetua) Tian Jian Zong (Sekte Pedang Langit) itu tidak bersuara. Apa yang dikatakan Zhao Hai ini adalah hal yang sangat biasa, seluruh Xiu Zhen Jie (Dunia Kultivasi) tahu ciri khas Fei Jian (Pedang Terbang) para Chang Lao (Tetua) Tian Jian Zong (Sekte Pedang Langit) ini, yaitu daya tahan. Karena setelah Fei Jian (Pedang Terbang) dibesarkan, Fei Jian (Pedang Terbang) itu tidak bisa digunakan oleh orang lain, juga tidak perlu membakar Jing Shi (Batu Kristal). Jadi itu setara dengan satu orang yang menanggung seluruh konsumsi Da Fa Qi (Alat Ajaib Besar). Bahkan Xiu Shi (Kultivator) yang telah mencapai tahap Du Jie Qi (Periode Melewati Kesengsaraan) pun, sulit untuk mempertahankan kemampuan tempur Fei Jian (Pedang Terbang) untuk waktu yang lama, bagaimanapun juga Ling Qi (Energi Spiritual) seseorang terbatas.
Zhao Hai melihat mereka tidak bersuara, baru kemudian melanjutkan: “Tetapi kalian juga memiliki kelebihan, yaitu kelincahan, kecepatan. Dibandingkan dengan Da Fa Qi (Alat Ajaib Besar) lainnya, Da Fa Qi (Alat Ajaib Besar) kalian lebih cepat, lebih lincah, inilah kelebihan terbesar kalian. Saya akan mengelompokkan kalian menjadi satu tim, membiarkan kalian mengeluarkan sepenuhnya kelebihan kalian.”
Para Chang Lao (Tetua) Tian Jian Zong (Sekte Pedang Langit) agak tersentuh. Sebelumnya perkataan Zhao Hai yang bahkan jika menyuruh mereka mati pun mereka tidak boleh ragu, membuat para Chang Lao (Tetua) Tian Jian Zong (Sekte Pedang Langit) ini merasa antipati. Mereka mengira Zhao Hai benar-benar akan menyuruh mereka pergi mati sia-sia. Sekarang Zhao Hai malah mengatakan akan mengelompokkan mereka menjadi satu tim, itu berarti Zhao Hai tidak benar-benar ingin menyuruh mereka pergi mati sia-sia, ini membuat para Chang Lao (Tetua) Tian Jian Zong (Sekte Pedang Langit) itu merasa sangat terkejut.
Zhao Hai melihat ekspresi mereka, tersenyum tipis dan berkata: “Apa kalian kira saya benar-benar akan menyuruh kalian pergi mati? Itu tidak mungkin. Jika saya benar-benar melakukan itu, bukankah itu sama saja membantu Tian Mo Zu (Suku Iblis Langit)? Baiklah, sekarang dengarkan saya, besok saya akan memimpin semua Da Fa Qi (Alat Ajaib Besar) untuk menyerang bersama Da Fa Qi (Alat Ajaib Besar) Tian Mo Zu (Suku Iblis Langit). Serangan frontal Da Fa Qi (Alat Ajaib Besar), kalian pasti tahu akan seperti apa jadinya. Saat saya bertukar serangan dengan Da Fa Qi (Alat Ajaib Besar) Tian Mo Zu (Suku Iblis Langit), kalian jangan bergerak. Tanpa perintah saya, kalian siapapun tidak boleh bergerak, bahkan jika Jian Wuya yang memerintahkan kalian, kalian juga tidak boleh bergerak. Bahkan jika semua Da Fa Qi (Alat Ajaib Besar) kita hancur, kalian juga tidak boleh bergerak. Mengerti?”
Para Xiu Shi (Kultivator) Tian Jian Zong (Sekte Pedang Langit) itu saling memandang, mereka tidak mengerti apa maksud perkataan Zhao Hai ini. Zhao Hai memandang mereka dan berkata: “Tunggu perintah saya. Saat Da Fa Qi (Alat Ajaib Besar) kita dan Da Fa Qi (Alat Ajaib Besar) Tian Mo Zu (Suku Iblis Langit) sama-sama hancur terpuruk, barulah kalian akan bergerak. Target kalian bukanlah Da Fa Qi (Alat Ajaib Besar) Tian Mo Zu (Suku Iblis Langit), melainkan orang-orang Tian Mo Zu (Suku Iblis Langit). Kalian bertanggung jawab untuk menghantam formasi utama pasukan Tian Mo Zu (Suku Iblis Langit), membuka celah pada formasi utama pasukan Tian Mo Zu (Suku Iblis Langit) untukku. Saat itulah pasukan besar Xiu Zhen Jie (Dunia Kultivasi) kita dapat memanfaatkan momentum untuk menekan maju, dan sekali pukul menghancurkan pasukan besar Tian Mo (Iblis Langit).”
Mengerti, semua orang Tian Jian Zong (Sekte Pedang Langit) itu mengerti. Rencana Zhao Hai ini sebenarnya tidak rumit. Faktanya, setelah pertempuran hari ini, para Xiu Shi (Kultivator) Xiu Zhen Jie (Dunia Kultivasi) juga menemukan, di medan perang dengan skala ratusan juta jiwa ini, taktik yang terlalu rumit pada dasarnya tidak berguna. Bahkan taktik serumit apapun, selalu membutuhkan orang untuk menjalankannya. Semakin banyak orang, semakin buruk kemampuan eksekusinya. Jadi saat perang besar, taktik pasti semakin sederhana semakin baik.
Sekarang para Chang Lao (Tetua) Tian Jian Zong (Sekte Pedang Langit) itu menemukan bahwa Zhao Hai benar-benar ingin mengalahkan Tian Mo Zu (Suku Iblis Langit), dan tidak ingin menggunakan tangan Tian Mo Zu (Suku Iblis Langit) untuk melemahkan kekuatan Sembilan Jiu Da Zong Men (Sembilan Sekte Besar), mereka tidak bisa menahan diri untuk merasa sedikit malu atas apa yang telah mereka lakukan sebelumnya.
Zhao Hai melihat ekspresi mereka, tahu apa yang mereka pikirkan. Dia tersenyum tipis dan berkata: “Baiklah, jangan terlalu banyak berpikir. Tuan-tuan sekalian, kalian berasal dari Zong Men (Sekte) yang sama, kerja sama antar kalian seharusnya sudah sangat baik. Tetapi kalian harus ingat, kali ini kalian akan menghadapi Tian Mo Zu (Suku Iblis Langit). Yang harus kalian lakukan adalah membuka formasi musuh untuk pasukan besar seluruh Xiu Zhen Jie (Dunia Kultivasi). Tugas kalian sangat berat. Sekarang saya hanya bisa mengajarkan kalian satu bentuk penyerangan formasi yang sangat sederhana, setelah itu kalian berlatih. Di bawah ini kalian dengarkan baik-baik, nama Zhan Zhen (Formasi Pertempuran) ini adalah Jian Zhen (Formasi Pedang)…”
Jian Zhen (Formasi Pedang) adalah formasi serangan yang sangat umum. Tetapi untuk dapat mengeluarkan kekuatan formasi ini secara maksimal, tidak semua orang bisa melakukannya. Ciri terbesar Jian Zhen (Formasi Pedang) adalah, formasinya seperti anak panah, serangannya seperti anak panah. Dan ciri khas anak panah hanya satu, yaitu tidak pernah menoleh ke belakang.
Busur yang ditarik tidak ada anak panah yang kembali. Anak panah digunakan untuk menyerang, anak panah yang ditembakkan harus membunuh orang. Jadi anak panah adalah senjata yang paling ofensif, dan Jian Zhen (Formasi Pedang) juga merupakan Zhan Zhen (Formasi Pertempuran) yang paling ofensif.
Para Chang Lao (Tetua) Tian Jian Zong (Sekte Pedang Langit) ini semuanya adalah Jian Xiu (Kultivator Pedang). Kekuatan serangan Jian Xiu (Kultivator Pedang) di antara semua Xiu Shi (Kultivator), bisa dianggap yang terkuat. Karena itulah Zhao Hai menyuruh para Chang Lao (Tetua) ini mempelajari Jian Zhen (Formasi Pedang).
Di Xiu Zhen Jie (Dunia Kultivasi) sini, orang lebih cenderung percaya pada berbagai macam Fa Zhen (Formasi Sihir). Bahkan saat bertempur, mereka juga akan membentuk beberapa Fa Zhen (Formasi Sihir) untuk bertempur dengan musuh. Beberapa Da Zong Men (Sekte Besar) bahkan memiliki Fa Zhen (Formasi Sihir) yang khusus digunakan untuk kerja sama para Xiu Shi (Kultivator). Tian Jian Zong (Sekte Pedang Langit) memiliki Fa Zhen (Formasi Sihir) seperti itu.
Fa Zhen (Formasi Sihir) seperti ini sangatlah kuat, tetapi Fa Zhen (Formasi Sihir) ini lebih cocok digunakan dalam pertikaian di dunia persilatan, tidak cocok digunakan dalam peperangan pasukan besar. Karena kerja samanya terlalu rumit, dan daya serang Fa Zhen (Formasi Sihir) ini tidak kuat. Jadi Zhao Hai sekarang terpaksa mengeluarkan Jian Zhen (Formasi Pedang), Zhan Zhen (Formasi Pertempuran) yang sangat sederhana ini, untuk diajarkan kepada para Chang Lao (Tetua) Tian Jian Zong (Sekte Pedang Langit) ini.
Jian Zhen (Formasi Pedang) tidak terlalu rumit, tetapi tetap membutuhkan kerja sama. Setiap mata rantai tidak boleh salah. Jika salah, seperti anak panah berkualitas buruk. Anak panah berkualitas buruk tidak akan bisa mengenai sasaran.
Zhao Hai menjelaskan dengan sangat rinci kepada para Chang Lao (Tetua) Tian Jian Zong (Sekte Pedang Langit) tentang cara serangan Jian Zhen (Formasi Pedang), dan hal-hal yang perlu diperhatikan saat bekerja sama satu sama lain. Para Chang Lao (Tetua) Tian Jian Zong (Sekte Pedang Langit) itu mendengarkan dengan sangat serius. Mereka harus mengakui, Zhan Zhen (Formasi Pertempuran) yang belum pernah mereka lihat ini, benar-benar sangat cocok untuk pertempuran di medan laga.
Setelah menjelaskan, Zhao Hai membawa para Chang Lao (Tetua) Tian Jian Zong (Sekte Pedang Langit) itu keluar dari markas, mencari tempat yang sangat luas untuk mulai berlatih. Latihan ini terutama untuk melatih kerja sama antar para Chang Lao (Tetua) Tian Jian Zong (Sekte Pedang Langit) ini, sekaligus juga untuk membuat mereka beradaptasi dengan berbagai perubahan Jian Zhen (Formasi Pedang).
Meskipun Jian Zhen (Formasi Pedang) sangat sederhana, kerja samanya juga tidak terlalu mudah. Dan ada satu hal yang sangat penting, yaitu Jian Zhen (Formasi Pedang) juga merupakan阵法 yang sangat berbahaya. Jian Zhen (Formasi Pedang) harus memiliki ujung tombak, dan posisi ujung tombak ini adalah yang paling berbahaya di seluruh Jian Zhen (Formasi Pedang). Musuh pasti akan menyerang ujung tombak terlebih dahulu. Jadi saat bekerja sama dalam Jian Zhen (Formasi Pedang), posisi ujung tombak ini, akan disiapkan beberapa orang. Begitu orang yang bertindak sebagai ujung pedang terbunuh atau mengalami kecelakaan, maka yang lain harus dengan kecepatan tercepat mengisi posisi itu. Inilah saat yang paling menguji kerja sama.
Para Chang Lao (Tetua) Tian Jian Zong (Sekte Pedang Langit) ini meskipun berasal dari Zong Men (Sekte) yang sama, kesempatan untuk bekerja sama bertempur tidaklah banyak. Untungnya teknik kultivasi mereka serupa, dan telah melalui beberapa kali pertempuran besar, masih ada sedikit kecocokan satu sama lain. Setelah melalui latihan beberapa waktu, akhirnya mereka bisa menggunakan Jian Zhen (Formasi Pedang) dengan lumayan baik.
Dua hari waktu sungguh sangat singkat. Untungnya pertempuran besar sebelumnya kedua belah pihak sama-sama menderita kerugian, orang-orang dari kedua alam sedang menjilat luka mereka sendiri. Jadi selama dua hari ini, relatif cukup damai.
Setelah melalui latihan dua hari, operasi Bu Si Sheng Wu (Makhluk Abadi) terhadap Da Fa Qi (Alat Ajaib Besar) sudah sangat lincah. Ditambah lagi dengan komando Li Ji dan yang lainnya, Zhao Hai yakin Bu Si Sheng Wu (Makhluk Abadi) itu pasti bisa membuat Tian Mo (Iblis Langit) dari Tian Mo Zu (Suku Iblis Langit) itu sangat terkejut.
Tentu saja Zhao Hai lebih memperhatikan para Chang Lao (Tetua) Tian Jian Zong (Sekte Pedang Langit). Pertarungan Da Fa Qi (Alat Ajaib Besar), menurut Zhao Hai, seperti dua barisan infantri yang saling berhadapan, yang diadu adalah operasi Da Fa Qi (Alat Ajaib Besar) serta kemampuan tempur kedua belah pihak. Sementara para Chang Lao (Tetua) Tian Jian Zong (Sekte Pedang Langit), posisi yang diberikan Zhao Hai kepada mereka adalah kavaleri. Saat mereka bergerak, harus seperti kavaleri, sekali gerak menghancurkan formasi lawan, lalu kemudian memecah belah lawan. Mereka adalah eksistensi penting yang menentukan arah perang.
Dua hari kemudian, pasukan besar Xiu Zhen Jie (Dunia Kultivasi) berkumpul. Zhao Hai juga tidak berniat menyembunyikan atau menyimpan, dia menempatkan semua Da Fa Qi (Alat Ajaib Besar) di depan formasi besar. Dia juga tidak menyuruh Da Fa Qi (Alat Ajaib Besar) membentuk Xing Chen Wan Bian Da Zhen (Formasi Besar Perubahan Bintang-bintang), karena sama sekali tidak perlu. Ditambah lagi daya serang Xing Chen Wan Bian Da Zhen (Formasi Besar Perubahan Bintang-bintang) tidak kuat, cocok untuk bertahan, tetapi tidak cocok untuk menyerang. Jadi Zhao Hai tidak menggunakan Xing Chen Wan Bian Da Zhen (Formasi Besar Perubahan Bintang-bintang). Dia hanya meletakkan Da Fa Qi (Alat Ajaib Besar) di depan formasi pasukan besar Xiu Zhen Jie (Dunia Kultivasi), membuat orang Tian Mo Zu (Suku Iblis Langit) bisa langsung tahu apa yang ingin dia lakukan begitu melihatnya. Benar saja, setelah Zhao Hai selesai menempatkan Da Fa Qi (Alat Ajaib Besar), Tian Mo Zu (Suku Iblis Langit) di sana juga melakukan penyesuaian, mereka juga mengerahkan semua Da Fa Qi (Alat Ajaib Besar) ke depan formasi besar mereka. Kedua belah pihak sama-sama mengerti, serangan frontal Da Fa Qi (Alat Ajaib Besar) adalah tema utama hari ini.
==
Tian Mo Tong Ling (Panglima Tertinggi Iblis Surgawi) memandang formasi pasukan besar Dunia Persilatan (Xiuzhen jie) di seberang, lalu berkata dengan dingin sambil tersenyum sinis: “Rencana sepuluh jalur pasukan tidak berhasil, sekarang mereka menggunakan serangan da fa qi (Alat Besar) untuk menghantam. Heh, naif, kalian benar-benar mengira da fa qi (Alat Besar) akan berguna?”
Mo Li Ke yang sejak tadi berdiri di samping Tian Mo Tong Ling (Panglima Tertinggi Iblis Surgawi) berkata dengan suara berat: “Tuan Panglima, kita tetap harus berhati-hati. Meskipun serangan da fa qi (Alat Besar) bukanlah hal yang luar biasa, tapi saya dengar yang memimpin da fa qi (Alat Besar) sekarang adalah Zhao Hai. Orang Zhao Hai ini tidak hanya piawai dalam memimpin pertempuran, kemampuannya memimpin da fa qi (Alat Besar) bahkan lebih tangguh. Sebelumnya, saat da fa qi (Alat Besar) kita berhadapan dengan da fa qi (Alat Besar) milik Zhao Hai, kita tidak pernah sekalipun mendapat keuntungan. Bisa dikatakan, kemampuannya memimpin da fa qi (Alat Besar) dalam pertempuran, lebih kuat daripada kemampuannya memimpin pasukan.”
Mendengar Mo Li Ke berkata demikian, Tian Mo Tong Ling (Panglima Tertinggi Iblis Surgawi) mengerutkan kening, lalu bertanya: “Kalau begitu, Zhao Hai inilah orang yang paling mengancam Tian Mo Zu (Suku Iblis Surgawi) kita. Apakah kau pernah berpikir untuk langsung menyingkirkan Zhao Hai ini?”
Mo Li Ke tersenyum pahit: “Sudah terpikir, tapi tidak berguna. Zhao Hai ini kekuatan dirinya sendiri juga sangat tangguh. Sebelum dia memperlihatkan bu si sheng wu (Mayat Hidup) miliknya, dia sudah memiliki kemampuan tempur tidak kalah dengan Chang Sheng qi (强者 periode Abadi). Selain itu dia sangat mahir dalam pertempuran kelompok, bahkan jika diserang oleh banyak Chang Lao qi (强者 periode Tetua) sekaligus, dia bisa menghadapinya dengan tenang. Yang paling utama, dia juga seorang yi shu shi (Ahli Seni Lain) spesialisasi ruang, kalau tidak bisa menang dia lari, tidak ada yang bisa berbuat apa-apa padanya.”
Kening Tian Mo Tong Ling (Panglima Tertinggi Iblis Surgawi) semakin berkerut, dia melanjutkan: “Mungkinkah memanfaatkan tangan orang-orang Dunia Persilatan (Xiuzhen jie) untuk menyingkirkannya?”
Mo Li Ke mengangguk: “Sudah terpikir. Faktanya, kontradiksi antara Zi You Lian Meng (Aliansi Bebas) tempat Zhao Hai berada dengan Sembilan Sekte Besar di Dunia Persilatan (Xiuzhen jie) sangat dalam. Sembilan Sekte Besar sudah ingin menyingkirkan Zhao Hai, tapi tidak pernah berhasil. Sekarang Sembilan Sekte Besar dan Zi You Lian Meng (Aliansi Bebas) bergabung, menyingkirkan Zhao Hai jadi semakin sulit.”
Tian Mo Tong Ling (Panglima Tertinggi Iblis Surgawi) mengerutkan kening, menatap pasukan besar Dunia Persilatan (Xiuzhen jie) di seberang, lalu berkata dengan suara berat: “Saya rasa Zhao Hai ini akan menjadi masalah. Tapi saya percaya, Tian Mo Yi Zu (Suku Iblis Surgawi) pasti akan meraih kemenangan akhir. Saya tidak percaya satu orang bisa mengubah arah jalannya perang.”
Sedang berbicara, pasukan da fa qi (Alat Besar) Dunia Persilatan (Xiuzhen jie) sudah mulai menyerbu. Tanpa tipu muslihat apa pun, da fa qi (Alat Besar) Dunia Persilatan (Xiuzhen jie) langsung melaju lurus ke arah pasukan da fa qi (Alat Besar) Tian Mo Zu (Suku Iblis Surgawi).
Pasukan da fa qi (Alat Besar) dari pasukan besar Tian Mo (Iblis Surgawi) tentu tidak mau kalah, mereka juga melancarkan serangan ke arah pasukan da fa qi (Alat Besar) Dunia Persilatan (Xiuzhen jie). Jarak antara kedua pihak dengan cepat mendekat, tak lama kemudian terdengar suara “BUM!” dan mereka bertabrakan.
Zhao Hai berdiri di atas Ming Wang Hao (Kapal Raja Neraka), Ming Wang Hao (Kapal Raja Neraka) tidak ikut serta dalam serangan, karena selain Zhao Hai, di Ming Wang Hao (Kapal Raja Neraka) juga ada lima ratus Chang Lao (Tetua) dari Tian Jian Zong. Orang-orang ini berdiri di belakang Zhao Hai, menyaksikan pertempuran da fa qi (Alat Besar) di seberang.
Sejujurnya, bahkan para kultivator yang luas pengalaman ini, saat melihat tabrakan da fa qi (Alat Besar), juga merasakan getaran, merasakan darah mereka mendidih, karena pemandangannya sungguh sangat spektakuler.
Zhao Hai mengamati sebentar, lalu sedikit mengernyit. Jumlah da fa qi (Alat Besar) Tian Mo Zu (Suku Iblis Surgawi) lebih banyak dari yang dia bayangkan. Da fa qi (Alat Besar) Dunia Persilatan (Xiuzhen jie) meskipun dikomandoi oleh Li Ji dan yang lainnya, juga tidak mendapatkan keuntungan. Zhao Hai tahu dia harus turun tangan.
Dia menoleh ke arah Chang Lao (Tetua) Tian Jian Zong dan berkata: “Saya pergi membantu. Kalian tetap di sini, ingat, tanpa perintah dari saya, siapapun yang memerintahkan kalian menyerang tidak boleh dilakukan, meskipun itu Chang Sheng qi (强者 periode Abadi), meskipun itu Jian Wuya.”
Chang Lao (Tetua) Tian Jian Zong itu sekarang sangat kagum pada Zhao Hai, begitu mendengar Zhao Hai berkata demikian, semuanya serempak menyahut.
Zhao Hai melambaikan tangan, para Chang Lao (Tetua) Tian Jian Zong itu turun dari Ming Wang Hao (Kapal Raja Neraka), sementara Zhao Hai sendiri mengemudikan Ming Wang Hao (Kapal Raja Neraka) melaju ke depan, dan Ming Wang Hao (Kapal Raja Neraka) terus menerus menambah kecepatan, seperti kuda lepas kendali, langsung meluncur ke arah pasukan da fa qi (Alat Besar) pasukan besar Tian Mo (Iblis Surgawi).
BUM! Ming Wang Hao (Kapal Raja Neraka) langsung menabrak sebuah da fa qi (Alat Besar). Da fa qi (Alat Besar) milik Tian Mo Zu (Suku Iblis Surgawi) yang bentuknya mirip naga jahat itu, langsung kehilangan kepalanya karena tabrakan Ming Wang Hao (Kapal Raja Neraka), lalu jatuh ke bawah. Ming Wang Hao (Kapal Raja Neraka) tidak berhenti, langsung menuju target berikutnya.
Da fa qi (Alat Besar) kedua pihak bertempur sengit di depan formasi besar masing-masing, tentu saja menarik perhatian kedua belah pihak. Semua perhatian tertuju pada da fa qi (Alat Besar) ini. Kultivator di pihak Dunia Persilatan (Xiuzhen jie) tentu saja sangat tegang, karena pasukan mereka sekarang memang lebih sedikit dari lawan, jika da fa qi (Alat Besar) juga kalah, maka mereka sudah pasti kalah.
Sekarang da fa qi (Alat Besar) kedua pihak sedang bertempur sengit di depan, tapi Jian Wuya dan yang lain duduk dengan kening berkerut di dalam sebuah da fa qi (Alat Besar) besar, mengamati perubahan di medan perang. Tapi sekarang ekspresi beberapa orang ini tidak terlalu bagus.
Beberapa saat kemudian Jian Wuya baru berkata dengan suara berat: “Ada apa sebenarnya dengan Zhao Hai ini? Mengapa tidak terlihat orang-orang Tian Jian Zong kita turun tangan? Kalau terus begini, kemungkinan besar semua da fa qi (Alat Besar) Dunia Persilatan (Xiuzhen jie) kita akan habis.”
Jiao Hua Long menoleh, berkata dengan suara berat: “Lihat itu? Chang Lao (Tetua) Tian Jian Zong kalian masih tertinggal di belakang, Zhao Hai sendiri sudah maju. Apa mereka tidak patuh perintah lagi?”
Insiden konflik Zhao Hai dengan Chang Lao (Tetua) Tian Jian Zong, yang berakhir dengan ancaman mundur dari pertempuran untuk menekan Tian Jian Zong, sudah diketahui oleh sekte-sekte lain. Karena itu Jiao Hua Long bertanya demikian.
Jian Wuya menggeleng: “Tidak mungkin. Saya sudah bilang pada mereka, harus patuh pada perintah Zhao Hai, bahkan jika Zhao Hai menyuruh mereka mati, mereka juga harus pergi. Kalau tidak patuh, akan dihukum sesuai aturan. Pasti bukan masalah mereka. Tidak bisa, saya harus tanya apa yang terjadi.” Selesai bicara Jian Wuya mengeluarkan chuan xin yu jian (Pedang Giok Komunikasi) dan mengirimkannya.
Tak lama kemudian sebuah chuan xin yu jian (Pedang Giok Komunikasi) terbang kembali ke tangan Jian Wuya. Setelah Jian Wuya membaca isi yu jian (Pedang Giok) itu, ekspresinya agak buruk.
Melihat ekspresi Jian Wuya, yang lain tertegun. Jiao Hua Long bertanya dengan heran: “Ada apa? Zhao Hai yang menyuruh mereka tinggal?”
Jian Wuya mengangguk: “Ya, katanya Zhao Hai menyuruh mereka tinggal, bersiap untuk serangan terakhir. Brengsek, sudah saatnya begini masih tidak menyuruh mereka maju, apa mau menunggu sampai pertempuran selesai baru suruh mereka maju?”
Tidak heran Jian Wuya begitu cemas, sekarang da fa qi (Alat Besar) kedua pihak sudah rusak lebih dari setengahnya. Bisa dikatakan kalau terus bertempur seperti ini, pasukan da fa qi (Alat Besar) kedua pihak kemungkinan besar akan binasa semua. Dan Zhao Hai sekarang sama sekali tidak menunjukkan tanda-tanda mundur, masih memimpin da fa qi (Alat Besar) Dunia Persilatan (Xiuzhen jie) untuk bertempur mati-matian dengan lawan. Sekarang jumlah da fa qi (Alat Besar) Dunia Persilatan (Xiuzhen jie) sudah kurang dari setengah jumlah awal, hanya tersisa sekitar 700 lebih yang masih bisa bertempur. Sementara di pihak Tian Mo Jie (Dunia Iblis Surgawi) situasinya sedikit lebih baik, sekarang masih tersisa seribu lebih yang bisa bertempur.
Ini bukan berarti kemampuan komando Zhao Hai buruk. Faktanya, jika bukan karena kemampuan komando Zhao Hai yang sangat tangguh, mungkin sekarang pasukan da fa qi (Alat Besar) Dunia Persilatan (Xiuzhen jie) sudah binasa semua. Karena jumlah da fa qi (Alat Besar) yang dikerahkan Tian Mo Jie (Dunia Iblis Surgawi) dari awal hampir 3000 buah, sementara Dunia Persilatan (Xiuzhen jie) hanya 2000 buah, selisih hampir 1000 buah.
Pertempuran masih berlanjut, da fa qi (Alat Besar) Dunia Persilatan (Xiuzhen jie) terus berkurang, tapi Zhao Hai masih juga tidak menunjukkan tanda-tanda mundur. Bertempur! Bertempur! Terus bertempur! Jika yang mengendalikan da fa qi (Alat Besar) itu adalah manusia, mungkin sekarang sudah mundur karena ketakutan. Tapi sayangnya, yang mengendalikan da fa qi (Alat Besar) Dunia Persilatan (Xiuzhen jie) sekarang bukanlah manusia, melainkan bu si sheng wu (Mayat Hidup), mereka tidak mengenal kata takut.
Sementara Tian Mo (Iblis Surgawi) di pihak Tian Mo Jie (Dunia Iblis Surgawi) sekarang juga sedang gigih bertahan. Jika bukan karena Tian Mo Zu (Suku Iblis Surgawi) memang lebih suka bertarung daripada kultivator, mereka mungkin sudah mundur. Tapi sekarang mereka tidak bisa, mereka sudah terpancing emosi, mata mereka sudah merah membunuh. Di mata mereka hanya tersisa da fa qi (Alat Besar) lawan, menabrakkan da fa qi (Alat Besar) lawan hingga tenggelam adalah satu-satunya tujuan mereka.
Pasukan besar kedua pihak semuanya terpana oleh pertempuran da fa qi (Alat Besar) yang sangat dahsyat dan tragis ini. Mereka tidak pernah membayangkan, pertempuran da fa qi (Alat Besar) bisa mencapai tingkat kedahsyatan dan tragedi seperti ini. Ini terlalu mengerikan.
Jian Wuya merasa dia tidak bisa menunggu semenit pun. Melihat da fa qi (Alat Besar) pihaknya satu per satu berkurang, dia merasa jika pada saat ini dia tidak menyuruh Chang Lao (Tetua) mereka maju, maka mereka sudah pasti kalah. Karena itu Jian Wuya segera mengeluarkan chuan xin yu jian (Pedang Giok Komunikasi), memberi perintah pada Chang Lao (Tetua) Tian Jian Zong itu, menyuruh mereka segera menyerang.
Tapi setelah yu jian (Pedang Giok) ini dikirim, segera dia menerima balasan. Begitu melihat balasannya, wajah Jian Wuya menjadi pucat pasi, dia memaki: “Bajingan ini, sebenarnya apa yang dia inginkan? Dia ingin kalah dalam perang ini?”
Jiao Hua Long menatap Jian Wuya dengan heran: “Ada apa? Terjadi apa?”
Jian Wuya menoleh menatap Jiao Hua Long, berkata dengan suara berat: “Luo Wei bilang, Zhao Hai saat bertempur memberi mereka perintah tegas, tanpa perintah serangan dari Zhao Hai, mereka dilarang menyerang, bahkan jika saya yang memberi perintah juga tidak boleh.”
Jiao Hua Long mengerutkan kening, berkata dengan suara berat: “Mungkin Zhao Hai punya rencana lain. Sudahlah, kita lihat saja. Saya rasa Zhao Hai tidak benar-benar ingin kalah dalam perang ini, itu tidak ada untungnya baginya.”
Belum sempat Jian Wuya bicara, Nu Mu Fang Zhang (Kepala Biara Nu Mu) berkata: “Tapi coba lihat situasi sekarang, da fa qi (Alat Besar) Tian Mo Zu (Suku Iblis Surgawi) sudah unggul, tidak butuh waktu lama pasukan da fa qi (Alat Besar) kita akan hancur. Jika kita tidak ada dukungan da fa qi (Alat Besar), bagaimana kita bisa bertarung dengan Tian Mo Zu (Suku Iblis Surgawi)? Jika sekarang Zhao Hai menyuruh Chang Lao (Tetua) Tian Jian Zong maju, kita akan menang, akan ada lebih banyak da fa qi (Alat Besar) untuk menghadapi lawan, dengan begitu kita menang. Jiao Hua Long, saya lihat akhir-akhir ini kau selalu membela Zhao Hai, sebenarnya apa pikiranmu? Jangan lupa, Zi You Lian Meng (Aliansi Bebas) dengan Wan Yao Zong kalian punya musuh besar.”
Jiao Hua Long melirik Nu Mu Fang Zhang (Kepala Biara Nu Mu), mendengus dingin: “Sikap saya padanya, kau tidak usah ikut campur. Mau kau suka atau tidak, kau harus mengakui, Zhao Hai dalam hal memimpin pertempuran, jauh lebih baik dari kau dan saya. Karena itu, sebelum Tian Mo Zu (Suku Iblis Surgawi) belum berhasil dipukul mundur, saya percaya pada Zhao Hai, mendukungnya. Karena hanya dia yang punya kemampuan untuk memukul mundur Tian Mo Zu (Suku Iblis Surgawi) dalam waktu sesingkat mungkin. Kalau diganti kau, apa kau bisa?”
Jian Wuya mendengus dingin: “Sudah, jangan bertengkar. Sekarang bertengkar untuk apa? Lihat saja, saya ingin lihat sebenarnya apa yang ingin dilakukan Zhao Hai.”
Saat mereka bicara, pertempuran da fa qi (Alat Besar) kedua pihak juga sudah mencapai akhir. Tidak perlu dipikirkan, pasukan da fa qi (Alat Besar) Dunia Persilatan (Xiuzhen jie) binasa semua. Sedangkan Tian Mo Zu (Suku Iblis Surgawi) juga tidak lebih baik, hanya tersisa seratus lebih da fa qi (Alat Besar) yang masih bisa bergerak, dan semuanya terluka parah, kemampuan tempur kurang dari 60% dari semula.
Pertempuran da fa qi (Alat Besar) yang menegangkan ini, sudah mencapai akhir. Tapi pertempuran sesungguhnya, baru saja dimulai.
==
Zhao Hai berdiri di atas Ming Wang Hao (Kapal Raja Neraka). Sekarang Ming Wang Hao (Kapal Raja Neraka) juga sudah hancur lebur, tampak sama sekali tidak bisa bergerak. Tentu saja ini hanya penampakan luar, asalkan Zhao Hai mau, Ming Wang Hao (Kapal Raja Neraka) bisa pulih dalam sekejap. Namun Zhao Hai tidak melakukan itu, dia hanya melambaikan tangan, menyimpan Ming Wang Hao (Kapal Raja Neraka), lalu sosoknya bergerak, dan dia sudah kembali ke hadapan para Chang Lao (Tetua) Tian Jian Zong (Sekte Pedang Langit). Selanjutnya dia melambaikan tangan ke depan, dan berkata dengan suara berat, “Serang! Ingat, maju terus dengan sekuat tenaga. Da Jian (Pedang Besar) kalian jangan melakukan gerakan apa pun, seperti Da Fa Qi (Alat Besar) saja, langsung maju. Tujuan kalian bukanlah membunuh sebanyak mungkin orang, kalian harus mengacaukan formasi mereka. Sekarang, serang!”
Para Chang Lao (Tetua) Tian Jian Zong (Sekte Pedang Langit) itu mengangguk, lalu sosok mereka melesat ke depan. Zhao Hai sebelumnya sudah menetapkan rencana bagi mereka: mereka harus terbang lurus ke depan, dan hanya ketika sudah sampai di luar pasukan besar Tian Mo Jie (Dunia Iblis Langit), barulah mereka bisa mengeluarkan Fei Jian (Pedang Terbang) mereka, lalu terus terbang ke depan, menerjang maju tanpa mempedulikan apa pun.
Begitu melihat para Chang Lao (Tetua) Tian Jian Zong (Sekte Pedang Langit) itu sudah berangkat, Zhao Hai baru mengeluarkan alat komunikasi yang diberikan Jian Wuya kepadanya, dan berkata dengan suara berat, “Luo Wei dan yang lainnya sudah berangkat, semua orang bersiap, begitu Luo Wei mereka memulai serangan, segera ikut menyerang. Zhao Hai!”
Menggunakan alat komunikasi ini harus menyebutkan identitas diri, bagaimanapun juga ini hanya alat komunikasi teks. Jika tidak menyebutkan identitas diri, sulit untuk diketahui siapa sebenarnya yang berbicara.
Begitu Jian Wuya mereka melihat pesan ini, semuanya tertegun. Namun begitu melihat situasi di lapangan, mereka juga mengerti maksud Zhao Hai. Perasaan Jian Wuya mereka pun membaik. Sebelumnya mereka tidak menyangka bahwa Zhao Hai bisa menghancurkan Da Fa Qi (Alat Besar) Tian Mo Jie (Dunia Iblis Langit) sampai tingkat ini, ini sungguh di luar dugaan mereka.
Namun Jian Wuya mereka tidak menunggu lagi, segera pergi mengumpulkan orang. Begitu Luo Wei mereka bergerak, mereka pun akan segera ikut bergerak.
Jarak antara kedua formasi besar tidak terlalu jauh. Tidak lama kemudian Luo Wei mereka sudah tiba di tempat yang tidak jauh dari pasukan besar Tian Mo Jie (Dunia Iblis Langit). Sekarang pasukan besar Tian Mo Jie (Dunia Iblis Langit) sedang perlahan-lahan mendesak maju, tampaknya juga bersiap untuk melakukan pertempuran besar penentuan dengan Xiuzhen Jie (Dunia Kultivasi). Sayangnya mereka tidak tahu bahwa Zhao Hai masih punya taktik rahasia yang menanti mereka.
Luo Wei melihat jaraknya sudah cukup, segera berseru keras, “Serang!” Selesai berkata, dia melambaikan tangan ke depan, Da Jian (Pedang Besar) di punggungnya langsung muncul di bawah kakinya, lalu Da Jian (Pedang Besar) itu membesar tertiup angin, tidak lama kemudian menjadi sebesar Da Fa Qi (Alat Besar). Selanjutnya dia mengendalikan Da Jian (Pedang Besar) itu langsung menyerbu ke tengah pasukan Tian Mo Zu (Suku Iblis Langit).
Pasukan besar Tian Mo (Iblis Langit) juga mendeteksi gerakan Luo Wei mereka. Mereka semua terkejut dan sedikit panik, karena pihak mereka sudah tidak memiliki Da Fa Qi (Alat Besar) untuk menghentikan lawan. Jika lawan sampai menyerbu seperti ini, akan benar-benar merepotkan.
Tong Ling (Panglima) Tian Mo (Iblis Langit) juga melihat situasi ini, wajahnya berubah, dan segera berkata, “Cepat! Kuat Chang Sheng Qi (Periode Keabadian) bertindak, hentikan bajingan Tian Jian Zong (Sekte Pedang Langit) itu untukku!”
Dengan perintahnya, para Tian Mo (Iblis Langit) Chang Sheng Qi (Periode Keabadian) dari Tian Mo Jie (Dunia Iblis Langit) segera bertindak, langsung menyerang Luo Wei mereka. Namun begitu para Tian Mo (Iblis Langit) Chang Sheng Qi (Periode Keabadian) itu bertindak, mereka mendapati sudah ada yang menunggu mereka, yaitu Hu Dawei dan yang lainnya.
Zhao Hai sudah lama memperkirakan bahwa Tian Mo Zu (Suku Iblis Langit) akan mengirim kuat Chang Sheng Qi (Periode Keabadian) untuk menangani Luo Wei mereka. Setelah Luo Wei mereka membesarkan Fei Jian (Pedang Terbang), kekuatan serangan mereka sangat kuat, tetapi tidak bisa bertahan lama. Selain itu, karena mereka semua adalah Xiuzhe (Kultivator) Du Jie Qi (Periode Menembus Kalpa), meskipun setelah membesarkan Fa Qi (Alat) mereka, Xiuzhe (Kultivator) Du Jie Qi (Periode Menembus Kalpa) biasa tidak bisa menghentikan mereka, tetapi kuat Chang Sheng Qi (Periode Keabadian) bisa. Kuat Chang Sheng Qi (Periode Keabadian) lebih tinggi satu tingkat dari Du Jie Qi (Periode Menembus Kalpa), perbedaan tingkat sangatlah jelas. Jika Luo Wei mereka benar-benar dihadang oleh kuat Chang Sheng Qi (Periode Keabadian), maka mereka akan selesai.
Karena itu, saat Luo Wei mereka melancarkan serangan, Zhao Hai sudah mengirim Hu Dawei dan yang lainnya, tujuannya adalah melindungi Luo Wei mereka, agar Luo Wei mereka tidak dihadang oleh kuat Chang Sheng Qi (Periode Keabadian), sehingga Luo Wei mereka bisa mengeluarkan kekuatan serangan maksimal.
Dan saat ini Luo Wei mereka sudah menyerbu masuk ke dalam formasi besar pasukan Tian Mo (Iblis Langit). Tian Mo (Iblis Langit) dalam pasukan besar Tian Mo (Iblis Langit) tidak semuanya kuat Du Jie Qi (Periode Menembus Kalpa), ada juga Tian Mo (Iblis Langit) Yuan Ying Qi (Periode Bayi Yuan). Sebagian besar pasukan mereka terdiri dari Tian Mo (Iblis Langit) Jin Dan Qi (Periode Inti Emas) bahkan Fa Xiang Qi (Periode Wujud Dharma). Mengandalkan pasukan seperti ini, tentu saja tidak mungkin menahan serangan Da Fa Qi (Alat Besar).
Luo Wei mereka seperti pisau panas memotong mentega, langsung membelah pasukan besar Tian Mo (Iblis Langit). Dan mereka terus maju ke depan, seolah-olah tidak ada hambatan sama sekali.
Saat ini Jian Wuya mereka juga sudah bereaksi, segera memimpin pasukan besar menyerbu, langsung menerjang celah yang telah dibelah oleh Luo Wei mereka. Pasukan besar Xiuzhen Jie (Dunia Kultivasi) terus menerus mengalir masuk ke celah itu, memperbesar celah itu tanpa henti, sekaligus benar-benar merobek formasi pasukan besar Tian Mo (Iblis Langit).
Pasukan besar Tian Mo (Iblis Langit) kali ini agak panik. Mereka tidak pernah membayangkan situasi ini, formasi besar mereka ternyata dalam sekejap mata dihancurkan oleh lawan. Ini terlalu mengerikan.
Timbangan kemenangan mulai condong ke pihak Xiuzhen Jie (Dunia Kultivasi). Tong Ling (Panglima) Tian Mo (Iblis Langit) dengan wajah menghitam melihat situasi di medan perang. Dia sama sekali tidak menyangka akan begini. Tidak lama kemudian, Tong Ling (Panglima) Tian Mo (Iblis Langit) menoleh ke Mo Li Ke dan berkata, “Mo Li Ke, kau ke sisi kiri. Karena Xiuzhen Jie (Dunia Kultivasi) telah membelah formasi besar kita, kita bagi saja menjadi dua. Pasukan besar di sisi kiri aku serahkan padamu untuk dikomando, pasukan besar di sisi kanan aku yang komando. Kita mundur sedikit, stabilkan situasi, lalu lakukan serangan menjepit dari dua sisi.”
Mo Li Ke sekarang tidak punya cara lain, hanya bisa begini. Untungnya ini adalah medan perang raksasa dengan pertempuran ratusan juta orang. Selain celah yang dibelah itu, pasukan Tian Mo (Iblis Langit) di belakang tidak terkena serangan. Asalkan bisa diatur dengan baik, situasi seharusnya bisa distabilkan.
Perubahan formasi Tian Mo Jie (Dunia Iblis Langit) ini sangat kritis. Dan Li Ji serta yang lainnya yang selalu memperhatikan situasi medan perang segera mendeteksi tindakan Tian Mo Jie (Dunia Iblis Langit) ini, dan memberitahukannya kepada Zhao Hai.
Begitu Zhao Hai mendengar Li Ji berkata begitu, dia tertegun, lalu segera bertanya, “Maksudmu, Tian Mo Zu (Suku Iblis Langit) sudah mulai mengubah formasi, dari satu formasi besar menjadi dua, dan bersiap menjepit kita?”
Li Ji mengangguk, “Benar, mereka sekarang sudah mulai mengubah formasi. Hai Ge, bagaimana menurutmu?”
Zhao Hai berpikir sejenak, lalu berkata dengan suara berat, “Kerahkan pasukan Bu Si Sheng Wu (Makhluk Abadi), tahan satu sisi pasukan mereka, biarkan Jian Wuya mereka menangani sisi lain.” Sambil berkata, Zhao Hai mengeluarkan alat komunikasi, dan segera berkata di dalamnya, “Pasukan besar Tian Mo (Iblis Langit) sudah mengubah formasi, dari satu formasi besar menjadi dua. Pasukan di sisi kiri akan kutahan, pasukan di sisi kanan, selesaikan secepat mungkin. Zhao Hai!” Setelah selesai bicara, Zhao Hai melambaikan tangan, sejumlah besar Bu Si Sheng Wu (Makhluk Abadi) muncul di sisinya, langsung menekan ke arah pasukan di sisi kiri. Kali ini Zhao Hai berhadapan bukan dengan Mo Li Ke, melainkan dengan pasukan yang dipimpin Tong Ling (Panglima) Tian Mo (Iblis Langit).
Posisi Zhao Hai tepat berhadapan langsung dengan Tong Ling (Panglima) Tian Mo (Iblis Langit). Jadi sisi kiri Tong Ling (Panglima) Tian Mo (Iblis Langit) tentu saja adalah sisi kanan Zhao Hai. Zhao Hai pun dengan begitu berhadapan dengan Tong Ling (Panglima) Tian Mo (Iblis Langit).
Jian Wuya mereka juga melihat pesan dari Zhao Hai. Setelah melihat pesan itu, mereka juga memperhatikan situasi di medan perang. Situasi di medan perang memang seperti yang dikatakan Zhao Hai, pasukan besar Tian Mo (Iblis Langit) sudah terbagi menjadi dua kelompok, dan sedang menstabilkan formasi.
Jian Wuya mereka tidak bisa tidak mengagumi kepekaan Zhao Hai terhadap perubahan formasi perang, tetapi pada saat yang sama mereka juga merasa sedikit takut. Zhao Hai begitu kuat dalam menangkap peluang perang, jika nanti benar-benar berhadapan dengannya, apa masih ada harapan? Begitu berpikir, Jian Wuya mereka semakin bertekad untuk secepat mungkin menyingkirkan Zhao Hai.
Namun sekarang mereka hanya bisa berpikir, mereka juga segera melakukan seperti yang dikatakan Zhao Hai sebelumnya, langsung menyerang pasukan Tian Mo (Iblis Langit) di sisi kanan mereka. Sementara Zhao Hai memimpin pasukan Bu Si Sheng Wu (Makhluk Abadi)-nya, langsung menyerang pasukan Tian Mo (Iblis Langit) di sisi kiri. Pada saat yang sama Zhao Hai memerintahkan Luo Wei dan yang lainnya yang sudah menyelesaikan tugas untuk beristirahat, lalu bekerja sama dengan Jian Wuya mereka.
Luo Wei mereka baru saja hampir menusuk tembus pasukan besar Tian Mo (Iblis Langit). Meskipun tampak sangat memuaskan, namun konsumsinya juga sangat besar. Luo Wei mereka sudah hampir tidak mampu mempertahankan bentuk Da Fa Qi (Alat Besar) dari Fei Jian (Pedang Terbang) mereka. Untungnya pasukan besar Tian Mo (Iblis Langit) juga sudah terpisah, tugas mereka bisa dianggap selesai.
Setelah menerima perintah Zhao Hai, Luo Wei mereka akhirnya lega, lalu serempak mengecilkan Fei Jian (Pedang Terbang) mereka, mundur ke belakang Xiuzhen Jie (Dunia Kultivasi), dan segera mengeluarkan obat pemulih Ling Qi (Energi Spiritual) untuk dimakan.
Sementara Zhao Hai sekarang sudah berhadapan dengan pasukan besar yang dipimpin Tong Ling (Panglima) Tian Mo (Iblis Langit). Tong Ling (Panglima) Tian Mo (Iblis Langit) sedang memimpin pasukan besar menyerang pasukan Xiuzhen Jie (Dunia Kultivasi), tetapi tiba-tiba mendapati bahwa lawannya berubah menjadi Bu Si Sheng Wu (Makhluk Abadi), membanjiri langit dan bumi, tidak terhitung jumlahnya.
Begitu melihat situasi ini, Tong Ling (Panglima) Tian Mo (Iblis Langit) segera tahu siapa lawannya, pasti Zhao Hai. Begitu berpikir, mata Tong Ling (Panglima) Tian Mo (Iblis Langit) semakin merah. Matanya yang sudah merah, kini merah hampir meneteskan darah. Dia melambaikan tangan, “Serang! Serang habis-habisan! Robek-robek Bu Si Sheng Wu (Makhluk Abadi) terkutuk itu untukku! Aku akan menangkap Zhao Hai dan membawanya ke hadapanku, mencabut jiwanya, membuatnya tersiksa oleh Mo Huo (Api Iblis)!” Dengan perintahnya, pasukan besar Tian Mo (Iblis Langit) itu pun langsung menyerbu ke arah pasukan Bu Si Sheng Wu (Makhluk Abadi) Zhao Hai. Banyak Tian Mo (Iblis Langit) yang memiliki pemikiran sama dengan Tong Ling (Panglima) Tian Mo (Iblis Langit). Mereka membenci Zhao Hai, karena Zhao Hai telah menghancurkan segalanya. Jika bukan karena Zhao Hai, mereka tidak akan berada dalam situasi seperti sekarang.
Orang-orang Tian Mo Zu (Suku Iblis Langit) ini juga pernah bertempur dengan Zhao Hai. Mereka sangat tahu, bahwa kemampuan tempur Bu Si Sheng Wu (Makhluk Abadi) Zhao Hai tidak terlalu kuat. Bu Si Sheng Wu (Makhluk Abadi) dengan kemampuan tempur kuat tidak banyak. Kebanyakan Bu Si Sheng Wu (Makhluk Abadi) hanya mengandalkan senjata dan meriam untuk menyerang mereka. Asalkan mereka bisa mendekat ke hadapan lawan, maka senjata dan meriam lawan tidak akan berfungsi, saat itulah mereka bisa mengalahkan pasukan Tian Mo (Iblis Langit) Zhao Hai.
Karena itu, orang-orang Tian Mo Zu (Suku Iblis Langit) ini, satu per satu melesat dengan cepat. Namun kali ini mereka salah sangka. Pasukan Bu Si Sheng Wu (Makhluk Abadi) yang dikerahkan Zhao Hai kali ini, kemampuannya sangat tangguh. Pasukan besar Tian Mo Zu (Suku Iblis Langit) ingin bertempur jarak dekat dengan pasukan Bu Si Sheng Wu (Makhluk Abadi), justru sesuai dengan keinginan Zhao Hai.
Di bawah komando Li Ji dan yang lainnya, pasukan Bu Si Sheng Wu (Makhluk Abadi) menggelar beberapa formasi Mo Fang Da Zhen (Formasi Kubus Besar), menyongsong pasukan besar Tian Mo (Iblis Langit). Sementara Zhao Hai sekarang membawa Jun Tuan Di Yi (Korps Pertama) di belakang mengamati pertempuran.
Pasukan Bu Si Sheng Wu (Makhluk Abadi) dan pasukan besar Tian Mo (Iblis Langit) segera bertemu. Begitu bertemu, Tian Mo Zu (Suku Iblis Langit) itu baru menyadari perbedaan pasukan Bu Si Sheng Wu (Makhluk Abadi) ini. Meskipun pasukan Bu Si Sheng Wu (Makhluk Abadi) ini tidak ada yang menggunakan Fa Xiang (Wujud Dharma), namun kemampuan masing-masing sangat tangguh. Selain itu, kerja sama antar Bu Si Sheng Wu (Makhluk Abadi) ini sudah mencapai tingkat sangat mahir, sama sekali bukan tandingan mereka.
Yang paling utama adalah perubahan formasi perang pasukan Bu Si Sheng Wu (Makhluk Abadi) ini, membuat pasukan besar Tian Mo (Iblis Langit) sejak awal menderita kerugian kecil. Kecepatan perubahan formasi perang Bu Si Sheng Wu (Makhluk Abadi) ini sangat cepat, dan bisa menyerang maupun bertahan, sama sekali tidak meninggalkan jejak. Tian Mo (Iblis Langit) dari Tian Mo Zu (Suku Iblis Langit) merasa seperti lalat yang jatuh ke dalam jaring laba-laba, betapapun meronta, tidak ada gunanya. Mereka akan terus terlilit jaring semakin erat, dan akhirnya dimakan laba-laba.
Wajah Tong Ling (Panglima) Tian Mo (Iblis Langit) juga berubah. Dia sama sekali tidak menyangka kemampuan tempur Bu Si Sheng Wu (Makhluk Abadi) Zhao Hai akan setangguh ini. Melihat pasukan Bu Si Sheng Wu (Makhluk Abadi) yang terus mengubah formasi, Tong Ling (Panglima) Tian Mo (Iblis Langit) akhirnya tahu, bahwa sebelumnya Zhao Hai tidak pernah benar-benar serius melawan mereka. Jika tidak, mereka mungkin sudah lama hancur.
Di samping kemarahan, dalam hatinya juga timbul perasaan tidak berdaya, disertai sedikit ketakutan. Dia sekarang harus menghadapi kenyataan, bahwa invasi mereka kali ini, kemungkinan besar akan gagal. Dan gagal di tangan satu orang.
Tidak rela, Tong Ling (Panglima) Tian Mo (Iblis Langit) sungguh tidak rela. Invasi kali ini, semuanya berjalan sangat lancar. Mereka terus menekan Sembilan Da Zong Men (Sekte Besar) Xiuzhen Jie (Dunia Kultivasi) dalam pertempuran, tapi hasil akhirnya begini. Bagaimana dia bisa rela?
Namun tidak rela tidak ada gunanya, fakta sudah terbukti. Sekarang pasukan Bu Si Sheng Wu (Makhluk Abadi) Zhao Hai, jumlahnya lebih banyak dari mereka, kemampuan tempurnya lebih kuat. Setiap kali Jun Tuan Di Yi (Korps Pertama) Bu Si Sheng Wu (Makhluk Abadi) mengubah formasi, akan merenggut banyak nyawa Tian Mo Zu (Suku Iblis Langit). Pertempuran dengan pasukan Bu Si Sheng Wu (Makhluk Abadi) baru berlangsung sekitar dua jam, dan kerugian mereka sudah mencapai beberapa juta. Bahkan pasukan Bu Si Sheng Wu (Makhluk Abadi) sudah sepenuhnya menguasai keadaan, bahkan mulai mengepung mereka.
Tong Ling (Panglima) Tian Mo (Iblis Langit) tahu tidak bisa terus begini. Jika terus begini, mereka akan benar-benar hancur. Dia harus menyisakan sedikit esensi kekuatan untuk Tian Mo Zu (Suku Iblis Langit). Jika tidak, meskipun mereka mundur kembali ke Tian Mo Zu (Suku Iblis Langit), mungkin tidak akan luput dari kejaran Xiuzhen Jie (Dunia Kultivasi). Tian Mo Zu (Suku Iblis Langit) bisa membuka pembatas ruang dan membunuh sampai ke Xiuzhen Jie (Dunia Kultivasi), apakah Xiuzhen Jie (Dunia Kultivasi) tidak bisa membuka pembatas ruang dan membunuh sampai ke Tian Mo Zu (Suku Iblis Langit)? Bisa, Xiuzhen Jie (Dunia Kultivasi) juga bisa. Hanya saja sebelumnya internal Xiuzhen Jie (Dunia Kultivasi) selalu dipenuhi konflik, makanya tidak sampai membunuh ke Tian Mo Jie (Dunia Iblis Langit). Jika kali ini mereka kehilangan terlalu banyak, maka kemungkinan besar Xiuzhen Jie (Dunia Kultivasi) akan menyerbu ke Tian Mo Jie (Dunia Iblis Langit), saat itu Tian Mo Zu (Suku Iblis Langit) akan menghadapi bahaya kepunahan ras.
Begitu berpikir, Tong Ling (Panglima) Tian Mo (Iblis Langit) tidak bisa duduk diam. Dia berdiri, dan berkata dengan suara berat, “Perintahkan, suruh Mo Li Ke secepat mungkin mendekat ke arah kita. Pada saat yang sama perintahkan dia mengirim pasukan untuk menjaga Kong Jian Tong Dao (Lorong Ruang) dengan baik. Setelah kedua pasukan bergabung, kita mundur kembali ke Tian Mo Jie (Dunia Iblis Langit).”
Tentu ada orang di sisinya yang menyampaikan perintah, tetapi Tian Mo (Iblis Langit) yang menyampaikan perintah itu wajahnya sedih dan geram. Dia memandang Tong Ling (Panglima) Tian Mo (Iblis Langit) dan berkata, “Tong Ling (Panglima) Da Jun (Pasukan Besar), kita belum kalah! Kita akan menang!”
Tong Ling (Panglima) Tian Mo (Iblis Langit) berkata dengan suara berat, “Sampaikan perintah. Bertempur mati-matian seperti ini sudah tidak ada artinya. Jika kerugian kita terlalu berat, para bajingan Xiuzhen Jie (Dunia Kultivasi) itu tidak akan melepaskan kita. Dan jangan lupa, Zhao Hai adalah seorang Kong Jian Yi Shu Shi (Penyihir Ruang). Jika dia bisa menerobos ke Tian Mo Zu (Suku Iblis Langit) untuk menyerang kita, sementara kita telah mengerahkan semua pasukan yang bisa bertempur di sini, lalu bagaimana nasib Tian Mo Yi Zu (Suku Iblis Langit) kita? Menjadi bagian dari pasukan Bu Si Sheng Wu (Makhluk Abadi) Zhao Hai? Sampaikan perintah, mundur!”
==
Jian Wu Ya dan yang lainnya tidak pernah tahu bagaimana pertempuran di pihak Zhao Hai. Faktanya, mereka sekarang menghadapi Mo Li Ke, yang memiliki banyak pengalaman bertempur melawan Zhao Hai. Karena sering bertarung dengan Zhao Hai, kemampuan komando Mo Li Ke meningkat drastis. Dia memimpin pasukan elit Tian Mo zu, dan saat melawan Jian Wu Ya dan yang lainnya, tentu saja dia tidak mengalami kerugian sedikit pun. Meskipun jumlah pasukannya lebih sedikit, Jian Wu Ya tetap tidak bisa berbuat apa-apa terhadap Mo Li Ke.
Tepat pada saat ini, Mo Li Ke menerima perintah dari Tian Mo Tong Ling (Panglima Tertinggi Tian Mo). Mo Li Ke juga tahu bahwa Tian Mo Tong Ling pasti mengalami kerugian saat melawan Zhao Hai, dan dia juga tahu bahwa pilihan Tian Mo Tong Ling ini adalah yang paling tepat. Jadi dia segera memimpin pasukan besar Tian Mo untuk bergabung dengan pasukan Tian Mo Tong Ling.
Meskipun Jian Wu Ya dan yang lainnya tidak tahu bagaimana pertempuran di pihak Zhao Hai, mereka mendeteksi pergerakan pasukan Tian Mo. Pasukan Tian Mo di hadapan mereka menyerang mereka dengan gila-gilaan, dan pasukan besar mereka tiba-tiba berhasil dihancurkan oleh Tian Mo zu.
Zhao Hai meskipun memimpin Di Yi Jun Tuan (Korps Pertama) di belakang pasukan bu si sheng wu (makhluk tak mati), dia tetap memperhatikan keadaan Jian Wu Ya dan yang lainnya. Dia sungguh tidak menyangka, Jian Wu Ya dan yang lainnya sangat tidak berguna sampai taraf ini, bahkan tidak mampu menangani setengah dari pasukan Tian Mo.
Namun Zhao Hai juga menemukan beberapa masalah dari pergerakan pasukan Tian Mo. Dia mendapati bahwa pasukan Tian Mo sepertinya hendak mundur. Dia tidak berniat untuk mengurung semua Tian Mo zu di sini, itu hanya akan memperlihatkan kekuatannya yang sebenarnya, tidak perlu melakukan itu. Jadi Zhao Hai tidak memperkuat serangan, malah memperlambat kecepatan serangan pasukan bu si sheng wu. Ini justru memberi kesempatan pada pasukan Tian Mo. Mo Li Ke memimpin pasukan Tian Mo, langsung bergabung dengan pasukan Tian Mo Tong Ling, lalu pasukan Tian Mo mundur perlahan.
Dan saat ini Zhao Hai sudah menyingkirkan sebagian besar bu si sheng wu, terutama bu si sheng wu yang kuat, lalu bersama Jian Wu Ya dan yang lainnya, menggabungkan pasukan, mengejar pasukan Tian Mo zu.
Namun meskipun pasukan Tian Mo mundur, mereka mundur dengan teratur, sama sekali tidak memberi kesempatan pada Zhao Hai dan yang lainnya. Zhao Hai dan yang lainnya terus mengejar, sampai ke tong dao (saluran ruang) di sana. Pasukan Tian Mo mundur melalui tong dao kembali ke Tian Mo jie (Dunia Iblis Langit), lalu mengirim orang untuk menjaga tong dao tersebut, memukul mundur beberapa kali serangan Jian Wu Ya dan yang lainnya.
Begitu Jian Wu Ya dan yang lainnya melihat bahwa Tian Mo zu sudah berhasil dipukul mundur ke Tian Mo jie, semangat mereka mengendur, serangan menjadi lebih lemah. Pasukan Tian Mo dengan mudah mempertahankan tong dao, lalu memanfaatkan saat pasukan dunia kultivasi (xiu zhen jie) mundur untuk beristirahat, langsung menutup tong dao tersebut.
Bukan hanya tong dao di Wan Yao Zong (Sekte Sepuluh Ribu Iblis) ini, saat Tian Mo zu pertama kali menyerbu dunia kultivasi, jumlah tong dao ada lebih dari sepuluh. Begitu Tian Mo zu kembali ke Tian Mo jie, mereka segera menutup semua tong dao, dan bahkan menutupnya secara total. Ingin membuka kembali tong dao ini, tidak lebih mudah daripada langsung menerobos bi lei (penghalang ruang).
Yang paling utama, bi lei memiliki kemampuan pemulihan otomatis. Sebelumnya Tian Mo zu memasang fa zhen (susunan sihir) di tong dao, membuat bi lei tidak bisa pulih secara otomatis. Sekarang mereka mencabut fa zhen itu, lalu menutup tong dao, perlahan-lahan bi lei bisa pulih dengan sendirinya.
Begitu melihat situasi ini, Jian Wu Ya segera mengumpulkan semua orang, tentu saja termasuk Zhao Hai. Semua orang tiba di markas pasukan besar Tian Jian Zong (Sekte Pedang Langit).
Sesampainya di dong fu (gua kediaman) sementara markas, Jian Wu Ya menyuruh semua orang duduk, lalu dengan wajah penuh senyum berkata, “Para sekalian, kali ini dalam pertempuran melawan pasukan besar Tian Mo, kita meraih kemenangan besar, berhasil mengusir Tian Mo zu kembali ke Tian Mo jie. Ini bagi dunia kultivasi kita adalah peristiwa besar, juga kabar gembira. Hari ini memanggil kalian semua untuk memberitahu, setelah hari ini, kalian semua bisa kembali ke sekte masing-masing.”
Para ketua sekte kecil tentu saja sangat gembira. Kalau pasukan Tian Mo tidak mundur, mereka harus terus tinggal di sini. Meskipun tinggal di sini untuk menghadapi Tian Mo zu, tapi mereka selalu berada di bawah pimpinan orang lain, perasaannya tidak enak.
Jian Wu Ya melirik Zhao Hai, lalu berkata dengan suara berat, “Berdasarkan perjanjian kita sebelumnya, setelah pasukan Tian Mo mundur, semua aliansi harus otomatis dibubarkan. Saya harap semua orang bisa mematuhi perjanjian ini.”
Para ketua sekte kecil yang sedang gembira itu mendengar perkataan Jian Wu Ya, semuanya tertegun. Lalu semua orang mengalihkan pandangan ke Zhao Hai, karena mereka sadar, perkataan Jian Wu Ya ini jelas-jelas ditujukan kepada Zhao Hai, ditujukan kepada Zi You Lian Meng (Aliansi Bebas). Zi You Lian Meng sekarang bisa setara dengan Sembilan Sekte Besar, karena mereka bersatu membentuk Zi You Lian Meng. Kalau Zi You Lian Meng dibubarkan, kekuatan mereka terpecah, tentu saja mereka tidak lagi memenuhi syarat untuk setara dengan Sembilan Sekte Besar.
Zhao Hai duduk di sana tidak berkata apa-apa, seolah-olah sama sekali tidak mendengar perkataan Jian Wu Ya. Jian Wu Ya melihat sikap Zhao Hai, matanya menyipit dan berkata, “Saudara Zhao Hai, apakah Zi You Lian Meng kalian juga akan dibubarkan sesuai perjanjian sebelumnya?”
Menyerang! Ini adalah serangan mendadak! Semua orang mengerti, pertemuan hari ini sepertinya diadakan untuk Zhao Hai, Sembilan Sekte Besar hendak menyerang Zi You Lian Meng.
Zhao Hai memandang Jian Wu Ya, mencibir dingin, “Perjanjian? Perjanjian apa? Zi You Lian Meng kami tidak pernah ikut serta dalam perjanjian Sembilan Sekte Besar, atas dasar apa Sembilan Sekte Besar ikut campur urusanku?”
Mendengar ini, wajah Jian Wu Ya menjadi muram, “Maksudmu Zi You Lian Meng tidak berniat dibubarkan? Itu berarti melanggar perjanjian. Kalau melanggar perjanjian, jangan salahkan kami jika tidak berlaku sopan.”
Zhao Hai melihat sikap Jian Wu Ya, lalu tertawa terbahak-bahak, “Tidak berlaku sopan? Kalian tidak berlaku sopan, apa yang bisa kalian lakukan? Jian Wu Ya, berhenti berpura-pura di sana. Sebelum Tian Mo zu diusir, Sembilan Sekte Besar sudah diam-diam mengerahkan pasukan, berkumpul ke arah Zi You Lian Meng kami, bahkan tidak sedikit qiang zhe (pemburu keabadian) tingkat Chang Sheng qi. Apa kalian benar-benar mengira Zi You Lian Meng kami tidak tahu apa-apa? Jian Wu Ya, kalian sungguh terlalu naif.”
Begitu mendengar ini, wajah Jian Wu Ya berubah, lalu dia mendengus dingin, “Kamu tahu punya tahu, apa kamu pikir pasukan aliansi kalian sendiri bisa menghadapi pasukan besar Sembilan Sekte Besar kami? Kekuatan tempur terkuat Zi You Lian Meng bukan orang lain, tapi kamu Zhao Hai. Tapi sekarang kamu Zhao Hai masih di sini, sementara pasukan besar kami sudah mulai menyerang Zi You Lian Meng, kamu bahkan kalau mau menyelamatkan sudah tidak sempat.”
Zhao Hai mencibir dingin, “Selamat? Untuk apa aku selamatkan? Jian Wu Ya, aku bilang kalian naif, kalian sungguh naif. Aku sudah lama menduga kalian Sembilan Sekte Besar akan melakukan ini. Saat aku pergi, Zi You Lian Meng sudah bersiap-siap. Pasukan utama Sembilan Sekte Besar masih di sini, berapa banyak pasukan yang bisa kalian kirim untuk menyerang Zi You Lian Meng? Sedangkan Zi You Lian Meng kami, hanya Di Yi Jun Tuan lima juta orang di sini. Berapa banyak pasukan besar yang bisa dikerahkan Zi You Lian Meng di sana? Kalian sepertinya tidak menghitung, ya? Oh iya, kalian punya qiang zhe tingkat Chang Sheng qi, tapi apa Zi You Lian Meng tidak punya? Jangan lupa, qiang zhe tingkat Chang Sheng qi asli Zi You Lian Meng kami, semuanya tidak ikut denganku. Mereka sekarang masih menjaga Zi You Lian Meng di sana, dan aku juga tidak takut memberitahumu, aku masih meninggalkan beberapa bu si sheng wu tingkat Chang Sheng qi di Zi You Lian Meng. Hanya dengan pasukan yang kalian kirim untuk menghabisi Zi You Lian Meng? Jangan mimpi, siapa yang menghabisi siapa, belum tentu.”
Wajah Jian Wu Ya membiru. Sebelumnya dia sungguh tidak menyadari masalah ini. Sekarang mendengar Zhao Hai berkata begitu, dia benar-benar merasa tidak yakin.
Saat itu Nu Mu Fang Zhang (Kepala Biara Nu Mu) memandang Zhao Hai, mencibir dingin, “Bahkan jika Zi You Lian Meng kalian bisa menghadang pasukan besar kami, apa bedanya? Hari ini asalkan kita menahanmu di sini, lalu kita kerahkan pasukan menyerang Zi You Lian Meng, apa lagi yang bisa mereka gunakan untuk bertahan? Kamu Zhao Hai adalah andalan terbesar Zi You Lian Meng. Kalau kamu tersingkir, menghabisi Zi You Lian Meng semudah membalikkan telapak tangan.”
Zhao Hai memandang Nu Mu Fang Zhang, “Menyingkirkanku? Kalian seyakin itu bisa menyingkirkanku?”
Jian Wu Ya mencibir dingin, “Untuk menyingkirmu, kami sudah bersusah payah. Aku tahu kamu seorang kong jian yi shu shi (spesialis teknik ruang). Karena takut kamu menggunakan teknik ruang untuk kabur, kami mengerahkan semua kong jian yi shu shi yang bisa ditemukan, di sekeliling sini dipasang kong jian jin gu shu (teknik pengurungan ruang). Jangan berpikir bisa kabur pakai ruang. Dan Di Yi Jun Tuan-mu sekarang juga sudah dikepung kami. Kalau kamu berani pergi, Di Yi Jun Tuan-mu tidak akan ada yang selamat. Zhao Hai, hari ini kamu harus mati.”
Zhao Hai melihat sikap Jian Wu Ya, mencibir dingin, “Buat aku mati? Hanya dengan kalian?”
Jian Wu Ya tertawa terbahak-bahak, “Zhao Hai, kami tahu kekuatanmu sangat kuat. Tapi apa kamu tidak merasakan keanehan di ruang aula ini?”
Zhao Hai tertegun, lalu wajahnya berubah. Dia mendapati ling qi (energi spiritual) di ruang aula ini tiba-tiba menjadi sangat tipis. Zhao Hai menatap Jian Wu Ya, “Jin ling fa zhen (Susunan Sihir Penahan Energi)?”
Jian Wu Ya mencibir dingin, “Benar, akhirnya kamu sadar. Jin ling fa zhen. Ruang aula ini sudah dipasangi kong jian jin gu shu dan jin ling fa zhen, dan di luar juga dikepung qiang zhe tingkat Chang Sheng qi lainnya. Zhao Hai, hari ini kau tak bisa kabur walau punya sayap.”
Zhao Hai menatap Jian Wu Ya, mencibir dingin, “Bahkan jika begitu, apa bedanya? Apa kau tidak tahu aku masih punya begitu banyak bu si sheng wu tingkat Chang Sheng qi? Atas dasar apa kalian pikir bisa menghalangiku?”
Jian Wu Ya mencibir dingin, “Zhao Hai, kau tak perlu mengulur waktu, tak berguna. Kong jian jin gu shu bisa mengurung segala ruang. Bu si sheng wu-mu semuanya ada di zhao huan kong jian (ruang pemanggilan)-mu, kan? Sekarang apa kau masih bisa menggunakan zhao huan kong jian-mu? Tak bisa pakai zhao huan kong jian, bagaimana kau bisa mengeluarkan bu si sheng wu-mu? Kalau tak bisa mengeluarkan bu si sheng wu-mu, kau pasti mati.”
Zhao Hai menatap Jian Wu Ya dengan suara berat, “Harus kuakui, perhitungan kalian sangat tepat. Tapi kalian tetap meremehkanku. Sejak sebelum datang ke rapat ini, aku sudah memanggil semua bu si sheng wu tingkat Chang Sheng qi, dan menempatkannya di Ming Wang Hao (Kapal Raja Neraka). Sekarang bu si sheng wu tingkat Chang Sheng qi itu seharusnya sudah menyerbu ke sini. Dan satu hal lagi mungkin kalian belum tahu, di Ming Wang Hao-ku ada chuan song zhen (susunan pemindah), bisa memindahkan Di Yi Jun Tuan kembali ke Zi You Lian Meng. Sekarang orang-orang Di Yi Jun Tuan seharusnya sudah hampir selesai dipindahkan. Jian Wu Ya, hanya dengan kalian ini, kalian benar-benar pikir bisa menghalangiku?”
Begitu Jian Wu Ya mendengar ini, wajahnya berubah. Pada saat itu, dari luar juga terdengar suara bentrokan yang dahsyat. Suaranya sangat keras, begitu dengar sudah tahu bentrokannya tidak kecil, dan kedua belah pihak yang bertarung kekuatannya tidak lemah. Jian Wu Ya hampir bisa memastikan, yang dikatakan Zhao Hai benar. Yang bertarung di luar kemungkinan besar adalah bu si sheng wu tingkat Chang Sheng qi milik Zhao Hai dan qiang zhe tingkat Chang Sheng qi dari Sembilan Sekte Besar.
==
Pada saat ini Zhao Hai juga sudah berdiri. Tangannya bergerak, di tangannya sudah muncul sebilah pedang panjang. Zhao Hai memandang Jian Wu Ya dan yang lainnya, mencibir dingin, “Sejak aku Zhao Hai muncul, tak terhitung banyaknya orang yang ingin mengambil nyawaku, tapi pada akhirnya semuanya mati di tanganku. Entah apakah kalian Sembilan Sekte Besar akan menjadi pengecualian? Ayo, biar kulihat seberapa kuat kemampuan para Ketua Sembilan Sekte Besar.”
Jian Wu Ya dan yang lainnya juga mengeluarkan senjata mereka, tapi tidak melepaskan Fa Xiang (Hukum Alam). Karena gua pusaka ini dibangun sementara, ruangannya tidak terlalu besar, jika melepaskan Fa Xiang di sini malah tidak mudah untuk bergerak.
Jian Wu Ya memandang Zhao Hai, mencibir dingin, “Sudah lama kudengar kau Zhao Hai memiliki kekuatan yang luar biasa tangguh, nomor satu di bawah periode Chang Sheng Qi (Periode Panjang Umur). Hari ini aku ingin melihat sendiri dengan baik. Semua orang dengarkan, jika hari ini bisa menahan Zhao Hai di sini, syarat yang kami janjikan sebelumnya pasti akan ditepati. Jika ada yang tidak mengerahkan tenaga, jangan salahkan kami Sembilan Sekte Besar yang berbalik tega.”
Zhao Hai melirik para Ketua sekte kecil lainnya di ruang tamu. Para Ketua sekte kecil ini sekarang juga sudah mengeluarkan senjata mereka, mengepung Zhao Hai di tengah. Ekspresi wajah orang-orang ini ada yang ganas, ada pula yang terlihat enggan, tapi apapun ekspresinya, mereka sekarang sudah menjadi musuh Zhao Hai.
Zhao Hai mencibir dingin, “Begini saja sudah ingin mengambil nyawa Zhao Hai? Sungguh terlalu naif.” Setelah berkata demikian, Zhao Hai menggerakkan tubuhnya, langsung menerkam ke arah Jian Wu Ya, pedang panjang di tangannya diayunkan, Tian Mo Qi Sha Dao (Tujuh Pembunuhan Iblis Surgawi) dengan berani dilancarkan.
Jian Wu Ya mengayunkan pedang panjang di tangannya, Tian Jian Zong (Sekte Pedang Surgawi) dengan Tian Jian Jian Fa (Ilmu Pedang Surgawi) juga dikerahkan sepenuhnya. Pada saat ini terdengar suara Qin yang merdu, ternyata Gui Ling Zi turun tangan. Kemudian terdengar seruan Buddha, Nu Mu Fang Zhang (Kepala Biara Mata Marah) juga turun tangan. Nu Mu Fang Zhang adalah seorang Ti Xiu (Kultivator Tubuh), saat dia bergerak, kulit di tubuhnya tampak berwarna keemasan, seolah berubah menjadi manusia emas, ini akan sangat meningkatkan kemampuan pertahanannya.
Kemudian Jiao Hua Long dan yang lainnya juga turun tangan. Jiao Hua Long sekarang sudah setengah menjadi Yao (Iblis), seluruh tubuhnya mencapai hampir tiga meter, kedua tangannya sudah berubah menjadi dua cakar naga yang mengerikan.
Beberapa orang mengepung Zhao Hai di tengah dan terus menyerang, tapi mereka segera menemukan bahwa mereka benar-benar tidak bisa berbuat apa-apa terhadap Zhao Hai. Zhao Hai membuka gerak tubuhnya, di bawah kepungan beberapa orang, dia bisa maju mundur dengan bebas. Satu orang melawan sembilan orang dalam pertempuran besar, sama sekali tidak kalah.
Saat sembilan orang mengepung Zhao Hai, orang lain merasa mereka sama sekali tidak bisa campur tangan. Tapi mereka juga tidak berani pergi. Jika saat ini mereka pergi, maka sekte mereka tinggal menunggu pembalasan dari Sembilan Sekte Besar. Zi You Lian Meng (Aliansi Bebas) tidak takut pada Sembilan Sekte Besar, tapi mereka takut. Jika Sembilan Sekte Besar benar-benar menyerang mereka, mereka akan dimusnahkan.
Dan tepat saat Jian Wu Ya dan yang lain bergerak melawan Zhao Hai, pasukan besar Sembilan Sekte Besar yang menyerang Zi You Lian Meng juga bertemu dengan pasukan Zi You Lian Meng. Tidak bisa dikatakan bertemu, sebenarnya pasukan besar Zi You Lian Meng sudah lama menunggu di sana untuk pasukan Sembilan Sekte Besar.
Kali ini Sembilan Sekte Besar mengerahkan total tiga juta pasukan, sekaligus seratus Qiangzhe periode Chang Sheng Qi. Di saat pasukan besar Sembilan Sekte Besar terkonsentrasi di tempat Wan Yao Zu bertempur melawan pasukan Tian Mo, Sembilan Sekte Besar masih bisa mengerahkan pasukan sebanyak ini, sudah sangat luar biasa.
Sementara Zi You Lian Meng kali ini juga memusatkan dua juta pasukan, dan jumlah Qiangzhe periode Chang Sheng Qi yang ditampilkan di permukaan saja mencapai puluhan. Tentu saja ini belum termasuk Bu Si Sheng Wu (Makhluk Abadi) periode Chang Sheng Qi yang ditinggalkan Zhao Hai di Hei Hu Bang (Geng Harimau Hitam).
Begitu kedua belah pihak bertemu, tidak banyak omong kosong, langsung bertempur. Sebenarnya dengan kekuatan Sembilan Sekte Besar, mereka pasti berada di atas angin. Tapi Hei Hu Bang tiba-tiba memerintahkan Bu Si Sheng Wu periode Chang Sheng Qi di bawah Zhao Hai untuk menyerang mendadak, sekali serangan membuat Sembilan Sekte Besar lengah, berhasil membunuh lebih dari tiga puluh Qiangzhe periode Chang Sheng Qi mereka. Pasukan besar Sembilan Sekte Besar baru kemudian tidak tahan, langsung mundur. Tapi mereka tidak mundur terlalu jauh, masih bersiap untuk serangan kedua.
Dan saat ini pertempuran besar antara Zhao Hai dengan Jian Wu Ya dan yang lain juga mendekati akhir. Setelah lebih dari seratus Qiangzhe periode Chang Sheng Qi dari Sembilan Sekte Besar dibunuh oleh Hu Da Wei dan yang lain, mereka akhirnya tidak tahan, langsung mundur. Begitu mereka mundur, Hu Da Wei dan yang lain membunuh jalan masuk ke gua pusaka. Para Ketua sekte kecil di bawah Sembilan Sekte Besar begitu melihat situasi ini, tanpa berkata-kata, berbalik dan lari. Mereka harus menghadapi Qiangzhe periode Chang Sheng Qi, jika tidak lari, mereka semua akan mati di sana. Dan dengan munculnya Bu Si Sheng Wu periode Chang Sheng Qi ini, jika mereka lari, Sembilan Sekte Besar juga tidak bisa menyalahkan mereka.
Jian Wu Ya dan yang lain juga menemukan hal ini, ekspresi wajah mereka juga sangat tidak enak dipandang, tapi mereka tidak bisa berbuat apa-apa. Untungnya saat beberapa orang bekerja sama melawan Zhao Hai, mereka berada di atas angin. Setelah beberapa orang bekerja sama memaksa Zhao Hai mundur, mereka dengan cepat meninggalkan gua pusaka melalui lorong lain.
Zhao Hai memandang ke arah Jian Wu Ya dan yang lain pergi, tidak mengejar. Bukan karena dia tidak mampu mengejar, sebaliknya, akan sangat mudah baginya untuk mengejar. Sebenarnya saat dia bertempur dengan Jian Wu Ya dan yang lain, dia sama sekali tidak mengerahkan seluruh kekuatannya. Dia tidak ingin menahan Jian Wu Ya dan yang lain di sini, itu hanya akan membuat Sembilan Sekte Besar dan Zi You Lian Meng mereka tidak pernah berakhir kecuali salah satu mati.
Zhao Hai awalnya ingin memusnahkan Sembilan Sekte Besar semua, tapi dia juga mengerti, memusnahkan Sembilan Sekte Besar semua, dalam jangka pendek sepertinya sangat menguntungkan bagi Hei Hu Bang, tapi dalam jangka panjang belum tentu hal yang baik. Karena fondasi Hei Hu Bang tidak cukup. Jika ingin memusnahkan Sembilan Sekte Besar semua, pasti dia harus mengerahkan seluruh kekuatan. Sampai saat itu meskipun dia berhasil memusnahkan Sembilan Sekte Besar, kekuatan Hei Hu Bang juga belum tentu akan bertambah banyak. Dan pada saat itu seluruh Xiu Zhen Jie (Dunia Kultivasi), Hei Hu Bang seperti tidak memiliki lawan lagi, ini tidak tentu hal baik bagi Hei Hu Bang.
Tanpa lawan, sama saja kehilangan daya saing, kehilangan tujuan, itu sama sekali tidak menguntungkan bagi Hei Hu Bang. Jadi Sembilan Sekte Besar sebaiknya dipertahankan, memberi Hei Hu Bang lawan yang berimbang, dengan begitu orang Hei Hu Bang akan terus maju tanpa henti.
Lagi pula, jika benar-benar ingin memusnahkan Sembilan Sekte Besar, harus terlebih dahulu memusnahkan semua Qiangzhe periode Chang Sheng Qi mereka, lalu memusnahkan beberapa pasukan elit Sembilan Sekte Besar. Dengan begitu bukan hanya Sembilan Sekte Besar, seluruh Xiu Zhen Jie akan mengalami cedera parah. Jika orang-orang dari Yue Long Jie (Dunia Naga Melompat) datang, menganggap kekuatan Xiu Zhen Jie terlalu lemah, tidak bisa masuk ke Yue Long Jie, bukankah mereka akan rugi besar?
Jadi Zhao Hai sekarang tidak pernah berpikir untuk menggunakan kekuatannya sendiri memusnahkan Sembilan Sekte Besar. Dia hanya ingin menggunakan kekuatannya, membuat Zi You Lian Meng semakin kuat, membuat Hei Hu Bang semakin kuat.
Begitu Jian Wu Ya dan yang lain meninggalkan gua pusaka, mereka segera kembali ke pasukan, dan mengumpulkan semua pasukan, bergerak menuju Zi You Lian Meng. Mereka tidak tinggal di sana, menunggu untuk menghadapi Zhao Hai. Jian Wu Ya dan yang lain sangat jelas, begitu Kong Jian Jin Gu Shu (Teknik Pengurungan Ruang) tidak berlaku lagi, Zhao Hai bisa setiap saat kembali ke Hei Hu Bang. Jika tinggal di sana, mereka tidak akan menunggu Zhao Hai.
Tebakan Jian Wu Ya dan yang lain tidak salah. Zhao Hai sekarang sudah kembali ke Hei Hu Bang. Zhang Feng dan Hu Liang Chen mereka sedang berdiskusi di ruang kerja Zhang Feng tentang cara menghadapi pasukan besar Sembilan Sekte Besar, Zhao Hai tiba-tiba muncul di ruangan.
Begitu melihat Zhao Hai kembali, Zhang Feng tertegun, dia segera berkata, “Xiao Hai, kenapa baru pulang sekarang? Orang-orang Legiun Pertama (Di Yi Jun Tuan) sudah pulang cukup lama.”
Zhao Hai berkata dengan suara dalam, “Aku suruh mereka pulang duluan, aku sendiri tinggal melihat bagaimana Sembilan Sekte Besar akan bertindak terhadapku. Hahaha, sungguh sedikit mengecewakanku. Begitu Tian Mo Zu (Suku Iblis Surgawi) mundur, mereka segera bergerak, tidak takut sekte lain kecewa.”
Zhang Feng mencibir dingin, “Para bajingan Sembilan Sekte Besar itu ingin memanfaatkan saat kau masih di luar untuk menyerang kita. Mereka tidak menyangka, kita di sini sudah lama membuat persiapan. Sekarang pasukan besar Sembilan Sekte Besar dihadang oleh kita, dan kau sudah kembali, mereka semakin sulit untuk menyerang kita. Aku ingin melihat apa yang akan mereka lakukan selanjutnya.”
Hu Liang Chen memandang Zhao Hai dan berkata, “Xiao Hai, pasukan besar Sembilan Sekte Besar ada gerakan apa? Apakah mereka juga akan ke sini?”
Zhao Hai mengangguk, “Benar, pasukan besar Sembilan Sekte Besar juga akan ke sini. Sepertinya mereka ingin menggunakan pasukan besar untuk langsung menggiling kita, membuat kita semua hancur tergilas.”
Hu Liang Chen mencibir dingin, “Sepertinya pertempuran antara kita dan Sembilan Sekte Besar tidak terhindarkan. Tapi Xiao Hai, kau ingin bagaimana? Langsung memusnahkan Sembilan Sekte Besar?”
Zhao Hai menggeleng, “Tidak. Jika Sembilan Sekte Besar dimusnahkan, maka kekuatan Xiu Zhen Jie kita akan turun drastis, itu sama sekali tidak menguntungkan kita. Bisa jadi orang-orang Yue Long Jie akan menganggap kekuatan Xiu Zhen Jie di sini terlalu lemah, langsung mengusir kita dari Xiu Zhen Jie. Jadi sekarang kita tidak bisa memusnahkan Sembilan Sekte Besar, tapi kita juga harus memberi mereka sedikit pelajaran.”
Zhang Feng mengangguk, “Xiao Hai benar, kualifikasi Yue Long Jie ini harus kita pertahankan. Sekarang Shi Shu (Paman Guru) sudah menjadi Qiangzhe periode Chang Sheng Qi, dia memenuhi syarat untuk masuk ke Yue Long Jie. Jika memungkinkan, sebaiknya Shi Shu pergi ke Yue Long Jie melihat-lihat. Tapi juga tidak boleh menguntungkan Sembilan Sekte Besar. Xiao Hai, menurutmu, apakah kita perlu memanfaatkan kesempatan ini, menelan Bei Yi Zhou (Provinsi Utara yang Berbeda)?”
Zhao Hai tersenyum tipis, “Da Shi Xiong (Kakak Senior Terbesar), seleramu terlalu kecil. Hanya menelan Bei Yi Zhou, apa kau sudah puas? Kita harus memanfaatkan kesempatan kali ini, merebut minimal empat dari sembilan provinsi Xiu Zhen Jie. Dengan begitu kita baru memenuhi syarat untuk bersaing secara terpisah dengan Sembilan Sekte Besar, membuat orang Sembilan Sekte Besar mengerti, kita Zi You Lian Meng, kita Hei Hu Bang, memenuhi syarat untuk duduk sejajar dengan mereka, membuat mereka mengurangi memikirkan kita.”
Hah! Zhang Feng dan Hu Liang Chen mereka terkejut, mereka tidak menyangka ambisi Zhao Hai sebesar ini. Zhang Feng mereka sekarang masih berpikir untuk mengambil alih posisi Wan Yao Zu, menjadikan Hei Hu Bang resmi sebagai salah satu dari Sembilan Sekte Besar. Sementara Zhao Hai justru ingin bersaing secara terpisah dengan Sembilan Sekte Besar, mendapatkan sendiri empat wilayah provinsi, ambisi ini sepertinya terlalu besar, bukan?
Hu Liang Chen memandang Zhao Hai, agak ragu berkata, “Xiao Hai, aku tidak menentang ambisimu, tapi urusan harus dilakukan selangkah demi selangkah. Kekuatan Hei Hu Bang kita tidak kuat, fondasi tidak cukup. Jika sekaligus menelan empat wilayah provinsi, apakah terlalu dipaksakan sedikit?”
Zhao Hai tersenyum tipis, “Sekarang adalah kesempatan bagus, kita tentu harus merebut lebih banyak wilayah. Jika nanti Sembilan Sekte Besar sudah pulih, kita ingin merebut wilayah ini tidak akan semudah ini. Dan empat wilayah ini, bukan Hei Hu Bang kita sendiri yang menelan, tapi semua sekte dalam Zi You Lian Meng bersama-sama menelan. Dengan begitu sekte-sekte kecil akan condong kepada kita. Lagipula sekte-sekte kecil di bawah Sembilan Sekte Besar tidak semuanya satu hati dengan mereka, banyak yang terpaksa oleh Sembilan Sekte Besar, mereka tidak punya pilihan selain berjalan bersama Sembilan Sekte Besar. Jadi kita ingin menelan empat wilayah, tidak harus memusuhi semua sekte, cukup bereskan Sembilan Sekte Besar saja. Sekte-sekte kecil lainnya, kita sepenuhnya bisa membiarkan mereka juga bergabung dengan Zi You Lian Meng.”
==
Zhang Feng mereka juga mengerti maksud Zhao Hai, Zhao Hai memang ingin menggunakan cara ini, untuk mengikat lebih banyak sekte dengan Hei Hu bang (Geng Macan Hitam) bersama-sama. Selain bisa membuat Hei Hu bang (Geng Macan Hitam) semakin kuat, hal ini juga bisa membuat Hei Hu bang (Geng Macan Hitam) menjadi benar-benar menguasai Zi You Lian meng (Aliansi Bebas), dan juga bisa membuat Hei Hu bang (Geng Macan Hitam) mendapatkan lebih banyak keuntungan, berkembang lebih cepat.
Zhang Feng memejamkan mata memikirkan untung rugi dari tindakan Zhao Hai ini. Sejak Zhang Feng menjadi bangzhu (Kepala Geng) Hei Hu bang (Geng Macan Hitam), pertimbangannya mengenai untung rugi suatu hal menjadi lebih banyak. Ini juga tidak bisa dihindari, karena setiap keputusannya akan mempengaruhi seluruh Hei Hu bang (Geng Macan Hitam).
Beberapa saat kemudian mata Zhang Feng tiba-tiba terbuka lebar, dia memandang Zhao Hai, dan berkata dengan suara berat: “Lakukan saja, yang berani mati kenyang, yang penakut mati kelaparan. Sekarang keadaan kita sudah begini, lebih baik kita main besar, Zi You Lian meng (Aliansi Bebas) kita akan berbagi Xiu zhen jie (Dunia Kultivasi) dengan Jiu Da Zong Men (Sembilan Sekte Besar).”
Zhao Hai melihat sikap Zhang Feng, tersenyum tipis dan berkata: “Bagus, dengan keputusan dashi xiong (Kakak Senior) ini saya jadi tenang. Tapi dashi xiong (Kakak Senior) tidak perlu khawatir, selama kita bisa menjaga keseimbangan, Zi You Lian meng (Aliansi Bebas) tidak akan kacau. Kita adalah mengzhu (Ketua Aliansi), kekuatan mengzhu (Ketua Aliansi) harus tetap yang terkuat. Tapi sama halnya, kita juga tidak boleh membiarkan sekte-sekte kecil di bawah terlalu bersatu. Jika mereka terlalu kompak, maka kita sebagai mengzhu (Ketua Aliansi) akan celaka. Jadi kita harus merangkul sebagian, menekan sebagian, dan juga memecah belah sebagian. Dengan begitu kita bisa menjamin keperkasaan kita sendiri. Urusan seperti ini serahkan pada dashi xiong (Kakak Senior), saya hanya bertugas bertarung.”
Zhang Feng tertawa terbahak-bahak: “Kamu ini nak, sekarang kamu mau ke mana? Ke garis depan?”
Zhao Hai mengangguk: “Garis depan pasti harus didatangi, kita harus membuat Jiu Da Zong Men (Sembilan Sekte Besar) merasakan sakit, merasakan takut, baru mereka akan mengakui keberadaan kita.”
Zhang Feng mengangguk: “Baik, urusan garis depan serahkan padamu, urusan belakang serahkan padaku. Oh iya Xiao Hai, kapan kamu mencapai Chang sheng qi (Periode Keabadian)? Kalau kamu cepat mencapai Chang sheng qi (Periode Keabadian), kita benar-benar akan agak repot. Sekarang baik Zi You Lian meng (Aliansi Bebas) maupun Hei Hu bang (Geng Macan Hitam), semua ditopang olehmu.”
Zhao Hai tersenyum pahit: “Saya? Masih jauh untuk mencapai Chang sheng qi (Periode Keabadian). Gong fa (Metode Kultivasi) yang saya pelajari sangat khusus. Gong fa (Metode Kultivasi) saya, konsentrasi ling qi (Energi Spiritual) sepuluh kali lipat lebih kuat dari gong fa (Metode Kultivasi) lain. Artinya, jika saya mencapai Du jie qi (Periode Menyeberangi Kesengsaraan), maka konsentrasi ling qi (Energi Spiritual) saya sekitar sepuluh kali lipat orang lain. Bisa dibilang saya tak terkalahkan di antara rekan setingkat. Tapi masalahnya juga di sini, konsentrasi ling qi (Energi Spiritual) saya sepuluh kali lipat orang lain, namun tingkat kesulitan saya naik tingkat juga sepuluh kali lipat orang lain. Orang lain mengumpulkan cukup satu porsi ling qi (Energi Spiritual) bisa menjadi praktisi Chang sheng qi (Periode Keabadian), sedangkan saya harus mengumpulkan sepuluh porsi, bahkan lebih ling qi (Energi Spiritual) baru bisa naik tingkat. Jadi saya ingin naik tingkat, sulit.”
Zhang Feng mendengar Zhao Hai berkata begitu, tertegun sejenak, lalu tersenyum pahit: “Ternyata begitu, pantas saja kamu begitu kuat, dengan kekuatan Du jie qi (Periode Menyeberangi Kesengsaraan) saja berani bertarung habis-habisan dengan praktisi Chang sheng qi (Periode Keabadian).”
Zhao Hai tersenyum pahit, berkata dengan suara berat: “Ini juga bisa dianggap keuntungan. Tapi jika benar-benar disuruh bertarung habis-habisan dengan seorang praktisi Chang sheng qi (Periode Keabadian), saya hanya bisa kabur atau menyelamatkan diri. Menang itu tidak mungkin.”
Zhang Feng mengangguk, berkata dengan suara berat: “Bagaimanapun juga, Hei Hu bang (Geng Macan Hitam) dan Zi You Lian meng (Aliansi Bebas) kita harus berkembang sendiri. Jika suatu hari nanti kamu benar-benar mencapai Chang sheng qi (Periode Keabadian) dan masuk ke Yue Long jie (Dunia Yue Long), sementara kita belum memiliki kemampuan untuk melindungi diri sendiri, itu akan merepotkan.”
Zhao Hai tersenyum pahit: “Nanti kita bicarakan saat itu tiba, belum tahu kapan. Semakin kuat kekuatanku, naik tingkat semakin sulit. Terakhir kali berhasil melewati jie (Kesengsaraan) juga karena bantuan Tai Shang Zhang Lao (Tetua Tertinggi). Kalau tidak, entah kapan saya bisa melewati jie (Kesengsaraan). Untungnya saya memiliki mayat hidup abadi yang memberikan xin yang zhi li (Kekuatan Keyakinan), kalau tidak saya tidak akan bisa sampai seperti sekarang.”
Hu Liangchen menepuk bahu Zhao Hai: “Nanti setelah kita benar-benar stabil, kita bisa mengerahkan seluruh kekuatan Hei Hu bang (Geng Macan Hitam) untuk mendukungmu, saat itu kamu bisa naik tingkat.”
Zhao Hai tersenyum pahit: “Sudahlah, jalani saja perlahan. Urusanku bukan perkara yang bisa digesa-gesa. Aku pergi ke garis depan dulu, oh iya, Di Yi Jun Tuan (Korps Pertama) juga harus ikut denganku.”
Zhang Feng mengangguk: “Tenang saja, sekarang Di Yi Jun Tuan (Korps Pertama) selain kamu, tidak ada orang lain yang bisa memimpinnya, hehe.” Zhao Hai tersenyum tipis, memberi salam kepada mereka berdua, lalu lenyap dalam sekejap.
Melihat Zhao Hai pergi, Zhang Feng baru menoleh ke Hu Liangchen dan tersenyum pahit: “Benar-benar tidak terbayangkan, jika tidak ada Xiao Hai, akan jadi apa kita ini.”
Hu Liangchen tersenyum pahit: “Tanpa Xiao Hai, mungkin sekarang Hei Hu bang (Geng Macan Hitam) sudah tidak ada.”
Zhang Feng juga tersenyum pahit, dia tahu maksud Hu Liangchen. Jika bukan karena kemunculan Zhao Hai yang tak terduga, mungkin Hei Hu bang (Geng Macan Hitam) sudah lama terpecah belah, atau masih dalam konflik internal, sama sekali tidak mungkin mengetahui konspirasi Tian mo zu (Ras Iblis), apalagi melakukan persiapan ini. Maka sekarang entah Hei Hu bang (Geng Macan Hitam) masih ada atau tidak.
Jika tidak karena kebangkitan mendadak Hei Hu bang (Geng Macan Hitam), maka tidak akan ada Zi You Lian meng (Aliansi Bebas). Tanpa Zi You Lian meng (Aliansi Bebas), rencana Tian mo jie (Dunia Iblis) menginvasi Xiu zhen jie (Dunia Kultivasi) tidak akan mengalami begitu banyak perubahan. Mungkin sekarang Xiu zhen jie (Dunia Kultivasi) masih tertekan oleh Tian mo zu (Ras Iblis).
Semua perubahan itu karena Zhao Hai, dan justru karena itulah Zhang Feng berkata, dia tidak berani membayangkan tanpa Zhao Hai, akan jadi apa mereka.
Zhao Hai saat ini tidak memikirkan hal-hal itu, dia sudah tiba di garis depan. Garis depan tidak jauh dari Bai Hua Gu (Lembah Seratus Bunga). Yang sekarang memimpin pertempuran di garis depan adalah Li Kuangge dari Ju Fu bang (Geng Kapak Raksasa).
Li Kuangge dulu adalah jun tuan zhang (Komandan Korps) dari Di Er Jun Tuan (Korps Kedua). Meskipun tingkat komandonya jika dibandingkan dengan Zhao Hai, jauh tertinggal, tapi bagaimanapun dia punya pengalaman memimpin, maka dia menjadi komandan garis depan, memimpin pasukan yang dikumpulkan Zi You Lian meng (Aliansi Bebas), melawan serangan Jiu Da Zong Men (Sembilan Sekte Besar).
Namun jelas sekarang pemeran utama di medan perang bukan dia, melainkan para praktisi Chang sheng qi (Periode Keabadian). Jika bukan karena mayat hidup abadi Chang sheng qi (Periode Keabadian) yang berhasil memukul mundur praktisi Chang sheng qi (Periode Keabadian) Jiu Da Zong Men (Sembilan Sekte Besar), sekarang bagaimana keadaan garis depan ini sungguh tidak bisa dibilang.
Li Kuangge juga tahu kemampuannya sendiri, dia sekarang sudah jauh lebih tenang. Setiba di garis depan, dia tidak secara aktif melakukan pertempuran sengit dengan orang-orang Jiu Da Zong Men (Sembilan Sekte Besar), melainkan bertahan mati-matian. Dia sangat paham, dengan kemampuannya, jika bertempur sengit dengan Jiu Da Zong Men (Sembilan Sekte Besar), dia hanya akan mati konyol. Maka dia menggunakan cara yang dulu dipakai menghadapi Tian mo zu (Ras Iblis), mengerahkan seluruh kekuatan untuk bertahan, ditambah dengan adanya para praktisi Chang sheng qi (Periode Keabadian) yang menjaga, maka garis depan ini masih bisa dipertahankan dengan stabil.
Tapi sekarang pasukan besar Jiu Da Zong Men (Sembilan Sekte Besar) sedang menuju ke sini, ini membuat hati Li Kuangge agak cemas. Karena dia juga mendengar, Di Yi Jun Tuan (Korps Pertama) sudah kembali ke Zi You Lian meng (Aliansi Bebas), sementara Zhao Hai belum kembali.
Li Kuangge sangat paham, apakah pasukan besar Zi You Lian meng (Aliansi Bebas) bisa menahan serangan Jiu Da Zong Men (Sembilan Sekte Besar) atau tidak, terutama tergantung pada Zhao Hai. Jika Zhao Hai benar-benar tidak datang, atau terjadi sesuatu, maka Zi You Lian meng (Aliansi Bebas) akan hancur.
Namun untungnya mayat hidup abadi Chang sheng qi (Periode Keabadian) itu masih ada. Li Kuangge tahu dengan adanya mayat hidup abadi Chang sheng qi (Periode Keabadian) itu, berarti Zhao Hai tidak apa-apa. Asalkan Zhao Hai tidak apa-apa, maka mereka masih punya harapan.
Sekarang garis depan ini sudah ditata oleh Li Kuangge menjadi sebuah perkemahan raksasa. Perkemahan ini terus dalam keadaan bertahan, hal ini membuat beberapa xiuzhe (Kultivator) agak tidak puas. Tapi xiuzhe (Kultivator) itu tidak banyak berkata, karena mereka juga paham situasi. Mereka semua adalah orang-orang yang pernah ikut serta dalam pertempuran besar melawan Tian mo zu (Ras Iblis). Dan xiuzhe (Kultivator) yang tidak puas ini, justru adalah orang-orang asli dari Di Yi Jun Tuan (Korps Pertama).
Sekarang di Di Yi Jun Tuan (Korps Pertama), banyak sekali prajurit baru. Beberapa prajurit lama Di Yi Jun Tuan (Korps Pertama) semuanya sudah diistirahatkan secara bergilir. Dan sekarang di garis depan ini, ada banyak prajurit lama dari Di Yi Jun Tuan (Korps Pertama). Prajurit lama ini tidak puas dengan pengaturan Li Kuangge, karena Di Yi Jun Tuan (Korps Pertama) bahkan saat menghadapi Tian mo zu (Ras Iblis) saja tidak pernah bertahan mati-matian seperti yang dilakukan Li Kuangge. Mereka melawan Tian mo zu (Ras Iblis) selalu dengan serangan dan pertahanan. Tentu saja mereka sangat tidak puas dengan penampilan Li Kuangge.
Li Kuangge juga tahu situasi ini, tapi dia tidak terpengaruh oleh orang-orang itu. Dia pernah mengalami pertempuran besar melawan Tian mo zu (Ras Iblis), dia sangat paham kemampuannya sendiri. Dia sekarang sedang menunggu, dia menunggu kedatangan Zhao Hai. Begitu Zhao Hai datang, dia bisa menyerahkan semua urusan di sini kepada Zhao Hai.
Untungnya beberapa hari ini serangan Jiu Da Zong Men (Sembilan Sekte Besar) juga tidak terlalu gencar, hanya beberapa kali serangan uji coba. Dan sejujurnya, daya serang Jiu Da Zong Men (Sembilan Sekte Besar), jika dibandingkan dengan Tian mo zu (Ras Iblis), jauh berbeda. Jadi Li Kuangge menghadapinya dengan sangat mudah.
Hari itu Li Kuangge seperti biasa memeriksa pertahanan perkemahan, lalu terbang menuju dongfu (Gua Kediaman) nya. Saat itulah, tiba-tiba dia mendengar suara sorak-sorai. Li Kuangge tergerak, berbalik arah menuju alun-alun zhen song zhen (Formasi Teleportasi) di sana.
Alun-alun zhen song zhen (Formasi Teleportasi) di perkemahan ini, adalah bangunan yang mereka dirikan kemudian. Terdiri dari sepuluh zhen song zhen (Formasi Teleportasi) besar dan lima puluh zhen song zhen (Formasi Teleportasi) yang lebih kecil, kemampuan teleportasinya masih sangat kuat. Pertama untuk memudahkan Zi You Lian meng (Aliansi Bebas) memberikan dukungan ke mereka, kedua jika dalam keadaan terpaksa, mundur juga akan lebih mudah.
Alasan Li Kuangge terbang menuju alun-alun zhen song zhen (Formasi Teleportasi) itu, karena dia berpikir, sekarang suasana di perkemahan ini tidak terlalu baik. Semua orang tahu lawan mereka adalah orang-orang Jiu Da Zong Men (Sembilan Sekte Besar). Sejujurnya, orang-orang dari sekte kecil ini, di dalam hati mereka masih merasa segan terhadap orang-orang Jiu Da Zong Men (Sembilan Sekte Besar). Maka saat tahu akan bertarung melawan Jiu Da Zong Men (Sembilan Sekte Besar), mereka tidak bisa mengeluarkan seratus persen kemampuan tempurnya, juga membuat suasana perkemahan agak tertekan.
Saat seperti ini, hanya satu hal yang bisa membuat orang-orang di perkemahan bersorak, yaitu munculnya situasi yang cukup untuk mengubah jalannya pertempuran. Sedangkan di Zi You Lian meng (Aliansi Bebas) ini, hal yang bisa mengubah jalannya pertempuran hanya satu, yaitu kedatangan Zhao Hai.
Zhao Hai adalah orang yang bisa mengubah jalannya pertempuran! Hal ini diketahui semua orang di Xiu zhen jie (Dunia Kultivasi), bahkan Tian mo zu (Ras Iblis) yang kalah telak pun tahu. Maka hanya jika Zhao Hai muncul, orang-orang di perkemahan akan bersorak.
Benar seperti dugaan Li Kuangge, dia baru saja tiba di alun-alun zhen song zhen (Formasi Teleportasi), langsung mendengar suara tawa dan obrolan. Li Kuangge melihat, ternyata Zhao Hai. Di samping Zhao Hai diikuti beberapa orang asli Di Yi Jun Tuan (Korps Pertama). Sekarang orang-orang ini sedang mengerumuni Zhao Hai, bercanda dan tertawa dengannya. Wajah mereka menunjukkan ekspresi hormat dan kagum. Meskipun sedang bercanda dengan Zhao Hai, tapi perasaannya seperti para penggemar berat yang sedang berbicara dengan idola mereka. Ekspresi yang merasa sangat beruntung itu, ternyata muncul di wajah beberapa xiuzhe (Kultivator) tingkat Du jie qi (Periode Menyeberangi Kesengsaraan). Ini membuat Li Kuangge merasa agak sulit dipercaya.
Padahal xiuzhe (Kultivator) itu tidak pernah berbicara dengannya dengan ekspresi seperti itu. Tapi Li Kuangge sekarang sama sekali tidak marah, sebaliknya dia malah merasa lega. Zhao Hai sudah datang, dia bisa melepaskan beban di pundaknya. Sejujurnya, Li Kuangge benar-benar merasa dirinya tidak cocok menjadi seorang komandan.
Saat ini Zhao Hai juga melihat Li Kuangge, dia segera menyambut, memberi hormat dengan tangan terkatup kepada Li Kuangge: “Li Xian Sheng (Tuan Li), beberapa hari ini melelahkanmu. Sekarang saya sudah datang, tapi begitu datang saya akan merampas wewenang Li Xian Sheng (Tuan Li), mohon Li Xian Sheng (Tuan Li) jangan tersinggung.”
Li Kuangge tertawa: “Xian Sheng (Tuan) berkata begitu, Kuangge saya sadar diri kemampuan saya dangkal. Sejujurnya, beberapa hari ini saya juga bertahan dengan gigih, sudah lama menanti kedatangan Xian Sheng (Tuan). Sekarang Xian Sheng (Tuan) sudah datang, saya bisa menjadi prajurit bawahan di bawah Xian Sheng (Tuan) saja sudah cukup.”
Zhao Hai tertawa terbahak-bahak: “Li Xian Sheng (Tuan) terlalu rendah hati. Ayo kita pergi. Oh iya, Li Xian Sheng (Tuan) tolong atur dulu untukku, sebentar lagi orang-orang Di Yi Jun Tuan (Korps Pertama) akan tiba, harus diatur tempat tinggal mereka.”
Li Kuangge mengangguk: “Hal ini sudah kami siapkan dari jauh hari, Xian Sheng (Tuan) tenang saja.” Selesai berkata dia memandu Zhao Hai terbang ke depan. Tak lama kemudian mereka sampai di depan sebuah dongfu (Gua Kediaman). Li Kuangge menunjuk dongfu (Gua Kediaman) itu: “Ini dongfu (Gua Kediaman) yang disiapkan untuk Xian Sheng (Tuan). Di dalam dongfu (Gua Kediaman) ada tempat istirahat, dan juga ruang pertemuan, disediakan untuk Xian Sheng (Tuan) berdiskusi.”
Zhao Hai mengangguk, menoleh ke Li Kuangge: “Li Xian Sheng (Tuan), tolong ikut saya ke dongfu (Gua Kediaman) sebentar, ada beberapa hal yang ingin saya tanyakan pada Xian Sheng (Tuan).” Li Kuangge mengangguk, mengikuti Zhao Hai terbang masuk ke dongfu (Gua Kediaman).
Setelah mereka berdua sampai di dalam dongfu (Gua Kediaman) dan duduk, Zhao Hai mengeluarkan sebotol ling jiu (Anggur Spiritual), menuangkan segelas untuk Li Kuangge, lalu berkata: “Sekarang bagaimana situasi di garis depan ini, tolong Li Xian Sheng (Tuan) ceritakan secara rinci.”
Li Kuangge mengangguk: “Meskipun Xian Sheng (Tuan) tidak bertanya, saya juga ingin mencari waktu untuk memberi tahu Xian Sheng (Tuan). Sekarang situasi di garis depan lumayan baik. Jiu Da Zong Men (Sembilan Sekte Besar) mulai menyerang kita sepuluh hari yang lalu. Saat itu Tian mo zu (Ras Iblis) belum mundur ke Tian mo jie (Dunia Iblis). Tapi kabarnya saat itu Tian mo zu (Ras Iblis) sudah dalam posisi terdesak, sedang mundur perlahan. Mungkin Jiu Da Zong Men (Sembilan Sekte Besar) mengira ada kesempatan, maka mereka bergerak. Untungnya kita juga sudah siap dari jauh hari, langsung mengirim pasukan besar untuk menghadang serangan Jiu Da Zong Men (Sembilan Sekte Besar). Begitu kita bertemu, Jiu Da Zong Men (Sembilan Sekte Besar) mengeluarkan kartu truf mereka, tepat seratus praktisi Chang sheng qi (Periode Keabadian). Untung Xian Sheng (Tuan) sudah meninggalkan mayat hidup abadi Chang sheng qi (Periode Keabadian). Setelah membunuh hampir tiga puluh praktisi Chang sheng qi (Periode Keabadian) mereka, pasukan Jiu Da Zong Men (Sembilan Sekte Besar) akhirnya mundur. Beberapa hari ini saat mereka bertarung dengan kita, tidak lagi mengerahkan praktisi Chang sheng qi (Periode Keabadian). Tapi serangan mereka tidak lemah sama sekali. Karena jumlah kita lebih sedikit dari mereka, kita hanya bisa mengambil strategi bertahan.”
Zhao Hai mengangguk, lalu bertanya: “Kenapa sudah dimulai sepuluh hari yang lalu, tapi tidak memberitahuku?”
Li Kuangge tersenyum pahit: “Itu juga hasil diskusi mengzhu (Ketua Aliansi) mereka. Karena saat itu Tian mo zu (Ras Iblis) belum mundur. Jika kabar ini disampaikan ke Xian Sheng (Tuan), khawatir Xian Sheng (Tuan) akan berseteru dengan Jiu Da Zong Men (Sembilan Sekte Besar), memberi kesempatan pada Tian mo zu (Ras Iblis) untuk melawan balik. Maka mereka tidak memberi tahu Xian Sheng (Tuan). Saya pikir Jiu Da Zong Men (Sembilan Sekte Besar) juga melihat titik inilah, maka mereka berani bergerak. Hanya saja mereka tidak menyangka, Xian Sheng (Tuan) sudah lama waspada terhadap mereka. Mereka tidak berhasil.”
Zhao Hai mengangguk: “Begitu juga baik. Bagaimanapun juga, Tian mo zu (Ras Iblis) sudah selesai dibereskan. Sekarang membereskan Jiu Da Zong Men (Sembilan Sekte Besar) juga tidak terlambat.”
==
Dengan kedatangan Zhao Hai dan Pasukan Pertama, seluruh markas Aliansi Merdeka (Ziyou Lianmeng) tiba-tiba menjadi ramai. Semua orang tahu Zhao Hai telah tiba, dan popularitas Zhao Hai di Aliansi Merdeka (Ziyou Lianmeng) saat ini tidak ada yang bisa menandinginya.
Rentetan kemenangan dan kekuatan yang luar biasa hebat telah menjadikan Zhao Hai sebagai dewa pelindung Aliansi Merdeka (Ziyou Lianmeng), sekaligus membuat Zhao Hai memiliki banyak sekali pengagum di Aliansi Merdeka (Ziyou Lianmeng) ini.
Para Xiuzhe (Kultivator) juga memuja yang kuat, terutama para Xiuzhe (Kultivator) yang pernah bertempur bersama Zhao Hai, rasa kagum mereka terhadap Zhao Hai tidak ada duanya. Oleh karena itu, begitu Zhao Hai tiba, suasana di seluruh markas langsung menjadi sangat baik, masalah moral pasukan yang sempat dikhawatirkan Li Kuangge pun langsung teratasi.
Li Kuangge akhirnya menyaksikan sendiri daya tarik Zhao Hai. Pengaruh seseorang bisa mencapai tingkat seperti ini, menurut Li Kuangge, orang ini bahkan jika mati sekarang pun sudah layak. Tentu saja ia juga tahu itu tidak mungkin, Zhao Hai tidak akan semudah itu mati, kekuatannya sudah jelas, siapa yang ingin membunuhnya, bisa-bisa malah dia yang akan dibunuh balik.
Dengan kedatangan Zhao Hai, serangan Sembilan Sekte Besar (Jiu Da Zongmen) akhirnya benar-benar berhenti. Tidak hanya berhenti, mereka bahkan mundur cukup jauh, jelas mereka tidak berani berhadapan langsung dengan Zhao Hai.
Ini juga tidak bisa disalahkan pada Sembilan Sekte Besar (Jiu Da Zongmen) yang pengecut, pasukan besar Sembilan Sekte Besar (Jiu Da Zongmen) belum tiba. Dengan pasukan mereka yang sekarang kurang dari tiga juta orang, jika mereka berani menyerang pasukan Aliansi Merdeka (Ziyou Lianmeng) yang berjumlah tujuh juta orang, itu sama saja dengan mencari mati. Lagipula, di dalam pasukan Aliansi Merdeka (Ziyou Lianmeng) sekarang juga ada Zhao Hai yang memimpin, mereka semakin tidak berani.
Namun Zhao Hai dan yang lainnya juga tidak bisa tenang lama. Tepat pada hari kelima setelah Zhao Hai tiba di garis depan, pasukan besar Sembilan Sekte Besar (Jiu Da Zongmen) akhirnya tiba. Pasukan besar Sembilan Sekte Besar (Jiu Da Zongmen) sekarang, setelah melalui pertempuran dengan Suku Iblis Surgawi (Tiānmó zú), masih berjumlah hampir seratus juta orang. Pasukan besar seratus juta orang ini langsung mendekat, sejujurnya, cukup menakutkan.
Zhao Hai berdiri di atas Kapal Penguasa Dunia Bawah (Ming Wang Hao), memandang pasukan besar Sembilan Sekte Besar (Jiu Da Zongmen) yang sedang sibuk mendirikan kemah, sudut bibirnya tersungging senyum. Ia menoleh ke Li Kuangge yang berdiri di sampingnya dan berkata, “Kuangge, menurutmu jika kali ini kita berhasil mengusir para Sembilan Sekte Besar (Jiu Da Zongmen) itu, apakah mereka masih punya nyali untuk melawan kita lagi?”
Li Kuangge beberapa hari ini sudah cukup akrab dengan Zhao Hai, makanya Zhao Hai memanggilnya begitu. Mendengar perkataan Zhao Hai, Li Kuangge tersenyum tipis dan berkata, “Benar. Jika Sembilan Sekte Besar (Jiu Da Zongmen) yang mengerahkan pasukan seratus juta orang saja tidak mampu melawan kita, maka ke depannya mereka pasti tidak akan punya keberanian lagi untuk menyerang kita.”
Zhao Hai mengangguk, tersenyum dan berkata, “Awalnya aku ingin memusnahkan orang-orang Sembilan Sekte Besar (Jiu Da Zongmen) di sini, tapi Ketua Aliansi (Mengzhu) melarang. Sekarang sedang masa-masa kritis Yue Long Jie (Alam Yue Long) menilai apakah dunia kultivasi (Xiuzhen jie) kita masih layak bertahan di Yue Long Jie (Alam Yue Long). Jika kita menghajar Sembilan Sekte Besar (Jiu Da Zongmen) terlalu keras, khawatir Yue Long Jie (Alam Yue Long) akan mengusir kita, itu akan lebih merepotkan. Jadi mau tidak mau kita hanya bisa memberi mereka sedikit pelajaran.”
Li Kuangge tersenyum getir. Seluruh dunia kultivasi (Xiuzhen jie) hanya Zhao Hai yang berani berkata begitu, tapi ia memang punya kualifikasi untuk itu. Kesalahan terbesar Sembilan Sekte Besar (Jiu Da Zongmen) adalah menyerang Aliansi Merdeka (Ziyou Lianmeng) sebelum menyelesaikan masalah Zhao Hai. Ini akan menjadi kesalahan terbesar mereka.
Zhao Hai kembali memandang orang-orang Sembilan Sekte Besar (Jiu Da Zongmen) itu, melambaikan tangannya dan berkata, “Kita kembali. Pasukan besar Sembilan Sekte Besar (Jiu Da Zongmen) baru saja tiba, sepertinya mereka tidak punya waktu untuk menyerang kita. Kelihatannya mereka butuh istirahat dua hari.”
Li Kuangge mengangguk dan berkata, “Baru saja bertempur besar melawan Suku Iblis Surgawi (Tiānmó zú), para Xiuzhe (Kultivator) ini pasti juga merasa lelah. Sesampainya di sini memang perlu istirahat sejenak. Tapi kemampuan komando para petinggi Sembilan Sekte Besar (Jiu Da Zongmen) itu biasa saja, mereka tidak paham hal-hal begini.”
Zhao Hai mengangguk dan berkata, “Perintahkan semua orang untuk waspada. Jika orang-orang Sembilan Sekte Besar (Jiu Da Zongmen) itu benar-benar menyerang, kita beri mereka sedikit pelajaran saja.” Setelah berkata begitu, Zhao Hai tiba-tiba menghilang dan kembali ke dongfu (Gua Surgawi)-nya.
Di satu pihak ada pasukan hampir seratus juta orang, di pihak lain hanya tujuh juta orang. Ketidakseimbangan yang begitu mencolok terjadi antara Sembilan Sekte Besar (Jiu Da Zongmen) dan Aliansi Merdeka (Ziyou Lianmeng). Namun, orang-orang Sembilan Sekte Besar (Jiu Da Zongmen) sama sekali tidak berani meremehkan, karena mereka harus menghadapi Zhao Hai. Saat bertempur melawan pasukan besar Iblis Surgawi (Tiānmó), orang-orang Sembilan Sekte Besar (Jiu Da Zongmen) pernah menyaksikan sendiri keganasan Zhao Hai. Zhao Hai seorang diri bisa menahan puluhan juta pasukan Iblis Surgawi (Tiānmó), itu bukan main-main.
Akhirnya, setelah tiga hari istirahat, pasukan besar Sembilan Sekte Besar (Jiu Da Zongmen) mulai bergerak. Pasukan seratus juta orang langsung mendekati Aliansi Merdeka (Ziyou Lianmeng). Zhao Hai pun mendapat kabar. Ia berdiri di atas Kapal Penguasa Dunia Bawah (Ming Wang Hao), di belakangnya adalah tujuh juta pasukan Aliansi Merdeka (Ziyou Lianmeng). Tujuh juta pasukan berdiri di sana, kelihatannya juga tidak sedikit, tetapi jika dibandingkan dengan pasukan seratus juta orang, jelas jauh lebih sedikit, bagaikan sebuah kenari dibandingkan dengan semangka.
Namun para Xiuzhe (Kultivator) Aliansi Merdeka (Ziyou Lianmeng) ini tidak ada satu pun yang merasa takut. Pandangan mereka semua tertuju pada Zhao Hai yang berdiri di barisan paling depan. Mereka percaya pada Zhao Hai.
Pasukan besar Sembilan Sekte Besar (Jiu Da Zongmen) dengan gagah berani mendekati pasukan Aliansi Merdeka (Ziyou Lianmeng). Namun, kedua belah pihak berhenti pada jarak sekitar seribu meter. Di dalam pasukan besar Sembilan Sekte Besar (Jiu Da Zongmen), jumlah dafaqi (Alat Besar) tidak terlalu banyak. Sebagian besar dafaqi (Alat Besar) mereka rusak saat bertempur melawan Suku Iblis Surgawi (Tiānmó zú) dan belum sempat diganti. Begitu pula di pihak Aliansi Merdeka (Ziyou Lianmeng), jumlah dafaqi (Alat Besar) juga tidak banyak. Kedua belah pihak saling berhadapan dari kejauhan.
Saat itu, sebuah pedang besar terbang keluar dari formasi besar Sembilan Sekte Besar (Jiu Da Zongmen). Kemudian menyusul sebuah kereta bunga raksasa. Keempat sudut kereta bunga ini tampak seperti sebuah rumah. Di sekeliling rumah itu terdapat berbagai macam bunga, dan bunga-bunga ini terbuat dari logam, masing-masing seperti lonceng kecil. Begitu kereta bunga bergerak, lonceng di atasnya bergoyang lembut, menghasilkan suara merdu yang menusuk telinga.
Berikutnya adalah sebuah muyu (kentongan kayu) raksasa. Muyu ini sangat besar, di atasnya berdiri seorang biksu sedang menunduk membaca sutra, dengan ekspresi tanpa suka maupun duka.
Di samping muyu itu terdapat sebuah tanduk raksasa yang luar biasa besarnya. Tanduk ini tampaknya terbuat dari tanduk sapi, sangat besar. Seorang pria kekar berdiri di atas tanduk itu, kedua matanya bersinar tajam memandang Zhao Hai.
Di samping kereta bunga, ada seekor jiao (naga) yang sedang menggeram, sangat gagah. Di kepala jiao itu juga berdiri seseorang.
Di samping jiao itu ada dua dafaqi (Alat Besar) lagi. Kedua dafaqi (Alat Besar) ini sangat istimewa. Satu tampak seperti qin kuno, senarnya pun terlihat jelas. Di atas qin kuno itu berdiri seseorang berpakaian seperti sastrawan.
Di samping qin kanan, ada papan catur raksasa. Di atas papan catur itu, batu hitam dan putih saling silang, pertarungan sengit tak terpecahkan, seolah-olah dua orang sedang asyik bermain catur. Di atas papan catur itu juga berdiri seseorang berpakaian sastrawan.
Sementara di sisi lain, di samping tanduk, ada juga dua dafaqi (Alat Besar) yang sangat unik. Satu tampak seperti kuas raksasa. Kuas ini bahkan masih membawa tinta, sepertinya baru saja dipakai menulis.
Dan dafaqi (Alat Besar) yang terakhir adalah sebuah lukisan. Lukisan yang pemandangannya terus berubah. Lukisan itu bagaikan tak terhingga, kedua gulungannya terus bergulir, dan gambar di atasnya pun terus berubah.
Melihat situasi ini, Zhao Hai tanpa sadar tersenyum tipis dan berkata, “Menarik. Barang bagus yang bahkan saat melawan Suku Iblis Surgawi (Tiānmó zú) pun enggan mereka gunakan, sekarang semuanya dikeluarkan. Sembilan Sekte Besar (Jiu Da Zongmen), heh, sungguh membuatku kecewa.”
Li Kuangge yang berdiri di samping Zhao Hai memandang Sembilan Sekte Besar (Jiu Da Zongmen) dengan wajah marah, lalu berkata dengan suara berat, “Pedang Surgawi (Tian Jian), Kereta Bunga Suara Merdu (Miao Yin Hua Che), Muyu Suara Brahma (Fan Yin Mu Yu), Tanduk Sepuluh Ribu Ikan (Wan Yu Hao Jiao), Penjelmaan Jiao (Jiao Long Hua Shen), Qin Tujuh Senar (Qi Xian Bao Qin), Papan Catur Pertarungan Sengit (Zhen Long Bo Yi Pan), Kuas Kitab Surgawi (Tian Shu Bi), Lukisan Sungai dan Gunung Tak Terhingga (Wu Jin Jiang Shan Tu). Itu adalah harta penjaga sekte Sembilan Sekte Besar (Jiu Da Zongmen). Jika Sembilan Sekte Besar (Jiu Da Zongmen) sejak awal mengeluarkan barang-barang ini, bagaimana mungkin Suku Iblis Surgawi (Tiānmó zú) berani begitu sombong. Mereka tidak menggunakan benda-benda ini untuk melawan Sembilan Sekte Besar (Jiu Da Zongmen), malah menggunakannya untuk melawan kita. Sungguh menyedihkan.”
Zhao Hai tersenyum tipis, memandang orang-orang Sembilan Sekte Besar (Jiu Da Zongmen), lalu berkata dengan suara berat, “Sungguh tidak kusangka, demi melawan Aliansi Merdeka (Ziyou Lianmeng) kami, kalian semua sampai mengeluarkan harta pusaka andalan. Hebat, hebat. Rupanya kami Aliansi Merdeka (Ziyou Lianmeng) ini lebih dibenci daripada Suku Iblis Surgawi (Tiānmó zú). Barang yang bahkan saat melawan Suku Iblis Surgawi (Tiānmó zú) saja enggan kalian gunakan, sekarang digunakan pada kami. Aku tidak tahu, sebenarnya kesalahan besar apa yang telah diperbuat Aliansi Merdeka (Ziyou Lianmeng) kami, sampai-sampai kalian semua bersusah payah mengerahkan pasukan sebesar ini?”
Mendengar ucapan Zhao Hai ini, orang-orang Sembilan Sekte Besar (Jiu Da Zongmen) tidak bisa menahan diri untuk tidak merasa sedikit malu. Kali ini Sembilan Sekte Besar (Jiu Da Zongmen) mengeluarkan harta penjaga sekte karena mereka tahu, dengan kekuatan yang mereka miliki sekarang, kemungkinan besar tidak akan bisa mengalahkan Zhao Hai. Demi secepat mungkin menyingkirkan Zhao Hai, terpaksa mereka menggunakan harta penjaga sekte ini.
Sekarang, setelah dibilang seperti itu oleh Zhao Hai, meskipun orang-orang Sembilan Sekte Besar (Jiu Da Zongmen) bermuka tebal, tetap saja terasa sedikit panas. Mau bagaimana lagi, Aliansi Merdeka (Ziyou Lianmeng) tetaplah kekuatan dari dunia kultivasi (Xiuzhen jie), dan secara tegas, Aliansi Merdeka (Ziyou Lianmeng) tidak melakukan kesalahan apa pun. Sembilan Sekte Besar (Jiu Da Zongmen) bertindak begitu gegap gempita, bahkan mengeluarkan harta penjaga sekte yang enggan mereka gunakan saat melawan Suku Iblis Surgawi (Tiānmó zú), ini sungguh tidak masuk akal.
Namun orang-orang Sembilan Sekte Besar (Jiu Da Zongmen) ini semuanya adalah orang-orang licik dan berpengalaman. Tentu saja mereka tidak akan terpengaruh hanya oleh satu kalimat Zhao Hai. Dalam dua tarikan napas, mereka sudah bisa menyesuaikan kembali mental mereka. Jian Wuyia berkata dengan suara berat, “Sudahlah, tidak usah banyak bicara. Zhao Hai, kami kagum pada kekuatanmu. Tapi selama Aliansi Merdeka (Ziyou Lianmeng) masih ada, itu adalah faktor ketidakstabilan bagi dunia kultivasi (Xiuzhen jie). Sekarang sedang masa-masa kritis Yue Long Jie (Alam Yue Long) akan menilai apakah dunia kultivasi (Xiuzhen jie) layak bertahan di Yue Long Jie (Alam Yue Long). Dunia kultivasi (Xiuzhen jie) membutuhkan stabilitas, sama sekali tidak memperbolehkan adanya faktor ketidakstabilan. Zhao Hai, jika kau setuju untuk membubarkan Aliansi Merdeka (Ziyou Lianmeng), kami akan segera menarik pasukan dan pulang. Pada saat yang sama, kami Sembilan Sekte Besar (Jiu Da Zongmen) akan memberimu jabatan長老 (tetua). Kau seorang diri menjabat sebagai長老 (tetua) di Sembilan Sekte Besar (Jiu Da Zongmen), penuh kehormatan dan kemewahan. Bagaimana menurutmu?”
“Hahaha, Jian Wuyia, kau masih saja naif seperti dulu.長老 (Tetua) Sembilan Sekte Besar (Jiu Da Zongmen), aku tidak tertarik.” Zhao Hai memandang Jian Wuyia, tertawa terbahak-bahak, “Kalian Sembilan Sekte Besar (Jiu Da Zongmen) bicaranya lebih merdu daripada nyanyian. Katanya demi stabilitas dunia kultivasi (Xiuzhen jie), padahal faktor paling tidak stabil di dunia kultivasi (Xiuzhen jie) adalah kalian, Sembilan Sekte Besar (Jiu Da Zongmen) sendiri. Kami, sekte-sekte kecil, tidak mau terus-terusan ditindas dan direndahkan kalian, maka kami bersatu. Kalian sadar kami bisa mengancam kalian, lalu mencari-cari alasan untuk menyerang kami. Apa hebatnya menjadi長老 (tetua) Sembilan Sekte Besar (Jiu Da Zongmen)? Sembilan Sekte Besar (Jiu Da Zongmen) itu hebat sekali? Aku, Zhao Hai, benar-benar tidak menganggap kalian ada apa-apanya. Orang-orang seperti kalian, yang jagoannya hanya keributan internal, tapi pecundang dalam urusan eksternal, dengan hak apa kalian memimpin dunia kultivasi (Xiuzhen jie)? Kalian tidak pantas!”
“Bagus!” Hardikan Zhao Hai disambut sorakan meriah dari barisan pasukan Aliansi Merdeka (Ziyou Lianmeng). Zhao Hai telah mengucapkan apa yang ada di hati orang-orang ini. Mereka sudah lama membenci Sembilan Sekte Besar (Jiu Da Zongmen) sampai ke tulang sumsum, hanya saja mereka tidak punya keberanian seperti Zhao Hai untuk menghardik Sembilan Sekte Besar (Jiu Da Zongmen) seperti itu. Sekarang Zhao Hai telah memarahi mereka, mendengarnya saja sudah terasa puas.
==
Jian Wu Ya memasamkan wajahnya, memandang Zhao Hai, mendengus dingin, “Tidak tahu diri, Zhao Hai, aku menganggapmu seorang yang berbakat, makanya aku bersusah payah berbicara banyak denganmu, apa kau benar-benar mengira dengan dirimu seorang diri, bisa menghadapi pasukan besar Jiu Da Zong Men (Sembilan Sekte Besar) yang berjumlah ratusan juta ini?”
Zhao Hai mencibir dingin, “Jangan banyak bicara, Jian Wu Ya, kalian semua pasti tahu, di Xiu Zhen Jie (Dunia Kultivasi), kepalan tangan yang lebih besarlah yang menjadi kebenaran, ayo bertarung, jika kepalan tangammu cukup keras, maka meskipun kami kalah, kami akan kalah dengan hati yang tulus dan puas.”
Jian Wu Ya menarik napas dalam-dalam, menoleh memandang beberapa orang lainnya, berkata dengan suara berat, “Saudara-saudara sekalian, karena Zhao Hai keras kepala tak mau insaf, maka kita tidak perlu bersikap ramah lagi, bertarunglah.” Beberapa orang lainnya mengangguk, tangan melambai ke depan, pasukan besar Xiu Zhen Jie (Dunia Kultivasi) perlahan-lahan bergerak maju.
Melihat situasi ini, Zhao Hai juga melambaikan tangan, satu regu demi satu regu Bu Si Sheng Wu (Makhluk Abadi) muncul di belakangnya, jumlah Bu Si Sheng Wu (Makhluk Abadi) ini, benar-benar melebihi bayangan Jian Wu Ya dan yang lainnya, pasukan besar Jiu Da Zong Men (Sembilan Sekte Besar) tanpa sadar berhenti, karena mereka memperkirakan, menemukan bahwa sekarang yang muncul di hadapan mereka, jumlah Bu Si Sheng Wu (Makhluk Abadi) sudah melebihi lima miliar, cukup lima kali lipat jumlah mereka.
Ekspresi Jian Wu Ya dan yang lainnya juga berubah, mereka sungguh tidak menyangka Zhao Hai ternyata memiliki Bu Si Sheng Wu (Makhluk Abadi) sebanyak ini, dan ini belum selesai, selain Bu Si Sheng Wu (Makhluk Abadi) berbentuk manusia biasa, ada juga sejumlah besar Bu Si Sheng Wu (Makhluk Abadi) berbentuk Yao Shou (Binatang Iblis), Yao Shou (Binatang Iblis) berbentuk Bu Si Sheng Wu (Makhluk Abadi) ini satu per satu tubuhnya sangat besar, bahkan tubuh mereka dilapisi baju besi, gerakan mereka juga rapi dan seragam, seperti pasukan-pasukan tentara.
Selain Bu Si Sheng Wu (Makhluk Abadi) berbentuk Yao Shou (Binatang Iblis) ini, Zhao Hai bahkan mengeluarkan sejumlah besar Yao Shou (Binatang Iblis), Yao Shou (Binatang Iblis) ini semuanya bisa terbang, dan jumlahnya banyak, Yao Shou (Binatang Iblis) ini sebelumnya belum pernah dilihat Jian Wu Ya dan yang lainnya, tapi tampak sangat garang dan mengerikan, dan Yao Shou (Binatang Iblis) ini juga memiliki beberapa ciri khas Tian Mo Zu (Ras Iblis Surgawi), membuat Jian Wu Ya dan yang lainnya semakin curiga tentang identitas Yao Shou (Binatang Iblis) ini.
Yao Shou (Binatang Iblis) ini sebenarnya adalah Chong Zu (Ras Serangga), Chong Zu (Ras Serangga) dapat terus berevolusi, asalkan diberi beberapa gen yang lebih unggul, mereka dapat terus berevolusi, Chong Zu (Ras Serangga) yang dikeluarkan Zhao Hai sekarang ini, adalah Chong Zu (Ras Serangga) setelah berevolusi, dan saat Chong Zu (Ras Serangga) ini berevolusi, mereka menyerap sebagian gen Tian Mo Zu (Ras Iblis Surgawi), bahkan gen Tian Mo (Iblis Surgawi) tingkat Chang Sheng Qi (Tahap Keabadian), sehingga mereka memiliki karakteristik Tian Mo Zu (Ras Iblis Surgawi), yang terpenting, kekuatan tempur Chong Zu (Ras Serangga) sekarang ini, semuanya telah mencapai tingkat Jin Dan Qi (Tahap Inti Emas) yang mengagumkan, bahkan jika mereka tidak bisa mengkondensasi Fa Xiang (Manifestasi Dharma), kekuatan tempur mereka masih lebih unggul dari Xiuzhe (Kultivator) tingkat Jin Dan Qi (Tahap Inti Emas) pada umumnya.
Sekarang Jiu Da Zong Men (Sembilan Sekte Besar) tiba-tiba menemukan, mereka sepertinya berada di posisi lemah, baik dalam jumlah maupun dalam momentum, jumlah mereka hanya seratus juta, sementara Zhao Hai hanya Bu Si Sheng Wu (Makhluk Abadi) berbentuk manusia saja ada sekitar lima miliar, ditambah sekitar dua ratus juta Bu Si Sheng Wu (Makhluk Abadi) berbentuk Yao Shou (Binatang Iblis), dan sekitar sepuluh juta Chong Zu (Ras Serangga), total kekuatan mencapai sekitar tujuh ratus sepuluh juta, hal ini membuat pasukan besar Jiu Da Zong Men (Sembilan Sekte Besar) segera berhenti, tidak ada yang berani melangkah maju.
Zhao Hai melihat pasukan besar Jiu Da Zong Men (Sembilan Sekte Besar) berhenti, tertawa keras, “Jiu Da Zong Men (Sembilan Sekte Besar), bagaimana, kalian takut? Ha ha ha, hari ini biar kuberi kalian sedikit pelajaran, biar kalian tahu, kalian Jiu Da Zong Men (Sembilan Sekte Besar) bukanlah eksistensi yang tak terkalahkan.”
Selesai berkata Zhao Hai melambaikan tangan ke depan, pasukan besar Bu Si Sheng Wu (Makhluk Abadi) dengan formasi rapi, perlahan-lahan bergerak maju, tekanan besar dari beberapa miliar orang yang maju, menyebabkan sedikit kekacauan di pasukan besar Jiu Da Zong Men (Sembilan Sekte Besar).
Tepat pada saat itu, terdengar suara Jian Wu Ya, “Po Tian Yi Zhan (Tebasan Pemecah Langit)! Zhan! Zhan! Zhan! (Tebas! Tebas! Tebas!)”
“Jin Gang Shi Zi Hou (Raung Singa Vajra)! Hou! Hou! Hou! (Raung! Raung! Raung!)”
“Shi Hun Wan Gui Yin (Suara Seribu Hantu Perusak Jiwa)! Qi! Qi! Qi! (Bangkit! Bangkit! Bangkit!)”
“Jiao Long Wu Kong (Naga Berputar di Udara), Fan Jiang Dao Hai (Membalikkan Sungai Mengocok Laut), Yun Ju! (Awan Berkumpul!)”
“Wan Shou Lai Chao (Segudang Binatang Menghadap), Shou Luan Tian Xia (Binatang Mengacaukan Dunia), Wu! (Raung!)”
“Qi Xian Qi Sha Yin (Suara Tujuh Pembunuh Tujuh Senar), Jin, Mu, Shui, Huo, Tu (Logam, Kayu, Air, Api, Tanah), Wen Wang Ai (Duka Raja Wen), Wu Wang Zheng (Ekspedisi Raja Wu)!”
“Zong Heng Yi Shi Jiu (Horisontal Vertikal Sembilan Belas), Hei Bai Zhan Bu Xiu (Hitam Putih Bertempur Tanpa Henti), Zhen Long Sha (Pembunuhan Permainan Rumit)!”
“Tian Shu Bi (Kuas Kitab Surgawi), Xing Tian Shu (Menjalankan Kitab Surgawi), Dai Biao Xia Zhao (Atas Nama Turunkan Maklumat), Sha! (Bunuh!)”
“Wu Jin Jiang Shan Wu Jin Tu (Tiada Habisnya Gunung Sungai Tiada Habisnya Lukisan), Wu Jin Sha Shang Wu Jin Zhu (Tiada Habisnya Luka Bunuh Tiada Habisnya Basmi), Sha! (Bunuh!)”
Dengan teriakan keras sambung-menyambung, para Zong Zhu (Kepala Sekte) Jiu Da Zong Men (Sembilan Sekte Besar) akhirnya turun tangan, mereka sangat sadar, jika mereka sekarang tidak turun tangan, maka mereka akan kalah, dan akan kalah dengan sangat tragis!
Dengan tindakan para Zong Zhu (Kepala Sekte) Jiu Da Zong Men (Sembilan Sekte Besar), terlihat satu per satu Da Fa Qi (Senjata Besar) yang berubah menjadi sangat besar, langsung menyerang pasukan besar Bu Si Sheng Wu (Makhluk Abadi) milik Zhao Hai, Da Fa Qi (Senjata Besar) mereka semuanya berubah menjadi sangat besar, jika ini benar-benar mengenai formasi besar Bu Si Sheng Wu (Makhluk Abadi), sekali pukul mungkin akan membunuh beberapa puluh juta Bu Si Sheng Wu (Makhluk Abadi), perlu diketahui Bu Si Sheng Wu (Makhluk Abadi) mengatur Mo Fang Da Zhen (Formasi Kubus Ajaib), bukan formasi datar, Mo Fang Da Zhen (Formasi Kubus Ajaib) itu tiga dimensi, jika benar-benar terkena, maka sekali mati akan langsung banyak.
“Ha ha ha, aku sudah lama menunggumu, kalian benar-benar mengira begini bisa berbuat apa padaku? Terlalu naif!” Dengan suara itu, sosok Zhao Hai muncul di depan barisan tempur Bu Si Sheng Wu (Makhluk Abadi), sementara itu tangannya berputar, di tangannya muncul sebuah Yin (Cap) kecil, lalu Zhao Hai melemparkan Yin (Cap) kecil itu ke angkasa, berkata dengan suara berat, “Zhu Que Yin (Cap Burung Merah Api) muncul, Huo Shen Cheng (Kota Dewa Api) keluar, membakar habis dunia, menekan dan membasmi alam semesta!”
Dengan suara Zhao Hai, Zhu Que Yin (Cap Burung Merah Api) itu seolah-olah hidup, lalu terdengar suara pekikan Zhu Que (Burung Merah Api) yang nyaring, menyebar ke seluruh medan perang, lalu Zhu Que (Burung Merah Api) itu membuka mulut, sebuah kota tiba-tiba terbang keluar dari Zhu Que Yin (Cap Burung Merah Api), lalu kota itu membesar tertiup angin, seketika menjadi sangat besar, di dalam kota besar itu, samar-samar terlihat bayangan manusia yang tak terhitung jumlahnya, lalu kota besar ini langsung menabrak Da Fa Qi (Senjata Besar) milik Jiu Da Zong Men (Sembilan Sekte Besar).
Kota besar ini meskipun sangat besar, tapi kecepatannya sangat cepat, seluruh kota besar seolah-olah memuntahkan api ke luar, seperti meteor yang bergesekan dengan atmosfer, membawa ekor api yang panjang, menabrak Da Fa Qi (Senjata Besar) Jiu Da Zong Men (Sembilan Sekte Besar).
Haa! Seperti Mars menabrak Bumi, Huo Shen Cheng (Kota Dewa Api) milik Zhao Hai akhirnya bertabrakan dengan Da Fa Qi (Senjata Besar) Jiu Da Zong Men (Sembilan Sekte Besar), luas Huo Shen Cheng (Kota Dewa Api) sangat besar, satu kota setara dengan luas sembilan Da Fa Qi (Senjata Besar), kali ini sepuluh Da Fa Qi (Senjata Besar) langsung bertabrakan.
Harus diakui Zhen Bang Zhi Bao (Harta Penjaga Sekte) Jiu Da Zong Men (Sembilan Sekte Besar) cukup hebat, tabrakan kali ini, bahkan menyebabkan Huo Shen Cheng (Kota Dewa Api) sedikit bergetar, perlu diketahui meskipun sekarang Zhao Hai tidak bisa mengintegrasikan Huo Shen Cheng (Kota Dewa Api) ke dalam Liu Yin Fa Zhang (Tongkat Sihir Perak Cair), tapi dia sudah sangat mahir menggunakan Huo Shen Cheng (Kota Dewa Api), dan setelah beberapa kali pertempuran besar dengan Tian Mo Zu (Ras Iblis Surgawi), Zhao Hai juga menangkap banyak Tian Mo (Iblis Surgawi) yang terluka langsung ke dalam ruang, setelah ditaklukkan, mereka disembuhkan lukanya, lalu dimasukkan lagi ke Huo Shen Cheng (Kota Dewa Api) ini, sekarang di Huo Shen Cheng (Kota Dewa Api) sudah tidak kurang dari sepuluh juta Tian Mo (Iblis Surgawi), Tian Mo (Iblis Surgawi) ini dapat hidup dengan bebas di Huo Shen Cheng (Kota Dewa Api), sementara itu Xin Yang Zhi Li (Kekuatan Iman) yang mereka berikan juga dapat digunakan oleh Huo Shen Cheng (Kota Dewa Api), sekali mendayung dua tiga pulau terlampaui.
Justru karena keberadaan Tian Mo (Iblis Surgawi) ini, maka kekuatan tempur Huo Shen Cheng (Kota Dewa Api) sekarang, dibandingkan sebelumnya, tidak tahu berapa kali lebih kuat, bahkan Zhu Que Yin (Cap Burung Merah Api) juga sama, awalnya Zhu Que Yin (Cap Burung Merah Api) tampak tidak terlalu istimewa, tapi sekarang Zhu Que Yin (Cap Burung Merah Api) seluruh tubuhnya berwarna merah menyala, Zhu Que (Burung Merah Api)-nya bahkan mengepakkan sayap ingin terbang, kelihatannya barang bagus, semua ini karena Zhao Hai mengirim Tian Mo (Iblis Surgawi) itu ke Huo Shen Cheng (Kota Dewa Api), barulah muncul perubahan, sepertinya Huo Shen Cheng (Kota Dewa Api) juga perlahan pulih, kembali ke kejayaannya di masa puncak.
Kalau mau dikatakan, Da Fa Qi (Senjata Besar) Jiu Da Zong Men (Sembilan Sekte Besar) masih sangat bagus, tapi sayangnya, mereka bertemu Zhao Hai, Huo Shen Cheng (Kota Dewa Api) milik Zhao Hai adalah benda berharga yang turun dari Shang Jie (Dunia Atas), meskipun benda berharga ini sekarang tidak dalam kondisi puncak, tapi tetap tidak bisa dibandingkan dengan Fa Qi (Alat Sihir) mereka, benturan tadi, Huo Shen Cheng (Kota Dewa Api) hanya sedikit bergetar dua kali, Zhao Hai bahkan tidak terluka sedikit pun, sementara sembilan Da Fa Qi (Senjata Besar) milik Jiu Da Zong Men (Sembilan Sekte Besar), langsung ditabrak kembali oleh Huo Shen Cheng (Kota Dewa Api), Jian Wu Ya dan yang lainnya juga berubah ekspresi, lalu seteguk darah segar menyembur keluar, mereka semua memandang Zhao Hai dengan terkejut, mereka sungguh tidak menyangka Zhao Hai ternyata memiliki Fa Qi (Alat Sihir) sehebat ini, mereka salah perhitungan, begitu bertempur langsung menderita kerugian besar.
Sekarang mereka sudah tidak mampu mengendalikan sembilan Da Fa Qi (Senjata Besar) untuk melakukan serangan kedua, tentu saja mereka juga tidak ingin Da Fa Qi (Senjata Besar) mereka jatuh ke tangan Zhao Hai, jadi mereka segera menarik kembali Da Fa Qi (Senjata Besar) mereka, untungnya mereka cepat menariknya, kalau tidak Zhao Hai akan bergerak untuk merebutnya, terhadap Da Fa Qi (Senjata Besar) itu, Zhao Hai masih sangat menginginkannya.
Begitu melihat lawan menarik kembali Da Fa Qi (Senjata Besar), tangan Zhao Hai melambai ke depan, berseru keras, “Serang!” Sementara itu Huo Shen Cheng (Kota Dewa Api)-nya ditekan ke bawah, lalu seperti tank bergerak maju, sekonyong-konyong Aliansi Jiu Da Zong Men (Sembilan Sekte Besar) semakin kacau, mereka telah melihat kekuatan Huo Shen Cheng (Kota Dewa Api), sekarang Huo Shen Cheng (Kota Dewa Api) meluncur mendekat, para Xiuzhe (Kultivator) Jiu Da Zong Men (Sembilan Sekte Besar) itu semuanya tahu diri tidak mungkin bisa menahan Da Fa Qi (Senjata Besar) ini, satu per satu berteriak aneh, dengan cepat menghindar ke samping, beberapa Xiuzhe (Kultivator) yang cerdas, sama sekali tidak menghindar ke samping, karena Huo Shen Cheng (Kota Dewa Api) terlalu besar, meskipun mereka menghindar ke samping juga tidak bisa menghindar, mereka lebih memilih menjatuhkan tubuh ke bawah, langsung turun ke permukaan tanah, karena dibandingkan menghindar ke samping, turun ke permukaan tanah, justru jarak terpendek.
Formasi besar Jiu Da Zong Men (Sembilan Sekte Besar) kacau, sementara pasukan besar Bu Si Sheng Wu (Makhluk Abadi) Zhao Hai tidak kacau, mereka dengan formasi rapi, maju menyerang, semua Xiuzhe (Kultivator) yang menghalangi di depan mereka, langsung dibunuh oleh mereka. Jiu Da Zong Men (Sembilan Sekte Besar) kali ini tidak mengirim Chang Sheng Qi (Tahap Keabadian) untuk mengubah jalannya pertempuran, karena orang-orang Jiu Da Zong Men (Sembilan Sekte Besar) sangat sadar, jumlah Chang Sheng Qi (Tahap Keabadian) di sisi Zhao Hai tidak sedikit, jika mereka mengirim Chang Sheng Qi (Tahap Keabadian) ikut bertempur, itu sama saja memberi Zhao Hai santapan, karena itu mereka tidak pernah membiarkan Chang Sheng Qi (Tahap Keabadian) ikut bertempur.
Zhao Hai juga tidak mengirim Chang Sheng Qi (Tahap Keabadian) ikut bertempur, Chang Sheng Qi (Tahap Keabadian) adalah kekuatan tempur pamungkas di Xiu Zhen Jie (Dunia Kultivasi) sini, selama jumlah Chang Sheng Qi (Tahap Keabadian) di Xiu Zhen Jie (Dunia Kultivasi) cukup, maka kekuatan Xiu Zhen Jie (Dunia Kultivasi) tidak akan dipandang rendah, karena itu Zhao Hai kali ini tidak menggunakan Bu Si Sheng Wu (Makhluk Abadi) tingkat Chang Sheng Qi (Tahap Keabadian), bahkan Huo Shen Cheng (Kota Dewa Api) hanya Zhao Hai biarkan maju sebentar, lalu ditarik kembali, bagaimanapun juga kekuatan Huo Shen Cheng (Kota Dewa Api) terlalu besar, asalkan tertabrak, itu pasti mati tanpa bisa hidup.
Meskipun Zhao Hai menarik Huo Shen Cheng (Kota Dewa Api), tapi pasukan besar Jiu Da Zong Men (Sembilan Sekte Besar) sudah runtuh, di antara pasukan besar Jiu Da Zong Men (Sembilan Sekte Besar), ada banyak Xiuzhe (Kultivator), sama sekali tidak ingin ikut dalam pertempuran kali ini, mereka melawan pasukan besar Tian Mo Zu (Ras Iblis Surgawi), itu adalah melawan musuh luar, tapi sekarang datang bertempur dengan Zi You Lian Meng (Aliansi Merdeka), itu adalah pertempuran internal, Zi You Lian Meng (Aliansi Merdeka) tidak punya dendam apa pun dengan mereka, untuk apa mereka menyerang? Ditambah lagi banyak Xiao Zong Men (Sekte Kecil), terhadap tindakan Jiu Da Zong Men (Sembilan Sekte Besar) ini, sangat tidak setuju, jadi meskipun Jiu Da Zong Men (Sembilan Sekte Besar) memiliki seratus juta pasukan, moral mereka rendah, diserang bertubi-tubi oleh Huo Shen Cheng (Kota Dewa Api) Zhao Hai dan legiun Bu Si Sheng Wu (Makhluk Abadi), moral semakin jatuh ke titik terendah, dan akhirnya langsung runtuh.
==
Pasukan besar Sembilan Jiu Da Zong Men (Sembilan Sekte Besar) telah mundur, namun Zhao Hai tidak mengejar. Dia hanya menyerap kembali pasukan besar Bu Si Sheng Wu (Makhluk Abadi)-nya, lalu menyuruh para Xiu Shi (Kultivator) Zi You Lian Meng (Aliansi Bebas) mulai membersihkan medan perang.
Membersihkan medan perang ini kedengarannya enak didengar, tetapi sebenarnya medan perang ini benar-benar tidak ada yang bisa dibersihkan. Para Xiu Shi (Kultivator) yang terbunuh, semuanya telah dimasukkan Zhao Hai ke dalam ruang dan berubah menjadi Bu Si Sheng Wu (Makhluk Abadi). Selain para Xiu Shi (Kultivator) yang terbunuh itu, di medan perang ini juga tidak ada barang lainnya.
Pertempuran besar kali ini tidak seperti saat bertempur dengan Tian Mo Zu (Suku Iblis Langit) sebelumnya. Saat itu kedua belah pihak masih memiliki Da Fa Qi (Alat Ajaib Besar), kedua belah pihak akan menarik kembali Da Fa Qi (Alat Ajaib Besar) yang rusak. Terutama saat pertempuran penentuan antara Tian Mo Zu (Suku Iblis Langit) dan Xiu Zhen Jie (Dunia Kultivasi) terakhir kali, Da Fa Qi (Alat Ajaib Besar) kedua belah pihak hampir semuanya hancur. Zhao Hai tentu saja tidak akan sungkan, dia mengambil semua Da Fa Qi (Alat Ajaib Besar) yang dikerahkan Zi You Lian Meng (Aliansi Bebas), sekaligus juga mengambil cukup banyak Da Fa Qi (Alat Ajaib Besar) milik Tian Mo Zu (Suku Iblis Langit). Dan Sembilan Jiu Da Zong Men (Sembilan Sekte Besar) demi tidak berselisih muka dengan Zhao Hai, juga tidak mengatakan apa-apa. Sebenarnya kalau mau dihitung, sekarang Da Fa Qi (Alat Ajaib Besar) yang ada di tangan Zhao Hai tidak sedikit. Namun Zhao Hai tidak bisa mengeluarkannya, jika dia terlalu cepat mengeluarkan Da Fa Qi (Alat Ajaib Besar) itu, hanya akan menimbulkan kecurigaan orang. Sekarang ini hal-hal yang menimbulkan kecurigaan orang sudah cukup banyak dilakukannya, tidak boleh ditambah lagi.
Para Xiu Shi (Kultivator) Korps Pertama yang diperintahkan membersihkan medan perang merasa sedikit tragis. Mereka itu sedang membersihkan medan perang? Di medan perang hampir tidak ada yang tersisa, apa yang harus mereka bersihkan? Apakah mereka harus menegakkan kembali bunga dan rumput yang terinjak?
Namun mereka tidak mengatakan apa-apa, hanya berkeliling sebentar di medan perang, lalu kembali ke markas. Kemudian mereka berkumpul berdua atau bertiga di sana, mengobrol tentang pertempuran besar yang baru saja terjadi.
Sekarang mereka sudah memiliki sedikit pemahaman tentang kekuatan Zhao Hai. Sejujurnya, sekarang orang-orang ini merasa takut pada Zhao Hai. Melihat lautan Bu Si Sheng Wu (Makhluk Abadi) yang menutupi langit, orang-orang ini pasti takut. Ketakutan pada kekuatan Bu Si Sheng Wu (Makhluk Abadi) adalah satu hal, di sisi lain mereka takut pada apa yang diwakili oleh Bu Si Sheng Wu (Makhluk Abadi) ini. Bu Si Sheng Wu (Makhluk Abadi) ini mewakili catatan pertempuran Zhao Hai, mewakili berapa banyak orang yang telah dibunuh Zhao Hai. Begitu memikirkan hal ini, mereka merasakan bulu kuduk mereka merinding.
Zhao Hai tidak mengetahui hal ini. Setelah kembali dari medan perang, Zhao Hai memanggil Li Kuangge dan perwakilan berbagai Zong Men (Sekte) ke Dong Fu (Gua Surgawi)-nya. Kebetulan Dong Fu (Gua Surgawi)-nya itu juga memiliki ruang pertemuan, dia bisa mengadakan pertemuan di sana.
Setelah semua orang tiba, Zhao Hai memandang mereka, dengan suara berat berkata: “Tuan-tuan sekalian, kali ini memanggil kalian semua ke sini, adalah untuk memberitahukan satu hal, yaitu tujuan Zi You Lian Meng (Aliansi Bebas) kita.”
Semua orang memandang Zhao Hai dengan agak bingung, tidak tahu apa maksud perkataan Zhao Hai ini. Tujuan Zi You Lian Meng (Aliansi Bebas)? Tujuan apa Zi You Lian Meng (Aliansi Bebas)? Bukankah untuk memukul mundur Sembilan Jiu Da Zong Men (Sembilan Sekte Besar)?
Zhao Hai memandang semua orang, dengan suara berat berkata: “Jangan-jangan kalian mengira tujuan Zi You Lian Meng (Aliansi Bebas) kita kali ini hanya memukul mundur Sembilan Jiu Da Zong Men (Sembilan Sekte Besar)? Sejujurnya, memukul mundur Sembilan Jiu Da Zong Men (Sembilan Sekte Besar), hanyalah satu dari tujuan kita. Kita masih memiliki tujuan lain, tujuan ini adalah, menelan Bei Si Zhou (Empat Provinsi Utara)!”
Begitu mendengar Zhao Hai berkata demikian, semua orang tertegun, kemudian seluruh ruangan langsung gempar. Orang-orang ini sama sekali tidak menyangka, tujuan yang dikatakan Zhao Hai ternyata adalah ini. Mereka semua memandang Zhao Hai dengan bingung, mereka semua dikejutkan oleh tujuan Zhao Hai ini.
Zhao Hai memandang mereka dan berkata: “Saat saya datang, saya yakin Meng Zhu (Ketua Aliansi) sudah memanggil Zong Zhu (Pemimpin Sekte) dari berbagai Zong Men (Sekte). Tujuan kita kali ini adalah menelan Bei Si Zhou (Empat Provinsi Utara), kemudian menggunakan Bei Si Zhou (Empat Provinsi Utara) sebagai pangkalan, berbagi Xiu Zhen Jie (Dunia Kultivasi) dengan Sembilan Jiu Da Zong Men (Sembilan Sekte Besar). Pada saat itu, Zi You Lian Meng (Aliansi Bebas) kita tidak perlu lagi takut pada Sembilan Jiu Da Zong Men (Sembilan Sekte Besar).”
Semua orang terpaku memandang Zhao Hai, mereka sekarang belum juga sadar dari keterkejutan. Zhao Hai memandang orang-orang ini, dengan suara berat berkata: “Apa kalian sangat terkejut, mengira saya sedang bicara ngawur? Tidak, apa yang saya katakan adalah benar, benar-benar nyata. Bagaimana situasi di Xiu Zhen Jie (Dunia Kultivasi) sini, kalian semua tahu jelas, saya tidak perlu banyak bicara lagi. Maksud saya semula adalah ingin langsung melumpuhkan Sembilan Jiu Da Zong Men (Sembilan Sekte Besar), Zi You Lian Meng (Aliansi Bebas) kita menguasai sendiri Xiu Zhen Jie (Dunia Kultivasi). Tetapi kebetulan sekali waktunya, saat ini kita menghadapi Da Ping (Evaluasi Besar) Yue Long Jie (Alam Lompat Naga). Jika kita ingin menyatukan Xiu Zhen Jie (Dunia Kultivasi), kita harus memusnahkan Sembilan Jiu Da Zong Men (Sembilan Sekte Besar), maka kekuatan Xiu Zhen Jie (Dunia Kultivasi) akan sangat berkurang, kita mungkin tidak bisa masuk ke Yue Long Jie (Alam Lompat Naga). Jadi akhirnya kita harus mengurungkan niat ini, hanya mengambil setengahnya, mendapatkan Bei Si Zhou (Empat Provinsi Utara).”
Bei Si Zhou (Empat Provinsi Utara) yang disebut Zhao Hai, masing-masing adalah Bei Yi Zhou (Provinsi Utara yang Berbeda), Bei Sheng Zhou (Provinsi Utara yang Suci), Xi Gui Zhou (Provinsi Barat Hantu), dan Dong Sheng Zhou (Provinsi Timur yang Suci). Letak keempat Da Zhou (Provinsi Besar) ini, relatif dekat dengan utara Xiu Zhen Jie (Dunia Kultivasi). Ditambah lagi di antara keempat Da Zhou (Provinsi Besar) ini dengan Zhong Sheng Zhou (Provinsi Tengah yang Suci), Dong Fo Zhou (Provinsi Timur Buddha), Xi Sheng Zhou (Provinsi Barat yang Suci), Nan Man Zhou (Provinsi Selatan Orang Liar), dan Nan Sheng Zhou (Provinsi Selatan yang Suci), masih terhalang oleh Sungai Yu Dai He (Sungai Sabuk Giok). Jadi keempat Zhou (Provinsi) ini juga disebut orang sebagai Bei Si Zhou (Empat Provinsi Utara).
Dan Yu Dai He (Sungai Sabuk Giok) yang memisahkan Bei Si Zhou (Empat Provinsi Utara) dengan Nan Wu Zhou (Lima Provinsi Selatan) ini, benar-benar merupakan sungai terpanjang nomor satu di Xiu Zhen Jie (Dunia Kultivasi). Lebar sungai sekitar seribu Li, mengalir deras, ombaknya bergemuruh.
Alasan dinamakan demikian, adalah karena Yu Dai He (Sungai Sabuk Giok) ini seperti sabuk giok yang melingkar di pinggang seorang gadis, membagi sembilan Zhou (Provinsi) Xiu Zhen Jie (Dunia Kultivasi) menjadi dua bagian, maka dinamakan demikian.
Seberapa luas sebenarnya Xiu Zhen Jie (Dunia Kultivasi), tidak ada yang tahu. Namun luas sembilan Zhou (Provinsi) Xiu Zhen Jie (Dunia Kultivasi) sudah sangat besar, begitu besarnya bahkan Sembilan Jiu Da Zong Men (Sembilan Sekte Besar) pun tidak tahu ukuran pastinya. Karena tempat-tempat yang terlalu terpencil, mereka sama sekali tidak pernah menjelajahinya. Karena Xiu Zhen Jie (Dunia Kultivasi) terlalu luas, bahkan dengan kekuatan sebesar mereka, tidak mungkin menjangkau setiap jengkal tempat. Jadi Sembilan Jiu Da Zong Men (Sembilan Sekte Besar) juga malas mengirim orang untuk menjelajahi daerah itu.
Dan seperti Hei Hu Bang (Geng Macan Hitam) bahkan lebih tidak akan melakukan itu. Sebelumnya Hei Hu Bang (Geng Macan Hitam) menjaga daerah kecilnya sendiri saja sudah kesulitan, apalagi bicara tentang ekspansi. Jadi seberapa luas sebenarnya Xiu Zhen Jie (Dunia Kultivasi) ini, sampai sekarang pun belum ada yang mengetahuinya.
Meskipun kecepatan terbang Xiu Shi (Kultivator) periode Chang Sheng Qi (Periode Panjang Umur) sangat cepat, bisa saja menjelajahi sampai seberapa luas Xiu Zhen Jie (Dunia Kultivasi) ini. Namun tidak ada satu pun Xiu Shi (Kultivator) periode Chang Sheng Qi (Periode Panjang Umur) yang mau melakukan hal membosankan ini. Ada waktu itu, mereka lebih suka melakukan meditasi tertutup untuk meningkatkan kekuatan mereka, memperpanjang umur mereka.
Dan Bei Yi Zhou (Provinsi Utara yang Berbeda) sebelumnya berada di bagian paling utara seluruh Xiu Zhen Jie (Dunia Kultivasi). Tempat ini awalnya adalah surga Yao Shou (Binatang Iblis). Kemudian karena berbagai alasan, para Xiu Shi (Kultivator) yang terdesak oleh Da Zong Men (Sekte Besar) lain sehingga tidak bisa bertahan hidup, lari ke Bei Yi Zhou (Provinsi Utara yang Berbeda) sini, perlahan-lahan membangun berbagai macam aliran, dan didominasi oleh sekte kultivasi Yao (Iblis). Jadi disebutlah sebagai Bei Yi Zhou (Provinsi Utara yang Berbeda). Dapat dikatakan, Bei Yi Zhou (Provinsi Utara yang Berbeda) di mata Zhong Sheng Zong (Sekte Pusat Suci) dan sekte-sekte lainnya, benar-benar daerah terpencil yang liar.
Justru karena inilah, tidak hanya Xiu Shi (Kultivator) dari Zhong Sheng Zhou (Provinsi Tengah yang Suci) yang memandang rendah Xiu Shi (Kultivator) Bei Yi Zhou (Provinsi Utara yang Berbeda), bahkan sesama Bei Si Zhou (Empat Provinsi Utara) yaitu Bei Sheng Zhou (Provinsi Utara yang Suci), Xi Gui Zhou (Provinsi Barat Hantu), dan Dong Sheng Zhou (Provinsi Timur yang Suci) juga memandang rendah Xiu Shi (Kultivator) Bei Yi Zhou (Provinsi Utara yang Berbeda). Di Bei Yi Zhou (Provinsi Utara yang Berbeda) sini, satu-satunya Zong Men (Sekte) yang tidak akan dipandang rendah orang, hanyalah Wan Yao Zong (Sekte Sepuluh Ribu Iblis). Itu pun sebenarnya hanya penghormatan di permukaan, diam-diam mungkin tetap akan dipandang rendah.
Namun secara umum, kekuatan Bei Si Zhou (Empat Provinsi Utara), dibandingkan dengan Nan Fang Zhou (Provinsi Selatan), masih sedikit kalah. Ini bukan hanya karena Nan Fang Zhou (Provinsi Selatan) memiliki satu Zhou (Provinsi) lebih banyak dari Bei Si Zhou (Empat Provinsi Utara). Dilihat dari level rata-rata Xiu Shi (Kultivator), Bei Si Zhou (Empat Provinsi Utara) juga memiliki kesenjangan tertentu dibandingkan dengan Nan Wu Zhou (Lima Provinsi Selatan). Bagaimanapun juga, saat Xiu Zhen Jie (Dunia Kultivasi) pertama kali berkembang, adalah dengan mengutamakan perkembangan Nan Wu Zhou (Lima Provinsi Selatan) terlebih dahulu. Bei Si Zhou (Empat Provinsi Utara) termasuk yang belakangan berkembang. Bicara soal endapan sejarah, jauh tertinggal dari Nan Wu Zhou (Lima Provinsi Selatan).
Tetapi meskipun begitu, dengan kekuatan Zi You Lian Meng (Aliansi Bebas), ingin menelan Bei Si Zhou (Empat Provinsi Utara) juga bukan perkara mudah. Bagaimanapun juga Zi You Lian Meng (Aliansi Bebas) sekarang masih terkurung di Bei Yi Zhou (Provinsi Utara yang Berbeda). Jika tidak memperhitungkan Zhao Hai, kekuatan Zi You Lian Meng (Aliansi Bebas) hanya setara dengan Wan Yao Zong (Sekte Sepuluh Ribu Iblis). Dengan kekuatan seperti ini, jika ingin menelan Bei Si Zhou (Empat Provinsi Utara), mungkin akan tersedak.
Zhao Hai melihat ekspresi orang-orang itu, dengan suara berat berkata: “Tuan-tuan sekalian, kita ingin menelan Bei Yi Zhou (Provinsi Utara yang Berbeda), bukan berarti harus memusnahkan semua Zong Men (Sekte). Yang harus kita hadapi hanyalah empat dari Sembilan Jiu Da Zong Men (Sembilan Sekte Besar). Zong Men (Sekte) kecil lainnya, kita sepenuhnya bisa membiarkan mereka bergabung ke Zi You Lian Meng (Aliansi Bebas). Lagipula kita ini sebuah Lian Meng (Aliansi), bukan?”
Begitu mendengar Zhao Hai berkata demikian, mata semua orang langsung berbinar. Mereka sebelumnya memang agak salah sangka. Jika mereka benar-benar harus membunuh semua Zong Men (Sekte) di Bei Si Zhou (Empat Provinsi Utara) selain Zi You Lian Meng (Aliansi Bebas), maka meskipun dengan bantuan Zhao Hai, rasanya juga tidak mungkin.
Zhao Hai memandang semua orang, dengan suara berat berkata: “Di Bei Si Zhou (Empat Provinsi Utara) sini, empat Da Zong Men (Sekte Besar) menguasai wilayah terluas. Dan mereka juga memiliki beberapa Zong Men (Sekte) kecil yang setia mati mengikuti mereka. Orang-orang inilah musuh kita. Asalkan kita mengusir mereka dari Bei Si Zhou (Empat Provinsi Utara), maka wilayah merekalah yang menjadi milik kita. Saat itu setiap Zong Men (Sekte) akan mendapat keuntungan yang tidak sedikit. Bagi kita, ini adalah peluang pengembangan yang langka. Jika dilewatkan, maka selamanya akan kehilangan kesempatan ini.”
Mata semua orang semakin berbinar. Zhao Hai melanjutkan: “Saya kira beberapa hari ini kalian semua akan menerima perintah dari Zong Zhu (Pemimpin Sekte) kalian masing-masing. Alasan saya mengatakan hal ini di sini kepada kalian, adalah agar kalian memberitahukan berita ini kepada semua orang. Kita memiliki tujuan yang besar, dan kalianlah, adalah orang-orang yang akan mewujudkan tujuan ini.”
Semua orang agak bersemangat. Bagi mereka, ini adalah urusan besar yang akan tercatat dalam sejarah. Beberapa dari orang-orang ini, potensi mereka sudah hampir habis, rasanya seumur hidup tidak mungkin menjadi Xiu Shi (Kultivator) periode Chang Sheng Qi (Periode Panjang Umur). Beberapa bahkan belum mencapai tahap Du Jie Qi (Periode Melewati Kesengsaraan). Mereka setelah mati nanti, paling hanya menjadi eksistensi yang tidak diperhatikan. Tetapi jika urusan kali ini berhasil, maka mereka akan menjadi luar biasa. Mereka akan menjadi eksistensi di Zi You Lian Meng (Aliansi Bebas), yang akan selalu dikenang orang.
Zhao Hai memandang orang-orang ini, dengan suara berat berkata: “Meskipun saya memiliki cukup banyak Bu Si Sheng Wu (Makhluk Abadi), tetapi yang ingin saya katakan adalah, Bu Si Sheng Wu (Makhluk Abadi) saya karena suatu alasan, tidak bisa digunakan dalam waktu lama. Jadi yang akhirnya akan bertempur tetaplah kalian semua. Kalian harus siap sedia, jangan karena ada Bu Si Sheng Wu (Makhluk Abadi) yang bertempur di depan, lalu kalian hanya menonton di belakang. Jika sampai karena menonton pertunjukan sampai melewatkan kesempatan perang, lihat saja bagaimana saya menghajarnya.”
Begitu mendengar Zhao Hai berkata demikian, orang-orang ini langsung tenang. Mereka segera mengangguk, berseru lantang: “Mohon Jun Tuan Zhang (Komandan Korps) tenang, kami pasti melakukannya dengan baik, tidak akan melewatkan kesempatan perang.”
Zhao Hai mengangguk dan berkata: “Baik, asalkan kalian menunjukkan kinerja yang baik, setelah pertempuran besar kali ini usai, saya akan meminta Meng Zhu (Ketua Aliansi) untuk mendirikan prasasti batu untuk mengenang kalian, membuat orang Zi You Lian Meng (Aliansi Bebas) selamanya mengingat kalian. Selain itu, saya juga akan memberikan hadiah.”
Gempar, kalimat Zhao Hai ini membuat orang-orang ini benar-benar bersemangat sampai ke akar-akarnya. Ada pepatah, orang lewat meninggalkan nama, burung lewat meninggalkan suara. Mereka ini hanyalah Xiu Shi (Kultivator) biasa di Xiu Zhen Jie (Dunia Kultivasi). Bahkan jika mereka menjadi Xiu Shi (Kultivator) periode Chang Sheng Qi (Periode Panjang Umur) pun sama saja. Dari dulu hingga sekarang, Xiu Shi (Kultivator) periode Chang Sheng Qi (Periode Panjang Umur) di Xiu Zhen Jie (Dunia Kultivasi) banyak, tetapi berapa orang yang diingat? Jangan sebut Zong Men (Sekte) lain, bahkan di Zong Men (Sekte) mereka sendiri, tidak akan ada yang mengingat nama Xiu Shi (Kultivator) periode Chang Sheng Qi (Periode Panjang Umur) sebelumnya.
Xiu Shi (Kultivator) juga manusia, mereka sama-sama berebut nama dan keuntungan. Hanya saja yang mereka rebut, agak berbeda dengan orang lain. Tetapi soal nama, Xiu Shi (Kultivator) sama-sama sangat mementingkannya. Hal ini bisa dilihat dari sejauh mana Xiu Shi (Kultivator) menjaga muka.
Xiu Shi (Kultivator) mementingkan muka, memperhatikan warisan, lebih mementingkan nama baik mereka sendiri. Jika suatu hari nanti, nama mereka sendiri akan diketahui oleh seluruh Xiu Zhen Jie (Dunia Kultivasi), dan dikenang selamanya, alangkah mulianya hal itu. Bagaimana mungkin Xiu Shi (Kultivator) ini tidak bersemangat.
Zhao Hai memandang orang-orang ini, namun tidak mengatakan apa-apa lagi, hanya tersenyum tipis. Dia tahu pemanasan sudah cukup. Mulai sekarang tidak perlu khawatir para Xiu Shi (Kultivator) ini tidak akan mengerahkan segenap tenaga dalam bertempur. Yang terpenting, dia ingin melalui mulut para Xiu Shi (Kultivator) ini, menyebarkan tujuan mereka ke luar, membuat Sembilan Jiu Da Zong Men (Sembilan Sekte Besar) mengetahuinya.
Sembilan Jiu Da Zong Men (Sembilan Sekte Besar) pasti akan melakukan beberapa persiapan untuk menghadapi mereka. Namun Zhao Hai tidak takut. Di matanya, Sembilan Jiu Da Zong Men (Sembilan Sekte Besar) juga tidak ada yang perlu ditakuti. Dia sengaja ingin membuat Sembilan Jiu Da Zong Men (Sembilan Sekte Besar) melakukan beberapa persiapan, lalu dia akan mengalahkan Sembilan Jiu Da Zong Men (Sembilan Sekte Besar). Dengan begitu mereka bisa berpijak kokoh di Bei Si Zhou (Empat Provinsi Utara).
Beberapa saat kemudian barulah para Xiu Shi (Kultivator) itu tenang. Mereka memandang Zhao Hai dengan kedua mata berkilat-semangat. Zhao Hai melihat ekspresi mereka, tidak bisa menahan tersenyum tipis dan berkata: “Tenang, saya pasti menepati janji. Sekarang, semuanya kembali dan bersiaplah. Ingat, beritahukan urusan ini kepada semua orang.” Semua orang serempak menjawab setuju, lalu berbalik dan pergi. Hanya Li Kuangge yang tinggal.
Li Kuangge sekarang juga tampak bersemangat memandang Zhao Hai dan bertanya: “Hai Ge, apa yang kau katakan tadi benar? Kau benar-benar akan mendirikan prasasti batu untuk mengenang mereka?” Li Kuangge dan orang-orang ini selalu mengikuti Zhao Hai, hubungan mereka berdua sangat baik. Makanya dia bertanya demikian.
Zhao Hai tersenyum dan berkata: “Tentu saja benar. Saya tidak perlu menggunakan urusan ini untuk menipu kalian. Nanti saya akan turun tangan sendiri, membelah gunung menjadi prasasti, mengukir nama semua orang di prasasti itu.”
Li Kuangge menarik napas dalam, membungkuk pada Zhao Hai dan berkata: “Saya mewakili semua Xiu Shi (Kultivator) berterima kasih kepada Hai Ge. Bisa bertugas di bawah komando Hai Ge, adalah hal paling terhormat dalam hidup saya, Li Kuangge.”
Zhao Hai tersenyum tipis, menepuk pundak Li Kuangge dan berkata: “Baiklah, pergilah istirahat. Istirahat satu hari, besok kita akan maju ke Wan Yao Zong (Sekte Sepuluh Ribu Iblis), ambil alih Bei Yi Zhou (Provinsi Utara yang Berbeda) terlebih dahulu, sambil melihat reaksi Sembilan Jiu Da Zong Men (Sembilan Sekte Besar). Jika mereka dengan patuh menyerahkan Bei Si Zhou (Empat Provinsi Utara) kepada kita, baiklah. Jika tidak, jangan salahkan saya yang tidak berlaku sopan.”
Li Kuangge menjawab setuju, menangkupkan tangan pada Zhao Hai, berbalik dan pergi. Zhao Hai melihat punggung Li Kuangge, tersenyum tipis, tubuhnya bergerak dan masuk ke dalam ruang. Dan saat Zhao Hai masuk ke dalam ruang, seluruh markas justru gempar.
Para perwakilan berbagai Zong Men (Sekte) itu sudah memberitahukan keputusan Zhao Hai ini kepada semua Xiu Shi (Kultivator). Para Xiu Shi (Kultivator) ini sangat percaya dan kagum pada Zhao Hai. Sekarang setelah mendengar Zhao Hai juga akan mendirikan prasasti batu untuk mengenang mereka, semua orang bersemangat. Seluruh perkemahan tenggelam dalam suatu kegilaan. Semua orang tidak sabar untuk segera menyerbu keluar bertempur mati-matian dengan Sembilan Jiu Da Zong Men (Sembilan Sekte Besar), mengusir Sembilan Jiu Da Zong Men (Sembilan Sekte Besar) dari Bei Si Zhou (Empat Provinsi Utara), dan mengukir nama mereka selamanya di atas prasasti batu, untuk dipuja oleh orang-orang di masa mendatang.
Sementara Zhao Hai sekarang duduk di dalam ruang, melihat ke luar, tersenyum kecil. Inilah yang dia inginkan. Orang-orang ini adalah pasukan elit dari berbagai Zong Men (Sekte). Melalui urusan ini, dia bisa membuat orang-orang ini setia mati padanya. Ini akan sangat menguntungkan bagi Hei Hu Bang (Geng Macan Hitam) dalam bertindak di masa depan.
==
Bang! Sebuah meja kecil cendana yang indah berubah menjadi debu berhamburan di lantai, langsung menjadi serbuk, lalu sebuah suara mengaum: “Dia benar-benar berkata begitu? Dia bilang ingin Bei Si Zhou (Empat Provinsi Utara)? Dia gila?”
Orang yang berbicara tidak lain adalah Jian Wuya. Jian Wuya sekarang sudah sama sekali tidak memiliki ketenangan sebagai seorang pemimpin sekte, dia seperti anjing gila yang ditendang oleh seseorang.
Dan di samping Jian Wuya, masih duduk beberapa orang, mereka ini adalah para pemimpin dari Sembilan Sekte Besar. Sekarang ekspresi beberapa orang ini juga tidak terlalu bagus, mereka semua menatap tajam ke arah seorang kultivator di tengah ruangan. Itu adalah seorang kultivator dari Wan Yao Zong, dia bertugas mencari informasi. Baru saja dialah yang melapor kepada Jian Wuya dan yang lain, mengatakan bahwa Zhao Hai mengumumkan, Zi You Lian Meng (Aliansi Bebas) akan merebut Bei Si Zhou (Empat Provinsi Utara) dari tangan Sembilan Sekte Besar sebagai wilayah kekuasaan Zi You Lian Meng (Aliansi Bebas).
Berita ini benar-benar sangat mengguncang. Jika diucapkan oleh orang biasa, Jian Wuya dan yang lain mungkin tidak akan menganggapnya serius. Tapi karena ini diucapkan oleh Zhao Hai, lain ceritanya. Kekuatan Zhao Hai sudah terbukti, dia sendiri memiliki kemampuan untuk menjungkirbalikkan Sembilan Sekte Besar. Dia mengucapkan kata-kata seperti itu, Sembilan Sekte Besar mau tidak mau harus menanggapinya dengan serius.
Kultivator pencari informasi dari Wan Yao Zong itu, karena ditatap tajam oleh Jian Wuya dan yang lain, merasa agak takut. Tapi dia tetap berkata: “Benar, diucapkan langsung oleh Zhao Hai. Dan dia juga mengumumkan, begitu mendapatkan Bei Si Zhou (Empat Provinsi Utara), dia akan mendirikan prasasti sebagai kenangan, mencatat nama semua kultivator Zi You Lian Meng (Aliansi Bebas) yang berpartisipasi dalam aksi kali ini.”
Jian Wuya marah hingga kedua matanya memerah. Pendirian prasasti sebagai kenangan oleh Zhao Hai ini, di mata para kultivator Zi You Lian Meng (Aliansi Bebas) merupakan kehormatan tertinggi. Tapi bagi Sembilan Sekte Besar, ini adalah tamparan keras di muka, dan bukan sekali tamparan, melainkan tamparan berulang-ulang. Ini membuat Jian Wuya yang sangat mencintai harga diri seperti nyawanya, bagaimana mungkin tidak marah.
Para pemimpin sekte lainnya juga marah hingga wajah mereka pucat pasi. Terutama Jiao Hua Long, Gui Ling Zi, Wu You Dao, dan Dong Li Bo. Sekte mereka berempat berada tepat di Bei Si Zhou (Empat Provinsi Utara). Zi You Lian Meng (Aliansi Bebas) ingin merebut Bei Si Zhou (Empat Provinsi Utara), pasti harus menyingkirkan mereka terlebih dahulu. Dengan kata lain, mereka berempatlah yang paling berbahaya.
Jiao Hua Long dan yang lain, di samping marah, dalam hati juga mengeluh dalam hati. Kegigihan Zhao Hai sudah mereka ketahui. Jika Zhao Hai benar-benar ingin mendapatkan Bei Si Zhou (Empat Provinsi Utara), kemungkinan besar akan berhasil. Jika Zhao Hai benar-benar menguasai Bei Si Zhou (Empat Provinsi Utara) dan mengusir mereka berempat, maka mereka akan seperti rumput liar tanpa akar, nanti masih punya muka apa menyebut diri mereka Sembilan Sekte Besar.
Keempat orang itu, di samping marah, juga memikirkan bagaimana cara menangani masalah ini. Tindakan keras menurut mereka adalah cara paling bawah. Dan bahkan jika mereka bertindak keras, belum tentu mereka bisa mengalahkan Zhao Hai. Jadi mereka hanya bisa memikirkan cara lain.
Tapi selain tindakan keras, apa masih ada cara? Sekarang pergi memberi keuntungan pada sekte-sekte kecil di Zi You Lian Meng (Aliansi Bebas), agar Zi You Lian Meng (Aliansi Bebas) bubar? Itu tidak mungkin. Orang-orang Zi You Lian Meng (Aliansi Bebas) sekarang bersatu padu, diberi keuntungan apa pun mereka tidak akan bubar. Yang paling utama, jika Zi You Lian Meng (Aliansi Bebas) menguasai Bei Si Zhou (Empat Provinsi Utara), semua sekte di Zi You Lian Meng (Aliansi Bebas) akan mendapat keuntungan. Keuntungan itu adalah perluasan wilayah, bisa memperluas kekuatan mereka sendiri. Keuntungan seperti ini, tidak bisa diberikan oleh Sembilan Sekte Besar kepada mereka.
Lagipula, meskipun orang-orang dari sekte-sekte kecil itu keluar dari Zi You Lian Meng (Aliansi Bebas), apa bedanya? Sekarang musuh yang harus mereka hadapi sebenarnya bukan seluruh Zi You Lian Meng (Aliansi Bebas), melainkan hanya satu orang, yaitu Zhao Hai. Meskipun Zi You Lian Meng (Aliansi Bebas) bubar, Zhao Hai ingin memusnahkan sekte-sekte kecil itu, itu hanya masalah waktu singkat. Saat itu Zi You Lian Meng (Aliansi Bebas) mungkin tidak akan ada lagi, hanya tinggal Hei Hu Bang (Geng Macan Hitam). Zhao Hai akan membereskan mereka tanpa ada hambatan apa pun.
Logika ini pasti dipahami oleh para pemimpin sekte-sekte kecil itu. Justru karena itulah, sekte-sekte kecil itu tidak mungkin meninggalkan Zi You Lian Meng (Aliansi Bebas). Meninggalkan Zi You Lian Meng (Aliansi Bebas) berarti sekte mereka akan dimusnahkan. Sedangkan tetap di Zi You Lian Meng (Aliansi Bebas), mereka bisa mendapatkan banyak keuntungan. Soal pilihan seperti ini terlalu mudah, bahkan orang bodoh pun tahu harus memilih yang mana.
Lembut maupun keras tidak ada yang berhasil. Orang-orang Sembilan Sekte Besar, tiba-tiba menyadari bahwa mereka benar-benar tidak punya cara untuk menghadapi Zhao Hai. Berbagai macam cara mereka, di hadapan kekuatan Zhao Hai yang sangat tangguh, sama sekali tidak berarti.
Jian Wuya setelah marah-marah sebentar, perlahan-lahan mulai tenang. Dia juga tahu betapa seriusnya masalah ini. Sembilan Sekte Besar selama ini selalu mengikuti arahan Tian Jian Zong. Dan sebelumnya, urusan melawan Zhao Hai adalah usulan mereka. Sekarang Zhao Hai malah bicara ingin Bei Si Zhou (Empat Provinsi Utara). Jika dia tidak bisa membantu Wan Yao Zong dan yang lain mempertahankan Bei Si Zhou (Empat Provinsi Utara), lalu bagaimana sekte-sekte lain akan memandangnya? Bisakah Tian Jian Zong mereka tetap mempertahankan posisi sebagai pemimpin Sembilan Sekte Besar? Tidak bisa, sama sekali tidak mungkin. Karena itu dia pasti harus mencari cara untuk membantu Wan Yao Zong dan yang lain mempertahankan Bei Si Zhou (Empat Provinsi Utara). Selanjutnya Jian Wuya menghadapi masalah yang sama seperti Jiao Hua Long dan yang lain.
Bagaimana cara menghadapi Zhao Hai! Ini menjadi masalah terbesar Sembilan Sekte Besar sekarang. Seluruh ruangan hening, hanya terdengar napas. Ini membuat seluruh ruangan menjadi sangat menekan, udara seolah membeku.
Beberapa saat kemudian Jiao Hua Long baru membuka suara: “Saya kira Zhao Hai akan segera datang. Dengan kekuatannya, menelan Bei Yi Zhou (Provinsi Utara yang Berbeda) terlalu mudah. Dengan kekuatan pasukan yang kita miliki sekarang, sepertinya juga bukan tandingan Zhao Hai. Ada yang masih ingin disampaikan?”
Jian Wuya dan yang lain menoleh menatap Jiao Hua Long, mendapati ekspresinya sekarang sangat tenang. Wan Yao Zong mereka, warisan sepuluh ribu tahun, akan ditelan orang lain. Tapi dia bisa tetap setenang ini, sungguh di luar dugaan.
Jian Wuya dan yang lain agak tidak bisa menebak maksud Jiao Hua Long. Dia menatap Jiao Hua Long dan bertanya: “Lao Jiao, apa rencanamu?”
Jiao Hua Long menatap Jian Wuya, berkata dengan suara dingin: “Rencana apa lagi? Wan Yao Zong, warisan sepuluh ribu tahun, tidak boleh binasa di tanganku. Wan Yao Zong tidak ada pengecut, paling-paling bertempur mati-matian dengan Zhao Hai.”
Jian Wuya melihat sikap Jiao Hua Long, menghela napas. Dia juga tahu Jiao Hua Long sudah bertekad mati. Dia berkata dengan suara berat: “Lao Jiao, sekarang bicara begitu masih terlalu pagi. Benar, kekuatan Zhao Hai tangguh, kita sekarang tidak bisa macam-macam dengannya. Tapi kalian juga harus perhatikan satu hal. Zhao Hai sengaja menyebarkan berita ini lebih awal, tidak lain ingin memberitahu kita. Sekarang dia ingin memberitahu kita, apa batas bawahnya, apa yang dia inginkan. Selanjutnya dia akan melihat bagaimana reaksi kita. Jika kita tetap mati-matian mempertahankan Bei Si Zhou (Empat Provinsi Utara), Zhao Hai pasti akan datang menghadapi kita. Tapi jika kita tidak mempertahankan Bei Si Zhou (Empat Provinsi Utara), maka Zhao Hai belum tentu akan menghadapi kita.”
Jiao Hua Long dan yang lain agak tidak mengerti, menatap Jian Wuya. Jian Wuya melihat sikap mereka, tersenyum pahit, lalu berkata: “Saya merenungkan semua yang telah dilakukan Zhao Hai, dan menemukan satu hal. Yaitu Zhao Hai ingin Zi You Lian Meng (Aliansi Bebas), atau lebih tepatnya Hei Hu Bang (Geng Macan Hitam), menjadi kuat. Tapi dia juga tidak ingin kita Sembilan Sekte Besar menderita kerugian terlalu berat. Jika tidak, sepertinya dia tidak akan menyebarkan berita ini lebih awal. Dia menyebarkan berita ini tidak lain ingin melihat reaksi kita. Setelah kita menerima berita ini, meskipun kita akan bertindak keras, kita akan mengumpulkan semua orang, lalu bertarung dengannya. Dia bisa sekaligus membereskan kita. Tapi kita pasti akan bersiap lebih awal, akan memindahkan harta dan aset sekte kalian berempat, dan tidak akan bertempur mati-matian sampai habis. Itulah tujuannya.”
Sampai di sini, Jian Wuya menghela napas, lalu berkata: “Alasan Zhao Hai tidak ingin kita Sembilan Sekte Besar menderita kerugian terlalu berat, adalah karena sekarang sudah mendekati waktunya Yue Long Jie Da Ping (Penilaian Besar Dunia Naga Melompat). Dia tidak ingin Dunia Persilatan (Xiuzhen jie) kehilangan kesempatan masuk Yue Long Jie (Dunia Naga Melompat). Karena itu dia ingin Sembilan Sekte Besar kita tetap ada. Jika tidak, menurutmu dengan kekuatannya, apakah dia akan dengan mudah melepaskan kita seperti ini? Apakah dia hanya akan meminta Bei Si Zhou (Empat Provinsi Utara)?”
Tadi Jian Wuya berpikir keras, dia menemukan bahwa Zhao Hai sama sekali tidak mengatakan tujuannya hanya untuk pamer belaka. Dia melakukannya dengan tujuan, yaitu untuk melihat reaksi mereka. Setelah memahami hal ini, banyak hal bisa dijelaskan. Mengapa Zhao Hai melakukan ini, juga punya penjelasan yang bagus.
Yue Long Jie (Dunia Naga Melompat), semua yang dilakukan Dunia Persilatan (Xiuzhen jie) sekarang adalah demi Yue Long Jie (Dunia Naga Melompat). Sembilan Sekte Besar ingin membereskan Zi You Lian Meng (Aliansi Bebas), juga tidak ingin muncul kekuatan besar yang bisa menyaingi mereka. Karena itu akan ada kekuatan lain yang bersama mereka menguasai Yue Long Jie (Dunia Naga Melompat). Pada akhirnya, Yue Long Jie (Dunia Naga Melompat) lah akar dari segalanya.
Jiao Hua Long dan yang lain sekarang sedang memikirkan perkataan Jian Wuya barusan. Sejujurnya sebelumnya mereka benar-benar tidak memikirkan ke arah itu. Tapi sekarang mereka mau tidak mau harus memikirkannya. Dan semakin dipikir, semakin terasa apa yang dikatakan Jian Wuya masuk akal.
Jiao Hua Long tadi bilang ingin membuat seluruh Wan Yao Zong bertempur mati-matian dengan Zhao Hai. Tapi dia sendiri juga sadar, dia tidak mungkin bisa melakukan itu. Sebelum bertempur besar dengan Zhao Hai, dia akan memilih beberapa murid inti dari Wan Yao Zong, menyuruh murid inti ini membawa功法 (gong fa – teknik kultivasi) sekte dan akumulasi kekayaan selama bertahun-tahun, pergi ke beberapa dunia besar lainnya, melanjutkan warisan Dao Tong (tradisi/ajaran) Wan Yao Zong.
Dao Tong (tradisi/ajaran) bagi sebuah sekte sangatlah penting. Jadi meskipun Jiao Hua Long akan tetap tinggal untuk bertempur mati-matian dengan Zhao Hai, Dao Tong (tradisi/ajaran) Wan Yao Zong juga harus dia teruskan.
Tapi sekarang setelah mendengar Jian Wuya berkata begitu, dia mengerti maksud Zhao Hai. Zhao Hai tidak ingin memusnahkan Wan Yao Zong, dia hanya ingin wilayah. Jika Wan Yao Zong bisa mundur sendiri dari wilayah Bei Yi Zhou (Provinsi Utara yang Berbeda), itu yang terbaik. Jika tidak, dia akan bertindak keras. Ini sama saja ultimatum.
Beberapa saat kemudian Jiao Hua Long baru menoleh menatap Jian Wuya dan berkata: “Lao Jian, apa maksudmu? Apa kau ingin kami mundur dari Bei Si Zhou (Empat Provinsi Utara), menyerahkan begitu saja Bei Si Zhou (Empat Provinsi Utara) pada Zhao Hai?”
Begitu Jiao Hua Long berkata begitu, yang lain juga tertarik, menoleh menatap Jian Wuya. Jian Wuya melihat orang-orang ini, mengangguk, lalu berkata: “Benar, itu maksudku.”
Dong Li Bo tiba-tiba berdiri, dia menatap dingin Jian Wuya, berkata dengan suara berat: “Jian Wuya, apa maksudmu? Apa kau ingin kami meninggalkan warisan sekte sepuluh ribu tahun? Begitu saja gratis buat Hei Hu Bang (Geng Macan Hitam)? Terserah, Zhao Hai tidak meminta wilayah kalian Wan Jian Zong, kau tentu saja tidak sakit hati. Aku bilang, Dong Sheng Shu Yuan (Akademi Timur Suci) kami sama sekali tidak akan pergi, paling-paling bertempur mati-matian dengan Zhao Hai.”
Jian Wuya melihat sikap Dong Li Bo, berkata dengan suara berat: “Bertempur? Kau pakai apa untuk bertempur? Dong Li, tenanglah. Sekarang kita memang bukan tandingan Zhao Hai, ini harus kita akui. Jika kalian empat sekte besar mundur ke Nan Wu Zhou (Lima Provinsi Selatan), meskipun untuk sementara mungkin sedikit tidak terbiasa, tapi orang-orang sekte kalian masih ada, kalian tetap salah satu sekte besar di Dunia Persilatan (Xiuzhen jie). Jika kalian tetap di sini bertempur mati-matian, meskipun kalian berhasil meneruskan Dao Tong (tradisi/ajaran) sekte, akankah kalian berempat masih punya posisi seperti sekarang?”
==
Dong Li Bo terdiam! Dia tidak bisa tidak terdiam, karena apa yang dikatakan Jian Wuya adalah kebenaran. Bahkan Dong Li Bo merasa bahwa Jian Wuya bisa mengatakan hal-hal ini kepadanya sudah benar-benar menganggapnya sebagai orang dalam.
Jika Jian Wuya tidak mengatakan hal ini kepada mereka, melainkan menyuruh mereka bertempur mati-matian melawan Zhao Hai, maka pada akhirnya empat Da Zong Men (Sekte Besar) mereka mungkin akan hancur. Bahkan jika mereka mengirim He Xin Di Zi (Murid Inti) untuk bersembunyi di beberapa Jie (Dunia) lain guna mewariskan Dao Tong (Warisan Ajaran), namun apakah Dao Tong (Warisan Ajaran) itu benar-benar bisa diturunkan atau tidak, sulit untuk dikatakan.
Keempat Da Zong Men (Sekte Besar) ini, jika ingin He Xin Di Zi (Murid Inti) mereka pergi, mereka akan membawa semua akumulasi selama bertahun-tahun, agar mereka dapat menggunakan benda-benda itu untuk mengembangkan Zong Men (Sekte). Tetapi begitu mereka memasuki Nan Fang Zhou (Benua Selatan), itu sama saja dengan memasuki wilayah kekuasaan beberapa Da Zong Men (Sekte Besar) lainnya. Jangan lihat sekarang Sembilan Da Zong Men (Sekte Besar) dalam hubungan aliansi, segala sesuatu dirundingkan bersama. Namun jika pasukan elit keempat Da Zong Men (Sekte Besar) benar-benar dimusnahkan oleh Zhao Hai, dan hanya tersisa beberapa He Xin Di Zi (Murid Inti), maka apakah Da Zong Men (Sekte Besar) lainnya akan menyerang mereka atau tidak, itu lain cerita.
Dan Jian Wuya pada saat ini berbicara sampai sejauh ini, ini sudah bisa dianggap menganggap Dong Li Bo mereka sebagai orang dalam. Tidak ada satu pun Zong Zhu (Pemimpin Sekte) dari Sembilan Da Zong Men (Sekte Besar) yang bodoh. Hanya saja sebelumnya mereka terlalu sombong, sama sekali tidak menganggap Hei Hu Bang (Geng Harimau Hitam) dan Zhao Hai sebagai sesuatu yang berarti. Tapi ini tidak berarti IQ mereka langsung direset menjadi nol. Faktanya, begitu Jian Wuya mengatakan ini, mereka segera memahami hubungan kepentingan di dalamnya.
Dong Li Bo duduk dengan lemas, Jiao Hua Long dan yang lainnya juga tidak bersuara. Jian Wuya memandang mereka, lalu berkata dengan suara berat, “Sekarang pilihan terbaik kita adalah, kalian empat Zong (Sekte) mundur dari Bei Si Zhou (Empat Benua Utara) dan menetap kembali di Nan Wu Zhou (Lima Benua Selatan), mempertahankan kekuatan kalian. Tenanglah, kami akan membantu kalian.”
Jiao Hua Long memandang Jian Wuya dan berkata, “Lao Jian, apa kita begitu saja membiarkan Hei Hu Bang (Geng Harimau Hitam) pergi? Aku tidak rela.”
Jian Wuya, dengan sorot mata dingin, berkata dengan suara berat, “Membiarkan Hei Hu Bang (Geng Harimau Hitam) pergi? Bagaimana mungkin? Aku tidak akan membiarkan Hei Hu Bang (Geng Harimau Hitam) pergi. Hanya saja kekuatan Zhao Hai terlalu kuat, cara-caranya terlalu menentang surga. Kita tidak bisa menggerakkan Zhao Hai, tidak bisa menggerakkan Zhao Hai, berarti juga tidak bisa menggerakkan Hei Hu Bang (Geng Harimau Hitam). Jadi yang harus kita lakukan sekarang hanyalah bersabar.”
Setelah berkata demikian, Jian Wuya menghela napas panjang, “Kita Sembilan Da Zong Men (Sekte Besar) sebenarnya memulai dengan bersabar. Dulu, You Hun Bang (Geng Arwah Gentayangan) begitu kuat, bukankah kita Sembilan Da Zong Men (Sekte Besar) terus bersabar, perlahan-lahan mengumpulkan kekuatan, dan akhirnya memusnahkan You Hun Bang (Geng Arwah Gentayangan)? Sebelumnya kita tidak pernah menganggap Hei Hu Bang (Geng Harimau Hitam) sebagai lawan. Tapi sekarang kita harus menghadapi lawan ini dengan serius. Meskipun kekuatan Hei Hu Bang (Geng Harimau Hitam) tidak kuat, kekuatan Zi You Lian Meng (Aliansi Bebas) juga tidak kuat, tetapi selama ada Zhao Hai, kita tidak bisa bergerak melawan Zi You Lian Meng (Aliansi Bebas), tidak bisa bergerak melawan Hei Hu Bang (Geng Harimau Hitam).”
Jian Wuya memandang mereka, lalu dengan mata berbinar berkata, “Tapi jangan lupa, sekarang Zhao Hai hanya memiliki kekuatan Du Jie Qi (Periode Menembus Kalpa), jadi dia bisa dengan tenang tinggal di Hei Hu Bang (Geng Harimau Hitam) sini. Jika dia mencapai Chang Sheng Qi (Periode Keabadian), apakah dia masih akan tinggal di Hei Hu Bang (Geng Harimau Hitam) sini? Apakah dia akan mengambil risiko Shou Yuan (Umur) habis sedikit demi sedikit, mati di sini? Dia tidak akan. Setelah dia mencapai Chang Sheng Qi (Periode Keabadian), pasti dia akan pergi ke Yue Long Jie (Dunia Naga Melompat). Dan Yue Long Jie (Dunia Naga Melompat) di sana bukanlah tempat yang baik, banyak orang dengan kekuatan menentang surga. Zhao Hai pergi ke sana, bisa kembali atau tidak, sulit dikatakan. Bahkan jika Zhao Hai tidak mati di Yue Long Jie (Dunia Naga Melompat) sana, dengan kekuatan dan bakatnya, diperkirakan akan diperhatikan oleh Shang Jie (Alam Atas). Saat itu Zhao Hai tidak akan pernah bisa kembali ke Xiu Zhen Jie (Dunia Kultivasi). Zi You Lian Meng (Aliansi Bebas) dan Hei Hu Bang (Geng Harimau Hitam) tanpa Zhao Hai, itu bagaikan harimau tanpa gigi. Saat itu, bukankah kita bisa berbuat sesuka hati terhadap mereka? Jun Zi bao chou, shi nian bu wan (Seorang ksatria membalas dendam, sepuluh tahun tidak terlambat).”
Mendengar Jian Wuya berkata demikian, Jiao Hua Long dan yang lainnya tertegun, lalu mereka mulai menundukkan kepala berpikir. Sejujurnya, sebelumnya mereka benar-benar tidak menganggap Zi You Lian Meng (Aliansi Bebas) sebagai lawan, jadi mereka一心 ingin secepat mungkin memusnahkan Zi You Lian Meng (Aliansi Bebas), seperti menghadapi Zong Men (Sekte) kecil biasa.
Tapi sekarang setelah Jian Wuya berkata demikian, mereka tiba-tiba menyadari bahwa mereka harus memperlakukan Zi You Lian Meng (Aliansi Bebas) sebagai entitas yang setara dengan Sembilan Da Zong Men (Sekte Besar). Hanya dengan cara ini mereka bisa menggunakan metode yang paling tepat untuk menghadapi Hei Hu Bang (Geng Harimau Hitam).
Seperti yang dikatakan Jian Wuya, selama ada Zhao Hai, mereka tidak mungkin menghadapi Hei Hu Bang (Geng Harimau Hitam). Tapi Zhao Hai sekarang belum mencapai Chang Sheng Qi (Periode Keabadian), Shou Yuan (Umur)-nya masih panjang. Namun ketika dia mencapai Chang Sheng Qi (Periode Keabadian), ketika dia hendak memasuki Yue Long Jie (Dunia Naga Melompat), maka Hei Hu Bang (Geng Harimau Hitam) dan Zi You Lian Meng (Aliansi Bebas) akan kehilangan perlindungan Zhao Hai. Saat itu mereka menghadapi Zi You Lian Meng (Aliansi Bebas), menghadapi Hei Hu Bang (Geng Harimau Hitam), bukankah itu lebih baik?
Melihat Jiao Hua Long dan yang lainnya sudah mendengarkan, Jian Wuya lalu melanjutkan, “Dan ada satu hal lagi mengapa kita tidak bisa bertempur mati-matian dengan Hei Hu Bang (Geng Harimau Hitam), yaitu Yue Long Jie (Dunia Naga Melompat). Jika kita bertempur mati-matian dengan Hei Hu Bang (Geng Harimau Hitam) dan kerugian terlalu besar, Yue Long Jie (Dunia Naga Melompat) tidak akan mengizinkan kita Xiu Zhen Jie (Dunia Kultivasi) masuk lagi. Mereka tidak peduli bagaimana Xiuzhe (Kultivator) dari Xiu Zhen Jie (Dunia Kultivasi) mati. Yang mereka lihat hanyalah kekuatan Xiu Zhen Jie (Dunia Kultivasi). Jadi sekarang kita tidak bisa bertempur habis-habisan dengan Hei Hu Bang (Geng Harimau Hitam).”
Jiao Hua Long dan yang lainnya terdiam. Kata-kata terakhir Jian Wuya ini terlalu berdampak. Jika mereka benar-benar tidak bisa lagi pergi ke Yue Long Jie (Dunia Naga Melompat), itu sama sekali bukan kabar baik bagi beberapa Da Zong Men (Sekte Besar) mereka. Itu berarti mereka kehilangan kesempatan untuk mengakses metode kultivasi yang lebih tinggi, juga kehilangan kesempatan memasuki ruang tingkat yang lebih tinggi. Pengaruhnya terlalu besar bagi mereka.
Setelah beberapa saat, Jiao Hua Long akhirnya menggeretakkan gigi dan berkata, “Baik, ikuti kata Lao Jian, kita mundur. Sial, dendam ini, cepat atau lambat akan kubalas.”
Jian Wuya berkata dengan suara berat, “Semuanya bersiap. Biarkan Wan Yao Zong (Sekte Segudang Iblis) mundur terlebih dahulu, lalu mundurkan Zong Men (Sekte) lainnya. Zhao Hai ingin Bei Si Zhou (Empat Benua Utara)? Kita berikan padanya. Tapi jika dia berani menjangkau ke Nan Wu Zhou (Lima Benua Selatan), maka kita akan bertempur mati-matian dengannya. Lebih baik tidak pergi ke Yue Long Jie (Dunia Naga Melompat) daripada memberikan wilayah Nan Wu Zhou (Lima Benua Selatan) kepada mereka. Jika tidak, meskipun kita mempertahankan kualifikasi masuk Yue Long Jie (Dunia Naga Melompat), mungkin kita tidak punya kesempatan untuk masuk.”
Jiao Hua Long dan yang lainnya mengangguk. Selanjutnya Jiao Hua Long segera pergi memberitahukan masalah ini kepada Tai Shang Zhang Lao (Tetua Tertinggi). Urusan sebesar ini, tidak mungkin tidak berkonsultasi dengan Tai Shang Zhang Lao (Tetua Tertinggi). Untungnya kali ini bukan urusannya sendiri, Jian Wuya mereka juga ikut membantunya.
Dan Tai Shang Zhang Lao (Tetua Tertinggi) Wan Yao Zong (Sekte Segudang Iblis) tidak mempersulit Jiao Hua Long mereka. Orang tua yang sudah hidup entah berapa tahun ini, dia lebih memikirkan Wan Yao Zong (Sekte Segudang Iblis). Karena orang-orang ini sudah keluar dari Yue Long Jie (Dunia Naga Melompat), tentu mereka tidak ingin Wan Yao Zong (Sekte Segudang Iblis) di masa depan tidak ada yang bisa masuk ke Yue Long Jie (Dunia Naga Melompat). Jadi mereka menyetujui usulan Wan Yao Zong (Sekte Segudang Iblis) untuk pindah.
Bukan hanya Wan Yao Zong (Sekte Segudang Iblis) yang setuju, Xi Gui Zong (Sekte Hantu Barat), Dong Sheng Shu Yuan (Akademi Timur Suci), dan Bei Sheng Shu Yuan (Akademi Utara Suci) juga setuju untuk pindah. Dengan kepergian mereka, itu berarti seluruh wilayah Bei Si Zhou (Empat Benua Utara) diserahkan kepada Zi You Lian Meng (Aliansi Bebas). Bagi keempat Da Zong Men (Sekte Besar) ini, tentu saja mereka enggan. Tapi meskipun enggan, mereka harus melakukan ini, karena jika tidak, mereka hanya akan lebih menderita.
Jian Wuya mereka juga tidak tinggal diam. Kali ini untuk relokasi Wan Yao Zong (Sekte Segudang Iblis) dan tiga Zong Men (Sekte) lainnya ke Nan Wu Zhou (Lima Benua Selatan), persiapan yang diperlukan sangat banyak. Keempat Da Zong Men (Sekte Besar), jumlah anggota masing-masing tidak sedikit. Mereka akan pindah ke Nan Wu Zhou (Lima Benua Selatan), terlalu banyak aspek yang perlu diurus. Jian Wuya mereka harus menggunakan pengaruh mereka untuk mengoordinasikan masalah ini.
Zhao Hai tidak mengetahui diskusi Jian Wuya mereka kali ini, karena lokasi Jian Wuya mereka sekarang ada di dalam Zong Men (Sekte) Wan Yao Zong (Sekte Segudang Iblis), tempat yang belum dimasukkan Zhao Hai ke dalam ruang angkasa.
Tapi tempat lain di Wan Yao Zong (Sekte Segudang Iblis) selalu diawasi Zhao Hai. Dia sudah mendeteksi aktivitas tidak biasa di Wan Yao Zong (Sekte Segudang Iblis), ini membuatnya agak heran.
Awalnya Zhao Hai sama sekali tidak menyangka bahwa keempat Da Zong Men (Sekte Besar) akan secara sukarela meninggalkan Bei Si Zhou (Empat Benua Utara). Dia menyebarkan berita itu, tujuannya agar Sembilan Da Zong Men (Sekte Besar) menyatukan kekuatan mereka, lalu dia bisa membereskan mereka sekaligus. Perlu diketahui, meskipun Zhao Hai sangat kuat, dia hanya seorang diri. Jika dia tidak ingin terlalu banyak mengungkap rahasia, maka pasukan Bu Si Sheng Wu (Makhluk Abadi)-nya tidak bisa membagi pasukan, hanya bisa di sisinya, membentuk satu pasukan besar untuk menyerang Sembilan Da Zong Men (Sekte Besar).
Jika Sembilan Da Zong Men (Sekte Besar) benar-benar bertekad, menyebarkan pasukan besar mereka, dan menyerang Zi You Lian Meng (Aliansi Bebas) dari berbagai arah, maka Zhao Hai akan sangat pusing. Saat itu kedua belah pihak mungkin akan terlibat perang gesekan, itu yang tidak diinginkan Zhao Hai. Jadi dia menyebarkan tujuannya, biar Sembilan Da Zong Men (Sekte Besar) tahu, sehingga mereka akan memusatkan kekuatan untuk bertempur besar dengannya, dan dia bisa sekaligus membereskan Sembilan Da Zong Men (Sekte Besar). Meskipun tidak membunuh banyak orang, setidaknya harus membuat mereka jera dan takut.
Tapi sekarang melihat situasi di Wan Yao Zong (Sekte Segudang Iblis), mereka sepertinya mau mundur. Ini membuat Zhao Hai agak terkejut. Dan bukan hanya Wan Yao Zong (Sekte Segudang Iblis), Dong Sheng Shu Yuan (Akademi Timur Suci), Bei Sheng Shu Yuan (Akademi Utara Suci), dan Miao Yin Ge (Paviliun Suara Indah) juga sepertinya mau mundur. Ini benar-benar di luar dugaan Zhao Hai.
Namun Zhao Hai tetap mengikuti rencana semula. Keesokan harinya, dia bersama Jun Tuan Di Yi (Korps Pertama) bergerak, langsung menuju Wan Yao Zong (Sekte Segudang Iblis). Tapi kali ini Zhao Hai tidak mengeluarkan Da Fa Qi (Alat Besar) untuk mempercepat. Sebaliknya, dengan alasan menjaga kemampuan tempur, dia meminta semua orang mempertahankan kecepatan maju pada tingkat yang sangat rendah.
Para Xiuzhe (Kultivator) dari Jun Tuan Di Yi (Korps Pertama) tidak keberatan dengan tindakan Zhao Hai ini. Mereka sekarang sudah mencapai tingkat pemujaan buta terhadap Zhao Hai. Apa kata Zhao Hai, itu yang mereka lakukan. Jadi kecepatan maju Jun Tuan Di Yi (Korps Pertama) tidak terlalu cepat.
Jiao Hua Long dan yang lainnya yang sedang sibuk pindah rumah juga mendengar berita ini. Begitu mendengar berita ini, Jiao Hua Long mereka mengerti, Zhao Hai sedang memberi mereka waktu. Tentu saja Jiao Hua Long mereka tidak mungkin berterima kasih kepada Zhao Hai, tapi mereka juga mempercepat langkah.
Pindah rumah bagi Xiuzhe (Kultivator) masih sangat cepat. Barang-barang penting dimasukkan ke dalam persiapan ruang, lalu angkat kaki sudah bisa pergi. Tapi kali ini keempat Da Zong Men (Sekte Besar) pindah dengan rasa dendam. Jadi saat pergi, mereka merusak beberapa fasilitas di Zong Men (Sekte) mereka yang tidak bisa dibawa. Yao Tian (Ladang Obat) yang belum matang tanamannya mereka gali habis.
Awalnya mereka juga ingin merusak Yao Tian (Ladang Obat). Tapi tepat pada saat itu, Bu Si Sheng Wu (Makhluk Abadi) Zhao Hai tiba-tiba muncul di markas besar keempat Da Zong Men (Sekte Besar), dan melakukan beberapa serangan terhadap mereka. Jiao Hua Long dan yang lainnya bukanlah orang bodoh. Mereka tahu Zhao Hai sedang memberi mereka pelajaran, jangan keterlaluan. Kerusakan sebelumnya mungkin masih bisa dimaafkan Zhao Hai. Tapi jika Yao Tian (Ladang Obat) juga dirusak, maka meskipun Zhao Hai mendapatkan wilayah keempat Da Zong Men (Sekte Besar), pendapatannya akan berkurang banyak.
Meskipun tidak tahu bagaimana Zhao Hai mengetahui urusan mereka di sini, keempat Da Zong Men (Sekte Besar) benar-benar tidak berani merusak lagi. Setelah membereskan barang-barang, mereka langsung meninggalkan markas Zong Men (Sekte) mereka, memasuki Nan Wu Zhou (Lima Benua Selatan). Sejak itu, Bei Si Zhou (Empat Benua Utara) berganti pemilik.
==
Empat Sekte Besar mundur terlalu cepat, sama sekali tidak memberi orang lain kesempatan untuk bereaksi. Hanya Zhao Hai yang tahu apa yang sebenarnya terjadi. Beberapa sekte kecil dalam aliansi Sembilan Sekte Besar tidak mengetahui masalah ini. Ketika mereka mengetahuinya, Empat Sekte Besar sudah mundur dari Bei Si Zhou (Empat Provinsi Utara).
Begitu Empat Sekte Besar mundur dari Bei Si Zhou, aliansi Sembilan Sekte Besar tentu saja tidak ada lagi. Terutama sekte-sekte kecil yang asalnya dari Bei Si Zhou, reaksi pertama mereka setelah mengetahui Empat Sekte Besar mundur adalah sangat panik, tapi kemudian mereka semua menjadi tenang. Karena dalam pandangan orang-orang ini, sekarang mereka ingin melawan Zi You Lian Meng (Aliansi Bebas) sudah tidak mungkin, jadi tentu saja mereka hanya bisa menunggu Zi You Lian Meng datang mengambil alih wilayah, nanti lihat bagaimana Zi You Lian Meng memperlakukan mereka.
Beberapa sekte kecil yang punya koneksi, mereka sebelumnya adalah pendukung setia Sembilan Sekte Besar. Saat Empat Sekte Besar mundur, mereka juga memberi tahu sekte-sekte itu. Mereka itu juga tahu, kalau mereka tetap tinggal di Bei Si Zhou sini, hari-hari ke depan tidak akan baik. Jadi mereka juga membereskan barang-barang, mengikuti Empat Sekte Besar pergi. Tentu saja setelah mereka sampai di Nan Fang Zhou (Provinsi Selatan) sana, tidak mungkin lagi menjadi sekte kecil yang independen, mereka menjadi cabang dari Empat Sekte Besar.
Perubahan di Bei Si Zhou membuat semua orang agak tidak siap, bahkan Zi You Lian Meng pun sama. Saat Zhao Hai memimpin Di Yi Jun Tuan (Korps Pertama) tiba di Wan Yao Zong (Sekte Sepuluh Ribu Iblis), Wan Yao Zong di sana sudah kosong ditinggalkan. Mereka tidak menemui masalah sedikit pun, langsung menguasai Wan Yao Zong. Setelah menguasai Wan Yao Zong, Zhao Hai segera mengirim surat kepada Zhang Feng, menyuruh Zhang Feng dan yang lainnya mengorganisir orang, pertama-tama menguasai wilayah Wan Yao Zong, lalu mengirim orang menghubungi sekte-sekte kecil di Bei Yi Zhou (Provinsi Utara Aneh) yang asalnya mengikuti Wan Yao Zong, lihat bagaimana pendapat mereka. Yang bersedia bergabung dengan Zi You Lian Meng dipersilakan, yang tidak bersedia bergabung dengan Zi You Lian Meng, segera enyah, kalau tidak akan dihabisi.
Perintah ini sungguh sangat kejam, tapi sekte-sekte kecil itu tidak ada yang keberatan. Hampir semua sekte kecil di Bei Yi Zhou bergabung ke dalam Zi You Lian Meng. Sekte-sekte kecil yang tidak bergabung, juga sudah kosong ditinggalkan. Bei Yi Zhou dengan lancar jatuh ke tangan Zi You Lian Meng.
Bei Yi Zhou sudah didapatkan, Zi You Lian Meng dari atas ke bawah semuanya sangat gembira. Yang tersisa adalah pembagian keuntungan. Hei Hu Bang (Geng Harimau Hitam) kali ini masih sangat adil. Mereka mengambil sebagian wilayah Wan Yao Zong, membagikannya kepada beberapa sekte kecil di sekitar Wan Yao Zong, lalu menyuruh sekte-sekte kecil itu mengeluarkan sebagian wilayah mereka, membagikannya kepada sekte yang lebih dekat dengan mereka. Ini sama saja dengan penukaran wilayah, sekte-sekte kecil itu juga tidak mengalami kerugian.
Tentu saja Hei Hu Bang juga mengambil bagian terbesar. Zong tang (markas utama) Wan Yao Zong langsung diambil alih Hei Hu Bang. Tapi mereka juga mengeluarkan sebagian wilayah di sekitar Hei Hu Bang yang asli, hanya mempertahankan tiga ji di (pangkalan). Tentu saja mereka dapat lebih banyak, yang dikeluarkan sedikit. Wilayah Hei Hu Bang sekali lagi meluas.
Metode penukaran wilayah ala Hei Hu Bang ini, cukup mendapat pujian dari sekte-sekte kecil itu. Karena saat penukaran wilayah, Hei Hu Bang akan berusaha seadil mungkin. Perlu diketahui dalam penukaran wilayah ini, banyak juga kecurangan di dalamnya. Misalnya sebidang tanah tidak ada apa-apanya, hanya gunung tandus, dapat pun tidak berguna, tapi bagaimanapun itu sebidang tanah. Sedangkan di tanah lain, ada sebuah kuang shan (tambang), sangat berguna untuk membuat fa qi (alat sihir). Kalau ada orang menyuruhmu mengeluarkan tambang, lalu memberimu gunung tandus, apa kamu mau? Tentu saja tidak. Tapi dulu Sembilan Sekte Besa pernah melakukan ini, dan inilah alasan sekte-sekte kecil sangat tidak puas dengan Sembilan Sekte Besar.
Kali ini penukaran tanah Hei Hu Bang berbeda. Mereka akan menghitung dulu apa saja yang ada di tanah yang akan ditukar, lalu melakukan penukaran secara seragam, berusaha mencapai penukaran setara. Bahkan saat Hei Hu Bang bertukar dengan sekte lain, mereka juga melakukan hal ini.
Bagi sekte lain ini adalah hal baik, tapi mereka tidak memikirkan, melalui penukaran tanah kali ini, Hei Hu Bang hampir menguasai semua kualifikasi kuang shan (tambang) dan yao tian (ladang obat) di Bei Yi Zhou. Setiap sekte punya barang bagus apa, sekarang Hei Hu Bang tahu persis. Barang-barang ini meskipun sekarang kelihatan tidak mencolok, tapi untuk masa depan Hei Hu Bang menguasai Bei Yi Zhou, bahkan menguasai seluruh Zi You Lian Meng, memiliki kegunaan yang sangat besar.
Tentu saja urusan ini tidak perlu Zhao Hai lakukan, Zhang Feng dan yang lainnya langsung mengerjakannya. Dan Zhao Hai sekarang sedang membawa Di Yi Jun Tuan menuju Bei Sheng Zhou (Provinsi Suci Utara), bersiap untuk mengambil alih wilayah Bei Sheng Zhou.
Bei Sheng Zhou, sejak dulu selalu Bei Sheng Shu Yuan (Akademi Suci Utara) satu-satunya yang dominan. Si Sheng Shu Yuan (Empat Akademi Suci) konon asalnya adalah satu sekte yang sama, kemudian terpecah. Dan saat Si Sheng Shu Yuan ada, usianya lebih panjang dari Tian Jian Zong (Sekte Pedang Langit). Bisa dibilang dalam hal penguasaan atas beberapa zhou besar, di antara Sembilan Sekte Besar, Si Sheng Shu Yuan yang paling ketat menguasai zhou besar tempat mereka berada.
Dan di Bei Si Zhou sini, ada dua Si Sheng Shu Yuan. Sekarang meskipun Bei Sheng Shu Yuan dan Dong Sheng Shu Yuan (Akademi Suci Timur) sudah pindah, tapi wilayah di Bei Sheng Zhou dan Dong Sheng Zhou sana sepertinya tidak akan mudah dikuasai.
Alasan Zhao Hai sebelumnya tidak segera maju ke tiga zhou besar lainnya setelah mendapatkan wilayah Wan Yao Zong, juga karena sedang melakukan persiapan, sekaligus mengumpulkan beberapa qing bao (informasi). Dia juga ingin memberi kesempatan pada sekte-sekte kecil di tiga zhou besar lainnya, lihat bagaimana reaksi mereka selama periode ini.
Dan yang tidak disangka Zhao Hai, sekte-sekte kecil di tiga zhou besar lainnya ternyata sebegitu beraninya. Setelah Empat Sekte Besar mundur, sekte-sekte kecil yang tinggal itu, dengan cepat membentuk beberapa xiao lian meng (aliansi kecil), langsung membagi-bagi wilayah beberapa sekte besar. Bisa dibilang selain Bei Yi Zhou sana, tiga zhou lainnya sekarang kacau balau.
Zhao Hai sungguh tidak menyangka tiga zhou besar bisa menjadi begini. Saat dia menerima kabar, tanpa sadar dia tersenyum ringan, “Semakin menarik saja. Sepertinya orang-orang ini benar-benar mengira aku tidak berani membunuh orang.”
Sekarang Bei Yi Zhou sudah sepenuhnya dikuasai. Sekte-sekte kecil yang asalnya mengikuti Wan Yao Zong sudah bergabung ke dalam Zi You Lian Meng, dan kebanyakan mendapat beberapa keuntungan. Sekte-sekte kecil itu mendapati gaya bertindak Hei Hu Bang, benar-benar berbeda dengan Wan Yao Zong, mereka pun menghela napas lega, mati-matian mengikuti Hei Hu Bang. Bagaimanapun sekarang Wan Yao Zong sudah lari, mereka tidak mengikuti Hei Hu Bang juga tidak bisa. Kalau karena masalah ini sampai menyinggung Zhao Hai, mereka bisa-bisa menangis pun tidak bersuara.
Bei Yi Zhou sudah sepenuhnya stabil, Zhao Hai tentu saja harus memikirkan cara membereskan situasi tiga zhou lainnya. Zhao Hai yakin, tiga zhou lainnya bisa sekacau itu, sekte-sekte kecil itu pasti mendapat arahan dari Bei Sheng Zhou, kalau tidak mereka tidak berani. Zhao Hai juga mengerti rencana Bei Sheng Zhou, mereka ingin sekte-sekte kecil itu kacau. Kalau Zhao Hai bertindak terhadap sekte-sekte kecil itu, akan membuat mereka punya alasan untuk bersatu melawan Hei Hu Bang, Hei Hu Bang jangan harap bisa dengan tenang menguasai tiga zhou besar lainnya.
Situasi tiga zhou lainnya berbeda dengan Bei Yi Zhou. Orang-orang di Bei Yi Zhou sini punya sedikit pemahaman tentang Hei Hu Bang, lebih paham lagi tentang Zhao Hai. Jadi untuk urusan Hei Hu Bang mengambil alih Bei Yi Zhou, sekte-sekte kecil itu tidak akan keberatan besar. Tapi situasi tiga zhou lainnya lain lagi. Bei Sheng Shu Yuan, Dong Sheng Shu Yuan dan Miao Yin Ge (Paviliun Suara Indah) terhadap sekte-sekte kecil di dalam zhou mereka, penguasaannya sangat ketat. Jadi meskipun mereka pergi, pengaruhnya terhadap sekte-sekte kecil itu masih besar, sekte-sekte kecil itu masih akan mendengarkan mereka. Makanya sekarang tiga zhou ini sekacau ini.
Zhao Hai duduk di geladak Ming Wang Hao (Kapal Raja Neraka). Di geladak juga duduk beberapa orang, orang-orang ini adalah utusan dari berbagai sekte, tentu saja, termasuk Li Kuang Ge.
Sekarang Li Kuang Ge sedang memegang sebuah yu jian (lempengan giok), melihat isi di dalamnya. Setelah melihat isinya, amarah di wajah Li Kuang Ge muncul sekilas lalu lenyap. Dia menoleh ke Zhao Hai dan berkata, “Jun Tuan Zhang (Panglima Korps), tiga zhou besar lainnya benar-benar dalam situasi begini? Kalau memang begitu, pasti ada orang yang mendalangi di belakang masalah ini, saya curiga jangan-jangan itu ulah tiga sekte besar.”
Sambil berkata Li Kuang Ge menyerahkan yu jian itu kepada utusan sekte di sebelahnya. Yu jian itu tentu saja berisi laporan situasi tiga zhou sekarang, barang ini dibuat Zhao Hai sendiri, tujuannya supaya Li Kuang Ge dan yang lainnya tahu, situasi tiga zhou sekarang.
Zhao Hai melihat sikap Li Kuang Ge, tersenyum tipis, “Ini tentu saja aku tahu. Tiga zhou bisa sekacau ini, kalau tidak ada arahan dari tiga sekte besar itu namanya baru aneh. Coba kau lihat, masalah ini harus bagaimana kita selesaikan?”
Li Kuang Ge tertegun, dia sungguh tidak menyangka Zhao Hai akan menanyakan soal ini padanya. Dia ragu-ragu sebentar, lalu menatap Zhao Hai, berkata dengan suara berat, “Soal ini sepertinya harus pelan-pelan. Sekte-sekte kecil itu sekarang kelihatannya bertengkar hebat, tapi sebagian dari mereka memang mendapat arahan dari tiga sekte besar, sebagian lagi bukan, mereka mungkin terhasut. Kalau memang begitu, kita bisa saja melepaskan mereka.”
Zhao Hai melihat sikap Li Kuang Ge, tiba-tiba tersenyum tipis, lalu tertawa terbahak-bahak, berkata dengan suara berat, “Kuang Ge ah Kuang Ge, kau masih terlalu hijau. Menghadapi masalah begini, tidak boleh ditunda. Semakin cepat selesai semakin baik. Sekte-sekte kecil itu mau ribut? Ya kita bunuh, bunuh sampai mereka tidak berani ribut lagi. Hehe, belakangan ini di Zi You Lian Meng juga ada beberapa sekte yang melakukan gerakan kecil, apa mereka benar-benar mengira Zhao Hai ini tidak berani membunuh orang? Zhao Hai ini punya bu si sheng wu (makhluk tak mati) beberapa miliar itu, bukan pinjam tangan orang lain. Aku hanya tidak ingin membunuh terlalu banyak orang saat Yue Long Jie (Alam Naga Melompat) baru saja damai. Tapi karena orang-orang ini berani berbuat begini, ya harus menanggung akibatnya.”
Zhao Hai mengatakan ini dengan datar, tapi banyak utusan sekte di Ming Wang Hao mulai berkeringat dingin. Mereka akhirnya mengerti, Zhao Hai ini sedang memanfaatkan kesempatan untuk memperingatkan mereka. Beberapa waktu terakhir ini memang ada beberapa sekte di Zi You Lian Meng yang melakukan gerakan kecil, meskipun tidak mengancam kekuasaan Hei Hu Bang, tapi terhadap gerakan kecil ini, Hei Hu Bang sangat tidak suka. Jadi Hei Hu Bang belakangan ini juga sangat kesal, maka Zhang Feng menyuruh Zhao Hai cari cara memperingatkan sekte lain.
Zhao Hai tentu saja tidak menolak, karena tidak perlu. Kalau sekte-sekte kecil itu tidak masih berguna, mereka berani ribut di depan Hei Hu Bang, Zhao Hai sudah lama membantai mereka, mana bisa mereka masih bebas berkeliaran di Zi You Lian Meng.
Tapi Hei Hu Bang di Zi You Lian Meng, selama ini selalu tampil dengan wajah adil dan tidak memihak. Kalau Hei Hu Bang benar-benar bertindak terhadap mereka, akan menyebabkan kekacauan di Zi You Lian Meng. Jadi Zhao Hai kali ini hanya memperingatkan mereka, kalau mereka masih tidak tahu diri, Zhao Hai juga tidak akan sungkan-sungkan.
Li Kuang Ge tidak berpikir sebanyak itu, karena Ju Fu Bang (Geng Kapak Raksasa) hubungannya paling baik dengan Hei Hu Bang. Hei Hu Bang sekarang maju, dan Ju Fu Bang ikut mendapat berkah, sekarang wilayah Ju Fu Bang jauh lebih luas dari sebelumnya. Hubungan kedua geng sekarang masih sangat baik, jadi Ju Fu Bang tentu tidak akan menyusahkan Hei Hu Bang. Lagipula Li Kuang Ge sekarang sangat mengagumi Zhao Hai, jadi dia tentu tidak tahu apa yang terjadi.
Begitu dengar Zhao Hai bilang sekarang di Zi You Lian Meng ada orang diam-diam melakukan gerakan kecil, mata Li Kuang Ge membelalak, berteriak, “Orang macam apa begitu berani? Masih berani main-main di saat begini? Apa mereka tidak punya hati nurani sedikit pun? Zi You Lian Meng bisa seperti sekarang, ini semua berkat jasa Tuan, sekarang mereka masih berani main-main, apa hati nurani mereka dimakan anjing?”
Saat Li Kuang Ge mengatakan ini, matanya tidak henti-hentinya mengamati utusan sekte itu. Beberapa utusan sekte ada yang tidak tahan, sedikit menundukkan kepala, menghindari tatapan Li Kuang Ge.
Zhao Hai melihat sikap Li Kuang Ge, tersenyum tipis, “Sudahlah Kuang Ge, memperjuangkan keuntungan untuk sekte sendiri, itu tidak salah. Hanya saja sekarang bukan waktunya. Bei Sheng Zhou, Dong Sheng Zhou dan Xi Gui Zhou (Provinsi Hantu Barat) belum sepenuhnya kita kuasai, sekarang berebut keuntungan, terlalu cepat. Satu Bei Yi Zhou ada berapa banyak keuntungan, berebut pun hanya sebanyak itu. Yang paling harus kita lakukan sekarang adalah menaklukkan tiga pihak lainnya, biar Bei Si Zhou benar-benar milik Zi You Lian Meng kita. Nanti tentu saja kita akan mendapat keuntungan yang lebih besar.”
Sampai di sini Zhao Hai kembali menoleh ke ketua sekte lainnya, berkata dengan suara berat, “Asalkan kita berhasil menaklukkan Bei Si Zhou, maka keuntungan yang kita dapat akan lebih besar. Dan saat itu, setiap sekte di Zi You Lian Meng juga akan dibagi tingkatan.”
Li Kuang Ge begitu dengar Zhao Hai bilang begini tertegun, dia tidak mengerti menatap Zhao Hai, “Bagi tingkat? Hai Ge, bagi tingkat apa?”
Zhao Hai mencibir dingin, “Kau tidak mengira Zi You Lian Meng kita benar-benar begitu tidak mementingkan diri sendiri, menerima orang-orang itu masuk ke Zi You Lian Meng begitu saja, kan? Sekte-sekte kecil itu dulu mengikuti Sembilan Sekte Besar, adalah musuh kita. Sedangkan sekte-sekte yang paling awal bergabung dengan Zi You Lian Meng, kekuatan mereka juga tidak lebih kuat dari sekte-sekte kecil itu. Bagaimana kalau mereka itu balik mempersulit sekte-sekte kecil yang paling awal bergabung? Jadi ke depan di Zi You Lian Meng, sekte akan dibagi tingkatan. Berdasarkan waktu bergabung dengan Zi You Lian Meng untuk membagi tingkatan. Sekte-sekte yang paling awal bergabung dengan Zi You Lian Meng, adalah sekte tingkat satu, ke depan akan mendapat lebih banyak sumber daya. Sekte lain akan dikelompokkan ke tingkat dua atau tiga. Setiap tingkat sekte, perlakuan berbeda. Mereka itu mengira setelah menyinggung Zi You Lian Meng kita, asalkan balik bergabung dengan Zi You Lian Meng urusannya selesai, mana ada semurah itu.”
Perkataan Zhao Hai ini bukan iseng dia ucapkan, tapi hasil diskusi dengan Zhang Feng dan yang lainnya. Zi You Lian Meng adalah sebuah aliansi, dalam aliansi begini, kalau kamu tidak bisa membuat semua sekte berhubungan baik denganmu, lebih baik merangkul satu kelompok, menekan satu kelompok. Hanya dengan begini Hei Hu Bang bisa memegang erat posisi ketua Zi You Lian Meng.
Sebagai penguasa, kadang harus kejam. Kalau kamu tidak kejam, orang-orang di bawah akan mengira kamu lemah. Jadi setelah berdiskusi dengan Zhang Feng dan yang lainnya, Zhao Hai memutuskan membuat tingkatan sekte begini.
==
Begitu berita tentang tingkatan Zong Men (Sekte) dari Zhao Hai ini keluar, seluruh Ming Wang Hao (Kapal Raja Neraka) gempar. Perlu diketahui bahwa perwakilan Zong Men (Sekte) yang sekarang ada di Ming Wang Hao ini semuanya adalah gelombang pertama yang bergabung dengan Zi You Lian Meng (Aliansi Bebas). Jika benar-benar dibuat semacam pembagian tingkatan Zong Men (Sekte), maka Zong Men (Sekte) tempat mereka berada pasti bisa menjadi Zong Men (Sekte) tingkat satu, keuntungan yang didapat nantinya akan jauh lebih banyak.
Jadi begitu kata-kata Zhao Hai selesai, seorang perwakilan Zong Men (Sekte) tidak bisa menahan diri untuk bertanya, “Jun Tuan Zhang (Komandan Legiun), apa yang kau katakan itu benar? Liga benar-benar akan membuat pembagian tingkatan Zong Men (Sekte) ini?”
Zhao Hai mengangguk, “Sekarang Meng Zhu (Ketua Liga) mungkin sudah membicarakan hal ini dengan Zong Zhu (Ketua Sekte) kalian. Pembagian tingkatan Zong Men (Sekte) ini pasti akan ada. Nantinya akan dievaluasi setiap beberapa tahun sekali. Untuk evaluasi kali ini, pembagian tingkatan didasarkan pada urutan bergabung dengan liga. Tapi selanjutnya tidak akan sama, pembagian tingkatan selanjutnya akan dilihat berdasarkan kontribusi kepada liga. Jika beberapa tahun kemudian, kamu tidak memiliki kontribusi apa pun terhadap liga, meskipun Zong Men (Sekte) tingkat satu, juga akan diturunkan tingkatnya. Tapi aturan spesifiknya seperti apa, aku tidak tahu, itu tergantung pada hasil diskusi Meng Zhu (Ketua Liga) dan yang lain.”
Semua orang mengangguk, tapi satu per satu wajah mereka menunjukkan sedikit kegembiraan. Zhao Hai melihat ekspresi mereka, hanya tersenyum tipis, tidak bersuara. Evaluasi tingkatan Zong Men (Sekte) ini memang dibuat agar Zong Men (Sekte) ini bisa aktif dan maju, hanya dengan begitu Zi You Lian Meng bisa berkembang.
Beberapa saat kemudian Zhao Hai berkata kepada mereka, “Baiklah, bagaimana hasil akhir dari masalah ini, masih tergantung pada pendapat Meng Zhu (Ketua Liga) dan yang lain, tidak ada hubungannya dengan kita. Tugas kita sekarang adalah secepat mungkin menenangkan tiga provinsi lainnya, menjadikan Bei Si Zhou (Empat Provinsi Utara) resmi menjadi milik Zi You Lian Meng kita. Menurut kalian, bagaimana cara melakukannya?”
Perwakilan Zong Men (Sekte) itu mulai berdiskusi. Beberapa saat kemudian, seorang perwakilan Zong Men (Sekte) berkata dengan suara dalam, “Jun Tuan Zhang (Komandan Legiun), kau sebelumnya mengatakan ingin menggunakan kecepatan tercepat untuk menenangkan kekacauan di tiga provinsi besar, menurutku itu bisa dilakukan. Kali ini kita pergi adalah untuk menerima wilayah kekuasaan di tiga provinsi. Jika ada yang berani tidak patuh, bunuh!”
Orang lain juga mengangguk. Ini memang pendapat Zhao Hai sebelumnya, dan orang-orang ini juga punya sedikit kepentingan pribadi. Setelah Zong Men (Sekte) kecil yang tidak patuh itu dimusnahkan, wilayah kekuasaan Zong Men (Sekte) di sana menjadi tanah tak bertuan, nantinya Zong Men (Sekte) mereka bisa mendapatkan lebih banyak keuntungan. Sejujurnya, mereka bahkan berharap bisa memusnahkan lebih banyak Zong Men (Sekte).
Zhao Hai mengangguk, “Benar, ingin membuat tiga provinsi besar secepatnya tenang, harus membuat mereka takut pada kita. Membunuh adalah cara terbaik. Kali ini kita masuk ke Bei Yi Zhou (Provinsi Utara yang Berbeda), kita akan mulai dengan memberi pelajaran pada beberapa Zong Men (Sekte) yang paling ribut.” Semua orang serentak menyetujui. Mereka juga tahu, kali ini tiga provinsi besar kemungkinan akan berlumuran darah.
Yan Liben duduk di ruang kerjanya, wajahnya menunjukkan ekspresi puas dan bangga. Ada alasan mengapa dia begitu senang. Zong Men (Sekte) tempatnya berada belakangan ini berkembang cukup pesat, tentu saja dia senang.
Yan Liben berada di Zong Men (Sekte) bernama Dao Yan Men (Sekte Ajaran Dao). Dao Yan Men ini adalah Zong Men (Sekte) yang sangat istimewa. Fa Qi (Alat Sihir) utama Zong Men (Sekte) mereka adalah Fu (Jimat), berbagai macam Fu (Jimat), Fu kertas, Fu giok, Fu kayu, Fu emas, berbagai macam Fu (Jimat). Mengatakan mereka adalah Zong Men (Sekte) yang paling menguasai Fu (Jimat) di Bei Sheng Zhou (Provinsi Suci Utara) sama sekali tidak berlebihan.
Dan Dao Yan Men juga memiliki identitas lain. Mereka sebelumnya selalu dekat dengan Bei Sheng Shu Yuan (Akademi Suci Utara). Bei Sheng Shu Yuan mengirim beberapa siswa ke Zong Men (Sekte) mereka untuk belajar membuat Fu (Jimat), dan mereka juga mengirim beberapa siswa ke Bei Sheng Shu Yuan untuk belajar. Bisa dikatakan Dao Yan Zong (Sekte Ajaran Dao) adalah Zong Men (Sekte) cabang di bawah naungan Bei Sheng Shu Yuan.
Beberapa waktu lalu, Bei Sheng Shu Yuan tiba-tiba mundur dari Bei Sheng Zhou. Saat itu Dao Yan Men benar-benar sangat panik. Mereka awalnya juga ingin pergi bersama Bei Sheng Shu Yuan, tapi kemudian Bei Sheng Shu Yuan mengirim orang untuk menghubungi mereka, menyuruh mereka tetap tinggal di Bei Sheng Zhou sini, memanfaatkan kesempatan untuk memicu kekacauan di Bei Sheng Zhou, membuat Hei Hu Bang (Geng Harimau Hitam) tidak bisa sepenuhnya menguasai Bei Sheng Zhou.
Sejujurnya, saat baru menerima perintah ini, Yan Liben masih agak gelisah. Dia sudah mendengar, Zi You Lian Meng bukanlah orang baik, terutama Zhao Hai itu, bahkan Sembilan Sekte Besar pun tidak mau mengganggunya. Jika dia benar-benar memicu kekacauan di Bei Sheng Zhou, kemungkinan Zi You Lian Meng tidak akan melepaskannya.
Tapi orang Bei Sheng Shu Yuan juga mengatakan kepadanya, di Bei Sheng Zhou sini, tidak hanya Zong Men (Sekte) nya saja yang akan melakukan ini, nantinya akan ada banyak Zong Men (Sekte) yang melakukannya. Dan Zong Men (Sekte) mereka hanya dengan bersatu padu, baru bisa mendapat perhatian Hei Hu Bang, mendapat perhatian Zi You Lian Meng, dan mereka akan memiliki posisi di Zi You Lian Meng.
Mendengar perkataan orang Bei Sheng Shu Yuan, Yan Liben tergiur. Karena dia tahu mereka sudah tidak mungkin meninggalkan Bei Sheng Zhou. Jika mereka harus tetap tinggal di Bei Sheng Zhou sini, maka mereka harus memperjuangkan keuntungan yang lebih besar untuk diri mereka sendiri. Dan jelas usulan Bei Sheng Shu Yuan ini adalah cara terbaik. Mereka bisa bersatu padu untuk mengancam Zi You Lian Meng, dengan begitu tentu saja mereka bisa mendapatkan lebih banyak keuntungan.
Selanjutnya Yan Liben, dengan bantuan orang Bei Sheng Shu Yuan, bergabung dengan beberapa Zong Men (Sekte) di dekatnya, membentuk aliansi kecil, dan dengan cepat menduduki sebidang tanah. Tanah ini awalnya milik Bei Sheng Shu Yuan. Dulu, meskipun diberi nyali sebesar langit, mereka tidak berani menduduki tanah ini. Sekarang, dengan isyarat dari Xiuzhe (Kultivator) Bei Sheng Shu Yuan, mereka malah menduduki tanah itu.
Setelah mendapatkan keuntungan, aliansi kecil ini tentu menjadi lebih kompak. Dan yang tidak disangka Yan Liben, di Bei Sheng Zhou sini, ternyata berturut-turut muncul beberapa aliansi kecil. Aliansi kecil ini hampir sama dengan mereka, semua menganggap tanah bekas Bei Sheng Shu Yuan sebagai sepotong daging gemuk, siapa pun mau menggigitnya.
Ini membuat Yan Liben agak kesal, tapi dia tidak bisa berbuat apa-apa. Karena Yan Liben sangat sadar, di balik aliansi-aliansi kecil itu, kemungkinan juga ada bayangan Bei Sheng Shu Yuan. Kalau tidak, aliansi kecil itu tidak akan berani sedemikian berani menduduki tanah Bei Sheng Shu Yuan.
Meskipun sekarang Bei Sheng Shu Yuan sudah meninggalkan Bei Sheng Zhou, tapi Zong Men (Sekte) kecil di Bei Sheng Zhou sini, tidak ada satu pun yang berani meremehkan pengaruh Bei Sheng Shu Yuan terhadap Bei Sheng Zhou. Jadi setelah Bei Sheng Shu Yuan mundur dari Bei Sheng Zhou, tanah Bei Sheng Shu Yuan selama ini tidak ada yang berani menyentuh. Sekarang aliansi kecil itu berani mengincar tanah Bei Sheng Shu Yuan, pasti mereka mendapat izin dari Bei Sheng Shu Yuan baru berani, kalau tidak mereka tidak berani.
Meskipun Yan Liben agak tidak puas dengan situasi ini, tapi mereka juga benar-benar mendapatkan banyak keuntungan, terutama Dao Yan Men. Sekarang mereka tidak hanya mendapat dua tambang, tapi juga mendapat ladang obat yang luas. Ini sangat penting bagi Dao Yan Men.
Saat Yan Liben sedang menghitung-hitung di ruang kerjanya, berapa banyak pendapatan yang bisa didapat dari tambang dan ladang obat itu, tiba-tiba dari luar ruang kerja terdengar suara, “Lapor, Men Zhu (Ketua Sekte), ada anggota yang ingin melapor.”
Yan Liben sedikit mengernyit, dia tidak suka diganggu. Tapi dia sebagai Zong Zhu (Ketua Sekte), setiap hari banyak urusan yang harus ditangani, situasi ini tidak bisa dihindari. Jadi dia tetap menarik napas dalam, dan berkata dengan suara dalam, “Masuklah.” Orang di luar menjawab, lalu mendorong pintu masuk.
Begitu melihat orang yang masuk, Yan Liben tertegun, lalu ekspresinya berubah, “Apa ada gerakan dari Zi You Lian Meng?” Dia bertanya begitu karena orang yang masuk ini adalah orang yang dia tempatkan di pinggiran Bei Sheng Zhou, untuk memantau gerak-gerik Zi You Lian Meng.
Orang itu mengangguk, “Benar, Men Zhu. Pasukan besar Zi You Lian Meng sudah bergerak. Zhao Hai memimpin sendiri pasukannya, membawa Di Yi Jun Tuan (Legiun Pertama) nya, total tujuh juta orang, langsung menuju Bei Sheng Zhou. Diperkirakan dua hari lagi bisa resmi memasuki wilayah Bei Sheng Zhou.”
Yan Liben mengangguk, melambaikan tangan, “Lanjutkan pemantauan, situasi Di Yi Jun Tuan (Legiun Pertama) Zhao Hai harus dilaporkan tiga kali sehari, jangan sampai salah.” Xiuzhe (Kultivator) itu segera menjawab, berbalik dan pergi.
Yan Liben melihat Xiuzhe itu pergi, lalu segera berkata dengan suara dalam, “Orang, undang Wang Xian Sheng (Tuan Wang) kemari.” Di luar ada yang menjawab, lalu suara langkah kaki menjauh. Tak lama kemudian suara langkah kaki terdengar lagi, lalu sebuah suara berkata, “Men Zhu, Wang Xian Sheng sudah datang.”
Yan Liben segera berkata, “Cepat undang.” Begitu kata-katanya selesai, seseorang sudah mendorong pintu masuk. Orang ini kelihatannya berusia tiga puluhan, mengenakan pakaian cendekiawan warna biru tua, dengan ikat kepala persegi di rambut, kelihatan seperti seorang sarjana yang berpengetahuan luas, sama sekali tidak terlihat seperti seorang Xiuzhe (Kultivator).
Begitu Yan Liben melihat orang ini, dia segera berdiri, menangkupkan tangan ke orang itu dan berkata, “Bertemu Wang Xian Sheng, silakan duduk, Tuan.”
Wang Xian Sheng itu juga menangkupkan tangan ke Yan Liben, “Bertemu Men Zhu, ada perlu apa Tuan hari ini memanggilku kemari?”
Yan Liben segera berkata, “Hari ini memanggil Wang Xian Sheng memang ada urusan. Tuan, saya baru menerima laporan, pasukan besar Zi You Lian Meng sudah hampir sampai di Bei Sheng Zhou sini. Yang memimpin pasukan adalah Zhao Hai, bersamanya datang tujuh juta pasukan besar. Saya memanggil Tuan kemari, ingin mendengar pendapat Tuan.”
Begitu Wang Xian Sheng mendengar Yan Liben berkata begitu, dia berseru ringan, “Oh, akhirnya datang. Aku sudah lama meramal Zhao Hai akan datang. Men Zhu tidak perlu khawatir, sekarang situasi Bei Sheng Zhou sangat kacau, pasukan besar Zi You Lian Meng datang, menghadapi situasi ini juga tidak ada cara. Dan sebaiknya Men Zhu membuat situasi ini lebih kacau lagi.”
Yan Liben tidak mengerti, menatap Wang Xian Sheng, berkata dengan suara dalam, “Apa maksud ucapan Tuan sebenarnya? Apa Tuan menyuruhku menyerang Zong Men (Sekte) lainnya?”
Wang Xian Sheng tersenyum tipis, “Benar, maksudku begitu. Zong Zhu (Ketua Sekte) sekarang seharusnya menyerang Zong Men (Sekte) lain. Nantinya seluruh situasi Bei Sheng Zhou akan kacau balau. Jika Zi You Lian Meng ingin campur tangan, kalian bersatu menghadapinya. Jika Zi You Lian Meng tidak campur tangan, maka kalian bisa melanjutkan kehidupan seperti sekarang.”
Yan Liben tidak mengerti menatap Wang Xian Sheng, “Jika kita ingin bersatu, ya bersatu saja. Kenapa sebelumnya harus bertempur dulu?”
Wang Xian Sheng menatap Yan Liben, tersenyum tipis, “Apa Yan Zong Zhu (Ketua Sekte Yan) tidak ingin seperti Zi You Lian Meng, menyatukan seluruh Bei Sheng Zhou? Zong Zhu (Ketua Sekte) mengerahkan pasukan dengan mengumumkan bendera penyatuan Bei Sheng Zhou. Jika Zi You Lian Meng campur tangan, kau bilang urusan Bei Sheng Zhou harus diselesaikan oleh orang Bei Sheng Zhou sendiri. Jika Zi You Lian Meng campur tangan, mereka harus bersatu melawan musuh luar.”
Yan Liben tertegun, lalu akhirnya dia mengerti apa maksud Wang Xian Sheng ini. Tapi sejujurnya, ini tidak ada ruginya baginya. Bagaimanapun juga, dia sekarang adalah ketua dari aliansi kecil. Jika benar-benar bisa seperti Zi You Lian Meng, maka dia akan memiliki lebih banyak modal untuk bernegosiasi dengan Zi You Lian Meng.
==
Keuntungan adalah tema yang abadi. Perwakilan dari Bei Sheng Shu Yuan (Akademi Suci Utara), Wang Xian Sheng (Tuan Wang), memberikan sebidang wilayah Bei Sheng Shu Yuan (Akademi Suci Utara) kepada Yan Liben, yaitu memberikan keuntungan kepada Yan Liben, tujuannya agar Yan Liben dapat mendengarkan perintahnya dan bertindak.
Alasan Yan Liben mau mendengarkan perkataan Wang Xian Sheng (Tuan Wang) adalah karena saran yang diberikan Wang Xian Sheng (Tuan Wang) ini, baginya tidak ada kerugiannya, malah bisa membuatnya mendapatkan keuntungan. Di bawah dorongan keuntungan, Yan Liben tentu saja akan mendengarkan perkataan Wang Xian Sheng (Tuan Wang).
Kali ini mendengar bahwa pasukan besar Zi You Lian meng (Aliansi Bebas) akan tiba, Yan Liben awalnya ingin langsung bernegosiasi dengan Zi You Lian meng (Aliansi Bebas), tetapi perkataan Wang Xian Sheng (Tuan Wang) membuatnya bergerak. Asalkan Bei Sheng Zhou (Provinsi Suci Utara) di sini terus kacau, maka Zi You Lian meng (Aliansi Bebas) akan sulit mengambil alih. Jika dia benar-benar bisa mengandalkan kekuatannya sendiri, menyatukan semua sekte di Bei Sheng Zhou (Provinsi Suci Utara) ini, maka dia memiliki modal yang lebih besar untuk bernegosiasi dengan Zi You Lian meng (Aliansi Bebas).
Yan Liben bukanlah orang bodoh, dia sangat paham, alasan Bei Sheng Shu Yuan (Akademi Suci Utara) mundur adalah karena Bei Sheng Shu Yuan (Akademi Suci Utara) tidak bisa melawan Zi You Lian meng (Aliansi Bebas), dan dia bahkan lebih tidak bisa melawan Zi You Lian meng (Aliansi Bebas). Bahkan jika dia menyatukan seluruh Bei Sheng Zhou (Provinsi Suci Utara), dia tetap tidak bisa melawan Zi You Lian meng (Aliansi Bebas).
Lagipula Yan Liben juga tidak menganggap Bei Sheng Shu Yuan (Akademi Suci Utara) masih memiliki kesempatan untuk kembali ke Bei Sheng Zhou (Provinsi Suci Utara) di masa depan. Bahkan jika kelak Bei Sheng Shu Yuan (Akademi Suci Utara) kembali ke Bei Sheng Zhou (Provinsi Suci Utara), selama dia mengendalikan seluruh sekte di Bei Sheng Zhou (Provinsi Suci Utara), maka Bei Sheng Shu Yuan (Akademi Suci Utara) juga tidak akan berani berbuat apa-apa padanya.
Justru karena pertimbangan inilah, maka Yan Liben menyetujui cara Wang Xian Sheng (Tuan Wang). Setelah mengantar kepergian Wang Xian Sheng (Tuan Wang), Yan Liben segera mengundang semua zong zhu (Kepala Sekte) dari aliansinya, lalu mengungkapkan rencananya. Para zong zhu (Kepala Sekte) itu pada awalnya tidak setuju, tetapi Yan Liben mengatakan bahwa ini adalah keinginan Bei Sheng Shu Yuan (Akademi Suci Utara), ditambah dengan dorongan keuntungan, para zong zhu (Kepala Sekte) itu akhirnya menyetujui. Mereka segera mengumpulkan pasukan elit dari beberapa sekte, dan mulai menyerang aliansi kecil lain di dekat mereka.
Dan saat Yan Liben dan yang lainnya menyerang aliansi kecil itu, seluruh Bei Sheng Zhou (Provinsi Suci Utara) juga menjadi kacau balau. Bei Sheng Zhou (Provinsi Suci Utara) sekarang ini total memiliki puluhan aliansi besar dan kecil. Dan hampir di waktu yang sama, aliansi-aliansi besar dan kecil ini mulai saling menyerang, Bei Sheng Zhou (Provinsi Suci Utara) seolah-olah dalam sekejap berantakan seperti bubur.
Zhao Hai sangat memahami situasi di Bei Sheng Zhou (Provinsi Suci Utara). Kekacauan besar di Bei Sheng Zhou (Provinsi Suci Utara) bagi Zhao Hai, juga sudah dalam dugaannya. Terhadap sedikit tipu muslihat Bei Sheng Shu Yuan (Akademi Suci Utara), Zhao Hai sama sekali tidak memasukkannya ke dalam mata. Bahkan Bei Sheng Shu Yuan (Akademi Suci Utara) saja tidak dipandang oleh Zhao Hai, apalagi sekte-sekte kecil itu.
Sekarang sekte-sekte kecil itu begitu kacau, tepat sesuai dengan keinginan Zhao Hai. Lagipula Zhao Hai sudah berniat membunuh, tidak peduli bagaimana kekacauan makhluk-makhluk ini, nanti ketika pasukan besarnya bergerak maju, langsung diratakan saja. Dia tidak percaya semua xiuzhe (Kultivator) itu tidak takut mati.
Dua hari berlalu dalam sekejap, Di Yi Jun Tuan (Korps Pertama) sudah perlahan mendekati Bei Sheng Zhou (Provinsi Suci Utara). Sebenarnya, antara Bei Sheng Zhou (Provinsi Suci Utara) dan Bei Yi Zhou (Provinsi Asing Utara) masih ada batas yang sangat jelas, batas ini tepatnya adalah sebuah gunung. Gunung ini bernama Lang Ya Shan (Gunung Taring Serigala), gunungnya sangat tinggi, total memiliki lebih dari seribu puncak, masing-masing menjulang tinggi ke awan, terjal dan sulit dilalui, seperti taring serigala, oleh karena itu dinamakan demikian.
Namun gunung ini bagi para xiuzhe (Kultivator) sama sekali tidak berfungsi sebagai penghalang. Xiuzhe (Kultivator) terbang di langit, ada gunung atau tidak ada gunung sebenarnya sama saja.
Ming Wang Hao (Kapal Raja Neraka) melaju dengan stabil ke depan. Zhao Hai berdiri di haluan Ming Wang Hao (Kapal Raja Neraka), di sampingnya diikuti Li Kuangge, sementara Lao La dan beberapa yang lain juga berdiri tidak jauh di belakang Zhao Hai, menunjuk-nunjuk Lang Ya Shan (Gunung Taring Serigala) sambil bercanda kecil dan tertawa.
Li Kuangge memandang Lang Ya Shan (Gunung Taring Serigala), berkata kepada Zhao Hai dengan suara berat: “Hai Ge, sebentar lagi kita melewati Lang Ya Shan (Gunung Taring Serigala), setelah melewati Lang Ya Shan (Gunung Taring Serigala) adalah Bei Sheng Zhou (Provinsi Suci Utara). Apa kita perlu bersiap-siap?”
Zhao Hai tersenyum tipis: “Bersiap apa? Apa kau pikir sekte-sekte di Bei Sheng Zhou (Provinsi Suci Utara) itu masih memiliki keberanian untuk menyerang kita? Tenang saja, mereka tidak berani. Setelah melewati Lang Ya Shan (Gunung Taring Serigala), cari tempat dulu untuk mengistirahatkan semua orang, lalu kita bergerak.”
Li Kuangge mengangguk, berkata dengan suara berat: “Setelah melewati Lang Ya Shan (Gunung Taring Serigala), ada sebuah kota besar. Kota besar ini awalnya adalah tempat transaksi Bei Sheng Shu Yuan (Akademi Suci Utara), kemudian perlahan-lahan berkembang menjadi kota besar. Kota ini sepertinya bernama Lang Ya Jun (Prefektur Taring Serigala). Sebelumnya selalu dikuasai oleh Bei Sheng Shu Yuan (Akademi Suci Utara). Setelah orang-orang Bei Sheng Shu Yuan (Akademi Suci Utara) pergi, kota besar ini sepertinya dikuasai oleh beberapa keluarga xiuxian (Kultivasi). Keluarga xiuxian (Kultivasi) ini, awalnya didirikan oleh murid Bei Sheng Shu Yuan (Akademi Suci Utara). Saat Bei Sheng Shu Yuan (Akademi Suci Utara) pergi, mereka juga tidak membawa serta. Untungnya beberapa keluarga ini memiliki beberapa xiuzhe (Kultivator) tingkat Yuan Ying qi (Periode Bayi Primordial), masih bisa mengendalikan situasi. Ditambah sekarang Bei Sheng Zhou (Provinsi Suci Utara) di sini kacau besar, tidak ada yang mengurus mereka, mereka pun menjadi raja di Lang Ya Jun (Prefektur Taring Serigala) ini. Menurutku kita bisa pergi ke Lang Ya Jun (Prefektur Taring Serigala) ini untuk beristirahat.”
Zhao Hai mengangguk: “Boleh, lagipula kita hanya beristirahat di kota itu. Jangan dulu menyentuh beberapa keluarga di Lang Ya Jun (Prefektur Taring Serigala) itu. Aku ingin melihat, sekte-sekte Bei Sheng Zhou (Provinsi Suci Utara) itu masih bisa memainkan trik apa lagi.” Li Kuangge mengiyakan, lalu turun untuk mengatur.
Saat ini Lao La berjalan ke sisi Zhao Hai, memandang Zhao Hai sambil tersenyum tipis: “Hai Ge, kamu sudah lama tidak berniat membunuh. Kali ini kamu berencana bagaimana?”
Zhao Hai tersenyum tipis: “Pada waktu tertentu harus menggunakan cara tertentu. Cara apa yang bisa membuatku mencapai tujuanku dengan paling cepat, itulah yang akan aku gunakan. Membunuh hanyalah salah satu cara saja.”
Lao La mengangguk, berkata dengan suara berat: “Setelah Bei Si Zhou (Empat Provinsi Utara) tenang, kamu juga bisa istirahat dengan baik untuk beberapa waktu. Apa rencanamu untuk periode ini? Apakah kamu ingin pergi ke tempat Tian mo zu (Ras Iblis)?”
Zhao Hai terkejut, dia sungguh tidak menyangka, Lao La akan menanyakan pertanyaan ini padanya. Dia tertegun, menoleh memandang Lao La: “Kenapa? Apa kau ingin aku memasukkan ras Tian mo (Iblis) ke dalam kong jian (Ruang)? Kalau dipikir-pikir, ras ini memang menarik, ternyata asalkan ditaklukkan, segera bisa memberikan xin yang zhi li (Kekuatan Keyakinan), menarik.”
Lao La berkata dengan suara berat: “Tian mo yi zu (Ras Iblis) ini kalau dipikir-pikir cukup menarik. Jika dimasukkan ke kong jian (Ruang) juga bagus, tapi kelihatannya tidak ada keuntungannya.”
Zhao Hai tersenyum tipis, terhadap Tian mo zu (Ras Iblis), Zhao Hai sungguh tidak ada niat seperti itu. Sekarang di Huo Shen Cheng (Kota Dewa Api) miliknya sudah banyak menampung orang Tian mo zu (Ras Iblis), dan orang Tian mo zu (Ras Iblis) ini sekarang sudah mulai membentuk keluarga. Nantinya Huo Shen Cheng (Kota Dewa Api) akan menjadi rumah bagi Tian mo zu (Ras Iblis) itu, Zhao Hai pun tidak ada niat untuk memasukkan Tian mo (Iblis) lainnya ke dalam kong jian (Ruang).
Lao La mengatakan agar dia pergi ke Tian mo jie (Dunia Iblis) berkeliling, hanya sekedar omongan belaka. Mereka mengikuti Zhao Hai selama ini, situasi apa yang belum pernah mereka lihat? Tempat Tian mo zu (Ras Iblis) itu, sungguh tidak ada yang menarik.
Sekarang di kong jian (Ruang) Zhao Hai, sudah hampir menjadi sebuah alam semesta kecil. Berbagai macam ras tak terhitung jumlahnya, hidup di planet masing-masing, dapat memberikan Zhao Hai xin yang zhi li (Kekuatan Keyakinan) dan berbagai materi yang tak terbatas. Mana mungkin Zhao Hai masih peduli pada satu Tian mo zu (Ras Iblis).
Namun Zhao Hai tidak keberatan pergi ke Tian mo zu (Ras Iblis) sekali, terutama karena dia ingin pergi melihat-lihat ke tempat Tian mo zu (Ras Iblis), melihat apakah di sana masih ada beberapa mo shou (Binatang Ajaib) yang belum pernah dia lihat. Dia ingin memasukkan mo shou (Binatang Ajaib) itu ke dalam kong jian (Ruang), agar di kong jian (Ruang) juga bertambah beberapa spesies.
Dan sekarang Zhao Hai sudah memindahkan beberapa Tian mo zu (Ras Iblis) ke dalam kong jian (Ruang). Dalam pertempuran besar dengan Tian mo zu (Ras Iblis) kali ini, Zhao Hai banyak menangkap Tian mo zu (Ras Iblis) masuk ke kong jian (Ruang). Tian mo zu (Ras Iblis) ini kebanyakan adalah laki-laki. Zhao Hai berencana menangkap beberapa Tian mo (Iblis) perempuan masuk ke kong jian (Ruang), dengan begitu di kong jian (Ruang) bisa memiliki Tian mo zu (Ras Iblis) sendiri.
Meskipun sekarang kong jian (Ruang) bisa naik tingkat sendiri, namun kebiasaan Zhao Hai mengoleksi berbagai spesies tidak berubah. Dia tetap suka mengoleksi berbagai macam benda, lalu memasukkan benda-benda ini ke dalam kong jian (Ruang), membuat benda-benda di kong jian (Ruang) semakin banyak, spesies semakin lengkap.
Zhao Hai tidak tahu, apa yang dia lakukan ini justru paling benar. Kong jian (Ruang) memang sangat ajaib, terutama setelah bisa naik tingkat sendiri. Bagi orang biasa, setelah kong jian (Ruang) bisa naik tingkat sendiri, mereka tidak akan lagi mengoleksi, apalagi seperti Zhao Hai yang mati-matian mengumpulkan berbagai macam benda. Jika begitu, meskipun kong jian (Ruang) tetap akan naik tingkat, namun kong jian (Ruang) tetaplah sebuah kong jian (Ruang). Tapi setelah Zhao Hai mengoleksi begitu banyak benda, meskipun kecepatan naik tingkat kong jian (Ruang) tidak bertambah banyak, namun kong jian (Ruang) sedang mengalami beberapa perubahan yang tidak diketahui orang. Di antaranya yang sebelumnya mengubah berbagai kong jian wei mian (Dimensi Ruang) menjadi planet, adalah salah satu perubahan ini. Ini sangat penting bagi perkembangan Zhao Hai selanjutnya.
Zhao Hai sekarang belum mengetahui ini, dia belum mencapai tingkatan itu. Suka mengoleksi benda ke dalam kong jian (Ruang), hanyalah minatnya. Dia suka membuat kong jian (Ruang) miliknya menjadi seperti alam semesta yang besar di luar, maka dia melakukan ini.
Sambil memikirkan hal-hal ini, Ming Wang Hao (Kapal Raja Neraka) telah melewati Lang Ya Shan (Gunung Taring Serigala), secara resmi memasuki wilayah Bei Sheng Zhou (Provinsi Suci Utara). Saat ini Li Kuangge berjalan mendekat, berkata kepada Zhao Hai dengan suara berat: “Hai Ge, perintah sudah dikirimkan, kita akan beristirahat di Lang Ya Jun (Prefektur Taring Serigala) sana. Aku sudah memerintahkan, agar mereka tidak membuat masalah.”
Zhao Hai mengangguk, berkata dengan suara berat: “Kita bersikap rendah diri dulu. Aku ingin melihat apakah akan ada orang Bei Sheng Zhou (Provinsi Suci Utara) yang menghubungi kita. Setelah menghubungi, bagaimana sikap mereka. Jika sungguh-sungguh ingin bergabung dengan Zi You Lian meng (Aliansi Bebas), tidak perlu dikata, nantinya adalah orang Zi You Lian meng (Aliansi Bebas) kita. Jika berani main kasar denganku, maka aku tidak perlu sungkan lagi.”
Li Kuangge mengangguk: “Aku pikir pasti akan ada yang ingin bergabung dengan Zi You Lian meng (Aliansi Bebas). Sekte-sekte kecil itu sudah terlalu lama ditekan oleh Jiu Da Zong Men (Sembilan Sekte Besar). Sekarang susah payah ada kesempatan lepas dari Jiu Da Zong Men (Sembilan Sekte Besar), apa mereka tidak akan setuju?”
Zhao Hai tersenyum tipis: “Itu tidak bisa dipastikan. Kadang orang selalu tertipu oleh keuntungan di depan mata. ‘Keuntungan membuat orang buta’, pepatah ini di mana pun berlaku. Zi You Lian meng (Aliansi Bebas) kita bagaimanapun selalu hanya beraktivitas di Bei Yi Zhou (Provinsi Asing Utara). Bei Yi Zhou (Provinsi Asing Utara) selalu dipandang rendah oleh beberapa provinsi besar lainnya. Bisa jadi orang Bei Sheng Zhou (Provinsi Suci Utara) ini, benar-benar tidak menganggap kita ada apa-apanya.”
Li Kuangge mendengus dingin: “Sekelompok idiot yang hanya bisa sombong, sama persis seperti Jiu Da Zong Men (Sembilan Sekte Besar), masih memandang rendah Bei Yi Zhou (Provinsi Asing Utara) kita. Huh, kali ini Tian mo (Iblis) menyerbu, kalau bukan karena Hai Ge yang turun tangan, hanya mengandalkan makhluk-makhluk Jiu Da Zong Men (Sembilan Sekte Besar) itu, mungkin sekarang Xiu zhen jie (Dunia Kultivasi) sudah dikuasai Tian mo zu (Ras Iblis).”
Zhao Hai tersenyum tipis: “Sudahlah, jangan bicara yang tidak berguna. Kita melawan Tian mo zu (Ras Iblis), juga untuk diri kita sendiri, tidak ada hubungannya dengan mereka. Suruh semua orang bersiap, untuk sementara ini bersikap rendah diri. Nanti ada banyak kesempatan untuk membiarkan mereka membunuh.”
Li Kuangge mengangguk. Sejujurnya, dia sungguh belum pernah melihat Zhao Hai membunuh orang. Meskipun Zhao Hai memiliki begitu banyak bu si sheng wu (Mayat Hidup Abadi), namun Li Kuangge tidak menganggap bahwa kematian bu si sheng wu (Mayat Hidup Abadi) itu semuanya ada hubungannya dengan Zhao Hai. Menurutnya itu tidak mungkin, sesadis apa pun hati seseorang, tidak mungkin membunuh sebanyak itu, maka dia tidak percaya.
==
“Lapor, Kepala Keluarga, pasukan besar Aliansi Merdeka (Ziyou Lianmeng) telah tiba, sudah sampai di luar kota.”
Di dalam ruang belajar sebuah kediaman megah di Kota Prefektur Langya (Langya Juncheng), seorang pemuda sedang melaporkan keberadaan Pasukan Pertama kepada seorang pria paruh baya yang tampak berwibawa.
Pria paruh baya itu mengangguk, lalu berkata dengan suara berat, “Kirim orang untuk berhubungan dengan mereka. Kupikir, dengan status kita, belum tentu bisa bertemu Zhao Hai, tapi kita sama sekali tidak boleh bersikap acuh. Arak roh (ling jiu) yang kusuruh siapkan sebelumnya bagaimana? Kirimkan.”
Pemuda itu mengiyakan, lalu berbalik dan pergi. Pria paruh baya itu menghela napas dan berkata, “Bodohnya beberapa orang itu, masih berharap Akademi Suci Utara (Bei Sheng Shu Yuan) akan kembali. Akademi Suci Utara (Bei Sheng Shu Yuan) saja lari tanpa berani bertempur, mana mungkin mereka punya nyali untuk kembali. Sekarang tindakan Akademi Suci Utara (Bei Sheng Shu Yuan) itu, paling-paling hanya memberi sedikit masalah kecil bagi Aliansi Merdeka (Ziyou Lianmeng). Urusan seperti ini, masak kalian mau ikut campur, benar-benar tidak tahu malu.”
Setelah berkata begitu, pria paruh baya itu duduk di ruang belajarnya, mengeluarkan sebuah slip giok (yu jian), dan dengan saksama membaca isinya. Ruang belajar pun menjadi sunyi. Sementara itu, pemuda yang baru saja keluar dari ruangannya tadi, telah membawa beberapa pelayan meninggalkan kediaman. Di pintu kediaman itu tertulis dua kata: Rumah Wan (Wan Fu)!
Keluarga ini adalah salah satu keluarga besar di Kota Prefektur Langya (Langya Juncheng), Keluarga Wan (Wan Jia). Keluarga Wan (Wan Jia) memiliki seorang leluhur yang merupakan長老 (tetua) Akademi Suci Utara (Bei Sheng Shu Yuan), meskipun bukan長老 (tetua) tertinggi tingkat Changsheng (Abadi), hanya seorang長老 (tetua) biasa tingkat Du Jie (Mengatasi Kesengsaraan). Kemudian dia menetap di Kota Prefektur Langya (Langya Juncheng) ini, mendirikan Keluarga Wan (Wan Jia) di sini, dan menjadi salah satu penguasa Kota Prefektur Langya (Langya Juncheng).
Namun sekarang Keluarga Wan (Wan Jia) sudah tidak memiliki kultivator tingkat Du Jie (Mengatasi Kesengsaraan) lagi. Yang terkuat di keluarga sekarang adalah kepala keluarga saat ini, Wan Rong. Kekuatan Wan Rong hanya di tingkat Yuan Ying (Bayi Primordial), belum mencapai Du Jie (Mengatasi Kesengsaraan), tetapi orang ini memiliki kemampuan yang tidak lemah. Setelah Akademi Suci Utara (Bei Sheng Shu Yuan) mundur, dia segera berkoordinasi dengan beberapa keluarga lain untuk menguasai Kota Prefektur Langya (Langya Juncheng).
Namun beberapa hari yang lalu Akademi Suci Utara (Bei Sheng Shu Yuan) sekali lagi mengirim utusan, meminta beberapa keluarga besar di Kota Prefektur Langya (Langya Juncheng) untuk membentuk aliansi, kemudian membuat seluruh Provinsi Suci Utara (Bei Sheng Zhou) menjadi kacau. Para kepala keluarga besar lainnya agak tergoda, hanya Wan Rong yang tidak tergiur.
Meskipun Keluarga Wan (Wan Jia) dulu dianggap bagian dari Akademi Suci Utara (Bei Sheng Shu Yuan), tetapi sekarang sudah lama tidak ada murid keluarga yang masuk ke Akademi Suci Utara (Bei Sheng Shu Yuan). Bisa dibilang hubungan dengan Akademi Suci Utara (Bei Sheng Shu Yuan) tidak terlalu erat. Kali ini Akademi Suci Utara (Bei Sheng Shu Yuan) pergi tanpa bertempur, juga membuat Wan Rong sangat kecewa, tetapi pada saat yang sama dia juga melihat kekuatan Aliansi Merdeka (Ziyou Lianmeng). Jadi meskipun Wan Rong di permukaan berdiplomasi dengan utusan Akademi Suci Utara (Bei Sheng Shu Yuan) itu, sebenarnya dia sudah berniat untuk bergabung dengan Aliansi Merdeka (Ziyou Lianmeng). Oleh karena itu, begitu mendengar pasukan besar Aliansi Merdeka (Ziyou Lianmeng) tiba, dia segera menyuruh putranya membawa arak roh (ling jiu) untuk pergi meminta audiensi, melihat bagaimana sikap Aliansi Merdeka (Ziyou Lianmeng) terhadap mereka.
Zhao Hai berdiri di atas Kapal Penguasa Dunia Bawah (Ming Wang Hao), memandang Kota Prefektur Langya (Langya Juncheng) yang tidak jauh. Sekarang Kota Prefektur Langya (Langya Juncheng) sangat sunyi, bahkan di jalanan tidak terlihat seorang pun. Melihat situasi seperti ini, Zhao Hai tanpa sadar tersenyum tipis. Dia tahu pihak lawan ingin menggunakan sikap tidak kooperatif ini untuk memberinya pelajaran, tapi dia sama sekali tidak peduli.
Tepat pada saat itu, tiba-tiba beberapa titik hitam terbang keluar dari Kota Prefektur Langya (Langya Juncheng). Tak lama kemudian, beberapa ‘harimau hitam’ itu sudah sampai di depan Pasukan Pertama. Namun sebelum mereka sampai di dekat Kapal Penguasa Dunia Bawah (Ming Wang Hao), mereka sudah dihadang oleh anggota Pasukan Pertama. Status Zhao Hai sekarang, mana bisa sembarang orang mau bertemu bisa langsung bertemu.
Meskipun dihadang, Zhao Hai bisa mendengar dengan jelas isi pembicaraan beberapa orang itu. Orang-orang ini ternyata mewakili Keluarga Wan (Wan Jia) untuk meminta audiensi, sekaligus menyerahkan sedikit arak roh (ling jiu) untuk merayakan dan menyemangati pasukan.
Ini membuat Zhao Hai agak penasaran dengan Keluarga Wan (Wan Jia) ini. Dia melambaikan tangannya dan berkata, “Suruh dia ke sini.” Anggota Pasukan Pertama mengiyakan, lalu melepaskan pemuda itu dan beberapa pelayan di sampingnya.
Zhao Hai memperhatikan, usia pemuda ini sepertinya tidak terlalu besar, kekuatannya hanya sekitar tingkat Jin Dan (Inti Emas). Kekuatan seperti ini mungkin tidak berarti apa-apa di sekte biasa, paling-paling hanya murid internal biasa, tapi di keluarga-keluarga luar seperti ini, mungkin sudah termasuk pakar andalan keluarga.
Pemuda itu terbang ke dekat Kapal Penguasa Dunia Bawah (Ming Wang Hao) milik Zhao Hai, tidak berani naik ke kapal. Dia membungkuk dalam-dalam dan berkata, “Wan Xiang menghadap Tuan. Kepala Keluarga, Kepala Keluarga Wan (Wan Jia) Wan Rong, secara khusus mengutus saya untuk merayakan pasukan. Saya dengan rendah hati mempersembahkan seratus guci arak roh (ling jiu), mohon Tuan berkenan menerimanya.”
Zhao Hai melambaikan tangannya, tersenyum tipis dan berkata, “Baik, arak roh (ling jiu) aku terima. Naiklah ke kapal dan bicara.” Wan Xiang mengiyakan, dengan hati-hati naik ke kapal, sementara beberapa pelayannya tidak ikut naik, masih berdiri di luar kapal, satu per satu dengan sikap yang sangat hormat.
Wan Xiang dengan hati-hati melangkah ke Kapal Penguasa Dunia Bawah (Ming Wang Hao), namun masih tetap membungkuk, tidak berani mengangkat kepala. Melihat penampilannya, Zhao Hai tanpa sadar tersenyum tipis dan berkata, “Tidak perlu takut, angkat kepala dan bicara. Aku Zhao Hai.”
Wan Xiang menurut, perlahan-lahan mengangkat kepalanya. Begitu mendengar Zhao Hai menyebut namanya sendiri, hatinya langsung berdebar. Zhao Hai itu orang macam apa? Dalam hati Wan Xiang, dia adalah sosok setinggi langit. Sekarang sosok seperti ini berbicara padanya dengan sangat ramah, betapa terharunya hati Wan Xiang, tak perlu dikatakan lagi.
Wan Xiang sekali lagi membungkuk pada Zhao Hai, dengan terharu berkata, “Wan Xiang sudah lama mendengar nama besar Tuan. Hari ini Tuan berkenan memberi saya kesempatan bertemu, ini adalah keberuntungan tiga kehidupan Wan Xiang.”
Zhao Hai memandang Wan Xiang, tersenyum tipis dan berkata, “Keluarga Wan (Wan Jia) kalian cukup baik. Aku tiba di Kota Prefektur Langya (Langya Juncheng) ini, Keluarga Wan (Wan Jia) kalian adalah yang pertama datang meminta audiensi. Sepertinya juga satu-satunya yang datang meminta audiensi. Begini saja, Kuangge, turunkan perintah, pasukan besar berkemah di luar kota, cari tempat sendiri untuk beristirahat, tidak boleh membuat keributan. Siapa yang berani membuat keributan, akan kukuliti. Kamu ikut aku, kita pergi duduk-duduk di Keluarga Wan (Wan Jia).”
Li Kuangge mengiyakan, pergi menyampaikan perintah, sementara Wan Xiang tercengang. Dia sangat memahami kekuatan Keluarga Wan (Wan Jia). Keluarga Wan (Wan Jia) itu eksistensi macam apa? Hanya keluarga kecil di Kota Prefektur Langya (Langya Juncheng). Bahkan jika ayahnya Wan Rong datang, kalau Zhao Hai bilang tidak mau bertemu, ya tidak akan bertemu, mereka bahkan tidak berani membuang ingus. Jika Zhao Hai mau bertemu, itu sudah memberi mereka muka yang sangat besar. Sekarang Zhao Hai malah bilang mau pergi duduk-duduk di rumah mereka, bagaimana mungkin Wan Xiang tidak terharu?
Namun Wan Xiang juga tahu, urusan ini harus segera dikabarkan ke rumah, kalau tidak, jika rumah tidak siap sama sekali, bisa repot.
Begitu berpikir, Wan Xiang segera membungkuk pada Zhao Hai dan berkata, “Tuan bersedia datang ke rumah saya, itu adalah kehormatan tak terhingga bagi keluarga Wan (Wan Jia). Izinkan saya menyuruh pelayan pulang terlebih dahulu untuk memberitahu keluarga.”
Zhao Hai tersenyum tipis, melambaikan tangannya dan berkata, “Baik, pergilah.” Wan Xiang dengan cepat berjalan ke tepi Kapal Penguasa Dunia Bawah (Ming Wang Hao), melambai memanggil seorang pelayan, membisiki pelayan itu beberapa kata, baru menyuruh pelayan itu pergi.
Setelah pelayan itu pergi, Wan Xiang kembali ke sisi Zhao Hai, membungkuk pada Zhao Hai, lalu berdiri di samping tidak bicara lagi. Wan Xiang sangat sadar, dengan statusnya seperti sekarang, jika Zhao Hai tidak bicara, dia sebaiknya tidak bersuara, karena dia belum cukup pantas untuk aktif bicara dengan Zhao Hai.
Saat ini Li Kuangge juga sudah kembali, menangkupkan tangan ke arah Zhao Hai dan berkata, “Komandan Korps (Juntuanzhang), semuanya sudah diatur.” Zhao Hai mengangguk acuh, menoleh ke Wan Xiang dan berkata, “Suruh pelayanmu juga naik, kita pergi ke Kota Prefektur Langya (Langya Juncheng).” Wan Xiang buru-buru mengiyakan, melambai, menyuruh pelayannya naik ke Kapal Penguasa Dunia Bawah (Ming Wang Hao). Setelah naik, para pelayan itu dengan hati-hati berdiri di belakang Wan Xiang, bahkan tidak berani bernapas keras.
Zhao Hai melambaikan tangan, Kapal Penguasa Dunia Bawah (Ming Wang Hao) perlahan melaju menuju Kota Prefektur Langya (Langya Juncheng). Tak lama kemudian sudah sampai di atas Rumah Wan (Wan Fu). Saat itu dari dalam Rumah Wan (Wan Fu) juga terbang sekelompok orang. Kelompok orang ini ada tua ada muda, ada pria ada wanita, semuanya dengan hormat berdiri di luar Kapal Penguasa Dunia Bawah (Ming Wang Hao).
Zhao Hai berjalan ke tepi Kapal Penguasa Dunia Bawah (Ming Wang Hao), Wan Rong segera membungkuk dalam-dalam pada Zhao Hai dan berkata, “Wan Rong menghadap Tuan Zhao Hai. Tuan bersedia datang ke gubuk reyot kami, membuat gubuk reyot ini bersinar.”
Zhao Hai tersenyum tipis dan berkata, “Kepala Keluarga Wan (Wan Jia) terlalu sopan. Zhao Hai baru tiba di Provinsi Suci Utara (Bei Sheng Zhou), hanya Keluarga Wan (Wan Jia) yang datang merayakan pasukan. Niat baik Keluarga Wan (Wan Jia) terhadap Aliansi Merdeka (Ziyou Lianmeng) kami, Zhao Hai terima. Aliansi Merdeka (Ziyou Lianmeng) tidak akan pernah memperlakukan dengan buruk siapa pun yang berkontribusi pada Aliansi Merdeka (Ziyou Lianmeng). Urusan ini kucatat, nanti pasti ada ucapan terima kasih yang besar.”
Mendengar Zhao Hai berkata begitu, Wan Rong tidak bisa menahan diri untuk merasa terharu. Dia buru-buru berkata, “Tidak berani. Bisa mengerjakan urusan untuk Tuan, memang sudah seharusnya saya lakukan. Jika Tuan tidak keberatan, sudilah kiranya mampir sebentar ke rumah saya.”
Zhao Hai tersenyum tipis dan berkata, “Memang itu niatku.” Setelah berkata begitu, dia mengajak Li Kuangge turun dari Kapal Penguasa Dunia Bawah (Ming Wang Hao), menuju ke Rumah Wan (Wan Fu), sementara Laura dan yang lainnya tidak ikut.
Wan Rong dan Wan Xiang berjalan di sisi Zhao Hai, anggota Keluarga Wan (Wan Jia) lainnya berjalan di belakang mereka berdua, dengan hati-hati mengamati Zhao Hai, tetapi tidak ada satu pun yang berani menunjukkan sedikit pun rasa tidak hormat.
Zhao Hai tidak langsung turun ke halaman Rumah Wan (Wan Jia), melainkan mendarat di depan pintu gerbang Rumah Wan (Wan Jia). Ini membuat anggota Keluarga Wan (Wan Jia) sangat berterima kasih, karena ini berarti memberi muka pada Keluarga Wan (Wan Jia). Wan Rong buru-buru berjalan ke sisi Zhao Hai, berkata pada Zhao Hai, “Silakan Tuan.” Zhao Hai mengangguk, ditemani Wan Rong, berjalan masuk ke Rumah Wan (Wan Jia).
Rumah Wan (Wan Jia) ini memang tidak kecil. Setelah Zhao Hai masuk ke Rumah Wan (Wan Jia), di bawah arahan Wan Rong, dia sampai di ruang utama Rumah Wan (Wan Jia). Di ruang utama Rumah Wan (Wan Jia) ini terdapat banyak kursi. Terlihat kursi-kursi ini bukan sementara dipasang, melainkan sudah diatur sejak lama. Di tengah ruang utama, juga ada sebuah kursi, kursi ini jelas adalah kursi utama.
Wan Rong mempersilakan Zhao Hai duduk di kursi utama. Zhao Hai juga tidak sungkan, setelah duduk, dia memandang anggota Keluarga Wan (Wan Jia) di belakang Wan Rong, lalu berkata pada Wan Rong, “Suruh keluargamu kembali, tidak perlu berjaga di sini. Oh iya, anak itu tinggalkan.” Sambil berkata, Zhao Hai menunjuk seorang anak di antara anggota Keluarga Wan (Wan Jia). Anak ini kelihatannya sekitar sepuluh tahun, berwajah polos dan tegap, sangat lucu.
Wan Rong mengiyakan, melambaikan tangan, menyuruh anggota Keluarga Wan (Wan Jia) turun. Seluruh ruang utama hanya meninggalkan Zhao Hai, Li Kuangge, Wan Rong, Wan Xiang, dan anak kecil itu.
Wan Rong mengajak anak itu berjalan ke sisi Zhao Hai. Anak itu dengan sangat mengerti membungkuk dalam-dalam pada Zhao Hai, dengan suara nyaring berkata, “Wan Hua menghadap Tuan.”
Zhao Hai memandang Wan Hua, mengangguk, tersenyum tipis dan berkata, “Anak kecil lumayan, tulang dan akar (gen) bagus. Nanti di dalam geng (kelompok) akan kucarikan guru yang baik untukmu. Pergilah dulu.” Wan Hua dengan wajah penuh semangat mengiyakan, berbalik dan pergi.
Wan Rong dan Wan Xiang juga penuh semangat. Keluarga Wan (Wan Jia) sudah lama tidak ada anggota yang bergabung dengan sekte itu. Jika begini terus, lambat laun Keluarga Wan (Wan Jia) khawatir akan merosot. Tetapi jika Wan Hua bergabung dengan Geng Harimau Hitam (Hei Hu Bang), ke depan Keluarga Wan (Wan Jia) pasti akan maju.
Wan Rong dan Wan Xiang sama-sama menangkupkan tangan ke arah Zhao Hai dan berkata, “Terima kasih banyak Tuan atas perkenannya.”
Zhao Hai melambaikan tangan dan berkata, “Karena tulang dan akar (gen) anak itu bagus. Jika di tangan kalian, khawatir paling-paling hanya sampai tingkat Yuan Ying (Bayi Primordial) sudah puncak. Tapi di dalam sekte, jika dibina dengan baik, mungkin bisa menjadi kultivator tingkat Changsheng (Abadi). Baiklah, kalian duduk saja. Aku tidak suka kalian berdiri begitu bicara denganku.” Wan Rong dan Wan Xiang dengan penuh semangat duduk. Pikiran mereka masih mengulang ucapan Zhao Hai, Wan Hua berpotensi menjadi kultivator tingkat Changsheng (Abadi), ini bagi mereka, pasti sebuah kabar baik, bagi seluruh Keluarga Wan (Wan Jia), terlebih lagi kabar baik.
Setelah mereka bertiga duduk, Zhao Hai memandang Wan Rong, tersenyum tipis dan berkata, “Kau cukup bagus. Heh, tidak seperti orang-orang bodoh di Kota Prefektur Langya (Langya Juncheng) itu, yang masih mengira orang-orang Akademi Suci Utara (Bei Sheng Shu Yuan) bisa kembali ke Provinsi Suci Utara (Bei Sheng Zhou). Sudah kukatakan, aku tidak akan memperlakukan dengan buruk siapa pun yang berkontribusi pada Aliansi Merdeka (Ziyou Lianmeng). Beberapa hari ini aku akan tinggal di Kota Prefektur Langya (Langya Juncheng) ini untuk sementara waktu. Setelah aku pergi nanti, Kota Prefektur Langya (Langya Juncheng) ini adalah Kota Prefektur Langya (Langya Juncheng) milik Keluarga Wan (Wan Jia) kalian, juga Cabang Langya (Langya Fentang) dari Aliansi Merdeka (Ziyou Lianmeng) kami. Kau paham?”
Mendengar Zhao Hai berkata begitu, Wan Rong tertegun, lalu gembira. Dia buru-buru berdiri, menangkupkan tangan ke arah Zhao Hai dan berkata, “Baik, Wan Rong paham.” Wan Rong benar-benar paham. Dia mengerti kali ini Zhao Hai datang ke Provinsi Suci Utara (Bei Sheng Zhou), pasti tidak akan bersikap lunak pada orang-orang yang sedang ribut itu. Dan beberapa keluarga lain di Kota Prefektur Langya (Langya Juncheng) ini, khawatir juga akan tamat. Kota Prefektur Langya (Langya Juncheng) ini ke depan benar-benar akan bermarga Wan (Wan). Ini baginya, pasti kabar baik. Pada saat yang sama Wan Rong juga bersyukur atas pilihannya.
Zhao Hai melihat Wan Rong berkata paham, baru mengangguk dan berkata, “Bagus kalau kau paham. Dua hari ini aku akan terus berada di Kapal Penguasa Dunia Bawah (Ming Wang Hao). Kau tidak perlu datang menghadap. Jika ada orang lain yang berhubungan denganmu, kau juga tidak perlu mencariku. Jika mereka ingin mencariku melalui dirimu, kau juga harus paham bagaimana cara menanganinya. Beberapa hari ini aku tidak mau diganggu siapa pun.” Wan Rong mengiyakan.
Zhao Hai baru berdiri. Tangannya melambai, di tangannya sudah muncul sebuah botol. Botol ini seluruhnya diukir dari batu giok hijau zamrud, sangat indah. Zhao Hai melambaikan tangan, botol itu melayang ke depan Wan Rong, lalu dia berkata dengan suara berat, “Ini sebotol ramuan (yao ji). Setiap satu cawan kecil, harus dicampur dengan secangkir air untuk diminum. Kau minum lima cawan kira-kira bisa mencapai tingkat Du Jie (Mengatasi Kesengsaraan). Dia (menunjuk Wan Xiang), jika menghabiskan satu botol ini, kira-kira juga bisa mencapai tingkat Du Jie (Mengatasi Kesengsaraan). Ingat, diminum lima hari sekali.” Setelah berkata begitu, dia langsung berjalan keluar.
Wan Rong menerima botol itu, mendengar ucapan Zhao Hai, wajahnya penuh kejutan dan kegembiraan. Dia buru-buru berkata pada Zhao Hai, “Terima kasih banyak Tuan atas perkenannya.” Zhao Hai melambaikan tangan, sudah sampai di luar bersama Li Kuangge. Wan Rong menyimpan botol itu, buru-buru mengejar di belakang Zhao Hai keluar, mengantar Zhao Hai sampai ke Kapal Penguasa Dunia Bawah (Ming Wang Hao), baru dengan hati-hati kembali ke Rumah Wan (Wan Fu).
Kegaduhan di Rumah Wan (Wan Fu) ini, tentu saja juga mengagetkan seluruh Kota Prefektur Langya (Langya Juncheng). Beberapa keluarga besar lain di Kota Prefektur Langya (Langya Juncheng) melihat situasi ini, semuanya geram sampai gigi gemeretak, tapi mereka tidak bisa berbuat apa-apa. Awalnya mereka ingin berkoalisi dengan Keluarga Wan (Wan Jia) juga, membuat seluruh Kota Prefektur Langya (Langya Juncheng) secara maksimal mengabaikan Zhao Hai selama dua hari. Karena semua keluarga terlibat, prinsipnya ‘hukum tidak bisa menghukum banyak orang’. Saat itu mereka tinggal merendah pada Zhao Hai, pasti akan mendapat banyak keuntungan. Tapi sekarang Keluarga Wan (Wan Jia) melakukan ini, semua rencana mereka sebelumnya sia-sia, malah didahului oleh Keluarga Wan (Wan Jia). Sekarang mereka pergi lagi, khawatir tidak akan mendapat keuntungan yang sama dengan Keluarga Wan (Wan Jia).
Keluarga-keluarga lain di Kota Prefektur Langya (Langya Juncheng) ini tidak tahu apa keuntungan yang didapat Keluarga Wan (Wan Jia). Tetapi Zhao Hai bisa secara pribadi pergi ke Keluarga Wan (Wan Jia), itu sudah sangat memberi muka pada Keluarga Wan (Wan Jia). Adapun utusan yang dikirim Akademi Suci Utara (Bei Sheng Shu Yuan), bahkan sebelum Zhao Hai memasuki Kota Prefektur Langya (Langya Juncheng), sudah keburu lari.
==
Beberapa keluarga besar di Lang Ya Jun (Kabupaten Taring Serigala) ini, meskipun sebelumnya mendengar perkataan utusan Bei Sheng Shu Yuan (Akademi Suci Utara) itu, sepertinya benar-benar bersiap untuk membuat keributan, tetapi setiap orang mengerti, sekarang Bei Sheng Shu Yuan (Akademi Suci Utara) di Bei Sheng Zhou (Provinsi Suci Utara) ini sudah menjadi masa lalu, hati mereka masing-masing memiliki perhitungan sendiri, di permukaan tampak patuh, belum tentu benar-benar akan membantu Bei Sheng Shu Yuan (Akademi Suci Utara) menjalankan urusan.
Yang membedakan Keluarga Wan dengan beberapa keluarga lainnya adalah, mereka tidak memiliki ambisi sebesar itu, beberapa keluarga lain ingin meninggalkan kesan baik pada Bei Sheng Shu Yuan (Akademi Suci Utara), karena orang-orang Bei Sheng Shu Yuan (Akademi Suci Utara) suatu hari nanti akan menyerang kembali, jadi demi kepentingan mereka sendiri, demi menjaga muka Bei Sheng Shu Yuan (Akademi Suci Utara), mereka tidak segera menghubungi Zhao Hai, bahkan bersiap bergabung dengan Keluarga Wan, mendiamkan Zhao Hai beberapa hari, mungkin juga bisa membuat sedikit keributan, memaksa Zhao Hai menyetujui beberapa syarat mereka.
Tetapi mereka tidak menyangka, Keluarga Wan sama sekali tidak sepaham dengan mereka, dalam pandangan Keluarga Wan, Bei Sheng Shu Yuan (Akademi Suci Utara) ingin kembali ke Bei Sheng Zhou (Provinsi Suci Utara) kemungkinan besar sulit, selama Zi You Lian Meng (Aliansi Merdeka) memiliki dewa agung Zhao Hai yang bertahan, jangan katakan satu Bei Sheng Shu Yuan (Akademi Suci Utara), bahkan Jiu Da Zong Men (Sembilan Sekte Besar) pun, harus patuh minggir.
Daripada mengancam Zi You Lian Meng (Aliansi Merdeka) pada saat seperti ini, lebih baik memanfaatkan kesempatan ini untuk langsung berpihak pada Zi You Lian Meng (Aliansi Merdeka), dengan begitu meskipun tidak mendapatkan keuntungan apa pun, setidaknya bisa mempertahankan posisi mereka sekarang.
Sebelum Wan Rong memutuskan melakukan ini, dia telah memahami sedikit tentang gaya bertindak Zhao Hai dan Hei Hu Bang (Geng Harimau Hitam), dia sangat sadar, baik Zhao Hai maupun Hei Hu Bang (Geng Harimau Hitam), bukanlah orang-orang yang baik hati.
Dan Hei Hu Bang (Geng Harimau Hitam) juga memiliki satu ciri, yaitu mereka sangat pendendam, jangan kira Hei Hu Bang (Geng Harimau Hitam) adalah geng yang begitu murah hati, siapa pun yang menyinggung mereka, tidak banyak yang berakhir baik.
Justru karena mengetahui hal ini, maka Wan Rong memutuskan untuk berhubungan dengan Hei Hu Bang (Geng Harimau Hitam), bukan untuk mengancam Hei Hu Bang (Geng Harimau Hitam) dan mendapatkan lebih banyak keuntungan, menurut pandangannya, jika Hei Hu Bang (Geng Harimau Hitam) ingin menguasai seluruh Bei Sheng Zhou (Provinsi Suci Utara), pasti akan melenyapkan beberapa kekuatan yang ada di Bei Sheng Zhou (Provinsi Suci Utara), lalu memindahkan sebagian kekuatan Zi You Lian Meng (Aliansi Merdeka) ke Bei Sheng Zhou (Provinsi Suci Utara), hanya dengan cara ini Hei Hu Bang (Geng Harimau Hitam) benar-benar dapat menguasai Bei Sheng Zhou (Provinsi Suci Utara).
Dia tidak ingin dilenyapkan oleh Hei Hu Bang (Geng Harimau Hitam), jadi dia lebih rela hanya bisa mempertahankan statusnya yang sekarang saja. Tetapi Wan Rong tidak menyangka, Zhao Hai ternyata begitu murah hati, tidak hanya membuat Wan Hua bergabung dengan Hei Hu Bang (Geng Harimau Hitam), tetapi juga memberinya Yao Ji (Ramuan) yang dapat meningkatkan kekuatannya, perlu diketahui usianya sudah tidak muda lagi, seharusnya pada usia seusianya yang masih berada di Yuan Ying Qi (Tahap Bayi Abadi), seumur hidupnya jangan berharap bisa masuk ke Du Jie Qi (Tahap Menyeberangi Kesengsaraan), tetapi dari maksud perkataan Zhao Hai, dia dapat meminum Yao Ji (Ramuan) itu, dalam waktu kurang dari sebulan mencapai Du Jie Qi (Tahap Menyeberangi Kesengsaraan), ini baginya, benar-benar kabar baik.
Wan Rong sekarang menyadari, betapa tepatnya keputusannya dulu, baru saja bergabung dengan Hei Hu Bang (Geng Harimau Hitam) mereka sudah mendapatkan begitu banyak keuntungan, meskipun nanti tidak ada keuntungan lagi, dia merasa itu sudah sepadan.
Sementara beberapa keluarga lain di Lang Ya Jun (Kabupaten Taring Serigala), tidak tahu keuntungan apa yang didapat Keluarga Wan, tetapi mereka juga tidak mau ketinggalan, mereka sudah didahului oleh Keluarga Wan, dan aliansi di antara mereka juga runtuh dengan sendirinya, jika sekarang mereka masih melawan Zi You Lian Meng (Aliansi Merdeka), Zi You Lian Meng (Aliansi Merdeka) sepenuhnya dapat mengirim pasukan besar untuk melenyapkan mereka semua, lalu menyerahkan Lang Ya Jun (Kabupaten Taring Serigala) kepada Keluarga Wan, dengan begitu siapa pun tidak bisa berkata apa-apa, karena Keluarga Wan memang orang Lang Ya Jun (Kabupaten Taring Serigala), Zi You Lian Meng (Aliansi Merdeka) ini tidak bisa dibilang merebut wilayah Lang Ya Jun (Kabupaten Taring Serigala).
Sekte besar dalam melakukan sesuatu, seringkali hanya perlu sebuah alasan saja, dan sekarang Keluarga Wan telah berpihak pada Zi You Lian Meng (Aliansi Merdeka), maka Zi You Lian Meng (Aliansi Merdeka) membantu Keluarga Wan mengambil alih Lang Ya Jun (Kabupaten Taring Serigala), menjadi hal yang wajar, siapa pun tidak akan menemukan kesalahan.
Beberapa keluarga besar lainnya tidak tahan, lagipula orang Bei Sheng Shu Yuan (Akademi Suci Utara) juga sudah lari, mereka juga tidak perlu lagi setia mati pada Bei Sheng Shu Yuan (Akademi Suci Utara), jadi mereka segera bergerak, pergi menghadap Zhao Hai, tetapi semuanya dihadang oleh orang Di Yi Jun Tuan (Kelompok Pasukan Pertama), dikatakan Zhao Hai sedang berkultivasi tertutup, tidak boleh diganggu siapa pun.
Orang-orang dari keluarga besar itu panik, mereka tidak akan percaya Zhao Hai benar-benar sedang berkultivasi tertutup, berkultivasi tertutup apa pada saat seperti ini, ini jelas-jelas tidak ingin menemui mereka, orang-orang keluarga besar itu terpaksa mengalihkan target, langsung pergi ke Keluarga Wan, memohon bertemu Wan Rong.
Wan Rong sudah lama tahu para家伙 ini akan datang, kemarin saat Zhao Hai pergi sudah berpesan padanya, jika kepala keluarga itu ingin bertemu melalui perantaraannya, tolak semuanya, dengan pesan Zhao Hai ini Wan Rong sudah tahu apa yang harus dilakukan.
Sekarang Wan Rong sangat berterima kasih pada Zhao Hai, karena tidak lama setelah Zhao Hai pergi kemarin, ada Xiuzhe (Kultivator) Hei Hu Bang (Geng Harimau Hitam) datang ke rumahnya, menjemput Wan Hua pergi, dan tadi malam dia juga meminum secangkir Yao Ji (Ramuan) yang diberikan Zhao Hai padanya, sekarang dia sudah merasakan Yuan Ying Qi Ling Qi (Qi Tahap Bayi Abadi) yang lama tidak bergerak, sekali lagi meningkat drastis, dengan kecepatan seperti ini, tidak butuh waktu lama dia akan mencapai Du Jie Qi (Tahap Menyeberangi Kesengsaraan).
Du Jie Qi (Tahap Menyeberangi Kesengsaraan) dan Yuan Ying Qi (Tahap Bayi Abadi) meskipun hanya berbeda satu tingkat, tetapi perbedaannya sangat jauh, memasuki Du Jie Qi (Tahap Menyeberangi Kesengsaraan), tidak hanya kekuatan akan meningkat pesat, yang terpenting, usianya akan bertambah panjang, dan usia inilah yang paling dihargai oleh Xiuzhe (Kultivator).
Jadi ketika Wan Rong mendengar para Jia Zhu (Kepala Keluarga) dari beberapa keluarga besar memohon bertemu, dia sama sekali tidak terkejut, hanya dengan tenang berkata kepada pelapor yang datang, “Silakan.” Pelayan itu menyahut dan berbalik pergi.
Tidak lama kemudian pelayan itu membawa beberapa orang dengan penampilan berbeda masuk, orang-orang ini tepatlah Jia Zhu (Kepala Keluarga) dari beberapa keluarga besar di Lang Ya Jun (Kabupaten Taring Serigala), Wan Rong melihat mereka masuk, tersenyum tipis pada mereka, menangkupkan tangan dan berkata, “Saudara-saudara sekalian datang, maaf saya tidak menyambut jauh, maafkan saya, maafkan saya.”
Para Jia Zhu (Kepala Keluarga) itu juga menangkupkan tangan pada Wan Rong, mengucapkan beberapa kata basa-basi, lalu kedua belah pihak duduk sesuai tamu dan tuan rumah, setelah duduk, salah satu Jia Zhu (Kepala Keluarga) berkata pada Wan Rong sambil tersenyum, “Saudara Wan, kali ini kami datang, ada satu hal yang ingin meminta bantuan Saudara Wan, semoga Saudara Wan bisa mempertimbangkan hubungan kami selama bertahun-tahun, membantu kami.”
Wan Rong tersenyum dan berkata, “Para saudara tua terlalu sopan, kita bersama-sama memerintah Lang Ya Jun (Kabupaten Taring Serigala), selama bertahun-tahun ini, kita bagaikan cabang dari pohon yang sama, satu keluarga susah, beberapa keluarga datang membantu, para saudara tua ada urusan, tentu saya akan membantu sepenuh hati.”
Perkataan Wan Rong ini benar-benar omong kosong, mereka memang bersama-sama memerintah Lang Ya Jun (Kabupaten Taring Serigala) tidak salah, tetapi mengatakan hubungan mereka begitu harmonis benar-benar omong kosong, hubungan mereka tidak hanya tidak harmonis, malah sering terjadi gesekan, hanya saja sebelumnya mereka ditekan oleh Bei Sheng Shu Yuan (Akademi Suci Utara) di atas, jadi mereka tidak membuat keributan.
Tetapi tandu bunga diangkat orang, mengatakan beberapa kata basa-basi tetap perlu, dan sekarang mereka juga masih memiliki nama aliansi, ucapan Wan Rong ini tidak salah.
Tetapi beberapa Jia Zhu (Kepala Keluarga) lainnya tidak berpikir demikian, mereka sangat sadar, Wan Rong hanya bicara manis, apakah bisa mengurus urusan mereka, itu masih pertanyaan besar.
Kali ini Wan Rong mengirim orang menemui Zhao Hai sendirian, tanpa memberi tahu mereka sebelumnya, jelas Wan Rong juga punya perhitungan sendiri, beberapa Jia Zhu (Kepala Keluarga) lainnya meskipun tidak puas, tetapi saat ini tidak enak untuk menyinggung Wan Rong, jadi mereka juga tersenyum dan mengiyakan, Jia Zhu (Kepala Keluarga) yang sebelumnya berbicara dengan Wan Rong melanjutkan, “Dengan perkataan Saudara Wan ini kami jadi tenang, kali ini datang memohon bertemu Saudara Wan, hanya berharap Saudara Wan membantu memperkenalkan Tuan Zhao Hai, Tuan Zhao Hai baru tiba di Lang Ya Jun (Kabupaten Taring Serigala) kemarin, langsung diundang Saudara Wan ke rumah, kiranya Saudara Wan kenal dengan Tuan Zhao Hai, kami juga ingin menghadap Tuan Zhao Hai, mengagumi penampilan Tuan, tolong Saudara pasti membantu.”
Wan Rong pura-pura sulit, berkata pada mereka, “Saudara-saudara sekalian, terus terang, kali ini saya bukan menjemput Tuan Zhao Hai, saya hanya menyuruh Xiao Xiang pergi menghadap Tuan Zhao Hai, saudara-saudara juga tahu, sesuai petunjuk Chang Lao (Tetua) Bei Sheng Shu Yuan (Akademi Suci Utara), kita harus bersatu, membuat sedikit keributan, lalu untuk mendapat lebih banyak keuntungan dari Hei Hu Bang (Geng Harimau Hitam), tetapi dengan kekuatan kita, mana mungkin bisa melawan Zi You Lian Meng (Aliansi Merdeka)? Jadi saya ingin menyuruh Xiao Xiang pergi menghadap, jangan sampai terlalu menyinggung pihak lawan, tidak menyangka Tuan langsung datang ke rumah saya, tetapi Tuan hanya masuk lalu pergi, kami bahkan tidak sempat bicara dua kata dengan Tuan, mana bisa dibilang kenal, sedangkan saudara-saudara meminta saya memperkenalkan Tuan, terus terang, saya benar-benar tidak punya kemampuan itu, Tuan itu statusnya apa, saya ini statusnya apa? Saya punya kualifikasi apa untuk memperkenalkan orang pada Tuan?”
Melihat sikap Wan Rong, para Jia Zhu (Kepala Keluarga) lainnya saling berpandangan, lalu ekspresi mereka seketika menjadi sangat sulit, salah satu Jia Zhu (Kepala Keluarga) yang sangat gemuk tiba-tiba berdiri, menunjuk Wan Rong dan berkata, “Wan Rong, jangan pura-pura kasihan di sana, kali ini kamu mengabaikan kami, diam-diam pergi menghadap Zhao Hai, sebenarnya apa maksud hatimu? Sekarang suruh kamu membantu memperkenalkan Zhao Hai, kamu malah mengelak, katakan, apa kamu bicara buruk tentang kami di depan Zhao Hai?”
Wan Rong dengan tenang memandang pria gendut itu, mendengus dingin, “Saudara-saudara sekalian, apa yang harus saya katakan sudah saya katakan, percaya atau tidak, itu tidak ada hubungannya dengan saya lagi. Orang, antar tamu.”
Para Jia Zhu (Kepala Keluarga) itu begitu mendengar Wan Rong berkata demikian, semuanya berdiri, Jia Zhu (Kepala Keluarga) yang sebelumnya berbicara dengan Wan Rong, memandang Wan Rong, mendengus dingin, “Wan Rong, jangan sombong, meskipun kamu berpihak pada Zhao Hai, lalu kenapa? Aku tidak percaya Zhao Hai bisa berbuat apa pada kami, kita pergi.”
Wan Rong berdiri, mendengus dingin, “Selamat jalan, tidak diantar.”
Setelah para Jia Zhu (Kepala Keluarga) itu pergi, Wan Rong segera berkata, “Pergi, panggil Wan Xiang ke sini.” Segera ada pelayan menyahut, berbalik pergi, tidak lama kemudian Wan Xiang tiba di aula.
Wan Rong menyuruh pelayan keluar, berkata pada Wan Xiang, “Xiang’er, apakah kamu sudah meminum Yao Ji (Ramuan) itu, bagaimana rasanya?”
Wan Xiang begitu mendengar Wan Rong bertanya begini, tidak bisa menahan diri untuk berkata dengan penuh semangat, “Bagus, luar biasa, Ayah, saya perkirakan, hanya perlu minum sekitar dua cangkir lagi, saya bisa mencapai Yuan Ying Qi (Tahap Bayi Abadi).”
Wajah Wan Rong juga menunjukkan sedikit kegembiraan, dia berkata dengan suara berat, “Bagus, tetapi setelah mencapai Yuan Ying Qi (Tahap Bayi Abadi), kamu harus menstabilkan Jing Jie (Tahapan)-mu dulu, baru bisa meminum Yao Ji (Ramuan) lagi. Tapi kali ini aku memanggilmu, bukan untuk urusan ini, barusan kedatangan para Jia Zhu (Kepala Keluarga) beberapa keluarga besar, kamu tahu?”
Wan Xiang mengangguk, Wan Rong lalu melanjutkan, “Para Jia Zhu (Kepala Keluarga) ini datang memintaku membantu mereka bertemu Tuan Zhao Hai, tetapi Tuan sudah berpesan, tentu aku tidak bisa membantu mereka bertemu. Seharusnya, aku tidak memberi mereka perkenalan, mereka marah itu wajar, tapi mereka seharusnya tidak berani tidak hormat pada Tuan, namun kemudian dalam ucapan mereka, sama sekali tidak ada rasa hormat pada Tuan, ini sangat aneh, sepertinya beberapa keluarga besar ini mungkin punya jurus rahasia, bagaimana menurutmu, apakah kita perlu menyampaikan kabar ini pada Tuan, agar Tuan bersiap-siap lebih awal?”
==
Wan Xiang begitu mendengar Wan Rong berkata demikian, juga tertegun, lalu dia mengerutkan kening dan berkata: “Latar belakang beberapa Jia Zu (Klan Besar) itu kita semua tahu, dengan kekuatan mereka, apa yang bisa mereka perbuat terhadap Xian Sheng (Tuan)? Ayah, apakah Ayah terlalu tegang?”
Wan Rong menggelengkan kepala dan berkata: “Lebih baik berhati-hati. Di dunia ini, cara untuk menghadapi orang, tidak selalu harus berhadapan terang-terangan, terutama terhadap Xian Sheng (Tuan) yang merupakan ahli seperti ini, terlebih lagi. Xian Sheng (Tuan) memiliki budi besar terhadap keluarga kita Wan, kita tetap harus mengingatkan Xian Sheng (Tuan).”
Wan Xiang mengangguk dan berkata: “Baik, Ayah, saya akan segera pergi menemui orang Korps Pertama, menyuruh orang Korps Pertama menyampaikan pesan kepada Xian Sheng (Tuan).” Wan Rong mengangguk, Wan Xiang baru berbalik dan pergi.
Dan saat ini Zhao Hai sedang duduk di dalam ruang, memperhatikan kejadian di Jun Lang Ya (Prefektur Taring Serigala) sini. Sebenarnya, apa yang direncanakan oleh beberapa Jia Zu (Klan Besar) lainnya, sudah diketahui Zhao Hai. Alasan beberapa Jia Zu (Klan Besar) lainnya berani bersikap tidak hormat padanya, adalah karena di dalam Jia Zu (Klan) mereka, ada satu orang eksis, seorang Xiu Shi (Kultivator) periode Chang Sheng Qi (Periode Panjang Umur).
Seorang Xiu Shi (Kultivator) periode Chang Sheng Qi (Periode Panjang Umur) sepertinya tidak bisa berbuat apa-apa terhadap Zhao Hai. Tetapi Xiu Shi (Kultivator) periode Chang Sheng Qi (Periode Panjang Umur) ini memiliki satu kemampuan, yaitu An Sha (Pembunuhan Rahasia). Xiu Shi (Kultivator) periode Chang Sheng Qi (Periode Panjang Umur) ini bisa menyembunyikan kekuatannya sesuka hati. Dia bisa membuatmu merasa dia hanya Xiu Shi (Kultivator) periode Fa Xiang Qi (Periode Manifestasi Hukum) atau Jin Dan Qi (Periode Inti Emas), lalu saat mendekatimu, tiba-tiba menyerangmu.
Itu belum seberapa, orang ini juga sangat pandai menggunakan racun. Dan orang ini bukan dari Bei Sheng Zhou (Provinsi Utara yang Suci), identitasnya adalah seorang Xiu Shi (Kultivator) periode Chang Sheng Qi (Periode Panjang Umur) dari Nan Man Zhou (Provinsi Selatan Orang Liar). Kali ini dia datang atas perintah Sembilan Jiu Da Zong Men (Sembilan Sekte Besar) untuk membunuh Zhao Hai.
Dan Zhao Hai juga tahu, orang-orang dari beberapa Jia Zu (Klan Besar) lainnya di Jun Lang Ya (Prefektur Taring Serigala) sini, semuanya sudah dipindahkan, hanya menyisakan beberapa pelayan dan kepala keluarga, tujuannya untuk menghadapi Zhao Hai.
Hanya saja orang-orang itu sama sekali tidak menyangka, sebelum Zhao Hai memasuki Jun Lang Ya (Prefektur Taring Serigala), seluruh Jun Lang Ya (Prefektur Taring Serigala) sudah berada di bawah pengawasan ruangnya. Setiap gerak-gerik mereka tidak mungkin luput dari Zhao Hai, bagaimana mungkin mereka masih bisa menjebak Zhao Hai.
Namun Zhao Hai bersiap menggunakan urusan ini sebagai dalih, untuk menyatukan seluruh Bei Sheng Zhou (Provinsi Utara yang Suci). Dia sekarang membutuhkan dalih, dan upaya pembunuhan kali ini justru memberinya dalih tersebut.
Tetapi sekarang belum waktunya, Zhao Hai harus menunggu beberapa waktu. Dia sekarang tinggal di Jun Lang Ya (Prefektur Taring Serigala) sini, dia hanya ingin melihat, apakah ada Zong Men (Sekte) yang seperti keluarga Wan, secara sukarela datang menghadapnya. Jika ada, dia akan membiarkan mereka hidup dalam pembersihan besar berikutnya. Jika tidak ada, maka pembersihan besar berikutnya, benar-benar akan menjadi pembersihan besar.
Terhadap tindakan keluarga Wan yang datang mengingatkannya, Zhao Hai masih sangat puas. Namun dia juga mengerti, bahwa Wan Rong, si rubuh tua ini, mengingatkannya bukan hanya karena dia memiliki budi besar terhadap keluarga mereka Wan, tetapi juga untuk meninggalkan kesan baik padanya.
Zhao Hai tidak menentang keluarga Wan melakukan ini. Selama menguntungkannya, berusaha sekuat tenaga untuk mendapatkan keuntungan bagi diri sendiri, itu diperbolehkan oleh Zhao Hai. Faktanya, setiap orang juga melakukan hal ini, tidak ada yang aneh.
Namun kali ini Zhao Hai tidak menemui Wan Xiang, hanya menyuruh orang Korps Pertama melayaninya. Dia tetap tinggal di dalam ruang, mengawasi ahli periode Chang Sheng Qi (Periode Panjang Umur) di Jun Lang Ya (Prefektur Taring Serigala) itu dan situasi seluruh Bei Sheng Zhou (Provinsi Utara yang Suci).
Bei Sheng Zhou (Provinsi Utara yang Suci) sekarang sudah kacau balau. Awalnya pertempuran antar Xiao Lian Meng (Aliansi Kecil) itu dimulai atas hasutan perwakilan Bei Sheng Shu Yuan (Akademi Utara Suci). Tetapi setelah bertarung, kedua belah pihak pun berutang darah, semakin bertarung semakin besar amarahnya, mereka sudah lupa mengapa bertempur.
Zhao Hai sama sekali tidak mempedulikan situasi ini. Terserah mereka mau bertarung, lagipula sekarang meskipun mereka tidak bertarung, Zhao Hai juga akan membereskan mereka dengan baik.
Tiga hari berlalu, Zhao Hai terus berada di Ming Wang Hao (Kapal Raja Neraka) tidak pernah muncul. Keluarga Wan meskipun tidak mengerti mengapa Zhao Hai melakukan ini, juga tidak mengganggu Zhao Hai. Faktanya, dengan identitas mereka, sungguh tidak memiliki kualifikasi untuk mengganggu Zhao Hai.
Dan selama tiga hari ini, personel Korps Pertama juga sangat patuh tinggal di luar Jun Lang Ya (Prefektur Taring Serigala), tidak ada tindakan keterlaluan, lebih patuh dari kucing. Ini juga membuat Xiao Lian Meng (Aliansi Kecil) di Bei Sheng Zhou (Provinsi Utara yang Suci) semakin sombong, pertempuran di antara mereka juga semakin sengit.
Tiga hari telah berlalu, sampai sekarang, masih belum ada Xiao Lian Meng (Aliansi Kecil) yang mengirim orang menghadap Zhao Hai. Ini agak mengejutkan Zhao Hai, dia mengira akan ada Xiao Lian Meng (Aliansi Kecil) yang datang menghadapnya, sampai sekarang tidak ada satu pun. Tampaknya berbagai Xiao Lian Meng (Aliansi Kecil) di Bei Sheng Zhou (Provinsi Utara yang Suci) sini, sungguh tidak menganggap Zhao Hai sebagai sesuatu yang berarti.
Namun Zhao Hai juga tidak marah, dia bersiap menunggu beberapa hari lagi. Dia memberi Xiao Lian Meng (Aliansi Kecil) ini waktu tujuh hari. Tujuh hari kemudian, tidak peduli apakah ada orang yang datang menghadapnya atau tidak, pembersihan besarnya akan dimulai.
Dan tepat pada saat ini, di ruang kerja Jian Wuya dari Tian Jian Zong (Sekte Pedang Langit), para Zong Zhu (Pemimpin Sekte) dari Sembilan Jiu Da Zong Men (Sembilan Sekte Besar) sedang duduk di sana. Jian Wuya menoleh memandang Meng Wudi dan berkata: “Lao Meng, kali ini Chang Lao (Tetua) racun pergi, apakah bisa membereskan Zhao Hai?”
Meng Wudi dengan suara berat berkata: “Seharusnya bisa. Chang Lao (Tetua) racun tidak hanya pandai Yi Rong (menyamar/mengubah wajah), tetapi kekuatannya juga terhitung lumayan di antara Xiu Shi (Kultivator) periode Chang Sheng Qi (Periode Panjang Umur). Ditambah lagi dengan teknik khususnya yang bisa menyembunyikan kekuatan, kalau dia bisa mendekati Zhao Hai, pasti Zhao Hai bahkan tidak punya kesempatan untuk menggunakan Kong Jian Neng Li (Kemampuan Ruang).”
Jian Wuya mengangguk, dengan suara berat berkata: “Semoga kali ini berhasil. Begitu Zhao Hai mati, Zi You Lian Meng (Aliansi Bebas) otomatis hancur. Wu Xiong, bagaimana persiapan orang yang kau tempatkan di Bei Sheng Zhou (Provinsi Utara yang Suci)?”
Wu Youdao dengan suara berat berkata: “Tenanglah, sekarang seluruh Bei Sheng Zhou (Provinsi Utara yang Suci) sudah kacau, meskipun Zhao Hai kali ini tidak mati, dia juga akan sulit menyatukan seluruh Bei Sheng Zhou (Provinsi Utara yang Suci). Dan Zhao Hai akan teralihkan perhatiannya oleh urusan Bei Sheng Zhou (Provinsi Utara yang Suci), tidak akan menyangka kita mengirim orang untuk membunuhnya.”
Jian Wuya mengangguk, dengan suara berat berkata: “Pasukan besar juga sudah hampir selesai dikumpulkan. Begitu terjadi sesuatu pada Zhao Hai di sana, kita segera mengerahkan pasukan besar, meluluhlantakkan Zi You Lian Meng (Aliansi Bebas).”
Zhao Hai tidak mengetahui rencana Jian Wuya dan yang lainnya, dia sekarang sedang menemui orang. Ini sudah hari kelima Zhao Hai tiba di Bei Sheng Zhou (Provinsi Utara yang Suci), hari ini akhirnya ada orang yang datang menghadap Zhao Hai. Tiga orang Meng Zhu (Ketua Aliansi) dari Xiao Lian Meng (Aliansi Kecil) datang sendiri. Tiga Xiao Lian Meng (Aliansi Kecil) ini semuanya terbentuk secara spontan. Mereka bukan ingin berkelompok untuk mendapatkan keuntungan dari Zi You Lian Meng (Aliansi Bebas), tetapi mereka terpaksa membentuk Lian Meng (Aliansi), karena orang lain sudah membentuk Lian Meng (Aliansi). Jika mereka tidak membentuk Lian Meng (Aliansi), mereka akan dimakan oleh Lian Meng (Aliansi) lain. Jadi mereka hanya bisa membentuk Xiao Lian Meng (Aliansi Kecil) untuk melindungi diri sendiri.
Xiao Lian Meng (Aliansi Kecil) ini karena sebelumnya hubungan mereka dengan Bei Sheng Shu Yuan (Akademi Utara Suci) sangat biasa, jadi Bei Sheng Shu Yuan (Akademi Utara Suci) sama sekali tidak mengirim utusan ke tempat mereka. Mereka juga tidak mau lagi mendengarkan perintah Bei Sheng Shu Yuan (Akademi Utara Suci). Jadi begitu mendengar Zhao Hai membawa pasukan besar tiba di Bei Sheng Zhou (Provinsi Utara yang Suci) sini, segera datang menghadap Zhao Hai.
Tetapi sekarang Bei Sheng Zhou (Provinsi Utara yang Suci) kacau balau, Fa Zhen (Susunan Pemindah) hanya bisa digunakan di dalam wilayah Lian Meng (Aliansi) mereka sendiri. Begitu keluar dari wilayah mereka, semua Fa Zhen (Susunan Pemindah) tidak bisa digunakan. Mereka hanya bisa mengandalkan kemampuan terbang mereka sendiri untuk datang. Justru karena inilah, mereka baru sampai di Jun Lang Ya (Prefektur Taring Serigala) sini sekarang untuk menghadap Zhao Hai.
Selain orang dari tiga Xiao Lian Meng (Aliansi Kecil) ini, Zhao Hai juga ternyata menerima surat pedang dari Zhang Feng, memberitahu Zhao Hai, bahwa ada beberapa Xiao Lian Meng (Aliansi Kecil) di Bei Sheng Zhou (Provinsi Utara yang Suci), karena tidak bisa menghubungi Zhao Hai, dan juga tidak bisa tepat waktu datang menemui Zhao Hai, jadi hanya bisa menghubungi Zhang Feng, meminta Zhao Hai jika benar-benar melakukan pembersihan besar, untuk mengampuni beberapa Xiao Lian Meng (Aliansi Kecil) itu.
Zhao Hai sungguh tidak menyangka akan terjadi hal seperti ini. Tetapi setelah dipikir baik-baik, benar juga. Sekarang Bei Sheng Zhou (Provinsi Utara yang Suci) kacau balau, semua Fa Zhen (Susunan Pemindah) di Bei Sheng Zhou (Provinsi Utara yang Suci) tidak bisa digunakan. Orang-orang itu tidak tahu seperti apa Shen Nian Li (Kekuatan Pikiran) Zhao Hai, tidak bisa mengirim surat pedang secara langsung untuk berhubungan dengannya. Jadi mereka hanya bisa menghubungi Zhang Feng. Bagaimanapun juga, menghubungi Zi You Lian Meng (Aliansi Bebas) yang merupakan raksasa ini, lebih mudah daripada menghubungi Zhao Hai.
Zhao Hai duduk di kabin Ming Wang Hao (Kapal Raja Neraka), memandang tiga Xiu Shi (Kultivator) yang berdiri di depannya. Tiga Xiu Shi (Kultivator) ini semuanya berlatih Du Jie Qi (Periode Melewati Kesengsaraan), dan bahkan merupakan Yi Zong Zhi Zhu (Pemimpin Sekte), bahkan Meng Zhu (Ketua Aliansi) sebuah Lian Meng (Aliansi). Tetapi sekarang mereka seperti anak kecil berdiri di depannya, dengan ekspresi kaku dan canggung.
Zhao Hai tidak mempersulit mereka, malah tersenyum tipis pada mereka dan berkata: “Maksud kedatangan kalian sudah saya mengerti. Kalian ingin bergabung ke Zi You Lian Meng (Aliansi Bebas), ini tidak masalah. Tetapi saya punya satu syarat, yaitu Xiao Lian Meng (Aliansi Kecil) kalian ini harus dibubarkan. Kalian hanya bisa bergabung ke Zi You Lian Meng (Aliansi Bebas) sebagai identitas Zong Men (Sekte) kalian sendiri. Apakah kalian setuju?”
Mendengar Zhao Hai berkata demikian, ketiga Xiu Shi (Kultivator) itu menghela napas lega. Salah seorang Xiu Shi (Kultivator) segera berkata: “Mohon Xian Sheng (Tuan) tenang, Lian Meng (Aliansi) kami ini hanya sementara. Saat awal mendirikan Lian Meng (Aliansi) sudah dikatakan, asalkan bergabung dengan Zi You Lian Meng (Aliansi Bebas), Xiao Lian Meng (Aliansi Kecil) kami akan segera dibubarkan, mohon Xian Sheng (Tuan) tenang.” Dua orang lainnya juga mengangguk, serempak berkata: “Benar begitu, kami sebelumnya juga demikian.”
Zhao Hai mengangguk dan berkata: “Ini yang terbaik. Begini saja, kalian bertiga, tuliskan untuk saya, Xiao Lian Meng (Aliansi Kecil) kalian ini beranggotakan Zong Men (Sekte) apa saja. Mulai hari ini, kalian sudah terhitung orang Zi You Lian Meng (Aliansi Bebas). Kembali dan tunggu beberapa hari, urusan Bei Sheng Zhou (Provinsi Utara yang Suci) akan segera terselesaikan. Oh ya, Fa Zhen (Susunan Pemindah) di kota sudah bisa digunakan, kalian bisa langsung menggunakan Fa Zhen (Susunan Pemindah) kembali ke Zong Men (Sekte) kalian sendiri.”
Mendengar Zhao Hai berkata demikian, ketiganya segera menjawab setuju, lalu mengeluarkan Yu Jian (Prasasti Giok) yang sudah disiapkan dari lama, menyerahkannya kepada Zhao Hai. Salah seorang berkata: “Xian Sheng (Tuan), ini adalah daftar semua Zong Men (Sekte) di Lian Meng (Aliansi) kami beserta jaminan dari Zong Zhu (Pemimpin Sekte) masing-masing Zong Men (Sekte), mohon Xian Sheng (Tuan) memeriksanya.” Selesai berkata, kedua tangan menjunjung Yu Jian (Prasasti Giok), dikirimkan ke depan Zhao Hai.
Zhao Hai mengangguk, menerima Yu Jian (Prasasti Giok) dan melihat isinya sekilas, mengangguk dan berkata: “Bagus, kalian melakukannya dengan baik. Sekarang kalian bisa kembali, stabilkan wilayah kalian, jangan menyerang keluar. Urusan lainnya serahkan pada saya untuk menanganinya. Turunlah.” Ketiganya menjawab setuju, berbalik dan pergi.
Saat ini Li Kuangge masuk dari luar, berkata kepada Zhao Hai: “Hai Ge, beberapa Jia Zu (Kepala Klan) dari Jia Zu (Klan Besar) di Jun Lang Ya (Prefektur Taring Serigala) datang lagi, sekarang di luar berlutut, hanya meminta bertemu denganmu.”
Zhao Hai melihat ekspresi Li Kuangge, tersenyum tipis dan berkata: “Ada apa? Lembek hati?”
Li Kuangge tersenyum malu, berkata: “Hai Ge, menurutku mereka masih sangat tulus, bagaimana kalau kau temui mereka.”
Zhao Hai tersenyum tipis, dengan suara berat berkata: “Menemui mereka boleh. Katakan saja pada mereka, saya dua hari lagi akan keluar dari pengasingan, saat itu akan menemui mereka. Pergilah.”
Li Kuangge meskipun tidak mengerti apa maksud perkataan Zhao Hai ini, dia juga tidak banyak bertanya, hanya mengangguk, berbalik untuk menyampaikan perintah. Dan dia tidak melihat, setelah dia pergi, kilatan dingin yang berkelip di kedua mata Zhao Hai.
==
Dua hari berlalu dalam sekejap mata. Dalam dua hari ini, Zhao Hai kembali menemui beberapa pemimpin aliansi kecil, dan juga menerima beberapa surat penyerahan dari aliansi melalui Zhang Feng. Adapun keluarga-keluarga besar di Lang Ya Jun, Zhao Hai tetap tidak menemui mereka.
Dua hari kemudian, kesempatan terakhir yang Zhao Hai berikan kepada aliansi-aliansi kecil di Bei Sheng Zhou juga telah berlalu. Meskipun dia tidak memberitahu aliansi-aliansi kecil itu bahwa mereka harus menemuinya dalam waktu berapa hari, namun selama tujuh hari ini, aliansi-aliansi kecil di Bei Yi Zhou, yang ingin bergabung dengannya, bisa menghubunginya melalui berbagai saluran. Yang tidak ingin menghubunginya, berarti tidak perlu dihubungi lagi.
Zhao Hai berdiri di haluan Ming Wang Hao (Kapal Raja Neraka), memandang ke bawah ke arah Lang Ya Jun, lalu berkata pada Li Kuang Ge dengan suara berat: “Bagaimana keadaan saudara-saudara? Istirahat beberapa hari ini baik-baik saja?”
Li Kuang Ge tersenyum pahit: “Hai Ge, keluhan saudara-saudara cukup besar. Sudah istirahat berhari-hari berturut-turut, mereka semua ingin segera bertindak.”
Zhao Hai terkekeh ringan: “Baguslah, para bajingan ini. Biarkan mereka dulu. Pergi, katakan pada orang-orang yang menunggu di bawah itu, naik ke sini temui aku.”
Mendengar Zhao Hai berkata begitu, Li Kuang Ge sedikit tertegun, lalu segera menyahut dan berbalik pergi. Sementara Zhao Hai menggerakkan tangannya, di geladak Ming Wang Hao (Kapal Raja Neraka) segera muncul sebuah kursi dan sebuah meja kecil. Zhao Hai duduk di kursi, tangannya memegang gelas kristal berisi anggur merah.
Zhao Hai menggoyangkan gelasnya perlahan, cairan anggur merah itu seperti darah. Saat ini Li Kuang Ge juga telah membawa beberapa kepala keluarga (家主 – jia zhu) ke samping Ming Wang Hao (Kapal Raja Neraka). Tapi Li Kuang Ge hanya membiarkan kepala keluarga itu naik ke geladak. Para pelayan yang dibawa kepala keluarga itu ditinggalkan di luar Ming Wang Hao (Kapal Raja Neraka). Meskipun para pelayan itu membawa berbagai macam hadiah, mereka tetap tidak memiliki kualifikasi untuk menginjakkan kaki di geladak selangkah pun.
Begitu para kepala keluarga itu melihat para pelayan tidak naik ke geladak, kilatan kecemasan terlihat di mata mereka, tapi segera mereka sembunyikan.
Zhao Hai duduk di sana, melirik sekilas penampilan beberapa orang itu, matanya sedikit menyipit, tapi senyum di wajahnya tidak berubah. Para kepala keluarga itu berjalan mendekat ke hadapan Zhao Hai, membungkuk dalam pada Zhao Hai, dan berkata dengan suara lantang: “Bertemu dengan Tuan!”
Zhao Hai tersenyum dan berkata: “Tidak perlu bersikap begitu sungkan, cepat bangun.” Para kepala keluarga itu berdiri mendengar ucapan itu. Salah satu kepala keluarga berkata pada Zhao Hai: “Tuan, kami datang untuk meminta maaf. Tuan mengundang pasukan besar datang ke Bei Sheng Zhou, demi memikirkan seluruh Bei Sheng Zhou. Hanya saja kami saat itu sedang menyiapkan hadiah untuk Tuan, sehingga tidak bisa segera pergi menghadap Tuan, mohon Tuan memaafkan.”
Zhao Hai terkekeh ringan: “Tidak apa-apa, beberapa orang tidak perlu begitu. Kalian datang saja saya sudah senang. Masih menyiapkan hadiah? Hehe, baiklah, saya lihat hadiah apa yang kalian siapkan, suruh mereka bawa ke sini.”
Beberapa orang itu sedang bingung bagaimana cara menyuruh para pelayan naik ke geladak, tidak menyangka Zhao Hai langsung menyetujui. Mereka sangat gembira, segera menyahut, lalu melambaikan tangan, memanggil para pelayan itu ke geladak.
Selanjutnya seorang kepala keluarga memimpin seorang pelayan ke hadapan Zhao Hai, dan berkata pada Zhao Hai: “Tuan, lihatlah, ini hadiah pertama yang kami persiapkan untuk Tuan. Kami dengar Tuan suka mengoleksi benda-benda baru dan unik, saya pikir benda ini pasti Tuan sukai.”
Pelayan itu memegang sebuah kotak giok. Kepala keluarga itu sambil berkata membuka kotak giok itu. Zhao Hai melihat isi kotak giok itu, benar-benar tertegun sejenak, karena di dalam kotak giok itu, ternyata ada sebuah biji kacang.
Tidak salah, itu adalah sebuah biji kacang, sebuah biji kacang hijau. Tapi biji kacang ini sangat unik, seluruh tubuhnya seperti terbuat dari batu giok, sangat indah. Tapi Zhao Hai dapat memastikan, biji kacang ini pasti bisa ditanam menjadi sesuatu, karena dia merasakan kekuatan kehidupan yang sangat kuat di dalam biji ini.
Zhao Hai tidak mengerti, menatap kepala keluarga itu. Kepala keluarga itu segera berkata: “Tuan, sekitar seratus ribu tahun yang lalu, di Dunia Persilatan (Xiuzhen jie) ini ada sebuah dao men (jalan/sekta Tao), nama dao men itu adalah Bing Dao Men (Sekta Jalan Prajurit). Di Bing Dao Men (Sekta Jalan Prajurit) ini ada dua hal yang paling menyusahkan orang. Pertama adalah kui lei shu (seni boneka), kui lei (boneka) yang dibuat Bing Dao Men (Sekta Jalan Prajurit) kekuatannya sangat tangguh, kemampuan tempurnya kuat, itu adalah jenis pasukan utama mereka. Dan hal lain yang menyusahkan adalah dou bing (prajurit kacang). Dou bing (prajurit kacang) ini dihasilkan dari sejenis pohon kacang yang disebut bing dou (kacang prajurit). Setelah pohon bing dou (kacang prajurit) tumbuh besar, tinggal mengambil bijinya. Saat bertarung dengan orang, tuangkan ling qi (energi spiritual) ke dalam biji itu, lalu lemparkan bijinya, biji itu akan berubah menjadi seorang dou bing (prajurit kacang). Inilah yang terkenal dari Bing Dao Men (Sekta Jalan Prajurit), yaitu sa dou cheng bing shu (seni menebar kacang menjadi prajurit). Kekuatan tempur dou bing (prajurit kacang) ini sangat tangguh, dan ling qi (energi spiritual) yang diperlukan untuk mengaktifkan dou bing (prajurit kacang) sangat sedikit. Itu juga merupakan keberadaan yang sangat menyusahkan di Bing Dao Men (Sekta Jalan Prajurit).”
“Belakangan Bing Dao Men (Sekta Jalan Prajurit) dimusnahkan orang. Kui lei shu (seni boneka) mereka didapat oleh beberapa sekte, tapi yang didapat tidak lengkap. Makanya sekarang kekuatan tempur kui lei (boneka) di Dunia Persilatan (Xiuzhen jie) ini lemah. Sedangkan dou bing (prajurit kacang) hampir tidak ada yang tersisa, karena saat itu pohon bing dou (kacang prajurit) di Bing Dao Men (Sekta Jalan Prajurit) sudah hancur dalam pertempuran. Dan meskipun biji-biji itu bisa ditanam, tapi sudah bertahun-tahun lamanya, tidak ada yang bisa sekali lagi menumbuhkan pohon bing dou (kacang prajurit). Ini adalah biji dari pohon bing dou (kacang prajurit) yang tidak sengaja saya dapatkan, hari ini saya hadiahkan untuk Tuan.”
Zhao Hai menatap biji itu, hatinya sangat gembira, tapi tidak menampakkannya di wajah. Dia hanya mengangguk dan berkata: “Bagus, benda yang lumayan bagus, saya terima.” Selesai bicara dia menutup kotak giok itu, tangannya membalik, melemparkan kotak giok itu ke dalam ruangannya. Zhao Hai yakin Cai Er tahu apa yang harus dilakukan.
Begitu melihat Zhao Hai menerima biji itu, kepala keluarga itu menghela napas lega. Lalu dia melambaikan tangan lagi, pelayan lain mendekat ke sisi Zhao Hai. Pelayan ini membawa sebuah nampan, di dalam nampan itu ada sebongkah bijih mineral. Bijih mineral ini sangat istimewa, seluruh tubuhnya hitam, dan sepertinya bisa menyerap cahaya.
Kepala keluarga itu berkata pada Zhao Hai: “Tuan, ini hadiah kedua yang kami persiapkan untuk Tuan, wu jin shi (batu emas hitam). Wu jin shi (batu emas hitam) ini adalah batu yang sangat istimewa, dia bisa menyerap cahaya, lalu mengubah cahaya itu menjadi energi, menyimpannya. Dengan memiliki wu jin shi (batu emas hitam) seperti ini, berarti membawa serta kesempatan untuk terus menerus menghasilkan ling shi (batu spiritual).”
Zhao Hai mengangguk, mengambil wu jin shi (batu emas hitam) itu dan melihatnya, lalu berkata dengan suara berat: “Baik, benda ini juga saya terima.” Selesai bicara tangannya membalik, melemparkan wu jin shi (batu emas hitam) itu ke dalam ruangannya.
Senyum di wajah kepala keluarga itu semakin lebar. Dia melambaikan tangan, seorang pelayan lagi berjalan mendekat. Pelayan ini memegang sebuah kotak logam, dan kotak ini bisa mengisolasi kekuatan spiritual. Kotaknya berkilauan keemasan, tampak sangat berharga, sepertinya isinya juga sangat berharga.
Zhao Hai sepertinya seluruh pikirannya tertarik pada kotak itu, dia tidak bergerak, menatap kotak itu. Kilatan niat membunuh melintas di mata kepala keluarga itu. Tangannya dengan lembut diletakkan di atas kotak, dan berkata pada Zhao Hai: “Tuan lihat, ini hadiah ketiga yang saya persiapkan untuk Tuan.” Selesai bicara dia membuka tutup kotak itu. Segumpal qi hitam langsung menyembur ke arah Zhao Hai, dan pada saat yang sama, pelayan yang memegang kotak itu juga dengan cepat melayangkan telapak tangan ke arah Zhao Hai.
Pelayan ini awalnya hanya memiliki kekuatan periode Fa Xiang (法相期), tapi saat dia melayangkan telapak tangan ini, momentum di tubuhnya tiba-tiba berubah menjadi seorang Chang Sheng qi (强者 periode Abadi). Dan para kepala keluarga di kapal itu juga langsung menerjang ke arah Li Kuang Ge yang berdiri di samping. Ternyata ini adalah sebuah pembunuhan yang direncanakan.
Tapi tiba-tiba, pada saat itu, sosok Zhao Hai menghilang. Selanjutnya, para kepala keluarga itu dan semua pelayan yang mereka bawa, tiba-tiba terkurung dalam sebuah sangkar besi. Dan Chang Sheng qi (强者 periode Abadi) itu juga tidak terkecuali.
Sampai saat ini, Li Kuang Ge baru tersadar. Orang-orang ini ternyata datang untuk membunuh Zhao Hai, dan pemimpinnya adalah seorang Chang Sheng qi (强者 periode Abadi).
Saat ini sosok Zhao Hai muncul kembali di geladak Ming Wang Hao (Kapal Raja Neraka). Dia melirik para kepala keluarga dan Chang Sheng qi (强者 periode Abadi) itu, lalu tertawa terbahak-bahak: “Mau menjebakku? Tahu kenapa aku baru menemui kalian sekarang? Karena aku sudah lama tahu kalian mau menjebakku. Hari-hari ini aku hanya menunggu. Aku memberi semua sekte di Bei Sheng Zhou waktu tujuh hari. Sekarang tujuh hari sudah lewat, semua sekte yang tidak menyerah pada Zi You Lian Meng (Aliansi Bebas) kita dalam tujuh hari ini, harus mati. Kau adalah Du Zhang Lao (Tetua Racun) dari Nan Man Zhou? Hahaha, siapapun kau, berani membunuhku, harus mati!”
Selesai bicara Zhao Hai melambaikan tangan, para kepala keluarga dan pelayan yang mereka bawa itu langsung tewas, tenggorokan mereka ditembus fei jian (pedang terbang). Sedangkan Du Zhang Lao (Tetua Racun) itu masih berusaha melepaskan diri dari sangkar besi, tapi dia segera mendapati dengan sedih bahwa dia sama sekali tidak bisa berbuat apa-apa terhadap sangkar besi itu. Saat ini, fei jian (pedang terbang) yang tak terhitung jumlahnya meluncur ke arahnya. Chang Sheng qi (强者 periode Abadi) itu ingin menahan fei jian (pedang terbang) ini, tapi dia segera menyadari bahwa orang yang melepaskan fei jian (pedang terbang) ini semuanya adalah Chang Sheng qi (强者 periode Abadi), dan bukan hanya satu. Dalam sekejap, tidak kurang dari sepuluh fei jian (pedang terbang) menancap di tubuhnya, nampaknya tidak akan selamat.
Tapi Chang Sheng qi (强者 periode Abadi) memiliki vitalitas yang kuat. Meskipun dia akan mati, dia tidak langsung mati. Kedua matanya membelalak menatap Zhao Hai, berkata dengan suara penuh kebencian: “Zhao Hai, bagaimana kau bisa menemukanku? Penyamaranku, tidak ada yang bisa menembusnya.”
Zhao Hai menatap Du Zhang Lao (Tetua Racun), tersenyum tipis dan berkata: “Kenapa? Ingin mati dengan pengetahuan? Hahaha, sudah terlambat. Aku sengaja tidak memberi tahumu. Matilah sebagai hantu bodoh.” Selesai bicara dia melambaikan tangan, fei jian (pedang terbang) itu terbang kembali ke tangannya dan menghilang. Saat Zhao Hai mencabut fei jian (pedang terbang) itu, vitalitas Du Zhang Lao (Tetua Racun) juga sudah benar-benar habis, mati tidak bisa mati lagi.
Selanjutnya Zhao Hai melambaikan tangan, semua mayat di kapal itu lenyap. Saat ini Li Kuang Ge dengan wajah pucat pasi berjalan mendekat ke sisi Zhao Hai, membungkuk pada Zhao Hai dan berkata: “Maafkan Hai Ge, aku tidak tahu mereka datang untuk membunuhmu.”
Zhao Hai melambaikan tangan: “Tidak apa-apa. Aku sudah lama tahu mereka akan datang menyerangku. Keluarga-keluarga besar itu hanya menyisakan beberapa pelayan, anggota keluarga mereka sudah dipindahkan. Mereka hanya menunggu kesempatan mendekatiku ini, lalu membunuhku sekaligus. Tapi ini juga bagus, memberiku alasan untuk membereskan Bei Sheng Zhou. Perintahkan, Korps Pertama berkumpul.” Li Kuang Ge menyahut, berbalik pergi menyampaikan perintah.
Zhao Hai melambaikan tangan, sejumlah besar bu si sheng wu (Mayat Hidup) muncul di Lang Ya Jun. Orang-orang yang masih hidup dan beraktivitas di Lang Ya Jun langsung tertegun. Yang sekarang beraktivitas di Lang Ya Jun, kebanyakan adalah orang-orang dari keluarga Wan, sementara orang dari keluarga lain tidak terlalu banyak.
Melihat bu si sheng wu (Mayat Hidup) ini, orang-orang keluarga Wan terkejut. Tepat pada saat itu, semua orang keluarga Wan mendengar sebuah suara berkata: “Semua orang keluarga Wan, segera kembali ke keluarga Wan, jangan keluar tanpa perintah.”
Meskipun orang keluarga Wan tidak tahu dari mana suara ini berasal, mereka tidak ragu sedikit pun, berbalik dan pergi. Tak lama kemudian mereka kembali ke keluarga Wan. Ada beberapa orang keluarga Wan yang berjalan lambat, mendapati bu si sheng wu (Mayat Hidup) itu sedang membantai orang-orang dari keluarga besar lainnya. Semua orang dari keluarga besar lain yang terbunuh, setelah jatuh ke tanah tidak lama kemudian bangkit lagi, berubah menjadi bu si sheng wu (Mayat Hidup).
Tapi bu si sheng wu (Mayat Hidup) itu tidak datang menyerang mereka, sepertinya mengenali mereka. Namun orang-orang keluarga Wan itu tidak berani berhenti, mereka berlari sekencang-kencangnya, menggunakan kecepatan tercepat mereka untuk kembali ke keluarga Wan.
Wan Rong juga tidak tahu apa yang terjadi. Begitu melihat para pelayan yang keluar tadi sudah kembali, Wan Rong segera memanggil orang-orang itu, dan berkata dengan suara berat: “Tahu apa yang terjadi?”
Beberapa pelayan yang pulang lebih awal tentu tidak tahu apa yang terjadi. Tapi ada seorang pelayan berkata dengan suara berat: “Tuan rumah, saat kami pulang tadi, kami melihat banyak bu si sheng wu (Mayat Hidup) sedang memburu orang-orang dari keluarga besar lainnya.”
“Bu si sheng wu (Mayat Hidup)? Kau yakin itu bu si sheng wu (Mayat Hidup)?” Begitu mendengar kata bu si sheng wu (Mayat Hidup), bukannya takut, mata Wan Rong malah berbinar-binar, bertanya dengan penuh semangat.
Pelayan itu mengangguk kuat-kuat: “Tidak salah Tuan rumah, memang bu si sheng wu (Mayat Hidup).”
Wan Rong mengangguk: “Bagus, kalau bu si sheng wu (Mayat Hidup) bagus. Kalian turun, hari ini jangan melangkah keluar dari rumah setapak pun. Pesan pada penjaga pintu, tutup rapat pintu gerbang utama, siapapun tidak boleh keluar rumah.” Pelayan itu menyahut, berbalik dan lari.
Saat ini Wan Xiang juga sampai di sisi Wan Rong. Dia hari ini juga tidak keluar, jadi tidak tahu apa yang terjadi di luar. Dia mendengar suara Zhao Hai lalu berlari keluar. Sekarang melihat Wan Rong berdiri di sana, dia segera berjalan mendekat, bertanya dengan heran pada Wan Rong: “Ayah, ada apa? Suara tadi sepertinya suara Tuan Zhao Hai?”
Wan Rong mengangguk: “Benar, memang suara Tuan Zhao Hai. Hari ini semua diam di rumah. Tuan sudah bertindak terhadap keluarga besar lainnya. Orang yang baru lari dari luar bilang, di kota ada bu si sheng wu (Mayat Hidup) memburu orang-orang dari keluarga besar lainnya. Kau harus tahu, Tuan terkenal karena memimpin bu si sheng wu (Mayat Hidup), bu si sheng wu (Mayat Hidup) itu pasti milik Tuan. Jadi kubilang Tuan sudah bertindak terhadap keluarga besar lainnya.”
Begitu Wan Xiang mendengar Wan Rong berkata begitu, dia tertegun, lalu wajahnya berseri-seri gembira: “Bagus, akhirnya dia bertindak. Ayah, menurutmu apakah kita perlu mengirim orang sekarang untuk menghubungi Tuan?”
Wan Rong menggeleng: “Tidak bisa, sekarang tidak bisa mengganggu Tuan. Bagi Tuan, memusnahkan beberapa keluarga besar itu hanya seperti membalikkan telapak tangan, tidak perlu waktu lama. Tenang saja, aku rasa sebentar lagi Tuan akan mencari kita.”
Saat ini semua kultivator dari Korps Pertama juga mulai bergerak, menyerbu dari luar Lang Ya Jun ke dalam Lang Ya Jun. Orang-orang Korps Pertama sangat marah. Mereka tidak menyangka, Sembilan Sekte Besar sampai saat begini masih berani main-main. Jika Zhao Hai benar-benar berhasil dibunuh, maka Zi You Lian Meng (Aliansi Bebas) akan hancur. Ditambah lagi mereka semua sangat kagum pada Zhao Hai, begitu mendengar Zhao Hai dibunuh, mata mereka semua merah padam.
Tapi begitu mereka menyerbu ke Lang Ya Jun, mereka mendapati bu si sheng wu (Mayat Hidup) itu hampir selesai membereskan pekerjaan. Orang-orang penting dari beberapa keluarga besar sudah dipindahkan, beberapa pelayan juga pergi. Yang tinggal tidak terlalu banyak, mereka juga bukan tandingan bu si sheng wu (Mayat Hidup). Sekarang beberapa keluarga besar itu hampir dimusnahkan oleh bu si sheng wu (Mayat Hidup). Mereka bahkan ingin membantu pun tidak punya kesempatan.
==
Zhao Hai duduk di geladak Ming Wang Hao (Kapal Raja Neraka). Di depannya berdiri dua orang, satu adalah Wan Rong, satunya lagi Wan Xiang. Keduanya berdiri di sana dengan penuh hormat, menundukkan kepala.
Zhao Hai memandang mereka berdua, lalu berkata dengan suara berat, “Kalian sudah tahu apa yang terjadi di Lang Ya Jun (Kabupaten Taring Serigala). Keluarga besar lainnya bersekongkol dengan orang luar untuk membunuhku, dan sudah aku musnahkan. Namun keluarga mereka sudah lebih dulu dipindahkan. Mulai sekarang, Lang Ya Jun (Kabupaten Taring Serigala) ini akan kuserahkan pada kalian, urus dengan baik. Nanti setelah kalian kembali, segera dirikan Chuan Song Zhen (Formasi Teleportasi)-nya. Hubungi dulu Aliansi, urusan selanjutnya akan diinstruksikan oleh Aliansi.”
Wan Rong menjawab, “Baik, mohon tenang, Tuan. Aku pasti akan melakukannya dengan baik.”
Zhao Hai mengangguk, melambaikan tangan, “Pergilah.” Wan Rong dan Wan Xiang menjawab, lalu berbalik dan pergi. Setelah keduanya pergi, Li Kuang Ge yang berdiri di belakang Zhao Hai berkata dengan suara berat, “Hai Ge, apa yang akan kita lakukan selanjutnya?”
Zhao Hai memandang ke kejauhan, lalu berkata dengan suara berat, “Kita sudah cukup lama di Bei Sheng Zhou (Benua Utara Suci), waktu yang kuberikan pada mereka juga sudah cukup. Sudah saatnya mereka menjadi patuh. Kumpulkan seluruh pasukan, bergerak masuk ke dalam Bei Sheng Zhou (Benua Utara Suci). Zong Men (Sekte) mana pun yang ditemui, jika tidak menyerah, akan dimusnahkan!”
Li Kuang Ge menjawab, lalu turun untuk mengatur. Personel Jun Tuan Di Yi (Korps Pertama) sekarang sudah selesai berkumpul. Mengikuti perintah Zhao Hai, semua orang mengikuti Ming Wang Hao (Kapal Raja Neraka) bergerak masuk ke dalam Bei Sheng Zhou (Benua Utara Suci). Wan Rong yang sudah kembali ke rumahnya, memandang pasukan yang menjauh, menghela napas panjang, dan berkata dengan suara berat, “Bei Sheng Zhou (Benua Utara Suci) akan dilanda badai berdarah.”
Wan Xiang memandang Wan Rong, dengan ragu bertanya, “Ayah, menurutku Tuan Zhao Hai sangat lembut, apa dia benar-benar bisa tega melakukannya?”
Wan Rong menoleh memandang Wan Xiang, menghela napas, “Xiang’er, kau masih terlalu muda. Kelembutan Tuan Zhao Hai hanya untuk orang-orangnya sendiri. Terhadap musuh, dia tidak pernah lembut. Dalam hal ini, kau harus belajar dari Tuan Zhao Hai.”
Wan Xiang menjawab dengan ragu, tapi tidak membantah lagi. Namun jelas dia belum sepenuhnya percaya pada perkataan Wan Rong. Wan Rong juga tahu isi hati Wan Xiang, tapi dia tidak berkata apa-apa lagi. Fakta akan membuktikan semuanya.
Saat Zhao Hai memimpin pasukan besar bergerak masuk ke Bei Sheng Zhou (Benua Utara Suci), Jian Wuya di Tian Jian Zong (Sekte Pedang Langit) juga menerima kabar. Jian Wuya menyimpan Jian Chuán Xìn Yù (Jade Pedang Pengirim Pesan), memandang Jiao Hua Long dan yang lainnya, lalu berkata dengan suara berat, “Aksi gagal. Zhang Lao (Tetua) Racun dibunuh Zhao Hai. Zhao Hai memusnahkan semua keluarga besar di Lang Ya Jun (Kabupaten Taring Serigala) kecuali keluarga Wan. Sekarang dia sedang memimpin pasukan menyerang Bei Sheng Zhou (Benua Utara Suci).”
Jiao Hua Long dan yang lainnya kecewa, menghela napas. Jian Wuya memandang mereka semua, lalu berkata dengan suara berat, “Meskipun aksi gagal, tapi Zhao Hai sekarang memang terkendala di Bei Sheng Zhou (Benua Utara Suci) dan tidak bisa membagi tenaga. Menurutku kita bisa menjalankan rencana kedua.”
Jiao Hua Long mengangguk, “Baik, aku juga merasa rencana kedua jauh lebih baik daripada rencana pertama. Sekarang aku akan mengaturnya.” Selesai berkata dia berdiri dan berjalan keluar. Jian Wuya dan yang lainnya juga tidak tinggal diam, mereka semua berdiri dan berjalan keluar.
Sampai di luar, Jiao Hua Long dan yang lainnya segera memimpin pasukan besar menuju Bei Si Zhou (Empat Benua Utara), memasang aksi seolah-olah ingin merebut kembali Bei Si Zhou (Empat Benua Utara). Sementara itu, Jian Wuya memimpin satu tim kecil elit, bersama dengan sejumlah kuat Chang Sheng Qi (Periode Keabadian), melalui teknik ruang, langsung menyerang ke arah kamp utama Hei Hu Bang (Geng Harimau Hitam).
Inilah rencana kedua Jian Wuya mereka. Mereka menyuruh Jiao Hua Long dan Meng Wu Di memimpin pasukan besar, melakukan serangan palsu ke Bei Si Zhou (Empat Benua Utara) untuk menahan Zhao Hai. Sementara itu, Jian Wuya memimpin satu tim kecil elit, langsung menyerang kamp utama Hei Hu Bang (Geng Harimau Hitam).
Rencana kedua Jian Wuya mereka sebenarnya belajar dari Zhao Hai. Zhao Hai adalah seorang Kong Jian Yi Shu Shi (Penyihir Ruang), dia bisa menggunakan ruang untuk bertarung, melarikan diri, bahkan mendukung Zong Men (Sekte)-nya sendiri.
Dan Jian Wuya mereka juga bisa menggunakan ruang untuk menghadapi Zhao Hai. Di dunia ini pasti tidak hanya Zhao Hai seorang Kong Jian Yi Shu Shi (Penyihir Ruang). Meskipun Kong Jian Yi Shu Shi (Penyihir Ruang) lainnya tidak sekuat Zhao Hai, tapi sumber daya yang dimiliki Jian Wuya mereka cukup banyak. Dengan kekuatan Sembilan Da Zong Men (Sekte Besar), menemukan beberapa orang yang bisa menggunakan teknik ruang bukanlah perkara sulit. Jadi Jian Wuya mereka mencari beberapa Kong Jian Yi Shu Shi (Penyihir Ruang), menyuruh mereka bekerja sama, langsung mengirim mereka ke kamp utama Hei Hu Bang (Geng Harimau Hitam), dan mereka langsung menyerang Hei Hu Bang (Geng Harimau Hitam).
Selain itu, saat Jian Wuya mereka bergerak, selain Bei Sheng Zhou (Benua Utara Suci) dan Bei Yi Zhou (Benua Utara yang Berbeda), Zong Men (Sekte) kecil di beberapa Da Zhou (Benua Besar) lainnya juga bergerak. Dong Sheng Zhou (Benua Timur Suci) dan Xi Gui Zhou (Benua Barat Hantu) mengumpulkan pasukan besar langsung menuju Bei Sheng Zhou (Benua Utara Suci). Jumlah pasukan mereka juga tidak sedikit. Ditambah lagi pasukan gabungan Sembilan Da Zong Men (Sekte Besar) di bawah pimpinan Jiao Hua Long dan Meng Wu Di langsung menuju Bei Sheng Zhou (Benua Utara Suci). Bisa dikatakan, berbagai kekuatan berkumpul di Sheng Zhou (Benua Suci). Pada saat ini, jika Zhao Hai kembali menyelamatkan Hei Hu Bang (Geng Harimau Hitam), maka Jun Tuan Di Yi (Korps Pertama) mungkin akan dimusnahkan. Jika dia tidak kembali menyelamatkan, maka Hei Hu Bang (Geng Harimau Hitam) di sana akan terancam. Bisa dikatakan, taktik Sembilan Da Zong Men (Sekte Besar) ini memang sangat licik.
Begitu Sembilan Da Zong Men (Sekte Besar) bergerak, Zhao Hai menerima kabar. Kabar yang pertama dia terima bukanlah tentang serangan ke Hei Hu Bang (Geng Harimau Hitam), melainkan kabar tentang pasukan besar Sembilan Da Zong Men (Sekte Besar) menuju Bei Sheng Zhou (Benua Utara Suci). Bersamaan dengan itu, kabar bahwa Dong Sheng Zhou (Benua Timur Suci) dan Xi Gui Zhou (Benua Barat Hantu) mengirim pasukan ke Bei Sheng Zhou (Benua Utara Suci). Bisa dikatakan sekarang Jun Tuan Di Yi (Korps Pertama) di Bei Sheng Zhou (Benua Utara Suci) ini menghadapi musuh dari tiga arah.
Setelah mengetahui informasi ini dari Cai Er, Zhao Hai tertegun. Dia tidak mengerti apa sebenarnya yang ingin dilakukan Sembilan Da Zong Men (Sekte Besar). Kenapa tiba-tiba ada pergerakan sebesar ini? Apa mereka benar-benar berpikir bisa menghadapinya?
Jawabannya segera muncul. Zhao Hai tidak segera bereaksi terlalu keras. Dia masih memimpin Jun Tuan Di Yi (Korps Pertama) bergerak masuk ke Bei Sheng Zhou (Benua Utara Suci). Sekarang jaraknya dengan Zong Men (Sekte) pertama di Bei Sheng Zhou (Benua Utara Suci) sudah tidak jauh.
Rencana kedua Jian Wuya mereka ini juga memiliki urutan. Mereka menyuruh Jiao Hua Long dan Meng Wu Di memimpin pasukan besar menyerang Zhao Hai mereka. Setelah mereka bertempur dengan Zhao Hai, barulah mereka menyerang Hei Hu Bang (Geng Harimau Hitam). Hanya dengan cara ini Zhao Hai tidak bisa melepaskan diri. Kalau tidak, dengan kemampuan teknik ruang Zhao Hai, dia bisa kembali ke Hei Hu Bang (Geng Harimau Hitam) dalam sekejap, maka rencana mereka tidak bisa berjalan.
Zhao Hai sekarang masih belum begitu mengerti apa yang ingin dilakukan Jian Wuya mereka. Karena Cai Er sudah memberitahunya, bahwa dalam pasukan besar Sembilan Da Zong Men (Sekte Besar) yang menyerang ini, tidak banyak ahli tinggi. Bisa dibilang, dibandingkan saat pertama kali dia bertempur dengan mereka, malah lebih lemah.
Selain itu, Cai Er juga bilang, di Tian Jian Zong (Sekte Pedang Langit) masih ada satu tim kecil elit dari Sembilan Da Zong Men (Sekte Besar) yang tidak datang ke Bei Sheng Zhou (Benua Utara Suci). Ini membuat Zhao Hai semakin tidak mengerti. Sebelumnya, saat mereka mengerahkan seluruh kekuatan pun, mereka bukan tandingannya. Sekarang mereka malah menyisihkan pasukan elit, dan hanya menggunakan Xiuzhe (Kultivator) biasa untuk menghadapinya, bukankah ini mencari mati?
Saat Zhao Hai sedang bingung, Li Ji tiba-tiba berkata, “Hai Ge, jangan-jangan mereka ingin menyeretmu di sini, lalu langsung menyerang kamp utama?”
Zhao Hai tertegun, lalu dengan ragu berkata, “Masa mereka sebodoh itu? Menyerang kamp utama? Di kamp utama sana aku meninggalkan banyak Bu Si Sheng Wu (Makhluk Abadi) Chang Sheng Qi (Periode Keabadian), dan pertahanan di kamp utama sana sangat luar biasa. Bagaimana mungkin mereka bisa menyerang masuk ke kamp utama?”
Li Ji tersenyum, “Hai Ge, kenapa kau jadi lupa. Kau tahu ini, tapi mereka tidak tahu. Mereka mengira dengan menyeretmu di sini, pertahanan Hei Hu Bang (Geng Harimau Hitam) di sana menjadi lemah. Lalu mereka memusatkan pasukan elit untuk menyerang Hei Hu Bang (Geng Harimau Hitam), saat itu pasti bisa merebut Hei Hu Bang (Geng Harimau Hitam) sekaligus. Jika kita sampai kehilangan kamp utama, bagaimana Zong Men (Sekte) kecil akan memandang kita? Saat itu Zi You Lian Meng (Aliansi Bebas) mungkin akan kacau. Meskipun kemampuan Hai Ge luar biasa, bisa mempertahankan Hei Hu Bang (Geng Harimau Hitam) saja sudah bagus.”
Zhao Hai mengangguk, tapi lalu menggeleng, “Itu tidak masuk akal. Jika benar begitu, bagaimana rencana mereka pergi ke Hei Hu Bang (Geng Harimau Hitam)? Perlu diketahui, jarak mereka sekarang ke Hei Hu Bang (Geng Harimau Hitam) tidak dekat. Menggunakan Chuan Song Zhen (Formasi Teleportasi) juga tidak mungkin, karena sepertinya Hei Hu Bang (Geng Harimau Hitam) di sana tidak mengaktifkan Chuan Song Zhen (Formasi Teleportasi) besar. Jika orang yang dikirim sedikit, juga tidak berguna.”
Li Ji mengerutkan kening, “Ini aku juga kurang jelas. Mungkin mereka ingin mengirim sedikit orang dulu melalui Chuan Song Zhen (Formasi Teleportasi) masuk ke Hei Hu Bang (Geng Harimau Hitam), lalu menguasai Chuan Song Zhen (Formasi Teleportasi) Hei Hu Bang (Geng Harimau Hitam), dan kemudian mengirim lebih banyak orang lewat.”
Zhao Hai berpikir sejenak, lalu mengangguk, “Mungkin saja begitu. Tapi mereka mungkin tidak tahu, Chuan Song Zhen (Formasi Teleportasi) Hei Hu Bang (Geng Harimau Hitam) kita sudah dimodifikasi. Bisa menyegel Chuan Song Zhen (Formasi Teleportasi) dari jauh. Begitu Chuan Song Zhen (Formasi Teleportasi) tersegel, maka urusan lain jadi mudah.”
Lao La membuka suara, “Hai Ge, apa perlu memberi tahu Da Shi Xiong (Kakak Senior) tentang ini?”
Zhao Hai berpikir sejenak, lalu menggeleng, “Sudahlah, tidak usah. Kebetulan kita lihat bagaimana Da Shi Xiong (Kakak Senior) mereka mengendalikan markas di sana. Perlu diketahui, markas yang kita rancang itu, kemampuan tempurnya sangat luar biasa. Bahkan jika kuat Chang Sheng Qi (Periode Keabadian) masuk, asalkan markas dikendalikan dengan baik, mereka bisa terjebak mati di dalamnya.”
Tepat saat ini, Li Kuang Ge berseru, “Hai Ge, sudah sampai di Rou Shui Zong (Sekte Air Lembut). Mereka sudah mengaktifkan Hu Shan Da Zhen (Formasi Besar Pelindung Gunung), bersiap melakukan perlawanan terakhir. Bagaimana?”
Zhao Hai sebelumnya karena terus berbicara dengan Lao La mereka, jadi matanya terpejam. Maka Li Kuang Ge memanggil Zhao Hai. Zhao Hai menarik pikirannya dari ruang angkasa, membuka mata, memandang Zong Men (Sekte) di depannya, lalu berkata dengan suara berat, “Kirim orang ke sana, beri mereka ultimatum terakhir. Jika mereka masih berani melawan, musnahkan mereka.”
Li Kuang Ge mengangguk, segera mengirim orang ke Rou Shui Zong (Sekte Air Lembut) untuk menyampaikan pesan. Tidak lama kemudian orang yang diutus kembali, namun raut wajahnya tidak baik. Orang itu sampai di depan Zhao Hai, membungkuk, dan berkata, “Jun Tuan Zhang (Panglima Korps), Rou Shui Zong (Sekte Air Lembut) bersama lebih dari sepuluh Zong Men (Sekte) lainnya membentuk aliansi kecil bernama Liu Shui Meng (Aliansi Air Mengalir). Mereka mengajukan syarat padamu, mengatakan boleh bergabung dengan Zi You Lian Meng (Aliansi Bebas), tapi status mereka harus diakui. Aliansi mereka harus memiliki status yang setara dengan Zi You Lian Meng (Aliansi Bebas).”
Begitu Zhao Hai mendengar ini, dia tidak bisa menahan tawa terbahak-bahak, “Status setara dengan Zi You Lian Meng (Aliansi Bebas)? Apa mereka gila?”
Xiuzhe (Kultivator) yang diutus itu berkata, “Mereka juga bilang, sekarang pasukan besar Sembilan Da Zong Men (Sekte Besar) sudah kembali menyerbu ke Bei Sheng Zhou (Benua Utara Suci). Jika syarat mereka tidak dipenuhi, mereka akan bergabung dengan Sembilan Da Zong Men (Sekte Besar).”
Li Kuang Ge mendengar ini, terkejut, “Sembilan Da Zong Men (Sekte Besar) kembali? Apa yang dia katakan itu benar?”
Orang yang diutus itu berkata, “Kelihatannya tidak palsu, mungkin benar. Kalau tidak, mereka tidak akan seberani itu berani mengajukan syarat seperti itu pada kita. Selain itu, aku lihat mereka bersikap seolah punya sandaran, tidak seperti sedang berbohong.”
Li Kuang Ge menoleh ke Zhao Hai, “Hai Ge, menurutmu?”
Zhao Hai mencibir dingin, “Sembilan Da Zong Men (Sekte Besar) juga apa? Aku sudah pernah bertempur dengan mereka. Aliansi kecil yang terdiri dari belasan Zong Men (Sekte) juga ingin menandingi kita? Sampaikan perintah, pasukan serang. Musnahkan semua orang di Rou Shui Zong (Sekte Air Lembut), sampai ayam dan anjing pun tidak tersisa!”
==
Di Zong tang (markas utama) Rou Shui Zong (Sekte Air Lembut), duduk belasan orang. Belasan orang ini adalah ketua sekte dari semua sekte yang sekarang ada dalam Liu Shui Meng (Aliansi Air Mengalir). Yang duduk di kursi utama, berpakaian biru, adalah ketua Rou Shui Zong.
Ketua Rou Shui Zong memandang ketua sekte lainnya, lalu berkata dengan suara berat, “Para sekalian, persyaratan yang kita ajukan tadi memang agak berlebihan. Tapi saya pikir dalam situasi ini, Zi You Lian Meng (Aliansi Bebas) pasti akan datang lagi bernegosiasi dengan kita. Asalkan kita bernegosiasi dengan baik, nanti kita bisa menurunkan beberapa permintaan, dengan begitu kita juga bisa mendapat banyak keuntungan. Sebenarnya, serangan balasan Sembilan Sekte Besar kali ini, sungguh membantu kita. Tapi saya pikir serangan balasan Sembilan Sekte Besar kali ini sepertinya tidak akan membuahkan hasil. Mungkin mereka punya tujuan lain. Kekuatan Zhao Hai terlalu kuat, mereka ingin menyerang kembali ke Bei Si Zhou (Empat Provinsi Utara) dan menguasai kembali Bei Si Zhou, hampir mustahil.”
Beberapa ketua sekte lainnya juga mengangguk. Mereka sebelumnya mengajukan persyaratan berlebihan itu, memang ingin tawar-menawar dengan Hei Hu Bang (Geng Harimau Hitam). Hanya saja kali ini mereka salah, Hei Hu Bang tidak akan tawar-menawar dengan mereka, terutama Zhao Hai, apalagi mau tawar-menawar.
Tepat pada saat ini, tiba-tiba dari luar aula terdengar suara langkah kaki, lalu seorang xiu shi (kultivator) berlari masuk dari luar. Dengan wajah panik dia berkata kepada ketua Rou Shui Zong, “Ketua, tidak baik, pasukan besar Zi You Lian Meng mulai menyerang.”
Ketua Rou Shui Zong tertegun, lalu wajahnya berubah. Dia tiba-tiba berdiri dan berkata, “Mereka benar-benar menyerang?”
Xiu shi itu mengangguk, “Benar, sekarang sudah mengepung sekte kita, sedang menyerang hu shan da zhen (formasi pelindung gunung).”
Wajah ketua Rou Shui Zong pucat pasi, lalu dia berkata dengan nada geram, “Baik, baik sekali. Zhao Hai, kau sungguh kejam, bahkan tidak memberi aku satu kesempatan pun. Segera mundur!”
Rou Shui Zong juga sudah melakukan beberapa persiapan sebelumnya, karena belakangan ini Bei Sheng Zhou (Provinsi Suci Utara) bisa dibilang penuh gejolak, tidak ada yang tahu apa yang akan terjadi selanjutnya. Sekte kecil seperti Rou Shui Zong, bisa saja dimusnahkan orang. Dalam situasi ini, Rou Shui Zong akan melakukan beberapa persiapan lebih awal, membawa beberapa gong fa (metode kultivasi) penting dan物资 (sumber daya) sekte, semuanya dibawa oleh beberapa gao shou (ahli) dan he xin di zi (murid inti) sekte. Jika benar ada musuh luar menyerang dan situasi sangat kritis, mereka akan menyuruh gao shou dan he xin di zi sekte membawa gong fa dan sumber daya itu pergi, lalu mencari kesempatan untuk mendirikan kembali shan men (gerbang gunung) dan mewariskan dao tong (tradisi kultivasi).
Situasi ini tidak jarang di xiu zhen jie (dunia kultivasi) sini. Beberapa sekte kecil, mereka semua akan melakukan ini. Ini juga tidak ada cara, kesedihan sekte kecil tidak lebih dari ini.
Dengan perintah ketua Rou Shui Zong, beberapa he xin di zi Rou Shui Zong segera membawa sumber daya dan gong fa Rou Shui Zong pergi. Tempat yang mereka tuju tidak sama, beberapa pergi ke sekte lain yang memiliki hubungan erat dengan Rou Shui Zong, beberapa akan pergi ke gunung tandus tak berpenghuni untuk sementara bersembunyi.
Baru saja he xin di zi Rou Shui Zong itu pergi, orang-orang di Rou Shui Zong mendengar dari luar suara ledakan keras, lalu terdengar teriakan pertempuran, jelas hu shan da zhen mereka sudah jebol.
Orang-orang Rou Shui Zong juga tahu mereka tidak bisa lari, ini justru membangkitkan keganasan mereka. Satu per satu mereka langsung menyerang ke arah orang-orang Di Yi Jun Tuan (Korps Pertama).
Tapi Di Yi Jun Tuan sudah lama terpendam, sekarang akhirnya punya kesempatan untuk bertindak, masa mereka akan menahan diri? Satu per satu mereka datang langsung下手 (turun tangan) dengan tega. Rou Shui Zong memang sekte kecil, mana tahan dengan serangan Di Yi Jun Tuan begini, tidak lama kemudian Rou Shui Zong dimusnahkan oleh Di Yi Jun Tuan.
Ketua sekte dari beberapa sekte yang bersekutu dengan Rou Shui Zong sudah disuruh pergi oleh ketua Rou Shui Zong, bersama mereka juga beberapa he xin di zi Rou Shui Zong. Meskipun Rou Shui Zong sudah dimusnahkan, tapi cara bertindak Zhao Hai juga tersebar ke seluruh xiu zhen jie.
Namun Zhao Hai tidak khawatir. Setelah memusnahkan Rou Shui Zong, Zhao Hai memimpin Di Yi Jun Tuan melanjutkan perjalanan ke depan. Dan kali ini yang mengejutkan Zhao Hai, orang-orang dari sekte kecil itu ternyata semuanya kabur lebih awal, bahkan tidak ada yang mau kontak dengannya.
Zhao Hai tahu, ini karena Sembilan Sekte Besar tiba-tiba menyerang kembali ke Bei Sheng Zhou, memberi harapan pada sekte-sekte kecil itu. Jadi sekarang sekte-sekte kecil itu membereskan barang-barang, lari ke tempat Sembilan Sekte Besar di sana.
Zhao Hai agak terkejut dengan situasi ini. Dia tahu tidak boleh membiarkan sekte-sekte kecil ini terus kabur, kalau tidak Zi You Lian Meng hanya akan mendapat Bei Sheng Zhou yang tidak berpenghuni.
Jadi Zhao Hai segera memerintahkan Di Yi Jun Tuan untuk bergerak lambat, sekte-sekte kecil yang dilewati, selama tidak menyerah, semuanya dihabisi. Sedangkan dia sendiri mempercepat kecepatan, langsung menuju pasukan besar Sembilan Sekte Besar.
Zhao Hai sangat jelas, kali ini Sembilan Sekte Besar kembali, bukan untuk menduduki kembali Bei Si Zhou. Faktanya, selama ada dia, Sembilan Sekte Besar tidak mungkin bisa menduduki Bei Si Zhou lagi. Tujuan utama mereka kali ini adalah untuk menahannya, asalkan dia tertahan, Jian Wu Ya dan yang lainnya baru bisa menyerang lao ying (kamp utama) Hei Hu Bang. Jika Jian Wu Ya dan yang lainnya berhasil, mungkin mereka benar-benar bisa merebut kembali tiga dari Bei Si Zhou. Sedangkan untuk Bei Yi Zhou (Provinsi Utara Aneh), mereka tidak berpikir untuk merebutnya kembali, karena di sana adalah sarang Zhao Hai, mereka tidak punya kemampuan itu.
Zhao Hai sama sekali tidak khawatir dengan situasi di Hei Hu Bang sana. Jangan sebut dulu seberapa kuat pertahanan dan kemampuan tempur ji di (pangkalan) Hei Hu Bang, dia meninggalkan足足 lima ratus bu si sheng wu (makhluk tak mati) tingkat Chang Sheng qi (periode panjang umur) di ji di Hei Hu Bang. Cukup bu si sheng wu itu yang turun tangan, sudah bisa membuat Jian Wu Ya dan yang lainnya mendapat masalah besar.
Jadi sekarang Zhao Hai harus aktif pergi ke sana, berhadapan dengan aliansi Sembilan Sekte Besar, yang terpenting mengusir mereka, membuat sekte-sekte kecil di Bei Si Zhou彻底 (benar-benar) putus asa.
Sedangkan untuk Di Yi Jun Tuan, Zhao Hai sama sekali tidak khawatir. Di Yi Jun Tuan di sini ada tujuh juta orang, dan semuanya adalah pasukan elite Zi You Lian Meng, tidak akan ada masalah. Bahkan jika pasukan dari Xi Gui Zhou (Provinsi Hantu Barat) dan Dong Sheng Zhou (Provinsi Suci Timur) menyerang mereka, juga tidak akan masalah. Sekarang sekte-sekte kecil di Xi Gui Zhou dan Dong Sheng Zhou sana, meskipun mengumpulkan beberapa pasukan, jumlahnya juga lumayan, tapi kemampuan tempur pasukan itu, dibanding Di Yi Jun Tuan, jauh sekali.
Lagipula saat pergi Zhao Hai sudah membuat pengaturan, yaitu menyuruh Lao La dan yang lainnya muncul sebentar di Ming Wang Hao (Kapal Raja Neraka), memberi tahu Li Kuang Ge, jika Di Yi Jun Tuan mau bertempur dengan orang, suruh Lao La dan yang lainnya memimpin.
Orang-orang Di Yi Jun Tuan sama sekali tidak keberatan dipimpin Lao La dan yang lainnya, karena mereka sekarang tahu, pertempuran mereka sebelumnya justru dipimpin Lao La dan yang lainnya. Lagipula Lao La mereka adalah wanita Zhao Hai, mereka tentu tidak akan keberatan.
Lao La dan yang lainnya tentu saja tidak di Ming Wang Hao, melainkan di dalam kong jian (ruang). Zhao Hai hanya menyuruh mereka muncul sebentar di Ming Wang Hao, lalu mereka masuk ke dalam kabin Ming Wang Hao, langsung memberikan perintah melalui tong xin qi (alat komunikasi), jadi tidak ada yang tahu mereka di mana.
Setelah mengurus semua hal ini, Zhao Hai bergegas menuju pasukan besar Sembilan Sekte Besar. Sekarang pasukan besar Sembilan Sekte Besar berkemah di tepi Sungai Yu Dai, tapi banyak sekte Bei Si Zhou yang berhubungan dengan mereka. Jelas sekarang di hati sekte-sekte Bei Si Zhou, wibawa Sembilan Sekte Besar masih lebih tinggi sedikit daripada Zi You Lian Meng dan Zhao Hai.
Jiao Hua Long dan Meng Wu Di duduk di sebuah dong fu (gua kediaman) di perkemahan. Keduanya tidak menemui ketua sekte-sekte itu, faktanya ketua sekte kecil itu, bahkan tidak memenuhi syarat untuk menemui mereka.
Jiao Hua Long menatap Meng Wu Di, berkata dengan suara berat, “Lao Meng, besok kita maju sedikit lagi. Saya pikir sekarang Zhao Hai pasti sudah tahu kabar kita. Dengan karakter orang itu, pasti akan mencari kita.”
Meng Wu Di berkata dengan nada geram, “Tentu saja, orang itu pasti akan datang. Kali ini kita harus menahannya, biar Lao Jian dan yang lainnya menyerang sarangnya. Nanti saya ingin lihat ekspresi orang itu.”
Jiao Hua Long melihat sikap Meng Wu Di, menghela napas. Dia tahu Meng Wu Di begitu benci Zhao Hai ada sebabnya, karena Zhang Lao Du (Tetua Racun) yang dibunuh Zhao Hai, adalah shi shu (paman seperguruan) Meng Wu Di, dan hubungan Meng Wu Di dengan Zhang Lao Du sangat baik. Sekarang Zhao Hai membunuh Zhang Lao Du, Meng Wu Di tentu saja benci Zhao Hai.
Sejujurnya, kebencian Jiao Hua Long pada Zhao Hai, mungkin tidak sedalam Meng Wu Di. Karena Jiao Hua Long adalah yao xiu (kultivator iblis/hewan), dunia yao xiu lebih kejam daripada dunia xiu shi. Di sana hanya ada hukum rimba yang telanjang. Kau kuat, kau bisa mendapatkan segalanya. Kau lemah, kau tidak mendapatkan apa-apa.
Zhao Hai kuat, jadi dia mendapatkan Bei Si Zhou. Sedangkan mereka tidak sekuat Zhao Hai, jadi diusir dari kampung halaman. Menurut Jiao Hua Long, ini sepenuhnya normal. Jika tidak karena harus menjaga hubungan baik dengan delapan sekte besar lainnya, Jiao Hua Long sebenarnya tidak ingin sekarang ini datang melawan Zhao Hai. Karena menurut Jiao Hua Long, menggunakan tipu muslihat begini untuk melawan Zhao Hai, menurutnya belum tentu akan berhasil.
Sedang berbicara, tiba-tiba terdengar keributan besar. Jiao Hua Long dan Meng Wu Di terkejut, keduanya tiba-tiba berdiri. Baru mau keluar, terdengar suara dari luar, “Lapor, Ketua, Zhao Hai datang!”
Jiao Hua Long dan Meng Wu Di terkejut, lalu wajah Meng Wu Di berubah, dia berkata dengan suara berat, “Mengerti, bentuk formasi, siap sambut musuh.” Selesai berkata, Meng Wu Di menoleh ke Jiao Hua Long, “Zhao Hai ini cepat sekali datangnya. Lao Jiao, kita keluar lihat bersama.”
Jiao Hua Long mengangguk, mengikuti Meng Wu Di keluar dong fu. Begitu ke luar, mereka langsung mengerti kenapa orang-orang itu begitu yakin Zhao Hai datang. Karena tepat di seberang perkemahan mereka, muncul lautan pasukan bu si sheng wu yang tak bertepi. Meskipun bukan pertama kali melihat situasi begini, Meng Wu Di dan Jiao Hua Long tetap merinding.
Saat itu da fa qi (alat sihir besar) sudah siap. Keduanya naik ke da fa qi, terbang ke luar perkemahan. Aliansi Sembilan Sekte Besar di perkemahan, juga terbang, membentuk da zhen (formasi besar), mengikuti di belakang mereka. Tapi kali ini jumlah pasukan gabungan Sembilan Sekte Besar jauh lebih sedikit dari sebelumnya. Sebelumnya jumlah aliansi Sembilan Sekte Besar mencapai sekitar seratus juta, sedangkan sekarang jumlah aliansi Sembilan Sekte Besar hanya sekitar enam puluh juta.
Jiao Hua Long dan Meng Wu Di memimpin pasukan besar datang ke seberang pasukan bu si sheng wu, berhenti sekitar seribu meter, lalu memusatkan pandangan ke dalam pasukan bu si sheng wu. Tak lama kemudian mereka melihat Zhao Hai yang sedang berdiri di atas seekor bu si sheng wu. Bu si sheng wu di bawah kaki Zhao Hai, adalah Yi Xing (bentuk asing/makhluk asing).
Begitu Zhao Hai melihat mereka berdua muncul, tanpa sadar dia tersenyum tipis, “Kalian berdua baik-baik saja? Sungguh tidak menyangka masih bisa melihat kalian berdua di sini. Ada apa kalian kembali lagi ke Bei Sheng Zhou? Apa kalian ingin mengambil kembali Bei Sheng Zhou ini?”
Meng Wu Di menatap Zhao Hai, mendengus dingin, “Jangan banyak omong, Zhao Hai. Bei Sheng Zhou ini bukan milikmu. Aku mau datang ya datang, mau pergi ya pergi.”
==
“Hahaha, kamu salah bicara, sekarang Bei Sheng Zhou (Provinsi Suci Utara) ini benar-benar milikku, dan di sini juga bukan tempat yang bisa kamu datangi sesukamu, dan pergi sesukamu.” Zhao Hai melihat Meng Wu Di, berkata sambil tertawa terbahak-bahak.
Meng Wu Di melihat sikap Zhao Hai, mencibir dingin, “Omong besar tanpa malu, hanya dengan kamu, juga berani menganggap Bei Sheng Zhou sebagai milikmu.”
Zhao Hai tersenyum tipis, “Entah orang macam apa, dengan satu ucapanku saja sudah ketakutan kabur. Ngomong-ngomong, beberapa waktu lalu, seorang bocah yang suka menggunakan racun masih ingin membunuhku, sayang sekali, sekarang dia juga telah menjadi salah satu dari Bu Si Da Jun (Pasukan Makhluk Abadi) ku. Bagaimana? Apa kamu ingin bertemu dengannya?”
Meng Wu Di mendengar Zhao Hai berkata begitu, marah hingga gigi bergemeretak, berkata dengan suara keras, “Zhao Hai, cepat atau lambat aku akan memotong-motong tubuhmu.”
Zhao Hai tersenyum tipis, “Banyak omong kosong, serang!” Setelah berkata, Zhao Hai mengayunkan tangannya ke depan, pasukan Bu Si Sheng Wu (Makhluk Abadi) segera mendesak maju, melancarkan serangan terhadap pasukan gabungan Sembilan Sekte Besar.
Untungnya Jiao Hua Long dan yang lain juga sudah siap, begitu melihat Zhao Hai mulai menyerang, mereka segera bertempur. Tapi kali ini mereka belajar pintar, mereka tidak menyerang, melainkan bertahan sepenuhnya. Serangan dari pihak Zhao Hai juga tidak terlalu kuat, terutama didominasi oleh Huo Qiang (Senapan Api) dan Huo Pao (Meriam).
Dan saat kedua belah pihak sedang bertempur sengit, Jian Wu Ya juga menerima Chuan Xin Yu Jian (Pedang Giok Pengirim Pesan) dari Jiao Hua Long. Mereka tahu di depan sudah mulai bertempur dengan Zhao Hai, jadi mereka segera bergerak.
Beberapa Kong Jian Yi Shu Shi (Ahli Ilmu Ruang) sesuai dengan koordinat Hei Hu Bang (Geng Harimau Hitam) yang asli, mengaktifkan ilmu ruang, sebuah celah ruang besar muncul di hadapan orang-orang, Jian Wu Ya segera memimpin orang-orang masuk ke dalam.
Kali ini orang yang pergi bersama Jian Wu Ya untuk bertempur ke tempat Hei Hu Bang tidak banyak, tapi semuanya elit. Qiangzhe (Kuat) periode Chang Sheng Qi (Periode Panjang Umur) yang mengikuti Jian Wu Ya mencapai dua ratus, ditambah sekitar dua ribu Qiangzhe periode Du Jie Qi (Periode Menyeberangi Kesengsaraan), kekuatan tempur tim kecil ini sudah sangat tangguh.
Saat Jian Wu Ya dan yang lain keluar dari ujung ruang itu, mereka mendapati diri mereka sudah berada di sebuah gua besar. Dan di dalam gua ini, ada beberapa Xiuzhe (Kultivator) yang tertegun menatap mereka.
Jian Wu Ya melihat Xiuzhe itu semuanya mengenakan pakaian Xiuzhe hitam, tidak bisa menahan tawa keras, “Hei Hu Bang, lihat bagaimana kali ini kalian menghadapi kami, bunuh!” Xiuzhe itu juga berteriak dan menyerbu ke arah Xiuzhe berbaju hitam itu.
Tepat pada saat ini, di seluruh ruang terdengar suara alarm yang memekakkan telinga. Ekspresi Xiuzhe Hei Hu berubah, mereka berbalik dan pergi. Bersamaan dengan itu, Jian Wu Ya dan yang lain tiba-tiba merasakan dinding di sekitar gua ini muncul garis-garis merah. Garis-garis merah ini dalam sekejap berubah menjadi Fa Zhen (Formasi Sihir) satu per satu, lalu dia merasakan seluruh ruang menjadi sangat panas, disertai juga dengan tekanan yang sangat besar.
Jian Wu Ya tertegun, dia melihat ruang di sekitarnya, segera tahu bahwa sistem pertahanan Hei Hu Bang telah diaktifkan. Dia segera berkata kepada orang di sampingnya, “Hancurkan dinding, cepat!”
Xiuzhe itu begitu mendengar Jian Wu Ya berkata begitu, segera mengeluarkan Fa Xiang (Hukum Alam) mereka, memukul ke dinding. Tapi saat energi serangan mereka mengenai dinding, dinding itu segera memancarkan sinar merah redup, menahan serangan mereka. Serangan sebanyak ini, ternyata untuk sementara tidak bisa berbuat apa-apa terhadap dinding itu.
Tiba-tiba, terdengar suara desiran angin, Jian Wu Ya dan yang lain menoleh, melihat sejumlah besar Xiuzhe Hei Hu Bang telah berdatangan ke sini. Orang-orang ini semuanya mengeluarkan Fa Xiang (Hukum Alam) mereka, begitu datang tanpa banyak bicara langsung melancarkan serangan terhadap Jian Wu Ya dan yang lain.
Jian Wu Ya dan yang lain segera berbalik menghadapi Xiuzhe berbaju hitam itu. Tapi saat ini, tiba-tiba dari dinding keluar beberapa ular api. Begitu beberapa ular api itu bertemu dengan Xiuzhe Sembilan Sekte Besar, segera melilit, langsung melilit Xiuzhe itu di dalamnya. Xiuzhe itu ingin melepaskan diri, tapi tidak bisa keluar. Tidak lama kemudian orang yang terlilit itu tiba-tiba menjerit kesakitan, terbakar menjadi tumpukan abu.
Jian Wu Ya melihat situasi ini tertegun, dia tidak menyangka Fa Xiang di dinding ini ternyata bisa menyerang secara aktif. Apa orang Hei Hu Bang tidak takut terbakar api ini?
Dengan cepat dia menemukan, orang Hei Hu Bang benar-benar tidak takut terbakar api ini, karena orang-orang Hei Hu Bang itu, di tubuh mereka semua membawa benda pengenal identitas, api itu sama sekali tidak berguna bagi mereka.
Selain itu, kekuatan elemen api dalam Fa Zhen itu sudah semakin kuat, sekarang bahkan Qiangzhe periode Chang Sheng Qi pun tidak berani dililit api itu. Melihat situasi ini, Jian Wu Ya tidak bisa menahan rasa terkejut di hati, dia tidak menyangka kemampuan pertahanan Hei Hu Bang di sini begitu kuat.
Jian Wu Ya dalam hati terus mengeluh, dia tahu aksinya kali ini kemungkinan besar akan gagal. Hei Hu Bang di sini tidak mungkin tidak memiliki Qiangzhe periode Chang Sheng Qi sama sekali. Sekarang Qiangzhe periode Chang Sheng Qi Hei Hu Bang belum turun tangan, mereka sudah menderita kerugian besar. Jika Qiangzhe periode Chang Sheng Qi Hei Hu Bang turun tangan, maka akan semakin merepotkan.
Begitu berpikir, Jian Wu Ya segera berkata, “Buka celah ruang, mundur!” Dengan suaranya, beberapa Kong Jian Yi Shu Shi (Ahli Ilmu Ruang) yang selalu dilindungi Xiuzhe lain segera membuka celah ruang, Jian Wu Ya membawa orang yang tersisa masuk ke dalam ruang.
Saat Jian Wu Ya dan yang lain kembali, mereka mendapati dari dua ribu Qiangzhe periode Du Jie Qi (Periode Menyeberangi Kesengsaraan) yang ikut, yang kembali hanya seribu lima ratus orang, dan juga tewas sepuluh Qiangzhe periode Chang Sheng Qi.
Kerugian seperti ini tidak bisa dibilang ringan, ekspresi Jian Wu Ya agak tidak enak dilihat. Nu Mu Fang Zhang (Kepala Biara Mata Marah) berjalan ke sisi Jian Wu Ya, berkata dengan suara dalam, “Beberapa Kong Jian Yi Shu Shi (Ahli Ilmu Ruang) itu karena terus-menerus menggunakan ilmu ruang, sudah terluka karena serangan balik kekuatan ruang, dalam waktu singkat tidak bisa menggunakan kekuatan ruang lagi.”
Jian Wu Ya tersenyum pahit, “Benar-benar tidak menyangka, kekuatan pertahanan di Hei Hu Bang ini begitu mencengangkan. Sepertinya kali ini kita salah perhitungan lagi. Kirim surat ke Lao Jiao dan Lao Meng, suruh mereka mundur. Jika tidak mundur, orang mereka yang mati akan terlalu banyak.”
Nu Mu Fang Zhang menghela nafas, mengeluarkan Chuan Xin Yu Jian (Pedang Giok Pengirim Pesan) untuk mengirim pesan ke Jiao Hua Long dan Meng Wu Di. Meskipun Nu Mu Fang Zhang tempramennya meledak-ledak, tapi menghadapi eksistensi seperti Hei Hu Bang, juga membuatnya tidak berdaya sama sekali.
Dan semua gerakan Jian Wu Ya ini dalam pantauan Zhao Hai. Zhao Hai melihat Jian Wu Ya dan yang lain menderita kerugian kecil lalu mundur, tidak bisa menahan rasa sayang. Dia masih ingin menyuruh Bu Si Sheng Wu (Makhluk Abadi) periode Chang Sheng Qi miliknya turun tangan, menahan lebih banyak orang di tempat Hei Hu Bang, membuat Jian Wu Ya dan yang lain lebih merasakan sakit.
Tapi sekarang Jian Wu Ya dan yang lain sudah kembali, dia juga tidak berniat mengejar. Sedangkan untuk Jiao Hua Long dan yang lain, Zhao Hai juga tidak ingin membunuh terlalu banyak orang. Daripada begitu, lebih baik dia cepat menyelesaikan urusan Bei Si Zhou (Empat Provinsi Utara).
Begitu berpikir, Zhao Hai melambaikan tangan, Bu Si Sheng Wu itu berhenti menyerang. Zhao Hai berdiri di atas Yi Xing (Makhluk Asing/Alien), berjalan ke depan pasukan Bu Si Sheng Wu, melihat pasukan gabungan Sembilan Sekte Besar di seberang, berkata dengan suara dalam, “Jiao Hua Long, Meng Wu Di, keluar menemuiku.”
Jiao Hua Long dan Meng Wu Di belum mundur jauh, begitu mendengar Zhao Hai berkata begitu, keduanya segera terbang keluar. Mereka tidak mengerti menatap Zhao Hai, tidak tahu mengapa Zhao Hai tiba-tiba berhenti bertempur.
Zhao Hai melihat keduanya, “Kalian berdua dengar, aku tahu mengapa kalian berdua datang ke sini. Kalian hanya ingin memberi Jian Wu Ya sedikit waktu, biar dia pergi ke kamp utama Hei Hu Bang-ku untuk membuat onar. Sejujurnya, aku sudah lama tahu ini. Sekarang Jian Wu Ya dan yang lain sudah dipukul mundur oleh Hei Hu Bang-ku. Kalian sebaiknya mundur, aku tidak ingin membunuh terlalu banyak orang, jangan memaksaku lagi.”
Jiao Hua Long dan Meng Wu Di mendengar Zhao Hai berkata begitu, sama-sama tertegun, lalu ekspresi keduanya berubah. Mereka tidak menyangka Zhao Hai sudah lama tahu ini.
Tapi Meng Wu Di segera mendengus dingin, “Jangan mengintimidasi di sana, Zhao Hai. Apa Zhang Feng memberi tahumu baru kau tahu? Harusnya kau bicara seolah-olah tahu segalanya.”
Zhao Hai melihat Meng Wu Di, mencibir dingin, “Kamu tidak perlu mengujiku. Kali ini Jian Wu Ya dan yang lain menyerang Hei Hu Bang, tidak bertemu satu pun Bu Si Sheng Wu (Makhluk Abadi) periode Chang Sheng Qi. Qiangzhe periode Chang Sheng Qi Hei Hu Bang juga tidak turun tangan. Kamu pulang bisa tanya Jian Wu Ya. Sejujurnya, meskipun aku di sini, tapi di Hei Hu Bang sana ada Bu Si Sheng Wu periode Chang Sheng Qi milikku yang bertahun-tahun bertahan. Hanya saja aku ingin orang Hei Hu Bang familiar dengan pertahanan markas, jadi tidak menyuruh Bu Si Sheng Wu periode Chang Sheng Qi itu turun tangan. Jika kalian masih tidak percaya, baik, aku bisa beri tahu, sekarang aku sudah mengirim beberapa Bu Si Sheng Wu periode Chang Sheng Qi untuk membunuh beberapa Kong Jian Yi Shu Shi (Ahli Ilmu Ruang) yang kalian cari itu. Ini bisa kalian buktikan setelah pulang. Sekarang segera enyah dariku, jika tidak, jangan salahkan aku tidak sopan.”
Meng Wu Di dan Jiao Hua Long mendengar Zhao Hai berkata begitu, wajah mereka menjadi pucat pasi, setengah karena marah, setengah lagi karena takut. Mereka percaya Zhao Hai tidak akan merendahkan diri dengan berbohong tentang hal seperti ini. Jika Zhao Hai benar-benar melakukan itu, maka dia bukanlah Zhao Hai.
Meng Wu Di dan Jiao Hua Long meskipun sangat ingin bertempur mati-matian dengan Zhao Hai, tapi mereka juga sangat sadar, jika mereka benar-benar melakukan itu, maka Sembilan Sekte Besar akan hancur. Meskipun di Sembilan Sekte Besar masih ada beberapa pasukan elit, tapi sebagian besar Xiuzhe sudah mereka bawa keluar. Jika di sini kerugian terlalu parah, maka Sembilan Sekte Besar benar-benar akan tamat.
Meng Wu Di dan Jiao Hua Liong saling berpandangan, mengatupkan gigi, berkata dengan suara dalam, “Mundur!” Setelah itu, mereka mengendalikan Fa Qi (Alat Sihir) mundur. Pasukan gabungan Sembilan Sekte Besar juga mulai mundur perlahan, langsung mundur ke seberang Sungai Yu Dai He.
Melihat pasukan gabungan Sembilan Sekte Besar yang menjauh, Zhao Hai tidak mengejar, melainkan menoleh melihat ke arah Bei Sheng Zhou, bergumam, “Kesempatan sudah cukup banyak kuberikan, kalian tidak tahu menghargai, jangan salahkan aku.” Setelah berkata, Zhao Hai melambaikan tangan, pasukan Bu Si Sheng Wu bergerak menuju Bei Sheng Zhou.
Begitu pasukan Bu Si Sheng Wu Zhao Hai bergerak, dia segera mengirim pesan ke Li Kuang Ge, memberi tahu Li Kuang Ge, dia menyerang dari selatan ke utara, suruh Li Kuang Ge menyerang dari utara ke selatan, keduanya menjepit, harus dalam waktu sesingkat mungkin menenangkan Bei Sheng Zhou, lalu bergerak menuju dua provinsi lainnya.
Waktu pertempuran Zhao Hai dan Meng Wu Di mereka tidak terlalu lama, kedua belah pihak bertempur besar total hanya beberapa jam saja. Dan dalam beberapa jam ini, pasukan besar Li Kuang Ge mereka sudah bergerak ke depan markas pusat Zong Men (Sekte) kecil lainnya. Li Kuang Ge juga mengikuti metode Zhao Hai sebelumnya, pertama mengirim orang ke Zong Men kecil itu untuk memberikan ultimatum terakhir, jika mereka tidak menyerah baru akan diserang.
Tapi yang agak mengejutkan Li Kuang Ge, Zong Men kecil itu ternyata menyerah. Mereka setuju tanpa syarat bergabung ke dalam Zi You Lian Meng (Aliansi Bebas), menjadi cabang di Bei Sheng Zhou sini.
Begitu mudahnya menaklukkan Zong Men kecil, agak mengejutkan Li Kuang Ge. Tapi dia tetap menyetujui permintaan Zong Men kecil ini, membiarkannya bergabung ke dalam Zi You Lian Meng. Selanjutnya pasukan besar terus bergerak. Tepat pada saat ini, dia menerima Chuan Xin Yu Jian (Pedang Giok Pengirim Pesan) dari Zhao Hai, menyuruhnya mempercepat.
Dan pada saat ini, Zong Men di Bei Sheng Zhou juga tahu masalah Zhao Hai memukul mundur pasukan gabungan Sembilan Sekte Besar. Begitu berita ini menyebar, pasukan gabungan Xi Gui Zhou (Provinsi Hantu Barat) dan Dong Sheng Zhou (Provinsi Suci Timur) segera bubar. Bersamaan dengan itu, beberapa Zong Men kecil di dua provinsi mulai menghubungi Zi You Lian Meng.
Sementara situasi di Bei Sheng Zhou sini agak sedikit berbeda. Orang-orang di sini sendiri sudah membentuk aliansi-aliansi kecil. Sekarang menyuruh mereka bergabung ke dalam Zi You Lian Meng, ada beberapa aliansi kecil yang ingin mengajukan syarat. Tapi mereka tidak menyangka, syarat yang mereka ajukan, sama sekali tidak diterima Zhao Hai. Dan semua sekte yang mengajukan syarat, langsung dimusnahkan oleh Zhao Hai, bahkan tidak memberi mereka kesempatan memperbaiki.
Seketika seluruh Bei Sheng Zhou diliputi darah dan angin ribut. Zong Men di Bei Sheng Zhou ini baru tahu betapa mengerikannya. Sisa Zong Men yang lain tidak berani lagi mengajukan syarat apapun, semuanya aktif menghubungi pasukan besar Zhao Hai.
Setelah Zhao Hai memusnahkan belasan Zong Men, tidak ada lagi yang berani menawar syarat dengannya. Zhao Hai juga tidak bertindak kelewatan, jadi Zong Men yang ingin bergabung ke Zi You Lian Meng, asalkan bergabung tanpa syarat, semuanya dia terima. Tapi Zhao Hai sudah bilang, setelah mereka bergabung ke Zi You Lian Meng, nantinya dalam pembagian tingkatan Zong Men, mereka termasuk yang terendah.
Zong Men itu meskipun agak tidak puas dengan cara Zhao Hai ini, tapi tidak bisa berbuat apa-apa. Jika mereka berani berkata apa-apa lagi, Zhao Hai kemungkinan langsung memusnahkan mereka. Sekarang Xiuzhe Bei Sheng Zhou ini sudah takut pada Zhao Hai. Menurut mereka, Zhao Hai adalah raja pembunuh, sering kali memusnahkan seluruh keluarga.
Dan masalah Zi You Lian Meng akan membagi tingkatan untuk semua Zong Men yang bergabung ke Zi You Lian Meng, juga diketahui oleh orang lain yang belum bergabung ke Zi You Lian Meng. Begitu mendengar hanya Zong Men yang bergabung lebih awal, tidak akan dinilai ke tingkat terendah, Zong Men yang belum bergabung ke Zi You Lian Meng mulai gelisah. Mereka segera meminta untuk bergabung ke Zi You Lian Meng. Tapi meskipun Zi You Lian Meng menyetujui permintaan bergabung mereka, tapi tidak memberi tahu mereka, mereka bisa dinilai sebagai Zong Men tingkat ke berapa. Ini membuat orang-orang Zong Men itu agak gelisah dan tidak tenang.
Karena tindakan kejam Zhao Hai, Bei Yi Zhou (Provinsi Utara yang Berbeda) dengan cepat berhasil ditenangkan. Zong Men kecil di Bei Yi Zhou sekarang tidak bisa lagi mengindahkan perintah Bei Sheng Shu Yuan (Akademi Suci Utara). Semua orang tidak menyangka Zhao Hai akan begitu kejam, tidak memberimu kesempatan, begitu datang langsung membunuh, langsung memusnahkan sekte. Cara seperti ini siapa pun akan takut.
Sementara Nan Fang Zhou (Provinsi Selatan) belakangan ini relatif tenang. Pasukan gabungan Sembilan Sekte Besar sudah bubar, mereka dalam waktu singkat tidak berani mengganggu Zhao Hai lagi. Karena beberapa Kong Jian Yi Shu Shi (Ahli Ilmu Ruang) yang mereka cari sudah dibunuh oleh Bu Si Sheng Wu periode Chang Sheng Qi kiriman Zhao Hai. Ditambah lagi dengan kata-kata Zhao Hai yang dibawa pulang Jiao Hua Long dan Meng Wu Di, membuat Jian Wu Ya dan yang lain benar-benar diam. Mereka sekarang tidak tahu mengapa Zhao Hai bisa tahu semua gerakan mereka. Tapi justru karena tidak tahu, mereka jadi merasa takut. Sebelum tahu mengapa Zhao Hai tahu semua gerakan mereka, mereka tidak akan bergerak lagi melawan Zi You Lian Meng.
==
Zhao Hai duduk di atas Ming Wang Hao (Kapal Raja Neraka). Sekarang Di Yi Jun Tuan (Korps Pertama) sudah tidak berada di Bei Sheng Zhou (Provinsi Suci Utara) lagi, melainkan sudah bergerak menuju Xi Gui Zhou (Provinsi Hantu Barat). Bei Sheng Zhou (Provinsi Suci Utara) di sana sudah sepenuhnya ditaklukkan, bahkan Dong Sheng Zhou (Provinsi Suci Timur) pun sudah ditaklukkan. Zi You Lian meng (Aliansi Bebas) sudah resmi mengambil alih kedua provinsi ini. Beberapa sekte kecil yang sejak awal bergabung dengan Zi You Lian meng (Aliansi Bebas), di kedua provinsi ini, semuanya mendapat banyak keuntungan. Beberapa sekte kecil bahkan dengan tegas memindahkan markas besar mereka ke Bei Sheng Zhou (Provinsi Suci Utara) atau Dong Sheng Zhou (Provinsi Suci Timur) sana, karena wilayah yang mereka dapatkan di sana, lebih luas dari wilayah asli mereka, tentu saja mereka pindah.
Wilayah asli sekte-sekte kecil ini, juga menggunakan metode pertukaran tanah, untuk mendapatkan lebih banyak tanah. Dan Hei Hu bang (Geng Macan Hitam) kali ini juga menggunakan metode pertukaran tanah ini, mendapatkan wilayah yang lebih besar. Diyakini asalkan Zhao Hai sudah menaklukkan Xi Gui Zhou (Provinsi Hantu Barat), Hei Hu bang (Geng Macan Hitam) dapat menghubungkan kamp lama dengan markas besar Wan Yao zong (Sekte Sepuluh Ribu Iblis) yang dulu. Ini adalah wilayah yang sangat luas.
Zhao Hai terhadap perubahan Hei Hu bang (Geng Macan Hitam) ini tentu saja melihatnya. Hei Hu bang (Geng Macan Hitam) sekarang ingin wilayah semuanya adalah Bei Yi Zhou (Provinsi Asing Utara). Meskipun Bei Sheng Zhou (Provinsi Suci Utara), Dong Sheng Zhou (Provinsi Suci Timur) dan Xi Gui Zhou (Provinsi Hantu Barat) di sini bisa mengosongkan cukup banyak wilayah, namun Zhao Hai tidak bersiap membiarkan Hei Hu bang (Geng Macan Hitam) menginginkannya. Mereka bisa membuka beberapa fen tang (Kantor Cabang) di sini, namun beberapa fen tang (Kantor Cabang) ini pasti tidak akan menempati wilayah terlalu besar. Mereka terutama masih mengelola Bei Yi Zhou (Provinsi Asing Utara).
Di mata beberapa sekte kecil, Bei Yi Zhou (Provinsi Asing Utara) adalah wilayah pegunungan terpencil yang tandus, tanah liar. Namun Zhao Hai ingin Hei Hu bang (Geng Macan Hitam) mengelola Bei Yi Zhou (Provinsi Asing Utara) dengan baik.
Material kultivasi di Bei Yi Zhou (Provinsi Asing Utara) sana memang tidak sekaya beberapa provinsi besar lainnya, tapi juga sama sekali tidak sedikit. Dan semakin daerah terpencil seperti ini, semakin tidak ada yang merebut. Asalkan Hei Hu bang (Geng Macan Hitam) mengelola wilayah Bei Yi Zhou (Provinsi Asing Utara) dengan baik, dasar untuk sepuluh ribu tahun akan terjaga. Maka Zhao Hai tidak membiarkan Zhang Feng dan yang lainnya terlalu banyak mengambil wilayah di beberapa provinsi lain, karena tidak perlu.
Akhir-akhir ini, Jiu Da Zong Men (Sembilan Sekte Besar) cukup patuh. Ini tidak di luar dugaan Zhao Hai. Jiu Da Zong Men (Sembilan Sekte Besar) terus menerus menderita kerugian di tangannya, jika masih tidak patuh, itu sungguh tidak tahu situasi.
Yang paling utama, akhir-akhir ini, di Yue Long jie (Dunia Yue Long) sana penilaian besar sekali dalam sepuluh ribu tahun akan tiba. Jiu Da Zong Men (Sembilan Sekte Besar) bahkan jika ingin melakukan tindakan apa pun, akan menunggu setelah penilaian besar. Namun periode ini justru memudahkan Zhao Hai untuk dapat dengan lancar mencerna Bei Si Zhou (Empat Provinsi Utara).
Saat membereskan Bei Si Zhou (Empat Provinsi Utara), selain Bei Sheng Zhou (Provinsi Suci Utara) sana masih memerlukan sedikit usaha, di Dong Sheng Zhou (Provinsi Suci Timur) dan Xi Gui Zhou (Provinsi Hantu Barat) di sini tidak menemui perlawanan terlalu besar. Orang-orang dari sekte kecil itu sangat paham, mereka tidak mungkin bisa menahan pasukan besar Zi You Lian meng (Aliansi Bebas). Dalam situasi ini, jika mereka masih melawan, itu berarti mereka sendiri yang mencari mati.
Sekarang tidak ada lagi sekte yang berani bernegosiasi dengan Zi You Lian meng (Aliansi Bebas). Semua sekte yang nego telah dimusnahkan oleh Zhao Hai. Tindakan Zhao Hai yang begitu kejam dan tegas ini, membuat semua orang ketakutan. Bukan hanya sekte di Bei Sheng Zhou (Provinsi Suci Utara), Dong Sheng Zhou (Provinsi Suci Timur) dan Xi Gui Zhou (Provinsi Hantu Barat), bahkan beberapa sekte di Zi You Lian meng (Aliansi Bebas) asli pun terkejut oleh tindakan Zhao Hai. Tidak ada lagi yang berani membuat masalah, gerakan-gerakan kecil di bawah juga semuanya hilang.
Sebagian besar sekte di Xi Gui Zhou (Provinsi Hantu Barat) di sini sudah lebih dulu menghubungi Zhang Feng dan yang lainnya, sekarang sudah terhitung sebagai orang Zi You Lian meng (Aliansi Bebas). Zhao Hai kali ini datang ke Xi Gui Zhou (Provinsi Hantu Barat) di sini, hampir tidak menggunakan kekerasan.
Namun Xi Gui Zhou (Provinsi Hantu Barat) di sini dia tetap harus datang. Dia harus membuat orang-orang di Xi Gui Zhou (Provinsi Hantu Barat) ini mengetahui kekuatan mereka, supaya orang-orang ini tidak lagi memikirkan niat-niat buruk.
Sekarang meskipun Zhao Hai duduk di Ming Wang Hao (Kapal Raja Neraka), kelihatannya seperti sedang melihat pemandangan Xi Gui Zhou (Provinsi Hantu Barat), sebenarnya pikirannya sama sekali tidak di sini. Dia sekarang memikirkan tentang penilaian besar Yue Long jie (Dunia Yue Long) itu sebenarnya bagaimana.
Li Kuangge berdiri di samping Zhao Hai, tidak bicara. Namun sesekali dia akan melirik Zhao Hai, tatapan matanya penuh dengan kekaguman.
Saat sedang begini, tiba-tiba Zhao Hai berkata: “Kuangge, berapa lama lagi sampai ke tepi Sungai Yu Dai?”
Li Kuangge menghitung waktu: “Sekitar satu jam lagi sampai. Hai Ge, sekarang Bei Si Zhou (Empat Provinsi Utara) sudah menjadi milik Zi You Lian meng (Aliansi Bebas) kita, apa ada yang tidak menyenangkanmu?”
Zhao Hai tersenyum tipis, menggeleng: “Tidak ada, cuma penilaian besar Yue Long jie (Dunia Yue Long) sekali sepuluh ribu tahun akan tiba, aku belum tahu penilaian besar Yue Long jie (Dunia Yue Long) kali ini akan seperti apa.”
Li Kuangge mengangguk: “Aku dengar Tai Shang Zhang Lao (Tetua Tertinggi) di sekte bilang, penilaian besar sekali sepuluh ribu tahun itu sebenarnya sangat sederhana. Orang Yue Long jie (Dunia Yue Long) menggunakan shen shi li (Kekuatan Mental) untuk memindai Xiu zhen jie (Dunia Kultivasi), lalu bisa memutuskan apakah Xiu zhen jie (Dunia Kultivasi) layak masuk ke Yue Long jie (Dunia Yue Long).”
Zhao Hai terkejut, lalu mengerutkan kening: “Memindai dengan shen shi li (Kekuatan Mental)? Xiu zhen jie (Dunia Kultivasi) sebesar ini, apa bisa terlihat jelas dengan shen shi li (Kekuatan Mental)?”
Li Kuangge menggeleng: “Entahlah. Katanya yang mengelola Yue Long jie (Dunia Yue Long), setiap orang berkekuatan luar biasa. Mungkin mereka punya cara lain juga tidak tentu.”
Zhao Hai mengangguk, berkata dengan suara berat: “Mungkin. Oh iya, Kuangge, di depan masih ada sekte?”
Li Kuangge berpikir, lalu mengangguk: “Ada, di depan masih ada satu sekte. Nama sekte ini Bai Gui Men (Sekte Seratus Hantu), adalah sekte xiu Gui (Kultivator Hantu). Dulu hubungannya dengan Miao Yin ge (Kuil Suara Misterius) tidak begitu baik. Katanya Bai Gui Men (Sekte Seratus Hantu) dulu juga pernah jaya, kekuatannya tidak kalah dari Jiu Da Zong Men (Sembilan Sekte Besar). Belakangan terus ditekan oleh Miao Yin ge (Kuil Suara Misterius), sekarang sudah terpuruk menjadi sekte kecil, hanya bisa menjaga shan men (Gerbang Gunung) mereka sendiri.”
Zhao Hai mengangguk: “Apa Bai Gui Men (Sekte Seratus Hantu) ini sudah bergabung dengan Zi You Lian meng (Aliansi Bebas)?”
Li Kuangge mengangguk: “Sudah bergabung, dan termasuk gelombang pertama di Xi Gui Zhou (Provinsi Hantu Barat) yang bergabung dengan Zi You Lian meng (Aliansi Bebas). Shan men (Gerbang Gunung) sekte mereka ada di Bai Gui Shan (Gunung Seratus Hantu) di depan. Katanya di sana yin qi (Energi Yin) pekat, paling cocok untuk kultivasi orang Bai Gui Men (Sekte Seratus Hantu).”
Zhao Hai mengangguk, berkata dengan suara berat: “Sekte seperti ini, kita harus mendukungnya. Nanti aku bicara dengan mengzhu (Ketua Aliansi). Dulu waktu kita memusnahkan You Hun bang (Geng Jiwa Gentayangan), kita mendapat cukup banyak gong fa (Metode Kultivasi) dan sebagainya. Jika mereka butuh, bisa kita berikan beberapa.”
Li Kuangge terkejut, lalu tidak mengerti memandang Zhao Hai: “Hai Ge, mendukung mereka kenapa? Orang-orang xiu Gui (Kultivator Hantu) ini, satu per satu sembunyi-sembunyi, tidak seperti barang baik.”
Zhao Hai melihat Li Kuangge, tersenyum tipis: “Kuangge, kau tidak boleh begitu. Xiu zhen (Kultivasi) memiliki tiga ribu da dao (Jalan Besar). Keberadaan setiap dao (Jalan) memiliki dao (Jalan) nya di dalamnya. Gui dao (Jalan Hantu) juga termasuk salah satu dao (Jalan) utama dari tiga ribu da dao (Jalan Besar). Hanya saja karena cara kultivasinya berbeda, jadi terlihat agak berbeda. Sekarang mereka sudah menjadi orang Zi You Lian meng (Aliansi Bebas) kita, kau tidak boleh memandang rendah mereka.”
Li Kuangge mendengar Zhao Hai berkata begitu, mukanya memerah, menunduk: “Ya, Hai Ge teguranmu benar.”
Zhao Hai tersenyum tipis, menepuk bahu Li Kuangge: “Tidak apa-apa. Aku beri tahu kau, perkataan yang baru saja aku sampaikan padamu, itu cuma omongan untuk didengar orang luar. Itu semua basa-basi di permukaan. Tujuan sebenarnya bukan itu. Kedudukanmu di Ju Fu bang (Geng Kapak Raksasa) tidak rendah, nanti akan menghadapi berbagai macam hal. Jangan tertipu oleh kata-kata yang terucap di permukaan ini.”
Li Kuangge terkejut, tidak mengerti memandang Zhao Hai: “Hai Ge, apa maksudmu? Apa maksudmu perkataanmu barusan, itu cuma omongan di permukaan? Lalu tujuan sebenarnya kamu begini apa?”
Zhao Hai tersenyum tipis, berkata dengan suara berat: “Apa kau perhatikan posisi shan men (Gerbang Gunung) Bai Gui bang (Geng Seratus Hantu)?”
Li Kuangge berpikir: “Bai Gui Shan (Gunung Seratus Hantu) tempat Bai Gui bang (Geng Seratus Hantu) berada, dekat dengan Sungai Yu Dai. Tapi gunung itu karena terlalu banyak batu aneh di atasnya, selalu mengeluarkan suara desau, dan di gunung itu juga ada beberapa gua besar, di dalamnya yin qi (Energi Yin) sangat pekat. Tidak ada yang istimewa.”
Zhao Hai berkata dengan suara berat: “Bukan suruh kau bilang apa istimewanya gunung itu, tapi suruh kau bilang posisi geografis gunung itu.”
Li Kuangge tidak mengerti memandang Zhao Hai: “Dekat dengan Sungai Yu Dai, itu kan sudah aku bilang barusan?”
Zhao Hai tersenyum: “Benar, dekat dengan Sungai Yu Dai. Dan kau juga tahu, Bai Gui bang (Geng Seratus Hantu) bermusuhan dengan Miao Yin ge (Kuil Suara Misterius). Sekarang Jiu Da Zong Men (Sembilan Sekte Besar) bergabung, sama artinya dia bermusuhan dengan semua Jiu Da Zong Men (Sembilan Sekte Besar). Sedangkan Bai Gui Shan (Gunung Seratus Hantu) tempat Bai Gui bang (Geng Seratus Hantu) berada, paling dekat dengan Sungai Yu Dai. Jiu Da Zong Men (Sembilan Sekte Besar) di seberang Sungai Yu Dai jika ingin menyeberangi sungai menyerang kita, Bai Gui bang (Geng Seratus Hantu) pasti akan tahu. Asalkan kita banyak mendukung mereka, maka Bai Gui bang (Geng Seratus Hantu) pasti akan berterima kasih pada Zi You Lian meng (Aliansi Bebas). Jiu Da Zong Men (Sembilan Sekte Besar) ingin menyuap mereka pun tidak mungkin. Dia adalah pos terdepan yang kita tempatkan di tepi Sungai Yu Dai. Jika Jiu Da Zong Men (Sembilan Sekte Besar) ada gerakan aneh, kita semua akan tahu. Maka untuk sekte seperti ini, kita sebisa mungkin harus merangkul dan mendukung. Paham?”
Li Kuangge mendengar Zhao Hai berkata begitu, akhirnya mengerti. Dia segera berkata: “Ya Hai Ge, aku paham.”
Zhao Hai mengangguk, berkata dengan suara berat: “Ke Bai Gui Shan (Gunung Seratus Hantu) sana lihat, istirahat.” Li Kuangge mengiyakan, pasukan besar langsung menuju Bai Gui Shan (Gunung Seratus Hantu).
Di dalam sebuah dongfu (Gua Kediaman) Bai Gui bang (Geng Seratus Hantu), duduk seorang tua. Orang tua ini kelihatannya sudah berusia lebih dari seratus tahun, rambut dan jenggotnya semuanya putih, di wajahnya bahkan muncul flek hitam. Dia sangat kurus, mengenakan jubah hitam xiuzhe (Kultivator), di jubahnya disulam dengan benang perak pola-pola hantu menyeramkan. Dia adalah bangzhu (Kepala Geng) Bai Gui bang (Geng Seratus Hantu), Zhong Wuhun.
Di depan Zhong Wuhun berdiri beberapa xiuzhe (Kultivator). Usia beberapa xiuzhe (Kultivator) ini kelihatannya tidak besar, kekuatan mereka juga di Du jie qi (Periode Menyeberangi Kesengsaraan). Sekarang mereka semua memandang Zhong Wuhun dengan penuh hormat. Beberapa orang ini adalah generasi penerus Bai Gui bang (Geng Seratus Hantu), kedudukan mereka di Bai Gui bang (Geng Seratus Hantu) tidak rendah. Namun mereka terhadap Zhong Wuhun sangatlah hormat.
Faktanya di Bai Gui bang (Geng Seratus Hantu), hampir tidak ada orang yang tidak menghormati Zhong Wuhun. Karena Zhong Wuhun terlalu banyak berbuat untuk Bai Gui bang (Geng Seratus Hantu). Saat muda, Zhong Wuhun juga terkenal sebagai tiancai (Jenius) di Bai Gui bang (Geng Seratus Hantu). Usia muda sudah menjadi qiangzhe (Pakar) Du jie qi (Periode Menyeberangi Kesengsaraan). Dia dianggap sebagai tiancai (Jenius) di Bai Gui bang (Geng Seratus Hantu) yang paling mungkin menjadi qiangzhe (Pakar) Chang sheng qi (Periode Keabadian) paling cepat.
Namun kemudian Bai Gui bang (Geng Seratus Hantu) ditekan oleh Miao Yin ge (Kuil Suara Misterius). Bangzhu (Kepala Geng) lama Bai Gui bang (Geng Seratus Hantu) dibunuh secara licik oleh Miao Yin ge (Kuil Suara Misterius). Bai Gui bang (Geng Seratus Hantu) untuk sementara tidak memiliki pemimpin, kelihatannya akan dipojokkan sampai mati oleh Miao Yin ge (Kuil Suara Misterius). Saat inilah, Zhong Wuhun menerima jabatan bangzhu (Kepala Geng). Setelah menjabat, dia meninggalkan ide untuk bertempur mati-matian dengan Miao Yin ge (Kuil Suara Misterius), menghubungi banyak pihak, membayar banyak harga, akhirnya berhasil menyelamatkan Bai Gui bang (Geng Seratus Hantu). Kemudian dengan susah payah dikelola, membuat Bai Gui bang (Geng Seratus Hantu) di Xi Gui Zhou (Provinsi Hantu Barat) ini, masih bisa menempati suatu tempat.
Namun dengan begini, kultivasinya sendiri terbengkalai. Setelah Bai Gui bang (Geng Seratus Hantu) akhirnya stabil, dia sudah melewati masa terbaik kultivasi, ingin menjadi gao shou (Pakar) Chang sheng qi (Periode Keabadian), hampir tidak mungkin. Justru karena alasan inilah, maka Zhong Wuhun sekarang meskipun hanya xiuzhe (Kultivator) Du jie qi (Periode Menyeberangi Kesengsaraan), namun di Bai Gui bang (Geng Seratus Hantu), tidak ada yang tidak menghormatinya. Bahkan Tai Shang Zhang Lao (Tetua Tertinggi) Chang sheng qi (Periode Keabadian) pun terhadap Zhong Wuhun hormat luar biasa, terlihat betapa tingginya kedudukan Zhong Wuhun di Bai Gui bang (Geng Seratus Hantu).
==
Zhong Wuhun duduk di dalam dongfu (Gua Surgawi)-nya, memandang beberapa orang di depannya, lalu berkata dengan suara berat, “Apakah sudah diketahui di mana Tuan Zhao Hai berada? Apakah dia akan datang ke Geng Seratus Hantu (Bai Gui Bang) kita?”
Salah seorang Xiuzhe (Kultivator) itu buru-buru menjawab, “Menjawab perkataan Bangzhu (Kepala Geng), Zhao Hai sedang menuju ke Gunung Seratus Hantu (Bai Gui Shan) kita, diperkirakan kurang dari satu jam lagi akan tiba. Tidak tahu apakah dia akan mampir ke Geng Seratus Hantu (Bai Gui Bang) kita.”
Zhong Wuhun tersenyum tipis dan berkata, “Kalau begitu paling baik. Bersiaplah menyambut Tuan Zhao Hai, dia pasti akan datang.” Beberapa Xiuzhe (Kultivator) itu meskipun tidak tahu mengapa Zhong Wuhun berkata demikian, mereka serempak mengiyakan.
Zhong Wuhun melihat mereka keluar, lalu bergumam, “Zhao Hai, jangan sampai kau membuat orang tua ini kecewa. Orang sepertimu, seharusnya tahu apa fungsi Geng Seratus Hantu (Bai Gui Bang) kami.”
Satu jam berlalu dalam sekejap. Zhao Hai membawa Pasukan Pertama mendekati Geng Seratus Hantu (Bai Gui Bang). Sebelum sampai, Zhao Hai melambaikan tangan dan berkata, “Semua orang berhenti, berkemahlah di kaki gunung. Kuangge, ikut aku masuk.”
Setelah berkata, dia mengendalikan Kapal Penguasa Dunia Bawah (Ming Wang Hao) terbang menuju Gunung Seratus Hantu (Bai Gui Shan). Li Kuangge mengeluarkan Pedang Giok Pengirim Pesan (Chuan Xin Yu Jian), memberi pesan kepada orang-orang itu, baru merasa tenang. Li Kuangge tahu Zhao Hai sangat memperhatikan Geng Seratus Hantu (Bai Gui Bang), jadi Geng Seratus Hantu (Bai Gui Bang) sama sekali tidak boleh tersinggung, makanya dia memberi pesan.
Keduanya belum sampai di Gunung Seratus Hantu (Bai Gui Shan), sudah melihat sekelompok besar orang terbang keluar dari gunung itu. Setelah muncul, mereka segera terbagi menjadi dua barisan, berdiri di sana menyambut Zhao Hai.
Kemudian seorang lelaki tua memimpin beberapa Xiuzhe (Kultivator) muda menyongsong Kapal Penguasa Dunia Bawah (Ming Wang Hao). Zhao Hai memperlambat kecepatan kapal, tak lama kemudian kedua pihak bertemu. Lelaki tua itu menangkupkan tangan ke arah Zhao Hai dan berkata, “Saya, Kepala Geng Seratus Hantu (Bai Gui Bang), Zhong Wuhun, menghadap Tuan Zhao Hai.”
Zhao Hai tersenyum tipis, juga menangkupkan tangan dan berkata, “Bertemu dengan Kepala Geng Zhong, Zhao Hai memberi salam. Kepala Geng Zhong tidak perlu bersikap sungkan seperti ini, biarkan mereka turun dan beristirahat.” Yang dimaksud Zhao Hai tentu saja anggota Geng Seratus Hantu (Bai Gui Bang) yang datang menyambutnya.
Zhong Wuhun tersenyum tipis dan berkata, “Bukan orang tua ini yang mengorganisir mereka, melainkan mereka datang dengan sukarela. Status Tuan di hati anak-anak ini sangat tinggi, hahahaha.”
Zhao Hai tersenyum tipis dan berkata, “Aku merasa tidak layak. Kepala Geng, silakan naik ke kapal untuk melanjutkan pembicaraan.” Zhong Wuhun mengiyakan, terbang ke atas kapal, sambil memperkenalkan orang-orang di sisinya, yang merupakan murid inti Geng Seratus Hantu (Bai Gui Bang).
Zhao Hai tersenyum dan memberi salam kepada mereka. Melihat Zhao Hai, mereka semua agak bersemangat, seperti kata Zhong Wuhun, popularitas Zhao Hai di kalangan Xiuzhe (Kultivator) muda memang tinggi, dia adalah figur idola.
Mereka menyusuri lorong yang disisihkan para murid Geng Seratus Hantu (Bai Gui Bang) untuk masuk ke Gunung Seratus Hantu (Bai Gui Shan), lalu terbang masuk ke aula utama Geng Seratus Hantu (Bai Gui Bang).
Di dalam aula sudah tersedia kursi-kursi. Zhao Hai duduk di kursi utama, Zhong Wuhun duduk di samping menemani. Setelah keduanya duduk, Zhao Hai berkata, “Kepala Geng Zhong, kali ini Zhao Hai datang dengan gegabah, sungguh mengganggu.”
Zhong Wuhun buru-buru berkata, “Tidak, tidak. Tuan Zhao Hai bersedia datang ke Geng Seratus Hantu (Bai Gui Bang) kami, itu adalah berkah bagi kami. Bagaimana kami berani menerima ucapan Tuan seperti itu.”
Zhao Hai tersenyum tipis, dia sudah melihat bahwa Zhong Wuhun adalah orang cerdas. Jadi dia tidak banyak basa-basi, langsung berkata dengan suara berat, “Kepala Geng Zhong, terus terang saja, lokasi Geng Seratus Hantu (Bai Gui Bang) kalian sangat penting, bisa memantau Sembilan Sekte Besar (Jiu Da Zongmen) di seberang. Jadi aku ingin mengusulkan ke Aliansi (Meng) untuk memberikan dukungan besar kepada Geng Seratus Hantu (Bai Gui Bang). Bagaimana pendapat Kepala Geng Zhong?”
Zhong Wuhun benar-benar tidak menyangka Zhao Hai akan begitu langsung. Dia tertegun, lalu dengan wajah penuh semangat berdiri, membungkuk dan berkata, “Kalau begitu, terima kasih banyak kepada Tuan.”
Zhao Hai melambaikan tangan, mempersilakan Zhong Wuhun duduk, lalu berkata dengan suara berat, “Sebelumnya Geng Roh Pengembara (You Hun Bang) bermusuhan dengan Geng Harimau Hitam (Hei Hu Bang) kami. Setelah mereka kumusnahkan, aku mendapatkan beberapa teknik kultivasi (gongfa) dari Geng Roh Pengembara (You Hun Bang). Teknik-teknik ini semuanya adalah teknik kultivasi hantu (gui xiu). Sekarang di Geng Harimau Hitam (Hei Hu Bang) juga ada beberapa murid yang berlatih. Sedangkan Geng Seratus Hantu (Bai Gui Bang) adalah sekte kultivasi hantu (gui xiu). Apakah Kepala Geng Zhong tertarik dengan teknik-teknik ini? Jika tertarik, saya bisa menyuruh sekte (zongmen) mengirimkannya kepada Kepala Geng Zhong.”
Zhong Wuhun kali ini benar-benar bersemangat. Geng Seratus Hantu (Bai Gui Bang) memang sekte kultivasi hantu (gui xiu), tapi Geng Roh Pengembara (You Hun Bang) itu dulu adalah eksistensi yang mendominasi dunia kultivasi (Xiuzhen jie). Teknik kultivasi (gongfa) mereka, bagaimana bisa dibandingkan? Meskipun kemudian Geng Roh Pengembara (You Hun Bang) merosot, bisa mendapatkan beberapa teknik mereka untuk dipelajari, manfaatnya bagi Geng Seratus Hantu (Bai Gui Bang) sangat besar. Ini menyangkut masalah besar perkembangan Geng Seratus Hantu (Bai Gui Bang) di masa depan.
Zhong Wuhun dengan wajah penuh semangat berdiri, membungkuk dalam-dalam kepada Zhao Hai, beberapa saat baru berdiri dan berkata, “Kebaikan besar Tuan kepada Geng Seratus Hantu (Bai Gui Bang), seluruh Geng Seratus Hantu (Bai Gui Bang) kami tidak akan pernah melupakannya. Zhong Wuhun tidak ada yang bisa membantu Tuan, hanya bisa di sini memberi hormat. Kelak jika Tuan ada perintah, Geng Seratus Hantu (Bai Gui Bang) tidak akan berani tidak patuh.”
Mendengar itu, Zhao Hai tersenyum tipis, lalu berkata dengan suara berat, “Kepala Geng Zhong, sudah kukatakan, Aliansi Merdeka (Ziyou Lianmeng) tidak akan pernah memperlakukan dengan buruk siapa pun yang berjasa pada Aliansi. Sekarang meskipun kalian belum berkontribusi, tapi lokasi Geng Seratus Hantu (Bai Gui Bang) memang terlalu penting. Dan aku dengar kalian punya dendam dengan Paviliun Suara Merdu (Miao Yin Ge). Jadi aku berharap Geng Seratus Hantu (Bai Gui Bang) bisa menjadi garis pertahanan pertama ini. Tentu saja, bukan berarti ketika Sembilan Sekte Besar (Jiu Da Zongmen) menyerang Aliansi, kalian harus maju pertama. Tidak perlu. Jika mereka menyerang, pasti akan mengerahkan seluruh pasukan, kalian tidak akan mampu menahannya. Jadi di sini kalian harus secepatnya membangun array teleportasi (chuansong zhen) menuju ke Geng Harimau Hitam (Hei Hu Bang). Jika perlu, mundurlah ke sana.”
Zhong Wuhun mengangguk dan berkata dengan suara berat, “Segala sesuatunya mengikuti pengaturan Tuan.”
Zhao Hai mengangguk dan berkata, “Nanti aku akan menyuruh geng (bang) mengalokasikan beberapa kapal berwajah hantu (gui mian chuan) untuk kalian, dan juga akan mengajarkan metode pembuatannya. Saat itu, keamanan Sungai Sabuk Giok (Yu Dai Jiang) akan diserahkan kepada kalian.”
Zhong Wuhun dengan sungguh-sungguh berkata, “Mohon Tuan tenang, keamanan Sungai Sabuk Giok (Yu Dai Jiang) serahkan pada kami. Jika ada kesalahan, saya Zhong Wuhun akan membawa kepala saya menghadap Tuan.”
Zhao Hai tersenyum tipis, melambaikan tangan dan berkata, “Baiklah, kau tidak perlu begitu. Hari ini pasukan besar kita akan beristirahat di sini satu hari. Besok kita akan bergegas ke tepi Sungai Sabuk Giok (Yu Dai Jiang), aku ada urusan yang perlu ditangani.”
Zhong Wuhun meskipun tidak tahu urusan apa itu, tidak banyak bertanya. Dia berdiri dan berkata, “Tuan, saya sudah menyiapkan dongfu (Gua Surgawi) untuk Tuan beristirahat. Apakah Tuan ingin beristirahat sebentar?”
Zhao Hai menggeleng, “Aku sudah terbiasa beristirahat di Kapal Penguasa Dunia Bawah (Ming Wang Hao). Dongfu (Gua Surgawi) tidak usah kita datangi. Jika Kepala Geng Zhong berminat, bisa ikut aku ke kapal duduk-duduk.”
Mendengar ada maksud lain, Zhong Wuhun segera berkata, “Kalau begitu paling baik, silakan Tuan.” Zhao Hai tersenyum, berjalan keluar lebih dulu, lalu terbang menuju kapal. Li Kuangge dan Zhong Wuhun mengikuti.
Sampai di kapal, Zhao Hai mengajak keduanya masuk ke sebuah kabin, lalu berkata kepada Zhong Wuhun, “Urusan Kepala Geng Zhong, sudah kudengar. Dulu Kepala Geng Zhong mengorbankan waktu kultivasi (xiulian) demi Geng Seratus Hantu (Bai Gui Bang), hal itu sangat menyentuhku. Di sini ada sebotol ramuan (yao ji). Setelah Kepala Geng Zhong meminumnya, cukup bertapa (biguan) tujuh hari, maka bisa mencapai tingkat Changsheng (Abadi). Hari ini kuberikan kepada Kepala Geng Zhong.”
Sambil berkata, Zhao Hai mengeluarkan sebuah botol giok (yu ping). Dengan lambaian tangan, botol itu melayang ke depan Zhong Wuhun. Zhong Wuhun memandang botol itu, wajahnya merah padam karena terharu. Tingkat Changsheng (Abadi) adalah keinginannya selama bertahun-tahun. Dia tidak menyesal mengorbankan kesempatan menjadi kultivator tingkat Changsheng (Abadi) demi Geng Seratus Hantu (Bai Gui Bang), tetapi ketika kesempatan itu ada di depan mata, dia tetap tidak bisa menahan rasa haru.
Zhong Wuhun dengan gemetar menerima botol itu, lalu berdiri, membungkuk pada Zhao Hai dan berkata, “Tuan telah memberi saya kehidupan baru, tidak ada yang bisa saya lakukan untuk membalasnya. Mohon Tuan terima hormat saya.”
Zhao Hai melambaikan tangan, “Kata-kata sungkan tidak perlu. Jika Kepala Geng Zhong mau, sekarang bisa kembali bertapa (biguan), percayalah tujuh hari lagi kau bisa memasuki tingkat Changsheng (Abadi).”
Zhong Wuhun mengerti maksud Zhao Hai, bahwa urusan sudah selesai dan dia boleh pergi. Sebagai orang cerdas, dia segera berkata, “Kalau begitu saya permisi.” Zhao Hai melambaikan tangan, Zhong Wuhun dengan hormat keluar dari kabin.
Zhao Hai melirik Li Kuangge yang berdiri di samping, tersenyum tipis dan berkata, “Kenapa? Iri?”
Li Kuangge agak malu, “Sedikit, hehe. Hai Ge juga tahu, tingkat Changsheng (Abadi) ah, siapa yang tidak ingin mencapainya.”
Zhao Hai tersenyum, “Kamu ini, Zhong Wuhun sudah berapa umurnya? Dia hanya melewatkan usia untuk mencapai tingkat Changsheng (Abadi). Sebenarnya akumulasinya sangat dalam. Botol ramuan (yao ji) itu hanya memberinya kesempatan. Akumulasinya sendiri sudah bisa membuatnya masuk ke tingkat Changsheng (Abadi). Sedangkan kamu sekarang belum bisa, akumulasinya kurang. Lagipula, usiamu masih muda, tidak perlu ramuan (yao ji). Jika menggunakan ramuan meskipun bisa menjadi kultivator tingkat Changsheng (Abadi), potensi selanjutnya akan sangat terpengaruh. Jadi sebisa mungkin jangan digunakan.”
Li Kuangge mengangguk, “Baik, Hai Ge, aku mengerti.”
Zhao Hai mengangguk, melirik cuaca di luar, lalu berkata dengan suara berat, “Besok kita akan pergi ke Gunung Gajah Minum (Xiang Yin Shan) di tepi Sungai Sabuk Giok (Yu Dai Jiang). Pasukan besar kita akan berkemah di sana untuk sementara waktu.”
Li Kuangge tidak mengerti, “Tuan, mengapa pasukan besar kita harus berkemah di Gunung Gajah Minum (Xiang Yin Shan)?”
Gunung Gajah Minum (Xiang Yin Shan) ini, Li Kuangge mengetahuinya. Itu adalah gunung di tepi Sungai Sabuk Giok (Yu Dai Jiang). Gunung ini sangat unik. Di tengahnya ada gua besar, sehingga seluruh gunung terlihat seperti seekor gajah sedang memasukkan belalainya ke sungai untuk minum. Itu adalah salah satu pemandangan di Sungai Sabuk Giok (Yu Dai Jiang).
Zhao Hai tersenyum tipis, “Membuat orang-orang di seberang itu sedikit lebih patuh. Setelah beberapa waktu ini, Empat Provinsi Utara (Bei Si Zhou) sepenuhnya stabil, kita bisa mundur. Tapi tetap harus meninggalkan satu pasukan di Gunung Gajah Minum (Xiang Yin Shan) untuk bertahan, tidak boleh lengah.”
Li Kuangge mengangguk, “Sekarang Empat Provinsi Utara (Bei Si Zhou) sudah menjadi milik Aliansi. Kudengar di Aliansi sedang dilakukan pemeringkatan sekte (zongmen dengji huafen). Setelah pemeringkatan ini selesai, Aliansi Merdeka (Ziyou Lianmeng) kita seharusnya sudah stabil, kan?”
Zhao Hai mengangguk, “Aku juga sedang menunggu saat itu. Tapi pada saat yang sama ada satu hal lagi yang harus dilakukan, hal ini adalah yang pernah kujanjikan kepada kalian semua.”
==
Li Kuang Ge begitu mendengar Zhao Hai berkata demikian, langsung mengerti apa yang sedang dibicarakan Zhao Hai, dia dengan ekspresi terharu berkata, “Hai Ge, kau benar-benar akan?”
Zhao Hai tersenyum tipis dan berkata, “Janji pada saudara-saudara, bagaimana mungkin aku tidak menepatinya, istirahatlah sehari, besok kita pergi ke Xiang Yin Shan.” Li Kuang Ge menyahut, berbalik dan berlari, Zhao Hai melihat sikapnya, tidak berkata apa-apa, hanya tersenyum tipis, tubuhnya berkelebat masuk ke dalam ruang.
Keesokan paginya, Zhao Hai sekali lagi muncul di geladak, Li Kuang Ge dan beberapa perwakilan Sekte lain sudah menunggunya, begitu melihat Zhao Hai keluar, para perwakilan Sekte itu segera mengerumuni Zhao Hai, salah satu dari mereka berkata, “Jun Tuan Zhang (Komandan Pasukan), kau benar-benar akan mendirikan tugu peringatan di Xiang Yin Shan?”
Benar, tepatnya mendirikan tugu peringatan, Zhao Hai sudah lama berkata, selama sudah menenangkan kekacauan di empat Zhou (Provinsi), dia akan mendirikan tugu peringatan di tepi Yu Dai Jiang (Sungai Sabuk Giok), supaya semua orang Zi You Lian Meng (Aliansi Merdeka) tahu apa yang telah mereka lakukan hari ini, jadi begitu Zhao Hai mengatakan janji pada saudara-saudara, Li Kuang Ge langsung tahu apa itu.
Zhao Hai memandang para perwakilan Sekte itu, tersenyum tipis dan berkata, “Tentu saja benar, ini kan janjiku pada saudara-saudara, bagaimana mungkin aku ingkar, hehe, ayo pergi.” Mereka semua bersorak, terbang turun dari Ming Wang Hao (Kapal Raja Neraka), berlari memberitahu semua orang kabar baik ini, tidak lama kemudian dari Di Yi Jun Tuan (Kelompok Pasukan Pertama) terdengar suara sorak-sorai di mana-mana.
Sedang dalam proses ini, dari Bai Gui Shan (Gunung Seribu Hantu) terbang turun beberapa orang, yang memimpin tepatlah Zhong Wu Hun, Zhong Wu Hun tiba di Ming Wang Hao (Kapal Raja Neraka), menangkupkan tangan pada Zhao Hai dan berkata, “Xian Sheng (Tuan), kenapa buru-buru pergi? Tidak istirahat beberapa hari lagi di sini?”
Zhao Hai tersenyum tipis dan berkata, “Tidak perlu, selama ini tidak ada pertempuran, sama sekali tidak perlu istirahat, kami mau pergi ke Xiang Yin Shan, nanti akan berkemah di sana untuk beberapa waktu.”
Zhong Wu Hun mengangguk dan berkata, “Ternyata begitu, kalau begitu saya tidak mengganggu Xian Sheng (Tuan), jika Xian Sheng (Tuan) membutuhkan Bai Gui Bang (Geng Seribu Hantu) di suatu tempat, harus bilang ya.”
Zhao Hai melambaikan tangan dan berkata, “Tidak perlu sungkan padaku, kau pulanglah berkultivasi tertutup, semakin cepat berkultivasi tertutup, semakin besar keuntunganmu, pergilah.” Begitu melihat Zhong Wu Hun, Zhao Hai tahu, Zhong Wu Hun kemarin setelah pulang tidak berkultivasi tertutup, hanya menunggu hari ini untuk menemuinya.
Zhong Wu Hun begitu mendengar Zhao Hai berkata demikian, tidak banyak bicara lagi, hanya membungkuk pada Zhao Hai dan berkata, “Kalau begitu saya berterima kasih pada Xian Sheng (Tuan).” Selesai berkata memimpin orang-orang terbang menuju Bai Gui Bang (Geng Seribu Hantu), sementara Ming Wang Hao (Kapal Raja Neraka) milik Zhao Hai juga terbang menuju arah Xiang Yin Shan.
Tidak lama kemudian Zhao Hai melihat dari kejauhan seekor gajah yang sangat besar, sedang memasukkan belalainya ke Yu Dai Jiang (Sungai Sabuk Giok), sepertinya sedang minum air, Zhao Hai tidak bisa menahan diri untuk berseru kagum, “Sungguh ajaib, begitu miripnya.”
Li Kuang Ge mengangguk dan berkata, “Ya, terlalu mirip.”
Gajah yang dilihat mereka berdua itu tepatlah Xiang Yin Shan, tidak lama kemudian mereka berdua membawa Di Yi Jun Tuan (Kelompok Pasukan Pertama) tiba di Xiang Yin Shan ini, Xiang Yin Shan ini memang tidak kecil, selain bagian yang terlihat mirip gajah, tempat-tempat lain tidak berbeda dengan pegunungan biasa.
Zhao Hai melihat sekeliling, berkata dengan suara berat, “Berkemahlah di sini.” Li Kuang Ge menyahut, menyebarkan perintah ke bawah, sementara Zhao Hai terbang ke bagian kepala gajah Xiang Yin Shan, memandang Yu Dai Jiang (Sungai Sabuk Giok) yang lebar, sementara Jing Shen (Roh/Spirit)-nya sudah masuk ke dalam ruang.
Setelah Jing Shen (Roh/Spirit) Zhao Hai masuk ke dalam ruang, dia segera menyuruh La La dan yang lainnya menggunakan Wan Neng Zhi Zao Ji (Mesin Pembuat Serbaguna), mendesain sebuah gambar, dia ingin membuat sebuah batu prasasti besar, mengukir nama semua orang di Di Yi Jun Tuan (Kelompok Pasukan Pertama) di atasnya.
La La dan yang lainnya segera menggunakan Wan Neng Zhi Zao Ji (Mesin Pembuat Serbaguna) membuat sebuah gambar, ketika Zhao Hai menerima gambar ini, dia sangat puas, karena batu prasasti dalam gambar ini, ternyata dibangun dengan bersandar pada Xiang Yin Shan, dan bentuknya sangat indah.
Jing Shen Li (Kekuatan Roh) Zhao Hai kembali ke tubuhnya, saat ini Li Kuang Ge sudah tiba di sisi Zhao Hai, Di Yi Jun Tuan (Kelompok Pasukan Pertama) selama ini terus bergerak di luar, untuk mendirikan kemah, mereka sudah sangat terbiasa, sama sekali tidak perlu diurus.
Zhao Hai membuka mata, menoleh memandang Li Kuang Ge, berkata dengan suara berat, “Kuang Ge, urusan di sini saya serahkan padamu, saya mau keluar sebentar.”
Li Kuang Ge menyahut, berkata dengan suara berat, “Xian Sheng (Tuan), apakah saya perlu bantu?”
Zhao Hai menggelengkan kepala, tubuhnya bergerak, terbang menuju Xi Gui Zhou (Provinsi Hantu Barat), Zhao Hai kali ini memang pergi mengambil batu, dia di Xi Gui Zhou (Provinsi Hantu Barat) menemukan sejenis batu yang sangat keras, kekerasan batu ini setara dengan baja murni, paling cocok digunakan untuk membuat batu prasasti.
Zhao Hai tiba di sebuah gunung di Xi Gui Zhou (Provinsi Hantu Barat), gunung ini adalah tempat penghasil batu yang dimaksud Zhao Hai, gunung ini karena hanya menghasilkan batu yang sangat keras itu, dan kebetulan batu ini selain bisa digunakan untuk membangun rumah, tidak ada kegunaan lain, jadi seluruh Xi Gui Zhou (Provinsi Hantu Barat) sama sekali tidak ada orang yang menganggap penting batu ini.
Zhao Hai tiba di gunung ini, mengamati situasi sekitar, terbang ke puncak gunung di samping sebuah batu besar, batu ini berbentuk setengah lingkaran, diameternya mungkin sekitar seratus meter, tinggi yang muncul di atas permukaan tanah, sekitar lima puluh meter, seperti tiang raksasa yang menyangga langit.
Zhao Hai merasakannya, tiang batu besar ini tidak kurang dari seribu meter tingginya, dan semakin ke bawah semakin besar, untuknya membuat batu prasasti tidak ada yang lebih baik.
Begitu terpikir, tangan Zhao Hai membentuk Fa Jue (Mantra), berteriak keras, “Tu Qi! (Tanah Bangkit!)” Fa Jue (Mantra) yang digunakan Zhao Hai sekarang ini bukanlah Fa Shu (Sihir) murni, ditambah sedikit Tu Xi Yi Shu (Seni Ilegal Elemen Tanah) di dalamnya, gabungan keduanya baru bisa menggunakan Fa Shu (Sihir) ini.
Dengan suara Zhao Hai, seberkas cahaya kuning tanah terbang dari tangannya, langsung jatuh ke tiang batu itu, cahaya kuning begitu jatuh ke tiang batu, segera masuk ke dalam tiang batu, lalu tiang batu itu mulai bergetar ringan, lalu getarannya semakin cepat, tidak lama kemudian terlihat tiang batu itu seperti rebung di awal musim semi, dengan cepat mencuat dari dalam tanah, tidak lama kemudian seluruh tiang batu muncul di permukaan tanah.
Zhao Hai tersenyum tipis, melambaikan tangan, memasukkan tiang batu ke dalam ruang, lalu terbang menuju arah Xiang Yin Shan, tidak lama kemudian kembali ke Xiang Yin Shan.
Di Xiang Yin Shan itu sudah dibangun oleh orang Di Yi Jun Tuan (Kelompok Pasukan Pertama) cukup banyak Dong Fu (Gua Abadi), Zhao Hai juga tidak mengurus mereka, nanti di sini akan ditempati pasukan, lebih baik Dong Fu (Gua Abadi) dibangun.
Xiang Yin Shan ini meskipun bukan Ling Mai (Urat Spiritual), tapi Ling Qi (Energi Spiritual)-nya juga tidak lemah, membangun kamp militer di sini, satu untuk bersiaga terhadap Jiu Da Zong Men (Sembilan Sekte Besar) di seberang sungai, dua juga tidak mengganggu kultivasi para Xiuzhe (Kultivator), bisa dibilang sekali mendayung dua tiga pulau terlampaui.
Li Kuang Ge sedang di bagian kepala gajah Xiang Yin Shan menunggu Zhao Hai, begitu melihat Zhao Hai kembali, dia segera menyambut, Zhao Hai mendarat di bagian kepala gajah, melihat topografi di kepala gajah, lalu mengangguk, dalam hati sudah punya perhitungan.
Li Kuang Ge tidak mengerti memandang Zhao Hai dan berkata, “Hai Ge, ada apa? Ada urusan?”
Zhao Hai menggelengkan kepala dan berkata, “Tidak ada.” Selesai berkata melambaikan tangan, seberkas cahaya kuning tanah terbang keluar, jatuh di tengah kepala gajah, lalu cahaya kuning tanah itu masuk ke dalam kepala gajah Xiang Yin Shan, perlahan tanah di kepala gajah itu ambles ke bawah, perlu diketahui kepala gajah ini semuanya batu dan batu ini juga sangat keras, sekarang batu-batu ini perlahan ambles ke bawah.
Tidak lama kemudian sebuah lubang besar sedalam sekitar seratus meter muncul, dan lubang besar ini berbentuk persegi empat, tampak sangat rapi, seperti dipahat kapak dan dipahat pahat.
Setelah lubang besar selesai dibuat, Zhao Hai melambaikan tangan, tiang batu besar itu muncul di kepala gajah, tapi tidak jatuh ke bawah, hanya melayang di udara begitu saja.
Zhao Hai tergerak hatinya, terbang ke atas, lalu di tangannya tiba-tiba muncul sebilah pedang panjang yang sangat besar, begitu pedang di tangan, Zhao Hai segera berteriak keras, satu tebasan pedang menebas tiang batu.
Dang, dang, dang, dang, dang, dang, dang… suara pedang membelah batu berturut-turut, terlihat Zhao Hai seperti sedang berlatih pedang di sana, tebasan demi tebasan membelah tiang batu itu, tapi tiang batu tidak berubah sama sekali, seperti tidak pernah ditebas Zhao Hai.
Tapi Li Kuang Ge yang berdiri di samping tahu apa yang terjadi, dia tahu tiang batu itu sebenarnya sudah ditebas Zhao Hai, sekarang kenapa tetap mempertahankan bentuk tiang batu, karena pengendalian Fa Li (Kekuatan Sihir) Zhao Hai, kalau tidak, tiang batu sudah lama berubah bentuk.
Kegaduhan di kepala gajah ini, tentu tidak bisa lolos dari para Xiuzhe (Kultivator) di Di Yi Jun Tuan (Kelompok Pasukan Pertama), hubungan para Xiuzhe (Kultivator) ini dengan Zhao Hai semuanya baik, asalkan tidak dalam waktu bertempur, gerakan mereka masih sangat bebas, jadi begitu mendengar kegaduhan di sini, semuanya berkerumun.
Beberapa Xiuzhe (Kultivator) yang hubungannya dengan Li Kuang Ge cukup baik, bahkan berkata pelan pada Li Kuang Ge, “Kuang Ge, Jun Tuan Zhang (Komandan Pasukan) ini sedang apa? Apa sedang membuat batu prasasti?”
Li Kuang Ge mengangguk dan berkata, “Ya, kalau tidak, Jun Tuan Zhang (Komandan Pasukan) tidak ada kerjaan memotong-motong batu itu untuk apa, Jun Tuan Zhang (Komandan Pasukan) kan sudah berjanji pada kita, akan mendirikan tugu peringatan, aku rasa dia pasti sedang membuat batu prasasti.” Mereka semua juga mengangguk lalu dengan mata berbinar memandang tiang batu itu, tidak butuh waktu lama, nama mereka akan muncul di batu prasasti itu, dipuja-puja oleh Xiuzhe (Kultivator) Zi You Lian Meng (Aliansi Merdeka) turun-temurun, begitu terpikir mereka tidak bisa menahan kegembiraan.
Beberapa saat kemudian Zhao Hai baru berhenti, lalu Zhao Hai melambaikan tangan, pecahan batu di tiang batu itu berjatuhan, memperlihatkan wujud aslinya, ini benar-benar sebuah batu prasasti besar.
Batu prasasti ini pada bagian sekitar seratus meter, ada sebuah alas dudukan, alas dudukan ini sekelilingnya juga dilengkapi pagar batu, tapi di bawah alas dudukan, masih ada bagian sepanjang sekitar seratus meter, terlihat seperti sebuah pegangan, dan bentuk badan batu prasasti ini juga sangat istimewa, terlihat seperti sebuah pedang.
Zhao Hai menekan tangan ke bawah, bagian paling bawah batu prasasti yang terlihat seperti pegangan itu, lurus jatuh ke lubang besar yang sudah disiapkan Zhao Hai, rapat tanpa celah, tidak ada sedikit pun ruang.
Setelah batu prasasti tidak lagi jatuh ke bawah, alas dudukan batu prasasti tepat jatuh ke tanah di kepala gajah ini, terlihat seperti memang sudah diletakkan di sana sejak awal.
Aura yang terlihat semakin luar biasa, badan prasasti yang menjulang tinggi, seperti pedang tajam, di atasnya juga ada beberapa ukiran, terlihat sangat indah.
Zhao Hai turun ke depan batu prasasti melihatnya, lalu pedang panjang di tangannya dalam sekejap berubah menjadi pedang tusuk yang panjang dan ramping, Zhao Hai memegang pedang tusuk, mulai menggores di batu prasasti, dengan goresannya, serbuk batu berjatuhan.
Li Kuang Ge dan yang lainnya sekarang juga terbang ke udara, melihat karakter yang diukir Zhao Hai, terlihat Zhao Hai di atas menulis, daftar nama gugur “Li Feng, Zhang Long, Ma Yu…” lalu satu per satu nama muncul di atas batu prasasti, ini membuat Li Kuang Ge tertegun, mereka tidak menyangka Zhao Hai pertama-tama mengukir daftar nama gugur, dan daftar nama ini sepertinya diingat Zhao Hai dengan sangat jelas.
Nama-nama yang muncul di badan prasasti semakin banyak, ekspresi mereka semakin serius, karena beberapa orang sudah melihat di antara nama-nama ini, nama teman mereka, dan teman-teman mereka, semuanya gugur saat bertempur melawan Tian Mo Zu (Ras Iblis Surgawi) dan pasukan besar Jiu Da Zong Men (Sembilan Sekte Besar), tidak menyangka Zhao Hai masih mengingat nama mereka, dan mengingat begitu jelas.
Udara seperti membeku, tidak ada yang bicara, hanya suara吱吱 dari pedang tusuk di tangan Zhao Hai, pandangan semua orang mengikuti gerakan Zhao Hai.
Sehari berlalu, dua hari berlalu, tiga hari berlalu, Zhao Hai membutuhkan waktu tiga hari penuh, baru selesai mengukir daftar nama gugur, lalu Zhao Hai mulai mengukir daftar nama peserta perang besar, satu per satu nama muncul di atasnya, para Xiuzhe (Kultivator) itu melihat nama mereka sendiri di batu prasasti.
Berturut-turut sepuluh hari, Zhao Hai akhirnya mengukir nama orang terakhir di atas batu prasasti, tiga belas hari, Zhao Hai di sana tanpa tidur tanpa istirahat mengukir nama selama tiga belas hari.
Setelah Zhao Hai mengukir nama terakhir, dia baru menghela napas panjang, dia menoleh melihat, mendapati Li Kuang Ge dan mereka semua berdiri di belakangnya, dengan wajah terharu memandangnya, dia tidak bisa menahan diri untuk tertegun dan berkata, “Ada apa? Kenapa kalian semua memandangku begitu?”
Li Kuang Ge dan yang lainnya serempak membungkuk pada Zhao Hai, berseru keras, “Terima kasih Jun Tuan Zhang (Komandan Pasukan), budi besar Jun Tuan Zhang (Komandan Pasukan), kami akan ingat selamanya.”
Zhao Hai tertegun, menghentikan mereka, tersenyum tipis, melambaikan tangan dan berkata, “Sudahlah, belum selesai.” Selesai berkata Zhao Hai berputar ke belakang batu prasasti, pedang tusuk di tangannya sekali lagi digoreskan, sederet karakter muncul di batu prasasti: Zhan Jian Bei (Tugu Pedang Tempur), ruang hancur, Tian Mo (Iblis Surgawi) datang menyerang, kami bersekutu melawan musuh, hanya demi kebebasan, maka disebut Zi You Lian Meng (Aliansi Merdeka), aliansi membentuk pasukan, dimulai sebagai Di Yi Jun Tuan (Kelompok Pasukan Pertama), mengangkat Zhan Jian (Pedang Tempur) bertempur melawan Tian Mo (Iblis Surgawi)…
Sebuah artikel yang panjang dan berlebihan, mengapa Di Yi Jun Tuan (Kelompok Pasukan Pertama) didirikan, setelah didirikan pernah mengalami berapa banyak pertempuran, dicatat dengan sangat jelas, membuat semua orang mengerti, mengapa mereka mendirikan tugu ini.
Tiga hari lagi digunakan, artikel di belakang Zhan Jian Bei (Tugu Pedang Tempur) selesai diukir, artikel ini beberapa ratus ribu kata, semuanya diukir di batu prasasti, memang perlu waktu lama.
Setelah Zhao Hai selesai menulis artikel, Zhao Hai baru menghela napas panjang, tiba-tiba terasa Jing Shen (Roh/Spirit)-nya dengan cepat melonjak beberapa kali, seperti Jing Shen (Roh/Spirit)-nya semula terbelenggu, sekarang tiba-tiba semuanya terlepas, Zhao Hai tidak bisa menahan diri untuk tertegun, lalu dia melihat batu prasasti, tiba-tiba mengerti, ternyata karena batu prasasti ini.
Janji yang diucapkan seseorang, seperti belenggu-belenggu, mengikat Jing Shen (Roh/Spirit) orang itu, jika orang biasa, mungkin tidak apa-apa, tapi bagi seorang Xiuzhe (Kultivator), ini benar-benar bisa mematikan, jadi setiap Xiuzhe (Kultivator), tidak akan mudah menjanjikan sesuatu.
Dan Zhao Hai telah berjanji pada Xiuzhe (Kultivator) di Di Yi Jun Tuan (Kelompok Pasukan Pertama), akan mendirikan tugu peringatan untuk mereka, Di Yi Jun Tuan (Kelompok Pasukan Pertama) beberapa juta orang, Zhao Hai berjanji pada beberapa juta orang ini, jika dia tidak bisa mewujudkannya, maka janji ini akan seperti belenggu, terus mengunci Jing Shen Li (Kekuatan Roh) Zhao Hai, meskipun Jing Shen Li (Kekuatan Roh) Zhao Hai terus bertambah, belenggu ini akan tetap ada, seperti orang biasa, tubuhnya memanggul beban.
Dan sekarang Zhao Hai menyelesaikan janji, belenggu ini tentu terlepas, Zhao Hai baru merasakan begitu ringan. Setelah memahami ini, Zhao Hai tidak bisa menahan diri untuk menghela napas panjang, dia mendapati Jing Shen Li (Kekuatan Roh)-nya karena beberapa hari ini terkonsentrasi penuh, ternyata lebih murni dari sebelumnya.
==
Saat Zhao Hai merasakan Shen Nian Li (Kekuatan Pikiran)-nya menjadi lebih murni, tiba-tiba Zhao Hai merasakan munculnya gelombang Shen Nian (Pikiran) yang kacau dan tidak teratur di langit. Gelombang Shen Nian (Pikiran) ini tidak terlalu kuat, dan tampak agak kacau, seolah-olah bukan dikeluarkan oleh seseorang.
Saat Zhao Hai bingung, tiba-tiba dia merasakan gelombang Shen Nian (Pikiran) itu serentak mengalir menuju Zhan Jian Bei (Prasasti Pedang Tempur), seperti anak yang tersesat akhirnya menemukan rumahnya sendiri.
Zhao Hai mengerutkan kening merasakan Shen Nian Li (Kekuatan Pikiran) itu. Dia tidak mengerti apa sebenarnya yang terjadi dengan Shen Nian Li (Kekuatan Pikiran) itu, mengapa Shen Nian Li (Kekuatan Pikiran) itu datang menuju prasasti batu. Shen Nian Li (Kekuatan Pikiran) itu terlalu kacau, meskipun kekuatan gabungannya jauh lebih besar daripada Shen Nian Li (Kekuatan Pikiran) miliknya, tetapi karena terlalu kacau, sama sekali tidak bisa menyatu. Lagipula, hanya dengan Shen Nian Li (Kekuatan Pikiran) ini, tidak akan bisa menyebabkan kerusakan apa pun pada prasasti batu. Prasasti batu hanyalah batu, tidak memiliki eksistensi Shen Nian (Pikiran).
Serangan Shen Nian Li (Kekuatan Pikiran), meskipun bagi para Xiu Shi (Kultivator) merupakan cara serangan yang sangat tangguh, tetapi ini juga tergantung pada apa yang kamu gunakan. Untuk makhluk berakal, kamu menggunakan serangan Shen Nian Li (Kekuatan Pikiran) tentu bisa. Untuk makhluk tidak berakal, apa gunanya kamu menggunakan serangan Shen Nian Li (Kekuatan Pikiran)? Kamu menyerang sebongkah batu dengan Shen Nian Li (Kekuatan Pikiran), bahkan jika kamu kelelahan sampai mati, batu tetaplah batu.
Saat ini Li Kuangge dan yang lainnya juga memperhatikan Shen Nian Li (Kekuatan Pikiran) ini. Karena Shen Nian Li (Kekuatan Pikiran) ini benar-benar terlalu banyak, dan bersama-sama mengalir menuju prasasti batu, ini membuat mereka agak tidak tenang. Banyak Xiu Shi (Kultivator) mulai bersiaga.
Tepat pada saat ini, Shen Nian Li (Kekuatan Pikiran) itu tiba-tiba langsung jatuh ke atas prasasti batu. Anehnya, begitu Shen Nian Li (Kekuatan Pikiran) itu jatuh ke prasasti batu, seolah-olah langsung diserap oleh prasasti batu itu.
Dan yang diperhatikan Zhao Hai adalah, begitu Shen Nian Li (Kekuatan Pikiran) itu jatuh ke prasasti batu, kata-kata dalam artikel yang dia ukir di prasasti batu itu akan sedikit berkilauan cahaya emas, sementara dalam daftar nama gugur yang dia ukir, akan ada satu nama yang juga berkilauan. Situasi ini berlangsung cukup lama, sampai semua Shen Nian Li (Kekuatan Pikiran) itu menempel pada prasasti batu.
Setelah semua Shen Nian (Pikiran) yang kacau itu menempel pada prasasti batu, seluruh prasasti batu tiba-tiba memancarkan cahaya emas tipis. Cahaya emas ini meskipun hanya sekilas, lalu menghilang ke dalam prasasti batu, tetapi Zhao Hai dan yang lainnya melihatnya dengan jelas.
Setelah cahaya emas menghilang, Zhao Hai dan yang lainnya melihat prasasti batu itu, dan mendapati prasasti batu itu telah berubah total. Nama-nama orang dalam daftar gugur di prasasti batu, hampir semuanya berubah menjadi emas. Sementara artikel yang ditulis Zhao Hai di belakang prasasti batu, juga berubah menjadi huruf emas. Warna emas pada huruf-huruf itu, terasa seolah hidup, seolah-olah ada lapisan kemampuan emas, yang terus mengalir di dalam huruf-huruf itu.
Dengan mengalirnya cahaya emas itu, Zhao Hai dan yang lainnya dapat dengan jelas merasakan, Ling Qi (Energi Spiritual) di sekitarnya perlahan-lahan berkumpul di atas prasasti batu. Seolah-olah prasasti batu ini adalah seorang Xiu Shi (Kultivator), yang sedang terus menerus berlatih di sana.
Zhao Hai memandang daftar nama gugur yang telah berubah menjadi emas itu, dalam hatinya tiba-tiba muncul sedikit pemahaman. Perubahan prasasti batu seperti ini, sama sekali bukan karena dirinya, melainkan karena para Xiu Shi (Kultivator) yang gugur itu.
Para Xiu Shi (Kultivator) yang gugur dalam pertempuran melawan Tian Mo Zu (Suku Iblis Langit) dan Sembilan Jiu Da Zong Men (Sembilan Sekte Besar) itu, di dalam hati mereka masing-masing memiliki sedikit Zhi Nian (Obsesi/Keteguhan Hati), yaitu melindungi Zong Men (Sekte) mereka sendiri, melindungi Zi You Lian Meng (Aliansi Bebas).
Justru karena adanya sedikit Zhi Nian (Obsesi/Keteguhan Hati) ini, setelah mereka gugur dalam pertempuran, Shen Nian Li (Kekuatan Pikiran) mereka tidak sepenuhnya lenyap, hanya berubah menjadi kesadaran murni, eksis di antara langit dan bumi. Mungkin butuh waktu lama untuk lenyap.
Dan Zhao Hai mendirikan prasasti untuk mengenang, mengukir nama semua orang yang gugur di atas prasasti batu. Pada saat yang sama Zhao Hai juga menuliskan jasa-jasa mereka. Zhao Hai menulis dengan sangat sungguh-sungguh, hal ini menyebabkan Shen Nian Li (Kekuatan Pikiran)-nya dengan Shen Nian Li (Kekuatan Pikiran) yang ditinggalkan oleh orang-orang yang gugur itu, tanpa sadar menimbulkan sedikit resonansi. Terakhir saat dia selesai menulis, Shen Nian Li (Kekuatan Pikiran) yang ditinggalkan oleh orang-orang yang gugur itu, menjadikan prasasti batu sebagai tempat bergantungnya Shen Nian (Pikiran) mereka, secara alami menempel pada prasasti batu.
Saat Zhao Hai mengukir nama-nama orang itu di atas prasasti batu, dia tanpa sadar akan memikirkan orang itu, memikirkan hal-hal yang pernah dia lakukan. Justru karena inilah, Shen Nian Li (Kekuatan Pikiran)-nya menjadi penuntun, mengarahkan Shen Nian Li (Kekuatan Pikiran) orang yang gugur itu, menuju nama orang itu. Jadi Shen Nian Li (Kekuatan Pikiran) orang-orang yang gugur itu menempel pada nama mereka.
Dan Zhi Nian (Obsesi/Keteguhan Hati) mereka adalah melindungi Zi You Lian Meng (Aliansi Bebas), melindungi Zong Men (Sekte) mereka sendiri. Tetapi perlindungan membutuhkan kekuatan. Jadi meskipun Shen Nian Li (Kekuatan Pikiran) ini sekarang sudah kehilangan kesadaran diri mereka, mereka tetap ingin mendapatkan kekuatan yang lebih besar. Jadi mereka perlahan-lahan menyerap Ling Qi (Energi Spiritual) di sekitarnya, untuk menguatkan diri mereka sendiri.
Meskipun tidak tahu apakah yang dipikirkannya benar, Zhao Hai menganggap sangat mungkin itu benar. Jika tidak, perubahan yang terjadi pada prasasti batu, sungguh tidak bisa dijelaskan.
Begitu memikirkan hal ini, Zhao Hai segera menyuruh Lao La dan yang lainnya di dalam ruang, menggunakan Xiang Liao (Dupa) kualitas terbaik untuk membuat tiga batang Dupa Besar. Hanya dalam sekejap, Wan Neng Ji (Mesin Serba Bisa) sudah selesai membuat dupa itu.
Zhao Hai membalikkan tangan, mengeluarkan tiga batang dupa besar, datang ke bagian depan prasasti batu. Lalu tangannya melambai, sebuah Ding Batu (Bejana Batu) muncul di depan prasasti batu, di dalam Ding Batu (Bejana Batu) itu sudah diisi pasir.
Zhao Hai dengan telapak tangannya mengeluarkan percikan api, menyalakan tiga batang dupa. Dia memegang tiga batang dupa dengan kedua tangan, menoleh memandang Li Kuangge dan yang lainnya, dengan suara berat berkata: “Bariskan pasukan!”
Li Kuangge dan yang lainnya tertegun, tetapi tidak berani lambat, menggunakan kecepatan tercepat mereka untuk menyelesaikan barisan. Zhao Hai berdiri di paling depan barisan, tangan memegang dupa, dengan suara berat berkata: “Para saudara sekalian, kalian gugur demi melindungi Zong Men (Sekte) kalian sendiri, demi melindungi Zi You Lian Meng (Aliansi Bebas). Kami tidak akan pernah berani melupakan para saudara sekalian. Semoga Shen Hun (Jiwa/Arwah) para saudara, tetap dapat melindungi Zi You Lian Meng (Aliansi Bebas) kita. Zhao Hai di sini menitipkan permohonan!”
Setelah berkata demikian, Zhao Hai memegang dupa besar, memberi hormat tiga kali pada prasasti batu, lalu menusukkan dupa besar itu ke dalam Ding Batu (Bejana Batu). Anehnya, saat Zhao Hai menusukkan dupa besar ke dalam Ding Batu (Bejana Batu), Zhan Jian Bei (Prasasti Pedang Tempur) tiba-tiba menyala dengan seberkas cahaya emas. Lalu cahaya emas semakin berkumpul banyak, terakhir cahaya emas itu samar-samar berubah menjadi wujud seorang manusia. Orang ini bersosok Xiu Shi (Kultivator), tetapi wajahnya terus berubah-ubah. Dan wajah-wajah yang muncul itu, persis seperti orang-orang Korps Pertama yang gugur sebelumnya.
Kemudian orang dengan wajah yang terus berubah ini, membungkuk pada Zhao Hai, lalu sosoknya menghilang ke dalam prasasti batu. Prasasti batu meskipun dari permukaan tampak seperti tidak ada perubahan, tetapi semua orang yang melihat prasasti itu, semuanya merasakan, di dalam prasasti batu ini bertambah satu Shi (Aura/Kekuatan). Shi (Aura/Kekuatan) ini seperti gunung, seperti batu, seperti pedang, seperti pisau, seolah-olah dapat menopang langit dan bumi.
Perubahan prasasti batu seperti ini, membuat Li Kuangge dan yang lainnya akhirnya mengerti apa yang terjadi. Li Kuangge dan yang lainnya dengan wajah sungguh-sungguh memberi hormat tiga kali pada prasasti batu, berdiri di sana tidak bersuara.
Setelah Zhao Hai memberi hormat pada prasasti batu, dia menoleh memandang semua orang dan berkata: “Mulai sekarang buatlah aturan, prasasti batu ini dibersihkan setiap tujuh hari sekali, Xiang Huo (Dupa) tidak boleh putus sepanjang tahun. Selama Zi You Lian Meng (Aliansi Bebas) masih ada satu hari pun, harus dilakukan seperti ini. Mulai sekarang ini juga menjadi aturan Korps Pertama kita.”
Li Kuangge dan yang lainnya dengan sungguh-sungguh menjawab setuju. Zhao Hai baru dengan suara berat berkata: “Baiklah, kembali dan istirahat. Kita di sini sudah lebih dari sepuluh hari, di seberang juga tidak ada gerakan, seharusnya tidak akan terjadi apa-apa. Beberapa hari lagi di sini tinggalkan satu tim pasukan untuk berjaga, yang lain kembali ke Zong Men (Sekte) masing-masing. Oh ya Kuangge, nanti suruh orang di sana bangun satu rumah batu, agak besar, saya ingin meletakkan beberapa dupa di dalamnya.” Sambil berkata Zhao Hai menunjuk suatu tempat di dalam Xiang Yin Shan (Gunung Bayangan Gajah), tempat itu tidak jauh dari prasasti batu.
Li Kuangge menjawab setuju: “Baik Hai Ge, sebentar lagi akan saya sampaikan.”
Zhao Hai mengangguk, dengan suara berat berkata: “Baiklah, kembali dan istirahat.” Li Kuangge mengangguk, memimpin semua orang turun. Zhao Hai menoleh, melirik prasasti batu itu, menghela napas ringan, berbalik dan pergi.
Gerakan Li Kuangge masih sangat cepat. Tidak lama setelah Zhao Hai memberikan instruksi, dia sudah mengorganisir orang membangun sebuah rumah batu di tempat yang ditunjuk Zhao Hai. Rumah batu ini sangat besar, tetapi bagian dalamnya cukup kosong.
Setelah rumah batu selesai dibangun, Zhao Hai meletakkan sejumlah besar dupa di dalamnya. Dupanya ini semuanya buatan khusus, tidak putus tertiup angin, tidak padam terguyur hujan. Dan sebatang dupa cukup dapat menyala selama tujuh hari, tujuh hari kemudian tinggal ganti dupa. Dupa yang dia letakkan seisi ruangan ini, tidak tahu akan digunakan berapa tahun.
Semua ini dibuat di dalam ruang, semuanya barang berkualitas, diletakkan berapa lama pun tidak akan bermasalah. Setelah mengurus semua ini, Zhao Hai baru kembali ke dalam ruang.
Sepuluh lebih hari ini dia hampir terus menerus mengukir prasasti, Shen Nian Li (Kekuatan Pikiran) sangat terpusat. Bahkan dengan kekuatan Zhao Hai yang sekarang, dia juga merasakan sedikit kelelahan. Setelah kembali ke ruang, Zhao Hai pergi ke Wen Quan (Pemandian Air Panas) di sana untuk berendam sebentar, lalu duduk di bawah Bai Ling Shu (Pohon Seratus Roh) sambil minum Bai Ling Cha (Teh Seratus Roh), bersantai sejenak.
Sambil bersantai, dia juga merenungkan perubahannya selama beberapa hari ini. Beberapa hari ini dia menyelesaikan janjinya kepada semua orang Korps Pertama. Beban mentalnya terlepas semua, Shen Nian Li (Kekuatan Pikiran)-nya menjadi jauh lebih murni. Terutama sekali, Zhao Hai juga merasakan, di dalam Shen Nian Li (Kekuatan Pikiran)-nya bertambah sedikit sesuatu. Tetapi apa sebenarnya sesuatu itu, dia agak sulit menjelaskannya.
Shen Nian Li (Kekuatan Pikiran) Zhao Hai selama ini eksis dalam bentuk Mo Fang (Rubik). Mo Fang (Rubik) itu berwarna perak, dan terus membesar. Setelah melalui perubahan kali ini, di dalam Mo Fang (Rubik) Shen Nian (Pikiran)-nya, ternyata mengandung sedikit warna emas. Dan Mo Fang (Rubik) Shen Nian (Pikiran)-nya mengecil. Bukan berarti sisi-sisi kecil di dalam Mo Fang (Rubik) itu berkurang, melainkan seluruh Mo Fang (Rubik) mengecil, setiap sisi kecil juga mengecil. Tetapi yang dirasakan Zhao Hai adalah, Mo Fang (Rubik) ini menjadi lebih padat.
Situasi seperti ini sebelumnya belum pernah dialami Zhao Hai. Dia sungguh tidak tahu apa yang sebenarnya terjadi. Dari mana datangnya sedikit Shen Nian Li (Kekuatan Pikiran) emas itu, dia juga tidak tahu.
Meskipun Bu Si Sheng Wu (Makhluk Abadi) di dalam ruang Zhao Hai sangat banyak, banyak Bu Si Sheng Wu (Makhluk Abadi) yang merupakan Kai Sheng Qi (Periode Awal Kehidupan), mereka mengetahui banyak hal. Dan ruang sudah merapikan semua yang mereka kuasai, menyimpannya. Tetapi Zhao Hai tidak mendapatkan pengetahuan tentang kegunaan sedikit Shen Nian Li (Kekuatan Pikiran) emas ini dari mereka.
Meskipun tidak tahu apa gunanya sedikit Shen Nian Li (Kekuatan Pikiran) emas itu, Zhao Hai sangat yakin, sedikit Shen Nian Li (Kekuatan Pikiran) emas itu tidak membawa efek buruk baginya. Dia mencoba menggerakkan sedikit Shen Nian Li (Kekuatan Pikiran) emas itu, sedikit Shen Nian Li (Kekuatan Pikiran) emas itu sama seperti Shen Nian Li (Kekuatan Pikiran) lainnya, tidak ada perbedaan, sangat patuh pada perintahnya. Melihat situasi ini, Zhao Hai pun merasa lega.
Setelah beristirahat beberapa hari di dalam ruang, Zhao Hai baru keluar dari ruang. Begitu sampai di Xiang Yin Shan (Gunung Bayangan Gajah) dia melihat, di Xiang Yin Shan (Gunung Bayangan Gajah) sudah dibangun sebuah markas permanen. Ukurannya tidak terlalu besar, hanya cukup untuk sepuluh ribu orang berjaga sepanjang tahun. Ini juga sesuai permintaan Zhao Hai, pasukan yang berjaga di sini tidak boleh terlalu banyak.
==
Korps Pertama bagaimanapun juga dibentuk dari orang-orang yang dikeluarkan oleh semua sekte di Zi You Lian Meng (Aliansi Bebas), dan orang-orang di Korps Pertama, status mereka di masing-masing sekte Zi You Lian Meng (Aliansi Bebas) tidaklah rendah, beberapa bahkan adalah murid inti. Orang-orang ini tentu tidak mungkin selamanya berada di Korps Pertama, jadi di Xiang Yin Shan tidak mungkin ditempatkan terlalu banyak pasukan.
Sekarang tempat markas sudah dibangun, Bei Si Zhou (Empat Provinsi Utara) sudah stabil, Korps Pertama juga sudah tiba waktunya untuk dibubarkan. Jika Zhao Hai masih terus memegang kendali Korps Pertama, kemungkinan besar semua orang di Zi You Lian Meng (Aliansi Bebas) tidak akan merasa tenang.
Begitu teringat bahwa Korps Pertama akan segera dibubarkan, Zhao Hai juga tidak bisa menahan sedikit kesedihan. Orang-orang di Korps Pertama ini sudah bertempur bersamanya untuk beberapa waktu, sekarang begitu mendengar akan dibubarkan, dia benar-benar merasa agak berat hati.
Zhao Hai berdiri di atas Ming Wang Hao (Kapal Raja Neraka) di udara, memandang ke bawah ke arah markas di mana orang-orang Korps Pertama sibuk mondar-mandir, hatinya tidak bisa menahan desahan napas dalam hati. Sedang hendak mengumpulkan semua orang untuk memberi tahu mereka bahwa Korps Pertama akan dibubarkan, tiba-tiba Zhao Hai merasakan seutas jing shen li (Kekuatan Spiritual) berwarna emas di dalam jing shen li (Kekuatan Spiritual)-nya berdenyut.
Zhao Hai sedikit tertegun, tidak tahu kenapa ini terjadi. Seutas jing shen li (Kekuatan Spiritual) emas ini, tadinya Zhao Hai kira hanya jing shen li (Kekuatan Spiritual) biasa saja. Karena beberapa hari ini Zhao Hai juga menggunakan seutas jing shen li (Kekuatan Spiritual) ini, ia tampak tidak ada bedanya dengan jing shen li (Kekuatan Spiritual) biasa. Tapi pada saat ini, mengapa ia tiba-tiba tidak terkendali?
Saat Zhao Hai sedang bingung, dia merasakan denyutan seutas jing shen li (Kekuatan Spiritual) itu semakin menjadi-jadi. Zhao Hai ingin mengendalikan seutas jing shen li (Kekuatan Spiritual) ini, dan mendapati bahwa seutas jing shen li (Kekuatan Spiritual) ini masih dalam kendalinya. Dan begitu yi nian (Pikiran)-nya bersentuhan dengan seutas jing shen li (Kekuatan Spiritual) ini, dia segera mendapati bahwa sekelilingnya seolah menjadi sedikit berbeda.
Dulu Zhao Hai juga pernah bersentuhan dengan seutas jing shen li (Kekuatan Spiritual) ini, tapi dia tidak pernah merasakan sesuatu yang berbeda di sekelilingnya. Tapi kali ini begitu dia bersentuhan dengan seutas jing shen li (Kekuatan Spiritual) ini, dia merasakan, seolah-olah di sekelilingnya ada jing shen li (Kekuatan Spiritual) yang sangat kuat tengah menyapu. Ini membuat Zhao Hai terkejut.
Zhao Hai dengan agak bingung membiarkan yi nian (Pikiran)-nya meninggalkan seutas jing shen li (Kekuatan Spiritual) emas itu, dan kemudian tidak lagi merasakan keberadaan jing shen li (Kekuatan Spiritual) lain di sekelilingnya. Tentu saja, ketika dia kembali menempatkan yi nian (Pikiran)-nya ke dalam seutas jing shen li (Kekuatan Spiritual) emas itu, dia segera merasakan jing shen li (Kekuatan Spiritual) yang sangat kuat itu. Tapi sekarang jing shen li (Kekuatan Spiritual) itu sudah berada agak jauh darinya.
Zhao Hai bisa merasakan, seutas jing shen li (Kekuatan Spiritual) itu seperti sedang memindai sesuatu, menyapu dari tubuh mereka, dan dalam sekejap sudah pergi jauh. Ini membuat Zhao Hai sangat heran.
Tiba-tiba Zhao Hai teringat sesuatu, dia tidak bisa menahan kedua matanya berbinar. Tapi tubuhnya tidak bergerak, hanya memperhatikan jing shen li (Kekuatan Spiritual) kuat yang memindainya itu. Jing shen li (Kekuatan Spiritual) itu pergi semakin jauh, bahkan dalam sekejap sudah melampaui jangkauan persepsi Zhao Hai, dia tidak bisa merasakannya lagi.
Tapi Zhao Hai sudah memastikan pemikirannya. Zhao Hai yakin, jing shen li (Kekuatan Spiritual)-nya di Dunia Persilatan (Xiuzhen jie) ini termasuk yang terbaik. Bahkan Chang Sheng gao shou (Ahli Periode Abadi) di Dunia Persilatan (Xiuzhen jie) pun, tidak mungkin lebih murni dari jing shen li (Kekuatan Spiritual)-nya. Karena jing shen li (Kekuatan Spiritual)-nya tidak hanya karena mempraktekkan gong fa (Teknik Kultivasi) jenis mental, tetapi yang lebih utama, jing shen li (Kekuatan Spiritual)-nya juga mengandung yi shu (Seni Lain) spiritual di dalamnya. Jadi jing shen li (Kekuatan Spiritual)-nya sangatlah kuat.
Sedangkan jing shen li (Kekuatan Spiritual) yang baru saja dia rasakan melalui jing shen li (Kekuatan Spiritual) emas itu, jauh lebih kuat daripada jing shen li (Kekuatan Spiritual)-nya. Zhao Hai tidak sanggup memindai wilayah sebesar itu dengan jing shen li (Kekuatan Spiritual).
Tidak ada orang di Dunia Persilatan (Xiuzhen jie) yang memiliki jing shen li (Kekuatan Spiritual) sekuat itu. Maka asal-usul jing shen li (Kekuatan Spiritual) ini akan lebih mudah dijelaskan, pasti dari Yue Long Jie (Dunia Naga Melompat).
Belakangan ini Yue Long Jie (Dunia Naga Melompat) akan melakukan Da Ping (Penilaian Besar) sepuluh ribu tahun sekali terhadap Dunia Persilatan (Xiuzhen jie). Bagaimana Da Ping (Penilaian Besar) ini dilakukan, Zhao Hai sebelumnya tidak tahu. Tapi sekarang dia hampir bisa menebaknya, pasti pasukan yang menguasai Yue Long Jie (Dunia Naga Melompat) menggunakan jing shen li (Kekuatan Spiritual) mereka untuk menyapu seluruh Dunia Persilatan (Xiuzhen jie), dengan begitu mereka bisa mengetahui semua kekuatan yang ada di Dunia Persilatan (Xiuzhen jie).
Dan jing shen li (Kekuatan Spiritual) itu, para kultivator di Dunia Persilatan (Xiuzhen jie) tidak bisa mendeteksinya dengan jing shen li (Kekuatan Spiritual) mereka. Hanya Zhao Hai dengan seutas jing shen li (Kekuatan Spiritual) emasnya bisa mendeteksinya. Dengan begitu, semua orang di Dunia Persilatan (Xiuzhen jie) tidak akan tahu bagaimana cara orang Yue Long Jie (Dunia Naga Melompat) melakukannya, dan tentu saja tidak akan mungkin tahu berdasarkan apa Da Ping (Penilaian Besar) ini dilakukan.
Zhao Hai sekarang agak khawatir, dia khawatir pihak lawan akan menganggap kekuatan Dunia Persilatan (Xiuzhen jie) berkurang, sehingga tidak mengizinkan Dunia Persilatan (Xiuzhen jie) masuk ke Yue Long Jie (Dunia Naga Melompat). Itu akan menjadi masalah besar.
Meskipun Zhao Hai khawatir tentang hal ini, dia juga tahu bahwa dia tidak bisa berbuat banyak dalam masalah ini. Hak memutuskan sama sekali tidak ada di tangan mereka. Mengizinkan mereka masuk ke Yue Long Jie (Dunia Naga Melompat) atau tidak, juga adalah wewenang penguasa Yue Long Jie (Dunia Naga Melompat). Yang paling utama, masalah ini bahkan jika mereka ingin memperjuangkannya dengan usaha mereka sendiri tidak mungkin. Yang dilihat orang bukanlah seberapa keras usaha kamu, melainkan apakah kamu memiliki kekuatan itu.
Begitu memikirkan ini, Zhao Hai tidak bisa menahan helaan napas, lalu berkata dengan suara berat: “Semua orang, kumpul.”
Dengan satu perintah dari Zhao Hai, seluruh Korps Pertama dalam sekejap berkumpul, tak lama kemudian sudah berdiri dalam formasi. Zhao Hai menatap semua orang, berkata dengan suara berat: “Saudara-saudara, Korps Pertama kita sudah berdiri beberapa waktu. Selama waktu ini, banyak hal terjadi di Dunia Persilatan (Xiuzhen jie) kita. Zi You Lian Meng (Aliansi Bebas) kita sekarang sudah menguasai empat provinsi, bisa berdiri sejajar dengan Sembilan Sekte Besar. Sekarang Bei Si Zhou (Empat Provinsi Utara) sudah damai, Sembilan Sekte Besar tidak berani main-main lagi, tugas kita juga hampir selesai. Korps Pertama hari ini juga akan segera dibubarkan.”
Begitu mendengar Zhao Hai berkata demikian, para kultivator Korps Pertama langsung ribut. Di antara mereka, ada beberapa yang memang ingin kembali ke sekte masing-masing. Tapi kalau soal membubarkan Korps Pertama, mereka tidak mau. Mereka suka bertempur bersama Zhao Hai.
Saat ini Li Kuang Ge menangkupkan tangan pada Zhao Hai, berkata: “Komandan Korps, saya tidak setuju membubarkan Korps Pertama. Memang, sekarang Bei Si Zhou (Empat Provinsi Utara) sudah damai, dan Sembilan Sekte Besar juga tidak berani menyerang kita. Tapi permusuhan antara kita dengan Sembilan Sekte Besar masih ada. Entah kapan, Sembilan Sekte Besar bisa saja sekali lagi menyerang kita. Jadi Korps Pertama kita tidak boleh dibubarkan.”
Kultivator lain juga ikut berseru: “Benar, Komandan Korps, Korps Pertama tidak boleh dibubarkan…”
Zhao Hai melambaikan tangan, barulah semua orang berhenti. Zhao Hai menatap mereka, berkata dengan suara berat: “Maksudku Korps Pertama dibubarkan, bukan berarti mulai sekarang tidak ada lagi Korps Pertama. Sekarang Korps Pertama memiliki tujuh juta orang. Tapi kalau hanya untuk bertugas menjaga di Xiang Yin Shan, tidak perlu sebanyak itu. Jadi nama dan struktur Korps Pertama tetap ada. Tapi sebagian besar orang bisa kembali ke sekte masing-masing. Namun jangan kira setelah kembali ke sekte masing-masing tidak ada urusan. Semua personel terdaftar di Korps Pertama, setiap tahun harus meluangkan waktu satu bulan untuk datang ke Xiang Yin Shan mengadakan pelatihan bersama. Sementara itu, di Xiang Yin Shan akan ditempatkan satu pasukan besar berkekuatan seratus ribu orang, bergantian setiap dua bulan. Sekarang kalian mengerti?”
Begitu mendengar Zhao Hai berkata demikian, barulah mereka mengerti maksud Zhao Hai. Sekali ini mereka tentu saja tidak keberatan lagi. Struktur Korps Pertama masih ada, Zhao Hai masih ada. Nanti mereka masih punya kesempatan bertempur bersama Zhao Hai. Bagi mereka, ini sudah cukup.
Jadi setelah Zhao Hai selesai bicara, semua orang Korps Pertama berseru dengan lantang: “Ya, mengerti Komandan Korps.”
Zhao Hai mengangguk, menatap semua orang, lalu melambaikan tangan. Semua xiao dui zhang (Komandan Peleton) di Korps Pertama, di tangan mereka masing-masing muncul sebuah yu jian (Prasasti Giok). Zhao Hai lalu berkata dengan suara berat: “Sekarang di tangan kalian para xiao dui zhang (Komandan Peleton) masing-masing ada satu yu jian (Prasasti Giok). Yu jian (Prasasti Giok) ini menandai bagaimana kalian melakukan pergantian, juga menjelaskan waktu pelatihan bersama. Nanti kalian para xiao dui zhang (Komandan Peleton) hitung sendiri kapan harus giliran jaga, juga harus tahu kapan mengadakan pelatihan bersama. Oleh kalian para xiao dui zhang (Komandan Peleton), hubungi anggota regu kalian. Kalau nanti ada yang kurang atau tidak hadir, saya akan meminta pertanggungjawaban kalian para xiao dui zhang (Komandan Peleton).”
Begitu mendengar Zhao Hai berkata demikian, para xiao dui zhang (Komandan Peleton) itu segera menyahut. Meskipun Zhao Hai bicara tidak lembut, mereka sangat senang. Ini menandakan mereka tetap menjadi bagian dari Korps Pertama.
Setelah para xiao dui zhang (Komandan Peleton) itu menyimpan yu jian (Prasasti Giok), Zhao Hai lalu melanjutkan: “Kalian setelah kembali ke sekte masing-masing harus rajin berkultivasi. Saya tidak peduli apa pun pertikaian antara sekte kalian. Saya ingin kalian ingat, kalian semua adalah anggota Korps Pertama. Orang-orang di Korps Pertama adalah saudara. Satu orang susah, semua harus membantu. Jika di antara dua sekte kalian terjadi peperangan besar, ingatlah, usahakan jangan menyerang saudara kalian sendiri. Jika orang sekte kalian menyalahkan kalian, kalian bilang ini saya yang bilang.”
Orang-orang Korps Pertama begitu mendengar Zhao Hai berkata demikian, semuanya berseru lantang. Mereka sangat paham, dengan adanya perkataan Zhao Hai ini, orang-orang Korps Pertama, meskipun sudah kembali ke sekte masing-masing, tetap bisa dianggap sebagai suatu kekuatan. Nanti jika ada yang berani main-main dengan anggota Korps Pertama, harus dipikirkan baik-baik. Bagaimanapun juga, perkataan Zhao Hai bukan sembarang omongan. Sekarang seluruh Dunia Persilatan (Xiuzhen jie), termasuk Sembilan Sekte Besar di dalamnya, tidak ada orang yang mau berselisih dengan Zhao Hai.
Zhao Hai menatap semua orang, berkata dengan suara berat: “Saudara-saudara, kalian sekarang akan kembali ke sekte masing-masing. Sebelum pergi, saya ingin memberitahu kalian, bisa mengenal kalian saya sangat senang, bisa bertempur bersama kalian adalah kehormatan bagi saya Zhao Hai. Nanti jika kalian ada perlu bantuan dari saya Zhao Hai, datang saja ke Hei Hu Bang (Geng Macan Hitam) cari saya. Selama masih dalam kemampuan saya, pasti tidak akan menolak. Baiklah, semuanya bubar. Gelombang pertama yang bertugas tinggal.”
Begitu mendengar Zhao Hai berkata demikian, hati semua orang tersentuh. Meskipun Zhao Hai menyuruh mereka bubar, tidak ada satu pun yang pergi. Saat ini Li Kuang Ge mewakili semua orang, menangkupkan tangan dan berkata: “Komandan Korps, saya mewakili saudara-saudara juga ingin bicara. Korps Pertama, tanpa Komandan Korps, tidak akan layak disebut Korps Pertama. Bisa mengikuti Komandan Korps bertempur, justru itulah kehormatan saudara-saudara. Komandan Korps selamanya adalah Komandan Korps kami, kami selamanya adalah prajurit di bawah komando Komandan Korps. Jika Komandan Korps memberi perintah, kami rela terjun ke kuali api, mendatangi air mendidih, tidak akan mengelak.”
Kultivator lain serempak berseru: “Terjun ke kuali api, mendatangi air mendidih, tidak akan mengelak!”
Zhao Hai melihat para kultivator ini, hatinya tidak bisa menahan kehangatan, bahkan ada dorongan untuk menangis. Tapi untungnya ketenangannya cukup kuat, dia menahannya. Lalu dia tertawa terbahak-bahak: “Baik, dengan perkataan saudara-saudara ini, saya Zhao Hai sudah puas. Kalian ingat, kita ini, selamanya adalah saudara. Begini saja, hari ini kita minum bersama. Tapi sayang, di tanganku tidak ada ling jiu (Anggur Spiritual) sebanyak itu. Tapi dulu di Bai Hua Gu (Lembah Seratus Bunga) aku mendapatkan sedikit bai hua niang (Arak Seratus Bunga). Hari ini akan kutuangkan semua bai hua niang (Arak Seratus Bunga) ke dalam Sungai Yu Dai, kita semua minum seteguk air Sungai Yu Dai, itu sudah terhitung kita bersama-sama minum selangkir!”
==
Begitu Zhao Hai berkata demikian, Jun Tuan Di Yi (Korps Pertama) tertegun, lalu semua orang tertawa terbahak-bahak. Li Kuang Ge tertawa dan berkata pada Zhao Hai, “Baik, ikuti kata Jun Tuan Zhang (Panglima Korps). Kita ini ada tujuh juta orang, kalau masing-masing minum seteguk, kali saja Sungai Yu Dai (Sabuk Giok) bisa kering. Jangan sampai Sungai Yu Dai (Sabuk Giok) benar-benar kering, nanti repot.” Semua orang tertawa mengikuti.
Zhao Hai juga tertawa terbahak-bahak. Sosoknya bergerak, muncul di atas Sungai Yu Dai (Sabuk Giok), lalu dari ruang angkasa mengeluarkan guci-guci arak dan melemparkannya ke Sungai Yu Dai (Sabuk Giok) di bawah. Setelah melemparkan seratus guci, barulah dia berhenti.
Arak ini tentu saja tidak semuanya adalah Bai Hua Niang (Anggur Seratus Bunga) dari Bai Hua Gu (Lembah Seratus Bunga). Banyak yang merupakan arak dari dalam ruang angkasa. Sebenarnya, meskipun Zhao Hai memberi tujuh juta orang itu Ling Jiu (Arak Spiritual), jumlah Ling Jiu (Arak Spiritual) di ruang angkasa juga cukup. Hanya saja dia tidak bisa berbuat begitu. Ling Jiu (Arak Spiritual) adalah barang bagus, jika dia mengeluarkan sebanyak itu sekaligus, tidak ada cara untuk menjelaskan asal-usul Ling Jiu (Arak Spiritual) itu.
Setelah Zhao Hai melemparkan arak ke Sungai Yu Dai (Sabuk Giok), dia mengeluarkan sebotol arak lagi, lalu terbang ke Zhan Jian Bei (Monumen Pedang Perang). Dia mengeluarkan tiga cangkir giok, mengisinya penuh dengan arak, lalu meletakkannya di Zhan Jian Bei (Monumen Pedang Perang). Selanjutnya, dia berkata dengan suara berat kepada Zhan Jian Bei (Monumen Pedang Perang), “Saudara-saudara, minumlah bersama kami.”
Li Kuang Ge selalu mengikuti di sisi Zhao Hai, melihat gerak-gerik Zhao Hai. Dalam hatinya timbul rasa haru. Di Xiu Zhen Jie (Dunia Kultivasi) sini, orang jarang melakukan pemujaan. Hanya keluarga sendiri yang akan memuja beberapa tokoh seperti Zu Zhang (Kepala Keluarga). Xiuzhe (Kultivator) biasa mati ya mati saja, tidak ada yang peduli.
Sedangkan Zhao Hai sekarang ini sama saja dengan memuja para Xiuzhe (Kultivator) yang gugur dalam perang. Ini benar-benar membuat Li Kuang Ge tersentuh. Manusia mati, masih ada orang yang mengingat mereka, itu pasti cukup membahagiakan bagi yang mati.
Setelah memuja Zhan Jian Bei (Monumen Pedang Perang), Zhao Hai dan yang lainnya sampai di Sungai Yu Jian (Pedang Giok). Yang lain juga sudah sampai di Sungai Yu Jian (Pedang Giok). Zhao Hai memandang mereka semua dan berkata, “Saudara-saudara, hari ini kita akan berpisah. Mari kita minum bersama. Ingatlah, kita selamanya bersaudara.”
Mereka semua serentak berkata, “Selamanya bersaudara!” Selesai berkata, masing-masing mengeluarkan cangkir giok, menciduk seteguk air sungai, lalu meminumnya. Sesudah itu, mereka menyimpan cangkir giok, saling memberi hormat dengan menggenggam tangan, lalu berbalik dan pergi. Konon kabarnya, hari itu banyak Shui Xi Yao Shou (Binatang Iblis Air) dari Sungai Yu Jian (Pedang Giok) yang muncul ke permukaan, atau mengamuk di Sungai Yu Jian (Pedang Giok), seperti orang mabuk. Hal itu membuat pihak Sembilan Da Zong Men (Sekte Besar) di seberang yang tidak tahu apa-apa menjadi sangat ketakutan.
Orang-orang Jun Tuan Di Yi (Korps Pertama) juga tahu bahwa Zhao Hai bukan tipe orang yang cengeng. Jadi setelah minum seteguk air sungai, mereka pun pergi. Lagipula, mereka sudah lama tidak pulang ke Zong Men (Sekte), semua ingin pulang melihat-lihat. Hanya sepuluh ribu orang yang tersisa untuk menjaga di Xiang Yin Shan (Gunung Gading Gajah). Dan sekarang, di antara yang bertahan di Xiang Yin Shan (Gunung Gading Gajah) ini, ada Li Kuang Ge. Dia adalah salah satu gelombang pertama yang bertahan.
Zhao Hai tentu saja tidak perlu tinggal. Dia adalah Jun Tuan Zhang (Panglima Korps) Jun Tuan Di Yi (Korps Pertama). Urusan pertahanan bukan urusannya. Namun jika ada sesuatu dengan Jun Tuan Di Yi (Korps Pertama), akan segera diberitahu padanya. Bisa dikatakan, meskipun dia tidak bertahan di Xiang Yin Shan (Gunung Gading Gajah), tapi setiap saat dia selalu siaga di sana.
Zhao Hai berpesan beberapa kata pada Li Kuang Ge, lalu kembali ke Hei Hu Bang (Geng Harimau Hitam). Sekarang wilayah kekuasaan Hei Hu Bang (Geng Harimau Hitam) sudah sangat luas. Karena Zhao Hai baru saja menaklukkan Xi Gui Zhou (Benua Barat Hantu), Hei Hu Bang (Geng Harimau Hitam) akhirnya berhasil menghubungkan kamp utama mereka dengan Zong Tang (Aula Utama) Wan Yao Zong (Sekte Segudang Iblis).
Perlu diketahui, jarak antara Zong Tang (Aula Utama) Hei Hu Bang (Geng Harimau Hitam) dan Zong Tang (Aula Utama) Wan Yao Zong (Sekte Segudang Iblis) semula tidak dekat. Jika kedua tempat ini benar-benar terhubung, wilayahnya akan sangat luas. Sekarang wilayah Hei Hu Bang (Geng Harimau Hitam) sudah sangat luas, dan mencakup sebagian besar Lü Ye Shan (Gunung Hijau Liar). Lü Ye Shan (Gunung Hijau Liar) ini adalah pegunungan terbesar di Bei Yi Zhou (Benua Utara yang Berbeda). Tapi tempat itu bukanlah tempat yang baik. Di gunung banyak Yao Shou (Binatang Iblis), dan kekuatan Yao Shou (Binatang Iblis) itu sangat tangguh. Meskipun banyak Yao Cai (Bahan Obat) dan Kuang Chan (Mineral), tapi sudah bertahun-tahun, belum ada yang benar-benar menaklukkan Lü Ye Shan (Gunung Hijau Liar). Bahkan Wan Yao Zong (Sekte Segudang Iblis) hanya menduduki sebagian kecil Lü Ye Shan (Gunung Hijau Liar) sebagai Zong Tang (Aula Utama) mereka.
Sekarang, sebagian besar wilayah yang dikuasai Hei Hu Bang (Geng Harimau Hitam) adalah Lü Ye Shan (Gunung Hijau Liar) ini. Tentu saja, dalam pertukaran wilayah ini, Hei Hu Bang (Geng Harimau Hitam) juga menggunakan beberapa cara. Karena di antara Zong Tang (Aula Utama) Hei Hu Bang (Geng Harimau Hitam) dan Zong Tang (Aula Utama) Wan Yao Zong (Sekte Segudang Iblis) ada beberapa Zong Men (Sekte). Jika Zong Men (Sekte) itu tidak mau memberi, Hei Hu Bang (Geng Harimau Hitam) tidak bisa menghubungkan wilayah mereka.
Kali ini Zhao Hai muncul di Lie Huo Gu Ji Di (Pangkalan Lembah Api) masih. Sekarang Bei Si Zhou (Empat Benua Utara) sudah ditaklukkan, Hei Hu Bang (Geng Harimau Hitam) resmi menjadi Meng Zhu (Ketua Aliansi) dari Zi You Lian Meng (Aliansi Bebas). Zi You Lian Meng (Aliansi Bebas) sepenuhnya menguasai Bei Si Zhou (Empat Benua Utara), dan ketertiban di Bei Si Zhou (Empat Benua Utara) sudah pulih.
Begitu Zhao Hai muncul di Chuan Song Zhen (Formasi Teleportasi) Hei Hu Bang (Geng Harimau Hitam), segera diketahui oleh penjaga Chuan Song Zhen (Formasi Teleportasi) Hei Hu Bang (Geng Harimau Hitam). Orang itu begitu melihat Zhao Hai, dengan wajah gembira berlari mendekat, memberi hormat pada Zhao Hai dengan menggenggam tangan, “Bertemu Shi Shu (Paman Guru), Shi Shu (Paman Guru) akhirnya kembali.”
Zhao Hai tertegun, memandang orang itu, “Ada apa? Apa terjadi sesuatu di Bang (Geng)?”
Orang itu tertegun, lalu segera tahu Zhao Hai salah paham. Dia cepat-cepat menggeleng, “Tidak ada, semuanya normal di Bang (Geng). Hanya saja akhir-akhir ini Bang Zhu (Kepala Geng) agak sibuk. Karena baru saja selesai penilaian peringkat Zong Men (Sekte), banyak urusan yang harus diurus.”
Zhao Hai mengangguk, memandang Xiuzhe (Kultivator) penjaga Chuan Song Zhen (Formasi Teleportasi) ini, tersenyum tipis, “Kau ini Zhang Lei dari Za Yi Tang (Ruangan Tugas Serba Guna), kan? Akhir-akhir ini kultivasimu agak kurang giat? Waktu terakhir aku lihat kau, kau sudah berada di Fa Xiang Qi (Periode Wujud Dharma). Sekarang kok sepertinya tidak bertambah?”
Zhang Lei mendengar Zhao Hai berkata begitu, tersenyum pahit, “Shi Shu (Paman Guru), aku juga ingin berkultivasi dengan baik. Tapi akhir-akhir entah kenapa, meskipun aku berkultivasi, kekuatanku tidak naik, Ling Qi (Energi Spiritual) juga bertambah sangat lambat.”
Zhao Hai mengangguk, memandang Zhang Lei, dan berkata dengan suara berat, “Sudah berapa lama kau menjaga Chuan Song Zhen (Formasi Teleportasi) di sini?”
Zhang Lei menjawab, “Hampir tiga bulan. Aku mengambil tugas dari Za Yi Tang (Ruangan Tugas Serba Guna) untuk menjaga Chuan Song Zhen (Formasi Teleportasi) selama tiga bulan. Masih ada beberapa waktu lagi, akan selesai dan bisa lapor tugas.”
Zhao Hai mengangguk, “Setelah lapor tugas, ambillah tugas untuk mencoba peruntungan di luar. Paling baik pergi ke pinggiran Lü Ye Shan (Gunung Hijau Liar) sebentar. Itu bagus untuk kultivasimu. Kultivasi bukan hanya duduk bersila di dalam gua setiap hari. Kau ini karena kultivasi Xin Jing (Batin) kurang, jadi kecepatan kultivasimu melambat.”
Zhang Lei mendengar Zhao Hai berkata begitu, tertegun, lalu dengan wajah gembira membungkuk pada Zhao Hai, “Terima kasih Shi Shu (Paman Guru), aku mengerti.”
Zhao Hai mengangguk, mengeluarkan sebotol Yao Ji (Ramuan Obat) dan sebuah Yu Pai (Piring Giok) diberikan pada Zhang Lei, “Yao Ji (Ramuan Obat) bisa memulihkan lukamu dalam waktu singkat, sekaligus memulihkan Ling Qi (Energi Spiritual)mu ke kondisi terbaik. Yu Pai (Piring Giok) bisa menahan satu serangan kuat Yuan Ying Qi (Periode Bayi Yuan), bisa menyelamatkan nyawamu sekali. Ambillah, berkultivasilah dengan baik, jaga keselamatan.” Selesai berkata, dia menepuk bahu Zhang Lei, lalu berbalik pergi.
Hal seperti ini dulu sering dilakukan Zhao Hai. Banyak Di Zi (Murid) biasa Hei Hu Bang (Geng Harimau Hitam) yang pernah dibantunya. Jadi Di Zi (Murid) biasa Hei Hu Bang (Geng Harimau Hitam) itu sangat menyukai Zhao Hai.
Zhang Lei berdiri di sana dengan wajah haru. Perlu diketahui, tugas menjaga Chuan Song Zhen (Formasi Teleportasi) selama tiga bulan ini sengaja dia ambil, hanya untuk bisa bertemu Zhao Hai, mendapat petunjuk dari Zhao Hai. Di Hei Hu Bang (Geng Harimau Hitam), kemurahan hati Zhao Hai sudah terkenal. Hanya saja Zhang Lei tidak menyangka Zhao Hai akan semurah hati ini, langsung memberinya dua barang bagus.
Sampai Zhao Hai hilang dari pandangan, barulah Zhang Lei sadar. Dia membungkuk ke arah Zhao Hai pergi, tanpa berkata apa-apa.
Zhao Hai segera sampai di Shu Fang (Ruang Kerja) Zhang Feng. Meskipun sekarang Hei Hu Bang (Geng Harimau Hitam) sudah mendapat banyak tempat bagus, bahkan Zong Tang (Aula Utama) Wan Yao Zong (Sekte Segudang Iblis), tapi tempat kerja Zhang Feng tidak berubah, masih di Lie Huo Gu Ji Di (Pangkalan Lembah Api) Hei Hu Bang (Geng Harimau Hitam). Di sinilah akar Hei Hu Bang (Geng Harimau Hitam). Pangkalan ini meskipun di bawah tanah dan tidak terlalu mencolok, tapi kemampuan tempur pangkalan ini jauh lebih kuat dari Zong Tang (Aula Utama) Wan Yao Zong (Sekte Segudang Iblis).
Sekarang di Zong Tang (Aula Utama) Wan Yao Zong (Sekte Segudang Iblis) juga ada orang yang menjaga. Yang menjaga adalah Hu Liang Chen. Untungnya sebelumnya mereka sudah banyak menerima San Xiu (Kultivator Liar) untuk bergabung dengan Hei Hu Bang (Geng Harimau Hitam). Jadi sekarang Hei Hu Bang (Geng Harimau Hitam) tidak khawatir soal tenaga. Ditambah kemudian Xiuzhe (Kultivator) dari Bai Hua Gu (Lembah Seratus Bunga) juga banyak yang sudah resmi menetap di Zong Tang (Aula Utama) Hei Hu Bang (Geng Harimau Hitam). Jadi Hei Hu Bang (Geng Harimau Hitam) tidak perlu khawatir kekurangan orang.
Sampai di luar Shu Fang (Ruang Kerja) Zhang Feng, tanpa diduga ada dua Nei Men Di Zi (Murid Dalam) Hei Hu Bang (Geng Harimau Hitam) yang berdiri di luar. Dua orang itu berdiri di kiri kanan luar Shu Fang (Ruang Kerja) Zhang Feng, seperti pengawal.
Begitu melihat Zhao Hai datang, mereka berdua tertegun, lalu wajah mereka girang. Bersama-sama memberi hormat pada Zhao Hai dengan menggenggam tangan, “Bertemu Shi Shu (Paman Guru).” Zhao Hai mengangguk, bertanya dengan suara berat, “Bang Zhu (Kepala Geng) ada di dalam?”
Seorang Nei Men Di Zi (Murid Dalam) menjawab, “Ada, Shi Shu (Paman Guru). Akhir-akhir ini Bang Zhu (Kepala Geng) hampir tidak pernah meninggalkan Shu Fang (Ruang Kerja). Urusan yang harus diurus terlalu banyak.” Baru saja dia berkata begitu, terdengar suara Zhang Feng dari dalam, “Xiao Hai pulang? Cepat masuk.” Zhao Hai menjawab, lalu mendorong pintu masuk ke Shu Fang (Ruang Kerja) Zhang Feng.
Zhang Feng sedang duduk di sana membaca sebuah Yu Jian (Giok Informasi). Begitu melihat Zhao Hai masuk, dia segera melambai, “Duduklah. Apa di Xiang Yin Shan (Gunung Gading Gajah) sudah diatur semua?”
Zhao Hai mengangguk, “Sudah diatur semua, tenang saja. Kenapa? Akhir-akhir ini banyak urusan?”
Zhang Feng tersenyum pahit, “Iya, baru saja selesai penilaian peringkat Zong Men (Sekte), ada beberapa Zong Men (Sekte) yang tidak terima, ada yang ingin menaikkan peringkat mereka. Urusan segambreng. Baru saja juga menerima Jian Chuán Xìn Yù (Jade Pedang Pengirim Pesan) dari Jian Wuya, maksudnya mau berdamai dengan kita. Katanya Yue Long Jie (Dunia Naga Melompat) sebentar lagi akan mengadakan penilaian besar untuk kita, suruh kita juga bersiap.”
Zhao Hai tersenyum pahit, “Orang-orang Sembilan Da Zong Men (Sekte Besar) itu, kalau tidak ditipu oleh orang Yue Long Jie (Dunia Naga Melompat), ya mereka mau menipu kita. Sebenarnya penilaian besar Yue Long Jie (Dunia Naga Melompat) sudah dimulai, malah mungkin sekarang sudah selesai.”
Zhang Feng tertegun, meletakkan Yu Jian (Giok Informasi) di tangannya, “Bagaimana kau tahu? Penilaian besar Yue Long Jie (Dunia Naga Melompat) sepertinya tidak pernah ada yang tahu kapan mulai dan kapan selesai?”
Zhao Hai tersenyum pahit, “Tidak sengaja tahu. Apa kata orang-orang Sembilan Da Zong Men (Sekte Besar) itu? Mereka mau kita lakukan apa?”
Zhang Feng menggeleng, “Itu mereka tidak bilang. Kelihatannya, orang-orang Sembilan Da Zong Men (Sekte Besar) itu sangat mementingkan penilaian besar kali ini. Maksud Jian Wuya, kita harus membuat perjanjian saling tidak menyerang, sekaligus membuka Chuan Song Zhen (Formasi Teleportasi) kedua belah pihak, untuk bertukar informasi dan berdagang. Lagipula Bei Si Zhou (Empat Benua Utara) ini juga punya beberapa barang unik yang mereka butuhkan. Hanya mengandalkan warisan lama, siapa pun tidak akan kuat.”
Zhao Hai mengangguk, “Yang ini bisa kita setujui. Lagipula kita memang butuh pertukaran. Selama aku ada di sini menjaga, mereka tidak akan berani macam-macam. Beri kita waktu sedikit, kita akan berkembang. Nanti meskipun tanpa aku, kekuatan Zi You Lian Meng (Aliansi Bebas) tidak akan kalah jauh dari mereka.”
Zhang Feng mengangguk, “Entah bagaimana hasil penilaian dari Yue Long Jie (Dunia Naga Melompat) kali ini. Kalau benar-benar tidak mengizinkan kita masuk ke Yue Long Jie (Dunia Naga Melompat), itu akan jadi masalah besar.”
Zhao Hai menggeleng, “Yang ini siapa pun tidak bisa memastikan. Serahkan pada takdir. Sebenarnya, Tian Mo Zu (Suku Iblis Langit) itu cukup bodoh. Yue Long Jie (Dunia Naga Melompat) di sana tidak hanya kita Xiu Zhen Jie (Dunia Kultivasi) dan Tian Mo Zu (Suku Iblis Langit) yang bisa masuk. Banyak ras yang bisa masuk ke sana, setiap ras berasal dari Wei Mian (Dimensi) berbeda. Meskipun mereka bisa mengalahkan kita, lalu apa? Kekuatan mereka sudah habis, tetap saja tidak bisa masuk Yue Long Jie (Dunia Naga Melompat). Entah apa pikiran mereka.”
Zhang Feng menghela napas, “Tian Mo Zu (Suku Iblis Langit) datang menyerang kita, tujuannya bukan hanya kualifikasi masuk Yue Long Jie (Dunia Naga Melompat), lebih banyak karena dendam. Konon dulu Tian Mo Zu (Suku Iblis Langit) dikeluarkan dari Yue Long Jie (Dunia Naga Melompat), karena Xiu Zhen Jie (Dunia Kultivasi) kita menyerang Tian Mo Jie (Dunia Iblis Langit). Hal itu menyebabkan Tian Mo Zu (Suku Iblis Langit) dikeluarkan dari Yue Long Jie (Dunia Naga Melompat), sekaligus membuat Xiu Zhen Jie (Dunia Kultivasi) kita mendapat kualifikasi masuk Yue Long Jie (Dunia Naga Melompat). Jadi Tian Mo Zu (Suku Iblis Langit) ingin memanfaatkan kesempatan ini untuk membalas dendam pada Xiu Zhen Jie (Dunia Kultivasi) kita. Untung ada kau, kalau tidak Xiu Zhen Jie (Dunia Kultivasi) kali ini benar-benar dalam bahaya.”
Zhao Hai tersenyum pahit, lalu berkata dengan suara berat, “Orang-orang Sembilan Da Zong Men (Sekte Besar) itu pasti tahu lebih banyak dari kita tentang Yue Long Jie (Dunia Naga Melompat). Da Shi Xiong (Kakak Senior), menurutmu apakah kita perlu cari kesempatan untuk berhubungan dengan mereka?”
Zhang Feng berpikir sejenak, lalu berkata dengan suara berat, “Sekarang Sembilan Da Zong Men (Sekte Besar) masih curiga pada kita. Sebaiknya kita bicarakan nanti saja. Kau juga sudah lama keluar, istirahatlah. Dengar kau mendirikan sebuah Bei (Monumen) di Xiang Yin Shan (Gunung Gading Gajah)? Hehe, bagus. Itu akan membuat hubungan kita dengan Zong Men (Sekte) lain semakin akrab.”
Zhao Hai mengangguk, lalu berkata dengan suara berat, “Bagaimana dengan Bai Gui Bang (Geng Hantu Putih)? Apa kau setuju dengan usulku? Menurutku, mereka itu bisa. Membantu Bang (Geng) kecil seperti ini, untuk mengimbangi Zong Men (Sekte) yang sudah kuat, itu lebih menguntungkan perkembangan kita. Lagipula dengan membantu Zong Men (Sekte) kecil, kita dapat dukungan mereka. Dengan begitu, posisi Meng Zhu (Ketua Aliansi) kita akan semakin kokoh.”
Zhang Feng tersenyum tipis, “Sudah dikirim ke Bai Gui Bang (Geng Hantu Putih). Dengar sekarang Zhong Wu Hun, Bang Zhu (Kepala Geng) Bai Gui Bang (Geng Hantu Putih) sudah menjadi kuat Chang Sheng Qi (Periode Keabadian). Tapi dia tidak menjadi Tai Shang Zhang Lao (Tetua Tertinggi) Bai Gui Bang (Geng Hantu Putih), masih tetap menjadi Bang Zhu (Kepala Geng). Dan dia sudah mengikat perjanjian dengan kita, bisa dianggap sekutu setia Hei Hu Bang (Geng Harimau Hitam) kita.”
Zhao Hai tersenyum tipis, “Syukurlah. Berarti tidak sia-sia kita membantu mereka.”
Sedang berbicara, dari luar terbang masuk sebilah Jian Chuán Xìn Yù (Jade Pedang Pengirim Pesan), berhenti di depan Zhang Feng. Zhang Feng menerima Yu Jian (Giok Informasi) itu, memasukkan Shen Shi (Kekuatan Pikiran) ke dalamnya, lalu menoleh pada Zhao Hai dan tersenyum tipis, “Sepertinya orang-orang Sembilan Da Zong Men (Sekte Besar) itu sebelumnya tidak tahu kalau Yue Long Jie (Dunia Naga Melompat) sudah selesai melakukan penilaian besar. Sekarang mereka minta kita mengirim perwakilan. Karena dari Yue Long Jie (Dunia Naga Melompat) sudah turun perintah, mau bertemu dengan perwakilan Sembilan Da Zong Men (Sekte Besar) dan Zi You Lian Meng (Aliansi Bebas) kita.”
Zhao Hai tertegun, “Orang-orang Yue Long Jie (Dunia Naga Melompat) itu ternyata tahu Zi You Lian Meng (Aliansi Bebas) kita? Berarti Gong Fa (Metode Kultivasi) mereka benar-benar mendalam, luar biasa. Perwakilan Yue Long Jie (Dunia Naga Melompat) ini harus kita temui. Bagaimana menurutmu, Da Shi Xiong (Kakak Senior)?”
==
Zhang Feng mengangguk, “Orang Yue Long Jie (Alam Naga Melompat) tentu saja tidak bisa diperlakukan sembarangan. Bertemu itu pasti harus, tapi aku tidak bisa pergi. Sekarang urusan Zi You Lian Meng (Aliansi Bebas) kita terlalu banyak. Aku sudah berdiskusi dengan orang-orang di Aliansi, kali ini kamu yang pergi. Zi You Lian Meng mendukung semua keputusanmu.”
Zhao Hai tertegun, dia sangat paham arti kalimat ini. Zhang Feng bilang Zi You Lian Meng mendukung semua keputusannya, bukan sekadar menyuruhnya mewakili Zi You Lian Meng. Mewakili Zi You Lian Meng, Zhao Hai hanyalah seorang utusan. Ada keputusan apa pun, dia tetap harus berdiskusi dengan orang-orang di Zi You Lian Meng.
Sedangkan sekarang Zhang Feng mengatakan, Zi You Lian Meng mendukung semua keputusannya, artinya, apa pun keputusan yang Zhao Hai ambil, Zi You Lian Meng akan mendukung. Maka wewenang Zhao Hai menjadi sangat besar.
Tapi Zhao Hai tidak terlalu memikirkan hal itu. Dia hanya tersenyum tipis, “Baik, kalau begitu aku akan menemuinya. Kapan waktunya?”
Zhang Feng berkata dengan suara berat, “Tiga hari lagi, di Zong tang (markas utama) Tian Jian Zong (Sekte Pedang Langit).”
Zhao Hai mengangguk, “Baiklah, aku akan istirahat dulu. Tiga hari lagi aku ke Tian Jian Zong.” Selesai berkata, dia berdiri, menangkupkan tangan pada Zhang Feng, lalu berbalik dan pergi.
Zhang Feng melihat punggung Zhao Hai, tersenyum tipis, lalu mengambil kembali yu jian (lempengan giok) yang baru saja diletakkannya. Dia percaya pada Zhao Hai, Zhao Hai seorang diri pergi ke Tian Jian Zong, pasti tidak akan masalah.
Lagipula, perkataan mendukung semua keputusan Zhao Hai itu bukan diucapkan Zhang Feng seorang, bahkan bukan dia yang mengusulkan. Yang mengucapkan ini bukan satu dua orang, melainkan beberapa ketua sekte di Zi You Lian Meng yang aktif mengajukannya.
Zhao Hai tidak mempedulikan semua ini. Tiga hari terlalu singkat, dia ingin beristirahat dengan baik, dan juga agak penasaran, ingin lihat seperti apa orang Yue Long Jie itu.
Tiga hari berlalu dalam sekejap. Zhao Hai naik chuan song zhen (susunan pemindah) Hei Hu Bang (Geng Harimau Hitam), langsung menuju Zong tang Tian Jian Zong. Sekarang Zi You Lian Meng dan Sembilan Sekte Besar sudah mencapai kesepakatan, dalam waktu dekat kedua belah pihak tidak akan saling menyerang, dan bahkan mulai berkomunikasi. Beberapa kota yang dulu digunakan untuk perdagangan di xiu zhen jie (dunia kultivasi), sekarang dibuka kembali.
Karena itulah, Zhao Hai bisa dengan mudah naik chuan song zhen ke Zong tang Tian Jian Zong. Kali ini dia pergi sendirian, tidak menyuruh siapa pun ikut.
Cahaya putih berkelebat, sosok Zhao Hai muncul di chuan song zhen Tian Jian Zong. Di si zi (murid) Tian Jian Zong yang menjaga chuan song zhen, begitu melihat Zhao Hai tertegun, lalu wajahnya berubah. Dia segera bergegas menyambut, membungkuk pada Zhao Hai, “Bertemu Zhao Hai Xian Sheng (Tuan Zhao Hai). Tuan silakan, Zong zhu (Ketua Sekte) sedang menunggu Tuan.”
Zhao Hai mengangguk, berjalan menuju Zong tang Tian Jian Zong. Baru saja keluar dari guang chang (alun-alun) chuan song zhen, seorang xiu shi (kultivator) Tian Jian Zong segera datang menyambutnya, memandu Zhao Hai sampai ke ruang utama Zong tang Tian Jian Zong.
Jian Wu Ya, ketua Sembilan Sekte Besar, semuanya sekarang duduk di ruang utama. Begitu melihat Zhao Hai masuk, di wajah Jian Wu Ya dan yang lainnya terlintas emosi yang sangat kompleks, tapi segera mereka sembunyikan. Lalu Jian Wu Ya menangkupkan tangan pada Zhao Hai, “Bertemu Zhao Hai Xian Sheng, Tuan silakan duduk.”
Zhao Hai tersenyum tipis, menangkupkan tangan pada Jian Wu Ya dan yang lainnya, “Bertemu para Zong zhu, Zhao Hai memberi salam.” Selesai berkata, dia duduk di kursi paling ujung.
Jian Wu Ya melihat gerakan Zhao Hai, agak terkejut, tapi segera sadar. Lalu setelah duduk, dia berkata dengan suara berat, “Tiga hari lalu kami menerima surat dari shi zhe (utusan) Yue Long Jie, memberi tahu kami untuk menunggu di sini. Dia akan mengumumkan apakah xiu zhen jie kita memenuhi syarat untuk masuk ke Yue Long Jie. Tapi menurutku, sepertinya xiu zhen jie kita memenuhi syarat untuk masuk Yue Long Jie. Kalau kita tidak memenuhi syarat, mereka tidak akan mengirim orang.”
Nu Mu Fang Zhang (Kepala Biara Nu Mu) mengangguk, “Aku juga berpikir begitu. Tapi ada sedikit yang aneh. Aku ingat pernah membaca catatan tentang Yue Long Jie di sekte. Terakhir kali xiu zhen jie kita mendapat kualifikasi masuk Yue Long Jie, sepertinya hanya diberi一塊 yu jian untuk semua sekte di xiu zhen jie. Di atasnya ada beberapa pengenalan tentang Yue Long Jie dan sebuah chuan song zhen menuju Yue Long Jie. Selain itu tidak ada yang lain, juga tidak mengirim utusan. Kenapa kali ini mengirim orang? Jangan-jangan ada masalah?”
Begitu mendengar Nu Mu Fang Zhang berkata begitu, Jian Wu Ya dan yang lainnya juga mengerutkan kening. Gui Ling Zi berkata dengan suara berat, “Aku sepertinya juga pernah melihat kejadian ini. Konon yu jian yang dikeluarkan Yue Long Jie itu, harus segera di ke bei (salin) dalam waktu sesingkat-singkatnya, kalau tidak akan zi bao (meledak sendiri), dan tidak akan mendapatkan apa-apa. Tapi memang belum pernah terdengar Yue Long Jie mengirim utusan ke xia jie (dunia bawah) pernah terjadi.”
Beberapa orang itu juga mengerutkan kening, tidak begitu mengerti kenapa Yue Long Jie kali ini melakukan ini, tapi jelas, di hati mereka timbul sedikit kekhawatiran.
Zhao Hai melihat sikap mereka, tersenyum tipis, “Pikirkan banyak hal untuk apa. Yue Long Jie mau mengirim utusan, itu berarti kita punya harapan. Kalau mereka tidak ingin kita masuk Yue Long Jie, apa mereka akan mengirim orang untuk memberi tahu kita?”
Begitu Zhao Hai mengucapkan ini, Jian Wu Ya dan yang lainnya tertegun, lalu semuanya tertawa. Dipikir-pikir juga benar, kalau sungguh tidak ingin mereka masuk Yue Long Jie, apa akan mengirim utusan memberi tahu mereka? Muka mereka tidak sebesar itu.
Jian Wu Ya menatap Zhao Hai, berkata dengan suara berat, “Zhao Hai Xian Sheng, aku tahu kita sebelumnya ada sedikit ketidaknyamanan. Tapi kali ini, bisa tidaknya mempertahankan kualifikasi masuk Yue Long Jie, menyangkut urusan besar xiu zhen jie kita. Jadi aku berharap kali ini Tuan bisa memikirkan xiu zhen jie, sepenuhnya membantu kami.”
Zhao Hai mengangguk, “Tentu saja. Aku juga bagian dari xiu zhen jie, tentu berharap xiu zhen jie mempertahankan kualifikasi masuk Yue Long Jie. Kalau bukan karena ini, apa kira kita masih bisa duduk dengan tenang di sini?”
Kalau ini diucapkan orang lain, Jian Wu Ya dan yang lainnya sudah lama marah. Tapi Zhao Hai yang mengucapkan, mereka tidak bisa marah, karena kekuatan Zhao Hai sudah terbukti.
Sedang berbicara, tiba-tiba dari luar datang qi shi (aura) kuat. Qi shi ini adalah yang terkuat yang pernah Zhao Hai temui sejauh ini. Qi shi yang dikeluarkan qiang zhe (pemburu keabadian) tingkat Chang Sheng qi (periode panjang umur), di hadapan qi shi ini, bagaikan perbedaan antara kucing kecil dan harimau buas.
Jian Wu Ya berkata dengan suara berat, “Datang. Ayo, kita keluar sambut.” Selesai berkata dia berdiri dan berjalan keluar. Zhao Hai dan yang lainnya mengikuti di belakang. Kali ini tidak ada yang berani lengah.
Tak lama kemudian mereka tiba di guang chang chuan song zhen di luar Tian Jian Zong. Di guang chang chuan song zhen sekarang berdiri seorang pria. Begitu melihat pria ini, Zhao Hai agak terkejut, karena penampilan pria ini sungguh di luar dugaannya.
Pria ini mengenakan pakaian wu shi (pendekar). Di punggungnya bahkan terselip sebuah da dao (pedang besar). Rambutnya pendek, di dahinya diikat pita merah. Kakinya memakai pi xue (sepatu bot kulit). Seluruh tubuhnya memberi kesan garang, sangat garang.
Pria ini kelihatan sekitar tiga puluhan, kulit hitam legam, kedua mata bagaikan sambaran petir. Berdiri di sana bagaikan gunung menjulang, membuat orang yang melihatnya忍不住 ingin menunduk, tidak berani menatap kedua kalinya.
Sedangkan Jian Wu Ya dan yang lainnya tertegun. Mereka tidak menyangka orang yang dikirim Yue Long Jie berpenampilan begini. Ini sungguh membuat mereka agak terkejut.
Tapi untungnya mereka semua sudah sering melihat situasi besar, segera sadar. Mereka menyambut, Jian Wu Ya menangkupkan tangan pada pria itu, “Apakah ini Shang Shi (Utusan Atas) dari Yue Long Jie? Saya Jian Wu Ya, Zong zhu Tian Jian Zong.”
Beberapa lainnya juga menyebutkan nama mereka. Pria itu hanya mengangguk. Tapi saat matanya melihat Zhao Hai, tanpa sadar terlintas rasa penasaran.
Setelah semua menyebutkan nama, pria itu berkata dengan suara berat, “Nama saya Lin Ling. Kali ini saya datang untuk memberi tahu kalian tentang kualifikasi xiu zhen jie masuk Yue Long Jie.”
Begitu Lin Ling berkata begitu, Jian Wu Ya dan yang lainnya terdiam. Awalnya mereka mau mengundang Lin Ling ke ruang utama duduk sebentar, tidak menyangka Lin Ling akan mengatakannya di sini. Ini membuat mereka agak terkejut.
Lin Ling memandang orang-orang ini, berkata dengan suara berat, “Tahun ini saya mendapati kekuatan xiu zhen jie berkurang sebagian. Sebenarnya kalian langsung memenuhi syarat untuk masuk Yue Long Jie. Tapi karena kekuatan terakhir kalian berkurang sangat parah, maka sekarang kalian hanya masuk tahap yubei (cadangan/calon). Harus melalui kao he (ujian) dulu baru bisa masuk Yue Long Jie.”
Begitu mendengar Lin Ling berkata begitu, hati Jian Wu Ya dan yang lainnya menjadi berat. Jian Wu Ya bertanya, “Boleh tanya Shang Shi, kao he itu apa?”
Lin Ling berkata dengan suara berat, “Kali ini bersama kalian, ada seribu tim yubei. Saya akan memberi kalian waktu dua hari. Dua hari lagi, xiu zhen jie kalian harus memilih satu orang dengan kekuatan di bawah Chang Sheng qi, dia akan mewakili xiu zhen jie kalian mengikuti kao he. Kao he kali ini adalah kao he hidup mati. Seribu jie mian (alam) yubei, total seribu orang. Mereka akan dikirim ke jie mian khusus. Di jie mian itu, ada banyak yao shou (binatang iblis) yang kuat. Orang-orang ini setelah sampai di sana, selain harus menghadapi serangan yao shou, juga harus menghadapi perburuan dari orang jie mian lain. Kao he ini tidak ada batas waktu. Sepuluh orang terakhir yang hidup, jie mian mereka berhak masuk Yue Long Jie. Yang lainnya yang mati, secara otomatis akan kehilangan kesempatan masuk Yue Long Jie. Dua hari lagi saya datang lagi.” Selesai berkata, chuan song zhen memancarkan cahaya putih, Lin Ling menghilang di dalam chuan song zhen.
Jian Wu Ya dan yang lainnya terpaku memandang chuan song zhen, lalu semua menoleh ke Zhao Hai. Zhao Hai melihat sikap mereka, tersenyum tipis pasrah, “Ayo, masuk kita bicarakan.”
Jian Wu Ya dan yang lainnya juga tersenyum masam, karena mereka sungguh tidak tahu harus berkata apa. Beberapa orang kembali ke ruang utama dan duduk. Jian Wu Ya berdeham kecil, menoleh ke Zhao Hai sambil tersenyum masam, “Sepertinya kali ini hanya bisa meminta Xian Sheng turun tangan.”
Zhao Hai tidak keberatan. Dia hanya mengangguk, “Sudah seharusnya. Ini menyangkut seluruh xiu zhen jie, aku pasti akan pergi. Tapi aku berharap selama aku mengikuti kao he, kalian bisa hidup damai dengan Zi You Lian Meng. Apa itu tidak masalah?”
Jian Wu Ya tanpa berpikir langsung mengangguk, “Xian Sheng tenang, tidak akan ada masalah. Sekarang yang terpenting bagi xiu zhen jie kita adalah mendapatkan kesempatan masuk Yue Long Jie. Hal lain bisa dikesampingkan dulu.”
Zhao Hai mengangguk, berkata dengan suara berat, “Syukurlah. Sungguh tidak menyangka, Yue Long Jie di sana akan mengadakan kao he begini. Seribu orang, hehe,看來 Yue Long Jie menguasai tidak sedikit wei mian (bidang alam).”
Jian Wu Ya menatap Zhao Hai dengan suara berat, “Apa Xian Sheng perlu persiapan lain? Kalau ada需要, silakan katakan saja. Kali ini urusannya menyangkut seluruh xiu zhen jie, kami akan mendukung penuh Xian Sheng.”
Zhao Hai melambaikan tangan, berkata dengan suara berat, “Dua hari lagi bertemu.” Selesai berkata, sosoknya sudah menghilang dari ruang utama Tian Jian Zong.
==
Dua hari berlalu dengan cepat, Zhao Hai sekali lagi duduk di Chuan Song Zhen (Formasi Teleportasi) menuju kantor pusat Tian Jian Zong (Sekte Pedang Surgawi), Jian Wu Ya dan yang lain sudah menunggunya di sana.
Meskipun Jian Wu Ya dan yang lain enggan mengakuinya, mereka terpaksa mengakui bahwa kekuatan Zhao Hai benar-benar merupakan ahli nomor satu di bawah periode Chang Sheng Qi (Periode Panjang Umur) di Xiu Zhen Jie (Dunia Kultivasi). Bahkan ahli periode Chang Sheng Qi biasa pun tidak bisa berbuat apa-apa terhadap Zhao Hai, apalagi Zhao Hai masih memiliki Bu Si Sheng Wu (Makhluk Abadi) periode Chang Sheng Qi.
Jadi untuk ujian Yue Long Jie (Dunia Naga Melompat), Jian Wu Ya dan yang lain tanpa berpikir panjang memutuskan untuk menyuruh Zhao Hai pergi. Ini juga tidak ada cara lain, kekuatan Zhao Hai sudah terbukti, kalau tidak Zhao Hai yang pergi, siapa lagi yang bisa pergi?
Mereka melihat Zhao Hai datang, semuanya juga merasa lega. Mereka benar-benar khawatir Zhao Hai tidak datang. Jika Zhao Hai tidak pergi, mereka hanya bisa mengirim orang lain. Mengirim orang lain, mereka benar-benar tidak yakin bisa membuat Xiu Zhen Jie mendapatkan kualifikasi masuk ke Yue Long Jie.
Zhao Hai tiba di Tian Jian Zong sini, menyapa Jian Wu Ya dan yang lain, lalu mereka pergi ke aula Tian Jian Zong. Setelah duduk di aula, Jian Wu Ya menatap Zhao Hai, berkata dengan suara dalam, “Tuan Zhao Hai, kali ini apakah Xiu Zhen Jie bisa mendapatkan kualifikasi masuk ke Yue Long Jie, kami percayakan padamu.”
Zhao Hai tersenyum tipis, “Akan berusaha sebaik mungkin, mohon Ketua Jian tenang.”
Jian Wu Ya mengangguk, berkata dengan suara dalam, “Dua hari ini aku berpikir, di antara peserta ujian kali ini, sangat mungkin akan muncul orang dari Tian Mo Jie (Dunia Iblis Surgawi). Kekuatan Tian Mo Jie tidak kalah dengan kita. Jika Tuan bertemu dengan orang Tian Mo Jie, aku berharap Tuan jangan ragu, beri pelajaran pada Tian Mo Jie.”
Zhao Hai mengangguk, tidak bicara. Tepat pada saat ini, tiba-tiba aura mengagumkan dari Lin Ling kembali terpancar. Zhao Hai dan yang lain segera keluar, pergi ke alun-alun Chuan Song Zhen (Formasi Teleportasi). Di sana mereka mendapati Lin Ling masih berdiri di Chuan Song Zhen, tidak turun.
Mereka naik dan menangkupkan tangan ke Lin Ling, “Bertemu Shang Shi (Utusan).”
Lin Ling melambaikan tangan, “Mana orang yang akan ikut ujian? Suruh dia ke sini.”
Zhao Hai maju selangkah, menangkupkan tangan ke Lin Ling, “Bertemu Shang Shi, saya lah yang akan ikut ujian kali ini.”
Lin Ling menatap Zhao Hai, mengangguk, “Baik, naiklah ke Chuan Song Zhen.” Zhao Hai menjawab, naik ke Chuan Song Zhen, berdiri di samping Lin Ling.
Lin Ling melirik Jian Wu Ya dan yang lain, lalu Chuan Song Zhen bersinar putih, Zhao Hai dan Lin Ling lenyap dari Chuan Song Zhen. Dari awal sampai akhir Lin Ling hanya bicara dua kalimat, terlihat dia bukan orang yang banyak bicara.
Jian Wu Ya melihat dua orang yang lenyap di Chuan Song Zhen, menghela napas panjang, bergumam, “Semoga semuanya lancar.”
Nu Mu Fang Zhang (Kepala Biara Mata Marah) dan yang lain, meskipun dihitung semuanya bermusuhan dengan Zhao Hai, tapi pada saat ini, mereka semua juga berharap Zhao Hai lancar, karena ini menyangkut seluruh Xiu Zhen Jie.
Sinar putih lenyap, Zhao Hai akhirnya bisa melihat keadaan luar. Ini adalah hutan raksasa, tak bertepi, di kejauhan terlihat beberapa burung terbang dan bayangan gunung samar.
Lin Ling menatap Zhao Hai, berkata dengan suara dalam, “Ini adalah tempat pelaksanaan ujian, bernama Lin Hai Kong Jian (Ruang Lautan Hutan). Ruang ini luasnya sekitar satu provinsi Xiu Zhen Jie. Tentu saja di sini tidak semuanya hutan, masih ada hal lainnya. Sekarang kamu sudah resmi memulai ujian. Orang lain juga sudah masuk ke ruang ini. Kapan kalian tersisa sepuluh orang, kami akan datang memberitahu ujian selesai. Tentu saja, kuharap kamu adalah orang yang bisa menerima pemberitahuan itu.” Setelah berkata, Lin Ling berkelebat lenyap.
Sementara Zhao Hai agak terkejut melihat tempat Lin Ling lenyap, karena dia bisa merasakan dengan jelas, Lin Ling pergi menggunakan Chuan Song Zhen (Formasi Teleportasi), tapi dia tidak melihat Chuan Song Zhen di sana.
Sebelumnya saat dia muncul di Lin Hai Kong Jian, dia merasa sangat aneh, karena dia tidak muncul di Chuan Song Zhen Lin Hai Kong Jian, melainkan langsung muncul di tengah udara Lin Hai Kong Jian. Ini benar-benar tidak normal, karena Zhen Fa (Formasi Sihir) apapun saat dipasang, membutuhkan landasan. Misalnya Chuan Song Zhen, orang biasanya meletakkannya di tanah, dan tanah ini adalah landasan Chuan Song Zhen, ditambah beberapa benda untuk memasang Zhen Fa, baru Chuan Song Zhen bisa digunakan normal. Artinya, dalam keadaan normal, jika Zhao Hai tiba di Lin Hai Kong Jian sini, seharusnya muncul di tanah di suatu tempat di Lin Hai Kong Jian, di bawah kakinya, seharusnya ada Chuan Song Zhen yang utuh.
Tapi dia dan Lin Ling tidak seperti itu. Mereka berdua malah langsung muncul di tengah udara Lin Hai Kong Jian. Di sana atas bawah kiri kanan tidak ada bayangan Chuan Song Zhen, tapi mereka muncul di sana. Saat Lin Ling lenyap, Zhao Hai juga merasakan sedikit gelombang ruang. Tapi Zhao Hai bisa memastikan, Lin Ling bukan seorang Kong Jian Yi Shu Shi (Ahli Ilmu Ruang). Gelombang ruang itu, dibawa oleh Chuan Song Zhen, bukan Kong Jian Yi Shu (Ilmu Ruang).
Zhao Hai memiliki ruang, jadi dia bisa menggunakan ruang untuk berpura-pura menggunakan Kong Jian Yi Shu. Tapi ini tidak berarti dia sendiri tidak bisa Kong Jian Yi Shu. Sebenarnya dia juga bisa Kong Jian Yi Shu, bahkan Yi Shu (Ilmu) lain juga bisa, karena ruang memiliki kemampuan menyerap, menyerap Yi Shu orang lain, lalu menambahkannya ke tubuh Zhao Hai. Hanya saja Zhao Hai sebelumnya jarang menggunakan Yi Shu lain, bahkan Kong Jian Yi Shu pun digantikan dengan ruang.
Saat menggunakan Kong Jian Yi Shu, akan ada banyak ketidaknyamanan, dan juga perlu menggunakan Jing Shen Li (Kekuatan Spiritual). Sementara Zhao Hai menggunakan ruang, situasi ini tidak muncul. Tentu saja, ruang itu sendiri tidak memiliki kemampuan menyerang. Sementara Kong Jian Yi Shu memiliki serangan ruang. Misalnya di Kong Jian Yi Shu, ada satu jenis Kong Jian Si Lie Shu (Teknik Merobek Ruang), hampir bisa merobek apa saja. Karena serangan ini dilakukan dengan Kong Jian Yi Shu, menggunakan kekuatan ruang yang ada di mana-mana.
Sedangkan ruang Zhao Hai tidak memiliki kemampuan serangan seperti itu. Bisa dikatakan ruang Zhao Hai hanya milik pribadi dia seorang, tidak bisa menyerang.
Justru karena Zhao Hai sendiri juga bisa Kong Jian Yi Shu, jadi dia sangat paham gelombang Kong Jian Yi Shu. Dia tahu saat lawan menggunakan Kong Jian Yi Shu, ruang akan bergelombang seperti apa. Juga tahu saat lawan menggunakan Chuan Song Zhen, ruang akan bergelombang seperti apa. Saat menggunakan Kong Jian Yi Shu dan Chuan Song Zhen, gelombang ruang sama sekali berbeda. Jadi Zhao Hai bisa memastikan, Lin Ling barusan pergi menggunakan Chuan Song Zhen, bukan menggunakan Kong Jian Yi Shu.
Tapi anehnya di sini. Barusan dia tahu Lin Ling pergi menggunakan Chuan Song Zhen, tapi saat Lin Ling pergi tidak ada sinar putih seperti Chuan Song Zhen, bahkan Zhao Hai tidak melihat Chuan Song Zhen. Lin Ling seperti menggunakan Kong Jian Yi Shu, sekejap mata lenyap.
Yang mengejutkan Zhao Hai justru ini. Chuan Song Zhen yang tak terlihat, bahkan bisa dikatakan, sama sekali tidak ada Chuan Song Zhen, tapi bisa menggunakan gongfa Chuan Song Zhen. Gongfa apa ini? Zhao Hai semakin penasaran dengan Yue Long Jie sana.
Tepat pada saat ini, tiba-tiba terdengar suara dengung. Zhao Hai menoleh, melihat sejauh ada awan hitam melayang ke arahnya. Begitu melihat awan hitam itu, Zhao Hai berubah ekspresi, lalu berkelebat lenyap.
Zhao Hai pergi karena dia tahu awan hitam itu apa. Itu adalah sekelompok Yao Shou (Binatang Iblis), sekelompok Yao Shou yang mirip lebah. Yao Shou ini jauh lebih mengerikan dari lebah. Sengat ekor mereka tidak hanya bisa menembus pelindung Xiuzhe (Kultivator), menusuk pertahanan Xiuzhe, bahkan mengandung racun kuat. Karena Yao Shou ini Zhao Hai kenal, Yao Shou ini bernama Du Long Feng (Lebah Naga Racun).
Di ruang Zhao Hai sudah ada Yao Shou jenis Du Long Feng, jadi dia tidak mau mengganggu Du Long Feng. Hanya saja Zhao Hai sangat penasaran. Dia mengira orang Yue Long Jie akan membawanya ke lingkungan yang benar-benar asing, akan ada banyak Yao Shou yang tidak dia kenal. Sekarang dilihat, ternyata tidak begitu. Tumbuhan di sini barusan dia lihat sekilas, sepertinya tidak jauh berbeda dengan Xiu Zhen Jie. Tentu saja apakah benar-benar ada perbedaan, dia perlu pembuktian lebih lanjut. Tapi sekarang dia tidak bisa masuk ke ruang, juga tidak mau bertempur mati-matian dengan Du Long Feng itu, jadi hanya bisa pergi.
Alasan Zhao Hai tidak bisa masuk ke ruangnya di Lin Hai Kong Jian sini, karena dia khawatir ruangnya akan ditemukan orang Yue Long Jie. Orang Yue Long Jie sana kekuatannya luar biasa tangguh, juga punya banyak cara yang tidak dia ketahui. Seperti cara Lin Ling yang bisa menggunakan fungsi Chuan Song Zhen tanpa Chuan Song Zhen, seperti Jing Shen Li (Kekuatan Spiritual) yang bisa menyapu seluruh Xiu Zhen Jie tanpa diketahui orang. Ini semua adalah cara yang tidak dia ketahui. Justru karena tidak tahu, Zhao Hai sangat khawatir. Dia takut jika di Lin Hai Kong Jian sini menggunakan kekuatan ruang, akan diketahui orang.
Zhao Hai terbang beberapa jarak, menghindari Du Long Feng itu, lalu segera turun ke hutan di bawah. Dia mendengar Lin Ling bilang, semua peserta ujian sudah masuk ke ruang ini. Dan ruang ini luasnya sekitar satu provinsi Xiu Zhen Jie. Luas satu provinsi Xiu Zhen Jie tidak kecil. Sementara peserta ujian lainnya, entah dibuang ke mana oleh orang Yue Long Jie. Ini juga alasan Zhao Hai tidak terbang di langit.
Terbang di langit meskipun bisa membuat kecepatan lebih cepat, tapi bersamaan juga membuat diri sepenuhnya terekspos. Baik Yao Shou (Binatang Iblis) maupun orang dari antarmuka lain, bisa menemukanmu. Jika lawan juga terbang di langit, masih bisa diatasi, paling-paling bertempur. Jika lawan bersembunyi dan menyergap, itu juga sangat berbahaya.
Zhao Hai tidak pernah meremehkan musuh manapun. Sebelum ujian, Lin Ling sudah bilang, di Lin Hai Kong Jian sini, ada banyak Yao Shou berkekuatan tangguh. Sampai seberapa tangguh Yao Shou yang disebutnya itu? Zhao Hai tidak tahu, tapi dia juga tidak berani lengah.
Menahan auranya sendiri, hati-hati terbang di hutan. Bersamaan dengan itu, fungsi ruang dibuka penuh, Liu Yin Fei Zhen (Jarum Terbang Perak Mengalir) dengan pusat dirinya, mulai menyelidiki sekeliling. Zhao Hai sudah menggunakan semua cara yang bisa dia pakai, maju dengan hati-hati.
Luas ruang ini tidak kecil. Membuang seribu orang di sini, seperti mencari jarum di lautan. Jadi Zhao Hai sama sekali tidak terburu-buru mencari peserta ujian lain. Karena Zhao Hai sangat sadar, sekarang bukan waktunya terburu-buru. Semakin terburu-buru, semakin mudah membuat kesalahan. Dan membuat kesalahan berarti kegagalan.
Meskipun Zhao Hai percaya diri dengan kekuatannya, dia tidak pernah meremehkan lawannya. Di Xiu Zhen Jie saja, berbagai orang aneh dan ilmu aneh sudah banyak dia lihat. Dan kali ini antarmuka yang bersama Xiu Zhen Jie berebut kualifikasi masuk Yue Long Jie, kekuatan mereka tidak kalah dengan Xiu Zhen Jie. Orang yang mereka kirim, pasti juga tidak akan lemah. Jadi Zhao Hai semakin hati-hati, dia tidak mau karena kecerobohannya sendiri karam.
==
Zhao Hai berhati-hati saat bergerak maju, sementara Lao La dan yang lainnya di dalam kong jian (ruang) terus mengumpulkan informasi di sekitarnya. Benar saja, Lin Ling tidak salah bicara, yao shou (binatang iblis) di Lin Hai kong jian (Ruang Lautan Hutan) ini memang sangat banyak, dan banyak yao shou (binatang iblis) yang kekuatannya sangat kuat, setara Chang sheng qi (Periode Keabadian). Jika bukan karena Zhao Hai memiliki Liu Yin zhen (Jarum Perak Mengalir), mungkin dia sudah lama bertemu dengan yao shou (binatang iblis) ini.
Namun yang agak mengejutkan Zhao Hai adalah, dia sama sekali tidak bertemu orang. Waktunya di hutan juga tidak sebentar, tapi seorang pun tidak dia temui, ini membuat Zhao Hai agak bingung.
Seribu xiuzhe (kultivator) yang ikut ujian, meskipun jumlahnya tidak banyak, tapi satu hal yang pasti, xiuzhe (kultivator) ini tidak akan diam di tempat menunggu dengan bodoh, mereka juga akan bergerak.
Dan seribu xiuzhe (kultivator) yang ikut ujian ini, meskipun belum mencapai Chang sheng qi (Periode Keabadian), tapi juga merupakan jagoan puncak di bawah Chang sheng qi (Periode Keabadian) dari masing-masing jie mian (dimensi). Kecepatan gerak mereka seharusnya tidak lambat, tapi Zhao Hai sekarang sudah masuk ke Lin Hai kong jian (Ruang Lautan Hutan) beberapa jam, namun masih belum bertemu seorang pun, ini membuat Zhao Hai sangat heran.
Namun Zhao Hai tidak berhenti, tetap bergerak maju. Dia sama sekali tidak mengganggu yao shou (binatang iblis) di ruang ini, bahkan yao shou (binatang iblis) tingkat rendah pun tidak dia ganggu. Lin Hai kong jian (Ruang Lautan Hutan) ini meskipun sangat mirip dengan Xiu zhen jie (Dunia Kultivasi), masih ada beberapa perbedaan. Zhao Hai sepanjang jalan ini juga mengumpulkan beberapa yao cao (tanaman obat), dan komposisi yao cao (tanaman obat) ini, dibandingkan dengan di Xiu zhen jie (Dunia Kultivasi) sana masih ada sedikit perbedaan kecil.
Justru karena itulah, Zhao Hai tidak mengganggu yao shou (binatang iblis) itu. Kali ini dia datang untuk ujian, dia tidak ingin menimbulkan masalah tambahan. Berburu yao shou (binatang iblis) bukan tujuannya, tujuannya adalah orang-orang yang ikut ujian.
Sedang berpikir begitu, tiba-tiba suara Cai Er terdengar: “Hai Ge, di depan sekitar seribu li, ada xiuzhe (kultivator) dari jie mian (dimensi) lain, kekuatannya sepertinya cukup kuat.”
Zhao Hai tertegun, lalu mengangguk: “Tampilkan gambar dia untukku lihat.”
Cai Er mengiyakan, di depan Zhao Hai segera muncul proyeksi kecil, seperti TV kecil. Di dalam TV kecil ini, terlihat seorang xiuzhe (kultivator) sedang berhati-hati bergerak maju di hutan. Melihat lawannya juga orang yang kaya pengalaman bertarung, dia juga memilih berjalan di dalam hutan, tidak memilih terbang di udara.
Orang ini posturnya tidak terlalu tinggi, rambut hitam, kulit kuning, mengenakan pakaian xiuzhe (kultivator) yang sangat biasa, kelihatannya seperti tidak ada yang istimewa. Tapi Zhao Hai memperhatikan, orang ini minimal membawa dua set fa qi (alat magis). Satu set adalah sarung tangan yang dipakainya.
Sarung tangan di tangannya tidak tahu terbuat dari bahan apa, kelihatannya seperti kain, hitam, memperlihatkan sepuluh jari, agak mirip sarung tangan jenis Pi Li yang pernah dilihat Zhao Hai dulu. Meskipun sarung tangan ini kelihatan biasa, tapi Zhao Hai bisa pastikan, sarung tangan ini pasti satu set fa qi (alat magis), dan tingkatnya tidak rendah.
Satu set fa qi (alat magis) lainnya adalah sepatu bot yang dipakainya. Kelihatannya seperti sepatu kulit yang sangat biasa, coklat, di atasnya juga tidak ada pola yang terlalu indah. Tapi Zhao Hai menemukan setiap tempat yang dilalui sepatu bot ini, secara otomatis akan menghasilkan sedikit angin. Angin ini bertiup, akan menghapus semua jejak. Jelas juga fa qi (alat magis) dengan tingkat yang tidak rendah.
Zhao Hai juga memperhatikan, meskipun orang ini posturnya tidak tinggi, bentuk tubuhnya juga tidak terlalu kekar, tapi di kulitnya sepertinya ada kilauan cahaya yang bergerak. Zhao Hai bisa pastikan, orang ini pasti seorang ti xiu (kultivator tubuh), dan masih ti xiu (kultivator tubuh) dengan tingkat tidak rendah, kekuatan tangguh.
Zhao Hai merenung sejenak, lalu bergerak menuju arah orang itu. Bagaimanapun juga, ujian kali ini utamanya adalah membunuh, kalau bertemu ya bunuh saja.
Sambil bergerak mendekati orang itu, Zhao Hai dengan hati-hati memantau gerak-gerik orang itu. Orang itu sepertinya sebelumnya belum pernah mengalami pertempuran, di tubuhnya tidak ada sedikit pun bekas pertempuran. Tapi bisa dilihat, dia sangat berhati-hati.
Zhao Hai merasakan sha qi (energi pembunuh) yang sangat kental dari orang ini. Kelihatannya orang ini di jie mian (dimensi) mereka sebelumnya juga bukan orang baik. Tapi ini tidak ada hubungannya dengan Zhao Hai, dia sekarang hanya berpikir untuk mengubah orang ini menjadi bu si sheng wu (mayat hidup abadi).
Jarak antara mereka berdua terus mendekat. Orang itu tidak merasakan Zhao Hai sama sekali. Sampai jarak mereka kurang dari sepuluh li, barulah orang itu merasakan Zhao Hai. Ekspresinya tidak bisa tidak menjadi tegang, tapi dia tidak berhenti, tetap menyambut ke arah Zhao Hai, sementara di matanya terlintas sedikit sha qi (energi pembunuh).
Zhao Hai melalui proyeksi melihat situasi ini, juga tersenyum tipis. Tampaknya Lin Hai kong jian (Ruang Lautan Hutan) ini akan segera menjadi medan perang pembantaian, setiap orang punya alasan untuk membuat diri mereka tetap hidup.
Arah gerak Zhao Hai tidak berubah, tetap bergerak menuju orang itu. Kedua belah pihak tahu lawan sudah menemukan mereka, tapi keduanya tidak mengubah arah. Jelas mereka berdua ingin lawannya mati.
Tak lama kemudian jarak mereka sudah kurang dari dua li. Zhao Hai tidak banyak bicara, tubuhnya bergerak, langsung terbang ke atas, sampai di udara, memperlihatkan sepenuhnya wujudnya.
Ti xiu (kultivator tubuh) itu jelas tidak menyangka Zhao Hai akan melakukan ini. Tapi dia segera mengerti maksud Zhao Hai. Bertarung besar-besaran di hutan ini, meskipun tidak apa-apa, tapi akan menimbulkan keributan besar, bisa-bisa mengundang yao shou (binatang iblis).
Sedangkan di udara, meskipun mereka juga akan menimbulkan sedikit keributan, tapi pasti tidak sebesar di bawah. Jika di hutan, dua jagoan begitu bertarung, pasti akan merusak banyak pohon, keributannya tidak akan kecil. Di atas lain lagi, mereka belum tentu akan merusak banyak pohon.
Begitu berpikir, orang itu juga terbang. Mereka berdua berhadapan jarak dua li. Zhao Hai juga tidak banyak bicara omong kosong, dengan satu pikiran, fa xiang (manifestasi dharma) sudah muncul, lalu jurus Bai Shou Quan (Tinju Seratus Binatang) dikeluarkan, langsung menyerang orang itu.
Orang di seberang juga tidak bicara omong kosong, di tubuhnya juga muncul fa xiang (manifestasi dharma). Fa xiang (manifestasi dharma)nya juga berbentuk manusia, dan juga menggunakan jurus tinju, langsung menyerang Zhao Hai.
Mereka bertarung beberapa ronde, kira-kira sudah menguji kekuatan masing-masing. Bicara soal kekuatan, Zhao Hai jauh lebih unggul darinya. Sementara lawan adalah ti xiu (kultivator tubuh) yang tangguh, kemampuan pertahanannya juga sangat kuat. Zhao Hai ingin menghabisinya dalam waktu singkat, juga tidak mungkin.
Dan Zhao Hai juga menemukan, meskipun lawan berada di posisi lemah, tapi dia terus menunjukkan ketenangan. Jelas dia belum menggunakan seluruh kekuatannya, dia masih punya cadangan. Ini agak membuat Zhao Hai penasaran, dia benar-benar ingin melihat apa cadangan lawan.
Mereka bertarung sekitar seratus jurus, lawan sudah sepenuhnya terdesak, hampir hanya bisa bertahan, tidak punya kemampuan menyerang. Saat ini ekspresi lawan juga menjadi sangat tegang. Bertarung lagi sekitar seratus jurus, lawan tiba-tiba berteriak keras, lalu一把 fei jian (pedang terbang) terbang keluar dari mulutnya, langsung menuju wajah Zhao Hai.
Zhao Hai terkejut, lalu dia segera mengerti, fei jian (pedang terbang) ini pasti ben ming fa qi (Alat Dharma Kehidupan) orang ini. Biasanya dia bertarung sebagai ti xiu (kultivator tubuh), saat tidak mampu, tiba-tiba mengeluarkan ben ming fei jian (pedang terbang kehidupan) untuk menyerang lawan, akan memberikan efek kejutan yang tidak terduga.
Dan orang ini sebelum menggunakan ben ming fei jian (pedang terbang kehidupan) juga berteriak keras. Ini bukan teriakannya yang pertama. Faktanya sejak pertempuran dimulai, dia terus berteriak keras. Sekarang dia berteriak, tentu tidak akan menarik perhatian. Ditambah Zhao Hai dan dia sekarang bertarung jarak dekat, jarak tidak jauh. Saat ini fei jian (pedang terbang)nya tiba-tiba menyerang, tentu akan memberikan efek yang bagus.
Namun sayangnya, hari ini dia bertemu Zhao Hai. Saat fei jian (pedang terbang) orang itu hampir mengenai wajah Zhao Hai, sebuah perisai kecil tiba-tiba muncul di depan Zhao Hai. Fei jian (pedang terbang) orang itu langsung menusuk perisai kecil itu, terdengar suara ‘dang’, fei jian (pedang terbang) orang itu terhalang.
Orang itu tidak menyangka serangan yang dianggapnya pasti berhasil ini bisa dihalau. Saat dia tertegun,一把 fei jian (pedang terbang) tanpa suara muncul di belakangnya, menusuk masuk ke tubuhnya. Lalu fei jian (pedang terbang) itu berputar, menghancurkan jantung orang itu.
Orang itu menyemburkan seteguk darah, memandang Zhao Hai dengan wajah penuh keterkejutan. Zhao Hai meliriknya, tersenyum tipis, lambaian tangan, fei jian (pedang terbang) sudah kembali ke tangannya. Kedua mata orang itu perlahan kehilangan sinarnya. Lalu segumpal qi hitam membungkus orang itu, qi hitam hilang, orang itu pun ikut hilang. Sementara wujud Zhao Hai sekali lagi lenyap di udara.
Tidak lama setelah Zhao Hai lenyap, di tempat mereka baru saja bertarung, muncul beberapa ekor yao shou (binatang iblis). Yao shou (binatang iblis) itu menggunakan shen shi li (kekuatan mental) untuk mengamati tempat pertarungan Zhao Hai dan orang itu bolak-balik cukup lama, lalu satu per satu pergi.
Gerak-gerik yao shou (binatang iblis) ini sudah dalam pantauan Zhao Hai sejak awal. Tadi meskipun orang itu tidak menggunakan ben ming fa bao (Alat Dharma Kehidupan), Zhao Hai juga akan menghabisinya. Dia tidak ingin sekarang bertengkar dengan yao shou (binatang iblis) ini, karena yao shou (binatang iblis) ini semuanya adalah yao shou (binatang iblis) tingkat Chang sheng qi (Periode Keabadian), kekuatan mereka sangat kuat.
Ini bukan berarti Zhao Hai takut pada yao shou (binatang iblis) ini, hanya saja tujuan dia datang ke sini kali ini adalah agar ujian berhasil, bukan untuk berburu yao shou (binatang iblis). Dia tidak ingin terlalu banyak menunjukkan kartu truf, khawatir diketahui orang Yue Long jie (Dunia Yue Long).
Lin Ling sebelum ujian sudah bilang ke Zhao Hai, nanti kalau mereka tinggal sepuluh orang, akan diberitahu ujian selesai. Artinya, apa pun yang mereka lakukan di Lin Hai kong jian (Ruang Lautan Hutan), kemungkinan besar dalam pantauan Lin Ling dan yang lainnya. Dan inilah yang paling dikhawatirkan Zhao Hai.
Dia terlalu banyak rahasia yang tidak bisa diketahui orang. Zhao Hai bisa pastikan, bahkan orang di Yue Long jie (Dunia Yue Long) sana, jika tahu dia memiliki kong jian (ruang), akan mati-matian berusaha merebutnya, karena kong jian (ruang) terlalu nì tiān (melawan takdir).
Tapi untungnya dia sekarang masih punya Zhu Que Yin (Segel Merah Merak) untuk menutupi. Tapi jika dia terlalu sering menggunakan kong jian (ruang), masih mungkin diketahui Lin Ling dan yang lainnya. Maka Zhao Hai butuh waktu lama untuk menyelesaikan ti xiu (kultivator tubuh) itu.
Sedangkan untuk mengubah ti xiu (kultivator tubuh) itu menjadi bu si sheng wu (mayat hidup abadi), soal ini Zhao Hai tidak merasa tertekan. Penggunaannya terhadap bu si sheng wu (mayat hidup abadi) sudah terkenal di Xiu zhen jie (Dunia Kultivasi). Dia yakin orang Yue Long jie (Dunia Yue Long) sana juga tahu. Jadi dia mengoleksi bu si sheng wu (mayat hidup abadi) juga bukan hal hebat. Maka Zhao Hai tidak takut Lin Ling dan yang lainnya tahu soal dia menggunakan bu si sheng wu (mayat hidup abadi).
Setelah Zhao Hai membunuh ti xiu (kultivator tubuh) itu, dia segera bersembunyi ke dalam hutan, sekaligus menyembunyikan semua qi (energi)nya. Dia bahkan tidak bergerak sedikit pun, sekaligus mengaktifkan mu xi yi shu (seni rahasia elemen kayu), membuat qi (energi)nya menyatu sempurna dengan sebuah pohon besar. Bahkan yao shou (binatang iblis) Chang sheng qi (Periode Keabadian) itu pun tidak mungkin menemukan posisinya.
Cukup lama, barulah yao shou (binatang iblis) Chang sheng qi (Periode Keabadian) itu pergi. Yao shou (binatang iblis) itu tidak terjadi pertengkaran di antara mereka, dan beberapa yao shou (binatang iblis) itu tidak bisa bicara. Tapi mereka sepertinya berkomunikasi dengan shen shi li (kekuatan mental). Apa yang mereka bicarakan Zhao Hai tidak tahu, tapi kelihatannya yao shou (binatang iblis) itu punya wilayah masing-masing, dan mereka tidak akan mudah bertengkar.
Setelah yao shou (binatang iblis) itu pergi cukup lama, Zhao Hai baru bergerak. Dia dengan hati-hati meninggalkan tempat pertarungannya dengan orang itu, berjalan masuk ke dalam hutan. Alasan dia baru bergerak sekarang, karena takut yao shou (binatang iblis) itu kembali. Tapi jelas, dia agak melebih-lebihkan kecerdasan yao shou (binatang iblis) itu.
Saat ini Liu Yin fei zhen (Jarum Terbang Perak Mengalir) mendeteksi lebih banyak hal. Tapi sayangnya, selain ti xiu (kultivator tubuh) itu, Zhao Hai belum pernah bertemu xiuzhe (kultivator) lain.
Hari perlahan mulai gelap, kegelapan turun. Dan di ruang mana pun, yao shou (binatang iblis) punya sifat dasarnya. Binatang pada umumnya suka beraktivitas di malam hari. Di Lin Hai kong jian (Ruang Lautan Hutan) juga sama. Setelah hari gelap, Zhao Hai merasa yao shou (binatang iblis) di hutan tiba-tiba menjadi aktif, berbagai jenis yao shou (binatang iblis) mulai keluar mencari makan. Ini juga sangat mempersulit Zhao Hai dan yang lainnya untuk bergerak di malam hari.
Zhao Hai memperhatikan situasi sekitarnya, dia memutuskan untuk beristirahat. Lagipula tidak perlu terburu-buru. Melihat sekeliling, Zhao Hai menggerakkan tubuh, muncul di depan sebuah pohon besar. Pohon ini sangat besar, sudah tidak tahu berapa tahun tumbuhnya, besarnya sepuluh orang berpelukan. Zhao Hai berdiri di depan pohon, tubuhnya memancarkan cahaya hijau samar, lalu perlahan seluruh tubuhnya lenyap ke dalam pohon. Zhao Hai menggunakan mu xi yi shu (seni rahasia elemen kayu) untuk menyatu ke dalam pohon.
Setelah tubuh Zhao Hai menyatu ke dalam pohon, dia merasa seperti menjadi sebatang pohon. Dia bisa merasakan dengan jelas, dari akar pohon datang ling qi (energi spiritual) berlimpah, juga bisa merasakan di daun-daun sana ling qi (energi spiritual) dihirup lalu dilepaskan kembali.
Pohon tidak hanya menyerap ling qi (energi spiritual) dari luar, dia juga melepaskan ling qi (energi spiritual) kembali ke luar. Pohon ini sepertinya menyatu dengan langit dan bumi, ling qi (energi spiritual) hanya bersirkulasi di dalam tubuhnya, lalu dilepaskan lagi. Kelihatannya pohon ini seolah-olah tidak menyerap ling qi (energi spiritual), tapi Zhao Hai bisa merasakan dengan jelas, di dalam pohon ini mengandung banyak ling qi (energi spiritual). Ini adalah sirkulasi yang sangat unik, mungkin ini cara kultivasi pohon.
Dengan tenang merasakan cara kultivasi pohon, Zhao Hai tidak bisa tidak mengagumi keajaiban penciptaan. Cara kultivasi pohon berbeda dengan xiuzhe (kultivator). Cara kultivasi xiuzhe (kultivator) adalah mengambil dari dunia ini, mengubah ling qi (energi spiritual) dunia ini menjadi ling qi (energi spiritual) mereka sendiri, mengubah bijih dunia ini menjadi senjata, mengubah yao cai (tanaman obat) dunia ini menjadi dan yao (pil obat). Ini hanya pengambilan, bisa dianggap sebagai perilaku nì tiān (melawan takdir).
Sedangkan pohon berbeda, dia tidak hanya mengambil, tapi juga memberi. Dia menyerap ling qi (energi spiritual), tapi juga melepaskan ling qi (energi spiritual), membuat ling qi (energi spiritual) yang diserap dan yang dilepaskan mencapai keseimbangan. Ini adalah cara kultivasi shùn yìng tiān dào (selaras dengan Dao Langit), benar-benar berlawanan dengan kultivasi xiuzhe (kultivator).
Setelah merenungkan cara kultivasi pohon, Zhao Hai tiba-tiba merasa agak bingung. Dulu di Xiu zhen da jie (Dunia Besar Kultivasi) sana, dia pernah bertemu shu yao (iblis pohon). Jika mengikuti cara kultivasi pohon ini, seharusnya tidak akan muncul shu yao (iblis pohon). Tapi di Xiu zhen da shi jie (Dunia Besar Kultivasi) sana muncul shu yao (iblis pohon), ini kenapa?
==
Zhao Hai menggunakan yishu (Seni Lain/Ia) kayu ini untuk pertama kalinya guna memahami cara kultivasi (xiulian) pohon besar. Sejujurnya, ini sangat aneh. Saat Zhao Hai hendak melanjutkan pemahamannya, tiba-tiba dia mendengar suara Cai Er, “Hai Ge, apa yang sedang kamu lakukan? Kamu sudah berada di dalam pohon besar itu selama tiga hari? Apakah kamu ingin bertapa (biguan)? Kalau begitu, masuklah ke dalam Kongjian (Ruang).”
Zhao Hai tertegun, lalu tersadar. Dia bertanya dengan heran, “Tiga hari? Kok bisa tiga hari? Aku merasa baru masuk ke pohon ini sebentar, sepertinya baru sekitar satu jam.”
Suara Cai Er terdengar lagi, “Mana ada, Hai Ge, sudah genap tiga hari. Tadi sungguh aneh, setelah kamu masuk ke dalam pohon itu, pola pikirmu seolah melambat berkali-kali lipat. Andai saja tidak ada perubahan apa pun di dalam Kongjian (Ruang), aku kira kamu kenapa-napa. Nah, begitu pola pikirmu kembali normal, aku langsung memanggilmu.”
Mendengar penjelasan Cai Er, Zhao Hai sedikit terkejut. Dia benar-benar tidak menyangka hal ini. Dia bertanya dengan heran, “Maksudmu, barusan pola pikirku menjadi sangat lambat? Kenapa bisa begitu? Aku merasa semuanya normal?”
Saat itu Lao La (Laura) angkat bicara, “Hai Ge, apa yang baru saja kamu lakukan? Kenapa pola pikirmu tiba-tiba melambat?” Ada nada cemas dalam suaranya. Mereka harus segera mencari tahu mengapa pola pikir Zhao Hai tiba-tiba melambat. Jika tidak, itu bukan kabar baik bagi mereka.
Zhao Hai berpikir sejenak, lalu berkata dengan suara berat, “Tidak melakukan apa-apa. Aku menggunakan yishu (Seni Lain/Ia) kayu untuk masuk ke dalam pohon besar ini, lalu merasakan cara kultivasi (xiulian) pohon ini. Selain itu tidak melakukan apa-apa.”
Lao La (Laura) mengerutkan kening, dengan cepat keluar dari vila, berjalan ke depan Mesin Universal (Wan Neng Ji), dan berkata padanya, “Mesin Universal (Wan Neng Ji), segera analisis kondisi Hai Ge ini, apakah ada masalah dengan kultivasinya (xiulian).”
Mesin Universal (Wan Neng Ji) menyala beberapa kali, lalu suara petunjuk terdengar, “Tidak ada masalah dengan inang (host). Karena inang menyatukan jiwanya dengan pohon, pola pikir otomatis melambat, tidak perlu khawatir.”
Mendengar penjelasan Mesin Universal (Wan Neng Ji), Lao La (Laura) baru merasa lega. Dia segera berkata pada Zhao Hai, “Hai Ge, sepertinya karena kamu sedang memahami cara kultivasi (xiulian) pohon, kamu menyatukan kekuatan jiwamu dengan pohon. Sementara pohon besar itu sendiri punya pola pikir tertentu, hanya saja kecepatan berpikirnya sangat lambat. Jadi kamu merasa semuanya normal, padahal kecepatan berpikirmu sudah menjadi sangat lambat.”
Zhao Hai mengangguk, lalu menggerakkan tubuhnya, melepaskan diri dari pohon besar. Saat itu di Hutan Laut (Lin Hai Kongjian) sudah siang. Zhao Hai secara garis besar sudah memahami perbedaan antara yao jing (Siluman) pohon dengan pohon biasa. Perbedaan terbesar ada pada kecepatan berpikir.
Yao jing (Siluman) pohon itu seperti manusia, kecepatan berpikir mereka tentu saja seperti manusia. Sedangkan pohon-pohon besar ini tidak. Kecepatan berpikir mereka sangat lambat, sampai tingkat yang tidak tertahankan. Baru saja Zhao Hai bilang dia merasa baru masuk ke dalam pohon kurang dari satu jam, sebenarnya dia sengaja membesarkannya sedikit. Perasaannya di dalam pohon itu seperti baru satu jam, padahal jelas-jelas belum sampai sepuluh menit, tapi di luar sudah tiga hari berlalu. Kecepatan berpikir seperti ini sungguh tidak tertahankan.
Mengenai mengapa yao jing (Siluman) pohon bisa memiliki kecepatan berpikir seperti manusia, saat ini Zhao Hai belum tahu. Tapi dia juga tidak terlalu ingin tahu. Kali ini dia tidak datang ke Hutan Laut (Lin Hai Kongjian) untuk meneliti hal ini.
Setelah meninggalkan pohon, Zhao Hai segera bertanya pada Cai Er, “Cai Er, bagaimana hasil penyelidikan situasi di Hutan Laut (Lin Hai Kongjian)?”
Cai Er tertawa, “Hai Ge, tenang saja. Semuanya sudah diselidiki. Sudah ditemukan beberapa ratus orang peserta ujian. Posisi mereka semua dalam genggaman kita. Sisanya, mungkin sudah mati.”
Zhao Hai mengangguk, “Tandai posisi mereka. Aku sudah istirahat tiga hari, saatnya mencari mereka.”
Cai Er mengiyakan. Di depan Zhao Hai langsung muncul sebuah proyeksi. Proyeksi ini adalah peta Hutan Laut (Lin Hai Kongjian). Titik-titik merah di atasnya, jelas adalah para peserta ujian.
Zhao Hai tidak takut proyeksi ini akan ditemukan oleh orang-orang Yue Long Jie (Alam Yue Long). Karena proyeksi ini hanyalah proyeksi jiwa, orang lain tidak bisa melihatnya, hanya dia sendiri yang bisa.
Proyeksi berbeda dengan Kongjian (Ruang). Saat Zhao Hai menggunakan Kongjian (Ruang), akan timbul gelombang energi yang tidak normal. Jika dia terlalu sering menggunakannya, mungkin ada orang jeli yang menemukan rahasia Kongjian (Ruang). Sedangkan proyeksi hanyalah kekuatan jiwa, dan orang lain tidak bisa melihatnya. Mereka hanya akan merasakan sedikit keanehan pada kekuatan jiwa di sekitar Zhao Hai, dan tidak akan mempedulikannya.
Zhao Hai melirik proyeksi itu, menemukan lokasi Xiuzhe (Kultivator) terdekat, lalu menggerakkan tubuhnya, langsung menuju ke sana. Zhao Hai sekarang mengerti, mengapa setelah tiga hari berlalu, Xiuzhe (Kultivator) peserta ujian masih tersisa beberapa ratus orang. Karena jarak mereka terlalu jauh, untuk saling membunuh dalam waktu singkat hingga tersisa sepuluh orang, memang agak sulit.
Tapi bagi Zhao Hai, ini tidak sulit. Karena posisi orang-orang itu sudah dia ketahui. Tinggal cari satu per satu, bunuh saja.
Sambil menuju ke arah Xiuzhe (Kultivator) itu, Zhao Hai bertanya pada Cai Er, “Cai Er, bagaimana keadaan Aliansi Merdeka (Ziyou Lianmeng) di sana? Apakah Sembilan Sekte Besar (Jiu Da Zongmen) bertindak sembarangan?”
Cai Er menggeleng, “Tidak. Aliansi Merdeka (Ziyou Lianmeng) di sana baik-baik saja. Sembilan Sekte Besar (Jiu Da Zongmen) juga tidak bergerak sembarangan. Jelas, sebelum ada kabar pasti darimu, mereka tidak akan bergerak.”
Zhao Hai mengangguk, “Syukurlah. Tampaknya Sembilan Sekte Besar (Jiu Da Zongmen) masih tahu diri.” Sambil berkata, dia terus mengubah rute. Dia sedang menghindari yao shou (Binatang Ajaib) itu. Dia ingin segera menyelesaikan ujian ini, jadi tidak boleh terlibat konflik dengan yao shou (Binatang Ajaib), karena itu hanya akan memperlambat langkah.
Dua jam kemudian, Zhao Hai akhirnya merasakan keberadaan lawan. Lawan juga merasakannya. Mereka berdua saling mendekat, tidak ada yang memilih untuk pergi. Karena mereka sangat sadar, hanya dengan membunuh lawan, mereka bisa keluar dari sini. Hanya dengan membunuh lawan, Jie Mian (Alam) tempat mereka berada bisa mendapatkan kualifikasi memasuki Yue Long Jie (Alam Yue Long).
Zhao Hai kali ini tetap tidak menggunakan kekuatan penuh. Dia bertarung dengan Xiuzhe (Kultivator) itu hampir setengah jam, baru membunuhnya. Setelah membunuhnya, Zhao Hai segera pergi, lalu mencari target berikutnya.
Hari itu, Zhao Hai total menyelesaikan sepuluh Xiuzhe (Kultivator). Setelah itu hari mulai gelap. Zhao Hai sekali lagi bersembunyi di dalam pohon besar. Tapi kali ini dia tidak berani sembarangan menyatukan pikirannya dengan pohon. Jika tiba-tiba tiga hari berlalu lagi, itu akan merepotkan.
Meskipun yao shou (Binatang Ajaib) di Hutan Laut (Lin Hai Kongjian) ini cukup banyak, tapi yao shou (Binatang Ajaib) ini tidak akan iseng melampiaskan kekesalan pada pohon-pohon di Hutan Laut (Lin Hai Kongjian). Jadi malam hari, bersembunyi di dalam pohon adalah yang paling aman.
Keesokan harinya setelah terang, Zhao Hai sekali lagi keluar dari dalam pohon. Dia melihat peta Hutan Laut (Lin Hai Kongjian), mendapati bahwa semalam, lebih dari sepuluh Xiuzhe (Kultivator) tewas, jelas dibunuh oleh yao shou (Binatang Ajaib).
Zhao Hai tidak ambil pusing. Dia terus berjalan, mencari target berikutnya. Selama tujuh hari berturut-turut, Zhao Hai menjalani kehidupan seperti ini: siang hari membunuh orang, malam hari bersembunyi di dalam pohon. Bukan karena dia tidak mau masuk ke dalam Kongjian (Ruang), dia benar-benar tidak berani. Karena dengan kekuatan jiwanya yang berwarna keemasan itu, dia bisa merasakan dengan jelas, dari waktu ke waktu ada kekuatan jiwa yang kuat menyapu Hutan Laut (Lin Hai Kongjian). Jelas itu adalah orang-orang Yue Long Jie (Alam Yue Long) yang sedang memeriksa keadaan mereka. Karena itulah dia tidak berani masuk ke dalam Kongjian (Ruang). Malam hari hanya bisa beristirahat di dalam pohon.
Tujuh hari berlalu, sekarang jumlah Xiuzhe (Kultivator) yang tersisa di Hutan Laut (Lin Hai Kongjian) sudah kurang dari seratus orang. Tapi orang-orang ini, tidak ada satu pun yang mudah dihadapi. Tingkat kultivasi (xiuwei) mereka selevel dengan Zhao Hai, sama-sama berada di Dujie qi (Tahap Mengatasi Kesengsaraan). Beberapa bahkan sudah menyentuh batas Changsheng (Abadi). Dan masing-masing punya keahlian khusus, atau memiliki satu dua dafa (Alat Besar) tingkat tinggi. Kekuatan dafa (Alat Besar) mereka sangat besar. Mereka bisa bertahan hidup di Hutan Laut (Lin Hai Kongjian) selama sepuluh hari, pasti bukan kebetulan.
Hari kesebelas Zhao Hai memasuki Hutan Laut (Lin Hai Kongjian), dia kembali menemukan lawan. Orang ini, sejujurnya, sangat aneh. Orang lain setelah sampai di Hutan Laut (Lin Hai Kongjian) akan berkeliling, mencari musuh. Sedangkan orang ini terus-terusan berada di sebuah gunung di Hutan Laut (Lin Hai Kongjian). Gunung ini juga merupakan salah satu dari sedikit gunung di Hutan Laut (Lin Hai Kongjian) yang tidak ditumbuhi pohon.
Di seluruh gunung itu hanya ada batu-batu aneh, ditumbuhi sedikit rumput liar, tidak ada satu pohon pun. Dan Xiuzhe (Kultivator) itu sudah berada di gunung ini selama sepuluh hari.
Tentu saja Zhao Hai tidak berpikir dia karena lemah, tidak berani turun gunung. Kekuatan orang ini tidak lemah. Selama sepuluh hari ini, dia tidak hanya membunuh empat Xiuzhe (Kultivator) yang tidak sengaja masuk ke gunung itu, tapi juga melukai berat lima yao shou (Binatang Ajaib) tingkat Changsheng (Abadi). Dia memiliki sebuah pedang besar, kekuatannya sangat besar. Meskipun kekuatannya belum mencapai Changsheng (Abadi), Zhao Hai yakin, dengan pedang besar di tangannya itu, bahkan menghadapi ahli Changsheng (Abadi) sungguhan pun, dia masih bisa bertarung.
Target Zhao Hai kali ini adalah Xiuzhe (Kultivator) pengguna pedang besar ini. Tak lama kemudian Zhao Hai sampai di gunung batu karang itu. Dia menggunakan kekuatan jiwanya untuk menyapu gunung, lalu mengerutkan kening. Karena dia sama sekali tidak menemukan keberadaan Xiuzhe (Kultivator) pengguna pedang itu. Ini membuat Zhao Hai tertegun.
Peta di Kongjian (Ruang) Zhao Hai dengan jelas menunjukkan, Xiuzhe (Kultivator) pengguna pedang itu masih ada di gunung. Tapi kekuatan jiwanya tidak merasakan keberadaannya. Ini membuat Zhao Hai merasa sulit dipercaya.
Zhao Hai tidak serta-merta naik gunung. Dia ingin mencari tahu apa yang terjadi. Dia berdiri diam di kaki gunung, berkali-kali menyapu gunung dengan kekuatan jiwanya, tapi tetap tidak menemukan apa pun. Ini membuat keningnya semakin berkerut. Sekarang dia mengerti, mengapa Xiuzhe (Kultivator) dan yao shou (Binatang Ajaib) tingkat Changsheng (Abadi) itu mati di tangan orang ini. Dia bersembunyi di gunung ini, orang lain sama sekali tidak bisa menemukannya. Saat dia menyerang lawan secara tiba-tiba, dengan kekuatannya, bahkan Changsheng (Abadi) qiangzhe (kultivator kuat) pun bisa terluka atau mati.
Tapi mengapa tidak bisa menemukannya? Ini membuat Zhao Hai sangat bingung. Tiba-tiba Zhao Hai matanya berbinar. Dia teringat satu hal, yang membuatnya mengerti mengapa kekuatan jiwanya tidak bisa menemukan lawan, yaitu yishu (Seni Lain/Ia).
Benar, tidak salah, yaitu yishu (Seni Lain/Ia). Sama seperti dia menggunakan yishu (Seni Lain/Ia) untuk bersembunyi di dalam pohon, dan yao shou (Binatang Ajaib) tidak bisa menemukannya. Xiuzhe (Kultivator) pengguna pedang besar itu pasti juga seorang yishu shi (Praktisi Seni Lain/Ia). Dia adalah yishu shi (Praktisi Seni Lain/Ia) tanah. Dan gunung ini tidak ada pohon, semuanya batu, paling cocok untuknya bersembunyi di sini. Makanya sepuluh hari ini dia terus bersembunyi di sini tidak keluar. Karena di sini, kemampuan bertarungnya bisa dimaksimalkan.
Tapi tanpa menggunakan Kongjian (Ruang), bagaimana dia bisa menemukan yishu shi (Praktisi Seni Lain/Ia) tanah yang bersembunyi di sini? Zhao Hai merasa pusing.
==
Zhao Hai memandang gunung itu, alisnya berkerut dalam, dia sendiri adalah seorang Yi Shu Shi (Ahli Seni Ilegal), sangat memahami Yi Shu (Seni Ilegal), dia sangat sadar, Yi Shu (Seni Ilegal) ini tidak ada hubungannya dengan tingkat kultivasimu, dia adalah kemampuan yang dibawa dalam tubuhmu, dan kemampuan ini seiring dengan penggunaan dan eksplorasimu yang terus-menerus, akan semakin kuat.
Tetapi justru karena ini adalah kemampuan yang dibawa oleh tubuh manusia, jadi ingin memecahkan Yi Shu (Seni Ilegal) bukanlah perkara mudah, meskipun dengan menggunakan ruang dapat dengan mudah menemukan orang itu, tapi Zhao Hai tetap ingin menggunakan cara lain untuk menemukannya.
Setelah berpikir lama, ada beberapa metode namun tidak satupun menemukan Xiuzhe (Kultivator) itu, Zhao Hai tidak bisa menahan diri untuk menghela napas, tampaknya ingin menemukan orang itu tanpa menggunakan ruang memang tidak mudah, sambil berpikir Zhao Hai berjalan menuju gunung.
Sambil berjalan menuju gunung, Zhao Hai mengerahkan seutas Jing Shen Li (Kekuatan Roh) keemasannya, untuk melihat apakah orang dari Yue Long Jie (Dunia Naga Melompat) masih memperhatikannya.
Kalau mau dikatakan, seutas Jing Shen Li (Kekuatan Roh) keemasan ini benar-benar sangat kuat, beberapa hari ini dia menggunakan seutas Jing Shen Li (Kekuatan Roh) keemasan ini cukup sering, tapi seutas Jing Shen Li (Kekuatan Roh) keemasan ini sama sekali tidak berkurang, malah terus bertambah sedikit demi sedikit, dan sepertinya juga menjadi lebih padat.
Seutas Jing Shen Li (Kekuatan Roh) keemasan ini ketika muncul di tubuhnya, seperti kabut keemasan, kelihatannya tidak istimewa, tapi sekarang Jing Shen Li (Kekuatan Roh) ini sudah menjadi seperti benang emas, tampak sangat padat, ini sungguh di luar dugaan Zhao Hai.
Sekarang setiap beberapa saat dia mengerahkan Jing Shen Li (Kekuatan Roh) ini, untuk melihat apakah orang Yue Long Jie (Dunia Naga Melompat) sedang mengawasi mereka, ini sudah menjadi kebiasaan Zhao Hai, jadi sekarang sambil perlahan berjalan naik gunung, dia kembali mengerahkan seutas Jing Shen Li (Kekuatan Roh) keemasan itu untuk melihat apakah dirinya sedang diawasi.
Tapi dia tidak menyangka, baru saja dia mengerahkan Jing Shen Li (Kekuatan Roh) itu, segera merasakan adanya keberadaan Jing Shen Li (Kekuatan Roh) yang sangat samar di gunung, Zhao Hai tidak bisa menahan diri untuk tertegun, lalu dia segera mengerti, Jing Shen Li (Kekuatan Roh) itu pasti milik Xiuzhe (Kultivator) pedang besar itu.
Penemuan ini membuat Zhao Hai sangat gembira, Zhao Hai sungguh tidak menyangka, seutas Jing Shen Li (Kekuatan Roh) keemasannya ini akan berguna sebesar ini, dia sudah lama mencari cara untuk memecahkan Yi Shu (Seni Ilegal), ternyata ditemukan begitu saja, ini benar-benar kejutan yang tidak terduga.
Tapi Zhao Hai tidak menunjukkannya, dia tetap berjalan perlahan, di mata orang lain, Zhao Hai sedang berjalan dengan hati-hati, seperti takut diserang.
Zhao Hai sambil berjalan memperhatikan tempat di mana Xiuzhe (Kultivator) pedang besar itu berada, sekarang jaraknya dengan Xiuzhe (Kultivator) pedang besar itu semakin dekat, jarak keduanya sudah kurang dari satu li.
Zhao Hai tetap pura-pura tidak menemukan orang itu, berjalan dengan hati-hati, satu li jarak sekejap berlalu, Zhao Hai sekarang jaraknya dengan orang itu kurang dari seratus meter, tapi Zhao Hai tahu, ini bukan jarak serangan terbaik, orang itu meskipun tidak turun dari gunung ini, tidak tahu sekarang seribu orang hanya tersisa kurang dari seratus orang, tapi orang itu juga tahu, kali ini datang ke Lin Hai Kong Jian (Ruang Hutan Laut) para Xiuzhe (Kultivator), tidak ada yang sederhana, jarak seratus meter bagi Xiuzhe (Kultivator) meskipun tidak seberapa, tapi cukup bagi seorang Xiuzhe (Kultivator) untuk bereaksi, jadi orang itu tetap tidak bergerak.
Zhao Hai maju beberapa langkah lagi, sembilan puluh meter, delapan puluh meter, tujuh puluh meter, enam puluh meter… saat Zhao Hai hanya berjarak sekitar tiga puluh meter dari orang itu, orang itu akhirnya bergerak, Zhao Hai merasakan elemen tanah di sekitarnya bersama-sama menekan tubuhnya, seketika dia merasa tubuhnya tiba-tiba menjadi berat.
Lalu sesosok bayangan, memegang pedang besar, satu tikaman pedang mengarah ke Zhao Hai, orang ini berpakaian Xiuzhe (Kultivator) kuning tanah, postur tubuh sangat tinggi, sekitar dua meter, berotot sebanding juara binaraga, pedang besar di tangannya bahkan hampir dua meter panjangnya, seluruh tubuh ungu, entah terbuat dari logam apa, tampak sangat berat.
Zhao Hai begitu melihat orang itu muncul, tidak bisa menahan diri untuk tertawa keras, “Sudah lama menunggumu.” Selesai berkata tubuh Zhao Hai memancarkan sinar kekuningan, lalu di tangannya muncul sebuah Da Guan Dao (Golok Besar), Da Guan Dao (Golok Besar) ini sangat besar, bidangnya selebar daun pintu, panjangnya lebih dari empat meter, lalu Zhao Hai satu tebasan golok menebas orang itu, seolah perubahan gravitasi di sekitarnya, sama sekali tidak berpengaruh padanya.
Orang itu begitu mendengar Zhao Hai berkata begitu tahu tidak baik, begitu melihat golok besar Zhao Hai menebas, dia segera berteriak keras, tubuh yang sedang meluncur ke depan tiba-tiba berhenti secara ajaib, seperti ditarik seseorang, lalu pedang besarnya naik ke atas, menyanggah golok besar Zhao Hai.
Dang! Satu suara keras, pedang besar di tangan orang itu menyanggah golok besar Zhao Hai, tapi tubuhnya juga terpental mundur oleh tebasan Zhao Hai ini. Tapi Zhao Hai juga sangat terkejut, perlu diketahui kekuatannya tidak kecil, tubuh istimewa membuatnya memiliki kekuatan besar, ditambah kemudian dia belajar Ju Li Fu Mo Shen Gong (Kultivasi Kekuatan Raksasa Menaklukkan Iblis), kekuatannya hampir setiap saat terus bertambah, sekarang bahkan tanpa menggunakan Gong Fa (Metode Kultivasi) lain, hanya mengandalkan kekuatannya sendiri, Chang Sheng Qi (Tahap Keabadian) biasa pun tidak sanggup menahannya.
Tapi baru saja orang itu menahan serangannya, meskipun terpental mundur oleh tebasannya, tapi Zhao Hai sadar, orang itu menggunakan kemunduran ini untuk melenyapkan kekuatan besarnya, dirinya sendiri tidak terluka.
Meskipun Zhao Hai mengagumi kekuatan orang itu, tapi dia tidak berhenti, Da Guan Dao (Golok Besar) diayunkan, mulut berteriak, “Sha! (Bunuh!)” langsung mengejar orang itu, pada saat yang sama Zhao Hai juga merasakan, pertempuran mereka berdua, sudah dikunci oleh Jing Shen Li (Kekuatan Roh) yang sangat kuat, jelas Jing Shen Li (Kekuatan Roh) ini dikeluarkan oleh orang Yue Long Jie (Dunia Naga Melompat).
Orang yang terpental mundur itu sambil mundur terus menggunakan Yi Shu (Seni Ilegal) elemen tanah, sebuah rebung batu besar muncul dari permukaan tanah, langsung menusuk Zhao Hai.
Zhao Hai tertawa keras, Da Guan Dao (Golok Besar) di tangannya diayunkan, seberkas Dao Qi (Energi Golok) terbang keluar, semua rebung batu hancur berkeping-keping oleh Dao Qi (Energi Golok), dia kembali melompat ke arah orang itu.
Sedang dalam proses ini orang itu juga melenyapkan kekuatan Zhao Hai, berhenti, mengayunkan pedang besar menyerang Zhao Hai, mereka berdua golok dan pedang bertarung di satu tempat.
Harus diakui, kekuatan orang ini memang hebat, yang terkuat bukanlah kekuatannya, bukan pula ilmu pedangnya, bahkan bukan pedang besar di tangannya yang bertingkat bagus, tapi dia menggabungkan Yi Shu (Seni Ilegal)-nya dan serangannya dengan sangat sempurna.
Orang ini tidak menggunakan Fa Xiang (Manifestasi Dharma), tapi serangannya pasti lebih kuat dari Xiuzhe (Kultivator) biasa yang menggunakan Fa Xiang (Manifestasi Dharma), karena Yi Shu (Seni Ilegal) elemen tanahnya terlalu sempurna dikombinasikan dengan serangannya, Yi Shu (Seni Ilegal) elemen tanahnya tidak hanya bisa membantunya menyerang, juga bisa membantunya bertahan, dan dapat dengan bebas mengubah medan gaya di sekitar tubuhnya, membuat gerakannya menjadi sangat aneh, jika bukan Zhao Hai, ganti orang lain, mungkin benar-benar kalah di tangannya.
Zhao Hai tidak terburu-buru membunuh orang ini, sejujurnya, sebelumnya dalam metode serangan Zhao Hai, menggunakan serangan Yi Shu (Seni Ilegal) sangat jarang, kekuatannya terlalu kuat, cara yang bisa digunakan terlalu banyak, jadi dia hampir jarang menggunakan Yi Shu (Seni Ilegal) untuk menyerang, bahkan dalam beberapa ilmu bela diri yang dia ciptakan sendiri, sangat jarang ada bayangan Yi Shu (Seni Ilegal).
Dan hari ini dia melihat seseorang yang menggunakan Yi Shu (Seni Ilegal) dengan begitu cerdik, ini sungguh di luar dugaannya, jadi Zhao Hai tidak terburu-buru memperlakukan orang ini, tapi sambil bertarung dengannya sambil belajar metode memasukkan Yi Shu (Seni Ilegal) ke dalam serangan.
Sementara orang yang bertarung dengan Zhao Hai semakin bertarung semakin terkejut, dia tidak menyangka akan bertemu lawan seperti Zhao Hai, dia sudah mengerahkan seluruh kekuatan, tapi Zhao Hai menghadapinya masih dengan mudah, ini membuat orang itu sangat terkejut.
Tapi orang itu juga tidak menyerah, dia sangat sadar, menyerah berarti mati, jadi dia tidak bisa menyerah, menyerang sekuat tenaga, berharap bisa mengalahkan Zhao Hai secepat mungkin.
Zhao Hai juga mendapati serangan orang ini semakin ganas, tapi meskipun serangannya sangat ganas, sama sekali tidak terlihat kacau, Zhao Hai tidak bisa menahan diri untuk mengagumi bahwa kekuatan orang ini benar-benar sangat hebat.
Tepat pada saat ini Zhao Hai tiba-tiba merasakan aura orang ini mengalami perubahan yang sedikit, auranya sedikit demi sedikit menguat, dan serangannya juga sedikit demi sedikit menguat, setelah bertarung belasan jurus lagi, tiba-tiba aura orang itu berubah besar, lalu orang itu tidak bisa menahan diri untuk tertawa keras, tubuhnya bergerak mundur ke samping, memegang pedang besar, memandang Zhao Hai, tertawa keras, “Sungguh tidak kusangka, aku ternyata menerobos, ha ha ha, aku harus berterima kasih padamu, jika tanpa pertempuran denganmu ini, aku tidak mungkin menerobos secepat ini, sebagai ucapan terima kasih, aku memutuskan menjadikanmu kurban untuk masuk ke Chang Sheng Qi (Tahap Keabadian), kau harus merasa terhormat.”
Zhao Hai memegang Da Guan Dao (Golok Besar), memandang orang itu, lalu tersenyum tipis dan berkata, “Bagus, sungguh tidak kusangka kau bisa menerobos dalam pertempuran, he he, tapi ingin membunuhku, tidak mungkin, ahli Chang Sheng Qi (Tahap Keabadian) sejati pun pernah kulawan, apalagi kau yang baru masuk Chang Sheng Qi (Tahap Keabadian), Chang Sheng Qi (Tahap Keabadian) yang Jing Jie (Tahapan)-nya belum stabil, kau lebih baik khawatir jangan sampai tewas di tanganku hari ini.”
Ekspresi orang itu berubah, mendengus dingin, “Sombong, kau akan membayar harga atas kesombonganmu.” Selesai berkata pedang besarnya diayunkan langsung menyerang Zhao Hai.
Dan saat ini Zhao Hai sudah menyimpan Da Guan Dao (Golok Besar), pedang di tangannya berubah menjadi pedang panjang yang biasa digunakannya, bersamaan dengan itu Tian Mo Qi Sha Dao (Pedang Tujuh Pembunuhan Iblis Surgawi) dengan berani dikeluarkan, sementara Shen Fa (Teknik Gerak) Xing Chen Tai Xu Bian (Perubahan Kekosongan Agung Bintang) juga sepenuhnya digunakan, bertarung di satu tempat dengan orang itu.
Orang itu mendapati dia benar-benar tidak bisa berbuat apa-apa terhadap Zhao Hai, meskipun daya serangnya memang sangat kuat, tapi serangan Zhao Hai juga tidak lemah, dia ingin membunuh Zhao Hai begitu saja, sama sekali tidak mungkin, begitu mendapati situasi ini, ekspresi orang itu menjadi sangat buruk.
Keduanya bertarung hebat selama sekitar satu jam, tapi masih belum ada yang menang, saat ini mereka berdua merasakan, ada beberapa aura yang sangat kuat mendekati gunung ini, mereka berdua tahu, pasti pertempuran mereka, membangunkan Yao Shou (Binatang Iblis) di Lin Hai Kong Jian (Ruang Hutan Laut), Yao Shou (Binatang Iblis) tingkat Chang Sheng Qi (Tahap Keabadian) datang memeriksa situasi.
Begitu terpikir akibat ini, ekspresi mereka berdua tidak bisa menahan diri untuk berubah, mereka tidak ingin berhadapan dengan Yao Shou (Binatang Iblis) itu, itu tidak menguntungkan bagi mereka berdua.
Zhao Hai memandang orang itu, tubuhnya bergerak, menyerang beberapa jurus, langsung melompat keluar dari lingkaran, pedang panjang diayunkan, memandang orang itu dan berkata, “Saya Zhao Hai dari Xiu Zhen Jie (Dunia Kultivasi), bertarung sampai di sini hari ini, bersediakah meninggalkan nama? Jika bersedia meninggalkan nama, nanti setelah kita masuk ke Yue Long Jie (Dunia Naga Melompat), kita lanjutkan pertempuran yang belum usai ini.”
Orang itu begitu mendengar Zhao Hai berkata demikian, tidak bisa menahan diri untuk tertawa keras, “Baik, asalkan kau bisa hidup masuk ke Yue Long Jie (Dunia Naga Melompat), aku pasti akan bertarung denganmu, aku Tu Qian dari Long Hun Jie (Dunia Jiwa Naga)!”
Zhao Hai tertawa keras, “Kau lebih baik khawatirkan dirimu sendiri.” Selesai berkata tubuhnya berkelebat lenyap, dan saat ini Tu Qian juga tubuhnya berkelebat lenyap di Luan Shi Shan (Gunung Batu Karang).
==
Tiga hari setelah pertempuran besar antara Zhao Hai dan Tu Qian, Zhao Hai perlahan-lahan terbang ke udara. Alasan dia berani terbang ke udara adalah karena dia tahu, Kao He (Ujian) kali ini telah berakhir. Baru saja, ada seorang Xiu Shi (Kultivator) yang dikepung dan dibunuh oleh beberapa Yao Shou (Binatang Iblis) periode Chang Sheng Qi (Periode Panjang Umur), dan Xiu Shi (Kultivator) yang tersisa hanya sepuluh orang.
Sepuluh orang ini termasuk Tu Qian, dan satu orang lagi yang meskipun Zhao Hai tidak kenal, tetapi sangat akrab dengan alamnya, tepatnya adalah seorang ahli dari Tian Mo Jie (Alam Iblis Langit). Zhao Hai tidak melakukan seperti yang Jian Wuya dan yang lainnya katakan, yaitu membunuh orang Tian Mo Zu (Suku Iblis Langit) itu. Faktanya, dia sengaja meninggalkan orang Tian Mo Zu (Suku Iblis Langit) itu.
Alasan Tian Mo Zu (Suku Iblis Langit) sebelumnya menyerang Xiu Zhen Jie (Dunia Kultivasi) adalah karena mereka ingin masuk ke Yue Long Jie (Alam Lompat Naga). Sekarang Zhao Hai meninggalkan orang Tian Mo Zu (Suku Iblis Langit) itu, maka orang Tian Mo Zu (Suku Iblis Langit) dapat masuk ke Yue Long Jie (Alam Lompat Naga). Ke depannya, niat mereka menyerang Xiu Zhen Jie (Dunia Kultivasi) akan mereda. Tentu saja, yang terpenting, dia ingin meninggalkan musuh bagi para Xiu Shi (Kultivator) periode Chang Sheng Qi (Periode Panjang Umur) dari Xiu Zhen Jie (Dunia Kultivasi) yang masuk ke Yue Long Jie (Alam Lompat Naga). Adanya musuhlah yang membuat orang maju.
Benar saja, saat Zhao Hai baru saja terbang, dia mendengar suara dari udara berkata: “Semua orang perhatikan, Kao He (Ujian) selesai, semua orang perhatikan, Kao He (Ujian) selesai.”
Seiring dengan suara itu, Xiu Shi (Kultivator) lainnya yang tersisa, juga terbang dari hutan atau gunung. Begitu mereka terbang, di samping mereka sudah muncul seseorang, orang ini tentu saja adalah orang dari Yue Long Jie (Alam Lompat Naga), dan yang muncul di samping Zhao Hai tetaplah Lin Ling.
Lin Ling muncul di samping Zhao Hai, melirik Zhao Hai, mengangguk dan berkata: “Ayo.” Setelah berkata demikian, di depan kedua orang itu kilatan cahaya putih, saat cahaya putih menghilang, Lin Ling dan Zhao Hai sudah muncul di Chuan Song Guang Chang (Lapangan Pemindah) Tian Jian Zong (Sekte Pedang Langit).
Begitu keduanya muncul di Chuan Song Guang Chang (Lapangan Pemindah) Tian Jian Zong (Sekte Pedang Langit), Jian Wuya dan yang lainnya segera tiba di Chuan Song Guang Chang (Lapangan Pemindah) itu. Begitu melihat Zhao Hai yang berdiri di samping Lin Ling, wajah beberapa orang itu semuanya menunjukkan senyuman.
Jian Wuya dan beberapa orang lain memberi hormat pada Lin Ling dan berkata: “Bertemu dengan Shang Shi (Utusan Atasan).”
Lin Ling mengangguk, dengan suara berat berkata: “Xiu Zhen Jie (Dunia Kultivasi) mendapatkan kualifikasi masuk ke Yue Long Jie (Alam Lompat Naga).” Setelah berkata demikian, tangannya melambai, sepuluh keping Yu Jian (Prasasti Giok) muncul di tangannya. Satu keping diserahkan kepada Zhao Hai, beberapa keping lainnya diserahkan kepada Jian Wuya dan yang lainnya. Lalu Lin Ling menoleh, melirik Zhao Hai, tubuhnya bersinar putih dan lenyap.
Tidak tahu apakah itu ilusi, Zhao Hai selalu merasa tatapan Lin Ling padanya agak istimewa, sepertinya sangat mengaguminya, namun dia menyembunyikannya dengan sangat dalam, di wajahnya tidak ada ekspresi apa pun.
Begitu Lin Ling pergi, Jian Wuya dan yang lainnya segera menoleh memandang Zhao Hai, tertawa terbahak-bahak pada Zhao Hai dan berkata: “Kali ini berkat Tuan Zhao Hai, Tuan silakan masuk.” Zhao Hai tersenyum tipis, menangkupkan tangan pada beberapa orang itu, baru kemudian mengikuti mereka masuk ke aula Tian Jian Zong (Sekte Pedang Langit).
Setelah tiba di aula Tian Jian Zong (Sekte Pedang Langit) dan duduk, Jian Wushuang memandang Zhao Hai, dengan suara berat berkata: “Saya tahu Tuan pasti bisa berhasil, namun tidak tahu apakah Tuan bertemu dengan orang dari Tian Mo Jie (Alam Iblis Langit)?”
Zhao Hai menggelengkan kepala dan berkata: “Tidak, lokasi Kao He (Ujian) kali ini adalah sebuah Kong Jian (Ruang) kecil independen, luasnya tidak kalah dengan Bei Yi Zhou (Provinsi Utara yang Berbeda). Seribu orang dimasukkan ke dalamnya, ingin menemukan orang lain bukanlah perkara mudah. Di sana kamu jarang bertemu Xiu Shi (Kultivator) lain, justru lebih banyak kesempatan bertemu Yao Shou (Binatang Iblis). Saya kira sebagian besar Xiu Shi (Kultivator) mati di tangan Yao Shou (Binatang Iblis), bukan mati di tangan Xiu Shi (Kultivator) lain. Karena tempatnya terlalu luas, saya sama sekali tidak bertemu orang dari Tian Mo Jie (Alam Iblis Langit). Dan sampai Kao He (Ujian) selesai, saya juga tidak tahu sepuluh orang yang hidup itu seperti apa orangnya, karena kami ini tidak akan bertemu, bertemu hanya satu pihak yang bisa hidup.”
Mendengar Zhao Hai berkata demikian, Jian Wuya dan yang lainnya juga mengangguk. Mereka dapat membayangkan bagaimana Zhao Hai melewati sepuluh lebih hari ini. Sejujurnya, hanya Zhao Hai, jika diganti dengan salah satu dari mereka, tidak ada yang berani menjamin bisa kembali hidup.
Zhao Hai tentu saja tidak akan mengatakan yang sebenarnya kepada mereka. Meskipun orang-orang Jiu Da Zong Men (Sembilan Sekte Besar) begitu sopan padanya, dia sudah merasakan sedikit permusuhan dari orang-orang Jiu Da Zong Men (Sembilan Sekte Besar) ini. Juga, setelah dia kembali dari Lin Hai Kong Jian (Ruang Lautan Hutan), mereka kembali menjadi musuh. Reaksi seperti ini dari orang Jiu Da Zong Men (Sembilan Sekte Besar) juga wajar.
Saat ini Nu Mu Fang Zhang memandang Zhao Hai dan bertanya: “Tidak tahu Tuan kali ini di Kong Jian (Ruang) itu, bertemu berapa Xiu Shi (Kultivator)? Tingkat kultivasi Xiu Shi (Kultivator) itu bagaimana?”
Zhao Hai dengan suara berat berkata: “Total bertemu belasan Xiu Shi (Kultivator), tingkat kultivasi mereka lumayan bagus, tetapi semuanya mati di tanganku.”
Nu Mu Fang Zhang mengangguk, dia sama sekali tidak meragukan kekuatan Zhao Hai. Dia yakin, di bawah periode Chang Sheng Qi (Periode Panjang Umur), tidak ada Xiu Shi (Kultivator) yang bisa menjadi lawan Zhao Hai.
Zhao Hai melirik Zong Zhu (Pemimpin Sekte) dari beberapa Da Zong Men (Sekte Besar) lainnya, berdiri dan dengan suara berat berkata: “Karena tugas saya sudah selesai, maka saya pamit. Terima kasih kepada semuanya karena menepati janji, tidak menyerang Zi You Lian Meng (Aliansi Bebas) selama waktu ini. Saya harap semuanya masih bisa menepati janji seperti sekarang.” Setelah berkata demikian, Zhao Hai menangkupkan tangan pada beberapa orang, tubuhnya bergerak, dan lenyap.
Zhao Hai lenyap dari pandangan, para Zong Zhu (Pemimpin Sekte) Jiu Da Zong Men (Sembilan Sekte Besar) seolah-olah kehilangan minat bicara. Beberapa saat kemudian Jian Wuya menghela napas dan berkata: “Sepertinya meskipun Zhao Hai pergi mengikuti Kao He (Ujian), dia pasti meninggalkan cadangan di Zi You Lian Meng (Aliansi Bebas) sana. Kalian semua pulanglah. Selama Zhao Hai masih ada sehari, kita Jiu Da Zong Men (Sembilan Sekte Besar) tidak bisa berbuat apa-apa terhadap Zi You Lian Meng (Aliansi Bebas).”
Beberapa Zong Zhu (Pemimpin Sekte) lainnya mendengar Jian Wuya berkata demikian, juga menghela napas pasrah. Mereka juga tahu apa yang dikatakan Jian Wuya benar, selama Zhao Hai masih ada sehari, mereka jangan berharap bisa melawan Zi You Lian Meng (Aliansi Bebas).
Zhao Hai tidak mempedulikan apa yang dipikirkan orang-orang ini. Dia sekarang sudah kembali ke Hei Hu Bang (Geng Macan Hitam). Di Hei Hu Bang (Geng Macan Hitam) semuanya sangat tenang. Meskipun semua orang tahu Zhao Hai mewakili Xiu Zhen Jie (Dunia Kultivasi) pergi mengikuti Kao He (Ujian), tetapi tidak ada yang khawatir pada Zhao Hai. Ini tentu bukan karena Zhao Hai tidak populer, melainkan karena mereka memiliki keyakinan mutlak pada Zhao Hai. Mereka yakin Zhao Hai tidak akan kenapa-napa, mereka yakin Zhao Hai pasti bisa lulus Kao He (Ujian) kali ini dan kembali dengan selamat.
Saat Zhao Hai muncul di Hei Hu Bang (Geng Macan Hitam), semua orang yang melihat Zhao Hai bersorak gembira. Meskipun mereka tidak khawatir pada Zhao Hai, tetapi melihat Zhao Hai kembali, semua orang tahu, Xiu Zhen Jie (Dunia Kultivasi) pasti telah mendapatkan kualifikasi masuk ke Yue Long Jie (Alam Lompat Naga). Ini bagi Xiu Zhen Jie (Dunia Kultivasi) benar-benar kabar baik.
Sebelumnya karena Jiu Da Zong Men (Sembilan Sekte Besar) mengontrol Yue Long Jie (Alam Lompat Naga) terlalu ketat, banyak Zong Zhu (Pemimpin Sekte) dari Zong Men (Sekte) kecil, bahkan Tai Shang Zhang Lao (Tetua Tertinggi) periode Chang Sheng Qi (Periode Panjang Umur) tidak tahu keberadaan Yue Long Jie (Alam Lompat Naga). Tetapi setelah invasi Tian Mo (Iblis Langit), setelah melewati pertempuran besar dengan Jiu Da Zong Men (Sembilan Sekte Besar), semua orang tahu keberadaan Yue Long Jie (Alam Lompat Naga). Sekarang di Xiu Zhen Jie (Dunia Kultivasi) sini, tidak ada Xiu Shi (Kultivator) yang tidak tahu keberadaan Yue Long Jie (Alam Lompat Naga).
Justru karena orang-orang ini semua tahu keberadaan Yue Long Jie (Alam Lompat Naga), dan juga tahu Yue Long Jie (Alam Lompat Naga) itu tempat apa, maka mereka merasa senang karena Xiu Zhen Jie (Dunia Kultivasi) bisa mendapatkan kualifikasi masuk ke Yue Long Jie (Alam Lompat Naga).
Zhao Hai menyapa para Xiu Shi (Kultivator) itu, lalu pergi ke tempat Zhang Feng. Zhang Feng masih sibuk di ruang kerjanya. Zi You Lian Meng (Aliansi Bebas) sekarang meskipun sudah di jalur yang benar, tetapi urusan yang harus dikerjakan tetap banyak.
Saat Zhao Hai mendorong pintu masuk ke ruang kerja Zhang Feng, Zhang Feng sudah berdiri, sedang bersiap keluar. Zhao Hai melihat gerakan Zhang Feng, tidak bisa menahan kaget dan bertanya: “Ada apa Da Shi Xiong (Kakak Senior)? Kau mau keluar?”
Zhang Feng tertawa terbahak-bahak dan berkata: “Aku mau menyambut pahlawan kita, tapi tidak menyangka kau sudah masuk. Ayo, cepat duduk, ceritakan padaku tentang Kao He (Ujian) kali ini.”
Zhao Hai tersenyum dan duduk, menceritakan urusan Kao He (Ujian) kali ini kepada Zhang Feng. Dia juga secara khusus menyebutkan, bahwa dia tidak membunuh Tian Mo (Iblis Langit) dari Tian Mo Jie (Alam Iblis Langit) itu.
Setelah Zhao Hai selesai bicara, Zhang Feng tidak bisa menahan sedikit mengerutkan kening dan berkata: “Tidak membunuh Tian Mo (Iblis Langit) dari Tian Mo Jie (Alam Iblis Langit) itu? Dengan begitu Tian Mo Jie (Alam Iblis Langit) juga punya kualifikasi masuk ke Yue Long Jie (Alam Lompat Naga), kan? Dengan begitu kita di Yue Long Jie (Alam Lompat Naga) sana akan punya musuh besar. Ini sepertinya bukan kabar baik, ya?”
Zhao Hai tersenyum tipis dan berkata: “Menurutku belum tentu. Jika kita tidak membiarkan Tian Mo Zu (Suku Iblis Langit) masuk Yue Long Jie (Alam Lompat Naga), mungkin nanti mereka akan mengerahkan pasukan lagi menyerbu Xiu Zhen Jie (Dunia Kultivasi). Sebaliknya, kita biarkan mereka masuk Yue Long Jie (Alam Lompat Naga), maka internal mereka tidak akan sesolid sekarang. Untuk mendapatkan kuota masuk Yue Long Jie (Alam Lompat Naga), mereka pasti akan ada pertikaian. Dengan begitu, kemungkinan mereka menyerbu Xiu Zhen Jie (Dunia Kultivasi) malah menjadi kecil. Pertikaian mereka dengan Xiu Zhen Jie (Dunia Kultivasi) kita, akan dipindahkan ke Yue Long Jie (Alam Lompat Naga) sana. Tetapi kau juga tahu, Yue Long Jie (Alam Lompat Naga) sana tidak seperti Xiu Zhen Jie (Dunia Kultivasi) sini. Di sana ada orang dari berbagai muka alam. Tian Mo Zu (Suku Iblis Langit) ingin sepenuh hati melawan kita, sudah tidak mungkin. Orang kita yang pergi ke Yue Long Jie (Alam Lompat Naga) sana, meskipun punya musuh besar dari Tian Mo Zu (Suku Iblis Langit), tidak akan terjadi apa-apa. Dan ini setara dengan menyelesaikan masalah Tian Mo Jie (Alam Iblis Langit) yang menjadi kekhawatiran di belakang.”
Zhang Feng mendengar Zhao Hai berkata demikian, berpikir sejenak, juga merasa masuk akal. Zhao Hai melihat ekspresi Zhang Feng, tersenyum tipis dan berkata: “Dan membiarkan orang Tian Mo Jie (Alam Iblis Langit) masuk ke Yue Long Jie (Alam Lompat Naga) juga ada satu keuntungan lagi, yaitu dapat membuat orang Xiu Zhen Jie (Dunia Kultivasi) kita yang masuk Yue Long Jie (Alam Lompat Naga) menjadi tegang, memberi mereka tekanan. Hanya dengan cara ini mereka akan maju, dan mungkin bisa diperhatikan oleh orang-orang dari muka alam yang lebih tinggi yang mengendalikan Yue Long Jie (Alam Lompat Naga) itu. Faktanya, alasan saya tidak menyerang Jiu Da Zong Men (Sembilan Sekte Besar) juga karena ini. Saya sengaja ingin meninggalkan lawan bagi Zi You Lian Meng (Aliansi Bebas), membuat semua orang merasakan tekanan. Hanya dengan cara ini Zi You Lian Meng (Aliansi Bebas) akan memiliki dorongan untuk maju, orang Hei Hu Bang (Geng Macan Hitam) kita akan memiliki dorongan untuk maju, dan tidak akan berubah menjadi seperti para murid Jiu Da Zong Men (Sembilan Sekte Besar) dulu, menjadi orang-orang sombong yang bodoh.”
Zhang Feng berdiri, berjalan mondar-mandir di aula, diam-diam merenungkan perkataan Zhao Hai ini. Sejujurnya, sebelumnya dia hanya berpikir untuk meningkatkan status Hei Hu Bang (Geng Macan Hitam), mendapatkan keuntungan yang lebih besar. Tetapi dia sama sekali tidak pernah berpikir untuk mencari lawan bagi Hei Hu Bang (Geng Macan Hitam). Perkataan Zhao Hai ini membuatnya berpikir banyak hal.
Apa yang dikatakan Zhao Hai sangat benar. Jiu Da Zong Men (Sembilan Sekte Besar) sebelumnya karena terlalu sombong, maka murid-murid mereka juga menjadi sombong. Hal ini membuat murid-murid mereka dalam hal kekuatan tempur, dibandingkan dengan Jiu Da Zong Men (Sembilan Sekte Besar) dulu, ada sedikit kemunduran. Bagaimanapun juga, di Xiu Zhen Jie (Dunia Kultivasi) sini, hampir tidak ada kekuatan yang berani mengusik murid Jiu Da Zong Men (Sembilan Sekte Besar). Pengalaman tempur murid Jiu Da Zong Men (Sembilan Sekte Besar), dibandingkan dulu, jauh tertinggal.
Zhang Feng tentu berharap murid Hei Hu Bang (Geng Macan Hitam) semakin kuat, kekuatan Hei Hu Bang (Geng Macan Hitam) juga semakin kuat, tidak ingin murid Hei Hu Bang (Geng Macan Hitam) menjadi seperti murid Jiu Da Zong Men (Sembilan Sekte Besar) dulu. Jadi perkataan Zhao Hai tentang memberi Zi You Lian Meng (Aliansi Bebas), memberi Hei Hu Bang (Geng Macan Hitam) satu lawan, Zhang Feng tetap setuju.
Tetapi pada saat yang sama dia juga agak khawatir. Dia khawatir nantinya Hei Hu Bang (Geng Macan Hitam) tidak akan sanggup menahan serangan Jiu Da Zong Men (Sembilan Sekte Besar). Saat itu, Hei Hu Bang (Geng Macan Hitam) akan berbahaya. Begitu memikirkan ini, Zhang Feng menoleh memandang Zhao Hai dan bertanya: “Xiao Hai, apa yang kau katakan sebelumnya masuk akal. Tetapi pernahkah kau pikirkan, jika nanti murid Hei Hu Bang (Geng Macan Hitam) kita, tidak sanggup menahan serangan Jiu Da Zong Men (Sembilan Sekte Besar)?”
Zhao Hai dengan suara berat berkata: “Jika benar-benar ada saat seperti itu, berarti Hei Hu Bang (Geng Macan Hitam) kita memang tidak perlu ada lagi. Hei Hu Bang (Geng Macan Hitam) ingin menguasai Xiu Zhen Jie (Dunia Kultivasi), harus melewati rintangan ini. Hanya dengan cara ini Hei Hu Bang (Geng Macan Hitam) dapat benar-benar menegakkan statusnya di Xiu Zhen Jie (Dunia Kultivasi) sini.”
Zhang Feng mendengar Zhao Hai berkata demikian, segera mengerti maksud Zhao Hai. Dia juga tidak bisa menahan mengangguk. Sejujurnya dia sekarang memang agak khawatir dengan situasi Hei Hu Bang (Geng Macan Hitam). Hei Hu Bang (Geng Macan Hitam) bisa memiliki status seperti sekarang, hampir semuanya karena Zhao Hai. Dan Zhao Hai nantinya pasti akan masuk ke periode Chang Sheng Qi (Periode Panjang Umur). Zhao Hai masuk ke periode Chang Sheng Qi (Periode Panjang Umur), maka pasti akan masuk ke Yue Long Jie (Alam Lompat Naga). Dan Zhang Feng tidak percaya orang di Yue Long Jie (Alam Lompat Naga) sana semuanya buta, tidak akan memandang Zhao Hai. Jika Zhao Hai benar-benar pergi ke Shang Jie (Alam Atas), maka dia tidak akan bisa kembali selamanya. Saat itu Hei Hu Bang (Geng Macan Hitam) akan kehilangan perlindungan Zhao Hai. Dapat dikatakan, saat itulah Hei Hu Bang (Geng Macan Hitam) paling berbahaya.
Tetapi pada saat yang sama, semakin berbahaya justru berarti semakin ada peluang. Jika Hei Hu Bang (Geng Macan Hitam) saat itu sanggup menahan serangan Jiu Da Zong Men (Sembilan Sekte Besar), maka status Hei Hu Bang (Geng Macan Hitam) di Xiu Zhen Jie (Dunia Kultivasi) akan resmi ditegakkan. Dapat dikatakan, pada saat itu, mengatakan Hei Hu Bang (Geng Macan Hitam) adalah kekuatan nomor satu di Xiu Zhen Jie (Dunia Kultivasi) juga tidak berlebihan. Bagaimanapun juga, Zi You Lian Meng (Aliansi Bebas) sekarang dikuasai satu oleh Hei Hu Bang (Geng Macan Hitam), sementara Jiu Da Zong Men (Sembilan Sekte Besar) di sana adalah gabungan sembilan pihak. Gabungan kekuatan sembilan pihak bisa imbang dengan Hei Hu Bang (Geng Macan Hitam), maka Hei Hu Bang (Geng Macan Hitam) tentu saja adalah kekuatan nomor satu di Xiu Zhen Jie (Dunia Kultivasi).
Sekarang di Zi You Lian Meng (Aliansi Bebas) sini, mengapa Hei Hu Bang (Geng Macan Hitam) mendominasi satu, semuanya karena hubungan Zhao Hai. Ke depannya, jika Hei Hu Bang (Geng Macan Hitam) tidak bisa mengandalkan kekuatannya sendiri untuk membuat Zong Men (Sekte) lain mengakui status mereka, maka akan terus memberi kesan bahwa Hei Hu Bang (Geng Macan Hitam) hanya ditopang oleh Zhao Hai seorang. Dan Zhao Hai meninggalkan Jiu Da Zong Men (Sembilan Sekte Besar) sebagai lawan ini, adalah untuk memberi orang Hei Hu Bang (Geng Macan Hitam) kesempatan untuk membuktikan diri nantinya. Ada pepatah bagus, melihat status seseorang, lihat lawannya. Jiu Da Zong Men (Sembilan Sekte Besar) adalah lawan terbaik bagi Hei Hu Bang (Geng Macan Hitam).
Zhang Feng menghentikan langkahnya, dia memandang Zhao Hai, dengan suara berat berkata: “Baik, Xiao Hai, kau bicara bagus. Hei Hu Bang (Geng Macan Hitam) memang membutuhkan lawan seperti ini. Aku setuju dengan perkataanmu. Oh ya, apa rencanamu selanjutnya?”
Zhao Hai tersenyum tipis dan berkata: “Tidak ada rencana. Aku berencana istirahat sebentar, Bi Guan (Meditasi Tertutup) berlatih, perlahan-lahan menghilang dari pandangan orang. Hanya dengan cara ini orang di dalam Geng akan mendapatkan latihan. Da Shi Xiong (Kakak Senior), bagaimana menurutmu?”
Zhang Feng berpikir sejenak, mengangguk dan berkata: “Begitu juga baik. Tetapi jika kau sampai ke Chang Sheng Qi (Periode Panjang Umur), harus memberitahuku ya. Masa depanmu akan masuk ke Yue Long Jie (Alam Lompat Naga), masuk ke muka alam yang lebih tinggi. Jangan sampai urusan di Geng ini menunda dirimu.”
Zhao Hai tersenyum tipis dan berkata: “Da Shi Xiong (Kakak Senior) tenanglah, aku tidak akan. Kebetulan, Kao He (Ujian) kali ini sangat membantu. Aku akan Bi Guan (Meditasi Tertutup) beberapa waktu, mempelajari Gong Fa (Teknik Kultivasi) baru. Aku ingin masuk ke Chang Sheng Qi (Periode Panjang Umur), masih butuh waktu. Kau tenang saja.”
Zhang Feng mengangguk, dengan suara berat berkata: “Baik, ingatlah, apa pun keputusan yang kau buat, Hei Hu Bang (Geng Macan Hitam) selamanya berdiri di belakangmu mendukungmu.” Zhao Hai mengangguk, berdiri, menangkupkan tangan pada Zhang Feng, berbalik dan pergi.
==
Zhao Hai duduk dengan ekspresi tenang di dalam ruangannya. Dia sekarang telah mengumumkan kepada dunia luar bahwa dia sedang dalam pertapaan tertutup (bi guan). Begitu kembali ke gua abadinya, dia segera memasuki ruangannya. Alasan Zhao Hai mengatakan dia sedang bi guan (pertapaan tertutup) adalah, pertama untuk membiarkan Hei Hu Bang (Geng Macan Hitam) beradaptasi dengan hari-hari tanpanya, dan kedua untuk mempelajari dengan sungguh-sungguh metode menggunakan yi shu (ilmu aneh) dalam pertempuran.
Pertempuran besar dengan Tu Qian kali ini benar-benar memberi Zhao Hai banyak petunjuk. Kegunaan yi shu (ilmu aneh) dalam pertempuran, hampir dikembangkan oleh Tu Qian hingga batas maksimal. Dan Zhao Hai juga menemukan, jika yi shu (ilmu aneh) digunakan dengan baik, benar-benar dapat memberikan bantuan besar bagi seseorang.
Dan Zhao Hai juga menemukan kegunaan lain yang menakjubkan dari yi shu (ilmu aneh). Berbagai yi shu (ilmu aneh) dapat membuat pikiran seseorang menyatu ke dalam benda itu, membuat orang tahu bagaimana perasaan benda itu. Seperti yi shu (ilmu aneh) sistem kayu, dapat membuat Zhao Hai menyatu ke dalam pepohonan, membuat Zhao Hai tahu bagaimana perasaan sebatang pohon besar. Jika dia menggunakan yi shu (ilmu aneh) sistem tanah, dia juga dapat membuat dirinya menyatu ke dalam tanah atau bebatuan, ini juga akan membuatnya mengerti bagaimana perasaan sebagai tanah dan bebatuan.
Dunia ini, segala sesuatu memiliki roh. Dulu Zhao Hai menggunakan Tong Da Da Qian Miao Fa (Metode Indah Menembus Alam Semesta), yaitu menggunakan jing shen li (kekuatan spiritual)-nya untuk berkomunikasi dengan segala sesuatu. Hanya saja itu tidak membuat Zhao Hai tahu bagaimana rasanya menjadi sesuatu itu, sedangkan yi shu (ilmu aneh) bisa.
Jangan kira ini adalah kemampuan yang tidak berguna. Faktanya, kemampuan ini sangat penting, karena seorang kultivator periode Du Jie (periode Menembus Kesengsaraan), yang ingin benar-benar menjadi seorang Chang Sheng qi (强者 periode Abadi), yang paling utama adalah, kamu harus memiliki shi (momentum).
Keberadaan shi (momentum) adalah syarat penting untuk menjadi Chang Sheng qi (强者 periode Abadi). Dan shi (momentum) adalah momentum dari suatu benda, misalnya shi (momentum) gunung, shi (momentum) laut, shi (momentum) angin, dan sebagainya. Setelah menguasai shi (momentum) ini, kekuatan seranganmu akan mengandung shi (momentum) ini, itu akan membuat kekuatan seranganmu semakin tangguh.
Dapat dikatakan perbedaan terbesar antara Chang Sheng qi (强者 periode Abadi) dan kultivator periode Du Jie (periode Menembus Kesengsaraan) adalah penguasaan terhadap shi (momentum). Tu Qian, saat bertempur dengan Zhao Hai, merasakan kegunaan shi (momentum), sehingga berhasil menjadi seorang Chang Sheng qi (强者 periode Abadi). Dan Zhao Hai juga dapat menggunakan yi shu (ilmu aneh) untuk merasakan berbagai hal, merasakan berbagai shi (momentum). Ini sangat penting bagi Zhao Hai untuk bisa menjadi Chang Sheng qi (强者 periode Abadi) atau tidak.
Selain harus belajar bagaimana menggunakan yi shu (ilmu aneh) untuk bertempur, dan menggunakan yi shu (ilmu aneh) untuk merasakan kegunaan shi (momentum) yang menakjubkan, Zhao Hai juga memiliki satu hal yang sangat penting, yaitu mempelajari dengan sungguh-sungguh kegunaan lain dari seutas jing shen li (kekuatan spiritual) emas di dalam tubuhnya, dan juga mencari tahu dari mana asal seutas jing shen li (kekuatan spiritual) itu.
Tapi sebelum melakukan semua ini, Zhao Hai harus beristirahat dengan baik. Bersantai bagi seorang kultivator sangatlah penting. Jika tekanan terlalu besar, bisa menyebabkan kehancuran. Sesekali bersantai, juga sangat baik untuk kultivasi. Bergantian antara tegang dan rileks adalah cara kultivasi yang benar.
Lao La dan yang lainnya juga tidak sibuk lagi, setiap hari bersama Zhao Hai, menikmati masa-masa santai ini. Selama waktu ini, meskipun tampaknya Zhao Hai tidak melakukan apa-apa, sebenarnya Zhao Hai sama sekali tidak santai. Dia harus setiap saat memantau pergerakan Sembilan Sekte Besar, juga harus memperhatikan urusan ujian (kao he), tentu saja tidak santai.
Yang paling utama, dia juga harus setiap saat memperhatikan situasi di Yue Long Jie (Dunia Naga Melompat). Saat ujian (kao he), Zhao Hai menempatkan liu yin zhen (jarum perak mengalir) yang berubah menjadi liu yin fa (metode perak mengalir) pada sepuluh kultivator peserta ujian yang masih hidup, termasuk tentu saja Tu Qian di dalamnya. Dia ingin tahu seperti apa wei mian (bidang alam) yang didatangi orang-orang ini.
Tentu saja Zhao Hai tidak berani menempatkan liu yin chen (debu perak mengalir) pada Lin Ling, karena kekuatan Lin Ling terlalu kuat, telah mencapai tingkat yi chen bu neng luo (setitik debu pun tak bisa jatuh). Artinya, meskipun setitik debu pun jatuh di tubuhnya, dia dapat merasakannya dengan jelas. Ini adalah sebuah jing jie (tingkat/ranah), sebuah jing jie (tingkat/ranah) yang jauh lebih tinggi dari Chang Sheng qi (强者 periode Abadi).
Zhao Hai bisa mengetahui keberadaan jing jie (tingkat/ranah) ini, berkat Hu Ding Shan. Meskipun Hu Ding Shan hidup seumur hidup di Dunia Persilatan (Xiuzhen jie), dia bagaimanapun berasal dari shang jie (dunia atas). Orang Hei Hu zu (Suku Macan Hitam) yang datang bersamanya, masih menceritakan banyak pengetahuan tentang jing jie (tingkat/ranah). Dan yi chen bu neng luo (setitik debu pun tak bisa jatuh) ini adalah sebuah jing jie (tingkat/ranah), sebuah jing jie (tingkat/ranah) yang jauh lebih kuat dari Chang Sheng qi (periode Abadi).
Tentu saja Zhao Hai sebelumnya tidak tahu ini. Tapi dia tidak berani gegabah menempatkan liu yin chen (debu perak mengalir) pada Lin Ling, karena sebelumnya jing shen li (kekuatan spiritual) yang kuat, dan tidak terdeteksi itu, sudah membuat Zhao Hai terkejut. Dia takut tindakannya diketahui oleh Lin Ling dan yang lain. Jika diketahui oleh Lin Ling dan yang lain, dan menimbulkan kesalahpahaman, maka masalahnya akan besar.
Seberapa kuat sebenarnya Lin Ling, Zhao Hai tidak tahu. Tapi dari qi shi (momentum aura) di tubuhnya dapat dilihat, dia jauh lebih kuat dari Chang Sheng qi (强者 periode Abadi) biasa. Zhao Hai tidak berani mengambil risiko. Jika benar-benar diketahui Lin Ling dan yang lain, dan mereka ingin memburunya, maka dia mungkin hanya bernasib bersembunyi di dalam ruangan dan tidak keluar lagi.
Untungnya Zhao Hai tidak menempatkan liu yin chen (debu perak mengalir) pada Lin Ling. Jika tidak, sekarang dia mungkin hanya bisa bersembunyi di dalam ruangan dan tidak keluar, dan seumur hidupnya tidak akan bisa lagi memasuki wei mian (bidang alam) tingkat yang lebih tinggi.
Meskipun tidak menempatkan liu yin chen (debu perak mengalir) pada Lin Ling, tapi peserta ujian lain yang masih hidup tidak dilewatkan Zhao Hai. Tian Mo Jie (Dunia Iblis Surgawi) itu sudah mudah, Zhao Hai sudah lama memasukkannya ke dalam peta ruangan (kong jian di tu). Delapan wei mian (bidang alam) lainnya belum. Zhao Hai ingin melihat, di delapan wei mian (bidang alam) lainnya, ada benda aneh apa yang bisa dipanggil ke dalam ruangannya.
Dengan cepat Zhao Hai melihat situasi delapan wei mian (bidang alam) lainnya. Wei mian (bidang alam) ini benar-benar memiliki banyak hal yang berbeda. Ambil contoh wei mian (bidang alam) tempat Tu Qian berada. Wei mian (bidang alam) tempat Tu Qian berada, juga merupakan ruang yang sangat besar. Dan situasi di ruang tempatnya berada, membuat Zhao Hai agak bingung, karena di wei mian (bidang alam) tempat Tu Qian, yang paling banyak ternyata bukan tanah dan air, melainkan pasir.
Di ruang tempat Tu Qian, di mana-mana dapat dilihat pasir. Sumber air dan tanah hanya menempati sebagian kecil. Orang di ruang itu tidak terlalu banyak, tapi kekuatan mereka semua kuat. Yang paling utama, di ruang itu, dari sepuluh orang, sembilan bisa yi shu (ilmu aneh) sistem tanah. Sisanya satu, juga bisa yi shu (ilmu aneh) sistem angin atau api. Hampir tidak ada yang bisa yi shu (ilmu aneh) sistem air.
Itu adalah ruang yang aneh, tandus, dan keras. Tapi materi di ruang itu tidak sedikit. Di ruang itu, ada berbagai macam logam yang terpasirkan, berbagai macam tanaman obat. Tanaman obat itu karena lingkungan tumbuhnya terlalu keras, bahkan tanaman obat biasa pun, khasiat obatnya akan jauh lebih kuat dari di Dunia Persilatan (Xiuzhen jie) sini.
Selain Long Hun Jie (Dunia Jiwa Naga) tempat Tu Qian, ruang tempat beberapa kultivator lain juga memiliki berbagai ciri khas, benda-benda bagus di dalamnya juga tidak sedikit. Dan Cai Er dan yang lainnya sekarang sedang memasukkan beberapa ruang itu ke dalam kong jian di tu (peta ruangan).
Selain beberapa ruang itu, ada juga Lin Hai Kong Jian (Ruang Hutan Luas). Zhao Hai di Lin Hai Kong Jian (Ruang Hutan Luas) meskipun tinggal selama lebih dari sepuluh hari, tapi karena ujian (kao he), tempat yang dia lalui tidak terlalu banyak. Paling-paling hanya berkeliling di hutan di udara Lin Hai Kong Jian (Ruang Hutan Luas). Tempat di luar hutan, dia sama sekali belum pernah pergi.
Dan tempat di luar hutan Lin Hai Kong Jian (Ruang Hutan Luas), juga sangat luas. Di sana juga ada beberapa hal yang istimewa. Tapi Zhao Hai tidak berpikir untuk pergi berpetualang atau mengumpulkan barang di Lin Hai Kong Jian (Ruang Hutan Luas), karena dia tidak berani.
Tidak salah, dia memang tidak berani. Zhao Hai sangat paham, orang-orang Yue Long Jie (Dunia Naga Melompat) itu, bisa menjadikan Lin Hai Kong Jian (Ruang Hutan Luas) sebagai tempat ujian (kao he), maka mereka pasti sangat familiar dengan Lin Hai Kong Jian (Ruang Hutan Luas). Bagaimana bisa sangat familiar dengan suatu ruang? Pasti sering memperhatikan ruang itu. Jika Zhao Hai pergi ke Lin Hai Kong Jian (Ruang Hutan Luas) untuk mengambil barang, kemungkinan besar akan diketahui oleh orang Yue Long Jie (Dunia Naga Melompat). Saat itu dia akan semakin bermasalah.
Sedangkan ruang tempat beberapa kultivator peserta ujian lainnya, tidak akan ada masalah seperti ini. Yue Long Jie (Dunia Naga Melompat) tidak mungkin setiap saat memperhatikan beberapa ruang itu, sama seperti orang Yue Long Jie (Dunia Naga Melompat) tidak mungkin setiap saat memperhatikan Dunia Persilatan (Xiuzhen jie).
Karena ada banyak hal yang harus dilakukan, maka Zhao Hai langsung mengumumkan dirinya sedang bi guan (pertapaan tertutup). Bagaimanapun, untuk beberapa waktu ke depan, Dunia Persilatan (Xiuzhen jie) juga akan memasuki periode yang relatif damai.
Zhao Hai tidak salah tebak. Dunia Persilatan (Xiuzhen jie) memang memasuki periode yang relatif damai. Dalam invasi Tian Mo (Iblis Surgawi) kali ini, kerugian Dunia Persilatan (Xiuzhen jie) cukup berat, terutama beberapa ladang obat dan tambang, dirusak oleh Tian Mo Zu (Suku Iblis Surgawi). Ditambah lagi kerugian personel, membuat kerugian Dunia Persilatan (Xiuzhen jie) benar-benar berat.
Setelah pasukan besar Tian Mo Jie (Dunia Iblis Surgawi) dipukul mundur, kemudian terjadi perang besar antara Sembilan Sekte Besar dan Zi You Lian Meng (Aliansi Bebas). Pertikaian internal kali ini, kerusakan bagi Dunia Persilatan (Xiuzhen jie) juga tidak kecil. Baik Hei Hu Bang (Geng Macan Hitam) maupun Sembilan Sekte Besar, semuanya membutuhkan waktu untuk memulihkan diri. Mereka sekarang sudah mendapatkan kualifikasi untuk masuk Yue Long Jie (Dunia Naga Melompat), maka harus lebih memulihkan kekuatan mereka, secepatnya membina beberapa Chang Sheng qi (强者 periode Abadi), agar Chang Sheng qi (强者 periode Abadi) itu bisa kembali ke Yue Long Jie (Dunia Naga Melompat).
Justru karena alasan-alasan ini, maka selama periode ini Dunia Persilatan (Xiuzhen jie) benar-benar sangat damai, bahkan konflik kecil pun jarang terjadi. Dan komunikasi antara Zi You Lian Meng (Aliansi Bebas) dan Sembilan Sekte Besar juga meningkat, transaksi satu sama lain juga banyak. Dunia Persilatan (Xiuzhen jie) seolah memasuki periode perkembangan besar yang damai.
Justru karena itu, ketika Zhao Hai mengumumkan bi guan (pertapaan tertutup), di Dunia Persilatan (Xiuzhen jie) tidak menimbulkan gejolak besar. Bagaimanapun, ahli seperti Zhao Hai, jika dalam masa perang, setiap gerak-geriknya akan diperhatikan orang. Tapi sekarang tidak ada pertempuran, di masa damai orang tidak akan peduli apa yang dilakukan Zhao Hai.
Faktanya, mendengar berita Zhao Hai bi guan (pertapaan tertutup), Sembilan Sekte Besar sangat senang. Mereka tahu kekuatan Zhao Hai. Jika Zhao Hai benar-benar ingin menyerang mereka, dia sepenuhnya mampu sendirian memimpin pasukan bu si sheng wu (Mayat Hidup) menyerang Yu Dai Jiang (Sungai Sabuk Giok). Jika itu terjadi, Dunia Persilatan (Xiuzhen jie) akan kembali dilanda perang.
Dalam pandangan Sembilan Sekte Besar, kemungkinan ini juga bukan tidak ada. Beberapa waktu lalu Zhao Hai tidak menyerang mereka, itu karena dia ingin Dunia Persilatan (Xiuzhen jie) masuk Yue Long Jie (Dunia Naga Melompat). Sekarang urusan Dunia Persilatan (Xiuzhen jie) masuk Yue Long Jie (Dunia Naga Melompat) sudah dipastikan, maka meskipun Dunia Persilatan (Xiuzhen jie) di sini kacau balau, Yue Long Jie (Dunia Naga Melompat) tidak akan mencabut kualifikasi Dunia Persilatan (Xiuzhen jie) untuk masuk Yue Long Jie (Dunia Naga Melompat). Dengan begitu, Zhao Hai tentu saja dapat dengan leluasa dan berani menyerang mereka.
Jadi setelah Zhao Hai kembali dari Lin Hai Kong Jian (Ruang Hutan Luas), Sembilan Sekte Besar benar-benar tegang untuk beberapa waktu. Mereka bukan hanya tidak memanfaatkan kesempatan untuk menyerang Zi You Lian Meng (Aliansi Bebas), tetapi juga harus setiap saat waspada terhadap Zi You Lian Meng (Aliansi Bebas) yang akan menyerang mereka, sangat memperhatikan pergerakan Zhao Hai. Sekarang setelah mendengar Zhao Hai bi guan (pertapaan tertutup), barulah mereka benar-benar lega.
Keteraturan Dunia Persilatan (Xiuzhen jie) sedang kembali normal, Zi You Lian Meng (Aliansi Bebas) juga sedang berkembang pesat. Bahkan Zhang Feng dan yang lainnya telah membangun chuan song zhen (susunan transmisi) menuju Yue Long Jie (Dunia Naga Melompat), memilih gelombang pertama Chang Sheng gao shou (ahli periode Abadi) yang akan pergi ke Yue Long Jie (Dunia Naga Melompat). Kali ini Chang Sheng gao shou (ahli periode Abadi) yang mereka pilih tidak banyak, hanya sepuluh orang, di antaranya ada Tie Zhan Tian seorang.
==
Beberapa kekuatan besar di Xiu Zhen Jie (Dunia Kultivasi) semuanya mendapatkan Yu Jian (Giok Informasi) dari Lin Ling. Di dalam Yu Jian (Giok Informasi) Lin Ling tercatat beberapa hal yang perlu diperhatikan di Yue Long Jie (Dunia Naga Melompat) dan juga Chuan Song Zhen (Formasi Teleportasi) menuju Yue Long Jie (Dunia Naga Melompat).
Seharusnya, Xiu Zhen Jie (Dunia Kultivasi) pada awalnya berada di Yue Long Jie (Dunia Naga Melompat), jadi seharusnya tidak membutuhkan hal-hal ini. Namun kali ini berbeda. Meskipun isi Yu Jian (Giok Informasi) kali ini tidak terlalu istimewa, di dalamnya hanya berisi hal-hal yang perlu diperhatikan saat pergi ke Yue Long Jie (Dunia Naga Melompat) dan metode布置 Chuan Song Zhen (Formasi Teleportasi) ke Yue Long Jie (Dunia Naga Melompat). Tetapi Lin Ling menyerahkan hal-hal ini kepada Xiu Zhen Jie (Dunia Kultivasi) pada saat seperti ini, sudah agak istimewa.
Sebenarnya, begitu Jian Wuya mereka melihat Yu Jian (Giok Informasi) yang diberikan Lin Ling kepada mereka, seharusnya sudah mengerti apa maksudnya. Bisa dikatakan bahwa Yu Jian (Giok Informasi) itu khusus dipersiapkan untuk Zi You Lian Meng (Aliansi Bebas). Karena isi Yu Jian (Giok Informasi) itu sudah diketahui oleh Sembilan Da Zong Men (Sekte Besar), hanya Zi You Lian Meng (Aliansi Bebas) yang tidak mengetahuinya. Sekarang Lin Ling memberikan Yu Jian (Giok Informasi) seperti ini kepada mereka, tentu saja sudah menjelaskan segalanya.
Yu Jian (Giok Informasi) ini seperti sebuah peringatan, memberitahu orang-orang Sembilan Da Zong Men (Sekte Besar) bahwa apa yang kalian lakukan sebelumnya, kami di Yue Long Jie (Dunia Naga Melompat) mengetahuinya.
Namun Sembilan Da Zong Men (Sekte Besar) juga tidak akan terlalu takut dengan peringatan Lin Ling ini. Karena orang-orang Sembilan Da Zong Men (Sekte Besar) sangat tahu, meskipun Lin Ling tahu apa yang mereka lakukan, dia tidak akan bisa berbuat apa-apa terhadap mereka. Karena di Yue Long Jie (Dunia Naga Melompat) ada aturan, mereka tidak boleh campur tangan dalam urusan Xia Jie (Alam Bawah).
Tetapi sekarang Sembilan Da Zong Men (Sekte Besar) menghadapi masalah lain. Meskipun sekarang Sembilan Da Zong Men (Sekte Besar) bisa mengirim orang ke Yue Long Jie (Dunia Naga Melompat), mereka tidak punya orang untuk dikirim. Karena sebelumnya mereka sudah terlalu banyak mengirim orang ke Yue Long Jie (Dunia Naga Melompat). Kemudian saat perang besar dengan Tian Mo Zu (Suku Iblis Langit), mereka terpaksa memanggil kembali orang-orang yang ada di Yue Long Jie (Dunia Naga Melompat). Dan orang-orang yang dipanggil kembali itu, tidak bisa kembali lagi ke Yue Long Jie (Dunia Naga Melompat). Selain orang-orang yang dipanggil kembali itu, Sembilan Da Zong Men (Sekte Besar) tidak memiliki kuat Chang Sheng Qi (Periode Keabadian) tambahan yang bisa masuk ke Yue Long Jie (Dunia Naga Melompat).
Sedangkan Zi You Lian Meng (Aliansi Bebas) berbeda. Zi You Lian Meng (Aliansi Bebas) di sini memiliki banyak kuat Chang Sheng Qi (Periode Keabadian). Para kuat Chang Sheng Qi (Periode Keabadian) ini semuanya memenuhi syarat untuk masuk ke Yue Long Jie (Dunia Naga Melompat). Namun beberapa dari mereka bahkan sebelumnya tidak pernah mendengar tentang keberadaan Yue Long Jie (Dunia Naga Melompat). Jadi sekarang Zi You Lian Meng (Aliansi Bebas) di sini memiliki banyak orang yang bisa masuk ke Yue Long Jie (Dunia Naga Melompat). Set melalui beberapa kali seleksi oleh Zhang Feng dan yang lainnya, mereka akhirnya memilih sepuluh orang, untuk dikirim sebagai pasukan pelopor masuk ke Yue Long Jie (Dunia Naga Melompat). Pemimpin rombongan ini adalah Tie Zhan Tian.
Bicara soal kekuatan, Tie Zhan Tian bukanlah yang terkuat di antara mereka. Bagaimanapun juga, dia baru paling sebentar berada di Chang Sheng Qi (Periode Keabadian). Di antara sepuluh orang ini, kekuatannya hanya bisa dibilang menengah ke bawah. Tapi di belakang Tie Zhan Tian berdiri Hei Hu Bang (Geng Harimau Hitam). Orang lain tidak berani tidak memberi muka pada Hei Hu Bang (Geng Harimau Hitam). Selain itu, sebelum menjadi kuat Chang Sheng Qi (Periode Keabadian), Tie Zhan Tian sudah lama menjabat sebagai Bang Zhu (Kepala Geng) Hei Hu Bang (Geng Harimau Hitam). Kemampuan memimpinnya cukup baik. Jadi kali ini semua orang sepakat menjadikan Tie Zhan Tian sebagai pemimpin rombongan.
Selain Tie Zhan Tian, para kuat Chang Sheng Qi (Periode Keabadian) lainnya usianya tidak muda lagi, kekuatan mereka sangat tangguh. Orang-orang ini masuk ke Xiu Zhen Jie (Dunia Kultivasi), tidak pernah berpikir akan diperhatikan oleh Shang Jie (Alam Atas). Tujuan utama mereka adalah menjadi pelopor bagi yang akan datang kemudian, dan membangun sebuah pangkalan sederhana di sana.
Zhao Hai juga tahu kabar ini. Dia sengaja keluar dari ruang angkasa, menemui Tie Zhan Tian. Tie Zhan Tian sekarang sedang sibuk mempersiapkan urusan keberangkatannya ke Yue Long Jie (Dunia Naga Melompat). Tapi begitu mendengar Zhao Hai datang, dia segera memanggil Zhao Hai masuk ke Dong Fu (Gua Kediaman)-nya.
Setelah Zhao Hai masuk Dong Fu (Gua Kediaman), Tie Zhan Tian segera berkata pada Zhao Hai, “Ada apa, Xiao Hai? Kenapa kau keluar dari pertapaan? Apa ada sesuatu?”
Zhao Hai tersenyum tipis, “Kudengar Shi Shu (Paman Guru) mau pergi ke Yue Long Jie (Dunia Naga Melompat), jadi sengaja keluar menemuimu. Shi Shu (Paman Guru), ini barang yang kusiapkan untukmu, bawalah.” Sambil berkata, Zhao Hai mengeluarkan sebuah piringan berwarna perak. Piringan ini tampak seperti perisai kecil, di permukaannya terukir tengkorak, terlihat agak menyeramkan.
Tie Zhan Tian tidak mengerti, menerima perisai kecil itu, memandang Zhao Hai dengan heran, “Benda apa ini? Fa Qi (Alat) pertahanan? Aku sudah punya.”
Zhao Hai tersenyum, “Ini bukan Fa Qi (Alat) pertahanan. Sebenarnya ini adalah Zhao Huan Ling (Perintah Pemanggil). Kau pegang Zhao Huan Ling (Perintah Pemanggil) ini, kau bisa memanggil sepuluh Bu Si Sheng Wu (Makhluk Abadi) Chang Sheng Qi (Periode Keabadian) untuk membantumu bertarung. Yue Long Jie (Dunia Naga Melompat) di sana bukan tempat yang aman. Dengan membawa benda ini, kau akan lebih aman.”
Begitu mendengar Zhao Hai berkata begitu, mata Tie Zhan Tian berbinar. Dia memegang Zhao Huan Ling (Perintah Pemanggil) itu, membolak-baliknya mengamati beberapa saat, lalu menyimpannya, “Baik, ikut katamu. Zhao Huan Ling (Perintah Pemanggil) ini akan kubawa.” Tie Zhan Tian tentu saja tahu Yue Long Jie (Dunia Naga Melompat) di sana bukan tempat yang aman. Dengan Zhao Huan Ling (Perintah Pemanggil) ini, dia seperti punya tambahan sepuluh pembantu Chang Sheng Qi (Periode Keabadian) yang tidak takut mati, tentu dia tidak akan menolak.
Zhao Hai melihat raut Tie Zhan Tian, tersenyum tipis, “Shi Shu (Paman Guru), kalau begitu aku kembali dulu. Oh iya, Zhao Huan Ling (Perintah Pemanggil) itu juga punya fungsi komunikasi. Hanya saja, entah kalau sudah sampai Yue Long Jie (Dunia Naga Melompat) masih bisa dipakai atau tidak. Kalau bisa, kau bisa langsung gunakan Zhao Huan Ling (Perintah Pemanggil) itu untuk berkomunikasi dengan Da Shi Xiong (Kakak Senior) Aliansi. Aku sudah memberi Da Shi Xiong (Kakak Senior) satu.”
Mendengar Zhao Hai berkata begitu, Tie Zhan Tian tertegun, lalu matanya berbinar. Dia segera mengerti maksud perkataan Zhao Hai. Jika alat komunikasi ini benar-benar bisa dipakai, maka Hei Hu Bang (Geng Harimau Hitam) mereka bisa mendapatkan informasi Yue Long Jie (Dunia Naga Melompat) dari tangan pertama. Ini sangat penting bagi Hei Hu Bang (Geng Harimau Hitam).
Tie Zhan Tian semakin menghargai Zhao Huan Ling (Perintah Pemanggil) ini. Dia menyimpannya, mengangguk pada Zhao Hai, “Baik, kau kembali sajalah. Niatmu ini sudah cukup. Urusan Bang (Geng) selanjutnya, serahkan padamu dan Xiao Feng.”
Zhao Hai mengangguk, memberi hormat pada Tie Zhan Tian dengan menggenggam tangan, lalu berbalik pergi. Tie Zhan Tian memandang punggung Zhao Hai, menghela napas panjang, bergumam, “Xiao Feng ini, matanya benar-benar jeli.”
Tie Zhan Tian berkata begitu karena dulu Zhao Hai bisa masuk ke Hei Hu Bang (Geng Harimau Hitam), menjadi Di Zi (Murid) Hei Hu Bang (Geng Harimau Hitam), semuanya karena diatur oleh Zhang Feng. Dan sejak Zhao Hai masuk Hei Hu Bang (Geng Harimau Hitam), Hei Hu Bang (Geng Harimau Hitam) bisa dibilang mengalami perubahan besar. Sekarang Hei Hu Bang (Geng Harimau Hitam) bisa memiliki kedudukan seperti ini, semuanya karena Zhao Hai. Dan semua ini karena Zhang Feng menjadikan Zhao Hai Di Zi (Murid) Hei Hu Bang (Geng Harimau Hitam). Makanya Tie Zhan Tian bilang Zhang Feng punya mata jeli.
Zhao Hai tidak tahu apa yang dipikirkan Tie Zhan Tian. Dia kali ini menemui Tie Zhan Tian ada tujuannya. Memberi Tie Zhan Tian Zhao Huan Ling (Perintah Pemanggil) untuk menjamin keselamatannya, itu hanya salah satu tujuan. Tujuan kedua adalah, dia ingin Tie Zhan Tian membawa piringan itu ke Yue Long Jie (Dunia Naga Melompat).
Zhao Huan Ling (Perintah Pemanggil) yang dipegang Tie Zhan Tian itu sebenarnya hanya nama yang dibuat Zhao Hai asal-asalan. Piringan itu sebenarnya adalah bagian dari Liu Yin (Perak Cair). Zhao Hai mengubah sebagian Liu Yin (Perak Cair) menjadi bentuk piringan. Asalkan Tie Zhan Tian membawa piringan ini ke Yue Long Jie (Dunia Naga Melompat), maka Zhao Hai berarti sudah mengirim benda ke Yue Long Jie (Dunia Naga Melompat). Bagaimana situasi di Yue Long Jie (Dunia Naga Melompat), dia akan tahu. Inilah tujuan Zhao Hai.
Selain itu, dengan Tie Zhan Tian membawa piringan ini, keselamatan Tie Zhan Tian juga bisa terjamin. Zhao Hai tidak ingin Tie Zhan Tian kenapa-napa. Piringan ini adalah bagian dari Liu Yin (Perak Cair). Saat diperlukan, Zhao Hai bisa langsung mengirim Bu Si Sheng Wu (Makhluk Abadi) untuk menyelamatkan Tie Zhan Tian.
Setelah memberikan piringan kepada Tie Zhan Tian, Zhao Hai pergi lagi ke tempat Zhang Feng, juga memberinya sebuah piringan. Dia juga bilang bisa memanggil sepuluh Bu Si Sheng Wu (Makhluk Abadi) Chang Sheng Qi (Periode Keabadian) untuk membantunya bertarung, dan juga bisa berkomunikasi dengan Tie Zhan Tian.
Zhao Hai sudah lama ingin memberi Zhang Feng sesuatu untuk melindungi dirinya. Meskipun sekarang dia adalah Bang Zhu (Kepala Geng) Hei Hu Bang (Geng Harimau Hitam), dan sama sekali tidak perlu meninggalkan Ji Di (Pangkalan). Sebenarnya sekarang dia juga tidak punya banyak kesempatan meninggalkan Ji Di (Pangkalan). Karena meskipun Zi You Lian Meng (Aliansi Bebas) sekarang sudah masuk jalur yang benar, urusan yang harus diurus masih banyak. Sampai seluruh Zi You Lian Meng (Aliansi Bebas) benar-benar tenang, barulah Zhang Feng punya waktu meninggalkan Ji Di (Pangkalan).
Dan jangan kira dengan status Zhang Feng seperti ini tidak akan ada bahaya. Sekarang memang tidak ada bahaya. Tapi nanti kalau Sembilan Da Zong Men (Sekte Besar) merasa waktunya sudah tepat? Mereka mungkin akan segera bergerak melawan Zi You Lian Meng (Aliansi Bebas). Target pertama mereka pasti Zhao Hai, target kedua adalah Zhang Feng. Jadi Zhao Hai berpikir untuk memberi Zhang Feng sesuatu untuk melindungi diri.
Tapi sebelumnya Zhao Hai tidak tahu harus memberi apa pada Zhang Feng. Kali ini Tie Zhan Tian mau pergi ke Yue Long Jie (Dunia Naga Melompat), Zhao Hai mendapat ide, teringat pada benda bernama Zhao Huan Ling (Perintah Pemanggil). Jadi dia membuat dua buah, satu untuk Tie Zhan Tian, satu untuk Zhang Feng.
Zhang Feng tentu saja mengerti pentingnya piringan ini baginya. Dia tidak sungkan-sungkan dengan Zhao Hai, langsung menerimanya. Ngobrol sebentar dengan Zhao Hai, lalu Zhao Hai kembali ke Dong Fu (Gua Kediaman)-nya, dan langsung masuk ke ruang angkasa.
Setelah Zhao Hai kembali ke ruang angkasa, dia langsung menatap layar ruang angkasa. Di layar ruang angkasa sedang menampilkan situasi Tie Zhan Tian. Meskipun Tie Zhan Tian sudah menyimpan piringan Zhao Hai ke dalam ruang angkasa, ini sama sekali tidak menghalangi piringan itu untuk memata-matai Tie Zhan Tian. Sebenarnya, Liu Yin (Perak Cair) milik Zhao Hai sudah bisa melakukan penetrasi ruang. Perlengkapan ruang milik Tie Zhan Tian bagaimana mungkin bisa menahan Liu Yin (Perak Cair).
Tie Zhan Tian sekarang sedang mempersiapkan barang-barang untuk pergi ke Yue Long Jie (Dunia Naga Melompat). Fa Qi (Alat), Dan Yao (Obat), barang-barang ini tentu tidak boleh kurang. Perlu diketahui, di Yue Long Jie (Dunia Naga Melompat) sana, mereka tidak punya pasokan. Semuanya harus mengandalkan diri sendiri. Jadi persiapan harus benar-benar cukup.
Tiga hari kemudian, Tie Zhan Tian akhirnya siap. Orang lain yang akan pergi bersamanya ke Yue Long Jie (Dunia Naga Melompat) juga sudah sampai di Hei Hu Bang (Geng Harimau Hitam). Di Hei Hu Bang (Geng Harimau Hitam) sudah dibangun Chuan Song Zhen (Formasi Teleportasi). Tie Zhan Tian dan sepuluh orang lainnya naik ke Chuan Song Zhen (Formasi Teleportasi), memberi hormat dengan menggenggam tangan pada orang-orang di luar, lalu mengaktifkan Chuan Song Zhen (Formasi Teleportasi).
Hari itu, Zong Zhu (Pemimpin Sekte) dari berbagai Zong Men (Sekte) Zi You Lian Meng (Aliansi Bebas) semuanya datang ke Hei Hu Bang (Geng Harimau Hitam) untuk mengantar Tie Zhan Tian dan yang lainnya. Orang-orang ini sangat tahu, apa artinya kepergian Tie Zhan Tian dan yang lainnya. Tie Zhan Tian dan yang lainnya mewakili Zi You Lian Meng (Aliansi Bebas), untuk pertama kalinya masuk ke Yue Long Jie (Dunia Naga Melompat). Ini mengandung makna yang luar biasa.
Melihat Tie Zhan Tian dan yang lainnya lenyap di dalam Chuan Song Zhen (Formasi Teleportasi), Zhang Feng lalu menoleh pada seorang Xiuzhe (Kultivator) Hei Hu Bang (Geng Harimau Hitam) di sisinya, “Chuan Song Zhen (Formasi Teleportasi) ini harus dijaga baik-baik, satu saat pun tidak boleh ditinggalkan. Tanpa perintahku, siapa pun tidak boleh mendekati Chuan Song Zhen (Formasi Teleportasi) ini, mengerti?”
Xiuzhe (Kultivator) Hei Hu Bang (Geng Harimau Hitam) itu segera menjawab. Zhang Feng lalu menoleh pada Zong Zhu (Pemimpin Sekte) dari berbagai Zong Men (Sekte) lainnya, “Tuan-tuan, mari kita duduk sejenak di ruang rapat.” Mereka tentu saja tidak keberatan. Tidak lama kemudian, mereka semua sampai di ruang rapat Hei Hu Bang (Geng Harimau Hitam).
Setelah duduk di ruang rapat, Zhang Feng lalu berkata dengan suara berat, “Tuan-tuan, sepuluh orang yang kita kirim ke Yue Long Jie (Dunia Naga Melompat) kali ini bertujuan untuk mempersiapkan jalan bagi orang-orang Zi You Lian Meng (Aliansi Bebas) yang akan menyusul kemudian. Mereka akan membangun sebuah pangkalan di sana, masih sangat berbahaya, jadi tidak banyak orang. Tapi tenang, saya jamin, nanti siapa pun dari cabang mana pun, asalkan sudah mencapai Chang Sheng Qi (Periode Keabadian), semuanya punya kesempatan untuk masuk ke Yue Long Jie (Dunia Naga Melompat). Mohon tenang.”
==
Zhang Feng terpaksa mengadakan pertemuan ini, karena kali ini untuk memilih sepuluh orang yang akan masuk ke Yue Long Jie (Alam Naga Melompat), menghabiskan banyak usaha. Perlu diketahui, karena meluasnya Zi You Lian Meng (Aliansi Bebas), sekarang di Zi You Lian Meng ada beberapa ratus ahli tingkat Chang Sheng qi (periode panjang umur). Dan beberapa ratus ahli Chang Sheng qi ini, semuanya memenuhi syarat untuk masuk ke Yue Long Jie. Memilih sepuluh orang dari beberapa ratus orang ini, bukan perkara mudah. Kalau tidak hati-hati, bisa menyinggung orang.
Namun untungnya, sekarang di dalam Zi You Lian Meng, sudah ada sistem pembagian tingkat sekte. Zhang Feng kali ini langsung menggunakan wewenang tingkat sekte. Hanya Tai Shang Zhang Lao (Tetua Tertinggi) dari sekte tingkat satu yang berkesempatan mengikuti seleksi.
Dengan begini, sebagian besar orang tersingkir dari seleksi kali ini. Lalu Zhang Feng menyingkirkan beberapa ahli Chang Sheng qi yang usianya tidak terlalu tua, karena mereka masih punya kesempatan di masa depan. Dia memilih beberapa ahli Chang Sheng qi yang sudah tua, ditambah dengan Tie Zhan Tian, akhirnya terpilihlah sepuluh orang ini.
Namun dengan begini, beberapa sekte menjadi tersinggung. Maka Zhang Feng sengaja mengadakan pertemuan ini, untuk menjelaskan kepada semua orang, agar masalah ini tidak menyebabkan ketidakharmonisan.
Begitu mendengar Zhang Feng berkata begitu, semua orang merasa lega. Mereka juga tahu situasi sekarang sangat khusus. Zhao Hai sedang bi guan (pertapaan tertutup). Di pihak Sembilan Sekte Besar, tidak banyak orang yang bisa masuk ke Yue Long Jie. Para ahli Chang Sheng qi dari sekte mereka harus tinggal untuk melindungi Zi You Lian Meng. Mereka tidak boleh membuat kesalahan yang sama seperti Sembilan Sekte Besar, tidak mungkin sekaligus mengirim terlalu banyak qiang zhe (pemburu keabadian) tingkat Chang Sheng qi ke Yue Long Jie. Jadi seleksi ini memang normal.
Melihat sikap semua orang, Zhang Feng menghela napas lega. Kekuatan Hei Hu Bang (Geng Harimau Hitam) sekarang, belum cukup untuk menekan semua sekte kecil. Tapi karena ada Zhao Hai yang menjaga, sekte-sekte kecil itu menjadi begitu patuh. Namun Zhang Feng sekarang ingin perlahan-lahan mengurangi pengaruh Zhao Hai terhadap Hei Hu Bang, jadi dia tentu tidak bisa menggunakan cara terlalu keras untuk menangani urusan ini. Ini juga sudah didiskusikan dengan Zhao Hai.
Zhao Hai sekarang memang ingin mengurangi pengaruhnya terhadap Hei Hu Bang. Hanya dengan begini Hei Hu Bang akan berjalan di jalur perkembangan yang benar, karena bagaimanapun dia tidak bisa selamanya melindungi Hei Hu Bang.
Zhang Feng kemudian berdiskusi dengan yang lain tentang urusan masuk Yue Long Jie ke depannya, barulah mempersilakan semua orang pergi. Dan saat ini, Zhao Hai sedang mengamati situasi di Yue Long Jie sana.
Tempat munculnya Tie Zhan Tian dan yang lainnya, ternyata adalah sebuah perkemahan. Perkemahan ini tidak terlalu besar, kelihatannya paling bisa menampung sekitar seribu orang, terletak di sebuah shan gu (lembah). Dan posisi chuan song zhen (susunan pemindah) ini, tepatnya di dasar lembah. Di dinding batu di kedua sisi lembah, diukir dong fu (gua kediaman) satu per satu. Tapi jelas dong fu itu semuanya kosong.
Saat Tie Zhan Tian dan yang lainnya mengamati perkemahan ini, tiba-tiba seseorang terbang dari luar lembah, mendarat di depan mereka. Begitu melihat orang itu, Tie Zhan Tian dan yang lainnya tertegun, karena mereka ternyata mengenal orang itu.
Orang ini mengenakan pakaian xiu shi (kultivator) warna biru tua, kelihatan usianya tidak terlalu tua, wajahnya juga sangat tampan. Meskipun ekspresi wajahnya sangat serius, tapi sama sekali tidak terlihat berwibawa. Sebaliknya, seluruh aura orang ini, memberi kesan sangat ramah.
Di punggung orang ini, terselip sebatang pedang. Pedang ini tidak ada yang istimewa, sarung pedang hitam legam, kelihatan seperti pedang biasa saja.
Begitu melihat orang ini, orang pasti teringat dua kalimat, Jun Zi Ru Yu (Pria Sejati Bak Giok), Bao Jian Zi Hui (Pedang Berharga Menyembunyikan Kilau). Orang ini bagaikan seorang jun zi bak giok, bagaikan pedang berharga tersimpan dalam kotak, tidak tampak tajamnya, lembut dan anggun.
Dan orang ini, Tie Zhan Tian dan yang lainnya memang mengenalnya. Orang ini julukannya Jun Zi Jian (Pedang Pria Sejati), nama marganya Ouyang, nama depannya Yu. Orang ini berasal dari Tian Jian Zong (Sekte Pedang Langit), seorang tian cai (jenius) yang jarang terlihat dalam sepuluh ribu tahun di Tian Jian Zong. Di usia belum tiga puluh tahun, dia sudah menjadi ahli tingkat Yuan Ying (Bayi Primordial). Di usia belum lima puluh tahun, dia du jie (melewati kesengsaraan) menjadi Chang Sheng qi. Di usia belum seratus tahun, dia sudah menjadi qiang zhe tingkat Chang Sheng qi.
Tentu saja ini hanya satu sisi yang membuatnya diingat orang. Bakat kultivasinya, bahkan tidak setenar karakternya. Dia di xiu zhen jie (dunia kultivasi) terkenal sebagai lao hao ren (orang baik tua). Meskipun berasal dari Tian Jian Zong, sekte paling unggul di antara Sembilan Sekte Besar, tapi terhadap xiu shi dari sekte mana pun, tidak ada sedikit pun rasa meremehkan. Dan saat orang ini keluar berkelana, selain orang-orang jahat kejam, xiu shi lainnya, hampir tidak ada catatan dia pernah membunuh. Bahkan terhadap xiu shi dari sekte lain, dia banyak membantu. Bisa dibilang, orang ini, benar-benar seorang Zheng Ren Jun Zi (pria sejati yang tulus).
Awalnya ada yang mengira Ouyang Yu adalah wei jun zi (pria sejati palsu). Tapi setelah diselidiki dari berbagai sisi, baru ditemukan bahwa Ouyang Yu benar-benar seorang jun zi sejati. Jian fa (ilmu pedang) yang dipelajarinya adalah Jun Zi Jian, di dalam pedangnya ada hao ran zheng qi (energi luhur). Kalau dia benar-benar wei jun zi, maka Jun Zi Jian-nya tidak mungkin berhasil.
Karena alasan inilah, Ouyang Yu sangat terkenal di xiu zhen jie. Bisa dibilang, bahkan sekte-sekte yang kurang cocok dengan Sembilan Sekte Besar, terhadap Ouyang Yu sangat hormat. Rasa hormat itu datang dari hati.
Tapi Ouyang Yu justru karena terlalu jun zi, tidak cocok dengan gaya Sembilan Sekte Besar yang kejam. Dia juga tidak suka cara bertindak Sembilan Sekte Besar, tidak disukai Sembilan Sekte Besar. Akhirnya dibuang oleh Sembilan Sekte Besar ke Yue Long Jie sini, itu sudah lima puluh tahun lalu.
Meskipun sudah lima puluh tahun berlalu, Tie Zhan Tian masih langsung mengenali Ouyang Yu. Bisa dibilang, di antara Sembilan Sekte Besar, siapa yang dia kagumi, sepertinya hanya Ouyang Yu di hadapannya ini.
Beberapa ahli Chang Sheng qi lainnya juga mengenal Ouyang Yu. Karena meskipun Ouyang Yu mungkin waktu masuk Chang Sheng qi-nya tidak selama mereka, tapi kekuatannya sama sekali tidak lemah. Hanya saja kemudian Ouyang Yu menghilang, Sembilan Sekte Besar mengumumkan Ouyang Yu sedang bi guan. Saat mereka melihat Ouyang Yu di sini barulah mengerti, Ouyang Yu bukan bi guan, tapi sudah masuk Yue Long Jie ini.
Ouyang Yu memandang sepuluh orang ini, sedikit mengerutkan kening. Saat dia melihat Tie Zhan Tian, tanpa sadar tertegun, lalu tersenyum tipis, “Zhan Tian Xiong Di (Saudara Zhan Tian), akhirnya kau juga sampai ke Chang Sheng qi, dan masuk ke Yue Long Jie ini.”
Begitu mendengar Ouyang Yu berkata begitu, Tie Zhan Tian juga merasa terharu. Ternyata dulu saat masih di xiu zhen jie, mereka berdua sudah kenal. Tie Zhan Tian saat itu belum menjadi Bang Zhu (Ketua Geng) Hei Hu Bang. Dalam suatu shi lian (latihan) keluar, dia berkenalan dengan Ouyang Yu. Meskipun karakter mereka berdua agak berbeda, tapi mereka menjadi sahabat karib. Hanya saja kemudian Sembilan Sekte Besar bilang Ouyang Yu bi guan, mereka berdua jarang berhubungan. Kemudian Tie Zhan Tian mengambil alih posisi Bang Zhu Hei Hu Bang, setiap hari sibuk tiada henti, tentu saja tidak lagi berhubungan dengan Ouyang Yu. Tidak menyangka mereka berdua malah bertemu lagi di sini.
Tie Zhan Tian dengan wajah haru berkata, “Ouyang Da Ge (Kakak Ouyang), benar-benar kau ya. Sungguh tidak menyangka, bisa bertemu kau di sini. Dulu selalu mengira kau sedang bi guan. Kali ini perang besar melawan Tian Mo zu (Suku Iblis Langit) tidak melihatmu, aku sudah tahu kau tidak sedang bi guan. Kalau tidak, dengan karaktermu, pasti sudah lama keluar dari bi guan. Saat itu aku berpikir, jangan-jangan kau di Yue Long Jie. Tapi kemudian semua qiang zhe tingkat Chang Sheng qi di Yue Long Jie sini kembali, tetap tidak melihatmu. Aku kira kau ada apa-apa.”
Ouyang Yu melihat sikap Tie Zhan Tian, tersenyum masam, “Aku juga ingin pulang, tapi tidak bisa kembali. Sekarang aku sudah bergabung dengan Yu Jian Zong (Sekte Pedang Giok) di sini, menjadi wai men di zi (murid luar) Yu Jian Zong. Muncul di sini karena menerima tugas dari sekte, bertanggung jawab mengurus Yue Long Jie. Kebetulan saat Tian Mo zu menyerbu, semua orang di xiu zhen jie kembali, aku membantu menjaga perkemahan ini. Bagaimanapun di sini ada peraturannya, kami tidak bisa kembali.”
Begitu mendengar Ouyang Yu berkata begitu, Tie Zhan Tian juga dengan gembira berkata, “Ternyata Ouyang Da Ge sudah bergabung dengan shang jie (dunia atas). Ini kabar baik. Nanti kita minum dua gelas, aku bawa banyak ling jiu (arak energi).”
Ouyang Yu mendengar Tie Zhan Tian berkata begitu, tertawa terbahak-bahak, “Ling jiu aku juga punya di sana. Nanti akan kuajak kau minum. Melihat kalian muncul di sini, urusan di xiu zhen jie sana sudah selesai? Ngomong-ngomong, bagaimana situasi Sembilan Sekte Besar di sana? Aku lihat kalian sepertinya bukan orang dari Sembilan Sekte Besar, ya?”
Begitu mendengar Ouyang Yu berkata begitu, Tie Zhan Tian segera berkata, “Tepat seperti kata Ouyang Da Ge, kami semua bukan orang Sembilan Sekte Besar. Sembilan Sekte Besar ingin mengirim orang ke Yue Long Jie sini dalam waktu dekat, sepertinya memang agak sulit. Ouyang Da Ge, ini perkemahan xiu zhen jie kita? Apa kami bisa tinggal di sini seenaknya?”
Ouyang Yu mengangguk, “Iya, ini perkemahan xiu zhen jie. Dong fu yang kosong, kalian bisa tinggal seenaknya.”
Tie Zhan Tian menoleh ke beberapa ahli Chang Sheng qi lainnya, “Saudara-saudara silakan pilih dulu dong fu untuk istirahat. Nanti setelah aku tanya Ouyang Da Ge tentang situasi Yue Long Jie ini, baru kita putuskan langkah selanjutnya. Omong-omong, kalau tidak ada urusan, sementara jangan keluar dulu.” Para ahli Chang Sheng qi itu mengiyakan, lalu berbalik memilih dong fu.
Melihat sikap para ahli Chang Sheng qi itu, Ouyang Yu agak terkejut, lalu tidak mengerti menoleh ke Tie Zhan Tian, “Zhan Tian Xiong Di, mereka itu sepertinya ahli Chang Sheng qi senior di xiu zhen jie, kan? Kok kelihatannya mereka nurut sama kamu?”
Mendengar ini, Tie Zhan Tian tersenyum tipis, “Tebakanmu tepat, Ouyang Da Ge. Mereka memang nurut sama aku. Aku adalah ketua tim kecil yang masuk Yue Long Jie kali ini. Ayo, kita masuk minum dua gelas, sambil minum sambil ngobrol.” Ouyang Yu tidak berkata apa-apa lagi, mengikuti Tie Zhan Tian memilih sebuah dong fu lalu masuk.
Sampai di dalam dong fu, setelah mereka duduk, Ouyang Yu mengeluarkan beberapa botol giok. Melihat botol giok itu, Tie Zhan Tian agak terkejut, “Ouyang Da Ge, tidak kira ya. Ternyata shang jie begini enak, ling jiu aja dibagikan?”
Ouyang Yu tertawa kecil, “Shang jie ini beda dengan xiu zhen jie sana. Di xiu zhen jie, hampir tidak ada orang makan, jadi ling jiu terlihat sangat berharga. Tapi di sini, semua orang harus makan. Ada makanan tentu ada arak, jadi arak tidak terlalu berharga.”
Tie Zhan Tian tertegun, lalu tidak mengerti menatap Ouyang Yu, “Ada apa Ouyang Da Ge? Kok orang shang jie masih perlu makan?”
Ouyang Yu tersenyum, “Lebih tepatnya, di sini harus disebut Zhen Ling Jie (Alam Roh Sejati). Ling qi (energi spiritual) di sini sangat浓郁, jauh lebih浓郁 daripada di xiu zhen jie sana. Karena itulah, liang shi (bahan makanan) dan shu cai (sayur-sayuran) serta berbagai yao shou (binatang iblis) yang tumbuh di sini, semuanya mengandung ling qi yang sangat kuat. Bisa langsung dimakan, tidak banyak du su (racun), dan sangat bermanfaat untuk kultivasi. Jadi di sini semua orang harus makan. Ling jiu juga bukan barang langka lagi.”
Mendengar ini, Tie Zhan Tian baru paham, “Ternyata begini. Baik, hari ini aku akan cicipi ling jiu Zhen Ling Jie ini rasanya bagaimana.”
Ouyang Yu tersenyum tipis, mengeluarkan dua cawan giok kecil, meletakkannya di tanah. Lalu mengambil sebuah botol giok, membukanya, menuang dua cawan arak, memberi satu pada Tie Zhan Tian, sendiri mengambil satu.
Tie Zhan Tian menerima cawan kecil sebesar mata sapi itu, tersenyum masam, “Ouyang Da Ge, sudah bertahun-tahun, karaktermu ini sama sekali tidak berubah. Lihat saja, cawan sekecil ini, bisa minum apa. Sama sekali tidak puas.”
Ouyang Yu juga tahu karakter Tie Zhan Tian. Dia tidak ambil pusing, tersenyum tipis, “Ayo, coba araknya.” Selesai berkata, dia mengangkat cawan pada Tie Zhan Tian, lalu menyesap kecil.
Tie Zhan Tian tidak selembut Ouyang Yu. Dia langsung menghabiskan arak dalam cawannya, lalu mendecak, menggeleng, “Ouyang Da Ge, kalau soal lain aku memang iri padamu. Tapi soal arak, arakmu ini kurang.” Selesai berkata, Tie Zhan Tian membalik tangan, mengeluarkan sebuah guci arak. Arak dalam guci ini, adalah pemberian Zhao Hai.
Lalu Tie Zhan Tian mengeluarkan dua cawan giok besar, membuka segel tanah liat guci, menuang dua cawan. Setelah itu, Tie Zhan Tian menyerahkan satu cawan giok pada Ouyang Yu, “Ayo Ouyang Da Ge, coba arakku.”
Ouyang Yu tertegun, tapi tidak berkata apa-apa. Dia hanya tersenyum tipis, mengambil cawan giok itu, bersulang dengan Tie Zhan Tian, lalu menyesap kecil. Begitu arak masuk, mata Ouyang Yu berbinar. Lalu dia mengangguk, “Arak yang enak. Sungguh tidak menyangka, Zhan Tian kau bisa dapat arak seenak ini. Arak ini dari mana?”
Tie Zhan Tian tersenyum, “Dibuat oleh seorang generasi muda di Hei Hu Bang-ku. Nanti kalau kau mau pulang, aku bawakan satu guci. Dengan karaktermu, satu guci ini cukup untuk kau minum beberapa waktu.”
Ouyang Yu juga tidak menolak, hanya mengangguk. Lalu menatap Tie Zhan Tian, “Zhan Tian, dari omonganmu, sepertinya xiu zhen jie sana terjadi perubahan besar? Kalau tidak, kau tidak mungkin jadi ketua tim mereka, kan? Ceritakan padaku, sebenarnya apa yang terjadi?”
Tie Zhan Tian tersenyum tipis, “Xiu zhen jie memang banyak kejadian. Kali ini Sembilan Sekte Besar rugi besar…” Lalu Tie Zhan Tian menceritakan pada Ouyang Yu kejadian di xiu zhen jie, mulai dari invasi Tian Mo, sampai ke kao he (ujian) Yue Long Jie, hingga mereka masuk ke Yue Long Jie.
Tie Zhan Tian bercerita beberapa jam lamanya, baru selesai menceritakan secara garis besar kejadian di xiu zhen jie. Selama itu mereka berdua ngobrol sambil minum, tanpa terasa, satu guci arak sudah habis mereka minum.
Setelah Tie Zhan Tian selesai bercerita, Ouyang Yu baru mengangguk, “Ternyata xiu zhen jie sana banyak kejadian begini, dan semuanya ada hubungannya dengan Zhao Hai. Nanti kalau ada kesempatan, ingin bertemu dengannya.”
Tie Zhan Tian tersenyum, “Pasti ada kesempatan. Dia pasti akan menjadi Chang Sheng qi, masuk ke Yue Long Jie ini. Nanti kalian pasti bertemu.”
Dan saat itu Zhao Hai yang duduk di ruang tamu, juga tersenyum tipis, “Iya, pasti ada kesempatan.”
==
Percakapan antara Tie Zhan Tian dan Ouyang Yu, Zhao Hai dengar dengan jelas di dalam ruang. Meskipun dia tidak mengenal orang bernama Ouyang Yu ini, tapi melihat sikap Ouyang Yu dan Tie Zhan Tian, dia tahu keduanya sangat akrab. Dia pun menjadi sedikit penasaran.
Kemudian melihat penampilan Ouyang Yu, Zhao Hai semakin tertarik pada orang ini. Penampilan Ouyang Yu benar-benar mudah membuat orang bersimpati padanya, Zhao Hai pun tidak terkecuali.
Keduanya sudah selesai minum arak, tapi pembicaraan belum usai. Tie Zhan Tian menceritakan kejadian di Xiu Zhen Jie (Dunia Kultivasi), Ouyang Yu juga menceritakan kejadian di Zhen Ling Jie (Dunia Roh Sejati). Zhao Hai juga menyimak dengan saksama, lagipula Zhen Ling Jie (Dunia Roh Sejati) adalah tempat yang akan dia tuju kelak.
Tapi Ouyang Yu hanya menceritakan sedikit situasi di Zhen Ling Jie (Dunia Roh Sejati), tidak banyak membicarakan hal lain. Situasi di Zhen Ling Jie (Dunia Roh Sejati) berbeda dengan Xiu Zhen Jie (Dunia Kultivasi). Tekanan ruang di Zhen Ling Jie (Dunia Roh Sejati) besar, Qiangzhe (Kuat) periode Chang Sheng Qi (Periode Panjang Umur) biasa jika sampai di Zhen Ling Jie (Dunia Roh Sejati) sama sekali tidak bisa terbang. Selain itu, kecepatan waktu di sana sekitar sepuluh kali lipat Xiu Zhen Jie (Dunia Kultivasi). Tapi Ling Qi (Energi Spiritual) di sana sangat melimpah. Xiuzhe (Kultivator) juga bisa tidak makan, bisa juga makan. Dan makan lebih bermanfaat untuk kultivasi. Jadi di Zhen Ling Jie (Dunia Roh Sejati), para Xiuzhe (Kultivator) semuanya harus makan.
Ditambah lagi tekanan di Zhen Ling Jie (Dunia Roh Sejati) terlalu besar, banyak Xiuzhe (Kultivator) tidak bisa terbang. Jadi jika benar-benar harus bepergian, banyak Xiuzhe (Kultivator) yang memilih menggunakan Yao Shou (Binatang Iblis) sebagai kendaraan. Jadi kalau mau dikatakan, Zhen Ling Jie (Dunia Roh Sejati) terlihat mungkin lebih primitif daripada Xiu Zhen Jie (Dunia Kultivasi) di sini.
Tapi di sana, Xiuzhe (Kultivator) tingkat tinggi, usianya sangat panjang. Di Xiu Zhen Jie (Dunia Kultivasi) sini, usia seorang Xiuzhe (Kultivator) paling lama sepuluh yuan (satu yuan sekitar 12.960 tahun?). Bahkan untuk ras yang sangat berumur panjang, usia mereka tidak akan melebihi lima belas yuan. Tapi di Zhen Ling Jie (Dunia Roh Sejati) sana, seorang Xiuzhe (Kultivator) tingkat tinggi, usianya bisa mencapai dua puluh yuan. Beberapa ras berumur panjang, usia mereka bahkan bisa mencapai dua puluh lima atau bahkan tiga puluh yuan. Inilah yang paling menarik bagi para Xiuzhe (Kultivator).
Kultivasi Xiuzhe (Kultivator) pada dasarnya adalah melawan langit, tujuannya agar bisa hidup lebih lama. Jadi tidak ada Xiuzhe (Kultivator) yang bisa menahan godaan bisa hidup ribuan atau bahkan puluhan ribu tahun lebih lama. Inilah juga alasan mengapa orang-orang dari berbagai permukaan tingkat rendah, mati-matian ingin pergi ke permukaan tingkat yang lebih tinggi.
Tentu saja ini hanya situasi paling dasar. Sementara situasi yang lebih penting, Ouyang Yu tidak menceritakannya. Tie Zhan Tian juga tidak bertanya. Melihat situasi ini, Zhao Hai pun mengerti. Apa yang Ouyang Yu ceritakan kepada Tie Zhan Tian, semuanya adalah hal yang bisa dia katakan. Ada beberapa hal yang tidak bisa dia katakan, dia tidak ceritakan kepada Tie Zhan Tian. Dan Tie Zhan Tian rupanya juga tahu hal ini, jadi dia juga tidak bertanya apa-apa.
Melihat di layar dua orang mulai mengenang masa lalu, Zhao Hai tahu dia tidak akan mendengar hal penting lagi. Jadi dia meninggalkan vila, bersiap untuk berkultivasi dalam pengasingan (Bi Guan).
Kali ini Zhao Hai berkultivasi dalam pengasingan (Bi Guan) adalah untuk membuat Yi Shu (Ilmu) miliknya lebih sistematis, menggabungkannya secara sempurna dengan apa yang telah dipelajarinya, guna meningkatkan kemampuan tempurnya.
Mengenai Yi Shu (Ilmu) ini, Zhao Hai menguasai terlalu banyak jenis. Sebelumnya dia hampir tidak pernah terlalu sistematis memperhatikan hal-hal ini. Hanya Jin Shu Yi Shu (Ilmu Logam), Huo Xi Yi Shu (Ilmu Api), Feng Shu Yi Shu (Ilmu Angin), Tu Xi Yi Shu (Ilmu Tanah), beberapa Yi Shu (Ilmu) ini yang sesekali dia gunakan. Yi Shu (Ilmu) lainnya, hampir tidak pernah dia gunakan. Sekarang dia sendiri tidak tahu berapa banyak Yi Shu (Ilmu) yang dia kuasai.
Kali ini berkultivasi dalam pengasingan (Bi Guan), dia tidak bisa asal mencari tempat lalu berlatih begitu saja. Apalagi di awal, dia tidak mungkin mencari tempat sendiri untuk berlatih. Karena dia sendiri tidak tahu berapa banyak Yi Shu (Ilmu) yang dia kuasai, bagaimana bisa menggabungkan Yi Shu (Ilmu) ini secara sempurna dengan apa yang telah dipelajarinya?
Jadi kali ini Zhao Hai berkultivasi dalam pengasingan (Bi Guan), lebih tepat disebut pelatihan. Menggunakan berbagai macam cara untuk berlatih. Bersamaan dengan itu, menyuruh komputer ruang, mendaftar semua Yi Shu (Ilmu) yang dia kuasai. Lalu menggunakan komputer untuk menggabungkan Yi Shu (Ilmu) ini dengan ilmu bela diri yang dia kuasai, menghitung cara bertempur yang paling cocok untuknya.
Kelihatannya mungkin sangat misterius, tapi saat benar-benar dilakukan malah lebih rumit. Untungnya Cai Er di sana memiliki daftar semua Yi Shu (Ilmu) yang dia kuasai, dia bisa tahu dengan jelas Yi Shu (Ilmu) apa saja yang dia miliki.
Bisa dibilang Yi Shu (Ilmu) yang Zhao Hai kuasai benar-benar sangat banyak, bahkan banyak Yi Shu (Ilmu) yang saling tumpang tindih. Jika bukan Cai Er yang membantunya mengingat, dia mungkin tidak akan pernah tahu berapa banyak Yi Shu (Ilmu) yang dia kuasai.
Yang harus Zhao Hai lakukan sekarang adalah, pertama-tama membiasakan diri dengan Yi Shu (Ilmu) yang dia kuasai. Beberapa Yi Shu (Ilmu) ini dia tidak perlu terlalu familiar. Seperti Jing Shen Yi Shu (Ilmu Spiritual), Jin Shu Yi Shu (Ilmu Logam), Huo Xi Yi Shu (Ilmu Api), Tu Xi Yi Shu (Ilmu Tanah), Shui Xi Yi Shu (Ilmu Air) dan Mu Xi Yi Shu (Ilmu Kayu). Yi Shu (Ilmu) ini pada dasarnya Zhao Hai tidak perlu terlalu familiar, bisa langsung digunakan.
Tapi beberapa Yi Shu (Ilmu) yang relatif jarang, Zhao Hai jarang menggunakannya. Misalnya satu Yi Shu (Ilmu) bisa membuat tubuh seseorang tiba-tiba memancarkan cahaya kuat. Yi Shu (Ilmu) ini hampir tidak pernah Zhao Hai gunakan. Karena Zhao Hai bisa Guang Xi Mo Fa (Sihir Elemen Cahaya). Saat dia menggunakan Guang Xi Mo Fa (Sihir Elemen Cahaya), hampir tidak memerlukan Ling Qi (Energi Spiritual). Jadi biasanya dia menggunakan Mo Fa (Sihir) elemen cahaya, tentu tidak akan menggunakan Yi Shu (Ilmu) ini.
Tapi Yi Shu (Ilmu) ini jika digunakan dengan baik, bisa memainkan peran penting. Hanya saja sebelumnya kekuatan Zhao Hai selalu kuat, ditambah Yi Shu (Ilmu) ini terlalu beragam, jadi dia sama sekali tidak pernah menggunakannya.
Zhao Hai pertama-tama, di bawah arahan Cai Er, menggunakan berbagai macam Yi Shu (Ilmu). Tentu saja, saat menggunakan Yi Shu (Ilmu), dia tidak mungkin menggunakannya di vilanya sendiri. Kalau begitu, vila itu akan rusak. Jadi mereka mencari tempat tak berpenghuni untuk melakukan percobaan.
Tidak dicoba tidak tahu, setelah dicoba Zhao Hai baru sadar, Yi Shu (Ilmu) yang dia kuasai ternyata ada hampir seribu jenis. Yi Shu (Ilmu) ini semuanya diserap ruang dari orang lain, lalu ditempatkan ke tubuh Zhao Hai.
Ada beberapa Yi Shu (Ilmu) yang Zhao Hai sama sekali tidak tahu dia bisa. Saat menggunakannya, dia harus belajar dulu bagaimana mengeluarkan Yi Shu (Ilmu) itu, lalu mengendalikannya. Baru dengan begitu dia bisa menggunakan Yi Shu (Ilmu) itu dengan lebih baik.
Selama sebulan penuh, Zhao Hai terus-menerus membiasakan diri dengan berbagai macam Yi Shu (Ilmu) yang dia kuasai. Ada beberapa Yi Shu (Ilmu) pendukung, dia juga harus bisa menggunakannya bersamaan saat menggunakan Yi Shu (Ilmu) lain. Bisa dibilang dia menjalaninya dengan sangat keras.
Dan selama sebulan ini, Zhao Hai juga tidak lupa mengumpulkan informasi tentang Yue Long Jie (Dunia Naga Melompat). Lebih dari sebulan ini, Tie Zhan Tian dan yang lain mulai beraktivitas di berbagai tempat di Yue Long Jie (Dunia Naga Melompat). Yue Long Jie (Dunia Naga Melompat) ini ternyata juga sangat luas, sama sekali tidak kalah dengan Xiu Zhen Jie (Dunia Kultivasi). Sementara kamp Xiu Zhen Jie (Dunia Kultivasi) ini, berada di tempat yang sangat terpencil. Ling Qi (Energi Spiritual) di sana bisa dibilang paling rendah di seluruh Yue Long Jie (Dunia Naga Melompat). Di sekitarnya bahkan tidak ada barang bagus, tipikal daerah tandus tak berpenghuni.
Dari sini bisa terlihat, posisi Xiu Zhen Jie (Dunia Kultivasi) di Yue Long Jie (Dunia Naga Melompat) ini. Jelas sekali, orang Xiu Zhen Jie (Dunia Kultivasi) posisinya di Yue Long Jie (Dunia Naga Melompat) tidak begitu baik, setara dengan Zong Men (Sekte) kecil yang paling tidak beruntung di Xiu Zhen Jie (Dunia Kultivasi) sana.
Dan Tie Zhan Tian dan yang lain akhirnya mengerti bahayanya Yue Long Jie (Dunia Naga Melompat). Pertama kali mereka keluar dari kamp Xiu Zhen Jie (Dunia Kultivasi), mereka bertemu dengan beberapa Yao Shou (Binatang Iblis). Beberapa Yao Shou (Binatang Iblis) ini kelihatannya seperti kelinci. Saat itu kelinci-kelinci ini sedang makan rumput. Tie Zhan Tian dan yang lain sudah lama tidak makan, juga tidak punya kebiasaan berburu. Tentu saja tidak akan mengganggu kelinci-kelinci itu. Pada saat yang sama, mereka juga tidak menganggap kelinci-kelinci itu sebagai ancaman. Saat mereka terbang melintas di atas kelinci-kelinci itu, tiba-tiba kelinci-kelinci itu menyerang mereka dengan ganas, membuat mereka lengah.
Dan yang lebih membuat Tie Zhan Tian dan yang lain terkejut, kekuatan kelinci-kelinci itu ternyata sangat tangguh. Pada dasarnya semuanya mencapai kekuatan periode Du Jie Qi (Periode Menyeberangi Kesengsaraan).
Saat Tie Zhan Tian dan yang lain ingin membunuh semua kelinci itu, tiba-tiba dari sekeliling muncul kelinci-kelinci seperti itu dalam jumlah tak terhitung. Melihat jumlah kelinci itu, Tie Zhan Tian dan yang lain dengan tegas memilih melarikan diri. Mereka takut mati di tangan kelinci-kelinci itu. Jika ini tersiar, maka rasa malunya akan sangat besar.
Tapi kejadian ini juga memberi peringatan pada Tie Zhan Tian dan yang lain, memberi tahu mereka bahwa di Yue Long Jie (Dunia Naga Melompat) ini bahaya ada di mana-mana. Yao Shou (Binatang Iblis) yang bisa bertahan hidup di sini, setiap jenisnya tidak sederhana. Jika mereka sedikit lengah, mungkin akan tewas di sini. Ambil contoh kelinci-kelinci tadi, jika Tie Zhan Tian dan yang lain terlambat lari sedikit, mungkin sudah dikepung kelinci-kelinci itu. Satu ekor kelinci tidak menakutkan, yang menakutkan adalah puluhan ribu ekor kelinci. Bahkan para ahli periode Chang Sheng Qi (Periode Panjang Umur) seperti mereka, tidak mungkin bisa menahan serbuan kelinci-kelinci itu.
Ahli periode Chang Sheng Qi (Periode Panjang Umur), mati dikepung kelinci. Tie Zhan Tian dan yang lain merasa ini sangat menggelikan. Tapi situasi ini benar-benar ada. Ini membuat tindakan Tie Zhan Tian dan yang lain selanjutnya semakin hati-hati.
Tapi untungnya di sekitar kamp Xiu Zhen Jie (Dunia Kultivasi) ini juga tidak ada sumber daya. Tidak akan ada orang datang ke sini, bahkan Yao Shou (Binatang Iblis) pun tidak datang. Jadi mereka masih bisa menjaga kamp Xiu Zhen Jie (Dunia Kultivasi) ini.
Ouyang Yu juga sesekali datang ke sini melihat, memberi tahu mereka beberapa hal yang perlu diperhatikan di Yue Long Jie (Dunia Naga Melompat). Tempat Xiu Zhen Jie (Dunia Kultivasi) berada ini, adalah tempat yang sangat terpencil di Yue Long Jie (Dunia Naga Melompat). Jika mereka masih ingin berkembang, masih ingin masuk ke Zhen Ling Jie (Dunia Roh Sejati), maka mereka harus pergi ke dalam Yue Long Jie (Dunia Naga Melompat). Di sana ada beberapa kota besar yang dibangun oleh Xiuzhe (Kultivator) Zhen Ling Jie (Dunia Roh Sejati). Kamu hanya setelah sampai di sana, setelah membuat nama di sana, baru akan dilirik oleh beberapa Zong Men (Sekte) besar Zhen Ling Jie (Dunia Roh Sejati), dan bergabung ke dalam Zong Men (Sekte) Zhen Ling Jie (Dunia Roh Sejati).
Tentu saja di Zhen Ling Jie (Dunia Roh Sejati) juga ada berbagai macam Zong Men (Sekte). Seperti Yu Jian Zong (Sekte Pedang Giok) tempat Ouyang Yu berada, adalah sekte tingkat menengah di Zhen Ling Jie (Dunia Roh Sejati) sana. Sekte seperti Yu Jian Zong (Sekte Pedang Giok), di Yue Long Jie (Dunia Naga Melompat) sini tidak membangun kota. Mereka hanya di kota-kota yang dibangun Zong Men (Sekte) besar di sini, mendirikan cabang, menerima murid-murid yang tidak diambil Zong Men (Sekte) besar, untuk menambah anggota Zong Men (Sekte) mereka sendiri.
Di Yue Long Jie (Dunia Naga Melompat) sini, hanya Zong Men (Sekte) besar tertentu yang bisa membangun kota. Sementara kekuatan Zong Men (Sekte) besar itu sangat tangguh, setara dengan Sembilan Sekte Besar di Xiu Zhen Jie (Dunia Kultivasi) sana. Tapi di Zhen Ling Jie (Dunia Roh Sejati) sana, Zong Men (Sekte) besar seperti Sembilan Sekte Besar itu jumlahnya banyak. Hanya kota-kota besar di Yue Long Jie (Dunia Naga Melompat) sini saja ada delapan puluh satu. Kota berukuran sedang ada lebih dari empat ratus. Kota kecil juga ada lebih dari dua ribu. Sementara kota-kota kecil itu, umumnya dibangun oleh Zong Men (Sekte) menengah ke atas, atau didirikan bersama oleh beberapa Zong Men (Sekte) menengah.
Xiuzhe (Kultivator) di Yue Long Jie (Dunia Naga Melompat) sini sangat banyak. Tapi Yao Shou (Binatang Iblis) di sini lebih banyak. Sesekali akan ada kerusuhan Yao Shou (Binatang Iblis). Sementara tekanan ruang di Yue Long Jie (Dunia Naga Melompat) sini juga lebih besar daripada di Xiu Zhen Jie (Dunia Kultivasi) sana. Xiuzhe (Kultivator) di Yue Long Jie (Dunia Naga Melompat) sini pada dasarnya tidak bisa terbang tinggi. Seperti Tie Zhan Tian dan yang lain, paling tinggi bisa terbang sekitar seratus meter, bahkan kalah dari beberapa Yao Shou (Binatang Iblis). Jadi kota-kota besar yang dibangun di Yue Long Jie (Dunia Naga Melompat) sini, tidak hanya untuk pajangan. Tapi saat kerusuhan Yao Shou (Binatang Iblis) terjadi, kota-kota itu bisa membantu Xiuzhe (Kultivator) menahan serangan Yao Shou (Binatang Iblis).
==
Zhao Hai mendengar situasi ini, merasa agak tidak bisa berkata-kata. Dia benar-benar tidak menyangka, kenapa merasa dirinya seperti semakin mundur ke belakang saja. Keadaan Yue Long jie (Dunia Yue Long) ini, bahkan tidak sebanding dengan Xiu zhen jie (Dunia Kultivasi). Xiuzhe (Kultivator) di Yue Long jie (Dunia Yue Long) sini, ternyata menjadi kelompok yang lemah, sungguh sulit dibayangkan.
Namun Ouyang Yu meskipun di Yue Long jie (Dunia Yue Long) sini, tapi bantuannya untuk Tie Zhan Tian dan yang lainnya terbatas. Dia sekarang sudah bergabung dengan Yu Jian zong (Sekte Pedang Giok), harus tunduk pada batasan men gui (Aturan Sekte) Yu Jian zong (Sekte Pedang Giok). Sedangkan di Zhen Ling jie (Dunia Roh Sejati) sana, dalam men gui (Aturan Sekte) sekte mana pun, ada ketentuan tertulis yang jelas, melarang mereka yang sudah bergabung dengan sekte, untuk membantu orang-orang dari sekte xia jie (Dunia Bawah) yang masuk ke Yue Long jie (Dunia Yue Long).
Ini adalah aturan yang kaku. Jika Ouyang Yu benar-benar banyak membantu Tie Zhan Tian dan yang lainnya, bukan hanya dirinya sendiri yang akan dihukum, bahkan Tie Zhan Tian dan yang lainnya juga akan diusir dari Zhen Ling jie (Dunia Roh Sejati). Maka meskipun Ouyang Yu ingin membantu, dia tidak berani.
Tie Zhan Tian dan yang lainnya sekarang belum masuk ke daerah pusat Yue Long jie (Dunia Yue Long). Mereka terus meraba-raba menuju daerah pusat. Namun semakin mereka meraba, semakin mereka khawatir. Karena yao shou (Binatang Iblis) yang mereka temui sepanjang jalan ini, satu lebih kuat dari yang lain, membuat mereka merasa sangat ketakutan.
Zhao Hai di dalam kong jian (Ruang) melihat situasi ini, hanya bisa menggelengkan kepala tanpa daya. Dia sekarang mengerti, kenapa Yue Long jie (Dunia Yue Long) sana hanya menerima orang Chang sheng qi (Periode Keabadian) masuk. Karena jika kekuatan di bawah Chang sheng qi (Periode Keabadian), masuk Yue Long jie (Dunia Yue Long), sulit untuk melindungi diri sendiri. Kekuatan yao shou (Binatang Iblis) di sana terlalu kuat.
Namun ini juga semakin memperkuat niat Zhao Hai untuk masuk ke Yue Long jie (Dunia Yue Long). Di Xiu zhen jie (Dunia Kultivasi) sini, dia hampir menjadi eksistensi tak terkalahkan. Dia perlu memasuki wei mian (Dimensi) yang lebih tinggi.
Awal mula Zhao Hai fei sheng (Terbang ke Atas), hanya ingin melihat seperti apa wei mian (Dimensi) yang lebih tinggi. Tapi sekarang Zhao Hai tidak berpikir begitu lagi. Dia ingin pergi ke wei mian (Dimensi) yang lebih tinggi. Dia ingin melihat, seperti apa wei mian (Dimensi) dengan tingkat tertinggi. Setelah shang wei mian (Dimensi Atas) itu, apakah masih ada wei mian (Dimensi) dengan tingkat yang lebih tinggi. Inilah yang paling ingin diketahui Zhao Hai sekarang.
Seperti manusia di Di Qiu (Bumi), saat menatap langit berbintang, tidak bisa menahan diri untuk berpikir, sebenarnya seberapa besar alam semesta ini? Jika alam semesta ada ujungnya, lalu apa ujung alam semesta itu? Jika ujung alam semesta adalah sebuah pintu, lalu apa di balik pintu itu? Zhao Hai sekarang ingin tahu, di tempat aneh yang memungkinkan orang terus menerus fei sheng (Terbang ke Atas) ini, apa akhirnya?
Sekarang Zhao Hai terhadap semua yi shu (Seni Rahasia) miliknya sudah sangat mahir menggunakannya. Hanya saja sekarang dia belum bisa menggabungkan yi shu (Seni Rahasia) miliknya dengan gong fa (Metode Kultivasi) miliknya. Meskipun begitu, juga membuat kemampuan tempurnya sekali lagi naik satu tingkat.
Zhao Hai hari-hari ini terus-menerus membiasakan diri dengan apa yang bisa dia lakukan. Saat itu Wan Neng Ji (Mesin Serbaguna) juga tidak diam, menggabungkan situasi pertarungan Zhao Hai sebelumnya dengan Tu Qian, dikombinasikan dengan yi shu (Seni Rahasia) dan gong fa (Metode Kultivasi) yang Zhao Hai kuasai, sedang terus merencanakan cara bertarung yang cocok untuk Zhao Hai. Hal ini sangat penting.
Sedangkan selama Zhao Hai bi guan (Kultivasi Tertutup) lebih dari sebulan ini, Xiu zhen jie (Dunia Kultivasi) di sini malah sangat tenang. Jiu Da Zong Men (Sembilan Sekte Besar) benar-benar patuh, dan penyakit hati terbesar mereka juga hilang. Mereka sekarang sedang aktif mengorganisir qiangzhe (Pakar) Chang sheng qi (Periode Keabadian) untuk masuk ke Yue Long jie (Dunia Yue Long).
Meskipun sebagian besar qiangzhe (Pakar) Chang sheng qi (Periode Keabadian) di Jiu Da Zong Men (Sembilan Sekte Besar) sudah tidak memiliki kualifikasi untuk masuk Yue Long jie (Dunia Yue Long), tapi masih ada sebagian qiangzhe (Pakar) Chang sheng qi (Periode Keabadian) yang bisa masuk ke Yue Long jie (Dunia Yue Long).
Hanya saja sekarang jumlah qiangzhe (Pakar) Chang sheng qi (Periode Keabadian) dari Jiu Da Zong Men (Sembilan Sekte Besar) yang bisa masuk ke Yue Long jie (Dunia Yue Long) terlalu sedikit, ternyata kurang dari sepuluh orang. Jelas Jiu Da Zong Men (Sembilan Sekte Besar) lebih paham daripada Zi You Lian meng (Aliansi Bebas) tentang bahaya di Yue Long jie (Dunia Yue Long) sana. Maka mereka tidak terburu-buru menyuruh beberapa qiangzhe (Pakar) Chang sheng qi (Periode Keabadian) itu masuk ke Yue Long jie (Dunia Yue Long).
Namun Jiu Da Zong Men (Sembilan Sekte Besar) saat mengetahui Zi You Lian meng (Aliansi Bebas) sudah mengirim qiangzhe (Pakar) Chang sheng qi (Periode Keabadian) masuk Yue Long jie (Dunia Yue Long), juga tampak agak tergesa. Mereka juga ingin aktif mempersiapkan orang untuk masuk Yue Long jie (Dunia Yue Long).
Jelas tindakan Zi You Lian meng (Aliansi Bebas) di sana, agak memprovokasi Jiu Da Zong Men (Sembilan Sekte Besar). Namun dalam hal ini, mereka pasti akan merugi. Karena mereka sebelumnya terlalu serakah, sekarang merugi juga wajar.
Sedangkan Zi You Lian meng (Aliansi Bebas) di sini semuanya sangat normal. Tie Zhan Tian bisa melalui ling pai (Token) menghubungi Zhang Feng. Tentu ini hanya diketahui Hei Hu bang (Geng Macan Hitam) sendiri. Sedangkan xiuzhe (Kultivator) dari sekte lain, berkomunikasi melalui chuan xin yu jian (Pedang Giok Pengirim Pesan) atau yu jian (Lembaran Giok). Ini juga membuat orang di Xiu zhen jie (Dunia Kultivasi) sini lebih memahami situasi di Yue Long jie (Dunia Yue Long) sana.
Perkembangan Zi You Lian meng (Aliansi Bebas) di sini masih sangat baik. Namun kecepatan perkembangan sekte-sekte itu, tidak bisa menyaingi Hei Hu bang (Geng Macan Hitam). Hei Hu bang (Geng Macan Hitam) bagaimanapun sudah bersiap sebelum invasi Tian mo (Iblis). Sekarang akhirnya damai, dan Hei Hu bang (Geng Macan Hitam) juga mendapat banyak barang bagus. Ditambah dengan bergabungnya Bai Hua gu (Lembah Seratus Bunga), sekte yang awalnya tidak lemah, perkembangan seluruh Hei Hu bang (Geng Macan Hitam) bisa diibaratkan seribu li sehari. Banyak xiuzhe (Kultivator) yang kemajuan xiu wei (Tingkat Kultivasi)nya juga sangat cepat.
Ada wilayah, ada kekuatan, ada materi, ada orang, sekarang Hei Hu bang (Geng Macan Hitam) benar-benar tidak kekurangan apa pun. Satu-satunya yang kurang adalah sedikit waktu. Asalkan waktunya tiba, Hei Hu bang (Geng Macan Hitam) pasti bisa menjadi sekte nomor satu di Xiu zhen jie (Dunia Kultivasi).
Xiu zhen jie (Dunia Kultivasi) memasuki periode perkembangan besar. Sedangkan di Xiang Yin Shan (Gunung Gajah Minum) tepi Sungai Yu Dai sana, masih setiap tahun ada sepuluh ribu orang dari Di Yi Jun Tuan (Korps Pertama) yang berjaga di sana. Xiang huo (Dupa) di Zhan Jian Bei (Prasasti Pedang Perang) juga tidak pernah putus.
Waktu berlalu sedikit demi sedikit, satu tahun cepat berlalu. Selama setahun ini, Zhao Hai hampir tidak pernah keluar dari kong jian (Ruang). Dia terus berlatih di dalam kong jian (Ruang) cara bertarung menggabungkan yi shu (Seni Rahasia) dan gong fa (Metode Kultivasi) miliknya. Cara bertarung ini ingin dikuasai sepenuhnya, tidak semudah itu. Untungnya Zhao Hai ada Zhu Li sebagai teman latih, belajarnya masih cukup cepat. Tapi setelah setahun, Zhao Hai masih belum bisa sepenuhnya menguasai cara bertarung ini.
Dan selama setahun ini, Zhao Hai juga keluar kong jian (Ruang) beberapa kali. Tapi dia tidak berhubungan dengan orang Hei Hu bang (Geng Macan Hitam), juga tidak berhubungan dengan orang sekte lain. Hanya saja karena terlalu lama di kong jian (Ruang), dia merasa lelah, baru mengajak Lao La dan yang lainnya keluar untuk bersantai, pergi ke tempat-tempat di Xiu zhen jie (Dunia Kultivasi) sini yang jarang dikunjungi orang, tapi pemandangannya indah, untuk berlibur dengan baik.
Dan kali ini Zhao Hai sekali lagi keluar dari kong jian (Ruang). Tapi dia kali ini keluar dari kong jian (Ruang), bukan untuk bersenang-senang, melainkan karena waktu ji xun (Pelatihan Kolektif) Di Yi Jun Tuan (Korps Pertama) tiba. Ini adalah ji xun (Pelatihan Kolektif) pertama setelah Di Yi Jun Tuan (Korps Pertama) dibubarkan. Zhao Hai pasti harus ikut.
Saat Zhao Hai muncul di Xiang Yin Shan (Gunung Gajah Minum), di Xiang Yin Shan (Gunung Gajah Minum) sini sudah banyak orang datang. Orang-orang ini semuanya adalah personel Di Yi Jun Tuan (Korps Pertama). Mereka juga tahu sudah dekat waktu ji xun (Pelatihan Kolektif) Di Yi Jun Tuan (Korps Pertama). Yang tidak ada urusan datang lebih awal. Di antara orang-orang ini ada Li Kuangge.
Li Kuangge adalah orang nomor satu di antara he xin di zi (Murid Inti) Ju Fu bang (Geng Kapak Raksasa). Setelah invasi Tian mo (Iblis) dan pertempuran besar dengan Jiu Da Zong Men (Sembilan Sekte Besar), karakternya juga menjadi lebih stabil, orangnya juga matang. Sekarang kedudukannya di Ju Fu bang (Geng Kapak Raksasa) menjadi lebih tinggi, sudah perlahan-lahan menangani beberapa urusan Ju Fu bang (Geng Kapak Raksasa).
Meskipun dia sekarang sibuk, tapi dia tetap datang lebih awal ke Xiang Yin Shan (Gunung Gajah Minum) sini. Karena dia sangat paham, dia datang lebih awal sedikit, mungkin bisa lebih awal bertemu Zhao Hai. Benar saja tebakannya tepat, Zhao Hai juga datang lebih awal ke Xiang Yin Shan (Gunung Gajah Minum) sini.
Begitu Li Kuangge melihat Zhao Hai, buru-buru menyambut, dengan wajah penuh semangat berkata kepada Zhao Hai: “Hai Ge, aku sudah lebih dari setahun tidak bertemu kamu. Dengar kamu bi guan (Kultivasi Tertutup)? Aku kira kamu tidak akan datang di ji xun (Pelatihan Kolektif) kali ini.”
Zhao Hai terkekeh ringan: “Masa aku tidak bisa datang? Ini kan ji xun (Pelatihan Kolektif) pertama Di Yi Jun Tuan (Korps Pertama) kita, aku tidak bisa tidak datang. Sekarang sudah berapa banyak orang datang?” Zhao Hai melirik sekeliling, menemukan orang yang datang sudah tidak sedikit, kira-kira setengahnya.
Li Kuangge berkata: “Sudah datang tiga juta lebih orang. Semua orang sangat senang, dan sudah ada beberapa orang yang mulai bertukar pengalaman kultivasi. Meskipun ji xun (Pelatihan Kolektif) belum dimulai, tapi menurutku semangat semua orang tampaknya tinggi.”
Zhao Hai mengangguk: “Bagus, ini bagus. Ji xun (Pelatihan Kolektif) kita ini, tidak hanya untuk mengumpulkan semua orang melakukan pelatihan. Yang paling utama adalah, kita ingin semua orang melakukan komunikasi, bertukar pengalaman dan pemahaman dalam kultivasi, membuat semua orang maju bersama. Inilah tujuan utama ji xun (Pelatihan Kolektif) kali ini.”
Li Kuangge mengangguk: “Ya, semua orang juga mengerti hal ini, maka mereka secara spontan melakukan komunikasi. Dan selama setahun ini, semua orang mengalami kemajuan yang tidak kecil. Beberapa dari mereka saat keluar melakukan uji coba, saling membantu, tidak melupakan pesananmu.”
Zhao Hai dengan senang mengangguk. Tapi di hatinya merasa agak tidak enak. Dia tidak bilang ke Li Kuangge, dia menemukan setelah mempelajari yi shu (Seni Rahasia), kecepatan kultivasinya sendiri sepertinya juga menjadi lebih cepat. Dia yakin tidak butuh waktu lama, dirinya hampir bisa mencapai level Chang sheng qi (Periode Keabadian). Saat itu, dia mungkin harus meninggalkan Di Yi Jun Tuan (Korps Pertama), meninggalkan Xiu zhen jie (Dunia Kultivasi). Sejujurnya, dia benar-benar agak berat hati.
Tapi ini adalah takdir xiuzhe (Kultivator). Dia masih tergolong beruntung. Seperti beberapa san xiu (Kultivator Liar), jika mereka masuk ke sekte besar, dan bakatnya bagus, maka akan terus maju. Sampai saat itu, dia tidak bisa tidak menghadapi situasi, yaitu kerabatnya akan mati satu per satu di depannya. Perasaan itu pasti tidak enak.
Jika Zhao Hai tidak memiliki kong jian (Ruang), adegan perpisahan hidup dan mati ini, dia tidak tahu harus mengalami berapa kali. Bahkan dengan adanya kong jian (Ruang), dia juga tidak bisa tidak berulang kali menghadapi ketidakberdayaan berpisah dengan teman.
Namun emosi ini segera lenyap di hati Zhao Hai, menjadi nutrisi bagi gong fa (Metode Kultivasi) Tian mo jie (Dunia Iblis) miliknya. Faktanya, emosi ini juga merupakan salah satu jenis xin mo (Iblis Hati). Jika Zhao Hai tidak mempelajari gong fa (Metode Kultivasi) Tian mo jie (Dunia Iblis), maka emosi ini akan secara otomatis berubah menjadi xin mo (Iblis Hati). Meskipun tidak akan terlalu kuat, tapi jika terakumulasi terlalu banyak, bagi Zhao Hai juga bukan hal yang baik.
Untungnya Zhao Hai mempelajari gong fa (Metode Kultivasi) Tian mo (Iblis), maka emosi ini secara otomatis menjadi nutrisi baginya, membuat hati dan pikirannya lebih jernih.
Setelah itu Zhao Hai menanyakan situasi kultivasi Li Kuangge setahun ini. Situasi kultivasi Li Kuangge masih sangat baik. Ju Fu bang (Geng Kapak Raksasa) meskipun memandang penting Li Kuangge, menyuruh Li Kuangge menangani beberapa urusan bang (Geng), tapi tidak berpikir untuk menyerahkan Ju Fu bang (Geng Kapak Raksasa) kepada Li Kuangge. Bagaimanapun, bangzhu (Kepala Geng) Ju Fu bang (Geng Kapak Raksasa) sekarang masih dalam masa jaya, hidup beberapa ribu tahun mungkin tidak masalah. Saat ini menyerahkan Ju Fu bang (Geng Kapak Raksasa) kepada Li Kuangge, terlalu cepat.
Dan karena Li Kuangge dekat dengan Zhao Hai, kekuatannya maju pesat, ada kemungkinan mencapai Chang sheng qi (Periode Keabadian). Maka Ju Fu bang (Geng Kapak Raksasa) terlebih tidak akan menyita energi Li Kuangge untuk menangani urusan bang (Geng). Jadi waktu kultivasinya sekarang masih banyak, kemajuannya juga sangat cepat.
Tiga hari kemudian, semua xiuzhe (Kultivator) Di Yi Jun Tuan (Korps Pertama) sudah tiba di Xiang Yin Shan (Gunung Gajah Minum) sini. Ji xun (Pelatihan Kolektif) pertama Di Yi Jun Tuan (Korps Pertama) resmi dimulai.
==
Dalam pelatihan intensif (jixun) kali ini, Zhao Hai mengira akan ada beberapa orang yang tidak bisa ikut, tetapi di luar dugaannya, ternyata semua orang datang. Hal ini membuat Zhao Hai sangat senang.
Durasi pelatihan intensif (jixun) kali ini juga tidak panjang. Zhao Hai awalnya ingin mengadakan pelatihan intensif (jixun) pertama selama dua bulan, tetapi kemudian mendapati itu tidak bisa, karena jika waktu pelatihan terlalu lama, tidak akan berguna bagi Pasukan Pertama, malah akan mengganggu waktu kultivasi (xiulian) mereka. Jadi Zhao Hai terpaksa mengubah durasi pelatihan intensif (jixun) kali ini menjadi satu bulan. Satu bulan bagi seorang Xiuzhe (Kultivator) tidaklah lama, bisa bertukar pikiran tentang pengalaman kultivasi (xiulian) dengan banyak orang, mereka merasa tidak sia-sia datang.
Zhao Hai tentu saja tidak hanya membuat mereka berlatih, dia juga berkomunikasi dengan mereka, membagikan beberapa pengalaman kultivasi (xiulian)-nya. Hal ini membuat para Xiuzhe (Kultivator) Pasukan Pertama merasakan manfaat yang besar.
Pelatihan intensif (jixun) sebulan pun berlalu dengan cepat. Anggota Pasukan Pertama kembali membubarkan diri, Zhao Hai juga kembali ke Geng Harimau Hitam (Hei Hu Bang) dan memulai kultivasi (xiulian)-nya sendiri.
Menggunakan waktu enam bulan lagi, Zhao Hai akhirnya berhasil menggabungkan yishu (Seni Lain/Ia) dengan gongfa (Teknik Kultivasi) secara sempurna, menciptakan metode bertarungnya sendiri yang unik. Zhao Hai menemukan, yishu (Seni Lain/Ia) berbeda dengan gongfa (Teknik Kultivasi). Ada beberapa gongfa (Teknik Kultivasi), saat levelmu tinggi, tidak lagi cocok digunakan, seperti sihir (mo fa) yang dulu dia pelajari. Saat level rendah, sihir (mo fa) sangat berguna, tapi saat level tinggi, sihir (mo fa) hampir tidak berguna.
Namun yishu (Seni Lain/Ia) berbeda. Yishu (Seni Lain/Ia) seperti naluri bawaan manusia. Jika kekuatanmu kuat, yishu (Seni Lain/Ia) juga akan meningkat. Artinya, dalam situasi apa pun, yishu (Seni Lain/Ia) tidak akan ketinggalan zaman, selalu bisa digunakan. Ini sangat krusial bagi Zhao Hai, karena meskipun nanti dia mempelajari gongfa (Teknik Kultivasi) yang lebih kuat, dia akan memiliki lebih banyak cara menyerang daripada orang lain, dan kemampuan bertarungnya juga akan jauh lebih kuat.
Satu setengah tahun, Zhao Hai menggunakan waktu satu setengah tahun penuh, baru belajar bagaimana bertarung dengan yishu (Seni Lain/Ia)-nya, membuat kekuatannya dapat dikeluarkan sepenuhnya. Ini di luar dugaannya.
Selanjutnya Zhao Hai harus melakukan kultivasi (xiulian) yang lebih penting, yaitu menggunakan yishu (Seni Lain/Ia)-nya untuk merasakan segala sesuatu di dunia ini, merasakan keberadaan Shi (Kekuatan/Gaya). Ini sangat penting.
Hal ini bukan perkara mudah bagi Zhao Hai. Ambil contoh menggunakan yishu (Seni Lain/Ia) kayu untuk berkomunikasi dengan pepohonan, itu akan membuat pola pikir Zhao Hai menjadi sangat lambat. Mungkin dia hanya merasa baru beberapa jam berpikir dengan pola pikir pohon, tapi di luar sudah beberapa hari berlalu.
Dan selain berkomunikasi dengan pohon, Zhao Hai sekarang belum pernah menggunakan yishu (Seni Lain/Ia)-nya untuk berkomunikasi dengan benda lain. Dia juga tidak tahu apakah bisa berhasil, tapi apapun hasilnya, dia harus mencobanya.
Kali ini Cai Er dan yang lainnya tidak bisa membantu Zhao Hai. Zhao Hai hanya bisa mengandalkan dirinya sendiri. Namun, sebelum menggunakan yishu (Seni Lain/Ia) untuk berkomunikasi dengan berbagai benda, Zhao Hai ingin beristirahat sejenak. Selama ini dia hanya fokus pada kultivasi (xiulian), kekuatan jiwanya terasa agak lelah, jadi dia ingin beristirahat dengan baik.
Pertama-tama berendam di pemandian air panas, setelah itu Zhao Hai mengenakan jubah tidur longgar dan datang ke vila. Lao La (Laura) dan yang lainnya sedang menonton layar yang menampilkan situasi di Yue Long Jie (Alam Yue Long).
Sudah lebih dari satu tahun, Aliansi Merdeka (Ziyou Lianmeng) telah mengirim lagi lima puluh Changsheng qiangzhe (Kultivator Kuat Abadi) masuk ke Yue Long Jie (Alam Yue Long), sementara Sembilan Sekte Besar (Jiu Da Zongmen) juga mengumpulkan dua puluh Changsheng qiangzhe (Kultivator Kuat Abadi) untuk masuk ke Yue Long Jie (Alam Yue Long).
Aliansi Merdeka (Ziyou Lianmeng) di sini karena ada Tie Zhan Tian dan yang lainnya sebagai perintis, setelah masuk ke Yue Long Jie (Alam Yue Long) tidak terlalu banyak ketidaknyamanan. Sedangkan Changsheng qiangzhe (Kultivator Kuat Abadi) dari Sembilan Sekte Besar (Jiu Da Zongmen) setelah masuk ke Yue Long Jie (Alam Yue Long), juga tidak berselisih dengan Tie Zhan Tian dan lainnya, malah rukun. Karena orang-orang ini sangat sadar, di Yue Long Jie (Alam Yue Long) ini, tidak ada yang peduli kau orang Sembilan Sekte Besar (Jiu Da Zongmen) atau orang Aliansi Merdeka (Ziyou Lianmeng). Di sini identitas mereka hanya satu, yaitu orang dari Xiuzhen jie (Dunia Kultivasi). Mereka semua adalah orang Xiuzhen jie (Dunia Kultivasi), orang lain juga akan menganggap mereka semua sebagai orang Xiuzhen jie (Dunia Kultivasi), tidak peduli kau Sembilan Sekte Besar (Jiu Da Zongmen) atau Aliansi Merdeka (Ziyou Lianmeng).
Yang bisa mencapai Changsheng (Abadi), tidak ada yang bodoh. Meskipun mereka punya dendam di Xiuzhen jie (Dunia Kultivasi), setelah sampai di Yue Long Jie (Alam Yue Long) ini, dendam itu harus dilepaskan.
Karena kerja sama erat kedua kelompok, meskipun mereka hanya delapan puluh orang, mereka sudah berhasil menemukan sebuah kota kecil terdekat dari perkemahan mereka, dan mulai beraktivitas di sana.
Zhao Hai sekarang mengerti mengapa Xiuzhen jie (Dunia Kultivasi) dulu tidak membangun perkemahan mereka di kota kecil itu. Karena tinggal di kota kecil perlu membayar, dan yang mereka terima ternyata semuanya adalah shangdeng jingshi (Batu Kristal Kelas Atas). Tinggal satu hari di kota kecil itu, perlu seratus shangdeng jingshi (Batu Kristal Kelas Atas), itu pun harga per orang.
Meskipun Xiuzhe (Kultivator) yang bisa pergi ke Yue Long Jie (Alam Yue Long) adalah orang-orang terpandang, harta kekayaan mereka juga tidak sedikit, tapi biaya seperti ini tetap tidak bisa mereka tanggung. Jadi orang Xiuzhen jie (Dunia Kultivasi) hanya bisa membangun perkemahan sendiri di luar. Faktanya, sebagian besar orang dari xiajie (Alam Bawah) setelah sampai di Yue Long Jie (Alam Yue Long) mengalami situasi seperti ini. Orang Zhen Ling Jie (Alam Sejati) juga tidak benar-benar mengandalkan uang sewa untuk mencari keuntungan. Mereka ingin menetapkan sebuah ambang batas, agar Xiuzhe (Kultivator) yang sampai di Yue Long Jie (Alam Yue Long) ini selalu berada dalam kondisi kompetitif, memicu potensi mereka yang lebih besar.
Hanya saja Zhao Hai sekarang tidak tahu ini. Tie Zhan Tian dan lainnya meskipun tahu, juga tidak punya cara, hanya bisa beristirahat di perkemahan Xiuzhen jie (Dunia Kultivasi), tidak bisa lama-lama di kota.
Yang tinggal di kota-kota kecil itu kebanyakan adalah orang-orang dari beberapa sekte di Zhen Ling Jie (Alam Sejati). Mereka akan mengeluarkan misi di kota. Tie Zhan Tian dan lainnya bisa menerima misi ini. Setelah menyelesaikan misi, mereka akan mendapat hadiah misi. Dan hadiah misi itu sangat luar biasa, setidaknya di mata Tie Zhan Tian dan lainnya, hadiah misi itu adalah barang bagus.
Selain bisa mendapatkan barang-barang ini, mereka juga bisa mendapatkan sedikit yinxiang fen (Poin Kesan). Poin ini diberikan berdasarkan apakah mereka menyelesaikan misi, kualitas penyelesaian misi, waktu penyelesaian misi. Yang yinxiang fen (Poin Kesan)-nya tinggi, tentu akan ada sekte yang mendekati mereka, menerima mereka masuk ke dalam sekte.
Tapi misi ini tidak mudah diselesaikan. Belum lagi betapa hebatnya yao shou (Binatang Ajaib) di Yue Long Jie (Alam Yue Long), misi yang dikeluarkan sekte-sekte itu pun tidak mudah. Kadang mereka membutuhkan bijih (kuangshi) tertentu, kadang membutuhkan tanaman obat (yaocao) tertentu. Dan mereka tidak akan memberitahumu di mana barang itu dihasilkan, hanya akan memberimu perkiraan lokasi, lalu menyuruhmu menyelesaikan misi sendiri. Bagi Tie Zhan Tian dan lainnya yang tidak familiar dengan Yue Long Jie (Alam Yue Long), tingkat kesulitan menyelesaikan misi semakin meningkat drastis.
Dan ada satu hal lagi yang membuat tingkat kesulitan menyelesaikan misi semakin bertambah. Yaitu misi ini bukan hanya bisa diambil oleh satu orang. Bukan misi pilihan tunggal, tapi misi pilihan ganda. Kamu ambil, orang lain juga bisa ambil. Jika orang lain menyelesaikan misi sebelummu, dia bisa mendapatkan lebih banyak yinxiang fen (Poin Kesan), sementara kamu mungkin tidak mendapat poin sama sekali. Inilah rintangan terberat bagi Tie Zhan Tian dan lainnya untuk mendapatkan yinxiang fen (Poin Kesan).
Karena itulah, selama lebih dari setahun ini, Tie Zhan Tian dan lainnya hanya menyelesaikan beberapa misi. Meskipun mendapat beberapa hadiah, tapi yinxiang fen (Poin Kesan) mereka tidak dapat banyak. Karena misi yang mereka selesaikan, selalu lebih lambat dari orang lain. Hanya saja ada beberapa misi yang butuh barang, bukan hanya satu bagian, tapi sebanyak-banyaknya. Karena itulah Tie Zhan Tian dan lainnya bisa menyelesaikan beberapa misi. Tapi karena selesai lebih lambat dari orang lain, tentu saja tidak bisa mendapat banyak yinxiang fen (Poin Kesan).
Jika harus menggunakan satu kata untuk menggambarkan lingkungan hidup di Yue Long Jie (Alam Yue Long) ini, hanya satu kata yang paling tepat, yaitu kejam (canku). Jika harus menggunakan satu kata untuk menggambarkan perasaan Tie Zhan Tian dan lainnya terhadap Yue Long Jie (Alam Yue Long), juga hanya satu kata yang paling tepat, yaitu sengsara (shuishen huore).
Lingkungan hidup yang kejam, persaingan yang luar biasa ketat, membuat Tie Zhan Tian dan lainnya merasakan hari-hari terasa seperti setahun. Sekarang mereka mengerti, mengapa Xiuzhe (Kultivator) yang masuk ke Yue Long Jie (Alam Yue Long) ini, setelah keluar menjadi lebih kuat. Hidup dalam lingkungan seperti ini, setiap saat berada dalam persaingan ketat, mereka sulit untuk tidak menjadi lebih kuat.
Lebih dari setahun, kekuatan Tie Zhan Tian dan lainnya menjadi semakin kuat. Tapi setiap kali mereka keluar pertama kali, mereka tetap sangat berhati-hati, karena yao shou (Binatang Ajaib) di Yue Long Jie (Alam Yue Long) lebih ganas.
Tie Zhan Tian dan lainnya mendengar, dulu ada sebuah tim kecil sekitar seratus orang, saat mengerjakan misi, tanpa sengaja memasuki wilayah kekuasaan seekor yao shou (Binatang Ajaib) yang kuat. Tim seratus orang itu, yang akhirnya hidup kembali kurang dari sepuluh orang. Dan yang hidup kembali itu, hampir gila, segera meninggalkan Yue Long Jie (Alam Yue Long). Ini adalah kejadian nyata. Justru karena kejadian inilah, Tie Zhan Tian dan lainnya harus berhati-hati.
Yang bisa datang ke Yue Long Jie (Alam Yue Long) ini, semuanya berkekuatan Changsheng (Abadi). Sebuah tim kecil yang terdiri dari sekitar seratus orang Changsheng qiangzhe (Kultivator Kuat Abadi), ternyata hampir dimusnahkan total oleh yao shou (Binatang Ajaib). Terlihat betapa kuatnya yao shou (Binatang Ajaib) di Yue Long Jie (Alam Yue Long). Jika Tie Zhan Tian dan lainnya masih tidak tahu berhati-hati, itu berarti mereka sia-sia hidup.
Zhao Hai melirik situasi di Yue Long Jie (Alam Yue Long). Tie Zhan Tian dan lainnya sekarang sedang beristirahat di kota kecil bernama Kota Ba Lin (Ba Lin Cheng) yang mereka kenal. Meskipun mereka tidak bisa tinggal lama di sana, tapi beristirahat di siang hari masih bisa. Namun menjelang malam, Kota Ba Lin (Ba Lin Cheng) akan melakukan pembersihan, semua yang tidak memiliki tanda penginapan Kota Ba Lin (Ba Lin Cheng) akan diusir. Karena itulah, jarang ada Xiuzhe (Kultivator) yang beristirahat terlalu lama di Kota Ba Lin (Ba Lin Cheng). Karena malam adalah saat yao shou (Binatang Ajaib) paling aktif. Jika mereka harus menunggu sampai malam baru diusir, mereka akan semakin berbahaya.
Zhao Hai juga memperhatikan situasi Tie Zhan Tian dan lainnya. Tie Zhan Tian dan lainnya awalnya berdelapan puluh orang, tapi setelah lebih dari setahun bertempur, sekarang hanya tersisa tujuh puluh tiga orang. Tujuh orang Changsheng qiangzhe (Kultivator Kuat Abadi) gugur di Yue Long Jie (Alam Yue Long) sana. Bahkan Tie Zhan Tian sendiri, beberapa kali terluka. Untung dia bisa langsung berkomunikasi dengan Xiuzhen jie (Dunia Kultivasi), Aliansi Merdeka (Ziyou Lianmeng) mengirimkan banyak obat luka, dia baru bisa bertahan.
Zhao Hai menoleh ke Lao La (Laura) dan yang lainnya, bertanya, “Kenapa? Masih memikirkan urusan Yue Long Jie (Alam Yue Long)? Tenang, kurasa nanti setelah aku mencapai Changsheng (Abadi), meskipun tidak masuk Yue Long Jie (Alam Yue Long), aku tetap bisa mendapatkan barang-barang di dalamnya.”
Zhao Hai berkata begitu karena satu hal yang menjengkelkan. Meskipun Tie Zhan Tian telah membawa token pemanggil (zhaohuan lingpai) ke Yue Long Jie (Alam Yue Long), tapi Zhao Hai tidak bisa menggunakan jarum perak cair (liuyin zhen) dan debu perak cair (liuyin chen) di Yue Long Jie (Alam Yue Long). Artinya, konten Yue Long Jie (Alam Yue Long) yang bisa dilihat Zhao Hai, hanya tempat-tempat yang pernah dikunjungi Tie Zhan Tian. Tempat yang belum pernah dikunjungi Tie Zhan Tian, dia sama sekali tidak bisa melihat.
Ada satu hal lagi yang membuat Zhao Hai sangat kesal, yaitu dia tidak bisa mengambil tanaman (zhiwu) dan bijih (kuangshi) di Yue Long Jie (Alam Yue Long) melalui token pemanggil (zhaohuan lingpai). Hukum ruang (kongjian faze) di Yue Long Jie (Alam Yue Long) sepertinya secara alami menolak kekuatan jiwanya.
Zhao Hai sekarang mengerti, mengapa Hu Dingshan dan yang lainnya berkata, jika belum mencapai Changsheng (Abadi), bahkan tidak bisa masuk Yue Long Jie (Alam Yue Long). Meskipun Zhao Hai menggunakan cara curang ini untuk memahami situasi di Yue Long Jie (Alam Yue Long), tapi hukum alam (tiandi faze) di Yue Long Jie (Alam Yue Long) tetap memiliki penolakan alami terhadap kekuatan jiwanya. Jadi sekarang Zhao Hai hanya bisa memahami sebagian kecil dari Yue Long Jie (Alam Yue Long), dan banyak gongfa (Teknik Kultivasi) di Kongjian (Ruang) hampir tidak bisa digunakan di Yue Long Jie (Alam Yue Long).
Namun ada satu hal yang masih cukup memuaskan Zhao Hai, yaitu dia bisa mengirim busi shengwu (Makhluk Abadi) ke Yue Long Jie (Alam Yue Long) melalui token pemanggil (zhaohuan lingpai). Dengan begitu, setidaknya keamanan Tie Zhan Tian lebih terjamin.
Tie Zhan Tian memang sudah menggunakan token pemanggil (zhaohuan lingpai). Jika bukan karena busi shengwu (Makhluk Abadi) di dalam token pemanggil (zhaohuan lingpai), Tie Zhan Tian mungkin sudah mati sekarang. Tapi Zhao Hai juga sudah mencoba, dia hanya bisa mengirim busi shengwu (Makhluk Abadi) tingkat Changsheng (Abadi) ke Yue Long Jie (Alam Yue Long). Busi shengwu (Makhluk Abadi) di bawah Changsheng (Abadi), sama sekali tidak bisa dikirim. Ini juga membuat Zhao Hai tahu betapa hebatnya hukum alam (tiandi faze) di Yue Long Jie (Alam Yue Long) sana.
Karena itulah, Zhao Hai berkata, asalkan dia mencapai Changsheng (Abadi), meskipun tidak masuk Yue Long Jie (Alam Yue Long), dia tetap bisa mendapatkan barang-barang Yue Long Jie (Alam Yue Long). Dia memang agak tidak terima.
Lao La (Laura) tersenyum dan berkata, “Tidak apa-apa, kami hanya ingin melihat apa yang terjadi di Yue Long Jie (Alam Yue Long). Kurasa Shishu (Paman Guru) Tie dan yang lainnya sebentar lagi akan meninggalkan Kota Ba Lin (Ba Lin Cheng). Kota Ba Lin (Ba Lin Cheng) terlalu kecil, meskipun ada sekte yang menerima mereka bergabung, paling banter hanya sekte kecil, bergabung juga tidak ada artinya.”
Zhao Hai mengangguk, berkata dengan suara berat, “Memang harus segera tinggalkan Kota Ba Lin (Ba Lin Cheng). Tapi Yue Long Jie (Alam Yue Long) ini juga kejam sekali, menggunakan array teleportasi (chuansong zhen) kota mereka untuk kembali ke perkemahan, sekali jalan dipungut biaya satu kuaí shangdeng jingshi (Batu Kristal Kelas Atas). Kejam sekali.”
Lao La (Laura) dan yang lainnya tertawa. Biaya ini bagi orang lain mungkin masalah, tapi bagi Zhao Hai sama sekali bukan masalah. Di Kongjian (Ruang) ada begitu banyak urat bijih jingshi (Batu Kristal). Sekarang jingshi (Batu Kristal) yang dihasilkan urat bijih, yang paling jelek pun kelas atas. Jika Zhao Hai masuk Yue Long Jie (Alam Yue Long), meskipun tidak melakukan apa-apa, tinggal di kota-kota itu setiap hari, jingshi (Batu Kristal)-nya tetap tidak akan habis terpakai.
Zhao Hai melirik layar lagi, tidak ada yang istimewa. Dia baru menoleh ke Lao La (Laura) dan yang lainnya, berkata, “Baru selesai kultivasi (xiulian), aku agak lelah, ingin istirahat sebentar. Bagaimana, ada tempat yang ingin kalian kunjungi? Kita pergi bersenang-senang beberapa hari.”
Mendengar Zhao Hai berkata begitu, mata Lao La (Laura) berbinar, lalu menatap Zhao Hai dan berkata, “Hai Ge, kamu bilang begitu, aku jadi teringat satu hal. Hal ini bagi kami cukup penting, kami ingin memanfaatkan kesempatan ini untuk melakukannya.”
Zhao Hai heran menatap Lao La (Laura), “Hal apa? Dibicarakan seserius ini?”
Lao La (Laura) tersenyum pada Zhao Hai, matanya bersinar nakal, lalu berkata, “Berbisnis, kami ingin berbisnis!”
==
Zhao Hai begitu mendengar La La berkata demikian tidak bisa menahan diri untuk tertegun, lalu dengan tidak mengerti berkata, “Berbisnis? Berbisnis apa? Sekarang di dalam ruang semuanya sudah ada, apa kita masih perlu berbisnis?”
La La tersenyum tipis dan berkata, “Bosan saja, anggap saja mengisi waktu, dan bisnis yang akan kita lakukan, bukan di Xiu Zhen Jie (Dunia Kultivasi), tapi berbisnis dengan Wei Mian (Dimensi) lain.”
Zhao Hai tertegun, tidak mengerti memandang La La dan berkata, “Berbisnis dengan Wei Mian (Dimensi) lain? Maksudmu? Kamu ingin berbisnis dengan Wei Mian (Dimensi) yang mana? Yue Long Jie (Dunia Naga Melompat) sana kita sekarang belum bisa masuk.”
La La tersenyum dan berkata, “Kami tidak pernah berpikir ingin berbisnis dengan Yue Long Jie (Dunia Naga Melompat) sana, kali ini kita kan menerima delapan Wei Mian (Dimensi) baru masuk ke dalam ruang? Kami ingin berbisnis dengan beberapa Wei Mian (Dimensi) itu, Tian Mo Jie (Dunia Iblis Surgawi) sana juga bisa, bagaimana menurutmu? Lagipula dengan adanya bisnis ini, nanti kalau Hai Ge kamu mengeluarkan barang dari beberapa Wei Mian (Dimensi) itu, tidak akan ada yang mengatakan apa-apa, barang-barang itu, bisa kamu gunakan secara terang-terangan.”
Zhao Hai begitu mendengar La La berkata demikian, sampai tertegun, lalu dia berpikir sejenak, mengangguk dan berkata, “Boleh, kalian kalau suka lakukan saja, barang-barang di dalam ruang terserah kalian mau diapakan, aku tidak ikut campur.”
La La dan yang lainnya begitu mendengar Zhao Hai setuju, semuanya bersorak gembira, beberapa wanita itu pergi bergumam di samping, Zhao Hai juga tidak memperhatikan, hanya tersenyum tipis melihat mereka, membiarkan mereka berkreasi.
Sekarang berbagai jenis materi di dalam ruang sudah tak terhitung jumlahnya, Zhao Hai sudah tidak tahu berapa banyak barang bagus yang ada di dalam ruang sekarang, dan barang-barang ini, ada beberapa yang masih sulit dia gunakan, terutama barang dari Jie Mian (Dunia) lain, dia lebih sulit lagi menggunakannya.
Kalau La La dan yang lainnya benar-benar menjalankan bisnis ini, maka barang-barangnya itu bisa digunakan secara terang-terangan, dulu dia tidak berani berbisnis, karena kekuatannya belum cukup, jika saat itu dia berbisnis, ketahuan oleh Jiu Da Zong Men (Sembilan Sekte Besar), bisnisnya pasti langsung direbut, dan mereka akan memburunya ke seluruh dunia.
Sekarang dia berbisnis tidak perlu takut lagi, dia tidak mencari masalah dengan Jiu Da Zong Men (Sembilan Sekte Besar) saja mereka sudah bersyukur, Jiu Da Zong Men (Sembilan Sekte Besar) masa berani macam-macam dengan bisnisnya, itu bukan cari mati namanya.
Melihat La La dan yang lainnya asyik ngobrol di samping, Zhao Hai juga tidak menganggap serius, tapi cukup membangkitkan rasa penasarannya, dia memindahkan gambar di layar ke Long Hun Jie (Dunia Jiwa Naga).
Long Hun Jie (Dunia Jiwa Naga) adalah Jie Mian (Dunia) tempat Tu Qian berada, kalau mau dikatakan Zhao Hai memang mendapat banyak manfaat dari Tu Qian, kalau tidak, Yi Shu Zhan Dou Fa (Metode Pertempuran Seni Ilegal)-nya sekarang, belum tentu bisa sempurna.
Di Long Hun Jie Mian (Dunia Jiwa Naga) sana meskipun tidak terlalu kekurangan materi, tapi karena tempatnya didominasi gurun pasir, lingkungan hidupnya masih jauh dari Xiu Zhen Jie (Dunia Kultivasi), materi juga tidak sekaya Xiu Zhen Jie (Dunia Kultivasi) di sini.
Sebelumnya Zhao Hai hanya memperhatikan Long Hun Jie (Dunia Jiwa Naga) sedikit, bagaimanapun juga Long Hun Jie (Dunia Jiwa Naga) sana sudah ada bukan sehari dua hari, orang Long Hun Jie (Dunia Jiwa Naga) bisa menggunakan materi di Jie Mian (Dunia) mereka untuk berkultivasi, dan bahkan bisa bersaing mendapatkan kesempatan masuk ke Yue Long Jie (Dunia Naga Melompat), terlihat metode kultivasi mereka memang memiliki keistimewaan tersendiri, jadi Zhao Hai sebelumnya juga tidak berpikir untuk pergi berbisnis ke sana.
Dibandingkan dengan Yue Long Jie (Dunia Naga Melompat) sana, tekanan ruang di Long Hun Jie (Dunia Jiwa Naga) sini hampir tidak ada, Zhao Hai dapat dengan mudah mengamati seluruh Long Hun Jie (Dunia Jiwa Naga), tentu saja, dia sekarang juga menemukan Tu Qian.
Tu Qian sekarang meskipun sudah menjadi seorang ahli Chang Sheng Qi (Tahap Keabadian), tapi karena dia baru saja masuk ke Chang Sheng Qi (Tahap Keabadian), belum memiliki kualifikasi masuk ke Yue Long Jie (Dunia Naga Melompat), ditambah lagi Long Hun Jie (Dunia Jiwa Naga) sana masih kalah dengan Xiu Zhen Jie (Dunia Kultivasi), Xiu Zhen Jie (Dunia Kultivasi) dulu setidaknya pernah berhubungan dengan Yue Long Jie (Dunia Naga Melompat), tahu situasi di sana, Long Hun Jie (Dunia Jiwa Naga) sebelumnya belum pernah berhubungan dengan Yue Long Jie (Dunia Naga Melompat), mereka tidak tahu situasi di Yue Long Jie (Dunia Naga Melompat), jadi ahli Chang Sheng Qi (Tahap Keabadian) yang mereka kirim ke Yue Long Jie (Dunia Naga Melompat) tidak banyak, hanya tiga puluh orang, tapi tiga puluh orang ini, benar-benar elit di Long Hun Jie (Dunia Jiwa Naga), sementara Tu Qian yang baru saja masuk Chang Sheng Qi (Tahap Keabadian), tentu tidak memiliki kualifikasi termasuk di dalamnya, meskipun dia bisa dibilang pahlawan bagi Long Hun Jie (Dunia Jiwa Naga), tapi dalam hal ini, orang di Long Hun Jie (Dunia Jiwa Naga) tidak akan terlalu mengistimewakannya, bagaimanapun juga situasi di Yue Long Jie (Dunia Naga Melompat) terlalu khusus.
Tu Qian sekarang sedang berkultivasi, menstabilkan Jing Jie (Tahapan)-nya, jadi juga tidak terburu-buru masuk ke Yue Long Jie (Dunia Naga Melompat), hal ini membuat Zhao Hai memandangnya berbeda.
Selain Long Hun Jie (Dunia Jiwa Naga), Zhao Hai juga melihat situasi beberapa Jie (Dunia) lain, situasi beberapa Jie Mian (Dunia) lainnya, semuanya lebih baik dari Long Hun Jie (Dunia Jiwa Naga), ada beberapa Jie Mian (Dunia) yang situasinya mirip dengan Xiu Zhen Jie (Dunia Kultivasi), tapi karena bagaimanapun bukan Jie Mian (Dunia) yang sama, jadi setiap Jie Mian (Dunia) memiliki barang khasnya sendiri, kalau bisa saling melengkapi barang dari berbagai Wei Mian (Dimensi), mungkin benar-benar bisa membuat kekuatan setiap Wei Mian (Dimensi) meningkat.
Bahkan Tian Mo Jie (Dunia Iblis Surgawi) sana Zhao Hai sudah lihat, Zhao Hai juga ingin berbisnis dengan Tian Mo Jie (Dunia Iblis Surgawi), bagaimanapun kalau dihitung-hitung, Zhao Hai sendiri sebenarnya tidak punya dendam dengan Tian Mo Jie (Dunia Iblis Surgawi), dia bahkan pernah belajar Gong Fa (Metode Kultivasi) dari Tian Mo Jie (Dunia Iblis Surgawi), secara ketat, dia bisa dibilang setengah orang Tian Mo Zu (Ras Iblis Surgawi).
Tapi karena penampilan orang Tian Mo Zu (Ras Iblis Surgawi) agak istimewa, Zhao Hai ingin berbisnis dengan mereka, harus menghubungi Tian Mo Zu (Ras Iblis Surgawi) dulu, meskipun Zhu Que Yin (Cap Burung Merah Api) milik Zhao Hai memiliki cukup banyak Tian Mo (Iblis Surgawi), tapi Tian Mo (Iblis Surgawi) itu sudah menjadi miliknya, aura mereka berbeda dengan Tian Mo (Iblis Surgawi) biasa, orang Tian Mo Zu (Ras Iblis Surgawi) bisa membedakannya sekali lihat, jadi menyuruh Tian Mo (Iblis Surgawi) itu untuk berbisnis pasti tidak bisa, Zhao Hai harus亲自 mengunjungi orang Tian Mo Zu (Ras Iblis Surgawi).
Setelah berpikir begitu, Zhao Hai segera berganti pakaian jubah hitamnya, hal ini membuat La La dan yang lainnya tertegun, La La tidak mengerti memandang Zhao Hai dan berkata, “Hai Ge, mau ngapain? Mau keluar?”
Mei Ge sambil merapikan pakaian Zhao Hai, berkata pada Zhao Hai, “Hai Ge, bukannya kamu bilang mau istirahat beberapa hari? Kok mau keluar lagi?”
Zhao Hai tersenyum tipis dan berkata, “Tidak apa-apa, kalian kan mau berbisnis, Wei Mian (Dimensi) lain sih masih gampang, orangnya mirip dengan di Xiu Zhen Jie (Dunia Kultivasi) sini, kalau kalian berbisnis, asalkan kekuatan cukup bisa dengan mudah berbisnis, tapi Tian Mo Jie (Dunia Iblis Surgawi) sana tidak bisa, aku mau pergi ke Tian Mo Jie (Dunia Iblis Surgawi) sebentar, bicara dengan para家伙 di Tian Mo Zu (Ras Iblis Surgawi), biar mereka mengizinkan kalian berbisnis di sana, aku rasa mereka tidak akan tidak memberi muka.”
La La dan yang lainnya begitu mendengar Zhao Hai berkata demikian, semuanya tertegun, La La tidak bisa menahan diri untuk berkata dengan haru, “Hai Ge, tidak kira kamu ternyata pergi demi kami, bagaimana kalau kamu tidak usah pergi, kami tidak apa-apa tidak berbisnis di Tian Mo Zu (Ras Iblis Surgawi) sana, lagipula kami berbisnis hanya untuk main-main, tidak pernah berpikir ingin cari uang banyak dari bisnis itu.”
Zhao Hai tersenyum dan berkata, “Tidak apa-apa, jarang-jarang kalian menemukan sesuatu untuk dilakukan, aku cuma pergi memberi tahu orang Tian Mo Jie (Dunia Iblis Surgawi) saja, oh iya, kalian berbisnis boleh, ingat suruh Bu Si Sheng Wu (Makhluk Abadi) tingkat Chang Sheng Qi (Tahap Keabadian) melindungi kalian, jangan sampai terjadi apa-apa.”
La La dan yang lainnya tentu saja tahu Zhao Hai tidak akan kenapa-kenapa, mereka hanya berharap Zhao Hai istirahat yang baik, mereka tahu, satu setengah tahun ini, Zhao Hai belum pernah istirahat dengan baik, terus menerus meneliti Yi Shu Zhan Dou Fa (Metode Pertempuran Seni Ilegal), sangat melelahkan.
Tapi Zhao Hai tetap mau pergi, mereka juga tidak menghalangi, hanya mengangguk, setelah Zhao Hai berpakaian rapi, tersenyum melambai pada La La dan yang lainnya, lalu tubuhnya bergerak, muncul di Tian Mo Jie (Dunia Iblis Surgawi). Tian Mo Jie (Dunia Iblis Surgawi) sini bukan pertama kali Zhao Hai datang, waktu datang dulu, dia sudah mengacaukan Tian Mo Jie (Dunia Iblis Surgawi) sampai jungkir balik, sekarang dengan identitasnya, tentu tidak akan pergi ke Xiao Zong Men (Sekte Kecil) seperti Yun Mo Zong, tapi langsung datang ke Zong Men (Sekte) terbesar di Tian Mo Jie (Dunia Iblis Surgawi) yaitu Tian Mo Sheng Zong (Sekte Suci Iblis Surgawi) sini.
Tian Mo Sheng Zong (Sekte Suci Iblis Surgawi) benar-benar Zong Men (Sekte) paling top di Tian Mo Jie (Dunia Iblis Surgawi), tapi Zong Men (Sekte) besar ini bahkan di kalangan Tian Mo Jie (Dunia Iblis Surgawi) sendiri jarang ada yang tahu, Tian Mo Sheng Zong (Sekte Suci Iblis Surgawi) di luar tidak terkenal, Tian Mo (Iblis Surgawi) dengan kekuatan tidak cukup sama sekali tidak tahu keberadaan mereka, Tian Mo Sheng Zong (Sekte Suci Iblis Surgawi) di bawahnya memiliki beberapa Fen Tang (Cabang), dan beberapa Fen Tang (Cabang) ini tidak ada atas nama Tian Mo Sheng Zong (Sekte Suci Iblis Surgawi), tapi ada dalam bentuk Zong Men (Sekte) satu per satu, yang terpenting, beberapa Zong Men (Sekte) ini di Tian Mo Jie (Dunia Iblis Surgawi) semuanya sangat terkenal.
Dan sebelumnya waktu Tian Mo Zu (Ras Iblis Surgawi) menyerbu Xiu Zhen Jie (Dunia Kultivasi), Da Tong Ling (Panglima Besar) Mo Zu (Iblis), adalah orang yang keluar dari Tian Mo Sheng Zong (Sekte Suci Iblis Surgawi), salah satu kandidat Sheng Zhu (Penguasa Suci) Tian Mo Sheng Zong (Sekte Suci Iblis Surgawi), dan sebagian besar Chang Sheng Qi (Tahap Keabadian) Tian Mo (Iblis Surgawi) saat menyerbu Xiu Zhen Jie (Dunia Kultivasi) adalah orang-orang dari Tian Mo Sheng Zong (Sekte Suci Iblis Surgawi), bisa dibilang Tian Mo Sheng Zong (Sekte Suci Iblis Surgawi) adalah tanah suci di Tian Mo Jie (Dunia Iblis Surgawi).
Tempat Tian Mo Sheng Zong (Sekte Suci Iblis Surgawi) berada, ada di dalam pegunungan, di luar pegunungan ini, adalah wilayah kekuasaan beberapa Zong Men (Sekte) besar di Tian Mo Jie (Dunia Iblis Surgawi), Tian Mo (Iblis Surgawi) biasa jangan coba-coba masuk gunung ini, bisa dibilang gunung ini sudah menjadi tanah terlarang Tian Mo Zu (Ras Iblis Surgawi).
Karena ini adalah tanah terlarang, jadi tidak ada yang datang, bahkan jika ada yang datang, pasti segera ketahuan, sistem pertahanan di sini sangat ketat.
Tidak lama setelah Zhao Hai muncul di Tian Mo Sheng Zong (Sekte Suci Iblis Surgawi), langsung ditemukan oleh orang Tian Mo Zu (Ras Iblis Surgawi), sejumlah besar Tian Mo (Iblis Surgawi) mengepung Zhao Hai, Tian Mo (Iblis Surgawi) ini yang terlemah pun berkekuatan Du Jie Qi (Tahap Menyeberangi Kesengsaraan), dan yang terkuat, adalah seorang Tian Mo (Iblis Surgawi) tingkat Chang Sheng Qi (Tahap Keabadian).
Tian Mo (Iblis Surgawi) itu semuanya bermata merah melihat Zhao Hai, mereka dapat merasakan dengan jelas, Zhao Hai adalah Xiuzhe (Kultivator) dari Xiu Zhen Jie (Dunia Kultivasi), mereka baru saja kalah telak di Xiu Zhen Jie (Dunia Kultivasi), tentu ingin membunuh Zhao Hai secepatnya.
Tapi pada saat itu, terdengar seorang Tian Mo (Iblis Surgawi) berkata dengan suara berat, “Tunggu, hentikan semuanya.” Tian Mo (Iblis Surgawi) yang bersiap menyerang itu menoleh ke arah suara, mendapati itu adalah seorang Tian Mo (Iblis Surgawi) tingkat Du Jie Qi (Tahap Menyeberangi Kesengsaraan), tapi identitas Tian Mo (Iblis Surgawi) ini agak istimewa, karena dia adalah salah satu dari beberapa Da Tong Ling (Panglima Besar) pasukan Tian Mo (Iblis Surgawi) sebelumnya, Mo Li Ke.
Mo Li Ke dengan wajah serius memandang Zhao Hai, lalu dia menangkupkan tangan pada Zhao Hai dan berkata, “Apa ini Xian Sheng (Tuan) Zhao Hai?”
Zhao Hai juga menangkupkan tangan pada Mo Li Ke dan berkata, “Mo Li Ke Tong Ling (Panglima), Zhao Hai memberi salam.”
Begitu mendengar nama Zhao Hai, Tian Mo (Iblis Surgawi) di sekeliling gempar, nama Zhao Hai, bagi Tian Mo (Iblis Surgawi) di Tian Mo Jie (Dunia Iblis Surgawi), benar-benar sangat terkenal, di Tian Mo Jie (Dunia Iblis Surgawi) sini sudah bisa menakuti anak kecil, meskipun banyak Tian Mo (Iblis Surgawi) tidak tahu wajah Zhao Hai, tapi semuanya pernah mendengar nama Zhao Hai, tidak menyangka, Zhao Hai muncul di Tian Mo Jie (Dunia Iblis Surgawi).
Mo Li Ke tidak mempedulikan Tian Mo (Iblis Surgawi) itu, tapi memandang Zhao Hai dan berkata, “Tidak tahu Xian Sheng (Tuan) hari ini datang, ada urusan apa? Jangan-jangan mau berperang dengan Tian Mo Jie (Dunia Iblis Surgawi) kami?”
Zhao Hai begitu mendengar Mo Li Ke berkata demikian, tidak bisa menahan diri untuk tertawa keras, “Mo Li Ke Xian Sheng (Tuan) bercanda, kalau aku Zhao Hai benar-benar ingin berperang dengan Tian Mo Jie (Dunia Iblis Surgawi), sudah dari dulu aku bertindak, tidak perlu menunggu sampai sekarang, kali ini aku datang ke Tian Mo Jie (Dunia Iblis Surgawi) sini, benar-benar datang dengan sikap damai, tepatnya, aku datang untuk menawar bisnis.”
==
Mo Li Ke memandang Zhao Hai dengan bingung, dengan suara berat berkata: “Xian Sheng (Tuan) jangan-jangan bercanda? Apa hubungannya Tian Mo Jie (Alam Iblis Langit) kami dengan Xiu Zhen Jie (Dunia Kultivasi) kalian dalam urusan bisnis?”
Zhao Hai tersenyum tipis dan berkata: “Tong Ling (Pemimpin Pasukan) Mo Li Ke, mungkin Anda salah paham. Kali ini saya tidak mewakili Xiu Zhen Jie (Dunia Kultivasi) yang datang, melainkan mewakili diri saya sendiri. Yang saya maksud dengan bicara bisnis, juga saya yang mau berbisnis, makanya datang bicara dengan Tian Mo Zu (Suku Iblis Langit), tidak ada hubungannya dengan Xiu Zhen Jie (Dunia Kultivasi).”
Begitu mendengar Zhao Hai berkata demikian, Mo Li Ke tidak bisa menahan kaget, lalu dia memandang Zhao Hai dan berkata: “Xian Sheng (Tuan) jangan-jangan bercanda?”
Zhao Hai tersenyum tipis dan berkata: “Saya sama sekali tidak bercanda, mohon Tong Ling (Pemimpin Pasukan) Mo Li Ke mewakili Zhao Hai untuk melapor ke atas. Kali ini saya sungguh datang dengan membawa niat baik.”
Mo Li Ke melihat sikap Zhao Hai, mengangguk dan berkata: “Saya percaya Xian Sheng (Tuan), akan segera melapor untuk Xian Sheng (Tuan). Dengan status Xian Sheng (Tuan), seharusnya tidak akan menggunakan tipu muslihat. Kalian layani Xian Sheng (Tuan) dengan baik, tidak boleh ada sedikit pun ketidaksopanan.”
Para Tian Mo (Iblis Langit) itu semuanya menjawab setuju, satu per satu mereka memandang Zhao Hai dengan penasaran. Meskipun sekarang pasukan besar Tian Mo (Iblis Langit) sudah dibubarkan, tetapi para Tong Ling (Pemimpin Pasukan) Tian Mo (Iblis Langit) yang dulu, status mereka tetap tidak rendah. Seperti di Xiu Zhen Jie (Dunia Kultivasi), di Tian Mo Jie (Alam Iblis Langit) sini juga mudah mencari ahli periode Chang Sheng Qi (Periode Panjang Umur), tetapi sangat sulit mencari seorang komandan yang mumpuni. Jadi orang seperti Mo Li Ke, statusnya di Tian Mo Jie (Alam Iblis Langit) sangat tinggi.
Para Tian Mo (Iblis Langit) itu sangat sopan pada Zhao Hai. Mereka juga tahu identitas Zhao Hai, tahu keganasan Zhao Hai. Jika benar-benar membuat Zhao Hai marah, mungkin Zhao Hai benar-benar akan mengerahkan pasukan menyerang Tian Mo Jie (Alam Iblis Langit). Sekarang Tian Mo Jie (Alam Iblis Langit) tidak ingin lagi terjadi perang.
Setelah mempersilakan Zhao Hai beristirahat di sebuah Dong Fu (Gua Surgawi) di bawah, Mo Li Ke bergegas menuju Zong Tang (Aula Utama) Tian Mo Sheng Zong (Sekte Suci Iblis Langit) di sana, untuk mencari Da Tong Ling (Pemimpin Besar Pasukan) pasukan besar Tian Mo (Iblis Langit).
Da Tong Ling (Pemimpin Besar Pasukan) pasukan besar Tian Mo (Iblis Langit) adalah salah satu kandidat Sheng Zhu (Penguasa Suci) Tian Mo Sheng Zong (Sekte Suci Iblis Langit), dijuluki Sheng Zi (Putra Suci). Namanya Mo Zhen Tian, seorang Tian Cai (Jenius) terkenal di Tian Mo Jie (Alam Iblis Langit). Bukan hanya seorang Xiu Shi (Kultivator) periode Chang Sheng Qi (Periode Panjang Umur), dalam hal memimpin pasukan pun dia sangat ahli. Dapat dikatakan, dia saat ini adalah Sheng Zi (Putra Suci) dengan dukungan tertinggi di Tian Mo Sheng Zong (Sekte Suci Iblis Langit) sini. Bahkan urusan mundur dari Xiu Zhen Jie (Dunia Kultivasi) sebelumnya pun, tidak berpengaruh pada statusnya. Karena semua Tian Mo (Iblis Langit) yang ikut serta dalam pertempuran besar itu mengerti, jika bukan karena Mo Zhen Tian, mereka mungkin tidak akan bisa kembali.
Jadi karena urusan Xiu Zhen Jie (Dunia Kultivasi), Mo Zhen Tian tidak hanya tidak mengurangi kemungkinannya mendapatkan posisi Sheng Zhu (Penguasa Suci), malah menambah beberapa peluang kemenangannya. Di antara beberapa Sheng Zi (Putra Suci) Tian Mo Sheng Zong (Sekte Suci Iblis Langit), dukungan untuknya paling tinggi.
Mo Li Ke tiba di luar Dong Fu (Gua Surgawi) Mo Zhen Tian, berseru lantang ke arah Dong Fu (Gua Surgawi) Mo Zhen Tian: “Lapor kepada Sheng Zi (Putra Suci)大人, Zhao Hai dari Xiu Zhen Jie (Dunia Kultivasi) meminta audiensi.”
Suara Mo Zhen Tian terdengar: “Zhao Hai? Kenapa dia datang? Masuk dan bicara.” Mo Li Ke menjawab setuju, dengan cepat memasuki Dong Fu (Gua Surgawi).
Ini adalah Dong Fu (Gua Surgawi) yang sangat besar. Di dalam Dong Fu (Gua Surgawi) terdapat sebuah aula besar. Mo Zhen Tian sedang duduk di singgasana Tian Mo Wang (Raja Iblis Langit), tangannya memegang sekeeping Yu Jian (Prasasti Giok), tampaknya sedang mengurus sesuatu. Tapi sekarang kedua matanya tertuju lurus pada Mo Li Ke yang masuk.
Mo Li Ke memberi hormat padanya. Mo Zhen Tian melambaikan tangan dan berkata: “Sudahlah, katakan, sebenarnya apa yang terjadi? Kenapa Zhao Hai bisa lari ke Tian Mo Jie (Alam Iblis Langit)? Apa dia ingin berperang dengan kita?”
Mo Li Ke menggelengkan kepala dan berkata: “Lapor kepada Sheng Zi (Putra Suci)大人, Zhao Hai kali ini datang katanya mau bicara bisnis.”
Mo Zhen Tian tertegun: “Bicara bisnis? Zhao Hai mau bicara bisnis apa dengan kita?”
Mo Li Ke dengan suara berat berkata: “Zhao Hai bilang, dia sendiri yang mau berbisnis dengan Tian Mo Jie (Alam Iblis Langit) kita, tidak ada hubungannya dengan Xiu Zhen Jie (Dunia Kultivasi). Sheng Zi (Putra Suci)大人, bagaimana menurutmu, perlu menemuinya?”
Mo Zhen Tian berpikir sejenak, dengan suara berat berkata: “Temu, harus temui dia. Kekuatan Zhao Hai sangat tangguh, tidak baik jika menyinggung perasaannya. Oh ya, perintahkan Sheng Zi (Putra Suci) lainnya dan Chang Sheng Qi (Periode Panjang Umur) untuk ikut denganku menemui Zhao Hai.”
Mo Li Ke menjawab setuju, berbalik dan pergi mengatur. Tidak lama kemudian beberapa orang Tian Mo Zu (Suku Iblis Langit) tiba di Dong Fu (Gua Surgawi) Mo Zhen Tian. Beberapa orang Tian Mo Zu (Suku Iblis Langit) ini sangat istimewa. Mereka semua berpenampilan mirip dengan Xiu Shi (Kultivator) Xiu Zhen Jie (Dunia Kultivasi), hanya matanya yang berbeda. Jika mata mereka sama seperti Xiu Shi (Kultivator) Xiu Zhen Jie (Dunia Kultivasi), maka mereka mengatakan diri mereka Xiu Shi (Kultivator) Xiu Zhen Jie (Dunia Kultivasi) pun pasti ada yang percaya.
Setelah beberapa orang itu tiba di aula Mo Zhen Tian dan duduk, salah seorang Tian Mo (Iblis Langit) yang kelihatannya berusia sekitar tiga puluh tahun memandang Mo Zhen Tian dan berkata: “Zhen Tian, kau buru-buru memanggil kami ada apa? Kudengar sepertinya ada Xiu Shi (Kultivator) dari Xiu Zhen Jie (Dunia Kultivasi) datang? Apa benar?”
Mo Zhen Tian mengangguk dan berkata: “Benar, yang datang adalah Zhao Hai. Keganasan Zhao Hai, saya kira kalian semua tahu. Tapi kali ini dia bukan datang untuk berperang dengan kita, katanya mau bicara bisnis dengan kita. Aku suruh Mo Li Ke memanggilnya, ingin lihat apa maksud sebenarnya.”
Seorang Tian Mo (Iblis Langit) lainnya, kelihatannya sangat muda, sepertinya belum sampai dua puluh tahun, mencibir dan berkata: “Saya ingin lihat apakah Zhao Hai ini sehebat yang kalian katakan.” Mo Zhen Tian melirik Tian Mo (Iblis Langit) ini, tidak berkata apa-apa lagi. Tian Mo (Iblis Langit) ini bernama Mo Po Tian, juga seorang Sheng Zi (Putra Suci), namun yang termuda, dan juga paling berbakat. Tetapi justru karena dia terlalu berbakat, maka sangat sombong.
Saat invasi besar-besaran Tian Mo (Iblis Langit) ke Xiu Zhen Jie (Dunia Kultivasi) sebelumnya, dia sedang Bi Guan (Meditasi Tertutup) menerobos ke Chang Sheng Qi (Periode Panjang Umur), tidak ikut serta. Sekarang dia sudah menjadi Tian Mo (Iblis Langit) periode Chang Sheng Qi (Periode Panjang Umur), tentu saja semakin sombong.
Dan orang ini juga sangat tidak cocok dengan Mo Zhen Tian. Justru karena ini, dia di mana-mana selalu berlawanan dengan Mo Zhen Tian. Semua yang dikatakan Mo Zhen Tian benar, dia pasti bilang salah. Ini juga membuat Mo Zhen Tian sangat frustrasi. Kali ini, kebetulan ingin memanfaatkan tangan Zhao Hai untuk memberinya pelajaran.
Sedang asyik, dari luar terdengar suara Mo Li Ke: “Sheng Zi (Putra Suci)大人, Tuan Zhao Hai sudah tiba.”
Mo Zhen Tian berdiri dari singgasana Tian Mo Wang (Raja Iblis Langit), berjalan keluar sambil terkekeh ringan: “Tidak menyangka Tuan Zhao Hai sampai datang ke Tian Mo Jie (Alam Iblis Langit) kami, saya tidak sempat menjemput dari jauh, sungguh tidak sopan.”
Begitu melihat Mo Zhen Tian seperti ini, Mo Po Tian tertegun. Mo Zhen Tian juga seorang Tian Cai (Jenius) tidak kalah darinya. Dan orang di Tian Mo Jie (Alam Iblis Langit) sini selama ini menganggap Mo Zhen Tian lebih berbakat darinya dalam hal memimpin. Makanya dia di mana-mana selalu berlawanan dengan Mo Zhen Tian. Tapi justru karena ini, dia sangat memahami Mo Zhen Tian. Keangkuhan Mo Zhen Tian, tidak kalah darinya, terhadap orang biasa tidak akan menunjukkan muka baik. Sekarang dia secara aktif menjemput Zhao Hai, dan bahkan sebelum bertemu muka dengan Zhao Hai, sudah lebih dulu bicara basa-basi. Ini benar-benar di luar dugaan Mo Po Tian, dan ini juga membuatnya semakin penasaran dengan Zhao Hai.
Saat ini dari luar terdengar suara lembut: “Zhao Hai datang bertamu dengan tiba-tiba, sungguh agak gegabah, mohon Sheng Zi (Putra Suci) jangan tersinggung.”
Mo Po Tian karena tidak keluar, jadi tidak melihat Zhao Hai. Tapi begitu mendengar suara ini, dia tanpa sadar menaruh sedikit rasa suka pada orang yang datang. Ini justru membuat raut muka Mo Po Tian menegang, karena dia mendapati suara orang ini sepertinya mengandung sedikit Shen Nian Li (Kekuatan Pikiran), seperti sejenis serangan mental. Tapi dia bisa pastikan, yang datang pasti tidak menggunakan serangan mental. Ini juga karena Shen Nian Gong Ji (Serangan Pikiran) sudah dilatih sampai tingkat tertentu, sehingga secara alami setiap gerak-geriknya, setiap kata-katanya akan mengandung sedikit Shen Nian Li (Kekuatan Pikiran). Dan orang seperti ini, seringkali mewakili bahaya, bahaya yang sangat ekstrem.
Saat dia memikirkan hal ini, Mo Zhen Tian dan Zhao Hai sudah memasuki Dong Fu (Gua Surgawi). Orang lain di dalam Dong Fu (Gua Surgawi) tadi, juga ikut keluar menjemput Zhao Hai bersama Mo Zhen Tian, hanya Mo Po Tian yang tidak bergerak. Sekarang setelah banyak orang masuk, mendapati hanya dia yang duduk dengan sombongnya di sana, ini benar-benar membuat Mo Zhen Tian merasa agak canggung.
Tapi untungnya Mo Zhen Tian segera bereaksi, dia tersenyum tipis pada Zhao Hai dan berkata: “Ayo, Xian Sheng (Tuan), saya perkenalkan. Ini Mo Po Tian, sama seperti saya, juga seorang Sheng Zi (Putra Suci) Tian Mo Sheng Zong (Sekte Suci Iblis Langit) kita. Po Tian adalah Tian Cai (Jenius) terkenal di Tian Mo Jie (Alam Iblis Langit) kita, masih muda sudah menjadi Xiu Shi (Kultivator) periode Chang Sheng Qi (Periode Panjang Umur), luar biasa.”
Zhao Hai melihat sekilas sikap Mo Zhen Tian dan Mo Po Tian, sudah tahu bagaimana hubungan kedua orang ini. Dia hanya tersenyum tipis pada Mo Po Tian dan berkata: “Zhao Hai memberi salam kepada Po Tian Sheng Zi (Putra Suci). Sheng Zi (Putra Suci) diberkati.”
Mo Po Tian memandang Zhao Hai, mendengus dingin dan berkata: “Kau ini Zhao Hai? Besar nyalimu, sudah membunuh begitu banyak orang Tian Mo Jie (Alam Iblis Langit) kami, masih berani lari ke Tian Mo Jie (Alam Iblis Langit) kami, benar-benar tidak tahu malu.”
Zhao Hai melihat sikap Mo Po Tian, tersenyum tipis dan berkata: “Nyali saya selama ini tidak terlalu besar, jadi saya tidak pernah melakukan hal yang tidak pasti.” Setelah berkata demikian, tidak mempedulikan Mo Po Tian lagi, menoleh ke Mo Zhen Tian dan berkata: “Zhen Tian Sheng Zi (Putra Suci), dan semuanya, kali ini saya datang benar-benar untuk urusan bisnis.”
Mo Zhen Tian melihat Zhao Hai menepis Mo Po Tian, lalu melihat wajah Mo Po Tian yang sudah pucat pasi, juga tidak bisa menahan terkekeh ringan dan berkata: “Xian Sheng (Tuan) terlalu sopan. Xian Sheng (Tuan) silakan duduk. Saya sangat penasaran, sebenarnya bisnis apa yang ingin Xian Sheng (Tuan) lakukan dengan Tian Mo Jie (Alam Iblis Langit) kami?”
Beberapa orang lainnya juga memandang Zhao Hai. Mereka mengerti maksud kalimat Zhao Hai yang menangkis Mo Po Tian tadi. Maksud Zhao Hai adalah memberi tahu Mo Po Tian, nyaliku tidak besar, jadi aku tidak melakukan hal yang tidak pasti. Artinya, kali ini aku datang ke Tian Mo Jie (Alam Iblis Langit), yakin bisa mundur dengan selamat. Kau Mo Po Tian belum bisa mengancamku.
Meskipun perkataan Zhao Hai ini agak tidak sopan, tetapi orang Tian Mo Zu (Suku Iblis Langit) itu tidak berkata apa-apa. Karena mereka merasa apa yang dikatakan Zhao Hai benar. Kekuatan Zhao Hai sudah terbukti, dengan mudah bisa memanggil ratusan Bu Si Sheng Wu (Makhluk Abadi) periode Chang Sheng Qi (Periode Panjang Umur). Hanya dengan kekuatanmu Mo Po Tian seorang diri, berani mengancam Zhao Hai? Benar-benar tidak tahu malu.
Setelah Zhao Hai duduk, dia tersenyum tipis pada Mo Zhen Tian dan berkata: “Tuan Zhen Tian, sebenarnya semuanya tidak perlu bersikap bermusuhan padaku. Tian Mo Jie (Alam Iblis Langit) dan Xiu Zhen Jie (Dunia Kultivasi) bermusuhan, dari mana asal muasal permusuhan ini? Bukankah karena urusan masuk Yue Long Jie (Alam Lompat Naga)? Sekarang Tian Mo Jie (Alam Iblis Langit) dan Xiu Zhen Jie (Dunia Kultivasi), sama-sama sudah masuk Yue Long Jie (Alam Lompat Naga), maka permusuhan ini pun tidak ada. Meskipun kedua belah pihak sama-sama kehilangan banyak orang, tetapi saya kira, sekarang kita berdua sebaiknya tidak perlu bertarung lagi. Bagaimana caranya kalian berdua bisa masuk Yue Long Jie (Alam Lompat Naga), saya kira semua jelas. Terus terang saja, saat Kao He (Ujian) itu, saya tahu ada orang yang dikirim Tian Mo Jie (Alam Iblis Langit) di sana, tapi saya tidak menyentuhnya. Dan dalam Kao He (Ujian) itu, sedikitnya saya membantai hampir seratus orang, ini juga bisa dianggap membantu kalian. Jika kita berdua masih terus bertarung, maka Yue Long Jie Da Ping (Evaluasi Besar Alam Lompat Naga) berikutnya, apakah kita berdua masih bisa masuk Yue Long Jie (Alam Lompat Naga) atau tidak, sungguh sulit dipastikan. Jika kita berdua tidak bertarung, maka Da Ping (Evaluasi Besar) berikutnya, kita mungkin tidak perlu lagi ikut Kao He (Ujian) dan bisa tetap tinggal di Yue Long Jie (Alam Lompat Naga) sana. Bukankah itu lebih baik?”
==
Mo Zhen Tian dan yang lainnya semuanya diam-diam mendengarkan perkataan Zhao Hai. Meskipun dalam perkataan Zhao Hai barusan tampak ada beberapa bagian yang tidak begitu jelas, namun orang-orang ini semuanya adalah siapa, mereka sudah lama mengerti maksud Zhao Hai. Perkataan Zhao Hai barusan adalah untuk memberitahu mereka, bahwa dia tidak memiliki niat buruk terhadap Tian Mo Zu (Suku Iblis Surgawi), dan bahkan pernah membantu Tian Mo Zu (Suku Iblis Surgawi).
Hal ini Mo Zhen Tian dan yang lainnya percaya. Status Zhao Hai sudah jelas di sana, menurut pandangan mereka, Zhao Hai juga tidak akan berbohong dalam hal seperti ini.
Setelah Zhao Hai selesai bicara, Mo Zhen Tian menatap Zhao Hai dan berkata: “Perkataan Tuan masuk akal, tapi saya masih kurang mengerti apa maksud Tuan tentang berbisnis.”
Zhao Hai tersenyum tipis dan berkata: “Terus terang pada kalian, saya memang seorang Kong Jian Yi Shu Shi (Ahli Seni Lain Ruang), tapi Kong Jian Yi Shu (Seni Lain Ruang) saya agak berbeda dengan milik orang lain. Saya bisa bebas bolak-balik antara Tian Mo Jie (Dunia Iblis Surgawi) dan Xiu Zhen Jie (Dunia Persilatan), tanpa terpengaruh sedikit pun. Saya benar-benar tidak punya niat buruk terhadap Tian Mo Zu (Suku Iblis Surgawi). Jika tidak, meskipun kalian semua kembali ke Tian Mo Jie (Dunia Iblis Surgawi), saya tetap bisa mengejar dan menyerang kalian.”
Begitu mendengar Zhao Hai berkata demikian, Mo Zhen Tian dan yang lainnya sedikit tertegun, lalu ekspresi mereka agak kurang baik. Mereka percaya pada perkataan Zhao Hai, karena Zhao Hai sekarang duduk dengan jelas di hadapan mereka, mereka mau tidak percaya juga tidak bisa. Yang membuat mereka tegang adalah kemampuan Zhao Hai ini, bebas bolak-balik antara Xiu Zhen Jie (Dunia Persilatan) dan Tian Mo Jie (Dunia Iblis Surgawi), ini benar-benar terlalu mengancam mereka.
Zhao Hai melihat ekspresi mereka, tersenyum tipis dan berkata: “Tapi saya tidak punya keinginan untuk bertengkar, namun bisa memperkuat komunikasi antara dua dunia, membuat dua dunia berkembang lebih cepat, dan berkembang dengan damai. Kalian semua mengerti, di dua dunia masing-masing memiliki barang-barang unik. Barang-barang ini adalah barang eksklusif masing-masing dunia. Jika dua dunia bisa mengadakan komunikasi seperti ini, maka keduanya bisa mendapatkan barang dari dunia lain. Ini adalah hal baik bagi kedua dunia. Saya ingin menjadi seorang pedagang, membuka beberapa toko di kedua dunia. Menurut kalian bagaimana?”
Mengerti, Mo Zhen Tian dan yang lainnya semuanya mengerti. Beberapa orang itu tidak bisa menahan diri untuk menunduk berpikir, memikirkan kelayakan hal yang dikatakan Zhao Hai ini.
Sedang dalam proses ini, Mo Po Tian yang dari tadi tidak berbicara tiba-tiba berteriak dengan suara berat: “Tidak bisa, saya tidak setuju.”
Zhao Hai tidak mengerti, menatap Mo Po Tian ini, tersenyum tipis dan berkata: “Boleh tahu mengapa Tuan tidak setuju?”
Mo Po Tian tertawa dingin: “Saya tidak setuju begitu saja. Kau Zhao Hai adalah orang Xiu Zhen Jie (Dunia Persilatan), tapi malah datang ke Tian Mo Jie (Dunia Iblis Surgawi) membuka toko. Katakan, apa maksud hatimu? Jangan-jangan mau menyelidiki keadaan sebenarnya Tian Mo Jie (Dunia Iblis Surgawi)?”
Mendengar Mo Po Tian berkata demikian, Mo Zhen Tian dan yang lainnya juga memasang ekspresi waspada menatap Zhao Hai. Zhao Hai menatap Mo Po Tian, tersenyum dan berkata: “Menyelidiki keadaan sebenarnya Tian Mo Jie (Dunia Iblis Surgawi)? Kalian terlalu meremehkanku. Saya Zhao Hai pernah berpartisipasi dalam Tian Mo Yan Wu (Pertunjukan Bela Diri Iblis Surgawi) sekali. Tian Mo Yan Wu (Pertunjukan Bela Diri Iblis Surgawi) kali itu sangat tidak normal, saya sudah memperkirakan bahwa Tian Mo Jie (Dunia Iblis Surgawi) pasti akan menyerbu Xiu Zhen Jie (Dunia Persilatan). Saat itu, berapa banyak pasukan yang akan kalian kerahkan, di mana kalian akan mengerahkan, saya Zhao Hai tahu persis. Jika saya tidak ingin meminjam tangan kalian untuk membuat Sembilan Sekte Besar merasakan sakit, agar Hei Hu Bang (Geng Macan Hitam) kami menjadi kekuatan besar di Xiu Zhen Jie (Dunia Persilatan), menurut kalian, apakah pasukan besar Tian Mo Jie (Dunia Iblis Surgawi) bisa berjalan lancar sampai ke Xiu Zhen Jie (Dunia Persilatan)? Kalian pikir bu si sheng wu (Mayat Hidup) di tangan saya Zhao Hai ini hanya pajangan? Terus terang pada kalian, sebagian besar wilayah di Tian Mo Jie (Dunia Iblis Surgawi) sudah lama saya ketahui, termasuk Tian Mo Sheng Zong (Sekte Suci Iblis Surgawi) ini. Hanya beberapa wilayah terlarang yang sangat penting yang tidak saya ketahui, tapi itu semua tidak terlalu penting. Lagipula tujuan saya bukan di Tian Mo Jie (Dunia Iblis Surgawi) sini, kalau tidak saya tidak akan duduk di sini. Target saya adalah Yue Long Jie (Dunia Naga Melompat), adalah jie mian (bidang alam) di atas Yue Long Jie (Dunia Naga Melompat).”
Mo Po Tian tertawa dingin: “Jangan banyak omong kosong. Jika kau benar-benar memahami Tian Mo Jie (Dunia Iblis Surgawi) kami, pasti akan bersikap sangat tenang, tidak akan datang mengganggu Tian Mo Jie (Dunia Iblis Surgawi) kami.”
Zhao Hai tersenyum tipis, tangannya bergerak, di tangannya muncul sebuah xing pan (piringan bintang). Xing pan (piringan bintang) ini, tepatnya, biasanya digunakan di Xiu Zhen Jie (Dunia Persilatan) sebagai peta. Di Xiu Zhen Jie (Dunia Persilatan) sini, itu bukanlah barang bagus apa pun.
Setelah Zhao Hai mengeluarkan xing pan (piringan bintang), tangannya bergerak, xing pan (piringan bintang) di tangannya diaktifkan, sebuah peta muncul di atas xing pan (piringan bintang). Mo Zhen Tian dan yang lainnya awalnya tidak merasakan apa-apa, tapi setelah melihat beberapa saat, ekspresi mereka semua berubah. Karena mereka mendapati, peta yang muncul di xing pan (piringan bintang) Zhao Hai ini, ternyata adalah wilayah Tian Mo Jie (Dunia Iblis Surgawi). Dan bukan peta wilayah tertentu Tian Mo Jie (Dunia Iblis Surgawi), melainkan peta lengkap Tian Mo Jie (Dunia Iblis Surgawi).
Peta lengkap Tian Mo Jie (Dunia Iblis Surgawi)! Bahkan di Tian Mo Sheng Zong (Sekte Suci Iblis Surgawi) mereka pun tidak punya. Karena membuat peta seperti ini benar-benar terlalu sulit. Bahkan Tian Mo Sheng Zong (Sekte Suci Iblis Surgawi) pun hampir tidak sanggup. Beberapa tempat terlarang sekte, atau kantor pusat, apalagi tidak mungkin membiarkanmu memasukkannya ke dalam peta. Jika tidak, itu adalah provokasi terhadap mereka. Dan sekarang Zhao Hai malah mengeluarkan peta lengkap Tian Mo Jie (Dunia Iblis Surgawi), ini bagaimana mereka tidak terkejut.
Meskipun di peta Zhao Hai ini masih ada beberapa tempat yang kosong, jelas wilayah itu belum dia masukkan ke dalam xing pan (piringan bintang). Tapi sebagian besar wilayah Tian Mo Jie (Dunia Iblis Surgawi) semuanya ada di peta. Tempat kosong sangat sedikit, hanya kantor pusat atau tempat terlarang beberapa sekte besar yang kosong. Beberapa sekte yang lebih kecil, kantor pusat dan tempat terlarang mereka semuanya terlihat jelas di peta.
Mo Zhen Tian dan yang lainnya satu per satu berkeringat dingin. Jika Zhao Hai benar-benar membawa peta ini untuk menyerang Tian Mo Jie (Dunia Iblis Surgawi), maka Tian Mo Jie (Dunia Iblis Surgawi) mereka benar-benar akan hancur.
Sedang di sini, terdengar suara ‘Aum’, Mo Po Tian melompat, satu cakar meluncur ke arah Zhao Hai. Cakaran ini seperti gunung raksasa, jelas dia sudah mengerahkan seluruh kekuatannya.
Mo Zhen Tian dan yang lainnya tertegun, lalu ekspresi mereka berubah. Mereka tidak menyangka Mo Po Tian akan menyerang Zhao Hai. Mo Zhen Tian baru saja hendak menghentikan Mo Po Tian, tapi entah memikirkan apa, tidak jadi menghentikan.
Zhao Hai juga sudah lama memperhatikan Mo Po Tian. Mo Po Tian ini dari tadi selalu memandangnya tidak enak. Baru saja saat bicara, matanya bahkan berkilat niat membunuh. Zhao Hai tahu orang ini sudah punya niat membunuhnya. Hanya saja dia tidak menyangka, orang ini segera bertindak.
Tapi Zhao Hai juga tidak takut padanya. Jika dulu dia bukan tandingan Chang Sheng qi (強者 periode Abadi), dan hanya bisa mengandalkan shen fa (ilmu gerak) untuk bertahan hidup, maka sekarang Zhao Hai sama sekali tidak takut pada Chang Sheng qi (強者 periode Abadi). Fa (metode) tempur yi shu (seni lain)-nya sekarang sudah mencapai kesempurnaan. Meskipun sekarang dia belum mencapai Chang Sheng qi (periode Abadi), tapi di kalangan Chang Sheng qi (强者 periode Abadi), kemungkinan besar sulit mencari lawan.
Zhao Hai sudah lama bertarung dengan Chang Sheng qi (强者 periode Abadi) bu si sheng wu (Mayat Hidup) di dalam ruangannya. Chang Sheng qi (強者 periode Abadi) bu si sheng wu (Mayat Hidup) di dalam ruangan, sudah tidak ada beberapa yang bisa mengalahkannya. Terlihat betapa kuatnya fa (metode) tempur yi shu (seni lain) ini.
Melihat Mo Po Tian menyerang dengan satu cakar, Zhao Hai juga mengepalkan tinju dan melancarkan serangan. Tinju ini dilayangkan, tanpa sedikit pun suara angin. Dan seluruh kepalan tangannya memberi perasaan sangat berat.
Tapi Mo Po Tian merasakan, sebelum cakarnya menyentuh tinju Zhao Hai, di depannya sudah muncul hambatan. Setelah cakarnya menerobos hambatan itu, tenaga sepuluh lapis sudah hilang tiga atau empat lapis. Saat itu tinju Zhao Hai juga datang. Bum! Satu tinju dan satu cakar bertabrakan. Tubuh Mo Po Tian goyah, langsung terpental ke belakang. Sedangkan Zhao Hai, tubuhnya berturut-turut bergetar beberapa kali, melenyapkan serangan Mo Po Tian.
Pertarungan antara keduanya kali ini ternyata seri. Tepatnya, Zhao Hai masih unggul. Ini tidak disangka oleh siapa pun. Mo Zhen Tian dan yang lainnya bahkan lebih terkejut, menatap Zhao Hai dengan penuh keterkejutan.
Sedangkan Mo Po Tian begitu mendarat, dia berteriak ‘Aum’ dan kembali menyerbu ke arah Zhao Hai. Jelas dia merasa serangan tadi sangat memalukan. Dia sendiri seorang Chang Sheng qi (強者 periode Abadi), malah dibuat unggul oleh seorang kultivator Du Jie qi (periode Menembus Kesengsaraan). Ini bagaimana dia bisa tahan. Sekarang di kepalanya hanya ada satu pikiran, yaitu membunuh Zhao Hai.
Ekspresi Mo Zhen Tian dan yang lainnya sekarang lebih terkejut lagi. Meskipun mereka juga sudah beberapa kali bersuara menghentikan Mo Po Tian, tapi Mo Po Tian yang sudah kepanasan tidak mendengarnya. Dan Mo Zhen Tian dan yang lainnya jelas juga tidak benar-benar berniat menghentikan Mo Po Tian. Mereka jelas juga punya sedikit niat membunuh terhadap Zhao Hai.
Bagaimana mungkin Zhao Hai tidak tahu sedikit pikiran licik Mo Zhen Tian dan yang lainnya. Tapi dia tidak ambil pusing. Sebelumnya di dalam ruangan, baik bertarung dengan Zhu Li, maupun dengan bu si sheng wu (Mayat Hidup), dia selalu merasa kurang puas. Sekarang baiklah, Mo Po Tian sedang menyerang dengan sekuat tenaga, dan dia juga seorang Chang Sheng qi (強者 periode Abadi) yang tangguh. Bertarung dengan orang seperti ini, memberinya pengalaman bertarung, membuat fa (metode) tempur yi shu (seni lain)-nya semakin sempurna.
Meskipun ruangan dalam gua ini tidak kecil, tapi dibandingkan dengan luar ruangan, tetap terlalu kecil. Dan di dalam ruangan masih duduk banyak orang, serta banyak barang. Ini membuat ruang bagi Zhao Hai dan Mo Po Tian untuk bertarung semakin kecil. Keduanya di sini hampir tidak bisa menggunakan shen fa (ilmu gerak) sama sekali, hanya bisa bertarung jarak dekat.
Seharusnya ini lebih merugikan Zhao Hai. Bagaimanapun dia seorang Du Jie qi (强者 periode Menembus Kesengsaraan). Sebelumnya dia bertarung dengan Chang Sheng qi (強者 periode Abadi), mengandalkan shen fa (ilmu gerak)-nya. Ini sangat dipahami Mo Zhen Tian dan yang lainnya. Karena itu mereka berani membiarkan Mo Po Tian bertarung dengan Zhao Hai. Tapi jelas kali ini mereka salah tebak. Zhao Hai sekarang punya fa (metode) tempur yi shu (seni lain), sangat berbeda dengan sebelumnya.
Pertarungan yi shu (seni lain) Zhao Hai, memiliki berbagai macam yi shu (seni lain). Dan menggabungkan yi shu (seni lain) ini, membuat kekuatan serangan Zhao Hai semakin tangguh. Pada saat yang sama, dia juga bisa menghadapi berbagai gaya bertarung. Pertarungan jarak dekat dalam lingkup kecil seperti ini, dia menghadapinya dengan mudah.
Keduanya bertarung sepuluh jurus lebih, Zhao Hai tidak hanya tidak kalah, bahkan Mo Po Tian dibuat kewalahan oleh gaya bertarung Zhao Hai yang baru, dan bahkan sudah mulai terdesak.
Saat Mo Zhen Tian dan yang lainnya diam-diam cemas, tiba-tiba mereka merasakan suasana di sekitar agak berbeda. Mereka merasakan di sekitar mereka muncul banyak qi xi Chang Sheng qi (强者 periode Abadi). Begitu mereka menoleh melihat, mereka langsung tertegun. Karena mereka mendapati, di pintu masuk gua, sudah diblokir oleh beberapa Chang Sheng qi (强者 periode Abadi) bu si sheng wu (Mayat Hidup). Dan di sekitar mereka, juga tanpa suara muncul banyak Chang Sheng qi (強者 periode Abadi) bu si sheng wu (Mayat Hidup). Chang Sheng qi (強者 periode Abadi) bu si sheng wu (Mayat Hidup) ini, satu per satu menatap mereka dengan tatapan siap menerkam, jelas jika Zhao Hai memberi perintah, mereka akan segera menyerang.
Penemuan ini, membuat Mo Zhen Tian dan yang lainnya terkejut hingga berkeringat dingin. Tadi mereka karena melihat Zhao Hai mengeluarkan peta Tian Mo Jie (Dunia Iblis Surgawi),一時激动, malah lupa Zhao Hai masih memiliki begitu banyak Chang Sheng qi (強者 periode Abadi) bu si sheng wu (Mayat Hidup). Jika Zhao Hai mau, hari ini orang-orang di ruangan ini, tidak satu pun bisa hidup.
Keringat Mo Zhen Tian dan yang lainnya mengucur. Mereka sekarang baru ingat, Zhao Hai ini adalah tuan yang tidak bisa diganggu. Untunglah mereka belum bertindak terlalu keterlaluan. Jika Zhao Hai benar-benar ingin mengambil nyawa mereka, mungkin sudah lama bertindak. Tapi tidak bisa membiarkan Zhao Hai dan Mo Po Tian terus bertarung.
Begitu memikirkan ini, Mo Zhen Tian dan beberapa orang lainnya segera berseru lantang: “Berhenti, cepat berhenti.” Selesai bicara, beberapa orang itu menggerakkan tubuh, serempak meluncur ke tengah arena. Tapi target mereka bukan Zhao Hai, melainkan Mo Po Tian. Mereka tidak berpikir untuk memanfaatkan kesempatan menyerang Zhao Hai. Zhao Hai bisa membiarkan bu si sheng wu (Mayat Hidup) itu sekarang tidak menyerang mereka, pasti dia yakin. Dan mereka sekarang juga ingat, Zhao Hai adalah seorang Kong Jian Yi Shu Shi (Ahli Seni Lain Ruang). Bahkan jika mereka bersama-sama menyerang, kemungkinan besar tidak bisa meninggalkan Zhao Hai.
Beberapa orang bersama-sama menyerang, menangkap Mo Po Tian. Mo Po Tian yang sudah terpancing emosi masih ingin meronta, tapi bagaimana bisa lepas. Saat itu Mo Zhen Tian berteriak keras: “Mo Po Tian, kau tenang! Jika tidak tenang, jangan salahkan kami jika kami melumpuhkanmu.” Perkataan Mo Zhen Tian ini bukan main-main. Jika mereka tidak bisa membuat Mo Po Tian tenang, siapa tahu reaksi Zhao Hai nanti. Saat itu bukan mereka yang melumpuhkan Mo Po Tian, tapi Zhao Hai yang melumpuhkan mereka semua.
Mo Po Tian tersadar oleh teriakan keras Mo Zhen Tian. Dia melirik sekeliling, tiba-tiba mengerti sesuatu. Dia tidak meronta lagi, tapi masih menatap Zhao Hai dengan penuh kebencian. Zhao Hai menatap Mo Po Tian, tersenyum tipis dan berkata: “Kekuatan lumayan. Jika bukan karena ingin kau membantu saya mencoba gong fa (teknik kultivasi) yang baru saya ciptakan, kau pikir kau masih bisa berdiri di sini dan memelototiku? Tidak tahu malu.”
Mo Zhen Tian segera berkata pada Zhao Hai: “Tuan, jangan tersinggung. Po Tian juga tidak sengaja. Tuan, silakan duduk, kita bicarakan urusan bisnis.”
Mo Zhen Tian sekarang benar-benar menyesal. Dia benar-benar takut karena ini akan menyinggung Zhao Hai. Jika Zhao Hai benar-benar memimpin pasukan menyerang Tian Mo Jie (Dunia Iblis Surgawi), maka masalah mereka akan besar. Jadi saat bicara dengan Zhao Hai, tanpa sadar dia menambahkan sedikit kehati-hatian.
Zhao Hai mengangguk, duduk kembali. Saat ini Mo Po Tian sudah ditarik ke samping oleh beberapa orang lain. Zhao Hai melambaikan tangan, Chang Sheng qi (強者 periode Abadi) bu si sheng wu (Mayat Hidup) itu semuanya berubah menjadi segumpal qi hitam dan menghilang. Cara seperti ini, membuat Mo Zhen Tian dan yang lainnya benar-benar diam, satu per satu memandang Zhao Hai dengan penuh harap.
Zhao Hai menatap beberapa orang itu, tersenyum tipis dan berkata: “Sebenarnya saya benar-benar datang untuk berbisnis. Bisnis saya tadi sudah saya sampaikan pada kalian. Menurut kalian bagaimana? Saya melakukan bisnis antara Tian Mo Jie (Dunia Iblis Surgawi) dan Xiu Zhen Jie (Dunia Persilatan). Ini baik untuk kedua dunia. Dan tidak akan mempengaruhi pedagang yang sudah ada di kedua dunia. Saya beri kalian waktu tiga hari untuk berpikir. Jika kalian setuju, tolong tunjukkan beberapa lokasi toko untuk saya. Saya akan membangun toko. Jadi, bisnis ini jadi atau tidak, tergantung pada kalian. Tiga hari lagi saya akan datang.” Selesai bicara, sosok Zhao Hai sudah menghilang dari ruangan, hanya meninggalkan Mo Zhen Tian dan yang lainnya.
Mo Zhen Tian menatap yang lain, berkata dengan suara berat: “Bagaimana pendapat kalian semua? Setuju atau tidak dengan bisnis ini?”
Seorang Tian Mo (Iblis Surgawi) tersenyum pahit: “Bisa tidak setuju? Lagipula, seperti yang dikatakan Tuan Zhao Hai, bisnis ini bagi Tian Mo Jie (Dunia Iblis Surgawi) kita hanya ada untung tidak ada ruginya. Mengapa tidak setuju? Saya rasa ini bisa dilakukan. Dengan materi dari Xiu Zhen Jie (Dunia Persilatan) sana, kekuatan Tian Mo Jie (Dunia Iblis Surgawi) kita pasti akan meningkat pesat.”
==
Zhao Hai duduk dengan tenang di dalam ruang angkasa. Lao La berjalan mendekatinya, bersandar padanya dan berkata, “Hai Ge, maafkan aku ya, sudah merepotkanmu sampai harus pergi ke Tian Mo Zu (Suku Iblis Langit). Sungguh tidak menyangka, para Tian Mo Zu (Suku Iblis Langit) itu benar-benar berani menyerangmu.”
Zhao Hai tersenyum tipis, “Tidak apa-apa. Begini juga bagus, bertarung dengan seorang kuat Chang Sheng Qi (Periode Keabadian) bisa menguji kemampuanku. Hehe, sekarang kalau berhadapan dengan kuat Chang Sheng Qi (Periode Keabadian), meskipun tidak menggunakan bantuan Bu Si Sheng Wu (Makhluk Abadi) itu, aku bisa mengatasinya. Ini bagus. Lagipula Tian Mo Jie (Dunia Iblis Langit) di sana benar-benar setuju untuk berbisnis dengan kita, itu juga menguntungkan kalian.”
Lao La mengangguk, lalu melanjutkan, “Hai Ge, kami baru saja menghitung, dan berencana untuk membuka toko di sepuluh Wei Mian (Dimensi) secara bersamaan. Nama tokonya Shi Quan Dian (Toko Sepuluh Sempurna). Bagaimana menurutmu?”
“Shi Quan Dian (Toko Sepuluh Sempurna)? Nama bagus. Urusan seperti ini kalian atur saja. Bisnis ini juga tidak perlu terlalu dipikirkan, jangan sampai kalian kelelahan, tidak sebanding.”
Lao La mengangguk, “Tenanglah, kami hanya iseng ingin mengisi waktu saja, tidak akan sampai memforsir diri.”
Zhao Hai tersenyum tipis, lalu berkata dengan suara berat, “Tiga hari lagi, aku akan pergi ke Tian Mo Jie (Dunia Iblis Langit) untuk menyelesaikan urusan ini. Setelah itu aku akan berkultivasi dalam pengasingan. Urusan bisnis kalian atur sendiri. Ingat, pastikan keselamatan kalian sendiri.”
Lao La tersenyum, “Tenanglah Hai Ge. Bertahun-tahun begini, apa kami belum pernah menghadapi badai? Sepuluh Jie Mian (Dunia-Dimensi) ini, orang macam apa yang bisa menjadi lawan kami? Kau tak usah khawatir.”
Kali ini Zhao Hai mengangguk. Sejujurnya, situasi di Yue Long Jie (Dunia Naga Melompat) memang di luar dugaan Zhao Hai, cukup sulit. Manusia dan Yao Shou (Binatang Iblis) di sana mungkin bisa memberinya sedikit ancaman. Sedangkan untuk tempat seperti Xiu Zhen Jie (Dunia Kultivasi) ini, hampir tidak ada yang bisa mengancam Zhao Hai lagi. Terutama setelah Zhao Hai mempelajari cara bertarung dengan Yi Shu (Teknik Ajaib), sekarang dia bisa mengalahkan kuat Chang Sheng Qi (Periode Keabadian) secara langsung. Ditambah dengan berbagai macam cara yang dimilikinya, sekarang Zhao Hai benar-benar bisa berjalan seenaknya di Xiu Zhen Jie (Dunia Kultivasi). Bahkan tanpa menggunakan Bu Si Sheng Wu (Makhluk Abadi) Chang Sheng Qi (Periode Keabadian), tidak ada yang bisa berbuat apa-apa padanya.
Namun Zhao Hai sekarang tidak punya keinginan untuk menjadi raja atau penguasa. Yang ingin dia lakukan sekarang adalah membantu Hei Hu Bang (Geng Harimau Hitam) memiliki kemampuan untuk melindungi diri sendiri. Setelah itu dia bisa dengan tenang pergi ke Yue Long Jie (Dunia Naga Melompat), lalu ke Zhen Ling Jie (Dunia Roh Sejati).
Mengejar kultivasi ke tingkat yang lebih tinggi, itulah yang paling diinginkan Zhao Hai.
Tiga hari berlalu dalam sekejap. Zhao Hai tiba di Tian Mo Jie (Dunia Iblis Langit). Mo Zhen Tian dan yang lainnya sudah menunggu Zhao Hai di sana. Mereka tentu saja tidak keberatan dan menyetujui permintaan Zhao Hai, sekaligus menunjukkan beberapa lokasi pendirian toko yang ditunjuk untuk Zhao Hai.
Alasan Zhao Hai membiarkan Mo Zhen Tian dan yang lainnya menunjuk lokasi pendirian toko adalah agar tidak terlalu menekan Mo Zhen Tian dan yang lainnya, juga sekaligus membuat mereka mengerti bahwa dia sungguh-sungguh datang untuk berbisnis.
Namun di luar dugaan Zhao Hai, lokasi pendirian toko yang ditunjukkan Mo Zhen Tian dan yang lainnya semuanya berada di tempat yang bagus. Beberapa bahkan langsung berada di dalam Da Zong Men (Sekte Besar) mereka. Ini sungguh di luar dugaan Zhao Hai.
Zhao Hai juga tidak membiarkan Mo Zhen Tian dan yang lainnya bekerja sia-sia. Dia memberikan peta bintang seluruh wilayah Tian Mo Jie (Dunia Iblis Langit) yang ada di tangannya kepada Mo Zhen Tian dan yang lainnya. Benda ini kegunaannya tidak terlalu besar bagi Zhao Hai, dan jika dia mau, dia bisa membuat yang lebih baik kapan saja. Benda ini akan lebih berguna jika berada di tangan Mo Zhen Tian dan yang lainnya.
Mo Zhen Tian dan yang lainnya sangat berterima kasih kepada Zhao Hai. Meskipun Tian Mo Sheng Zong (Sekte Suci Iblis Langit) bisa dibilang mendominasi di Tian Mo Jie (Dunia Iblis Langit), tapi dengan peta ini, urusan mereka ke depan akan lebih mudah.
Setelah menyelesaikan urusan di Tian Mo Jie (Dunia Iblis Langit), Zhao Hai kembali ke Xiu Zhen Jie (Dunia Kultivasi) sebentar, lalu beristirahat dengan baik di dalam ruang angkasa selama dua hari, melihat situasi Tie Zhan Tian di Yue Long Jie (Dunia Naga Melompat), baru kemudian bersiap untuk berkultivasi dalam pengasingan.
Kultivasi dalam pengasingan Zhao Hai kali ini sangat penting. Dia akan menggunakan Yi Shu (Teknik Ajaib)-nya untuk berkomunikasi dengan segala sesuatu, sebagai persiapan untuk memasuki Chang Sheng Qi (Periode Keabadian) di masa depan.
Zhao Hai juga tahu bahwa ini bukan perkara mudah. Terutama untuk berkomunikasi dengan benda mati di mata orang lain, itu akan lebih sulit lagi. Seperti saat Zhao Hai sebelumnya berkomunikasi dengan pohon besar, itu akan membuat pikirannya menjadi sangat lambat. Pohon besar meskipun begitu, tetaplah makhluk hidup. Jika dia harus berkomunikasi dengan batu atau logam, itu akan lebih sulit lagi. Batu dan logam, di mata orang lain, sama sekali tidak mungkin memiliki pikiran. Zhao Hai tahu, jika tebakannya tidak salah, kecepatan berpikir benda mati ini akan lebih lambat lagi, sehingga waktu yang dia butuhkan akan lebih panjang lagi.
Untuk kali ini, Zhao Hai sudah mempersiapkan diri dengan matang. Dia bahkan memberi tahu Cai Er, jika perlu, harus memaksanya untuk membangunkannya. Karena Zhao Hai benar-benar takut kalau-kalau dia tersesat dalam pikiran benda lain dan tidak bisa bangun lagi.
Cai Er juga tahu betapa berbahayanya kali ini, dia mengangguk. Zhao Hai beristirahat beberapa hari lagi, memulihkan kondisi terbaiknya baik dalam Shen Shi Li (Kekuatan Pikiran) maupun fisik, baru kemudian memulai kultivasi dalam pengasingan.
Komunikasi pertama Zhao Hai dalam pengasingan tetap dengan pohon besar. Karena dia sebelumnya pernah memiliki pengalaman berkomunikasi dengan pohon besar, itu akan membantunya mengendalikan pikirannya sendiri, agar tidak sepenuhnya terperosok.
Zhao Hai pertama-tama berkomunikasi dengan Mian Bao Shu (Pohon Roti). Mian Bao Shu (Pohon Roti) ini paling banyak di ruang angkasa, hampir bisa dilihat di mana-mana. Buah roti yang dihasilkannya adalah makanan pokok berbagai ras di ruang angkasa. Sebenarnya, memakan buah roti begitu saja agak disayangkan. Setelah ruang angkasa mengalami beberapa kali peningkatan, Ling Qi (Energi Spiritual) yang terkandung dalam Mian Bao Shu (Pohon Roti) sudah sangat banyak. Ling Qi (Energi Spiritual) ini jika dimakan bisa langsung diserap seluruhnya oleh tubuh, sama sekali tidak beracun. Jika ini dibawa ke luar, pasti akan menjadi barang bagus yang diperebutkan oleh semua Xiuzhe (Kultivator) di Xiu Zhen Jie (Dunia Kultivasi). Tapi di dalam ruang angkasa, ini hanyalah barang paling biasa.
Zhao Hai mendatangi sebuah Mian Bao Shu (Pohon Roti). Pohon ini hanyalah pohon paling biasa, tidak ada yang istimewa. Zhao Hai juga hanya asal memilih satu pohon. Hanya dengan begini dia bisa memahami pikiran Mian Bao Shu (Pohon Roti) dengan paling nyata.
Tubuh Zhao Hai bersinar hijau, sekujur tubuhnya sudah menyatu ke dalam Mian Bao Shu (Pohon Roti). Selanjutnya Zhao Hai perlahan-lahan menyesuaikan pikirannya, membuat pikirannya selaras dengan pikiran Mian Bao Shu (Pohon Roti) secara perlahan.
Pikiran Mian Bao Shu (Pohon Roti) sangat sederhana, hampir tidak bisa disebut sebagai pikiran, hanya bisa disebut sebagai naluri, naluri untuk tumbuh. Pada saat itu, Zhao Hai merasa seperti berubah menjadi Mian Bao Shu (Pohon Roti). Dia bisa merasakan dengan jelas akarnya, sedang menyerap nutrisi dan air dari tanah, lalu mengubahnya menjadi serpihan Ling Qi (Energi Spiritual), melalui transportasi tubuh, menyalurkan Ling Qi (Energi Spiritual) ini ke daun-daunnya, dan akhirnya membentuk buah.
Kemudian melalui daun, dia menyerap sebagian Ling Qi (Energi Spiritual), dan melepaskan sebagian Ling Qi (Energi Spiritual) di dalam tubuhnya melalui daun. Pada saat yang sama, daunnya perlahan-lahan layu, lalu jatuh ke tanah, akhirnya menjadi nutrisi di dalam tanah, juga merupakan salah satu bentuk Ling Qi (Energi Spiritual). Ini adalah siklus yang sangat halus.
Zhao Hai tenggelam dalam perasaan ini. Dia bisa merasakan bahwa dia tidak memiliki konflik apa pun dengan Ling Qi (Energi Spiritual) di sekitarnya. Dia menyerap Ling Qi (Energi Spiritual), dan pada saat yang sama melepaskan Ling Qi (Energi Spiritual). Dia mengambil dari alam, dan pada saat yang sama memberikan kepada alam. Ini adalah sebuah proses, sebuah proses siklus, tidak berpengaruh sama sekali terhadap Ling Qi (Energi Spiritual) di seluruh alam.
Meskipun Zhao Hai sebelumnya pernah merasakan perasaan ini di pohon besar di Lin Hai Kong Jian (Ruang Angkasa Lautan Hutan), tapi saat itu dia hanya secara tidak sengaja merasakan perasaan ini, lalu tidak lama kemudian keluar. Meskipun yang dia sebut tidak lama, sebenarnya waktunya sudah cukup panjang. Tapi untuk pohon, itu masih sangat singkat, sangat berbeda dengan perasaan kali ini.
Zhao Hai merasa dirinya adalah Mian Bao Shu (Pohon Roti). Dia bisa merasakan segala sesuatu di sekitarnya melalui perasaan pohon. Perasaan itu sungguh sangat menakjubkan.
Tidak tahu berapa lama kemudian, Zhao Hai akhirnya sadar. Pikirannya perlahan-lahan melepaskan diri dari Mian Bao Shu (Pohon Roti), lalu tubuhnya juga perlahan-lahan meninggalkan Mian Bao Shu (Pohon Roti), keluar dari pohon itu.
Setelah Zhao Hai keluar dari Mian Bao Shu (Pohon Roti), dia segera melihat waktu. Sebelum memasuki pohon, dia sudah meminta Cai Er menyiapkan alat pencatat waktu. Sekarang dia ingin melihat sudah berapa lama dia berada di dalam.
Sekilas melihat alat pencatat waktu, Zhao Hai tertegun, lalu tidak bisa menahan diri untuk menggeleng, tersenyum pahit. Dia memang agak meremehkan kelambanan berpikir pohon besar ini. Dia hanya merasa tidak lama berada di dalam Mian Bao Shu (Pohon Roti), seperti tidur sebentar. Tapi begitu sadar, dia baru menyadari bahwa dia sudah berada di dalam Mian Bao Shu (Pohon Roti) selama satu tahun.
Satu tahun,整整 satu tahun lamanya, dia berada di dalam Mian Bao Shu (Pohon Roti), sedangkan perasaannya sendiri hanya seperti tidur sebentar. Kecepatan berpikir seperti ini benar-benar membuat Zhao Hai tidak bisa berkata-kata.
Keluar dari Mian Bao Shu (Pohon Roti), Zhao Hai segera kembali ke villa ruang angkasa. Dia ingin melihat apa yang dilakukan Cai Er dan yang lainnya selama satu tahun ini.
Tidak lama kemudian Zhao Hai kembali ke villa. Begitu sampai di villa, Zhao Hai tertegun. Di villa hanya ada Cai Er, Ju Li, dan Mei Ge. Yang lain tidak ada. Zhao Hai memandang Cai Er dengan heran, “Cai Er, kenapa hanya kalian bertiga? Yang lain mana?”
Cai Er begitu melihat Zhao Hai keluar, segera berkata, “Hai Ge, kau sudah kembali. Lao La dan kakak-kakak yang lain sudah pergi ke toko. Sebentar lagi akan pulang. Aku tidak menyangka kali ini kau berkultivasi dalam pengasingan selama itu. Bagaimana perasaanmu?”
Zhao Hai tersenyum tipis, “Perasaannya lumayan, seperti tidur sebentar. Bagaimana? Bisnisnya gimana?”
Mendengar Zhao Hai bertanya begitu, Cai Er langsung bersemangat, “Bagus, bagus sekali! Bisnisnya berjalan sangat bagus. Sekarang kami sudah membuka hampir lima ratus Shi Quan Dian (Toko Sepuluh Sempurna) di sepuluh ruang angkasa. Dan setelah usaha selama setahun ini, Shi Quan Dian (Toko Sepuluh Sempurna) kita sudah terkenal di berbagai Wei Mian (Dimensi).”
Zhao Hai tersenyum tipis, “Bagus sekali. Shi Quan Dian (Toko Sepuluh Sempurna) ini, mungkin nanti bisa menjadi platform komunikasi antar berbagai Wei Mian (Dimensi). Hehe, kalian bekerja sangat baik.”
Cai Er tersenyum, “Apa sih. Yang paling utama adalah, setelah satu tahun perkembangan, sekarang Shi Quan Dian (Toko Sepuluh Sempurna) sudah memiliki pengaruh tertentu di berbagai Wei Mian (Dimensi). Di Wei Mian (Dimensi) mana pun, tidak ada yang berani macam-macam dengan kita. Bahkan tanpa menggunakan Bu Si Sheng Wu (Makhluk Abadi) di ruang angkasa, tidak ada yang berani sembarangan memprovokasi kita.”
Zhao Hai tertegun sebentar, tapi kemudian dia hanya menggeleng dan tersenyum pahit. Zhao Hai sangat tahu kemampuan Lao La dan yang lainnya. Sejujurnya, Lao La dan yang lainnya bisa mencapai titik ini, Zhao Hai sama sekali tidak terkejut. Jika tidak mengikutinya, mungkin Lao La sudah memiliki imperium bisnis di tangannya. Hal kecil seperti ini tidak akan menyulitkan mereka.
==
Di dalam kong jian (ruang) menemani Lao La dan yang lainnya selama beberapa hari, sekaligus melihat situasi Tie Zhan Tian dan mereka di Yue Long Jie (Alam Naga Melompat) sana, Zhao Hai baru bersiap untuk bi guan (pertapaan tertutup) yang kedua.
Xiu zhen jie (dunia kultivasi) semuanya normal, bisnis Lao La dan yang lainnya normal, Tie Zhan Tian dan mereka masih hidup susah senang di Yue Long Jie sana, tapi secara keseluruhan masih normal, Zhao Hai jadi tidak ada yang perlu dikhawatirkan.
Meskipun Zhao Hai tinggal di dalam pohon selama setahun, tapi Zhao Hai mendapati, ling qi (energi spiritual) di dalam tubuhnya tidak pernah berhenti berlatih, bahkan bisa dibilang ling qi-nya sekarang lebih murni dari sebelumnya, juga lebih dalam, tingkatannya sama sekali tidak kalah dengan saat dia berlatih.
Yang paling utama, Zhao Hai juga menemukan satu ciri, yaitu pori-pori di tubuhnya sekarang sepertinya semuanya terbuka, dan ling qi di dalam tubuhnya akan mengalir keluar tubuh melalui pori-pori, sedangkan ling qi di luar tubuhnya, akan mengalir masuk ke dalam tubuhnya melalui pori-pori. Cara berlatih ini seperti pohon besar, keluar masuk ini, selain membuat ling qi Zhao Hai lebih murni dan dalam, juga membuat Zhao Hai merasakan, sel-sel di tubuhnya lebih aktif, membuat yi shu (teknik khusus) di dalam tubuhnya ikut bertambah, terutama yi shu jenis Mu (Kayu), lebih-lebih lagi.
Zhao Hai tidak menyangka masih ada kejutan tak terduga begini. Tapi ini untuknya hanya ada untung tidak ada rugi. Dia sekarang malah lebih penasaran dengan yi shu lainnya, dia benar-benar ingin tahu, yi shu lainnya, akan memberinya keuntungan seperti apa.
Tapi sebelum menggunakan yi shu lainnya, Zhao Hai tetap ingin menyempurnakan yi shu Mu dengan baik. Yang dimaksud Zhao Hai dengan menyempurnakan, sebenarnya adalah lebih banyak berkomunikasi dengan beberapa hutan. Sebelumnya dia hanya berkomunikasi dengan Mian Bao Shu (Pohon Roti), sekarang Zhao Hai ingin berkomunikasi dengan pohon lainnya, dia ingin memetik kelebihan dari berbagai pohon, lihat apa efeknya.
Sekarang di kong jian ada banyak pohon, Zhao Hai satu per satu jenis pohon diajak berkomunikasi. Tapi kali ini berkomunikasi tidak selama waktu berkomunikasi dengan Mian Bao Shu. Kalau setiap jenis pohon butuh setahun, Zhao Hai mungkin seumur hidup tidak akan keluar dari kong jian.
Akhirnya Zhao Hai menemukan, pohon biasa, saat diajak berkomunikasi sudah tidak ada efeknya. Hanya pohon yang lebih tinggi tingkatnya yang bisa. Zhao Hai mengalihkan target ke pohon-pohon yang memiliki kemampuan khusus, seperti Lan Mu Shu (Pohon Kayu Biru), Tie Shu (Pohon Besi) yang bisa digunakan sebagai bahan lian qi (pembuatan alat sihir).
Saat mulai berkomunikasi dengan pohon-pohon ini, Zhao Hai segera merasakan perbedaan pohon-pohon ini. Pohon-pohon ini benar-benar berbeda, Zhao Hai bisa dengan jelas merasakan, kecepatan pohon-pohon ini menyerap tian di ling qi (energi langit dan bumi) lebih cepat, dan juga membawa beberapa kemampuan khusus. Seperti Lan Mu Shu, sangat membantu untuk kultivasi jing shen li (kekuatan spiritual). Zhao Hai setelah berkomunikasi dengan Lan Mu Shu mendapati jing shen li-nya bertambah sangat cepat. Sedangkan saat dia berkomunikasi dengan Tie Shu, dia mendapati yi shu Jin (Logam) nya sepertinya sedikit bertambah.
Tentu saja ini bukan yang utama. Yang utama adalah Zhao Hai menemukan, setelah berkomunikasi dengan pohon-pohon ini, kecepatan pori-porinya menyerap tian di ling qi sepertinya lebih cepat, dan jumlahnya juga lebih besar.
Setelah berkomunikasi dengan pohon-pohon khusus ini, Zhao Hai melihat waktu, ternyata sejak terakhir kali dia berkomunikasi dengan Mian Bao Shu, sudah berlalu sekitar satu setengah tahun. Artinya Zhao Hai berkomunikasi dengan pohon-pohon ini menghabiskan satu setengah tahun lagi.
Satu setengah tahun, itu bukan jumlah kecil. Zhao Hai sungguh tidak menyangka akan memakan waktu selama ini. Dan sekarang, bahkan pohon-pohon di xiu zhen jie yang bisa dijadikan bahan lian qi, atau yao cai (bahan obat), semuanya sudah diajak berkomunikasi oleh Zhao Hai, bahkan tanaman seperti Jie Tian Teng (Sulur Penyambung Langit) pun sudah diajak berkomunikasi.
Tanaman ini juga termasuk dalam lingkup yang bisa dikomunikasikan oleh yi shu Mu. Berkomunikasi dengan benda-benda ini, Zhao Hai juga mendapat banyak keuntungan. Seperti saat dia berkomunikasi dengan Jie Tian Teng, setelah berkomunikasi, dia mendapati jing mai (meridian) nya bisa memanjang seenaknya, mau sepanjang apa bisa. Ini sungguh membuat Zhao Hai sangat terkejut.
Tapi setelah berkomunikasi dengan tanaman-tanaman ini, Zhao Hai menemukan, tanaman terakhir yang harus diajak berkomunikasi tinggal dua. Dan dua tanaman ini bagi kong jian, tingkat kepentingannya mutlak di urutan pertama. Satu adalah Jing Ling Shu (Pohon Peri), Jing Ling Shu bisa menyediakan ling qi untuk kong jian, kalau dibawa ke luar kong jian, juga bisa mengubah lingkungan di beberapa tempat di luar.
Sedangkan tanaman yang satu lagi tidak usah dikatakan lagi, tingkat perhatian Zhao Hai padanya, jauh di atas Jing Ling Shu. Tanaman ini adalah Bai Ling Shu (Pohon Seratus Roh), Bai Ling Shu adalah tanaman dengan tingkat tertinggi di kong jian, juga tanaman yang paling diperhatikan Zhao Hai.
Zhao Hai memilih Jing Ling Shu terlebih dulu. Jing Ling Shu tidak tinggi, Zhao Hai juga tidak bisa masuk ke dalam Jing Ling Shu. Tapi dia tidak perlu masuk ke dalam Jing Ling Shu, dia hanya perlu berkomunikasi dengan Jing Ling Shu.
Zhao Hai menggunakan si wei (pemikiran) nya untuk masuk ke dalam Jing Ling Shu. Begitu si wei Zhao Hai masuk ke dalam Jing Ling Shu, dia merasakan ling qi yang sangat melimpah. Ling qi ini sekental itu, semurni itu, dibanding ling qi di dalam tubuh Zhao Hai, juga lebih unggul.
Di dalam pohon ini juga ada saluran yang tak terhitung jumlahnya, mengirim ling qi dari tanah terus menerus ke mahkota pohon. Tapi saluran itu ternyata juga terbentuk dari energi, dan saluran ini sangat banyak, kecepatan menyerap ling qi lebih cepat, kecepatan mengeluarkan ling qi juga lebih cepat. Dan yang utama, ling qi yang dikeluarkan Jing Ling Shu, juga memiliki shu xing (atribut) tertentu. Ling qi yang dikeluarkan Jing Ling Shu, adalah shu xing Mu.
Tapi ling qi yang dikeluarkan Jing Ling Shu, shu xing-nya sangat rendah, mendekati tanpa shu xing. Jadi xiu shi (kultivator) meskipun menggunakannya juga tidak akan merasakan apa-apa.
Dan ling qi jenis ini, bagi xiu shi bahkan orang biasa, bantuannya sangat besar. Karena jing qi (energi murni) ini bisa memperpanjang umur manusia, membuat orang bisa hidup lebih lama. Termasuk ling qi yang memiliki fungsi memelihara kesehatan. Ini juga alasan mengapa Jing Ling Yi Zu (Suku Peri) hidup lebih lama dari ras lain.
Zhao Hai setelah mengubah si wei nya menjadi pohon Jing Ling Shu, baru mengetahui hal-hal ini. Zhao Hai diam-diam merasakan keajaiban Jing Ling Shu. Dia mendapati Jing Ling Shu seperti pabrik pengolah ling qi. Dia menyerap ling qi dari tanah ke dalam tubuhnya, mengeluarkannya, mengubahnya menjadi ling qi shu xing Mu. Lalu menyerap ling qi dari luar ke dalam tubuhnya, kemudian mengeluarkannya dari sistem akarnya, mengubah tanah, membuat tanah lebih cocok untuk pertumbuhan tanaman. Ini juga alasan mengapa di tempat Jing Ling Shu tumbuh, tanaman lain juga tumbuh sangat baik.
Zhao Hai mendapati, kondisi di dalam Jing Ling Shu, jauh lebih rumit daripada pohon lain. Di dalam Jing Ling Shu ada beberapa saluran yang sangat khusus. Saluran ini ternyata tidak nyata, ling qi saat melewati saluran itu, bisa mengalami beberapa perubahan, atau menghasilkan beberapa shu xing. Inilah yang paling diperhatikan Zhao Hai.
Zhao Hai menggunakan kemampuan si wei nya, merasakan baik-baik kegunaan saluran itu. Sampai dia benar-benar memahaminya, barulah dia mengeluarkan si wei dari Jing Ling Shu.
Setelah keluar, Zhao Hai seperti biasa melihat ji shi qi (penghitung waktu) yang diletakkan di samping. Begitu melihat, Zhao Hai tertegun. Dia mendapati waktu yang ditunjukkan ji shi qi ini agak tidak cocok, lebih cepat dari perkiraannya.
Dua tahun lebih ini, Zhao Hai terus berkomunikasi dengan berbagai macam pohon. Dia sudah memperkirakan waktu komunikasinya dengan pohon besar kira-kira setara dengan berapa lama di dunia luar. Sampai akhirnya perkiraannya tidak akan meleset banyak.
Tapi hari ini berbeda. Kali ini dia memperkirakan waktu komunikasinya dengan Jing Ling Shu minimal satu bulan. Tapi sekarang dia lihat ji shi qi, ternyata baru lewat sepuluh hari kurang, hanya sepertiga dari perkiraannya. Ini sungguh membuat Zhao Hai sangat terkejut.
Zhao Hai menatap ji shi qi, sedikit mengerutkan kening, lalu berkata dengan suara berat, “Cai Er, apa ji shi qi ini rusak?”
Cai Er segera muncul di samping Zhao Hai, melihat ji shi qi itu, lalu menggeleng, “Tidak rusak, Hai Ge. Ini barang produksi kong jian, masa bisa cepat rusak. Sangat akurat.”
Zhao Hai mengangguk. Dia menoleh ke Jing Ling Shu, lalu mengingat-ingat pengalaman dua tahun lebih terakhir. Akhirnya dia memang menemukan sedikit masalah, yaitu semakin tinggi tingkat pohon, si wei mereka semakin cepat. Sedangkan pohon biasa, kecepatan si wei mereka semakin lambat. Seperti Mian Bao Shu, kecepatan si wei nya lebih lambat dari Lan Mu Shu dan Tie Shu. Sedangkan Lan Mu Shu dan Tie Shu dibanding Jing Ling Shu, kecepatan si wei nya lebih lambat. Jadi Zhao Hai salah perkiraan.
Zhao Hai sekarang mengerti, ternyata semakin cepat si wei pohon, semakin tinggi tingkatnya. Ini cukup menarik. Zhao Hai menyuruh Cai Er kembali, lalu tanpa sadar mengarahkan pandangan ke Bai Ling Shu di samping, hatinya agak bergelora.
Bai Ling Shu sudah pasti tanaman dengan tingkat tertinggi di kong jian. Dan jangan lupa, di bagian akar Bai Ling Shu, sudah menyatu dengan sebuah ling gen (akar spiritual). Sekarang seluruh akar Bai Ling Shu, hampir semuanya berubah menjadi ling gen. Bai Ling Shu menjadi lebih tinggi besar, ling qi juga lebih浓郁. Zhao Hai benar-benar ingin tahu, berkomunikasi dengan Bai Ling Shu itu seperti apa rasanya.
Tapi Zhao Hai masih menahan gejolak hatinya, tidak segera berkomunikasi dengan Bai Ling Shu. Zhao Hai punya perasaan, dia merasa begitu dia berkomunikasi dengan Bai Ling Shu, itu akan memberinya keuntungan tak terduga. Jadi dia harus di akhir baru berkomunikasi dengan Bai Ling Shu.
Zhao Hai percaya pada perasaan ini. Setiap xiu shi, terhadap perasaannya sendiri, akan mengambil sikap lebih percaya daripada tidak. Alasannya begini, karena jing shen li xiu shi lebih kuat dari orang biasa, ditambah mereka hampir selalu bertarung melawan orang, jadi di liu gan (indra keenam) banyak orang sangat berkembang. Perasaan ini bagi xiu shi, manfaatnya banyak. Sering kali, perasaan ini bahkan bisa menyelamatkan nyawa mereka.
Zhao Hai juga percaya perasaan ini. Jadi dia tidak buru-buru berkomunikasi dengan Bai Ling Shu, melainkan kembali ke bie shu (vila) sana untuk beristirahat sebentar. Dua tahun lebih sudah, dua tahun lebih ini, dia hampir tidak pernah meninggalkan kong jian, terus berkomunikasi dengan berbagai macam tanaman. Bahkan rumput kecil yang paling biasa, Zhao Hai juga mengajaknya berkomunikasi, dia ingin lihat berkomunikasi dengan rumput itu rasanya apa.
Sejujurnya, Zhao Hai saat berkomunikasi dengan rumput, keuntungan yang didapat cukup banyak. Rumput adalah benda paling tidak mencolok, tapi rumput juga benda dengan kekuatan hidup yang sangat kuat. Zhao Hai mendapati, padang rumput yang luas, sistem akar di bawah tanahnya semuanya terhubung. Satu bagian rusak, mereka bisa tumbuh dari berbagai arah ke sana, akhirnya menutupi bagian yang rusak dengan akar baru, lalu menumbuhkan rumput. Dan rumput-rumput itu sepertinya memiliki si wei independen, lalu terhubung bersama, membentuk jaring si wei raksasa. Cara begini, jarang dilihat Zhao Hai di tanaman lain, bantuannya pada Zhao Hai tidak sedikit.
==
Zhao Hai duduk di vila ruang, Lao La dan yang lain semuanya duduk di sampingnya. Beberapa orang sekarang menatap layar, dan yang diputar di layar sekarang adalah sebuah drama idola perkotaan.
Tidak salah, yang Zhao Hai mereka tonton sekarang adalah serial TV (dian shi ju). Tapi asal-usul serial TV ini agak khusus, serial TV ini dibuat sendiri oleh orang-orang di salah satu planet dalam ruang, dengan kata lain, serial TV ini adalah produksi ruang sendiri.
Berbagai planet di dalam ruang setelah bertahun-tahun berkembang, semuanya memiliki jalur perkembangan mereka sendiri. Serial TV yang sekarang ditonton Zhao Hai ini adalah salah satu dari serial TV yang dibuat sendiri di sebuah planet dalam ruang.
Sekarang bisnis Lao La dan yang lain sudah berjalan di jalur yang benar, dan Lao La mereka pun menjadi santai. Zhao Hai baru saja selesai berkultivasi dalam pengasingan (Bi Guan), bersiap menggunakan Yi Shu (Ilmu) untuk berkomunikasi dengan hal-hal lain. Jadi Zhao Hai memutuskan untuk beristirahat beberapa hari, menemani Lao La mereka dengan baik.
Entah apa yang dipikirkan Lao La mereka, tiba-tiba teringat untuk menonton serial TV. Cai Er lalu dari sebuah planet di ruang, mengambil satu set serial TV yang dibuat dengan sangat bagus. Beberapa orang duduk di ruang menonton, sesekali mengeluarkan tawa kecil.
Melihat alur cerita di layar, Zhao Hai juga tidak bisa menahan tersenyum kecil. Dia teringat beberapa serial TV yang pernah dia tonton dulu saat di Di Qiu (Bumi). Sejujurnya, awalnya Zhao Hai cukup suka menonton. Tapi kemudian ada beberapa serial TV yang kualitasnya semakin buruk, Zhao Hai pun kehilangan minat.
Dan serial TV yang mereka tonton sekarang, secara keseluruhan masih sangat bagus. Alur cerita dirancang sangat masuk akal, akting para pemain juga sangat bagus, tidak terlalu bodoh.
Dua tahun lebih telah berlalu. Bagi sebuah ruang, perkembangan dua tahun lebih sebenarnya tidak berarti apa-apa. Seperti Hei Hu Bang (Geng Harimau Hitam), perkembangan Hei Hu Bang dua tahun lebih ini meskipun tidak lambat, tapi secara keseluruhan masih belum terlihat banyak perubahan. Lagipula waktu dua tahun lebih, bagi sebuah Zong Men (Sekte) terlalu singkat.
Tapi selama dua tahun lebih ini, bisnis Shi Quan Dian (Toko Sepuluh Sempurna) malah semakin panas. Sekarang di sepuluh ruang, jumlah Shi Quan Dian sudah mencapai lebih dari dua ribu cabang, dan bisnisnya sangat luar biasa ramai.
Sekarang yang paling menderita mungkin bisa dikatakan Tie Zhan Tian dan yang lain. Mereka sekarang masih berjuang di Yue Long Jie (Dunia Naga Melompat). Tapi sekarang mereka sudah meninggalkan Kota Ba Lin, sampai di kota yang lebih besar. Namun hari-hari mereka juga semakin sulit. Semakin besar kota, tekanan untuk bertahan hidup semakin besar. Prinsip ini tidak hanya berlaku di Di Qiu (Bumi), di Yue Long Jie sana juga sama berlaku.
Di kota-kota besar, yang bermarkas adalah beberapa sekte menengah atau besar. Jika bisa bergabung dengan sekte-sekte ini, itu yang terbaik. Jadi Xiuzhe (Kultivator) di kota-kota ini juga lebih banyak, dan lingkungannya pun semakin kompleks.
Yue Long Jie (Dunia Naga Melompat) di sini bukanlah tempat yang damai. Terutama di kota-kota yang agak besar, Xiuzhe (Kultivator) di sana juga bukan orang baik. Ada beberapa Xiuzhe (Kultivator) demi meningkatkan kekuatan mereka, bisa melakukan apa saja. Selain di dalam kota karena peraturan berbagai Zong Men (Sekte) Zhen Ling Jie (Dunia Roh Sejati) yang tidak memperbolehkan bertarung, di luar kota benar-benar dunia tanpa hukum. Di sana, membunuh dan merampok barang adalah hal yang sangat biasa.
Sekarang jumlah Tie Zhan Tian dan yang lain sudah kurang dari enam puluh orang. Di sebuah kota berukuran sedang bernama Pan Shi Cheng (Kota Batu Karang), mereka mencari nafkah, mengerjakan beberapa misi, dan juga sesekali menjadi perampok dadakan.
Di Yue Long Jie (Dunia Naga Melompat) sana, di dalam setiap kota, adalah tempat yang ditetapkan secara ketat oleh berbagai Zong Men (Sekte) besar, tidak boleh bertarung. Sementara situasi di luar kota, meskipun Zong Men (Sekte) besar mengetahuinya, mereka tidak akan mengurusnya. Ini juga merupakan cara eliminasi. Zong Men (Sekte) di Zhen Ling Jie (Dunia Roh Sejati) menginginkan orang-orang terbaik. Yang tidak baik, secara alami akan tersingkir. Ini sangatlah normal.
Meskipun dikatakan di Yue Long Jie (Dunia Naga Melompat) sana ada aturan, sekitar seratus tahun sekali membersihkan orang-orang di Yue Long Jie. Tapi hampir tidak ada Xiuzhe (Kultivator) yang bisa tinggal di sana dengan selamat selama seratus tahun. Entah dibunuh Yao Shou (Binatang Iblis), atau dibunuh Xiuzhe (Kultivator) lain. Atau jika tidak, dipilih oleh berbagai Zong Men (Sekte). Tidak ada orang yang bisa tinggal di dalam selama seratus tahun dan masih keluar. Entah keluar lebih awal, atau tidak akan pernah keluar.
Tim kecil Tie Zhan Tian mereka, baru masuk lebih dari dua tahun, sekarang sudah mati lebih dari dua puluh orang. Terlihat betapa tidak mudahnya kehidupan di Yue Long Jie (Dunia Naga Melompat) sana.
Tapi secara keseluruhan, Tie Zhan Tian dan yang lain masih bisa dibilang beruntung. Ada beberapa tim kecil setelah menjalankan satu misi, pulang hampir kehilangan setengah anggotanya. Dibandingkan dengan mereka, Tie Zhan Tian dan yang lain sungguh jauh lebih beruntung.
Tidak ada masalah di tempat Tie Zhan Tian mereka, Zhao Hai pun merasa lega. Yang paling utama dia sekarang adalah meningkatkan kekuatannya sendiri, yang lain dia tidak mau urus.
Perkembangan di Hei Hu Bang (Geng Harimau Hitam) sana juga sangat bagus, Zi You Lian Meng (Aliansi Bebas) juga sama. Pelatihan tahunan Di Yi Jun Tuan (Legiun Pertama) masih ada. Sekarang sudah tidak perlu Zhao Hai lagi yang memimpin. Orang Di Yi Jun Tuan (Legiun Pertama) semuanya tahu Zhao Hai sedang berkultivasi dalam pengasingan (Bi Guan). Mereka juga tahu Zhao Hai ingin menerobos ke periode Chang Sheng Qi (Periode Panjang Umur), agar bisa masuk ke Yue Long Jie (Dunia Naga Melompat). Jadi tidak ada yang menyalahkan Zhao Hai.
Orang Di Yi Jun Tuan (Legiun Pertama) sekarang sangat kompak. Dan karena komunikasi mereka satu sama lain sangat banyak, serta saling membantu, seluruh orang di Di Yi Jun Tuan (Legiun Pertama), kemajuan mereka sangat pesat. Bahkan beberapa yang bakatnya tidak terlalu bagus, kemajuannya lambat, sekarang juga mulai beralih profesi. Mereka tahu seumur hidup mereka tidak mungkin mencapai periode Chang Sheng Qi (Periode Panjang Umur), bahkan sampai periode Du Jie Qi (Periode Menyeberangi Kesengsaraan) pun sulit. Jadi mulai belajar hal lain. Di Di Yi Jun Tuan (Legiun Pertama) sekarang ada yang belajar Lian Qi (Pembuatan Alat), ada yang belajar Lian Yao (Pembuatan Obat). Dan orang-orang ini jumlahnya tidak sedikit.
Tujuh juta lebih orang. Saat orang-orang ini pertama kali bergabung dengan Di Yi Jun Tuan (Legiun Pertama), banyak yang berada di periode Jin Dan Qi (Periode Inti Emas). Dan usia mereka sudah tidak muda, artinya potensi mereka sudah habis. Seumur hidup jangan bicara periode Du Jie Qi (Periode Menyeberangi Kesengsaraan), bahkan periode Yuan Ying Qi (Periode Bayi Primordial) pun apakah mereka bisa mencapainya masih dipertanyakan.
Justru karena itu, banyak orang di Di Yi Jun Tuan (Legiun Pertama) memilih jalan lain. Jika mereka tidak belajar Lian Qi (Pembuatan Alat) atau Lian Yao (Pembuatan Obat), pada akhirnya mereka mungkin hanya menjadi Zhang Lao (Tetua) biasa di Zong Men (Sekte) mereka sendiri. Tapi jika mereka berhasil belajar Lian Qi (Pembuatan Alat) atau Lian Yao (Pembuatan Obat) dengan baik, maka status mereka di Zong Men (Sekte) akan berubah drastis. Baik Lian Qi Shi (Pembuat Alat) maupun Lian Yao Shi (Pembuat Obat), di setiap Zong Men (Sekte), memiliki status yang sangat tinggi. Bahkan Zhang Lao (Tetua) pun saat bertemu mereka, akan bersikap sangat hormat.
Zhao Hai juga sudah lama menemukan hal ini. Dia bahkan secara khusus menyuruh Cai Er mengirim beberapa Bu Si Sheng Wu (Makhluk Abadi), untuk memberikan beberapa pengalaman Lian Qi (Pembuatan Alat) dan Lian Yao (Pembuatan Obat) kepada orang-orang itu. Hal-hal ini, sangat besar manfaatnya bagi mereka.
Orang Di Yi Jun Tuan (Legiun Pertama) dari kejadian ini juga tahu, meskipun Zhao Hai tidak datang mengikuti pelatihan mereka, tapi dia masih sangat memperhatikan urusan di Di Yi Jun Tuan (Legiun Pertama).
Zhao Hai juga menyuruh Lao La dan yang lain melalui Shi Quan Dian (Toko Sepuluh Sempurna) menyebarkan kabar, memberi tahu orang-orang itu bahwa Shi Quan Dian (Toko Sepuluh Sempurna) adalah miliknya. Jika ada yang perlu bantuan, datang saja ke Shi Quan Dian (Toko Sepuluh Sempurna) untuk memberi tahu.
Li Kuang Ge dan yang lain semakin berterima kasih pada Zhao Hai. Shi Quan Dian (Toko Sepuluh Sempurna) sekarang di Xiu Zhen Jie (Dunia Kultivasi) sana sudah sangat terkenal. Di Xiu Zhen Jie (Dunia Kultivasi) sini saja, ada ratusan Shi Quan Dian (Toko Sepuluh Sempurna), di Sembilan Sekte Besar dan Zi You Lian Meng (Aliansi Bebas) semuanya ada. Bisa dikatakan orang Di Yi Jun Tuan (Legiun Pertama) di mana pun mereka berada di Xiu Zhen Jie (Dunia Kultivasi), bisa mendapatkan bantuan Shi Quan Dian (Toko Sepuluh Sempurna) dalam waktu sesingkat mungkin.
Dan Shi Quan Dian (Toko Sepuluh Sempurna) juga melalui cara ini, mengikat Di Yi Jun Tuan (Legiun Pertama) ke kereta perang mereka. Orang Di Yi Jun Tuan (Legiun Pertama) secara alami akan sepenuh hati melindungi Shi Quan Dian (Toko Sepuluh Sempurna). Bahkan beberapa orang Di Yi Jun Tuan (Legiun Pertama) yang memiliki posisi di Zong Men (Sekte), akan secara sukarela menyerahkan beberapa bisnis Zong Men (Sekte) kepada Shi Quan Dian (Toko Sepuluh Sempurna) untuk dikerjakan. Bisa dibilang saling menguntungkan (win-win).
Sekarang semua orang di Xiu Zhen Jie (Dunia Kultivasi) sini tahu Shi Quan Dian (Toko Sepuluh Sempurna) dibuka oleh istri Zhao Hai. Baik Sembilan Sekte Besar maupun Zi You Lian Meng (Aliansi Bebas), tidak ada yang berani tidak memberi muka. Ditambah lagi pelayanan orang di Shi Quan Dian (Toko Sepuluh Sempurna) baik, barang asli dan harga pas, jadi Shi Quan Dian (Toko Sepuluh Sempurna) perlahan-lahan di Xiu Zhen Jie (Dunia Kultivasi) sini semakin terkenal.
Justru karena itu, jadi urusan yang harus Zhao Hai lakukan sekarang benar-benar tidak banyak. Barulah dia punya waktu menonton serial TV bersama Lao La mereka di sini. Jika orang luar tahu apa yang sedang dilakukan Zhao Hai sekarang, pasti akan membuat kacamata berjatuhan di mana-mana (sangat terkejut).
Sambil menonton serial TV, Zhao Hai mereka mengobrol santai. Zhao Hai sekarang sangat memperhatikan situasi kultivasi Lao La dan yang lain. Lao La mereka sekarang juga sudah periode Du Jie Qi (Periode Menyeberangi Kesengsaraan), tapi ingin mencapai periode Chang Sheng Qi (Periode Panjang Umur), lebih sulit lagi. Jika mereka tidak bisa mencapai periode Chang Sheng Qi (Periode Panjang Umur), maka nanti kalau Zhao Hai sampai di Zhen Ling Jie (Dunia Roh Sejati), mereka tidak bisa muncul di Zhen Ling Jie (Dunia Roh Sejati) dalam waktu yang sangat lama. Ini meskipun tidak terlalu berpengaruh pada Lao La mereka, tapi bukanlah yang ingin dilihat Zhao Hai. Jadi Zhao Hai ingin Lao La mereka mengurangi urusan bisnis, lebih banyak menggunakan energi untuk kultivasi.
Tapi Lao La mereka tidak terlalu tertarik pada kultivasi. Bisa dikatakan jika bukan karena kondisi di ruang yang terlalu bagus, kekuatan mereka sama sekali tidak mungkin berkembang secepat ini. Ini juga membuat Zhao Hai sangat frustasi. Dia tidak enak hati memaksa Lao La mereka. Biarkan mereka melakukan hal yang mereka sukai saja. Yang lain, Zhao Hai tidak akan urus lagi.
Lao La sambil menonton serial TV berkata kepada Zhao Hai, “Hai Ge, selanjutnya kamu ingin berkomunikasi dengan hal apa? Ada bahaya tidak?”
Zhao Hai berpikir sejenak lalu berkata, “Aku ingin coba berkomunikasi dengan api. Sekarang di ruang jenis api juga cukup banyak. Tidak tahu kalau berkomunikasi dengan api akan terjadi hal seperti apa. Bahaya aku rasa tidak akan ada. Hanya tidak tahu berkomunikasi dengan api akan terasa seperti apa.”
Lao La begitu mendengar Zhao Hai berkata begitu, tidak bisa menahan menoleh menatap Zhao Hai, wajahnya menunjukkan ekspresi sedikit khawatir, “Api? Hai Ge, berkomunikasi dengan api ini sangat berbahaya, kamu benar-benar mau berkomunikasi dengan api?”
Zhao Hai tertawa, “Tidak apa-apa, tidak akan ada bahaya. Api yang akan aku komunikasikan semuanya adalah api di ruang. Api di ruang tidak mungkin melukaiku. Kamu tenang saja.”
Lao La berpikir, merasa juga apa yang Zhao Hai katakan masuk akal. Dia mengangguk, “Lalu kamu mulai kapan?”
Zhao Hai berpikir sejenak, “Ya beberapa hari ini, aku juga sudah cukup istirahat, sudah waktunya mulai.”
Lao La berkata dengan suara dalam, “Perlukah kita di sini melakukan persiapan?” Zhao Hai menggeleng. Lao La pun tidak berkata apa-apa. Dia tahu, dalam masalah kultivasi, dia tidak bisa membantu Zhao Hai.
Setelah beristirahat lagi di ruang selama tiga hari, Zhao Hai baru bersiap berkomunikasi dengan api. Paling awal yang dia komunikasikan, tetap saja api biasa di ruang. Api seperti ini kekuatannya paling kecil. Meskipun ada situasi, tidak mungkin melukai Zhao Hai. Asalkan Zhao Hai memahami karakteristik api, maka berkomunikasi dengan api lainnya tidak akan ada masalah.
Meskipun sebelumnya Zhao Hai bicara dengan sangat santai, tapi dalam urusan kultivasi, dia tetap sangat hati-hati. Dia sangat sadar, meskipun di dalam ruang, tetap ada bahaya tertentu. Seperti saat sebelumnya berkomunikasi dengan berbagai tanaman, ada beberapa kali dia hampir tenggelam dalam pemikiran tanaman itu, benar-benar menganggap dirinya sebagai tanaman. Jika benar-benar begitu, itu terlalu berbahaya.
Saat Zhao Hai berkomunikasi dengan tanaman itu, dia menggunakan kekuatan pikiran (si wei). Dan kekuatan pikiran ini begitu memasuki tanaman itu, Zhao Hai akan dalam waktu singkat menganggap dirinya sebagai tanaman. Dia akan mengerti perasaan menjadi tanaman. Jika saat itu tanaman itu mati, maka pikiran Zhao Hai kemungkinan besar akan ikut mati. Kalau begitu, Zhao Hai mungkin akan berubah menjadi manusia tanaman (zhi wu ren).
Untungnya sebelumnya Zhao Hai punya pengalaman berkomunikasi dengan pohon besar, jadi dia tidak terperangkap. Justru karena itu, Zhao Hai jadi tahu, meskipun di dalam ruang, dia melakukan ini tetap ada bahaya tertentu. Hanya saja kata-kata ini tidak bisa diceritakan ke Lao La mereka. Kalau tidak, Lao La mereka hanya akan semakin khawatir.
Zhao Hai menyalakan tumpukan api di ruang, lalu dia duduk di samping api. Di sampingnya ada beberapa Bu Si Sheng Wu (Makhluk Abadi). Beberapa Bu Si Sheng Wu ini bertugas menambahkan kayu ke api. Zhao Hai tidak ingin saat dia berkomunikasi setengah jalan, api itu tiba-tiba padam. Kalau begitu tidak ada yang bisa dilakukan. Jadi dia mempersiapkan dengan sangat matang.
Ini hanya api kayu yang sangat biasa. Ini adalah jenis api yang paling primitif, juga paling sederhana, dengan kekuatan paling rendah. Zhao Hai ingin mulai dari api jenis ini.
Zhao Hai duduk di samping api, pikirannya perlahan mendekat ke api. Dia sudah menggunakan Huo Xi Yi Shu (Ilmu Api), tubuhnya memancarkan sinar merah. Pikirannya juga mulai melakukan kontak dengan api itu.
Zhao Hai bisa merasakan sedikit pikiran api. Tapi pikiran ini terlalu liar. Pikirannya selalu tidak bisa mengikuti kecepatan pikiran api itu, dan bahkan ditolak oleh pikiran itu. Situasi ini tidak muncul saat berkomunikasi dengan tanaman. Tapi Zhao Hai tidak panik. Dia perlahan menyesuaikan pikirannya. Tidak hanya menyesuaikan kecepatan pikiran, bersamaan juga menyesuaikan emosi dalam pikiran, membuat pikirannya perlahan menjadi liar juga.
Zhao Hai perlahan merasakan emosi api. Pikiran api sangat liar, mereka seperti ingin menghancurkan segalanya. Emosi seperti ini belum pernah Zhao Hai alami sebelumnya. Dia hanya bisa perlahan merasakan. Kecepatan pikirannya sekarang meskipun sudah mengikuti kecepatan pikiran api, tapi dia masih belum bisa menganggap dirinya sebagai api. Karena emosi dalam pikirannya belum cukup liar, belum bisa benar-benar menghubungkan pikirannya dengan pikiran api. Artinya, sekarang dia belum benar-benar bisa menganggap dirinya sebagai api.
Zhao Hai baru sekarang tahu, ingin menggunakan Yi Shu (Ilmu) untuk berkomunikasi dengan segala hal, di dalamnya harus menambahkan emosi diri sendiri. Sebelumnya dia bisa begitu lancar berkomunikasi dengan tanaman itu, karena tanaman itu hampir tidak memiliki emosi. Tanaman itu juga yang paling mudah diajak berkomunikasi.
Sekarang tidak bisa. Sekarang yang dia komunikasikan adalah api, energi mengerikan di alam semesta. Energi ini bisa membunuh orang, bisa menghancurkan. Jadi dia ingin berkomunikasi dengan api, semakin sulit.
Zhao Hai tidak tahu sudah berapa lama dia berkomunikasi dengan api. Dia hanya menyesuaikan emosinya, membuat emosinya semakin liar. Tapi bersamaan, dia harus menjaga sedikit kejernihan di Ling Tai (Altar Spiritual), agar tidak berubah menjadi iblis gila.
==
Keganasan, kehancuran! Pikiran Zhao Hai sekarang dipenuhi dengan emosi seperti ini. Jika ling tai (Altar Spiritual)nya tidak masih menjaga sedikit kejernihan, sekarang dia sudah berubah menjadi iblis pembunuh.
Tetapi yang membuat Zhao Hai merasa aneh adalah, dia sudah mengatur pikirannya sampai hampir tidak tahan, namun masih belum bisa menyatu sepenuhnya dengan pemikiran api. Ini membuat Zhao Hai sangat bingung.
Zhao Hai dapat memastikan, emosinya sekarang sudah sangat ganas, membawa aura penghancur segalanya. Emosi seperti ini sama dengan emosi api, tapi mengapa emosi api masih menolaknya? Ini sebenarnya kenapa?
Zhao Hai tahu tergesa-gesa juga tidak berguna, dia sekarang hanya bisa menenangkan hati, perlahan-lahan merasakan emosi api, melihat apa yang sebenarnya dia abaikan.
Perlahan-lahan Zhao Hai menemukan, di dalam emosi api yang ganas dan menghancurkan itu, ternyata masih mengandung sedikit kehidupan. Ini tidak bisa tidak membuat Zhao Hai sedikit tertegun, dia kurang mengerti sebenarnya ini bagaimana. Bukankah api melambangkan kehancuran? Mengapa di dalamnya ada sedikit kehidupan?
Zhao Hai agak tidak mengerti, dia tidak mengerti tentu saja tidak bisa membuat emosinya mengandung sedikit kehidupan ini. Dengan begitu, emosinya berbeda dengan emosi api, pemikiran api tentu akan menolaknya.
Zhao Hai diam-diam berpikir, mengapa dalam emosi api mengandung sedikit kehidupan. Dia membayangkan dirinya sebagai segumpal api, segumpal api yang sudah ada sejak awal mula terbukanya langit dan bumi. Api ini akan membakar segalanya, api mengamuk di bumi, merusak segalanya. Semua makhluk hidup begitu bertemu api, segera akan terbakar mati, tidak ada yang selamat.
Tetapi tepat di bumi yang terbakar api itu, rerumputan dan pepohonan mulai tumbuh kembali, dan lebih subur dari sebelumnya. Hewan-hewan juga sekali lagi muncul, lalu manusia muncul. Manusia mengumpulkan hewan-hewan yang mati terbakar itu, menjadikannya makanan, dan hasilnya menemukan makanan ini lebih lezat. Maka manusia mulai mengumpulkan tumpukan api, membuat api tidak pernah padam sepanjang tahun. Api membawa kehangatan bagi manusia, membawa makanan matang, dapat membantu manusia melawan musuh. Dalam proses peradaban manusia, setiap langkah tidak lepas dari api.
Manusia mulai mengebor kayu untuk mendapatkan api, manusia mulai bertani, membakar ladang untuk bercocok tanam, memulai perang. Manusia menemukan bubuk mesiu, manusia mengirim roket ke luar angkasa. Semua ini tidak lepas dari api.
Kehidupan! Inilah sedikit kehidupan itu, inilah milik api, kehidupan yang unik. Dia menghancurkan beberapa hal, tapi membiarkan hal lain mendapatkan kelahiran kembali. Inilah kehidupan milik api, misi milik api!
Kehidupan, Zhao Hai akhirnya mengerti apa kehidupan api itu. Dalam emosinya juga sekaligus bertambah sedikit kehidupan. Lalu pemikirannya sekali lagi bertemu dengan pemikiran api. Kali ini pemikirannya tidak ditolak, tapi perlahan-lahan menyatu dengan pemikiran api.
Keganasan, kehancuran, kehangatan, kelahiran baru. Ini adalah dua emosi yang berbeda, dan sepenuhnya kontradiktif, dalam pemikiran api ternyata mencapai keseimbangan yang sangat halus. Api kelihatannya seperti ingin memusnahkan segalanya, tapi pada saat yang sama dia juga bisa membawa kehangatan dan kelahiran baru bagi manusia. Inilah api yang sebenarnya.
Zhao Hai sepenuhnya tenggelam dalam pemahaman terhadap api. Dia merasa dirinya sekarang adalah segumpal api, dia bisa merasakan segala sesuatu di dalam api.
Meskipun api bisa membawa kehangatan bagi manusia, tapi pada saat yang sama dia juga sangat berbahaya. Tidak peduli di periode mana pun, manusia tidak berani mengatakan sepenuhnya mengendalikan api. Manusia dengan hati-hati menggunakan berbagai cara untuk mengendalikan api. Manusia tidak bisa lepas dari api, tapi juga tidak berani terlalu dekat dengan api. Ini sendiri seperti emosi api yang kontradiktif. Inilah sikap manusia terhadap api.
Zhao Hai merasa dirinya menjadi segumpal api sudah sangat lama, segala sesuatu tentang api sudah dia pahami. Dia perlahan-lahan sadar, pikirannya kembali ke tubuhnya sendiri. Lalu dia menoleh melihat timer-nya. Begitu melihat timer, Zhao Hai tiba-tiba tertegun.
Zhao Hai merasa dirinya menjadi segumpal api sudah puluhan tahun, tapi saat dia melihat timer, barulah dia menemukan, dia baru saja berkomunikasi dengan api kurang dari sepuluh hari.
Kecepatan berpikir, Zhao Hai segera teringat akan hal ini. Kecepatan berpikir tumbuhan sangat lambat, selambat manusia hanya merasa sekejap mata, mungkin beberapa hari telah berlalu. Sedangkan kecepatan berpikir api sangat cepat, secepat kamu merasa telah berlalu puluhan tahun, sebenarnya baru beberapa hari berlalu.
Zhao Hai menghela napas panjang, melambaikan tangan, memadamkan segumpal api itu, menyuruh dua bu si sheng wu (Mayat Hidup Abadi) yang bertugas menambahkan kayu bakar juga kembali. Dia baru kembali ke bie shu (Vila).
Lao La mereka sekarang juga sedang di bie shu (Vila). Begitu melihat Zhao Hai kembali, mereka semua tertegun. Lao La tidak mengerti memandang Zhao Hai: “Hai Ge, kenapa cepat sekali kembali? Tidak berhasil?”
Zhao Hai menggeleng: “Tidak, berhasil. Cuma kecepatan berpikir api ini sangat cepat, makanya cepat kembali. Kamu tidak tahu, aku merasa diriku menjadi tumpukan api sudah puluhan tahun.”
Lao La mereka semua tertawa. Cai Er bahkan berkata: “Hai Ge, sekarang kamu apa yang kamu rasakan? Kemarin kamu menjadi pohon, itu sangat membantu. Sekarang?”
Zhao Hai ditanya Cai Er begini benar-benar tertegun. Dia menggeleng: “Belum tahu, sekarang aku belum tahu merasakan apa. Aku sekarang coba rasakan.” Selesai berkata Zhao Hai duduk di sofa, merasakan penggunaan ling qi (Energi Spiritual) di dalam tubuhnya. Tapi dia menemukan, ling qi (Energi Spiritual) di dalam tubuhnya sepertinya tidak ada perubahan. Selain ling qi (Energi Spiritual) yang diserap lebih banyak, tidak ada perubahan lain.
Zhao Hai tidak mengerti membuka mata, lalu menoleh ke Cai Er: “Sepertinya kali ini akan kecewa, aku tidak merasakan perubahan apa pun. Mungkin kali ini tidak akan ada perubahan.”
Cai Er juga tidak berkata apa-apa lagi. Zhao Hai tersenyum: “Baiklah, tidak ada perubahan ya tidak apa-apa. Hal baik tidak mungkin semuanya aku yang dapat. Kalian istirahat dulu, aku keluar jalan-jalan. Kali ini merasa di dalam api puluhan tahun, harus olahraga sedikit.”
Lao La mereka semua tertawa. Tapi mereka semua tetap mengikuti Zhao Hai keluar. Mereka tahu Zhao Hai ingin berlatih, mereka ikut hanya untuk meramaikan.
Zhao Hai melirik Lao La mereka, tidak berkata apa-apa. Pikiran Lao La mereka dia mengerti, dia juga tidak ambil pusing. Mau ikut ya ikut saja, lagipula mereka semua istrinya, tidak perlu khawatir.
Zhao Hai pertama-tama melakukan pemanasan sederhana, lalu mulai sedikit demi sedikit menggunakan metode serangan yang sudah dipelajarinya. Kali ini dia tidak menggunakan yi shu (Seni Rahasia), hanya berlatih dengan jurus biasa.
Tapi segera Zhao Hai merasa tidak beres. Dia menemukan dirinya tidak menggunakan yi shu (Seni Rahasia) untuk menyerang, tapi serangannya sekarang sepertinya lebih kuat dari sebelumnya. Dan dalam serangannya, sepertinya mengandung sedikit kekuatan penghancur.
Zhao Hai berhenti, dia agak tidak mengerti, tidak paham sebenarnya ini kenapa. Lalu dia berlatih beberapa kali lagi, menemukan perasaannya tidak salah. Dalam serangannya memang terkandung sedikit kekuatan penghancur.
Zhao Hai kali ini berhenti, memejamkan mata, dengan teliti memikirkan perbedaan serangan kali ini. Beberapa saat kemudian Zhao Hai tiba-tiba membuka mata, lalu tertawa terbahak-bahak.
Cai Er tidak mengerti memandang Zhao Hai: “Hai Ge, kamu kenapa? Tertawa apa?”
Zhao Hai menoleh memandang Cai Er mereka, tertawa: “Kamu tadi kan bertanya, setelah berkomunikasi dengan api ada perubahan apa. Sekarang aku baru tahu, ternyata setelah berkomunikasi dengan api, dalam seranganku mengandung sedikit kekuatan penghancur api. Kekuatan serangku sekarang jauh lebih kuat dari sebelumnya.”
Cai Er mereka mendengar Zhao Hai berkata begitu, juga sangat senang. Zhao Hai pun tidak ada niat berlatih lagi, mengikuti Cai Er mereka kembali ke bie shu (Vila). Mereka membuat satu meja besar makanan enak, bersama-sama dengan gembira makan besar.
Sebenarnya mereka sekarang sudah tidak perlu makan. Tapi mereka tetap suka makan bersama. Mereka suka perasaan itu, perasaan satu keluarga makan bersama.
Setelah makan, Zhao Hai dan Lao La mereka keluar jalan-jalan lagi. Kali ini Zhao Hai juga melihat situasi di Shi Quan Dian (Toko Sepuluh Sempurna). Shi Quan Dian (Toko Sepuluh Sempurna) sekarang bisnisnya sangat bagus. Karena di sini tidak hanya menjual beberapa barang yang hanya ada di wei mian (Dimensi) lain, tapi juga bisa membantu orang membuat pesanan. Misalnya kamu ingin membuat fa qi (Alat Magis), tapi materialmu sedikit. Jika sekali gagal, maka tidak ada material cadangan untuk membuat kedua kalinya. Dalam situasi ini, mencari lian qi shi (Ahli Pembuat Alat) biasa pasti tidak bisa. Karena membuat alat memiliki tingkat keberhasilan, dan tingkat keberhasilannya tidak terlalu tinggi.
Tapi jika kamu mencari Shi Quan Dian (Toko Sepuluh Sempurna), asalkan kamu bisa memenuhi persyaratan yang diajukan Shi Quan Dian (Toko Sepuluh Sempurna), maka fa qi (Alat Magis) mu dijamin berhasil dibuat. Dan persyaratan yang diajukan Shi Quan Dian (Toko Sepuluh Sempurna) itu, adalah imbalan pembuatan fa qi (Alat Magis).
Tidak hanya fa qi (Alat Magis), dan yao (Pil Obat) juga begitu. Justru karena ada layanan seperti ini, maka bisnis Shi Quan Dian (Toko Sepuluh Sempurna) sangat bagus. Di sepuluh wei mian (Dimensi) adalah yang terbaik. Bahkan di Tian mo yi zu (Ras Iblis) sana, setiap hari ada banyak Tian mo (Iblis) yang berbisnis dengan Shi Quan Dian (Toko Sepuluh Sempurna). Dan banyak Tian mo (Iblis) juga akan membantu memelihara Shi Quan Dian (Toko Sepuluh Sempurna). Mau bagaimana lagi, karena banyak Tian mo (Iblis) yang menggantungkan hidup pada Shi Quan Dian (Toko Sepuluh Sempurna).
Tentu, orang Tian mo yi zu (Ras Iblis) juga tidak perlu makan. ‘Makan’ di sini, maksudnya Shi Quan Dian (Toko Sepuluh Sempurna) akan memberi mereka sedikit imbalan. Dan imbalan ini bisa menjadi berbagai materi untuk kultivasi, membantu mereka berkultivasi. Tian mo (Iblis) itu tentu akan sekuat tenaga memelihara Shi Quan Dian (Toko Sepuluh Sempurna).
Zhao Hai mereka kali ini keluar, adalah untuk melakukan inspeksi. Mengunjungi semua Shi Quan Dian (Toko Sepuluh Sempurna), bahkan Shi Quan Dian (Toko Sepuluh Sempurna) di wei mian (Dimensi) lain pun mereka datangi.
Dan Zhao Hai tidak hanya ke Shi Quan Dian (Toko Sepuluh Sempurna), juga pergi ke beberapa tempat di wei mian (Dimensi) lain melihat-lihat. Tentu dia kali ini terutama untuk bersantai.
Meskipun kali ini Zhao Hai bi guan (Kultivasi Tertutup) hanya kurang dari sepuluh hari, tapi pikirannya merasa sudah puluhan tahun. Justru karena itulah, perasaan Zhao Hai sepuluh hari kali ini, lebih melelahkan daripada berkomunikasi dengan tanaman setahun. Tentu perlu bersantai dengan baik.
Lao La mereka juga sangat senang. Zhao Hai jarang punya waktu seperti ini untuk menemani mereka bersenang-senang. Semangat mereka tinggi, berkeliling dengan baik di sepuluh wei mian (Dimensi).
Tapi mereka kali ini bepergian, tidak mengganggu siapa pun. Zhao Hai juga tidak berpikir untuk mengganggu orang lain, itu hanya akan membawa masalah yang tidak kecil bagi mereka.
Shi Quan Dian (Toko Sepuluh Sempurna) selain orang di Xiu zhen jie (Dunia Kultivasi) dan Tian mo jie (Dunia Iblis) yang tahu itu bisnis Zhao Hai, jie mian (Dimensi) lain tidak tahu ini. Mereka hanya tahu Shi Quan Dian (Toko Sepuluh Sempurna) sana bisa mendapatkan barang bagus yang tidak ada di tempat lain, dan berbisnis sangat adil. Jika Zhao Hai mereka muncul, maka Shi Quan Dian (Toko Sepuluh Sempurna) mungkin akan terekspos, itu akan mendatangkan beberapa masalah tidak perlu. Maka Zhao Hai mereka kali ini bepergian sangat rendah hati.
==
Di sebuah kawah gunung berapi yang sedang menyemburkan asap hitam, abu vulkanik dalam jumlah besar menyembur keluar dari kawah, lava juga terus memancar, pemandangannya bagaikan kiamat.
Namun sesosok bayangan berdiri tidak jauh dari kawah, dengan wajah tenang memandang gunung berapi yang sedang meletus. Lalu tubuhnya bersinar merah, dan langsung menerjang masuk ke dalam kawah yang sedang meletus itu. Orang ini tidak lain adalah Zhao Hai. Kali ini Zhao Hai datang untuk berkomunikasi dengan dihuo (Api Bumi). Dihuo (Api Bumi) adalah jenis api yang lebih tinggi dari api biasa. Faktanya, ini sudah menjadi jenis api ketujuh yang Zhao Hai komunikasikan. Sebelumnya dia sedikit demi sedikit menaikkan level api yang dia komunikasi, hingga sekarang dia sampai di dihuo (Api Bumi) ini.
Zhao Hai masuk ke dalam gunung berapi, merasakan dihuo (Api Bumi) di dalamnya. Dihuo (Api Bumi) ini jauh lebih kuat dari api biasa. Dihuo (Api Bumi) ini tidak hanya membuatnya merasakan emosi seperti keganasan, kehancuran, kehangatan, kelahiran kembali seperti pada api biasa, tetapi juga emosi untuk menerobos segalanya. Emosi ini tidak ada pada api biasa.
Zhao Hai merasakannya dengan tenang, membutuhkan waktu sekitar tujuh hari, baru dia keluar dari gunung berapi. Selanjutnya Zhao Hai menuju target berikutnya. Kali ini yang ingin dia rasakan adalah yinhuo (Api Kegelapan).
Api terbagi menjadi Yang dan Yin. Sebelumnya yang Zhao Hai rasakan semuanya adalah yanghuo (Api Cahaya), sekarang dia ingin merasakan yinhuo (Api Kegelapan).
Yinhuo (Api Kegelapan) benar-benar berbeda rasanya dengan yanghuo (Api Cahaya). Yanghuo (Api Cahaya) memiliki kekuatan penghancur dan kekuatan kelahiran kembali. Sedangkan yinhuo (Api Kegelapan) juga memiliki kekuatan penghancur, tapi kekuatan penghancurnya berbeda dengan yanghuo (Api Cahaya). Kekuatan penghancur yinhuo (Api Kegelapan) adalah kekuatan pembekuan, adalah kekuatan kematian. Ia bisa membuat segala sesuatu mati, membuat segala sesuatu membeku.
Selain kekuatan penghancur, ia tidak memiliki kekuatan kelahiran kembali. Sepertinya yinhuo (Api Kegelapan) ini muncul hanya untuk menghancurkan. Karena itulah, di dalamnya terkandung banyak qi kematian (siqi). Yanghuo (Api Cahaya) masih memiliki sedikit kekuatan kelahiran kembali, sedangkan yinhuo (Api Kegelapan) tidak ada sama sekali. Yang ia miliki hanya kehancuran.
Merasakan kemampuan yinhuo (Api Kegelapan), Zhao Hai juga agak terkejut. Dia sungguh tidak menyangka, yinhuo (Api Kegelapan) dan yanghuo (Api Cahaya) ternyata berbeda jauh. Dia tadi hampir saja terkena imbas yinhuo (Api Kegelapan).
Saat Zhao Hai baru mulai menggunakan pikirannya untuk berkomunikasi dengan yinhuo (Api Kegelapan), tiba-tiba dia dihadapkan pada gelombang besar qi kematian (siqi). Jumlah qi kematian (siqi) ini begitu banyak, benar-benar di luar imajinasi Zhao Hai. Zhao Hai merasa dirinya seperti hendak mati. Namun untungnya dia sebelumnya selalu berurusan dengan busi shengwu (Makhluk Abadi), sehingga tidak tercemar oleh qi kematian (siqi) itu.
Kali ini waktu komunikasi dengan yinhuo (Api Kegelapan) lebih lama. Zhao Hai membutuhkan waktu setengah bulan penuh, baru bisa menarik pikirannya keluar dari yinhuo (Api Kegelapan). Setelah keluar dari yinhuo (Api Kegelapan), Zhao Hai tidak bisa menahan napas lega. Dia mengira yinhuo (Api Kegelapan) juga merupakan jenis api, dengan kemampuannya saat ini, dia bisa berkomunikasi dengan mudah. Tapi setelah benar-benar berkomunikasi dengan yinhuo (Api Kegelapan) barulah dia tahu. Ternyata sama sekali tidak seperti itu. Sifat yinhuo (Api Kegelapan) benar-benar berbeda dengan yanghuo (Api Cahaya). Berkomunikasi dengan yinhuo (Api Kegelapan) tidak bisa menggunakan cara yang sama dengan berkomunikasi dengan yanghuo (Api Cahaya), kalau tidak akan ada bahaya.
Membereskan perasaannya, Zhao Hai bersiap untuk berkomunikasi dengan api lainnya. Di antara langit dan bumi, selain dihuo (Api Bumi) dan yinhuo (Api Kegelapan), masih ada banyak yihuo (Api Lain). Level api-api ini lebih tinggi dari dihuo (Api Bumi). Makanya Zhao Hai baru sekarang berkomunikasi dengan yihuo (Api Lain) itu.
Sebenarnya, kalau dihitung secara ketat, yinhuo (Api Kegelapan) juga termasuk salah satu jenis yihuo (Api Lain). Hanya saja sebelumnya Zhao Hai agak meremehkan yihuo (Api Lain) ini. Sekarang di mata Zhao Hai, kondisi yishu (Seni Lain/Ia) ini memang agak istimewa. Yihuo (Api Lain) berbeda dengan api biasa, berkomunikasi dengannya harus lebih berhati-hati.
Benar saja seperti yang dikatakan Zhao Hai. Yihuo (Api Lain) memang sangat berbeda dengan api biasa. Setelah berkomunikasi dengan beberapa jenis yihuo (Api Lain), Zhao Hai baru menemukan, bahwa yang disebut yihuo (Api Lain) sebenarnya sudah tidak bisa dianggap sebagai api. Ia seharusnya dianggap sebagai suatu energi, suatu energi yang sangat istimewa. Hanya saja energi ini sekarang muncul dalam bentuk nyala api.
Berkomunikasi dengan yihuo (Api Lain) itu menghabiskan waktu hampir setengah tahun bagi Zhao Hai. Setengah tahun kemudian, Zhao Hai akhirnya memutuskan untuk beristirahat dengan baik, lalu melanjutkan dua kali komunikasi terakhir dengan api. Hanya saja dua kali komunikasi dengan api ini agak istimewa, Zhao Hai harus berhati-hati.
Dua kali terakhir ini, api yang ingin Zhao Hai komunikasikan adalah, pertama tianlei zhi huo (Api Petir Surgawi), yaitu petir (lei). Zhao Hai sebenarnya juga menguasai yishu (Seni Lain/Ia) petir. Namun saat dia berkomunikasi dengan berbagai macam api, dia menyadari bahwa petir (tianlei) itu sendiri juga merupakan api yang istimewa. Jadi dia akhirnya memutuskan untuk menganggap petir (tianlei) sebagai salah satu jenis api untuk dikomunikasikan.
Sedangkan jenis api yang terakhir, lebih istimewa lagi. Api ini juga merupakan api terkuat yang diketahui Zhao Hai saat ini, yaitu taiyang zhen huo (Api Sejati Matahari).
Taiyang zhen huo (Api Sejati Matahari) juga bisa disebut tianhuo (Api Surgawi), adalah api terkuat di dunia ini. Karena itulah, Zhao Hai menempatkan taiyang zhen huo (Api Sejati Matahari) sebagai yang terakhir untuk dikomunikasikan.
Beristirahat di dalam Kongjian (Ruang) selama seminggu, Zhao Hai baru mulai berkomunikasi dengan tianlei (Petir Surgawi). Di Kongjian (Ruang)-nya ada tianlei (Petir Surgawi), bahkan yang terkuat jenis jie lei (Petir Kesengsaraan). Bahkan petir (lei) di Kongjian (Ruang) juga terbagi menjadi Yin dan Yang. Yang pertama ingin Zhao Hai komunikasikan adalah yang lei (Petir Cahaya), baru kemudian yin lei (Petir Kegelapan).
Saat berkomunikasi dengan tianlei (Petir Surgawi), Zhao Hai baru menemukan masalah sesungguhnya. Ingin berkomunikasi dengan tianlei (Petir Surgawi), hanya menggunakan yishu (Seni Lain/Ia) api saja tidak cukup, harus juga menggunakan yishu (Seni Lain/Ia) petir. Yang paling utama, dia harus menyesuaikan emosinya. Karena emosi kehancuran yang diwakili tianlei (Petir Surgawi) jauh lebih kuat, dan dalam emosi kehancuran yang diwakili tianlei (Petir Surgawi), tidak ada emosi kelahiran kembali. Jika Zhao Hai menambahkan emosi kelahiran kembali ke dalam emosi kehancurannya, dia tidak akan bisa berkomunikasi dengan tianlei (Petir Surgawi).
Tetapi hanya dengan emosi kehancuran saja, juga tidak bisa berkomunikasi dengan tianlei (Petir Surgawi). Ini membuat Zhao Hai sangat bingung. Akhirnya dia harus menganalisis dengan saksama, sebenarnya emosi apa lagi yang ada dalam diri tianlei (Petir Surgawi) yang belum dia temukan.
Tidak disangka, setelah berhubungan dekat dengan tianlei (Petir Surgawi) dengan saksama, benar-benar membuat Zhao Hai menemukan satu emosi yang sebelumnya tidak dia temukan. Emosi ini adalah zhengqi (Kebenaran/Kelurusan)!
Langit dan bumi memiliki zhengqi (Kebenaran), dan di dalam tianlei (Petir Surgawi) ini terdapat zhengqi (Kebenaran) yang paling kuat. Zhengqi (Kebenaran) ini bisa menangkal segala kejahatan, sangat kuat. Zhao Hai juga jadi mengerti. Dia ingat, semua makhluk halus (yao wu) memiliki rasa takut bawaan terhadap tianlei (Petir Surgawi), justru karena tianlei (Petir Surgawi) mengandung zhengqi (Kebenaran) ini.
Dan tianlei (Petir Surgawi) juga merupakan senjata terpenting yang digunakan hukum alam (tiandi faze) untuk menghukum mereka yang melanggar aturan. Seperti halnya Xiuzhe (Kultivator) yang harus mengalami du jie (Mengatasi Kesengsaraan). Kultivasi (xiulian) Xiuzhe (Kultivator) pada dasarnya adalah melawan kehendak langit, tentu akan melanggar hukum alam (tiandi faze). Maka hukum alam (tiandi faze) akan menurunkan lei jie (Petir Kesengsaraan) untuk menghukum Xiuzhe (Kultivator). Jika kau berhasil melewati lei jie (Petir Kesengsaraan), maka hukum alam (tiandi faze) akan menganggap kau boleh melanggar beberapa hukum alam (tiandi faze) tingkat rendah, dan membuat kekuatanmu semakin kuat. Jika kau tidak berhasil, maka kau akan tamat.
Saat Zhao Hai berkomunikasi dengan tianlei (Petir Surgawi), dia juga merasakan zhengqi (Kebenaran) ini. Dia butuh waktu cukup lama untuk menambahkan zhengqi (Kebenaran) ini ke dalam emosinya, baru bisa seketika berkomunikasi dengan tianlei (Petir Surgawi). Tianlei (Petir Surgawi) sangat kuat, bisa menghancurkan segalanya. Zhao Hai berhasil berkomunikasi dengan tianlei (Petir Surgawi), manfaatnya sangat besar baginya.
Zhao Hai merasa sudah berkomunikasi dengan tianlei (Petir Surgawi) cukup lama, tapi saat pikirannya keluar dari tianlei (Petir Surgawi) barulah dia sadar, waktu komunikasinya dengan tianlei (Petir Surgawi) hanya beberapa jam. Ini juga membuat Zhao Hai mengerti, bahwa tianlei (Petir Surgawi) adalah benda dengan kecepatan berpikir tercepat yang pernah dia temui sejauh ini.
Zhao Hai menemukan, setelah berkomunikasi dengan tianlei (Petir Surgawi), selain kekuatan penghancurnya menjadi lebih kuat, serangannya juga mengandung sedikit zhengqi (Kebenaran). Jika bertemu dengan kultivator hantu (gui xiu) atau kultivator jahat (xie xiu), serangannya hanya akan memberikan damage yang lebih besar pada lawan.
Meskipun hanya berkomunikasi dengan tianlei (Petir Surgawi) selama beberapa jam, Zhao Hai tetap beristirahat beberapa hari untuk menyesuaikan diri ke kondisi terbaik, baru mulai berkomunikasi dengan taiyang zhen huo (Api Sejati Matahari).
Taiyang zhen huo (Api Sejati Matahari), sebenarnya adalah matahari (taiyang). Zhao Hai langsung berkomunikasi dengan matahari. Matahari membuat segala sesuatu tumbuh, dan juga bisa menghancurkan segala sesuatu. Ia selamanya berada di atas, kau tidak mungkin bisa mendekatinya.
Berkomunikasi dengan matahari adalah yang paling sulit bagi Zhao Hai. Karena energi matahari sangat besar, bahkan Zhao Hai saat ingin berhubungan dengan matahari harus sangat hati-hati. Dia takut kalau lengah sedikit, dirinya akan berubah menjadi tumpukan abu. Sel-sel mutan di dalam tubuhnya, kemungkinan besar sulit menahan taiyang zhen huo (Api Sejati Matahari).
Se Bulan telah berlalu, Zhao Hai masih belum bisa berkomunikasi sepenuhnya dengan matahari. Karena dalam pemikiran matahari, terlalu banyak emosi yang terkandung, dan setiap emosi pertama juga sangat kuat. Kehangatan, keabadian, keangkuhan, keluasan, emosi-emosi seperti ini tidak bisa dirasakan Zhao Hai pada api lainnya, hanya bisa dirasakan pada taiyang zhen huo (Api Sejati Matahari). Jadi dia sangat kesulitan berkomunikasi dengan matahari. Hingga dua bulan kemudian, Zhao Hai perlahan-lahan mulai bisa berkomunikasi dengan matahari, tapi itu hanya komunikasi tingkat dangkal, belum mencapai komunikasi tingkat dalam. Karena dia belum sepenuhnya memahami emosi matahari.
Zhao Hai selalu merasa, emosi-emosi ini sangat berguna baginya. Tapi sebenarnya berguna untuk apa, dia sekarang belum tahu. Sepertinya ada selapis tirai yang memisahkannya dari kebenaran. Yang harus dia lakukan sekarang adalah, membuka tirai ini.
Zhao Hai tidak terburu-buru mencari cara untuk membuka tirai ini. Dia tahu hal seperti ini tidak bisa terburu-buru. Semakin terburu-buru, semakin sulit mencapai tujuan. Meskipun terasa hanya selapis tirai, Zhao Hai tahu itu adalah sebuah pinggul (kemacetan). Hanya jika waktunya tiba, kau mengalami pencerahan (dunwu), barulah kau bisa menerobos pinggul (kemacetan) itu. Kalau tidak, meskipun kau berusaha sekuat tenaga, tetap tidak akan berguna.
Zhao Hai sekarang tenang berkomunikasi dengan matahari. Semakin dalam dia berkomunikasi dengan matahari, Zhao Hai semakin merasakan betapa kecilnya dirinya. Dia merasa dalam proses berkomunikasi dengan matahari, kekuatan jiwanya juga ditempa, membuat kekuatan jiwanya semakin murni. Ini tidak pernah terpikirkan oleh Zhao Hai sebelumnya.
Merenung (ganwu), menyesuaikan (tiaozheng), merenung lagi, menyesuaikan lagi, Zhao Hai memasuki sebuah siklus. Seiring dengan semakin dalamnya perenungannya, komunikasinya dengan matahari juga perlahan semakin dalam. Energi di tubuh Zhao Hai juga berfluktuasi sedikit demi sedikit. Lingqi (Energi Spiritual)-nya juga mengalami beberapa perubahan. Tentu saja Zhao Hai tidak mengetahui ini. Dia sekarang masih fokus berkomunikasi dengan matahari, sama sekali tidak tahu hal lain.
Beberapa bulan kemudian, pemikiran Zhao Hai akhirnya sepenuhnya menyatu dengan pemikiran matahari. Sekarang dia adalah matahari, matahari adalah dia. Perasaan ini sangat ajaib. Zhao Hai perlahan meresapi segala sesuatu tentang matahari, merasakan tingkatan tertinggi api (huo zhi zui gao jingjie).
Hingga hampir satu tahun berlalu, Zhao Hai akhirnya berhasil menarik pikirannya keluar dari pemikiran matahari. Dia telah merasakan makna sejati api (huo zhi zhendi), dan pada saat yang sama jiwanya menjadi lebih jernih. Zhao Hai menghela napas lega, tubuhnya bergerak, kembali ke vila di Kongjian (Ruang).
==
La La dan yang lainnya sedang duduk di dalam ruang, melihat laporan keuangan Shi Quan Dian (Toko Sepuluh Sempurna), mereka sekarang sudah terbiasa dengan hari-hari ketika Zhao Hai berkultivasi tertutup, meskipun kali ini Zhao Hai berkultivasi tertutup agak lama, tapi sama sekali tidak mempengaruhi mereka, mereka tetap melakukan apa yang seharusnya dilakukan, tidak ada rasa tidak nyaman sama sekali.
La La dan yang lainnya sekarang juga sudah menjadi Xiuzhe (Kultivator), mereka tentu tidak bisa seperti orang biasa yang terus merengek, lagipula, waktu mereka masih banyak, tidak mempermasalahkan waktu sesingkat ini.
Sedang dalam proses ini, La La dan yang lainnya tiba-tiba merasakan aura yang sangat kuat muncul di dalam ruangan, aura ini bahkan memberi mereka perasaan yang sangat hangat.
La La dan yang lainnya menoleh melihat, ternyata Zhao Hai, mereka semua dengan gembira berdiri, La La bahkan berkata, “Hai Ge, kamu sudah selesai berkultivasi tertutup? Ah, aura di tubuhmu ini kenapa? Kok terasa sangat berbeda?”
Zhao Hai tersenyum tipis dan berkata, “Hehe, aku baru saja selesai berkomunikasi dengan matahari, wajar jadi begini, tidak apa-apa, kali ini istirahat beberapa hari, lalu melanjutkan berkomunikasi dengan benda lainnya.”
La La mengangguk dan berkata, “Baiklah, kamu memang harus istirahat yang baik, Hai Ge, lain kali kamu mau berkomunikasi dengan apa?”
Zhao Hai tersenyum tipis dan berkata, “Dengan logam, aku berniat menyelesaikan komunikasi dengan Wu Xing (Lima Elemen) dulu, lalu berkomunikasi dengan yang lainnya. Segala sesuatu di dunia, tidak lepas dari Wu Xing (Lima Elemen), setelah kelima hal ini selesai dikomunikasikan, hal-hal lain akan lebih mudah.”
La La mengangguk dan berkata, “Aku juga setuju ini lebih baik, tapi berkomunikasi dengan logam mungkin akan lebih sulit, benda ini diletakkan di sana biasa saja, kamu sama sekali tidak bisa merasakan dia punya pemikiran.”
Zhao Hai mengangguk, lalu tersenyum tipis dan berkata, “Berkomunikasi dengan logam hanyalah awal, yang terakhir akan aku komunikasikan adalah ini.” Selesai berkata di tangan Zhao Hai muncul segumpal logam perak.
Begitu melihat gumpalan logam ini, La La tertegun, lalu dia segera mengerti maksud Zhao Hai, berkata dengan suara berat, “Maksudmu Liu Yin (Perak Cair)? Tapi Hai Ge, Liu Yin (Perak Cair) tidak bisa dianggap logam kan?”
Zhao Hai tersenyum tipis dan berkata, “Zhen Ti (Bentuk Asli) Liu Yin (Perak Cair) memang tidak bisa dianggap logam, tapi jangan lupa, Liu Yin (Perak Cair) paling banyak mengandung paduan logam, berkomunikasi dengan Liu Yin (Perak Cair), pasti akan lebih melelahkan daripada berkomunikasi dengan logam lainnya.”
La La mengangguk dan berkata, “Baiklah, coba saja, Hai Ge, kamu mau istirahat di mana?”
Zhao Hai berpikir sejenak lalu berkata, “Lihat nanti saja, selama ini aku merasa benar-benar cukup baik, tidak hanya kekuatan bertambah, dan berkomunikasi dengan matahari, juga membuat Jing Shen Li (Kekuatan Roh)-ku meningkat pesat, yang terpenting, aku merasa kemampuan berpikirku sepertinya juga meningkat, aku ingin lihat apa yang terjadi.”
La La mengangguk, untuk urusan kultivasi, dia tidak bisa membantu Zhao Hai, Zhao Hai berkata apa, ya seperti itulah. Mei Gen dan yang lainnya tentu senang untuk Zhao Hai, bagaimanapun juga, sekarang kekuatan Zhao Hai dibanding sebelumnya lebih kuat.
Zhao Hai berada di dalam ruang selama beberapa hari, memperhatikan situasi di Yue Long Jie (Dunia Naga Melompat), sebenarnya selain Yue Long Jie (Dunia Naga Melompat), tempat lain, tidak ada yang perlu diperhatikannya, Tie Zhan Tian dan yang lainnya di Yue Long Jie (Dunia Naga Melompat) sana hari-hari mereka memang lebih baik, mereka sudah berada di Yue Long Jie (Dunia Naga Melompat) sana beberapa waktu, sudah memahami aturan di Yue Long Jie (Dunia Naga Melompat) sana, tugas yang mereka lakukan bukan tugas yang berbahaya, sekarang hari-hari mereka juga lebih baik, sesekali bisa beristirahat di kota-kota itu.
Begitu melihat situasi ini, Zhao Hai benar-benar lega, lalu pergi jalan-jalan dengan La La dan yang lainnya, lalu mulai bersiap untuk melakukan komunikasi dengan logam.
Zhao Hai menganggap serius urusan kali ini, Jin Xi Yi Shu (Seni Ilegal Elemen Logam) adalah Yi Shu (Seni Ilegal) dengan daya serang terkuat, Zhao Hai yakin, berkomunikasi dengan logam pasti akan memberinya manfaat yang tak terduga.
Kali ini Zhao Hai masih melakukan seperti sebelumnya, dimulai dari logam yang paling sederhana, logam yang paling sederhana, tentu saja adalah Sheng Tie (Besi Mentah) yang paling umum, lalu sedikit demi sedikit berkomunikasi dengan logam lainnya.
Di depan Zhao Hai sekarang diletakkan sebuah Sheng Tie (Besi Mentah), Sheng Tie (Besi Mentah) ini sangat besar, berbentuk kubus dengan sisi dua meter, Zhao Hai sekarang duduk di atas Sheng Tie (Besi Mentah) ini.
Zhao Hai perlahan menjalankan kemampuan berpikirnya, dia sekarang sudah punya pengalaman berkomunikasi dengan api dan kayu, jadi dia tidak terburu-buru segera menghubungi Sheng Tie (Besi Mentah), dia harus menemukan pemikiran Sheng Tie (Besi Mentah) dulu, lalu perlahan menghubungi Sheng Tie (Besi Mentah).
Menurut pandangan Zhao Hai, benda seperti Sheng Tie (Besi Mentah) dan batu yang tampak sama sekali tidak bernyawa ini, kecepatan berpikir mereka pasti sangat lambat, komunikasi pasti akan sangat sulit, jadi dia sudah punya persiapan mental.
Tebakan Zhao Hai tidak salah, benda seperti batu dan logam, yang tampak sama sekali tidak bernyawa, kecepatan berpikir mereka benar-benar sangat lambat, Zhao Hai perlahan menurunkan kecepatan berpikirnya, dia bisa pastikan, sekarang kecepatan berpikirnya sudah lebih lambat dari saat berkomunikasi dengan tanaman, tapi dia sekarang baru mulai merasakan lambatnya kecepatan berpikir logam, ingin berkomunikasi dengan logam, dia masih perlu memperlambat kecepatan berpikirnya.
Zhao Hai sedikit demi sedikit menurunkan kecepatan berpikirnya, sampai dia merasa apakah pikirannya sudah berhenti, dia akhirnya bisa dengan jelas merasakan pemikiran Sheng Tie (Besi Mentah).
Dingin, keras, itulah emosi pemikiran Sheng Tie (Besi Mentah) yang dirasakan Zhao Hai, Zhao Hai sudah punya pengalaman, dia sedikit demi sedikit menyesuaikan emosi berpikirnya, di luar dugaannya, dia ternyata dengan mudah berhasil, lalu dia merasa dirinya menjadi sebuah besi.
Tapi setelah merasa dirinya menjadi besi, Zhao Hai segera menemukan masalah, dia mendapati dalam pemikiran Sheng Tie (Besi Mentah), ternyata mengandung sedikit cara berpikir manusia, justru karena ini, dia bisa begitu cepat berkomunikasi dengan Sheng Tie (Besi Mentah), ini membuat Zhao Hai merasa sangat aneh, tidak tahu kenapa bisa begini.
Tapi Zhao Hai tidak berhenti, dia bisa dengan jelas merasakan cara hidup Sheng Tie (Besi Mentah), Sheng Tie (Besi Mentah) hanyalah logam paling biasa, tapi bagaimanapun dia tetap logam, dia bisa merasakan, Ling Qi (Energi Spiritual) yang terkandung dalam Sheng Tie (Besi Mentah), berbeda dengan Ling Qi (Energi Spiritual) yang dikandung benda lain, Ling Qi (Energi Spiritual) tanaman berkomunikasi dengan dunia luar, dia adalah bagian dari alam, sementara Ling Qi (Energi Spiritual) api sangat ganas, mereka melalui cara pembakaran ini, membuat Ling Qi (Energi Spiritual) terlepas secara maksimal, jadi kekuatannya sangat besar.
Sementara Ling Qi (Energi Spiritual) Sheng Tie (Besi Mentah) tidak demikian, Ling Qi (Energi Spiritual) Sheng Tie (Besi Mentah) sangat tertutup, dia hampir tidak berkomunikasi dengan benda lain, konsentrasi Ling Qi (Energi Spiritual)-nya sangat tinggi, lebih tinggi dari dunia luar, tapi Ling Qi (Energi Spiritual) mereka memiliki atribut, Ling Qi (Energi Spiritual) dalam Sheng Tie (Besi Mentah) hampir semuanya adalah Ling Qi (Energi Spiritual) berunsur logam, dan sedikit Ling Qi (Energi Spiritual) lainnya, Zhao Hai mengerti, Ling Qi (Energi Spiritual) lainnya itu, mungkin adalah Za Zhi (Kotoran) dalam Sheng Tie (Besi Mentah).
Zhao Hai tahu, Ling Qi (Energi Spiritual) Sheng Tie (Besi Mentah) memang seperti itu, semakin sedikit Za Zhi (Kotoran) pada logam, maka Ling Qi (Energi Spiritual) berunsur lain di dalamnya, seharusnya juga semakin sedikit.
Sambil merasakan Za Zhi (Kotoran) itu, Zhao Hai juga mengerti kenapa dalam pemikiran Sheng Tie (Besi Mentah), mengandung sedikit cara berpikir manusia, karena Sheng Tie (Besi Mentah) bisa dibilang benda buatan manusia, bukan terbentuk secara alami.
Api bisa terbentuk secara alami, petir menyambar pohon, mungkin membuat pohon terbakar, itulah api yang terbentuk pertama kali, jadi api bisa saja tidak mengandung sedikit pun emosi pemikiran manusia.
Sementara logam tidak bisa, logam yang terbentuk alami terlalu sedikit, logam seperti Sheng Tie (Besi Mentah), lebih-lebih buatan manusia, justru karena buatan manusia, maka di dalamnya mengandung sedikit cara berpikir manusia, Zhao Hai bisa begitu mudah berkomunikasi dengannya.
Setelah memahami ini, Zhao Hai akhirnya benar-benar lega, dia mulai sepenuh hati merasakan cara keberadaan Ling Qi (Energi Spiritual) Sheng Tie (Besi Mentah).
Saat Zhao Hai akhirnya menarik kembali pikirannya dari Sheng Tie (Besi Mentah), dia mendapati di atas Sheng Tie (Besi Mentah) tempatnya duduk, ternyata sudah tumbuh lumut. Zhao Hai tidak bisa menahan diri untuk tersenyum pahit, dia sudah tahu akan begini, kecepatan berpikir Sheng Tie (Besi Mentah), lebih lambat dari Bread Tree (Pohon Roti), meskipun dia merasa tidak lama berada di dalam Sheng Tie (Besi Mentah), tapi di luar mungkin sudah lama sekali.
Dengan kebiasaan melihat penghitung waktu, Zhao Hai tetap terkejut, karena penghitung waktu dengan jelas menunjukkan, dia berkomunikasi dengan Sheng Tie (Besi Mentah) sudah menghabiskan waktu lebih dari lima tahun.
Lebih dari lima tahun? Zhao Hai agak tidak percaya, dia merasa berkomunikasi dengan Sheng Tie (Besi Mentah) baru beberapa hari, mana mungkin sudah lewat lebih dari lima tahun, tapi dia juga tahu, penghitung waktu tidak mungkin rusak, artinya, dia benar-benar berkomunikasi dengan Sheng Tie (Besi Mentah) selama lebih dari lima tahun.
Zhao Hai menghela napas panjang, tersenyum pahit, tubuhnya bergerak muncul di vila, begitu muncul di vila, dia merasa agak aneh, di vila hanya ada Cai Er dan Mei Ge, yang lain tidak ada, Zhao Hai tidak mengerti memandang Cai Er dan berkata, “Cai Er, yang lain pergi ke mana?”
Cai Er begitu melihat Zhao Hai kembali, segera gembira berkata, “Hai Ge, kamu sudah kembali, bagus sekali, tidak ada apa-apa sih, cuma Shi Quan Dian (Toko Sepuluh Sempurna) di sebuah Wei Mian (Dimensi) ada sedikit masalah, La La Jie Jie (Kakak La La) dan yang lainnya pergi mengurusnya.”
Zhao Hai tertegun, lalu tidak mengerti berkata, “Masalah? Masalah apa?”
Cai Er tersenyum pahit dan berkata, “Usaha Shi Quan Dian (Toko Sepuluh Sempurna) kita terlalu bagus, beberapa kekuatan besar di Wei Mian (Dimensi) itu iri, lalu diam-diam bersatu, bersiap sekali jalan merebut toko kita, La La Jie Jie (Kakak La La) dan yang lainnya mengetahuinya, lalu membawa Bu Si Sheng Wu (Makhluk Abadi) pergi mengurusnya, sekarang sudah mulai bertempur.” Sambil berkata menunjuk layar.
Zhao Hai menoleh melihat layar, mendapati di layar La La dan yang lainnya sedang memimpin Bu Si Sheng Wu (Makhluk Abadi) dan beberapa Xiuzhe (Kultivator) dari Wei Mian (Dimensi) itu, bertempur dengan beberapa Xiuzhe (Kultivator) lainnya, pertempuran berlangsung sangat sengit, beberapa kekuatan besar di Wei Mian (Dimensi) itu, kekuatan gabungan mereka juga tidak lemah, La La dan yang lainnya ingin menyelesaikan orang-orang itu dalam waktu singkat juga tidak mungkin.
Begitu melihat situasi ini, ekspresi Zhao Hai langsung menurun, mendengus dingin dan berkata, “Berani macam-macam denganku, benar-benar cari mati, aku lihat saja.” Selesai berkata tubuhnya bergerak, sudah muncul di samping La La.
La La dan yang lainnya sebenarnya bisa duduk di dalam ruang memimpin pertempuran, tapi mereka di Wei Mian (Dimensi) ini juga punya banyak bawahan, bawahan ini semua adalah Xiuzhe (Kultivator) lokal Wei Mian (Dimensi) ini, jika saat ini, mereka tidak muncul, maka bawahan lokal ini mungkin akan segera runtuh, bawahan lokal ini bagaimanapun bukan Bu Si Sheng Wu (Makhluk Abadi), mereka akan takut, mereka akan kehilangan moral, itu akan merepotkan.
La La sangat sadar, ingin membuat Shi Quan Dian (Toko Sepuluh Sempurna) berkembang, harus mengandalkan Xiuzhe (Kultivator) lokal ini, hanya mengandalkan Bu Si Sheng Wu (Makhluk Abadi) tidak bisa, justru karena ini, mereka terpaksa muncul ke sini untuk memimpin pertempuran, tapi mereka juga tidak dalam bahaya, di samping mereka, ada Hu Da Wei memimpin bawahannya yang para Bu Si Sheng Wu (Makhluk Abadi) tingkat Chang Sheng Qi (Tahap Keabadian) menjaga, hampir seribu pasukan besar Bu Si Sheng Wu (Makhluk Abadi) berjaga di sana, keamanan mereka pasti tidak masalah.
Tapi sekarang La La tetap memasang wajah dingin, duduk di sana tanpa berkata apa-apa. Beberapa tahun ini, perkembangan Shi Quan Dian (Toko Sepuluh Sempurna) sangat pesat, jumlah cabang terus bertambah, dengan sendirinya, hal ini tidak bisa dihindari mempengaruhi kepentingan kekuatan besar itu, selain Xiu Zhen Jie (Dunia Kultivasi) dan Tian Mo Jie (Dunia Iblis Surgawi) sana, Shi Quan Dian (Toko Sepuluh Sempurna) di beberapa Jie Mian (Dunia) lainnya tidak stabil, beberapa Wei Mian (Dimensi) itu sering terjadi masalah terkait Shi Quan Dian (Toko Sepuluh Sempurna).
Meskipun La La sudah melakukan beberapa pengaturan, tapi tidak mungkin bisa mencegah semua orang, kejadian di Wei Mian (Dimensi) kali ini sudah dalam dugaan La La dan yang lainnya, hanya saja mereka tidak menyangka, orang-orang ini akan bertindak secepat ini, dan akan ada sebanyak ini orang yang bertindak bersama, ini hampir menggabungkan sebagian besar kekuatan di Wei Mian (Dimensi) ini untuk melawan mereka, jika tidak ada Bu Si Sheng Wu (Makhluk Abadi) itu, mereka mungkin benar-benar tidak bisa menahan.
La La dan yang lainnya benar-benar tidak menyangka, akan ada sebanyak ini orang yang melawan mereka, kalau mau dikatakan, meskipun bisnis Shi Quan Dian (Toko Sepuluh Sempurna) semakin besar, tapi karena terutama mengoperasikan barang yang tidak ada di Wei Mian (Dimensi) mereka serta pembuatan alat dan ramuan, meskipun ada sedikit pengaruh pada kepentingan kekuatan besar itu, tapi tidak akan besar, bagaimanapun juga orang dalam kekuatan besar itu, lebih suka menggunakan pembuat alat dan ramuan dari kekuatan mereka sendiri, karena itu mereka hanya perlu sedikit poin kontribusi, dan bisa mendapatkan banyak diskon dari sekte, kecuali terpaksa, kalau tidak orang-orang dari kekuatan besar itu tidak akan mencari Shi Quan Dian (Toko Sepuluh Sempurna).
Lima tahun lebih ini, Shi Quan Dian (Toko Sepuluh Sempurna) hanya membuat Zong Men (Sekte) besar kehilangan sekitar sepuluh persen keuntungan, seharusnya tidak menyebabkan sebanyak ini orang menyerang mereka, tapi hal ini tetap terjadi, dan hampir menyebabkan semua kekuatan di Wei Mian (Dimensi) ini menyerang mereka, La La dan yang lainnya benar-benar tidak menyangka akan begini.
Awal mulanya, La La dan yang lainnya masih agak tidak mengerti, kenapa orang-orang ini bersatu melawan mereka, tapi segera mereka mengerti kenapa, orang-orang itu melawan mereka, bukan karena mereka mengambil keuntungan sepuluh persen orang-orang itu, tapi orang-orang itu mengincar barang bagus di Shi Quan Dian (Toko Sepuluh Sempurna), dan makna di balik barang bagus itu.
Shi Quan Dian (Toko Sepuluh Sempurna) memiliki barang bagus yang tidak ada di Wei Mian (Dimensi) ini, orang di Wei Mian (Dimensi) ini pasti tidak bisa tidak menyelidiki, ketika mereka mendapati, barang-barang ini tidak mungkin berasal dari Wei Mian (Dimensi) ini, mereka akan berpikir apa yang diwakili barang-barang ini, barang-barang ini kemungkinan besar mewakili, Shi Quan Dian (Toko Sepuluh Sempurna) dapat berhubungan dengan Wei Mian (Dimensi) lain, secara alami akan menarik perhatian semua kekuatan besar di Wei Mian (Dimensi) ini. Berhubungan dengan Wei Mian (Dimensi) lain, selain bisa mendapatkan barang bagus dari Wei Mian (Dimensi) lain, saat diperlukan, mereka juga bisa menyerbu ke Wei Mian (Dimensi) lain, justru karena punya pikiran begitu, maka orang-orang itu bersatu melawan mereka.
Inilah juga alasan La La dan yang lainnya marah, para家伙 itu ternyata berencana mengambil alih sepenuhnya Shi Quan Dian (Toko Sepuluh Sempurna), ini benar-benar angan-angan, kebetulan sedang tidak ada pekerjaan, La La dan yang lainnya memutuskan bermain besar, mereka ingin memberi semua kekuatan besar di Wei Mian (Dimensi) ini, pelajaran berdarah.
Sedang La La dan yang lainnya memperhatikan situasi di medan perang, sebuah suara terdengar, “Tidak kira begitu keluar sudah menemui hal begini, kebetulan mau gerak badan.”
==
Lao La dan yang lainnya begitu mendengar suara ini tertegun, menoleh dan melihat ternyata adalah Zhao Hai. Lao La segera berkata: “Hai Ge, kau sudah selesai Bi Guan (Meditasi Tertutup), bagaimana perasaanmu?”
Zhao Hai tersenyum tipis dan berkata: “Belum tahu, bertarung sebentar pasti tahu. Kebetulan bisa memanfaatkan mereka untuk latihan.” Setelah berkata demikian, Zhao Hai menggerakkan tubuhnya, langsung menyerbu ke arah mereka.
Kali ini Yi Shu Zhan Dou Fa (Metode Pertarungan Ilmu Aneh) Zhao Hai terbuka sepenuhnya, dan orang-orang di hadapannya bukanlah ahli periode Chang Sheng Qi (Periode Panjang Umur), hanya beberapa Xiu Shi (Kultivator) periode Du Jie Qi (Periode Melewati Kesengsaraan) dan di bawahnya. Orang-orang ini sama sekali tidak menjadi ancaman bagi Zhao Hai. Begitu Zhao Hai menyerbu, benar-benar seperti harimau masuk ke tengah kawanan domba.
Yi Shu Zhan Dou Fa (Metode Pertarungan Ilmu Aneh) Zhao Hai sungguh terlalu menakjubkan, daya bunuhnya sangat kuat. Para Xiu Shi (Kultivator) periode Du Jie Qi (Periode Melewati Kesengsaraan) itu, pada dasarnya tidak ada yang bisa menandinginya satu ronde pun. Di tempat yang dilaluinya, mayat bergelimpangan di mana-mana.
Setelah pertempuran kali ini, Zhao Hai juga mendapati perubahan apa yang terjadi pada Ling Qi (Energi Spiritual)-nya setelah berkomunikasi dengan besi. Ling Qi (Energi Spiritual)-nya ternyata secara samar dapat menekan senjata logam lawan, sehingga senjata logam yang datang menyerang, kekuatan serangannya akan berkurang karena dirinya. Mungkin inilah perubahan yang terjadi pada Ling Qi (Energi Spiritual)-nya setelah berkomunikasi dengan Yi Shu (Ilmu Aneh) elemen logam.
Zhao Hai kali ini tidak mengeluarkan Fa Xiang (Penampakan Hukum)-nya. Tangannya hanya memegang sebilah pedang panjang. Pedang panjang ini adalah hasil perubahan Liu Yin (Perak Cair). Zhao Hai berjalan sambil membantai, berbagai Yi Shu (Ilmu Aneh) dilontarkan sekadarnya. Pedang panjang di tangannya berayun, membawa pergi nyawa-nyawa. Dalam sekejap mata, dia sudah mencapai seribu orang terbunuh.
Para Xiu Shi (Kultivator) dari muka alam ini yang sedang menyerang Lao La dan yang lainnya, juga memperhatikan Zhao Hai. Terutama para Xiu Shi (Kultivator) periode Chang Sheng Qi (Periode Panjang Umur) di sana, juga memperhatikan Zhao Hai.
Para Xiu Shi (Kultivator) periode Chang Sheng Qi (Periode Panjang Umur) itu juga merasa sangat penasaran. Mereka dengan jelas merasakan, Zhao Hai bukanlah seorang Xiu Shi (Kultivator) periode Chang Sheng Qi (Periode Panjang Umur). Tetapi melihat sikap Zhao Hai, kekuatannya jauh lebih unggul dari kebanyakan Xiu Shi (Kultivator) periode Du Jie Qi (Periode Melewati Kesengsaraan). Jika dibiarkan Zhao Hai terus membantai seperti ini, maka korban di pihak mereka akan terlalu besar.
Akhirnya seorang Xiu Shi (Kultivator) periode Chang Sheng Qi (Periode Panjang Umur) tidak tahan, langsung menyerbu ke arah Zhao Hai. Sejak pertempuran kedua belah pihak hingga sekarang, meskipun kadang-kadang ada juga yang mengerahkan Xiu Shi (Kultivator) periode Chang Sheng Qi (Periode Panjang Umur) untuk bertarung, tetapi masih cukup terkendali. Bagaimanapun juga, Xiu Shi (Kultivator) periode Chang Sheng Qi (Periode Panjang Umur) adalah fondasi kedua belah pihak. Orang dari muka alam ini tidak ingin Xiu Shi (Kultivator) periode Chang Sheng Qi (Periode Panjang Umur) mereka gugur, Lao La dan yang lainnya juga tidak ingin Bu Si Sheng Wu (Makhluk Abadi) periode Chang Sheng Qi (Periode Panjang Umur) di dalam ruang lenyap untuk selamanya. Jadi keduanya tidak mengerahkan Xiu Shi (Kultivator) periode Chang Sheng Qi (Periode Panjang Umur).
Tetapi sekarang muncul seorang Zhao Hai yang begitu变态, meskipun levelnya sepertinya belum mencapai Chang Sheng Qi (Periode Panjang Umur), namun kekuatannya sama sekali tidak kalah dengan Xiu Shi (Kultivator) periode Chang Sheng Qi (Periode Panjang Umur). Dalam situasi ini, pihak lawan tentu saja tidak tahan, segera mengerahkan seorang Xiu Shi (Kultivator) periode Chang Sheng Qi (Periode Panjang Umur) untuk menghadapi Zhao Hai.
Awalnya mereka mengira begitu pihak mereka mengerahkan Xiu Shi (Kultivator) periode Chang Sheng Qi (Periode Panjang Umur), pihak lawan akan segera mengerahkan Xiu Shi (Kultivator) periode Chang Sheng Qi (Periode Panjang Umur) untuk menghadang. Tetapi mereka salah duga. Lao La dan yang lainnya sangat memahami kekuatan Zhao Hai. Jangan bilang satu Xiu Shi (Kultivator) periode Chang Sheng Qi (Periode Panjang Umur), bahkan jika dikerahkan sepuluh orang pun, meskipun Zhao Hai tidak bisa memusnahkan mereka, setidaknya melindungi diri sendiri masih bisa. Jadi mereka sama sekali tidak mengerahkan Bu Si Sheng Wu (Makhluk Abadi) periode Chang Sheng Qi (Periode Panjang Umur) itu untuk bergerak, melainkan melihat para Xiu Shi (Kultivator) periode Chang Sheng Qi (Periode Panjang Umur) itu bertarung dengan Zhao Hai.
Lao La dan yang lainnya sangat paham, Zhao Hai memang ingin mencari kesempatan seperti ini, untuk bertarung dengan Xiu Shi (Kultivator) periode Chang Sheng Qi (Periode Panjang Umur) dan mencoba, sehingga bisa lebih memadukan Yi Shu Zhan Dou Fa (Metode Pertarungan Ilmu Aneh)-nya.
Justru karena pertimbangan inilah, Lao La dan yang lainnya tidak menyuruh Bu Si Sheng Wu (Makhluk Abadi) periode Chang Sheng Qi (Periode Panjang Umur) itu ikut campur, melainkan melihat Zhao Hai bertarung dengan Xiu Shi (Kultivator) periode Chang Sheng Qi (Periode Panjang Umur) itu dengan sangat bersemangat.
Perasaan Zhao Hai saat ini memang cukup baik. Meskipun lawannya adalah seorang Xiu Shi (Kultivator) periode Chang Sheng Qi (Periode Panjang Umur), namun kekuatannya tidak lebih kuat dari Mo Po Tian. Saat dia bertarung besar dengan Mo Po Tian, masih berada di lingkungan khusus, banyak metode yang tidak bisa digunakan. Sekarang berbeda, berbagai Yi Shu (Ilmu Aneh) dapat dilontarkan sekadarnya. Xiu Shi (Kultivator) periode Chang Sheng Qi (Periode Panjang Umur) itu dibuatnya kewalahan, dan sudah terdesak.
Pihak lawan melihat satu Xiu Shi (Kultivator) periode Chang Sheng Qi (Periode Panjang Umur) saja tidak bisa berbuat apa-apa terhadap Zhao Hai, mereka semakin cemas. Seorang Xiu Shi (Kultivator) periode Chang Sheng Qi (Periode Panjang Umur) lagi menyerbu ke arah Zhao Hai. Lao La dan yang lainnya tetap tidak bergerak. Dua Xiu Shi (Kultivator) periode Chang Sheng Qi (Periode Panjang Umur) mengepung Zhao Hai dan bertarung campur aduk, tetapi akhirnya malah kembali terdesak.
Kali ini pihak lawan semakin terkejut, segera mengerahkan lagi seorang Xiu Shi (Kultivator) periode Chang Sheng Qi (Periode Panjang Umur). Lao La dan yang lainnya masih tidak bergerak. Tiga Xiu Shi (Kultivator) periode Chang Sheng Qi (Periode Panjang Umur) mengepung Zhao Hai, dan Zhao Hai sekarang bahkan belum menggunakan Xing Chen Tai Xu Bian Shen Fa (Metode Perubahan Tubuh Kekosongan Agung Bintang-bintang), seorang diri melawan tiga Xiu Shi (Kultivator) periode Chang Sheng Qi (Periode Panjang Umur) dan tidak terdesak.
Seiring berjalannya waktu pertempuran, serangan Zhao Hai semakin lancar. Tiga Xiu Shi (Kultivator) periode Chang Sheng Qi (Periode Panjang Umur) lawan malah terdesak. Ini sungguh sangat sulit dipercaya.
Pihak lawan ternyata juga tidak menyangka hal ini. Kali ini mereka segera mengerahkan sepuluh Xiu Shi (Kultivator) periode Chang Sheng Qi (Periode Panjang Umur) bersiap membunuh Zhao Hai di tempat. Sebelumnya mereka mengerahkan tiga Xiu Shi (Kultivator) periode Chang Sheng Qi (Periode Panjang Umur) berturut-turut, dan Lao La serta yang lainnya tidak bergerak. Ini membuat mereka mengira Lao La dan yang lainnya tidak peduli hidup mati Zhao Hai. Jadi nyali mereka pun membesar, ingin memusnahkan Zhao Hai sepenuhnya.
Tetapi kali ini mereka salah sangka. Tidak ada yang lebih peduli hidup mati Zhao Hai selain Lao La dan yang lainnya. Begitu mereka mengerahkan sepuluh Xiu Shi (Kultivator) periode Chang Sheng Qi (Periode Panjang Umur), Lao La dan yang lainnya segera mengerahkan sejumlah besar Bu Si Sheng Wu (Makhluk Abadi) periode Chang Sheng Qi (Periode Panjang Umur) untuk menyerang orang-orang itu.
Dan pihak lawan melihat Lao La dan yang lainnya bergerak, terpaksa juga mengerahkan sejumlah besar Xiu Shi (Kultivator) periode Chang Sheng Qi (Periode Panjang Umur) untuk bertempur. Pertempuran besar para Xiu Shi (Kultivator) periode Chang Sheng Qi (Periode Panjang Umur) pun dimulai.
Tetapi ini belum selesai. Zhao Hai melambaikan tangan, sejumlah besar Bu Si Sheng Wu (Makhluk Abadi) muncul. Kali ini jumlah Bu Si Sheng Wu (Makhluk Abadi) yang muncul sangat banyak. Meskipun kekuatan Bu Si Sheng Wu (Makhluk Abadi) ini belum tentu bagus, tetapi mereka memegang senjata, dan ada juga yang membawa merica di punggung. Ini juga cukup merepotkan pihak lawan.
Pertempuran besar berlangsung sampai malam tiba. Pihak lawan menarik mundur pasukan. Mereka terpaksa mundur, kerugian mereka terlalu besar. Hari ini dalam pertempuran ini, hanya dari Xiu Shi (Kultivator) periode Chang Sheng Qi (Periode Panjang Umur) saja mereka kehilangan hampir seratus orang. Meskipun hampir seratus Xiu Shi (Kultivator) periode Chang Sheng Qi (Periode Panjang Umur) bukanlah jumlah total Xiu Shi (Kultivator) periode Chang Sheng Qi (Periode Panjang Umur) yang mereka miliki, tetapi kerugian sebesar ini tetap tidak mampu mereka tanggung. Jadi mereka segera menarik mundur pasukan.
Dan Zhao Hai juga mendapat keuntungan tidak sedikit. Dia mendapati dirinya sekarang sama sekali tidak perlu khawatir tentang Ling Qi (Energi Spiritual). Saat bertempur, seluruh pori-pori tubuhnya tetap menyerap Ling Qi (Energi Spiritual), tetap bertukar Ling Qi (Energi Spiritual) dengan alam. Meskipun saat bertempur, yang masuk sedikit dan yang keluar banyak, tetapi tetap ada pasokan. Dengan cara seperti ini, dia bahkan jika bertempur berhari-hari pun Ling Qi (Energi Spiritual)-nya tidak akan habis.
Dan Yi Shu Zhan Dou Fa (Metode Pertarungan Ilmu Aneh) Zhao Hai sekarang, setelah kejadian ini, benar-benar selesai dipadukan. Dalam pertempuran kali ini, dia seorang diri memusnahkan tiga Xiu Shi (Kultivator) periode Chang Sheng Qi (Periode Panjang Umur) itu. Cukup bisa dilihat kekuatan Zhao Hai sekarang.
Tepat sehari setelah pertempuran besar, beberapa kekuatan besar itu mengirim orang untuk berunding dengan Shi Quan Dian (Toko Sepuluh Lengkap). Zhao Hai tahu begitu perundingan ini dimulai, pertempuran mungkin tidak akan terjadi lagi. Dia pun kembali ke dalam ruang.
Lao La tentu saja tidak akan melewatkan kesempatan ini. Perundingan kali ini, kembali membuat Shi Quan Dian (Toko Sepuluh Lengkap) mendapatkan banyak keuntungan. Mau bagaimana lagi, pihak lawan tidak bisa mengalahkan mereka. Jika mereka tidak tahu memanfaatkan kesempatan untuk memeras, maka sungguh sia-sia hidup mereka.
Butuh waktu beberapa hari, akhirnya urusan Shi Quan Dian (Toko Sepuluh Lengkap) selesai ditangani. Zhao Hai juga menemani Lao La dan yang lainnya beberapa hari, baru memulai Bi Guan (Meditasi Tertutup) yang kedua kalinya. Kali ini logam yang akan dia komunikasikan secara alami naik tingkat, menjadi Qing Tong (Perunggu).
Berkomunikasi dengan Qing Tong (Perunggu) juga sangat sulit. Zhao Hai perlu waktu lebih dari satu tahun untuk sekali berkomunikasi dengan Qing Tong (Perunggu). Dan selama lebih dari satu tahun ini, Lao La dan yang lainnya akhirnya menyelesaikan semua urusan Shi Quan Dian (Toko Sepuluh Lengkap). Sekarang di sepuluh muka alam, tidak ada lagi kekuatan yang berani macam-macam dengan Shi Quan Dian (Toko Sepuluh Lengkap).
Jika dihitung-hitung, dalam hal kejam dan tegas, Lao La dan yang lainnya sama sekali tidak kalah dari Zhao Hai. Zhao Hai kejam dan tegas, Lao La dan yang lainnya juga begitu. Dan berapa banyak orang yang telah dibunuh Zhao Hai, Lao La dan yang lainnya juga tahu, bahkan kadang ikut serta di dalamnya. Jadi setelah mengetahui ada orang yang berniat macam-macam dengan Shi Quan Dian (Toko Sepuluh Lengkap), Lao La dan yang lainnya segera menggunakan cara keras untuk memberi pelajaran mendalam kepada mereka, membuat mereka tidak lagi berani macam-macam dengan Shi Quan Dian (Toko Sepuluh Lengkap).
Setelah beristirahat beberapa waktu, Zhao Hai kembali berkomunikasi dengan logam-logam lainnya. Tingkat logam juga sedikit demi sedikit meningkat. Dari logam tunggal hingga logam campuran. Logam yang dikomunikasikan Zhao Hai semakin lama semakin kuat.
Pada saat yang sama Zhao Hai juga mendapati, semakin tinggi tingkat logam, semakin banyak pula cara berpikir manusia yang terkandung di dalamnya. Ini mewakili bahwa pembuatnya juga semakin teliti. Semakin teliti pembuatnya, tentu saja cara berpikir manusia yang terkandung dalam logam juga semakin banyak.
Adanya cara berpikir manusia dalam logam, tidak akan menyulitkan komunikasi Zhao Hai. Sebaliknya, malah akan memberi Zhao Hai beberapa keuntungan. Dapat dikatakan, meskipun waktu yang dihabiskan Zhao Hai untuk berkomunikasi dengan logam cukup lama, itu bukan karena komunikasinya sulit. Sebaliknya, dibandingkan dengan tumbuhan dan api, berkomunikasi dengan logam cukup mudah. Lama waktunya, karena cara berpikir logam terlalu lambat.
Untungnya logam juga seperti tumbuhan, semakin tinggi tingkat logam, semakin cepat kecepatan berpikirnya. Tetapi meskipun begitu, Zhao Hai butuh waktu dua puluh tahun untuk menyelesaikan komunikasi dengan semua logam. Dan sekarang dia akhirnya mengarahkan pandangannya pada senjata terpentingnya, Liu Yin (Perak Cair)!
Asal mula Liu Yin (Perak Cair) adalah E Mo Fa Zhang (Tongkat Sihir Iblis) di dalam ruang. Tetapi E Mo Fa Zhang (Tongkat Sihir Iblis) ini bukan terbuat dari logam, melainkan kristal. Kristal yang sangat keras, tetapi bisa berubah bentuk sesuai keinginan Zhao Hai. Hanya saja kemudian terlalu banyak logam yang dimasukkan ke dalamnya, sehingga perlahan-lahan berubah menjadi bentuk Liu Yin (Perak Cair) sekarang.
Sekarang Liu Yin (Perak Cair) mengandung banyak sekali logam. Dapat dikatakan, berbagai macam logam di dalam ruang, semuanya ada di dalam Liu Yin (Perak Cair). Selain logam, juga ada beberapa material lainnya. Justru karena inilah, Liu Yin (Perak Cair) menjadi begitu kuat. Dan Zhao Hai juga ingin terakhir kalinya berkomunikasi dengan Liu Yin (Perak Cair), melihat apakah bisa berhasil. Dia yakin jika Zhao Hai benar-benar bisa berkomunikasi dengan Liu Yin (Perak Cair), pasti akan sangat membantu kultivasinya.
Dan selama dua puluh tahun ini, perubahan di Xiu Zhen Jie (Dunia Kultivasi) cukup besar. Jiu Da Zong Men (Sembilan Sekte Besar) perlahan-lahan memulihkan kekuatan mereka. Mereka kembali mengirim beberapa kelompok Xiu Shi (Kultivator) periode Chang Sheng Qi (Periode Panjang Umur) ke Yue Long Jie (Alam Lompat Naga) sana. Ini membuat kekuatan Jiu Da Zong Men (Sembilan Sekte Besar) di Yue Long Jie (Alam Lompat Naga) sedikit meningkat. Namun belum sampai mengancam posisi kepemimpinan Tie Zhan Tian.
Dibandingkan dengan Jiu Da Zong Men (Sembilan Sekte Besar), perkembangan Zi You Lian Meng (Aliansi Bebas) lebih cepat. Zi You Lian Meng (Aliansi Bebas) di sini mendapat dukungan material dari Shi Quan Dian (Toko Sepuluh Lengkap), dan juga tidak kekurangan orang. Kecepatan perkembangan mereka sepenuhnya melampaui Jiu Da Zong Men (Sembilan Sekte Besar). Namun Jiu Da Zong Men (Sembilan Sekte Besar) memiliki fondasi yang dalam, jadi tidak tertinggal terlalu banyak. Secara keseluruhan, kekuatan di Xiu Zhen Jie (Dunia Kultivasi) sini meningkat sangat cepat.
Dibandingkan dengan situasi di Xiu Zhen Jie (Dunia Kultivasi), di Yue Long Jie (Alam Lompat Naga) sana tidak terlalu banyak perubahan. Namun orang-orang Xiu Zhen Jie (Dunia Kultivasi) di sana sudah benar-benar berpijak kokoh. Sekarang jumlah Xiu Shi (Kultivator) periode Chang Sheng Qi (Periode Panjang Umur) yang dikirim Xiu Zhen Jie (Dunia Kultivasi) ke Yue Long Jie (Alam Lompat Naga) sudah melebihi dua ratus orang. Bisa dibilang sudah memiliki sedikit kekuatan.
==
Di antara Chang Sheng qi (強者 periode Abadi) dari Dunia Persilatan (Xiuzhen jie) di Yue Long Jie (Dunia Naga Melompat), ada seratus dua puluh orang dari Zi You Lian Meng (Aliansi Bebas), dan delapan puluh orang dari Sembilan Sekte Besar. Sembilan Sekte Besar akhir-akhir ini agak gila. Selama dua puluh tahun ini, semua Chang Sheng qi (強者 periode Abadi) yang mereka hasilkan, semuanya dikirim ke Yue Long Jie (Dunia Naga Melompat) sini. Sedangkan Zi You Lian Meng (Aliansi Bebas) tidak melakukan hal itu, mereka tetap mengikuti rencana mereka sendiri, dengan teratur mengirim Chang Sheng qi (強者 periode Abadi) itu ke Yue Long Jie (Dunia Naga Melompat).
Dua puluh tahun waktu, baik Zi You Lian Meng (Aliansi Bebas) maupun Sembilan Sekte Besar, sama-sama menambah banyak Chang Sheng qi (強者 periode Abadi). Zi You Lian Meng (Aliansi Bebas) dalam dua puluh tahun jumlah Chang Sheng qi (強者 periode Abadi) yang bertambah mencapai hampir seratus orang. Di antaranya, dari Hei Hu Bang (Geng Macan Hitam) sendiri muncul hampir tiga puluh Chang Sheng qi (強者 periode Abadi).
Dan selama dua puluh tahun ini, Sembilan Sekte Besar juga menghasilkan hampir tujuh puluh Chang Sheng qi (強者 periode Abadi). Harus diakui, kedalaman fondasi Sembilan Sekte Besar, jauh sekali tidak bisa dibandingkan oleh Zi You Lian Meng (Aliansi Bebas).
Dua puluh tahun bisa mengubah banyak hal, tapi banyak hal juga yang masih tetap tidak berubah. Contohnya Di Yi Jun Tuan (Korps Pertama). Di Yi Jun Tuan (Korps Pertama) sekarang jumlah pasukannya masih tujuh juta, tapi ada beberapa orang yang meninggalkan Di Yi Jun Tuan (Korps Pertama). Mereka yang meninggalkan Di Yi Jun Tuan (Korps Pertama) itu, adalah para ahli terbaik dari masing-masing sekte. Mereka sekarang menjadi Chang Sheng qi (強者 periode Abadi). Setelah menjadi Chang Sheng qi (強者 periode Abadi), mereka meninggalkan Di Yi Jun Tuan (Korps Pertama). Tapi nama mereka tetap tercatat di Di Yi Jun Tuan (Korps Pertama). Mereka menjadi Chang Sheng qi (強者 periode Abadi), meskipun secara nominal keluar dari Di Yi Jun Tuan (Korps Pertama), namun secara batin, hati mereka tetaplah milik Di Yi Jun Tuan (Korps Pertama).
Zi You Lian Meng (Aliansi Bebas) dalam dua puluh tahun waktu, menghasilkan hampir seratus Chang Sheng qi (強者 periode Abadi). Dan di antaranya, Chang Sheng qi (強者 periode Abadi) yang keluar dari Di Yi Jun Tuan (Korps Pertama) saja, ada hampir tujuh puluh orang. Jumlah ini setara dengan seluruh Chang Sheng qi (強者 periode Abadi) yang dihasilkan Sembilan Sekte Besar.
Mereka yang meninggalkan Di Yi Jun Tuan (Korps Pertama) sebagai Chang Sheng qi (強者 periode Abadi) sangat paham, bahwa mereka bisa mencapai hari ini, berkat Di Yi Jun Tuan (Korps Pertama). Setiap kali Di Yi Jun Tuan (Korps Pertama) mengadakan pelatihan bersama, semua orang akan bersama-sama berdiskusi tentang pengalaman kultivasi. Dan mereka ini bisa melangkah sampai tahap ini, pengalaman kultivasi ini sangat besar perannya dalam membantu mereka.
Setelah menjadi Chang Sheng qi (強者 periode Abadi), orang-orang ini, pada tahun pertama, akan menjadi instruktur selama satu tahun untuk Di Yi Jun Tuan (Korps Pertama). Ini akan membuat orang-orang di Di Yi Jun Tuan (Korps Pertama) memiliki kecepatan kultivasi yang lebih cepat.
Setelah dua puluh tahun perubahan, Di Yi Jun Tuan (Korps Pertama) semua anggotanya, telah menjadi pilar utama Zi You Lian Meng (Aliansi Bebas). Orang-orang ini berada di berbagai sekte besar, memiliki status yang sangat tinggi. Mereka entah menjadi ahli lian qi shi (pembuat alat) terkenal di berbagai sekte besar, atau menjadi ahli lian yao shi (pembuat obat) terkenal di berbagai sekte besar, atau menjadi tokoh puncak di antara murid inti berbagai sekte besar. Bahkan mereka yang kekuatannya belum cukup, untuk sementara belum masuk ke dalam murid inti, juga merupakan murid dalam yang dibina secara khusus oleh berbagai sekte besar. Kekuatan sebesar ini, adalah sesuatu yang tidak berani diabaikan oleh siapa pun.
Tapi baik Zi You Lian Meng (Aliansi Bebas) maupun Sembilan Sekte Besar tahu, kekuatan yang tidak bisa diremehkan ini, tidak ada seorang pun yang bisa mengomandonya. Satu-satunya yang bisa mengomando Di Yi Jun Tuan (Korps Pertama) hanyalah satu orang, yaitu Zhao Hai.
Zhan Jian Bei (Prasasti Pedang Perang) masih tegak berdiri di Xiang Yin Shan (Gunung Xiang Yin), dupa di sana tidak pernah putus. Zhan Jian Bei (Prasasti Pedang Perang) adalah tanah suci di hati orang-orang Di Yi Jun Tuan (Korps Pertama).
Begitu pula, dua puluh tahun telah berlalu. Dalam dua puluh tahun ini, Zhao Hai tidak pernah muncul di Dunia Persilatan (Xiuzhen jie), hanya Shi Quan Dian (Toko Shi Quan) yang masih tetap ramai. Tapi tidak ada yang berani meremehkan Zhao Hai, apalagi berani macam-macam dengan Shi Quan Dian (Toko Shi Quan). Mereka semua sangat paham, jangan lihat Zhao Hai sekarang tidak muncul, dia tetaplah sosok di seluruh Dunia Persilatan (Xiuzhen jie) yang tidak berani diganggu oleh siapa pun.
Dua puluh tahun waktu, masih belum membuat orang-orang di Dunia Persilatan (Xiuzhen jie) melupakan betapa menakutkannya Zhao Hai. Ditambah lagi sekarang kekuatan Hei Hu Bang (Geng Macan Hitam), dibandingkan dulu, benar-benar bagaikan langit dan bumi. Bahkan Sembilan Sekte Besar tidak berani meremehkan Hei Hu Bang (Geng Macan Hitam), apalagi berani mengatakan Hei Hu Bang (Geng Macan Hitam) hanya didukung oleh Zhao Hai. Sekarang bahkan jika tidak termasuk Zhao Hai, kekuatan Hei Hu Bang (Geng Macan Hitam) pun tidak kalah dengan sekte mana pun di antara Sembilan Sekte Besar. Dalam situasi seperti ini, semakin tidak ada yang berani macam-macam dengan Shi Quan Dian (Toko Shi Quan). Jadi Shi Quan Dian (Toko Shi Quan) di Dunia Persilatan (Xiuzhen jie) sini, adalah yang paling aman.
Zhao Hai juga paham situasi ini. Meskipun beberapa tahun ini dia tidak berkeliling di Dunia Persilatan (Xiuzhen jie), tapi apa yang terjadi di Dunia Persilatan (Xiuzhen jie) sana, dia tahu persis. Bagaimana mungkin dia tidak tahu hal-hal ini.
Sejujurnya, Zhao Hai benar-benar tidak menyangka, Di Yi Jun Tuan (Korps Pertama) akan mencapai hasil seperti hari ini. Sekarang banyak orang Di Yi Jun Tuan (Korps Pertama) yang sudah masuk ke Yue Long Jie (Dunia Naga Melompat), lebih awal dari dia. Ini dulu tidak pernah dia duga. Tapi dia tidak marah, sebaliknya, dia sangat gembira untuk mereka.
Zhao Hai tahu keadaannya sendiri. Akumulasinya sekarang masih belum cukup. Selama dua puluh tahun ini, dia karena gong fa (teknik kultivasi)-nya, tidak pernah sekejap pun berhenti berkultivasi. Bahkan karena berkomunikasi dengan tumbuhan, kecepatan kultivasinya lebih cepat dari sebelumnya. Tapi dia tetap belum mengakumulasi cukup ling qi (energi spiritual) yang diperlukan untuk memasuki Chang Sheng qi (periode Abadi). Jadi dia tidak terburu-buru.
Faktanya, sekarang apakah dia sudah menjadi Chang Sheng qi (強者 periode Abadi) atau tidak, ini tidak mempengaruhi statusnya di Dunia Persilatan (Xiuzhen jie). Status Zhao Hai di Dunia Persilatan (Xiuzhen jie), tidak ada yang bisa menggoyahkan. Bahkan orang-orang Sembilan Sekte Besar, saat menyebut Zhao Hai, juga memasang ekspresi penuh hormat.
Zhao Hai memiliki banyak bu si sheng wu (Mayat Hidup). Di mata beberapa moralis, Zhao Hai adalah seorang tukang jagal, adalah seorang penjahat, iblis sesungguhnya. Tapi ketika Zhao Hai bisa dengan sekali mengeluarkan hampir seribu Chang Sheng qi (強者 periode Abadi) bu si sheng wu (Mayat Hidup), bahkan siapa pun harus kagum padanya. Inilah kekuatan.
Meskipun sekarang Dunia Persilatan (Xiuzhen jie) berkembang sangat cepat, Sembilan Sekte Besar dan Zi You Lian Meng (Aliansi Bebas) juga sudah memulihkan kembali sedikit vitalitas mereka. Tapi kedua pihak hidup berdampingan dengan sangat damai. Di antaranya ada faktor Zhao Hai.
Kekuatan Zhao Hai sudah jelas di sana. Dia tidak mengganggu orang lain, itu sudah dianggap orang lain sangat beruntung. Siapa yang berani macam-macam dengannya, itu murni mencari mati.
Di Dunia Persilatan (Xiuzhen jie) ada perbedaan antara baik dan jahat. Tapi baik dia baik atau jahat, selama kamu punya kekuatan, kamu akan mendapatkan rasa hormat. Tidak peduli metode yang digunakan Zhao Hai itu baik atau jahat, kekuatannya layak dihormati oleh semua orang.
Zhao Hai sekarang tidak punya pikiran untuk memperhatikan hal-hal ini. Dia sekarang sedang bersiap untuk berkomunikasi dengan liu yin (perak cair). Kali ini dia keluar dari bi guan (pertapaan tertutup) dan beristirahat dalam waktu yang relatif lama, tujuannya untuk memulihkan diri ke kondisi terbaik, lalu berkomunikasi dengan liu yin (perak cair). Meskipun dia tidak tahu bagaimana hasil komunikasi kali ini, Zhao Hai harus melakukan persiapan ini. Dia tidak pernah bertempur tanpa persiapan.
Kali ini keluar dari bi guan (pertapaan tertutup), Zhao Hai beristirahat selama sekitar setengah bulan, baru bersiap berkomunikasi dengan liu yin (perak cair). Komunikasi kali ini sangat penting bagi Zhao Hai, dia tidak bisa tidak berhati-hati.
Di luar vila ruangan, di bawah pohon Bai Ling Shu (Pohon Bai Ling), melayang sebuah bola logam. Logam ini memancarkan sinar logam kehijauan. Tapi logam pada bola logam ini seolah-olah cair, sesekali akan sedikit bergetar, dan pada permukaan bola akan timbul riak-riak.
Lao La dan yang lainnya sekarang berdiri di bawah bola logam ini. Mei Ge agak khawatir berkata pada Lao La: “Kakak Lao La, Tuan Muda tidak apa-apa kan?”
Lao La melihat bola logam itu, tersenyum tipis dan berkata: “Khawatir apa, liu yin (perak cair) adalah senjata Hai Ge, dan juga menyatu dengan ruangan. Mustahil ruangan melakukan hal yang melukai Hai Ge. Tenang saja.”
Mei Ge mengangguk, lalu menoleh melihat Cai Er. Cai Er melihat sikap Mei Ge, tersenyum tipis dan berkata: “Tenang saja, tidak akan terjadi apa-apa.” Mei Ge baru merasa tenang. Mereka beberapa orang melihat bola logam itu sebentar, lalu kembali ke vila.
Sedangkan Zhao Hai sekarang sedang berada di dalam bola logam itu, mencoba berkomunikasi dengan liu yin (perak cair). Tapi dia sudah mencoba berkali-kali, belum berhasil. Bukan hanya tidak berhasil, faktanya dia sekarang bahkan belum menemukan pola pikir liu yin (perak cair).
Zhao Hai sekarang sudah menurunkan kecepatan pola pikirnya ke tingkat yang sangat rendah, bahkan lebih rendah dari saat berkomunikasi dengan sheng tie (besi mentah). Tapi tetap tidak merasakan pola pikir liu yin (perak cair). Ini membuat Zhao Hai agak bingung.
Tapi dia tidak menyerah. Dia menyesuaikan pola pikirnya ke kecepatan normal, lalu sedikit demi sedikit meningkatkan kecepatan pola pikirnya. Saat dia sedikit demi sedikit memperlambat kecepatan pola pikirnya, selama proses itu dia tidak merasakan sedikit pun kecepatan pola pikir liu yin (perak cair). Justru karena itu, dia mengira kecepatan pola pikir liu yin (perak cair) mungkin melebihi kecepatan pola pikirnya.
Zhao Hai sedikit demi sedikit mempercepat kecepatan pola pikirnya. Dengan cepat, kecepatan pola pikirnya sudah menyamai kecepatan pola pikirnya saat berkomunikasi dengan tai yang zhen huo (api matahari sejati). Tapi tetap belum menemukan liu yin (perak cair). Ini membuat Zhao Hai agak bingung. Dia sekali lagi mempercepat kecepatan pola pikirnya.
Saat dia mempercepat kecepatan pola pikirnya hingga dua kali lipat kecepatan pola pikir matahari, dia akhirnya merasakan sedikit pola pikir liu yin (perak cair). Hanya saja sedikit pola pikir itu terlalu cepat, dia sama sekali tidak bisa menghubunginya.
Tapi penemuan ini tetap membuat Zhao Hai sangat gembira. Asalkan ditemukan, itu bagus. Zhao Hai segera mempercepat kecepatan pola pikirnya, tiga kali lipat kecepatan pola pikir matahari, empat kali lipat kecepatan pola pikir matahari, lima kali lipat kecepatan pola pikir matahari, delapan kali lipat kecepatan pola pikir matahari. Dia akhirnya merasakan pola pikir liu yin (perak cair). Tapi pola pikir liu yin (perak cair) masih jauh lebih cepat dari kecepatan pola pikirnya saat ini. Zhao Hai sekali lagi mempercepat kecepatan pola pikirnya, jing shen mo fang (rubik spiritual) di dalam tubuhnya berputar cepat, seperti mesin yang digerakkan dengan sekuat tenaga.
Sepuluh kali lipat kecepatan pola pikir matahari, Zhao Hai akhirnya berhasil berhubungan dengan pola pikir liu yin (perak cair). Dia butuh sepuluh kali lipat kecepatan pola pikir matahari baru bisa berhubungan dengan liu yin (perak cair). Ini tidak pernah diduga Zhao Hai.
Tapi begitu berhubungan dengan pola pikir liu yin (perak cair), dia tiba-tiba merasakan perasaan yang sangat hangat. Karena dari pola pikir ini, dia merasakan kekuatan pola pikirnya sendiri. Seperti sesuatu yang tadinya miliknya sendiri, hanya saja meninggalkannya, sekarang kembali ke sisinya lagi.
Pola pikir Zhao Hai sepenuhnya menyatu dengan pola pikir liu yin (perak cair). Dia diam-diam merasakan perubahan dalam pola pikir liu yin (perak cair). Liu yin (perak cair) karena adalah senjatanya, dan liu yin (perak cair) bisa menjadi seperti sekarang ini, adalah karena dia terus-menerus menambahkan logam ke dalam liu yin (perak cair) sehingga terbentuk. Saat dia berulang kali menambahkan logam ke dalam liu yin (perak cair), pola pikirnya juga berulang kali ditambahkan ke dalam liu yin (perak cair). Justru karena itu, saat dia berhubungan dengan kecepatan pola pikir liu yin (perak cair), dia merasakan begitu akrab, begitu hangat. Karena itu memang adalah kekuatan pola pikirnya sendiri.
Zhao Hai tidak hanya merasakan kekuatan pola pikirnya sendiri di sini, dia juga merasakan karakteristik liu yin (perak cair). Liu yin (perak cair) karena terlalu banyak logam yang ditambahkan, ditambah ada faktor e mo fa zhang (tongkat sihir iblis) di dalamnya, sekarang telah berubah menjadi paduan logam terbaik di dunia ini. Bagi Zhao Hai, berhubungan dengan pola pikir liu yin (perak cair) ini, manfaatnya terlalu besar.
==
Liu Yin (Perak Cair) menggabungkan karakteristik logam-logam itu dengan sangat sempurna, membuat Zhao Hai merasakan suatu tingkatan logam yang benar-benar baru. Logam-logam itu bisa dikatakan telah berubah menjadi suatu jenis logam yang baru sama sekali.
Zhao Hai tidak tahu sudah berapa lama dia berkomunikasi dengan Liu Yin (Perak Cair), karena karakteristik logam-logam di dalam Liu Yin (Perak Cair) itu terlalu istimewa, membuatnya hampir tersesat di dalam karakteristik itu.
Saat Zhao Hai hendak keluar dari alam pikiran Liu Yin (Perak Cair), dia malah mendapati bahwa pikiran Liu Yin (Perak Cair) ternyata ikut bersama pikirannya kembali ke dalam tubuhnya. Zhao Hai tidak bisa menahan rasa heran, dan sekonyong-konyong membuka matanya. Begitu membuka mata, dia terkejut, karena mendapati bahwa Liu Yin (Perak Cair) yang menyelimutinya sudah lenyap sama sekali. Ini membuat Zhao Hai sangat bingung.
Tepat pada saat itu, dia tiba-tiba merasakan ada yang tidak beres dengan tubuhnya. Dia memejamkan mata untuk merasakan tubuhnya, dan sekonyong-konyong tertegun, karena dia mendapati bahwa semua sel di dalam tubuhnya memancarkan secercah cahaya hijau kebiruan tua. Dan cahaya itu terlalu dikenalnya, persis seperti cahaya yang dipancarkan Liu Yin (Perak Cair) sebelumnya. Artinya, Liu Yin (Perak Cair) ternyata telah menyatu dengan tubuhnya.
Zhao Hai terpana, dia benar-benar tidak tahu harus berkata apa. Dia mencoba memanggil Liu Yin (Perak Cair), tetapi tidak disangka, begitu panggilannya dikeluarkan, segumpal logam langsung muncul dari dalam tubuhnya, berubah menjadi bentuk pedang panjang. Dan sekarang dia merasa dirinya benar-benar menyatu dengan pedang panjang ini, pedang itu adalah bagian dari tubuhnya.
Zhao Hai terpaku memandang pedang panjang Liu Yin (Perak Cair) di tangannya, dia sama sekali tidak menyangka akan begini. Dia mencoba menggunakan pedang panjang itu, dan mendapati bahwa pedang panjang itu lebih mudah digunakan daripada sebelumnya.
Dia juga mencoba memanggil Da Fa Qi (Alat Besar). Dia khawatir Liu Yin (Perak Cair) yang menyatu dengannya akan mempengaruhi kemampuannya menggunakan Da Fa Qi (Alat Besar) itu. Tapi dia tidak bisa berbuat apa-apa, begitu dia memanggil, Da Fa Qi (Alat Besar) itu segera muncul. Dalam proses kemunculan Da Fa Qi (Alat Besar) itu, dia merasa sel-sel di tubuhnya seperti membelah dengan cepat, tapi sama sekali tidak berpengaruh buruk padanya.
Saat dia mencoba menarik kembali Da Fa Qi (Alat Besar) itu, dia juga dengan sangat mudah menariknya kembali. Dan saat Liu Yin (Perak Cair) itu masuk ke dalam tubuhnya, seolah-olah berbaur dengan sel-sel di tubuhnya, tanpa menimbulkan efek buruk apa pun pada sel-selnya. Artinya, Liu Yin (Perak Cair) telah sepenuhnya menyatu dengannya.
Zhao Hai berpikir sejenak, lalu tanpa sadar tersenyum. Liu Yin (Perak Cair) menyatu dengannya, ya sudahlah, lagipula ini tidak ada buruknya baginya. Dia mencoba lagi, Yi Shu (Teknik Ajaib)-nya yang lain masih bisa digunakan, bahkan cara tubuhnya menyerap Ling Qi (Energi Spiritual) melalui pori-pori pun tidak berubah sedikit pun. Zhao Hai tentu saja semakin lega.
Zhao Hai tidak buru-buru kembali ke vila untuk memberi tahu Lao La dan yang lainnya tentang berita penyatuan Liu Yin (Perak Cair) dengannya. Dia malah pergi ke suatu tempat sepi di ruang angkasa, mencoba cara baru ini. Setelah Liu Yin (Perak Cair) menyatu dengannya, dia mendapati bahwa cara bertarungnya menjadi lebih banyak.
Sebelumnya, meskipun Liu Yin (Perak Cair) dikendalikannya, saat menggunakan Liu Yin (Perak Cair), dia masih harus memegangnya di tangan, atau mengendalikannya dengan pikiran. Liu Yin (Perak Cair) tetaplah sebuah senjata. Tapi sekarang berbeda, dia bisa dengan bebas mengubah Liu Yin (Perak Cair) menjadi bentuk apa pun, dan Liu Yin (Perak Cair) semuanya keluar dari tubuhnya. Dia bisa membuat Liu Yin (Perak Cair) muncul dari bagian tubuh mana pun. Rambutnya bisa berubah menjadi kawat logam seperti Liu Yin (Perak Cair) untuk menyerang musuh, jari-jari tangannya bisa berubah menjadi Liu Yin (Perak Cair) kapan saja, bahkan dia bisa membuat Liu Yin (Perak Cair) menjadi pakaiannya, lalu mengubah pakaian itu menjadi baju zirah. Semuanya berubah sesuai kehendak hatinya, Liu Yin (Perak Cair) seperti bagian dari tubuhnya.
Ini membuat Zhao Hai sangat gembira. Dan yang lebih mengejutkan Zhao Hai adalah, dia mendapati bahwa di dalam Shen Shi Li (Kekuatan Pikiran)-nya, sepertinya juga mengandung secercah cahaya hijau kebiruan, sama seperti Liu Yin (Perak Cair). Inilah yang paling mengejutkan Zhao Hai.
Kemudian dia mendapati, bukan hanya Shen Shi Li (Kekuatan Pikiran)-nya, Dou Qi (Energi Tempur)-nya juga sama. Sepertinya di dalam Dou Qi (Energi Tempur)-nya juga mengandung secercah cahaya hijau kebiruan. Saat Zhao Hai mengeluarkan Dou Qi (Energi Tempur)-nya ke luar, cahaya hijau kebiruan itu akan ikut bersama Dou Qi (Energi Tempur) muncul di luar tubuhnya, membuat Dou Qi (Energi Tempur)-nya semakin kuat.
Dan saat Zhao Hai mencoba menyerang dengan Shen Shi Li (Kekuatan Pikiran), dia mendapati bahwa serangan Shen Shi Li (Kekuatan Pikiran) yang semula tanpa suara dan tanpa wujud, tiba-tiba seperti berubah menjadi serangan fisik. Ini tanpa sadar membuat Zhao Hai agak bingung.
Dia mencoba untuk tidak membiarkan serangan pikirannya mengandung cahaya hijau kebiruan Liu Yin (Perak Cair). Tidak disangka, dia dengan mudah melakukannya. Serangan pikirannya memang tidak berwarna, tetapi perasaan Liu Yin (Perak Cair) yang melekat itu masih ada. Hanya saja Liu Yin (Perak Cair) seolah-olah juga menjadi tidak berwarna.
Mengenai perubahan Liu Yin (Perak Cair) seperti ini, Zhao Hai juga kurang mengerti apa yang terjadi. Tapi dia mendapati bahwa ini jelas merupakan hal baik baginya, karena ini membuat serangannya semakin kuat.
Setelah Zhao Hai mencoba serangan pikiran dan serangan Ling Qi (Energi Spiritual), dia mendapati keduanya dilekati Liu Yin (Perak Cair). Ini memberikan inspirasi pada Zhao Hai. Dia tiba-tiba ingin tahu, jika dia menggunakan Fa Xiang (Wujud Dharma), apakah Fa Xiang (Wujud Dharma)-nya juga akan mengandung Liu Yin (Perak Cair)? Begitu terpikir, dia lakukan. Zhao Hai segera memanggil Fa Xiang (Wujud Dharma)-nya.
Fa Xiang (Wujud Dharma)-nya segera muncul. Fa Xiang (Wujud Dharma) Zhao Hai tidak sebesar Fa Xiang (Wujud Dharma) Xiuzhe (Kultivator) biasa, tetapi lebih padat. Kali ini Zhao Hai memanggil Fa Xiang (Wujud Dharma)-nya, dan mendapati bahwa Fa Xiang (Wujud Dharma)-nya seperti berubah menjadi manusia hijau, seluruh tubuhnya memancarkan cahaya hijau seperti perunggu, sangat indah, tetapi juga sangat istimewa.
Zhao Hai tersenyum pahit, lalu berpikir untuk menyembunyikan cahaya hijau itu. Benar saja, sesuai pikirannya, cahaya hijau itu segera lenyap. Ini membuat Fa Xiang (Wujud Dharma)-nya tampak seperti Fa Xiang (Wujud Dharma) biasa. Hanya saja Zhao Hai mendapati bahwa Fa Xiang (Wujud Dharma)-nya, dibanding sebelumnya, menjadi lebih padat, dan di atasnya masih melekat Liu Yin (Perak Cair). Ini membuat Fa Xiang (Wujud Dharma)-nya, baik dalam menyerang maupun bertahan, menjadi sangat kuat.
Zhao Hai menghela napas panjang, menarik kembali Fa Xiang (Wujud Dharma)-nya, dan wajahnya menampakkan senyuman. Kali ini berkomunikasi dengan Liu Yin (Perak Cair), hasilnya malah membuat Liu Yin (Perak Cair) sepenuhnya menyatu dengannya. Ini jelas kabar baik bagi Zhao Hai, kabar baik yang luar biasa.
Zhao Hai menggerakkan sosoknya, kembali ke vila. Begitu masuk vila dia tertegun. Dia mendapati Lao La dan yang lainnya semuanya memandangnya dengan raut aneh. Zhao Hai memandang Lao La dan yang lainnya dengan heran, “Ada apa? Apa ada yang salah?”
Lao La memandang Zhao Hai, tersenyum pahit, “Hai Ge, kali ini kenapa kau cepat sekali selesai berkultivasi?”
Zhao Hai tertegun, “Cepat? Tadi aku tidak melihat pencatat waktu, sudah berapa lama?”
Lao La tersenyum pahit, “Dari saat kau masuk ke dalam Liu Yin (Perak Cair), sampai kau keluar dari Liu Yin (Perak Cair), lalu kau menghilang, semuanya tidak lebih dari sepuluh menit. Sepuluh menit! Kami baru saja masuk ke vila dari luar, Liu Yin (Perak Cair) menghilang, kau muncul, lalu kau kabur lagi. Kecepatan berkultivasi dalam pengasinganmu ini terlalu cepat, ya kan?”
Di akhir kalimat, Lao La dan yang lainnya terkikik geli. Zhao Hai mendengar Lao La berkata begitu, dia juga tertegun, “Hanya sepuluh menit? Masa? Aku ingat sudah lama sekali. Ah, benar, aku mengerti apa yang terjadi. Ini karena kecepatan berpikir. Aku merasa sudah lama bersama Liu Yin (Perak Cair), tetapi karena kecepatan berpikir Liu Yin (Perak Cair) terlalu cepat, jadi yang berlalu hanya sepuluh menit.”
Lao La dan yang lainnya tidak terlalu paham dengan apa yang sedang Zhao Hai kultivasi sekarang, tapi mereka sudah mendengar Zhao Hai menjelaskan beberapa kali, jadi setidaknya mereka tidak buta sama sekali. Mereka semua mengangguk.
Lao La memandang Zhao Hai, “Hai Ge, kalau Liu Yin (Perak Cair) gimana? Kami baru masuk kamar, begitu menoleh, Liu Yin (Perak Cair) sudah hilang. Kau berdiri di sana, lalu kau juga lenyap.”
Zhao Hai tersenyum tipis, “Hasil terbesar dari komunikasi dengan Liu Yin (Perak Cair) kali ini adalah, Liu Yin (Perak Cair) telah sepenuhnya menyatu denganku.” Selesai berkata, Zhao Hai mengulurkan tangan ke depan, lalu Lao La dan yang lainnya mendapati bahwa kulit tangan Zhao Hai berubah menjadi hijau kebiruan, bahkan kuku jarinya juga menjadi hijau kebiruan, seluruh tangan itu seperti dicetak dari tembaga.
Lao La dan yang lainnya tertegun, memandang Zhao Hai dengan heran. Lao La bertanya dengan heran, “Apa gunanya ini? Hai Ge, saat tubuhmu mengkristal, bukankah kau juga bisa melakukannya?”
Zhao Hai tersenyum tipis, lalu terlihat kuku di kelima jarinya tumbuh dengan cepat, tidak lama kemudian berubah menjadi bentuk lima pedang pendek. Zhao Hai melambaikan tangannya, “Liu Yin (Perak Cair) sudah sepenuhnya menyatu denganku. Dia larut ke dalam setiap selku. Bahkan di dalam energiku juga mengandung Liu Yin (Perak Cair). Artinya, jika serangan pikiranku mengenai seseorang, meskipun dia berhasil menghindari serangan pikiranku, dia akan tetap dimasuki Liu Yin (Perak Cair) saat itu juga. Saat itu, hanya dengan satu pikiranku, aku bisa membuat mereka mati. Kecuali jika kekuatan mereka luar biasa, bisa memaksa Liu Yin (Perak Cair) yang masuk ke tubuh mereka keluar. Kalau tidak, mereka hanya punya satu jalan, yaitu mati.”
Begitu mendengar Zhao Hai berkata begitu, Lao La dan yang lainnya segera mengerti. Perlu diketahui, kultivasi Zhao Hai berbeda dengan Xiuzhe (Kultivator) asli Xiu Zhen Jie (Dunia Kultivasi) sini. Zhao Hai bagaimanapun juga terbang naik dari Xia Jie (Alam Bawah). Dia pernah mengalami Wei Mian Ke Ji (Dimensi Teknologi), dan dia juga tahu sedikit tentang ilmu pengetahuan di Wei Mian Ke Ji (Dimensi Teknologi) itu. Ditambah lagi dengan adanya Wan Neng Ji (Mesin Serba Bisa), pemahaman Zhao Hai tentang berbagai energi juga lebih dalam daripada Xiuzhe (Kultivator) biasa.
Baik Ling Qi (Energi Spiritual) maupun Shen Shi Li (Kekuatan Pikiran), keduanya adalah jenis energi, dan merupakan energi yang sangat istimewa. Kedua kemampuan ini bisa dibilang terdiri dari partikel-partikel kecil yang tak terhitung jumlahnya. Mereka tidak seperti yang dianggap Xiuzhe (Kultivator) selama ini, sebagai kemampuan yang sama sekali tidak berwujud dan tidak terlihat.
Hanya saja partikel energi yang membentuk Ling Qi (Energi Spiritual) dan Shen Shi Li (Kekuatan Pikiran) itu sangat kecil. Jangan sampai bisa dilihat mata, bahkan Shen Shi Li (Kekuatan Pikiran) orang biasa pun tidak bisa merasakan partikel itu. Justru karena inilah, Shen Shi Li (Kekuatan Pikiran) dan Ling Qi (Energi Spiritual) dianggap tidak berwujud dan tidak terlihat.
Tapi di mata Zhao Hai tidak demikian. Dia tahu bahwa energi itu terdiri dari partikel-partikel. Dan setelah Liu Yin (Perak Cair) sepenuhnya menyatu dengannya, Liu Yin (Perak Cair) juga menyatu dengan energinya. Dia bisa membuat Liu Yin (Perak Cair) menjadi bentuk apa pun yang dia mau. Saat Liu Yin (Perak Cair) dilepaskan dalam bentuk Shen Shi Li (Kekuatan Pikiran) dan Dou Qi (Energi Tempur), itu berarti dilepaskan dalam bentuk partikel. Jadi, ke mana pun Shen Shi Li (Kekuatan Pikiran) Zhao Hai bisa menembus, Liu Yin (Perak Cair) juga bisa. Justru karena inilah Zhao Hai berpikir bahwa Liu Yin (Perak Cair) yang menyatu dengannya akan membuat kekuatannya meningkat pesat.
Dan apa yang diketahui Zhao Hai ini, Lao La dan yang lainnya juga tahu. Lao La dan yang lainnya berada di ruang angkasa lebih lama daripada Zhao Hai. Berdiam di ruang angkasa adalah hal yang sangat membosankan. Mereka tidak mungkin setiap saat memperhatikan situasi di luar. Jadi saat bosan, mereka belajar. Mereka juga mempelajari hal-hal dari Wei Mian Ke Ji (Dimensi Teknologi) itu. Jadi apa yang diketahui Zhao Hai, mereka juga tahu. Sekarang begitu Zhao Hai menjelaskan, mereka tentu saja langsung mengerti apa maksudnya.
Lao La dengan wajah bersemangat berkata, “Ternyata begini, itu bagus sekali! Hai Ge, dengan begini kemampuan tempurmu jadi lebih kuat.”
Zhao Hai tersenyum tipis, “Tentu saja, dan aku juga bisa berubah wujud kapan saja.” Selesai berkata, dengan satu pikiran, segera keluar sepasang baju zirah dari tubuhnya, menyelimuti dirinya. Lalu baju zirah itu berubah menjadi lebih besar, seluruh tubuhnya terselubung dalam bola besi raksasa.
Lalu bola besi itu menghilang, Zhao Hai masih berdiri di sana, tersenyum pada Lao La, “Mengejutkan, kan? Sekarang aku bisa memanggil Da Fa Qi (Alat Besar) itu dari dalam tubuhku kapan saja, dan menyimpannya kembali kapan saja. Selain itu, Liu Yin (Perak Cair) bisa menyerap logam dan material lain untuk meningkatkan kemampuannya, dan aku juga punya kemampuan itu. Aku masih bisa menyerap hal-hal lain untuk meningkatkan level Liu Yin (Perak Cair).”
Mendengar Zhao Hai berkata begitu, Lao La dan yang lainnya semakin gembira. Zhao Hai melanjutkan, “Tidak hanya itu, komunikasiku dengan Liu Yin (Perak Cair) kali ini juga membuat kemampuanku mengurangi kerusakan dari logam semakin kuat. Asalkan itu adalah logam yang terkandung dalam Liu Yin (Perak Cair), aku bisa kebal terhadap kerusakan yang ditimbulkannya.”
Lao La gembira, “Bagus sekali! Sungguh tidak menyangka, berkomunikasi dengan Liu Yin (Perak Cair), Hai Ge kau malah bisa mendapat begitu banyak keuntungan. Ini bagus, begitu Hai Ge mencapai Chang Sheng Qi (Periode Keabadian), mungkin tidak ada lagi orang Chang Sheng Qi (Periode Keabadian) yang bisa menjadi lawanmu.”
Zhao Hai tersenyum tipis, lalu berkata dengan suara berat, “Aku sekarang sudah tidak takut pada ahli Chang Sheng Qi (Periode Keabadian). Yang aku inginkan sekarang adalah cepat-cepat memasuki Chang Sheng Qi (Periode Keabadian). Hanya dengan begitu aku bisa masuk ke Yue Long Jie (Dunia Naga Melompat), bahkan Zhen Ling Jie (Dunia Roh Sejati). Di sana akan lebih banyak hal menarik menungguku.”
Lao La mengangguk, “Ya, aku juga ingin secepatnya melihat Yue Long Jie (Dunia Naga Melompat) sana, lebih ingin lagi melihat Zhen Ling Jie (Dunia Roh Sejati). Sebelumnya dengar Ou Yang Yu bilang, orang-orang di Zhen Ling Jie (Dunia Roh Sejati) itu semuanya makan. Sampai di sana, barang-barang di ruang angkasa kita bisa dikeluarkan dan dimakan secara terang-terangan.”
Zhao Hai tersenyum tipis, “Ternyata karena ini. Hehe, benar juga. Bertahun-tahun ini kita makan selalu hati-hati, tidak berani mengeluarkan makanan. Sampai di Zhen Ling Jie (Dunia Roh Sejati) tidak perlu lagi.”
Lao La mengangguk. Mei Ge memandang Zhao Hai, “Hai Ge, selanjutnya kau mau berkomunikasi dengan apa? Dengan batu atau dengan air?”
Zhao Hai berpikir sejenak, “Air, mungkin. Di ruang angkasa ada gelembung Wan Shui Zhi Mu (Ibu Segala Air). Aku akan berkomunikasi dengan air, lalu nanti dengan Pao Pao (Gelembung). Kali ini aku ingin melihat keuntungan apa yang bisa kudapatkan. Terakhir, aku akan berkomunikasi dengan tanah. Karena aku yakin kecepatan berpikir tanah juga tidak akan cepat, akan memakan waktu lama. Lagipula, segala sesuatu bergantung pada tanah untuk tumbuh, dan tanah di ruang angkasa sekarang sudah meningkat menjadi emas. Saat aku berkomunikasi dengan tanah, pada akhirnya aku bisa berkomunikasi dengan tanah emas itu. Bagaimana menurut kalian?”
Lao La berpikir sejenak, “Seharusnya bisa. Pao Pao (Gelembung) itu bisa menyerap air apa saja. Nama Wan Shui Zhi Mu (Ibu Segala Air) bukan sembarang nama. Pada akhirnya berkomunikasi dengannya, pasti bisa. Untuk tanah, Hai Ge bisa berkomunikasi dulu dengan tanah biasa, lalu dengan planet, lalu dengan tanah khusus di ruang angkasa. Pasti bisa.”
Zhao Hai mengangguk, lalu berkata dengan suara berat, “Setelah semua komunikasi selesai, pada akhirnya tinggal dia.” Selesai berkata, Zhao Hai melirik ke arah Bai Ling Shu (Pohon Seratus Roh).
==
Zhao Hai berdiri di tepi kolam, menatap gelembung yang mengambang di atas kolam. Gelembung itu adalah Wan Shui Zhi Mu (Ibu Segala Air), hal ini sudah lama diketahui Zhao Hai. Hanya saja saat Zhao Hai mendapatkan gelembung itu, gelembung itu sepertinya tidak utuh, dia sepertinya terluka parah dan perlu pulih. Jadi dia terus menyerap berbagai macam air, dan kekuatan gelembung itu juga terus meningkat.
Zhao Hai tidak tahu mengapa gelembung itu seperti ini, tapi Zhao Hai tidak terlalu sering menggunakan gelembung untuk bertarung. Terutama setelah sampai di xiu zhen jie (dunia kultivasi), Zhao Hai sama sekali tidak menggunakan gelembung untuk bertarung. Saat gelembung di dalam kong jian (ruang), dia bisa menyerap banyak jenis air, dan qi (energi) yang dikeluarkannya bisa membentuk kristal elemen air, bahkan kristal dengan tingkatan tertinggi. Jadi Zhao Hai sekarang tidak perlu gelembung membantunya bertarung.
Tidak menggunakan gelembung untuk bertarung, tidak menghalangi Zhao Hai untuk berkomunikasi dengan gelembung. Komunikasi ini bukan sekadar komunikasi spiritual sederhana. Zhao Hai sejak dulu sudah bisa berkomunikasi secara spiritual dengan gelembung, seperti dua orang berbicara. Komunikasi kali ini adalah komunikasi yang lebih dalam, untuk menyatukan si wei (pemikiran) Zhao Hai dengan si wei gelembung secara sempurna. Zhao Hai ingin merasakan, bagaimana sebenarnya gelembung berkomunikasi dengan ling qi (energi spiritual), mengapa dia bisa menjadi Wan Shui Zhi Mu (Ibu Segala Air).
Zhao Hai sekarang sudah melakukan komunikasi si wei dengan semua air lainnya. Kemampuan si wei air-air itu paling mendekati manusia. Baik air tingkat rendah maupun air tingkat tinggi, kecepatan si wei mereka tidak berbeda jauh, hanya perubahan qing xu (emosi) di dalam si wei agak besar. Air tidak seperti jin shu (logam), logam hampir tidak memiliki emosi. Tapi emosi air sangat banyak, air yang berbeda memiliki emosi yang berbeda, mirip dengan huo (api).
Sekarang air-air lain sudah dikomunikasikan oleh Zhao Hai, tinggal gelembung saja. Gelembung sudah lama ditaklukkan oleh kong jian (ruang), tentu tahu apa yang ingin dilakukan Zhao Hai, dia juga senang bekerja sama. Zhao Hai sekarang adalah tuannya, dia mau tidak mau harus bekerja sama.
Zhao Hai menatap gelembung, tersenyum tipis, lalu duduk bersila, kemudian perlahan-lahan menjulurkan si wei (pemikiran) nya. Zhao Hai tahu, gelembung tidak mungkin menghindar, bahkan akan bekerja sama sepenuhnya. Bagaimanapun gelembung sendiri ditaklukkan oleh kong jian (ruang), kalau tidak bekerja sama juga tidak bisa.
Komunikasi tingkat dalam, benar-benar berbeda dengan komunikasi biasa. Terutama Zhao Hai, Zhao Hai dan gelembung akan melakukan komunikasi si wei, nantinya Zhao Hai adalah gelembung, dia akan merasakan segala sesuatu tentang gelembung. Karena itulah, Zhao Hai sangat berhati-hati.
Tapi untungnya gelembung sangat kooperatif. Zhao Hai dengan mudah menghubungkan si wei nya dengan si wei gelembung. Saat terhubung dengan si wei gelembung, Zhao Hai langsung tahu, benda dengan tingkat tinggi seperti gelembung, kecepatan si wei mereka sangat cepat. Kecepatan si wei gelembung meskipun tidak secepat Liu Yin (Perak Cair), tapi hampir setara dengan Tai Yang (Matahari). Ini sungguh membuat Zhao Hai agak heran.
Zhao Hai merasakan segala sesuatu tentang gelembung. Gelembung bernama Wan Shui Zhi Mu (Ibu Segala Air), sebutan ini tidak salah. Begitu si wei Zhao Hai bersentuhan dengan si wei gelembung, dia segera merasakan, perasaan tentang air. Perasaan ini juga pernah dirasakan Zhao Hai di air-air lain. Air bermanfaat bagi segala hal, tapi sama halnya, air juga bisa menghancurkan segala hal. Tapi secara umum, air menguasai kehidupan, meskipun kemampuan serangan air juga tidak lemah. Zhao Hai sedang merasakan makna sejati air.
Gelembung adalah Wan Shui Zhi Mu (Ibu Segala Air), makna sejati air yang dikandungnya lebih kental. Zhao Hai bisa dari tubuh gelembung merasakan karakteristik air apa pun. Ini agak mirip Liu Yin (Perak Cair), tapi berbeda dengan Liu Yin.
Jin shu (logam) di dalam Liu Yin (Perak Cair), sebagian besar buatan manusia. Sedangkan berbagai air di dalam gelembung bukan buatan manusia, melainkan terbentuk secara alami. Di dalam air ini masih banyak hal lain, membuat orang merasa sangat istimewa.
Benda yang terbentuk secara alami, ling qi (energi spiritual) di dalamnya lebih murni. Dan saat berkomunikasi dengan benda-benda alami ini, akan membuat pemahaman Zhao Hai tentang Dao (Jalan) menjadi lebih dalam.
Dan Dao inilah yang sekarang sedang dipahami Zhao Hai. Zhao Hai percaya, asalkan dia memahami Dao, maka shi (kekuatan/aura) nya akan terbentuk secara alami.
Zhao Hai sampai sekarang juga tidak begitu paham apa sebenarnya Dao ini. Dao ini seperti gunung yang diselimuti kabut. Zhao Hai sekarang baru saja menyentuh kaki gunung. Gunung ini setinggi apa, gunung ini seperti apa, dia belum tahu. Tapi Zhao Hai sekarang sedang berjalan menuju gunung, dia percaya, suatu hari dia pasti akan sampai ke puncak gunung.
Zhao Hai menghela napas panjang, perlahan membuka mata. Si wei (pemikiran) nya sudah keluar dari si wei gelembung. Pemahamannya tentang air menjadi lebih dalam.
Dan yang membuat Zhao Hai lebih terkejut, dia merasakan hubungan dengan gelembung sepertinya menjadi lebih erat. Meskipun gelembung tidak seperti Liu Yin (Perak Cair) yang menyatu ke dalam tubuh Zhao Hai, tapi Zhao Hai merasa, apa yang bisa dilakukan gelembung, dia pasti bisa melakukannya. Artinya, dia sekarang juga bisa mengendalikan segala air, menyerap segala jenis air.
Yang paling utama, Zhao Hai akhirnya mengerti apa serangan terkuat gelembung. Serangan terkuat gelembung sebenarnya tetap air. Baik manusia, maupun berbagai hewan dan tumbuhan, tubuhnya mengandung kadar air. Tanpa kadar air, mereka semua tidak bisa hidup. Dan serangan terkuat gelembung, adalah mengontrol kadar air dalam tubuh manusia atau hewan dan tumbuhan. Asalkan kadar air itu disedot habis, baik manusia maupun hewan pasti mati. Inilah serangan terkuat gelembung.
Sejujurnya, mendengar serangan seperti ini Zhao Hai merasa ngeri. Langsung mengontrol air di dalam tubuh musuh, itu sudah tidak baik. Meskipun tidak menyedot musuh sampai kering, juga bisa membuat darah musuh mengalir balik. Saat itu musuh kalau tidak mati juga luka parah, ditambah rasa sakit saat darah mengalir balik, sepertinya siapa pun tidak tahan.
Zhao Hai sekarang juga punya kemampuan sama seperti gelembung. Dan dia juga punya Liu Yin (Perak Cair) di tubuhnya. Dia bisa menggunakan Liu Yin sebagai perantara dimasukkan ke tubuh musuh, menyebabkan darah di dalam tubuh musuh berubah. Saat sedang bertarung, kalau darah musuh tiba-tiba mengalir balik, itu sudah cukup Zhao Hai menghadapinya, mungkin dia langsung tamat.
Zhao Hai kembali ke bie shu (vila). Kali ini dia berkomunikasi dengan air, waktu yang digunakan tidak terlalu lama, hanya sekitar dua tahun lebih, di antaranya juga istirahat beberapa kali. Dua tahun lebih ini, bagi dunia luar, sama sekali tidak berarti. Zhao Hai juga tidak ambil pusing, di kong jian (ruang) dia beristirahat dengan baik selama beberapa waktu.
Sekarang tinggal berkomunikasi dengan tu di (tanah). Untuk komunikasi kali ini Zhao Hai paling memperhatikan. Karena tanah ini adalah mu ti (induk) yang melahirkan segala sesuatu, juga wadah segala sesuatu. Tanpa tanah, segala sesuatu tidak punya tempat bergantung. Tanah bagi xiu shi (kultivator) lebih penting. Meskipun xiu shi bisa terbang, tapi tidak ada xiu shi yang bisa terbang terus. Mereka tetap perlu istirahat, untuk istirahat tidak lepas dari tanah. Dan di tanah bisa tumbuh yao cai (bahan obat) yang membantu kultivasi xiu shi, di dalam batu bisa diekstrak berbagai jin shu (logam) yang membantu xiu shi bertarung. Baik sandang, pangan, komunikasi, perjalanan, semua aspek tidak lepas dari tanah ini. Karena itulah, Zhao Hai meletakkan tanah di akhir untuk dikomunikasikan.
Baik zhi wu (tumbuhan), air, huo (api), bahkan jin shu (logam) sekalipun, benda-benda ini memiliki hubungan erat dengan tanah. Aliran air, itu juga di atas tanah. Bahkan air yang menguap, suatu hari akan menjadi hujan, kembali jatuh ke permukaan tanah. Api lebih tidak usah dikatakan, kayu bakar, batu bara, bahkan benda lain, semuanya didapat dari tanah. Dan logam lebih-lebih langsung diekstrak dari kuang shi (bijih). Tumbuhan lebih tidak usah dikatakan, tanpa tanah mereka bahkan tidak punya tempat tumbuh. Jadi tanah selalu dianggap Zhao Hai sebagai bagian terpenting dalam Wu Xing (Lima Elemen).
Kali ini Zhao Hai berkomunikasi dengan tanah, yang pertama dikomunikasikan hanya tanah biasa. Seperti yang diduga Zhao Hai, kecepatan si wei (pemikiran) tanah ini sangat lambat, beberapa kali lebih lambat dari sheng tie (besi mentah). Tapi perasaan tebal, tenang, agung di dalam tanah, justru membuat Zhao Hai sangat terbantu. Dia merasa di depannya berdiri seorang tua yang sudah melihat dunia dengan jelas. Orang tua ini diam-diam memberikan segalanya, tidak meminta imbalan apa pun. Dia begitu tenang, begitu agung, siapa pun di hadapannya, terlihat begitu kecil.
Zhao Hai tenggelam dalam perasaan ini. Xin jing (keadaan batin) nya semakin tenang. Dia merasa dirinya sudah berubah menjadi tanah. Ribuan, puluhan ribu tahun berlalu, tanaman di atas tanah berganti silih berganti, hewan di atas tanah berganti silih berganti, manusia di atas tanah, juga berganti generasi demi generasi. Satu-satunya yang tidak berubah adalah tanah ini.
Zhao Hai tidak tahu berapa lama telah berlalu. Dia merasakan perubahan lautan menjadi daratan, satu-satunya yang tidak berubah adalah ketenangan hatinya. Bahkan dalam perasaannya, tanah sudah berubah menjadi gunung tinggi, gunung tinggi berubah menjadi lautan, tapi xin jing (keadaan batin) tanah tetap tidak berubah. Tanah tetaplah tanah.
Si wei (pemikiran) Zhao Hai perlahan kembali ke tubuhnya. Kali ini berkomunikasi dengan tanah, dia tidak tahu berapa lama digunakan, dia juga tidak tahu keuntungan apa yang didapat. Menurut Zhao Hai, apa pun keuntungan yang didapat, tidak sepenting peningkatan xin jing (keadaan batin) nya.
Zhao Hai menoleh melihat ji shi qi (penghitung waktu). Ji shi qi miliknya ini dibuat khusus, selain bisa menghitung jam, menit, detik, juga bisa menghitung tahun. Zhao Hai tidak melihat bagian jam, menit, detik. Yang Zhao Hai lihat sekarang adalah bagian tahun, di atasnya tertulis jelas dua angka: lima puluh.
Lima puluh tahun, mimpi lima puluh tahun. Zhao Hai berkomunikasi dengan tanah ternyata menggunakan waktu lima puluh tahun penuh. Tapi hasil seperti ini sudah dalam dugaannya. Dia hanya tersenyum tipis, lalu berdiri, kembali ke bie shu (vila).
Di bie shu (vila) tidak ada perubahan, Lao La dan yang lainnya juga tidak ada perubahan. Sepertinya Zhao Hai baru keluar rumah beberapa hari saja. Mereka masih sibuk dengan bisnis mereka masing-masing, melakukan hal yang mereka sukai. Waktu di kong jian (ruang) sepertinya membeku.
Faktanya di kong jian (ruang) masih ada beberapa perubahan. Tapi yang berubah adalah tanaman-tanaman itu. Lao La dan mereka memang tidak ada perubahan. Lima puluh tahun, bagi seorang xiu shi (kultivator) tingkat Du Jie qi (periode mengatasi kesengsaraan), sungguh tidak berarti. Meskipun lima puluh tahun ini Zhao Hai terus berkomunikasi dengan tanah, tapi dia tidak meninggalkan kong jian. Lao La dan mereka sesekali akan pergi melihat Zhao Hai, mereka akan berbincang sebentar di samping Zhao Hai. Jadi menurut mereka, Zhao Hai tidak pernah pergi, makanya mereka terlihat begitu tenang.
Tapi begitu melihat Zhao Hai kembali, mereka tetap agak bersemangat. Mereka semua menyambut, Lao La berkata, “Hai Ge, akhirnya kau keluar dari bi guan (pertapaan tertutup). Mei Ge, cepat buat makanan enak.” Mei Ge mengiyakan, lalu berbalik dan berlari.
Zhao Hai melihat sikap mereka, tersenyum tipis, “Ada apa? Apa ada sesuatu?”
Lao La tersenyum tipis, “Zhang Feng Da Shi Xiong (Kakak Senior) sudah menjadi qiang zhe (pemburu keabadian) tingkat Chang Sheng qi (periode panjang umur). Juga Li Kuang Ge. Tentu saja, yang paling utama, Shi Shu (Paman Guru) Tie Zhan Tian, sudah bergabung dengan Tong Ti Men (Sekte Tubuh Tembaga).”
==
Lima puluh tahun bukanlah waktu yang singkat, bahkan untuk antarmuka besar seperti Xiu Zhen Jie (Dunia Kultivasi), lima puluh tahun juga bukan waktu yang pendek. Lima puluh tahun ini telah terjadi banyak hal.
Di Xiu Zhen Jie (Dunia Kultivasi) sana, yang paling berubah adalah Hei Hu Bang (Geng Harimau Hitam). Hei Hu Bang, setelah persiapan awal Zhao Hai dan yang lain, ditambah dukungan dari Shi Quan Dian (Toko Sepuluh Sempurna) kemudian, sekarang telah benar-benar menjadi kekuatan nomor satu di Xiu Zhen Jie (Dunia Kultivasi). Dalam lima puluh tahun ini, Hei Hu Bang hanya dengan satu Zong Men (Sekte) saja, telah berhasil melahirkan lebih dari lima ratus Qiangzhe (Kuat) periode Chang Sheng Qi (Periode Panjang Umur), setara dengan setiap tahunnya mampu melahirkan sepuluh Qiangzhe periode Chang Sheng Qi.
Alasan mengapa jumlah Qiangzhe periode Chang Sheng Qi di Hei Hu Bang begitu banyak, adalah karena dukungan tanpa henti dari Shi Quan Dian (Toko Sepuluh Sempurna) di sana. Barang-barang bagus bertumpuk-tumpuk dikirim ke Hei Hu Bang. Hei Hu Bang mendapatkan materi ini, bisa membuat orang yang awalnya berbakat, mendapatkan materi kultivasi yang lebih baik, kecepatan kultivasi mereka secara alami menjadi lebih cepat.
Hei Hu Bang tidak kekurangan orang. Para San Xiu (Kultivator Liar) yang diterima sebelumnya, meskipun mereka tidak mencapai prestasi besar, dalam beberapa dekade ini, mereka telah menambah banyak populasi bagi Hei Hu Bang. Orang-orang ini lahir di Hei Hu Bang, sejak kecil menerima pelatihan paling sistematis. Ditambah lagi basis populasi yang besar, di antara mereka tidak sedikit yang jenius.
Dulu materi kultivasi berbagai Zong Men (Sekte) besar terbatas, hanya bisa digunakan untuk segelintir jenius terbaik. Sementara yang lain, tidak mendapatkan banyak materi.
Tapi Hei Hu Bang berbeda. Sekarang Hei Hu Bang tidak kekurangan materi. Bisa dikatakan banyak materi kultivasi di Hei Hu Bang sebenarnya langsung diberikan Lao La dan yang lain dari ruang kepada Hei Hu Bang. Dengan dukungan ruang, kecepatan kultivasi orang-orang itu mau tidak mau menjadi cepat. Banyak Xiuzhe (Kultivator) periode Du Jie Qi (Periode Menyeberangi Kesengsaraan), yang awalnya mengira diri mereka tidak ada harapan untuk maju lebih jauh, akhirnya tetap masuk ke periode Chang Sheng Qi (Periode Panjang Umur), membuat kekuatan Hei Hu Bang meningkat pesat.
Dan Hei Hu Bang tidak hanya jumlah Qiangzhe periode Chang Sheng Qi yang bertambah, bahkan jumlah Qiangzhe periode Du Jie Qi juga bertambah banyak. Xiuzhe biasa, juga lebih kuat dari Zong Men (Sekte) pada umumnya.
Bisa dikatakan Hei Hu Bang meningkatkan kekuatan secara keseluruhan, tidak hanya kekuatan tingkat atas. Dan Zhang Feng akhirnya dua tahun lalu mencapai periode Chang Sheng Qi (Periode Panjang Umur), menjadi salah satu Tai Shang Zhang Lao (Tetua Tertinggi) Hei Hu Bang. Sementara Bang Zhu (Kepala Geng) Hei Hu Bang sekarang, adalah kenalan lama Zhao Hai, Hu Hua Qian.
Hu Hua Qian sekarang juga sudah menjadi Xiuzhe periode Du Jie Qi (Periode Menyeberangi Kesengsaraan), juga akan segera masuk ke periode Chang Sheng Qi (Periode Panjang Umur). Tapi sebelum dia masuk periode Chang Sheng Qi (Periode Panjang Umur), dia sudah disuruh mengambil alih posisi Bang Zhu (Kepala Geng) Hei Hu Bang, sekaligus untuk melatih Bang Zhu (Kepala Geng) generasi berikutnya bagi Hei Hu Bang.
Sekarang meskipun kekuatan Zhao Hai tidak dihitung, di Xiu Zhen Jie (Dunia Kultivasi) juga tidak ada yang berani dengan mudah mengganggu Hei Hu Bang. Lagipula kekuatan Hei Hu Bang sudah terbukti di sana. Ditambah lagi sistem pembagian tingkatan Zong Men (Sekte) di Zi You Lian Meng (Aliansi Bebas) sana, membuat Hei Hu Bang menarik banyak Zong Men (Sekte). Zong Men (Sekte) itu semuanya tunduk pada Hei Hu Bang, sudah setara dengan cabang Hei Hu Bang. Dalam situasi ini, kekuatan sebenarnya Hei Hu Bang, sebenarnya tidak kalah jauh dengan gabungan Sembilan Sekte Besar.
Selain ini, di Hei Hu Bang juga ada bantuan lain, yaitu Di Yi Jun Tuan (Legiun Pertama). Di Yi Jun Tuan (Legiun Pertama) tetap mempertahankan organisasinya. Hanya saja setelah lima puluh tahun berlalu, jumlah Qiangzhe periode Chang Sheng Qi di Di Yi Jun Tuan (Legiun Pertama) sudah mencapai hampir tujuh ratus orang yang mencengangkan. Selain Qiangzhe periode Chang Sheng Qi ini, mereka juga memiliki banyak Lian Qi Da Shi (Master Pembuatan Alat) dan Lian Yao Da Shi (Master Pembuatan Obat). Kekuatan umum seperti ini, cukup bisa mempengaruhi Zi You Lian Meng (Aliansi Bebas).
Struktur organisasi Zi You Lian Meng (Aliansi Bebas) tidak berubah, hanya menambahkan beberapa orang baru. Orang baru ini juga dipilih dengan cermat dari berbagai Zong Men (Sekte). Berbagai Zong Men (Sekte) sekarang hampir menganggap Di Yi Jun Tuan (Legiun Pertama) sebagai basis pelatihan Qiangzhe periode Chang Sheng Qi.
Sembilan Sekte Besar beberapa tahun ini juga berkembang pesat. Mereka beberapa kali mengirim Qiangzhe periode Chang Sheng Qi ke Yue Long Jie (Dunia Naga Melompat), jumlahnya sudah mencapai sekitar tiga ratus orang. Zi You Lian Meng (Aliansi Bebas) juga beberapa kali mengirim Qiangzhe periode Chang Sheng Qi ke Yue Long Jie (Dunia Naga Melompat), jumlahnya mencapai sekitar lima ratus orang. Sekarang jumlah Qiangzhe periode Chang Sheng Qi Xiu Zhen Jie (Dunia Kultivasi) di Yue Long Jie (Dunia Naga Melompat) sana, mencapai lebih dari enam ratus orang. Awalnya ada lebih dari delapan ratus orang, tapi banyak yang gugur dalam pertempuran, juga ada beberapa yang bergabung ke Zong Men (Sekte) Zhen Ling Jie (Dunia Roh Sejati). Jadi sekarang hanya tinggal lebih dari enam ratus orang.
Di antara yang bergabung ke Zong Men (Sekte) Zhen Ling Jie (Dunia Roh Sejati) ini, ada satu yaitu Tie Zhan Tian. Bakat Tie Zhan Tian sebenarnya sangat bagus. Dia tentu saja termasuk salah satu dari sedikit jenius di Xiu Zhen Jie (Dunia Kultivasi) sana, sangat terkenal di Xiu Zhen Jie (Dunia Kultivasi). Hanya saja kemudian dia mengambil alih Hei Hu Bang, urusan Hei Hu Bang terlalu banyak, menghambat kecepatan kultivasinya. Makanya dia begitu lambat baru masuk periode Chang Sheng Qi (Periode Panjang Umur). Karena terlambat masuk periode Chang Sheng Qi (Periode Panjang Umur), awalnya orang-orang di Yue Long Jie (Dunia Naga Melompat) mengira bakatnya tidak terlalu bagus. Tapi kemudian setelah pengamatan jangka panjang orang-orang di Yue Long Jie (Dunia Naga Melompat), mereka akhirnya menemukan bakat Tie Zhan Tian sangat bagus. Terakhir, sebuah sekte kultivasi tubuh di Zhen Ling Jie (Dunia Roh Sejati) bernama Tong Ti Men (Sekte Tubuh Tembaga) menerima Tie Zhan Tian menjadi murid, Tie Zhan Tian menjadi Wai Men Di Zi (Murid Luar) Tong Ti Men (Sekte Tubuh Tembaga).
Tie Zhan Tian menjadi Wai Men Di Zi (Murid Luar) Tong Ti Men (Sekte Tubuh Tembaga), secara alami masuk ke Zhen Ling Jie (Dunia Roh Sejati). Tapi sebelum dia pergi ke Zhen Ling Jie (Dunia Roh Sejati), dia sempat memberikan Ling Pai (Token) pemberian Zhao Hai kepadanya, kepada seorang murid Hei Hu Bang di Yue Long Jie (Dunia Naga Melompat).
Tie Zhan Tian mengerti, Ling Pai (Token) pemanggil pemberian Zhao Hai itu jika dibawanya sendiri tidak banyak gunanya. Diberikan kepada murid Hei Hu Bang itu, gunanya besar. Dia bisa setiap saat berhubungan dengan Hei Hu Bang, dan saat diperlukan bisa menyelamatkan nyawanya.
Sekarang peta Yue Long Jie (Dunia Naga Melompat) yang dikumpulkan di ruang semakin banyak. Ini sangat besar manfaatnya bagi Zhao Hai yang akan masuk Yue Long Jie (Dunia Naga Melompat) kelak.
Selain ini, ada Li Kuang Ge. Li Kuang Ge masuk periode Chang Sheng Qi (Periode Panjang Umur) lebih awal dari Zhang Feng. Lagipula dia tidak perlu mengurus urusan Ju Fu Bang (Geng Kapak Raksasa). Ditambah bantuan Di Yi Jun Tuan (Legiun Pertama), jadi dia lima tahun lebih awal dari Zhang Feng masuk periode Chang Sheng Qi (Periode Panjang Umur). Tapi beberapa tahun ini dia terus menstabilkan alamnya sendiri. Ditambah lagi harus mengajar orang Di Yi Jun Tuan (Legiun Pertama), jadi dia tidak buru-buru masuk ke Yue Long Jie (Dunia Naga Melompat). Hal ini mirip dengan Zhang Feng. Zhang Feng juga tidak buru-buru masuk Yue Long Jie (Dunia Naga Melompat), melainkan membantu Hei Hu Bang menangani beberapa urusan.
Keduanya tidak masuk Yue Long Jie (Dunia Naga Melompat). Selain alasan di atas, ada satu alasan lagi yaitu mereka menunggu Zhao Hai. Zhao Hai sudah lama berkultivasi dalam pengasingan (Bi Guan), tapi belum masuk periode Chang Sheng Qi (Periode Panjang Umur). Bahkan jarang berhubungan dengan dunia luar. Jika tidak karena dari Shi Quan Dian (Toko Sepuluh Sempurna) di sana sesekali muncul Bu Si Sheng Wu (Makhluk Abadi), mereka benar-benar akan mengira Zhao Hai mengalami sesuatu.
Dari Shi Quan Dian (Toko Sepuluh Sempurna) di sana sesekali muncul beberapa Bu Si Sheng Wu (Makhluk Abadi), dan Bu Si Sheng Wu (Makhluk Abadi) ini semuanya milik Zhao Hai. Justru karena ini, membuat keduanya yakin Zhao Hai tidak mengalami apa-apa. Jadi mereka pun tidak lagi terburu-buru masuk Yue Long Jie (Dunia Naga Melompat). Mereka menunggu Zhao Hai, sampai Zhao Hai bisa masuk Yue Long Jie (Dunia Naga Melompat), baru mereka masuk Yue Long Jie (Dunia Naga Melompat).
Zhao Hai juga tahu rencana keduanya. Tapi dia tidak mencegah mereka. Dia punya firasat, asalkan dia selesai berkomunikasi dengan hal-hal lain, setelah berkomunikasi dengan Bai Ling Shu (Pohon Seratus Roh), dia pasti bisa masuk periode Chang Sheng Qi (Periode Panjang Umur).
Tapi begitu melihat keadaan Zhang Feng dan Li Kuang Ge, Zhao Hai malah mempercepat kecepatan komunikasinya. Setelah keluar dari pengasingan (Bi Guan) dia hanya beristirahat sekitar satu minggu, lalu kembali berkomunikasi dengan tanah lainnya.
Tu Xi Yi Gou (Komunikasi Elemen Tanah), tidak hanya bisa berkomunikasi dengan tanah biasa, juga dengan batu, bijih tambang, dan lain-lain yang berhubungan dengan tanah dan batu, semuanya bisa dia komunikasikan. Sisanya Zhao Hai adalah berkomunikasi dengan batu.
Waktu yang dihabiskan Zhao Hai untuk berkomunikasi dengan batu tidak terlalu lama. Meskipun kecepatan pikiran batu juga tidak terlalu cepat, tapi Zhao Hai karena sudah punya pengalaman berkomunikasi dengan tanah, secara alami bisa lebih cepat merasakan pikiran batu. Dalam pikiran batu, selain kestabilan, kurang sedikit kemegahan, lebih banyak kekerasan.
Setelah berkomunikasi dengan batu biasa, Zhao Hai mulai berkomunikasi dengan berbagai macam bijih tambang. Setelah itu dengan meteorit, lalu dengan asteroid kecil, dan terakhir berkembang sampai berkomunikasi dengan planet. Komunikasi seperti ini awalnya Zhao Hai kira akan sangat sulit. Tapi kemudian dia menemukan, berkomunikasi dengan meteorit dan asteroid kecil yang tidak bernyawa, sepertinya lebih mudah. Sebaliknya, langkah terakhir, saat berkomunikasi dengan planet, malah lebih sulit.
Tapi akhirnya Zhao Hai tetap berhasil. Zhao Hai menemukan saat dia berkomunikasi dengan planet ini, pemahamannya terhadap Xing Chen Wan Bian Yin Yang Jue (Rahasia Yin Yang Ribuan Perubahan Bintang) ternyata semakin dalam. Ini adalah perubahan yang tidak terduga oleh Zhao Hai.
Dengan cepat, Zhao Hai sampai di langkah terakhir, berkomunikasi dengan tanah ruang. Dari awal berkomunikasi dengan tanah biasa, sampai ke langkah ini, total hanya memakan waktu sepuluh tahun. Terlihat pentingnya komunikasi pertama ini. Zhao Hai datang ke tempat tanah ruang. Di sini tanaman bisa tumbuh dengan cepat. Sekarang meskipun ruang tidak lagi mengandalkan tempat ini, tapi hasil produksi di sini, tetap merupakan barang bagus, tetap merupakan daerah produksi penting produk ruang.
Zhao Hai duduk di tepi tanah ruang, mengulurkan tangan mengambil segenggam tanah yang sudah berubah warna menjadi keemasan, menciumnya di dekat hidung, lalu meletakkan tanah itu kembali, menghela nafas pelan.
Jika dulu tidak ada ruang, jika tidak ada tanah ruang, maka Zhao Hai tidak mungkin bisa seperti sekarang. Sejujurnya Zhao Hai benar-benar punya perasaan terima kasih terhadap ruang.
Duduk di samping tanah ruang, menenangkan emosinya, Zhao Hai baru perlahan menggunakan pikirannya untuk berkomunikasi dengan tanah ruang.
Zhao Hai tidak menurunkan kecepatan emosi pikirannya, malah perlahan mempercepat kecepatan emosi pikirannya. Dia tahu hasil produksi ruang tidak mungkin barang tingkat rendah, tanah ruang juga tidak mungkin tanah tingkat rendah. Jadi dia dengan hati-hati berkomunikasi dengan tanah ruang.
Benar seperti yang Zhao Hai duga, kecepatan pikiran tanah ruang sangat cepat, sama sekali tidak kalah dengan Liu Yin (Perak Mengalir). Zhao Hai menggunakan kecepatan pikirannya untuk mengimbangi kecepatan pikiran tanah ruang, kedua pikiran bergabung dengan sangat lancar.
Setelah bergabung, Zhao Hai segera mengerti mengapa begitu lancar. Karena dalam tanah ruang juga ada pikiran Zhao Hai, seperti Liu Yin (Perak Mengalir). Bertahun-tahun ini meskipun Zhao Hai jarang mengendalikan tanah itu, tapi tanah ini hidup bersama dengan Zhao Hai. Ditambah lagi di masa awal Zhao Hai selalu secara pribadi mengendalikan tanah ini. Jadi dalam tanah ini terkandung banyak pikiran Zhao Hai.
Sekarang pikiran ini bergabung dengan pikiran Zhao Hai, membuat Zhao Hai bisa lebih lancar berkomunikasi dengan tanah ruang. Setelah berkomunikasi, Zhao Hai baru menemukan, tanah ruang memang lebih tinggi tingkatnya dibanding tanah lain. Tanah ini juga berbeda karakteristiknya dengan tanah lain. Di dalamnya sangat banyak emosi pikiran, tapi semuanya adalah emosi pikiran positif, tidak ada perasaan gelap sedikit pun. Zhao Hai merasakan berkomunikasi dengan tanah ini, hatinya seperti mengalami pembersihan, membuat hatinya lebih murni, Xin Jing (Alam Batin)nya sekali lagi meningkat.
==
Xin jing (Keadaan Batin) bagi seorang xiuzhe (Kultivator) adalah hal yang sangat penting. Setelah Zhao Hai mencapai Du jie qi (Periode Menyeberangi Kesengsaraan), kecepatan kultivasinya tidak secepat sebelumnya. Ini sangat berhubungan dengan xin jing (Keadaan Batin). Zhao Hai sangat memahami hal ini, namun kultivasi xin jing (Keadaan Batin) sangatlah sulit, perlu terus menerus keluar untuk menjalani pengalaman.
Awalnya Zhao Hai berpikir untuk menunggu sampai dia selesai berkomunikasi dengan semua hal, lalu keluar menjalani pengalaman dengan baik. Dengan begitu xin jing (Keadaan Batin)nya secara alami akan meningkat, dan masuk ke Chang sheng qi (Periode Keabadian) pun menjadi masuk akal. Namun dia tidak menyangka, setelah dia selesai berkomunikasi dengan tanah, kultivasi xin jing (Keadaan Batin)nya ternyata meningkat dengan pesat. Sekarang kultivasi xin jing (Keadaan Batin)nya dibandingkan sebelumnya, entah sudah berapa kali lipat lebih kuat. Ini untuk kultivasinya selanjutnya, manfaatnya terlalu besar.
Zhao Hai sadar dari keterjagaannya, pikirannya kembali ke dalam dirinya. Dia dapat merasakan energi besar yang terkandung dalam tanah emas di hadapannya. Energi itu begitu kuat, begitu murni. Pantas saja tanaman begitu sampai di tanah seperti ini, tumbuh seperti kesetanan.
Zhao Hai menghela napas panjang, kembali ke bie shu (Vila), bersantai beberapa hari, sambil merasakan perubahan xin jing (Keadaan Batin)nya. Sekarang perubahan xin jing (Keadaan Batin) Zhao Hai sungguh terlalu besar. Dia lebih tenang dan berwibawa dari sebelumnya. Dia tidak perlu bicara, hanya dengan berdiri atau duduk di sana, sudah seperti gunung, seperti puncak yang menjulang.
Setelah bersantai beberapa hari, Zhao Hai mulai menggunakan yi shu (Seni Rahasia) lainnya untuk berkomunikasi dengan hal-hal lain. Hal pertama yang harus dia lakukan adalah menggunakan feng xi yi shu (Seni Rahasia Elemen Angin) untuk berkomunikasi dengan angin. Dan hal terakhir yang akan Zhao Hai komunikasikan adalah Ding Feng Zhu (Mutiara Penenang Angin).
Ding Feng Zhu (Mutiara Penenang Angin) adalah fa bao (Alat Ajaib) alami. Dia dapat menenangkan segala macam angin di dunia, tapi juga dapat membuat segala macam angin di dunia digunakan untuknya. Fungsinya kurang lebih sama dengan Pao Pao.
Zhao Hai sebelumnya jarang menggunakan benda ini, karena tidak perlu. Kekuatannya sendiri sudah cukup kuat, pakai atau tidak pakai sama saja. Tapi kali ini Zhao Hai ingin menggunakannya, dia ingin merasakan, seperti apa sebenarnya pemikiran angin itu.
Segera pemikiran Zhao Hai terhubung dengan pemikiran angin. Pemikiran angin itu cepat, sangat cepat. Dan dalam pemikiran angin, terkandung perasaan kebebasan yang tidak terikat. Perasaan yang melayang-layang itu, tidak pernah Zhao Hai rasakan pada hal-hal lain.
Ini juga membuat Zhao Hai semakin penasaran dengan angin. Untungnya pemikiran angin cukup cepat. Sampai akhirnya Zhao Hai berkomunikasi dengan Ding Feng Zhu (Mutiara Penenang Angin), total hanya memakan waktu kurang dari setahun, waktunya tidak lama.
Berkomunikasi dengan Ding Feng Zhu (Mutiara Penenang Angin), membuat Zhao Hai memahami makna sejati angin. Ini juga membuat kecepatannya bertambah sedikit, sekaligus membuat gerak tubuhnya semakin sulit ditebak, orang sulit menangkap posisinya. Ini juga bisa dianggap suatu keuntungan.
Setahun setelah berkomunikasi dengan angin, Zhao Hai kembali menggunakan yi shu (Seni Rahasia)nya untuk berkomunikasi dengan hal-hal lain. Hal-hal ini sangat sedikit membantu Zhao Hai, tapi Zhao Hai tetap mencobanya. Dia sambil berkomunikasi dengan hal-hal itu, sambil menyesuaikan dirinya, mempersiapkan diri untuk komunikasi terakhir.
Target komunikasi terakhir Zhao Hai adalah Bai Ling Shu (Pohon Seratus Roh), dan dalam hatinya ada firasat yang sangat kuat, yaitu komunikasinya dengan Bai Ling Shu (Pohon Seratus Roh) kali ini, sangat mungkin akan membuat kekuatannya langsung masuk ke Chang sheng qi (Periode Keabadian).
Setelah penyesuaian selama setahun, kondisi Zhao Hai akhirnya mencapai puncak. Dia merasa sudah bisa berkomunikasi dengan Bai Ling Shu (Pohon Seratus Roh), dan ini juga akan menjadi komunikasi terakhir yang dia lakukan.
Komunikasi kali ini, Zhao Hai sangat mementingkannya. Dia secara khusus memerintahkan Lao La dan yang lainnya, jangan ganggu dia. Lagipula Bai Ling Shu (Pohon Seratus Roh) ada tepat di depan bie shu (Vila) dalam kong jian (Ruang).
Setelah memberi perintah, Zhao Hai akhirnya tiba di depan Bai Ling Shu (Pohon Seratus Roh). Dia memandang Bai Ling Shu (Pohon Seratus Roh) yang menjulang tinggi, menghela napas panjang, dengan tangan perlahan mengelus Bai Ling Shu (Pohon Seratus Roh), bergumam: “Kawan lama, kali ini terserah padamu, kuharap kau bisa memberiku kejutan.”
Selesai bicara, tubuh Zhao Hai perlahan memancarkan cahaya hijau, lalu seluruh dirinya menyatu ke dalam Bai Ling Shu (Pohon Seratus Roh). Selanjutnya pemikiran Zhao Hai perlahan berkomunikasi dengan Bai Ling Shu (Pohon Seratus Roh).
Baru saja pemikirannya menjamah, dia langsung tertegun. Karena dia merasa Bai Ling Shu (Pohon Seratus Roh) sepertinya sedang menunggunya. Zhao Hai agak tidak mengerti maksudnya, dia mengira perasaannya salah. Tapi segera dia menemukan perasaannya tidak salah, Bai Ling Shu (Pohon Seratus Roh) memang selama ini menunggunya.
Zhao Hai agak tidak mengerti, tapi dia tetap cepat-cepat menghubungkan pikirannya dengan pemikiran Bai Ling Shu (Pohon Seratus Roh). Baru saja pemikiran Zhao Hai terhubung dengan pemikiran Bai Ling Shu (Pohon Seratus Roh), dia merasa ‘Boom’, lalu dia sampai di tempat yang sangat khusus.
Tempat ini seperti telur besar, di sekelilingnya diselimuti kabut. Zhao Hai berdiri di tengah-tengah telur besar, namun tidak bisa bergerak sedikit pun. Tidak tahu berapa lama, dia merasa bisa bergerak. Dia tidak tahan mengulurkan tangan. Begitu tangannya terulur, membuat seluruh ruangan berguncang.
Zhao Hai tertegun, tapi dia tidak berhenti. Dia menemukan dirinya juga tidak bisa berhenti, seperti naluri. Nalurinya mendorong untuk melakukan gerakan yang lebih besar.
Zhao Hai merasa dirinya meregangkan badan, lalu menggoyangkan tubuh. Ruangan di sekelilingnya berguncang semakin hebat. Lalu Zhao Hai melangkah maju. Satu langkah ini, Zhao Hai merasa ruangan ‘Boom’ suara keras, lalu kabut-kabut itu semua lenyap. Di sekelilingnya muncul ling qi (Energi Spiritual) yang tak terhitung, bersamaan dengan planet-planet yang tak terhitung.
Zhao Hai sekaligus mengerti, tempat dia baru saja berada, ternyata adalah keadaan hun dun (Kekacauan) sebelum alam semesta terbuka. Dan gerakannya, menyebabkan keadaan hun dun (Kekacauan) berubah. Hun dun (Kekacauan) pecah, alam semesta baru terbuka. Dia baru saja mengalami proses terbukanya alam semesta.
Zhao Hai tidak tahu ini bagaimana, tapi dia sekarang dapat merasakan, di sekelilingnya ada ling qi (Energi Spiritual) yang tak terhitung, di sekelilingnya ada planet-planet yang tak terhitung terbentuk, ada wei mian (Dimensi) yang tak terhitung terbentuk. Dan dia sepertinya dapat melihat semua ini dengan jelas.
Alam semesta terus berkembang, muncul makhluk hidup, muncul segala hal, muncul xiuzhe (Kultivator), muncul teknologi, muncul semua yang pernah Zhao Hai lihat. Dan dia selama ini melihat dari samping. Seluruh alam semesta sepertinya memasuki mode pemutaran cepat. Alam semesta dipercepat, membuat Zhao Hai dapat dengan cepat melihat perkembangan dan perubahan alam semesta.
Saat Zhao Hai sedang asyik menonton, tiba-tiba dia menemukan, gambar di depannya menyusut dengan cepat. Seperti tadinya lensa spesial, tiba-tiba berubah menjadi pemotretan udara.
Perlahan dia menemukan, alam semesta yang baru saja dia lihat itu adalah sebuah buah, buah yang tidak besar. Dan buah ini tergantung di sebatang pohon. Pohon ini sangat besar, di atasnya tergantung buah-buah yang tak terhitung. Alam semesta yang baru saja dia lihat, hanyalah satu di antara banyak buah ini.
Seiring benda di depannya masih menyusut, tidak lama kemudian dia melihat sebuah kebun buah, kebun buah yang entah seberapa luas. Di kebun buah itu ada pepohonan buah yang tak terhitung, setiap pohon buah dipenuhi buah. Tidak jauh dari sana, ada sebuah gubuk kecil. Di depan pintu gubuk duduk seseorang, seorang petani. Dia duduk di depan gubuk, di depannya ada meja kecil yang sangat usang. Dia dengan santai memindahkan sebongkah batu untuk duduk di sana. Di atas meja kecil diletakkan sebuah teko dan satu cangkir teh. Sesekali dia mengangkat cangkir teh menyesapnya. Dia memandangi kebun buah yang penuh dengan buah, di wajahnya terlihat senyuman kegembiraan, itu adalah kegembiraan atas panen raya.
Gambar tiba-tiba membesar. Zhao Hai menemukan di dekat kaki petani itu ada sekuntum bunga kecil, sekuntum bunga liar kecil yang sangat biasa. Dan sekarang bunga liar kecil ini sedang diperbesar di depannya, diperbesar tanpa batas. Lalu bunga liar itu lenyap, dan yang muncul di depannya, kembali menjadi sebuah alam semesta, alam semesta yang baru.
Yi hua yi shi jie, yi ye yi pu ti! (Satu bunga satu dunia, satu daun satu kebijaksanaan). Tiba-tiba kalimat ini terngiang di benak Zhao Hai. Saat kalimat ini terngiang di benaknya, ling qi (Energi Spiritual) di dalam tubuhnya tiba-tiba mengalir semakin cepat. Seiring kecepatan aliran ling qi (Energi Spiritual) bertambah, jumlah ling qi (Energi Spiritual) di tubuhnya juga terus bertambah.
Sedangkan Zhao Hai sekarang tidak memperhatikan ini. Dia sepenuhnya tenggelam dalam perasaannya sendiri. Dia merasa dirinya pusat alam semesta, dirinya adalah alam semesta. Hanya saja dia adalah alam semesta yang baru saja terbuka langit dan bumi. Dia terus merenungkan segala hal tentang alam semesta ini, terus menyempurnakan alam semesta ini.
Saat alam semesta ini sedikit demi sedikit disempurnakan, akhirnya, tanaman pertama muncul. Ini adalah sebatang pohon kecil. Pohon kecil itu tumbuh besar, semakin besar, akhirnya berubah menjadi pohon raksasa yang menjulang tinggi. Dan bentuk pohon raksasa ini, persis seperti Bai Ling Shu (Pohon Seratus Roh).
Saat Bai Ling Shu (Pohon Seratus Roh) muncul pada saat itu, Zhao Hai merasa ‘Boom’, warna alam semestanya bertambah banyak. Alam semesta bertambah banyak kehidupan, berbagai macam makhluk hidup. Hanya saja di antara kehidupan ini, tidak ada keberadaan manusia. Di sini ada tanaman, ada binatang buas, hanya tidak ada manusia.
Dan saat alam semestanya muncul kehidupan-kehidupan ini, dia terbangun. Dia menemukan pikirannya sudah perlahan terlepas dari pemikiran Bai Ling Shu (Pohon Seratus Roh). Dan dia sekarang juga sudah keluar dari Bai Ling Shu (Pohon Seratus Roh). Dia sedang duduk bersila di bawah Bai Ling Shu (Pohon Seratus Roh).
Zhao Hai tertegun, tapi dia segera mengerti apa yang terjadi. Dia tahu, dirinya sekarang sudah menjadi qiangzhe (Pakar) Chang sheng qi (Periode Keabadian). Dan shi (Medan Kekuatan)nya tidak seperti orang lain, berupa shi (Medan Kekuatan) suatu benda. Shi (Medan Kekuatan)nya adalah sebuah alam semesta!
Dari dulu sampai sekarang, tidak ada xiuzhe (Kultivator) yang menggunakan alam semesta sebagai shi (Medan Kekuatan) mereka. Karena mereka tidak bisa melakukannya, pemahaman mereka terhadap alam semesta terlalu sedikit. Dan sebenarnya pemahaman Zhao Hai terhadap alam semesta juga tidak banyak, tapi dia beruntung. Dia mendapatkan sesuatu yang tidak didapat orang lain, ling gen (Akar Spiritual)!
Sebatang ling gen (Akar Spiritual) yang sudah ada sejak awal terbukanya langit dan bumi. Awalnya kehidupan ling gen (Akar Spiritual) ini sudah mencapai akhir, kalau tidak, tidak akan tidak mengandung sedikit pun ling qi (Energi Spiritual). Tapi Zhao Hai membawa ling gen (Akar Spiritual) ini ke dalam kong jian (Ruang). Kong jian (Ruang)nya hanya miliknya, di sini ada tian di fa ze (Hukum Alam) yang unik. Dan perubahan tian di fa ze (Hukum Alam) ini, membuat ling gen (Akar Spiritual) mendapatkan kehidupan baru.
Seperti Hu Ding Shan, dia sudah mencapai akhir kehidupan, dia akan mati. Tapi dia dibawa Zhao Hai ke dalam kong jian (Ruang). Di dalam kong jian (Ruang) ini, perkataan Zhao Hai adalah fa ze (Hukum). Dia menyuruh Hu Ding Shan hidup, Hu Ding Shan tidak akan mati. Prinsip yang sama, ling gen (Akar Spiritual) juga begitu. Ling gen (Akar Spiritual) ini akan mati, tapi dia dibawa Zhao Hai ke dalam kong jian (Ruang). Kong jian (Ruang) membuatnya hidup, maka dia kembali hidup.
Dia hidup kembali, tapi ingatannya terhadap alam semesta asli tidak hilang. Maka dia menyatu dengan Bai Ling Shu (Pohon Seratus Roh). Di dalam Bai Ling Shu (Pohon Seratus Roh) juga ada ingatannya. Dan bagian paling mendalam dalam ingatannya, adalah saat awal mula terbukanya alam semesta.
Awal mula alam semesta terbuka, segala sesuatu lahir. Yi hua yi shi jie, yi ye yi pu ti (Satu bunga satu dunia, satu daun satu kebijaksanaan). Tingkat pemahaman seperti ini, saat Zhao Hai berkomunikasi dengan Bai Ling Shu (Pohon Seratus Roh), sepenuhnya ditransfer ke dalam benak Zhao Hai. Meskipun Zhao Hai sekarang belum sepenuhnya memahami, tapi Zhao Hai memanfaatkan kesempatan ini, membentuk shi (Medan Kekuatan)nya sendiri, shi (Medan Kekuatan) yang unik di dunia!
Zhao Hai tidak terburu-buru merenungkan perasaan awal mula terbukanya alam semesta. Karena dia tahu, sekarang dia belum bisa merenungkannya. Levelnya tidak cukup. Seperti seorang murid SD yang baru belajar satu tambah satu sama dengan dua, kau suruh dia langsung belajar kalkulus, itu mustahil. Hal-hal itu baginya, tidak diragukan lagi adalah kitab suci yang tak terbaca.
Sekarang hal-hal yang ditransfer ling gen (Akar Spiritual) kepada Zhao Hai itu, bagi Zhao Hai terlalu tinggi dan dalam. Dia sama sekali tidak bisa merasakan keajaiban dan keajaiban di dalamnya. Bisa dikatakan dia baru saja melihat pintu itu, seorang pemula, bahkan pintu itu pun belum tersentuh.
Justru karena peningkatan xin jing (Keadaan Batin) Zhao Hai selama ini, yang membuatnya bisa menghadapi hal ini dengan tenang. Jika kultivasi xin jing (Keadaan Batin)nya sedikit lebih rendah, dia sangat mungkin tersesat dalam ingatan yang diberikan ling gen (Akar Spiritual) kepadanya, bahkan bisa mengalami zou huo ru mo (Kesurupan Api).
Harus diakui, kong jian (Ruang) milik Zhao Hai, jadi kong jian (Ruang) membantu Zhao Hai besar. Saat Zhao Hai menggunakan mu xi yi shu (Seni Rahasia Elemen Kayu) untuk berkomunikasi dengan tanaman-tanaman itu, dia awalnya ingin terakhir berkomunikasi dengan Bai Ling Shu (Pohon Seratus Roh). Tapi pada saat terakhir, dia punya perasaan, dia merasa sekarang belum waktunya berkomunikasi dengan Bai Ling Shu (Pohon Seratus Roh). Komunikasi dengan Bai Ling Shu (Pohon Seratus Roh) harus dia simpan di akhir. Dan Zhao Hai mempercayai perasaan ini, maka dia pergi berkomunikasi dengan hal-hal lain. Dalam komunikasi yang tak terhitung jumlahnya, sebenarnya xin jing (Keadaan Batin)nya sudah perlahan meningkat, hanya saja tidak secepat saat berkomunikasi dengan tu xi gong fa (Metode Kultivasi Elemen Tanah).
Sampai akhirnya dia berkomunikasi dengan tanah, xin jing (Keadaan Batin)nya meningkat ke tingkat yang sama sekali baru. Terakhir berkomunikasi dengan Bai Ling Shu (Pohon Seratus Roh), dia mendapatkan ingatan ling gen (Akar Spiritual), dia membentuk shi (Medan Kekuatan)nya sendiri, tapi tidak tenggelam dalam ingatan. Dia nanti akan perlahan merenungkan ingatan itu. Ini bagi Zhao Hai sangat penting, karena dengan ingatan itu untuk dia renungkan terus, kemajuan xiu wei (Tingkat Kultivasi)nya pasti akan cepat, dan juga akan mengurangi banyak jalan berliku.
Ini seperti dua orang berjalan bersama. Satu orang dia tahu di mana tujuannya, dalam proses maju, terus ada orang yang menunjukkan arah untuknya. Sedangkan yang lain tidak tahu di mana tujuannya, juga tidak ada yang menunjukkan jalan, dia hanya bisa meraba-raba maju sendiri. Perbedaan di antaranya sangat besar.
Dan dengan ingatan ling gen (Akar Spiritual) itu, Zhao Hai adalah orang yang ditunjukkan jalan, tahu tujuannya. Sedangkan orang lain, adalah mereka yang meraba-raba maju. Bagi Zhao Hai, manfaat di dalamnya, tentu saja tak perlu dijelaskan.
Zhao Hai meskipun mendapat manfaat sebesar ini, pikiran dan jiwanya tetap stabil, stabil seperti batu karang. Dia menoleh memandang Bai Ling Shu (Pohon Seratus Roh), tersenyum tipis: “Benar, kawan lama, kau tidak mengecewakanku. Hehe, akhirnya aku mencapai Chang sheng qi (Periode Keabadian). Langit dan bumi yang lebih luas, akhirnya terbentang di hadapanku.”
Bai Ling Shu (Pohon Seratus Roh) sepertinya mendengar ucapan Zhao Hai, tanpa angin, bergoyang pelan dua kali, terdengar suara gemerisik dedaunan. Jiwa Zhao Hai semakin jernih. Dia mengusap ringan Bai Ling Shu (Pohon Seratus Roh), tertawa terbahak-bahak, tak terkatakan rasa lega.
Suaranya juga menarik perhatian Lao La dan yang lainnya. Lao La mereka keluar dari bie shu (Vila). Mereka memandang Zhao Hai yang tertawa menghadap langit, tanpa sadar terpana!
==
Zhang Feng duduk di dalam dongfu (Gua Surgawi)-nya, dengan ekspresi pahit di wajahnya. Dia baru saja menerima pemberitahuan bahwa dalam sepuluh hari dia harus masuk ke Yue Long Jie (Alam Yue Long) bersama dengan sekelompok Changsheng qiangzhe (Kultivator Kuat Abadi). Kali ini, mau tidak mau dia harus pergi. Ini adalah keputusan bersama yang diambil oleh banyak Taishang Zhanglao (Tetua Tertinggi) di Geng Harimau Hitam (Hei Hu Bang).
Zhang Feng sudah menggunakan berbagai dalih untuk menunda waktu memasuki Yue Long Jie (Alam Yue Long) selama lebih dari sepuluh tahun. Kali ini dia benar-benar tidak bisa menunda lagi, dia harus masuk ke Yue Long Jie (Alam Yue Long).
Zhang Feng awalnya ingin menunggu Zhao Hai bersama-sama masuk ke Yue Long Jie (Alam Yue Long), jadi dia terus menunda. Tapi sekarang tidak bisa lagi, dia tidak bisa menunda lebih lama. Dia juga tahu, jika terus menunda tidak ada gunanya baginya. Zhang Feng menghela napas, bergumam, “Saudaraku, sepertinya kakak tidak bisa menunggumu lagi.”
“Ada urusan apa, Dage (Kakak) sampai tidak bisa menunggu lagi?”
Zhang Feng tertegun, lalu wajahnya berseri-seri gembira. Dia menoleh dan melihat tepat pada Zhao Hai. Zhang Feng sangat gembira, langsung memeluk Zhao Hai dan berkata, “Saudaraku, akhirnya kau keluar juga.”
Zhao Hai juga tertawa terbahak-bahak dan memeluk Zhang Feng, baru melepaskannya dan berkata, “Baru saja selesai bertapa (chuguan). Saya dengar Dashi xiong (Kakak Senior) sekarang sudah menjadi Changsheng qiangzhe (Kultivator Kuat Abadi), dan sebentar lagi akan masuk ke Yue Long Jie (Alam Yue Long).”
Zhang Feng tersenyum dan berkata, “Ya, ya. Oh, kamu juga sudah mencapai Changsheng (Abadi), bagus sekali. Bagaimana, apakah kamu ingin ikut denganku masuk ke Yue Long Jie (Alam Yue Long)?”
Zhao Hai tersenyum tipis dan berkata, “Tentu saja. Kali ini saya keluar dari pertapaan (chuguan) justru untuk masuk ke Yue Long Jie (Alam Yue Long).”
Sukacita di wajah Zhang Feng semakin bertambah. Dia buru-buru berkata, “Bagus, Saudaraku, bagus sekali. Sepuluh hari lagi, kita bisa masuk ke Yue Long Jie (Alam Yue Long). Kebetulan, kamu ikut bersama-sama.”
Zhao Hai mengangguk dan berkata, “Baiklah, sepuluh hari lagi kita masuk bersama ke Yue Long Jie (Alam Yue Long). Kebetulan, sepuluh hari ini saya juga punya banyak urusan yang harus diselesaikan. Saya akan manfaatkan kesempatan ini untuk menyelesaikan semuanya.”
Zhang Feng bertanya dengan heran, “Kamu masih punya urusan apa? Oh iya, Toko Shi Quan (Shi Quan Dian), Toko Shi Quan (Shi Quan Dian) itu bisnismu. Dan kamu pergi ini, Geng Harimau Hitam (Hei Hu Bang) kita akan kehilangan banyak busi shengwu (Makhluk Abadi) tingkat Changsheng (Abadi). Ini semua harus dipersiapkan.”
Zhao Hai tersenyum tipis dan berkata, “Dashi xiong (Kakak Senior) tenang saja. Bisnis Toko Shi Quan (Shi Quan Dian) tidak akan berhenti, akan tetap berjalan. Lagipula meskipun saya masuk ke Yue Long Jie (Alam Yue Long), busi shengwu (Makhluk Abadi) tingkat Changsheng (Abadi) itu tidak akan ikut masuk. Kamu tidak perlu khawatir.”
Zhang Feng mengangguk dan berkata, “Syukurlah. Kalau begitu, persiapan yang harus kita lakukan jadi lebih sedikit. Selain ini, apa lagi yang perlu kamu persiapkan?”
Zhao Hai tersenyum tipis dan berkata, “Pasukan Pertama. Saya berencana menggunakan beberapa hari ini untuk mengunjungi Pasukan Pertama, memberi tahu mereka. Meskipun saya pergi, Pasukan Pertama harus tetap ada.”
Zhang Feng berpikir sejenak lalu berkata, “Kalau begitu baiklah. Aku ikut bersamamu?”
Zhao Hai menggeleng dan berkata, “Tidak usah. Saya pergi sendiri saja. Kamu di sini persiapkan dirimu dengan baik. Sepuluh hari lagi saya pasti datang.” Zhang Feng mengangguk, Zhao Hai langsung menghilang. Tepat pada hari itu juga, semua anggota Pasukan Pertama tiba-tiba menerima pemberitahuan, agar mereka secepat mungkin berkumpul di Gunung Gajah Minum (Xiang Yin Shan). Meskipun tidak tahu apa yang terjadi, mereka tetap berangkat.
Zhao Hai sekarang sudah sampai di Gunung Gajah Minum (Xiang Yin Shan). Dia tidak pergi ke markas, melainkan ke Battle Sword Stele (Zhan Jian Bei) di sana. Memandangi Battle Sword Stele (Zhan Jian Bei), Zhao Hai merasa seperti baru kemarin. Dalam sekejap mata puluhan tahun telah berlalu. Dia masih ingat saat dirinya mendirikan Battle Sword Stele (Zhan Jian Bei) itu.
Saat Zhao Hai sedang termenung memandangi Battle Sword Stele (Zhan Jian Bei), tiba-tiba sebuah suara terdengar, “Siapa? Mau apa?”
Zhao Hai menoleh, melihat dua orang Xiuzhe (Kultivator) tingkat Du Jie (Mengatasi Kesengsaraan). Dua orang ini tidak dikenalnya. Zhao Hai tidak ambil pusing, hanya tersenyum tipis dan bertanya, “Kalian anggota Pasukan Pertama?”
Kedua orang itu memandang Zhao Hai dengan waspada. Mereka sebelumnya tidak merasakan keberadaan Zhao Hai, tahu bahwa kekuatan Zhao Hai di atas mereka. Tapi mereka lebih tahu betapa pentingnya Battle Sword Stele (Zhan Jian Bei) ini. Jadi mereka tidak bisa membiarkannya begitu saja. Meskipun tahu tidak akan menang melawan Zhao Hai, jika Zhao Hai berani berbuat tidak baik pada Battle Sword Stele (Zhan Jian Bei), mereka akan tetap mencegahnya.
Dan mereka sudah mengirim pesan ke markas, sebentar lagi pasti ada yang datang. Sekarang mendengar pertanyaan Zhao Hai, salah satu dari mereka bertanya dengan suara berat, “Tidak tahu Tuan ini siapa? Apakah datang untuk mengagumi Battle Sword Stele (Zhan Jian Bei)?”
Zhao Hai tersenyum tipis, dia mengerti maksud perkataan orang itu. Battle Sword Stele (Zhan Jian Bei) ini sudah menjadi tempat suci di hati para Xiuzhe (Kultivator) Aliansi Merdeka (Ziyou Lianmeng). Jadi setiap tahun banyak Xiuzhe (Kultivator) datang ke sini untuk mengaguminya.
Melihat Zhao Hai tidak menjawab, hati mereka berdua malah semakin tidak tenang. Mereka baru bergabung dengan Pasukan Pertama kurang dari dua puluh tahun, tapi mereka sangat tahu status Battle Sword Stele (Zhan Jian Bei) di hati para anggota lama Pasukan Pertama. Jika Battle Sword Stele (Zhan Jian Bei) benar-benar dirusak, para anggota lama Pasukan Pertama pasti akan menjadi gila.
Tepat saat itu, terdengar suara desiran angin. Keduanya merasa lega, tahu bahwa bala bantuan telah tiba. Benar saja, tak lama kemudian segerombolan besar orang muncul di depan Battle Sword Stele (Zhan Jian Bei). Tapi reaksi orang-orang ini membuat mereka berdua bingung. Orang-orang itu malah terdiam mematung memandangi Zhao Hai.
Zhao Hai memandangi wajah-wajah yang dikenalnya itu, terkekeh ringan dan berkata, “Lumayan, kalian semua masih ada. Pengelolaan tugu ini juga bagus.” Begitu mendengar perkataan Zhao Hai, orang-orang itu seperti tersadar, satu per satu dengan penuh semangat berseru, “Juntuanzhang (Komandan Korps), kamu sudah selesai bertapa (chuguan).”
Mendengar para anggota lama memanggil seperti itu, para anggota baru itu langsung tertegun. Mereka tidak pernah menyangka, orang yang berwajah ramah dan tampak biasa ini, ternyata adalah tokoh legendaris di dunia kultivasi (Xiuzhen jie), Zhao Hai.
Zhao Hai tersenyum tipis dan berkata, “Ya, baru selesai bertapa (chuguan). Datang melihat kalian semua, lalu saya akan masuk ke Yue Long Jie (Alam Yue Long).”
Anggota Pasukan Pertama mendengar perkataan Zhao Hai, bukannya kecewa, malah ikut gembira untuk Zhao Hai. Mereka membungkuk pada Zhao Hai dan berkata, “Selamat untuk Juntuanzhang (Komandan Korps).”
Zhao Hai tertawa terbahak-bahak, “Baik, baik. Ayo, pergi ke markas. Saya sudah mengirim pesan ke kalian semua, percayalah sebentar lagi semua akan tiba. Kita kumpul bersama beberapa hari.” Semua dengan gembira mengiyakan, lalu mengikuti Zhao Hai ke markas.
Begitu Zhao Hai tiba di markas, array teleportasi (chuansong zhen) di markas langsung berkedip-kedip memancarkan cahaya putih, lalu sesosok muncul di dalam array teleportasi (chuansong zhen). Zhao Hai melihat, ternyata Li Kuangge.
Li Kuangge menjadi Changsheng qiangzhe (Kultivator Kuat Abadi) lebih awal dari Zhang Feng. Tapi dia juga menunggu Zhao Hai, belum masuk ke Yue Long Jie (Alam Yue Long). Namun kali ini dia juga mendapat pemberitahuan, mau tidak mau harus pergi. Dia akan masuk bersama gelombang yang sama dengan Zhang Feng. Hanya saja dia tidak menyangka, sebelum masuk ke Yue Long Jie (Alam Yue Long), tiba-tiba mendapat surat dari Pasukan Pertama, menyuruhnya segera datang berkumpul ke Gunung Gajah Minum (Xiang Yin Shan). Li Kuangge mengira ada masalah di sini, jadi dia orang pertama yang datang.
Baru saja keluar, dia langsung melihat Zhao Hai. Begitu melihat Zhao Hai, Li Kuangge tertegun, lalu sangat gembira. Dia cepat-cepat berjalan mendekati Zhao Hai dan berkata, “Hai Ge, kamu sudah selesai bertapa (chuguan).”
Zhao Hai tersenyum tipis dan berkata, “Baru selesai bertapa (chuguan). Beberapa hari lagi akan masuk ke Yue Long Jie (Alam Yue Long). Makanya saya datang berkumpul dengan kalian semua.”
Li Kuangge dengan wajah gembira berkata, “Bagus, bagus sekali. Saya juga beberapa hari lagi akan ke Yue Long Jie (Alam Yue Long). Tidak menyangka kamu juga selesai bertapa (chuguan) saat ini, bagus sekali.”
Zhao Hai tersenyum dan berkata, “Ya, bagus sekali. Kita bersaudara bisa bertempur bahu-membahu lagi.”
Saat itu anggota Pasukan Pertama lainnya juga mulai berdatangan ke markas. Mereka tahu Zhao Hai telah selesai bertapa (chuguan), satu per satu sangat gembira. Seluruh Pasukan Pertama memulai pesta pora.
Tujuh hari berturut-turut, Zhao Hai tinggal di Pasukan Pertama. Dia bercerita kepada anggota Pasukan Pertama tentang pengalaman kultivasi (xiulian)-nya, dan juga menuliskan pengalaman itu ke dalam yu jian (Slip Giok) untuk ditinggalkan.
Tujuh hari kemudian, Zhao Hai memutuskan kembali ke Geng Harimau Hitam (Hei Hu Bang) untuk mengurus urusan di Geng Harimau Hitam (Hei Hu Bang). Sebelum pergi, Zhao Hai sekali lagi datang ke Battle Sword Stele (Zhan Jian Bei), menyalakan dupa secara pribadi di sana.
Zhao Hai memegang dupa, memandangi Battle Sword Stele (Zhan Jian Bei), bergumam, “Saudara-saudaraku, aku pergi. Mulai sekarang Aliansi Merdeka (Ziyou Lianmeng) kuserahkan pada kalian.” Setelah berkata, dia perlahan menancapkan dupa ke dalam ding (bejana). Baru saja dupa itu tertancap, tiba-tiba Zhao Hai merasakan kekuatan jiwanya berdenyut, lalu seberkas kekuatan jiwa berwarna keemasan di kepalanya tiba-tiba menjadi jauh lebih tebal.
Zhao Hai tertegun. Sejak menjadi Changsheng qiangzhe (Kultivator Kuat Abadi), dia pernah meneliti seberkas kekuatan jiwa ini, tapi akhirnya tidak menemukan apa-apa. Seberkas kekuatan jiwa itu bisa dia gunakan, tapi tidak pernah bertambah. Ini membuatnya sangat bingung. Dia benar-benar tidak tahu apa yang terjadi. Setelah diteliti beberapa waktu, memang tidak menemukan apa-apa, Zhao Hai pun menyerah. Dia berencana menelitinya lagi nanti jika ada kesempatan.
Tapi dia tidak menyangka, pada saat ini, tiba-tiba seberkas kekuatan jiwa emas itu bertambah. Ini sungguh di luar dugaan. Zhao Hai terpaku di tempat, memandangi Battle Sword Stele (Zhan Jian Bei) di depannya. Dia sekarang ingat, seberkas kekuatan jiwa emas itu juga muncul setelah dia mendirikan Battle Sword Stele (Zhan Jian Bei). Jadi apa hubungan antara seberkas kekuatan jiwa ini dengan Battle Sword Stele (Zhan Jian Bei)?
Begitu terpikir, Zhao Hai segera menyuruh Kongjian (Ruang) menganalisis Battle Sword Stele (Zhan Jian Bei). Jawabannya segera muncul. Ternyata karena Zhao Hai telah memenuhi keinginan orang-orang yang telah mati itu, para Xiuzhe (Kultivator) yang gugur itu, sisa terakhir kekuatan jiwa mereka secara otomatis mengeluarkan energi untuk memperbaiki kekuatan jiwa Zhao Hai, mengubah kekuatan jiwanya dari biasa menjadi kekuatan jiwa berwarna emas.
Mengenai apa perbedaan kekuatan jiwa emas dengan kekuatan jiwa biasa, Mesin Universal (Wan Neng Ji) belum bisa menganalisis sepenuhnya. Dia hanya bisa menganalisis bahwa kekuatan jiwa emas itu adalah kekuatan jiwa satu tingkat lebih tinggi dari kekuatan jiwa biasa. Dan bagaimana Zhao Hai ke depannya akan mendapatkan kekuatan jiwa emas itu, Kongjian (Ruang) juga tidak menjelaskan, Zhao Hai juga tidak bisa berbuat apa-apa.
Setelah mengetahui hal ini, Zhao Hai menghela napas lega. Dia sekarang juga tidak bisa berbuat banyak. Tampaknya masalah kekuatan jiwa emas ini, harus menunggu sampai dia masuk ke Yue Long Jie (Alam Yue Long) atau masuk ke Zhen Ling Jie (Alam Sejati) baru bisa diteliti lebih lanjut.
Menarik kembali pikirannya, Zhao Hai menoleh memandangi para Xiuzhe (Kultivator) Pasukan Pertama di belakangnya, dan berkata dengan suara berat, “Aku akan pergi ke Yue Long Jie (Alam Yue Long) sana. Mulai sekarang, kapan kita bisa bertemu lagi entahlah. Tapi aku minta kalian ingat, jangan lupa untuk apa Battle Sword Stele (Zhan Jian Bei) ini didirikan, jangan pernah lupa bahwa kalian adalah anggota Pasukan Pertama, jangan pernah lupa untuk apa Pasukan Pertama didirikan. Aliansi Merdeka (Ziyou Lianmeng) membutuhkan kalian untuk menjaganya. Kalian yang masih hidup, jangan biarkan Battle Sword Stele (Zhan Jian Bei) ini mendapat malu!”
Para Xiuzhe (Kultivator) Pasukan Pertama serempak menangkupkan tangan ke arah Zhao Hai dan berkata, “Mematuhi perintah Juntuanzhang (Komandan Korps)!”
Zhao Hai mengangguk, lalu menoleh ke Li Kuangge dan berkata, “Ayo Kuangge. Bagaikan barak besi yang tetap kokoh, prajuritnya silih berganti. Di dunia ini tidak ada perjamuan yang tidak usai. Sudah waktunya kita pergi.”
Li Kuangge mengangguk, melirik orang-orang Pasukan Pertama itu, lalu melirik Battle Sword Stele (Zhan Jian Bei), kemudian mengikuti Zhao Hai terbang pergi.
==
Cahaya putih dari Fa Song Zhen (Formasi Teleportasi) berkelip, lalu perlahan muncul lima puluh sosok manusia, kelima puluh orang ini semuanya adalah Chang Sheng Qi (Tahap Keabadian), tiga orang berdiri di paling depan dari kelima puluh orang ini, meskipun yang lainnya berdiri di belakang, tidak ada sedikit pun ketidakpuasan, mereka terhadap orang yang berdiri di paling depan, yang mengenakan pakaian Xiuzhe (Kultivator) hitam itu, sepertinya sangat kagum sekaligus takut.
Sedang dalam proses ini, di sampingnya sebuah Fa Song Zhen (Formasi Teleportasi) juga bersinar putih, lalu Fa Song Zhen (Formasi Teleportasi) itu, juga muncul sekelompok orang, dilihat dari jumlahnya sekitar empat puluhan lebih.
Zhao Hai melirik Fa Song Zhen (Formasi Teleportasi) di samping itu, dia tahu orang yang keluar dari Fa Song Zhen (Formasi Teleportasi) itu adalah siapa, semuanya adalah orang dari Jiu Da Zong Men (Sembilan Sekte Besar), sementara yang mengikuti di belakangnya ini adalah orang dari Zi You Lian Meng (Aliansi Merdeka), kali ini dua aliansi besar Xiu Zhen Jie (Dunia Kultivasi) bersama-sama mengirim hampir seratus orang ke Yue Long Jie (Dunia Naga Melompat) sini, bisa dibilang tindakan besar.
Xiuzhe (Kultivator) dari Fa Song Zhen (Formasi Teleportasi) di samping itu juga melihat mereka, mereka melirik Zhao Hai dan yang lainnya, mendengus dingin, lalu keluar dari Fa Song Zhen (Formasi Teleportasi).
Zhao Hai melihat orang-orang Jiu Da Zong Men (Sembilan Sekte Besar) itu, tersenyum tipis, lalu memimpin Chang Sheng Qi (Tahap Keabadian) Zi You Lian Meng (Aliansi Merdeka) keluar dari Fa Song Zhen (Formasi Teleportasi), begitu kedua kelompok orang keluar dari Fa Song Zhen (Formasi Teleportasi), segera beberapa Chang Sheng Qi (Tahap Keabadian) berjalan mendekat, beberapa Chang Sheng Qi (Tahap Keabadian) itu berjalan ke depan kedua kelompok orang, melirik mereka, tapi kemudian dua di antaranya mengarahkan pandangan pada Zhao Hai, dengan wajah penuh haru.
Kedua orang itu tidak menunggu yang lain bicara, segera berjalan ke depan Zhao Hai, dengan wajah penuh haru berkata, “Jun Tuan Zhang (Komandan Pasukan), kamu akhirnya datang, bagus sekali.”
Panggilan Jun Tuan Zhang (Komandan Pasukan) dari orang ini, membuat yang lainnya tertegun, Zhao Hai melirik orang ini, tersenyum tipis dan berkata, “Wang Feng, Zhang Tao, kalian berdua ini ya, sungguh tidak kusangka, kecepatan kultivasi kalian berdua ternyata begitu cepat, sudah sampai ke Yue Long Jie (Dunia Naga Melompat), sepertinya aku sebagai Jun Tuan Zhang (Komandan Pasukan) ini malah tertinggal.”
Wang Feng dan Zhang Tao begitu mendengar Zhao Hai menyebut nama mereka, segera dengan wajah penuh haru menyahut, Wang Feng bahkan tersenyum dan berkata, “Tidak terlambat tidak terlambat, Jun Tuan Zhang (Komandan Pasukan), kamu bisa datang itu sudah sangat bagus, oh iya, sekarang pemimpin rombongan Xiu Zhen Jie (Dunia Kultivasi) di Yue Long Jie (Dunia Naga Melompat) sini adalah Li Mu, kalau dia tahu Jun Tuan Zhang (Komandan Pasukan) datang, pasti juga akan sangat gembira.”
Zhao Hai tertawa keras dan berkata, “Syukurlah, ayo pergi, antar aku bertemu dengan Li Mu si kecil itu.” Wang Feng menyahut.
Dan saat ini di sampingnya seorang Chang Sheng Qi (Tahap Keabadian) yang tidak dikenal Zhao Hai berjalan mendekat, dia membungkuk pada Zhao Hai, dengan wajah penuh hormat berkata, “Yang datang apakah Xian Sheng (Tuan) Zhao Hai?”
Zhao Hai melirik orang itu, tersenyum tipis dan berkata, “Benar Zhao Hai, Xian Sheng (Tuan) adalah?”
Orang itu begitu mendengar Zhao Hai berkata demikian, ekspresi di wajahnya semakin hormat, dia menangkupkan tangan pada Zhao Hai dan berkata, “Wan Yao Zong, Yuan Ba, memberi salam kepada Xian Sheng (Tuan) Zhao Hai, sungguh tidak kusangka, saya masih bisa beruntung bertemu Xian Sheng (Tuan), Xian Sheng (Tuan) silakan.”
Zhao Hai menangkupkan tangan pada Yuan Ba dan berkata, “Xian Sheng (Tuan) terlalu sopan, silakan.” Selesai berkata berjalan paling depan menuju perkemahan Xiu Zhen Jie (Dunia Kultivasi) ini.
Perkemahan Xiu Zhen Jie (Dunia Kultivasi) ini tidak pindah tempat, masih lembah tempat Tie Zhan Tian dan yang lainnya muncul dulu, tapi Xiuzhe (Kultivator) Xiu Zhen Jie (Dunia Kultivasi) juga tidak semuanya di lembah ini, di lembah ini hanya ada sekitar tiga ratus orang, tiga ratus lainnya, semuanya sudah pergi ke kota, sekarang Xiuzhe (Kultivator) Xiu Zhen Jie (Dunia Kultivasi), kota yang sering mereka kunjungi adalah Wu Long Cheng (Kota Naga Bela Diri), itu adalah kota berukuran menengah, tapi di antara kota berukuran menengah, termasuk cukup besar, Xiuzhe (Kultivator) Xiu Zhen Jie (Dunia Kultivasi) sering di sana menerima misi.
Sementara di perkemahan sini, yang memegang keputusan adalah Li Mu, Li Mu dulu juga anggota Di Yi Jun Tuan (Kelompok Pasukan Pertama), hanya saja waktu dia menjadi Chang Sheng Qi (Tahap Keabadian) lebih lama, ditambah dia masih dari Hei Hu Bang (Geng Harimau Hitam), jadi menjadi pengelola perkemahan Xiu Zhen Jie (Dunia Kultivasi), Tie Zhan Tian-lah yang menyerahkan Zhao Huan Ling Pai (Token Pemanggil) padanya.
Meskipun orang Jiu Da Zong Men (Sembilan Sekte Besar) dan Zi You Lian Meng (Aliansi Merdeka), di luar bertarung dengan seru, tapi di Yue Long Jie (Dunia Naga Melompat) sini, hubungan mereka cukup damai, karena mereka sangat sadar, meskipun mereka sekarang memiliki beberapa ratus orang di Yue Long Jie (Dunia Naga Melompat) sini, kalau dihitung-hitung, mereka di Yue Long Jie (Dunia Naga Melompat) sini sebenarnya tidak bisa dianggap kekuatan besar, kalau mereka tidak bersatu, akan segera ditelan oleh Yue Long Jie (Dunia Naga Melompat), demi bisa bertahan hidup dengan baik, mereka tentu tidak akan berkelompok-kelompok, itu hanya akan membuat mereka mati lebih cepat.
Zhao Hai mengikuti Wang Feng dan Zhang Tao mereka berjalan maju, sementara yang lain tanpa sadar jatuh ke belakang Zhao Hai, sebelumnya orang-orang itu tidak tahu Zhao Hai siapa, masih mendengus dua kali pada Zhao Hai, sekarang mereka tahu identitas Zhao Hai, tapi tidak ada lagi yang berani tidak hormat pada Zhao Hai, meskipun Zhao Hai sudah puluhan tahun tidak muncul di Xiu Zhen Jie (Dunia Kultivasi), tapi nama besarnya, tetap tidak ada yang lupa, di Xiu Zhen Jie (Dunia Kultivasi) sana ada banyak legenda tentangnya, di antara orang-orang ini, banyak yang dulu tumbuh besar mendengar cerita Zhao Hai, tentu saja mereka kagum sekaligus takut pada Zhao Hai.
Saat ini Li Mu juga sudah menerima kabar, datang menjemput Zhao Hai, begitu melihat rombongan Zhao Hai, Li Mu segera dengan wajah penuh haru menyambut, membungkuk pada Zhao Hai dan berkata, “Memberi salam kepada Jun Tuan Zhang (Komandan Pasukan), memberi salam kepada Bang Zhu (Kepala Geng), memberi salam kepada Fu Jun Tuan Zhang (Wakil Komandan Pasukan).” Li Mu ini tentu menyapa Zhang Feng dan Li Kuang Ge.
Zhang Feng dan Li Kuang Ge juga membalas salam pada Li Mu, Zhao Hai hanya tersenyum pada Li Mu dan berkata, “Bagus, kamu anak ini bagus, tidak mengecewakan, hehe, bagus, anak baik.”
Li Mu mendengar Zhao Hai berkata begini, sepertinya tulangnya terasa lebih ringan dua ons, dia tersenyum dan berkata, “Ini semua berkat rekan-rekan seperjuangan di kelompok, dan bimbingan Zong Men (Sekte).”
Zhao Hai tersenyum dan berkata, “Itu juga karena usahamu sendiri, kalau tidak, kamu tidak mungkin secepat ini masuk ke Yue Long Jie (Dunia Naga Melompat).”
Zhao Hai sedang berbicara, tiba-tiba ekspresi Li Mu berubah, tangannya membalik, mengeluarkan benda seperti piringan, lalu di atas benda itu muncul sebuah gambar, sesosok bayangan muncul dalam gambar itu, orang itu wajahnya penuh kecemasan, sepertinya sedang bertempur, begitu melihat Li Mu, segera berkata, “Komandan Li, kami di daerah 358, sedang dikepung oleh sejumlah besar Yao Shou (Binatang Iblis), cepat kirim bantuan.”
Selesai berkata komunikasi terputus, ekspresi Li Mu berubah, menoleh pada Zhao Hai dan berkata, “Jun Tuan Zhang (Komandan Pasukan), kalian istirahat dulu, aku memimpin orang membantu mereka sebentar.”
Zhao Hai menggelengkan kepala dan berkata, “Sudahlah, pergi bersama saja.”
Li Mu mengangguk, segera mengumpulkan orang, tidak lama kemudian semua orang di perkemahan keluar, Li Mu meninggalkan seratus lebih orang menjaga perkemahan, orang-orang yang baru masuk ke perkemahan itu, juga sebagian besar ditinggalkan, dia menyuruh orang yang tersisa, berkumpul di sampingnya, lalu di tubuhnya cahaya putih bersinar, jangkauan cahaya putih ini tiba-tiba menjadi sangat besar, melindungi semua orang di sampingnya, lalu cahaya putih menghilang, mereka semua juga menghilang dari perkemahan.
Ada beberapa Chang Sheng Qi (Tahap Keabadian) dari Jiu Da Zong Men (Sembilan Sekte Besar) yang baru masuk ke perkemahan, dengan wajah terkejut memandang tempat Li Mu dan yang lainnya menghilang dan berkata, “Ini bagaimana? Di sana tidak ada Fa Song Zhen (Formasi Teleportasi)? Kenapa mereka bisa menghilang?”
Seorang Xiuzhe (Kultivator) yang sudah masuk ke Yue Long Jie (Dunia Naga Melompat) beberapa waktu, berkata dengan suara berat, “Itu adalah Sui Shen Chuan Song Zhen (Formasi Teleportasi Bawaan), produk dari Zhen Ling Jie (Dunia Roh Sejati) sini, di Yue Long Jie (Dunia Naga Melompat) sini berguna, di Xiu Zhen Jie (Dunia Kultivasi) sana tidak bisa digunakan, Ling Qi (Energi Spiritual) Xiu Zhen Jie (Dunia Kultivasi) tidak cukup, benda itu sangat mahal, kami mengerjakan misi cukup lama baru bisa membelinya, hanya dipakai saat krisis, sudahlah, ayo pergi, akan diaturkan Dong Fu (Gua Abadi) untuk kalian.”
Bunga mekar dua cabang, kita ceritakan masing-masing. Urusan pembagian Dong Fu (Gua Abadi) di perkemahan kita kesampingkan dulu, kita bicara tentang Zhao Hai mereka, Zhao Hai sudah lama tahu Sui Shen Chuan Song Zhen (Formasi Teleportasi Bawaan) ini, sebelumnya Lin Ling pernah menggunakan satu kali di depan Zhao Hai, kemudian Zhao Hai semakin dalam memahami Yue Long Jie (Dunia Naga Melompat) sini, jadi tahu keberadaan benda ini.
Kalau mau dikatakan, Sui Shen Chuan Song Zhen (Formasi Teleportasi Bawaan) ini, benar-benar barang bagus, dia hanya sebesar telapak tangan, bisa dibawa di tubuh, yang terpenting, benda ini memiliki kemampuan merekam koordinat, artinya, kamu tidak perlu memasang Fa Song Zhen (Formasi Teleportasi) di tempat yang akan kamu tuju, Sui Shen Chuan Song Zhen (Formasi Teleportasi Bawaan) ini bisa merekam koordinat beberapa tempat yang pernah kamu kunjungi, kamu juga bisa memasukkan sendiri beberapa koordinat ke dalam Fa Song Zhen (Formasi Teleportasi), nanti tinggal mengaktifkan Fa Song Zhen (Formasi Teleportasi) saja, sangat praktis.
Tapi Fa Song Zhen (Formasi Teleportasi) ini memiliki persyaratan tinggi terhadap Ling Qi (Energi Spiritual), persyaratan tinggi terhadap Ling Qi (Energi Spiritual) pengguna, persyaratan juga tinggi terhadap konsentrasi Ling Qi (Energi Spiritual) di lingkungan, tingkat Ling Qi (Energi Spiritual) pengguna harus mencapai Chang Sheng Qi (Tahap Keabadian), dan konsentrasi Ling Qi (Energi Spiritual) di lingkungan harus sangat pekat, kalau tidak tidak bisa digunakan.
Cahaya putih bersinar, Zhao Hai dan yang lainnya muncul di sebuah hutan lebat, dari kejauhan terdengar suara raungan binatang dan suara pertarungan, Ling Qi (Energi Spiritual) di sekitarnya bergolak hebat, dilihat dari situasinya, kekuatan kedua belah pihak yang bertarung sangat kuat.
Li Mu segera memimpin Zhao Hai dan yang lainnya terbang ke arah itu, sambil terbang berkata pada Zhao Hai, “Jun Tuan Zhang (Komandan Pasukan), kalian harus hati-hati, Yao Shou (Binatang Iblis) di Yue Long Jie (Dunia Naga Melompat) sini sangat kuat, kekuatan mereka semua di atas Chang Sheng Qi (Tahap Keabadian).”
Zhao Hai tersenyum tipis dan berkata, “Tenang saja, tidak apa-apa, ayo pergi.” Yang lainnya juga mulai waspada, mereka sudah masuk Yue Long Jie (Dunia Naga Melompat) beberapa waktu, tentang tingkat bahaya di Yue Long Jie (Dunia Naga Melompat) sini, mereka tahu dengan jelas, di Yue Long Jie (Dunia Naga Melompat) sini, jangan meremehkan apa pun, meskipun hanya seekor ulat kecil, mungkin racun yang dikeluarkan ulat kecil ini, bisa membunuhmu.
Zhao Hai juga sangat memahami ini, sejak Tie Zhan Tian dan yang lainnya masuk Yue Long Jie (Dunia Naga Melompat), Zhao Hai terus mengamati Yue Long Jie (Dunia Naga Melompat) sini, bisa dibilang pemahamannya tentang Yue Long Jie (Dunia Naga Melompat) sini, lebih dalam dari Li Mu dan yang lainnya.
Tidak lama kemudian mereka melihat tidak jauh dari sana orang-orang yang sedang dikepung, yang diserang ada sekitar seratus orang, semuanya Xiuzhe (Kultivator) Xiu Zhen Jie (Dunia Kultivasi), dari Zi You Lian Meng (Aliansi Merdeka) dan Jiu Da Zong Men (Sembilan Sekte Besar) ada, sementara yang mengepung mereka adalah sekumpulan Yao Shou (Binatang Iblis), Yao Shou (Binatang Iblis) ini terlihat seperti burung layang-layang, kecil dan lucu, bulu hitam putih, paruh kecil runcing, ekor seperti gunting. Tapi daya serang burung kecil ini sangat kuat, kecepatan mereka sangat cepat, ditambah tubuh mereka sangat lincah, serangan paruh kecil mereka juga sangat kuat, bahkan pelindung Chang Sheng Qi (Tahap Keabadian) pun, bisa ditembus sekali serang.
Saat mereka menyerang, seluruh tubuh mereka akan berubah bentuk seperti kerucut tajam, seperti peluru yang ditembakkan, kalau benar-benar kena tembak, kalau tidak mati juga luka parah.
Bahkan jika menggunakan Fa Qi (Alat Sihir) untuk menahan serangan mereka, Fa Qi (Alat Sihir) juga akan rusak, burung layang-layang jenis ini Zhao Hai memang mengenalnya, burung layang-layang ini bernama Gang Zui Yan (Burung Layang-Layang Paruh Baja), termasuk Yao Shou (Binatang Iblis) yang cukup umum di Yue Long Jie (Dunia Naga Melompat) sini, Gang Zui Yan (Burung Layang-Layang Paruh Baja) di Yue Long Jie (Dunia Naga Melompat) sini, tidak termasuk Yao Shou (Binatang Iblis) yang kuat, tapi jumlah mereka banyak, sedikitnya ratusan ekor, banyaknya ribuan bahkan puluhan ribu ekor, sebanyak ini Gang Zui Yan (Burung Layang-Layang Paruh Baja) bergerak bersama, meskipun Yao Shou (Binatang Iblis) biasa melihatnya juga harus minggir, konon di Yue Long Jie (Dunia Naga Melompat) sini, setiap tahun yang mati di paruh Gang Zui Yan (Burung Layang-Layang Paruh Baja) dari berbagai Jie (Dunia) Xiuzhe (Kultivator), ada puluhan ribu orang, terlihat betapa kuatnya makhluk ini.
==
Gang Zui Yan (Burung Baja Paruh) yang mengepung para Xiu Shi (Kultivator) Xiu Zhen Jie (Dunia Kultivasi) berjumlah sekitar empat ratus ekor. Setiap Gang Zui Yan (Burung Baja Paruh) ini memiliki gerakan tubuh yang sangat lincah, serangan mereka pun bagaikan tanduk kijang yang tak berbekas, tak terlacak.
Empat ratus ekor Gang Zui Yan (Burung Baja Paruh), ini bahkan jika dua ratus orang Xiu Shi (Kultivator) periode Chang Sheng Qi (Periode Panjang Umur) pun mungkin tidak akan sanggup menahan serangan mereka. Begitu melihat situasi ini, Zhao Hai menggerakkan tubuhnya, menyerbu ke arah kawanan Gang Zui Yan (Burung Baja Paruh) itu.
Li Mu dan yang lainnya juga segera mengikuti, melancarkan serangan terhadap Gang Zui Yan (Burung Baja Paruh) itu. Namun ini tidak mudah. Tubuh Gang Zui Yan (Burung Baja Paruh) itu terlalu kecil, terlalu lincah. Gerakan mereka seperti teleportasi, satu detik kau lihat mereka di sini, detik berikutnya kau lihat, mereka sudah berada puluhan meter di luar sana. Kecepatan seperti ini sungguh sangat mencengangkan.
Namun untungnya di sini masih ada Zhao Hai. Zhao Hai seorang diri mampu menahan serangan hampir seratus ekor Gang Zui Yan (Burung Baja Paruh), dan bahkan membunuh puluhan ekor Gang Zui Yan (Burung Baja Paruh).
Sebenarnya mereka tidak tahu, Zhao Hai tidak membunuh semua Gang Zui Yan (Burung Baja Paruh) itu. Dia memasukkan beberapa ekor Gang Zui Yan (Burung Baja Paruh) ke dalam ruang, tetapi orang-orang itu sibuk bertempur, tidak memperhatikan.
Setelah memasukkan belasan ekor Gang Zui Yan (Burung Baja Paruh) ke dalam ruang, Zhao Hai mulai melepaskan serangan. Serangan Zhao Hai sangat cepat, seekor demi seekor Gang Zui Yan (Burung Baja Paruh) dibunuh oleh Zhao Hai.
Akhirnya setelah Zhao Hai membunuh puluhan ekor Gang Zui Yan (Burung Baja Paruh), beberapa Gang Zui Yan (Burung Baja Paruh) mulai merasa takut. Seperti Yao Shou (Binatang Iblis) pada umumnya, nyali mereka biasanya tidak terlalu besar. Kecuali terpaksa, mereka tidak akan bertarung mati-matian denganmu.
Kawanan Gang Zui Yan (Burung Baja Paruh) itu berteriak beberapa kali, lalu berpencar dan melarikan diri. Sekejap mata tidak tampak bayangan mereka. Begitu melihat Gang Zui Yan (Burung Baja Paruh) itu lari, barulah mereka menghela napas lega. Li Mu terbang ke sisi Zhao Hai, tersenyum pada Zhao Hai dan berkata: “Jun Tuan Zhang (Komandan Korps) sungguh hebat, baru saja masuk Chang Sheng Qi (Periode Panjang Umur) sudah jauh lebih kuat dari kami ini.”
Zhao Hai tersenyum tipis dan berkata: “Sudahlah, jangan bicara yang tidak berguna, lihat apa ada kerugian.”
Li Mu tersenyum dan berkata: “Baru saya lihat, tidak ada kerugian, hanya dua orang terluka, tidak parah. Tapi kali ini kita kaya raya, Gang Zui Yan (Burung Baja Paruh) ini barang bagus. Di sini ada beberapa toko Zong Men (Sekte) yang membelinya, dan harganya juga tidak murah.”
Zhao Hai tersenyum dan berkata: “Kalau begitu kalian simpan saja, kami baru datang, urusan ini belum terlalu paham.” Li Mu menjawab setuju, turun untuk mengatur. Tidak lama kemudian selesai membereskan, namun Li Mu tidak buru-buru pergi, malah bergerak bersama tim itu.
Tim ini berjumlah sembilan puluh empat orang, empat puluh di antaranya dari Jiu Da Zong Men (Sembilan Sekte Besar), lima puluh empat dari Zi You Lian Meng (Aliansi Bebas). Kali ini mereka keluar, terutama untuk memetik sejenis obat herbal. Dan kebanyakan orang di Zi You Lian Meng (Aliansi Bebas) mengenal Zhao Hai. Zhao Hai di Zi You Lian Meng (Aliansi Bebas) adalah tokoh legendaris. Dan orang-orang di sini, sebelumnya juga pernah ikut serta dalam pertempuran besar melawan Tian Mo Zu (Suku Iblis Langit). Jadi banyak dari mereka mengenal Zhao Hai. Sekarang begitu melihat Zhao Hai, tentu saja ekspresi mereka gembira.
Mereka semua tidak ada yang berani meremehkan Zhao Hai. Kemampuan tempur yang baru saja ditunjukkan Zhao Hai, sudah membuat mereka terpana. Meskipun kemampuan tempur Gang Zui Yan (Burung Baja Paruh) di Yue Long Jie (Alam Lompat Naga) sini tidak terlalu kuat, hanya mengandalkan jumlah untuk menang. Namun Gang Zui Yan (Burung Baja Paruh) memiliki satu ciri, yaitu mereka terkenal sulit dibunuh. Karena mereka terlalu lincah, bahkan jika mereka tidak bisa memukulmu, kau pun akan sangat sulit membunuh mereka.
Justru karena inilah, Gang Zui Yan (Burung Baja Paruh) di Yue Long Jie (Alam Lompat Naga) sini merupakan barang yang sangat laris. Yang mati pun sama, karena dengan daging dan darah Gang Zui Yan (Burung Baja Paruh), dapat dibuat sejenis Dan Yao (Pil Obat). Dan Yao (Pil Obat) ini dapat meningkatkan kelincahan dan kecepatan Xiu Shi (Kultivator), dan bersifat permanen. Bukan seperti efek obat yang habis lalu tidak berguna. Setelah memakan Dan Yao (Pil Obat) ini, kelincahan dan kecepatan seseorang akan meningkat secara permanen.
Juga karena ciri inilah, Gang Zui Yan (Burung Baja Paruh) sangat populer di Zhen Ling Jie (Alam Roh Sejati) sana. Setiap Da Zong Men (Sekte Besar) akan mengeluarkan harga mahal untuk membelinya.
Namun karena Gang Zui Yan (Burung Baja Paruh) terlalu lincah, orang yang benar-benar bisa membunuh Gang Zui Yan (Burung Baja Paruh) tidak banyak. Jadi harga Gang Zui Yan (Burung Baja Paruh) selalu tinggi.
Dan orang-orang Xiu Zhen Jie (Dunia Kultivasi), kehidupan mereka di Yue Long Jie (Alam Lompat Naga) tidak terlalu baik. Hari-hari mereka tidak begitu nyaman. Dan pendapatan dari puluhan ekor Gang Zui Yan (Burung Baja Paruh) ini akan sangat mengurangi tekanan keuangan mereka.
Di Yue Long Jie (Alam Lompat Naga) sini, mereka juga perlu mengeluarkan uang, dan tidak sedikit. Mereka juga tidak bisa terus-menerus meminta Xiu Zhen Jie (Dunia Kultivasi) di sana mengirimkan barang. Di sini, sebagian besar pengeluaran mereka tetap mengandalkan usaha sendiri.
Selain mengerjakan misi, di Yue Long Jie (Alam Lompat Naga) sini, juga ada toko-toko yang didirikan Zong Men (Sekte) dari Zhen Ling Jie (Alam Roh Sejati), yang khusus membeli berbagai material. Dan biaya hidup Li Mu dan yang lainnya, berasal dari sini.
Di Yue Long Jie (Alam Lompat Naga) sini, bahkan tanpa menggunakan obat-obatan kultivasi apa pun, kecepatan kultivasi seseorang bisa menjadi sangat cepat. Karena Ling Qi (Energi Spiritual) di sini sangat melimpah. Tetapi jika kau ingin bergabung dengan Da Zong Men (Sekte Besar) di sana, kau harus pergi ke kota-kota besar itu. Dan umumnya, perkemahan dari berbagai muka alam di Yue Long Jie (Alam Lompat Naga) ini, berada di tempat-tempat yang sangat terpencil. Karena semakin dekat ke kota, kemungkinan diserang Yao Shou (Binatang Iblis) semakin besar. Juga karena perkemahan berbagai muka alam berada di daerah terpencil, mereka ingin terbang dari kota yang agak besar kembali ke perkemahan mereka sendiri, butuh waktu lama. Satu hari pasti tidak cukup. Dan bermalam di alam liar, terlalu berbahaya, sama saja memasukkan diri ke mulut Yao Shou (Binatang Iblis).
Tidak bisa terbang kembali, hanya bisa menggunakan Fa Zhen (Susunan Pemindah) atau bermalam di kota. Dan baik menggunakan Fa Zhen (Susunan Pemindah) atau bermalam di kota, harganya tidak murah.
Dan saat Xiu Shi (Kultivator) mengerjakan misi, mereka membutuhkan berbagai Fa Qi (Alat Ajaib). Yue Long Jie (Alam Lompat Naga) sini terlalu berbahaya. Fa Qi (Alat Ajaib) dari Xiu Zhen Jie (Dunia Kultivasi) di sana, tidak cocok untuk Yue Long Jie (Alam Lompat Naga) sini. Ini perlu membeli Fa Qi (Alat Ajaib). Dan jika kau ingin membuat dirimu bertahan lebih lama, berbagai Dan Yao (Pil Obat) penyembuh luka juga perlu disiapkan. Semua ini perlu mengeluarkan Jing Shi (Batu Kristal). Dan Jing Shi (Batu Kristal) yang digunakan untuk transaksi di Yue Long Jie (Alam Lompat Naga) sini, semuanya Jing Shi (Batu Kristal) tingkat tinggi. Pengeluaran seperti ini juga bukan jumlah kecil.
Justru karena berbagai alasan inilah, uang di tangan Li Mu dan yang lainnya selalu tidak cukup. Sekarang setelah mendapatkan Gang Zui Yan (Burung Baja Paruh) ini, hari-hari Li Mu dan yang lainnya bisa sedikit lebih longgar.
Li Mu dan yang lainnya mengumpulkan Gang Zui Yan (Burung Baja Paruh), lalu membantu tim itu memetik obat herbal sampai selesai. Setelah itu, mereka menyalakan Sui Shen Chuan Song Zhen (Susunan Pemindah Bawa Diri), kembali ke Wu Long Cheng (Kota Naga Siluman).
Setiba di Wu Long Cheng (Kota Naga Siluman) dan menyerahkan misi, semua orang baru kembali ke perkemahan Xiu Zhen Jie (Dunia Kultivasi). Untuk menyambut kedatangan Zhao Hai dan yang lainnya, Li Mu dan yang lainnya juga membeli cukup banyak Ling Jiu (Arak Roh). Ling Jiu (Arak Roh) ini bukan barang mewah, harganya juga tidak mahal. Tetapi biasanya Li Mu dan yang lainnya masih sayang untuk membelinya.
Ini bukan berarti Li Mu dan yang lainnya benar-benar sesulit itu, melainkan mereka menggunakan sisa uang untuk membeli Fa Qi (Alat Ajaib). Fa Qi (Alat Ajaib) di Yue Long Jie (Alam Lompat Naga) sini semuanya barang tingkat tinggi. Mereka membelinya lalu mengirim kembali ke Zong Men (Sekte), maka kekuatan Zong Men (Sekte) mereka bertambah. Dan membeli lebih banyak Fa Qi (Alat Ajaib), juga dapat lebih menjamin keselamatan mereka. Seperti alat komunikasi yang digunakan Li Mu sebelumnya, juga Sui Shen Mo Fa Zhen (Susunan Sihir Bawa Diri) yang digunakan Li Mu. Barang-barang ini harganya tidak sedikit. Dengan begitu, mereka tentu harus berhemat dan hidup sederhana.
Untungnya, waktu siang di Yue Long Jie (Alam Lompat Naga) sangat panjang. Setiap siang di Yue Long Jie (Alam Lompat Naga) sekitar empat puluh delapan jam, setelah itu akan diikuti malam yang panjangnya tiga puluh enam jam. Jadi waktu aktivitas Xiu Shi (Kultivator) di luar masih cukup lama.
Namun saat Zhao Hai tiba, sudah tengah hari di Yue Long Jie (Alam Lompat Naga) sini. Lalu pergi menyelamatkan orang, saat mereka kembali ke perkemahan, hari sudah hampir gelap.
Tidak lama kemudian hari benar-benar gelap. Dan tim-tim kecil di luar juga berangsur-angsur kembali ke perkemahan. Li Mu dan yang lainnya segera mengaktifkan Hu Zhao (Lapisan Pelindung). Hu Zhao (Lapisan Pelindung) ini tidak hanya berfungsi untuk pertahanan, yang terpenting, dapat menyembunyikan Qi Xi (Aura) mereka, agar tidak ditemukan Yao Shou (Binatang Iblis). Dan Hu Zhao (Lapisan Pelindung) ini juga khas Yue Long Jie (Alam Lompat Naga) sini, harganya tidak murah.
Setelah mengaktifkan Hu Zhao (Lapisan Pelindung), Li Mu dan yang lainnya mengadakan jamuan arak, minum dengan baik bersama Zhao Hai dan yang lainnya. Saat arak sedang asyik, Li Mu mengangkat cawan giok, berdiri dan berseru lantang kepada semua orang: “Tuan-tuan sekalian, hari ini selain menyambut anggota baru, saya masih ada satu hal lagi yang ingin diumumkan. Ini adalah Tuan Zhao Hai, saya kira semua orang mengenalnya, Jun Tuan Zhang (Komandan Korps) Korps Pertama Zi You Lian Meng (Aliansi Bebas). Hari ini beliau juga telah tiba di Yue Long Jie (Alam Lompat Naga). Kekuatan Jun Tuan Zhang (Komandan Korps), saya kira semua orang tahu jelas. Kemampuan komando Jun Tuan Zhang (Komandan Korps), semua orang juga seharusnya tahu. Hari ini saya, Li Mu, dengan resmi mengumumkan, secara resmi mengundurkan diri dari jabatan Dui Zhang (Kapten Tim) Yue Long Dui (Tim Lompat Naga) Xiu Zhen Jie (Dunia Kultivasi), dan meminta Tuan Zhao Hai untuk menjabat sebagai Dui Zhang (Kapten Tim) ini. Apakah semua orang punya pendapat?”
Zhao Hai tertegun, dia sungguh tidak menyangka, Li Mu akan mengusulkan hal ini. Dia segera berkata: “Tidak boleh, Li Mu, kalian sudah berada di Yue Long Jie (Alam Lompat Naga) beberapa waktu, sangat akrab dengan Yue Long Jie (Alam Lompat Naga) sini. Saya baru saja masuk Yue Long Jie (Alam Lompat Naga), sama sekali asing dengan Yue Long Jie (Alam Lompat Naga) sini, bagaimana saya bisa menjadi Dui Zhang (Kapten Tim) ini? Tidak, sama sekali tidak boleh.”
Sedang asyik, Yuan Ba berdiri dan berkata: “Xian Sheng (Tuan) mohon jangan menolak. Kami ini ada yang dari Zi You Lian Meng (Aliansi Bebas), ada yang dari Jiu Da Zong Men (Sembilan Sekte Besar). Tetapi setelah sampai di Yue Long Jie (Alam Lompat Naga) sini, kami hanya punya satu identitas, yaitu Xiu Zhen Jie (Dunia Kultivasi). Nama harum Xian Sheng (Tuan) di Xiu Zhen Jie (Dunia Kultivasi) sana sudah lama dikenal, kemampuan komando tak tertandingi. Mengenai tidak akrabnya Xian Sheng (Tuan) dengan Yue Long Jie (Alam Lompat Naga) sini, mohon Xian Sheng (Tuan) sama sekali tidak perlu khawatir. Kami yakin dengan kemampuan komando Xian Sheng (Tuan), dapat sepenuhnya mengabaikan hal ini. Dan saya yakin Xian Sheng (Tuan) akan segera akrab dengan Yue Long Jie (Alam Lompat Naga) sini.”
Perkataan Yuan Ba membangkitkan resonansi semua orang. Zhao Hai di Xiu Zhen Jie (Dunia Kultivasi) sana telah terkenal puluhan tahun. Dengan kekuatan seorang diri, dia menekan Jiu Da Zong Men (Sembilan Sekte Besar) hingga tidak berani memulai perang dengan Zi You Lian Meng (Aliansi Bebas) dengan mudah. Ini adalah kekuatan seperti apa. Meskipun dia hari ini baru bergabung dengan Yue Long Jie (Alam Lompat Naga), ini tidak mempengaruhi posisinya di hati semua orang. Perlu diketahui Zhao Hai adalah Xiu Shi (Kultivator) yang bisa memanggil hampir seribu Bu Si Sheng Wu (Makhluk Abadi) periode Chang Sheng Qi (Periode Panjang Umur). Ini setara dengan mereka mendapat tambahan lebih dari seribu pembantu. Ditambah dengan kemampuan komando Zhao Hai dalam pertempuran, di Xiu Zhen Jie (Dunia Kultivasi) sana sudah sangat terkenal. Dapat dikatakan, di Xiu Zhen Jie (Dunia Kultivasi) sana, yang paling terkenal dari Zhao Hai yang pertama adalah kemampuan komando, yang kedua adalah kemampuannya memanggil Bu Si Sheng Wu (Makhluk Abadi), yang ketiga barulah kekuatannya.
Selain alasan ini, ada satu alasan penting lagi, yaitu keberadaan Korps Pertama. Di Yue Long Jie (Alam Lompat Naga) sini, Xiu Shi (Kultivator) Korps Pertama berjumlah hampir seratus orang. Dan orang-orang Korps Pertama adalah pengikut setia Zhao Hai. Ditambah dengan Xiu Shi (Kultivator) dari Zi You Lian Meng (Aliansi Bebas) di sana, pasti juga akan mendengar perintah Zhao Hai. Dapat dikatakan, begitu Zhao Hai masuk ke Yue Long Jie (Alam Lompat Naga) sini, dia segera menjadi kekuatan nomor satu di Yue Long Dui (Tim Lompat Naga) Xiu Zhen Jie (Dunia Kultivasi). Bahkan jika orang lain menjadi Dui Zhang (Kapten Tim), tidak mungkin tidak bertindak sesuai keinginannya.
Ditambah lagi, Yuan Ba dan para Xiu Shi (Kultivator) Jiu Da Zong Men (Sembilan Sekte Besar) ini sangat paham, Zhao Hai ini adalah sosok yang kejam dan tegas. Jika mereka tidak mendukung Zhao Hai, malah menyinggung perasaannya, maka Zhao Hai pasti akan mencari kesempatan untuk membereskan mereka. Saat itu mereka menyesal pun sudah tidak berguna.
Justru karena berbagai alasan inilah, Yuan Ba dan yang lainnya mendukung Zhao Hai menjadi Dui Zhang (Kapten Tim). Begitu melihat situasi ini, Zhao Hai juga tahu, Dui Zhang (Kapten Tim) ini meskipun dia tidak mau, dia harus menjabat. Dia tidak bisa menahan tersenyum tipis, melambaikan tangan. Perlahan orang-orang menjadi tenang. Zhao Hai memandang semua orang, dengan suara berat berkata: “Karena kalian semua meminta saya menjabat Dui Zhang (Kapten Tim) ini, maka saya tidak akan menolak lagi. Dui Zhang (Kapten Tim) ini saya jabat. Tapi saya ingatkan dulu, saya sekarang sama sekali tidak mengerti Yue Long Jie (Alam Lompat Naga) sini. Kalian harus banyak membantu saya. Jika tidak, saya membawa kalian semua masuk jurang, jangan salahkan saya.”
Mendengar Zhao Hai berkata demikian, semua orang tidak bisa menahan tertawa terbahak-bahak. Awalnya ada yang tidak begitu akrab dengan Zhao Hai, atau karena Zhao Hai menjabat Dui Zhang (Kapten Tim) ini, di hati ada sedikit ganjalan. Sekarang merasa Dui Zhang (Kapten Tim) ini juga lumayan.
Zhao Hai mengangkat cawan araknya, tersenyum dan berkata: “Baik, maka saya sebagai Dui Zhang (Kapten Tim) ini resmi menjabat. Ayo, hari ini saya meminjam bunga ini untuk dipersembahkan kepada Buddha, mari kita minum bersama. Kita harus bekerja sama, suatu hari nanti bisa pindah tinggal di kota.” Semua orang mengangkat cawan arak, berseru lantang setuju.
Di Yue Long Jie (Alam Lompat Naga) sini, memang ada beberapa orang dari muka alam rendah yang tinggal di kota. Itu karena kekuatan muka alam rendah itu sangat tangguh, Jing Shi (Batu Kristal) yang mereka hasilkan cukup untuk mereka tinggal di kota. Dapat dikatakan, tinggal di kota, adalah keinginan semua Xiu Shi (Kultivator) dari muka alam rendah. Perkataan Zhao Hai ini tepat mengenai hati mereka, meskipun mereka tidak percaya Zhao Hai bisa melakukannya.
Semua orang minum dengan asyik. Arak yang dibeli Li Mu habis diminum. Mereka baru kembali ke Dong Fu (Gua Surgawi) masing-masing untuk beristirahat, bersiap untuk urusan besok. Tentu saja, orang yang berjaga malam tetap harus ada, dan tidak boleh kurang. Jika perkemahan mereka benar-benar ditemukan Yao Shou (Binatang Iblis), mereka harus siap lari kapan saja.
Keesokan harinya pagi, semua orang bangun pagi-pagi. Zhao Hai juga bangun. Dia keluar dari ruang, tiba di Chuan Song Guang Chang (Lapangan Pemindah) di tengah perkemahan. Lalu dengan suara berat berkata: “Semua orang berkumpul di sini, hari ini saya punya misi yang akan dibagikan kepada kalian semua.”
Mendengar Zhao Hai berkata demikian, semua orang tertegun. Mereka kurang mengerti maksud Zhao Hai. Zhao Hai ini baru saja tiba di Yue Long Jie (Alam Lompat Naga), bagaimana bisa langsung punya misi yang akan dibagikan? Kemarin dia masih bilang sama sekali tidak akrab dengan Yue Long Jie (Alam Lompat Naga), kenapa sekarang tiba-tiba keluar mau membagikan misi? Jangan-jangan pejabat baru suka aturan baru, bersiap memberi komando asal-asalan?
Namun bagaimanapun juga, mereka tidak berani tidak memberi muka Zhao Hai. Jadi semua orang berkumpul di Chuan Song Guang Chang (Lapangan Pemindah), satu per satu ekspresi bingung memandang Zhao Hai. Beberapa orang di wajahnya bahkan terlihat sedikit tidak puas. Hanya Li Mu dan yang lainnya, yang sangat percaya pada Zhao Hai, satu per satu dengan wajah bersemangat berdiri di sana.
Setelah semua orang berkumpul, Zhao Hai baru dengan suara berat berkata: “Di bawah ini saya akan membagi tugas. Li Mu, kau bawa beberapa orang kembali ke Dong Fu (Gua Surgawi), tuliskan dulu misi-misi yang pernah kalian kerjakan sebelumnya, yang relatif mudah diselesaikan, tetapi mendapat banyak hadiah. Saya perlu. Yuan Ba, kau bawa seratus orang masuk ke Wu Long Cheng (Kota Naga Siluman), salin semua misi yang dikeluarkan Zong Men (Sekte) di sana untuk saya. Saya perlu. Wang Feng, kau juga bawa seratus orang, pergi ke kota yang cukup kau kenal, tentu saja jangan pergi ke Wu Long Cheng (Kota Naga Siluman). Setelah sampai di kota itu, kau juga salin semua misi yang dikeluarkan Zong Men (Sekte) di kota itu untuk saya bawa kembali. Zhang Tao, kau juga sama, pergilah.”
==
Semua orang agak tidak mengerti, Yuan Ba menatap Zhao Hai dan berkata: “Tuan, bolehkah saya bertanya, untuk apa Tuan mengetahui hal-hal ini? Apa gunanya ini bagi kita dalam mengambil misi nanti?”
Zhao Hai tersenyum tipis dan berkata: “Kerjakan saja, saya jamin tidak akan membuat kalian bekerja sia-sia. Orang lain tetap di perkemahan sini. Kalian yang baru bergabung, harus memanfaatkan kesempatan ini untuk belajar dengan baik dari yang sudah berpengalaman. Di Yue Long Jie (Dunia Naga Melompat) sini, jika salah langkah, kalian bisa kehilangan nyawa di sini. Baiklah, semuanya sibuk dengan urusan masing-masing. Saya harap sebelum hari gelap, kalian bisa menyelesaikan tugasku. Xiao Mu, semua dana operasional hari ini, harus dibagikan.”
Li Mu menyahut, segera pergi mengatur. Dia memberikan kepada beberapa orang yang akan bergerak, masing-masing sejumlah tertentu jing shi (batu kristal). Dia tidak memberi banyak, karena dia juga tidak punya terlalu banyak jing shi (batu kristal).
Setelah Li Mu membagikan jing shi (batu kristal) kepada semua orang, mereka pun segera pergi mengerjakan tugas masing-masing. Sedangkan Zhao Hai saat ini juga menemukan seorang yang sudah berpengalaman di Yue Long Jie (Dunia Naga Melompat), menanyakan beberapa informasi tentang Yue Long Jie (Dunia Naga Melompat) di sini. Sebenarnya Zhao Hai sama sekali tidak perlu bertanya, tapi jika dia tidak bertanya, itu akan terlalu mencurigakan, jadi Zhao Hai tetap bertanya.
Satu hari waktu berlalu dengan cepat. Saat hari belum gelap, semua orang kembali ke perkemahan. Zhao Hai mengaktifkan fang yu fa zhen (susunan pertahanan), lalu menyuruh semua orang beristirahat. Tapi dia sendiri membawa yu jian (prasasti giok) tempat Yuan Ba dan yang lain mencatat hal-hal, kembali ke gua abadinya, tidak diketahui sedang apa.
Yuan Ba dan yang lain tidak mengerti apa yang dilakukan Zhao Hai. Beberapa orang bahkan agak meremehkan Zhao Hai. Bagaimanapun, mereka ini sudah datang ke Yue Long Jie (Dunia Naga Melompat) beberapa waktu, sementara Zhao Hai baru saja tiba. Menurut mereka, Zhao Hai seharusnya lebih banyak memahami Yue Long Jie (Dunia Naga Melompat) dulu, baru kemudian memberi perintah, bukan seperti sekarang, baru datang langsung memberi perintah.
Semalam tanpa kejadian, keesokan harinya pagi-pagi, semua orang keluar dari gua abadi masing-masing. Zhao Hai saat ini juga keluar. Dia mengumpulkan semua orang ke alun-alun transmisi, menatap mereka, tersenyum tipis dan berkata: “Kemarin saya suruh kalian mencatat semua misi, tujuannya untuk memilih dari misi-misi itu, misi mana yang paling baik, dengan imbalan tertinggi, lalu menyuruh kalian menyelesaikannya. Dengan begitu kita bisa dalam waktu singkat mengumpulkan kekayaan tertentu. Ini sangat penting bagi perkembangan kita selanjutnya, juga sangat penting bagi kedatangan personel berikutnya dari Dunia Persilatan (Xiuzhen jie). Sekarang akan saya jelaskan, kemarin saya suruh Li Mu dan yang lain menuliskan beberapa misi yang sering dilakukan pemula. Misi-misi ini cukup banyak, tapi misi dengan bahaya kecil dan imbalan tinggi tidaklah banyak. Begini saja, pemula yang datang kali ini totalnya sembilan puluh orang, termasuk saya. Kita sekarang dibagi menjadi sembilan kelompok. Setiap kelompok pertama dipimpin oleh seorang yang sudah berpengalaman. Kita akan menyelesaikan misi pemula. Sisanya yang sudah berpengalaman, akan menyelesaikan beberapa misi lainnya. Ingat, misi yang kalian selesaikan sekarang mungkin tidak menambah banyak yin xiang fen (poin kesan), tapi bisa mendapatkan banyak jing shi (batu kristal). Dengan jing shi (batu kristal) kita bisa lebih mempersenjatai diri dengan baik. Li Mu, ini untukmu, ini adalah misi-misi yang harus kalian selesaikan. Misi-misi ini saya pilih sendiri. Di belakang setiap misi, saya tulis berapa banyak orang yang diperlukan untuk menyelesaikannya, dan komposisi personelnya juga sudah ditulis. Ikuti saja. Ingat, perkemahan lama tidak boleh ditinggalkan. Li Mu, sui shen fa zhen (susunan portabel) ini masih kau bawa. Di perkemahan lama minimal harus ada dua ratus orang, siap sedia membantu yang lain kapan saja.”
Sambil memberi instruksi, Zhao Hai menyerahkan sui shen fa zhen (susunan portabel) dan yu jian (prasasti giok) kepada Li Mu. Li Mu dan yang lain tertegun, mereka benar-benar tidak menyangka Zhao Hai akan memikirkan cara seperti ini.
Di bawah pembagian Zhao Hai, orang-orang yang baru masuk ke Yue Long Jie (Dunia Naga Melompat) segera dibagi menjadi sembilan kelompok. Lalu setiap kelompok membawa seorang yang sudah berpengalaman, langsung pergi ke sekte tempat mereka akan mengambil misi, mengambil misi, lalu pergi mengerjakan misi.
Misi yang diambil Zhao Hai kali ini sangat khusus, yaitu pergi ke Area Tambang Ketiga mencari yu shi zhong ru (stalaktit batu giok). Yu shi zhong ru (stalaktit batu giok), juga merupakan jenis shi zhong ru (stalaktit batu), di Zhen Ling Jie (Dunia Roh Sejati) juga termasuk tanaman obat yang lumayan. Tanaman obat ini meskipun sulit didapat, tapi tidak akan berbahaya, karena yu shi zhong ru (stalaktit batu giok) ini kegunaannya bagi yao shou (binatang iblis) tidak terlalu besar. Ditambah lagi produksi yu shi zhong ru (stalaktit batu giok) ini sangat kecil, secangkir kecil yu shi zhong ru (stalaktit batu giok), mungkin butuh waktu sekitar sepuluh ribu tahun untuk terbentuk. Jika sudah diambil orang, maka untuk waktu yang lama, tempat asal menghasilkan yu shi zhong ru (stalaktit batu giok) tidak akan lagi menghasilkan yu shi zhong ru (stalaktit batu giok), harus pergi ke tempat lain untuk mencari.
Jadi untuk mengambil yu shi zhong ru (stalaktit batu giok), tidak akan terlalu berbahaya, melainkan harus sabar, harus mencari perlahan-lahan. Tentu saja, imbalan dari yu shi zhong ru (stalaktit batu giok) ini juga lumayan, bisa mendapatkan beberapa jenis dan yao (pil), terutama untuk pengobatan luka. Pada saat yang sama juga bisa mendapatkan cukup banyak yin xiang fen (poin kesan).
Tentu saja misi pemula Zhao Hai ini termasuk jenis yang agak sulit. Beberapa misi lain yang lebih mudah, dia tinggalkan untuk dikerjakan orang lain.
Misi yu shi zhong ru (stalaktit batu giok) ini, ada di setiap cabang sekte mana pun. Zhao Hai dan rombongan sebelas orang langsung pergi ke Wu Long Cheng (Kota Naga Militer). Akhir-akhir ini, orang-orang Dunia Persilatan (Xiuzhen jie) selalu beraktivitas di Wu Long Cheng (Kota Naga Militer) sini, jadi mereka cukup familiar dengan tempat ini.
Yang berpengalaman yang ikut Zhao Hai bukan orang lain, melainkan Yuan Ba. Yuan Ba sendiri yang minta ikut tim Zhao Hai, Zhao Hai tentu saja tidak menolak.
Rombongan sampai di Wu Long Cheng (Kota Naga Militer) sini, Zhao Hai melihat sekilas situasi di Wu Long Cheng (Kota Naga Militer), lalu berkata dengan suara berat: “Kita ke Dan Xia Zong (Sekta Awan Merah) sana. Dan Xia Zong (Sekta Awan Merah) di sana ada misi ini, kita ke sana ambil misi ini.”
Yuan Ba tadinya ingin memberi tahu Zhao Hai tentang distribusi sekte-sekte di Wu Long Cheng (Kota Naga Militer) ini. Sekarang mendengar Zhao Hai berkata begitu, dia sedikit tertegun, tapi tidak berkata apa-apa. Dan Xia Zong (Sekta Awan Merah) di sana adalah sekte yao xiu (kultivator obat), mereka terutama bergerak di bidang meracik berbagai macam dan yao (pil). Dan yang lebih mengejutkan, fa qi (alat) mereka juga berbagai macam dan yao (pil). Hanya saja dan yao (pil) yang digunakan untuk membuat fa qi (alat) ini, dibuat secara khusus. Dan yao (pil) ini tidak bisa dimakan, hanya bisa digunakan sebagai fa qi (alat), dan hanya orang Dan Xia Zong (Sekta Awan Merah) yang bisa melakukannya.
Kekuatan orang Dan Xia Zong (Sekta Awan Merah) tidaklah terlalu tangguh, tapi status mereka di Zhen Ling Jie (Dunia Roh Sejati) tidaklah rendah. Yang paling utama adalah, orang Dan Xia Zong (Sekta Awan Merah) pandai meracik dan yao (pil), dan sangat pandai mengobati luka.
Di mana pun, seorang dokter yang baik dihormati orang. Bahkan kultivator, kadang-kadang juga menderita luka yang sulit disembuhkan. Saat itulah mereka harus meminta bantuan ke Dan Xia Zong (Sekta Awan Merah). Justru karena itulah, maka Dan Xia Zong (Sekta Awan Merah) di Zhen Ling Jie (Dunia Roh Sejati) statusnya sangat tinggi.
Dan Dan Xia Zong (Sekta Awan Merah) juga tahu bagaimana status mereka diperoleh. Jadi mereka selalu bersikap sangat rendah hati, ramah terhadap orang. Selama ada yang luka, atau perlu dibuatkan dan yao (pil) jenis apa, meminta bantuan mereka, mereka umumnya tidak akan menolak. Ini juga yang membuat Dan Xia Zong (Sekta Awan Merah) di Zhen Ling Jie (Dunia Roh Sejati) memiliki status yang agak netral, punya banyak teman, tidak ada yang tidak hormat pada Dan Xia Zong (Sekta Awan Merah).
Justru karena itu, maka Dan Xia Zong (Sekta Awan Merah) adalah satu-satunya sekte yang di Yue Long Jie (Dunia Naga Melompat) memiliki cabang di hampir semua kota menengah ke atas. Dari sini bisa dilihat, bagaimana sikap orang di Zhen Ling Jie (Dunia Roh Sejati) terhadap Dan Xia Zong (Sekta Awan Merah).
Sedangkan Dan Xia Zong (Sekta Awan Merah) di Yue Long Jie (Dunia Naga Melompat) sini terutama menerima tanaman obat. Di tempat mereka sepanjang tahun selalu ada berbagai macam misi pembelian dan pengumpulan tanaman obat, dan imbalannya sangat besar. Banyak kultivator, akan pergi ke Dan Xia Zong (Sekta Awan Merah) untuk mengerjakan misi pengumpulan tanaman obat ini. Zhao Hai sekarang akan pergi mengumpulkan yu shi zhong ru (stalaktit batu giok), tentu saja ke Dan Xia Zong (Sekta Awan Merah) mengambil misi adalah yang paling menguntungkan.
Yuan Ba sebenarnya tadinya juga ingin menyarankan Zhao Hai ke Dan Xia Zong (Sekta Awan Merah) mengambil misi. Hanya saja dia belum sempat mengatakannya, Zhao Hai sudah mengatakannya sendiri. Ini membuat Yuan Ba memiliki pemahaman baru tentang Zhao Hai. Dia mendapati Zhao Hai benar-benar sudah membaca data investigasi mereka kemarin, kalau tidak tidak akan membuat keputusan yang begitu tepat.
Pada saat yang sama, Yuan Ba juga semakin penasaran dengan misi-misi yang dijabarkan Zhao Hai pagi ini. Dari penampilan Zhao Hai sekarang, misi-misi yang dia jabarkan pagi itu, pasti tidak sederhana.
Wu Long Cheng (Kota Naga Militer) ini meskipun di Yue Long Jie (Dunia Naga Melompat) sini hanya bisa dianggap kota menengah, tapi luasnya sama sekali tidak kecil. Ini adalah kota besar yang bisa menampung lebih dari sejuta orang. Jika benar-benar penuh, bahkan bisa menampung tiga juta orang. Hanya saja sekarang jumlah kultivator yang menetap di kota, tidak akan melebihi seratus ribu orang. Meskipun begitu, seluruh kota tampak agak kosong.
Justru karena itu, toko-toko di kota ini umumnya dibangun sangat besar. Mana mungkin mereka kekurangan lahan. Sedangkan cabang Dan Xia Zong (Sekta Awan Merah) berada di tempat yang tidak terlalu mencolok di kota. Di depannya ada sebuah bangunan kecil dua lantai. Seluruh bangunan kecil itu terbuat dari batu hijau, seluruh tubuhnya berwarna hijau kuno, memberi kesan kokoh.
Di Wu Long Cheng (Kota Naga Militer) ini, Dan Xia Zong (Sekta Awan Merah) ini tidak mencolok, sama seperti Dan Xia Zong (Sekta Awan Merah) sendiri. Tapi area yang luas di belakang bangunan kecil ini, semuanya milik Dan Xia Zong (Sekta Awan Merah). Di sana ada banyak lian dan shi (ruang peracikan pil). Kultivator Yue Long Jie (Dunia Naga Melompat) di sini, dan yao (pil) yang mereka beli di Dan Xia Zong (Sekta Awan Merah) sini, umumnya langsung diracik di sini.
Zhao Hai tiba di depan bangunan kecil Dan Xia Zong (Sekta Awan Merah) ini. Luas bangunan kecil ini tidak terlalu besar, kelihatannya hanya sekitar seribu meter persegi. Di atas pintu utama tergantung sebuah papan, di atasnya tertulis tiga huruf besar “Dan Xia Zong”. Di samping huruf besar itu, tertulis vertikal beberapa huruf kecil “Cabang Wu Long Cheng”.
Zhao Hai mengamati bangunan kecil itu, mendapati bangunan kecil ini sesekali ada orang keluar masuk, kelihatannya cukup sibuk. Zhao Hai tersenyum tipis, menoleh dan berkata: “Ayo, kita masuk ambil misi.”
Yuan Ba dan yang lain menyahut, mengikuti Zhao Hai masuk ke dalam. Sampai di dalam gedung, mereka mendapati di dalam gedung ada tiga baris konter. Satu baris menghadap pintu, di kiri dan kanan masing-masing ada satu baris. Dan di konter yang menghadap pintu ini, tertulis dengan jelas “Konter Pemberian Misi”. Di konter sebelah kiri tertulis “Konter Penyerahan Misi”, di konter sebelah kanan tertulis “Konter Transaksi”.
Zhao Hai berjalan paling depan menuju konter pemberian misi. Di belakang konter misi duduk beberapa kultivator wanita. Beberapa kultivator wanita ini semuanya mengenakan pakaian kultivator warna hijau, tapi pakaian kultivator mereka sudah dimodifikasi, kelihatannya sangat cantik.
Sedangkan di dinding dalam konter, ada satu lapisan guang mu (tirai cahaya). Di atasnya sesekali muncul beberapa misi, kelihatannya seperti layar proyeksi komputer.
Zhao Hai melihat sekilas misi-misi itu, dengan cepat menemukan misi yu shi zhong ru (stalaktit batu giok). Di atasnya tertulis: Misi, mencari yu shi zhong ru (stalaktit batu giok). Menemukan satu cangkir giok yu shi zhong ru (stalaktit batu giok) dianggap menyelesaikan misi. Menyelesaikan misi mendapat yin xiang fen (poin kesan) sepuluh poin, bonus jie du dan (pil penawar racun) dua butir, fu yuan dan (pil pemulih) dua butir, hui yuan dan (pil pengembalian sumber) satu butir. Catatan tambahan, misi ini adalah misi jangka panjang. Selain orang yang pertama kali menyelesaikan misi ini, orang lain tidak akan mendapat yin xiang fen (poin kesan), bonus tetap diberikan.
==
Nv Xiu (Kultivator Wanita) di belakang meja bar melihat Zhao Hai dan rombongannya berdiri di sana memandangi layar cahaya. Seorang Nv Xiu (Kultivator Wanita) berdiri, tersenyum tipis pada Zhao Hai dan berkata, “Tuan, ada yang bisa dibantu? Apa Anda ingin menerima misi?”
Zhao Hai tersenyum tipis pada Nv Xiu (Kultivator Wanita) itu dan berkata, “Ya, merepotkan Anda. Kami baru saja tiba di Yue Long Jie (Dunia Naga Melompat) ini, hari ini pertama kali menerima misi. Saya ingin tahu, untuk menerima misi, apa saja yang perlu kami persiapkan?”
Mendengar Zhao Hai bilang dia pertama kali menerima misi, Nv Xiu (Kultivator Wanita) itu tertegun, tapi dia segera sadar, tersenyum pada Zhao Hai dan berkata, “Ternyata Tuan baru masuk Yue Long Jie (Dunia Naga Melompat), saya ucapkan selamat dulu. Saya bisa membuatkan Yu Pai (Piring Giok) pencatat poin di sini. Di Yu Pai (Piring Giok) ini akan ada identitas Anda, sekaligus mencatat misi apa saja yang sudah Anda selesaikan, dan berapa banyak Yin Xiang Fen (Poin Kesan) yang Anda dapatkan. Bagaimana menurut Tuan?”
Zhao Hai segera berkata, “Baik, merepotkan Anda.” Nv Xiu (Kultivator Wanita) itu tersenyum tipis, “Tidak perlu sungkan.” Selesai berkata dia berbalik hendak pergi.
Melihat dia sepertinya hendak mengambil Yu Pai (Piring Giok), Zhao Hai segera berkata, “Tolong tunggu sebentar. Kami kali ini total sepuluh orang, semuanya akan menerima misi di sini. Mohon saat mengambil Yu Pai (Piring Giok) identitas, ambilkan beberapa keping lagi.”
Mendengar Zhao Hai berkata begitu, Nv Xiu (Kultivator Wanita) itu agak heran memandangnya, lalu melirik beberapa orang yang berdiri di belakang Zhao Hai. Dia mengangguk, lalu berbalik pergi.
Saat ini, Zhang Feng yang sejak tadi berdiri di belakang Zhao Hai tanpa bersuara, berkata sambil tersenyum pada Zhao Hai, “Bagaimana? Kali ini kita semua akan menerima misi mencari Yu Shi Zhong Ru (Batu Susu Giok) ini?”
Zhao Hai tersenyum, “Bagaimanapun juga kita sama-sama mencari. Dan selama menemukan satu cangkir saja, misi sudah selesai. Kalau bisa menemukan lebih banyak, bukankah kita semua bisa menyelesaikan misi ini?”
Mendengar Zhao Hai berkata begitu, Yuan Ba segera berbisik di samping, “Tuan, Yu Shi Zhong Ru (Batu Susu Giok) ini tidak semudah itu ditemukan. Meskipun tempat menghasilkan Yu Shi Zhong Ru (Batu Susu Giok) tidak berbahaya, tapi dalam proses mencarinya, kita mungkin tetap menghadapi bahaya.”
Zhao Hai tersenyum tipis, “Tidak apa-apa, jangan khawatir. Kita cari saja perlahan-lahan.” Zhao Hai begitu yakin karena misi mencari Yu Shi Zhong Ru (Batu Susu Giok) ini, sebelumnya Tie Zhan Tian dan rombongannya pernah menerimanya, dan berhasil menyelesaikan misi itu. Tapi tempat Tie Zhan Tian mereka menemukan Yu Shi Zhong Ru (Batu Susu Giok) itu, ada gua rahasia lain. Di gua rahasia itu juga ada Yu Shi Zhong Ru (Batu Susu Giok), hanya saja Tie Zhan Tian mereka tidak ada yang menemukan, orang lain juga tidak ada yang menemukan. Yu Shi Zhong Ru (Batu Susu Giok) di sana cukup banyak, cukup untuk sepuluh orang menyelesaikan misi. Makanya Zhao Hai datang menerima misi ini.
Tidak lama kemudian, Nv Xiu (Kultivator Wanita) itu datang ke hadapan Zhao Hai mereka dengan membawa setumpuk Yu Pai (Piring Giok) seukuran telapak tangan. Lalu dia mengisi informasi pribadi Zhao Hai mereka ke dalam Yu Pai (Piring Giok) itu. Di atasnya bahkan ada gambar wajah Zhao Hai mereka, seperti kartu identitas. Tapi yang di atas ini adalah gambar seluruh tubuh Zhao Hai mereka, dan jika dimasukkan Ling Qi (Energi Spiritual), gambar seluruh tubuh itu bisa berubah menjadi tiga dimensi, seukuran orang asli.
Di bagian belakang Yu Pai (Piring Giok) digunakan untuk mencatat poin. Zhao Hai mereka semua mengambil misi mencari Yu Shi Zhong Ru (Batu Susu Giok) itu. Setelah mengambil misi, Zhao Hai baru keluar dari Fen Tang (Cabang) Dan Xia Zong (Sekte Kabut Merah).
Sampai di luar, Yuan Ba tidak bisa menahan diri untuk bertanya pada Zhao Hai, “Tuan, apa rencana selanjutnya?”
Zhao Hai tersenyum, “Ayo, ikuti aku. Aku ingin menyelesaikan misi ini sebelum hari berganti.” Selesai berkata, dia memimpin rombongan terbang keluar kota.
Setelah sampai di luar kota, Zhao Hai mulai berhati-hati. Dia tidak hanya menurunkan ketinggian terbang, tapi juga memperlambat kecepatan terbang, terbang dengan hati-hati ke depan.
Sebenarnya tidak hanya Zhao Hai, Yuan Ba juga sama. Semakin lama dia berada di Yue Long Jie (Dunia Naga Melompat), dia semakin berhati-hati. Karena dia terlalu paham betapa mengerikannya Yue Long Jie (Dunia Naga Melompat) ini. Orang bilang, semakin lama berkecimpung di dunia persilatan, semakin kecil nyali. Perkataan ini bukan sembarang omongan, benar adanya. Yuan Ba dan yang lainnya begitu.
Yuan Ba selalu kurang mengerti mengapa Zhao Hai begitu percaya diri. Tapi dia segera mengerti. Dia melihat Zhao Hai sesekali mengeluarkan Yu Jian (Giok Informasi) dari ruang angkasa, melihat isi Yu Jian (Giok Informasi), lalu melihat situasi sekeliling, baru kemudian melanjutkan perjalanan. Dia segera tahu apa yang terjadi.
Peta, pasti peta Yue Long Jie (Dunia Naga Melompat) di sini. Peta tentang Yue Long Jie (Dunia Naga Melompat) yang dipersiapkan orang Hei Hu Bang (Geng Harimau Hitam) untuk Zhao Hai sebelumnya. Sebenarnya, peta Yue Long Jie (Dunia Naga Melompat) semacam ini, di berbagai Da Zong Men (Sekte Besar) bukanlah rahasia. Setiap Xiuzhe (Kultivator) yang akan masuk ke Yue Long Jie (Dunia Naga Melompat), Zong Men (Sekte) mereka akan menyiapkan satu peta tentang Yue Long Jie (Dunia Naga Melompat). Yuan Ba mereka juga punya.
Tapi peta Yue Long Jie (Dunia Naga Melompat) di setiap Zong Men (Sekte) tidaklah sama. Bagaimanapun juga, tempat yang mereka kunjungi berbeda, jadi peta yang digambar juga berbeda. Kalau bicara peta Yue Long Jie (Dunia Naga Melompat) yang paling lengkap, mungkin di Hei Hu Bang (Geng Harimau Hitam) lah. Tempat lain tidak bisa menandingi.
Zhao Hai memimpin rombongan berjalan sambil berhenti, selalu sangat hati-hati. Setelah terbang lebih dari tiga jam, Zhao Hai mereka akhirnya sampai di sebuah bukit kecil yang sangat terpencil. Bukit kecil ini penuh dengan batu-batu berserakan, tampak berantakan. Dan batu-batu itu adalah batu hijau paling biasa, tidak berguna. Jadi di sini bukan hanya Xiuzhe (Kultivator) tidak datang, bahkan Yao Shou (Binatang Iblis) pun jarang datang.
Zhao Hai mendarat di bukit kecil itu. Dia melihat sekeliling, mengangguk. Lalu dia menghitung-hitung di bukit kecil itu, menghitung posisi, baru kemudian berjalan ke arah tenggara bukit itu.
Di bukit kecil itu sama sekali tidak ada jalan, penuh batu berserakan. Zhao Hai berjalan perlahan ke depan. Tidak lama kemudian sampai di dekat sebuah batu hijau besar. Zhao Hai melihat batu hijau besar ini, mengangguk. Lalu dia mengangkat tangan dan menusukkannya ke batu hijau besar itu. Tangannya seperti memotong tahu, langsung menembus masuk ke dalam batu hijau besar itu. Selanjutnya, dengan tenaga satu lengan, dia mengangkat ke atas. Batu hijau besar itu terangkat bersama tangannya, memperlihatkan sebuah lubang gua setinggi lebih dari dua orang, lebar sekitar tiga meter. Di dalam gua gelap gulita, tidak jelas apa yang ada di dalam.
Zhao Hai meletakkan batu hijau besar itu ke samping, menoleh pada beberapa orang itu dan berkata, “Ayo, kita masuk.” Selesai berkata dia masuk lebih dulu ke dalam gua. Zhang Feng dan yang lainnya segera mengikuti di belakang.
Awal gua sangat sempit, hanya muat satu orang berjalan menyamping. Tapi setelah berjalan puluhan langkah, tiba-tiba menjadi lapang, berubah menjadi gua raksasa. Dan di dalam gua ini, samar-samar ada cahaya hitam kebiruan.
Zhao Hai mereka sekarang semuanya terpaku berdiri di sana, memandangi gua ini. Besarnya gua ini di luar dugaan mereka. Tapi yang benar-benar membuat mereka terpaku, bukanlah seberapa besar gua ini, melainkan pemandangan di dalam gua ini terlalu indah.
Di gua ini penuh dengan Shi Zhong Ru (Batu Susut). Yang paling utama, Shi Zhong Ru (Batu Susut) ini bukan berwarna putih, melainkan biru tua, dan bercahaya. Zhao Hai mereka merasa seolah-olah memasuki dunia dongeng, terlalu indah.
Pemandangan seperti ini, jangan bilang Zhang Feng mereka, bahkan Zhao Hai pun belum pernah melihatnya. Beberapa saat kemudian Zhao Hai baru sadar. Dia menghela napas panjang, bergumam, “Benar-benar tempat yang indah, terlalu indah. Bagaimana menurut kalian?”
Beberapa orang itu segera tersadar oleh panggilan Zhao Hai, serempak mengangguk. Apa yang dikatakan Zhao Hai benar, di sini benar-benar terlalu indah.
Zhao Hai melihat sekeliling, “Coba cari di sekitar, lihat apakah bisa menemukan Yu Shi Zhong Ru (Batu Susu Giok).” Mereka mengiyakan, lalu segera berpencar mencari.
Zhao Hai juga pura-pura mencari. Sebenarnya dia sudah tahu, di gua ini tidak ada Yu Shi Zhong Ru (Batu Susu Giok). Yu Shi Zhong Ru (Batu Susu Giok) ada di gua rahasia lain.
Zhao Hai juga mendapati Yuan Ba selalu mengikuti tidak jauh di dekatnya. Dia tidak ambil pusing, hanya tersenyum tipis, perlahan-lahan mencari di dalam gua. Tapi pada saat yang sama, dia juga menyesuaikan posisinya, mengarahkan Yuan Ba ke mulut gua rahasia itu. Dia tidak ingin menemukan sendiri mulut gua rahasia itu. Karena dia mendapati Yuan Ba ini sangat pintar. Jika dia yang menemukan, Yuan Ba pasti akan curiga padanya. Jadi dia berencana memanfaatkan Yuan Ba, biar Yuan Ba yang menemukan lubang gua itu. Dengan begitu tidak akan ada yang curiga padanya.
Zhao Hai sedikit demi sedikit menghitung rute dan kecepatan gerak Yuan Ba, sekaligus menyesuaikan rute dan kecepatan geraknya sendiri. Dia ingin memastikan dirinya sama sekali tidak bersentuhan dengan lubang gua itu, dan membuat Yuan Ba yang pertama kali menemukan lubang itu.
Ini bukan perkara sulit bagi Zhao Hai. Yuan Ba mengikutinya, bukan untuk memata-matai, dia juga tidak berani. Hanya saja Yuan Ba ingin belajar sesuatu darinya, secara tidak sadar dia mendekat ke Zhao Hai. Dan justru ini yang dimanfaatkan Zhao Hai.
Lebih dari satu jam berlalu, rombongan hampir mencari ke seluruh gua, tapi masih belum menemukan Yu Shi Zhong Ru (Batu Susu Giok). Zhao Hai merasa waktunya sudah cukup, Yuan Ba hampir menemukan mulut gua rahasia itu.
Benar saja, lebih dari sepuluh menit kemudian, Yuan Ba tiba-tiba berseru gembira, “Tuan, cepat lihat, di sini sepertinya ada lubang gua lain. Tapi sepertinya tertutup.” Zhao Hai mereka semua tertarik mendekat.
Zhao Hai melihat, tempat yang ditemukan Yuan Ba itu memang sebuah lubang gua. Posisi lubang gua ini sangat tersembunyi, dan lubangnya juga tidak besar.
Zhao Hai melihat sekilas, lalu berkata dengan suara berat, “Coba kita kirim sesuatu masuk untuk melihat. Kalau tidak ada bahaya, kita baru masuk.” Mereka mengangguk. Zhao Hai membalikkan tangan, di tangannya muncul sesuatu seperti ular. Tapi benda ini pasti bukan ular, melainkan mesin berbentuk ular.
Ini adalah robot berbentuk ular. Zhao Hai awalnya ingin mengirim Bu Si Sheng Wu (Makhluk Abadi) masuk. Tapi dia mendapati, di Yue Long Jie (Dunia Naga Melompat) ini, dia hanya bisa mengeluarkan Bu Si Sheng Wu (Makhluk Abadi) Chang Sheng Qi (Periode Keabadian). Sedangkan Bu Si Sheng Wu (Makhluk Abadi) Chang Sheng Qi (Periode Keabadian) di ruang angkasanya, tidak ada sekecil ini. Jadi dia teringat benda lain, yaitu She Xing Ji Qi Ren (Robot Ular Mekanis) ini. Ini adalah Tan Ce She (Ular Penjelajah) level rendah yang digunakan untuk penyelamatan di Wei Mian Ke Ji (Dimensi Teknologi). Tidak ada yang istimewa, hanya merekam situasi di dalam. Menggunakannya untuk menjelajah situasi di dalam, sangat cocok.
Sebenarnya seperti apa di dalam, Zhao Hai tahu persis. Tapi dia terpaksa melakukan ini, karena dia tidak bisa membiarkan orang lain tahu rahasianya, terutama rahasia ruang angkasa. Tapi meskipun begitu, yang lain tetap merasa sangat penasaran. Zhang Feng berkata, “Xiao Hai, benda apa yang baru saja kau keluarkan? Apa itu Gui Lei (boneka mesin)?”
Zhao Hai tersenyum tipis, “Benda itu namanya Jiu Yuan Tan Ce She (Ular Penjelajah Penyelamat). Kalian tahu aku terbang naik dari bawah. Tempat aku terbang naik, memiliki peradaban mesin tertentu. Ini hanya produk mesin yang dibuat di sana, mirip dengan Gui Lei (boneka mesin). Tapi tidak memiliki kemampuan bertarung, kegunaannya tidak terlalu besar. Dulu aku hanya suka mempelajari barang-barang aneh ini, jadi aku mengoleksi beberapa di ruang penyimpananku.”
==
Mendengar Zhao Hai berkata begitu, Zhang Feng dan yang lainnya pun percaya. Mereka semua tahu, Zhao Hai terbang ke atas (fei sheng) dari xia jie (dunia bawah). Mereka juga tahu tentang keberadaan wei mian keji (bidang alam teknologi) di xia jie. Tapi mereka selama ini tidak pernah menganggap benda-benda dari wei mian keji itu penting. Sekarang meskipun ular mesin ini lumayan, tapi begitu mereka dengar ular ini tidak memiliki kemampuan tempur, mereka pun tidak menganggapnya penting lagi. Di xiu zhen jie (dunia kultivasi) sini, segalanya berdasarkan kekuatan.
Tidak lama kemudian, terdengar suara gesekan logam, ular mesin itu merayap keluar dari dalam. Melihat kedua mata ular mesin itu memancarkan cahaya hijau, sebuah proyeksi muncul di depan ular mesin itu. Zhao Hai dan yang lainnya melihat ke arah proyeksi itu.
Begitu melihat benda di proyeksi itu, beberapa orang tidak bisa tenang. Di dalamnya ternyata ada sebuah shan dong (gua) yang lebih besar dari luar. Diperkirakan sepuluh ribu orang beraktivitas di dalamnya pun tidak masalah. Yang paling utama, di dalamnya ada banyak yu shi zhong ru shi (batu stalaktit giok), dan masih banyak yu shi zhong ru (batu stalaktit giok) yang belum diambil.
Melihat situasi ini, Zhao Hai tertawa terbahak-bahak, “Bagus, misi kita selesai. Yuan Ba, kali ini harus benar-benar berterima kasih padamu. Kita ambil masing-masing satu cawan yu shi zhong ru (batu stalaktit giok), bawa untuk menyelesaikan misi. Sisanya kamu kumpulkan semua, nanti jual ke Dan Xia Zong (Sekte Awan Merah), tukar dengan jing shi (batu kristal), untuk persiapan kita pakai.”
Yuan Ba juga dengan gembira mengiyakan. Di Yue Long Jie (Alam Naga Melompat) sini, selama tindakan kolektif, benda yang didapat, selain yang diperlukan untuk menyelesaikan misi, sisanya menjadi milik kolektif. Sebagian bisa ditukar dengan dan yao (pil obat), sebagian bisa ditukar dengan jing shi (batu kristal), disimpan untuk digunakan bersama nanti.
Zhao Hai melambaikan tangan, shi xi yi shu (teknik khusus elemen batu) diaktifkan. Lubang masuk itu meluas tanpa suara, tidak lama kemudian menjadi lubang besar yang bisa dilewati lima orang berjalan berdampingan. Beberapa orang masuk ke dalam.
Di dalam adalah rong dong (gua kapur) raksasa. Stalaktit bergelantungan, bagaikan taring tajam monster. Di bawah setiap stalaktit, ada kolam kecil. Di kolam-kolam itu ada cairan biru pucat, sangat mempesona.
Melihat yu shi zhong ru (batu stalaktit giok) ini, Zhao Hai segera berkata, “Lumayan banyak. Masing-masing ambil satu untuk misi, sisanya simpan dulu. Yuan Ba, yu shi zhong ru (batu stalaktit giok) lainnya jual setengahnya, sisakan setengah untuk persiapan. Ini barang bagus.”
Yuan Ba menatap yu shi zhong ru (batu stalaktit giok) itu, tiba-tiba berkata, “Xian Sheng (Tuan), bagaimana kalau semua benda ini kita simpan saja? Nanti kalau ada orang baru masuk Yue Long Jie (Alam Naga Melompat), mereka bisa dengan mudah menyelesaikan misi ini.”
Zhao Hai menggeleng, “Tidak bisa. Kalau begitu, tidak akan ada efek melatih mereka. Lagipula kalau ketahuan Dan Xia Zong (Sekte Awan Merah), sepertinya juga tidak baik. Setelah yu shi zhong ru (batu stalaktit giok) ini diambil, pasti akan mengalami sedikit perubahan. Dan Xia Zong (Sekte Awan Merah) adalah sekte pembuat obat lama, mereka mungkin punya cara membedakan waktu pengambilan yao cai (bahan obat). Kalau ketahuan mereka, tidak ada untungnya bagi kita.”
Mendengar Zhao Hai berkata begitu, Yuan Ba tertegun. Lalu dia segera mengangguk, “Baik, Xian Sheng (Tuan), saya mengerti.” Zhao Hai mengangguk, melambaikan tangan. Orang-orang di sini baru mengeluarkan yu bei (cawan giok), masing-masing mengisi satu cawan yu shi zhong ru (batu stalaktit giok). Yu bei (cawan giok) yang mereka pakai sekarang, semuanya dibagikan seragam oleh Dan Xia Zong (Sekte Awan Merah). Setiap yu bei (cawan giok) tidak terlalu besar, paling bisa menampung sekitar satu atau dua liang (sekitar 50-100 gram) air. Dari ukuran yu bei (cawan giok) ini, bisa dilihat betapa sulitnya mendapatkan yu shi zhong ru (batu stalaktit giok).
Setelah masing-masing mengambil satu, Yuan Ba baru mengeluarkan dua yu ping (botol giok), memasukkan sisa yu shi zhong ru (batu stalaktit giok). Setelah semua yu shi zhong ru (batu stalaktit giok) disimpan, Zhao Hai melihat sekeliling, matanya berbinar. Dia berkata dengan suara berat, “Semua orang lihat sekeliling, cari apakah ada tong dao (saluran) menuju dunia luar.”
Mendengar Zhao Hai berkata begitu, semua orang tertegun. Lalu Zhang Feng dan yang lainnya segera mengerti maksud Zhao Hai. Beberapa orang segera mengelilingi ruang ini dan memeriksa dengan teliti. Tidak lama kemudian terdengar Li Kuang Ge, “Hai Ge, cepat lihat, di sini sepertinya ada di xia he (sungai bawah tanah).”
Zhao Hai tertegun, segera terbang mendekat. Dilihatnya benar, tapi di xia he (sungai bawah tanah) itu tersembunyi sangat dalam. Dari tempat mereka melihat, hanya sebuah lubang dengan diameter tidak sampai satu meter, dan lurus ke bawah. Di kedalaman sekitar lima meter di bawah, terlihat aliran air lambat. Ini membuat lubang itu terlihat seperti sumur.
Zhao Hai menjulurkan tangan ke lubang itu. Dia bisa merasakan dengan jelas, dari lubang itu datang wei feng (angin sepoi-sepoi). Ternyata di sini ada ventilasi udara.
Begitu merasakan ini, wajah Zhao Hai mengendur. Lalu dia menoleh ke yang lain, “Semua kemari, aku mau bicara sesuatu.” Orang-orang segera berkumpul.
Zhao Hai melihat sekeliling, berkata dengan suara berat, “Bagaimana kalau kita jadikan tempat ini sebagai ying di (perkemahan) kita? Asalkan lubang masuk di luar itu kita tutup rapat, di sini jadi ying di (perkemahan) tertutup total. Malam kita bisa kembali ke sini istirahat, siang pakai chuan song zhen (susunan pemindah) kembali ke kota. Menurut kalian bagaimana?”
Mendengar Zhao Hai berkata begitu, Yuan Ba dan yang lainnya tertegun, lalu mata mereka berbinar. Yuan Ba bahkan berkata, “Bagus, bagus sekali! Usulan Xian Sheng (Tuan) ini sungguh bagus. Dan aku baru saja mengamati dengan teliti, yu shi zhong ru (batu stalaktit giok) di kedua gua ini, banyak yang sebentar lagi akan mengeluarkan cairan lagi. Nanti kalau mengeluarkan cairan lagi, kita tidak ambil, kita biarkan saja. Benda ini pasti sangat berguna bagi kita. Lagipula punya ying di (perkemahan) tertutup total begini, keamanan kita lebih terjamin. Yang paling utama, tempat ini tidak terlalu jauh dari Wu Long Cheng (Kota Naga Perang), apa pun yang kita lakukan, akan sangat mudah.”
Zhao Hai mengangguk, “Kalian tinggal di sini dulu. Aku turun ke di xia he (sungai bawah tanah) di bawah itu lihat. Kalau di xia he (sungai bawah tanah) itu bisa dijadikan pintu keluar, maka kita pindahkan ying di (perkemahan) ke sini.” Semua mengangguk. Mereka tahu kekuatan Zhao Hai, Zhao Hai turun, mereka sangat percaya diri.
Zhao Hai menggerakkan tubuh, turun ke di xia an he (sungai bawah tanah) di bawah. Sungai bawah tanah ini ternyata sangat besar. Zhao Hai merasakan, lebar sungai bawah tanah ini melebihi seratus meter, dan kedalamannya puluhan meter.
Zhao Hai pertama-tama pergi melawan arus. Karena dia memiliki shui xi yi shu (teknik khusus elemen air), kecepatannya di air sangat cepat. Tapi meskipun begitu, dia tetap berjalan hampir satu jam, baru menemukan sumber sungai bawah tanah ini. Sumber sungai bawah tanah ini, ternyata adalah sebuah danau. Tapi yang membuat Zhao Hai heran, di danau itu tidak ada satu pun yao shou (binatang iblis).
Melihat situasi ini, Zhao Hai merasa sangat tidak normal. Dia segera mengeluarkan Liu Yin (Perak Cair), mengamati danau itu dengan teliti. Dia khawatir di danau itu ada yao shou (binatang iblis) kuat. Kalau benar ada yao shou (binatang iblis) kuat, maka rencana mereka menggunakan sungai bawah tanah ini sebagai jalur, akan sangat berbahaya.
Danau itu tidak terlalu besar. Zhao Hai tidak menemukan yao shou (binatang iblis) apa pun. Ini membuat Zhao Hai semakin tidak mengerti. Dia segera menyerap sedikit air danau. Begitu air danau ini diserap ke tubuhnya, dia langsung mengerti mengapa di danau ini tidak ada yao shou (binatang iblis). Karena dia merasakan, di air danau ini, selain tidak ada sedikit pun ling qi (energi spiritual), bahkan mengandung sedikit racun ringan.
Perlu diketahui, umumnya air danau, semakin kaya ling qi (energi spiritual), ganggang di dalamnya semakin subur, yao shou (binatang iblis) di dalamnya semakin banyak dan semakin kuat. Sedangkan di danau ini sama sekali tidak ada ling qi (energi spiritual), malah mengandung sedikit racun, tentu saja tidak mungkin ada yao shou (binatang iblis) yang bisa hidup di sungai ini.
Zhao Hai terbang naik dari danau, melihat sekeliling. Didapatinya danau ini ternyata berada di lereng sebuah gunung. Zhao Hai memandang gunung ini, akhirnya mengerti mengapa air danau ini menjadi begini.
Gunung ini di Yue Long Jie (Alam Naga Melompat) sangat terkenal, bernama Fu Long Shan (Gunung Naga Berbaring). Konon saat orang Zhen Ling Jie (Alam Roh Sejati) pertama kali menemukan Yue Long Jie (Alam Naga Melompat), mereka ingin memasukkan Yue Long Jie (Alam Naga Melompat) ke dalam wilayah Zhen Ling Jie (Alam Roh Sejati). Tapi saat itu di Yue Long Jie (Alam Naga Melompat) ada seekor yao long (naga iblis) yang sangat kuat. Terjadilah pertempuran besar di Fu Long Shan (Gunung Naga Berbaring) ini antara da neng (orang besar berkemampuan) Zhen Ling Jie (Alam Roh Sejati) dengan yao long (naga iblis) itu. Pertempuran itu gelap gulita, akhirnya orang Zhen Ling Jie (Alam Roh Sejati) juga tidak mendapat untung. Tapi yao long (naga iblis) itu juga terluka parah. Kedua belah pihak kemudian mencapai kesepakatan, mengizinkan yao long (naga iblis) itu masuk ke Zhen Ling Jie (Alam Roh Sejati) untuk berlatih. Jika yao shou (binatang iblis) di Yue Long Jie (Alam Naga Melompat) ini, kekuatannya mencapai tingkat tertentu, juga diizinkan masuk ke Zhen Ling Jie (Alam Roh Sejati) untuk berlatih. Sedangkan Yue Long Jie (Alam Naga Melompat) ini, menjadi tempat uji coba gratis bagi Zhen Ling Jie (Alam Roh Sejati) untuk menguji xia jie (dunia bawah), sekaligus tempat uji coba untuk menguji yao shou (binatang iblis) itu.
Karena alasan inilah, Fu Long Shan (Gunung Naga Berbaring) ini sangat terkenal di Yue Long Jie (Alam Naga Melompat). Sekarang ketinggian Fu Long Shan (Gunung Naga Berbaring) hanya sekitar seribu meter, tapi konon dulu gunung ini memiliki ketinggian puluhan ribu meter. Hanya karena pertempuran besar tahun itu, ling gen (akar spiritual) gunung dirusak, sehingga Fu Long Shan (Gunung Naga Berbaring) ini, menjadi satu-satunya tempat di Yue Long Jie (Alam Naga Melompat) yang tidak memiliki ling qi (energi spiritual). Meskipun terkenal, tidak ada orang yang datang.
Tapi ini bagi Zhao Hai adalah kabar baik. Karena Fu Long Shan (Gunung Naga Berbaring) ini selain tidak ada orang datang, bahkan yao shou (binatang iblis) juga tidak datang. Dengan begini, mereka bisa menjadikan tempat ini sebagai pintu keluar masuk, untuk digunakan saat darurat.
Setelah memastikan tempat ini, Zhao Hai segera kembali ke danau. Lalu dari sungai bawah tanah, mengikuti arus ke hilir. Kali ini dia menggunakan waktu hampir tiga jam, baru menemukan muara sungai bawah tanah. Begitu melihat muara sungai bawah tanah ini, Zhao Hai tertegun. Muara sungai bawah tanah ini, ternyata berada di Yue Long Hai (Laut Naga Melompat).
Yue Long Hai (Laut Naga Melompat) adalah lautan terluas di Yue Long Jie (Alam Naga Melompat). Dulu da yong (orang besar) Zhen Ling Jie (Alam Roh Sejati), menggunakan jing shen li (kekuatan spiritual) mereka memindai selama sebulan, tapi tidak menemukan ujung Yue Long Hai (Laut Naga Melompat). Konon di Yue Long Hai (Laut Naga Melompat) ini, yao shou (binatang iblis) kuat tak terhitung, tidak ada yang bisa menyeberangi Yue Long Hai (Laut Naga Melompat). Zhao Hai sungguh tidak menyangka, muara sungai bawah tanah ternyata berada di Yue Long Hai (Laut Naga Melompat).
Tapi Zhao Hai juga tidak khawatir. Karena masalah kualitas air sungai bawah tanah ini, di muara sungai ini, sama sekali tidak ada yao shou (binatang iblis), sangat aman.
Zhao Hai melihat lingkungan sekitar, sangat puas. Semakin tempat yang tidak diperhatikan begini, semakin aman. Ternyata rong dong (gua kapur) besar itu, benar-benar ying di (perkemahan) terbaik yang disiapkan untuk mereka.
Zhao Hai menggerakkan tubuh, kembali ke sungai bawah tanah, melawan arus ke hulu. Sekitar dua jam kemudian, dia akhirnya kembali ke rong dong (gua kapur). Jangan lihat Zhao Hai keluar hanya beberapa jam, tapi jarak yang ditempuhnya sama sekali tidak dekat. Ambil contoh Fu Long Shan (Gunung Naga Berbaring), jaraknya dari gunung kecil tempat Zhao Hai ini, mungkin lebih dari sepuluh ribu li. Sedangkan Yue Long Hai (Laut Naga Melompat) dari gunung kecil ini, setidaknya juga berjarak dua puluh ribu li. Dari sini bisa dilihat, seberapa cepat kecepatan Zhao Hai.
Saat Zhao Hai kembali ke rong dong (gua kapur) dari lubang kecil di bawah rong dong (gua kapur), Yuan Ba dan yang lainnya sudah mulai cemas menunggu. Begitu melihat Zhao Hai kembali, mereka segera menyambut.
Zhao Hai melihat mereka, tersenyum tipis, “Di sini mulai sekarang jadi ji di (pangkalan) kita. Tapi untuk keluar masuk ji di (pangkalan) ini, hanya bisa pakai chuan song zhen (susunan pemindah). Sungai bawah tanah ini hanya bisa dijadikan pintu keluar darurat. Ayo, pasang chuan song zhen (susunan pemindah) di sini. Nanti setelah kita keluar, segera tutup rapat lubang masuk itu.”
Meskipun tidak begitu mengerti maksud Zhao Hai, mereka tidak banyak bertanya. Beberapa orang mulai memasang chuan song zhen (susunan pemindah) di ruang ini. Kali ini chuan song zhen (susunan pemindah) yang mereka pasang, masih berupa chuan song zhen (susunan pemindah) besar, bisa dipakai beberapa ratus orang sekaligus. Orang xiu zhen jie (dunia kultivasi) di Yue Long Jie (Alam Naga Melompat) ini, mungkin dua kali pindah sudah bisa sepenuhnya dipindahkan ke sini.
Setelah chuan song zhen (susunan pemindah) terpasang, Zhao Hai mengangguk, “Ayo pergi. Nanti kalian masing-masing diberi sui shen chuan song zhen (susunan pemindah pribadi). Dengan begitu keamanan kalian lebih terjamin, dan masuk ying di (perkemahan) juga lebih mudah.”
Yuan Ba dan yang lainnya mengangguk, tidak berkata apa-apa. Zhao Hai memimpin mereka keluar dari lubang itu. Sampai di luar, Zhao Hai segera menggunakan tu xi yi shu (teknik khusus elemen tanah), menutup rapat bagian dalam lubang yang sempit itu. Lalu mengembalikan batu besar itu ke posisi semula, dan menggunakan tu xi yi shu (teknik khusus elemen tanah) menghapus semua jejak di sana. Barulah dia merasa tenang.
Jalur sempit itu tidak pendek. Jing shen li (kekuatan spiritual) orang, kalau ingin menembus jalur sempit itu langsung melihat rong dong (gua kapur) di belakangnya, hampir mustahil. Jangan lupa ini Yue Long Jie (Alam Naga Melompat). Jing shen li (kekuatan spiritual) xiu shi (kultivator) tingkat Chang Sheng qi (periode panjang umur) sampai sini akan ditekan, dan ditekan sampai lima kali lipat lebih. Jadi orang-orang itu lebih tidak mungkin menemukan rong dong (gua kapur) di dalam. Bahkan yao shou (binatang iblis) di Yue Long Jie (Alam Naga Melompat) sini juga tidak mungkin menemukan. Rong dong (gua kapur) ini, akan sangat aman.
Setelah melakukan semua ini, Zhao Hai dan mereka baru terbang menuju arah Wu Long Cheng (Kota Naga Perang). Alasan Zhao Hai memilih ying di (perkemahan) yang begitu aman, juga tidak ada pilihan. Sekarang mereka belum bisa tinggal di dalam kota. Kalau malam tiba, sangat berbahaya. Di Yue Long Jie (Alam Naga Melompat) sini, yang berbahaya bukan hanya yao shou (binatang iblis), tapi juga manusia. Xiu shi (kultivator) dari jie mian (bidang alam) lain, kadang juga menyerang ying di (perkemahan) mereka. Kejadian seluruh ying di (perkemahan) suatu jie mian (bidang alam) dimusnahkan, di Yue Long Jie (Alam Naga Melompat) sini juga sering terjadi. Jadi setiap jie mian (bidang alam) saat memilih ying di (perkemahan) sangat hati-hati, tidak akan mudah memberi tahu orang di mana ying di (perkemahan) mereka berada.
Kalau ying di (perkemahan) xia jie (dunia bawah) diserang malam hari, itu sangat pasif. Karena malam hari, kecuali ada situasi khusus, chuan song zhen (susunan pemindah) di setiap kota akan ditutup. Artinya, kalau ying di (perkemahan) xiu zhen jie (dunia kultivasi) diserang, mereka hanya bisa bertahan, atau menunggu sampai siang. Asalkan siang tiba, mereka bisa menggunakan chuan song zhen (susunan pemindah) di ying di (perkemahan) untuk kabur ke kota. Sampai di kota mereka aman. Di kota, xiu shi (kultivator) tidak boleh bertarung, dan bisa bertahan dari yao shou (binatang iblis).
Chuan song zhen (susunan pemindah) kota hanya akan dibuka di malam hari dalam satu situasi, yaitu saat shou chao (gelombang binatang). Saat shou chao (gelombang binatang), orang dari berbagai jie mian (bidang alam) bisa mengungsi ke kota, baik siang maupun malam. Dan di Zhen Ling Jie (Alam Roh Sejati) sana, sudah dibangun sistem yang sangat sempurna untuk memprediksi shou chao (gelombang binatang). Jadi sebelum shou chao (gelombang binatang) meletus, orang dari berbagai jie mian (bidang alam) pasti akan mendapat pemberitahuan. Mau masuk kota atau tidak, terserah kalian sendiri.
Kalau kalian ingin masuk kota, harus patuh pada perintah, ikut orang di kota bersama-sama bertahan melawan serangan yao shou (binatang iblis). Kalau kalian tidak ingin masuk kota, kalian di luar hidup mati, tidak ada hubungannya dengan orang lain.
==
Zhao Hai dan yang lainnya berjalan terus, wajah Yuan Ba dan yang lainnya tersenyum, sesekali berdiskusi beberapa hal. Mereka begitu senang, terutama karena gua kapur itu memang sangat bagus. Tidak hanya benar-benar aman, tapi pemandangan di dalamnya juga sangat indah. Nantinya menjadikan tempat itu sebagai markas, mereka tentu saja senang.
Zhao Hai tersenyum tipis terbang paling depan, sambil dengan hati-hati memperhatikan sekeliling. Yuan Ba dan yang lain karena terlalu gembira, lupa betapa berbahayanya Yue Long Jie (Dunia Naga Melompat), dia tidak lupa.
Tiba-tiba ekspresi Zhao Hai berubah, tangannya melambai, berhenti. Yuan Ba dan yang lain melihat isyarat tangan Zhao Hai, juga tersadar, segera tidak bercanda lagi, semuanya berhenti, membentuk formasi pertempuran.
Zhao Hai melihat ke arah hutan lebat tidak jauh di depan, berkata: “Sobat, sudah lama menunggu di sana, lebih baik keluar bicara.”
Ekspresi Yuan Ba dan yang lain tidak bisa menahan berubah, karena mereka baru saja tidak menemukan orang. Mereka mengira bertemu Shu Yao (Iblis Pohon) atau Yao Shou (Binatang Iblis) yang bisa siluman (yin shen), tidak menyangka akan ada orang.
Dengan ucapan Zhao Hai, dari hutan di depannya terbang lebih dari dua puluh orang. Orang-orang ini semuanya mengenakan pakaian Xiuzhe (Kultivator) hijau, setiap orang berambut hijau, terlihat sangat mencolok.
Begitu melihat penampilan orang-orang ini, ekspresi Yuan Ba tidak bisa menahan berubah, berkata dengan suara rendah: “Ternyata Shu Yao Zu (Suku Iblis Pohon), pantas sebelumnya kita tidak menemukan mereka.”
Begitu mendengar Yuan Ba berkata begitu, semua orang menjadi waspada. Shu Yao Zu (Suku Iblis Pohon) ini mereka benar-benar pernah mendengarnya. Shu Yao Zu (Suku Iblis Pohon) adalah ras yang sangat istimewa. Mereka sebenarnya adalah Shu Yao (Iblis Pohon). Dan ruang tempat mereka berada, bernama Shu Yao Jing (Alam Iblis Pohon). Begitu mendengar nama ini sudah tahu, Shu Yao (Iblis Pohon) adalah penguasa mutlak di ruang itu. Di Shu Yao Jing (Alam Iblis Pohon) sana, yang ada hanyalah hutan tak bertepi, tidak ada hal lain. Dan Shu Yao Zu (Suku Iblis Pohon) ini adalah pohon-pohon di hutan itu yang berhasil berkultivasi menjadi ada.
Tapi Shu Yao (Iblis Pohon) ini tidak memiliki semangat pengorbanan seperti pohon besar. Alasan Shu Yao Zu (Suku Iblis Pohon) ini terkenal di Yue Long Jie (Dunia Naga Melompat) sini, adalah karena mereka adalah bandit paling terkenal.
Di Yue Long Jie (Dunia Naga Melompat) sini banyak hutan. Dan Shu Yao Zu (Suku Iblis Pohon) adalah bandit paling terkenal di hutan. Karena wujud asli mereka adalah Shu Yao (Iblis Pohon), mereka bisa bersembunyi di dalam hutan, tanpa diketahui orang. Ada Xiuzhe (Kultivator) yang mengerjakan misi, asalkan melewati tempat mereka berada, mereka tidak akan sungkan, langsung mencegat dan merampok.
Tapi para makhluk Shu Yao Zu (Suku Iblis Pohon) ini, saat di dalam hutan, kemampuan tempurnya akan lebih tangguh dari biasanya. Dan para makhluk Shu Yao Zu (Suku Iblis Pohon) ini, bersembunyi di dalam hutan, bahkan Yao Shou (Binatang Iblis) pun sulit menemukan mereka. Jadi Shu Yao (Iblis Pohon) ini hampir tidak pernah ikut serta dalam menjaga kota saat gelombang binatang buas (shou chao). Ini membuat mereka perlahan berkembang dan membesar, sekarang sudah bisa dihitung sebagai satu kekuatan besar di Yue Long Jie (Dunia Naga Melompat) sini.
Di Yue Long Jie (Dunia Naga Melompat) sini, tidak ada orang yang suka bertemu Shu Yao Zu (Suku Iblis Pohon), karena bertemu mereka berarti kamu akan bernasib sial. Justru karena itu, di Xiu Zhen Jie (Dunia Kultivasi) sana, dalam deskripsi berbagai Zong Men (Sekte) tentang Yue Long Jie (Dunia Naga Melompat), Shu Yao Zu (Suku Iblis Pohon) semuanya dideskripsikan secara rinci, dan akan digolongkan sebagai karakter yang sangat berbahaya.
Zhao Hai melihat Shu Yao (Iblis Pohon) ini, berkata dengan suara dalam: “Ada maksud apa teman-teman semua menghadang kami?”
Penampilan Shu Yao (Iblis Pohon) ini sangat sombong. Yang memimpin, kelihatannya berusia tiga puluhan, memiliki jenggot hijau yang indah, mengelus jenggot kecilnya, terkekeh: “Bagaimana? Apa kau masih hijau? Shu Yao Zu (Suku Iblis Pohon) kami menghadang kalian, menurutmu mau apa?”
Zhao Hai melihat Shu Yao (Iblis Pohon) ini, berkata dengan suara dalam: “Aku tetap ingin menasihati kalian semua, sebaiknya kalian tidak mengganggu orang yang tidak bisa kalian ganggu. Jika tidak, bukan hanya untuk kalian, bahkan untuk seluruh Shu Yao Zu (Suku Iblis Pohon) kalian juga tidak ada untungnya.”
Shu Yao (Iblis Pohon) itu begitu mendengar Zhao Hai berkata begitu, tidak bisa menahan tertegun, lalu tertawa terbahak-bahak. Terutama Shu Yao (Iblis Pohon) yang memimpin itu, sambil tertawa menunjuk Zhao Hai: “Hahaha, sudah bertahun-tahun, baru kali ini aku bertemu orang yang lebih sombong dariku. Hahaha, terlalu menarik. Bocah, karena kau begitu menarik, aku putuskan, nanti setelah aku membunuhmu, akan secara pribadi menyerapmu.”
Satu hal yang paling dibenci orang dari Shu Yao Zu (Suku Iblis Pohon) adalah, setelah mereka membunuh Xiuzhe (Kultivator), mereka akan menyerap darah daging Xiuzhe itu ke dalam tubuh mereka sendiri, menjadi nutrisi mereka.
Zhao Hai melihat Shu Yao (Iblis Pohon) itu, tersenyum tipis: “Sangat menarik. Di dunia ini banyak orang yang ingin membunuhku, tapi sampai sekarang tidak satu pun berhasil. Tergantung apakah kalian bisa berhasil.” Setelah berkata, Zhao Hai melambaikan tangan, di belakangnya seketika muncul beberapa ratus Bu Si Sheng Wu (Makhluk Abadi) periode Chang Sheng Qi (Periode Panjang Umur). Bersamaan dengan itu, pohon-pohon di hutan di bawah mereka, tiba-tiba bergerak sendiri tanpa angin. Lalu garis-garis energi hijau yang terlihat, menghubungkan pohon-pohon itu satu sama lain. Dan asal muasal garis energi itu, tepatnya dari tangan Zhao Hai.
Zhao Hai sebelumnya sudah pernah melihat Shu Yao (Iblis Pohon) ini merampok orang lain. Dia sangat sadar, alasan Shu Yao (Iblis Pohon) ini kemampuan tempurnya meningkat di hutan, adalah karena mereka punya cara untuk mengekstrak Ling Qi (Energi Spiritual) di dalam pohon-pohon besar itu untuk membantu mereka bertempur. Bahkan saat diperlukan, mereka bisa membuat pohon-pohon besar itu berubah menjadi senjata ikut bertempur. Ini adalah bakat naluriah Shu Yao (Iblis Pohon).
Dan Zhao Hai tentu saja tidak akan membiarkan Shu Yao (Iblis Pohon) itu melakukan itu. Mu Xi Yi Shu (Ilmu Kayu) miliknya sama sekali tidak kalah dengan bakat naluriah Shu Yao (Iblis Pohon), bahkan mungkin lebih kuat. Jadi Zhao Hai tentu saja tidak akan memberi kesempatan pada Shu Yao (Iblis Pohon) itu, untuk meminjam Ling Qi (Energi Spiritual) pohon-pohon besar itu. Dia lebih dulu menggunakan Yi Shu (Ilmu)nya untuk menghubungkan pohon-pohon besar itu satu sama lain. Dengan begitu meskipun Shu Yao (Iblis Pohon) itu ingin meminjam Ling Qi (Energi Spiritual) pohon-pohon besar, juga tidak mungkin.
Shu Yao (Iblis Pohon) itu menemukan gerakan Zhao Hai, juga berubah ekspresi. Mereka sangat sadar apa artinya ini. Hanya saja mereka tidak menyangka, Zhao Hai akan begitu tangguh.
Saat mereka tertegun, Bu Si Sheng Wu (Makhluk Abadi) milik Zhao Hai, sudah menyerbu ke arah Shu Yao (Iblis Pohon) itu. Shu Yao (Iblis Pohon) itu juga terpaksa bertahan sekuat tenaga. Bersamaan mereka juga ingin meminjam Ling Qi (Energi Spiritual) pohon-pohon besar, tapi mendapati Ling Qi (Energi Spiritual) pohon-pohon besar itu sudah dihubungkan oleh Zhao Hai, mereka sama sekali tidak bisa meminjam.
Penemuan ini membuat Shu Yao (Iblis Pohon) itu sedikit panik. Hutan adalah andalan terbesar Shu Yao (Iblis Pohon). Shu Yao (Iblis Pohon) di hutan seperti kembali ke rumah mereka sendiri. Di sini adalah kandang mereka (zhu chang). Mereka bertarung dengan orang tentu saja sangat diuntungkan.
Tapi sekarang mereka mendapati, kandang mereka sendiri malah diubah orang menjadi kandang tandang (ke chang). Pohon-pohon besar itu mulai menolak mereka. Ini membuat mereka langsung panik.
Dan sekarang yang mengepung mereka adalah beberapa ratus Bu Si Sheng Wu (Makhluk Abadi), mereka baru dua puluh lebih orang, mana bisa bertahan. Tidak lama kemudian mulai ada korban jiwa.
Zhao Hai tentu saja tidak akan sungkan. Jadi setiap Shu Yao (Iblis Pohon) yang dibunuh, diterimanya ke dalam ruang, menjadi Bu Si Sheng Wu (Makhluk Abadi) miliknya. Dan saat Shu Yao (Iblis Pohon) ini dibunuh, mereka juga berubah menjadi wujud asli pohonnya. Mereka sebenarnya adalah pohon besar.
Dan pohon-pohon besar ini karena sudah berubah menjadi Shu Yao (Iblis Pohon), juga punya jiwa. Tapi setelah mereka menjadi Bu Si Sheng Wu (Makhluk Abadi), tidak bisa berubah menjadi wujud manusia lagi, tetap mempertahankan bentuk pohon besar. Dan daun-daun di pohon semuanya akan rontok, seluruh pohon besar akan berubah menjadi hitam kebiruan, di atasnya sesekali berkelip api hantu (gui huo) hijau, terlihat angker dan menakutkan, sekilas bukan barang bagus.
Zhao Hai juga tidak sungkan. Pohon-pohon besar ini meskipun tidak bisa berubah menjadi wujud manusia, tidak masalah. Lagipula mereka adalah Bu Si Sheng Wu (Makhluk Abadi), asalkan kemampuan tempurnya tidak berubah, sudah cukup.
Dua puluh Shu Yao (Iblis Pohon) periode Chang Sheng Qi (Periode Panjang Umur), tidak sampai satu jam habis semua di tangan Zhao Hai. Zhao Hai awalnya ingin melihat, apa bisa menggunakan Mu Xi Yi Shu (Ilmu Kayu) untuk berkomunikasi dengan Shu Yao (Iblis Pohon), ternyata tidak bisa. Shu Yao (Iblis Pohon) sekarang seperti manusia, sudah punya pikiran sendiri, punya jiwa sendiri. Mu Xi Yi Shu (Ilmu Kayu) tidak berguna bagi mereka.
Zhao Hai juga tidak kecewa. Tidak bisa komunikasi ya sudah. Dia sudah berkomunikasi dengan pohon besar seperti Bai Ling Shu (Pohon Seratus Roh). Shu Yao (Iblis Pohon) dibandingkan Bai Ling Shu (Pohon Seratus Roh), jauh sekali.
Setelah membereskan Shu Yao (Iblis Pohon) itu, Zhao Hai dan yang lain segera pergi. Di sini kan Yue Long Jie (Dunia Naga Melompat). Mereka membuat keributan sebesar ini di sini, sangat mungkin akan menarik banyak Yao Shou (Binatang Iblis). Nanti yang rugi mereka sendiri. Habis bertempur langsung kabur (da wan kuai shan) baru jalan yang benar.
Zhao Hai dan rombongan segera kembali ke Kota Wu Long, langsung pergi ke cabang Dan Xia Zong (Sekte Awan Merah). Sekarang baru tengah hari, Zhao Hai dan yang lain segera menyerahkan misi. Perlu diketahui, lama waktu menyerahkan misi, berhubungan langsung dengan nilai kesan (yin xiang fen).
Saat Zhao Hai dan rombongan berjalan masuk ke cabang Dan Xia Zong (Sekte Awan Merah), Xiuzhe (Kultivator) wanita yang memberi mereka misi tadi pagi segera melihat Zhao Hai mereka. Xiuzhe wanita itu langsung terpaku. Mereka sangat tahu, betapa sulitnya mencari Yu Shi Zhong Ru (Stalaktit Giok Batu) ini. Banyak orang menerima misi ini, akhirnya sama sekali tidak bisa menyelesaikan. Sementara Zhao Hai mereka baru keluar setengah hari sudah kembali, apa mereka sudah menyelesaikan misi? Tidak mungkin!
Saat sedang berpikir begitu, Zhao Hai mereka sudah sampai di konter penyerahan misi. Lalu mereka semua mengeluarkan kartu nilai (ji fen pai) masing-masing, bersamaan setiap orang mengeluarkan satu cangkir Yu Shi Zhong Ru (Stalaktit Giok Batu), menyerahkannya kepada Xiuzhe Dan Xia Zong (Sekte Awan Merah) di dalam.
Xiuzhe Dan Xia Zong (Sekte Awan Merah) di konter penyerahan misi sini, semuanya adalah Xiuzhe yang kelihatannya sudah tidak muda. Mereka juga tahu Zhao Hai mereka menerima misi pagi, tidak menyangka sore sudah kembali. Seorang Xiuzhe tua yang kelihatannya tidak muda lagi, rambutnya sudah putih, menerima cangkir giok di tangan Zhao Hai, mendekatkannya ke hidung, menciumnya pelan, lalu mengangguk: “Bagus, ini Yu Shi Zhong Ru (Stalaktit Giok Batu) segar, diambil belum sampai setengah hari. Anak muda, sangat bagus. Tidak menyangka hanya setengah hari, kalian sudah menyelesaikan misi ini. Bagus.” Setelah berkata, dia mengumpulkan Yu Shi Zhong Ru (Stalaktit Giok Batu) semua orang, lalu menambahkan dua belas poin ke kartu nilai masing-masing. Bersamaan di penilaian penyelesaian misi (ren wu wan cheng ping ding) menuliskan kata ‘sangat baik’ (jue jia).
Seharusnya Zhao Hai mereka menyelesaikan misi ini, paling banyak mendapat sepuluh nilai kesan (yin xiang fen). Jika penyelesaiannya tidak baik, malah akan dikurangi poin. Tapi jelas tingkat penyelesaian misi Zhao Hai mereka membuat Xiuzhe tua itu sangat puas. Jadi dia langsung memberi Zhao Hai mereka nilai tinggi dua belas poin, dan juga penilaian ‘sangat baik’.
Penilaian penyelesaian misi ini juga sangat penting. Jika kamu menyelesaikan misi dengan sangat baik, akan mendapat penilaian seperti ‘sangat baik’. Di bawah ‘sangat baik’ masih ada lima tingkat: unggul (you), baik (liang), bagus (hao), sedang (zhong), kurang (cha). Pembagiannya dilihat dari baik buruknya penyelesaian misi.
Semakin baik tingkat penyelesaian misi, membuktikan Xiuzhe (Kultivator) ini semakin unggul. Dengan begitu semakin mudah menarik perhatian Zong Men (Sekte) besar. Nantinya kesempatan mereka bergabung dengan Zong Men (Sekte) besar lebih besar. Hal ini bagi orang seperti Zhao Hai mereka, yang ingin masuk ke Zhen Ling Jie (Dunia Roh Sejati), sangatlah penting. Bergabung dengan Zong Men (Sekte) besar, lebih menguntungkan daripada bergabung dengan Zong Men (Sekte) kecil.
==
Saat Zhao Hai menyerahkan tugas, Yuan Ba juga membawa sebotol Yu Shi Zhong Ru (Stalaktit Giok) ke meja transaksi Dan Xia Zong (Sekte Danxia) untuk melakukan transaksi. Situasi seperti ini sangat biasa di Yue Long jie (Dunia Yue Long). Jika kamu menerbitkan tugas-tugas itu, tentu harus ada kuantitas yang ditentukan. Jika keluargamu mencapai kuantitas tertentu, itu dianggap menyelesaikan tugas. Kelebihannya tentu menjadi milik orang yang mengerjakan tugas, mereka bisa menjualnya atau menyimpannya sendiri, itu diperbolehkan.
Justru karena itulah, di Yue Long jie (Dunia Yue Long) sini, transaksi seperti yang dilakukan Yuan Ba sangatlah biasa, tidak menimbulkan ketidaksukaan dari orang Dan Xia Zong (Sekte Danxia). Sebaliknya, orang Dan Xia Zong (Sekte Danxia) malah sangat senang, karena mereka bisa mendapatkan banyak Yu Shi Zhong Ru (Stalaktit Giok).
Sebotol Yu Shi Zhong Ru (Stalaktit Giok) yang dibawa Yuan Ba itu cukup bagus, terjual hampir sepuluh ribu Jing Shi (Batu Kristal). Tentu saja Jing Shi (Batu Kristal) di sini merujuk pada Jing Shi (Batu Kristal) tingkat tinggi.
Dengan begitu, kelihatannya seperti Zhao Hai mereka yang rugi. Setiap kali mereka menyerahkan satu cangkir, jika dihitung-hitung, jumlahnya hampir sama dengan sebotol Yu Shi Zhong Ru (Stalaktit Giok) yang diserahkan Yuan Ba. Jangan lupa Zhao Hai mereka juga mendapatkan Dan Yao (Pil Obat) itu. Masing-masing dari mereka mendapat lima butir Dan Yao (Pil Obat), jika digabungkan, Dan Yao (Pil Obat) itu nilainya tidak hanya sepuluh ribu Jing Shi (Batu Kristal).
Setelah menjual Yu Shi Zhong Ru (Stalaktit Giok), Zhao Hai dan yang lainnya meninggalkan fen tang (Kantor Cabang) Dan Xia Zong (Sekte Danxia) dan pergi ke jalan kota Wu Long Cheng (Kota Wulong). Zhao Hai melirik jalan besar Wu Long Cheng (Kota Wulong), lalu menoleh ke Yuan Ba dan berkata: “Yuan Ba, berapa harga satu Sui Shen Chuan Song Zhen (Array Teleportasi Portabel)?”
Yuan Ba mengerti maksud Zhao Hai, dia tersenyum pahit: “Xian Sheng (Tuan), sekarang sebaiknya jangan memikirkan barang itu. Meskipun kita sekarang punya sepuluh ribu Jing Shi (Batu Kristal), kelihatannya sudah lumayan, tapi Sui Shen Chuan Song Zhen (Array Teleportasi Portabel) jenis itu harganya seratus ribu Jing Shi (Batu Kristal) per buah. Sui Shen Chuan Song Zhen (Array Teleportasi Portabel) besar yang kita gunakan sekarang, minimal harganya satu juta per buah. Kita tidak mampu membelinya. Perlu diketahui, dulu untuk membeli Sui Shen Chuan Song Zhen (Array Teleportasi Portabel) besar itu, kami sudah mulai menabung sejak zaman kapten Tie Zhan Tian, baru beberapa tahun lalu uangnya terkumpul.”
Zhao Hai berpikir sejenak: “Kalian tunggu di sini, aku kembali ke perkemahan sebentar, nanti kembali.” Selesai bicara, tubuh Zhao Hai berkelebat dan lenyap.
Yuan Ba dengan iri memandang tempat Zhao Hai lenyap, berkata dengan suara berat: “Xian Sheng (Tuan) memang yang terbaik, apa perlu Sui Shen Chuan Song Zhen (Array Teleportasi Portabel), mau ke mana saja bisa.”
Zhang Feng tertawa: “Tenang saja, Xiao Hai bilang akan secepatnya melengkapi kita dengan Sui Shen Chuan Song Zhen (Array Teleportasi Portabel), pasti dia akan melakukannya. Dia bukan orang yang ingkar janji.”
Yuan Ba mengangguk. Saat itulah, Zhao Hai sudah kembali. Begitu kembali, Zhao Hai mengeluarkan beberapa Yu Jian (Lembaran Giok) dan menyerahkannya kepada semua orang: “Kalian sekarang pergi beli barang-barang yang ada di Yu Jian (Lembaran Giok) ini, semakin cepat semakin baik. Oh iya, jika uangnya tidak cukup, jual saja sebotol Yu Shi Zhong Ru (Stalaktit Giok) itu, ganti dengan barang-barang di sini.”
Yuan Ba dan yang lainnya tertegun, dengan tidak mengerti mereka memasukkan shen shi li (Kekuatan Mental) ke dalam Yu Jian (Lembaran Giok). Begitu melihat barang-barang di dalam Yu Jian (Lembaran Giok), Yuan Ba dan yang lainnya terkejut. Karena barang yang ditulis Zhao Hai di Yu Jian (Lembaran Giok) itu, jenisnya benar-benar tidak banyak, hanya belasan jenis, ada logam dan batu giok, serta beberapa barang lainnya. Barang-barang ini juga tidak sulit dicari.
Yuan Ba tidak mengerti memandang Zhao Hai: “Xian Sheng (Tuan), beli barang-barang ini untuk apa?”
Zhao Hai tersenyum tipis: “Jangan tanya banyak, cepat kerjakan. Setelah barang-barang ini dibeli, kita kembali ke perkemahan. Sampai di perkemahan kita segera pindah.”
Mendengar Zhao Hai berkata begitu, mereka semua langsung bersemangat. Dipimpin Yuan Ba, Zhao Hai dan yang lainnya berjalan menuju sebuah tempat transaksi di kota.
Tempat transaksi ini adalah wilayah yang dialokasikan oleh Zhen Ling jie (Dunia Roh Sejati) di sana, khusus digunakan oleh xia jie (Dunia Bawah) untuk berjualan. Zhen Ling jie (Dunia Roh Sejati) juga akan membuka toko di sini, menjual Fa Qi (Alat Magis), Dan Yao (Pil Obat) atau barang lainnya.
Di Yue Long jie (Dunia Yue Long) sini, kamu bisa membeli berbagai macam materi, bahkan Yao Cai (Tanaman Obat), Kuang Shi (Bijih) dan sebagainya semua ada yang jual. Bahkan toko milik orang Zhen Ling jie (Dunia Roh Sejati) pun, kadang-kadang juga menjual beberapa Yao Cai (Tanaman Obat). Orang Zhen Ling jie (Dunia Roh Sejati) mendorong orang untuk membuat Dan Yao (Pil Obat) sendiri atau Lian Qi (Membuat Alat) sendiri. Karena Xiu zhen jie (Dunia Kultivasi) tidak bisa lepas dari orang yang membuat Dan Yao (Pil Obat) dan Lian Qi (Membuat Alat). Jika Dan Yao (Pil Obat) yang kamu buat bagus, Fa Qi (Alat Magis) yang kamu buat bagus, orang Zhen Ling jie (Dunia Roh Sejati) bukan hanya tidak akan marah karena kamu merebut bisnis mereka, malah akan memberi nilai tambah pada Yin Xiang Fen (Poin Kesan)mu.
Tempat transaksi di Wu Long Cheng (Kota Wulong) ini, terletak di sebuah alun-alun di barat kota. Alun-alun itu sangat luas, cukup untuk menampung seribu lapak. Di pinggir alun-alun, ada deretan toko. Toko-toko ini semuanya milik berbagai sekte di Zhen Ling zong (Sekte Roh Sejati), bukan dibuka oleh orang xia jie (Dunia Bawah). Xia jie (Dunia Bawah) tidak mampu membuka toko di Wu Long Cheng (Kota Wulong).
Kebanyakan yang berjualan di sini adalah xiuzhe (Kultivator) dari xia jie (Dunia Bawah). Mereka juga menjual beberapa Yao Cai (Tanaman Obat) atau Kuang Shi (Bijih) yang didapat saat mengerjakan tugas. Berjualan di sini, tujuannya agar bisa menjual dengan harga Jing Shi (Batu Kristal) lebih banyak.
Tentu saja barang mereka tidak mungkin terlalu lengkap. Seseorang biasanya hanya menjual beberapa jenis barang, bahkan ada yang hanya menjual satu jenis barang. Kamu bisa membeli barang mereka dengan Jing Shi (Batu Kristal), atau bisa juga mengeluarkan barang yang sebanding untuk ditukar dengan mereka. Bahkan ada beberapa orang yang berjualan hanya untuk menukar barang, mereka tidak mau diberi Jing Shi (Batu Kristal).
Jika kamu ingin membeli beberapa barang untuk Lian Qi (Membuat Alat), sebaiknya pergi ke toko milik orang Zhen Ling jie (Dunia Roh Sejati). Meskipun barang di toko mereka agak mahal, tapi kualitas terjamin, dan barangnya sangat lengkap, apa pun yang kamu butuhkan pasti ada.
Zhao Hai mereka pertama-tama berkeliling di area lapak luar, menemukan beberapa barang yang mereka butuhkan, semuanya dibeli. Sisanya yang belum dibeli, mereka pergi ke toko untuk membelinya. Tak lama kemudian Jing Shi (Batu Kristal) habis, Jing Shi (Batu Kristal) ini totalnya dua puluh ribu. Yuan Ba juga menjual sebotol Yu Shi Zhong Ru (Stalaktit Giok) lainnya.
Setelah membeli semua barang, Zhao Hai mereka naik Chuan Song Zhen (Formasi Teleportasi) kembali ke perkemahan. Di perkemahan, Li Mu dan yang lainnya sudah siap. Semua barang sudah dibereskan, bahkan Fang Yu Fa Zhen (Formasi Pertahanan) sudah dibongkar, siap dipasang di perkemahan baru.
Begitu melihat Zhao Hai mereka kembali, Li Mu segera menyambut, memberi hormat dengan tangan terkatup kepada Zhao Hai: “Jun Tuan Zhang (Komandan Korps), kami sudah kembali. Oh iya, aku baru saja memberitahu regu-regu lain, menyuruh mereka setelah mengerjakan tugas, jika memungkinkan, juga banyak membeli material yang Jun Tuan Zhang (Komandan Korps) butuhkan itu. Mereka sekarang juga hampir kembali. Penyelesaian tugas kali ini semuanya lancar, tidak ada kendala apa pun.”
Zhao Hai mengangguk: “Bagus, bagus sekali. Tidak ada masalah itu bagus. Yuan Ba, kalian beberapa segera bangun Chuan Song Zhen (Formasi Teleportasi) menuju markas itu. Kirim dulu satu regu orang masuk, lakukan perencanaan dan pembersihan di sana. Ingat, usahakan jangan merusak lingkungan di dalamnya.”
Yuan Ba dan yang lainnya mengiyakan, segera bersiap. Tidak lama kemudian sebuah Chuan Song Zhen (Formasi Teleportasi) sudah selesai dibangun. Yuan Ba membawa orang pergi lebih dulu ke markas baru. Zhao Hai dan Li Mu tinggal menunggu.
Tidak lama kemudian, semua orang yang keluar mengerjakan tugas sudah kembali. Selain para pemula itu, orang lain yang mengerjakan tugas, imbalan yang mereka dapatkan, kecuali beberapa barang yang diminta Zhao Hai, semuanya dijual. Sisa barang semuanya ditukar dengan logam dan batu giok yang Zhao Hai minta.
Begitu melihat semua orang sudah kembali, Zhao Hai segera menyuruh semua orang naik Chuan Song Zhen (Formasi Teleportasi). Lalu dia menyesuaikan sesuatu di Chuan Song Zhen (Formasi Teleportasi), baru kemudian ikut naik. Cahaya putih berkelebat, semua orang lenyap dari Chuan Song Zhen (Formasi Teleportasi). Setelah cahaya putih lenyap, dari tempat Chuan Song Zhen (Formasi Teleportasi) itu tiba-tiba terdengar suara ledakan dahsyat. Semua Chuan Song Zhen (Formasi Teleportasi) di sana hancur, bahkan lembah itu runtuh, seluruh lembah sudah lenyap.
Kegaduhan sebesar ini tentu tidak mungkin tidak mengundang Yao Shou (Binatang Iblis). Sekitar dua jam setelah Zhao Hai mereka pergi, puluhan Yao Shou (Binatang Iblis) datang ke lembah itu untuk memeriksa. Namun mereka menemukan lembah yang hancur. Yao Shou (Binatang Iblis) itu mengira ada orang bertarung di sini hingga menghancurkan lembah, mereka tidak ambil pusing, lalu pergi.
Sedangkan Zhao Hai mereka sekarang sudah sampai di perkemahan gua itu. Begitu sampai di perkemahan ini, orang-orang yang belum pernah ke sini terkesima. Mereka sungguh tidak menyangka, akan ada tempat seindah ini. Tempat ini seperti istana bawah tanah, hanya saja istana ini dibangun sendiri oleh alam.
Sejujurnya mereka agak tega merusak tempat ini. Jelas Yuan Ba dan yang lainnya punya pemikiran yang sama. Maka Dong Fu (Gua Kediaman) mereka semua dibangun di tempat-tempat yang tidak mencolok, dan pintu masuknya sangat kecil, tidak merusak keseluruhan nuansa gua.
Zhao Hai melirik situasi Yuan Ba dan yang lainnya, lalu mengangguk. Dia menoleh ke semua orang: “Semuanya pergi bangun Dong Fu (Gua Kediaman) masing-masing. Bangun juga Chuan Song Zhen (Formasi Teleportasi) yang berhubungan dengan dunia kita. Beri tahu situasi pemindahan lokasi kita ke dunia. Fang Yu Fa Zhen (Formasi Pertahanan) juga dibangun. Meskipun di sini mungkin tidak berguna, tapi jika markas kita ini benar-benar ditemukan, maka akan berguna. Oh iya, selama waktu ini jangan ganggu aku. Kalian kerjakan hal-hal ini saja.”
Semua orang mengiyakan, masing-masing pergi bersiap. Sedangkan Zhao Hai mengumpulkan semua materi yang mereka beli ke tangannya. Lalu dia mencari tempat di gua besar yang di dalam itu, membangun sebuah Dong Fu (Gua Kediaman), kemudian masuk ke dalam Dong Fu (Gua Kediaman) dan tidak keluar lagi.
Li Mu dan yang lainnya tidak tahu apa yang akan dilakukan Zhao Hai, tapi mereka tidak berkata apa-apa. Awalnya beberapa orang yang agak tidak setuju dengan perintah Zhao Hai, setelah melalui tugas hari ini, sudah sepenuhnya percaya pada Zhao Hai. Terutama para orang lama. Mereka sebelumnya agak tidak setuju dengan tugas yang diberikan Zhao Hai, tapi saat mengerjakan tugas ini, barulah mereka tahu betapa mudahnya tugas yang disuruh Zhao Hai lakukan. Mereka kurang dari sehari sudah menyelesaikan tugas, dan imbalan yang didapat cukup besar. Ini adalah hal yang tidak pernah mereka bayangkan sebelumnya.
Sedangkan para pemula yang mengerjakan tugas pemula, hasilnya juga lumayan. Mereka semua menyelesaikan tugas pemula dalam sehari, mendapatkan penilaian terbaik, dan juga mendapat Yin Xiang Fen (Poin Kesan) penuh. Ini membuat para pemula itu sangat senang.
Meskipun para pemula ini baru datang dari Xiu zhen jie (Dunia Kultivasi), tapi mereka masih memiliki pemahaman tertentu tentang situasi di Yue Long jie (Dunia Yue Long) sini. Di berbagai sekte besar Xiu zhen jie (Dunia Kultivasi), pengenalan tentang Yue Long jie (Dunia Yue Long) cukup banyak. Orang-orang ini sangat paham, betapa pentingnya Yin Xiang Fen (Poin Kesan) bagi diri mereka. Mereka mengerjakan satu tugas, bisa mendapatkan Yin Xiang Fen (Poin Kesan) penuh. Ini bagi mereka, pasti hal yang baik.
Di tengah kesibukan semua orang, seluruh perkemahan perlahan terbentuk. Apa yang ada di perkemahan lama, semuanya sudah ada di perkemahan ini. Saat itulah, tiba-tiba semua orang merasa pandangan mereka agak redup. Mereka tidak mengerti, lalu melirik sekeliling. Mereka menemukan, Sh Sun (Batang Batu) yang bercahaya itu, sekarang cahayanya tidak seterang sebelumnya. Semua orang agak tidak mengerti. Li Mu menoleh ke Zhang Feng: “Bang Zhu (Kepala Geng), menurutmu ini kenapa? Sh Sun (Batang Batu) ini kenapa jadi redup?”
Zhang Feng melirik Sh Sun (Batang Batu) itu, sedikit mengerutkan kening. Lalu dia menghitung waktu, kedua matanya berbinar: “Li Mu, kau bawa Sui Shen Chuan Song Zhen (Array Teleportasi Portabel), segera keluar lihat. Sekarang di luar apakah sudah malam?”
==
“Lapor, Kepala Keluarga, pasukan besar Aliansi Merdeka (Ziyou Lianmeng) telah tiba, sudah sampai di luar kota.”
Di dalam ruang belajar sebuah kediaman megah di Kota Prefektur Langya (Langya Juncheng), seorang pemuda sedang melaporkan keberadaan Pasukan Pertama kepada seorang pria paruh baya yang tampak berwibawa.
Pria paruh baya itu mengangguk, lalu berkata dengan suara berat, “Kirim orang untuk berhubungan dengan mereka. Kupikir, dengan status kita, belum tentu bisa bertemu Zhao Hai, tapi kita sama sekali tidak boleh bersikap acuh. Arak roh (ling jiu) yang kusuruh siapkan sebelumnya bagaimana? Kirimkan.”
Pemuda itu mengiyakan, lalu berbalik dan pergi. Pria paruh baya itu menghela napas dan berkata, “Bodohnya beberapa orang itu, masih berharap Akademi Suci Utara (Bei Sheng Shu Yuan) akan kembali. Akademi Suci Utara (Bei Sheng Shu Yuan) saja lari tanpa berani bertempur, mana mungkin mereka punya nyali untuk kembali. Sekarang tindakan Akademi Suci Utara (Bei Sheng Shu Yuan) itu, paling-paling hanya memberi sedikit masalah kecil bagi Aliansi Merdeka (Ziyou Lianmeng). Urusan seperti ini, masak kalian mau ikut campur, benar-benar tidak tahu malu.”
Setelah berkata begitu, pria paruh baya itu duduk di ruang belajarnya, mengeluarkan sebuah slip giok (yu jian), dan dengan saksama membaca isinya. Ruang belajar pun menjadi sunyi. Sementara itu, pemuda yang baru saja keluar dari ruangannya tadi, telah membawa beberapa pelayan meninggalkan kediaman. Di pintu kediaman itu tertulis dua kata: Rumah Wan (Wan Fu)!
Keluarga ini adalah salah satu keluarga besar di Kota Prefektur Langya (Langya Juncheng), Keluarga Wan (Wan Jia). Keluarga Wan (Wan Jia) memiliki seorang leluhur yang merupakan长老 (tetua) Akademi Suci Utara (Bei Sheng Shu Yuan), meskipun bukan長老 (tetua) tertinggi tingkat Changsheng (Abadi), hanya seorang長老 (tetua) biasa tingkat Du Jie (Mengatasi Kesengsaraan). Kemudian dia menetap di Kota Prefektur Langya (Langya Juncheng) ini, mendirikan Keluarga Wan (Wan Jia) di sini, dan menjadi salah satu penguasa Kota Prefektur Langya (Langya Juncheng).
Namun sekarang Keluarga Wan (Wan Jia) sudah tidak memiliki kultivator tingkat Du Jie (Mengatasi Kesengsaraan) lagi. Yang terkuat di keluarga sekarang adalah kepala keluarga saat ini, Wan Rong. Kekuatan Wan Rong hanya di tingkat Yuan Ying (Bayi Primordial), belum mencapai Du Jie (Mengatasi Kesengsaraan), tetapi orang ini memiliki kemampuan yang tidak lemah. Setelah Akademi Suci Utara (Bei Sheng Shu Yuan) mundur, dia segera berkoordinasi dengan beberapa keluarga lain untuk menguasai Kota Prefektur Langya (Langya Juncheng).
Namun beberapa hari yang lalu Akademi Suci Utara (Bei Sheng Shu Yuan) sekali lagi mengirim utusan, meminta beberapa keluarga besar di Kota Prefektur Langya (Langya Juncheng) untuk membentuk aliansi, kemudian membuat seluruh Provinsi Suci Utara (Bei Sheng Zhou) menjadi kacau. Para kepala keluarga besar lainnya agak tergoda, hanya Wan Rong yang tidak tergiur.
Meskipun Keluarga Wan (Wan Jia) dulu dianggap bagian dari Akademi Suci Utara (Bei Sheng Shu Yuan), tetapi sekarang sudah lama tidak ada murid keluarga yang masuk ke Akademi Suci Utara (Bei Sheng Shu Yuan). Bisa dibilang hubungan dengan Akademi Suci Utara (Bei Sheng Shu Yuan) tidak terlalu erat. Kali ini Akademi Suci Utara (Bei Sheng Shu Yuan) pergi tanpa bertempur, juga membuat Wan Rong sangat kecewa, tetapi pada saat yang sama dia juga melihat kekuatan Aliansi Merdeka (Ziyou Lianmeng). Jadi meskipun Wan Rong di permukaan berdiplomasi dengan utusan Akademi Suci Utara (Bei Sheng Shu Yuan) itu, sebenarnya dia sudah berniat untuk bergabung dengan Aliansi Merdeka (Ziyou Lianmeng). Oleh karena itu, begitu mendengar pasukan besar Aliansi Merdeka (Ziyou Lianmeng) tiba, dia segera menyuruh putranya membawa arak roh (ling jiu) untuk pergi meminta audiensi, melihat bagaimana sikap Aliansi Merdeka (Ziyou Lianmeng) terhadap mereka.
Zhao Hai berdiri di atas Kapal Penguasa Dunia Bawah (Ming Wang Hao), memandang Kota Prefektur Langya (Langya Juncheng) yang tidak jauh. Sekarang Kota Prefektur Langya (Langya Juncheng) sangat sunyi, bahkan di jalanan tidak terlihat seorang pun. Melihat situasi seperti ini, Zhao Hai tanpa sadar tersenyum tipis. Dia tahu pihak lawan ingin menggunakan sikap tidak kooperatif ini untuk memberinya pelajaran, tapi dia sama sekali tidak peduli.
Tepat pada saat itu, tiba-tiba beberapa titik hitam terbang keluar dari Kota Prefektur Langya (Langya Juncheng). Tak lama kemudian, beberapa ‘harimau hitam’ itu sudah sampai di depan Pasukan Pertama. Namun sebelum mereka sampai di dekat Kapal Penguasa Dunia Bawah (Ming Wang Hao), mereka sudah dihadang oleh anggota Pasukan Pertama. Status Zhao Hai sekarang, mana bisa sembarang orang mau bertemu bisa langsung bertemu.
Meskipun dihadang, Zhao Hai bisa mendengar dengan jelas isi pembicaraan beberapa orang itu. Orang-orang ini ternyata mewakili Keluarga Wan (Wan Jia) untuk meminta audiensi, sekaligus menyerahkan sedikit arak roh (ling jiu) untuk merayakan dan menyemangati pasukan.
Ini membuat Zhao Hai agak penasaran dengan Keluarga Wan (Wan Jia) ini. Dia melambaikan tangannya dan berkata, “Suruh dia ke sini.” Anggota Pasukan Pertama mengiyakan, lalu melepaskan pemuda itu dan beberapa pelayan di sampingnya.
Zhao Hai memperhatikan, usia pemuda ini sepertinya tidak terlalu besar, kekuatannya hanya sekitar tingkat Jin Dan (Inti Emas). Kekuatan seperti ini mungkin tidak berarti apa-apa di sekte biasa, paling-paling hanya murid internal biasa, tapi di keluarga-keluarga luar seperti ini, mungkin sudah termasuk pakar andalan keluarga.
Pemuda itu terbang ke dekat Kapal Penguasa Dunia Bawah (Ming Wang Hao) milik Zhao Hai, tidak berani naik ke kapal. Dia membungkuk dalam-dalam dan berkata, “Wan Xiang menghadap Tuan. Kepala Keluarga, Kepala Keluarga Wan (Wan Jia) Wan Rong, secara khusus mengutus saya untuk merayakan pasukan. Saya dengan rendah hati mempersembahkan seratus guci arak roh (ling jiu), mohon Tuan berkenan menerimanya.”
Zhao Hai melambaikan tangannya, tersenyum tipis dan berkata, “Baik, arak roh (ling jiu) aku terima. Naiklah ke kapal dan bicara.” Wan Xiang mengiyakan, dengan hati-hati naik ke kapal, sementara beberapa pelayannya tidak ikut naik, masih berdiri di luar kapal, satu per satu dengan sikap yang sangat hormat.
Wan Xiang dengan hati-hati melangkah ke Kapal Penguasa Dunia Bawah (Ming Wang Hao), namun masih tetap membungkuk, tidak berani mengangkat kepala. Melihat penampilannya, Zhao Hai tanpa sadar tersenyum tipis dan berkata, “Tidak perlu takut, angkat kepala dan bicara. Aku Zhao Hai.”
Wan Xiang menurut, perlahan-lahan mengangkat kepalanya. Begitu mendengar Zhao Hai menyebut namanya sendiri, hatinya langsung berdebar. Zhao Hai itu orang macam apa? Dalam hati Wan Xiang, dia adalah sosok setinggi langit. Sekarang sosok seperti ini berbicara padanya dengan sangat ramah, betapa terharunya hati Wan Xiang, tak perlu dikatakan lagi.
Wan Xiang sekali lagi membungkuk pada Zhao Hai, dengan terharu berkata, “Wan Xiang sudah lama mendengar nama besar Tuan. Hari ini Tuan berkenan memberi saya kesempatan bertemu, ini adalah keberuntungan tiga kehidupan Wan Xiang.”
Zhao Hai memandang Wan Xiang, tersenyum tipis dan berkata, “Keluarga Wan (Wan Jia) kalian cukup baik. Aku tiba di Kota Prefektur Langya (Langya Juncheng) ini, Keluarga Wan (Wan Jia) kalian adalah yang pertama datang meminta audiensi. Sepertinya juga satu-satunya yang datang meminta audiensi. Begini saja, Kuangge, turunkan perintah, pasukan besar berkemah di luar kota, cari tempat sendiri untuk beristirahat, tidak boleh membuat keributan. Siapa yang berani membuat keributan, akan kukuliti. Kamu ikut aku, kita pergi duduk-duduk di Keluarga Wan (Wan Jia).”
Li Kuangge mengiyakan, pergi menyampaikan perintah, sementara Wan Xiang tercengang. Dia sangat memahami kekuatan Keluarga Wan (Wan Jia). Keluarga Wan (Wan Jia) itu eksistensi macam apa? Hanya keluarga kecil di Kota Prefektur Langya (Langya Juncheng). Bahkan jika ayahnya Wan Rong datang, kalau Zhao Hai bilang tidak mau bertemu, ya tidak akan bertemu, mereka bahkan tidak berani membuang ingus. Jika Zhao Hai mau bertemu, itu sudah memberi mereka muka yang sangat besar. Sekarang Zhao Hai malah bilang mau pergi duduk-duduk di rumah mereka, bagaimana mungkin Wan Xiang tidak terharu?
Namun Wan Xiang juga tahu, urusan ini harus segera dikabarkan ke rumah, kalau tidak, jika rumah tidak siap sama sekali, bisa repot.
Begitu berpikir, Wan Xiang segera membungkuk pada Zhao Hai dan berkata, “Tuan bersedia datang ke rumah saya, itu adalah kehormatan tak terhingga bagi keluarga Wan (Wan Jia). Izinkan saya menyuruh pelayan pulang terlebih dahulu untuk memberitahu keluarga.”
Zhao Hai tersenyum tipis, melambaikan tangannya dan berkata, “Baik, pergilah.” Wan Xiang dengan cepat berjalan ke tepi Kapal Penguasa Dunia Bawah (Ming Wang Hao), melambai memanggil seorang pelayan, membisiki pelayan itu beberapa kata, baru menyuruh pelayan itu pergi.
Setelah pelayan itu pergi, Wan Xiang kembali ke sisi Zhao Hai, membungkuk pada Zhao Hai, lalu berdiri di samping tidak bicara lagi. Wan Xiang sangat sadar, dengan statusnya seperti sekarang, jika Zhao Hai tidak bicara, dia sebaiknya tidak bersuara, karena dia belum cukup pantas untuk aktif bicara dengan Zhao Hai.
Saat ini Li Kuangge juga sudah kembali, menangkupkan tangan ke arah Zhao Hai dan berkata, “Komandan Korps (Juntuanzhang), semuanya sudah diatur.” Zhao Hai mengangguk acuh, menoleh ke Wan Xiang dan berkata, “Suruh pelayanmu juga naik, kita pergi ke Kota Prefektur Langya (Langya Juncheng).” Wan Xiang buru-buru mengiyakan, melambai, menyuruh pelayannya naik ke Kapal Penguasa Dunia Bawah (Ming Wang Hao). Setelah naik, para pelayan itu dengan hati-hati berdiri di belakang Wan Xiang, bahkan tidak berani bernapas keras.
Zhao Hai melambaikan tangan, Kapal Penguasa Dunia Bawah (Ming Wang Hao) perlahan melaju menuju Kota Prefektur Langya (Langya Juncheng). Tak lama kemudian sudah sampai di atas Rumah Wan (Wan Fu). Saat itu dari dalam Rumah Wan (Wan Fu) juga terbang sekelompok orang. Kelompok orang ini ada tua ada muda, ada pria ada wanita, semuanya dengan hormat berdiri di luar Kapal Penguasa Dunia Bawah (Ming Wang Hao).
Zhao Hai berjalan ke tepi Kapal Penguasa Dunia Bawah (Ming Wang Hao), Wan Rong segera membungkuk dalam-dalam pada Zhao Hai dan berkata, “Wan Rong menghadap Tuan Zhao Hai. Tuan bersedia datang ke gubuk reyot kami, membuat gubuk reyot ini bersinar.”
Zhao Hai tersenyum tipis dan berkata, “Kepala Keluarga Wan (Wan Jia) terlalu sopan. Zhao Hai baru tiba di Provinsi Suci Utara (Bei Sheng Zhou), hanya Keluarga Wan (Wan Jia) yang datang merayakan pasukan. Niat baik Keluarga Wan (Wan Jia) terhadap Aliansi Merdeka (Ziyou Lianmeng) kami, Zhao Hai terima. Aliansi Merdeka (Ziyou Lianmeng) tidak akan pernah memperlakukan dengan buruk siapa pun yang berkontribusi pada Aliansi Merdeka (Ziyou Lianmeng). Urusan ini kucatat, nanti pasti ada ucapan terima kasih yang besar.”
Mendengar Zhao Hai berkata begitu, Wan Rong tidak bisa menahan diri untuk merasa terharu. Dia buru-buru berkata, “Tidak berani. Bisa mengerjakan urusan untuk Tuan, memang sudah seharusnya saya lakukan. Jika Tuan tidak keberatan, sudilah kiranya mampir sebentar ke rumah saya.”
Zhao Hai tersenyum tipis dan berkata, “Memang itu niatku.” Setelah berkata begitu, dia mengajak Li Kuangge turun dari Kapal Penguasa Dunia Bawah (Ming Wang Hao), menuju ke Rumah Wan (Wan Fu), sementara Laura dan yang lainnya tidak ikut.
Wan Rong dan Wan Xiang berjalan di sisi Zhao Hai, anggota Keluarga Wan (Wan Jia) lainnya berjalan di belakang mereka berdua, dengan hati-hati mengamati Zhao Hai, tetapi tidak ada satu pun yang berani menunjukkan sedikit pun rasa tidak hormat.
Zhao Hai tidak langsung turun ke halaman Rumah Wan (Wan Jia), melainkan mendarat di depan pintu gerbang Rumah Wan (Wan Jia). Ini membuat anggota Keluarga Wan (Wan Jia) sangat berterima kasih, karena ini berarti memberi muka pada Keluarga Wan (Wan Jia). Wan Rong buru-buru berjalan ke sisi Zhao Hai, berkata pada Zhao Hai, “Silakan Tuan.” Zhao Hai mengangguk, ditemani Wan Rong, berjalan masuk ke Rumah Wan (Wan Jia).
Rumah Wan (Wan Jia) ini memang tidak kecil. Setelah Zhao Hai masuk ke Rumah Wan (Wan Jia), di bawah arahan Wan Rong, dia sampai di ruang utama Rumah Wan (Wan Jia). Di ruang utama Rumah Wan (Wan Jia) ini terdapat banyak kursi. Terlihat kursi-kursi ini bukan sementara dipasang, melainkan sudah diatur sejak lama. Di tengah ruang utama, juga ada sebuah kursi, kursi ini jelas adalah kursi utama.
Wan Rong mempersilakan Zhao Hai duduk di kursi utama. Zhao Hai juga tidak sungkan, setelah duduk, dia memandang anggota Keluarga Wan (Wan Jia) di belakang Wan Rong, lalu berkata pada Wan Rong, “Suruh keluargamu kembali, tidak perlu berjaga di sini. Oh iya, anak itu tinggalkan.” Sambil berkata, Zhao Hai menunjuk seorang anak di antara anggota Keluarga Wan (Wan Jia). Anak ini kelihatannya sekitar sepuluh tahun, berwajah polos dan tegap, sangat lucu.
Wan Rong mengiyakan, melambaikan tangan, menyuruh anggota Keluarga Wan (Wan Jia) turun. Seluruh ruang utama hanya meninggalkan Zhao Hai, Li Kuangge, Wan Rong, Wan Xiang, dan anak kecil itu.
Wan Rong mengajak anak itu berjalan ke sisi Zhao Hai. Anak itu dengan sangat mengerti membungkuk dalam-dalam pada Zhao Hai, dengan suara nyaring berkata, “Wan Hua menghadap Tuan.”
Zhao Hai memandang Wan Hua, mengangguk, tersenyum tipis dan berkata, “Anak kecil lumayan, tulang dan akar (gen) bagus. Nanti di dalam geng (kelompok) akan kucarikan guru yang baik untukmu. Pergilah dulu.” Wan Hua dengan wajah penuh semangat mengiyakan, berbalik dan pergi.
Wan Rong dan Wan Xiang juga penuh semangat. Keluarga Wan (Wan Jia) sudah lama tidak ada anggota yang bergabung dengan sekte itu. Jika begini terus, lambat laun Keluarga Wan (Wan Jia) khawatir akan merosot. Tetapi jika Wan Hua bergabung dengan Geng Harimau Hitam (Hei Hu Bang), ke depan Keluarga Wan (Wan Jia) pasti akan maju.
Wan Rong dan Wan Xiang sama-sama menangkupkan tangan ke arah Zhao Hai dan berkata, “Terima kasih banyak Tuan atas perkenannya.”
Zhao Hai melambaikan tangan dan berkata, “Karena tulang dan akar (gen) anak itu bagus. Jika di tangan kalian, khawatir paling-paling hanya sampai tingkat Yuan Ying (Bayi Primordial) sudah puncak. Tapi di dalam sekte, jika dibina dengan baik, mungkin bisa menjadi kultivator tingkat Changsheng (Abadi). Baiklah, kalian duduk saja. Aku tidak suka kalian berdiri begitu bicara denganku.” Wan Rong dan Wan Xiang dengan penuh semangat duduk. Pikiran mereka masih mengulang ucapan Zhao Hai, Wan Hua berpotensi menjadi kultivator tingkat Changsheng (Abadi), ini bagi mereka, pasti sebuah kabar baik, bagi seluruh Keluarga Wan (Wan Jia), terlebih lagi kabar baik.
Setelah mereka bertiga duduk, Zhao Hai memandang Wan Rong, tersenyum tipis dan berkata, “Kau cukup bagus. Heh, tidak seperti orang-orang bodoh di Kota Prefektur Langya (Langya Juncheng) itu, yang masih mengira orang-orang Akademi Suci Utara (Bei Sheng Shu Yuan) bisa kembali ke Provinsi Suci Utara (Bei Sheng Zhou). Sudah kukatakan, aku tidak akan memperlakukan dengan buruk siapa pun yang berkontribusi pada Aliansi Merdeka (Ziyou Lianmeng). Beberapa hari ini aku akan tinggal di Kota Prefektur Langya (Langya Juncheng) ini untuk sementara waktu. Setelah aku pergi nanti, Kota Prefektur Langya (Langya Juncheng) ini adalah Kota Prefektur Langya (Langya Juncheng) milik Keluarga Wan (Wan Jia) kalian, juga Cabang Langya (Langya Fentang) dari Aliansi Merdeka (Ziyou Lianmeng) kami. Kau paham?”
Mendengar Zhao Hai berkata begitu, Wan Rong tertegun, lalu gembira. Dia buru-buru berdiri, menangkupkan tangan ke arah Zhao Hai dan berkata, “Baik, Wan Rong paham.” Wan Rong benar-benar paham. Dia mengerti kali ini Zhao Hai datang ke Provinsi Suci Utara (Bei Sheng Zhou), pasti tidak akan bersikap lunak pada orang-orang yang sedang ribut itu. Dan beberapa keluarga lain di Kota Prefektur Langya (Langya Juncheng) ini, khawatir juga akan tamat. Kota Prefektur Langya (Langya Juncheng) ini ke depan benar-benar akan bermarga Wan (Wan). Ini baginya, pasti kabar baik. Pada saat yang sama Wan Rong juga bersyukur atas pilihannya.
Zhao Hai melihat Wan Rong berkata paham, baru mengangguk dan berkata, “Bagus kalau kau paham. Dua hari ini aku akan terus berada di Kapal Penguasa Dunia Bawah (Ming Wang Hao). Kau tidak perlu datang menghadap. Jika ada orang lain yang berhubungan denganmu, kau juga tidak perlu mencariku. Jika mereka ingin mencariku melalui dirimu, kau juga harus paham bagaimana cara menanganinya. Beberapa hari ini aku tidak mau diganggu siapa pun.” Wan Rong mengiyakan.
Zhao Hai baru berdiri. Tangannya melambai, di tangannya sudah muncul sebuah botol. Botol ini seluruhnya diukir dari batu giok hijau zamrud, sangat indah. Zhao Hai melambaikan tangan, botol itu melayang ke depan Wan Rong, lalu dia berkata dengan suara berat, “Ini sebotol ramuan (yao ji). Setiap satu cawan kecil, harus dicampur dengan secangkir air untuk diminum. Kau minum lima cawan kira-kira bisa mencapai tingkat Du Jie (Mengatasi Kesengsaraan). Dia (menunjuk Wan Xiang), jika menghabiskan satu botol ini, kira-kira juga bisa mencapai tingkat Du Jie (Mengatasi Kesengsaraan). Ingat, diminum lima hari sekali.” Setelah berkata begitu, dia langsung berjalan keluar.
Wan Rong menerima botol itu, mendengar ucapan Zhao Hai, wajahnya penuh kejutan dan kegembiraan. Dia buru-buru berkata pada Zhao Hai, “Terima kasih banyak Tuan atas perkenannya.” Zhao Hai melambaikan tangan, sudah sampai di luar bersama Li Kuangge. Wan Rong menyimpan botol itu, buru-buru mengejar di belakang Zhao Hai keluar, mengantar Zhao Hai sampai ke Kapal Penguasa Dunia Bawah (Ming Wang Hao), baru dengan hati-hati kembali ke Rumah Wan (Wan Fu).
Kegaduhan di Rumah Wan (Wan Fu) ini, tentu saja juga mengagetkan seluruh Kota Prefektur Langya (Langya Juncheng). Beberapa keluarga besar lain di Kota Prefektur Langya (Langya Juncheng) melihat situasi ini, semuanya geram sampai gigi gemeretak, tapi mereka tidak bisa berbuat apa-apa. Awalnya mereka ingin berkoalisi dengan Keluarga Wan (Wan Jia) juga, membuat seluruh Kota Prefektur Langya (Langya Juncheng) secara maksimal mengabaikan Zhao Hai selama dua hari. Karena semua keluarga terlibat, prinsipnya ‘hukum tidak bisa menghukum banyak orang’. Saat itu mereka tinggal merendah pada Zhao Hai, pasti akan mendapat banyak keuntungan. Tapi sekarang Keluarga Wan (Wan Jia) melakukan ini, semua rencana mereka sebelumnya sia-sia, malah didahului oleh Keluarga Wan (Wan Jia). Sekarang mereka pergi lagi, khawatir tidak akan mendapat keuntungan yang sama dengan Keluarga Wan (Wan Jia).
Keluarga-keluarga lain di Kota Prefektur Langya (Langya Juncheng) ini tidak tahu apa keuntungan yang didapat Keluarga Wan (Wan Jia). Tetapi Zhao Hai bisa secara pribadi pergi ke Keluarga Wan (Wan Jia), itu sudah sangat memberi muka pada Keluarga Wan (Wan Jia). Adapun utusan yang dikirim Akademi Suci Utara (Bei Sheng Shu Yuan), bahkan sebelum Zhao Hai memasuki Kota Prefektur Langya (Langya Juncheng), sudah keburu lari.
==
Mengapa dikatakan sebagai salah satu pusat Yue Long Jie (Dunia Naga Melompat), justru karena Yue Long Jie (Dunia Naga Melompat) ini terlalu besar, kota besar seperti Shang Shan Cheng (Kota Kebaikan Tertinggi) ini, total ada delapan puluh satu kota, dan setiap kota besar, didirikan oleh satu Chao Ji Da Zong Men (Sekte Super Besar) dari Zhen Ling Jie (Dunia Roh Sejati), dapat dikatakan setiap kota besar adalah pusat dari wilayah tersebut, jadi Shang Shan Cheng (Kota Kebaikan Tertinggi) ini juga hanya bisa dianggap sebagai salah satu pusat Yue Long Jie (Dunia Naga Melompat).
Di setiap kota besar terdapat satu Chao Ji Da Zong Men (Sekte Super Besar), dan setiap Chao Ji Da Zong Men (Sekte Super Besar), adalah penguasa di tempat mereka berada, itulah situasi terkini di Yue Long Jie (Dunia Naga Melompat) sini.
Tentu saja ini bukan berarti di Shang Shan Cheng (Kota Kebaikan Tertinggi) sini hanya ada cabang Zhen Dao Zong (Sekte Jalan Sejati) saja, faktanya masih banyak cabang Xiao Zong Men (Sekte Kecil) dan Zhong Deng Zhong Zong (Sekte Menengah) yang ada, namun jika Zong Men (Sekte) mereka ingin menetap di Shang Shan Cheng (Kota Kebaikan Tertinggi), mereka harus melayani Shang Shan Cheng (Kota Kebaikan Tertinggi), menjaga keamanan kota, melawan serangan Yao Shou (Binatang Iblis), dan berbagai hal lainnya itu harus mereka lakukan.
Faktanya, Xiao Zong Men (Sekte Kecil) atau Zhong Deng Zong Men (Sekte Menengah) di Shang Shan Cheng (Kota Kebaikan Tertinggi) sini, di Zhen Ling Jie (Dunia Roh Sejati) sana, mungkin letaknya sangat jauh dari Zhen Dao Zong (Sekte Jalan Sejati), tetapi setelah sampai di Yue Long Jie (Dunia Naga Melompat) sini, karena berbagai sebab, mereka terpaksa menetap di Shang Shan Cheng (Kota Kebaikan Tertinggi), situasi di Yue Long Jie (Dunia Naga Melompat) sini, dibandingkan dengan Zhen Ling Jie (Dunia Roh Sejati), jauh lebih buruk.
Tiga orang Zhao Hai berjalan di jalan besar Shang Shan Cheng (Kota Kebaikan Tertinggi), memandang Xiuzhe (Kultivator) yang lalu lalang, beberapa Xiuzhe (Kultivator) ini tampak baru saja masuk kota, beberapa sedang hendak keluar kota, tetapi baik yang masuk maupun yang keluar kota, memiliki satu ciri, yaitu mereka semuanya berjalan tergesa-gesa, melangkah cepat, sepertinya sangat terburu-buru.
Zhao Hai memandang Xiuzhe (Kultivator) itu, tidak bisa menahan diri untuk menghela napas, situasi di Shang Shan Cheng (Kota Kebaikan Tertinggi) sini, mengingatkannya pada kota-kota besar di Bumi, orang-orang di kota-kota besar itu, setiap hari berjalan tergesa-gesa, mereka bahkan tidak punya waktu untuk memperhatikan pemandangan di sekitar mereka, betapa miripnya dengan orang-orang di sini.
Dibandingkan dengan orang-orang di sekitar yang berjalan tergesa-gesa itu, penampilan Zhao Hai dan yang lainnya jauh lebih santai, Zhang Feng dan mereka semua pertama kali ke Shang Shan Cheng (Kota Kebaikan Tertinggi), dengan rasa ingin tahu mengamati sekeliling.
Orang-orang di Shang Shan Cheng (Kota Kebaikan Tertinggi), juga dengan rasa ingin tahu memandang Zhao Hai dan beberapa orang lainnya, melihat penampilan Zhao Hai mereka, orang-orang Shang Shan Cheng (Kota Kebaikan Tertinggi) tahu, Zhao Hai mereka pertama kali ke Shang Shan Cheng (Kota Kebaikan Tertinggi), gaya orang desa masuk kota itu, terlalu jelas.
Zhao Hai juga tidak mempermasalahkan, hanya berjalan perlahan ke luar, di Shang Shan Cheng (Kota Kebaikan Tertinggi) ini boleh terbang, sesekali terlihat di luar kota ada beberapa Xiuzhe (Kultivator) terbang masuk kota.
Tapi Zhao Hai tidak terburu-buru, mereka berjalan perlahan menuju gerbang kota, sambil berjalan mengamati toko-toko di kedua sisi jalan, yang membuat Zhao Hai terkejut, di sini dia melihat beberapa rumah makan.
Rumah makan, hotel, jenis toko seperti ini di Xiu Zhen Jie (Dunia Kultivasi) sana tidak terlihat, orang di Xiu Zhen Jie (Dunia Kultivasi) sana tidak makan, sesekali minum Ling Jiu (Arak Spiritual), itu pun harus orang yang punya status, Xiao Zong Men (Sekte Kecil) biasa, bahkan Ling Jiu (Arak Spiritual) pun sulit didapat, apalagi membuka rumah makan atau hotel.
Begitu melihat rumah makan itu, Zhang Feng dan mereka semua terheran-heran, Zhao Hai melihat penampilan mereka, tersenyum tipis dan berkata, “Sudahlah, jangan lihat-lihat lagi, ayo kita pergi, selesaikan dulu tugasnya, nanti kalau ada kesempatan, kita ke sini makan sekali saja.”
Zhang Feng dan mereka begitu mendengar Zhao Hai berkata demikian, semuanya tertawa, Zhang Feng bahkan tersenyum dan berkata, “Jangan kira kami tidak tahu, aku di dalam Yu Jian (Bambu Giok) Zong Men (Sekte) tentang Yue Long Jie (Dunia Naga Melompat) itu tahu, barang-barang di rumah makan ini tidak murah, sekali makan bisa beli cukup banyak Dan Yao (Pil Obat), sejujurnya, punya uang segitu, lebih baik kami beli Dan Yao (Pil Obat) makan.”
Zhao Hai tersenyum pahit, dia juga tahu sekarang tidak bisa menjelaskan dengan jelas pada Zhang Feng mereka, Zhao Hai sangat paham alasan orang Zhen Ling Jie (Dunia Roh Sejati) membuat rumah makan dan hotel di Yue Long Jie (Dunia Naga Melompat) sini, sebelumnya dia sudah dengar dari Ouyang Yu, di Zhen Ling Jie (Dunia Roh Sejati) sana, semua orang harus makan, dan orang Zhen Ling Jie (Dunia Roh Sejati), membuat rumah makan dan hotel di Yue Long Jie (Dunia Naga Melompat) sini, sebenarnya untuk membiasakan orang dari Xia Jie (Dunia Bawah) ini dengan kebiasaan makan, sayangnya, orang-orang Xia Jie (Dunia Bawah) itu, yang benar-benar mengerti alasan ini tidak banyak, kebanyakan masih berpikiran sama seperti Zhang Feng.
Ini juga tidak bisa menyalahkan Zhang Feng mereka, mereka sampai di Yue Long Jie (Dunia Naga Melompat) sini, ke mana pun melihat semuanya barang bagus, mereka tentu ingin membawa sedikit lebih banyak untuk Zong Men (Sekte) mereka, dengan begitu uang yang mereka hasilkan di Yue Long Jie (Dunia Naga Melompat) sini, semuanya habis untuk itu, mana ada yang rela pergi ke rumah makan.
Faktanya, setelah pengamatan panjang terhadap Yue Long Jie (Dunia Naga Melompat), Zhao Hai sudah lama menemukan, orang di Yue Long Jie (Dunia Naga Melompat) sini, membangun kota-kota ini, mengeluarkan misi-misi ini, semuanya tidak dilakukan sembarangan, misi yang sekarang mereka terima ini, semuanya adalah Xin Shou Ren Wu (Misi Pemula), yang disebut Xin Shou Ren Wu (Misi Pemula), adalah misi yang diberikan kepada pendatang baru, misi seperti ini dalam keadaan biasa, tingkat bahayanya tidak terlalu tinggi, bahkan misi mencari Ginseng yang Zhao Hai kerjakan sekarang ini, tingkat bahayanya juga tidak terlalu tinggi, kecuali bertemu Shu Yao (Iblis Pohon) yang merampok, selain itu pada dasarnya tidak akan ada bahaya.
Jika kamu belum mengerjakan sepuluh Xin Shou Ren Wu (Misi Pemula), kamu tidak mungkin bisa menerima misi tingkat tinggi. Orang Zhen Ling Jie (Dunia Roh Sejati) menggunakan karakteristik Yue Long Jie (Dunia Naga Melompat), untuk menambah darah baru bagi Zong Men (Sekte) mereka, bukan menjadikan Yue Long Jie (Dunia Naga Melompat) sini sebagai arena adu binatang, jadi mereka terhadap nyawa Xiuzhe (Kultivator) yang masuk Yue Long Jie (Dunia Naga Melompat), masih sangat menghargai.
Tentu saja, setiap uji coba pasti ada risikonya, bahkan jika benar-benar masuk ke Zhen Ling Jie (Dunia Roh Sejati), di Zhen Ling Jie (Dunia Roh Sejati) sana juga penuh persaingan, tidak mungkin begitu damai, jadi korban jiwa ini tidak terhindarkan.
Tapi dari berbagai cara yang dilakukan Zong Men (Sekte) Zhen Ling Jie (Dunia Roh Sejati), mereka sudah menekan risiko seminimal mungkin, inilah juga salah satu alasan Zhao Hai ingin masuk ke Zhen Ling Jie (Dunia Roh Sejati).
Rombongan sedang berjalan maju, tiba-tiba dari sebuah kedai minuman di samping terdengar suara tawa, suara seorang wanita terdengar, “Kakak seperguruan, lihat beberapa Xiuzhe (Kultivator) itu, sepertinya orang udik yang belum pernah melihat apa-apa, sekarang Yue Long Jie (Dunia Naga Melompat) ini kenapa, orang macam apa pun bisa masuk?”
Zhao Hai dan yang lainnya begitu mendengar kata-kata ini, semuanya menoleh ke arah kedai minuman itu, itu adalah kedai minuman yang tidak terlalu besar, seorang pria dan seorang wanita sedang duduk di kedai itu, mereka berdua duduk di dekat jendela, sekarang sedang menunjuk-nunjuk ke arah Zhao Hai mereka, jelas yang baru saja dikatakan wanita itu adalah Zhao Hai mereka.
Zhao Hai melihat pakaian kedua orang itu, tersenyum tipis, menoleh kepada Zhang Feng mereka yang sedang memandang pasangan pria-wanita itu dengan wajah marah, dan berkata, “Ayo pergi.”
Zhang Feng mereka mendengus, mengikuti di belakang Zhao Hai, berbalik dan pergi, tepat pada saat itu, suara seorang pria terdengar, “Adik seperguruan, kamu benar, mereka bukan hanya orang udik, tapi juga pengecut, orang seperti ini pantas menjadi Xiuzhe (Kultivator)? Pantas masuk ke Yue Long Jie (Dunia Naga Melompat)? Sepertinya Yue Long Jie (Dunia Naga Melompat) sini sekarang benar-benar tidak ada talenta.”
Zhang Feng mereka semakin marah, hendak berbalik memaki beberapa kata, lalu mendengar suara Zhao Hai, “Jangan cari masalah, pergi.” Selesai berkata Zhao Hai melangkah cepat maju, dan dia juga memperhatikan, di antara kedua Xiuzhe (Kultivator) yang memprovokasi itu, mata pria itu menunjukkan sedikit kekecewaan.
Tak lama kemudian Zhao Hai dan yang lainnya keluar kota, setelah sampai di luar kota Zhao Hai dan yang lainnya baru terbang, tapi terbang sangat rendah tidak lebih dari sepuluh meter, sambil terbang Zhang Feng berkata pada Zhao Hai, “Xiao Hai, tadi kenapa kamu tidak membiarku memaki mereka beberapa kata? Lagipula di kota tidak boleh berkelahi, mereka juga tidak berani benar-benar bertindak.”
Zhao Hai tersenyum tipis dan berkata, “Belum tentu, apa kamu tidak perhatikan? Orang itu sengaja memprovokasi, dan dia adalah orang Zhen Dao Zong (Sekte Jalan Sejati).”
Zhang Feng begitu mendengar Zhao Hai berkata demikian, tidak bisa menahan diri untuk tertegun, segera bertanya, “Zhen Dao Zong (Sekte Jalan Sejati)? Zhen Dao Zong (Sekte Jalan Sejati) yang membangun Shang Shan Cheng (Kota Kebaikan Tertinggi) ini? Mereka benar-benar Di Zi (Murid) Zhen Dao Zong (Sekte Jalan Sejati)? Tapi jika mereka Di Zi (Murid) Zhen Dao Zong (Sekte Jalan Sejati), kenapa mereka memprovokasi kami?”
Zhao Hai berkata dengan suara berat, “Aku bisa pastikan mereka adalah Di Zi (Murid) Zhen Dao Zong (Sekte Jalan Sejati), Di Zi (Murid) Zhen Dao Zong (Sekte Jalan Sejati) memiliki satu ciri, mereka masing-masing akan menyulam satu karakter ‘Dao’ di ujung lengan baju mereka, di ujung lengan baju kedua orang tadi, sama-sama menyulam karakter Dao, dan disulam dengan benang emas, aku bisa pastikan, status mereka di Zhen Dao Zong (Sekte Jalan Sejati) tidak biasa.”
Ekspresi Zhang Feng dan yang lainnya berubah, Zhen Dao Zong (Sekte Jalan Sejati) bagi mereka, benar-benar raksasa, untung saja mereka tadi tidak memaki kedua orang itu, kalau mereka benar-benar memaki, pasti tidak akan mendapat hasil baik, mereka ini memang tidak bisa bertindak di Shang Shan Cheng (Kota Kebaikan Tertinggi), tapi bukan berarti Di Zi (Murid) Zhen Dao Zong (Sekte Jalan Sejati) juga tidak bisa bertindak di Shang Shan Cheng (Kota Kebaikan Tertinggi), dan jika Di Zi (Murid) Zhen Dao Zong (Sekte Jalan Sejati) membunuh mereka, itu juga bunuh sia-sia, bukan hanya sia-sia, nanti Xiu Zhen Jie (Dunia Kultivasi) mungkin karena menyinggung Zhen Dao Zong (Sekte Jalan Sejati), berakhir dengan diusir dari Yue Long Jie (Dunia Naga Melompat).
Benar, Yue Long Jie (Dunia Naga Melompat) sini memang punya banyak aturan, tapi aturan-aturan itu dibuat untuk Jie Mian (Dunia) seperti Xiu Zhen Jie (Dunia Kultivasi), untuk Jie Mian (Dunia) seperti Zhen Dao Zong (Sekte Jalan Sejati), tidak ada kekuatan mengikat sama sekali.
Li Kuang Ge mengerutkan kening, dengan cemas berkata, “Hai Ge, dua orang Zhen Dao Zong (Sekte Jalan Sejati) itu, kenapa tiba-tiba memprovokasi kita? Kita juga tidak menyinggung mereka? Mungkinkah orang Xiu Zhen Jie (Dunia Kultivasi) kita, dulu ada yang menyinggung Zhen Dao Zong (Sekte Jalan Sejati)? Tidak mungkin kan? Urusan ini perlu tidak kita tanyakan baik-baik pada Li Mu mereka?”
Zhao Hai berpikir sejenak, mengangguk dan berkata, “Memang harus ditanya, Da Shi Xiong (Kakak Senior), kamu segera tanya Li Mu.”
Zhang Feng menyahut, mengeluarkan Tong Xin Pan (Piring Komunikasi), langsung menghubungi Li Mu, Zhao Hai sekarang juga harus mengakui, peradaban kultivasi di Zhen Ling Jie (Dunia Roh Sejati) sini, memang jauh lebih maju dari Xiu Zhen Jie (Dunia Kultivasi) sana, ambil contoh Tong Xin Pan (Piring Komunikasi) ini, jika Tong Xin Yu Jian (Pedang Giok Komunikasi) di Xiu Zhen Jie (Dunia Kultivasi) sana diibaratkan menulis surat, maka Tong Xin Pan (Piring Komunikasi) ini setara dengan ponsel, bahkan ponsel video, perbedaannya bukan sedikit.
Tak lama kemudian Zhang Feng selesai bertanya, sebenarnya Zhao Hai dan yang lainnya juga mendengar apa yang dikatakan Zhang Feng, Li Mu bisa memastikan, mereka sama sekali tidak pernah menyinggung orang Zhen Dao Zong (Sekte Jalan Sejati), jangan katakan menyinggung orang Zhen Dao Zong (Sekte Jalan Sejati), Zong Men (Sekte) mana pun dari Zhen Ling Jie (Dunia Roh Sejati) di Yue Long Jie (Dunia Naga Melompat) sini, mereka tidak pernah menyinggung, lagipula orang Zhen Dao Zong (Sekte Jalan Sejati) selalu hanya beraktivitas di Shang Shan Cheng (Kota Kebaikan Tertinggi), sementara orang Xiu Zhen Jie (Dunia Kultivasi), biasanya jarang pergi ke Shang Shan Cheng (Kota Kebaikan Tertinggi), mereka hampir tidak pernah bertemu orang Zhen Dao Zong (Sekte Jalan Sejati), bagaimana mungkin menyinggung Zhen Dao Zong (Sekte Jalan Sejati).
Tapi jawaban seperti ini, malah membuat Zhao Hai dan yang lainnya semakin pusing, mereka tidak menyinggung orang Zhen Dao Zong (Sekte Jalan Sejati), tapi dua orang Zhen Dao Zong (Sekte Jalan Sejati) itu benar-benar melakukan provokasi kepada mereka, inilah yang paling membuat Zhao Hai pusing.
Perasaan mereka semua agak berat, Zhen Dao Zong (Sekte Jalan Sejati) bagi mereka, benar-benar eksistensi yang tidak bisa mereka lawan, jika mereka benar-benar menyinggung Zhen Dao Zong (Sekte Jalan Sejati), maka konsekuensinya tidak terbayangkan, untung saja tadi Zhao Hai cerdik, tidak membiarkan Zhang Feng mereka memaki kedua orang itu, kalau tidak sekarang mereka mungkin sudah diburu ke seluruh dunia.
==
Semua orang agak terdiam, karena perasaan hati mereka sekarang sangat berat. Seperti yang mereka katakan, situasi mereka sekarang memang tidak terlalu baik. Jika Zhen Dao Zong (Sekte Jalan Sejati) benar-benar hendak melawan mereka, maka Xiu Zhen Jie (Dunia Kultivasi) akan menghadapi masalah.
Zhao Hai melirik Zhang Feng dan yang lainnya, tersenyum tipis dan berkata: “Baiklah, jangan bersikap seperti itu. Mungkin kita terlalu banyak berpikir. Jika Zhen Dao Zong (Sekte Jalan Sejati) hendak melawan kita, apakah masih perlu mengirim dua murid untuk memprovokasi? Langsung bertindak dan musnahkan kita, siapa yang berani berkata apa-apa? Apakah Xiu Zhen Jie (Dunia Kultivasi) kita bisa masuk ke Yue Long Jie (Alam Lompat Naga) atau tidak, bukankah itu hanya masalah sepatah kata dari Zhen Dao Zong (Sekte Jalan Sejati)? Dua murid Zhen Dao Zong (Sekte Jalan Sejati) tadi, kemungkinan besar hanya mengejek kita saja.”
Zhang Feng dan yang lainnya berpikir, itu juga benar. Zhen Dao Zong (Sekte Jalan Sejati) itu eksistensi seperti apa, melawan mereka Xiu Zhen Jie (Dunia Kultivasi), hanyalah masalah sepatah kata. Masih perlukah mengirim murid untuk memprovokasi?
Yue Long Jie (Alam Lompat Naga) di sana tidak seperti Xiu Zhen Jie (Dunia Kultivasi). Di Xiu Zhen Jie (Dunia Kultivasi) sana, bahkan Hei Hu Bang (Geng Macan Hitam) sekarang pun, tidak berani mengatakan melawan Zong Men (Sekte) kecil itu hanya masalah sepatah kata. Itu akan membuat Zong Men (Sekte) kecil lainnya iri pada Hei Hu Bang (Geng Macan Hitam), dan sangat tidak menguntungkan bagi perkembangan Hei Hu Bang (Geng Macan Hitam).
Yue Long Jie (Alam Lompat Naga) di sini berbeda. Di Yue Long Jie (Alam Lompat Naga) sini, Zhen Dao Zong (Sekte Jalan Sejati) melawan Xiu Zhen Jie (Dunia Kultivasi) benar-benar hanya masalah sepatah kata. Dan tidak ada seorang pun yang berani membantah. Karena orang-orang itu masih ingin Zong Men (Sekte) mereka masuk ke Yue Long Jie (Alam Lompat Naga), jika ingin Zong Men (Sekte) mereka masuk Yue Long Jie (Alam Lompat Naga), tidak boleh menyinggung perasaan orang Zhen Dao Zong (Sekte Jalan Sejati).
Zhao Hai dan yang lainnya tidak tahu, tidak lama setelah mereka pergi, dua orang Zhen Dao Zong (Sekte Jalan Sejati) itu kembali ke Fen Tang (Cabang) Zhen Dao Zong (Sekte Jalan Sejati) di Yue Long Jie (Alam Lompat Naga) sini. Begitu masuk ke Fen Tang (Cabang) itu, keduanya dengan cepat menuju aula Fen Tang (Cabang). Di aula Fen Tang (Cabang) Zhen Dao Zong (Sekte Jalan Sejati), sedang duduk seseorang. Orang ini berpakaian samurai, di punggungnya terselip sebilah pedang, tampak sangat gagah berani.
Jika Zhao Hai melihat orang ini, pasti akan mengenalinya. Orang ini persis Lin Ling yang pernah berinteraksi dengan Zhao Hai sebelumnya. Sekarang dia masih berpenampilan sama seperti saat bertemu Zhao Hai. Seluruh tubuhnya bagaikan pedang panjang yang terhunus, membuat orang tidak berani menatap langsung.
Keduanya masuk ke aula. Begitu melihat orang itu, Xiu Shi (Kultivator) pria Zhen Dao Zong (Sekte Jalan Sejati) itu berkata: “Lin Da Ge (Kakak Senior Lin), kali ini kau salah lihat. Zhao Hai itu, dalam situasi kami memprovokasi begitu rupa, dia malah berbalik dan pergi. Orang seperti ini, rasanya tidak cocok dengan Gong Fa (Teknik Kultivasi) Ba Dao Men (Sekte Pedang Dominan) kalian, kan?”
Xiu Shi (Kultivator) wanita itu juga berkata: “Benar, Lin Da Ge (Kakak Senior Lin), kau ini Tian Cai (Jenius) terkenal di Ba Dao Men (Sekte Pedang Dominan). Beberapa orang yang kau tarik ke Ba Dao Men (Sekte Pedang Dominan) melalui tanganmu, semuanya Tian Cai (Jenius), bersinar terang di Ba Dao Men (Sekte Pedang Dominan). Kali ini jangan sampai kau salah lihat.”
Mendengar keduanya berkata demikian, Lin Ling tidak bisa menahan sedikit mengerutkan kening, dengan suara berat berkata: “Zhao Hai menghadapi provokasi kalian berdua, bahkan tidak ada sedikit pun perlawanan, lalu pergi? Ini tidak benar, ini bukan karakternya. Feng Xian Di (Saudara Muda Feng), Xiu Er Mei Zi (Adik Xiu Er), apakah kalian berdua menunjukkan celah?”
Dua orang yang berbicara dengan Lin Ling ini adalah Nei Men Di Zi (Murid Internal) Zhen Dao Zong (Sekte Jalan Sejati). Seorang bernama Feng Ling Yun, seorang bernama Luo Xiu Er. Mereka berdua tumbuh besar di satu tempat, kemudian bersama-sama masuk ke Zhen Dao Zong (Sekte Jalan Sejati). Namun keduanya bukan pasangan, melainkan teman baik. Kemudian saat suatu kali mereka keluar untuk Shi Lian (Uji Coba), mereka diserang diam-diam dan diselamatkan oleh Lin Ling. Ketiganya pun menjadi teman baik. Dan Ba Dao Men (Sekte Pedang Dominan) tempat Lin Ling berada, juga merupakan salah satu dari delapan puluh satu Chao Ji Da Zong Men (Sekte Besar Super) Zhen Ling Zong (Sekte Roh Sejati), kekuatannya sangat tangguh, dan hubungannya dengan Zhen Dao Zong (Sekte Jalan Sejati) juga sangat baik. Jadi ketiganya menjadi teman yang sangat akrab.
Dan Lin Ling sudah lama memperhatikan Zhao Hai. Dia juga baru tahu bahwa Zhao Hai sudah masuk ke Yue Long Jie (Alam Lompat Naga), dan tahu bahwa Zhao Hai hari ini akan datang ke Shang Shan Cheng (Kota Kebaikan Tertinggi). Makanya dia meminta Feng Ling Yun dan Luo Xiu Er untuk tampil memprovokasi Zhao Hai, ingin melihat reaksi seperti apa yang akan ditunjukkan Zhao Hai.
Alasan Lin Ling bisa mengetahui jejak Zhao Hai dengan tepat, adalah karena hubungan dengan Dan Xia Zong (Sekte Awan Merah). Dan Xia Zong (Sekte Awan Merah) tidak hanya pandai membuat Dan (Obat), pekerjaan Qing Bao (Intelijen) mereka di Zhen Ling Jie (Alam Roh Sejati) sana juga sangat terkenal. Karena toko obat Dan Xia Zong (Sekte Awan Merah) hampir tersebar di seluruh Zhen Ling Jie (Alam Roh Sejati), mereka bisa mengumpulkan Qing Bao (Intelijen) dari berbagai tempat di Zhen Ling Jie (Alam Roh Sejati). Jadi di Zhen Ling Jie (Alam Roh Sejati) sana, Dan Xia Zong (Sekte Awan Merah) tidak hanya sekadar Zong Men (Sekte) kultivasi obat, dia juga seorang pedagang Qing Bao (Intelijen). Namun Qing Bao (Intelijen) yang mereka jual, semuanya adalah yang tidak terlalu penting. Beberapa Qing Bao (Intelijen) rahasia Zong Men (Sekte) tidak pernah mereka bocorkan.
Lin Ling juga punya teman di Dan Xia Zong (Sekte Awan Merah). Berita munculnya Zhao Hai, diberitahukan oleh temannya di Dan Xia Zong (Sekte Awan Merah) itu. Jadi Lin Ling secara alami juga tahu jejak Zhao Hai.
Ba Dao Men (Sekte Pedang Dominan) tempat Lin Ling berada, memiliki persyaratan yang sangat tinggi terhadap Xin Xing (Sifat Hati) seorang Xiu Shi (Kultivator). Dao (Pedang) adalah penguasa di antara ratusan senjata. Apa pun Dao Fa (Ilmu Pedang), di dalamnya pasti mengandung unsur Ba Qi (Aura Dominan). Namun Ba (Dominan) ini tidak hanya berarti kezaliman, melainkan keberanian untuk bertarung. Namun juga bukan berarti orang bodoh yang hanya tahu bertarung. Jadi saat Ba Dao Men (Sekte Pedang Dominan) menerima murid, mereka tidak terlalu mementingkan Zi Zhi (Bakat), yang mereka perhatikan adalah Xin Xing (Sifat Hati) seseorang.
Jika Zhao Hai, dalam situasi tidak mengetahui identitas Feng Ling Yun dan Luo Xiu Er, namun sama sekali tidak bereaksi terhadap provokasi mereka, maka dia sungguh tidak cocok masuk ke Ba Dao Men (Sekte Pedang Dominan).
Feng Ling Yun mendengar Lin Ling berkata demikian, agak tertegun. Lalu dia mengerutkan kening dan berkata: “Masa sih? Lihat kami, hari ini kami memakai Xiu Shi Fu (Pakaian Kultivator). Xiu Shi Fu (Pakaian Kultivator) ini masih kami buat beberapa waktu lalu. Kau juga tahu, pakaian Zhen Dao Zong (Sekte Jalan Sejati) kami tidak seperti ini. Seharusnya dia tidak tahu, kan?”
Lin Ling mengamati pakaian mereka berdua, mengangguk. Namun saat dia melihat ujung lengan baju mereka, dia tidak bisa menahan tertawa. Membuat keduanya bingung menatapnya.
Lin Ling menunjuk ujung lengan baju mereka dan berkata: “Kalian berdua ini, kalau mau membuat Xiu Shi Fu (Pakaian Kultivator) Xiu Zhen Jie (Dunia Kultivasi) di sana, buatlah. Tapi kenapa harus menyulam kata ‘Dao’ di ujung lengan kalian? Ini bukankah memberi tahu mereka, kalian adalah orang Zhen Dao Zong (Sekte Jalan Sejati)? Di Shang Shan Cheng (Kota Kebaikan Tertinggi) ini, kalau Zhao Hai berani mengusik orang Zhen Dao Zong (Sekte Jalan Sejati) kalian, itu baru aneh. Bocah itu sangat licik.”
Mendengar Lin Ling berkata demikian, Feng Ling Yun dan Luo Xiu Er tertegun. Lalu keduanya buru-buru melihat ke arah ujung lengan baju mereka. Begitu melihat, keduanya pun tertawa getir. Mereka sungguh tidak menyangka, di tubuh mereka sendiri ternyata ada celah sebesar ini.
Feng Ling Yun menggelengkan kepala, tersenyum kecut, lalu berkata pada Lin Ling: “Sepertinya Lin Da Ge (Kakak Senior Lin), bocah yang kau perhatikan kali ini memang lumayan bagus. Dia hanya melirik kami sekilas, ternyata sudah melihat identitas kami. Luar biasa.”
Luo Xiu Er memandang Lin Ling, bingung bertanya: “Lin Da Ge (Kakak Senior Lin), bisakah kau beri tahu aku, sebenarnya apa yang membuat Zhao Hai ini menarik perhatianmu?”
Lin Ling tersenyum tipis dan berkata: “Zhao Hai ini tidak sederhana. Saya melakukan sedikit penyelidikan tentang Zhao Hai ini. Orang ini bukan orang dari Xiu Zhen Jie (Dunia Kultivasi) sana. Dia Fei Sheng (Terbang Naik) dari Xia Jie (Alam Bawah) Xiu Zhen Jie (Dunia Kultivasi), dan Fei Sheng (Terbang Naik) tidak hanya sekali. Bisa dikatakan, dia benar-benar Xiu Shi (Kultivator) yang Fei Sheng (Terbang Naik) dari muka alam paling rendah. Dan saya mendapati, di tubuhnya mungkin mengandung sedikit Ling Shen Li (Kekuatan Roh Ajaib)!”
“Ling Shen Li (Kekuatan Roh Ajaib)? Lin Da Ge (Kakak Senior Lin), apa kau tidak salah lihat? Benarkah itu Ling Shen Li (Kekuatan Roh Ajaib)?” Begitu Lin Ling menyebut Ling Shen Li (Kekuatan Roh Ajaib), Luo Xiu Er dan Feng Ling Yun sama-sama terkejut bertanya.
Lin Ling menggelengkan kepala dan berkata: “Tidak akan salah, pasti Ling Shen Li (Kekuatan Roh Ajaib). Di tempat seperti Xiu Zhen Jie (Dunia Kultivasi) sana, selain Ling Shen Li (Kekuatan Roh Ajaib), apa lagi yang bisa mendeteksi Jing Shen Zhen (Susunan Pikiran)? Bahkan kita, mungkin juga tidak bisa mendeteksi Jing Shen Zhen (Susunan Pikiran), kan.”
Ekspresi Feng Ling Yun berubah, katanya: “Maksudmu, Zhao Hai punya Ling Shen Li (Kekuatan Roh Ajaib), dan dia mendeteksi Jing Shen Zhen (Susunan Pikiran)? Itu tidak mungkin, kan?”
Lin Ling tidak bersuara, katanya: “Pasti benar. Kali ini giliran Ba Dao Men (Sekte Pedang Dominan) kami menggunakan Jing Shen Zhen (Susunan Pikiran) untuk melakukan evaluasi terhadap Xia Jie (Alam Bawah). Saya adalah salah satu pesertanya saat itu. Kalau tidak, saya juga tidak akan tahu kalau Zhao Hai ternyata bisa mendeteksi Jing Shen Zhen (Susunan Pikiran).”
Jing Shen Zhen (Susunan Pikiran), ini adalah Fa Zhen (Susunan Sihir) yang sangat terkenal di Zhen Ling Jie (Alam Roh Sejati). Alasan dia terkenal, adalah karena dia bisa menggabungkan Shen Nian Li (Kekuatan Pikiran) banyak orang, lalu memperbesarnya, kemudian melepaskan Shen Nian Li (Kekuatan Pikiran) ini untuk mendeteksi target. Menggunakan Jing Shen Zhen (Susunan Pikiran) untuk mendeteksi, bahkan bisa mendeteksi satu muka alam secara utuh.
Dan saat menggunakan Jing Shen Zhen (Susunan Pikiran) untuk mendeteksi, gelombang Shen Nian Li (Kekuatan Pikiran) sama sekali berbeda dengan Shen Nian Li (Kekuatan Pikiran) biasa. Orang biasa sama sekali tidak bisa mendeteksi deteksi Jing Shen Zhen (Susunan Pikiran). Bahkan di Zhen Ling Jie (Alam Roh Sejati) sana, yang bisa mengandalkan Shen Nian Li (Kekuatan Pikiran) sendiri untuk mendeteksi Jing Shen Zhen (Susunan Pikiran) juga tidak banyak. Cara berbagai Zong Men (Sekte) menghadapi Jing Shen Zhen (Susunan Pikiran), adalah Fa Zhen (Susunan Sihir) lain. Fa Zhen (Susunan Sihir) ini seperti radar, begitu ada orang menggunakan Jing Shen Zhen (Susunan Pikiran) untuk mendeteksimu, dia bisa langsung menemukan lawan.
Orang dengan kekuatan rendah ingin mendeteksi deteksi Jing Shen Zhen (Susunan Pikiran), hanya ada satu cara, Ling Shen Li (Kekuatan Roh Ajaib). Ling Shen Li (Kekuatan Roh Ajaib) sebenarnya juga merupakan salah satu jenis Shen Nian Li (Kekuatan Pikiran). Namun merupakan jenis Shen Nian Li (Kekuatan Pikiran) yang paling sulit didapat. Ada banyak kondisi untuk membentuk Ling Shen Li (Kekuatan Roh Ajaib). Pertama, Shen Nian Li (Kekuatan Pikiran) orang ini harus sangat murni, ini sangat penting. Kedua, orang ini harus memiliki cukup Xin Yang Zhi Li (Kekuatan Keyakinan). Xin Yang Zhi Li (Kekuatan Keyakinan) adalah kunci pembentukan Ling Shen Li (Kekuatan Roh Ajaib). Ketiga, orang ini harus menyelesaikan keinginan orang mati, agar sisa terakhir jiwa orang mati memiliki tempat kembali. Dengan begitu, sisa jiwa itu akan muncul sejenis Xin Yang Zhi Li (Kekuatan Keyakinan) yang berbeda. Dan Xin Yang Zhi Li (Kekuatan Keyakinan) ini bergabung dengan Xin Yang Zhi Li (Kekuatan Keyakinan) orang itu sendiri, akan menguatkan Shen Nian Li (Kekuatan Pikiran) orang itu. Dan Shen Nian Li (Kekuatan Pikiran) yang diperkuat ini, disebut Ling Shen Li (Kekuatan Roh Ajaib).
Kondisi pembentukan Ling Shen Li (Kekuatan Roh Ajaib) sangat ketat. Terutama yang ketiga. Jika kau menyelesaikan keinginan satu atau dua orang mati, maka kau sama sekali tidak akan mendapatkan Xin Yang Zhi Li (Kekuatan Keyakinan) yang dikeluarkan jiwa mereka. Karena sisa jiwa orang mati itu pada dasarnya sudah sedikit, Xin Yang Zhi Li (Kekuatan Keyakinan) yang dikeluarkannya lebih lemah. Xin Yang Zhi Li (Kekuatan Keyakinan) yang dikeluarkan satu dua jiwa, sama sekali tidak berguna. Hanya Xin Yang Zhi Li (Kekuatan Keyakinan) yang dikeluarkan oleh sejumlah besar jiwa yang akan berguna.
Tapi siapa yang punya kemampuan, bisa menemukan banyak orang mati, dan membantu orang mati ini menyelesaikan keinginan mereka semasa hidup? Mungkin orang biasa tidak bisa melakukannya. Justru karena inilah, Ling Shen Li (Kekuatan Roh Ajaib) semakin sulit terbentuk.
Namun Ling Shen Li (Kekuatan Roh Ajaib) memiliki kegunaan yang tak terbatas. Meskipun dia juga dianggap Shen Nian Li (Kekuatan Pikiran), namun lebih kuat dari Shen Nian Li (Kekuatan Pikiran). Dia bisa dengan mudah menembus blokade Shen Nian (Pikiran) orang lain. Dia bisa memindai musuh tanpa diketahui. Dia bisa menemukan hal-hal yang tidak bisa ditemukan Shen Nian Li (Kekuatan Pikiran) biasa. Bagi Xiu Shi (Kultivator), Ling Shen Li (Kekuatan Roh Ajaib) sungguh sangat penting.
Terutama sekali Ling Shen Li (Kekuatan Roh Ajaib) memiliki kemampuan Tong Hua (Asimilasi). Dia bisa perlahan-lahan mengasimilasi Shen Nian Li (Kekuatan Pikiran) lainnya, membuat Shen Nian Li (Kekuatan Pikiran) lainnya juga berubah menjadi Ling Shen Li (Kekuatan Roh Ajaib). Tentu saja proses ini sangat lambat. Jika Ling Shen Li (Kekuatan Roh Ajaib) terlalu sedikit, mungkin kau sendiri tidak akan merasakan perubahannya.
Justru karena Ling Shen Li (Kekuatan Roh Ajaib) memiliki berbagai perubahan ajaib ini, maka para Xiu Shi (Kultivator) ingin mendapatkan Ling Shen Li (Kekuatan Roh Ajaib), meskipun hanya sedikit. Namun sampai sekarang, belum ada beberapa orang yang berhasil. Justru karena inilah, begitu Lin Ling mengatakan Zhao Hai mungkin memiliki Ling Shen Li (Kekuatan Roh Ajaib), Feng Ling Yun dan Luo Xiu Er akan begitu terkejut.
==
Feng Lingyun tersenyum pahit pada Lin Ling dan berkata, “Sungguh tidak menyangka, Kakak Lin, kau bisa menemukan seseorang yang memiliki Ling Shen Li (Kekuatan Spiritual Ajaib). Pantas saja kau begitu memperhatikannya. Ini kalau sampai diketahui oleh para anggota sekte itu, mereka pasti juga akan sangat memperhatikannya, bahkan mungkin akan merebutnya dari tangan Kakak Lin.”
Lin Ling tersenyum tipis, “Saudara, kau tidak boleh memberitahunya. Kalau kau memberitahunya, Kakak ini bisa marah besar.”
Feng Lingyun melambaikan tangan, “Kakak Lin tenang saja, Saudara ini masih punya sedikit batasan. Selama Zhao Hai ini masih berada di wilayah Zhen Dao Zong (Sekte Jalan Sejati), saya jamin akan membantumu menjaganya dengan baik, tidak akan membiarkan sekte mana pun menerimanya.”
Lin Ling tersenyum tipis, mengangguk, “Baik, Kakak di sini berterima kasih padamu. Nanti setelah anak ini menjalani masa uji coba beberapa waktu, saya akan membawanya masuk ke Ba Dao Men (Sekte Pisau Perkasa). Saudara, Kakak masih ada urusan, hari ini pergi dulu. Besok kita minum beberapa gelas bersama.”
Feng Lingyun tertawa, “Baik, lain kali ada kesempatan, kita minum bersama.”
Lin Ling menangkupkan tangan pada mereka berdua, berbalik dan pergi. Melihat punggung Lin Ling, Feng Lingyun menoleh pada Luo Xiuer sambil tersenyum pahit, “Sungguh tidak menyangka, Kakak Lin bisa menemukan jenius seperti ini, yang terbang naik langsung dari xia jie (dunia bawah). Anak ini sungguh hebat.”
Luo Xiuer tersenyum, “Sudahlah, sekarang memikirkan itu untuk apa? Bantu Kakak Lin menjaga Zhao Hai ini dengan baik. Kalau tidak, lain kali bertemu, lihat saja Kakak Lin pasti akan marah besar padamu.”
Tentu saja Zhao Hai tidak mengetahui hal ini. Meskipun kong jian (ruang) telah memasukkan Shang Shan Cheng (Kota Shang Shan) ke dalamnya, tapi tempat seperti cabang Zhen Dao Zong (Sekte Jalan Sejati) ini dia tidak berani memasukkannya. Karena tempat-tempat seperti ini, semuanya memiliki fa zhen (susunan) pengawasan yang sangat sensitif. Apapun yang mencoba memantau cabang, fa zhen (susunan) itu akan langsung mengeluarkan peringatan.
Zhao Hai juga tidak tahu persis apa itu fa zhen (susunan) yang begitu sensitif. Bahkan liu yin fa (metode perak cair) yang dia keluarkan pun tidak bisa lolos dari pengawasan fa zhen (susunan) itu. Jadi sekarang, cabang-cabang sekte besar maupun kecil di Yue Long Jie (Dunia Naga Melompat), tidak ada satu pun yang Zhao Hai masukkan ke dalam kong jian (ruang). Hanya cabang Dan Xia Zong (Sekta Awan Merah) di Wu Long Cheng (Kota Naga Militer) yang berhasil dia masukkan ke dalam kong jian (ruang), itu pun karena Zhao Hai sendiri yang pergi ke sana, sehingga berhasil memasukkannya ke dalam kong jian (ruang).
Zhao Hai dan rombongan sekarang sudah sampai di Cai Can Chang (Ladang Pemetikan Ginseng). Dinamakan Cai Can Chang (Ladang Pemetikan Ginseng) karena di sini sebenarnya adalah tempat orang Yue Long Jie (Dunia Naga Melompat) memelihara ginseng. Mereka dulu pernah menanam beberapa ren shen (ginseng) di sana, lalu tidak diurus lagi, membiarkannya tumbuh alami. Tidak disangka, ren shen (ginseng) di sana semakin banyak, akhirnya menjadi tempat tetap pemetikan ginseng di Yue Long Jie (Dunia Naga Melompat), juga menjadi tempat tetap untuk uji coba para pendatang baru.
Namun jangan kira tempat pemeliharaan ginseng ini tidak luas. Faktanya, tempat ini sangat luas. Ren shen (ginseng) juga perlu disebarkan. Di Yue Long Jie (Dunia Naga Melompat) ada sejenis burung, namanya shen niao (burung ginseng). Orang bilang, mendengar kicauan shen niao (burung ginseng), pasti ada ren shen (ginseng) muncul. Burung ini sangat suka memakan buah ren shen (ginseng). Mereka akan menelan bulat-bulat buah ren shen (ginseng), daging buahnya akan mereka cerna, sementara bijinya akan dikeluarkan bersama kotoran. Di mana biji itu dikeluarkan, di situ akan tumbuh ren shen (ginseng).
Dan shen niao (burung ginseng) ini bisa terbang. Ke mana pun mereka terbang, di situ mereka menanam ren shen (ginseng). Begitu seterusnya, ladang pemeliharaan ginseng ini semakin lama semakin luas. Sekarang seberapa luas ladang pemeliharaan ginseng ini, sudah tidak ada yang tahu. Orang hanya tahu, di sana menghasilkan ren shen (ginseng), dan ren shen (ginseng)nya banyak.
Zhao Hai memandang hutan luas tak bertepi di depannya, menoleh pada Zhang Feng dan yang lain, “Da Shi Xiong (Kakak Senior), nanti kita pisah mencari, tapi jangan terlalu jauh, selalu jaga komunikasi. Di sini tidak aman.”
Zhang Feng dan yang lain mengangguk, perlahan terbang masuk ke dalam hutan. Zhao Hai juga perlahan terbang masuk ke dalam hutan. Sebenarnya, di mana ada ren shen (ginseng) di sini Zhao Hai sudah tahu. Sebelumnya Tie Zhan Tian dan yang lain juga pernah ke sini memetik ren shen (ginseng), dan pernah bertikai dengan su yao zu (suku iblis pohon). Dalam pertempuran itu, Tie Zhan Tian dan yang lain menderita sedikit kerugian, lima orang tewas. Tapi Zhao Hai tetap memasukkan tempat ini ke dalam kong jian (ruang).
Namun saat itu Tie Zhan Tian dan yang lain tidak menjelajahi area yang terlalu luas. Meskipun Zhao Hai tahu di mana ada ren shen (ginseng), tapi tingkat ren shen (ginseng) itu tidak terlalu tinggi, tidak menarik minat Zhao Hai. Yang dia cari kali ini adalah ji pin ren shen (ginseng kelas tertinggi).
Ling qi (energi spiritual) di Yue Long Jie (Dunia Naga Melompat) sangat melimpah. Ren shen (ginseng) yang dihasilkan di sini, kualitasnya umumnya lebih baik dari yang di Xiu Zhen Jie (Dunia Persilatan). Di Yue Long Jie (Dunia Naga Melompat) sini, ren shen (ginseng) berusia dua puluh tahun, khasiat obatnya setara dengan ren shen (ginseng) berusia seratus tahun di Xiu Zhen Jie (Dunia Persilatan). Jadi sekarang, ren shen (ginseng) yang Zhao Hai ketahui di hutan ini, meskipun kualitasnya lumayan, tapi masih jauh dari ji pin ren shen (ginseng kelas tertinggi) dalam benaknya. Zhang Feng dan yang lain mungkin akan menganggap ren shen (ginseng) berusia seratus tahun di sini sudah barang bagus. Tapi Zhao Hai tidak demikian. Menurut Zhao Hai, di sini pasti masih ada ren shen (ginseng) dengan usia yang lebih tua.
Bepergian melewati hutan, sesekali dia harus berkomunikasi dengan Zhang Feng dan yang lain menggunakan tong xin qi (alat komunikasi), berjalan hati-hati. Anehnya, yao shou (binatang iblis) di sini tidak banyak. Hanya kadang-kadang ada beberapa yao shou (binatang iblis) yang masuk ke sini. Selebihnya, di sini tidak ada yao shou (binatang iblis).
Setelah terbang di dalam hutan selama lebih dari satu jam, tiba-tiba Zhao Hai berhenti. Lalu dia sedikit mengernyit, mengeluarkan tong xin qi (alat komunikasi) dan berkata dengan suara berat, “Semua hati-hati, ada situasi di depan. Berkumpul ke arahku.” Begitu mendengar Zhao Hai berkata begitu, Zhang Feng dan yang lain segera berkumpul. Untungnya jarak mereka tidak terlalu jauh, tak lama kemudian sudah berkumpul bersama.
Zhang Feng memandang ke depan, tentu saja dia tidak melihat apa-apa. Mereka terbang di dalam hutan, hampir tidak ada jalan di depan, pandangan terhalang pepohonan. Ditambah lagi setelah sampai di Yue Long Jie (Dunia Naga Melompat) sini, jing shen li (kekuatan spiritual) mereka agak tertekan, tidak bisa menjangkau terlalu jauh. Jadi mereka tidak tahu apa yang terjadi di depan.
Zhang Feng tidak menemukan apa pun, tapi dia tahu Zhao Hai pasti menemukan sesuatu. Dia percaya pada Zhao Hai. Jadi dia menoleh pada Zhao Hai, “Xiao Hai, apa yang kau temukan?”
“Ada yao shou (binatang iblis) di depan, dan itu yao shou (binatang iblis) yang sangat kuat. Kita harus lebih hati-hati.”
Ekspresi Zhang Feng dan yang lain juga menjadi tegang. Mereka tahu betul kemampuan Zhao Hai. Zhao Hai sendiri bilang itu yao shou (binatang iblis) yang sangat kuat, pasti kekuatan yao shou (binatang iblis) itu tidak lemah.
Zhao Hai memimpin rombongan terbang perlahan ke depan. Sedang dalam perjalanan, tiba-tiba terdengar auman keras dari depan!
“Aum!” Suara ini mirip lolongan serigala, tapi lolongan ini jauh lebih keras, lebih tajam. Yang paling utama, bersamaan dengan lolongan panjang ini, tekanan dahsyat yang menutupi langit dan bumi langsung menekan ke arah Zhao Hai dan rombongan.
Ekspresi Zhao Hai berubah, dia menoleh pada Zhang Feng, “Mundur. Kekuatan yao shou (binatang iblis) itu lebih kuat dari dugaanku. Kita bukan tandingannya. Pergi ke timur, kita petik beberapa ren shen (ginseng) di sana, lalu segera mundur.”
Zhang Feng dan yang lain mengangguk. Tekanan tadi juga mereka rasakan. Tekanan itu sungguh sangat mengerikan. Meskipun mereka semua sudah mencapai Chang Sheng qi (periode Abadi) dan punya wei ya (tekanan aura) sendiri, tapi dibandingkan dengan tekanan itu, wei ya (tekanan aura) mereka seperti mainan anak-anak. Jadi tidak ada yang berani berhenti.
Mereka mundur hingga sekitar sepuluh li, lalu berbelok ke timur. Sepanjang jalan mereka lebih berhati-hati. Wei ya (tekanan aura) yao shou (binatang iblis) tadi sudah membuat mereka waspada sepenuhnya.
Zhao Hai tahu persis yao shou (binatang iblis) seperti apa yang baru saja mereka temui. Mereka memang bertemu yao shou (binatang iblis) berbentuk serigala. Tapi serigala itu berbulu perak, di kepalanya tumbuh tanduk runcing sepanjang setengah meter. Tubuh serigala itu panjangnya sekitar tiga meter, tingginya sekitar satu meter. Serigala itu tadi sedang beristirahat di bawah pohon besar. Di sampingnya, ada sebatang ren shen (ginseng), ren shen (ginseng) yang sudah terbentuk, kelihatannya sudah berusia sekitar seribu tahun. Sepertinya serigala itu sedang menunggu ren shen (ginseng) itu matang sempurna, lalu memakannya untuk meningkatkan kultivasi.
Justru karena itu, begitu Zhao Hai dan rombongan mendekat, serigala perak itu langsung mengeluarkan suara peringatan. Zhao Hai sudah mengamati, serigala perak itu jelas-jelas bukan hanya Chang Sheng qi (periode Abadi). Dia sekarang belum tahu bagaimana pembagian tingkatan di atas Chang Sheng qi (periode Abadi) di Zhen Ling Jie (Dunia Roh Sejati). Tapi Zhao Hai bisa memastikan, dengan kekuatannya saat ini, melawan serigala perak itu, dia sama sekali tidak punya peluang menang. Jadi dia dengan tegas mundur.
Dan sekarang di depan Zhao Hai dan rombongan tidak ada bahaya. Tapi Zhao Hai tetap sangat berhati-hati, dan juga menyuruh liu yin (perak cair) mempercepat jangkauan deteksinya. Dia sekarang sudah tahu, yao shou (binatang iblis) di Yue Long Jie (Dunia Naga Melompat) ini benar-benar ada yang tidak bisa dia lawan.
Setelah terbang ke timur sekitar satu jam, tiba-tiba Zhao Hai berhenti. Zhang Feng dan yang lain juga berhenti, satu per satu memasang ekspresi tegang menatap Zhao Hai.
Zhao Hai tersenyum tipis, “Ada kerjaan. Ada orang yang membantu kita memetik ren shen (ginseng). Kita ambil saja.”
Zhang Feng dan yang lain mendengar ini agak bingung, menatap Zhao Hai dengan tidak mengerti. Zhao Hai tersenyum tipis, “Sekitar setengah jam perjalanan ke depan, kita akan bertemu sekelompok shu yao (iblis pohon). Mereka ada sepuluh orang, kebetulan kita juga sepuluh orang. Hari ini kita main peran sebagai perampok, rampok dulu baru bicara.”
Begitu mendengar Zhao Hai berkata begitu, Zhang Feng dan yang lain berseri-seri. Kemarin mereka memang bertemu shu yao (iblis pohon), tapi waktu itu yang bertindak adalah bu si sheng wu (Mayat Hidup) Zhao Hai. Mereka belum pernah bertarung dengan shu yao (iblis pohon). Kali ini, dari maksud Zhao Hai, mereka yang akan bertindak. Mereka bukan hanya tidak takut, malah agak bersemangat.
Sebagai Chang Sheng qi (強者 periode Abadi), Zhang Feng dan yang lain mana ada yang tidak berpengalaman dalam ratusan pertempuran. Kalau tidak begitu, mereka juga tidak mungkin menjadi Chang Sheng qi (強者 periode Abadi). Jadi tidak ada satu pun dari mereka yang takut bertempur. Dan mereka masuk Yue Long Jie (Dunia Naga Melompat) adalah untuk berhasil masuk ke Zhen Ling Jie (Dunia Roh Sejati). Mereka paham, bahkan setelah sampai di Zhen Ling Jie (Dunia Roh Sejati) sana, pertempuran juga tidak akan berkurang. Lebih baik sekarang mengumpulkan pengalaman bertempur di Yue Long Jie (Dunia Naga Melompat) dulu.
Karena berpikiran begitu, mereka satu per satu tampak bersemangat. Melihat sikap mereka, Zhao Hai tidak berkata apa-apa, hanya tersenyum tipis, tangannya melambai ke depan, memimpin Zhang Feng dan yang lain melesat maju.
Setengah jam kemudian, mereka sudah merasakan qi xi (aura) shu yao zu (suku iblis pohon). Mereka langsung melesat maju. Dan shu yao (iblis pohon) itu juga tidak mundur, mereka menyambut maju ke arah mereka.
Meskipun shu yao (iblis pohon) itu juga merasakan Zhao Hai dan rombongan, tapi mereka juga mendapati Zhao Hai dan rombongan hanya sepuluh orang. Dan mereka juga sepuluh orang. Sepuluh lawan sepuluh, kelihatannya shu yao zu (suku iblis pohon) tidak diuntungkan. Tapi Zhao Hai tahu persis, di dalam hutan, shu yao zu (suku iblis pohon) masih sangat diuntungkan.
Namun kali ini Zhao Hai tidak berniat menggunakan yi shu (seni lain) sistem kayu untuk menutup hutan. Dia ingin Zhang Feng dan yang lain merasakan intensitas serangan shu yao zu (suku iblis pohon) di dalam hutan.
Zhao Hai tahu betul dia tidak bisa melindungi Zhang Feng dan yang lain selamanya. Hal-hal yang harus mereka alami ini, tetap harus mereka alami sendiri. Kalau tidak, pada akhirnya Zhang Feng dan yang lain mungkin akan menjadi bunga dalam rumah kaca. Dan di Xiu Zhen Jie (Dunia Persilatan) yang kejam ini, bunga dalam rumah kaca tidak akan berumur panjang.
Kedua pihak saling mendekat dengan cepat. Sepuluh li, lima li, satu li. Tak lama kemudian mereka sudah bisa melihat satu sama lain. Shu yao zu (suku iblis pohon) masih dengan penampilan seperti biasa: jubah panjang, rambut hijau. Rambut hijau juga menjadi ciri khas shu yao zu (suku iblis pohon).
Shu yao (iblis pohon) itu melihat Zhao Hai, awalnya mereka ingin berhenti dan bicara basa-basi. Tapi Zhao Hai dan rombongan sama sekali tidak bicara basa-basi, langsung menyerang. Ini membuat shu yao (iblis pohon) itu sedikit terkejut. Tapi ini juga membangkitkan sifat buas mereka. Selama ini, shu yao zu (suku iblis pohon) selalu merampok orang lain. Sekarang hari ini, orang-orang ini kelihatannya seperti hendak merampok mereka. Ini membuat shu yao zu (suku iblis pohon) merasa sangat kehilangan muka. Tentu saja mereka tidak akan lagi membuang waktu bicara dengan Zhao Hai. Kedua pihak segera bertarung.
Saat mulai bertarung, Zhao Hai baru mengerti mengapa begitu banyak orang tidak suka bertemu shu yao zu (suku iblis pohon) di dalam hutan. Cara bertarung mereka terlalu aneh. Terlihat pada tubuh shu yao (iblis pohon) itu muncul fa xiang (manifestasi) pohon besar. Ini adalah fa xiang (manifestasi) yang terbentuk dari wujud asli mereka. Fa xiang (manifestasi) pohon besar ini langsung turun ke tanah. Dari akar fa xiang (manifestasi) pohon besar itu, bercabang banyak garis energi hijau. Garis energi ini langsung terhubung ke pohon-pohon besar di sekitarnya. Ling qi (energi spiritual) di pohon-pohon besar sekitarnya langsung mengalir ke tubuh mereka, menjadi energi mereka. Lalu mereka menggunakannya untuk menyerang Zhao Hai dan rombongan.
Cara bertarung seperti ini, sebelumnya Zhao Hai belum pernah temui. Waktu terakhir dia bertemu shu yao (iblis pohon) ini, dia langsung memutuskan hubungan mereka dengan pohon-pohon besar, lalu pasukan besar menyerang. Sama sekali tidak memberi mereka kesempatan. Sekarang setelah memberi kesempatan pada shu yao zu (suku iblis pohon) ini, dia baru tahu betapa mengerikannya shu yao (iblis pohon) ini. Tapi kengerian ini juga relatif. Bagi Zhang Feng dan yang lain, shu yao (iblis pohon) ini sangat mengerikan. Tapi bagi Zhao Hai, shu yao (iblis pohon) ini tidak ada yang perlu ditakuti.
Yi shu zhan dou fa (Metode tempur seni lain) sebelumnya Zhao Hai pernah gunakan. Tapi itu di xia jie (dunia bawah). Dan saat itu dia belum sepenuhnya memahami yi shu (seni lain), belum membentuk shi (momentum) sendiri. Kekuatan serangannya tentu jauh lebih lemah dari sekarang. Sekarang Zhao Hai bahkan belum menggunakan shi (momentum)-nya. Dia bahkan belum mengeluarkan fa xiang (manifestasi)-nya sendiri. Dia hanya menggunakan yi shu zhan dou fa (metode tempur seni lain) biasa untuk bertarung dengan shu yao (iblis pohon) itu. Meskipun begitu, shu yao (iblis pohon) itu tetap tidak bisa menahan serangan Zhao Hai.
Zhao Hai tahu persis, shu yao zu (suku iblis pohon) yang paling ditakuti seharusnya adalah yi shu (seni lain) sistem logam. Logam mengalahkan kayu. Yi shu (seni lain) sistem logam secara alami memiliki efek menekan makhluk sistem kayu. Jadi kali ini, saat bertarung dengan shu yao (iblis pohon), Zhao Hai terutama menggunakan yi shu (seni lain) sistem logam. Tentu saja, yi shu (seni lain) lainnya juga tidak kurang.
Shu yao (iblis pohon) yang bertarung dengan Zhao Hai, begitu bertarung merasakan kehebatan Zhao Hai. Dia bertahan dengan hati-hati, tidak memberi sedikit pun celah pada Zhao Hai. Tapi Zhao Hai sebenarnya juga tidak berpikir untuk mencari celah. Serangan Zhao Hai semakin gencar. Shu yao (iblis pohon) itu hanya bisa bertahan, tidak punya kesempatan untuk menyerang balik.
Zhao Hai tidak mengendurkan serangan karena itu. Karena dia mendapati situasi Zhang Feng dan yang lain tidak terlalu baik. Jadi dia memperkuat serangannya, bersiap membantu Zhang Feng dan yang lain.
==
“Ao” sebuah raungan tidak terima, Shu Yao (Iblis Pohon) terakhir tumbang, diubah oleh Zhao Hai menjadi Bu Si Sheng Wu (Makhluk Abadi), sementara seorang kuat Chang Sheng Qi (Periode Keabadian) dari Xiu Zhen Jie (Dunia Kultivasi) juga menghela napas panjang, menoleh ke Zhao Hai memberi salam, “Terima kasih, Dui Zhang (Pemimpin Regu).”
Zhao Hai melambaikan tangan, memandang sekeliling dan berkata, “Ayo, gunakan Sui Shen Chuan Song Zhen (Formasi Teleportasi Pribadi), langsung kembali ke Wu Long Cheng (Kota Naga Perang), jangan ke Shang Shan Cheng (Kota Kebaikan Tertinggi).”
Mereka semua mengangguk, terbang agak jauh, lalu mengaktifkan Sui Shen Chuan Song Zhen (Formasi Teleportasi Pribadi) dan pergi. Alasan mereka menjauh dulu sebelum menggunakan Sui Shen Chuan Song Zhen (Formasi Teleportasi Pribadi) adalah karena di tempat pertarungan tadi, Ling Qi (Energi Spiritual) sangat kacau, bisa mempengaruhi penggunaan Sui Shen Chuan Song Zhen (Formasi Teleportasi Pribadi). Karena itu mereka menjauh.
Cahaya putih menyala, tim Zhao Hai lenyap dari hutan. Zhao Hai tidak salah duga, Shu Yao (Iblis Pohon) itu ternyata membawa Ren Shen (Ginseng), dan semuanya Ren Shen (Ginseng) kelas atas. Mereka pun terbebas dari repot mencarinya sendiri.
Saat sosok Zhao Hai mereka muncul di Wu Long Cheng (Kota Naga Perang), menarik tatapan iri dari Xiuzhe (Kultivator) di sekitar. Wu Long Cheng (Kota Naga Perang) di sini lain dengan Shang Shan Cheng (Kota Kebaikan Tertinggi). Di Shang Shan Cheng (Kota Kebaikan Tertinggi) pun, Sui Shen Chuan Song Zhen (Formasi Teleportasi Pribadi) sudah barang langka, apalagi di Wu Long Cheng (Kota Naga Perang) sini.
Zhao Hai tidak memedulikan tatapan mereka, menoleh ke Zhang Feng dan yang lain, “Ayo, kita pergi ke Dan Xia Zong (Sekte Kabut Merah) dulu untuk menyerahkan misi.” Zhang Feng dan yang lain mengangguk, mengikuti Zhao Hai menuju Dan Xia Zong (Sekte Kabut Merah). Tidak lama kemudian sampai di Dan Xia Zong (Sekte Kabut Merah).
Hari ini Zhao Hai mereka datang menyerahkan misi, yang menerima lagi-lagi Xiuzhe (Kultivator) tua itu. Xiuzhe (Kultivator) tua itu menerima Ren Shen (Ginseng) yang diberikan Zhao Hai, memeriksanya, lalu memberi mereka penilaian terbaik, sekaligus memberikan Yin Xiang Fen (Poin Kesan) penuh.
Kali ini orang tua itu tidak memberi poin lebih karena misi mencari Ren Shen (Ginseng) ini, secara ketat, lebih mudah daripada misi mencari Yu Shi Zhong Ru (Batu Susu Giok). Jadi dia tidak memberi poin lebih. Tapi poin penuh sudah cukup memuaskan Zhao Hai mereka.
Begitu keluar dari Dan Xia Zong (Sekte Kabut Merah), Zhao Hai merasakan ada gelombang Shen Shi Li (Kekuatan Pikiran) di alat komunikasinya. Dia tahu ada yang ingin bicara. Dia mengambil alat komunikasi, ternyata Yuan Ba. Yuan Ba begitu muncul di alat komunikasi, langsung berseru gembira pada Zhao Hai, “Dui Zhang (Pemimpin Regu), di mana kau?”
Zhao Hai tersenyum tipis, “Di depan Dan Xia Zong (Sekte Kabut Merah), baru saja menyerahkan misi. Ada apa?”
Yuan Ba segera berkata, “Dui Zhang (Pemimpin Regu), tunggu aku di sana, aku segera datang.” Selesai berkata, dia mematikan komunikasi.
Zhao Hai menyimpan alat komunikasi, menoleh melihat sekeliling, “Yuan Ba segera datang. Ayo kita tunggu dia di kedai kecil sebelah. Dari raut Yuan Ba, sepertinya hari ini kita bisa minum-minum dengan baik.”
Mendengar Zhao Hai berkata begitu, mereka semua tersenyum. Mereka tahu, jika Yuan Ba benar-benar berhasil menjual Sui Shen Chuan Song Zhen (Formasi Teleportasi Pribadi) itu, bukan cuma minum sekali, meskipun mereka setiap hari minum di kedai itu pun tidak masalah.
Mereka berjalan ke kedai kecil, mendapati kedai itu bertuliskan ‘Dan Xia Jiu Guan (Kedai Dan Xia)’. Mereka agak heran, tidak menyangka kedai ini ternyata milik Dan Xia Zong (Sekte Kabut Merah).
Mereka masuk dengan penasaran. Begitu masuk, mereka mendapati kedai ini memang unik. Luas kedai tidak terlalu besar, hanya sekitar belasan meja. Setiap meja tidak terlalu besar, tapi di antara dua meja, ada sebidang tanah. Di tanah itu ditanami pohon kecil, rimbun daunnya. Yang paling utama, pohon kecil ini mengeluarkan aroma sangat memikat, membuat orang merasa segar dan jernih begitu menciumnya.
Seorang Xiuzhe (Kultivator) berpakaian pendek mendekati mereka. Pakaian orang ini aneh, baju pendek, celana panjang, sepatu kanvas, bertopi kecil, tampak bersih dan rapi.
Xiuzhe (Kultivator) itu mendekat, membungkuk, “Selamat datang di kedai kecil kami. Tuan-tuan baru pertama kali ya? Silakan duduk di sini.” Zhao Hai melihat Xiuzhe (Kultivator) ini, jelas juga seorang kuat Chang Sheng Qi (Periode Keabadian). Orang sekelas ini, di Xia Jie (Alam Bawah) bisa mengguncang langit dan bumi, sangat dihormati, tapi di sini jadi pelayan kedai. Jika Xiuzhen Jie (Dunia Kultivasi) tahu, pasti bola mata mereka jatuh berserakan.
Tapi Zhao Hai tahu, di Yue Long Jie (Dunia Naga Melompat) sini, jika tidak mencapai Chang Sheng Qi (Periode Keabadian), tidak bisa masuk. Jadi dia tidak heran, hanya mengangguk, mengikuti pelayan itu masuk. Sementara Zhang Feng dan yang lain memandang pelayan itu dengan heran. Mereka tidak setenang Zhao Hai, sungguh tidak percaya seorang kuat Chang Sheng Qi (Periode Keabadian) bisa melayani orang di sini. Ini sangat mengejutkan.
Pelayan itu sudah biasa dengan tatapan seperti Zhang Feng mereka. Dia tidak ambil pusing, hanya tersenyum membawa mereka ke meja agak besar. Setelah mereka duduk, dia bertanya, “Mau pesan apa?”
Zhao Hai melihat sekeliling, bertanya dengan suara berat, “Ada Cai Dan (Menu)?”
Pelayan itu jelas tertegun, lalu memandang Zhao Hai dengan heran, “Apa itu Cai Dan (Menu) yang Tuan maksud?”
Zhao Hai juga tertegun ditanya balik. Tapi dia segera mengerti, sepertinya di Zhen Ling Jie (Dunia Roh Sejati) belum ada benda bernama Cai Dan (Menu). Dia cepat ganti pertanyaan, “Di sini jual makanan dan minuman apa saja?”
Mendengar itu, pelayan segera mengerti maksud Zhao Hai. Dia cepat berkata, “Masakan andalan kami Shi Jin Xiao Chao (Tumis Aneka Rasa), paling lezat. Miao Shui Jin Li (Ikan Mas Air Indah) paling segar. Qing Tie Zhu Zhong Jiu (Arak Bambu Besi Hijau) paling murni. Jika tamu merasa kurang sehat, saya sarankan Ying Xiong Xue Jiu (Arak Darah Pahlawan). Arak ini meskipun keras, bisa menambah Qi Xue (Energi Darah), membantu pemulihan luka.”
Zhao Hai melambai, “Baik, pilihkan enam piring lauk andalan, dan dua guci Qing Tie Zhu Jiu (Arak Bambu Besi Hijau).” Pelayan mengiyakan, lalu pergi.
Zhang Feng menoleh ke Zhao Hai, “Xiao Hai, makan di sini pasti tidak murah? Kau pesan banyak begitu, agak keterlaluan?”
Zhao Hai tersenyum tipis, “Da Shi Xiong (Kakak Senior), tenang saja. Coba pikir, kenapa di Yue Long Jie (Dunia Naga Melompat) banyak kedai dan rumah makan? Menurutku pasti di Zhen Ling Jie (Dunia Roh Sejati) sana juga banyak. Ditambah Shi Shu (Paman Guru) dulu bilang, di Zhen Ling Jie (Dunia Roh Sejati) kita harus makan. Jadi keberadaan banyak kedai di Yue Long Jie (Dunia Naga Melompat) pasti bukan kebetulan. Mereka ingin kita cepat terbiasa dengan gaya hidup ini, biar nanti mudah masuk Zhen Ling Jie (Dunia Roh Sejati). Jadi ini harus dicoba. Jangan khawatir soal uang. Sejujurnya, sekarang kalau aku mau cari uang, gampang sekali.”
Zhang Feng dan yang lain mendengar itu tidak membantah. Benar seperti kata Zhao Hai, sekarang dia mau cari uang memang gampang. Jangan sebut lain, cuma Sui Shen Chuan Song Zhen (Formasi Teleportasi Pribadi) saja sudah bisa mendatangkan kekayaan tak terhingga. Kemarin Zhao Hai habis berapa banyak beli bahan? Hanya sekitar dua puluh ribu Jing (Kristal). Tapi hasilnya? Mereka masing-masing dapat satu Sui Shen Chuan Song Zhen (Formasi Teleportasi Pribadi), masih sisa seribu, dan bisa jual lima ratus. Berapa harga jual lima ratus Sui Shen Chuan Song Zhen (Formasi Teleportasi Pribadi)? Coba bayangkan, angka yang mengerikan.
Yang paling utama, Zhang Feng mereka mengerti maksud Zhao Hai. Zhao Hai bilang, semua yang ada di Yue Long Jie (Dunia Naga Melompat) ini pasti ada tujuannya. Ambil contoh kedai ini, mungkin sengaja dibuat oleh Zhen Ling Jie (Dunia Roh Sejati) agar mereka terbiasa. Jika benar begitu, sepertinya ke depan mereka harus sering ke kedai.
Sedang berpikir begitu, Zhao Hai tiba-tiba berkata dengan suara berat, “Sudah sampai, ke Dan Xia Jiu Guan (Kedai Dan Xia) cari kami.” Suaranya tidak keras, tapi Zhang Feng mereka tahu, Zhao Hai bicara dengan Yuan Ba. Ternyata Yuan Ba sudah sampai.
Benar saja, tidak lama Yuan Ba muncul di Dan Xia Jiu Guan (Kedai Dan Xia). Melihat wajahnya yang gembira dan langkah cepat, Zhao Hai hanya tersenyum tipis.
Setelah Yuan Ba duduk, pelayan sudah mengantar arak dan lauk. Zhao Hai melambai, “Pergilah.” Pelayan mengiyakan, lalu pergi.
Zhao Hai lalu melambaikan tangan, memasang Ge Yin Fa Zhen (Formasi Peredam Suara), baru bertanya pada Yuan Ba, “Ceritakan, bagaimana?”
Yuan Ba melihat Zhao Hai, tertawa lepas, “Dui Zhang (Pemimpin Regu), kau tidak tahu, luar biasa! Hari ini lima ratus Sui Shen Chuan Song Zhen (Formasi Teleportasi Pribadi) laku semua! Terjual tiga puluh lima ribu Jing Shi (Batu Kristal). Aku sudah tukar jadi Yu Jing (Giok Kristal), total tiga puluh lima ribu Yu Jing (Giok Kristal). Dui Zhang (Pemimpin Regu), aku sudah lama di Yue Long Jie (Dunia Naga Melompat), belum pernah lihat uang sebanyak ini!”
Zhao Hai melihat Yuan Ba, tersenyum tipis, “Bagus, ditukar Yu Jing (Giok Kristal) juga baik. Nanti kita pulang, beli banyak Ling Jiu (Arak Spiritual), kita ramaikan bersama.”
Yuan Ba mengiyakan, masih bersemangat. Sekarang dia pegang tiga puluh lima ribu Yu Jing (Giok Kristal). Itu Yu Jing (Giok Kristal) lho! Yu Jing (Giok Kristal) adalah mata uang yang beredar di Zhen Ling Jie (Dunia Roh Sejati), dan termasuk mata uang tinggi. Satu Yu Jing (Giok Kristal) bisa ditukar seribu Jing Shi (Batu Kristal). Dulu mereka total punya mungkin tidak sampai seribu Jing Shi (Batu Kristal), apalagi menukar Jing Shi (Batu Kristal) jadi Yu Jing (Giok Kristal).
Zhang Feng mereka juga sangat gembira. Meskipun baru dua hari di Yue Long Jie (Dunia Naga Melompat), mereka sudah sadar pentingnya uang di sini. Sekarang tiba-tiba punya harta karun besar, tentu sangat girang.
Zhao Hai menuang arak untuk dirinya, lalu mengangkat gelas pada mereka, “Baik, ayo, kita toast bersama, untuk panen besar hari ini.”
Mereka cepat menuang arak, lalu teguk habis. Sekarang mereka semua benar-benar mengakui Zhao Hai. Zhao Hai baru dua hari di Yue Long Jie (Dunia Naga Melompat), sudah mengubah hidup mereka drastis. Jika masih ada yang tidak mengakui Zhao Hai, itu cuma iri.
Zhao Hai letakkan gelas, menoleh ke Yuan Ba, “Kenapa bisa habis sehari? Daya beli Wu Long Cheng (Kota Naga Perang) sekuat itu?”
Yuan Ba geleng, “Tidak. Aku jualan di Jiao Yi Guang Chang (Lapangan Perdagangan) sebentar, tidak laku banyak. Akhirnya semua Sui Shen Chuan Song Zhen (Formasi Teleportasi Pribadi) itu aku bawa ke toko Yi Zhen Zong (Sekte Formasi Mudah), semua aku jual ke mereka.”
Sampai di sini, Yuan Ba agak tegang memandang Zhao Hai, “Dui Zhang (Pemimpin Regu), apa yang kulakukan ini boleh? Yi Zhen Zong (Sekte Formasi Mudah) adalah Zong Men (Sekte) yang khusus bergerak di bidang Zhen Fa (Formasi). Bisnis mereka cukup adil. Dan katanya di Zhen Ling Jie (Dunia Roh Sejati) mereka juga terkenal dengan Zhen Fa (Formasi).”
Zhang Feng dan yang lain juga tegang menatap Zhao Hai, khawatir ini akan membawa masalah.
==
Zhao Hai melihat sikap mereka, tersenyum tipis, “Tenang saja, tidak akan ada masalah. Meskipun aku belum pernah pergi ke Zhen Ling Jie (Alam Roh Sejati), dan tidak begitu paham tentang orang di Zhen Ling Jie (Alam Roh Sejati) sana, tapi dari berbagai pengaturan di Yue Long Jie (Alam Naga Melompat) sini, orang di Zhen Ling Jie (Alam Roh Sejati) sana, tetap berharap menemukan ren cai (bakat) melalui cara ini. Apa kalian tidak menyadari, di Yue Long Jie (Alam Naga Melompat) sini, harga berbagai cai liao (bahan) sangat murah, sedangkan harga berbagai cheng pin (produk jadi) sangat mahal.”
Zhang Feng dan yang lainnya belum terlalu merasakan maksud perkataan Zhao Hai, tapi Yuan Ba berbeda. Dia sangat memahami perkataan Zhao Hai. Dia mengangguk, “Benar, Dui Zhang (Kepala Regu) benar. Di Yue Long Jie (Alam Naga Melompat) sini, tidak peduli cai liao (bahan) apa pun, harganya tidak terlalu mahal, tapi harga cheng pin (produk jadi) sangat mahal.”
Zhao Hai mengangguk, “Sebenarnya aku curiga ini sengaja dilakukan oleh Zhen Ling (Alam Roh Sejati) di sana. Mereka menurunkan harga cai liao (bahan), menaikkan harga cheng pin (produk jadi). Di permukaan kelihatannya seperti memeras xiu shi (kultivator) biasa dari xia jie (dunia bawah) di Yue Long Jie (Alam Naga Melompat) sini. Tapi sebenarnya, mereka menggunakan cara yang tidak lazim, untuk memicu potensi kita, menyuruh kita sendiri yang lian qi (membuat alat sihir), sendiri yang lian dan (membuat pil obat), sehingga menemukan orang-orang yang berbakat dalam lian qi (pembuatan alat sihir) atau lian dan (pembuatan pil obat). Aku kira bahkan di Zhen Ling Jie (Alam Roh Sejati) sana, seorang lian qi shi (pembuat alat sihir) yang baik atau lian dan shi (pembuat pil obat) yang baik, pasti juga diperhatikan, bahkan mungkin lebih diperhatikan daripada xiu shi (kultivator) biasa. Ini bisa dilihat dari mereka yang membayar mahal untuk sui shen chuan song zhen (susunan pemindah pribadi).”
Mendengar Zhao Hai berkata begitu, Zhang Feng dan yang lainnya tertegun. Begitu dihubungkan dengan fungsi jiu guan (kedai arak) yang baru saja dikatakan Zhao Hai, mereka benar-benar merasa itu masuk akal.
Yuan Ba sedikit mengerutkan kening, “Sepertinya setelah sampai di Yue Long Jie (Alam Naga Melompat) sini, tidak cukup hanya berusaha keras mengerjakan ren wu (misi). Hal-hal ini juga harus diperhatikan, kalau tidak mungkin tidak akan diperhatikan oleh sekte-sekte besar.”
Zhang Feng dan yang lainnya juga mengangguk. Zhao Hai tersenyum, “Baiklah, ini nanti saja. Ayo minum, cicipi masakan mereka di sini bagaimana.” Selesai berkata, Zhao Hai mengambil sumpit, mencicipi masakan di atas meja. Sejujurnya, rasa masakannya memang sangat enak, tapi dibanding masakan di kong jian (ruang), masih agak kalah.
Zhang Feng dan yang lainnya ini baru pertama kali dalam hidup mereka makan. Sebelumnya mereka hanya minum sedikit ling jiu (arak energi), makan sedikit dan yao (pil obat). Rasa masakan seperti apa, mereka sungguh belum tahu. Ini adalah pertama kalinya mereka makan.
Beberapa orang agak kikuk memegang sumpit, makan satu suap. Begitu makan, mereka segera terpikat oleh rasa masakan itu. Kecepatan makan mereka pun bertambah cepat.
Zhao Hai tersenyum tipis, tidak ambil pusing. Dia melihat-lihat, masakan di Dan Xia Jiu Guan (Kedai Arak Awan Merah) ini memang lumayan. Enam lauk, dua lauk daging, empat lauk sayur, semuanya dibuat sangat halus. Dua lauk daging masing-masing adalah ikan dan sejenis daging yao shou (binatang iblis). Sedangkan lauk sayur adalah sayur-sayuran biasa.
Masakan ini bagi Zhao Hai sangat biasa. Dia masing-masing mencicipi sedikit lalu tidak makan lagi. Sebaliknya Zhang Feng dan yang lainnya, mereka makan dengan lahap. Zhao Hai tersenyum melihat mereka, sambil sesekali menyesap arak.
Tidak lama kemudian, masakan habis dimakan Zhang Feng dan mereka. Beberapa orang agak tidak puas meletakkan sumpit, lalu saling pandang, dan tertawa.
Zhang Feng menoleh ke Zhao Hai, “Lumayan, tidak kira benda ini seenak ini. Hehe, baik, Xiao Hai (Hai Kecil), nanti kita harus sering-sering makan ke sini.”
Zhang Feng sekarang sudah memutuskan, apa pun alasannya, mulai sekarang jiu guan (kedai arak) ini harus sering didatangi. Bisa makan enak, dan bisa lebih banyak mengetahui situasi di Zhen Ling Jie (Alam Roh Sejati) sana, mengapa tidak.
Zhao Hai tersenyum tipis, “Baik, sering-seringlah. Ayo, beli sedikit arak lagi, kita minum di rumah.” Selesai berkata, Zhao Hai berkata dengan suara berat, “Huo Ji (kawan toko), kemari, bayar.”
Huo ji (kawan toko) yang tadi segera berlari mendekat, membungkuk pada Zhao Hai, “Beberapa tuan sudah selesai makan? Masakan kedai kami lumayan? Satu lauk dua ratus jing (batu kristal), terima kasih.”
Zhao Hai tersenyum tipis, “Arak ini berapa jin (sekitar 500 gram) satu?”
Huo ji (kawan toko) segera menjawab, “Satu jing (batu kristal) satu jin (sekitar 500 gram). Arak kedai kami benar-benar arak berkualitas, jadi harganya tentu lebih tinggi dari arak di luar, sama sekali tidak asal pasang harga.”
Zhao Hai melambaikan tangan, menoleh ke Yuan Ba, “Yuan Ba, beri dia satu yu jing (giok kristal). Setelah bayar meja ini, sisa uangnya semuanya beli arak.”
Yuan Ba mengiyakan, mengeluarkan satu yu jing (giok kristal) diberikan pada huo ji (kawan toko), lalu berkata padanya, “Dengar kata Dui Zhang (Kepala Regu) kami? Setelah bayar meja ini, sisa uang semuanya beli arak.” Huo ji (kawan toko) itu mengiyakan, membawa yu jing (giok kristal) berbalik dan pergi.
Zhao Hai memperhatikan yu jing (giok kristal) yang dikeluarkan Yuan Ba. Itu adalah batu giok hijau persegi dengan panjang sisi sepuluh sentimeter. Hijaunya membuat orang terpesona, hijau bening, tanpa sedikit pun warna campuran. Kelihatannya barang bagus. Kalau benda ini diletakkan di xiu zhen jie (dunia kultivasi), itu termasuk bahan lian qi (pembuatan alat sihir) berkualitas. Tapi di Zhen Ling Jie (Alam Roh Sejati), hanya menjadi alat tukar. Dari sini bisa dilihat perbedaan kedua jie (alam).
Tidak lama kemudian, huo ji (kawan toko) itu kembali. Di tangannya ada sebuah kong jian dai (kantong ruang). Dia menyerahkan kong jian dai (kantong ruang) itu ke tangan Yuan Ba, “Para tuan, ini seribu jin (sekitar 500 kg) arak. Pemilik kedai berterima kasih atas kunjungan para tuan, memberi bonus seratus jin (sekitar 50 kg) arak, semoga para tuan sering-sering datang. Selain itu, mohon para tuan keluarkan ji fen ka (kartu nilai) kalian, karena kalian pertama kali datang ke jiu guan (kedai arak), masing-masing bisa mendapat tambahan sepuluh poin yin xiang fen (nilai kesan).”
Keberuntungan jatuh dari langit! Bagi Zhao Hai dan mereka, ini benar-benar keberuntungan jatuh dari langit. Mereka sama sekali tidak menyangka, di tempat seperti ini, ada kejadian baik seperti ini, bisa mendapat tambahan sepuluh poin yin xiang fen (nilai kesan) gratis. Ini sungguh tak terbayangkan. Sekarang Zhang Feng dan yang lainnya sepenuhnya percaya pada perkataan Zhao Hai.
Zhao Hai dan mereka selesai mengambil yin xiang fen (nilai kesan). Yuan Ba membawa seribu jin (sekitar 500 kg) Qing Zhu Jiu (Arak Bambu Hijau), meninggalkan Dan Xia Jiu Guan (Kedai Arak Awan Merah). Begitu sampai di luar jiu guan (kedai arak), Zhang Feng tidak tahan lagi. Dia tertawa terbahak-bahak, “Sungguh tidak menyangka, masih ada kejadian baik seperti ini. Hahaha, bagus, bagus sekali.”
Zhao Hai tersenyum, “Yuan Ba, hari ini saat kau menjual sui shen chuan song zhen (susunan pemindah pribadi), apa kau mendapat keuntungan? Apa mereka memberi yin xiang fen (nilai kesan)?”
Mendengar Zhao Hai berkata begitu, Yuan Ba menepuk kepalanya sendiri, “Omong-omong, mereka memang bilang. Kata mereka kalau kita bisa menjual tiga jenis fa qi (alat sihir) berbeda, dan standar fa qi (alat sihir) itu mencapai tingkat Zhen Ling Jie (Alam Roh Sejati), juga bisa memberi kami tambahan yin xiang fen (nilai kesan). Masing-masing sepuluh poin, paling bisa memberi tambahan untuk seratus orang.”
Zhao Hai tersenyum tipis, “Bagus, kalau begitu, hehe. Tiga jenis fa qi (alat sihir), itu terlalu mudah. Pergi, beli dua kali lagi fa qi (alat sihir) yang kita perlukan, bawa ke sini. Jangan beli cai liao lian qi (bahan pembuatan alat sihir) dulu. Bawa pulang dulu, besok kita beli cai liao (bahan).”
Yuan Ba mengiyakan, berbalik dan berlari. Tidak lama kemudian dia kembali. Dia berkata pada Zhao Hai dengan suara berat, “Kali ini aku menjual satu set ding wei pan (piring penentu posisi), dan satu jian nei jia (baju dalam). Ding wei pan (piring penentu posisi) adalah perangkat成套 (satu set), bisa dipakai seribu orang. Terdiri dari zi pan (piring anak) dan mu pan (piring induk). Mu pan (piring induk) hanya satu, ditinggal di ying di (perkemahan). Zi pan (piring anak) ada seribu buah, bisa dibawa di tubuh. Dengan begitu, di mana pun dia pergi, mu pan (piring induk) bisa tahu posisinya dengan jelas. Tentu saja, ini ding wei pan (piring penentu posisi) ukuran kecil. Masih ada ding wei pan (piring penentu posisi) ukuran besar, tapi kita tidak mampu beli. Sedangkan nei jia (baju dalam) itu barang bagus, seratus yu jing (giok kristal) satu. Kemampuan bertahannya sangat kuat. Bahkan dalam keadaan tanpa persiapan, diserang qiang zhe (pemburu keabadian) tingkat Chang Sheng qi (periode panjang umur), nei jia (baju dalam) bisa sepenuhnya menahan serangan, tidak membuat orang terluka sedikit pun.”
Zhao Hai mengangguk, “Bagus, bagus sekali. Dua barang ini persis yang kita perlukan. Ayo, pulang ke ying di (perkemahan). Aku mau meneliti dua barang ini dengan saksama. Nanti kita beli wu zi (barang) yang bisa digunakan untuk membuat dua barang ini.”
Zhao Hai sama sekali tidak khawatir dia tidak bisa membuat dua barang itu. Bahkan Zhang Feng dan mereka sangat percaya padanya. Zhang Feng percaya pada Zhao Hai, karena dia sangat tahu, Zhao Hai memiliki kemampuan fen jie he cheng (penguraian dan penggabungan). Sedangkan yang lain percaya pada Zhao Hai, sepenuhnya karena penampilan Zhao Hai dua hari ini. Penampilan Zhao Hai dua hari ini, sudah sepenuhnya menaklukkan mereka.
Beberapa orang segera mengaktifkan sui shen chuan song zhen (susunan pemindah pribadi), langsung kembali ke ying di (perkemahan). Di ying di (perkemahan) sekarang hanya tersisa dua ratus orang yang menjaga. Mereka menjaga bukan untuk melihat ying di (perkemahan), tapi khawatir tim lain ada masalah, mereka siap pergi membantu. Penanggung jawab yang menjaga ying di (perkemahan), masih Li Mu.
Begitu Li Mu melihat Zhao Hai dan mereka kembali, dia segera menyambut, menangkupkan tangan pada Zhao Hai, “Jun Tuan Zhang (Panglima Korps), kau sudah kembali. Ren wu (misi) hari ini lancar?”
Zhao Hai tersenyum tipis, “Sangat lancar. Tanyakan saja pada mereka untuk detailnya. Yuan Ba, beri aku barangnya.” Yuan Ba mengiyakan, mengeluarkan sebuah kong jian dai (kantong ruang) diberikan pada Zhao Hai. Zhao Hai sekilas masuk ke dong fu (gua kediaman) nya sendiri.
Li Mu tidak mengerti melihat sikap Zhao Hai, bertanya pada Yuan Ba dan mereka, “Jun Tuan Zhang (Panglima Korps) kenapa? Ada urusan apa buru-buru begini? Barang apa yang baru saja diminta Jun Tuan Zhang (Panglima Korps)?”
Yuan Ba tertawa terbahak-bahak menjelaskan pada Li Mu apa yang baru saja terjadi. Li Mu mendengar Yuan Ba berkata begitu, juga tertegun. Tiga puluh lima ribu yu jing (giok kristal), itu jumlah yang besar. Dia belum pernah berpikir sebelumnya, mereka akan punya tiga puluh lima ribu yu jing (giok kristal). Tidak menyangka Zhao Hai baru datang dua hari sudah berhasil. Ini sungguh menakjubkan.
Tentu saja, sekarang di tangan mereka tidak ada yu jing (giok kristal) sebanyak itu, karena baru saja dibelanjakan lagi. Harga ding wei pan (piring penentu posisi) itu lumayan, meskipun mereka beli ukuran kecil, harganya juga sepuluh ribu yu jing (giok kristal). Ditambah nei jia (baju dalam) seratus yu jing (giok kristal) satu, sekarang di tangan mereka tinggal lebih dari dua puluh ribu yu jing (giok kristal). Meskipun begitu, Li Mu juga senang bukan main.
Begitu dengar nanti ada arak diminum, Li Mu lebih senang lagi, mau memberitahu orang yang masih mengerjakan ren wu (misi). Melihat Li Mu agak kehilangan kendali, Zhang Feng segera berkata, “Sudah Li Mu, kecil sedikit suaramu. Xiao Hai (Hai Kecil) sekarang sedang meneliti ding wei pan (piring penentu posisi) dan nei jia (baju dalam), jangan ganggu. Ngomong-ngomong, jangan buru-buru memberitahu semua orang. Mereka masih mengerjakan ren wu (misi), tidak boleh terganggu, khawatir ada bahaya. Kita siap-siap dulu di sini saja.”
Li Mu mendengar Zhang Feng berkata begitu, langsung tenang. Dia agak malu pada Zhang Feng, “Maaf, Bang Zhu (Ketua Geng). Aku hanya terlalu senang. Sudah bertahun-tahun, ying di (perkemahan) xiu zhen jie (dunia kultivasi) kita tidak pernah sekaya ini. Tidak kira, dalam beberapa hari saja Jun Tuan Zhang (Panglima Korps) sudah berhasil. Dibanding Jun Tuan Zhang (Panglima Korps), aku jauh sekali.”
Zhang Feng tersenyum, “Kau mau banding dengan siapa, kok banding dengan Xiao Hai (Hai Kecil). Jangan kau, seluruh xiu zhen jie (dunia kultivasi), siapa yang bisa banding dengan Xiao Hai (Hai Kecil).” Perkataan Zhang Feng ini penuh kebanggaan, dan tidak ada yang membantah. Semua mengangguk, sangat setuju dengan perkataannya.
==
Sebenarnya tidak hanya mereka yang berada di Yue Long Jie (Dunia Naga Melompat) ini, bahkan orang-orang di Xiu Zhen Jie (Dunia Kultivasi) sana juga memahami sebuah prinsip, yaitu seorang jenius dari Zong Men (Sekte) mana pun, jangan sekali-kali kau suruh dia untuk dibandingkan dengan Zhao Hai, karena itu sama saja dengan menghancurkan orang itu.
Tidak ada seorang jenius dari Zong Men (Sekte) mana pun yang mampu mencapai tingkatan seperti Zhao Hai. Jika dipaksakan untuk membandingkannya dengan Zhao Hai, lambat laun si jenius itu akan kehilangan kepercayaan diri, dan akhirnya jatuh menjadi biasa-biasa saja. Ini adalah sesuatu yang tidak ingin dilihat oleh Zong Men (Sekte) mana pun.
Sekarang seluruh Xiu Zhen Jie (Dunia Kultivasi) tahu, Zhao Hai itu adalah monster (yao nie), jangan sekali-kali dibandingkan dengannya. Jadi sekarang di seluruh Xiu Zhen Jie (Dunia Kultivasi), bahkan mereka yang baru bergabung dengan Zong Men (Sekte) pun tahu bahwa Zhao Hai adalah orang yang sangat tangguh, siapa pun tidak boleh membandingkan diri dengannya. Diyakini bahwa kedatangan Zhao Hai kali ini ke Yue Long Jie (Dunia Naga Melompat) akan membuat banyak orang di Xiu Zhen Jie (Dunia Kultivasi) senang hingga tidak bisa tidur.
Kenyataannya memang demikian. Sekarang Zhao Hai duduk di dalam ruang, menatap layar ruang. Di layar ruang sekarang sedang terjadi sebuah konflik kecil, dan lokasi konflik ini tepatnya di Shi Quan Dian (Toko Sepuluh Sempurna) di Xiu Zhen Jie (Dunia Kultivasi).
Saat Zhao Hai masih di Xiu Zhen Jie (Dunia Kultivasi), Shi Quan Dian (Toko Sepuluh Sempurna) benar-benar aman, tidak ada siapa pun yang berani macam-macam. Bahkan orang-orang dari Sembilan Sekte Besar pun akan memberi muka pada Shi Quan Dian (Toko Sepuluh Sempurna). Tapi Zhao Hai baru saja masuk ke Yue Long Jie (Dunia Naga Melompat) dua hari, di Xiu Zhen Jie (Dunia Kultivasi) sana sudah ada yang tidak sabar, mulai membuat onar di Shi Quan Dian (Toko Sepuluh Sempurna).
Zhao Hai sangat paham apa yang terjadi ini. Tidak lebih dari beberapa orang yang mencoba menguji batas bawah Shi Quan Dian (Toko Sepuluh Sempurna). Menghadapi situasi ini, Zhao Hai tentu saja tidak akan menunjukkan belas kasihan. Dia menyuruh Lao La mengendalikan Bu Si Sheng Wu (Makhluk Abadi) itu, memberi pelajaran pada orang-orang itu.
Pertempuran segera berakhir. Semua Xiuzhe (Kultivator) yang membuat onar, dengan tidak sopan dibunuh oleh Shi Quan Dian (Toko Sepuluh Sempurna). Setelah itu, beberapa Qiangzhe (Kuat) periode Chang Sheng Qi (Periode Panjang Umur) dari berbagai Zong Men (Sekte) muncul, bersiap untuk berdebat dengan Shi Quan Dian (Toko Sepuluh Sempurna). Tapi Shi Quan Dian (Toko Sepuluh Sempurna) sama sekali tidak sopan, langsung mengirim Bu Si Sheng Wu (Makhluk Abadi) periode Chang Sheng Qi untuk bertempur dengan Qiangzhe periode Chang Sheng Qi lawan. Di belakangnya masih ada beberapa ratus Bu Si Sheng Wu (Makhluk Abadi) periode Chang Sheng Qi yang mengawasi. Ini ingin membuat orang-orang di Xiu Zhen Jie (Dunia Kultivasi) sana mengerti, jangan mengira Zhao Hai sudah pergi ke Yue Long Jie (Dunia Naga Melompat) sana, lalu kalian bisa bertindak sesuka hati. Itu tidak mungkin. Meskipun Zhao Hai tidak ada, Shi Quan Dian (Toko Sepuluh Sempurna) tetap punya kekuatan untuk menghadapi kalian.
Sekarang pertempuran memang belum berakhir, tapi Zhao Hai yakin, setelah kejadian ini, tidak akan ada siapa pun lagi yang berani pergi ke Shi Quan Dian (Toko Sepuluh Sempurna) untuk membuat onar.
Melihat Bu Si Sheng Wu (Makhluk Abadi) periode Chang Sheng Qi itu berhasil mengalahkan lawan, Zhao Hai tidak bisa menahan menggelengkan kepala, menghela nafas: “Para makhluk ini benar-benar tidak sabar. Tidak bisakah mereka menunggu beberapa hari lagi? Sungguh mengecewakan.”
Lao La dan yang lain mendengar Zhao Hai berkata begitu, tidak bisa menahan tersenyum tipis. Mereka tahu ucapan Zhao Hai ini murni bercanda. Para makhluk itu kapan pun mereka membuat onar, tidak akan mendapat hasil baik.
Saat ini Cai Er angkat bicara kepada Zhao Hai: “Hai Ge, Ding Wei Pan (Piring Penentu Posisi) dan Nei Jia (Baju Dalam) itu sudah selesai didekomposisi. Kita bisa membuatnya sepenuhnya. Ini daftar bahannya.” Setelah berkata, dia memberikan Yu Jian (Bambu Giok) kepada Zhao Hai.
Zhao Hai menerima Yu Jian (Bambu Giok) itu, melirik ke dalamnya, lalu mengangguk: “Baik, besok suruh mereka beli bahan. Hehe, sungguh tidak menyangka, dengan cara begini juga bisa mendapat Yin Xiang Fen (Nilai Kesan).”
Saat ini Cai Er mengerutkan kening, berkata: “Hai Ge, beberapa hari ini situasi di Yue Long Jie (Dunia Naga Melompat) sedikit tidak beres. Aku menemukan aktivitas Yao Shou (Binatang Iblis) sepertinya lebih sering. Sepertinya ada yang tidak beres.”
Zhao Hai mengerutkan kening: “Maksudmu, gelombang binatang buas (shou chao) yang baru akan segera datang?”
Cai Er mengangguk: “Ada kemungkinan begitu. Lihat saja apakah beberapa hari ini di Yue Long Jie (Dunia Naga Melompat) akan ada alarm atau tidak. Pokoknya aku merasa beberapa hari ini Yao Shou (Binatang Iblis) di Yue Long Jie (Dunia Naga Melompat) sana, sepertinya lebih aktif.”
Lao La menatap Zhao Hai, berkata: “Hai Ge, jika benar terjadi gelombang binatang buas (shou chao), bagaimana kalian? Ikut bertempur, atau bersembunyi di perkemahan? Sekarang situasi di perkemahan sana sangat bagus, Yao Shou (Binatang Iblis) sama sekali tidak mungkin menemukan tempat itu. Meskipun terjadi gelombang binatang buas (shou chao), tempat itu juga aman.”
Zhao Hai menggeleng: “Tidak bisa. Tidak boleh bersembunyi di perkemahan. Bertempur melawan Yao Shou (Binatang Iblis) di kota, meskipun tidak bisa mendapat Yin Xiang Fen (Nilai Kesan), tapi itu adalah kesempatan bagus bagi Zong Men (Sekte) besar untuk mengamati orang-orang dari dunia bawah. Itu lebih penting dari Yin Xiang Fen (Nilai Kesan). Jadi saat gelombang binatang buas (shou chao), harus di kota melawan Yao Shou (Binatang Iblis).”
Lao La mengangguk: “Menurutku juga begitu. Segala sesuatu di Yue Long Jie (Dunia Naga Melompat) sana, sepertinya sengaja diatur untuk melatih Xiuzhe (Kultivator). Jika kalian tidak ikut melawan gelombang binatang buas (shou chao), sama sekali tidak ada untungnya bagi kalian. Tapi di mana tempatnya itu masalah. Hai Ge, aku tidak setuju kalian melawan gelombang binatang buas (shou chao) di Kota Wu Long sana.”
Zhao Hai mengangguk: “Skala Kota Wu Long terlalu kecil. Tidak aman, juga tidak ada Zong Men (Sekte) besar yang berpengaruh. Untuk melawan gelombang binatang buas (shou chao), kita pergi ke Shang Shan Cheng (Kota Kebaikan Tertinggi).”
Lao La tersenyum tipis: “Ternyata kamu sudah lama memikirkannya. Baguslah. Hai Ge, kau keluar lihatlah. Orang-orang hampir semuanya sudah kembali. Kau seharusnya sudah muncul.”
Zhao Hai tersenyum mengangguk, berdiri dan berjalan keluar. Sampai di luar gua, dia mendapati semua Xiuzhe (Kultivator) dari Xiu Zhen Jie (Dunia Kultivasi) sudah kembali. Sekarang Xiuzhe (Kultivator) itu sedang berdiri di sana dengan wajah bersemangat mengobrol tentang sesuatu. Begitu melihat Zhao Hai keluar, semua orang secara aktif menyapa Zhao Hai, tampak sangat antusias.
Zhao Hai tersenyum tipis, lalu melambaikan tangan, semua orang berhenti mengobrol, menatap Zhao Hai. Zhao Hai menatap mereka, berkata dengan suara dalam: “Hari ini kita panen raya. Xiu Zhen Jie (Dunia Kultivasi) kita akhirnya punya uang. Setelah punya uang, juga harus belajar membelanjakan uang. Hari ini aku menyuruh Yuan Ba membeli arak. Kita semua minum bersama-sama. Sebentar lagi Yuan Ba akan membagikan uang kepada kalian, masing-masing satu Yu Jing (Giok Inti). Uang ini bisa kalian gunakan untuk berbelanja, tapi yang paling utama, uang ini untuk kalian membeli makanan dan arak, sama sekali bukan untuk kalian membeli perlengkapan (zhuang bei). Nanti uang untuk membeli perlengkapan akan diberikan lain waktu. Semua mengerti?”
Mendengar penjelasan Zhao Hai ini, orang-orang awalnya tertegun, lalu bersorak gembira. Zhao Hai juga tidak sungkan, langsung menyuruh Yuan Ba mengeluarkan arak. Semua orang pun minum bersama dengan gembira. Sekarang orang-orang ini sangat kagum pada Zhao Hai. Tidak ada lagi yang berani meremehkan Zhao Hai. Wibawa Zhao Hai sepenuhnya telah terbangun.
Alasan Zhao Hai bisa begitu cepat membangun wibawanya, selain karena uang ini, yang paling utama adalah, di Xiu Zhen Jie (Dunia Kultivasi) sana dia benar-benar terlalu terkenal. Xiuzhe (Kultivator) Xiu Zhen Jie (Dunia Kultivasi) di Yue Long Jie (Dunia Naga Melompat) sini, tidak ada satu pun yang belum pernah mendengar tentang Zhao Hai. Orang-orang di Zong Men (Sekte) mereka berulang kali mengatakan pada mereka, betapa tangguhnya Zhao Hai. Sebelumnya mereka masih agak tidak percaya, tapi sekarang melihat hal-hal yang dilakukan Zhao Hai, mereka sudah sepenuhnya kagum.
Keesokan paginya, Zhao Hai selain membagikan tugas, juga memberikan Yuan Ba sebuah daftar, menyuruhnya membeli barang. Semua barang dalam daftar harus dibeli, dan harus secepatnya.
Yuan Ba tentu saja tidak banyak bicara, langsung pergi ke Shang Shan Cheng (Kota Kebaikan Tertinggi) untuk membeli barang. Dibandingkan, barang di Shang Shan Cheng (Kota Kebaikan Tertinggi) lebih murah, dan lebih lengkap.
Zhao Hai tidak menentang Yuan Ba pergi ke Shang Shan Cheng (Kota Kebaikan Tertinggi), karena dia ingin menyuruh Yuan Ba mencoba, melihat apakah Zhen Dao Zong (Sekte Jalan Sejati) benar-benar ingin menargetkan Xiu Zhen Jie (Dunia Kultivasi). Jika benar, maka Yuan Ba sendirian pergi ke Shang Shan Cheng (Kota Kebaikan Tertinggi) mungkin ada sedikit bahaya, tapi bisa membuat Zhao Hai mereka tahu sikap Zhen Dao Zong (Sekte Jalan Sejati).
Zhao Hai juga sudah memberi tahu Yuan Ba tentang hal ini. Yuan Ba langsung menyetujuinya, karena Yuan Ba sangat sadar, ini menyangkut urusan besar seluruh Xiu Zhen Jie (Dunia Kultivasi), dia tidak bisa mundur.
Sementara Zhao Hai mereka tetap harus keluar mengerjakan misi. Tapi sekarang orang yang mengerjakan misi sudah mulai bergiliran. Selain Zhao Hai mereka yang masih baru harus mengerjakan misi, beberapa yang sudah senior mulai bergantian menjaga perkemahan.
Ding Wei Pan (Piring Penentu Posisi) sudah dipasang. Semua orang membawa Zi Pan (Piring Anak) Ding Wei Pan, ini juga membuat keamanan mereka semakin terjamin.
Tugas Zhao Hai mereka hari ini adalah menambang bijih. Mereka menerima misi dari sebuah Zong Men (Sekte) bernama Yan Shan Zong (Sekte Gunung Api), untuk mencari sejenis bijih yang sangat tahan api. Bijih ini tidak bisa digunakan untuk Lian Qi (Pembuatan Alat), tapi bisa digunakan untuk membuat tungku api atau landasan tempa.
Asal-usul bijih ini juga sangat unik, berada di gunung berapi aktif. Gunung itu setiap beberapa waktu akan meletus sekali. Jadi mengumpulkan bijih ini cukup berbahaya.
Tentu saja bahaya tidak hanya datang dari gunung berapi. Yang paling utama, di gunung berapi itu, juga ada beberapa Yao Shou (Binatang Iblis) elemen api. Terutama sejenis Yao Shou (Binatang Iblis) bernama Huo Xie (Kalajengking Api). Kekuatan Yao Shou (Binatang Iblis) ini sangat tangguh. Tidak hanya setiap ekornya berkekuatan periode Chang Sheng Qi (Periode Panjang Umur), tapi serangan mereka juga mengandung Huo Du (Racun Api). Ini adalah racun api yang sangat kuat, bahkan Qiangzhe (Kuat) periode Chang Sheng Qi pun tidak tahan terhadap racun api ini.
Dan Huo Xie (Kalajengking Api) ini paling suka hidup di gunung berapi aktif. Meskipun mereka tidak muncul berkelompok, tapi meskipun hanya satu ekor Huo Xie (Kalajengking Api), sudah bisa membawa bahaya bagi tim sepuluh orang. Karena selain sebagai Yao Shou (Binatang Iblis) elemen api, Huo Xie (Kalajengking Api) juga adalah Yao Shou (Binatang Iblis) elemen tanah. Mereka bisa bersembunyi di dalam tanah untuk menyerang Xiuzhe (Kultivator). Dan di gunung berapi aktif sana, orang sangat sulit menemukan Huo Xie (Kalajengking Api) yang bersembunyi di dalam tanah.
Sedangkan gunung berapi aktif yang akan dituju tim Zhao Hai ini, agak jauh dari Shang Shan Cheng (Kota Kebaikan Tertinggi). Mereka harus naik Chuan Song Zhen (Formasi Teleportasi) dari Shang Shan Cheng (Kota Kebaikan Tertinggi) ke Heng Dao Cheng (Kota Pedang Melintang), lalu dari Heng Dao Cheng (Kota Pedang Melintang) berangkat menuju gunung berapi aktif itu.
Pagi-pagi sekali Zhao Hai mereka sudah sampai di Kota Wu Long sini. Mereka tidak langsung pergi ke Shang Shan Cheng (Kota Kebaikan Tertinggi), melainkan berhenti sebentar di Kota Wu Long. Mereka menunggu kabar dari Yuan Ba. Mereka ingin tahu bagaimana situasi Yuan Ba di Shang Shan Cheng (Kota Kebaikan Tertinggi) sana. Jika Yuan Ba di sana tidak apa-apa, maka mereka bisa langsung pergi ke Shang Shan Cheng (Kota Kebaikan Tertinggi). Jika Yuan Ba di sana kenapa-kenapa, maka mereka tidak bisa pergi ke Shang Shan Cheng (Kota Kebaikan Tertinggi), bahkan misi kali ini pun harus dibatalkan. Karena itu menandakan Zhen Dao Zong (Sekte Jalan Sejati) ingin menyerang mereka, lebih baik mereka cari tempat bersembunyi.
Setelah menunggu sebentar di Kota Wu Long, Yuan Ba mengirim pesan ke Zhao Hai, memberi tahu bahwa di Shang Shan Cheng (Kota Kebaikan Tertinggi) tidak ada masalah. Dia sudah membeli cukup banyak barang. Zhao Hai baru lega. Dia memimpin Zhang Feng dan yang lain naik Chuan Song Zhen (Formasi Teleportasi) ke Shang Shan Cheng (Kota Kebaikan Tertinggi). Lalu mereka bahkan tidak keluar dari alun-alun Chuan Song Zhen (Formasi Teleportasi), langsung naik Chuan Song Zhen (Formasi Teleportasi) ke Heng Dao Cheng (Kota Pedang Melintang).
Saat Zhao Hai mereka baru saja muncul di alun-alun Chuan Song Zhen (Formasi Teleportasi) Heng Dao Cheng (Kota Pedang Melintang) sini, tiba-tiba terdengar suara alarm yang memekakkan telinga. Zhao Hai mereka tertegun. Tapi kemudian mereka melihat semua Xiuzhe (Kultivator) di Heng Dao Cheng (Kota Pedang Melintang) sini bergegas menuju tembok kota.
Zhao Hai teringat kata-kata Cai Er tadi malam, tidak bisa menahan tertegun. Lalu ekspresinya berubah: “Tidak baik, gelombang binatang buas (shou chao) dimulai. Ayo, kita juga pergi ke kota.” Setelah berkata, Zhao Hai memimpin terbang menuju tembok kota.
Sampai mereka di tembok kota, mereka mendapati di sana sudah berkumpul banyak Xiuzhe (Kultivator). Semua orang melihat ke luar. Zhao Hai juga terbang, melirik ke luar, tapi tidak melihat apa-apa.
Saat Zhao Hai tertegun, tiba-tiba dia merasakan kartu nilainya (ji fen pai) berkedip-kedip merah. Zhao Hai tidak mengerti, mengambil kartu nilainya (ji fen pai) dan melihat. Begitu melihat, dia mendapati di kartu nilainya (ji fen pai) tertulis jelas: Pemberitahuan Darurat: Beberapa hari ini karena aktivitas Yao Shou (Binatang Iblis) tidak normal, diduga sebagai pertanda gelombang binatang buas (shou chao). Maka Xiuzhe (Kultivator) tidak boleh meninggalkan kota untuk mengerjakan misi. Harus tinggal di kota, siap sedia setiap saat melawan Yao Shou (Binatang Iblis). Jika nekat meninggalkan kota sendiri, tanggung sendiri akibatnya.
Begitu melihat pemberitahuan ini, Zhao Hai menghela nafas lega. Menoleh ke Zhang Feng dan yang lain: “Kita pergi. Segera naik Chuan Song Zhen (Formasi Teleportasi) kembali ke Shang Shan Cheng (Kota Kebaikan Tertinggi) sana. Suruh semuanya tinggal di Shang Shan Cheng (Kota Kebaikan Tertinggi). Jika Yao Shou (Binatang Iblis) datang menyerang, kita akan bertahan di Shang Shan Cheng (Kota Kebaikan Tertinggi).”
Zhang Feng dan yang lain tentu saja tidak keberatan. Meskipun sekarang mereka semua membawa Sui Shen Chuan Song Zhen (Formasi Teleportasi Pribadi), tapi Sui Shen Chuan Song Zhen (Formasi Teleportasi Pribadi) ini punya satu keistimewaan. Jika tempat yang ingin mereka tuju, terhalang oleh pelindung energi, maka Sui Shen Chuan Song Zhen (Formasi Teleportasi Pribadi) tidak bisa digunakan untuk pindah ke sana. Sekarang karena gelombang binatang buas (shou chao) akan dimulai, pelindung energi setiap kota sudah diaktifkan. Sui Shen Chuan Song Zhen (Formasi Teleportasi Pribadi) mereka juga tidak bisa digunakan, hanya bisa menggunakan Chuan Song Zhen (Formasi Teleportasi) tetap.
Alasan Sui Shen Chuan Song Zhen (Formasi Teleportasi Pribadi) punya kekurangan ini, pertama karena teknologi pembuatannya tidak sempurna, kedua karena mode energinya juga berbeda. Jadi Sui Shen Chuan Song Zhen (Formasi Teleportasi Pribadi) punya kekurangan seperti ini.
Zhao Hai mereka segera naik Chuan Song Zhen (Formasi Teleportasi) kembali ke Shang Shan Cheng (Kota Kebaikan Tertinggi). Tapi Zhao Hai tidak tahu, ada sepasang mata yang terus memperhatikannya. Dan pemilik mata ini adalah Lin Ling.
Lin Ling sudah lama memperhatikan Zhao Hai, bahkan menyuruh Feng Ling Yun untuk menguji Zhao Hai. Dan kali ini kebetulan sekali, misi yang diterima Zhao Hai mereka, harus sampai ke Heng Dao Cheng (Kota Pedang Melintang), baru bisa pergi ke gunung berapi lokasi misi. Sedangkan Heng Dao Cheng (Kota Pedang Melintang) ini adalah kota yang dibangun Ba Dao Men (Sekte Pedang Mendominasi). Begitu Zhao Hai muncul di Heng Dao Cheng (Kota Pedang Melintang), Lin Ling sudah tahu. Lin Ling juga ingin melihat apa yang akan dilakukan Zhao Hai. Jadi dia terus memperhatikan Zhao Hai. Dia juga mendengar apa yang dikatakan Zhao Hai. Begitu mendengar Zhao Hai bilang ingin pergi ke Shang Shan Cheng (Kota Kebaikan Tertinggi) untuk ikut bertempur, Lin Ling mengangguk. Dia tidak mencegah Zhao Hai. Lagipula dia tahu, Zhao Hai sekarang adalah kapten Xiu Zhen Jie (Dunia Kultivasi) di Yue Long Jie (Dunia Naga Melompat) sini. Dia harus mempertimbangkan seluruh orang Xiu Zhen Jie (Dunia Kultivasi).
Setelah kembali ke Shang Shan Cheng (Kota Kebaikan Tertinggi), Zhao Hai segera mengirim surat ke Li Mu dan yang lain, menyuruh mereka semua datang ke Shang Shan Cheng (Kota Kebaikan Tertinggi). Situasi di Shang Shan Cheng (Kota Kebaikan Tertinggi) sini juga mirip dengan di Heng Dao Cheng (Kota Pedang Melintang) sana. Banyak Xiuzhe (Kultivator) berlarian ke tembok kota Shang Shan Cheng (Kota Kebaikan Tertinggi). Mereka sekarang tentu saja belum bisa melihat Yao Shou (Binatang Iblis). Tapi mereka ingin menjadi orang pertama yang melihat serangan Yao Shou (Binatang Iblis).
Zhao Hai tidak sebesar rasa penasaran itu. Tidak lama setelah dia mengirim surat, Li Mu dan yang lain tiba di Shang Shan Cheng (Kota Kebaikan Tertinggi) sini. Begitu Li Mu dan yang lain menerima pemberitahuan, mereka sudah berangkat dari perkemahan, masuk ke Kota Wu Long. Awalnya mereka ingin melawan serangan Yao Shou (Binatang Iblis) di Kota Wu Long sana. Tapi satu perintah Zhao Hai, membuat mereka langsung datang ke Shang Shan Cheng (Kota Kebaikan Tertinggi) sini.
Begitu melihat semua orang sudah tiba, Zhao Hai baru angkat bicara: “Beberapa hari ini karena gelombang binatang buas (shou chao), kita tidak bisa keluar mengerjakan misi. Kota Wu Long sana meskipun kita kenal, tapi terlalu kecil. Jadi kusuruh semuanya datang ke Shang Shan Cheng (Kota Kebaikan Tertinggi). Kali ini kita akan melawan Yao Shou (Binatang Iblis) di Shang Shan Cheng (Kota Kebaikan Tertinggi).”
==
Begitu mendengar Zhao Hai berkata begitu, Li Mu tidak bisa tidak merasa agak tegang dan bertanya: “Ada apa? Apakah Shou chao (Gelombang Binatang) kali ini sangat besar? Apa Wu Long Cheng (Kota Wulong) di sana tidak bisa menahannya?” Li Mu mendengar Zhao Hai bilang Wu Long Cheng (Kota Wulong) di sana terlalu kecil, dia mengira Zhao Hai khawatir Wu Long Cheng (Kota Wulong) di sana tidak bisa menahan serangan Yao Shou (Binatang Iblis) itu.
Zhao Hai tersenyum dan menggeleng: “Bukan karena itu. Wu Long Cheng (Kota Wulong) di sana seharusnya masih bisa menahan serangan Yao Shou (Binatang Iblis). Maksudku Wu Long Cheng (Kota Wulong) di sana terlalu kecil, artinya Zong Men (Sekte) di Wu Long Cheng (Kota Wulong) terlalu kecil. Sedangkan di Shang Shan Cheng (Kota Shangshan) sini, skala Zong Men (Sekte)-nya jauh lebih besar daripada di Wu Long Cheng (Kota Wulong) sana.”
Sampai di sini Zhao Hai berhenti sejenak, memandang semua orang, lalu menoleh dan menunjuk sebuah kedai minuman di dekatnya: “Ayo, kita masuk minum sambil bicara.” Selesai bicara tanpa menunggu jawaban, dia berjalan menuju kedai minuman itu. Semua orang juga segera mengikuti di belakang. Sekarang mereka memang tidak terlalu memikirkan uang minuman itu.
Setelah mereka duduk dan memesan minuman, barulah Zhao Hai berkata dengan suara berat: “Membantu berbagai kota melawan Shou chao (Gelombang Binatang), tidak ada Yin Xiang Fen (Poin Kesan). Karena itu semua orang menganggap, di kota mana pun melawan Yao Shou (Binatang Iblis) itu sama saja. Tapi menurutku, di sini ilmunya besar. Ambil contoh Wu Long Cheng (Kota Wulong) dan Shang Shan Cheng (Kota Shangshan). Wu Long Cheng (Kota Wulong) di sana hanya kota kelas menengah, kebanyakan Zong Men (Sekte) di sana adalah Zong Men (Sekte) kelas menengah. Sedangkan Shang Shan Cheng (Kota Shangshan) di sini berbeda. Shang Shan Cheng (Kota Shangshan) di sini tidak hanya memiliki Zhen Dao Zong (Sekte Jalan Sejati) sebagai Zong Men (Sekte) super besar, tapi juga banyak Zong Men (Sekte) besar lainnya. Meskipun Zong Men (Sekte) besar ini tidak sebanding dengan Zhen Dao Zong (Sekte Jalan Sejati), tapi skalanya jauh lebih besar daripada Zong Men (Sekte) di Wu Long Cheng (Kota Wulong) sana.”
Sampai di sini Zhao Hai berhenti sejenak, meminum seteguk minuman untuk membasahi tenggorokan, lalu melanjutkan: “Jangan kira Yin Xiang Fen (Poin Kesan) adalah segalanya. Apakah Zong Men (Sekte) besar itu hanya akan melihat Yin Xiang Fen (Poin Kesan) untuk menerima seseorang? Tidak mungkin, kan? Yang mereka lihat tetaplah penampilan aktual Xiuzhe (Kultivator) itu. Dan Shou chao (Gelombang Binatang), sering kali adalah kesempatan terbaik untuk melihat penampilan aktual seorang Xiuzhe (Kultivator). Kita tinggal di Shang Shan Cheng (Kota Shangshan) sini, bisa membuat Zong Men (Sekte) besar itu melihat penampilan kita. Asalkan kita tampil baik, apa kalian masih takut nantinya kita tidak punya kesempatan bergabung dengan Zong Men (Sekte) yang lebih baik?”
Begitu mendengar Zhao Hai berkata begitu, semua orang tertegun. Lalu mereka saling memandang. Sejujurnya, apa yang dikatakan Zhao Hai ini sebelumnya sungguh tidak pernah mereka berani pikirkan. Setiap kali Shou chao (Gelombang Binatang) datang, orang-orang seperti mereka akan tetap tinggal di Wu Long Cheng (Kota Wulong) sana melawan Yao Shou (Binatang Iblis). Tidak pernah terpikir, pada saat seperti ini masih ada orang yang mengamati mereka.
Tapi tidak pernah terpikir bukan berarti mereka sama sekali tidak mengerti. Sekarang Zhao Hai bicara, bagaikan selembar kertas jendela, sekali ditusuk langsung tembus. Mereka pun secara alami mengerti maksud perkataan Zhao Hai ini.
Li Mu dengan penuh semangat berkata: “Benar, apa yang dikatakan Jun Tuan Zhang (Komandan Korps) tidak salah. Kita tinggal di sini, akan memiliki lebih banyak kesempatan. Baik, mulai sekarang kita akan tetap di sini.”
Zhao Hai melihat sikap Li Mu dan yang lainnya, tersenyum tipis: “Sebenarnya, hal yang bisa kupikirkan, orang Zhen Ling jie (Dunia Roh Sejati) di sana juga bisa memikirkannya. Alasan kalian bisa begitu lancar sampai di Shang Shan Cheng (Kota Shangshan) sini, adalah karena ada kami di sini. Selama masa Shou chao (Gelombang Binatang), perpindahan personel antara dua kota besar bebas. Dari kota besar ke kota kecil juga bebas. Tapi dari kota kecil ke kota besar, tidak semudah itu. Pertama ada syaratnya, yaitu harus ada orang dari jie mian (Dimensi) yang sama di kota besar itu. Jika kami tidak ada orang di Shang Shan Cheng (Kota Shangshan) sini, kami ingin datang dari Wu Long jie (Dunia Wulong) ke Shang Shan Cheng (Kota Shangshan), itu tidak mungkin, akan ditolak.”
Li Mu dan yang lainnya baru menunjukkan ekspresi mengerti. Tapi kemudian Yuan Ba dengan tidak mengerti memandang Zhao Hai: “Dui Zhang (Kapten), bagaimana kau tahu semua ini?”
Zhao Hai tersenyum tipis: “Shi Shu (Paman Guru) memberitahuku. Dulu mereka ingin melakukan hal itu, tapi kemudian ditolak, baru mengerti bagaimana sebenarnya. Kali ini Shou chao (Gelombang Binatang) jika bukan karena kita ada Yuan Ba di Shang Shan Cheng (Kota Shangshan) sini, dan kami kebetulan berada di Heng Dao Cheng (Kota Hengdao) sana, mungkin saat itu kami masih harus bertarung melawan Yao Shou (Binatang Iblis) di Wu Long Cheng (Kota Wulong) sana.”
Begitu mendengar Zhao Hai berkata begitu, semua orang pun merasa lega. Mereka semua tahu siapa Shi Shu (Paman Guru) yang dimaksud Zhao Hai. Tie Zhan Tian, mantan kapten Tim Yue Long dari Xiu zhen jie (Dunia Kultivasi), sekarang sudah bergabung dengan Tong Ti Men (Sekte Tubuh Tembaga).
Tie Zhan Tian di hati orang-orang Xiu zhen jie (Dunia Kultivasi) ini, bisa dianggap tokoh legendaris. Dulu dia hanya membawa puluhan orang tim kecil Xiu zhen jie (Dunia Kultivasi), dengan mengandalkan diri sendiri meraba-raba sedikit demi sedikit, akhirnya berhasil berdiri kokoh di Yue Long jie (Dunia Yue Long) sini, dan bahkan membuat Xiu zhen jie (Dunia Kultivasi) semakin kuat. Terhadap tokoh seperti ini, tidak peduli dari Zong Men (Sekte) mana, mereka semua sangat menghormatinya. Maka Zhao Hai bilang itu diberitahu Tie Zhan Tian, tentu tidak ada yang akan curiga.
Sebenarnya perkataan ini bukan diberitahu Tie Zhan Tian kepada Zhao Hai, melainkan Zhao Hai temukan setelah sekian lama memantau berbagai kota. Hal semacam ini, Zong Men (Sekte) di Zhen Ling jie (Dunia Roh Sejati) sana tidak akan sembarangan membicarakannya.
Begitu melihat semua orang menunjukkan ekspresi mengerti, Zhao Hai hanya bisa tersenyum pahit. Hal-hal ini sungguh tidak bisa mereka ketahui. Zhao Hai berkata dengan suara berat: “Hal ini, hanya diketahui kita sendiri saja, jangan beri tahu siapa pun. Harus dirahasiakan mutlak, mengerti?”
Semua orang mengangguk. Mereka juga tahu betapa pentingnya hal ini. Jika mereka benar-benar mengatakan hal ini keluar, tidak ada manfaatnya sama sekali bagi mereka. Lagipula, mereka di Yue Long jie (Dunia Yue Long) sini juga tidak punya teman, tidak ada yang bisa diajak bicara.
Saat Zhao Hai dan yang lainnya sedang bicara, dua orang masuk ke kedai minuman ini. Begitu melihat dua orang ini, Zhao Hai tidak bisa tidak berubah ekspresi. Karena kedua orang ini dia kenal, benar-benar dua orang Zhen Dao Zong (Sekte Jalan Sejati) yang sebelumnya memprovokasi mereka.
Kedai minuman tempat Zhao Hai mereka sekarang berada ini tidak terlalu besar, yang duduk di sini juga kebanyakan orang-orang yang punya status. Xiuzhe (Kultivator) lain sudah pergi ke tempat lain duduk, atau pergi ke kedai minuman lain minum. Lagipula Zhao Hai sudah memberi mereka masing-masing satu Yu Jing (Giok Esensi), uang minum mereka sudah cukup.
Maka sekarang orang di kedai minuman ini tidak terlalu banyak. Zhao Hai tentu saja langsung memperhatikan Feng Lingyun dan Luo Xiuer. Tentu saja sekarang dia belum tahu nama mereka berdua.
Semua orang sedang bercanda, begitu melihat ekspresi Zhao Hai tiba-tiba berubah, semua terkejut. Mereka mengikuti arah pandangan Zhao Hai, Zhang Feng dan yang lainnya berubah ekspresi, yang lain agak tidak mengerti.
Yuan Ba tidak tahan bertanya: “Dui Zhang (Kapten), ada apa? Dua orang itu kau kenal?”
Zhao Hai mengangguk, tapi tidak bicara. Zhang Feng dengan suara pelan memberi tahu Yuan Ba identitas Feng Lingyun dan Luo Xiuer. Begitu Yuan Ba tahu mereka berdua, ekspresinya juga menjadi sangat tidak baik.
Mereka semua tahu masalah Feng Lingyun dan Luo Xiuer ini. Hanya saja tidak tahu wajah mereka berdua seperti apa. Sekarang melihat mereka berdua tiba-tiba muncul di sini, ekspresi mereka tentu tidak bisa bagus.
Saat semua orang tegang, Feng Lingyun malah mengajak Luo Xiuer berjalan ke arah mereka. Begitu melihat situasi ini, Zhao Hai segera berdiri, yang lain juga ikut berdiri. Orang Xiu zhen jie (Dunia Kultivasi) lain di kedai minuman melihat sikap Zhao Hai begini, juga buru-buru ikut berdiri, dengan agak terkejut dan tidak menentu memandang ke arah Zhao Hai.
Feng Lingyun melihat Zhao Hai dan yang lainnya agak tegang, tidak bisa tidak tersenyum tipis. Dia berjalan sampai di samping meja Zhao Hai dan berhenti. Sebelum mereka bicara, Zhao Hai sudah menunduk memberi hormat pada mereka berdua: “Xiu zhen jie (Dunia Kultivasi) Zhao Hai, bertemu Qian Bei (Senior) Zhen Dao Zong (Sekte Jalan Sejati). Saya memberi hormat.”
Feng Lingyun mendengar Zhao Hai berkata begitu, tidak bisa tidak sedikit tertegun, lalu tersenyum: “Kau benar-benar mengenali identitas kami. Pantas saja saat itu tanpa bicara langsung pergi. Hehe, kau tidak perlu khawatir. Kami tidak bermaksud menargetkan Xiu zhen jie (Dunia Kultivasi) kalian. Saat itu hanya karena ada yang meminta tolong. Kau bernama Zhao Hai, kan? Sekarang orang-orang di luar sudah lari ke tembok kota, kenapa kalian masih minum di sini?”
Zhao Hai mendengar Feng Lingyun berkata begitu, tidak bisa tidak tersenyum tipis: “Qian Bei (Senior) bercanda. Shou chao (Gelombang Binatang) tidak akan langsung datang. Sekarang pergi ke tembok kota, juga tidak ada gunanya sama sekali. Meskipun kekuatan orang-orang kami, di mata Qian Bei (Senior) mungkin tidak berarti, tapi kami ingin dari sini pergi ke tembok kota dengan kecepatan tercepat, masih bisa melakukannya. Maka kami masih punya suasana hati untuk minum di sini.”
Feng Lingyun mendengar Zhao Hai berkata begitu, tidak bisa tidak tertawa terbahak-bahak: “Bagus, bicara bagus. Apa gunanya sekarang pergi ke tembok kota. Menghadapi peristiwa besar tetap tenang, pantas saja diperhatikan orang. Zhao Hai, hari ini aku kasih tahu sedikit, sudah ada yang memperhatikanmu. Tentu saja orang ini bukan dari Zhen Dao Zong (Sekte Jalan Sejati) kami. Tapi bisa kuberi tahu, Zong Men (Sekte) tempat orang ini berada, kekuatannya sama sekali tidak kalah dengan Zhen Dao Zong (Sekte Jalan Sejati) kami. Jika akhir-akhir ini ada Zong Men (Sekte) yang menghubungimu, sebaiknya tolak.”
Zhao Hai mendengar Feng Lingyun berkata begitu, tidak bisa tidak tertegun, lalu hatinya tidak bisa tidak agak bersemangat. Dia berkata pada Feng Lingyun: “Terima kasih banyak atas petunjuk Qian Bei (Senior), Zhao Hai mengingatnya.”
Feng Lingyun mengangguk, memandang orang lain, tersenyum tipis: “Baik, apa yang ingin kusampaikan sudah selesai. Tidak akan menghalangi kalian minum. Permisi.” Selesai bicara dia mengajak Luo Xiuer berbalik pergi.
Zhao Hai dan yang lainnya buru-buru menunduk memberi hormat mengantar kepergian mereka. Begitu mereka berdua pergi, Zhang Feng dan yang lainnya langsung ramai. Karena perkataan Feng Lingyun barusan terlalu mencengangkan. Zhao Hai baru berapa lama datang ke Yue Long jie (Dunia Yue Long), total tidak lebih empat atau lima hari. Dalam waktu sesingkat ini, ternyata sudah ada yang memperhatikan Zhao Hai, bahkan ingin memasukkannya ke dalam Zong Men (Sekte). Dan Zong Men (Sekte) itu, ternyata adalah Zong Men (Sekte) super besar yang tidak kalah dengan Zhen Dao Zong (Sekte Jalan Sejati). Ini terlalu mencengangkan.
Zhang Feng dengan penuh semangat memandang Zhao Hai: “Bagus sekali, Xiao Hai, bagus sekali. Setahuku, sejak Xiu zhen jie (Dunia Kultivasi) kita masuk ke Yue Long jie (Dunia Yue Long), belum ada orang yang bergabung dengan Zong Men (Sekte) super. Kalau kau bergabung, itu akan jadi yang pertama.”
Zhao Hai mendengar Zhang Feng berkata begitu, tidak bisa tidak tersenyum: “Belum pasti. Sampai sekarang aku bahkan tidak tahu Zong Men (Sekte) besar mana yang menginginkanku. Jangan dipikirkan dulu.”
Li Mu tertawa terbahak-bahak: “Tenang saja, pasti tidak akan salah. Di Yue Long jie (Dunia Yue Long) sini ada presedennya. Beberapa Zong Men (Sekte) besar begitu tertarik pada seseorang, akan melakukan pemesanan lebih awal. Asalkan orang itu tampil baik, mencapai standar penerimaan mereka, mereka akan langsung membawa orang itu pergi. Orang yang dipesan lebih awal seperti ini, selain beberapa yang meninggal secara tidak terduga, belum pernah ada yang tidak berhasil bergabung dengan Zong Men (Sekte) besar itu. Jun Tuan Zhang (Komandan Korps), tenang saja.”
Orang lain juga ikut memberi selamat pada Zhao Hai. Bagi orang-orang seperti mereka, masuk ke Yue Long jie (Dunia Yue Long), tujuannya adalah bergabung dengan Zong Men (Sekte) di Zhen Ling jie (Dunia Roh Sejati), sehingga naik ke tingkat yang baru. Dan sekarang setengah kaki Zhao Hai sudah menginjak tingkat itu, mereka tentu saja ikut gembira untuk Zhao Hai.
==
Shou chao (Banjir Binatang) belum datang, tetapi seluruh Shangshan Cheng (Kota Shangshan) sudah bersiaga. Tembok kota selalu dijaga, sementara para Xiuzhe (Kultivator) yang tidak bertugas di tembok juga telah diberikan tempat tinggal agar bisa beristirahat dengan baik.
Zhao Hai dan yang lainnya juga ditempatkan di suatu lokasi sehingga mereka bisa beristirahat dengan tenang. Area tempat mereka berada memiliki banyak bangunan dan dekat dengan tembok kota, sehingga memudahkan mereka untuk sewaktu-waktu pergi ke tembok kota memberikan bantuan.
Di kota sebesar ini, tentu tidak mungkin memberi Zhao Hai dan yang lainnya satu kamar per orang. Kamar tempat Zhao Hai berada cukup besar, dihuni oleh sepuluh orang. Selain Zhao Hai, ada Zhang Feng, Li Kuangge, Yuan Ba, Li Mu, dan lima Xiuzhe (Kultivator) lain yang memiliki status terpandang.
Mereka sekarang sedang duduk di kamar sambil minum arak. Meskipun baru saja minum cukup banyak di kedai luar, mereka tetap melanjutkan minum karena mereka benar-benar gembira.
Zhao Hai meneguk arak, meletakkan cawannya, lalu mendongak memandang semua orang dan berkata, “Kali ini kalian semua juga harus tampil baik. Meskipun tadi orang dari Zhen Dao Zong (Sekte Jalan Sejati) itu bilang hanya aku yang diperhatikan, tapi selama kalian semua tampil baik, mereka pasti juga akan memperhatikan kalian. Saat itu, kita bersaudara bisa berkumpul kembali di Zhen Ling Jie (Alam Sejati).”
Zhang Feng tersenyum dan berkata, “Kau tidak perlu khawatir. Kami masih belum cukup baik. Zhen Ling Jie (Alam Sejati) tidak semudah itu dimasuki. Tapi kalau nanti kamu sudah masuk ke Zhen Ling Jie (Alam Sejati), kalau bisa membantu, bantulah kami semampunya.”
Yuan Ba juga mengangguk dan berkata, “Benar, Duizhang (Komandan Tim). Kudengar mereka yang bergabung dengan Dazongmen (Sekte Besar) biasanya memberi banyak manfaat pada sekte asalnya. Meskipun Xiuzhen jie (Dunia Kultivasi) kita belum pernah ada yang bergabung dengan Dazongmen (Sekte Besar), tapi dulu pernah ada yang bergabung dengan beberapa Zhongdeng Zongmen (Sekte Menengah). Meskipun hanya sekte menengah, Xiuzhen jie (Dunia Kultivasi) sudah mendapat banyak manfaat. Contohnya Tongtian Ta (Pagoda Penembus Langit) di Xiuzhen jie (Dunia Kultivasi) kita, konon itu adalah pemberian orang dari Zhen Ling Jie (Alam Sejati) untuk kita.”
Zhao Hai mengangguk. Dia tahu tentang hal ini. Jika kelak ada kesempatan untuk membantu Xiuzhen jie (Dunia Kultivasi), tentu dia akan membantu, tidak akan tinggal diam.
Yuan Ba menatap Zhao Hai dan berkata, “Xiansheng (Tuan), jika kamu benar-benar bergabung dengan Zhen Ling Jie (Alam Sejati), jangan terburu-buru membantu Xiuzhen jie (Dunia Kultivasi) kita. Pastikan dulu posisimu kokoh. Setelah statusmu meningkat, secara alami kamu bisa lebih baik dalam membantu Xiuzhen jie (Dunia Kultivasi).”
Mendengar perkataan Yuan Ba, Zhao Hai tertegun, lalu tanpa sadar tersenyum tipis dan berkata, “Baik, tenanglah. Aku tahu batasannya. Lagipula, aku sekarang kan belum bergabung dengan Zhen Ling Jie (Alam Sejati). Nanti setelah bergabung, kita bicarakan lagi.”
Meskipun Zhao Hai berkata demikian, hatinya sebenarnya cukup senang. Feng Lingyun sudah bilang, dia akan bergabung dengan sebuah Chaoji Dazongmen (Sekte Besar Super) yang tidak kalah dengan Zhen Dao Zong (Sekte Jalan Sejati). Ini menghemat banyak urusan baginya.
Dulu saat Zhao Hai bergabung dengan Geng Harimau Hitam (Hei Hu Bang), situasi Geng Harimau Hitam (Hei Hu Bang) sebenarnya sudah tidak terlalu baik. Pertikaian internal terus-menerus, musuh eksternal kuat. Jika bukan karena berbagai upaya Zhao Hai, Geng Harimau Hitam (Hei Hu Bang) tidak akan mencapai kondisi seperti sekarang.
Tapi sejujurnya, Zhao Hai tidak terlalu menyukai perasaan seperti ini. Jika memungkinkan, dia hanya ingin berkeliling di Xiuzhen jie (Dunia Kultivasi), melihat-lihat, mempelajari gongfa (Teknik Kultivasi), meskipun proses feisheng (Terbang ke Alam Lebih Tinggi) sedikit lebih lambat. Zhao Hai sudah terlalu banyak mengalami pertikaian, dia tidak ingin terus-menerus berada dalam pertikaian.
Kali ini jika dia bisa bergabung dengan Chaoji Dazongmen (Sekte Besar Super), maka dia akan mengurangi banyak pertikaian. Adapun pertikaian internal sekte, Zhao Hai tidak terlalu memikirkannya. Pertikaian internal sekte, apa yang diperebutkan? Tidak lebih dari sumber daya untuk kultivasi (xiulian). Sejujurnya, sekarang Zhao Hai memang tidak terlalu berminat memperebutkan hal-hal itu. Dengan adanya Kongjian (Ruang), dia sama sekali tidak perlu berebut hal-hal itu.
Sejujurnya Zhao Hai sekarang agak menantikan kehidupan di Zhen Ling Jie (Alam Sejati). Dia ingin melihat seperti apa kehidupan di sana. Karena kehidupan di Zhen Ling Jie (Alam Sejati) lebih mirip dengan kehidupan manusia. Setidaknya di sana bisa makan, bisa minum arak. Dengan begitu, dia bisa secara terang-terangan menikmati barang-barang dari Kongjian (Ruang)-nya.
Keesokan harinya pagi, Zhao Hai dan yang lainnya bangun, keluar dari tempat tinggal masing-masing, lalu pergi ke tembok kota mengamati keadaan di luar. Di luar masih belum terlihat adanya yao shou (Binatang Ajaib). Jika alarm belum dicabut, Zhang Feng dan yang lainnya sungguh mengira tidak akan ada shou chao (Banjir Binatang) yang datang.
Tapi Zhao Hai tahu, prediksi Zhen Ling Jie (Alam Sejati) tidak salah. Shou chao (Banjir Binatang) akan datang. Karena melalui pengawasan Kongjian (Ruang), yao shou (Binatang Ajaib) di Yue Long Jie (Alam Yue Long) ini semakin sering beraktivitas.
Setelah melihat di tembok kota dan mendapati yao shou (Binatang Ajaib) belum menyerang, Zhao Hai dan yang lainnya bersiap kembali ke tempat tinggal. Saat itulah Feng Lingyun dan Luo Xiuer sekali lagi mendatangi Zhao Hai. Zhao Hai dan yang lainnya segera memberi hormat pada mereka berdua.
Feng Lingyun melambaikan tangan dan berkata, “Maaf, kemarin aku lupa memperkenalkan diri. Hari ini gantian. Namaku Feng Lingyun, Neimen Dizi (Murid Internal) Zhen Dao Zong (Sekte Jalan Sejati). Ini Shimei (Adik Perempuan Seperguruan)-ku, Luo Xiuer. Hari ini aku datang untuk memberitahu Zhao Hai satu hal. Zhao Hai, nanti aku akan mengirim sepuluh orang untuk memeriksa keadaan yao shou (Binatang Ajaib) di luar Shangshan Cheng (Kota Shangshan). Di antara sepuluh orang itu, ada kamu. Bersiaplah.”
Zhao Hai tertegun, tapi dia segera mengangguk dan berkata, “Baik, Qianbei (Senior) tenanglah.”
Feng Lingyun mengangguk, lalu mengajak Luo Xiuer pergi. Begitu mereka pergi, Zhang Feng langsung memasang wajah masam dan berkata, “Xiao Hai, apa ini? Kalau memang ada Dazongmen (Sekte Besar) yang melirikmu, kenapa harus menyuruhmu melakukan tugas berbahaya seperti ini?”
Zhao Hai tersenyum tipis dan berkata, “Tidak ada yang aneh. Kamu kira masuk Chaoji Dazongmen (Sekte Besar Super) itu mudah? Mereka tidak menerima orang tak berguna. Ini bisa dianggap sebagai ujian. Sudahlah, jangan khawatirkan aku. Aku tidak akan kenapa-napa. Kalian jaga diri kalian sendiri saja.”
Yuan Ba ragu-ragu bertanya, “Duizhang (Komandan Tim), jangan-jangan mereka sengaja menargetkanmu?”
Zhao Hai tersenyum getir dan berkata, “Kalian terlalu meninggikanku. Di Xiuzhen jie (Dunia Kultivasi), aku mungkin masih dianggap seseorang. Tapi sampai di Yue Long Jie (Alam Yue Long), aku bukan siapa-siapa. Apalagi di Zhen Ling Jie (Alam Sejati). Meskipun aku bergabung dengan Dazongmen (Sekte Besar) itu, bukankah aku tetap akan mulai sebagai Waimen Dizi (Murid Eksternal)? Kamu kira mereka tidak ada kerjaan sampai repot-repot mencariku masalah? Jika mereka ingin mencelakaiku, cuma perlu satu kata.”
Yuan Ba dan yang lain berpikir, memang juga. Di Xiuzhen jie (Dunia Kultivasi), memang tidak ada yang berani macam-macam dengan Zhao Hai. Tapi ini Yue Long Jie (Alam Yue Long), yang bicara dengan mereka adalah orang Zhen Ling Jie (Alam Sejati). Di Zhen Ling Jie (Alam Sejati), Changsheng (Abadi) hanyalah titik awal. Orang-orang itu juga tidak perlu menggunakan tipu muslihat seperti ini untuk mencelakai Zhao Hai. Tidak ada gunanya.
Sedang berbicara, Feng Lingyun sekali lagi mendatangi Zhao Hai. Di belakangnya ada beberapa Xiuzhe (Kultivator). Di antara beberapa Xiuzhe (Kultivator) ini, ada satu yang berambut hijau, ternyata adalah suku shu yao (iblis pohon). Selain shu yao (iblis pohon), Zhao Hai juga mendapati dua Xiuzhe (Kultivator) memiliki aura yao xiu (kultivator iblis), sepertinya dua yao zu (suku iblis).
Feng Lingyun tiba di depan Zhao Hai dan berkata, “Beberapa orang ini akan pergi bersamamu ke luar kota untuk menyelidiki. Tugas kalian sangat sederhana. Dalam radius sepuluh ribu li di luar kota, ada berapa banyak yao shou (Binatang Ajaib), harus jelas. Perhatikan, jangan terpisah. Kalau terpisah, mudah celaka. Kalian mungkin tidak akan bisa kembali. Pergilah.”
Mereka mengiyakan, lalu menggerakkan tubuh, terbang ke luar kota. Feng Lingyun melihat Zhao Hai dan yang lainnya menghilang, baru menoleh memandang Zhang Feng dan berkata, “Kalian bisa pergi istirahat. Melihat situasi saat ini, yao shou (Binatang Ajaib) hari ini tidak akan datang.”
Zhang Feng memberi hormat pada Feng Lingyun, lalu berkata, “Terima kasih Qianbei (Senior) atas petunjuknya. Tapi kami ingin menunggu Xiao Hai di sini.”
Feng Lingyun memandang Zhang Feng, penasaran bertanya, “Kau begitu yakin dia bisa kembali hidup-hidup? Perlu diketahui, sekarang di luar adalah wilayah kekuasaan yao shou (Binatang Ajaib). Setiap kali mengirim tim penyelidik, selalu berbahaya. Kadang satu tim penyelidik habis total, itu bukan hal aneh.”
Zhang Feng berkata dengan suara berat, “Orang lain aku tidak tahu, tapi Xiao Hai pasti akan kembali hidup-hidup. Aku percaya padanya.”
Feng Lingyun memandang Zhang Feng, mendapati dia benar-benar sangat percaya diri, bukan sekadar menyemangati diri sendiri. Ini membuat Feng Lingyun semakin penasaran dengan Zhao Hai.
Feng Lingyun tahu Zhao Hai dan yang lainnya baru beberapa saat tiba di Yue Long Jie (Alam Yue Long). Tapi dia yakin Zhao Hai dan yang lainnya seharusnya sudah tahu betapa ganasnya yao shou (Binatang Ajaib) di Yue Long Jie (Alam Yue Long) ini. Dalam situasi seperti ini, Zhang Feng dan yang lainnya masih memiliki kepercayaan sekuat itu pada Zhao Hai, sungguh di luar dugaannya.
Zhao Hai dan sembilan orang lainnya meninggalkan Shangshan Cheng (Kota Shangshan), terus terbang ke depan. Mereka semua terbang tidak terlalu tinggi. Sepuluh orang itu tidak ada yang bicara, jelas mereka sebelumnya tidak saling kenal.
Setelah terbang sekitar seribu li, mereka mulai samar-samar merasakan keberadaan yao shou (Binatang Ajaib) di sekitar. Saat itu shu yao (iblis pohon) tiba-tiba membuka suara, “Saudara-saudara, kali ini tugas sangat berbahaya. Kita perlu bekerja sama agar bisa kembali hidup-hidup. Bagaimana pendapat saudara-saudara?”
Zhao Hai tidak keberatan, mengangguk. Beberapa yang lain juga mengangguk. Melihat mereka mengangguk, shu yao (iblis pohon) itu tidak bisa menyembunyikan rasa puas di wajahnya. Dia melanjutkan, “Kita perlu kerja sama, berarti perlu pemimpin. Kalau saudara-saudara tidak keberatan, posisi pemimpin ini biar aku yang pegang. Bagaimana menurut saudara-saudara?”
Zhao Hai dan beberapa yang lain saling pandang. Mereka tidak menyangka shu yao (iblis pohon) ini punya maksud seperti itu. Zhao Hai merasa geli, dia menggeleng pelan, tidak memedulikan shu yao (iblis pohon) itu lagi, dan langsung terbang ke depan.
Melihat sikap Zhao Hai, wajah shu yao (iblis pohon) itu berubah. Zhao Hai jelas-jelas menolaknya. Beberapa yang lain saling pandang, tapi tidak mengikuti Zhao Hai terbang ke depan. Salah satu Xiuzhe (Kultivator) berkata, “Kita kerja sama, kerja sama tidak perlu pemimpin. Kalau mau kerja sama, jangan mau jadi pemimpin.”
Beberapa yang lain juga mengangguk. Melihat situasi ini, meskipun wajah shu yao (iblis pohon) itu agak masam, dia juga tidak punya nyali sebesar Zhao Hai untuk pergi sendirian. Jadi terpaksa dia mengangguk. Tapi dia tetap berkata, “Baik, aku tidak jadi jadi pemimpin. Tapi orang yang baru saja pergi sendiri itu, kalau dia kembali, tim kita tidak menerimanya.”
Beberapa Xiuzhe (Kultivator) lain saling pandang, lalu mengangguk. Dua di antaranya hanya mengangkat bahu, jelas mereka tidak peduli hidup mati Zhao Hai. Orang-orang ini tidak ada yang kenal Zhao Hai, jadi hidup mati Zhao Hai tentu tidak mereka hiraukan.
Sedangkan Zhao Hai, perkataan orang-orang ini terdengar jelas olehnya. Meskipun dia pergi, orang-orang ini terbang di belakangnya. Perkataan mereka, bagaimana mungkin bisa luput dari Zhao Hai yang memiliki Kongjian (Ruang).
==
Setelah Zhao Hai mendengar perkataan beberapa orang itu, tidak ada rasa tidak puas sedikit pun, faktanya sejak awal dia memang ingin bekerja sama dengan mereka, tetapi begitu melihat wajah Shu Yao (Iblis Pohon) itu, dia tahu, kerja sama ini pada dasarnya sudah mustahil.
Sekarang setelah mendengar maksud perkataan beberapa orang lainnya, Zhao Hai mengerti, apa yang disebut kerja sama oleh orang-orang ini, tidak lebih dari saling memanfaatkan, begitu menghadapi bahaya, mereka tidak akan peduli apa itu kerja sama atau tidak, pasti akan lari dengan cepat, bekerja sama dengan orang seperti ini, lebih baik sendirian agar lebih aman.
Tetapi Zhao Hai juga tidak berani meremehkan Yao Shou (Binatang Iblis) di Yue Long Jie (Dunia Naga Melompat) sini, dia sudah lama mengawasi Yao Shou (Binatang Iblis) di Yue Long Jie (Dunia Naga Melompat) sini, jadi sangat sadar, Yao Shou (Binatang Iblis) di Yue Long Jie (Dunia Naga Melompat) sini, tidak hanya kemampuan tempurnya sangat kuat, tetapi kecerdasan Yao Shou (Binatang Iblis) ini juga tidak kalah dengan manusia, menghadapi Yao Shou (Binatang Iblis) ini, tetap harus hati-hati.
Sekarang Zhao Hai sudah menggunakan Mu Xi Yi Shu (Seni Ilegal Elemen Kayu), dan dia juga tidak terbang di langit, hanya maju dengan hati-hati di dalam hutan, dengan begini bahkan Yao Shou (Binatang Iblis) itu pun tidak mungkin menemukannya.
Sekarang Zhao Hai sudah dua ribu lebih li dari Shang Shan Cheng (Kota Kebaikan Tertinggi), Yao Shou (Binatang Iblis) di hutan semakin banyak, dan tingkat Yao Shou (Binatang Iblis) ini semuanya sangat tinggi, yang terlemah pun sudah mencapai Chang Sheng Qi (Tahap Keabadian), sekarang Zhao Hai baru mengerti, kenapa di Yue Long Jie (Dunia Naga Melompat) sini, Yao Shou (Binatang Iblis) lah yang menjadi penguasa sejati.
Meskipun Xiuzhe (Kultivator) Zhen Ling Jie (Dunia Roh Sejati) membangun kota di Yue Long Jie (Dunia Naga Melompat) sini, tetapi orang Zhen Ling Jie (Dunia Roh Sejati) hanya bisa menjaga kota-kota itu, menguasai beberapa wilayah di sekitar kota, sebagian besar wilayah Yue Long Jie (Dunia Naga Melompat) tetap dikuasai oleh Yao Shou (Binatang Iblis).
Zhao Hai dengan hati-hati bergerak di dalam hutan, meskipun sangat hati-hati, kecepatannya tidak lambat, dan dia menemukan, semakin jauh dari Shang Shan Cheng (Kota Kebaikan Tertinggi), kepadatan Yao Shou (Binatang Iblis) semakin besar, sepertinya Yao Shou (Binatang Iblis) juga sedang mengumpulkan pasukan, bersiap menyerang Shang Shan Cheng (Kota Kebaikan Tertinggi).
Sekitar satu jam kemudian, Zhao Hai sudah delapan ribu li dari Shang Shan Cheng (Kota Kebaikan Tertinggi), saat Zhao Hai bergerak maju dengan hati-hati, dia tiba-tiba mendengar suara percakapan, Zhao Hai tidak bisa menahan diri untuk tertegun, segera waspada, menggunakan Mu Xi Yi Shu (Seni Ilegal Elemen Kayu) menyelinap diam-diam ke arah sana.
Tak lama kemudian dia semakin dekat dengan tempat percakapan itu, terdengar suara berat berkata, “Aku bilang Harimau, kali ini menurutmu apakah anak-anak bisa menyerbu masuk Shang Shan Cheng (Kota Kebaikan Tertinggi)? Kalau bisa masuk, maka kita akan mendapat muka di hadapan Zu (Nenek Moyang).”
Suara rendah lainnya terdengar, “Jangan berharap, Gajah, kamu pikir Shang Shan Cheng (Kota Kebaikan Tertinggi) sudah ada bertahun-tahun di Yue Long Jie (Dunia Naga Melompat) sini itu terbuat dari kertas? Lagipula kita juga datang ke Yue Long Jie (Dunia Naga Melompat) sini untuk uji coba, biar anak-anak menambah sedikit pengalaman tempur saja sudah bagus.”
Begitu mendengar kedua orang ini berbicara, Zhao Hai mengerti, kedua orang ini pasti Yao Xiu (Kultivator Iblis), merekalah yang memimpin Yao Shou (Binatang Iblis) menyerang Shang Shan Cheng (Kota Kebaikan Tertinggi), hanya Yao Xiu (Kultivator Iblis) yang memanggil Yao Shou (Binatang Iblis) dengan sebutan anak, dan memanggil sesepuh dengan sebutan Zu (Nenek Moyang).
Saat Zhao Hai ingin mendekat sedikit lagi, tiba-tiba terdengar suara berat itu berkata, “Siapa?” Selesai berkata tanpa memberi Zhao Hai waktu bereaksi, sebuah telapak tangan besar berwarna kuning tanah langsung meraih pohon besar tempat Zhao Hai berada.
Melihat gaya begini, Zhao Hai tahu, bersembunyi di dalam pohon sudah tidak ada artinya, lawan sangat berhati-hati, tidak peduli apakah pohon besar ini ada orangnya atau tidak, pasti akan mencabut pohon itu sampai akar-akarnya, jadi tubuhnya berkelebat meninggalkan pohon itu.
Tapi ini belum selesai, begitu tubuhnya bergerak, segera ditemukan oleh kedua orang itu, dua bayangan langsung terbang dari dalam hutan ke langit, menatap tajam ke arah Zhao Hai.
Zhao Hai sekarang masih di dalam hutan belum keluar, tapi Zhao Hai tahu, posisinya sudah sepenuhnya dikunci oleh kedua orang itu, sekarang bersembunyi di dalam hutan sudah tidak ada artinya.
Begitu terpikir, tubuh Zhao Hai bergerak, muncul di atas hutan, berjarak seratus meter dari kedua orang itu, berdiri tegak dan mengamati mereka berdua.
Kedua orang yang berdiri di seberang Zhao Hai memiliki ciri khas masing-masing, satu orang bertubuh sangat tinggi, sekitar tiga meter, kulit abu-abu, sangat kuat, yang terpenting, telinganya besar, terlihat seperti dua kipas, dan hidungnya juga agak panjang, menjuntai dari mulutnya hingga ke dagunya.
Yang lain tingginya juga sekitar dua meter, kulit kuning, rambutnya hitam kuning, dan di atas kepalanya, ada karakter ‘Wang’ yang sangat jelas.
Ciri-ciri pada kedua orang ini terlalu jelas, Zhao Hai hampir tanpa kesulitan bisa membedakan, satu adalah suku Harimau, satu lagi suku Gajah.
Keduanya juga mengamati Zhao Hai, suku Gajah itu tertawa keras, “Tidak kira, ternyata kamu bisa lari sampai sedekat ini baru kami temukan, sepertinya kamu seorang Yi Shu Shi (Ahli Seni Ilegal), ha ha ha, kalau bisa membunuh seorang Yi Shu Shi (Ahli Seni Ilegal), aku rasa di tempat Zu (Nenek Moyang) kita akan lebih enak bicara.”
Zhao Hai melihat penampilan mereka berdua, tersenyum tipis dan berkata, “Yang ingin membunuhku selalu tidak sedikit, tapi sampai sekarang, mereka semua belum pernah berhasil, entah kali ini apakah kalian berdua bisa berhasil.”
Suku Harimau itu begitu mendengar Zhao Hai berkata demikian, kedua matanya membelalak, Zhao Hai seketika merasakan tekanan menghampiri, tapi Zhao Hai juga tidak bergerak, berdiri tegak di sana.
Suku Harimau itu melihat Zhao Hai tidak terpengaruh olehnya, tidak bisa menahan diri untuk mengangguk dan berkata, “Agak punya kemampuan, pantas berani besar mulut, hehe, bagus, sangat bagus.”
Zhao Hai tersenyum tipis, tidak berkata apa-apa, Qi Ji (Aura) kedua orang itu menguncinya dengan erat di tempat, jika dia bergerak sedikit saja, akan segera mendapat serangan kilat.
Zhao Hai meskipun tidak tahu seberapa tinggi tingkat kedua Yao Xiu (Kultivator Iblis) ini, tapi dia bisa pastikan, kedua Yao Xiu (Kultivator Iblis) ini pasti bukan Chang Sheng Qi (Tahap Keabadian), melainkan tingkat yang lebih tinggi dari Chang Sheng Qi (Tahap Keabadian).
Kedua Yao Xiu (Kultivator Iblis) itu meskipun sedang berbicara dengan Zhao Hai, tapi mereka juga benar-benar merasa sangat terkejut, kekuatan mereka berdua sudah lama melampaui Chang Sheng Qi (Tahap Keabadian), menurut pandangan mereka, orang Chang Sheng Qi (Tahap Keabadian), di hadapan mereka, mungkin bahkan tidak berani bernapas, asalkan mereka mau, langsung dengan Wei Ya (Tekanan Aura) saja sudah bisa menaklukkan seorang Xiuzhe (Kultivator) Chang Sheng Qi (Tahap Keabadian), tapi mereka mendapati kali ini mereka salah.
Zhao Hai meskipun Chang Sheng Qi (Tahap Keabadian), tapi dia jauh lebih kuat dari Xiuzhe (Kultivator) Chang Sheng Qi (Tahap Keabadian) biasa, meskipun Qi Ji (Aura) kedua orang itu menguncinya, tapi Qi Ji (Aura) Zhao Hai terus berubah, ini membuat kedua orang itu ingin menguncinya juga sangat sulit.
Zhao Hai melihat wajah kedua orang itu yang tidak begitu baik, tersenyum tipis dan berkata, “Kalian berdua bisa dianggap senior, pertempuran seperti ini pasti sudah kalian alami tidak hanya sekali, saya ini cuma prajurit kecil penyelidik, sebenarnya tidak ada yang perlu diperhatikan oleh para senior, jika para senior bisa berbesar hati melepaskan saya, saya akan sangat berterima kasih.”
Begitu mendengar Zhao Hai berkata demikian, kedua orang itu tertegun, saat mereka tertegun, tubuh Zhao Hai bergerak, sudah masuk ke dalam hutan, lalu seluruh hutan memancarkan cahaya hijau terang, sosok Zhao Hai lenyap sepenuhnya.
Kedua Yao Xiu (Kultivator Iblis) itu melihat situasi ini, ekspresi mereka tidak bisa menahan diri untuk berubah, mereka tidak menyangka Zhao Hai akan main begini, ini membuat mereka tidak siap sama sekali, baru saja mereka lengah sesaat, Zhao Hai sudah kabur, keduanya dengan kesal, Jing Shen Li (Kekuatan Roh) mereka menyelidiki ke dalam hutan di bawah.
Tapi mereka tidak merasakan apa-apa, mereka hanya merasakan pohon-pohon di hutan bawah itu, sudah menjadi satu kesatuan, seperti lapisan energi yang menutupi seluruh area itu, Jing Shen Li (Kekuatan Roh) mereka sama sekali tidak bisa menembus masuk.
Keduanya meraung marah, masing-masing meninju ke arah hutan itu, Yao Shou (Binatang Iblis) lainnya juga merasakan ketidakpuasan pimpinan mereka, perlahan-lahan menyerang hutan itu, dalam sekejap ribuan pohon besar diratakan menjadi tanah, tapi tetap tidak menemukan bayangan Zhao Hai.
Sebenarnya Zhao Hai sudah pergi, dia memanfaatkan saat mereka lengah sekejap itu, bersembunyi ke dalam hutan, lalu segera menggunakan Mu Xi Yi Shu (Seni Ilegal Elemen Kayu) menghubungkan semua pohon besar di sekitarnya, membentuk sebuah perisai, setelah itu menggunakan perisai ini untuk menghalangi Jing Shen Li (Kekuatan Roh) kedua Yao Xiu (Kultivator Iblis) itu, sementara dia sendiri sudah menyelam ke dalam tanah sedalam seratus meter, lalu meninggalkan tempat itu dari bawah tanah.
Kedua Yao Xiu (Kultivator Iblis) itu tadi hanya memusatkan perhatian di hutan, jadi tidak memperhatikan situasi di bawah tanah, memberi Zhao Hai kesempatan melarikan diri, setelah Yao Shou (Binatang Iblis) itu meratakan hutan, Zhao Hai sudah berada ribuan li dari mereka.
Kecepatan Zhao Hai di bawah tanah tidak terlalu cepat, tapi dia mulai berkeliling di sekitar Shang Shan Cheng (Kota Kebaikan Tertinggi), setelah berkeliling ini, Zhao Hai benar-benar agak terkejut, karena Yao Shou (Binatang Iblis) di sekitar Shang Shan Cheng (Kota Kebaikan Tertinggi) benar-benar terlalu banyak.
Sekarang tempat yang dilalui Zhao Hai, hanya satu sisi dari Shang Shan Cheng (Kota Kebaikan Tertinggi), dan di area seperti ini saja, Zhao Hai setidaknya menemukan hampir satu juta Yao Shou (Binatang Iblis), perlu diketahui ini adalah Yao Shou (Binatang Iblis), dan semuanya Yao Shou (Binatang Iblis) Chang Sheng Qi (Tahap Keabadian), hampir satu juta Yao Shou (Binatang Iblis) Chang Sheng Qi (Tahap Keabadian), Zhao Hai berpikir saja sudah merasa ngeri.
Butuh waktu lebih dari dua puluh jam, Zhao Hai baru mengetahui situasi di sekitar Shang Shan Cheng (Kota Kebaikan Tertinggi), kali ini Yao Shou (Binatang Iblis) yang menyerang Shang Shan Cheng (Kota Kebaikan Tertinggi) total sekitar tiga juta, yang paling banyak di utara Shang Shan Cheng (Kota Kebaikan Tertinggi), kekuatannya juga terkuat, tiga sisi lainnya sedikit lebih lemah.
Setelah mengetahui situasi ini, Zhao Hai tidak berhenti, langsung kembali ke Shang Shan Cheng (Kota Kebaikan Tertinggi), sedangkan hidup mati beberapa orang lainnya, sama sekali tidak ada dalam pertimbangan Zhao Hai.
Meskipun Zhao Hai pergi cukup lama, tapi Zhang Feng dan yang lainnya tetap berdiri di tembok kota menunggunya, Feng Ling Yun juga ingin melihat apakah Zhao Hai bisa kembali dengan selamat, jadi dia juga tidak meninggalkan tembok kota.
Begitu Zhao Hai kembali ke tembok kota, dia segera menemukan mereka, dia berjalan cepat ke depan Feng Ling Yun, menangkupkan tangan pada Feng Ling Yun dan berkata, “Zhao Hai memberi salam kepada Qian Bei (Senior).”
Feng Ling Yun mengamati Zhao Hai, dia mendapati tidak ada sedikit pun bekas pertarungan di tubuh Zhao Hai, tidak bisa menahan diri untuk sedikit mengernyit dan berkata, “Zhao Hai, bagaimana situasi di luar kota, berapa banyak pasukan musuh? Bagaimana dengan yang lainnya?” Jelas dia mengira Zhao Hai setelah keluar entah bersembunyi di mana, sama sekali tidak menyelidiki.
Zhao Hai tentu juga mengerti pikiran Feng Ling Yun, tapi dia tidak mempermasalahkan, hanya berkata dengan suara berat, “Tidak lama setelah keluar, orang Shu Yao Zu (Ras Iblis Pohon) mengusulkan kerja sama, saya awalnya setuju, tapi dia bersikeras menjadi pemimpin, jadi saya pergi sendiri, situasi orang lain saya tidak tahu, sekarang Yao Shou (Binatang Iblis) yang mengepung Shang Shan Cheng (Kota Kebaikan Tertinggi), jumlahnya sekitar tiga juta, yang terkuat di sisi utara, dan di sisi utara sana, saya juga menemukan dua Yao Shou (Binatang Iblis) dengan kekuatan sangat kuat, satu suku Gajah, satu suku Harimau, saya ditemukan mereka, akhirnya memanfaatkan kelengahan mereka baru bisa melarikan diri.”
Feng Ling Yun begitu mendengar Zhao Hai berkata demikian, ekspresinya langsung menegang, dia berkata dengan suara berat, “Coba ceritakan ciri-ciri kedua Yao Xiu (Kultivator Iblis) itu dengan detail.”
Zhao Hai mengangguk dan berkata, “Orang suku Gajah itu bertubuh sangat tinggi, kulit abu-abu, telinga besar, hidung panjang, oh iya, saya juga melihat di telinga kirinya ada sedikit sobekan kecil, orang suku Harimau itu tidak ada ciri khusus, tinggi sekitar dua meter, kulit kuning, di tengah kepalanya ada karakter ‘Wang’, selain itu tidak ada yang istimewa, tapi orang suku Harimau itu menggunakan semacam Mi Fa (Metode Rahasia) padaku, begitu dia membelalakkan mata, saya langsung merasa tekanan di sekitar tiba-tiba membesar, tidak tahu Mi Fa (Metode Rahasia) apa itu.”
Feng Ling Yun sekarang sepenuhnya percaya pada ucapan Zhao Hai, karena kedua Yao Xiu (Kultivator Iblis) yang disebut Zhao Hai itu dia kenal, bukan hanya kenal, dia bahkan pernah bertarung dengan mereka berdua, Feng Ling Yun berkata dengan suara berat, “Ternyata mereka berdua, bagus, Zhao Hai, kali ini kamu melakukannya dengan baik, turunlah dan istirahat yang baik.” Zhao Hai menyahut, memimpin Zhang Feng berbalik pergi.
Feng Ling Yun melihat punggung Zhao Hai, tidak bisa menahan diri untuk menghela napas ringan dan berkata, “Sepertinya orang ini, lebih kuat dari yang dibayangkan, kali ini Lin Da Ge (Kakak Senior Lin) memang memilih talenta.” Selesai berkata Feng Ling Yun berjalan ke samping, tidak lama kemudian sampai di sisi Luo Xiu Er, berkata pada Luo Xiu Er, “Xiu Er, kali ini kita sepertinya ada masalah.”
Luo Xiu Er begitu mendengar Feng Ling Yun berkata demikian, tidak bisa menahan diri untuk tertegun dan berkata, “Ada apa? Aku baru lihat Zhao Hai kembali? Apa yang dia ketahui? Bagaimana dengan yang lain?”
Feng Ling Yun menggelengkan kepala dan berkata, “Yang lain sudah tidak penting, yang penting adalah berita yang dibawa Zhao Hai, kali ini Yao Shou (Binatang Iblis) yang mengepung Shang Shan Cheng (Kota Kebaikan Tertinggi) sekitar tiga juta, dipimpin oleh Xiang Que dan Hu Wang, tidak kira Yao Zu (Nenek Moyang Iblis) mengirim mereka berdua ke Yue Long Jie (Dunia Naga Melompat) sini, sepertinya Yao Zu (Nenek Moyang Iblis) akhir-akhir ini, akan memicu keributan lagi.”
Luo Xiu Er begitu mendengar Feng Ling Yun berkata demikian, tidak bisa menahan diri untuk tertegun, lalu mengerutkan kening dan berkata, “Kenapa harus mereka berdua yang merepotkan ini? Apa Zhao Hai melihatnya dengan jelas? Kamu yakin itu mereka berdua?”
Feng Ling Yun mengangguk dan berkata, “Yakin, aku sudah tanya Zhao Hai, dia menyebutkan ciri-ciri kedua orang itu, pasti Xiang Que dan Hu Wang tidak salah, Zhao Hai bahkan sempat bertatap muka dengan mereka berdua, sejujurnya, aku benar-benar tidak mengerti, bagaimana Zhao Hai setelah bertemu mereka berdua, masih bisa kembali dengan selamat, dua orang ini terkenal kejam dan tega.”
Luo Xiu Er mengangguk dan berkata, “Ya, jika yang datang adalah mereka berdua, kita benar-benar harus hati-hati, mereka berdua tidak semudah itu dihadapi, bahkan kita berdua jika melawan mereka, mungkin juga tidak yakin bisa menang, Ling Yun, menurutmu apakah kita perlu meminta bantuan?”
Luo Xiu Er dan Feng Ling Yun berkata demikian juga masuk akal, Yue Long Jie (Dunia Naga Melompat) sini adalah tempat uji coba dari Zhen Ling Jie (Dunia Roh Sejati), yang uji coba di sini tidak hanya Zhao Hai mereka yang datang dari Xia Jie (Dunia Bawah), Di Zi (Murid) dari Zhen Ling Jie (Dunia Roh Sejati) juga akan masuk ke sini untuk melakukan uji coba, Luo Xiu Er dan Feng Ling Yun ditugaskan bertahan di Yue Long Jie (Dunia Naga Melompat) sini selama lima puluh tahun, dan mereka berdua juga Xiuzhe (Kultivator) terkuat di Shang Shan Cheng (Kota Kebaikan Tertinggi) sini, jika bahkan mereka berdua bukan tandingan Xiang Que dan Hu Wang, maka Shang Shan Cheng (Kota Kebaikan Tertinggi) benar-benar akan ada sedikit masalah.
Feng Ling Yun melirik hutan lebat di luar Shang Shan Cheng (Kota Kebaikan Tertinggi), menggelengkan kepala dan berkata, “Sekarang belum perlu, sistem pertahanan di Shang Shan Cheng (Kota Kebaikan Tertinggi) sini sangat sempurna, meskipun dipimpin oleh Xiang Que dan Hu Wang, asalkan kita tidak sembarangan keluar untuk bertempur mati-matian dengan mereka, Shang Shan Cheng (Kota Kebaikan Tertinggi) tidak akan dalam bahaya.”
==
Zhao Hai dan Zhang Feng kembali ke tempat tinggal mereka, dan mendapati Li Mu serta yang lainnya semuanya ada di sana. Begitu melihat Zhao Hai kembali, mereka segera mengerumuninya. Li Mu menatap Zhao Hai dan bertanya, “Jun Tuan Zhang (Komandan Korps), kali ini ada berapa banyak musuh?”
Zhao Hai dengan suara berat menjawab, “Tidak kurang dari tiga juta, semuanya adalah Yao Shou (Binatang Iblis) periode Chang Sheng Qi (Periode Panjang Umur), tentu saja ada juga yang kekuatannya lebih kuat. Kali ini kita harus sangat berhati-hati. Semua orang bertempur sesuai dengan tim kecil yang telah dibagi sebelumnya, usahakan jangan terpisah.”
Semua orang mengangguk. Zhao Hai duduk, dan mereka semua ikut mendekat. Zhao Hai memandang mereka semua, raut wajahnya sedikit serius, lalu berkata, “Hari ini saat aku keluar, aku bertemu dengan dua orang Yao Xiu (Kultivator Iblis). Kedua Yao Xiu (Kultivator Iblis) itu adalah komandan dari para Yao Shou (Binatang Iblis) tersebut. Kekuatan kedua makhluk itu sangat tangguh. Bahkan aku sendiri tidak yakin bisa mundur dengan selamat dari hadapan mereka. Jika kalian bertemu mereka, usahakan untuk menghindar sejauh mungkin. Kedua makhluk ini, satu berasal dari suku Xiang (Gajah), satu lagi dari suku Hu (Macan). Tingkatkan kewaspadaan.”
Mendengar Zhao Hai berkata demikian, hati mereka semua merasa waspada. Mereka sangat paham dengan kekuatan Zhao Hai. Zhao Hai berkata seperti itu, itu berarti kekuatan kedua Yao Xiu (Kultivator Iblis) itu pasti lebih kuat dari mereka. Jika mereka bertemu, mereka harus menghindar sejauh mungkin.
Zhao Hai melirik Yuan Ba dan berkata, “Yuan Ba, barang yang kau suruh beli kemarin, sudah berapa banyak kau beli? Berikan semuanya padaku. Aku lihat para Yao Shou (Binatang Iblis) itu mungkin akan menyerang kota dalam dua hari ini. Aku harus melakukan beberapa persiapan.”
Yuan Ba mengangguk, mengeluarkan sebuah Kong Jian Dai (Kantong Ruang) dan memberikannya kepada Zhao Hai, lalu berkata dengan suara berat, “Barang-barangnya sudah hampir semuanya dibeli. Di Shang Shan Cheng (Kota Kebaikan Tertinggi) sini, barangnya lebih banyak daripada di Wu Long Cheng (Kota Naga Siluman), dan harganya juga lebih murah. Jadi aku membeli cukup banyak.”
Zhao Hai mengangguk, lalu berkata dengan suara agak berat, “Baik. Kalian tetap di dalam ruangan ini, jangan ke mana-mana. Jika ada orang yang datang, katakan saja aku sedang keluar, tidak tahu pergi ke mana.” Setelah berkata demikian, tubuh Zhao Hai bergerak dan lenyap.
Melihat Zhao Hai lenyap, mereka tidak merasa heran. Semua orang tahu bahwa Zhao Hai adalah seorang Kong Jian Yi Shu Shi (Penyihir Ilmu Aneh Ruang). Sekarang Zhao Hai lenyap, tentu saja dia pergi menggunakan Yi Shu (Ilmu Aneh) ruang.
Tidak ada kejadian berarti hari itu. Namun, sembilan orang lainnya yang pergi menyelidiki bersama Zhao Hai, tidak ada satu pun yang kembali. Melihat situasi ini, semua orang pun tahu, bahwa beberapa orang itu kemungkinan besar telah menemui ajal.
Malam itu, Yao Shou (Binatang Iblis) tetap tidak menyerang. Tidak diketahui apa yang mereka tunggu. Namun, mereka tidak menyerang itu baik, karena memberi waktu bagi Zhao Hai. Di dalam ruang, Zhao Hai langsung membuatkan Nei Jia (Zirah Dalam) untuk setiap orang.
Keesokan paginya, Zhao Hai muncul kembali di tempat tinggalnya. Begitu Zhang Feng dan yang lainnya melihat Zhao Hai keluar, mereka segera mengerumuninya. Zhao Hai mengeluarkan sebuah Kong Jian Dai (Kantong Ruang) dan melemparkannya kepada Yuan Ba, lalu berkata dengan suara berat, “Ini adalah Nei Jia (Zirah Dalam), satu untuk setiap orang. Segera bagikan. Aku punya firasat buruk, sepertinya Yao Shou (Binatang Iblis) itu tidak lama lagi akan menyerang.”
Ini sebenarnya bukan firasat Zhao Hai, melainkan dia melihat dari dalam ruang bahwa Yao Shou (Binatang Iblis) itu akan segera menyerang, makanya dia keluar dari ruang. Semua orang sekarang sangat percaya pada Zhao Hai. Begitu mendengar perkataannya, mereka pun ikut tegang.
Nei Jia (Zirah Dalam) segera dibagikan. Baru saja mereka selesai mengenakan Nei Jia (Zirah Dalam), terdengar suara alarm yang memekakkan telinga dari seluruh Shang Shan Cheng (Kota Kebaikan Tertinggi). Zhao Hai dan yang lainnya tahu, pasukan besar Yao Shou (Binatang Iblis) akan menyerang. Mereka segera terbang dari tempat tinggal mereka dan mendarat di atas tembok kota.
Begitu tiba di atas tembok kota, Zhao Hai dapat merasakan kekuatan dahsyat yang terpancar dari tembok itu. Kekuatan ini semuanya berasal dari dalam tembok. Jelas sekali, di dalam tembok itu telah ditanamkan Fa Zhen (Susunan Sihir) pertahanan, dan sekarang Fa Zhen (Susunan Sihir) itu telah sepenuhnya diaktifkan.
Zhao Hai melirik ke luar kota. Benar saja, terlihat banyak Yao Shou (Binatang Iblis) terbang yang mulai bertebaran dari hutan. Pada saat yang sama, pepohonan di hutan juga bergoyang hebat, pertanda sejumlah besar Yao Shou (Binatang Iblis) darat akan keluar.
Yue Long Jie (Alam Lompat Naga) di sini mirip dengan Xiu Zhen Jie (Dunia Kultivasi), berbagai macam bentuk medan ada. Dan lokasi Shang Shan Cheng (Kota Kebaikan Tertinggi) ini, tidak jauh dari kota sudah ada hutan. Bisa dibilang, lingkungan alam di sini masih terjaga dengan sangat baik.
Namun, dalam radius sepuluh Li di luar Shang Shan Cheng (Kota Kebaikan Tertinggi), tidak ada sebatang pohon pun. Sekalipun ada pohon, sudah lama ditebang oleh para Xiu Shi (Kultivator) Shang Shan Cheng (Kota Kebaikan Tertinggi). Mereka menyisakan area kosong, karena khawatir Yao Shou (Binatang Iblis) akan memanfaatkan pepohonan itu sebagai perlindungan untuk menyergap Shang Shan Cheng (Kota Kebaikan Tertinggi).
Tak lama kemudian, sejumlah besar Yao Shou (Binatang Iblis) berlarian keluar dari hutan menuju Shang Shan Cheng (Kota Kebaikan Tertinggi). Namun, dalam radius lima Li di luar Shang Shan Cheng (Kota Kebaikan Tertinggi), tidak ada seekor Yao Shou (Binatang Iblis) pun yang berada di sana. Semua Yao Shou (Binatang Iblis) itu berhenti di luar batas lima Li dari Shang Shan Cheng (Kota Kebaikan Tertinggi).
Ini bukan karena Yao Shou (Binatang Iblis) itu sopan dan tidak ingin menyerang Shang Shan Cheng (Kota Kebaikan Tertinggi). Faktanya, karena dalam radius lima Li di luar Shang Shan Cheng (Kota Kebaikan Tertinggi), telah dipasang berbagai macam Fa Shu Xian Jing (Perangkap Sihir). Jika Yao Shou (Binatang Iblis) itu memasuki area tersebut, mereka bisa celaka atau setidaknya terluka parah. Tampaknya Yao Shou (Binatang Iblis) ini sangat cerdas. Mereka juga tahu ciri khas Shang Shan Cheng (Kota Kebaikan Tertinggi) ini, makanya mereka berhenti di luar batas lima Li.
Melihat situasi ini, hati Zhao Hai terasa berat. Dari reaksi Yao Shou (Binatang Iblis) itu, jelas ini bukan pertama kalinya mereka mengepung kota. Bisa dibilang mereka adalah pasukan berpengalaman. Yao Shou (Binatang Iblis) seperti ini lebih sulit dihadapi. Berpikir demikian, Zhao Hai menoleh ke Zhang Feng dan berkata, “Da Shi Xiong (Kakak Senior), beri tahu semua orang agar lebih berhati-hati. Yao Shou (Binatang Iblis) di luar kota itu bukan pertama kalinya mengepung kota. Mereka sudah berpengalaman. Suruh semua orang tingkatkan kewaspadaan.”
Zhang Feng mengiyakan, lalu menyampaikan pesan itu satu per satu. Sementara itu, semua orang semakin mendekat ke arah Zhao Hai. Di Shang Shan Cheng (Kota Kebaikan Tertinggi) sini, mereka hanya percaya pada Zhao Hai.
Zhao Hai sekarang agak pusing. Meskipun di dalam ruangnya ada banyak Bu Si Sheng Wu (Makhluk Abadi), dan juga banyak Mo Shou (Binatang Ajaib), namun yang mencapai periode Chang Sheng Qi (Periode Panjang Umur) di antara mereka tidaklah banyak. Di Yue Long Jie (Alam Lompat Naga) sini, Bu Si Sheng Wu (Makhluk Abadi) dan Mo Shou (Binatang Ajaib) yang belum mencapai Chang Sheng Qi (Periode Panjang Umur) tidak bisa dikeluarkan, sama sekali tidak bisa membantunya bertempur. Ini membuat kemampuan tempurnya menurun drastis.
Pasukan besar Yao Shou (Binatang Iblis) berhenti di luar kota sekitar satu jam. Dari kejauhan di langit, terlihat dua titik kecil terbang mendekat. Kedua titik itu segera berhenti di luar batas lima Li kota. Zhao Hai melihat keduanya, dan ternyata mereka adalah Xiang Que dan Hu Wang yang ditemuinya kemarin.
Xiang Que dan Hu Wang berhenti di luar batas lima Li kota. Hu Wang berkata dengan suara berat, “Orang yang bertanggung jawab di Shang Shan Cheng (Kota Kebaikan Tertinggi), keluarlah dan bicara.”
Saat itu Feng Lingyun dan Luo Xiuer juga terbang, namun mereka tidak keluar dari Shang Shan Cheng (Kota Kebaikan Tertinggi). Feng Lingyun menangkupkan tangan ke arah Hu Wang dan berkata, “Rupanya Raja Hu, Feng Lingyun memberi salam.”
Begitu Hu Wang melihat Feng Lingyun dan Luo Xiuer, dia tertawa terbahak-bahak dan berkata, “Kukira siapa yang mengurusi urusan Shang Shan Cheng (Kota Kebaikan Tertinggi), ternyata Feng Lingyun, si Pengendara Angin, dan Luo Xiuer, si Penyulam Bunga. Kalian berdua, yang pernah kukalahkan, ternyata menjaga Shang Shan Cheng (Kota Kebaikan Tertinggi). Bagus, bagus sekali! Sepertinya kali ini, aku pasti bisa merebut Shang Shan Cheng (Kota Kebaikan Tertinggi).”
Feng Lingyun mendengar Hu Wang bicara begitu tidak sopan, dia tentu tidak akan lagi bersikap ramah. Dia mendengus dingin dan berkata, “Omong kosong. Hu Wang, kau masih saja sombong seperti dulu. Kalau kau punya kemampuan, rebut saja dulu Shang Shan Cheng (Kota Kebaikan Tertinggi) ini, baru bicara denganku.” Setelah berkata demikian, dia tidak mempedulikan Hu Wang lagi, dan bersama Luo Xiuer turun ke atas tembok kota Shang Shan Cheng (Kota Kebaikan Tertinggi), jelas-jelas tidak ingin lagi berbicara dengan Hu Wang.
Hu Wang melihat sikap Feng Lingyun, dia tidak bisa menahan mendengus dingin. Lalu matanya menyapu tembok kota, tiba-tiba pandangannya tertuju pada satu tempat, kedua matanya memancarkan kilatan keganasan.
Xiang Que melihat ekspresi Hu Wang, sedikit terkejut. Dia juga melirik ke arah yang ditatap Hu Wang. Begitu melihatnya, raut wajahnya pun tidak terlalu bagus, dan matanya juga membawa niat membunuh.
Orang yang ditatap oleh mereka berdua itu adalah Zhao Hai. Zhao Hai melihat mereka berdua menatapnya, dia tidak ambil pusing. Dia hanya tersenyum tipis, menangkupkan tangan ke arah mereka sebagai salam. Namun, tidak disangka, tindakan ini malah membuat mereka berdua semakin marah. Hu Wang berteriak, “Dasar tikus, terima mati!” Selesai berkata, Hu Wang meninju ke arah Zhao Hai. Satu kepalan besar berisi energi, dengan aura bagaikan harimau turun gunung, langsung menyerbu Zhao Hai. Di sepanjang lintasan kepalan itu, semua Fa Zhen Xian Jing (Perangkap Susunan Sihir) hancur.
Zhao Hai melihat kepalan yang dahsyat bagaikan harimau itu, raut wajahnya tetap tenang. Dia membalikkan tangan, sebilah pedang panjang muncul di tangannya. Lalu Zhao Hai melangkah maju, dan menebaskan pedangnya. Satu tebasan pedang besar berisi energi menyambut kepalan itu.
Boom! Terdengar suara keras. Energi tebasan pedang dan energi kepalan bertabrakan, dan saling menghilangkan. Melihat ini, Hu Wang tertegun. Lalu Hu Wang menengadahkan kepala dan tertawa keras, “Bocah, lumayan juga. Tapi jika kau hanya punya kemampuan segini, maka hari ini kau pasti mati.”
“Konyol, Hu Wang. Apakah kau mengira pelindung Shang Shan Cheng (Kota Kebaikan Tertinggi) kami terbuat dari kertas? Apa kau pikir aku, Feng Lingyun, benar-benar takut padamu?” Bersamaan dengan suara Feng Lingyun, satu tebasan pedang berisi energi langsung meluncur ke arah Hu Wang.
Saat itu, Xiang Que yang dari tadi tidak bersuara, tiba-tiba menengadahkan kepala dan tertawa, “Hanya kau, Feng Lingyun, belum pantas bicara seperti itu.” Selesai berkata, Xiang Que juga meninju, langsung menyambut tebasan pedang Feng Lingyun.
Sekali lagi terdengar suara keras. Energi tebasan pedang dan energi kepalan sama-sama lenyap. Namun, Luo Xiuer angkat bicara, “Hu Wang, Xiang Que, kalian berdua tidak usah buang-buang tenaga. Mau merebut Shang Shan Cheng (Kota Kebaikan Tertinggi)? Hanya dengan kalian berdua, kalian belum memenuhi syarat. Ayo, Nenekmu ini menunggu di dalam kota.”
Beberapa serangan mereka ini terjadi dalam sekejap. Para Xiu Shi (Kultivator) lain belum sempat bereaksi, kedua belah pihak sudah bertukar serangan dua kali. Di antara semua ini, yang paling mengejutkan adalah Zhao Hai.
Meskipun para Xiu Shi (Kultivator) itu belum pernah bertarung dengan Hu Wang dan Xiang Que, namun mereka bisa melihat aura dari dua serangan mereka itu. Itu jelas bukan kekuatan Xiu Shi (Kultivator) periode Chang Sheng Qi (Periode Panjang Umur) biasa. Dan dua tokoh seperti itu, ternyata tidak bisa berbuat apa-apa terhadap Zhao Hai. Sepertinya mereka tidak mengenal Zhao Hai, dan sepertinya juga punya dendam dengan Zhao Hai. Ini sungguh sulit dipahami.
Zhao Hai tidak mempedulikan apa yang mereka pikirkan sekarang. Dia bersiap siaga penuh menatap Hu Wang. Tebasan pedangnya tadi, meskipun terlihat sangat santai, namun sebenarnya dia sudah mengerahkan seluruh kekuatannya. Tebasan tadi telah memadukan makna pedang Qi Sha Dao (Pedang Tujuh Pembunuhan) ke dalamnya, menggabungkan tujuh tebasan menjadi satu. Tebasan itu hampir menguras seluruh Ling Qi (Energi Spiritual) di dalam tubuhnya. Meskipun Ling Qi (Energi Spiritual) di dalam tubuhnya terus bertukar dengan Ling Qi (Energi Spiritual) di luar, namun dalam waktu singkat, pasokannya tidak akan cukup. Jika saat itu Hu Wang memberinya satu kepalan lagi, Zhao Hai pasti tidak akan sanggup menahannya.
Untungnya saat itu Feng Lingyun bergerak. Jika tidak, Zhao Hai benar-benar akan celaka. Sekarang Ling Qi (Energi Spiritual) Zhao Hai sudah hampir pulih. Namun dia juga benar-benar mengerti betapa mengerikannya Hu Wang. Hu Wang hanya meninju dengan santai, namun memiliki kekuatan sehebat itu. Jika dia benar-benar berhadapan langsung dengan Hu Wang, Zhao Hai yakin, dia hanya bisa bersembunyi di dalam ruang, dan sama sekali tidak memiliki kekuatan untuk melawan.
Meskipun Ling Qi (Energi Spiritual) yang terkuras sudah pulih dalam beberapa tarikan napas, Zhao Hai sangat paham, jika dia benar-benar bertarung satu lawan satu dengan Hu Wang, Hu Wang tidak akan memberinya waktu beberapa tarikan napas untuk memulihkan Ling Qi (Energi Spiritual)-nya. Selain bersembunyi di ruang, dia bahkan tidak akan punya kesempatan untuk melarikan diri menggunakan Yi Shu (Ilmu Aneh).
==
Hu Wang dan Xiang Que tidak peduli dengan perasaan Zhao Hai saat itu. Awalnya Hu Wang menyerang Zhao Hai, tujuannya tidak lain adalah untuk memprovokasi Feng Lingyun. Dia hanya ingin membuat Feng Lingyun marah. Asalkan Feng Lingyun berani keluar kota untuk bertarung dengannya, dia yakin bisa mengalahkan Feng Lingyun. Saat itu, moral orang-orang di Shang Shan Cheng pasti akan jatuh, dan bukan tidak mungkin dia bisa menerobos masuk ke Shang Shan Cheng.
Hu Wang sejak awal tidak berniat melukai Zhao Hai dengan pukulan itu. Zhao Hai sekarang berdiri di atas tembok kota Shang Shan Cheng, pukulannya paling-paling hanya akan mengenai pelindung Shang Shan Cheng. Dia hanya ingin menakut-nakuti Zhao Hai, dan sekaligus menguji sejauh mana pelindung pertahanan Shang Shan Cheng diaktifkan hari ini.
Tapi Hu Wang tidak pernah menyangka, Zhao Hai ternyata menggunakan pedangnya untuk menahan pukulan itu. Ini sungguh di luar dugaannya. Setelah itu, tindakan Feng Lingyun juga sesuai dengan dugaannya.
Hu Wang tahu betul, orang-orang yang dikirim untuk penyelidikan dari Shang Shan Cheng tidak dikirim secara sembarangan. Setiap kali misi berbahaya seperti ini, biasanya diberikan kepada kultivator yang sedang diamati oleh sekte-sekte besar. Ini dianggap sebagai ujian terbaik bagi kultivator itu. Asalkan kultivator itu bisa kembali ke Shang Shan Cheng dengan selamat, dia memiliki delapan puluh persen kesempatan untuk bergabung dengan sekte super besar.
Justru karena itu, Hu Wang sangat marah saat melihat Zhao Hai bisa melarikan diri. Karena dia tahu betul, orang-orang yang diperhatikan oleh sekte-sekte super besar itu, satu per satu semuanya adalah talenta. Jika dia berhasil membunuhnya sekarang, maka di masa depan sekte super besar itu akan kehilangan satu orang yang menyusahkan mereka. Sayangnya, pada akhirnya dia gagal membunuh Zhao Hai.
Yang paling membuat Hu Wang marah adalah, Feng Lingyun tidak keluar dari Shang Shan Cheng. Dan dari maksud perkataan Luo Xiuer, sudah sangat jelas, mereka berniat bertahan mati-matian. Inilah yang paling menyusahkan Hu Wang.
Hu Wang bukan pertama kalinya menyerang Shang Shan Cheng. Serangan terakhir ke Shang Shan Cheng adalah dua puluh tahun lalu. Saat itu yang bertahan di kota bukan Feng Lingyun. Saat itu dia penuh percaya diri, tapi akhirnya tetap pulang dengan kekalahan. Dia juga memahami betapa kuatnya pertahanan Shang Shan Cheng. Justru karena tahu, dia ingin memancing Feng Lingyun keluar untuk dibunuh.
Hu Wang tahu betul hubungan Feng Lingyun dan Luo Xiuer. Dia tahu jika Feng Lingyun mengalami sesuatu, maka Luo Xiuer pasti akan keluar dari Shang Shan Cheng untuk bertarung mati-matian dengannya. Itu adalah hasil yang paling dia inginkan. Sayangnya tidak berhasil.
Hu Wang tahu situasi di Yue Long Jie (Dunia Naga Melompat) sini. Yue Long Jie (Dunia Naga Melompat) di sini hanyalah tempat ujian bagi murid-murid sekte besar dan murid-murid suku yao (iblis). Kedua belah pihak tidak akan benar-benar merusak hubungan di sini. Justru karena itu, jika dia membunuh Feng Lingyun dan Luo Xiuer di sini, tidak akan jadi masalah. Tapi kalau kembali ke Zhen Ling Jie (Dunia Roh Sejati) sana, mungkin tidak akan ada kesempatan ini.
Meskipun Xiang Que bertubuh sangat besar, dia bukan orang bodoh. Dia tahu betul rencana Hu Wang. Sekarang melihat Feng Lingyun tidak mau terperdaya, mati-matian tidak mau keluar dari Shang Shan Cheng, Xiang Que agak pusing. Dia berkata dengan suara pelan pada Hu Wang, “Lao Hu, bagaimana? Orang itu tidak mau terperdaya.”
Hu Wang berkata dengan suara berat, “Mau bagaimana lagi? Mau tidak mau harus menyerbu saja. Mereka berdua tidak mau terperdaya, tapi sama saja, mereka juga tidak bisa bertindak. Kita berdua juga tidak bisa bertindak. Biarkan anak-anak di bawah menemani mereka bermain.”
Faktanya, penyerbuan kota seperti ini memang sengaja diatur oleh Zhen Ling Jie (Dunia Roh Sejati). Tujuannya untuk melatih para pendatang baru kedua belah pihak. Jadi pelindung pertahanan Shang Shan Cheng ini sangat unik. Serangan dari Chang Sheng qi (periode Abadi) dan di bawahnya, pelindung tidak akan menahannya. Sedangkan serangan dari Chang Sheng qi (periode Abadi) ke atas, pelindung pasti menahannya. Dan selama tidak memakai tanda pengenal, Chang Sheng qi (強者 periode Abadi) ke atas tidak mungkin bisa masuk ke Shang Shan Cheng. Kecuali yao shou (binatang iblis) berhasil menerobos masuk ke Shang Shan Cheng dan merusak fa zhen (susunan) pertahanan di dalam kota. Kalau tidak, Hu Wang dan Xiang Que tidak mungkin bisa masuk Shang Shan Cheng.
Bisa dikatakan, pertempuran pertahanan Shang Shan Cheng adalah bagian dari ujian pendatang baru. Tidak hanya menguji para kultivator, tapi juga menguji para yao shou (binatang iblis).
Setelah semuanya diputuskan, Hu Wang tidak memikirkan hal lain lagi. Tangannya melambai ke depan, pasukan yao shou (binatang iblis) melolong dan menyerbu ke arah Shang Shan Cheng. Feng Lingyun dan Luo Xiuer segera mengatur semua orang bersiap untuk bertahan.
Feng Lingyun dan Luo Xiuer juga tahu apa yang terjadi. Yao shou (binatang iblis) yang menyerang Shang Shan Cheng pasti akan naik ke atas tembok kota. Tapi mereka tidak bisa bertindak. Ini adalah bagian dari kesepakatan kedua belah pihak.
Tapi sebelum yao shou (binatang iblis) itu naik ke atas tembok, para kultivator di atas tembok masih bisa menyerang balik. Feng Lingyun tentu tidak berharap yao shou (binatang iblis) itu akan naik ke atas tembok. Jadi dia memimpin para kultivator itu untuk melancarkan serangan terhadap yao shou (binatang iblis).
Meskipun para kultivator itu tidak mengerti apa yang terjadi, tapi menyerang yao shou (binatang iblis) mereka bisa. Masing-masing mengeluarkan fa qi (alat) mereka, menyerang ke arah yao shou (binatang iblis). Seketika itu juga, jian qi (energi pedang) memenuhi langit, qi jing (energi) beterbangan.
Zhao Hai sudah tidak sekali dua kali mengamati yao shou (binatang iblis) menyerbu kota. Dia tahu betul, yao shou (binatang iblis) itu bisa dengan mudah memanjat ke atas tembok kota. Pelindung Shang Shan Cheng sama sekali tidak berguna bagi yao shou (binatang iblis) itu. Justru karena tahu, Zhao Hai menyuruh semua orang berkumpul di sekelilingnya, membentuk formasi untuk menghadapi musuh.
Saat yao shou (binatang iblis) mulai menyerang, Zhao Hai juga mulai menyuruh para kultivator Xiu Zhen Jie (Dunia Persilatan) untuk menyerang yao shou (binatang iblis) itu. Dan dia sendiri juga tidak diam. Satu per satu dao qi (energi pedang) terbang keluar.
Sebenarnya Zhao Hai masih punya banyak cara serangan lain. Tapi dia tidak menggunakannya. Dia hanya menggunakan pedang untuk menghadapi musuh. Karena dia tahu betul, sekarang sudah ada orang yang mengamatinya. Jika dia terlalu mencolok, belum tentu itu hal baik.
Tebakan Zhao Hai tidak salah. Sekarang Feng Lingyun dan Luo Xiuer sudah memperhatikannya. Feng Lingyun dan Luo Xiuer tahu betul kekuatan Hu Wang. Kekuatan Hu Wang jauh melampaui Chang Sheng qi (periode Abadi). Bisa dikatakan, meskipun dia menyerang dengan santai, itu bukanlah sesuatu yang bisa ditahan oleh Chang Sheng qi (強者 periode Abadi) biasa. Bahkan jika Chang Sheng qi (強者 periode Abadi) itu memaksakan diri untuk menahannya, pada akhirnya akan terluka. Bisa jadi langsung mati kaget.
Tapi Zhao Hai tidak hanya menahannya, dia juga tidak terluka sedikit pun. Kelihatannya masih segar bugar. Ini sudah cukup menunjukkan kekuatan Zhao Hai. Talenta seperti ini, mereka sulit untuk tidak memperhatikannya.
Sekarang Feng Lingyun agak menyesal sudah berjanji pada Lin Ling. Jika dia tidak berjanji pada Lin Ling, dia bisa membawa Zhao Hai masuk ke Zhen Dao Zong (Sekte Jalan Sejati). Itu adalah prestasi besar. Sayangnya, Lin Ling sudah duluan.
Pertempuran masih berlanjut. Tapi serangan jarak jauh pada dasarnya sudah sampai di penghujung. Saatnya pertarungan jarak dekat. Banyak yao shou (binatang iblis) sudah mencapai bawah tembok Shang Shan Cheng. Meskipun tembok Shang Shan Cheng sangat tinggi, mungkin sekitar seratus meter, tapi ketinggian seperti ini, bagi yao shou (binatang iblis) yang kuat, hampir sama saja tidak ada. Yao shou (binatang iblis) itu tinggal menggerakkan tubuh, mereka bisa langsung naik ke atas tembok.
Pertarungan jarak dekat yang kejam akhirnya tiba. Dan pertarungan jarak dekat kali ini agak istimewa. Tidak hanya yao shou (binatang iblis) yang berlari di darat yang naik ke atas tembok, yao shou (binatang iblis) yang terbang di udara juga mulai menyerang tembok.
Begitu pula, keadaan di atas tembok Shang Shan Cheng agak tertekan. Sesekali ada kultivator yang tewas. Tapi Zhao Hai dan rombongan berkumpul bersama menghadapi musuh, tidak ada korban jiwa.
Zhao Hai sambil menghadapi musuh juga mengamati sekeliling. Sebelumnya dia mengamati yao shou (binatang iblis) menyerbu kota dari dalam kong jian (ruang) tidak merasakan apa-apa. Sekarang dia mengamati dengan saksama serangan yao shou (binatang iblis), dia mendapati Feng Lingyun dan Luo Xiuer tidak pernah bertindak. Selain sesekali mengatur pertempuran, sepertinya semua energi mereka digunakan untuk berhadapan dengan dua yao xiu (kultivator iblis) itu.
Tapi Zhao Hai merasa ada yang tidak beres. Dua yao xiu (kultivator iblis) itu juga tidak pernah menyerang. Mereka berdua saling berhadapan, tidak ada yang bergerak.
Ini membuat Zhao Hai agak curiga. Tapi dia juga tahu, meskipun dugaannya benar, dia tidak bisa mengubah situasi ini. Bagaimanapun, aturan di Yue Long Jie (Dunia Naga Melompat) sini ditetapkan oleh Zhen Ling Jie (Dunia Roh Sejati). Dia tidak punya kualifikasi untuk mengubahnya.
Saat ini, di bagian tembok tempat Zhao Hai berada, mulai ada yao shou (binatang iblis) yang naik. Kekuatan yao shou (binatang iblis) ini tidak lemah. Zhao Hai tidak punya waktu untuk mengurus hal lain. Dia sepenuhnya mengatur orang-orang Xiu Zhen Jie (Dunia Persilatan) untuk menghadapi musuh.
Para kultivator Xiu Zhen Jie (Dunia Persilatan) sama sekali tidak meragukan kemampuan komando Zhao Hai. Kemampuan komando Zhao Hai di Xiu Zhen Jie (Dunia Persilatan) sana terlalu terkenal. Bahkan lebih terkenal dari kekuatannya sendiri. Jadi orang-orang ini sama sekali tidak merasa keberatan dengan komando Zhao Hai. Meskipun tidak melalui pelatihan, mereka bisa dianggap sebagai veteran yang sudah berpengalaman dalam ratusan pertempuran. Melaksanakan instruksi Zhao Hai tidak masalah.
Zhao Hai juga tidak mengecewakan mereka. Sekarang adalah pertarungan jarak dekat yang paling kejam dalam penyerbuan kota. Tapi sampai saat ini, orang-orang Xiu Zhen Jie (Dunia Persilatan) mereka belum ada satu pun yang tewas. Hanya beberapa yang terluka tidak terlalu parah. Prestasi seperti ini pasti akan membuat banyak orang iri. Tentu saja, hasil ini juga menarik perhatian yao shou (binatang iblis) itu. Serangan mereka ke arah Zhao Hai semakin gencar.
Tapi sayangnya, formasi pertempuran Zhao Hai dan rombongan sudah terlalu terlatih. Mereka tidak memberi kesempatan sedikit pun. Yao shou (binatang iblis) itu ingin memusnahkan Zhao Hai dan rombongan, hampir mustahil.
Dan situasi pertempuran di tempat Zhao Hai, juga menarik perhatian Feng Lingyun dan Luo Xiuer, tentu saja juga menarik perhatian Hu Wang dan Xiang Que. Mereka semua agak terkejut melihat tempat Zhao Hai.
Baik Feng Lingyun maupun Hu Wang, mereka semua tahu betul, kultivator dari xia jie (dunia bawah) yang masuk ke Yue Long Jie (Dunia Naga Melompat), jarang ada yang memiliki kemampuan komando yang kuat. Karena xia jie (dunia bawah) sangat menekankan kultivasi individu, mereka tidak terlalu mementingkan kemampuan komando.
Sedangkan makna keberadaan Yue Long Jie (Dunia Naga Melompat) di sini, selain untuk melatih kemampuan tempur kultivator yang masuk ke Yue Long Jie (Dunia Naga Melompat) dari xia jie (dunia bawah), juga ada satu fungsi penting, yaitu melatih kemampuan komando para murid sekte besar di Zhen Ling Jie (Dunia Roh Sejati). Seperti penyerbuan kota ini, meskipun Feng Lingyun dan yang lain tidak bisa bertindak sendiri, mereka bisa mengatur orang lain untuk bertindak. Ini untuk melatih kemampuan komando mereka. Dan semua murid sekte yang dikirim ke Yue Long Jie (Dunia Naga Melompat) sini, setelah kembali ke Zhen Ling Jie (Dunia Roh Sejati), akan mendapat tempat penting.
Situasi di Zhen Ling Jie (Dunia Roh Sejati) sana berbeda dengan Xiu Zhen Jie (Dunia Persilatan) sini. Di Xiu Zhen Jie (Dunia Persilatan) sini, konflik skala besar antara dua sekte tidak terlalu sering, jadi kemampuan komando tidak terlalu dipentingkan. Sedangkan di Zhen Ling Jie (Dunia Roh Sejati) sana, ada banyak kesempatan untuk pertempuran skala besar. Jadi kemampuan komando juga sangat dipentingkan.
Feng Lingyun dan yang lain tidak pernah menyangka, pada diri seorang kultivator xia jie (dunia bawah), mereka melihat kemampuan komando di tempat yang begitu hebat. Ini sungguh membuat mereka sangat terkejut.
Feng Lingyun menatap Zhao Hai, penyesalan di matanya semakin kuat. Dia benar-benar menyesal sudah melepaskan Zhao Hai pada Lin Ling. Sedangkan Hu Wang menatap Zhao Hai, niat membunuh di matanya semakin kuat. Dia semakin yakin dengan pemikirannya, bahwa Zhao Hai harus disingkirkan.
==
Pertempuran masih berlanjut, korban di kedua belah pihak terus bertambah. Dari awal pertempuran hingga sekarang, sudah lebih dari empat jam berlalu. Pasukan besar Yao Shou (Binatang Iblis) yang berjumlah lebih dari tiga juta, kehilangan sudah melebihi seratus ribu. Sementara pihak yang bertahan di kota, kehilangan mereka juga melebihi seratus lima puluh ribu orang. Bisa dikatakan, korban di kedua belah pihak tidak sedikit.
Dan di tengah semua ini, yang paling menarik perhatian adalah kelompok Zhao Hai dan yang lainnya. Dari awal hingga sekarang, korban di kelompok Zhao Hai ini sama sekali tidak lebih dari sepuluh orang. Ini membuat mereka menjadi pusat perhatian di seluruh medan perang.
Perlu diketahui, tempat di mana Zhao Hai dan yang lainnya berada adalah salah satu daerah yang paling gencar diserang oleh Yao Shou (Binatang Iblis) itu. Di bawah serangan Yao Shou (Binatang Iblis) yang begitu dahsyat, Zhao Hai dan yang lainnya masih bisa bertahan selama ini dengan korban yang begitu sedikit, ini sungguh suatu keajaiban.
Di beberapa tempat di sekitar Zhao Hai dan yang lainnya, sekarang sudah tidak terlihat bayangan Xiuzhe (Kultivator) sama sekali. Karena Xiuzhe (Kultivator) yang awalnya ada di sana sudah dibunuh habis oleh Yao Shou (Binatang Iblis) itu. Kemudian, para Xiuzhe (Kultivator) yang lain mendapati bahwa Yao Shou (Binatang Iblis) itu mati-matian menyerang Zhao Hai mereka, tentu saja tidak ada yang berani mendekat. Ini menjadikan Zhao Hai mereka sebagai sasaran utama serangan Yao Shou (Binatang Iblis) di daerah itu. Sayangnya, sampai sekarang Yao Shou (Binatang Iblis) itu belum berhasil merebut tempat itu.
Feng Lingyun dan Luo Xiuer juga memperhatikan hal ini. Dia sudah beberapa kali mengorganisir pasukan bantuan, berusaha untuk berhubungan dengan Zhao Hai mereka dan bersama-sama menghadapi Yao Shou (Binatang Iblis). Namun pada akhirnya, semuanya berhasil dipukul mundur oleh Yao Shou (Binatang Iblis).
Zhao Hai juga memperhatikan situasi ini. Dia sudah mendapati, bahwa Yao Shou (Binatang Iblis) itu menyerang mereka dengan gencar bukan karena naluri, melainkan karena komando dari Hu Wang (Raja Harimau) dan Xiang Que (Kekurangan Gajah). Kedua komandan ini memimpin Yao Shou (Binatang Iblis) itu untuk mati-matian menyerang Zhao Hai di sana, berusaha memusnahkan mereka.
Justru karena menemukan hal ini, maka Zhao Hai sampai sekarang belum mengeluarkan Bu Si Sheng Wu (Makhluk Abadi) untuk membantunya bertarung. Dia ingin menyimpan satu kartu truf, untuk digunakan di saat-saat terakhir.
Serangan Yao Shou (Binatang Iblis) itu sepertinya sama sekali tidak mengenal lelah. Mereka menyerang dengan gila-gilaan, tidak hanya memberikan tekanan yang sangat besar pada Zhao Hai mereka, tetapi juga pada seluruh Shang Shan Cheng (Kota Kebaikan Tertinggi).
Feng Lingyun juga bukan orang bodoh. Dia juga melihat tindakan Hu Wang (Raja Harimau) dan Xiang Que (Kekurangan Gajah). Dia mengerti bahwa Hu Wang (Raja Harimau) pasti bertekad untuk membunuh Zhao Hai. Namun, ini justru membuat Feng Lingyun semakin berniat untuk melindungi Zhao Hai.
Meskipun dia telah berjanji kepada Lin Ling untuk memastikan Zhao Hai bergabung dengan Ba Dao Men (Gerbang Pedang Bajak), dan Zhao Hai sekarang sudah seperti murid Ba Dao Men (Gerbang Pedang Bajak), bahkan jika dia mati pun tidak ada hubungannya dengan Zhen Dao Zong (Sekte Jalan Sejati) mereka. Namun, mengingat hubungannya dengan Lin Ling, dia tidak bisa membiarkan Zhao Hai mendapat masalah. Ditambah lagi, Ba Dao Men (Gerbang Pedang Bajak) dan Zhen Dao Zong (Sekte Jalan Sejati) sejak awal memang berteman baik. Jika Ba Dao Men (Gerbang Pedang Bajak) bisa, dengan bantuannya, mendapatkan seorang murid jenius, itu akan menguntungkan dirinya dan Zhen Dao Zong (Sekte Jalan Sejati). Jadi, bagaimanapun juga, Zhao Hai tidak boleh celaka.
Begitu berpikir, Feng Lingyun segera mengeluarkan Tong Xin Qi (Alat Komunikasi), dan menyesuaikan Zhen Pan (Piring Formasi) di dalamnya. Tong Xin Qi (Alat Komunikasi) ini bentuknya mirip dengan ponsel, bisa digunakan untuk berhubungan dengan banyak orang. Namun, mereka tidak menggunakan nomor untuk memanggil, melainkan harus melalui Zhen Pan (Piring Formasi) pada alat komunikasi lawan. Ini jauh lebih rumit daripada memanggil dengan nomor.
Luo Xiuer melihat tingkah Feng Lingyun, bertanya dengan heran, “Kau mau menghubungi siapa?”
Feng Lingyun memandangi Tong Xin Qi (Alat Komunikasi) yang belum tersambung, berkata dengan suara berat, “Menghubungi Lin Da Ge (Kakak Lin). Sekarang Zhao Hai dalam bahaya, kita tidak bisa turun tangan. Begitu Lin Da Ge (Kakak Lin) datang, kita bertiga bisa keluar kota untuk bertarung dengan Xiang Que (Kekurangan Gajah) dan Hu Wang (Raja Harimau). Saat itu mereka pasti akan mundur, dan Zhao Hai akan selamat.”
Luo Xiuer mendengar Feng Lingyun berkata begitu, mengangguk, dan tidak berkata apa-apa lagi. Saat ini, Tong Xin Qi (Alat Komunikasi) sudah tersambung. Lin Ling muncul di layar Tong Xin Qi (Alat Komunikasi). Dia memandang Feng Lingyun dengan heran, “Lingyun, ada apa? Kenapa mencari aku sekarang? Pertempuran di tempat kalian sudah selesai?”
Feng Lingyun mendengar Lin Ling berkata begitu, segera menggeleng, “Belum, Lin Da Ge (Kakak Lin). Jika memungkinkan, bawalah orang untuk membantu kami di sini. Situasi kami sekarang tidak terlalu baik. Hu Wang (Raja Harimau) dan Xiang Que (Kekurangan Gajah), dua makhluk itu, memimpin pasukan menyerang kami. Sebelumnya, saat aku menyuruh Zhao Hai pergi menyelidik, sepertinya Zhao Hai menyinggung perasaan mereka berdua. Dua makhluk ini sekarang sepertinya sudah menargetkan Zhao Hai, pasti ingin membunuhnya. Mereka sedang mengerahkan seluruh kekuatan menyerang Zhao Hai, aku khawatir dia tidak akan tahan.”
Lin Ling mendengar Feng Lingyun berkata begitu, wajahnya berubah. Lalu dia segera mengangguk, “Baik, pertempuran di sini sudah selesai. Aku akan segera membawa orang ke sana. Sebelum itu, jangan sampai Zhao Hai celaka. Bahkan jika kau harus turun tangan, lakukanlah. Jika terjadi sesuatu, aku yang tanggung.” Selesai berkata, dia mematikan komunikasi.
Feng Lingyun malah agak terpaku memandangi Tong Xin Qi (Alat Komunikasi). Beberapa saat kemudian, dia menoleh ke Luo Xiuer, “Xiuer, apa kau dengar apa yang dikatakan Lin Da Ge (Kakak Lin)? Dia bilang kalau perlu aku bisa turun tangan? Apa dia benar-benar akan mati-matian melindungi Zhao Hai?”
Luo Xiuer mengangguk, “Sepertinya begitu. Tapi untuk sementara Zhao Hai belum akan kenapa-napa. Sebaiknya kita tidak turun tangan dulu. Kalau tidak, sulit juga memberi penjelasan pada Zong Men (Sekte). Aku pikir Lin Da Ge (Kakak Lin) akan segera datang.”
Feng Lingyun mengangguk, “Baik, kau perhatikan situasi di sana. Aku akan menyuruh mereka ini bekerja lebih keras. Benar-benar, kenapa mereka ini semakin lemah saja? Ditekan terus oleh Yao Shou (Binatang Iblis) ini selama ini, apa mereka tidak merasa malu?”
Selesai berkata, Feng Lingyun pergi mengatur para Xiuzhe (Kultivator) lainnya untuk menghadapi Yao Shou (Binatang Iblis) itu. Sementara Luo Xiuer mendekat ke arah Zhao Hai, meskipun tidak turun tangan, tapi maksudnya sudah sangat jelas.
Melihat situasi ini, wajah Hu Wang (Raja Harimau) menjadi pucat pasi. Wajah Xiang Que (Kekurangan Gajah) juga tidak bagus. Dia berkata dengan suara berat, “Sepertinya mereka bersiap mati-matian melindungi Zhao Hai? Menurutmu, jika Zhao Hai dalam bahaya, apakah mereka akan turun tangan?”
Hu Wang (Raja Harimau) berkata dengan suara berat, “Meskipun sebelumnya tidak, sekarang pasti akan. Kemampuan komando yang ditunjukkan Zhao Hai ini benar-benar terlalu tangguh. Jika aku jadi mereka, aku juga akan melanggar aturan untuk melindunginya. Lagipula, apa kau tidak lihat tadi? Feng Lingyun sepertinya sedang berkomunikasi dengan seseorang. Aku yakin dia pasti meminta bantuan. Sepertinya kali ini kita tidak bisa berbuat apa-apa terhadap mereka.”
Xiang Que (Kekurangan Gajah) mengumpat dengan geram, tapi sama sekali tidak punya cara. Karena dia tidak bisa memasuki Shang Shan Cheng (Kota Kebaikan Tertinggi). Bahkan jika dia sekarang menyerang Zhao Hai, dia tidak akan bisa menembus Hu Zhao (Perisai Pelindung) Shang Shan Cheng (Kota Kebaikan Tertinggi). Menyerang atau tidak, sama saja.
Hu Wang (Raja Harimau) malah memandang formasi pertahanan rapat Zhao Hai mereka, sedikit mengernyitkan dahi. Dia sedang memikirkan cara untuk menghadapi Zhao Hai.
Mengingat kembali saat dia menyerang Zhao Hai dan serangannya berhasil dihalau oleh Dao Qi (Energi Pedang) Zhao Hai, mata Hu Wang (Raja Harimau) berbinar. Dia tiba-tiba teringat suatu cara untuk menghadapi Zhao Hai. Namun cara ini hanya bisa digunakan sekali. Jika kali ini tidak berhasil, maka dia tidak akan bisa menggunakan cara ini lagi untuk menghadapi Zhao Hai.
Hu Wang (Raja Harimau) melambaikan tangan memanggil seekor Yao Shou (Binatang Iblis). Yao Shou (Binatang Iblis) ini bentuknya sangat aneh. Dia tampak seperti kadal berkaki empat, tapi di kepalanya tumbuh sederet duri tulang. Ekornya panjang dan ramping, kedua matanya bulat besar, dan kecepatan geraknya sepertinya tidak terlalu cepat.
Hu Wang (Raja Harimau) memanggil Yao Shou (Binatang Iblis) itu ke dekatnya, memberi beberapa instruksi, lalu melambaikan tangan. Yao Shou (Binatang Iblis) itu mengangguk, perlahan mundur ke dalam hutan, dan tidak lama kemudian lenyap dari pandangan.
Xiang Que (Kekurangan Gajah) juga berdiri di samping, mendengar instruksi Hu Wang (Raja Harimau). Dia agak heran memandang Hu Wang (Raja Harimau), tapi tidak berkata apa-apa. Mereka sudah lama saling kenal, dia sangat paham kemampuan Hu Wang (Raja Harimau). Hu Wang (Raja Harimau) memberi instruksi begitu, pasti ada pertimbangannya.
Waktu terus berlalu. Hu Wang (Raja Harimau) terus mengamati dengan saksama situasi di tempat Zhao Hai. Dua puluh menit berlalu begitu saja. Tepat pada saat ini, Hu Wang (Raja Harimau) tiba-tiba berteriak keras, “Dasar bocah tak tahu malu, terima kematian!” Selesai berkata, dia melayangkan satu pukulan ke arah Zhao Hai.
Pukulan ini dia kerahkan seluruh kekuatannya. Sebuah energi pukulan berbentuk harimau raksasa berwarna kuning keemasan, sambil mengaum menerjang ke arah tembok kota tempat Zhao Hai berada. Kali ini, energi pukulan yang dikeluarkan Hu Wang (Raja Harimau) tidak hanya memiliki aura seperti harimau, tapi juga wujud seperti harimau. Bahkan saat harimau ini menerjang ke depan, diiringi suara auman yang menggelegar, sangat mengerikan.
Namun Luo Xiuer sama sekali tidak mempedulikannya. Bahkan sudut bibirnya tersungging senyum penuh ejekan. Karena Luo Xiuer sangat tahu, meskipun ini pukulan penuh kekuatan Hu Wang (Raja Harimau), tidak mungkin bisa mengenai Zhao Hai. Hu Zhao (Perisai Pelindung) Shang Shan Cheng (Kota Kebaikan Tertinggi) bukan pajangan. Jangan sebut serangan Hu Wang (Raja Harimau), bahkan orang yang lebih kuat dari Hu Wang (Raja Harimau) pun tidak mungkin bisa menembus Hu Zhao (Perisai Pelindung) pertahanan Shang Shan Cheng (Kota Kebaikan Tertinggi). Dia sama sekali tidak perlu khawatir tentang Zhao Hai.
Namun tak lama kemudian, wajah Luo Xiuer berubah. Karena dia mendapati bahwa di tempat Zhao Hai mereka, formasi pertahanan yang tadinya sangat rapat, tiba-tiba muncul sedikit kekacauan. Para Xiuzhe (Kultivator) itu, semuanya bergerak menyambut energi pukulan yang dikeluarkan Hu Wang (Raja Harimau). Perhatian mereka terpusat seluruhnya pada pukulan Hu Wang (Raja Harimau) itu. Sementara Yao Shou (Binatang Iblis) itu memanfaatkan kesempatan untuk mulai menyerang, sekonyong-konyong mengacaukan formasi besar mereka.
Luo Xiuer tiba-tiba mengerti maksud Hu Wang (Raja Harimau) melayangkan pukulan ini. Hu Wang (Raja Harimau) melayangkan pukulan ini, bukan untuk menembus pertahanan Shang Shan Cheng (Kota Kebaikan Tertinggi). Pukulan ini bertujuan untuk menarik perhatian para Xiuzhe (Kultivator) itu, lalu membiarkan Yao Shou (Binatang Iblis) itu mengacaukan formasi mereka. Begitu Yao Shou (Binatang Iblis) berhasil mengacaukan formasi Zhao Hai mereka, Zhao Hai mereka akan dalam bahaya.
Saat Luo Xiuer hampir tidak tahan untuk turun tangan menyelamatkan Zhao Hai, tiba-tiba terlihat sosok Zhao Hai bergerak, seolah menghindari sesuatu. Lalu dia menyabetkan pedangnya ke kiri. Bersamaan dengan sabetan pedang itu, semburan darah muncul tidak jauh di sebelah kirinya, lalu seekor Yao Shou (Binatang Iblis) perlahan-lahan menampakkan wujudnya, sambil merintih kesakitan.
Begitu melihat Yao Shou (Binatang Iblis) ini, wajah Luo Xiuer berubah. Dia akhirnya ingat, Yao Shou (Binatang Iblis) ini adalah yang tadi dipanggil Hu Wang (Raja Harimau) ke dekatnya. Ternyata Yao Shou (Binatang Iblis) ini bisa Yin Shen (Siluman). Hu Wang (Raja Harimau) melayangkan pukulan untuk menarik perhatian para Xiuzhe (Kultivator), dan menyuruh Yao Shou (Binatang Iblis) itu menyerang formasi pertahanan Zhao Hai mereka. Ini semua hanyalah tipuan. Jurus mematikannya yang sebenarnya adalah Yao Shou (Binatang Iblis) ini. Dia ingin Yao Shou (Binatang Iblis) yang bisa Yin Shen (Siluman) ini menyusup ke sekitar formasi besar Zhao Hai mereka, memanfaatkan saat perhatian Zhao Hai mereka teralihkan oleh energi pukulannya dan Yao Shou (Binatang Iblis) lain yang menyerbu formasi, untuk tiba-tiba menyerang dan membunuh Zhao Hai dalam satu tebasan.
Namun jelas rencana Hu Wang (Raja Harimau) ini tidak sepenuhnya berhasil. Meskipun formasi pertahanan Zhao Hai mereka sedikit kacau, tapi serangan diam-diam Yao Shou (Binatang Iblis) itu tidak berhasil. Dia diketahui Zhao Hai, dan ditebas hingga luka parah.
Tapi krisis Zhao Hai mereka belum berakhir. Formasi pertahanan rapat mereka sudah diterobos oleh Yao Shou (Binatang Iblis) itu. Sekarang bukan hanya Zhao Hai yang dalam bahaya, semua orang di Xiu Zhen Jie (Dunia Kultivasi) dalam bahaya.
Zhao Hai melihat saatnya sudah hampir tiba. Dia melambaikan tangan, hampir seribu Bu Si Sheng Wu (Makhluk Abadi) Chang Sheng Qi (Periode Keabadian) tiba-tiba muncul di sekelilingnya, dan melancarkan serangan terhadap Yao Shou (Binatang Iblis) itu. Pasukan bantuan yang tiba-tiba muncul ini, sekonyong-konyong membuat Yao Shou (Binatang Iblis) itu terpukul mundur. Yao Shou (Binatang Iblis) itu langsung dipukul mundur, formasi Xiu Zhen Jie (Dunia Kultivasi) kembali stabil. Tapi dalam waktu sesingkat itu saja, Zhao Hai mereka kehilangan hampir dua puluh orang.
Dan saat ini, orang-orang Xiu Zhen Jie (Dunia Kultivasi) juga mendapati bahwa energi pukulan Hu Wang (Raja Harimau) tidak bisa menembus masuk ke Shang Shan Cheng (Kota Kebaikan Tertinggi). Mereka tertipu. Penemuan ini, ditambah dengan kehilangan personel, membuat orang-orang Xiu Zhen Jie (Dunia Kultivasi) itu marah besar. Mereka semua dengan mati-matian melancarkan serangan besar-besaran terhadap Yao Shou (Binatang Iblis). Seketika, Yao Shou (Binatang Iblis) yang mengepung Zhao Hai mereka menderita korban besar, bahkan berhasil dijatuhkan langsung dari tembok kota oleh Zhao Hai mereka.
Perubahan ini tidak terduga oleh siapa pun. Luo Xiuer yang sedang bersiap turun tangan, sekonyong-konyong terpaku di sana. Hu Wang (Raja Harimau) dan Xiang Que (Kekurangan Gajah) juga terpaku di sana. Yao Shou (Binatang Iblis) yang sedang bertempur dan para Xiuzhe (Kultivator) itu juga terpaku di sana. Semua orang terpaku memandang Zhao Hai mereka, dan juga Bu Si Sheng Wu (Makhluk Abadi) yang mengikuti di samping Zhao Hai.
Tepat pada saat ini, di Shang Shan Cheng (Kota Kebaikan Tertinggi) muncul kilatan cahaya putih, lalu sebuah aura kuat, membumbung tinggi dari Shang Shan Cheng (Kota Kebaikan Tertinggi) menuju langit. Aura ini begitu dominan, begitu aura ini keluar, seolah-olah langit dan bumi akan berubah warna. Semua orang merasa tubuh mereka menjadi berat, mereka seolah-olah merasakan adanya sebilah pedang di atas kepala mereka, sebilah pedang besar yang setiap saat bisa ditebaskan.
Hu Wang (Raja Harimau) dan Xiang Que (Kekurangan Gajah) juga merasakan aura ini. Begitu merasakan aura ini, wajah Hu Wang (Raja Harimau) berubah. Dia berkata dengan suara berat, “Ternyata orang Ba Dao Men (Gerbang Pedang Bajak)! Jangan-jangan Lin Ling juga ada di Yue Long Jie (Dunia Naga Melompat) sini? Kalau begitu repot. Xiang, kita mundur. Jika tidak pergi sekarang, mungkin tidak bisa pergi.”
Xiang Que (Kekurangan Gajah) juga merasakan aura itu. Dia mengangguk, “Baik. Jika benar itu adalah Lin Ling, sang Bo Ming Gui Dao (Pedang Hantu Penantang Maut), sebaiknya kita cepat pergi. Orang itu sangat sulit dihadapi. Ditambah lagi ada Feng Lingyun dan Luo Xiuer, jika kita tidak pergi sekarang, mungkin benar-benar tidak bisa pergi.”
Hu Wang (Raja Harimau) mengangguk. Lalu dia membalikkan tangan, mengeluarkan sebuah Hao Jiao (Tanduk). Hao Jiao (Tanduk) ini sepertinya terbuat dari tanduk sapi, tidak terlalu panjang, seluruh tubuhnya hitam pekat. Hu Wang (Raja Harimau) meletakkan Hao Jiao (Tanduk) itu ke mulutnya, dan meniupnya dengan keras.
Wu~~! Suara Hao Jiao (Tanduk) yang rendah menyebar ke setiap sudut medan perang. Semua Yao Shou (Binatang Iblis) mendengar suara Hao Jiao (Tanduk) itu. Begitu mendengar suara Hao Jiao (Tanduk) ini, Yao Shou (Binatang Iblis) itu segera menghentikan pertempuran, berbalik dan pergi, tidak berhenti sedetik pun. Sementara Hu Wang (Raja Harimau) dan Xiang Que (Kekurangan Gajah) juga berkelebat lenyap. Namun sebelum pergi, mereka berdua sempat menatap Zhao Hai dalam-dalam. Mereka ingin mengingat wajah Zhao Hai dengan kuat di dalam hati.
Begitu Yao Shou (Binatang Iblis) mundur, dari Shang Shan Cheng (Kota Kebaikan Tertinggi) terdengar sorak-sorai riuh. Jelas para Xiuzhe (Kultivator) itu gembira karena berhasil memukul mundur serangan Yao Shou (Binatang Iblis) kali ini.
Dan pada saat ini, Lin Ling juga menemukan Feng Lingyun dan Luo Xiuer. Lin Ling tidak pergi menemui Zhao Hai, karena dia baru saja melihat Zhao Hai selamat. Jadi dia tidak pergi menemui Zhao Hai, melainkan datang ke sisi Feng Lingyun dan Luo Xiuer. Sambil menangkupkan tangan ke arah mereka berdua, dia berkata, “Lingyun, Xiuer, kalian sudah bersusah payah. Kebaikan kalian ini, kakak ingat.”
Feng Lingyun malah tersenyum pahit, “Sudahlah, Lin Da Ge (Kakak Lin), kau ini malah mempermalukanku. Kali ini aku benar-benar tidak banyak membantu. Zhao Hai sekarang tidak apa-apa, itu juga karena kekuatannya sendiri yang tangguh, tidak ada hubungannya dengan kami.”
==
Begitu Lin Ling mendengar Feng Ling Yun berkata begitu, tanpa sadar dia tertegun. Lalu dia menoleh ke arah Zhao Hai, berkata dengan suara berat, “Ada apa? Ceritakan padaku secara detail.”
Feng Ling Yun melihat sekeliling, “Nanti saja bicaranya, urus dulu hal setelah pertempuran (shan hou).” Lin Ling mengangguk, memimpin orang-orang yang dibawanya, membantu orang-orang Shang Shan Cheng (Kota Kebaikan Tertinggi) membersihkan medan perang.
Dan saat ini Zhao Hai sudah menyingkirkan bu si sheng wu (makhluk tak mati) miliknya, tapi raut wajah Zhang Feng dan yang lainnya masih kurang baik. Saat yao shou (binatang iblis) yang bisa bersembunyi itu menyerang tadi, Zhang Feng dan mereka sudah tahu rencana Hu Wang (Raja Harimau). Dan mereka ternyata tertipu, bahkan membuat Zhao Hai hampir kena serangan diam-diam. Ini membuat mereka merasa tidak punya muka.
Zhao Hai melihat mereka, tersenyum tipis, “Sudahlah, jangan tegang begitu. Tidak ada masalah besar. Kalian juga demi kebaikanku. Ke depan kita lebih hati-hati saja. Yuan Ba, kumpulkan jenazah yang gugur dalam pertempuran, kremasi lalu kirim kembali ke sekte mereka.” Yuan Ba mengiyakan, pergi mengurus jenazah para pejuang yang gugur.
Sedangkan Zhao Hai memanfaatkan kesempatan memasukkan beberapa bangkai yao shou (binatang iblis) yang mati di luar kota ke dalam kong jian (ruang). Dia tidak memasukkan terlalu banyak, dari seratus ribu lebih bangkai yao shou (binatang iblis), dia hanya mengambil sekitar lima ribu, dan semuanya di sudut-sudut yang tidak mencolok, percaya tidak akan ketahuan.
Xiu shi (kultivator) di Shang Shan Cheng (Kota Kebaikan Tertinggi) sini cukup banyak, mungkin masih ada beberapa juta, ditambah kekuatan mereka sangat tangguh, membersihkan medan perang juga sangat cepat. Tidak lama kemudian medan perang selesai dibersihkan. Zhao Hai dan mereka kembali ke tempat tinggal di Shang Shan Cheng (Kota Kebaikan Tertinggi) sini. Mereka masih harus tinggal di Shang Shan Cheng (Kota Kebaikan Tertinggi) sini beberapa hari, karena belum bisa memastikan apakah shou chao (gelombang binatang) kali ini benar-benar sudah berakhir.
Setelah membersihkan medan perang, Lin Ling dan mereka sampai di cabang Zhen Dao Zong (Sekte Jalan Sejati) di Shang Shan Cheng (Kota Kebaikan Tertinggi). Setelah beberapa orang sampai di cabang Zhen Dao Zong (Sekte Jalan Sejati) dan duduk, Lin Ling menatap Feng Ling Yun, “Ada apa? Kalian bilang Zhao Hai sangat berbahaya? Kok pas aku datang sepertinya Zhao Hai tidak apa-apa?”
Feng Ling Yun tersenyum masam, “Kita semua meremehkan Zhao Hai. Kekuatan Zhao Hai tidak seperti yang kita lihat di permukaan.” Selesai berkata, Feng Ling Yun menceritakan pada Lin Ling tentang Hu Wang (Raja Harimau) bertarung dengan Zhao Hai sekali, lalu Hu Wang (Raja Harimau) menjebak Zhao Hai, dan akhirnya Zhao Hai mengeluarkan bu si sheng wu (makhluk tak mati) sekaligus memukul mundur yao shou (binatang iblis) dari tembok kota.
Setelah mendengar cerita Feng Ling Yun, Lin Ling juga agak tidak percaya menatap Feng Ling Yun, “Ling Yun, yang kau katakan itu benar? Kekuatan Zhao Hai sekuat itu?”
Luo Xiu Er menyambung, “Ling Yun tidak salah bicara. Sekarang Zhao Hai mungkin belum menjadi lawan kita, juga bukan lawan Hu Wang (Raja Harimau), tapi di antara qiang zhe (pemburu keabadian) tingkat Chang Sheng qi (periode panjang umur), dia pasti tak terkalahkan. Sungguh tidak menyangka, dia masih menyembunyikan kartu truf sebesar ini, baru dikeluarkan di akhir. Bocah ini sungguh bisa menahan diri.”
Lin Ling menghela napas panjang, lalu tertawa terbahak-bahak, “Bagus, bocah bagus. Sungguh tidak menyangka, bocah ini sekuat ini. Aku sebelumnya sungguh meremehkannya.”
Feng Ling Yun melihat sikap Lin Ling, cemburu, “Lin Da Ge (Kakak Lin), jangan tertawa terus. Aku sekarang menyesal sekali. Kenapa aku dulu tidak menemukan tian cai (jenius) seperti Zhao Hai, malah kau yang lebih dulu melihatnya. Aih.”
Lin Ling melihat sikap Feng Ling Yun, tertawa terbahak-bahak, “Tidak ada cara, Kakak aku duluan yang ambil. Ayo, kemarin aku sudah mau traktir kalian minum arak, kali ini pas sekalian. Kita pergi minum bersama.”
Mendengar Lin Ling berkata begitu, Feng Ling Yun juga mengangguk, “Baik, ayo. Kau memang harus traktir aku minum arak. Meletakkan tian cai (jenius) seperti Zhao Hai di sisiku, tapi aku hanya bisa melihat dari pinggir, ini sungguh menyakiti hatiku. Hari ini aku harus minum banyak, sampai kau miskin.”
Lin Ling tidak ambil pusing, tertawa terbahak-bahak mengajak Feng Ling Yun dan Luo Xiu Er keluar. Luo Xiu Er melihat sikap Lin Ling, juga tersenyum tipis. Sejujurnya, perasaannya sekarang sama dengan Feng Ling Yun. Tahu ada tian cai (jenius) seperti Zhao Hai, ada di kotanya sendiri, tapi hanya bisa melihat, rasanya sungguh tidak enak.
Zhao Hai sekarang tidak tahu semua ini. Dia sedang duduk bersama Zhang Feng dan mereka di kamarnya sendiri, membahas kejadian hari ini. Zhang Feng melihat orang-orang, menghela napas, “Sebelumnya aku mengira shou chao (gelombang binatang) ini terjadi dengan sendirinya. Sekarang kelihatannya, shou chao (gelombang binatang) ini juga ada yang memimpin. Jangan-jangan shou chao (gelombang binatang) ini juga bagian dari shi lian (uji coba). Sepertinya benar kata Xiao Hai (Hai Kecil) sebelumnya. Kalau dalam shou chao (gelombang binatang) ini tampil baik, pasti akan diperhatikan oleh sekte-sekte besar.”
Beberapa lainnya juga mengangguk, sangat setuju dengan pandangan Lin Ling. Zhao Hai melihat mereka, tanpa sadar tersenyum masam, “Hal ini ada untung dan ruginya. Apa kalian tidak lihat hari ini? Dua yao xiu (kultivator iblis/hewan) itu sudah punya niat membunuhku. Aku pikir ke depannya, aku harus lebih hati-hati. Kalau mereka benar-benar dapat kesempatan, pasti tidak akan melepaskanku.”
Mendengar Zhao Hai berkata begitu, Zhang Feng dan mereka tertegun, lalu raut wajah mereka berubah. Karena mereka mendapati apa yang dikatakan Zhao Hai mungkin benar. Saat Hu Wang (Raja Harimau) dan Xiang Que (Gajah Kekurangan) pergi, tatapan mata mereka pada Zhao Hai penuh dengan niat membunuh. Kalau diberi kesempatan, mereka pasti akan bertindak pada Zhao Hai.
Li Mu gugup, “Bagaimana? Jun Tuan Zhang (Panglima Korps), bagaimana kalau kau tinggal di Shang Shan Cheng (Kota Kebaikan Tertinggi) saja jangan keluar? Diincar yao shou (binatang iblis) begitu, pasti tidak baik.”
Zhao Hai menggeleng, “Tidak mungkin. Kalau aku terus bersembunyi di Shang Shan Cheng (Kota Kebaikan Tertinggi) tidak keluar, sepertinya aku tidak akan pernah bisa masuk ke Zhen Ling Jie (Alam Roh Sejati). Kita para xiu shi (kultivator) ini, kalau menghadapi sesuatu langsung ragu-ragu, apa lagi perkembangan kita.”
Zhang Feng mengerutkan kening, “Tapi ini terlalu berbahaya. Kekuatan dua yao xiu (kultivator iblis/hewan) itu sudah kau lihat. Kekuatan mereka jauh di atas kita. Kalau benar-benar bertemu mereka di luar kota, sepertinya kau bahkan tidak punya kesempatan lari.”
Beberapa lainnya juga mengangguk. Meskipun mereka tahu Zhao Hai adalah kong jian yi shu shi (spesialis teknik ruang), tapi kekuatan Hu Wang (Raja Harimau) juga mereka saksikan. Sejujurnya, kekuatan seperti itu memang tidak bisa mereka hadapi sekarang. Menurut mereka, Zhao Hai bahkan mungkin tidak punya kesempatan mengaktifkan kong jian yi shu (teknik khusus ruang).
Zhao Hai berkata dengan suara berat, “Aku juga tahu berbahaya. Tapi aku tidak bisa bersembunyi di kota. Kalau begitu, selain akan dipandang rendah oleh orang Zhen Ling Jie (Alam Roh Sejati), aku juga akan kehilangan semangat tajam (rui qi), itu akan lebih besar pengaruhnya pada kultivasi.”
Zhang Feng dan mereka tidak bersuara lagi. Mereka juga tahu Zhao Hai benar. Kalau Zhao Hai benar-benar kehilangan semangat tajam (rui qi), kultivasinya pasti akan terpengaruh besar. Tapi sejujurnya, mereka tetap tidak setuju Zhao Hai keluar, karena terlalu berbahaya.
Kalau Zhao Hai sekarang kenapa-napa, yang terpengaruh bukan hanya dirinya sendiri atau Hei Hu Bang (Geng Harimau Hitam), tapi seluruh xiu zhen jie (dunia kultivasi). Bertahun-tahun ini, Zhao Hai adalah orang pertama di xiu zhen jie (dunia kultivasi) yang dilirik oleh sekte super besar. Kalau dia benar-benar bergabung dengan sekte super besar, itu akan menguntungkan seluruh xiu zhen jie (dunia kultivasi). Jadi sekarang Zhao Hai tidak boleh kenapa-napa.
Tapi kalau Zhao Hai terus bersembunyi di Shang Shan Cheng (Kota Kebaikan Tertinggi), seperti yang dia katakan, mungkin dia tidak akan pernah bisa bergabung dengan Zhen Ling Jie (Alam Roh Sejati). Maka mereka terjebak dalam kontradiksi.
Zhao Hai melihat mereka, tersenyum tipis, “Sudahlah, jangan banyak berpikir. Kita tinggal di kota dulu beberapa hari, lalu selesaikan dulu ren wu (misi) yang dikatakan Yuan Ba sebelumnya. Setelah itu baru pikirkan hal lain.”
Zhang Feng dan mereka mengangguk. Sekarang hanya bisa begini. Mereka juga tidak punya cara lain. Zhao Hai melihat orang-orang, berkata dengan suara berat, “Nanti setelah dua hari, kalau peringatan sudah dicabut, kita antar dulu abu jenazah mereka kembali ke xiu zhen jie (dunia kultivasi).”
Semua mengangguk, hati agak berat. Dalam pertempuran kali ini, xiu zhen jie (dunia kultivasi) total hampir empat puluh orang gugur. Meskipun angka ini tidak besar, tapi bagi xiu zhen jie (dunia kultivasi), tidak bisa dibilang angka kecil. Perlu diketahui, yang gugur ini semuanya adalah qiang zhe (pemburu keabadian) tingkat Chang Sheng qi (periode panjang umur).
Pertempuran kali ini, juga membuat Zhang Feng dan mereka mengerti perbedaan terbesar antara xiu zhen jie (dunia kultivasi) dan Zhen Ling Jie (Alam Roh Sejati). Di xiu zhen jie (dunia kultivasi) sana, qiang zhe (pemburu keabadian) tingkat Chang Sheng qi (periode panjang umur), sudah dianggap puncak keberadaan. Tapi di Yue Long Jie (Alam Naga Melompat) yang bahkan tingkatnya lebih rendah dari Zhen Ling Jie (Alam Roh Sejati) ini, qiang zhe (pemburu keabadian) tingkat Chang Sheng qi (periode panjang umur) ada di mana-mana. Mereka bisa dibilang xiu shi (kultivator) dengan tingkat terendah, apalagi di Zhen Ling Jie (Alam Roh Sejati) sana.
Dan hari ini melihat Hu Wang (Raja Harimau) bertarung, Zhang Feng dan mereka juga mengerti, di dunia ini memang ada tingkatan yang lebih tinggi dari Chang Sheng qi (periode panjang umur). Mereka bisa memastikan, orang seperti Hu Wang (Raja Harimau) dan Feng Ling Yun, pasti bukan jagoan puncak di Zhen Ling Jie (Alam Roh Sejati) sana. Tapi orang seperti ini saja mereka tidak mampu lawan, apalagi jagoan puncak di Zhen Ling Jie (Alam Roh Sejati) sana. Jalan yang harus mereka tempuh masih panjang.
Tapi ini tidak membuat mereka kehilangan semangat juang. Sebaliknya, ini membuat mereka lebih bersemangat. Untuk apa xiu shi (kultivator) berlatih? Tidak lain untuk panjang umur tidak mati. Di xiu zhen jie (dunia kultivasi) sana, meskipun kau menjadi qiang zhe (pemburu keabadian) tingkat Chang Sheng qi (periode panjang umur), masa hidupmu paling hanya sekitar sepuluh tahun (mungkin maksudnya sepuluh ribu tahun?). Sedangkan di Zhen Ling Jie (Alam Roh Sejati) tidak begitu. Ini memberi mereka harapan. Ada harapan, ada motivasi.
Xiu shi (kultivator) ingin panjang umur, tapi tidak takut mati. Xiu shi (kultivator) sejak awal berlatih, terus hidup dalam pertikaian tiada henti. Ada pertikaian, ada kematian. Setelah mereka mengalami terlalu banyak kematian, tentu saja mereka tidak akan merasa takut pada kematian. Apalagi seperti Zhang Feng dan mereka, qiang zhe (pemburu keabadian) tingkat Chang Sheng qi (periode panjang umur) ini, mereka sudah terlalu banyak melihat kematian, sudah lama mati rasa.
Tapi kali ini yang mati adalah qiang zhe (pemburu keabadian) tingkat Chang Sheng qi (periode panjang umur), sama seperti mereka. Dan matinya sebanyak ini. Meskipun sebelumnya dalam pertempuran besar melawan Tian Mo jie (Dunia Iblis Langit), qiang zhe (pemburu keabadian) tingkat Chang Sheng qi (periode panjang umur) yang mati lebih banyak lagi, tapi saat itu mereka ini kan berada di puncak piramida. Meskipun qiang zhe (pemburu keabadian) tingkat Chang Sheng qi (periode panjang umur) itu gugur, musuh juga tidak akan baik-baik saja.
Tapi musuh yang mereka hadapi kali ini berbeda. Kali ini musuh yang mereka hadapi memiliki kekuatan sama dengan mereka, bahkan jauh melampaui mereka. Yang paling utama, mereka tiba-tiba menyadari, dari puncak piramida, mereka tiba-tiba berubah menjadi batu fondasi paling bawah piramida. Ini membuat hati mereka banyak terpengaruh.
Zhao Hai melihat orang-orang, berkata dengan suara berat, “Sudahlah, jangan banyak berpikir. Bisa masuk ke Yue Long Jie (Alam Naga Melompat) adalah keberuntungan kita. Kita harus memanfaatkan kesempatan ini. Kalau kita manfaatkan, kita bisa berjalan di jalan yang lebih besar dan lebih lebar. Kalau tidak, maka suatu hari kita juga akan seperti mereka. Tidak perlu bersedih.”
Semua mengangguk. Mereka tahu Zhao Hai benar, tapi hati tetap agak tidak enak. Zhao Hai melihat orang-orang, berkata dengan suara berat, “Pokoknya, kali ini kita menang. Yuan Ba, keluar beli arak. Hari ini kita harus minum dengan baik!”
Yuan Ba mengiyakan, berbalik dan pergi.
==
Zhao Hai menyuruh Yuan Ba untuk membeli arak, juga demi kepentingan Zhang Feng dan yang lainnya. Zhang Feng dan yang lainnya sekarang berada dalam periode yang sangat kritis, mereka harus bisa menyesuaikan mental mereka dengan baik. Dulu ketika mereka masih di Xiu Zhen Jie (Dunia Kultivasi), mereka adalah ahli periode Chang Sheng Qi (Periode Panjang Umur) yang dipuja puluhan ribu orang. Tapi setelah sampai di Yue Long Jie (Dunia Naga Melompat) sini, mereka hanyalah anggota paling biasa di sini. Jika mereka tidak bisa secepatnya menyesuaikan psikologi mereka, maka kedepannya mereka mungkin tidak akan mengalami kemajuan.
Di saat kritis ini, mereka membutuhkan pelampiasan, membutuhkan relaksasi. Jadi kali ini Zhao Hai menyuruh Yuan Ba membeli arak, adalah agar Zhang Feng dan yang lainnya bisa bersantai sejenak, dengan begitu mereka bisa secepatnya menyesuaikan mental.
Tanpa terasa tiga hari telah berlalu. Tiga hari ini meskipun Yao Shou (Binatang Iblis) tidak menyerang, tapi alarm di Shang Shan Cheng (Kota Kebaikan Tertinggi) sini belum dicabut. Jadi Zhao Hai dan yang lainnya tetap harus tinggal di Shang Shan Cheng (Kota Kebaikan Tertinggi) sini.
Tapi begini juga baik, Zhao Hai kebetulan memanfaatkan tiga hari ini untuk membantu Zhang Feng dan yang lainnya menyesuaikan mental. Zhao Hai tidak menggurui, dia hanya beberapa hari ini mengikuti Zhang Feng dan yang lainnya makan dan minum, membuat mereka benar-benar rileks.
Setelah penyesuaian tiga hari, suasana hati Zhang Feng dan yang lainnya jauh lebih baik. Dan saat ini, alarm di Shang Shan Cheng (Kota Kebaikan Tertinggi) sini juga dicabut, Zhao Hai dan yang lainnya bisa melanjutkan misi.
Tapi begitu alarm di Shang Shan Cheng (Kota Kebaikan Tertinggi) sini dicabut, hal pertama yang dilakukan Zhao Hai dan yang lainnya adalah kembali ke perkemahan mereka sendiri. Karena perkemahan mereka terlalu tersembunyi, jadi tidak ditemukan oleh Yao Shou (Binatang Iblis) itu. Setelah Zhao Hai dan yang lainnya kembali, mereka bisa bersantai sejenak dengan baik.
Setelah kembali ke perkemahan, Zhao Hai dan yang lainnya segera mengirim abu kremasi Xiuzhe (Kultivator) yang gugur itu, menggunakan Chuan Song Zhen (Formasi Teleportasi) kembali ke Xiu Zhen Jie (Dunia Kultivasi). Dan memberi tahu situasi di Xiu Zhen Jie (Dunia Kultivasi) sana, menyuruh mereka menanganinya.
Setelah urusan ini selesai, Zhao Hai juga tidak menyuruh semua orang langsung mengerjakan misi, melainkan menyuruh mereka beristirahat dengan baik. Sedangkan mengenai misi yang dikatakan Yuan Ba sebelumnya, yaitu misi tiga perlengkapan Lian Qi (Pembuatan Alat) bisa memberi seratus orang masing-masing sepuluh Yin Xiang Fen (Nilai Kesan), Zhao Hai juga tidak buru-buru mengerjakannya. Lagipula sekarang barangnya sudah jadi, tidak perlu buru-buru mengirimkannya. Yang terpenting adalah menyuruh semua orang beristirahat beberapa hari dengan baik.
Meskipun beberapa hari ini di Shang Shan Cheng (Kota Kebaikan Tertinggi) sana juga terus beristirahat, Yao Shou (Binatang Iblis) itu tidak keluar mengganggu. Tapi Zhao Hai tahu, Zhang Feng dan yang lainnya belum sepenuhnya beristirahat dengan baik. Bagaimanapun alarm belum dicabut, Yao Shou (Binatang Iblis) setiap saat bisa kembali menyerang. Dalam situasi ini, tidak ada orang yang bisa beristirahat dengan baik.
Di perkemahan beristirahat lagi dua hari, semuanya sudah memulihkan semangat. Zhao Hai baru memimpin rombongan sekali lagi muncul di Kota Wu Long. Kali ini mereka datang untuk menyerahkan misi. Misi yang mereka serahkan, adalah misi yang sebelumnya tidak sengaja diterima Yuan Ba, yaitu misi tiga Fa Qi (Alat Sihir) bisa ditukar dengan Yin Xiang Fen (Nilai Kesan).
Kali ini cukup banyak orang yang ikut Zhao Hai keluar, total seratus orang. Dan dari seratus orang ini, sebagian besar adalah orang Zi You Lian Meng (Aliansi Bebas). Orang Zi You Lian Meng (Aliansi Bebas) ada tujuh puluh orang. Dan dari tujuh puluh orang Zi You Lian Meng (Aliansi Bebas) ini, ada tiga puluh yang dari Hei Hu Bang (Geng Harimau Hitam). Sisanya, juga ada beberapa yang dari Di Yi Jun Tuan (Legiun Pertama).
Terhadap cara Zhao Hai ini, orang lain tidak keberatan. Karena misi ini sendiri muncul karena Zhao Hai, dan juga diselesaikan sendiri oleh Zhao Hai. Zhao Hai suka memberikan Yin Xiang Fen (Nilai Kesan) itu kepada siapa pun terserah dia, mereka tidak punya kualifikasi untuk mengajukan keberatan.
Tempat Yuan Ba menyerahkan misi adalah cabang Yi Zhen Zong (Sekte Formasi Mudah) di Kota Wu Long. Misi seperti ini sebenarnya bisa diserahkan di Zong Men (Sekte) mana pun. Tapi sebelumnya Yuan Ba pernah berurusan dengan cabang Yi Zhen Zong (Sekte Formasi Mudah), jadi kali ini datang ke sini untuk menyerahkan misi.
Rombongan seratus orang sampai di luar cabang Yi Zhen Zong (Sekte Formasi Mudah). Cabang Yi Zhen Zong (Sekte Formasi Mudah) ini jauh lebih megah daripada cabang Dan Xia Zong (Sekte Awan Merah). Sebuah bangunan batu tinggi, mencapai lima lantai, setiap lantai luasnya besar, bahkan jika masuk ratusan orang pun muat. Ditambah sekarang baru saja gelombang binatang buas (shou chao) berakhir, Xiuzhe (Kultivator) dari berbagai antarmuka semuanya beristirahat di perkemahan masing-masing, atau beristirahat di berbagai kota. Jarang ada yang datang menerima misi. Jadi cabang Yi Zhen Zong (Sekte Formasi Mudah) ini tampak agak sepi.
Tiba-tiba masuk begitu banyak orang, benar-benar membuat orang di cabang Yi Zhen Zong (Sekte Formasi Mudah) agak tegang. Tapi kemudian melihat Yuan Ba memimpin rombongan ke konter serah terima misi di sana, barulah mereka lega. Tapi orang-orang Yi Zhen Zong (Sekte Formasi Mudah) ini juga merasa sangat penasaran. Mereka benar-benar ingin tahu, misi apa yang datang diserahkan orang-orang ini. Gelombang binatang buas (shou chao) baru berlalu dua hari, sudah keluar mengerjakan misi lagi, ini sungguh kerja keras sekali.
Yuan Ba membawa Zhao Hai ke konter serah terima misi. Seorang tua berdiri, menatap Yuan Ba dan yang lain: “Kalian datang untuk menyerahkan misi? Tidak tahu sebelumnya kalian menerima misi apa?”
Yuan Ba menangkupkan tangan ke orang tua itu: “Salam senior. Beberapa waktu lalu, saya pernah bertransaksi dengan cabang kalian, menjual cukup banyak Sui Shen Chuan Song Zhen (Formasi Teleportasi Pribadi) kepada cabang kalian. Cabang kalian mengatakan, asalkan orang yang meracik Sui Shen Chuan Song Zhen (Formasi Teleportasi Pribadi) bisa meracik dua jenis Fa Qi (Alat Sihir) yang berbeda, kalian bisa memberi kami masing-masing sepuluh Yin Xiang Fen (Nilai Kesan). Total bisa memberi seratus orang masing-masing sepuluh Yin Xiang Fen (Nilai Kesan). Tidak tahu apakah misi ini masih berlaku?”
Orang tua itu begitu mendengar Yuan Ba berkata begitu, tidak bisa menahan tertegun. Lalu kedua matanya berbinar: “Oh, misi ini? Berarti kalian kali ini datang untuk menyerahkan misi ini? Siapa yang berhasil meracik Fa Qi (Alat Sihir) baru? Keluarkan Fa Qi (Alat Sihir) kalian, biar kulihat.”
Yuan Ba juga tidak sungkan. Dia mengeluarkan lima Ding Wei Pan (Piring Penentu Posisi), dan sepuluh Nei Jia (Baju Dalam), meletakkannya di atas meja tugas. Lalu berkata kepada orang tua itu: “Senior, Ding Wei Pan (Piring Penentu Posisi) dan Nei Jia (Baju Dalam) ini, semuanya diracik oleh kapten kami. Ini dia kapten kami.” Setelah berkata, Yuan Ba menunjuk Zhao Hai. Zhao Hai tersenyum tipis, menangkupkan tangan ke orang tua itu: “Salam senior.”
Orang tua itu agak heran menatap Zhao Hai, lalu mengangguk: “Baik, anak muda, kamu sangat bagus. Keluarkan kartu nilaimu (ji fen pai).”
Zhao Hai mengeluarkan kartu nilainya (ji fen pai) diberikan kepada orang tua itu. Orang tua itu menambahkan sepuluh poin ke kartu nilai Zhao Hai, dan juga mencatat ini sebagai misi khusus, di belakangnya juga ditulis dua kata Lian Qi (Pembuatan Alat). Dalam penilaian misi juga diberikan komentar ‘sangat baik’ (jue jia). Lalu orang tua itu bergantian menambahkan sepuluh poin ke kartu nilai yang lainnya. Tapi sepuluh poin ini juga ditandai dengan tulisan ‘pemberian teman’ (you ren zeng song).
Yuan Ba dan yang lainnya meskipun senang kartu nilai mereka bertambah sepuluh poin, tapi begitu melihat tulisan ‘pemberian teman’ juga mengerti, kegunaan sepuluh poin ini mungkin tidak besar. Tapi ini juga tidak merugikan mereka.
Setelah Yuan Ba menyimpan kartu nilainya, berkata kepada orang tua itu: “Senior, kami pamit undur diri.”
Orang tua itu menatap Zhao Hai, lalu melirik Yuan Ba, berkata dengan suara dalam: “Dik, jika tidak keberatan, bisakah memberi tahu, beberapa Ding Wei Pan (Piring Penentu Posisi) dan Nei Jia (Baju Dalam) ini akan kalian perlakukan bagaimana?”
Yuan Ba tersenyum: “Kapten sudah memerintahkan, beberapa Ding Wei Pan (Piring Penentu Posisi) dan Nei Jia (Baju Dalam) ini, akan langsung ditransaksikan ke Yi Zhen Zong (Sekte Formasi Mudah). Tapi kami harus ke konter transaksi dulu baru bisa.”
Orang tua itu begitu mendengar Yuan Ba berkata begitu, tidak bisa menahan mengangguk. Dia sekarang terhadap misi kali ini sudah sepenuhnya yakin. Bersamaan, dia juga punya pemahaman baru terhadap kekuatan Zhao Hai. Menurut orang tua itu, Ding Wei Pan (Piring Penentu Posisi) ditransaksikan ya sudah ditransaksikan. Bagaimanapun satu antarmuka, punya satu Ding Wei Pan (Piring Penentu Posisi) saja sudah cukup dipakai. Ding Wei Pan (Piring Penentu Posisi) yang dibuat lebih, wajar untuk ditransaksikan.
Tapi Nei Jia (Baju Dalam) itu berbeda. Nei Jia (Baju Dalam) tepat digunakan oleh Yuan Ba dan yang lain. Sekarang Yuan Ba dan yang lain juga ingin menyerahkan Nei Jia (Baju Dalam) itu untuk ditransaksikan. Maka hanya ada satu kemungkinan, mereka tidak membutuhkan Nei Jia (Baju Dalam) ini lagi. Dan situasi ini hanya ada dua kemungkinan. Satu, mereka memiliki Fa Qi (Alat Sihir) pertahanan yang lebih baik dari Nei Jia (Baju Dalam). Kemungkinan lain, setiap orang dari mereka sudah mengenakan Nei Jia (Baju Dalam), Nei Jia (Baju Dalam) ini adalah sisanya. Orang tua itu lebih cenderung ke dugaan terakhir. Begitu berpikir, orang tua itu tersenyum: “Begitu rupanya, tidak akan mengganggu kalian lagi. Silakan.”
Zhao Hai dan yang lain menangkupkan tangan ke orang tua itu, lalu pergi ke konter transaksi. Di sana mereka menjual beberapa Ding Wei Pan (Piring Penentu Posisi) dan Nei Jia (Baju Dalam). Kali ini total mendapat lebih dari empat puluh ribu Yu Jing (Giok Inti), kembali meraup untung besar.
Orang-orang Xiu Zhen Jie (Dunia Kultivasi) sudah bisa melihat, asalkan mengikuti Zhao Hai, mencari uang benar-benar mudah. Baru beberapa hari, di antaranya harus dikurangi waktu gelombang binatang buas (shou chao). Uang di tangan mereka sekarang sudah ada lebih dari enam puluh ribu Yu Jing (Giok Inti). Di Yue Long Jie (Dunia Naga Melompat) sini, sudah bisa dihitung sebagai antarmuka yang cukup kaya. Begitu seterusnya, Zhao Hai bilang ingin membuat orang Xiu Zhen Jie (Dunia Kultivasi) semuanya tinggal di kota, juga bukan perkara sulit. Faktanya mereka sekarang sudah bisa tinggal di kota.
Tapi sekarang menyuruh orang Xiu Zhen Jie (Dunia Kultivasi) ini tinggal di kota pun mereka tidak mau. Perkemahan sendiri begitu bagus, begitu tersembunyi, mengapa harus tinggal di kota? Tinggal di kota masih harus mengeluarkan uang, tidak seenak tinggal di perkemahan sendiri. Jadi tentu saja tidak ada yang mau tinggal di kota.
Setelah transaksi selesai, Zhao Hai dan yang lain keluar dari cabang Yi Zhen Zong (Sekte Formasi Mudah). Begitu keluar, Yuan Ba mengeluarkan sebuah Kantung Ruang (Kong Jian Dai) diberikan kepada Zhao Hai. Zhao Hai tidak mengerti, menerima Kantung Ruang (Kong Jian Dai) itu, Jing Shen Li (Kekuatan Spiritual) menjangkaunya ke dalam. Mendapati di dalamnya berisi Yu Jing (Giok Inti), total ada lebih dari enam puluh ribu, persis uang yang dia hasilkan beberapa hari ini. Dia tidak mengerti menatap Yuan Ba: “Ada apa Yuan Ba, beri aku Yu Jing (Giok Inti) ini untuk apa?”
Yuan Ba tersenyum pahit: “Kapten, lebih baik Yu Jing (Giok Inti) ini diserahkan padamu untuk disimpan. Memegang uang sebanyak ini di tangan, hatiku gelisah.” Begitu mendengarnya, semua orang tidak bisa menahan tertawa. Zhao Hai juga menggelengkan kepala, ikut tertawa. Tapi dia tetap menyimpan Kantung Ruang (Kong Jian Dai) itu, berkata kepada Yuan Ba: “Baik, kalau kamu tidak mau memegangnya, biar aku yang memegangnya. Nanti kalau semua orang ada perlu pakai uang, harus bilang padaku. Dan mulai sekarang setiap tahun setiap orang mendapat satu Yu Jing (Giok Inti) sebagai dana bebas yang bisa digunakan sendiri.”
Semua orang bersorak gembira. Satu Yu Jing (Giok Inti) ini meskipun didengar tidak banyak, tapi itu seribu Jing Shi (Batu Kristal). Dulu jangan bicara setahun bisa menggunakan seribu Jing Shi (Batu Kristal) sendiri, bahkan bisa menggunakan sepuluh Jing Shi (Batu Kristal) sendiri saja sudah perkara luar biasa. Perlu diketahui, dana bebas yang dimaksud Zhao Hai, bukan untuk mereka membeli perlengkapan (zhuang bei), melainkan khusus memberi mereka untuk membeli arak.
Gerakan mereka di sini, tentu saja menarik perhatian Xiuzhe (Kultivator) dari antarmuka lain di Kota Wu Long. Sekarang di Kota Wu Long sini, ada cukup banyak Xiuzhe (Kultivator) dari antarmuka lain, beristirahat di kota. Setelah mengalami gelombang binatang buas (shou chao), hati semua orang agak lelah, perlu istirahat yang baik.
Dan perkemahan antarmuka biasa, tidak sebaik perkemahan Xiu Zhen Jie (Dunia Kultivasi). Mereka di perkemahan sendiri juga tidak bisa beristirahat dengan baik. Jadi siang hari, mereka semua akan datang ke Kota Wu Long untuk beristirahat. Setidaknya begini siang hari mereka tidak perlu khawatir serangan Yao Shou (Binatang Iblis).
Bisa dikatakan sekarang Xiuzhe (Kultivator) di Kota Wu Long, masih belum keluar dari bayang-bayang gelombang binatang buas (shou chao). Seluruh suasana Kota Wu Long tampak agak tertekan. Dalam situasi ini, sorak gembira Xiu Zhen Jie (Dunia Kultivasi), tampak sangat mencolok.
==
Zhao Hai segera menyadari bahwa dirinya menjadi pusat perhatian. Ia segera menghentikan semua orang: “Baiklah, jangan ribut. Sekarang setiap tim lakukan urusan masing-masing. Yuan Ba, hari ini kau tetap ikut aku.”
Semua orang mengiyakan, lalu segera bubar. Zhao Hai mengajak Yuan Ba dan sembilan orang lainnya duduk di Kedai Danxia, memesan beberapa lauk kecil dan beberapa guci arak. Setelah itu, Zhao Hai menyuruh pelayan pergi, lalu menoleh kepada mereka dan berkata dengan suara berat, “Untuk tindakan selanjutnya, kita akan berpisah. Aku akan bergerak sendiri, kalian ikut Yuan Ba.”
Begitu mendengar Zhao Hai berkata demikian, Zhang Feng berubah ekspresi. Ia buru-buru berkata, “Tidak boleh, Xiao Hai, kau tidak boleh bergerak sendiri. Itu terlalu berbahaya.”
Zhao Hai menggeleng, “Da shi xiong (Kakak Senior), bukannya aku tidak mau ikut bersama, tapi sekarang aku sudah diincar oleh para yao xiu (Kultivator Iblis) itu. Jika kalian ikut denganku, malah akan lebih berbahaya. Dan jika benar-benar bertemu bahaya, aku bisa kabur menggunakan yi shu (seni rahasia) ruang, kalian bagaimana? Kalian sama sekali tidak punya cara untuk kabur. Jika mereka menangkap kalian untuk mengancamku, aku akan lebih repot. Jadi kita harus berpisah.”
Zhang Feng, bagaimanapun pernah menjadi bangzhu (kepala geng), mengerti untung rugi. Mendengar perkataan Zhao Hai, ia pun terdiam. Ia tahu bahwa kekuatan mereka jauh di bawah Zhao Hai, jika mereka ikut, hanya akan menjadi beban.
Jika mereka bersama Zhao Hai, para yao xiu (Kultivator Iblis) mungkin akan menangkap mereka untuk mengancam Zhao Hai, karena mereka satu tim. Jika mereka tidak bersama Zhao Hai, meskipun diketahui berasal dari Xiu zhen jie (Dunia Kultivasi), para yao xiu (Kultivator Iblis) itu tidak akan menangkap mereka, karena mereka sudah masuk Yue Long jie (Dunia Yue Long), para yao xiu (Kultivator Iblis) tidak mungkin melanggar aturan Yue Long jie (Dunia Yue Long) hanya untuk menyerang satu orang.
Li Kuangge memandang Zhao Hai, lalu berkata dengan suara berat, “Aku percaya dengan kemampuan Hai Ge. Hai Ge, kami tidak akan ikut. Kau hati-hati.”
Zhao Hai mengangguk, “Tugas selanjutnya adalah mencari kuang shi (bijih) di gunung berapi. Kita berpisah. Kalian pergi dulu, nanti aku menyusul. Pergilah.”
Semua mengangguk dan berdiri. Zhang Feng berkata kepada Zhao Hai, “Kau hati-hati.” Lalu memimpin mereka pergi dari kedai, meninggalkan Zhao Hai seorang diri minum.
Setelah menghabiskan beberapa guci arak, Zhao Hai baru meninggalkan kedai. Saat itu sudah hampir empat jam sejak Zhang Feng dan yang lainnya pergi. Setelah keluar dari kedai, tubuh Zhao Hai bersinar putih, dan ia langsung tiba di Heng Dao Cheng (Kota Hengdao).
Sesampainya di Heng Dao Cheng (Kota Hengdao), Zhao Hai melihat-lihat. Kota ini tidak kalah besar dari Shang Shan Cheng (Kota Shangshan), namun arsitekturnya berbeda. Bangunan di Shang Shan Cheng (Kota Shangshan) terbuat dari batu hijau, terlihat agak halus, sedangkan bangunan di Heng Dao Cheng (Kota Hengdao) terlihat sangat kokoh dan kasar, memiliki pesona tersendiri.
Zhao Hai berjalan sendirian di jalanan Heng Dao Cheng (Kota Hengdao). Ia mendapati bahwa jumlah orang di kota ini jauh lebih banyak daripada saat terakhir kali ia datang. Meskipun dulu ia tidak lama di sini, ia ingat jumlah orang tidak sebanyak ini. Sekarang, jumlah orang di Heng Dao Cheng (Kota Hengdao) hampir menyamai populasi di Di Qiu (Bumi) dulu.
Zhao Hai tahu ini hanya sementara. Orang-orang di Heng Dao Cheng (Kota Hengdao) nantinya akan pergi mengerjakan tugas dan kembali ke kehidupan semula. Sekarang mereka ramai karena Shou chao (Gelombang Binatang).
Tidak lama setelah Zhao Hai memasuki Heng Dao Cheng (Kota Hengdao), seorang xiuzhe (kultivator) pergi ke fen tang (kantor cabang) Ba Dao Men (Sekte Pisau Dominan). Ia langsung menuju aula utama dan berseru di luar, “Lapor, ada laporan penting untuk senior Lin Ling.”
Suara Lin Ling terdengar dari dalam ruangan, “Masuk.” Orang itu membuka pintu dan masuk. Di dalam, Lin Ling sedang duduk bersama seorang xiuzhe (kultivator) muda lainnya. Berbeda dengan Lin Ling yang berpakaian pendekar, lawan bicaranya mengenakan jubah sarjana, memegang yu jian (lembaran giok), tampak seperti seorang intelektual.
Orang itu segera memberi hormat kepada mereka berdua, “Bertemu senior Lin Ling, senior Xiang Ying.”
Lin Ling melambaikan tangan, “Sudahlah, katanya ada urusan denganku? Ada apa?”
Orang itu segera melapor, “Senior, orang yang senior minta saya awasi, Zhao Hai, dia datang. Sekarang dia ada di Heng Dao Cheng (Kota Hengdao).”
Mendengar itu, Lin Ling tertegun, lalu wajahnya berseri, “Zhao Hai datang? Sendirian?”
Orang itu menjawab dengan suara berat, “Hanya dia seorang diri. Sekarang sedang berjalan-jalan di kota, kelihatannya tidak seperti sedang mengerjakan tugas, tidak tahu mau apa.”
Lin Ling terkejut, lalu mengerutkan kening, “Sendirian? Bocah ini terlalu berani. Kemarin dia sudah membuat para yao shou (Binatang Iblis) itu marah besar, sekarang masih berani jalan-jalan sendirian? Apa dia merasa umurnya terlalu panjang?”
Xiang Ying, yang duduk di hadapan Lin Ling, berkata, “Senior Lin, apakah Zhao Hai ini orang yang sangat kau perhatikan? Ceritakan, kenapa kau begitu memperhatikannya.”
Lin Ling berkata kepada pelapor tadi, “Awasi dia, lihat apa yang ingin dia lakukan. Tapi jangan hubungi dia, jangan ganggu dia. Pergi.” Orang itu mengiyakan lalu pergi.
Lin Ling lalu menoleh ke Xiang Ying, “Xiang Ying, kau belum tahu. Bocah ini luar biasa. Aku sudah lama memperhatikannya, sejak dari Xiu zhen jie (Dunia Kultivasi). Xiu zhen jie (Dunia Kultivasi) bisa masuk ke Yue Long jie (Dunia Yue Long) melalui ujian seribu orang. Dan yang ikut ujian seribu orang itu ada Zhao Hai ini. Saat itu aku sudah memperhatikannya. Bocah ini tidak hanya kuat, tapi aku curiga dia memiliki ling shen li (Kekuatan Spiritual), karena dia satu-satunya dari xia jie (dunia bawah) yang menemukan pemindaian jingshen da zhen (Formasi Besar Spiritual).”
Xiang Ying mendengar ini, ekspresinya berubah. Ia memandang Lin Ling, “Senior Lin, apakah dia benar-benar memiliki ling shen li (Kekuatan Spiritual)?”
Lin Ling menggeleng, “Sekarang aku belum bisa pastikan, hanya curiga. Tapi tidak kusangka bocah ini masih punya cadangan. Saat Shou chao (Gelombang Binatang), dia terus berada di Shang Shan Cheng (Kota Shangshan). Feng Lingyun juga tahu dia sedang aku incar, jadi memberinya tugas pengintaian. Tidak kusangka, bocah ini tidak hanya berhasil mengintai situasi yao shou (Binatang Iblis) di luar Shang Shan Cheng (Kota Shangshan), bahkan sempat bertatap muka dengan Hu Wang (Raja Harimau) dan Xiang Que (Kekurangan Gajah) itu, dan berhasil lolos dari mereka. Dalam pertempuran kota berikutnya, dia bahkan beradu keras dengan Hu Wang (Raja Harimau) tanpa terluka. Meskipun saat itu Hu Wang (Raja Harimau) tidak menggunakan kekuatan penuh, bisa dilihat bahwa kekuatan bocah ini tidak lemah.”
Lin Ling berhenti sejenak, terkekeh, “Tidak kusangka, bocah ini masih punya kartu truf lain. Saat pertempuran kota, Hu Wang (Raja Harimau) ingin membunuhnya, menyerang habis-habisan, bahkan sampai menggunakan taktik menyelinap, tapi semuanya bisa dihindari Zhao Hai. Terakhir, dia bahkan mengeluarkan banyak bu si sheng wu (mayat hidup abadi) Chang sheng qi (Periode Keabadian) untuk membantunya bertarung. Dari sini bisa dilihat, kartu truf di tangannya memang banyak.”
Xiang Ying semakin tertarik. Ia mengangkat alis, “Kalau begitu, Zhao Hai ini benar-benar seorang talenta. Jika kita bisa menariknya ke Ba Dao Men (Sekte Pisau Dominan), pasti sangat bagus untuk kita. Tapi menurutmu, sekarang dia mungkin sudah diincar oleh Hu Wang (Raja Harimau) dan Xiang Que (Kekurangan Gajah). Dua makhluk itu bukan barang baik. Diincar mereka bukan hal baik. Sekarang dia di kota masih aman, tapi jika dia keluar kota, mungkin bahaya.”
Perkataan Xiang Ying bukan sembarangan. Mereka pernah berurusan dengan Hu Wang (Raja Harimau) dan Xiang Que (Kekurangan Gajah). Dua makhluk ini terkenal kejam dan tidak kenal cara. Kekuatan mereka lumayan. Jadi jika Zhao Hai diincar mereka, pasti repot.
Lin Ling mengangguk, “Aku juga sudah memikirkan itu. Tapi masalah ini sebaiknya kita tidak campur. Ini juga bisa dianggap sebagai ujian baginya. Jika dia bisa selamat dari kejaran Hu Wang (Raja Harimau) dan Xiang Que (Kekurangan Gajah), maka kita akan terima dia ke Ba Dao Men (Sekte Pisau Dominan). Jika tidak, meskipun kita terima dia, dia tidak akan bisa menghindari tipu daya Hu Wang (Raja Harimau) dan Xiang Que (Kekurangan Gajah). Dua makhluk itu tidak akan peduli apakah dia anggota Ba Dao Men (Sekte Pisau Dominan) atau bukan.”
Xiang Ying mengangguk, lalu mengerutkan kening, “Hu Wang (Raja Harimau) dan Xiang Que (Kekurangan Gajah) akhir-akhir ini keterlaluan. Menurutku kita perlu memberi mereka tekanan.”
Lin Ling mengangguk, “Ini akan aku sampaikan ke zong men (sekte). Tapi kau tahu, hubungan zong men (sekte) kita dengan Yao Zu Men (Sekte Leluhur Iblis) tidak terlalu baik. Dan Yao Zu (Leluhur Iblis) terkenal sangat melindungi anak buahnya, tidak peduli pada siapa pun. Ini agak merepotkan.”
Xiang Ying berpikir, “Senior Lin, bagaimana kalau kita hubungi Zhao Hai? Peringatkan dia, suruh dia hati-hati?”
Lin Ling tersenyum pahit, “Tidak perlu kita peringatkan. Bocah itu mungkin sudah tahu. Aku dapat info dari Feng Lingyun, tadinya dia ditemani belasan orang, tapi kali ini dia muncul sendirian di Heng Dao Cheng (Kota Hengdao). Sepertinya dia sudah menyuruh yang lain pergi, dia mau bergerak sendiri. Ini berarti dia sudah tahu ada yang mau menyerangnya. Bocah itu licik, tidak perlu kita ingatkan.”
Xiang Ying tertegun, lalu tersenyum pahit, “Sepertinya aku masih meremehkan bocah ini. Tapi ini bagus juga. Sekarang aku juga sangat tertarik padanya. Senior Lin, menurutku kita tetap harus hati-hati. Jika perlu, kita bisa turun tangan menyelamatkannya. Kekuatannya sekarang, dibanding Hu Wang (Raja Harimau) dan Xiang Que (Kekurangan Gajah), masih kalah.”
Lin Ling mengangguk, “Ya, dengan kekuatannya sekarang, jika Hu Wang (Raja Harimau) dan Xiang Que (Kekurangan Gajah) benar-benar ingin menyerangnya, dia mungkin tidak punya kesempatan kabur. Sepertinya kita harus mengawasinya.”
Zhao Hai tidak tahu bahwa Lin Ling dan yang lainnya begitu memperhatikannya. Saat ini, Zhao Hai sedang duduk minum arak di sebuah kedai bersama seseorang. Orang ini bukan dari Xiu zhen jie (Dunia Kultivasi), melainkan Tu Qian dari Long Hun jie (Dunia Jiwa Naga), yaitu xiuzhe (kultivator) Long Hun jie (Dunia Jiwa Naga) yang pernah bertarung dengan Zhao Hai di Lin Hai kong jian (Ruang Lautan Hutan) saat ujian, dan akhirnya突破 Chang sheng qi (Periode Keabadian).
Meskipun saat itu mereka musuh, mereka saling menghormati, bisa dibilang tidak bertengkar tidak kenal. Setelah itu, Tu Qian berada di Long Hun jie (Dunia Jiwa Naga) untuk menstabilkan kultivasinya dan mengerjakan beberapa urusan untuk zong men (sekte)-nya. Ia baru masuk ke Yue Long jie (Dunia Yue Long) sepuluh tahun lalu.
Tu Qian dulunya cukup kuat di xia jie (dunia bawah), tapi setelah sampai di Yue Long jie (Dunia Yue Long), di sekelilingnya semua xiuzhe (kultivator) Chang sheng qi (Periode Keabadian). Ia butuh waktu lama untuk menyesuaikan diri. Namun beberapa tugasnya tidak terlalu menonjol, jadi belum ada zong men (sekte) yang tertarik padanya.
Zhao Hai tidak menyangka akan bertemu Tu Qian di sini. Hubungan mereka dulu sulit dibedakan antara kawan dan lawan. Sekarang setelah masuk Yue Long jie (Dunia Yue Long), mereka tidak bisa dianggap musuh. Maka Zhao Hai mengajak Tu Qian minum di kedai Heng Dao Cheng (Kota Hengdao). Hari-hari Tu Qian tidak terlalu baik, keadaannya mirip dengan Xiu zhen jie (Dunia Kultivasi) dulu, tidak punya uang untuk minum arak. Hari ini Zhao Hai yang traktir, ia pun tidak menolak. Lagipula ia ingin berteman dengan Zhao Hai, menolak juga tidak enak.
Mereka duduk di kedai. Zhao Hai memesan dua guci arak dan empat lauk kecil. Setelah menyuruh pelayan pergi, ia berkata kepada Tu Qian sambil tersenyum, “Sungguh tidak menyangka, setelah masuk Yue Long jie (Dunia Yue Long), masih bisa bertemu kenalan. Langka, langka.”
Tu Qian juga tersenyum, “Ya, luasnya Yue Long jie (Dunia Yue Long) tidak kecil. Tidak menyangka bisa bertemu saudara Zhao di sini. Sungguh kejutan yang menyenangkan.”
Zhao Hai tersenyum, “Sudah berapa lama saudara Tu di Yue Long jie (Dunia Yue Long)? Apa hidupmu baik?”
Tu Qian menggeleng, tersenyum pahit, “Saudara Zhao, aku tidak malu-malu. Aku sudah sepuluh tahun di Yue Long jie (Dunia Yue Long). Hidupku, ya, lumayanlah, bisa dibilang masih bertahan. Mau bagaimana lagi, Yue Long jie (Dunia Yue Long) terlalu berbahaya. Kekuatanku di sini biasa saja, bukan orang yang luar biasa. Tentu hidupku tidak terlalu baik. Tapi melihat saudara Zhao, sepertinya hidupmu baik. Kedai ini pasti sering kau kunjungi? Berapa lama saudara Zhao sudah di Yue Long jie (Dunia Yue Long)?”
Zhao Hai tersenyum, “Aku baru beberapa hari di Yue Long jie (Dunia Yue Long). Karena gong fa (metode kultivasi) yang kupelajari agak khusus, tidak mudah突破. Sejak perpisahan dulu, aku terus bi guan (kultivasi tertutup), baru baru ini突破 ke Chang sheng qi (Periode Keabadian), lalu masuk Yue Long jie (Dunia Yue Long). Soal kedai ini, aku memang sudah beberapa kali ke sini, tapi itu berkat warisan dari dunia lama.”
Zhao Hai tentu tidak bisa bercerita semua ke Tu Qian. Jika ia bilang dalam beberapa hari ini ia sudah mendapat begitu banyak yu jing (giok esensi), itu terlalu sombong, dan bukan karakternya.
Tu Qian tidak curiga pada Zhao Hai. Ia hanya tersenyum, “Kekuatan saudara Zhao sangat tangguh. Saat masih Du jie qi (Periode Menyeberangi Kesengsaraan) saja sudah tidak takut pada qiangzhe (pakar) Chang sheng qi (Periode Keabadian). Sekarang setelah mencapai Chang sheng qi (Periode Keabadian), pasti kekuatanmu naik level. Tak lama lagi, kau mungkin akan bergabung dengan zong men (sekte) di Zhen Ling jie (Dunia Roh Sejati). Aku ucapkan selamat dulu.”
Zhao Hai tersenyum tipis, “Semoga kata-katamu menjadi kenyataan. Juga semoga saudara Tu segera bergabung dengan zong men (sekte) Zhen Ling jie (Dunia Roh Sejati).” Saat mereka bicara, pelayan sudah mengantarkan arak dan lauk. Zhao Hai menuang arak untuk mereka berdua, lalu mengangkat gelas, “Bertemu di sini adalah takdir. Nanti jika saudara Tu butuh bantuan, aku akan berusaha membantu. Di Yue Long jie (Dunia Yue Long) ini, hanya dengan saling membantu kita bisa melangkah lebih jauh.”
Tu Qian juga mengangkat gelas, “Kata-kata saudara Zhao benar. Di Yue Long jie (Dunia Yue Long), xiuzhe (kultivator) seperti kita harus saling membantu agar bisa melangkah lebih jauh. Mari, aku pinjam bunga ini untuk dipersembahkan pada Buddha, bersulang untuk saudara Zhao. Nanti jika ada perlu, aku pasti akan membantu.” Mereka bersentuhan gelas dan menghabiskan arak dalam satu tegukan.
==
Zhao Hai berjalan sendirian perlahan di jalanan Heng Dao Cheng (Kota Heng Dao). Sejujurnya, suasana hatinya saat ini tidak begitu baik. Bisa bertemu Tu Qian di Yue Long Jie (Alam Yue Long) seharusnya menjadi hal yang membahagiakan, tetapi Zhao Hai mendapati Tu Qian telah berubah, bukan Tu Qian yang ada dalam ingatannya lagi.
Dalam ingatan Zhao Hai, Tu Qian adalah orang yang sangat angkuh, sekaligus sangat terus terang. Orang seperti ini mungkin dibenci oleh sebagian orang, tetapi Zhao Hai sangat menyukai karakter Tu Qian.
Namun kali ini saat dia bertemu Tu Qian lagi, dia mendapati Tu Qian telah berubah. Dia menjadi licin. Mungkin karena sudah lama di Yue Long Jie (Alam Yue Long) ini, ketajamannya sudah terkikis, membuatnya menjadi licin. Tetapi Zhao Hai tahu, Tu Qian sudah habis. Kecil kemungkinan dia bisa meningkatkan kekuatannya di kehidupan ini.
Kultivasi (xiulian) Xiuzhe (Kultivator) selalu langsung menunjuk ke hati nurani (ben xin). Jika karena lingkungan sekitarmu, hatimu ikut berubah, maka jalan kultivasimu (xiulian zhi lu) bisa dibilang sudah sampai di ujung. Tu Qian adalah contohnya.
Lingkungan mengubah manusia. Kata-kata ini dulu pernah Zhao Hai dengar di Bumi (Di Qiu), tapi dia tidak menyangka, lingkungan ternyata juga bisa mengubah seorang Xiuzhe (Kultivator). Kultivasi (xiulian) Xiuzhe (Kultivator) juga sangat mementingkan kultivasi (xiulian) hati (xin xing). Changsheng qi (Tahap Abadi) Xiuzhe (Kultivator) biasanya berhati baja seperti batu karang. Lingkungan biasa sulit mengubah hati seorang Xiuzhe (Kultivator), itu hampir mustahil.
Tapi sekarang hati (xin xing) Tu Qian telah diubah oleh Yue Long Jie (Alam Yue Long). Ini sungguh membuat Zhao Hai sedikit sedih. Bagaimanapun Tu Qian juga termasuk tokoh, hancur begini sungguh disayangkan.
Namun Zhao Hai juga tahu, sebenarnya Tu Qian masih punya kesempatan. Asalkan dia bisa menemukan kembali hati nuraninya (ben xin). Bisa dibilang lingkungan mengubahnya, ini juga merupakan salah satu jenis xin mo (Iblis Hati). Asalkan dia bisa menembus xin mo (Iblis Hati) dan menemukan kembali hati nuraninya (ben xin), maka dia masih punya kesempatan untuk masuk ke tingkatan yang lebih tinggi. Tapi Zhao Hai juga tahu, xin mo (Iblis Hati) ini justru yang paling sulit ditembus. Sekarang Zhao Hai hanya bisa diam-diam mendoakan Tu Qian, karena menembus xin mo (Iblis Hati) hanya bisa mengandalkan dirinya sendiri, siapapun tidak bisa membantu.
Zhao Hai berkeliling di Heng Dao Cheng (Kota Heng Dao) sebentar, melihat waktu sudah tengah hari, dia kira-kira sudah harus berangkat. Dia lalu membereskan perasaannya, menggerakkan tubuh, dan terbang keluar dari Heng Dao Cheng (Kota Heng Dao).
Zhao Hai tidak tahu, begitu dia terbang keluar dari Heng Dao Cheng (Kota Heng Dao), Lin Ling segera menerima kabar. Kemudian Lin Ling juga ikut terbang keluar dari Heng Dao Cheng (Kota Heng Dao). Dia tidak boleh membiarkan Zhao Hai celaka, harus diam-diam melindungi Zhao Hai.
Zhao Hai tidak tahu semua ini. Dia terus menyusup menuju arah huohuosan (Gunung Api Aktif) itu. Dalam perjalanan, jumlah yao shou (Binatang Ajaib) yang ditemuinya memang berkurang dibanding sebelumnya. Dulu saat Zhao Hai keluar kota mengerjakan misi, selalu bisa bertemu banyak yao shou (Binatang Ajaib). Tapi dia biasanya akan menghindar, tidak akan terlibat konflik dengan yao shou (Binatang Ajaib) itu. Bagaimanapun di luar kota ini adalah wilayah kekuasaan yao shou (Binatang Ajaib). Jika dia bertarung dengan satu yao shou (Binatang Ajaib), akan mengganggu yao shou (Binatang Ajaib) lainnya, dan bisa-bisa dia akan dikepung oleh yao shou (Binatang Ajaib).
Sekarang Zhao Hai lebih tidak akan mengganggu yao shou (Binatang Ajaib) itu. Dia sudah berselisih dengan Hu Wang (Raja Harimau) dan Xiang Que. Melihat sikap mereka berdua, pasti mereka akan mencarinya. Dan mereka berdua bisa memerintahkan yao shou (Binatang Ajaib) itu untuk memantaunya. Begitu yao shou (Binatang Ajaib) itu menemukannya, pasti akan melapor ke Hu Wang (Raja Harimau) dan Xiang Que. Jika dia benar-benar dihadang Hu Wang (Raja Harimau) dan Xiang Que, maka akan benar-benar merepotkan.
Kekuatan Hu Wang (Raja Harimau) dan Xiang Que, Zhao Hai tahu. Dia bahkan tidak bisa menahan satu serangan Hu Wang (Raja Harimau), apalagi jika mereka berdua bekerja sama. Jadi cara terbaik Zhao Hai sekarang adalah jangan sampai ditemukan yao shou (Binatang Ajaib) itu.
Setelah Zhao Hai keluar kota, dia sama sekali tidak terbang lama di langit. Begitu keluar kota, dia langsung menghilang ke dalam tanah. Setelah sampai di hutan, dia menggunakan yishu (Seni Lain/Ia) kayu, berpindah-pindah di dalam pepohonan, membuat orang tidak bisa menemukannya.
Zhao Hai tidak tahu, tindakannya ini justru menyusahkan Lin Ling. Lin Ling awalnya mengikuti Zhao Hai keluar kota, tapi dia tidak menyangka, begitu Zhao Hai keluar kota, dia langsung membenamkan diri ke dalam tanah dan menghilang. Dengan kekuatan jiwanya dia tidak bisa menemukan Zhao Hai. Ini sungguh mengejutkan Lin Ling. Kemudian dia berkeliling di luar kota sebentar, tapi tetap tidak menemukan Zhao Hai. Lin Ling tidak menyerah, dia terbang ke hutan. Dia yakin Zhao Hai pasti akan masuk ke hutan. Di hutan, energi kayu (mu xi) pekat. Jika Zhao Hai masih di dalam tanah tidak keluar, pasti akan menimbulkan sedikit fluktuasi energi, maka dia bisa menemukan Zhao Hai.
Tapi akhirnya dia kecewa. Di hutan dia juga tidak merasakan fluktuasi energi apa pun. Zhao Hai seolah benar-benar menghilang.
Setelah berkeliling di hutan setengah hari, tidak menemukan Zhao Hai, Lin Ling akhirnya tidak punya cara, hanya bisa mundur kembali ke Heng Dao Cheng (Kota Heng Dao). Dia sekarang hanya bisa berharap Zhao Hai tidak akan celaka.
Zhao Hai tidak tahu semua ini. Heng Dao Cheng (Kota Heng Dao) setiap hari banyak orang keluar masuk, Zhao Hai tidak mungkin memperhatikan satu per satu. Hanya orang-orang yang selalu mengikutinyalah yang akan dia perhatikan.
Zhao Hai bergerak cepat di dalam hutan. Dia tidak melihat Zhang Feng dan yang lainnya, tapi dia yakin Zhang Feng dan yang lainnya seharusnya tidak apa-apa. Zhang Feng dan yang lainnya sebelum masuk ke Yue Long Jie (Alam Yue Long) sudah punya sedikit pemahaman tentang Yue Long Jie (Alam Yue Long), ditambah sekarang ada Yuan Ba di sisi mereka, seharusnya tidak masalah.
Misi mengambil batu di gunung berapi ini meskipun ada risiko tertentu, tapi risikonya tidak besar. Bagaimanapun ini hanya misi pemula (xin shou ren wu). Asalkan Zhang Feng dan yang lainnya hati-hati, bisa diselesaikan.
Zhao Hai baru berangkat siang hari karena dia yakin, saat ini Zhang Feng dan yang lainnya mungkin sudah menyelesaikan misi. Zhao Hai sudah memperhitungkan, ke depan dia tidak akan mengambil misi yang sama dengan Zhang Feng dan yang lainnya. Dengan begitu Zhang Feng dan yang lainnya bisa mendapat latihan maksimal, sekaligus bisa membuat Zhang Feng dan yang lainnya lebih jauh dari bahaya.
Yue Long Jie (Alam Yue Long) memang sangat berbahaya, tapi dibandingkan, Hu Wang (Raja Harimau) dan Xiang Que lebih berbahaya. Jika benar-benar dua makhluk itu mengepung dia bersama Zhang Feng dan yang lainnya, maka masalahnya akan besar.
Sepanjang perjalanan, tidak ada yao shou (Binatang Ajaib) yang menemukan Zhao Hai. Yao shou (Binatang Ajaib) di hutan ini jauh kalah dibanding Hu Wang (Raja Harimau) dan Xiang Que. Kekuatan mereka hanya sekitar Changsheng (Abadi), bagaimana mungkin bisa menemukan Zhao Hai?
Faktanya, waktu lalu jika bukan karena Zhao Hai terlalu dekat dengan Hu Wang (Raja Harimau) mereka, ditambah saat mendengar percakapan Hu Wang (Raja Harimau) mereka, jiwanya terguncang, dia juga tidak akan ditemukan Hu Wang (Raja Harimau). Hu Wang (Raja Harimau) mereka saja tidak bisa menemukan Zhao Hai, apalagi yao shou (Binatang Ajaib) ini.
Sekitar dua jam kemudian, Zhao Hai sudah bisa melihat dari jauh huohuosan (Gunung Api Aktif) itu. Dari gunung api itu kadang-kadang menyemburkan kabut putih. Di gunung itu tidak tumbuh tanaman apa pun, dari kejauhan terlihat seperti gunung gundul.
Semakin dekat ke gunung api, tanaman di sana semakin pendek. Akhirnya Zhao Hai terpaksa sekali lagi menghilang ke dalam tanah. Di dalam tanah, Zhao Hai melambaikan tangan, mengeluarkan Kapal Penguasa Dunia Bawah (Ming Wang Hao). Lalu dia duduk di Kapal Penguasa Dunia Bawah (Ming Wang Hao). Kapal itu mengecil dengan cepat, akhirnya menjadi kapal kecil tidak sampai setengah meter, baru melanjutkan perjalanan ke depan.
Jika dulu dia tidak berani mengeluarkan Kapal Penguasa Dunia Bawah (Ming Wang Hao). Dulu Kapal Penguasa Dunia Bawah (Ming Wang Hao) belum menyatu dengannya. Jika dia mengeluarkan Kapal Penguasa Dunia Bawah (Ming Wang Hao), harus menggunakan meriam sihir (mo fa pao) di kapal untuk melubangi tanah, agar kapal bisa bergerak di dalamnya. Cara seperti itu di xiajie (Alam Bawah) mungkin tidak ketahuan, tapi di Yue Long Jie (Alam Yue Long) ini mudah ditemukan. Yao shou (Binatang Ajaib) di Yue Long Jie (Alam Yue Long) juga punya kekuatan Changsheng (Abadi), kekuatan jiwa mereka juga tidak lemah, pasti bisa menemukan Kapal Penguasa Dunia Bawah (Ming Wang Hao).
Tapi sekarang liuyin (Perak Cair) sudah menyatu dengan Zhao Hai, mereka seperti sel-sel di tubuh Zhao Hai. Zhao Hai sepenuhnya bisa menggunakan tudun shu (Teknik Melarikan Diri ke Tanah) melalui Kapal Penguasa Dunia Bawah (Ming Wang Hao), sama seperti dia sendiri menggunakan tudun shu (Teknik Melarikan Diri ke Tanah).
Sebenarnya Zhao Hai bisa saja tidak mengeluarkan Kapal Penguasa Dunia Bawah (Ming Wang Hao). Di dalam tanah dia juga tidak merasa tidak nyaman sedikit pun. Sebaliknya, saat dia menggunakan yishu (Seni Lain/Ia) tanah, di dalam tanah dia merasa seperti di rumah sendiri, perasaan yang sangat nyaman. Tapi tubuhnya tidak bisa mengecil. Jadi Zhao Hai mengeluarkan Kapal Penguasa Dunia Bawah (Ming Wang Hao), dengan begitu dia bisa masuk ke dalam kapal, lalu membuat kapal mengecil, maka targetnya menjadi lebih kecil.
Zhao Hai segera menyadari keputusannya ini benar. Sekarang tidak hanya targetnya mengecil, di dalam kapal dia juga bisa melakukan banyak hal, lebih nyaman daripada dia langsung menggunakan yishu (Seni Lain/Ia) tanah.
Tak lama kemudian Zhao Hai merasakan tanah di sekitarnya semakin panas. Dia tahu dia sudah memasuki wilayah huohuosan (Gunung Api Aktif). Zhao Hai juga meningkatkan kewaspadaan, memperhatikan keadaan sekitar.
Tanah semakin panas. Tentu suhu ini tidak akan mempengaruhi Zhao Hai, tapi Zhao Hai sedikit mengernyit. Dia menemukan satu masalah, masalah yang sebelumnya tidak dia perhatikan, yaitu di Yue Long Jie (Alam Yue Long) ini, semua hal diperkuat.
Penguatan ini tidak hanya berarti kekuatan yao shou (Binatang Ajaib) diperkuat, tapi semua hal, semua materi diperkuat. Sebelumnya dia belum memperhatikan, tapi panasnya tanah ini membuat Zhao Hai menyadari masalah ini. Panas tanah di sini terlalu tinggi. Sekarang dia baru memasuki wilayah gunung api. Jika menurut standar Xiuzhen jie (Dunia Kultivasi), tanah di sini akan terpengaruh gunung api dan menjadi panas, tapi paling tinggi hanya belasan derajat, terasa sedikit hangat.
Tapi sekarang panas tanah ini mencapai tujuh puluh, delapan puluh derajat. Ini baru di pinggiran gunung api. Jika di dalam gunung api, akan setinggi apa suhunya?
Setelah menemukan ini, Zhao Hai mengingat kembali hal-hal yang pernah dia kontak di Yue Long Jie (Alam Yue Long) ini, baru sadar bahwa semua hal di Yue Long Jie (Alam Yue Long) ini diperkuat. Energi di dalam pohon menjadi lebih kuat, energi di dalam tanah menjadi lebih kuat, kekerasan batu bertambah, suhu api menjadi lebih tinggi. Semua hal diperkuat.
Sebelumnya Zhao Hai belum memperhatikan ini. Kuncinya karena konsentrasi lingqi (Energi Spiritual) di Yue Long Jie (Alam Yue Long) lebih pekat daripada di Xiuzhen jie (Dunia Kultivasi), dan Zhao Hai dengan cepat beradaptasi dengan konsentrasi ini, jadi dia tidak terlalu sensitif terhadap perubahan energi di dalam pohon. Tapi kali ini di dalam tanah, dia dengan jelas merasakan perubahan panas tanah, barulah dia tiba-tiba sadar, ternyata semua hal di Yue Long Jie (Alam Yue Long) ini diperkuat.
Zhao Hai awalnya mengira Yue Long Jie (Alam Yue Long) hanya konsentrasi lingqi (Energi Spiritual)-nya lebih kuat. Sekarang terlihat tidak hanya itu. Alasan Yue Long Jie (Alam Yue Long) lebih tinggi dari Xiuzhen jie (Dunia Kultivasi), tidak hanya karena konsentrasi lingqi (Energi Spiritual)-nya lebih tinggi, alasan utamanya adalah karena semua hal di sini diperkuat, penguatan menyeluruh. Justru karena semua hal di sini diperkuat, maka Zhao Hai tidak bisa mengirim busi shengwu (Makhluk Abadi) di bawah Changsheng (Abadi) ke Yue Long Jie (Alam Yue Long). Saat dia belum mencapai Changsheng (Abadi), dia juga tidak bisa menggunakan liuyin (Perak Cair) untuk mengambil barang-barang Yue Long Jie (Alam Yue Long). Karena di sini adalah tempat di mana kekuatan keseluruhan lebih kuat dari Xiuzhen jie (Dunia Kultivasi), kekuatan hukum alam (fa ze) mencegahnya saat kekuatannya rendah untuk mengambil barang-barang di sini.
==
Fa Ze (Hukum Alam) adalah sesuatu yang tidak terlihat, tidak dapat disentuh, tetapi kadang-kadang dapat dirasakan, seperti ketika kekuatan Zhao Hai meningkat pesat, baik di Fang Zhou Da Lu (Benua Bahtera) sana, maupun di Shen Zu (Ras Dewa) sana, dia tidak bisa tinggal, karena Fa Ze (Hukum Alam) di sana menolaknya, dia tidak melihat Fa Ze (Hukum Alam), juga tidak menyentuh Fa Ze (Hukum Alam), tetapi dapat merasakan Fa Ze (Hukum Alam) menolaknya, itulah kekuatan Fa Ze (Hukum Alam).
Sebelum Zhao Hai menjadi Chang Sheng Qi (Tahap Keabadian), Liu Yin (Perak Cair) di Yue Long Jie (Dunia Naga Melompat) sini juga ditolak, ini juga kekuatan Fa Ze (Hukum Alam), setiap Jie Mian (Dunia) memiliki kekuatan Fa Ze (Hukum Alam), begitu kekuatanmu melampaui kekuatan Fa Ze (Hukum Alam), kekuatan Fa Ze (Hukum Alam) secara alami akan menolakmu.
Hanya saja Zhao Hai tidak menyangka, kekuatan Fa Ze (Hukum Alam) ternyata juga bisa membuat semua hal di suatu Jie Mian (Dunia) menjadi diperkuat, terlihat betapa kuatnya kekuatan Fa Ze (Hukum Alam) ini.
Setelah memahami semua ini, perasaan Zhao Hai malah semakin berat, di Yue Long Jie (Dunia Naga Melompat) sini, semua hal diperkuat, lalu bagaimana dengan Zhen Ling Jie (Dunia Roh Sejati)? Zhen Ling Jie (Dunia Roh Sejati) adalah Jie Mian (Dunia) yang lebih kuat dari Yue Long Jie (Dunia Naga Melompat), bisa dikatakan alasan orang Zhen Ling Jie (Dunia Roh Sejati) membuat tempat uji coba di Yue Long Jie (Dunia Naga Melompat) sini, yang terpenting adalah untuk membiasakan mereka yang ingin masuk ke Zhen Ling Jie (Dunia Roh Sejati) terlebih dahulu dengan lingkungan Zhen Ling Jie (Dunia Roh Sejati).
Artinya lingkungan di Zhen Ling Jie (Dunia Roh Sejati) sana, mirip dengan Yue Long Jie (Dunia Naga Melompat) sini, hanya saja lebih kuat dari Yue Long Jie (Dunia Naga Melompat) sini, Zhao Hai bisa pastikan, api yang dimuntahkan gunung berapi ini, jika tidak hati-hati, Chang Sheng Qi (Tahap Keabadian) biasa pun bisa terluka, tampaknya misi yang dikeluarkan Zhen Ling Jie (Dunia Roh Sejati) ini semuanya memiliki maksud tersembunyi, dia harus lebih berhati-hati.
Sedang dalam proses ini, Zhao Hai tiba-tiba merasakan di depan ada sedikit Jing Shen Bo Dong (Gelombang Roh) yang sangat samar, Zhao Hai tidak bisa menahan diri untuk tertegun, tapi dia segera mengerti, sepertinya dia bertemu Huo Xie (Kalajengking Api).
Zhao Hai menurunkan kecepatan maju Ming Wang Hao (Kapal Raja Neraka), perlahan mendekati arah datangnya Jing Shen Bo Dong (Gelombang Roh) itu, Zhao Hai tidak berani lengah, Yao Shou (Binatang Iblis) di Yue Long Jie (Dunia Naga Melompat) sini, tidak ada yang mudah dihadapi.
Tidak lama kemudian Zhao Hai merasakan posisi Huo Xie (Kalajengking Api) itu berada, Huo Xie (Kalajengking Api) ini bersembunyi di bawah sebongkah batu di gunung berapi, batu ini sangat besar, di bawahnya ada sebuah lubang batu, Huo Xie (Kalajengking Api) bersembunyi di sana.
Sampai sekarang Zhao Hai juga melihat wujud Huo Xie (Kalajengking Api), awalnya Zhao Hai mengira Huo Xie (Kalajengking Api) akan berwarna merah seluruhnya, tapi sekarang baru tahu bukan, gunung berapi ini mungkin karena sering meletus, di gunung berapi ada lapisan abu vulkanik tebal, seluruh gunung tampak agak kehitaman, dan Huo Xie (Kalajengking Api) itu juga hitam, hanya ujung ekornya yang merah.
Huo Xie (Kalajengking Api) ini, tidak termasuk ekor, panjang tubuhnya saja mencapai sekitar tiga meter, saat berbaring di sana tingginya juga hampir satu meter, dua capit besar, meskipun dia sekarang hanya berbaring diam di sana, tapi Zhao Hai sama sekali tidak meragukan kemampuan tempurnya.
Zhao Hai tidak langsung bertindak terhadap Huo Xie (Kalajengking Api) ini, tapi dengan hati-hati mengelilinginya beberapa kali, tidak menarik perhatian Huo Xie (Kalajengking Api) ini, sementara itu dia juga tidak menemukan ada Huo Xie (Kalajengking Api) lain di dekat sini, Zhao Hai dalam hati bersyukur atas keberuntungannya, batu besar di atas Huo Xie (Kalajengking Api) ini, adalah Kuang Shi (Bijih) yang dicarinya, asalkan menangani Huo Xie (Kalajengking Api), lalu memotong sepotong dari batu besar itu, misinya selesai.
Misi mencari Kuang Shi (Bijih) kali ini tidak sulit, asalkan dia bisa membawa pulang Nai Huo Shi (Batu Tahan Api) berukuran satu meter kubik, misi selesai, dan Nai Huo Shi (Batu Tahan Api) jenis ini meskipun di tempat lain tidak ada, tapi di gunung berapi aktif sini cukup banyak, termasuk misi yang relatif mudah, hanya perlu waspada terhadap Huo Xie (Kalajengking Api).
Setelah menemukan tidak ada Huo Xie (Kalajengking Api) lain yang bisa datang membantu Huo Xie (Kalajengking Api) ini dalam waktu singkat, Zhao Hai pun benar-benar lega, dia mengendalikan Ming Wang Hao (Kapal Raja Neraka) perlahan mendekati Huo Xie (Kalajengking Api) itu, sampai sekitar dua li dari Huo Xie (Kalajengking Api), Zhao Hai baru berhenti, lalu dia melambaikan tangan, Ming Wang Hao (Kapal Raja Neraka) mencuat dari dalam tanah, tapi saat muncul ke permukaan, Ming Wang Hao (Kapal Raja Neraka) otomatis disimpan oleh Zhao Hai, hanya Zhao Hai sendiri yang muncul.
Zhao Hai kali ini tidak lagi menyembunyikan wujudnya, hanya pura-pura sangat berhati-hati, terbang ke depan, sementara itu dia juga membuat Jing Shen Bo Dong (Gelombang Roh)-nya menjadi sangat samar, dengan begitu Huo Xie (Kalajengking Api) itu tidak akan curiga kenapa dia tiba-tiba bisa muncul di sana.
Zhao Hai tahu, Yao Shou (Binatang Iblis) di Yue Long Jie (Dunia Naga Melompat) sini semuanya sangat cerdas, jika kamu ingin mengelabui mereka, harus berakting, dan berakting harus sangat mirip.
Huo Xie (Kalajengking Api) itu ternyata tidak curiga pada Zhao Hai, melihat Zhao Hai maju sedikit demi sedikit, saat Zhao Hai hampir sampai di depan batu itu, Huo Xie (Kalajengking Api) itu akhirnya tidak sabar, melesat keluar dari lubang batu, langsung menerkam Zhao Hai.
Tapi begitu Huo Xie (Kalajengking Api) itu melesat keluar dari lubang batu, segera terperangkap oleh jaring logam besar yang menutupinya, jaring logam besar itu, begitu menutupi Huo Xie (Kalajengking Api), segera mengerut, Huo Xie (Kalajengking Api) itu masih ingin meronta, tapi sama sekali tidak bisa lepas, langsung terseret pergi, sekejap lenyap, Huo Xie (Kalajengking Api) itu tentu saja terseret ke dalam ruang, Zhao Hai sekarang memang ingin menambah spesies di ruang.
Lalu Zhao Hai dengan cepat memotong sepotong Nai Huo Shi (Batu Tahan Api), setelah melemparkan Nai Huo Shi (Batu Tahan Api) ke dalam ruang, segera mengaktifkan Sui Shen Chuan Song Zhen (Formasi Teleportasi Bawaan), cahaya putih bersinar, lenyap dari tempatnya.
Ini juga salah satu alasan Sui Shen Chuan Song Zhen (Formasi Teleportasi Bawaan) populer di Yue Long Jie (Dunia Naga Melompat) sini, tanpa Sui Shen Chuan Song Zhen (Formasi Teleportasi Bawaan), kamu harus mempertaruhkan bahaya pergi ke gunung berapi, setelah menyelesaikan misi, lalu mempertaruhkan bahaya kembali ke kota. Sedangkan dengan Sui Shen Chuan Song Zhen (Formasi Teleportasi Bawaan), kamu bisa menghemat waktu kembali ke kota, membuatmu bisa langsung kembali ke kota, ini berarti risiko berkurang setengahnya, dengan begitu Sui Shen Chuan Song Zhen (Formasi Teleportasi Bawaan) tentu populer.
Zhao Hai tidak langsung kembali ke Wu Long Cheng (Kota Naga Bela Diri), tapi pergi dulu ke Heng Dao Cheng (Kota Pedang Melintang), perlu diketahui jarak teleportasi Sui Shen Chuan Song Zhen (Formasi Teleportasi Bawaan) ini terbatas, tentu saja semakin kuat kekuatanmu, jarak teleportasinya semakin jauh, dengan kekuatan Zhao Hai sekarang, tidak mungkin menggunakan Sui Shen Chuan Song Zhen (Formasi Teleportasi Bawaan) langsung kembali ke Wu Long Cheng (Kota Naga Bela Diri), dia hanya bisa pergi dulu ke Heng Dao Cheng (Kota Pedang Melintang), lalu ke Wu Long Cheng (Kota Naga Bela Diri).
Sebenarnya Zhao Hai bisa langsung kembali menggunakan ruang, tapi dia tidak melakukannya, dia tahu dirinya sekarang mungkin sedang diamati oleh suatu kekuatan besar, jika dia benar-benar melakukannya, akan terlalu mencolok, orang di Zhen Ling Jie (Dunia Roh Sejati) sana sangat kuat, jika mereka menemukan keberadaan ruang, maka dia akan hancur, jadi dia lebih rela menggunakan Sui Shen Chuan Song Zhen (Formasi Teleportasi Bawaan).
Cahaya putih bersinar, sosok Zhao Hai muncul di Heng Dao Cheng (Kota Pedang Melintang), dan begitu Zhao Hai muncul, Lin Ling mendapat kabar, begitu mendengar Zhao Hai kembali, Lin Ling baru lega, tapi Zhao Hai segera teleportasi lagi, kali ini Lin Ling tidak khawatir lagi, karena Zhao Hai teleportasi pergi, artinya tempat itu sering dia kunjungi, ke mana pun dia pergi, dia tidak perlu khawatir lagi.
Sosok Zhao Hai sekali lagi muncul di Wu Long Cheng (Kota Naga Bela Diri), lalu dia segera berjalan menuju cabang Yan Shan Zong (Sekte Gunung Api), begitu sampai di cabang Huo Shan Zong (Sekte Gunung Berapi) dia tertegun, karena dia mendapati Zhang Feng dan mereka ternyata ada di cabang Yan Shan Zong (Sekte Gunung Api) menunggunya, begitu melihatnya datang, mereka baru lega.
Zhao Hai tahu Zhang Feng dan mereka terus menunggunya, dan sudah menunggu lebih dari dua jam, hati Zhao Hai juga sedikit tersentuh, tapi dia tidak mengatakannya, hanya pada Zhang Feng dan mereka berkata, “Kalian tunggu dulu di kedai minuman, aku serahkan misi dulu lalu keluar.” Mereka semua mengangguk, berbalik pergi ke sebuah kedai minuman di samping Yan Shan Zong (Sekte Gunung Api), Zhao Hai sendiri masuk ke cabang Yan Shan Zong (Sekte Gunung Api).
Setelah masuk ke dalam cabang, Zhao Hai berjalan ke meja penyerahan misi, menangkupkan tangan pada seorang Xiuzhe (Kultivator) di dalam dan berkata, “Halo, saya datang untuk menyerahkan misi.”
Orang itu melirik Zhao Hai, mengangguk dan berkata, “Keluarkan Ji Fen Pai (Papan Skor)mu.” Zhao Hai mengeluarkan Ji Fen Pai (Papan Skor), orang itu melirik, mengangguk dan berkata, “Keluarkan barang misi, taruh di atas meja.” Zhao Hai menurut.
Orang itu melirik barang misi Zhao Hai, mengangguk dan berkata, “Bagus, sangat baik, Man Fen (Nilai Penuh).” Lalu memberi Zhao Hai Yin Xiang Fen (Nilai Kesan) penuh, sekaligus memberi Zhao Hai penilaian yang sangat baik.
Untuk Xin Shou Ren Wu (Misi Pemula) seperti ini, biasanya skor sangat tinggi, dan asalkan kamu menyelesaikannya dengan baik, Ping Jia (Penilaian) misi tidak akan rendah, ini juga semacam dorongan untuk pendatang baru, tapi setelah mengerjakan sepuluh Xin Shou Ren Wu (Misi Pemula), perlakuan istimewa ini tidak ada, persyaratan akan segera ketat, jika seperti kali ini, Zhao Hai adalah orang kesepuluh yang datang menyerahkan misi ini hari ini, maka dia hanya akan mendapat Ping Jia (Penilaian) Liang (Baik) atau Hao (Bagus) saja sudah bagus, Yin Xiang Fen (Nilai Kesan) juga tidak mungkin Man Fen (Nilai Penuh).
Setelah Zhao Hai menyerahkan misi, baru keluar dari cabang Yan Shan Zong (Sekte Gunung Api), sampai di kedai minuman di samping, Zhang Feng dan mereka sudah menunggunya di sana, begitu melihatnya datang, Zhang Feng dan mereka segera memanggilnya, setelah Zhao Hai duduk, Zhang Feng baru bertanya, “Bagaimana Xiao Hai? Lancar?”
Zhao Hai tersenyum dan berkata, “Sangat lancar, tenang saja, tidak apa-apa, kalian juga tidak perlu khawatir padaku, kali ini misi kalian bagaimana? Apakah bertarung dengan Huo Xie (Kalajengking Api)?”
Zhang Feng melihat penampilan Zhao Hai tahu benar-benar tidak apa-apa, dia baru tersenyum dan berkata, “Lumayan, lancar, ada seekor Huo Xie (Kalajengking Api) ingin menyergap kami, berhasil kami atasi, Huo Xie (Kalajengking Api) juga kami jual ke Huo Shan Zong (Sekte Gunung Berapi), harganya lumayan.”
Zhao Hai mengangguk dan berkata, “Syukurlah, oh iya, besok kita akan diberi misi masing-masing, aku tidak akan mengerjakan misi yang sama dengan kalian, kalian tidak perlu khawatir, aku akan menjaga diriku sendiri.”
Zhang Feng juga tahu keputusan Zhao Hai tidak akan berubah, dia hanya bisa menghela napas ringan dan berkata, “Baiklah, kamu hati-hati saja, ingat, harus jaga nyawa, asalkan kamu bisa bergabung dengan Chao Ji Da Zong Men (Sekte Super Besar), maka Xiu Zhen Jie (Dunia Kultivasi) kita akan maju.”
Zhao Hai tersenyum tipis dan berkata, “Tenang saja, aku akan, yang ingin membunuhku tidak sedikit, sampai sekarang, mereka belum ada yang berhasil, kamu tidak perlu khawatir.” Zhang Feng mengangguk, tidak berkata lagi.
Mereka minum beberapa teguk lagi, Zhao Hai melihat waktu, tersenyum dan berkata, “Ayo pergi, kembali ke perkemahan, mereka mungkin sudah tidak sabar.” Mereka semua berdiri, membayar lalu pergi.
Setelah kembali ke perkemahan, memberi salam pada semua orang, Zhao Hai kembali ke ruang, begitu masuk ruang Zhao Hai segera duduk di sofa, kedua mata menatap layar.
Lao La agak tidak mengerti memandang Zhao Hai dan berkata, “Hai Ge, kamu kenapa?”
Zhao Hai menoleh melirik Lao La, tersenyum tipis dan berkata, “Tidak apa-apa, hanya kepikiran sesuatu, Cai Er, aku beri kamu satu tugas, mulai sekarang, segera kumpulkan semua hal di Yue Long Jie (Dunia Naga Melompat) sini, dari tanah hingga batu, dari tanaman hingga hewan, semua hal yang ada di Yue Long Jie (Dunia Naga Melompat) sini, harus diterima satu salinan ke dalam ruang, tidak perlu banyak, satu salinan saja cukup.”
==
Cai Er memandang Zhao Hai dengan bingung, bertanya, “Hai Ge, untuk apa mengumpulkan barang-barang itu? Apakah Yue Long Jie (Alam Lompat Naga) di sini ada tempat yang istimewa?”
Zhao Hai tersenyum tipis dan berkata, “Tidak bisa dibilang tempat istimewa. Hanya saja hari ini saat mengerjakan misi, aku menemukan bahwa semua hal di Yue Long Jie (Alam Lompat Naga) di sini mengalami penguatan. Bahkan api di sini pun jauh lebih panas daripada di Xiu Zhen Jie (Dunia Kultivasi) sana. Jadi aku ingin kau mengumpulkan semua benda dari Yue Long Jie (Alam Lompat Naga) ke dalam ruang untuk diteliti, lihat apakah bisa membuat ruang ini naik tingkat lagi.”
Mendengar perkataan Zhao Hai, Cai Er mengangguk dan berkata, “Baik, akan aku lakukan dengan baik. Oh ya, Hai Ge, ke depannya kalau kau menerima misi, tidak perlu kau kerjakan sendiri. Langsung suruh Liu Yin (Perak Cair) yang mengerjakannya, supaya tidak ada bahaya.”
Zhao Hai tersenyum dan berkata, “Bagaimana bisa begitu? Aku harus secepatnya beradaptasi dengan kehidupan di Yue Long Jie (Alam Lompat Naga) sini. Karena Yue Long Jie (Alam Lompat Naga) di sini adalah versi lemah dari Zhen Ling Jie (Alam Roh Sejati). Asalkan aku bisa beradaptasi di sini, nanti kalau aku masuk ke Zhen Ling Jie (Alam Roh Sejati), aku bisa secepat mungkin beradaptasi di sana. Jadi misi-misi ini tetap harus aku kerjakan sendiri.”
Cai Er mengangguk, “Baiklah, tapi kau harus tetap hati-hati. Beberapa hari ini aku sudah mulai mengumpulkan peta Yue Long Jie (Alam Lompat Naga) di sini. Bukan hanya peta kota-kota, tapi juga wilayah di luar kota. Nanti kalau peta Yue Long Jie (Alam Lompat Naga) di sini sudah terkumpul semua, kau tidak perlu khawatir lagi.”
Zhao Hai mengangguk, lalu memandang layar dan bertanya, “Hari ini ada kejadian khusus tidak?”
Cai Berpikir sejenak, lalu berkata, “Ada satu kejadian khusus, dan itu ada hubungannya dengan Hai Ge. Waktu di Heng Dao Cheng (Kota Pedang Melintang) itu, setelah Hai Ge keluar dari Heng Dao Cheng (Kota Pedang Melintang), ada seseorang yang juga ikut keluar mengikuti kau. Setelah kau bersembunyi di dalam tanah, dia sepertinya mencari-cari kau. Akhirnya karena tidak menemukan, dia kembali ke Heng Dao Cheng (Kota Pedang Melintang).”
Zhao Hai tertegun, lalu raut wajahnya berubah, “Siapa? Apa aku kenal?”
Cai Er tersenyum, “Kau benar-benar kenal, tapi kau tidak akan menyangka siapa dia.” Selesai berkata, tangannya melambai, dan di layar muncul sosok Lin Ling.
Begitu melihat Lin Ling, Zhao Hai tertegun, “Lin Ling? Kenapa bisa dia? Dia mengikutiku untuk apa?”
Cai Er melanjutkan, “Dia tidak hanya mengikutimu. Aku juga mendapati Lin Ling tampak sangat akrab dengan Feng Lingyun dan Luo Xiuer. Kalau tebakanku benar, maka orang dari Da Zong Men (Sekte Besar) yang disebut Feng Lingyun sebagai orang yang memperhatikanmu, seharusnya adalah Lin Ling.”
Zhao Hai tidak bicara. Dia teringat saat bertemu Lin Ling di Xiu Zhen Jie (Dunia Kultivasi) dulu, tatapan Lin Ling padanya adalah tatapan yang sangat mengagumi. Kalau begitu, tidak aneh kalau Lin Ling memperhatikannya.
Zhao Hai mengangguk, “Kalau memang Lin Ling, mungkin saja. Makanya aku bilang, aku baru saja sampai di Yue Long Jie (Alam Lompat Naga) belum lama, mana mungkin ada orang yang langsung mengagumiku dan ingin membawaku ke Da Zong Men (Sekte Besar) yang setara dengan Zhen Dao Zong (Sekte Jalan Sejati)? Kalau memang Lin Ling, semuanya masuk akal. Lagipula, waktu di Xiu Zhen Jie (Dunia Kultivasi) sana, dia sudah pernah berinteraksi denganku. Mungkin saja dia sudah lama memperhatikanku.”
Cai Er mengangguk, “Ya, aku juga berpikir begitu. Kalau memang benar begitu, maka Hai Ge mungkin nantinya akan bergabung dengan Ba Dao Men (Sekte Pedang Dominan).”
Zhao Hai tersenyum kecut, “Kalau memang benar Lin Ling yang memperhatikanku, aku pasti akan bergabung dengan Ba Dao Men (Sekte Pedang Dominan) nantinya. Bergabung dengan Zong Men (Sekte) itu, bukan pilihanku sendiri. Zong Men (Sekte) di Zhen Ling Jie (Alam Roh Sejati) sana juga tidak akan sampai berselisih gara-gara aku. Jadi, apapun Da Zong Men (Sekte Besar) yang memperhatikanku, nantinya aku tetap harus bergabung dengan mereka.”
Lao La mengangguk, “Benar. Situasi di Yue Long Jie (Alam Lompat Naga) sini, meskipun terlihat sangat berbahaya, namun secara keseluruhan adalah semacam latihan bagi para Xiu Shi (Kultivator). Da Zong Men (Sekte Besar) di Zhen Ling Jie (Alam Roh Sejati) tidak mungkin berselisih satu sama lain hanya karena orang-orang di Yue Long Jie (Alam Lompat Naga) sini. Kemungkinan itu hampir nol.”
Zhao Hai mengangguk, “Ya, orang-orang di Zhen Ling Jie (Alam Roh Sejati) sana juga bukan bodoh. Orang di Yue Long Jie (Alam Lompat Naga) sini, hanyalah salah satu tempat bagi mereka untuk merekrut darah baru Zong Men (Sekte). Bahkan jika bergabung dengan Zong Men (Sekte), mereka juga memulainya sebagai Wai Men Di Zi (Murid Luar). Tidak akan ada dua Zong Men (Sekte) yang berselisih hanya karena seorang Wai Men Di Zi (Murid Luar). Itu tidak realistis.”
Lao La mengangguk, lalu bertanya dengan suara berat, “Hai Ge, lalu bagaimana rencanamu? Apa nanti akan mencari tahu lebih banyak tentang Ba Dao Men (Sekte Pedang Dominan)?”
Zhao Hai tersenyum kecut, “Sekarang ini, meskipun ingin mencari tahu, sepertinya juga tidak mungkin. Tidak akan banyak yang bisa diketahui. Sudahlah, jangan sampai Lin Ling tahu kalau kita mengawasinya. Itu hanya akan membangunkan ular dari tidurnya.”
Lao La mengerti maksud Zhao Hai. Zhao Hai tidak ingin membuat Lin Ling curiga. Di Zhen Ling Jie (Alam Roh Sejati) sana banyak sekali ahli. Zhao Hai khawatir akan ada yang menemukan keberadaan ruangnya. Kalau sampai ketahuan, akan jadi masalah.
Zhao Hai beristirahat semalam di dalam ruang. Keesokan harinya, seperti biasa dia memberi tugas kepada yang lain, menyuruh mereka mengerjakannya. Sementara dia sendiri langsung menuju Shang Shan Cheng (Kota Kebaikan Tertinggi). Namun dia tidak berlama-lama di Shang Shan Cheng (Kota Kebaikan Tertinggi), langsung menuju Heng Dao Cheng (Kota Pedang Melintang).
Zhao Hai ingin menerima misi di Heng Dao Cheng (Kota Pedang Melintang). Karena Heng Dao Cheng (Kota Pedang Melintang) adalah wilayah Lin Ling, kalau dia ke sana menerima misi, risikonya tidak terlalu besar. Lagipula, jarak Heng Dao Cheng (Kota Pedang Melintang) dengan Shang Shan Cheng (Kota Kebaikan Tertinggi) cukup jauh. Mungkin Hu Wang dan Xiang Que tidak akan menyangka kalau dia tidak menerima misi di Shang Shan Cheng (Kota Kebaikan Tertinggi), malah pergi ke Heng Dao Cheng (Kota Pedang Melintang).
Sekarang Zhao Hai sudah tahu, alasan Hu Wang dan Xiang Que mundur waktu itu adalah karena Lin Ling muncul di Shang Shan Cheng (Kota Kebaikan Tertinggi). Hu Wang dan Xiang Que tampaknya sangat segan pada Lin Ling, makanya mereka mundur.
Tebakan Zhao Hai tepat. Hu Wang dan Xiang Que memang sangat segan pada Lin Ling. Karena Lin Ling adalah seorang pejuang gila. Julukannya, Bo Ming Gui Dao (Pedang Hantu Taruhan Nyawa), bukan julukan sembarangan. Julukan itu mewakili karakter Lin Ling. Begitu Lin Ling bertarung, setiap tebasan pedangnya mempertaruhkan nyawa. Bahkan orang yang sedikit lebih kuat darinya pun belum tentu bisa menjadi lawannya. Terlebih lagi, tangannya tidak kenal ampun, tebasannya ganas. Lawan bertarung dengannya, bisa mati atau cacat. Justru karena itulah dia mendapat julukan Bo Ming Gui Dao (Pedang Hantu Taruhan Nyawa).
Kekuatan Feng Lingyun dan Luo Xiuer memang lumayan, tapi mereka berdua kurang memiliki aura keberanian dan keganasan ala Lin Ling. Saat bertarung, niat membunuhnya kurang. Kalau mau dibandingkan, kekuatan Feng Lingyun dan Hu Wang sebenarnya tidak jauh berbeda. Bisa dibilang mereka berdua setara. Tapi kalau soal keberanian dan keganasan, Feng Lingyun kalah dari Hu Wang. Jadi saat bertarung dengan Hu Wang, dia sangat dirugikan.
Sementara Hu Wang, meskipun ganas, tidak memiliki keberanian Lin Ling yang berani mempertaruhkan nyawa. Jadi kalau Hu Wang berhadapan dengan Lin Ling, pasti tidak akan mendapat hasil baik. Inilah yang disebut: yang bodoh takut pada yang preman, yang preman takut pada yang nekat. Semua ada penakluknya.
Justru karena mendapati Hu Wang tampaknya sangat segan pada Lin Ling, Zhao Hai pun pergi ke Heng Dao Cheng (Kota Pedang Melintang) untuk menerima misi. Dan dia berencana menerima misi-misi yang dekat dengan Heng Dao Cheng (Kota Pedang Melintang). Dengan begitu, dia bisa meminimalkan kemungkinan diserang Hu Wang dan Xiang Que.
Setelah berkeliling di Heng Dao Cheng (Kota Pedang Melintang), Zhao Hai akhirnya memutuskan untuk menerima misi memetik obat herbal. Misi ini tidak terlalu sulit, bahan obat yang dipetik juga bukan barang yang terlalu langka. Yang terpenting, lokasi memetik obat kali ini tidak jauh dari Heng Dao Cheng (Kota Pedang Melintang).
Saat Zhao Hai muncul di Heng Dao Cheng (Kota Pedang Melintang), Lin Ling segera mendapat kabar. Begitu mendengar Zhao Hai menerima misi di Heng Dao Cheng (Kota Pedang Melintang), dia pun sedikit tertegun. Lalu dengan ekspresi terkejut dia memandang Xiang Ying dan bertanya, “Xiao Ying, menurutmu, apakah bocah itu sadar kalau aku sedang memperhatikannya? Makanya dia sengaja lari ke Heng Dao Cheng (Kota Pedang Melintang) untuk menerima misi?”
Xiang Ying mengangguk, “Ada kemungkinan itu. Tentu saja ada kemungkinan lain, yaitu dia ingin menjauh dari Hu Wang dan Xiang Que. Kau lupa, waktu itu begitu kau muncul, Hu Wang dan Xiang Que langsung mundur. Sedangkan Zhao Hai sudah membuat dua makhluk itu marah. Jadi dia ingin ke Heng Dao Cheng (Kota Pedang Melintang) untuk menerima misi, dengan begitu dia bisa menjauh dari Hu Wang dan Xiang Que. Kemungkinan diserang Hu Wang dan Xiang Que juga jadi jauh lebih kecil. Lin Shi Xiong (Kakak Senior Lin), bocah ini benar-benar cerdik.”
Mendengar Xiang Ying berkata demikian, Lin Ling tidak bisa menahan tertawa terbahak-bahak, “Tentu saja aku tahu dia cerdik. Sepertinya kali ini aku tidak salah orang. Bagus, ini lebih bagus lagi. Xiang Shi Di (Adik Sepupu Xiang), menurutmu mungkinkah kita menaruh Ding Wei Pan (Piring Penentu Posisi) padanya? Dengan begitu kita bisa tahu di mana dia berada.”
Xiang Ying melihat ekspresi Lin Ling, lalu menggelengkan kepala, tersenyum kecut, “Sudahlah, Lin Shi Xiong (Kakak Senior Lin). Mana mungkin Ding Wei Pan (Piring Penentu Posisi) semudah itu dipasang. Zhao Hai adalah eksistensi teratas di antara Xiu Shi (Kultivator) periode Chang Sheng Qi (Periode Panjang Umur). Apa kau pikir kita bisa menyembunyikannya darinya? Sudahlah, anggap saja ini ujian baginya.”
Lin Ling tersenyum kecut, “Aku benar-benar tidak ingin dia celaka. Bocah ini kekuatannya sangat kuat. Kalau dia benar-benar kenapa-napa, sayang sekali.”
Zhao Hai tidak tahu apa yang dipikirkan Lin Ling. Dia sekarang sudah meninggalkan Heng Dao Cheng (Kota Pedang Melintang), bersiap mengerjakan misinya kali ini. Misi yang akan dia kerjakan adalah memetik Yao Cai (Bahan Obat) bernama Jiu Xin Lian Zi (Biji Teratai Sembilan Hati). Ini adalah bahan penawar racun kelas atas. Berasal dari sebuah danau besar yang terletak seratus lima puluh ribu Li di tenggara Heng Dao Cheng (Kota Pedang Melintang). Air di danau itu membeku sepanjang tahun, namanya Yu Yue Hu (Danau Mandi Bulan). Menurut legenda, suhu air danau itu awalnya normal. Kemudian ada bulan yang mandi di danau itu. Cahaya bulan pada dasarnya dingin, jadi setelah bulan selesai mandi, air danau menjadi sangat dingin.
Tentu saja, tidak ada yang percaya benar-benar ada bulan yang mandi di sana. Orang-orang lebih percaya bahwa di dalam danau itu ada harta karun bersifat dingin, makanya air danau menjadi sangat dingin.
Banyak Xiu Shi (Kultivator) berpikiran begitu. Jadi dulu banyak Xiu Shi (Kultivator) pergi ke Yu Yue Hu (Danau Mandi Bulan) untuk mencari harta karun, namun akhirnya tidak mendapat apa-apa. Bahkan banyak Xiu Shi (Kultivator) yang mati di Yu Yue Hu (Danau Mandi Bulan).
Tapi beberapa ribu tahun yang lalu, di Yu Yue Hu (Danau Mandi Bulan) tiba-tiba muncul banyak sekali teratai. Teratai-teratai ini adalah Han Lian (Teratai Dingin) kelas atas. Bunga, umbi, dan bijinya adalah Yao Cai (Bahan Obat) berkualitas tinggi. Namun masa mekar bunganya tidak lama, sulit didapatkan. Umbinya terkubur jauh di dalam danau. Xiu Shi (Kultivator) biasa tidak tahan dengan suhu dingin air danau, jadi umbinya juga sulit dipetik. Yang bisa dipetik hanyalah bijinya.
Biji teratai ini sangat istimewa. Setiap buah teratai memiliki sembilan butir biji, makanya disebut Jiu Xin Lian Zi (Biji Teratai Sembilan Hati). Ini adalah bahan penawar racun kelas atas, terutama untuk menawar racun api, khasiatnya tak terbatas.
Zhao Hai kali ini menerima misi untuk memetik Jiu Xin Lian Zi (Biji Teratai Sembilan Hati) di Yu Yue Hu (Danau Mandi Bulan). Misi ini jarang ada yang mengerjakannya. Pertama, karena Yu Yue Hu (Danau Mandi Bulan) terlalu jauh dari Heng Dao Cheng (Kota Pedang Melintang). Kedua, karena Yu Yue Hu (Danau Mandi Bulan) di sana terlalu berbahaya.
Karena terlalu jauh, selama perjalanan mereka akan banyak bertemu Yao Shou (Binatang Iblis), faktor bahayanya akan sangat meningkat. Ditambah lagi di Yu Yue Hu (Danau Mandi Bulan) sendiri juga ada Yao Shou (Binatang Iblis), yaitu sejenis Yao Shou (Binatang Iblis) berbentuk ikan bernama Han Qiu (Belut Dingin). Kemampuan tempur Yao Shou (Binatang Iblis) ini sangat tangguh, jauh lebih kuat dari Xiu Shi (Kultivator) periode Chang Sheng Qi (Periode Panjang Umur). Kalau bertemu Han Qiu (Belut Dingin), Xiu Shi (Kultivator) periode Chang Sheng Qi (Periode Panjang Umur) mana pun hampir bisa dipastikan mati.
Selain Yao Shou (Binatang Iblis), memetik Jiu Xin Lian Zi (Biji Teratai Sembilan Hati) juga menghadapi dua hal berbahaya. Yang pertama adalah Han Lian (Teratai Dingin) itu sendiri. Han Lian (Teratai Dingin) itu sudah ada ribuan bahkan puluhan ribu tahun. Sebagian dari mereka sudah menjadi Yao (Iblis). Biasanya mereka tampak seperti Han Lian (Teratai Dingin) biasa. Tapi begitu ada Xiu Shi (Kultivator) yang melewati atas mereka, mereka akan menyerang Xiu Shi (Kultivator) itu. Kekuatan serangan Han Lian (Teratai Dingin) jenis ini juga tidak lemah. Serangan mereka terlalu tiba-tiba, Xiu Shi (Kultivator) biasa tidak akan bisa menahannya.
Selain Han Lian (Teratai Dingin) sendiri yang berbahaya, bahaya lain adalah air danau. Tentu saja air Yu Yue Hu (Danau Mandi Bulan) tidak mungkin menjadi Yao (Iblis) dan juga tidak akan menyerang orang secara aktif. Tapi di Yu Yue Hu (Danau Mandi Bulan) sana kadang-kadang muncul angin kencang secara tidak menentu. Angin sendiri tidak menakutkan. Bagi Xiu Shi (Kultivator) mana pun, angin kencang itu tidak ada yang perlu ditakutkan. Tapi air danau yang ditiup angin itulah yang sangat menakutkan.
Entah kenapa, air Yu Yue Hu (Danau Mandi Bulan) sekarang semakin dingin. Seorang Xiu Shi (Kultivator) periode Chang Sheng Qi (Periode Panjang Umur), jika tanpa perlindungan apa pun, terkena air Yu Yue Hu (Danau Mandi Bulan) akan langsung membeku menjadi bongkahan es. Bahkan jika menggunakan Hu Zhao Hu Zhao (Lapisan Pelindung) pertahanan, tidak akan banyak berguna. Asalkan terkena terlalu banyak air, Hu Zhao (Lapisan Pelindung) pertahananmu pun akan membeku. Jika menggunakan Fa Qi (Alat Ajaib) pertahanan, hasilnya sama saja. Kalau benar-benar kebetulan angin kencang menggulung air danau, mengguyur tubuhmu dari atas, maka tamatlah riwayatmu. Akhirnya pasti akan terkubur di dasar danau.
Karena berbagai alasan inilah, sekarang misi memetik Jiu Xin Lian Zi (Biji Teratai Sembilan Hati) ini, yang mengerjakannya semakin sedikit. Karena sedikit yang mengerjakan, hadiah misi ini sangat besar. Selain lima puluh poin impresi, juga ada hadiah lima Fa Qi (Alat Ajaib) tingkat atas, dan sepuluh Dan Yao (Pil Obat) tingkat atas. Fa Qi (Alat Ajaib) dan Dan Yao (Pil Obat) ini bisa dipilih sesuka hati oleh yang menyelesaikan misi. Hadiah seperti ini, bisa dibilang sangat besar. Tapi orang yang menerima misi tetap tidak banyak. Bagaimanapun, sebaik apapun hadiahnya, yang penting masih bisa menikmatinya.
Misi memetik Jiu Xin Lian Zi (Biji Teratai Sembilan Hati) ini sebenarnya sudah tidak bisa disebut misi pemula lagi. Tingkat kesulitan misi ini jauh melebihi misi pemula. Bahkan orang-orang lama di Yue Long Jie (Alam Lompat Naga) sini pun, jarang ada yang berani menerima misi ini. Tapi Zhao Hai malah menerimanya. Saat Lin Ling tahu Zhao Hai menerima misi ini, dia juga marah besar, memaki Zhao Hai tidak tahu diri. Tapi dia segera berangkat menuju Yu Yue Hu (Danau Mandi Bulan). Dia tidak ingin Zhao Hai mati di Yu Yue Hu (Danau Mandi Bulan) sana.
Lin Ling tidak tahu, misi yang dianggap sangat berbahaya oleh orang lain ini, bagi Zhao Hai justru sangat cocok. Karena dia memiliki Pao Pao (Gelembung), dia tidak takut dengan air di Yu Yue Hu (Danau Mandi Bulan) sana. Dia yakin air di Yu Yue Hu (Danau Mandi Bulan) tidak akan merepotkannya. Soal Yao Shou (Binatang Iblis), mengerjakan misi apa pun mungkin akan bertemu Yao Shou (Binatang Iblis). Itu bukan masalah. Sedangkan Han Lian (Teratai Dingin), dia lebih tidak takut lagi. Dia yakin dengan kekuatannya, Han Lian (Teratai Dingin) itu tidak akan bisa berbuat apa-apa padanya.
Zhao Hai menerima misi ini, juga ada satu alasan lagi. Dia ingin melihat apa sebenarnya yang ada di Yu Yue Hu (Danau Mandi Bulan). Air Yu Yue Hu (Danau Mandi Bulan) terus-menerus menjadi dingin, pasti ada penyebabnya. Jika di dalamnya benar-benar ada Fa Bao (Harta Karun Sihir), Zhao Hai ingin melihat benda apa itu. Kalau bisa mengambilnya, itu yang terbaik.
==
Zhao Hai terus-menerus melesat di dalam hutan. Yu Yue Hu (Danau Mandi Bulan) itu jaraknya tidak dekat dari Heng Dao Cheng (Kota Pedang Melintang), bahkan Zhao Hai pun butuh waktu lama untuk sampai ke sana.
Sepanjang perjalanan ini, Zhao Hai bertemu banyak yao shou (binatang iblis), tapi di antara yao shou (binatang iblis) itu tidak ada yang terlalu kuat. Tampaknya gelombang binatang (shou chao) yang baru saja berakhir juga memiliki pengaruh tertentu terhadap yao shou (binatang iblis) itu.
Saat shou chao (gelombang binatang) terjadi, pernah muncul beberapa yao shou (binatang iblis) yang sangat kuat. Dan yao shou (binatang iblis) itu juga pernah bertarung dengan para kultivator. Ada yang terbunuh, ada juga yang tidak.
Yao shou (binatang iblis) seperti ini, kekuatan mereka sudah hampir setara dengan kultivator. Mereka sangat cerdas. Setelah bertarung dengan kultivator, mereka juga akan mendapatkan beberapa pemahaman. Jadi beberapa yao shou (binatang iblis) yang kuat, setelah pertempuran besar, akan menjalani masa bi guan (pertapaan tertutup) untuk mencerna pengalaman bertarung mereka.
Justru karena itu, sepanjang perjalanan ini Zhao Hai tidak bertemu yao shou (binatang iblis) yang terlalu kuat. Yao shou (binatang iblis) yang dia temui semuanya biasa-biasa saja, dan yao shou (binatang iblis) seperti itu tentu tidak mungkin mendeteksi keberadaan Zhao Hai.
Zhao Hai juga semakin mendekati Yu Yue Hu (Danau Mandi Bulan). Dia mendapati bahwa kekuatan yao shou (binatang iblis) di sini semakin kuat, dan sebagian besar yao shou (binatang iblis) ini adalah yao shou (binatang iblis) sistem air. Tampaknya energi sistem air di Yu Yue Hu (Danau Mandi Bulan) memang sangat besar, bahkan memengaruhi yao shou (binatang iblis) ini. Semakin dekat ke Yu Yue Hu (Danau Mandi Bulan), Zhao Hai malah semakin berhati-hati, karena dia merasakan aura berbahaya yang bertubi-tubi datang dari arah Yu Yue Hu (Danau Mandi Bulan).
Berjalan dengan hati-hati, tak lama kemudian Zhao Hai berhenti. Sekarang dia belum sampai di Yu Yue Hu (Danau Mandi Bulan), tapi perasaan bahaya itu semakin kuat, Zhao Hai terpaksa berhenti.
Baru saja dia jelas merasakan aura yang sangat berbahaya, tepat di sampingnya. Padahal saat itu di sekitarnya tidak ada yao shou (binatang iblis) sama sekali. Ini membuat Zhao Hai sangat bingung.
Zhao Hai bersembunyi di dalam pohon besar, lalu berkata pada Cai Er dengan suara berat, “Cai Er, lihat apakah di sekitarku tadi ada sesuatu. Kenapa aku merasa tadi ada sedikit aura bahaya di sekitarku?”
Jing shen li (kekuatan spiritual) Zhao Hai tidak merasakan adanya yao shou (binatang iblis) di sekitarnya, tapi itu tidak berarti Cai Er juga tidak merasakannya. Jadi Zhao Hai perlu bertanya.
Cai Er menyahut, lalu segera menampilkan gambar di sekitar Zhao Hai. Di sekitar Zhao Hai memang tidak ada apa-apa. Tapi Cai Er menggeser gambar ke bawah tanah agak dalam. Karena pengaruh hukum di Yue Long Jie (Dunia Naga Melompat) sini, kong jian (ruang) sekarang hanya bisa menembus ke dalam tanah hingga jarak yang sangat pendek, hanya sekitar lima ratus meter. Tapi ini sudah cukup. Saat menembus hingga sekitar tiga ratus meter ke dalam tanah, mereka akhirnya menemukan keanehan.
Sebuah saluran air bawah tanah! Saluran air bawah tanah yang sangat panjang. Saluran air ini, sekilas terlihat, bukan terbentuk secara alami, melainkan digali oleh sesuatu. Saluran air ini berbentuk lingkaran, diameternya hampir seratus meter. Di dalamnya penuh air, terlihat seperti pipa air yang terisi penuh.
Zhao Hai agak bingung melihat saluran air ini. Tiba-tiba ada sesuatu yang melintas sekilas di dalam saluran air. Zhao Hai tertegun, segera menyuruh Cai Er menampilkan ulang gambar tadi, dan memperhatikan dengan saksama benda apa yang baru saja melintas.
Dengan cepat Zhao Hai melihatnya, benda yang melintas tadi到底是什么. Itu adalah seekor ikan, tepatnya, itu adalah seekor ikan nio (泥鳅 – loach), seekor ikan nio raksasa dengan diameter sepuluh meter dan panjang hampir tiga puluh meter. Kecepatan ikan nio besar ini sangat cepat, dalam air ia melesat sekilas lalu lenyap. Jika bukan karena Zhao Hai memiliki kong jian (ruang), dia benar-benar tidak akan bisa mendeteksinya.
Pada saat yang sama, Zhao Hai juga merasakan, aura bahaya yang sangat kuat yang baru saja dia rasakan, berasal dari ikan nio ini.
Zhao Hai menghela napas lega. Dia hanya takut tidak menemukan musuh. Asalkan menemukan musuh, dia tidak perlu takut. Tapi Zhao Hai tetap bertanya dengan suara berat, “Cai Er, dari sini ke Yu Yue Hu (Danau Mandi Bulan) masih berapa jauh?”
Cai Er memeriksa, lalu berkata, “Sekitar sepuluh li lagi.”
Zhao Hai tidak bisa menahan napas, “Sepuluh li? Ikan nio ini menggali lubang sampai sejauh ini? Hebat, tampaknya memang tidak boleh meremehkan makhluk-makhluk ini.”
Cai Er menggeleng, “Hai Ge, kalau saya tidak salah tebak, saluran air ini pasti tidak hanya sepanjang ini. Haruskah kita ukur, lihat sebenarnya seberapa panjang, biar bisa bersiap-siap.” Zhao Hai mengangguk.
Setelah Cai Er memeriksanya, Zhao Hai baru tahu, saluran air ini ternyata tidak pendek. Dan saluran air ini bukan garis lurus, bisa dikatakan saluran air ini berbentuk lingkaran. Ia memiliki outlet dan inlet, seperti sungai pertahanan tersembunyi di bawah tanah.
Di dalam saluran air, sesekali ada ikan nio raksasa itu berenang melintas. Zhao Hai yakin, ikan nio itu pasti punya cara untuk mengetahui apa yang terjadi di permukaan tanah. Justru karena itu, dia merasakan bahaya.
Tapi apakah ikan nio itu sekarang sudah mendeteksinya atau belum, dia belum tahu. Beberapa saat kemudian Zhao Hai baru tenang. Dia tetap melanjutkan perjalanan menuju Yu Yue Hu (Danau Mandi Bulan). Dia tahu begitu sampai di Yu Yue Hu (Danau Mandi Bulan), dia pasti masih akan bertemu ikan nio itu. Sekarang tidak perlu terburu-buru.
Sepuluh li perjalanan bagi Zhao Hai bukanlah apa-apa. Tapi sepuluh li jalan ini membuat Zhao Hai merasa lebih berbahaya. Karena Zhao Hai mendapati, semakin dekat ke tepi Yu Yue Hu (Danau Mandi Bulan), atribut pohon-pohon itu berubah. Pohon pada dasarnya adalah makhluk dengan atribut murni sistem kayu. Hanya beberapa pohon khusus yang memiliki sedikit atribut lain, misalnya pohon besi (tie shu) mengandung sedikit atribut besi.
Sedangkan semakin ke tepi Yu Yue Hu (Danau Mandi Bulan), atribut pohon di sana semakin kuat. Pada akhirnya Zhao Hai mendapati, pohon-pohon itu sudah berubah menjadi atribut campuran kayu-air setengah-setengah. Ini benar-benar jarang terlihat. Perlu diketahui, bahkan pohon beratribut besi, atribut di dalam pohon itu sembilan puluh sembilan persen adalah kayu, sisanya satu persen adalah besi.
Kayu-air setengah-setengah, Zhao Hai baru pertama kali melihat atribut seperti ini pada pohon. Atribut seperti ini sebelumnya hanya muncul pada bijih mineral, baru pertama kali ini muncul pada pohon.
Dalam situasi seperti ini, meskipun Zhao Hai masih bisa bergerak di dalam pohon, peluang terungkap jauh lebih besar. Zhao Hai memutuskan untuk tidak lagi bergerak di dalam hutan. Dia langsung keluar dari pohon dan terbang menuju Yu Yue Hu (Danau Mandi Bulan).
Sepuluh li perjalanan bagi Zhao Hai, jelas tidak dekat. Ditambah lagi di sini dekat Yu Yue Hu (Danau Mandi Bulan), sepertinya sudah menjadi zona terlarang. Yao shou (binatang iblis) itu tidak ada satu pun yang berani mendekat ke sini. Ini malah menghemat banyak masalah bagi Zhao Hai.
Akhirnya, Zhao Hai merasa pandangannya terbuka. Sepotong danau bagaikan cermin muncul di hadapannya. Air danau itu begitu jernih, tanpa riak sedikit pun. Di tepi danau, tumbuh daun teratai hijau, bunga teratai bermekaran, terlihat begitu indah, indah yang membuat orang terengah-engah. Saat ini, seolah waktu berhenti, segalanya menjadi tenang. Ini adalah keindahan yang hening, hening hingga ekstrem, indah hingga ekstrem!
Tiba-tiba, sesosok bayangan hitam melintas di air danau, memecahkan permukaan cermin. Riak-riak berderet menyebar. Dunia sekali lagi bersuara, sekali lagi memiliki waktu.
Zhao Hai juga tersadar. Dia memandang pemandangan di permukaan danau, tidak bisa menahan helaan napas panjang, “Indah, terlalu indah. Tempat ini sungguh terlalu indah.”
Baru saja Zhao Hai selesai bicara, dia mendengar Cai Er berkata, “Xiao Hai, perhatikan. Tadi aku sepertinya merasakan kekuatan fa zhen (susunan). Kau harus hati-hati.”
Zhao Hai tertegun, lalu matanya sedikit menyipit. Dia memperhatikan dengan saksama bunga teratai di danau. Tak lama kemudian mata Zhao Hai tiba-tiba berbinar, “Cai Er, lihat! Bunga teratai di sini, air sungai, dan pohon-pohon di tepi, secara tidak sengaja membentuk sebuah tian ran fa zhen (susunan alami). Fa zhen (susunan) ini tidak sekuat Dao Lian (Teratai Jalan), tapi bisa membuat orang berhalusinasi, bahkan tenggelam dalam halusinasinya sendiri.”
Cai Er berkata dengan suara berat, “Ya, Hai Ge. Kami juga baru sadar. Memang sebuah fa zhen (susunan). Setelah dianalisis, ditemukan bahwa ini sangat mirip dengan Jing Hua Shui Yue Zhen (Susunan Cermin Bunga Bayangan Air). Sungguh sangat menakjubkan. Dan aku bisa pastikan, fa zhen (susunan) ini terbentuk secara alami. Karena dalam fa zhen (susunan) ini ada beberapa tempat yang seharusnya tidak ada. Justru karena tempat-tempat yang seharusnya tidak ada ini menjadi ada, malah membuat kekuatan fa zhen (susunan) ini sangat berkurang.”
Zhao Hai mengangguk, “Bagus, asalkan terbentuk secara alami, itu bagus. Tidak usah kita urus. Aku ingin lihat, selanjutnya kita harus memetik obat. Jiu Xin Lian Zi (Biji Teratai Sembilan Hati), hehe, barang bagus. Bawa ke kong jian (ruang) tanam sedikit.”
Sambil berkata, Zhao Hai mengulurkan tangan menyentuh air danau. Zhao Hai sekarang sudah hampir sama dengan Pao Pao (Gelembung), bisa menyerap segala macam air di dunia untuk digunakan sendiri, meningkatkan kemampuannya mengendalikan air. Dan air Yu Yue Hu (Danau Mandi Bulan) ini, di Yue Long Jie (Dunia Naga Melompat) sini terkenal. Zhao Hai tentu tidak akan melewatkannya. Dia meletakkan tangannya di air danau, seketika merasakan dingin yang menusuk tulang.
Rasa dingin ini terlalu kuat. Zhao Hai merasa seolah-olah seluruh tubuhnya dalam sekejap membeku menjadi patung es. Seolah darahnya berhenti mengalir, bahkan pikirannya hampir membeku. Ini pasti air terdingin yang pernah dia temui.
Untungnya ling tai (altar spiritual) Zhao Hai masih jernih. Dia tahu situasinya sekarang. Tubuhnya memang sudah membeku, darah berhenti, bahkan jantungnya yang sangat kuat, sekarang hanya bergerak lambat, seolah setiap detak sangat berat.
Jika orang luar melihat keadaan Zhao Hai, pasti mengira dia sudah mati beku. Tapi Zhao Hai tahu, tubuhnya hanya belum beradaptasi dengan dingin ini. Asalkan beradaptasi dengan dingin ini, maka tidak akan apa-apa.
Benar saja, tak lama kemudian Zhao Hai merasakan detak jantungnya semakin kuat. Darahnya juga mulai mengalir lambat kembali. Pikirannya dalam sekejap pulih. Dalam sekejap mata, detak jantungnya sudah normal, kecepatan aliran darah normal, pikirannya normal. Tidak hanya normal, dia juga merasakan, dari tubuhnya datang rasa segar yang bertubi-tubi, seperti di hari panas meminum segelas air es, sangat nikmat.
Pada saat yang sama, Zhao Hai juga merasakan, antara dirinya dan air danau timbul sedikit rasa kedekatan. Perasaan ini sangat ajaib. Dia merasa dirinya seolah-olah adalah bagian dari air danau. Air danau seolah memanggilnya, menyuruhnya masuk ke danau, berenang dengan leluasa.
Zhao Hai juga tidak sengaja menahan pikiran ini. Dia menggerakkan tubuhnya, seluruh tubuhnya meluncur ke danau. Begitu masuk ke danau, Zhao Hai merasa dirinya menjadi setetes air, setetes air yang menyatu ke dalam danau. Dia mengikuti riak di air danau, bergerak bebas di dalam danau. Bunga teratai itu sama sekali tidak memengaruhinya.
Setelah bermain-main di danau cukup lama, tiba-tiba Zhao Hai merasakan bahaya meluncur ke arahnya. Zhao Hai tertegun, sekilas tersadar. Dia menoleh, melihat seekor ikan nio raksasa, sedang membuka mulut lebar-lebar, langsung menerkamnya.
==
Zhao Hai ditemukan oleh Han Qiu (Ikan Air Dingin) ini. Meskipun Zhao Hai sekarang menyatu dengan air danau, tetapi itu berbicara tentang perasaannya dan cara geraknya, tubuhnya tidak benar-benar meleleh. Jika itu adalah Yao Shou (Binatang Iblis) yang buta, yang hanya bisa berburu dengan mengandalkan perasaan, mereka tidak mungkin menemukan Zhao Hai.
Tapi Han Qiu (Ikan Air Dingin) bagaimanapun bukan Yao Shou (Binatang Iblis) seperti itu. Dia masih punya mata, dia bisa mengandalkan matanya untuk melihat benda. Dan Zhao Hai dengan tubuh sebesar itu, meskipun sangat lincah bergerak di antara Lian Hua (Bunga Teratai), tetap tidak bisa luput dari mata Han Qiu (Ikan Air Dingin). Begitu seekor Han Qiu (Ikan Air Dingin) melihat Zhao Hai, tentu saja dia akan menyerang Zhao Hai.
Han Qiu (Ikan Air Dingin) itu juga tidak rendah kecerdasannya. Tapi justru karena kecerdasannya tidak rendah, maka mereka menyerang Zhao Hai. Karena dalam pandangan Han Qiu (Ikan Air Dingin), Zhao Hai terlalu berbahaya, ternyata bisa menghindari Shen Jing Sou Suo (Pencarian Mental) mereka. Jika Zhao Hai dibiarkan pergi hidup-hidup, itu akan terlalu berbahaya bagi mereka.
Begitu Zhao Hai melihat mulut besar Han Qiu (Ikan Air Dingin) itu, dia segera sadar. Dia melambaikan tangan, air danau di sekitarnya seolah merasakan maksud hatinya. Tali-tali yang terbuat dari air muncul di depan Zhao Hai. Tali-tali air ini terjalin bersama, membentuk jaring besar. Jaring besar ini langsung menyelimuti Han Qiu (Ikan Air Dingin) itu.
Han Qiu (Ikan Air Dingin) itu juga merasakan serangan Zhao Hai. Han Qiu (Ikan Air Dingin) membuka mulut lebar, sebuah Shui Jian (Panah Air) langsung ditembakkan ke arahnya. Pada saat yang sama, dia juga merasakan air di sekitarnya seolah agak tidak patuh padanya.
Zhao Hai mengerti, Han Qiu (Ikan Air Dingin) itu juga pandai mengendalikan air. Sekarang Han Qiu (Ikan Air Dingin) itu menggunakan pengendalian air melawan pengendalian air, langsung menghancurkan jaring besarnya.
Namun Zhao Hai tidak menyerah begitu saja. Di danau ini, Yi Shu (Teknik Ajaib) lainnya akan sangat lemah, hanya Shui Xi Yi Shu (Teknik Ajaib Elemen Air) ini yang tidak. Jadi sekarang dia tetap menggunakan Shui Xi Yi Shu (Teknik Ajaib Elemen Air) untuk menyerang Han Qiu (Ikan Air Dingin) itu.
Kedua tangan Zhao Hai bergerak, satu demi satu Shui Jian (Panah Air) ditembakkan langsung ke Han Qiu (Ikan Air Dingin). Han Qiu (Ikan Air Dingin) itu seolah menggelengkan kepala dan mengibaskan ekor, air danau di sekitarnya seolah berubah menjadi senjata-senjata, menyerang Zhao Hai.
Satu orang satu ikan saling serang-menyerang cukup lama, namun tak satu pun bisa mengalahkan lawan. Dan tepat pada saat ini, beberapa Han Qiu (Ikan Air Dingin) lagi merasakan gelombang energi di sini, dan berenang mendekat.
Melihat situasi ini, Zhao Hai tidak ingin berk berk berk berkepanjangan. Sambil bertarung dia mundur, menuju ke semak-semak Lian Hua (Bunga Teratai). Namun Han Qiu (Ikan Air Dingin) itu jelas tidak berniat melepaskannya, langsung mengejar Zhao Hai.
Meskipun kekuatan Zhao Hai sekarang termasuk yang teratas di antara para kuat Chang Sheng Qi (Periode Keabadian), bisa dibilang tak terkalahkan, tapi sama halnya, kekuatan beberapa Han Qiu (Ikan Air Dingin) itu juga tidak bisa diremehkan. Masing-masing dari mereka juga termasuk yang teratas di antara kuat Chang Sheng Qi (Periode Keabadian). Zhao Hai ingin menyelesaikan mereka dalam waktu singkat, sama sekali tidak mungkin.
Lagipula, meskipun Zhao Hai bisa mengendalikan air, dia tidak bisa menandingi jumlah Han Qiu (Ikan Air Dingin) yang banyak. Ditambah lagi, kemampuan tempur Zhao Hai tidak hanya karena dia bisa mengendalikan air, dia juga bisa mengendalikan hal lain untuk membantunya bertarung. Di dalam air, sekarang dia hanya bisa mengendalikan air, bisa dibilang kemampuan tempurnya terpengaruh sampai batas tertentu.
Tapi pengaruhnya terhadap Zhao Hai tidak terlalu besar. Serangan Zhao Hai tetap dahsyat. Pada saat yang sama, Zhao Hai juga mencoba mengendalikan Lian Hua (Bunga Teratai) itu. Bagaimanapun Lian Hua (Bunga Teratai) juga adalah tanaman Mu Xi (Elemen Kayu). Jika dia bisa mengendalikan Lian Hua (Bunga Teratai) untuk membantu bertarung, maka kemampuan tempurnya akan semakin kuat.
Tapi Zhao Hai tidak menyangka, saat dia mencoba mengendalikan Lian Hua (Bunga Teratai) itu, dia mendapati Lian Hua (Bunga Teratai) itu sama sekali tidak bisa dikendalikan. Lian Hua (Bunga Teratai) itu seolah memiliki kesadaran sendiri, tidak membiarkannya mengendalikan. Pada saat yang sama, ada satu hal yang sangat mengejutkan Zhao Hai: dia mendapati Lian Hua (Bunga Teratai) ini semuanya adalah Lian Hua (Bunga Teratai) yang bermutasi. Meskipun mereka tumbuh dengan bentuk Lian Hua (Bunga Teratai), namun Mu Shu Xing (Sifat Elemen Kayu) di dalam tubuh mereka hanya sepuluh persen, sembilan puluh persen sisanya seluruhnya adalah Shui Shu Xing (Sifat Elemen Air). Jika dikatakan secara ketat, Lian Hua (Bunga Teratai) itu sudah tidak bisa dianggap sebagai tanaman lagi. Ia seharusnya adalah air yang bentuknya seperti tanaman.
Tepat saat Zhao Hai berpikir untuk mengendalikan Lian Hua (Bunga Teratai), Lian Hua (Bunga Teratai) itu seolah tersinggung, sebaliknya mulai menyerang Zhao Hai, namun membiarkan Han Qiu (Ikan Air Dingin) itu.
Melihat situasi ini, Zhao Hai tahu bahwa meskipun Lian Hua (Bunga Teratai) ini belum berevolusi menjadi Lian Hua Yao (Iblis Bunga Teratai), tapi asalkan diberi waktu, mereka pasti bisa berevolusi dengan sukses, karena mereka sekarang sudah memiliki kesadaran sendiri.
Setelah Lian Hua (Bunga Teratai) ini bergabung dalam pertempuran, hari-hari Zhao Hai tidak begitu enak. Lian Hua (Bunga Teratai) ini sejak lahir hidup bergantung pada air, terhadap air danau ada perasaan akrab alami. Kemampuan mereka mengendalikan air lebih kuat dari Han Qiu (Ikan Air Dingin). Mereka mengendalikan air danau, membentuk cambuk-cambuk, memukul ke arah Zhao Hai. Pada saat yang sama, mereka juga mengendalikan air danau membentuk Shui Lao (Penjara Air), berniat memenjarakan Zhao Hai di dalamnya.
Zhao Hai tahu, Lian Hua (Bunga Teratai) ini sejak tumbuh, selalu bersama dengan Han Qiu (Ikan Air Dingin) ini. Bagi mereka, Han Qiu (Ikan Air Dingin) adalah kawan mereka. Sementara Zhao Hai, meskipun juga bisa mengendalikan air, jelas dianggap orang asing oleh Lian Hua (Bunga Teratai).
Zhao Hai diserang oleh Lian Hua (Bunga Teratai) dan Han Qiu (Ikan Air Dingin). Dia sekarang terpaksa mengeluarkan Liu Yin (Perak Cair). Sambil menggunakan Shui Xi Yi Shu (Teknik Ajaib Elemen Air) untuk menahan serangan Shui Xi Yi Shu (Teknik Ajaib Elemen Air) dari Lian Hua (Bunga Teratai), dia juga menggunakan Liu Yin (Perak Cair) untuk menghadapi Lian Hua (Bunga Teratai) dan Han Qiu (Ikan Air Dingin) itu.
Han Qiu (Ikan Air Dingin) itu juga mendapati keganasan Liu Yin (Perak Cair). Mereka tidak berani mendekati Zhao Hai terlalu dekat, karena Han Qiu (Ikan Air Dingin) itu sangat paham betapa kerasnya Lian Hua (Bunga Teratai) itu. Begitu melihat Liu Yin (Perak Cair) di tangan Zhao Hai, seperti memotong tahu, membelah Lian Hua (Bunga Teratai) itu, Han Qiu (Ikan Air Dingin) itu tahu pertahanan mereka tidak akan menahan serangan Liu Yin (Perak Cair).
Zhao Hai sekarang sudah tidak punya tempat mundur. Berdiri di tempat, sambil menahan serangan air, sambil menggunakan Liu Yin (Perak Cair) untuk menyerang. Tapi Zhao Hai segera mendapati, serangan seperti ini akan membuat orang terpecah perhatian. Dia menggugah pikirannya, Pao Pao (Gelembung) muncul di sisinya, membantunya menghadapi serangan air itu. Dengan begitu dia bisa sepenuh hati menggunakan Dao Fa (Teknik Pedang)-nya sendiri.
Meskipun di danau Dao Fa (Teknik Pedang) Zhao Hai terbatas sampai batas tertentu, tapi sekarang dengan Pao Pao (Gelembung), segalanya berbeda. Kemampuan Pao Pao (Gelembung) mengendalikan air jauh lebih kuat dari Zhao Hai. Dia mengendalikan air tidak hanya membantu Zhao Hai menahan serangan, tapi juga bisa sebaliknya menyerang lawan. Zhao Hai mendapati air danau ini, seolah benar-benar menyatu dengan Pao Pao (Gelembung).
Penemuan ini membuat Zhao Hai semakin gembira. Pedang panjang di tangannya berturut-turut diayunkan, Lian Hua (Bunga Teratai) itu ditebas hingga berantakan. Pada saat yang sama, dia juga mengejar Han Qiu (Ikan Air Dingin) itu.
Han Qiu (Ikan Air Dingin) itu juga mendapati perubahan Zhao Hai, tapi mereka tidak punya cara. Meskipun kekuatan mereka tidak lemah, namun yang mereka hadapi adalah Zhao Hai dan Pao Pao (Gelembung) yang lebih aneh, hampir tidak ada kemungkinan menang. Melihat situasi tidak baik, Han Qiu (Ikan Air Dingin) itu berbalik dan lari.
Harus diakui, kecepatan Han Qiu (Ikan Air Dingin) ini di dalam air sungguh cepat. Begitu ekor bergerak, sosok mereka lenyap. Di dalam air, Zhao Hai tidak bisa mengejar mereka.
Zhao Hai juga tidak berpikir untuk memburu Han Qiu (Ikan Air Dingin) ini. Tidak perlu. Kedatangannya kali ini adalah untuk Jiu Xin Lian Zi (Biji Teratai Sembilan Hati), bukan untuk Han Qiu (Ikan Air Dingin) itu.
Awalnya Zhao Hai ingin menangkap beberapa Han Qiu (Ikan Air Dingin) di danau untuk dimasukkan ke ruang angkasa. Tapi saat dia bertarung, Cai Er juga tidak diam. Dia sudah menangkap beberapa Han Qiu (Ikan Air Dingin) di saluran air bawah tanah itu dan memasukkannya ke ruang angkasa. Jadi Zhao Hai pun kehilangan minat pada Han Qiu (Ikan Air Dingin) jenis ini.
Lian Hua (Bunga Teratai) rusak parah oleh Zhao Hai. Zhao Hai mencari-cari di antara Lian Hua (Bunga Teratai) yang rusak itu, setelah menemukan beberapa kuntum Lian Hua (Bunga Teratai) dan Lian Peng (Bunga Teratai), misi kali ini bisa dianggap selesai.
Meskipun misi selesai, Zhao Hai tidak meninggalkan Yu Yue Hu (Danau Mandi Bulan). Dia berniat menyelidiki Yu Yue Hu (Danau Mandi Bulan), melihat apa sebenarnya penyebab yang membuat Yu Yue Hu (Danau Mandi Bulan) di sini menjadi seperti ini.
Zhao Hai menyuruh Pao Pao (Gelembung) menemani di sisinya, langsung menyelidik ke kedalaman Yu Yue Hu (Danau Mandi Bulan). Yu Yue Hu (Danau Mandi Bulan) ini sungguh besar. Zhao Hai bergerak maju di dalam air selama lebih dari sepuluh menit baru sampai di daerah pusat Yu Yue Hu (Danau Mandi Bulan). Di daerah pusat Yu Yue Hu (Danau Mandi Bulan), di sini tidak ada Lian Hua (Bunga Teratai), bahkan Han Qiu (Ikan Air Dingin) pun tidak terlihat, karena di sini benar-benar terlalu dingin.
Suhu air di pusat Yu Yue Hu (Danau Mandi Bulan) ini terlalu rendah. Di permukaan air muncul kabut putih, kabut putih itu bukan karena suhu air tinggi, justru karena suhu air terlalu rendah. Zhao Hai bisa memastikan, jika sekarang sepotong logam dilempar ke air ini, logam itu akan segera membeku menjadi sangat rapuh, sedikit diketuk akan menjadi serpihan. Bahkan seorang kuat Chang Sheng Qi (Periode Keabadian), jika terkena sedikit air ini, akibatnya mungkin tidak akan baik, diperkirakan langsung membeku menjadi es.
Zhao Hai merasa heran, mengapa suhu air ini begitu rendah, tapi dia tidak membeku? Terlalu aneh! Tapi Zhao Hai selama ini telah melewati begitu banyak Wei Mian (Dimensi), hal aneh sudah banyak dilihat, jadi dia tidak terlalu memikirkannya. Sosoknya bergerak, langsung menyelam ke dasar danau.
Sekarang air danau ini sudah sangat dalam. Dan Zhao Hai mendapati, di danau ini, Shen Shi Li (Kekuatan Pikiran)-nya lebih tertekan, bahkan ruang angkasa tidak bisa mendeteksi terlalu jauh, bahkan lebih dekat dari jarak deteksi di darat. Di darat, jarak deteksi ruang angkasa masih bisa mencapai sekitar lima ratus meter. Sedangkan di air danau ini, jarak deteksi ruang angkasa, ternyata hanya dua ratus meter.
Meskipun Zhao Hai bisa melihat situasi sekeliling, jarak pandangnya juga sangat dekat, hanya kurang dari seratus meter. Namun Zhao Hai tidak berhenti, tetap menyelidik ke dasar danau.
Di pusat danau ini tidak ada kehidupan sama sekali, dan air danau ini sangat dalam. Zhao Hai menyelam ke bawah sekitar setengah jam, ternyata belum mencapai dasar danau. Dia bisa merasakan dengan jelas, di sekeliling selain Shui Yuan Su (Elemen Air) ya Shui Yuan Su (Elemen Air), tidak ada elemen lain sama sekali, seolah-olah di sini adalah dunia yang seluruhnya terdiri dari air.
Situasi seperti ini tidak sering terjadi, namun Zhao Hai semakin gembira. Karena semakin tempat seperti ini, semakin mudah muncul harta karun yang luar biasa.
Satu jam berlalu, dua jam berlalu. Dengan kecepatan Zhao Hai di dalam air, menyelam selama dua jam, ternyata belum mencapai dasar danau. Zhao Hai agak bingung. Perlu diketahui, kecepatan menyelamnya sangat cepat. Kecepatannya di air danau meskipun tidak sebanding dengan Han Qiu (Ikan Air Dingin) itu, tapi juga sama sekali tidak lambat. Tidak disangka, dia menyelam selama ini, ternyata belum sampai dasar danau.
Tepat pada saat ini, Zhao Hai tiba-tiba merasakan Tong Xin Qi (Alat Komunikasi)-nya mengirimkan gelombang mental. Zhao Hai segera menyuruh Pao Pao (Gelembung) membentangkan area tanpa air, lalu dia mengambil Tong Xin Qi (Alat Komunikasi).
Begitu dia mengeluarkan Tong Xin Qi (Alat Komunikasi), terlihat Zhang Feng dengan wajah cemas muncul di layar Tong Xin Qi (Alat Komunikasi). Begitu melihatnya, Zhang Feng seolah lega, tapi dia tetap berkata dengan suara berat, “Xiao Hai, kau di mana? Kenapa belum kembali saat begini?”
Zhao Hai tertegun dan berkata, “Kapan? Sekarang jam berapa?”
Zhang Feng memelototi Zhao Hai dan berkata, “Sekarang hari akan segera gelap. Kau bilang ini jam berapa? Kau di mana? Kenapa kau tidak tahu hari mau gelap?”
Zhao Hai melihat sekeliling, selain air ya air. Di sini sama sekali tidak ada sedikit pun cahaya. Dia tentu saja tidak tahu hari mau gelap. Dia hanya bisa tersenyum pahit dan berkata, “Maaf Da Shi Xiong (Kakak Senior), aku sungguh tidak tahu. Kau tidak usah khawatirkan aku. Tempat aku sekarang sangat aman. Aku keluar untuk melakukan misi.”
==
Begitu Zhang Feng mendengar Zhao Hai berkata begitu, tanpa sadar dia tertegun. Lalu dia tidak mengerti, “Kau sedang mengerjakan ren wu (misi) di sana?”
Zhao Hai tersenyum, “Yu Yue Hu (Danau Bulan Mandi). Aku menerima ren wu (misi) mengambil Jiu Xin Lian Zi (Biji Teratai Sembilan Hati). Sekalian juga datang ke Yu Yue Hu (Danau Bulan Mandi) untuk mencari harta karun. Kau tidak perlu khawatirkan aku. Aku sekarang di dalam Yu Yue Hu (Danau Bulan Mandi), yao shou (binatang iblis) mana pun tidak bisa mendekat.”
Mendengar Zhao Hai berkata begitu, Zhang Feng mengangguk, “Baik, kalau begitu hati-hati. Malam ini bersembunyi saja di Yu Yue Hu (Danau Bulan Mandi).” Zhao Hai mengangguk, lalu mematikan tong xin qi (alat komunikasi).
Zhao Hai yakin Zhang Feng pasti tidak tahu tempat apa Yu Yue Hu (Danau Bulan Mandi) itu. Kalau dia tahu, pasti tidak akan setenang ini. Faktanya tebakan Zhao Hai benar. Bukan hanya Zhang Feng, bahkan Li Mu dan mereka yang sudah lama tinggal di Yue Long Jie (Alam Naga Melompat) pun tidak tahu tempat apa Yu Yue Hu (Danau Bulan Mandi) itu. Mereka sebelumnya selalu beraktivitas di Wu Long Cheng (Kota Naga Perang). Dan Wu Long Cheng (Kota Naga Perang) yang merupakan kota menengah seperti itu, secara otomatis sudah menghilangkan ren wu (misi) Yu Yue Hu (Danau Bulan Mandi) ini. Karena orang di Wu Long Cheng (Kota Naga Perang) sana sangat tahu, bahkan orang yang sudah lama tinggal di sana pun tidak mungkin menyelesaikan ren wu (misi) ini. Untuk mengurangi korban, ren wu (misi) ini sama sekali tidak mereka pasang.
Li Mu dan mereka justru karena tidak tahu, jadi setenang itu. Mereka mengira Zhao Hai menyebut ren wu (misi) biasa. Tapi kalau mereka tahu ren wu (misi) seperti apa yang diterima Zhao Hai, mungkin sudah lama ketakutan setengah mati.
Zhao Hai juga tidak ambil pusing. Setelah menyingkirkan tong xin qi (alat komunikasi), dia menyelam lebih dalam ke dasar danau. Satu jam lebih berlalu, dia masih belum sampai ke dasar danau, tapi shui yuan su (elemen air) di sini semakin murni.
Tepat pada saat ini, tiba-tiba Pao Pao (Gelembung) menjerit dua kali. Zhao Hai tertegun, dia segera menerima jing shen li (kekuatan spiritual) dari Pao Pao (Gelembung). Didengarnya Pao Pao (Gelembung) berseru keras, “Tuan, ada situasi. Shui yuan su (elemen air) di sini tidak terkendali olehku. Mungkin akan muncul bian yi shui yao (iblis air mutan).”
Baru saja dia selesai bicara, Zhao Hai merasakan qi (energi) yang sangat tajam, langsung melesat ke arah dadanya. Zhao Hai tergerak, sosoknya langsung menghindar ke samping.
Baru saja dia menghindar, dia merasakan di tempat tadi sepertinya ada benda tajam, langsung menusuk. Tapi saat dia menghindar, benda tajam itu juga menghilang.
Meskipun tidak melihat benda apa, tapi Zhao Hai merasakannya. Yang baru saja menyerangnya adalah shui yuan su (elemen air). Shui yuan su (elemen air) yang sangat murni, dikendalikan seseorang menusuk ke arahnya. Setelah mendapati tidak mengenai Zhao Hai, benda yang mengendalikan shui yuan su (elemen air) itu segera melepaskan kendali atas shui yuan su (elemen air). Shui yuan su (elemen air) itu kembali ke bentuk aslinya, dan akhirnya menghilang.
Zhao Hai tertegun, jing shen li (kekuatan spiritual) menjangkau ke sekeliling. Sayangnya, jing shen li (kekuatan spiritual) nya sekarang hanya bisa menjangkau sekitar seratus meter. Jarak pandang hanya lima puluh meter. Sedangkan jarak deteksi kong jian (ruang) hanya sekitar dua ratus meter. Jarak sejauh ini bagi seorang xiu shi (kultivator), sama saja dengan tuli dan buta. Dia tentu tidak melihat apa-apa.
Saat ini, Zhao Hai kembali merasakan beberapa qi (energi) tajam datang dari belakangnya. Zhao Hai menggerakkan tubuh, menghindari beberapa qi (energi) itu. Tapi baru saja dia menghindari beberapa qi (energi) itu, dia kembali merasakan beberapa qi (energi) datang dari depan. Zhao Hai bahkan tidak sempat bereaksi, beberapa qi (energi) tajam itu langsung mengenai dada Zhao Hai.
Zhao Hai merasakan dada sakit, tubuhnya terpukul mundur. Dia tentu tidak akan terluka, tapi tetap merasakan sakit. Ditambah dengan kekuatannya, dia sampai terpukul mundur, bisa dilihat seberapa besar kekuatan serangan ini.
Zhao Hai berhenti, melihat dadanya. Pao pao xiu shi (jubah kultivator) biasa yang dikenakannya sudah rusak, memperlihatkan kulitnya. Dan kulitnya sekarang sudah mengkristal.
Zhao Hai melihat ke arah datangnya beberapa shui jian (panah air) itu. Sekarang Zhao Hai bisa memastikan, yang menembaknya adalah shui jian (panah air) paling biasa. Tapi kekuatan shui jian (panah air) ini, entah berapa kali lipat lebih kuat dari shui jian (panah air) yang ditembakkan Han Qiu (Belut Air Dingin). Dibanding shui jian (panah air) yang mengenai dia, shui jian (panah air) yang ditembakkan Han Qiu (Belut Air Dingin), paling hanya setara dengan busur yang dibuat anak-anak dari bilah bambu dan tali sepatu, menggunakan panah dari batang gaoliang. Keduanya benar-benar berbeda jauh.
Zhao Hai bisa memastikan, kalau dia tidak memiliki kemampuan mengkristal, dia sudah mati tertembak. Seorang eksistensi di atas Chang Sheng qi (periode panjang umur), sampai mati tertembak beberapa shui jian (panah air), kalau diceritakan pasti tidak ada yang percaya.
Tapi sekarang ini benar-benar terjadi. Dan saat ini, Zhao Hai merasakan, shui yuan su (elemen air) di sekeliling menjadi lebih aktif. Jumlah shui yuan su (elemen air) yang tak terhitung membentuk shui dao (pisau air), berputar mengiris ke arah Zhao Hai. Zhao Hai merasa seperti jatuh ke dalam mesin penggiling daging raksasa. Pao pao xiu shi (jubah kultivator) biasa yang dikenakan Zhao Hai hancur seketika. Sedangkan seluruh tubuh Zhao Hai, dalam sekejap berubah menjadi bentuk mengkristal. Seluruh tubuhnya tampak seperti terbuat dari kristal.
Zhao Hai merasakan gempuran shui dao (pisau air) di sekeliling, hatinya justru kosong terang. Serangan seperti ini masih belum bisa melukainya. Tapi Zhao Hai juga tahu, kalau dia tidak bisa melumpuhkan shui dao (pisau air) itu, mungkin dia akan selamanya terperangkap di sini.
Saat ini, Pao Pao (Gelembung) yang selama ini diam di sisi Zhao Hai tapi tidak bisa membantu banyak, tiba-tiba berkata, “Tuan, tenangkan hati, rasakan shui yuan su (elemen air) di sekeliling. Coba satukan diri dengan shui yuan su (elemen air) itu. Mungkin bisa.”
Zhao Hai tertegun, lalu dia segera mengangguk. Perlahan dia memejamkan mata, dengan saksama merasakan shui yuan su (elemen air) di sekeliling, mencoba menyatukan dirinya dengan shui yuan su (elemen air) itu.
Baru saja jing shen li (kekuatan spiritual) Zhao Hai menjangkau, dia segera merasakan qi (energi) yang sangat ganas. Jing shen li (kekuatan spiritual) yang dia jangkau itu hancur seketika, lenyap sama sekali.
Zhao Hai sedikit mengerutkan kening. Tapi dia segera tenang kembali, dengan hening merasakan qi (energi) ganas itu. Dia mendapati qi (energi) itu sepertinya adalah naluri, naluri air.
Zhao Hai hampir bisa memastikan, sekarang di Yu Yue Hu (Danau Bulan Mandi) pasti bergelombang dahsyat, ombak setinggi langit. Karena air marah. Air memberi kehidupan pada segala hal, air marah menghancurkan seluruh kota. Begitu air marah, lebih mengerikan dari api.
Sekarang Zhao Hai merasakan air di sekeliling ini benar-benar mengamuk. Jing shen li (kekuatan spiritual) nya sama sekali tidak bisa berkomunikasi dengan air itu. Dia juga tidak berani menggunakan si wei zhi li (kekuatan pemikiran) untuk bersentuhan dengan air itu. Karena air itu sekarang benar-benar kehilangan akal sehat. Kalau dia bersentuhan dengan air itu, mungkin dia akan menjadi gila.
Zhao Hai sedikit mengerutkan kening, benar-benar tidak tahu harus berbuat apa. Saat ini, Zhao Hai tiba-tiba memperhatikan jing shen li (kekuatan spiritual) emas di dalam jing shen li (kekuatan spiritual) nya. Entah apakah ini ilusinya, dia merasa jing shen li (kekuatan spiritual) emasnya itu tampak lebih besar dari sebelumnya.
Dan pada saat yang sama, Zhao Hai juga teringat keajaiban jing shen li (kekuatan spiritual) itu. Zhao Hai tidak bisa tidak tergoda. Akhirnya dia memperhatikan air yang penuh amarah di sekeliling, menggertakkan gigi, memutuskan mencoba menggunakan jing shen li (kekuatan spiritual) itu.
Jing shen li (kekuatan spiritual) emas itu bagi Zhao Hai sangat berharga. Dia sampai sekarang masih belum tahu bagaimana cara mendapatkan jing shen li (kekuatan spiritual) emas seperti ini lagi. Dan dia juga belum memahami apa fungsi jing shen li (kekuatan spiritual) emas ini. Tapi kalau dia sekarang tidak menggunakan jing shen li (kekuatan spiritual) itu, dia akan terus terperangkap di sini.
Zhao Hai perlahan mengendalikan jing shen li (kekuatan spiritual) emas itu, menjangkaunya ke arah shui yuan su (elemen air). Jing shen li (kekuatan spiritual) ini meskipun masih sangat kecil, tapi begitu meninggalkan tubuh Zhao Hai, dia tidak terpengaruh oleh qi (energi) ganas itu. Dia tetap menjangkau ke arah shui yuan su (elemen air). Tidak lama kemudian, jing shen li (kekuatan spiritual) itu menyatu dengan shui yuan su (elemen air).
Zhao Hai merasakan dengan hening. Dia mendapati hubungannya dengan jing shen li (kekuatan spiritual) itu tidak pernah putus. Jing shen li (kekuatan spiritual) itu bisa membuatnya merasakan dengan jelas keadaan shui yuan su (elemen air). Perlahan, seluruh pikiran Zhao Hai sudah menyatu ke dalam shui yuan su (elemen air).
Tidak tahu berapa lama berlalu, Zhao Hai akhirnya sepenuhnya menyatukan jing shen li (kekuatan spiritual) nya dengan shui yuan su (elemen air). Sekarang dia seperti sebentuk shui yuan su (elemen air).
Saat ini, keajaiban muncul. Saat Zhao Hai sepenuhnya menganggap dirinya sebagai shui yuan su (elemen air), shui yuan su (elemen air) di sekelilingnya secara ajaib perlahan mereda. Di danau, hampir dalam sekejap mata menjadi tenang, tidak terasa sedikit pun gelombang.
Zhao Hai tidak menarik kembali perasaannya itu. Sebagai shui yuan su (elemen air), dia bergerak maju perlahan. Karena sebagai shui yuan su (elemen air), Zhao Hai merasakan di depan ada kekuatan yang sangat akrab memanggilnya. Dia harus pergi ke sana.
Zhao Hai tahu kekuatan itu memanggil bukan dirinya, yang dipanggil adalah shui yuan su (elemen air). Tapi inilah yang ingin diketahui Zhao Hai. Dia ingin tahu benda apa yang memanggil shui yuan su (elemen air) ini.
Entah sudah melayang berapa lama, Zhao Hai tiba-tiba merasakan dia sampai di suatu tempat, rasanya seperti kembali ke pelukan ibu, hangat sekali. Perasaan ini luar biasa. Zhao Hai tahu dia sudah sampai di tempat tujuan.
Zhao Hai perlahan menjulurkan jing shen li (kekuatan spiritual) nya. Begitu menjulur, dia tertegun. Lalu dia merasakan di depan sepertinya ada sebuah ya kong jian (sub-ruang) yang sangat independen. Dan ya kong jian (sub-ruang) ini saling bergantung dengan ruang utama Yue Long Jie (Alam Naga Melompat) tempatnya sekarang. Sedangkan posisinya sekarang, adalah tempat ya kong jian (sub-ruang) ini terhubung dengan ruang utama Yue Long Jie (Alam Naga Melompat). Dan kekuatan yang sangat akrab bagi shui yuan su (elemen air) itu, justru keluar dari ruang itu.
Zhao Hai tidak peduli lagi. Dia menggerakkan tubuh, langsung melesat masuk ke ya kong jian (sub-ruang) itu. Saat itu dia baru pulih sepenuhnya, perlahan membuka mata.
Begitu membuka mata, Zhao Hai terpaku. Karena dia melihat sebuah kota, kota raksasa. Seluruh kota seluruhnya terbuat dari kristal putih. Di depan pintu kota, tertulis tiga huruf: Shui Jing Cheng (Kota Kristal).
Shui Jing Cheng (Kota Kristal), kota yang terbuat dari kristal, ini sungguh menakjubkan. Zhao Hai terpaku memandangi Shui Jing Cheng (Kota Kristal) ini, untuk sesaat tidak tahu harus berkata apa.
Meskipun Shui Jing Cheng (Kota Kristal) ini sangat mencengangkan, tapi bagi Zhao Hai yang luas pengalaman, Shui Jing Cheng (Kota Kristal) bukanlah hal paling mencengangkan. Yang paling membuat Zhao Hai merasa tersentak adalah skala dan gaya kota ini. Gaya kota ini terlalu dia kenal. Karena dia punya kota seperti ini. Dan nama kota itu adalah Huo Shen Cheng (Kota Dewa Api)!
Tidak salah. Gaya Shui Jing Cheng (Kota Kristal) ini persis sama dengan Huo Shen Cheng (Kota Dewa Api). Hanya saja Huo Shen Cheng (Kota Dewa Api) di sana seluruhnya terdiri dari huo yuan su (elemen api). Sedangkan Shui Jing Cheng (Kota Kristal) di sini, seluruhnya terdiri dari shui yuan su (elemen air).
Zhao Hai terpaku memandangi Shui Jing Cheng (Kota Kristal), beberapa saat kemudian dia tiba-tiba teringat sesuatu. Dia menggerakkan tubuh, langsung terbang ke dalam Shui Jing Cheng (Kota Kristal). Benar saja, di dalam Shui Jing Cheng (Kota Kristal) juga ada sebuah istana raksasa. Di istana ini tertulis tiga huruf besar: Shui Jing Gong (Istana Kristal).
Tapi Zhao Hai tidak memperhatikan ini. Dia langsung terbang ke dalam istana. Di ruang utama istana yang terbesar, Zhao Hai melihat singgasana dari kristal, dan meja tulis. Di atas meja tulis, dia melihat sebuah kotak kristal.
Saat melihat ukuran kotak kristal itu, jantung Zhao Hai tidak bisa tidak berdebar kencang. Karena ukuran kotak ini hampir sama dengan ukuran kotak tempat dia pertama kali melihat Zhu Que Yin (Segel Burung Merah Api).
Zhao Hai mendarat di meja tulis, menatap kotak itu. Jantungnya berdebar kencang. Lalu dia mengulurkan tangan, perlahan membuka tutup kotak. Lalu napas Zhao Hai tiba-tiba terhenti. Kemudian dia terengah-engah beberapa kali, akhirnya menghela napas panjang, perlahan tenang kembali.
Karena di dalam kotak ini, Zhao Hai melihat benda yang paling ingin dilihatnya. Itu adalah sebuah yin (cap/stempel) besar. Yin (cap/stempel) dengan ukiran Xuan Wu (Kura-kura Hitam).
Zhao Hai menghela napas panjang, menenangkan detak jantungnya, memulihkan jing shen (spirit) nya. Barulah dia perlahan menjulurkan jing shen li (kekuatan spiritual) nya ke dalam Xuan Wu Yin (Segel Kura-kura Hitam).
Begitu masuk ke Xuan Wu Yin (Segel Kura-kura Hitam), Zhao Hai merasa seperti sampai di sebuah ruang aneh. Ruang ini sangat luas. Sekarang di ruang ini sedang berbaring seekor binatang raksasa. Tidak, tepatnya dua binatang raksasa, satu kura-kura, satu ular. Ular melilit tubuh kura-kura, persis seperti Xuan Wu (Kura-kura Hitam).
Xuan Wu (Kura-kura Hitam) melihat Zhao Hai, tidak seperti yang dibayangkan Zhao Hai, langsung menyerang. Sebaliknya, dia tiba-tiba membuka mulut. Kura-kura dan ular bersama-sama membuka mulut, tapi suara yang keluar hanya satu. Suaranya sangat dalam, jernih.
“Anak muda, kami sudah menunggumu lama sekali!”
Mendengar Xuan Wu (Kura-kura Hitam) berkata begitu, Zhao Hai tertegun, “Menungguku? Apa kalian kenal aku?”
“Haha, kami tidak kenal kau. Yang kami tunggu hanyalah orang yang bisa sampai ke sini. Bertahun-tahun ini, kau adalah orang pertama yang sampai ke sini. Jadi yang kami tunggu tentu saja kau.”
Zhao Hai tidak mengerti menatap Xuan Wu (Kura-kura Hitam), “Kalian tunggu aku untuk apa? Ada sesuatu?”
“Anak muda, kau tidak perlu tegang begini. Ini adalah shen shi (kesadaran ilahi) terakhirku, juga yang paling penting. Shen shi (kesadaran ilahi) ku akan segera lenyap. Kalau kau tidak muncul, tidak lama lagi aku akan benar-benar lenyap. Maka Xuan Wu Yin (Segel Kura-kura Hitam) ini, Shui Jing Gong (Istana Kristal) ini, selamanya tidak akan bisa dikendalikan siapa pun. Meskipun kau mendapatkan Xuan Wu Yin (Segel Kura-kura Hitam), itu hanya benda tak berguna.”
Zhao Hai masih agak tidak mengerti menatap Xuan Wu (Kura-kura Hitam). Dia berkata dengan suara berat, “Maksudmu, kau menungguku di sini, hanya untuk menyerahkan Xuan Wu Yin (Segel Kura-kura Hitam) padaku? Apa kau tidak perlu melihat bagaimana ren pin (kualitas moral) ku? Atau ingin menyuruhku melakukan sesuatu?”
“Hahaha, anak muda, di xiu zhen jie (dunia kultivasi), apakah ren pin (kualitas moral) penting? Xiu shi (kultivator) mana pun demi mencapai dao agung, tidak segan melakukan apa pun. Ren pin (kualitas moral), hanya omong kosong untuk menipu orang. Sedangkan soal menyuruhmu melakukan sesuatu, tenang saja. Aku tidak ada hal yang harus kau lakukan. Asalkan kau menerima Xuan Wu Yin (Segel Kura-kura Hitam), mewarisi dao tong (tradisi kultivasi) Shui Shen Yi Mai (Garis Keturunan Dewa Air), maka nanti kau akan tahu sendiri apa yang harus kau lakukan. Bagaimana, anak muda, apa kau bersedia menerima Xuan Wu Yin (Segel Kura-kura Hitam) ini? Mewarisi dao tong (tradisi kultivasi) Shui Shen Yi Mai (Garis Keturunan Dewa Air)?”
Zhao Hai menatap Xuan Wu (Kura-kura Hitam). Dia tidak merasakan sedikit pun permusuhan dari tubuh Xuan Wu (Kura-kura Hitam). Zhao Hai pun lega. Tapi dia tetap memutuskan memberitahu Xuan Wu (Kura-kura Hitam) satu hal. Kalau Xuan Wu (Kura-kura Hitam) tidak keberatan, maka dia juga tidak keberatan menerima Xuan Wu Yin (Segel Kura-kura Hitam), menjadi pewaris dao tong (tradisi kultivasi) Shui Shen Yi Mai (Garis Keturunan Dewa Air).
==
Zhao Hai menatap Xuan Wu, berkata dengan suara dalam, “Xuan Wu, menyuruhku menerima Chuan Cheng (Warisan) dari Shui Shen (Dewa Air) satu keturunan tidak masalah, tapi ada satu hal yang harus kujelaskan padamu. Sebelum bertemu denganmu, aku mendapatkan Zhu Que Yin (Cap Burung Merah). Namun Zhu Que Yin (Cap Burung Merah) terluka. Sekarang Zhu Que Yin (Cap Burung Merah) sudah kukalahkan dan menjadi milikku. Aku bisa dibilang telah menerima Chuan Cheng (Warisan) dari Huo Shen (Dewa Api). Jika kau masih menyuruhku mewarisi Chuan Cheng (Warisan) dari Shui Shen (Dewa Air), maka aku tidak punya kata lain.”
Xuan Wu begitu mendengar Zhao Hai berkata begitu, tidak bisa menahan tertegun. Lalu ekspresinya berubah, “Kau bilang kau menerima Chuan Cheng (Warisan) dari Huo Shen (Dewa Api)? Kau mendapatkan Zhu Que Yin (Cap Burung Merah)? Huo Shen Dian (Istana Dewa Api)?”
Xuan Wu menyebut begitu banyak tempat sekaligus, Zhao Hai tahu betapa tegangnya hatinya. Tapi dia tetap mengangguk, “Benar. Saat aku di dunia bawah, aku mendapatkan Huo Shen Dian (Istana Dewa Api). Tapi saat itu Qi Ling (Roh Alat) di dalam Zhu Que Yin (Cap Burung Merah) sudah hanya tersisa kesadaran naluriah. Jadi aku bisa dibilang hanya mendapatkan Huo Shen Dian (Istana Dewa Api), mendapatkan cara penggunaan Huo Shen Dian (Istana Dewa Api) yang paling sederhana. Tapi bagaimanapun, aku tetap mendapatkan Huo Shen Dian (Istana Dewa Api). Jika kau masih menyuruhku mewarisi Dao Tong (Jalan Warisan) Shui Shen (Dewa Air), maka aku secara alami setuju.”
“Hahahaha, Tian Yi (Kehendak Langit) ya, ini Tian Yi (Kehendak Langit). Anak muda, apakah kau mengira air dan api tidak bisa bersatu, jadi Shui Shen Dian (Istana Dewa Air) dan Huo Shen Dian (Istana Dewa Api) juga bermusuhan? Sebenarnya kau salah sangka, anak muda. Sebelum aku menjelaskan semuanya padamu, bisakah aku melihat Zhu Que Yin (Cap Burung Merah)?”
Zhao Hai mengangguk. Tangannya membalik, Zhu Que Yin (Cap Burung Merah) sudah muncul di tangannya. Xuan Wu melirik Zhu Que Yin (Cap Burung Merah), mengangguk, “Ini Zhu Que Yin (Cap Burung Merah) tidak salah. Tapi cara penggunaannya bermasalah. Sudahlah, tidak usah bahas ini. Anak muda, simpan dia. Di ruang ini, dia tidak bisa berada di luar terlalu lama.” Zhao Hai mengangguk, menyimpan Zhu Que Yin (Cap Burung Merah), karena dia juga merasakan, di ruang ini, begitu Zhu Que Yin (Cap Burung Merah) dikeluarkan, ada perasaan sangat tidak nyaman.
Melihat Zhao Hai menyimpan Zhu Que Yin (Cap Burung Merah), Xuan Wu baru angkat bicara, “Anak muda, kau tidak perlu takut. Sebenarnya dulu Zhu Que Yin (Cap Burung Merah) dan Xuan Wu Yin (Cap Kura-kura Hitam), masing-masing dikuasai oleh Huo Shen (Dewa Api) dan Shui Shen (Dewa Air) dari Si Fang Shang Shen (Dewa Agung Empat Penjuru). Dan Si Fang Shang Shen (Dewa Agung Empat Penjuru) sendiri adalah sahabat baik. Tidak ada konflik sedikit pun di antara mereka. Jadi kau tidak perlu khawatir soal masalah bermusuhan.”
Zhao Hai mengangguk, lalu tidak mengerti menatap Xuan Wu, “Jika benar seperti yang kau katakan, seharusnya Si Fang Shang Shen (Dewa Agung Empat Penjuru) adalah eksistensi yang sangat tangguh. Tapi mengapa Zhu Que Yin (Cap Burung Merah) bisa jatuh ke dunia bawah? Saat aku menemukan Zhu Que Yin (Cap Burung Merah), Huo Shen Cheng (Kota Dewa Api) di dalamnya bahkan dirusak, sampai karakter ‘Huo’ (Api) Dewa Api dihilangkan. Orang macam apa yang memiliki kemampuan sebesar itu, bahkan bisa merusak Zhu Que Yin (Cap Burung Merah)?”
Xuan Wu menatap Zhao Hai, menghela nafas pelan, “Anak muda, aku sangat ingin memberitahumu hal ini. Tapi maaf sekali, hal-hal ini juga tidak aku ketahui. Shen Hun (Jiwa/Arwah)ku sekarang juga tidak utuh. Ingatanku banyak yang hilang. Sekarang di Shen Hun (Jiwa/Arwah)ku, hanya tersisa cara pengoperasian Xuan Wu Yin (Cap Kura-kura Hitam) dan Shui Jing Cheng (Kota Kristal). Yang lainnya sudah tidak ada. Tapi aku punya firasat, asalkan kau bisa mewarisi Dao Tong (Jalan Warisan) Si Fang Shang Shen (Dewa Agung Empat Penjuru), cepat atau lambat, kau akan tahu apa yang terjadi. Anak muda, aku di sini memohon satu hal padamu. Jika kau bisa menemukan dua Yin (Cap) lainnya dari Si Fang Shang Yin (Empat Cap Dewa Agung), tolong satukan dua Yin (Cap) itu dengan Zhu Que Yin (Cap Burung Merah) dan Xuan Wu Yin (Cap Kura-kura Hitam). Jika kau bisa menemukan Zhong Huang Qi Lin Yin (Cap Kylin Kaisar Tengah), usahakan juga kumpulkan Zhong Huang Qi Lin Yin (Cap Kylin Kaisar Tengah). Hanya dengan mengumpulkan Wu Fang Shang Yin (Lima Cap Dewa Agung), manfaatnya sangat besar bagimu. Sebesar apa, aku tidak tahu. Karena dulu tidak ada seorang pun yang bisa mengumpulkan Wu Fang Shang Yin (Lima Cap Dewa Agung) dalam satu tangan. Anak muda, Shen Hun (Jiwa/Arwah)ku akan lenyap. Kuharap kau bisa menggunakan Wu Fang Shang Yin (Lima Cap Dewa Agung) dengan baik. Cara pengoperasian Zhu Que Yin (Cap Burung Merah) dan Xuan Wu Yin (Cap Kura-kura Hitam) tidak jauh berbeda. Asalkan kau mendapatkan cara pengoperasian Xuan Wu Yin (Cap Kura-kura Hitam), percayalah kau bisa memahami cara pengoperasian Zhu Que Yin (Cap Burung Merah). Sekarang anak muda, bukalah Xin Shen (Hati dan Pikiran)mu. Aku akan menurunkan cara pengoperasian Xuan Wu Yin (Cap Kura-kura Hitam) padamu.”
Zhao Hai mengangguk, membuka Xin Shen (Hati dan Pikiran)nya. Alasan dia begitu berani, karena dia tidak merasakan sedikit pun permusuhan dari tubuh Xuan Wu. Zhao Hai percaya pada perasaannya. Dia yakin Xuan Wu tidak akan menyakitinya. Jadi dia begitu berani membuka Xin Shen (Hati dan Pikiran).
Benar saja, saat Zhao Hai baru saja membuka Xin Shen (Hati dan Pikiran), tubuh Xuan Wu bergerak, langsung menuju Zhao Hai. Saat menuju Zhao Hai, bentuk tubuhnya dengan cepat mengecil. Saat sampai di depan Zhao Hai, hanya sebesar telapak tangan. Lalu Xuan Wu perlahan menyatu ke dalam kepala Zhao Hai.
Dan Zhao Hai merasakan kekuatan mental (Jing Shen Li) yang sejuk perlahan meresap ke dalam otaknya. Kekuatan mental ini tidak hanya membuatnya tidak merasa tidak nyaman sama sekali, malah meningkatkan Jing Shen Li (Kekuatan Spiritual)nya. Bersamaan, dari kekuatan mental itu juga datang informasi dalam jumlah besar. Untungnya Zhao Hai sama sekali tidak asing dengan cara menerima informasi seperti ini. Jadi dia tidak panik sedikit pun. Hanya dengan hati-hati menerima informasi itu, sambil merapikan informasi itu.
Tidak tahu berapa lama kemudian, Zhao Hai akhirnya selesai menerima semua informasi. Dia tidak buru-buru langsung merenungkan informasi itu, karena isi informasi itu meskipun hanya beberapa cara pengoperasian Shui Jing Cheng (Kota Kristal), tapi Zhao Hai merasakan sedikit hal lain darinya. Dia harus menunggu pulang baru merenungkannya dengan baik.
Dengan satu pikiran, Zhao Hai menarik pikirannya dari Xuan Wu Yin (Cap Kura-kura Hitam). Bersamaan, tubuhnya juga muncul di atas meja buku Shui Jing Gong (Istana Kristal). Melihat Xuan Wu Yin (Cap Kura-kura Hitam) di depannya, Zhao Hai menghela nafas panjang, mengambil Xuan Wu Yin (Cap Kura-kura Hitam). Lalu dengan satu pikiran, Shui Jing Cheng (Kota Kristal) langsung diterima ke dalam Xuan Wu Yin (Cap Kura-kura Hitam). Setelah memasukkan Xuan Wu Yin (Cap Kura-kura Hitam) ke dalam ruang, Zhao Hai bersiap kembali.
Zhao Hai melihat sekeliling air danau, Zhao Hai tersenyum tipis. Dia yakin tidak butuh waktu lama, situasi di Yu Yue Hu (Danau Yu Yue) akan kembali normal. Bagaimanapun situasi khusus di Yu Yue Hu (Danau Yu Yue) ini, semuanya disebabkan oleh Shui Jing Cheng (Kota Kristal). Sekarang dia telah mengambil Shui Jing Cheng (Kota Kristal), Yu Yue Hu (Danau Yu Yue) di sini secara alami akan normal.
Situasi di Yu Yue Hu (Danau Yu Yue) ini, berbeda dengan di Lie Huo Gu (Lembah Api Berkobar). Di bawah tanah Lie Huo Gu (Lembah Api Berkobar) sana sudah terbentuk Di Huo Zhi Xin (Inti Api Bumi). Meskipun Zhao Hai mengambil Zhu Que Yin (Cap Burung Merah), Lie Huo Gu (Lembah Api Berkobar) sana tetap bisa mempertahankan keadaan api bumi menyala. Sedangkan di Yu Yue Hu (Danau Yu Yue) sini tidak ada gelembung lain, jadi Yu Yue Hu (Danau Yu Yue) pasti perlahan akan kembali normal.
Melihat sekeliling sepertinya tidak ada perubahan, Zhao Hai baru mengaktifkan Sui Shen Chuan Song Zhen (Formasi Teleportasi Pribadi), langsung kembali ke Heng Dao Cheng (Kota Pedang Melintang). Begitu tiba di Heng Dao Cheng (Kota Pedang Melintang), dia segera merasakan di alat komunikasinya ada gelombang. Zhao Hai mengeluarkan alat komunikasi, menerimanya, ternyata Zhang Feng.
Zhang Feng sekarang dengan wajah cemas menatap Zhao Hai, “Xiao Hai, bagaimana keadaanmu? Kamu di mana?”
Zhao Hai melihat penampilan Zhang Feng, tersenyum tipis, “Da Shi Xiong (Kakak Senior Terbesar), aku tidak apa-apa. Aku sekarang di Heng Dao Cheng (Kota Pedang Melintang), baru saja kembali.”
Zhang Feng begitu mendengar Zhao Hai kembali, baru lega. Semalam setelah berbicara dengan Zhao Hai, dia sudah agak tidak tenang. Hari ini begitu fajar, Zhang Feng datang ke Shang Shan Cheng (Kota Kebaikan Tertinggi), mencari orang untuk menanyakan tentang misi Jiu Xin Lian Zi (Biji Teratai Sembilan Hati) dan situasi di Yu Yue Hu (Danau Yu Yue). Begitu mendengar orang mengatakan situasi berbahaya di Yu Yue Hu (Danau Yu Yue), Zhang Feng langsung panik. Dia benar-benar takut Zhao Hai kenapa-kenapa. Sekarang melihat Zhao Hai selamat, kembali dengan selamat, dia secara alami lega.
Zhang Feng melihat Zhao Hai selamat, baru menghela nafas panjang, “Bagaimana? Misi selesai?”
Zhao Hai tersenyum, “Selesai. Dan kali ini hasilnya lumayan. Aku mau Bi Guan (Kultivasi dalam Pengasingan) sebentar.”
Begitu mendengar Zhao Hai mau Bi Guan (Kultivasi dalam Pengasingan), Zhang Feng bukannya marah sedikit pun, malah sangat senang berkata, “Baik, kalau begitu kembalilah untuk Bi Guan (Kultivasi dalam Pengasingan). Urusan lain tidak perlu kau urus.”
Zhao Hai tersenyum, “Sudahlah, aku tidak kembali untuk Bi Guan (Kultivasi dalam Pengasingan). Aku cari tempat di Heng Dao Cheng (Kota Pedang Melintang) ini untuk Bi Guan (Kultivasi dalam Pengasingan) saja. Di sini aman, kalian juga bisa ke Heng Dao Cheng (Kota Pedang Melintang) untuk jalan-jalan. Lingkungan di sini juga lumayan.”
Zhang Feng juga tidak keberatan, mengangguk, “Baik, kalau begitu kau Bi Guan (Kultivasi dalam Pengasingan) di Heng Dao Cheng (Kota Pedang Melintang) sana. Urusan lain tidak perlu kau urus.” Zhao Hai mengangguk, mematikan alat komunikasi. Setelah itu, dia pergi ke tempat penerimaan misi di Heng Dao Cheng (Kota Pedang Melintang), menyerahkan misi Jiu Xin Lian Zi (Biji Teratai Sembilan Hati). Mendapatkan komentar ‘sangat baik’ (jue jia) dan Yin Xiang Fen (Nilai Kesan) sebanyak lima puluh poin, ditambah beberapa botol Dan Yao (Obat Pil). Setelah itu, dia baru keluar dari Zong Men (Sekte) itu, bersiap mencari rumah di Heng Dao Cheng (Kota Pedang Melintang) untuk Bi Guan (Kultivasi dalam Pengasingan).
Semua rumah di Heng Dao Cheng (Kota Pedang Melintang) adalah milik Ba Dao Men (Sekte Pedang Mendominasi). Ingin mencari rumah di Heng Dao Cheng (Kota Pedang Melintang), harus pergi ke cabang Ba Dao Men (Sekte Pedang Mendominasi). Zhao Hai tentu tidak terkecuali. Dia langsung pergi ke cabang Ba Dao Men (Sekte Pedang Mendominasi).
Cabang Ba Dao Men (Sekte Pedang Mendominasi) adalah yang terbesar di Heng Dao Cheng (Kota Pedang Melintang), juga bangunan tertinggi di Heng Dao Cheng (Kota Pedang Melintang). Seluruh bangunan menjulang setinggi sepuluh lantai, setiap lantai tingginya sekitar sepuluh meter, seluruh bangunan setinggi seratus meter.
Dan yang paling membuat orang merasa istimewa adalah, gaya arsitektur cabang Ba Dao Men (Sekte Pedang Mendominasi) ini. Bangunan ini, kelihatannya seperti pisau besar berdiri di sana, sangat mencolok.
Tentu saja, bangunan ini hanya bagian dari cabang Ba Dao Men (Sekte Pedang Mendominasi). Bangunan ini hanya digunakan untuk menerima misi, atau tempat kerja dan istirahat bagi beberapa pekerja. Orang yang benar-benar punya status, tidak akan tinggal di bangunan ini. Orang yang benar-benar punya status, tinggal di halaman belakang Ba Dao Men (Sekte Pedang Mendominasi). Di sanalah inti cabang Ba Dao Men (Sekte Pedang Mendominasi).
Zhao Hai berdiri di luar cabang Ba Dao Men (Sekte Pedang Mendominasi), melihat bangunan yang penuh dengan aura dominan ini, tidak bisa menahan tersenyum. Ba Dao Men (Sekte Pedang Mendominasi), sungguh Zong Men (Sekte) seperti namanya, angkuh dan luar biasa. Tapi keangkuhan ini tidak membuat orang benci.
Zhao Hai melangkah masuk ke lantai satu Ba Dao Men (Sekte Pedang Mendominasi). Di sini juga ada tiga konter besar: konter penerimaan misi, konter penyerahan misi, konter transaksi. Hanya saja ketiga konter ini jauh lebih besar dari konter cabang Zong Men (Sekte) lain.
Dan orang di cabang Ba Dao Men (Sekte Pedang Mendominasi) juga banyak. Yang menerima misi banyak, yang menyerahkan misi juga banyak, bahkan yang bertransaksi pun jauh lebih banyak dari cabang Zong Men (Sekte) lain.
Zhao Hai melirik, perlahan berjalan menuju konter transaksi. Di konter transaksi sudah mengantri panjang. Zhao Hai melihat, setidaknya ada dua puluh orang mengantri menunggu transaksi.
Zhao Hai tidak ikut antri, malah berjalan ke konter transaksi. Ini menarik tatapan marah dari Xiuzhe (Kultivator) yang sedang antri. Jika bukan karena di dalam cabang Ba Dao Men (Sekte Pedang Mendominasi), mungkin sudah ada yang mulai memaki Zhao Hai.
Zhao Hai tidak mempedulikan tatapan orang-orang itu. Dia tersenyum kepada salah satu dari beberapa Xiuzhe wanita Ba Dao Men (Sekte Pedang Mendominasi) di belakang konter, “Halo, aku ingin mencari sebuah rumah di Heng Dao Cheng (Kota Pedang Melintang) untuk ditinggali. Boleh tanya ke mana harus mengurus prosedurnya?”
Saat Zhao Hai mengucapkan kata-kata ini, ruang tugas yang luas tiba-tiba menjadi hening. Semua orang yang datang ke ruang tugas untuk menyerahkan misi, tertegun menatapnya. Bahkan beberapa Xiuzhe wanita Ba Dao Men (Sekte Pedang Mendominasi) di belakang konter juga tertegun menatapnya, sepertinya tidak mengerti kata-katanya.
==
Zhao Hai melihat sikap xiuzhe (kultivator) wanita itu, ia tidak keberatan. Ia tahu bahwa di Yue Long jie (Dunia Yue Long) ini, orang yang mencari rumah di dalam kota sangatlah jarang. Jadi, keterkejutan lawannya itu wajar.
Butuh waktu cukup lama bagi xiuzhe (kultivator) wanita itu untuk bereaksi. Ia melirik Zhao Hai, lalu buru-buru berkata, “Xian Sheng (Tuan) mencari rumah? Silakan naik ke lantai dua. Di lantai dua khusus menangani penyewaan rumah di dalam kota.”
Zhao Hai mengangguk, mengucapkan terima kasih, lalu berbalik menuju tangga di samping dan langsung naik ke lantai dua. Sementara itu, di aula lantai satu, suasana menjadi gempar. Xiuzhe (kultivator)-xiuzhe (kultivator) itu tidak menyangka Zhao Hai akan mencari rumah di dalam kota. Mereka terlalu paham apa artinya menyewa rumah di dalam kota. Itu tidak hanya berarti keamanan mutlak, tapi juga berarti orang yang mencari rumah tersebut memiliki kekayaan yang tidak sedikit.
Orang dari xia jie (dunia bawah) yang sampai di Yue Long jie (Dunia Yue Long), sangat jarang yang rela mengeluarkan uang untuk menyewa rumah di dalam kota. Itu sama saja dengan membakar uang. Tinggal sehari seratus kuai jing shi (batu kristal), sepuluh hari habis satu yu jing (giok esensi). Padahal satu yu jing (giok esensi) di Yue Long jie (Dunia Yue Long) ini daya belinya tidak lemah. Orang xia jie (dunia bawah) jarang ada yang rela mengeluarkan uang sebanyak itu.
Justru karena itulah, begitu mendengar Zhao Hai akan menyewa rumah, mereka begitu terkejut. Zhao Hai berani menyewa rumah, itu menunjukkan ia tidak kekurangan uang. Di Yue Long jie (Dunia Yue Long) ini, orang yang tidak kekurangan uang tidak banyak.
Zhao Hai sampai di lantai dua. Di lantai dua, jumlah orang jauh lebih sedikit, jelas jarang orang datang. Di dalam ada sebuah konter, tapi di belakang konter hanya duduk dua xiuzhe (kultivator) yang sudah tidak muda lagi, dengan ekspresi setengah mengantuk.
Mendengar langkah kaki, kedua xiuzhe (kultivator) tua itu baru membuka mata, menoleh memandang Zhao Hai. Begitu melihat mata mereka, Zhao Hai tertegun, langkah kakinya sedikit terhenti.
Meskipun kedua xiuzhe (kultivator) ini sudah tidak muda, mata mereka tampak agak keruh, tapi Zhao Hai merasakan sedikit sha qi (energi pembunuh) dari mata mereka. Meskipun aura kekuatan mereka tampak tidak terlalu kuat, tapi Zhao Hai bisa memastikan, kekuatan kedua orang tua ini, mungkin lebih kuat dari Lin Ling. Tampaknya Ba Dao Men (Sekte Pisau Dominan) sangat mementingkan Yue Long jie (Dunia Yue Long) ini, sampai-sampai mengirim dua orang seperti ini untuk berjaga di sini.
Zhao Hai hanya berhenti sejenak, lalu melanjutkan langkah. Dari mata kedua orang tua yang keruh itu, tanpa sadar terlintas seberkas cahaya tajam.
Zhao Hai berjalan mendekati konter, berkata kepada kedua orang tua itu, “Selamat siang, Qian Bei (Senior). Saya ingin menyewa sebuah rumah di Heng Dao Cheng (Kota Hengdao), bolehkah?”
Salah satu dari dua orang tua itu melirik Zhao Hai, mengangguk, “Tentu saja boleh. Tidak tahu Xiao Ge (Abang Muda) ingin menyewa rumah seperti apa?”
Zhao Hai buru-buru berkata, “Saya tidak pantas dipanggil Xiao Ge (Abang Muda) oleh Qian Bei (Senior). Panggil saja saya Zhao Hai. Saya saat mengerjakan tugas kemarin, tiba-tiba mendapat pemahaman, berencana menyewa rumah yang agak tenang. Apa Qian Bei (Senior) punya rekomendasi?”
Mendengar Zhao Hai berkata demikian, kedua orang tua itu terkekeh. Salah satunya berkata, “Kalau begitu, selamat ya. Rumah tenang ada banyak. Tapi rumah-rumah ini juga terbagi dalam beberapa tingkatan. Yang paling sederhana hanya agak tenang, tempatnya kecil, ling qi (energi spiritual)-nya juga termasuk yang lemah di kota. Sewanya sangat murah, satu yu jing (giok esensi) bisa sewa satu bulan. Yang sedikit lebih bagus, ling qi (energi spiritual)-nya lebih kental, tempatnya juga lebih besar, sewanya dua yu jing (giok esensi) sebulan. Yang lebih bagus lagi adalah lokasi yang cukup baik di kota, ling qi (energi spiritual) kental, tempatnya besar, dan dekorasinya cukup bagus, tinggal di dalamnya sangat nyaman. Tempat seperti ini, sewanya tiga yu jing (giok esensi) sebulan, itu harga normal. Tentu, kami juga punya rumah kelas tertinggi. Selain ling qi (energi spiritual) kental, dekorasi sangat mewah, dan pasti tidak akan ada yang mengganggumu. Jika kau mau menyewa, aku bisa kasih harga sedikit murah, cukup enam yu jing (giok esensi) sebulan. Bayar uang sewa satu bulan dulu. Kau mau rumah yang mana?”
Zhao Hai tersenyum tipis, “Kalau begitu saya ambil yang kelas tertinggi. Sewa satu bulan dulu.” Selesai bicara, tangannya membalik, mengeluarkan enam yu jing (giok esensi) dan menyerahkannya pada orang tua itu.
Orang tua itu melirik Zhao Hai, menerima yu jing (giok esensi), tersenyum tipis, “Tidak kelihatan, ternyata kau orang kaya.” Sambil bicara, ia menyimpan yu jing (giok esensi), lalu mengeluarkan sebuah yu pai (lempeng giok) dan memberikannya pada Zhao Hai, “Bawa yu pai (lempeng giok) ini ke lantai bawah, nanti akan ada yang mengantarmu ke rumahmu. Rumah itu untuk satu bulan ke depan menjadi milikmu. Kau boleh mengajak berapa pun orang tinggal di sana. Tapi jika kau mau gunakan rumah itu untuk berbisnis, harus lapor dulu ke sini. Pergilah.” Zhao Hai mengiyakan, menerima yu pai (lempeng giok), lalu berbalik pergi.
Melihat Zhao Hai turun ke lantai bawah, salah satu orang tua berkata pada lawan bicaranya, “Shi Xiong (Kakak Senior), bocah ini kelihatannya lumayan. Apa dia Zhao Hai yang disebut Lin Ling itu? Bocah kecil yang cerdik. Mata Lin Ling lumayan juga.”
Orang tua yang lain tersenyum, “Ya, bocah ini saat kita memandangnya, dia langsung waspada. Ini tidak mudah. Kita berdua sudah lama tidak turun tangan, sha qi (energi pembunuh) di tubuh kita benar-benar tersembunyi. Bocah kecil itu masih bisa merasakannya. Luar biasa.”
Orang tua yang pertama bicara mengangguk, “Bocah ini meskipun di tubuhnya tidak terlihat sedikit pun sha qi (energi pembunuh), tapi hanya dari kepekaannya terhadap sha qi (energi pembunuh) ini saja sudah tahu, yang mati di tangannya pasti tidak sedikit. Aku dengar dari Lin Ling, bocah ini di xia jie (dunia bawah) dulu adalah pemimpin pasukan yang mengomandoi beberapa juta orang. Jika dia benar-benar datang ke Ba Dao Men (Sekte Pisau Dominan) kita, itu juga hal baik bagi kita.”
Orang tua itu mengangguk, berkata dengan suara berat, “Di Yue Long jie (Dunia Yue Long) ini sering kali lebih bisa melahirkan talenta. Karena orang yang dipilih dari sini, semuanya sudah melalui tempaan ribuan kali. Masih sedikit lebih kuat dibanding bocah-bocah yang kita didik sendiri di zong men (sekte). Bocah-bocah yang kita didik sendiri, sifat membunuhnya kurang. Main pedang tapi tidak punya niat membunuh, mau main apa? Urusan ini nanti harus aku bicarakan dengan Zong Zhu (Kepala Sekte).”
Orang tua yang lain juga mengangguk. Mereka berdua tidak bicara lagi, tak lama kemudian setengah memejamkan mata, kembali dengan ekspresi setengah mengantuk.
Zhao Hai turun dari lantai atas, menghela napas panjang. Sejujurnya, meskipun tahu kedua orang tua itu tidak akan berbuat apa-apa padanya, Zhao Hai tetap merasa dag-dig-dug. Mau bagaimana lagi, tekanan yang diberikan kedua orang tua itu terlalu besar.
Saat Zhao Hai sampai di lantai bawah, sudah ada seorang xiuzhe (kultivator) yang menunggu di sana. Itu adalah seorang xiuzhe (kultivator) muda, kelihatannya belum sampai dua puluh tahun, di bibir atasnya masih ada bulu-bulu halus, wajahnya masih polos. Tapi kekuatan orang ini sama sekali tidak lemah, juga sudah mencapai Chang sheng qi (Periode Keabadian).
Begitu xiuzhe (kultivator) muda ini melihat Zhao Hai turun, ia buru-buru menyambut, menunduk memberi hormat pada Zhao Hai, “Xian Sheng (Tuan) sudah menyewa rumah? Tolong perlihatkan yu pai (lempeng giok)-nya.”
Zhao Hai mengangguk, mengeluarkan yu pai (lempeng giok) dan memperlihatkannya pada pemuda itu. Pemuda itu melihat yu pai (lempeng giok), lalu berkata, “Xian Sheng (Tuan) silakan ikut saya.” Selesai bicara, ia memandu Zhao Hai keluar dari aula, berjalan ke samping.
Sementara itu, pandangan xiuzhe (kultivator)-xiuzhe (kultivator) di aula itu semuanya tertuju pada Zhao Hai. Banyak dari mereka hanya pernah mendengar ada orang yang menyewa rumah di dalam kota, belum pernah melihatnya. Sekarang melihat benar-benar ada yang menyewa rumah, mereka tentu sangat penasaran. Bahkan tidak sedikit xiuzhe (kultivator) yang melihat Zhao Hai keluar aula, ikut keluar, ingin melihat rumah mana yang disewa Zhao Hai.
Saat itulah, di aula belakang fen tang (kantor cabang) Ba Dao Men (Sekte Pisau Dominan), Lin Ling dan Xiang Ying sedang duduk di sana. Di hadapan mereka berdiri seorang xiuzhe (kultivator) Ba Dao Men (Sekte Pisau Dominan). Lin Ling memandang xiuzhe (kultivator) itu, “Kau bilang Zhao Hai menyewa rumah di tempat kita? Dan yang terbaik?”
Xiuzhe (kultivator) itu mengangguk, “Ya, Zhao Hai memang menyewa rumah kelas tertinggi. Diurus langsung oleh Yin Yang Zhang Lao (Tetua Yin Yang).”
Lin Ling mengangguk, “Adakah pesan dari Yin Yang Er Wei Zhang Lao (Kedua Tetua Yin Yang)?”
Orang itu menggeleng, “Kedua Zhang Lao (Tetua) tidak berkata apa-apa. Tapi mereka minta saya sampaikan pesan pada senior Lin Ling, katanya mata senior Lin Ling bagus, Zhao Hai ini adalah seorang talenta.”
Mendengar itu, Lin Ling senang. Ia menoleh ke Xiang Ying, “Xiang Shi Di (Adik Sepupu Xiang), bagaimana? Kakak kali ini tidak salah lihat, kan? Hehe.”
Xiang Ying tersenyum, “Mata senior Lin Ling di Ba Dao Men (Sekte Pisau Dominan) kita terkenal. Zhao Hai ini bisa mendapat pujian dari Yin Yang Zhang Lao (Tetua Yin Yang), cukup membuktikan ketajaman mata senior. Senior, bagaimana kalau segera kita tarik dia masuk Ba Dao Men (Sekte Pisau Dominan)?”
Lin Ling berpikir, lalu berkata dengan suara berat, “Tunggu dulu. Dia baru saja datang ke Yue Long jie (Dunia Yue Long) tidak lama, mungkin bahkan belum sepenuhnya beradaptasi dengan kehidupan di Yue Long jie (Dunia Yue Long) sini. Sekarang memasukkannya ke Zhen Ling jie (Dunia Roh Sejati), belum tentu hal baik. Tunggu dia beradaptasi dulu.”
Xiang Ying berpikir, lalu mengangguk, “Baik, ikut saran senior. Tapi untuk talenta seperti ini, kita harus awasi ketat.”
Lin Ling tersenyum tipis, “Tenang, dia tidak akan lari. Apalagi setelah dipuji Yin Yang Zhang Lao (Tetua Yin Yang), aku harus lebih memperhatikan bocah ini. Bahkan Hu Wang (Raja Harimau) dan Xiang Que (Kekurangan Gajah) itu, aku harus cari waktu untuk memperingatkan mereka. Kekuatan Xiao Hai ternyata di luar dugaanku. Kita harus lebih hati-hati.”
Xiang Ying tersenyum, “Benar, senior. Menurutku dua hari ini kita keluar saja. Kebetulan Zhao Hai mau bi guan (kultivasi tertutup). Sebelum dia keluar dari bi guan (kultivasi tertutup), urusan ini kita selesaikan, dia bisa berkurang satu bahaya. Bagaimana?”
Lin Ling mengangguk, “Baik. Tapi menurutku urusan ini tetap harus kita beri tahu kepada kedua Zhang Lao (Tetua). Meskipun mereka di sini untuk xiu xin (kultivasi batin), tapi kalau tidak memberitahu mereka, sepertinya tidak baik.” Xiang Ying mengangguk. Mereka berdua berdiri dan berjalan keluar.
Zhao Hai, di bawah bimbingan xiuzhe (kultivator) muda Ba Dao Men (Sekte Pisau Dominan) itu, sampai di sebuah kawasan perumahan di samping fen tang (kantor cabang) Ba Dao Men (Sekte Pisau Dominan). Kawasan perumahan ini semuanya rumah dengan halaman sendiri. Dan Zhao Hai tahu, karena dekat dengan fen tang (kantor cabang) Ba Dao Men (Sekte Pisau Dominan), kawasan ini ditetapkan Ba Dao Men (Sekte Pisau Dominan) sebagai daerah terlarang. Tidak hanya dilarang bertarung di sana, bahkan jika tidak ada urusan, dilarang berjalan-jalan ke sana.
Xiuzhe (kultivator) muda itu membawa Zhao Hai ke sebuah halaman kecil di luar fen tang (kantor cabang). Halaman ini tidak terlalu besar, tapi juga tidak kecil, sekitar seribu meter persegi. Di luar ada tembok pembatas, di dalam hanya ada satu baris rumah, sekitar tiga ruangan.
Xiuzhe (kultivator) muda itu mengantar Zhao Hai ke luar halaman kecil, lalu berkata, “Xian Sheng (Tuan), ini rumah yang Xian Sheng (Tuan) sewa. Silakan gantungkan yu pai (lempeng giok) langsung di pintu halaman. Yu pai (lempeng giok) ini juga merupakan fa qi (alat magis) pertahanan, bisa memberi peringatan dini, juga bisa mencegah halaman Xian Sheng (Tuan) diganggu orang tanpa sebab. Jika Xian Sheng (Tuan) mau keluar, saat keluar simpan yu pai (lempeng giok) itu, setelah kembali gantung lagi. Jika Xian Sheng (Tuan) satu bulan tidak keluar dari bi guan (kultivasi tertutup), juga tidak apa-apa. Yu pai (lempeng giok) akan menghitung waktu otomatis. Kami tidak akan mengganggu. Nanti kami akan menagih biaya tambahan sesuai waktu di yu pai (lempeng giok). Silakan masuk.”
Zhao Hai mengucapkan terima kasih padanya, lalu berbalik masuk ke halaman kecil. Ia menggantungkan yu pai (lempeng giok) di pintu, baru menutup pintu halaman.
==
Zhao Hai memasuki halaman kecil itu, melirik sekeliling. Di halaman kecil ini tidak banyak barang, tapi kelebihannya di tempat yang tenang. Zhao Hai tidak keberatan, lalu berjalan menuju beberapa rumah sederhana itu untuk melihat-lihat. Dekorasi di dalam beberapa rumah itu ternyata cukup bagus, perlengkapan di dalamnya lengkap, meja, kursi, tempat tidur, lemari semuanya sangat memadai, dan bahkan sengaja disediakan satu ruang meditasi (jing shi).
Setelah melihat beberapa rumah itu, Zhao Hai cukup puas. Selanjutnya dia mengeluarkan alat komunikasinya (tong xin qi) dan menghubungi Zhang Feng. Zhang Feng segera menerima panggilan itu. Melihat penampilan Zhang Feng yang sepertinya sedang mengerjakan misi, Zhao Hai tanpa sadar tersenyum dan berkata, “Dashi xiong (Kakak Senior), kalian sedang mengerjakan misi?”
Zhang Feng mengangguk dan berkata, “Iya, sedang mengerjakan misi. Bagaimana keadaanmu di sana? Sudah beres?”
Zhao Hai mengangguk dan berkata, “Sudah beres. Di Heng Dao Cheng (Kota Heng Dao) ini saya menyewa sebuah halaman kecil, nomor tiga puluh empat. Kalau kalian datang, bisa ke sini mencariku. Aku akan bertapa (biguan) di sini.”
Zhang Feng mengangguk dan berkata, “Tenang saja. Di perkemahan tidak ada masalah. Kau tenang bertapa (biguan) saja.”
Zhao Hai mengangguk, lalu berkata dengan suara berat, “Hati-hati kalau keluar kota mengerjakan misi. Waktu lalu aku berselisih dengan dua yao xiu (Kultivator Iblis) itu. Hati-hati mereka cari masalah kalian.”
Zhang Feng mengiyakan, “Tenang, kami akan hati-hati.” Zhao Hai baru mematikan alat komunikasi, lalu masuk ke ruang meditasi (jing shi) dan duduk bersila.
Alasan Zhao Hai memilih bertapa (biguan) di Heng Dao Cheng (Kota Heng Dao) ini, bukannya kembali ke perkemahan Xiuzhen jie (Dunia Kultivasi) untuk bertapa, bukan karena lingqi (Energi Spiritual) di perkemahan tidak mencukupi, tapi karena khawatir kali ini bertapa (biguan) akan mengganggu Hu Wang (Raja Harimau) dan Xiang Que.
Zhao Hai berpikir begitu karena kali ini dia bertapa (biguan) untuk merenungkan (canwu) Xuan Wu Yin (Segel Xuan Wu) dan Zhu Que Yin (Segel Zhu Que). Zhao Hai selama ini merasa saat menggunakan Zhu Que Yin (Segel Zhu Que), tidak bisa sepenuhnya mengeluarkan fungsinya. Sekarang setelah mendapatkan Xuan Wu Yin (Segel Xuan Wu) dan bertemu Xuan Wu, Zhao Hai baru mengerti, bahwa sebelumnya dia sama sekali belum menemukan cara penggunaan Zhu Que Yin (Segel Zhu Que) yang benar, tentu saja tidak bisa mengeluarkan seluruh kekuatan Zhu Que Yin (Segel Zhu Que).
Dan Zhao Hai juga merasa, Zhu Que Yin (Segel Zhu Que) dan Xuan Wu Yin (Segel Xuan Wu) ini pasti tidak biasa. Jika direnungkan (canwu) dengan baik, pasti akan memberi manfaat tak terduga baginya. Karena punya pemikiran seperti inilah, Zhao Hai berniat bertapa (biguan).
Perenungan (canwu) seperti ini, jika berhasil, pasti dampaknya tidak kecil. Jika membuat keributan sebesar ini di perkemahan sendiri, bisa-bisa perkemahan yang baik itu akan ditemukan oleh yao shou (Binatang Ajaib), itu akan berakhir. Makanya Zhao Hai menyewa halaman kecil di Heng Dao Cheng (Kota Heng Dao) ini.
Duduk bersila di ruang meditasi (jing shi), Zhao Hai mengeluarkan Xuan Wu Yin (Segel Xuan Wu), kedua tangan menopangnya dan meletakkannya di atas pahanya. Perlahan dia memejamkan mata, mengingat kembali cara pengendalian dan penggunaan Xuan Wu Yin (Segel Xuan Wu), sambil perlahan menggunakan kekuatan jiwanya (jingshen li) untuk berkomunikasi dengan Xuan Wu Yin (Segel Xuan Wu), melatihnya (lianhua), berusaha agar bisa sepenuhnya mengendalikan Xuan Wu Yin (Segel Xuan Wu).
Ini tidak mudah. Fa bao (Alat Berharga) seperti Xuan Wu Yin (Segel Xuan Wu) ini, di dalamnya mengandung banyak sekali阵法 (zhen fa). Jika tidak memahami阵法 (zhen fa) ini, tidak akan bisa mengeluarkan seluruh kekuatan Xuan Wu Yin (Segel Xuan Wu). Zhao Hai ingin sepenuhnya mengendalikan Xuan Wu Yin (Segel Xuan Wu), dia harus memahami阵法 (zhen fa) itu, lalu menggunakan阵法 (zhen fa) itu membentuk kombinasi berbeda, membuat Xuan Wu Yin (Segel Xuan Wu) mengeluarkan fungsi yang berbeda.
Zhao Hai merenungkan (canwu) Xuan Wu Yin (Segel Xuan Wu), di Kongjian (Ruang) juga tidak diam. Semua fa zhen (Formasi) di Xuan Wu Yin (Segel Xuan Wu) sudah dikumpulkan oleh Kongjian (Ruang), sekarang sedang dianalisis. Begitu fa zhen (Formasi) ini dianalisis, maka pemahaman Zhao Hai tentang fa zhen (Formasi) akan meningkat sekali lagi, dan juga akan membawa perubahan tak terduga pada Kongjian (Ruang).
Tujuh hari berturut-turut, Zhao Hai terus merenungkan (canwu) Xuan Wu Yin (Segel Xuan Wu). Tujuh hari kemudian, Zhao Hai akhirnya menyelesaikan pelatihan (lianhua) seluruh Xuan Wu Yin (Segel Xuan Wu), dan juga kurang lebih sudah merenungkannya (canwu). Cara penggunaan Xuan Wu Yin (Segel Xuan Wu), sekarang Zhao Hai juga sudah sepenuhnya memahami. Sekarang Zhao Hai sudah bisa menggunakan Xuan Wu Yin (Segel Xuan Wu) dengan lancar.
Tapi Zhao Hai tetap merasa seperti ada yang tidak beres. Sebenarnya ada apa yang tidak beres, dia selalu tidak bisa menjelaskannya. Tapi dia selalu merasa, saat menggunakan Xuan Wu Yin (Segel Xuan Wu), dia kekurangan satu perasaan, perasaan nyaman di tangan (de xin ying shou), perasaan seperti menggerakkan jari (ru bi shi zhi). Xuan Wu Yin (Segel Xuan Wu) sekarang di tangannya, meskipun bisa melakukan perintahnya, Zhao Hai selalu merasa dia kekurangan sedikit spiritualitas (ling xing).
Spiritualitas (ling xing) ini bukan berarti器灵 (qi ling, roh alat), tapi seperti kau memegang alat yang tidak biasa kau pakai. Kau bisa menggunakannya, tapi alat itu di tanganmu, selalu terasa tidak nyaman, canggung.
Zhao Hai tentu tidak akan menggunakan fa qi (Alat Magis) seperti ini. Perlu diketahui, apakah suatu fa qi (Alat Magis) nyaman di tangan atau tidak, itu menyangkut nyawa seorang Xiuzhe (Kultivator). Meskipun Zhao Hai tidak takut akan ada bahaya maut, jika suatu fa qi (Alat Magis) belum bisa sepenuhnya dikendalikan, dia lebih baik tidak menggunakannya.
Jadi sekarang meskipun Zhao Hai sudah bisa sepenuhnya mengendalikan Xuan Wu Yin (Segel Xuan Wu), dia tidak bangun, tetap tekun merenungkan (canwu) Xuan Wu Yin (Segel Xuan Wu). Dia ingin tahu mengapa Xuan Wu Yin (Segel Xuan Wu) tidak menurut perintahnya.
Ataukah sekarang Xuan Wu Yin (Segel Xuan Wu) sudah dia latih (lianhua) sepenuhnya, tapi dia tetap merasa sangat canggung. Zhao Hai tanpa sadar sedikit mengernyit. Situasi seperti ini baru pertama kali dia alami.
Zhao Hai tanpa sadar membuka mata, memandangi Xuan Wu Yin (Segel Xuan Wu) di tangannya. Secara lahiriah, Xuan Wu Yin (Segel Xuan Wu) terlihat seperti diukir dari batu giok biru, sangat indah. Tapi Zhao Hai bisa memastikan, batu giok ini bukan batu giok mana pun yang pernah dia lihat.
Zhao Hai tidak bisa menahan berpikir, bagaimana jika dia menggunakan kemampuan berpikirnya (siwei nengli) untuk berkomunikasi dengan batu giok ini? Begitu terpikir, hatinya tiba-tiba bergetar. Dia tiba-tiba berpikir, bagaimana jika dia benar-benar menggunakan kemampuan berpikir (siwei nengli) dan yishu (Seni Lain/Ia) untuk berkomunikasi dengan Xuan Wu Yin (Segel Xuan Wu)?
Sebelumnya dia merenungkan (canwu) dan melatih (lianhua) Xuan Wu Yin (Segel Xuan Wu), yang digunakan adalah jingshen li (Kekuatan Jiwa), bukan siwei nengli (Kemampuan Berpikir). Siwei nengli (Kemampuan Berpikir) mirip dengan jingshen li (Kekuatan Jiwa), tapi tidak sama. Zhao Hai baru saja ingin melakukan komunikasi pikiran (siwei goutong) dengan Xuan Wu Yin (Segel Xuan Wu), karena kebiasaan yang terbentuk selama ini. Tapi saat dia memikirkan hal ini, tiba-tiba muncul suatu ide, yaitu dia akan menggunakan siwei goutong (Komunikasi Pikiran) dengan Xuan Wu Yin (Segel Xuan Wu), melihat apa efeknya.
Ide ini seperti sebuah benih, dengan cepat berakar dan bertunas di hatinya. Zhao Hai juga bukan orang yang menunda-nunda, begitu terpikir langsung dilakukan. Dia sekali lagi memejamkan mata, lalu menggunakan yishu (Seni Lain/Ia) tanah, membawa jingshen li (Kekuatan Jiwa)-nya merambat ke Xuan Wu Yin (Segel Xuan Wu).
Tapi segera dia mendapati, ini sama sekali tidak berhasil. Begitu yishu (Seni Lain/Ia) tanahnya menyentuh Xuan Wu Yin (Segel Xuan Wu), terasa ada penolakan kuat dari Xuan Wu Yin (Segel Xuan Wu). Jika bukan karena dia sudah sepenuhnya melatih (lianhua) Xuan Wu Yin (Segel Xuan Wu), mungkin Xuan Wu Yin (Segel Xuan Wu) sudah mulai menyerangnya.
Zhao Hai tertegun, tidak mengerti apa yang terjadi. Dia membuka mata, melirik Xuan Wu Yin (Segel Xuan Wu), tiba-tiba menepuk kepalanya sendiri, dalam hati memaki dirinya bodoh. Xuan Wu Yin (Segel Xuan Wu) adalah Segel Dewa Air (Shui Shen Zhi Yin), dia malah menggunakan yishu (Seni Lain/Ia) tanah untuk berkomunikasi. Kalau bisa berkomunikasi, itu baru aneh.
Ini juga tidak bisa disalahkan pada Zhao Hai. Sebelumnya saat Zhao Hai berkomunikasi dengan batu giok, dia selalu menggunakan yishu (Seni Lain/Ia) tanah. Dan Xuan Wu Yin (Segel Xuan Wu) juga berbentuk batu giok. Secara otomatis Zhao Hai menggunakan yishu (Seni Lain/Ia) tanah untuk berkomunikasi dengan batu giok. Hasilnya, Xuan Wu Yin (Segel Xuan Wu) adalah Segel Dewa Air (Shui Shen Zhi Yin), di dalamnya penuh dengan unsur air (shui yuan su) paling murni. Zhao Hai menggunakan yishu (Seni Lain/Ia) tanah untuk berkomunikasi dengan unsur air (shui yuan su), tidak ditolak itu aneh.
Setelah memahami ini, Zhao Hai segera beralih ke yishu (Seni Lain/Ia) air, untuk berkomunikasi dengan Xuan Wu Yin (Segel Xuan Wu). Kali ini sangat lancar, Xuan Wu Yin (Segel Xuan Wu) tidak lagi menolaknya. Tapi sama seperti sebelumnya, pikiran Zhao Hai juga tidak menyatu dengan pikiran Xuan Wu Yin (Segel Xuan Wu). Namun situasi seperti ini sudah sering Zhao Hai alami, dia tidak terburu-buru sedikit pun, sedikit demi sedikit menyesuaikan kecepatan berpikirnya (siwei sudu), dan juga menyesuaikan emosi pikirannya (siwei qingxu).
Zhao Hai tidak memperlambat kecepatan berpikirnya, karena Zhao Hai yakin, benda setinggi Xuan Wu Yin (Segel Xuan Wu) ini, kecepatan berpikirnya tidak mungkin terlalu lambat. Jadi dia berusaha mempercepat kecepatan berpikirnya. Kecepatan berpikirnya semakin cepat, semakin cepat, akhirnya lebih cepat dari saat dia berkomunikasi dengan liuyin (Perak Cair).
Akhirnya saat Zhao Hai menyesuaikan kecepatan berpikirnya menjadi seratus kali kecepatan berpikir liuyin (Perak Cair), dia baru merasakan sedikit kecepatan berpikir. Kecepatan berpikir ini lebih cepat lagi. Zhao Hai merasa sekarang kecepatan berpikirnya seperti traktor, sedangkan kecepatan berpikir yang dia rasakan itu, seperti mobil F1, kecepatannya tidak ada bandingannya.
Meskipun sekarang masih belum bisa mengimbangi kecepatan berpikir lawan, Zhao Hai tidak khawatir. Dia sedikit demi sedikit menyesuaikan kecepatan berpikirnya, akhirnya kecepatan berpikirnya semakin mendekati kecepatan berpikir itu.
Zhao Hai tidak segera menyesuaikan kecepatan berpikirnya sama dengan kecepatan berpikir Xuan Wu Yin (Segel Xuan Wu). Dia ingin merasakan emosi apa yang ada dalam kecepatan berpikir Xuan Wu Yin (Segel Xuan Wu). Hanya dengan mengetahui emosi apa yang ada dalam pikiran Xuan Wu Yin (Segel Xuan Wu), dia bisa menyesuaikan pikirannya agar lebih baik menyatu dengan pikiran Xuan Wu Yin (Segel Xuan Wu). Ini adalah pengalaman bertahun-tahunnya.
Zhao Hai selama ini telah melakukan komunikasi pikiran (siwei goutong) dengan banyak hal. Dia sangat paham, betapa besar pengaruh emosi terhadap pikiran. Jika dia tidak bisa menyesuaikan emosinya sama dengan emosi pikiran Xuan Wu Yin (Segel Xuan Wu), dia tidak akan pernah bisa benar-benar menyatu dengan pikiran Xuan Wu Yin (Segel Xuan Wu).
Zhao Hai diam-diam merasakan emosi pikiran Xuan Wu Yin (Segel Xuan Wu). Segera Zhao Hai merasakan emosi Xuan Wu Yin (Segel Xuan Wu). Bukan karena perasaan Zhao Hai begitu tajam, tapi emosi Xuan Wu Yin (Segel Xuan Wu) terlalu sederhana. Emosi Xuan Wu Yin (Segel Xuan Wu) adalah emosi yang netral dan damai (zhong zheng ping he), sama sekali tidak ada emosi lain di dalamnya. Zhao Hai bahkan jika ingin merasakan lebih, tidak bisa merasakan.
Meskipun Zhao Hai sangat terkejut, dia segera menyesuaikan emosi pikirannya, perlahan berkomunikasi dengan emosi pikiran Xuan Wu Yin (Segel Xuan Wu). Dia merasa dirinya menjadi Xuan Wu Yin (Segel Xuan Wu). Pada saat ini, dia juga tahu dari mana asal Xuan Wu Yin (Segel Xuan Wu).
Zhao Hai merasa dirinya pada awalnya adalah makhluk hidup seperti gelembung-gelembung. Mereka hidup dengan riang di suatu ruang. Di ruang itu, di mana-mana penuh dengan unsur air (shui yuan su) yang sangat murni. Mereka menjalani kehidupan yang bahagia.
Tapi tiba-tiba suatu hari, suatu kekuatan yang sangat besar menekan ke ruang itu. Satu per satu makhluk hidup menghilang. Ruang itu semakin kecil, semakin kecil. Akhirnya semua makhluk hidup seperti gelembung itu menghilang, ruang itu juga menghilang. Seluruh ruang akhirnya berubah menjadi sebuah segel (yin zhang), dipegang oleh seseorang berambut biru yang tidak jelas wajahnya.
Inilah asal usul Xuan Wu Yin (Segel Xuan Wu). Orang berambut biru itu adalah Shui Shen (Dewa Air). Setelah itu Shui Shen (Dewa Air) mulai membuat Xuan Wu Yin (Segel Xuan Wu). Dia mencari segala air di dunia, menambahkan semua air ini ke dalam Xuan Wu Yin (Segel Xuan Wu). Tidak tahu berapa lama, akhirnya jadilah Xuan Wu Yin (Segel Xuan Wu) sekarang. Lalu Shui Shen (Dewa Air) menggunakan kemampuan besarnya terus-menerus memanggil berbagai air, memampatkan air-air ini menjadi seperti kristal, membangun Kota Kristal (Shui Jing Cheng). Dan karena Xuan Wu Yin (Segel Xuan Wu) sendiri adalah hasil pemampatan suatu ruang, di dalam tubuhnya juga terbentuk ruang mandiri. Shui Shen (Dewa Air) lalu menggabungkan Kota Kristal (Shui Jing Cheng) dengan Xuan Wu Yin (Segel Xuan Wu), menghasilkan Xuan Wu Yin (Segel Xuan Wu) dan Kota Kristal (Shui Jing Cheng) sekarang.
Setelah itu adalah beberapa ingatan yang sangat terpisah-pisah. Dalam ingatan ini, Xuan Wu Yin (Segel Xuan Wu) sepertinya selalu bertempur, bertempur, terus bertempur. Lalu Xuan Wu Yin (Segel Xuan Wu) sepertinya kehilangan sebagian ingatan. Dia tidak tahu apa yang terjadi saat itu, hanya tahu akhirnya dia sampai di Yue Long Jie (Alam Yue Long) ini, menetap di sini. Dan Shui Shen (Dewa Air) juga menghilang, bahkan sisa kesadaran (shen shi) Shui Shen (Dewa Air) yang ada di dalam Xuan Wu Yin (Segel Xuan Wu) pun ikut menghilang.
Shen shi (Sisa Kesadaran) menghilang, menandakan orang ini sudah mati. Berarti sekarang Shui Shen (Dewa Air) sudah gugur (yun luo). Dan ingatan Xuan Wu Yin (Segel Xuan Wu) ini, ada dalam nalurinya. Seperti kau menggunakan pisau mengukir di pohon, di pohon akan muncul bekas ukiran. Ini bukan berarti Xuan Wu Yin (Segel Xuan Wu) bisa berevolusi sendiri menjadi yao (Iblis), itu tidak mungkin.
Setelah tahu dari mana asal Xuan Wu Yin (Segel Xuan Wu), Zhao Hai merasakan segala sesuatu tentang air. Dia merasakan air yang tak terhitung jumlahnya, lebih murni dari saat dia berkomunikasi dengan gelembung dulu. Sekarang yang dia rasakan adalah air yang paling murni.
Zhao Hai tenggelam dalam perasaan itu. Dia merasa dirinya berubah menjadi berbagai jenis air. Mereka muncul dalam wujud yang berbeda. Sifat mereka berbeda, fungsi berbeda, emosi berbeda, hal yang dilakukan juga berbeda. Tapi ada satu kesamaan, mereka semua adalah air. Baik berubah menjadi awan, atau menjadi kabut, baik berubah menjadi air, atau menjadi es, baik air laut atau air sungai, baik air beracun atau air obat, mereka semua adalah air. Hakikat air tidak akan berubah. Pada saat ini, Zhao Hai akhirnya memahami hakikat air (shui de ben zhi), sumber air (shui de ben yuan).
Tidak tahu berapa lama, Zhao Hai tersadar. Pikirannya keluar dari pikiran Xuan Wu Yin (Segel Xuan Wu). Tapi Zhao Hai bisa merasakan dengan jelas, antara Xuan Wu Yin (Segel Xuan Wu) dan dirinya telah tercipta suatu hubungan (lian xi), suatu perasaan dekat (qin jin). Zhao Hai meskipun tidak menggunakan Xuan Wu Yin (Segel Xuan Wu), dia bisa merasakan dengan jelas, sekarang Xuan Wu Yin (Segel Xuan Wu) seperti bagian dari tubuhnya. Sesuka dia menggunakan, dia bisa menggunakannya. Dulu dia hanya menghafal cara penggunaan Xuan Wu Yin (Segel Xuan Wu), tapi sekarang cara penggunaan itu sepertinya telah menjadi nalurinya. Dia setiap saat bisa menggunakan fungsi apa pun dari Xuan Wu Yin (Segel Xuan Wu).
Zhao Hai mengelus Xuan Wu Yin (Segel Xuan Wu) dengan lembut. Dia tahu sekarang dia baru bisa dianggap telah sepenuhnya melatih (lianhua) Xuan Wu Yin (Segel Xuan Wu). Bisa dibilang, tingkat pelatihan (lianhua) Xuan Wu Yin (Segel Xuan Wu) miliknya sekarang, mungkin tidak kalah dengan Shui Shen (Dewa Air), bahkan mungkin lebih tinggi dari Shui Shen (Dewa Air). Karena saat Shui Shen (Dewa Air) menggunakan Xuan Wu Yin (Segel Xuan Wu), dia hanya menganggapnya sebagai fa qi (Alat Magis). Sedangkan saat Zhao Hai berkomunikasi dengan Xuan Wu Yin (Segel Xuan Wu), dia sudah menganggapnya sebagai bagian dari tubuhnya. Sepiawai apa pun kau menggunakan pisau, pisau tetaplah pisau. Sedangkan terhadap jari tanganmu sendiri, kau pasti lebih dekat daripada terhadap pisau itu, penggunaannya juga akan lebih alami. Inilah perbedaan Zhao Hai dengan Shui Shen (Dewa Air). Xuan Wu Yin (Segel Xuan Wu) bisa menjadi bagian dari tubuh Zhao Hai, tapi Xuan Wu Yin (Segel Xuan Wu) hanya alat di tangan Shui Shen (Dewa Air).
==
Zhao Hai tidak tahu, saat dia sedang berkomunikasi dengan Xuan Wu Yin (Cap Kura-kura Hitam), di lantai dua cabang Ba Dao Men (Sekte Pedang Penguasa), dua orang tua terkejut hingga berdiri, berjalan cepat ke jendela lantai dua, memandang ke arah Xiao Yuan (Halaman Kecil) Zhao Hai.
Salah seorang tua berkata, “Shi Di (Adik Seperguruan), apakah kamu merasakannya? Shui Jing Qi (Energi Vital Air) yang begitu murni, bocah itu kali ini sebenarnya mendapatkan Bao Bei (Benda Berharga) apa? Bagaimana bisa ada Shui Jing Qi (Energi Vital Air) semurni ini?”
Orang tua lainnya berkata dengan suara berat, “Shi Xiong (Kakak Seperguruan), misi yang dilakukan bocah ini terakhir kali adalah di Yu Yue Hu (Danau Mandi Bulan), dulu pernah ada yang bilang di Yu Yue Hu (Danau Mandi Bulan) sepertinya ada Bao Wu (Benda Berharga), mungkinkah didapat oleh bocah ini?”
Kedua orang tua ini adalah dua orang yang menyewakan rumah kepada Zhao Hai, mereka juga adalah dua orang Chang Lao (Tetua) yang sangat terkenal di Ba Dao Men (Sekte Pedang Penguasa), di Ba Dao Men (Sekte Pedang Penguasa), kedua orang ini dijuluki Yin Yang Zhang Lao (Tetua Yin Yang), sementara di Zong Men (Sekte) lain di Zhen Ling Jie (Dunia Roh Sejati), mereka dijuluki Yin Yang Shuang Sha Dao (Pedang Pembunuh Kembar Yin Yang).
Dari nama ini bisa didengar, mereka berdua menggunakan He Ji Zhi Shu (Teknik Serangan Gabungan), ditambah lagi Sha Qi (Aura Pembunuh) mereka berdua sangat berat, di Zhen Ling Jie (Dunia Roh Sejati) terkenal kejam, makanya mendapat julukan Yin Yang Shuang Sha Dao (Pedang Pembunuh Kembar Yin Yang).
Bisa dibilang mereka berdua memiliki jodoh, mereka masuk Ba Dao Men (Sekte Pedang Penguasa) di hari yang sama, berguru pada Shi Fu (Guru) yang sama, dan kepribadian mereka satu keras, satu lembut, dua orang dengan kepribadian bertolak belakang seperti ini malah menjadi sahabat, Shi Fu (Guru) mereka melihat situasi ini, mulai mengajari mereka He Ji Zhi Shu (Teknik Serangan Gabungan), mereka berdua mengandalkan He Ji Zhi Shu (Teknik Serangan Gabungan) ini, berkeliaran di Zhen Ling Jie (Dunia Roh Sejati) selama sepuluh ribu tahun, menciptakan reputasi Yin Yang Shuang Sha Dao (Pedang Pembunuh Kembar Yin Yang).
Tetapi justru karena Sha Qi (Aura Pembunuh) mereka terlalu berat saat muda, maka di usia tua hal ini mempengaruhi Xiu Wei (Tingkat Kultivasi) mereka, beberapa tahun terakhir mereka sudah jarang turun tangan, mereka selalu berkultivasi karakter, akhirnya Ba Dao Men (Sekte Pedang Penguasa) malah mengirim mereka ke Yue Long Jie (Dunia Naga Melompat) sini, menyuruh mereka istirahat yang baik.
Setiba di Yue Long Jie (Dunia Naga Melompat) sini, mereka menjadi staf di cabang Ba Dao Men (Sekte Pedang Penguasa), lagipula di sini setahun tidak banyak orang yang datang menyewa rumah, mereka berdua juga cukup santai.
Hanya saja mereka berdua tidak menyangka akan bertemu Zhao Hai, beberapa hari lalu saat bertemu Zhao Hai mereka merasakan ketidakbiasaan Zhao Hai, sangat memperhatikan Zhao Hai, bahkan menyuruh orang menyampaikan pesan ke Lin Ling, mengatakan Zhao Hai sangat baik, ini sama saja dengan semacam pengakuan pada Zhao Hai.
Kedua orang ini hidup seumur hidup di Zhen Ling Jie (Dunia Roh Sejati), tentu tahu situasi di Zhen Ling Jie (Dunia Roh Sejati) sana, sebuah Zong Men (Sekte), bahkan sekelas Ba Dao Men (Sekte Pedang Penguasa) sekalipun, di dalamnya pasti harus ada dua Sha Xing (Bintang Pembunuh) yang bertahan, kalau tidak tidak bisa menggentarkan orang, Sha Xing (Bintang Pembunuh) ini jika turun tangan tidak kenal ampun, dan biasanya pendendam, dengan orang seperti ini bertahan, Zong Men (Sekte) besar baru tidak ada yang berani menyinggung.
Dan dulu Yin Yang Er Lao (Dua Tetua Yin Yang) bisa dibilang Sha Xing (Bintang Pembunuh) di Ba Dao Men (Sekte Pedang Penguasa), kedua orang tua melihat Zhao Hai begitu sensitif terhadap Sha Qi (Aura Pembunuh), tahu Zhao Hai pasti pernah membunuh orang, dan pasti sudah membunuh banyak orang, jadi mereka juga ingin menarik Zhao Hai ke Ba Dao Men (Sekte Pedang Penguasa), menjadikan Zhao Hai sebagai Sha Xing (Bintang Pembunuh) di Ba Dao Men (Sekte Pedang Penguasa), makanya begitu memperhatikan Zhao Hai.
Sejak Zhao Hai Bi Guan (Kultivasi Tertutup), kedua orang tua itu sangat memperhatikan situasi di tempat Zhao Hai, sekarang begitu merasakan Xiao Yuan (Halaman Kecil) Zhao Hai memancarkan Shui Qi (Energi Air) yang murni tak tertandingi, mereka berdua agak terkejut.
Yang Zhang Lao (Tetua Yang) mengangguk dan berkata, “Mungkin, bocah ini bisa terbang naik dari Xia Jie (Dunia Bawah) ke sini, selain kekuatan, pasti punya Qi Yu (Pertemuan Berkah), dan pasti berani mengambil risiko, kali ini dia menerima misi memetik Jiu Xin Lian Zi (Biji Teratai Sembilan Hati), aku pikir dia sama sekali bukan untuk misi ini, melainkan untuk Yu Yue Hu (Danau Mandi Bulan) sana, mengerjakan misi cuma sekadar, keberanian bocah ini sungguh tidak kecil.”
Yin Zhang Lao (Tetua Yin) tersenyum tipis dan berkata, “Berani sedikit juga tidak apa-apa, Xiuzhe (Kultivator) kan, mana ada yang pengecut, dua hari lalu Lin Ling dan Xiang Ying, dua anak kecil itu sudah pergi, sepertinya sebentar lagi akan kembali ya?”
Yang Zhang Lao (Tetua Yang) mendengus dingin dan berkata, “Orang yang Ba Dao Men (Sekte Pedang Penguasa) kami incar, jika mereka masih berani ulurkan tangan, akan kupotong cakarnya, sekarang di generasi muda Ba Dao Men (Sekte Pedang Penguasa), yang berprestasi tidak ada beberapa, cuma Lin Ling yang lumayan, tapi juga kurang terlatih, harus dilatih dengan baik.”
Yin Zhang Lao (Tetua Yin) tersenyum tipis dan berkata, “Nanti ada banyak kesempatan untuk memperbaiki mereka, pelan-pelan saja, tidak usah terburu-buru.”
Yang Zhang Lao (Tetua Yang) mendengus dingin dan tidak bersuara lagi, tapi mereka tetap memanggil orang, menyuruh orang untuk selalu memperhatikan Xiao Yuan (Halaman Kecil) Zhao Hai, jangan biarkan siapa pun mendekat.
Zhao Hai tidak tahu dirinya menarik perhatian Yin Yang Er Wei Zhang Lao (Dua Tetua Yin Yang), dia sekarang sudah menyimpan Xuan Wu Yin (Cap Kura-kura Hitam), situasi di dalam Xuan Wu Yin (Cap Kura-kura Hitam) sudah sepenuhnya dia pahami, selanjutnya harus melihat Zhu Que Yin (Cap Burung Merah Api), Zhu Que Yin (Cap Burung Merah Api) sejak Zhao Hai mendapatkannya, selalu belum bisa mengeluarkan fungsi maksimalnya, ini selalu menjadi kekhawatiran Zhao Hai, Zhao Hai tentu ingin segera menyelesaikannya.
Zhao Hai mengeluarkan Zhu Que Yin (Cap Burung Merah Api), Zhu Que Yin (Cap Burung Merah Api) sekarang sudah sepenuhnya dia Lian Hua (Murnikan), tapi karena tidak ada metode penggunaan yang detail, jadi Zhao Hai sekarang masih belum bisa mengeluarkan kemampuan sebenarnya dari Zhu Que Yin (Cap Burung Merah Api).
Tapi sekarang Zhao Hai punya satu metode, yaitu menggunakan Yi Shu (Seni Ilegal) untuk berkomunikasi dengan Zhu Que Yin (Cap Burung Merah Api), Zhao Hai sekarang paham, ingin menguasai sepenuhnya sebuah Fa Qi (Alat Sihir), harus menggunakan Yi Shu (Seni Ilegal) untuk berkomunikasi dengannya.
Saat Zhao Hai berkomunikasi dengan Xuan Wu Yin (Cap Kura-kura Hitam), dia baru sadar, asalkan dia berkomunikasi dengan Xuan Wu Yin (Cap Kura-kura Hitam), maka metode penggunaan Xuan Wu Yin (Cap Kura-kura Hitam) akan secara alami menyatu ke dalam pikirannya, seperti memang sudah ada sejak awal, justru karena ini, maka Zhao Hai berpikir untuk berkomunikasi dengan Zhu Que Yin (Cap Burung Merah Api).
Saat Zhao Hai mendapatkan Zhu Que Yin (Cap Burung Merah Api), Zhu Que Yin (Cap Burung Merah Api) itu sendiri rusak parah, jadi dia tidak mendapatkan metode penggunaan yang utuh, sekarang dia punya metode komunikasi pemikiran ini, tentu tidak akan menyia-nyiakannya.
Zhao Hai memandang Zhu Que Yin (Cap Burung Merah Api), menghela napas panjang, orang Tian Mo Zu (Ras Iblis Surgawi) di dalam Zhu Que Yin (Cap Burung Merah Api), sudah dipindahkan semua oleh Zhao Hai, dia tidak tahu saat dia berkomunikasi dengan Zhu Que Yin (Cap Burung Merah Api), akan terjadi hal seperti apa, jika melukai orang Tian Mo Zu (Ras Iblis Surgawi) itu tidak baik.
Sekarang orang Tian Mo Zu (Ras Iblis Surgawi) di dalam Zhu Que Yin (Cap Burung Merah Api), sudah berkembang menjadi sebuah Zu Qun (Kelompok), hanya saja Tian Mo Zu (Ras Iblis Surgawi) yang baru lahir, agak berbeda dengan Tian Mo Zu (Ras Iblis Surgawi) lama, Tian Mo (Iblis Surgawi) yang baru lahir ini, Shu Xing (Atribut) tubuh mereka多是 elemen api, meskipun yang mereka kultivasi tetap metode kultivasi Tian Mo Zu (Ras Iblis Surgawi), tapi kemampuan tempur mereka dibanding Tian Mo Zu (Ras Iblis Surgawi) hanya lebih kuat tidak lebih lemah, Zhao Hai juga sangat lega, tentu tidak tega membiarkan mereka terluka sedikit pun.
Sekarang Zhu Que Yin (Cap Burung Merah Api) sudah kosong, hanya di dalam Kong Jian (Ruang)-nya masih tumbuh beberapa Yao Cai (Bahan Obat) dan Shu Mu (Pohon), ini semua Zhao Hai pindahkan kemudian, meskipun di luar mungkin dianggap barang bagus, tapi bagi Zhao Hai, barang-barang ini sebenarnya tidak seberapa.
Setelah memeriksa dengan teliti Huo Shen Cheng (Kota Dewa Api), tidak menemukan masih ada orang di dalam, Zhao Hai baru memejamkan mata, perlahan menyesuaikan pikirannya, berkomunikasi dengan Zhu Que Yin (Cap Burung Merah Api).
Zhu Que Yin (Cap Burung Merah Api) meskipun sebelumnya rusak parah, tapi selama ini beristirahat di Kong Jian Cheng (Kota Ruang), sudah pulih hampir sepenuhnya, Fa Qi (Alat Sihir) setingkat Zhu Que Yin (Cap Burung Merah Api) ini, memiliki kemampuan pemulihan diri, ini bisa dibilang naluri, tidak ada hubungannya dengan kecerdasan, jadi Zhao Hai saat berkomunikasi dengan Zhu Que Yin (Cap Burung Merah Api), sama sekali tidak lebih mudah dibanding saat berkomunikasi dengan Xuan Wu Yin (Cap Kura-kura Hitam).
Yang membuat Zhao Hai agak terkejut, saat dia berkomunikasi dengan Zhu Que Yin (Cap Burung Merah Api), dia tidak merasakan sedikit pun emosi ganas, sebaliknya, Zhu Que Yin (Cap Burung Merah Api) memberi Zhao Hai perasaan yang sangat hangat, membuat Zhao Hai sangat tidak mengerti.
Tapi asal-usul Zhu Que Yin (Cap Burung Merah Api) kurang lebih sama dengan Xuan Wu Yin (Cap Kura-kura Hitam), juga diciptakan Huo Shen (Dewa Api) dengan kekuatan besar memampatkan elemen api dari suatu ruang, akhirnya dibuat menjadi Zhu Que Yin (Cap Burung Merah Api), tak perlu dikatakan, saat Zhao Hai berkomunikasi dengan Zhu Que Yin (Cap Burung Merah Api), dia akhirnya juga memahami Ben Yuan (Sumber Asal) api, Kong Zhi Li (Kemampuan Kontrol)-nya terhadap api naik satu tingkat.
Dan saat Zhao Hai berkomunikasi dengan Zhu Que Yin (Cap Burung Merah Api), sekali lagi mengagetkan Yin Yang Er Wei Zhang Lao (Dua Tetua Yin Yang), kedua orang tua itu dengan wajah tidak mengerti memandang ke arah Xiao Yuan (Halaman Kecil) Zhao Hai, Yang Zhang Lao (Tetua Yang) berkata dengan suara berat, “Shi Xiong (Kakak Seperguruan), apa kamu merasakannya? Sepertinya dari Xiao Yuan (Halaman Kecil) bocah itu, tapi kali ini kenapa Huo Qi (Energi Api)? Dan Huo Qi (Energi Api) semurni ini? Ini tidak masuk akal.”
Yin Zhang Lao (Tetua Yin) juga mengerutkan kening dan berkata, “Tidak masuk akal, dia sebelumnya mempelajari hal ber Shu Xing (Atribut) air, kenapa kali ini jadi hal ber Shu Xing (Atribut) api? Yu Yue Hu (Danau Mandi Bulan) sana semuanya elemen air, tidak mungkin ada hal ber Shu Xing (Atribut) api, melihat kemurnian Huo Qi (Energi Api) ini, sama sekali tidak kalah dengan Shui Qi (Energi Air) sebelumnya, ini bagaimana?”
Saat ini beberapa bayangan terbang langsung menuju Xiao Yuan (Halaman Kecil) Zhao Hai, Yang Zhang Lao (Tetua Yang) melihat beberapa bayangan itu, berkata dengan suara berat, “Lin Ling si kecil itu juga terkejut, hehe, kali ini misinya diselesaikan dengan baik, setelah Zhao Hai keluar dari Bi Guan (Kultivasi Tertutup), bisa suruh Lin Ling coba berhubungan dengan Zhao Hai, tidak peduli apa yang terjadi sebelumnya, tanya Zhao Hai saja tahu.”
Yin Zhang Lao (Tetua Yin) mengangguk, lalu tersenyum tipis dan berkata, “Keberuntungan bocah ini sungguh bagus, jika Shui Qi (Energi Air) sebelumnya karena dia mendapat Fa Qi (Alat Sihir) ber Shu Xing (Atribut) air, maka Huo Qi (Energi Api) ini sepertinya adalah Fa Qi (Alat Sihir) ber Shu Xing (Atribut) api, sepertinya apa yang disebut bocah ini Bi Guan (Kultivasi Tertutup) itu palsu, yang benar adalah Lian Hua (Memurnikan) kedua Fa Qi (Alat Sihir) ini, kedua Fa Qi (Alat Sihir) ini bahkan di Zhen Ling Jie (Dunia Roh Sejati) sana, mungkin juga jarang terlihat, sungguh tidak kira dia yang belum masuk Zhen Ling Jie (Dunia Roh Sejati) ini, ternyata sudah punya dua, hehe, luar biasa.”
Yang Zhang Lao (Tetua Yang) juga tersenyum ringan dan berkata, “Ya, keberuntungan bocah ini sungguh bagus, untung saja kita berdua di sini, menahan Shui Qi (Energi Air) dan Huo Qi (Energi Api) ini di sini, jika membiarkan Qi Xi (Aura) ini menyebar, dia sampai di Zhen Ling Jie (Dunia Roh Sejati) mungkin akan mendapat masalah besar, hanya mengandalkan peringatan Lin Ling si kecil itu, mungkin juga tidak bisa menekan Xiao Shou (Binatang Kecil) di luar.”
Yin Zhang Lao (Tetua Yin) tersenyum, berkata dengan suara berat, “Sudahlah, biarkan mereka Zhe Teng (Berkreasi), asalkan pastikan bocah ini bisa Shun Li (Lancar) masuk ke Ba Dao Men (Sekte Pedang Penguasa) saja.” Kedua orang tua itu selesai bicara berbalik kembali ke tempat kerja mereka, duduk di sana tidak bergerak, seperti tertidur.
Dan saat ini Lin Ling sudah sampai di luar Xiao Yuan (Halaman Kecil) Zhao Hai, dengan wajah Ning Zhong (Serius) memandang Xiao Yuan (Halaman Kecil) Zhao Hai, di sampingnya, tepatlah Xiang Ying, Xiang Ying sekarang juga wajahnya Ning Zhong (Serius).
Di samping mereka berdua juga diikuti beberapa orang Ba Dao Men (Sekte Pedang Penguasa), Lin Ling berkata dengan suara berat pada seorang Ba Dao Men (Sekte Pedang Penguasa), “Sebelumnya di Xiao Yuan (Halaman Kecil) ini apa lagi yang terjadi?”
Seorang Ba Dao Men (Sekte Pedang Penguasa) berkata, “Sebelumnya merasakan Shui Qi (Energi Air) yang sangat murni, tidak kalah dengan Huo Qi (Energi Api) kali ini, kedua Zhang Lao (Tetua) memerintahkan siapa pun tidak boleh mendekati Xiao Yuan (Halaman Kecil) ini, jadi kami terus mengawasi di sekitar Xiao Yuan (Halaman Kecil), tidak ada yang datang.”
Begitu mendengar orang itu berkata demikian, Lin Ling tidak bisa menahan diri untuk lega, menoleh ke Xiang Ying dan berkata, “Ternyata kedua Zhang Lao (Tetua) sudah tahu, sepertinya kita Xu Jing Yi Chang (Ketakutan yang Tidak Beralasan), tapi bocah ini sebenarnya sedang apa, sampai menimbulkan keributan sebesar ini?”
Xiang Ying menggelengkan kepala dan berkata, “Sekarang belum tahu, begini saja, kita kembali dulu, minta petunjuk Zhang Lao (Tetua), lalu ambil keputusan.” Lin Ling mengangguk, mereka berdua langsung terbang menuju gedung Ba Dao Men (Sekte Pedang Penguasa).
==